Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Abu Tsalabah Al Khusyani Radliyallahu Taala Anhu

Hadits Ahmad 17065

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قُدُورِ أَهْلِ الْكِتَابِ فَقَالَ إِنْ لَمْ تَجِدُوا غَيْرَهَا فَاغْسِلْ وَاطْبُخْ وَسَأَلَهُ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ فَنَهَاهُ عَنْ ذَلِكَ وَعَنْ كُلِّ سَبُعٍ ذِي نَابٍ

Jika kalian tak menemukan kecuali bejana-bejana mereka itu, maka cuci & memasklah dengannya. Dia juga bertanya kepada beliau mengenai daging Himar yg jinak, lalu beliau melarangnya, serta semua daging binatang yg buas & bertaring. [HR. Ahmad No.17065].

Hadits Ahmad No.17065 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Tsa'labah], bahwa ia bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai bejana-bejana milik Ahli Kitab, maka beliau bersabda: "Jika kalian tidak menemukan kecuali bejana-bejana mereka itu, maka cuci dan memasklah dengannya." Dia juga bertanya kepada beliau mengenai daging Himar yang jinak, lalu beliau melarangnya, serta semua daging binatang yang buas dan bertaring."]]]

Hadits Ahmad 17066

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَحَبَّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبَكُمْ مِنِّي فِي الْآخِرَةِ مَحَاسِنُكُمْ أَخْلَاقًا وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي فِي الْآخِرَةِ مَسَاوِيكُمْ أَخْلَاقًا الثَّرْثَارُونَ الْمُتَفَيْهِقُونَ الْمُتَشَدِّقُونَ

Pada hari kiamat orang paling saya cintai & yg paling dekat denganku dari kalian adl orang yg paling baik akhlaknya di antara kalian. Sedangkan orang yg saya benci & paling jauh denganku dari kalian kelak di akhirat adl orang yg paling buruk akhlaknya di antara kalian. Yaitu mereka yg banyak berbicara & suka mencemooh manusia dgn kata-katanya. [HR. Ahmad No.17066].

Hadits Ahmad No.17066 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Adi] dari [Dawud] dari [Makhul] dari [Abu Tsa'labah Al Khasyani] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada hari kiamat orang paling saya cintai dan yang paling dekat denganku dari kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya di antara kalian. Sedangkan orang yang saya benci dan paling jauh denganku dari kalian kelak di akhirat adalah orang yang paling buruk akhlaknya di antara kalian. Yaitu mereka yang banyak berbicara dan suka mencemooh manusia dengan kata-katanya."]]]

Hadits Ahmad 17067

حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَأَةَ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ يَقُولُ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا أَهْلُ صَيْدٍ فَقَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ فَأَمْسَكَ عَلَيْكَ فَكُلْ قَالَ قُلْتُ وَإِنْ قَتَلَ قَالَ وَإِنْ قَتَلَ قَالَ قُلْتُ إِنَّا أَهْلُ رَمْيٍ قَالَ مَا رَدَّتْ عَلَيْكَ قَوْسُكَ فَكُلْ قَالَ قُلْتُ إِنَّا أَهْلُ سَفَرٍ نَمُرُّ بِالْيَهُودِ وَالنَّصَارَى وَالْمَجُوسِ وَلَا نَجِدُ غَيْرَ آنِيَتِهِمْ قَالَ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا غَيْرَهَا فَاغْسِلُوهَا بِالْمَاءِ ثُمَّ كُلُوا فِيهَا وَاشْرَبُوا

Jika kamu melepas anjingmu dgn membaca nama Allah, lalu anjing tersebut mendapatkan hasil, maka makanlah. Saya bertanya lagi, Meskipun anjing itu membunuhnya?
beliau menjawab: Ya, meskipun membunuhnya. Saya bertanya lagi, Kami juga suka pandai memanah?
Beliau bersabda:
Apa yg terkena oleh anak panahmu, maka makanlah. Saya berkata lagi, Kami bisa melakukan perjalanan, & kami sering melewati orang-orang Yahudi, Nasrani & Majusi. Dan kami tak mendapatkan bejana kecuali bejana-bejana mereka. beliau bersabda:
Jika kalian tak lagi mendapatkan selain bejana-bejana itu, maka cucilah dgn air lalu makan & minumlah kalian dengannya. [HR. Ahmad No.17067].

Hadits Ahmad No.17067 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] Telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj bin Arthah] dari [Makhul] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani] berkata, "Saya bertanya, "Wahai Rasulullah, kami adalah orang-orang yang suka berburu?" Maka beliau bersabda: "Jika kamu melepas anjingmu dengan membaca nama Allah, lalu anjing tersebut mendapatkan hasil, maka makanlah." Saya bertanya lagi, "Meskipun anjing itu membunuhnya?" beliau menjawab: "Ya, meskipun membunuhnya." Saya bertanya lagi, "Kami juga suka pandai memanah?" Beliau bersabda: "Apa yang terkena oleh anak panahmu, maka makanlah." Saya berkata lagi, "Kami bisa melakukan perjalanan, dan kami sering melewati orang-orang Yahudi, Nasrani dan Majusi. Dan kami tidak mendapatkan bejana kecuali bejana-bejana mereka." beliau bersabda: "Jika kalian tidak lagi mendapatkan selain bejana-bejana itu, maka cucilah dengan air lalu makan dan minumlah kalian dengannya."]]]

Hadits Ahmad 17068

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيَّ صَاحِبَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ وَهُوَ بِالْفُسْطَاطِ فِي خِلَافَةِ مُعَاوِيَةَ وَكَانَ مُعَاوِيَةُ أَغْزَى النَّاسَ الْقُسْطَنْطِينِيَّةَ فَقَالَ وَاللَّهِ لَا تَعْجِزُ هَذِهِ الْأُمَّةُ مِنْ نِصْفِ يَوْمٍ إِذَا رَأَيْتَ الشَّامَ مَائِدَةَ رَجُلٍ وَاحِدٍ وَأَهْلِ بَيْتِهِ فَعِنْدَ ذَلِكَ فَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ

umat tak akan terpukul mundur di pertengahan hari. Jika kalian telah melihat negeri Syam sebagai tempat makan bagi seseorang & keluarganya, maka pada saat itulah penaklukan Konstantinopel. [HR. Ahmad No.17068].

Hadits Ahmad No.17068 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Abdurrahman bin Jubair] dari [Bapaknya] ia berkata, saya mendengar [Abu Tsa'labah Al Khusyani] salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa ia mendengarnya -sedangkan ia berada di Fusthath pada masa kekhilafahan Mu'awiyah. Dan Mu'awiyah saat itu mengirimkan pasukan untuk menyerang Konstantinopel- maka (Abu Tsa'labah) berkata, "Demi Allah, umat tidak akan terpukul mundur di pertengahan hari. Jika kalian telah melihat negeri Syam sebagai tempat makan bagi seseorang dan keluarganya, maka pada saat itulah penaklukan Konstantinopel."]]]

Hadits Ahmad 17069

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ صَاحِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُحُومَ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ وَلَحْمَ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ

Rasulullah telah mengharamkan daging Himar yg jinak & daging binatang buas yg bertaring. [HR. Ahmad No.17069].

Hadits Ahmad No.17069 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] Telah menceritakan kepada kami [Laits] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Uqail bin Khalid] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu Idris] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani] salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengharamkan daging Himar yang jinak dan daging binatang buas yang bertaring."]]]

Hadits Ahmad 17070

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ بَحْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ زَبْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ مُسْلِمَ بْنَ مِشْكَمٍ يَقُولُ حَدَّثَنَا أَبُو ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيُّ قَالَ كَانَ النَّاسُ إِذَا نَزَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْزِلًا فَعَسْكَرَ تَفَرَّقُوا عَنْهُ فِي الشِّعَابِ وَالْأَوْدِيَةِ فَقَامَ فِي فَقَالَ إِنَّ تَفَرُّقَكُمْ فِي الشِّعَابِ إِنَّمَا ذَلِكُمْ مِنْ الشَّيْطَانِ قَالَ فَكَانُوا بَعْدَ ذَلِكَ إِذَا نَزَلُوا انْضَمَّ بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ حَتَّى إِنَّكَ لَتَقُولُ لَوْ بَسَطْتُ عَلَيْهِمْ كِسَاءً لَعَمَّهُمْ أَوْ نَحْوَ ذَلِكَ

Berpencar-pencarnya kalian di bukit-bukit hanyalah dari setan. Abu Tsa'labah berkata, Setelah itu jika mereka singgah di suatu tempat, maka mereka saling mendekat satu sama lain, hingga kamu benar-benar akan mengatakan, 'Sekiranya saya membentangkan sehelai kain untuk mereka, niscaya kain tersebut akan dapat menampung mereka semua.' Atau ungkapan yg senada dgn itu. [HR. Ahmad No.17070].

Hadits Ahmad No.17070 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Bahr] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] Telah menceritakan kepada kami [Abdullah] -yakni Ibnu Zabr bahwa ia mendengar [Muslim bin Misykam] berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Tsa'labah Al Khusyani] ia berkata, "Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam singgah di suatu tempat dan hendak mengumpulkan (para sahabat), mereka memisahkan diri darinya di bukit-bukit dan lembah. Maka beliau berdiri di hadapanku seraya bersabda: "Berpencar-pencarnya kalian di bukit-bukit hanyalah dari setan." Abu Tsa'labah berkata, "Setelah itu jika mereka singgah di suatu tempat, maka mereka saling mendekat satu sama lain, hingga kamu benar-benar akan mengatakan, 'Sekiranya saya membentangkan sehelai kain untuk mereka, niscaya kain tersebut akan dapat menampung mereka semua.' Atau ungkapan yang senada dengan itu."]]]

Hadits Ahmad 17071

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ اكْتُبْ لِي بِأَرْضِ كَذَا وَكَذَا بِأَرْضِ الشَّامِ لَمْ يَظْهَرْ عَلَيْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَئِذٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تَسْمَعُونَ إِلَى مَا يَقُولُ هَذَا فَقَالَ أَبُو ثَعْلَبَةَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَظْهَرُنَّ عَلَيْهَا قَالَ فَكَتَبَ لَهُ بِهَا قَالَ قُلْتُ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَرْضَنَا أَرْضُ صَيْدٍ فَأُرْسِلُ كَلْبِيَ الْمُكَلَّبَ وَكَلْبِيَ الَّذِي لَيْسَ بِمُكَلَّبٍ قَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ الْمُكَلَّبَ وَسَمَّيْتَ فَكُلْ مَا أَمْسَكَ عَلَيْكَ كَلْبُكَ الْمُكَلَّبُ وَإِنْ قَتَلَ وَإِنْ أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ الَّذِي لَيْسَ بِمُكَلَّبٍ فَأَدْرَكْتَ ذَكَاتَهُ فَكُلْ وَكُلْ مَا رَدَّ عَلَيْكَ سَهْمُكَ وَإِنْ قَتَلَ وَسَمِّ اللَّهَ قَالَ قُلْتُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنَّ أَرْضَنَا أَرْضُ أَهْلِ كِتَابٍ وَإِنَّهُمْ يَأْكُلُونَ لَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَيَشْرَبُونَ الْخَمْرَ فَكَيْفَ أَصْنَعُ بِآنِيَتِهِمْ وَقُدُورِهِمْ قَالَ إِنْ لَمْ تَجِدُوا غَيْرَهَا فَارْحَضُوهَا وَاطْبُخُوا فِيهَا وَاشْرَبُوا قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا يَحِلُّ لَنَا مِمَّا يُحَرَّمُ عَلَيْنَا قَالَ لَا تَأْكُلُوا لُحُومَ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ وَلَا كُلَّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ

Jika kamu melepas anjingmu yg terlatih dgn menyebut nama Allah, maka makanlah dari hasil buruannya, meskipun anjing itu telah membunuhnya (hewan buruan). Dan jika kamu melepas anjingmu yg tak terlatih lalu kamu sempat menyembelihnya, maka makanlah. Dan makanlah buruan yg terkena oleh anak panakmu meskipun telah mati, namun sebutlah nama Allah. Abu Tsa'labah berkata, Wahai Nabi Allah, daerah kami banyak terdapat orang-orang Ahli Kitab, mereka biasa makan daging babi & minum khamar, lalu bagaimanakah sikap kami terhadap bejana-bejana mereka?
beliau menjelaskan: Jika kalian tak mendapatkan selain daripada bejana-bejana itu maka cucilah, lalu masak & minumlah kalian dgn bejana tersebut. Abu Tsa'labah berkata, Saya bertanya lagi, Wahai Rasulullah apa yg dihalalkan bagi kami dari apa-apa yg telah diharamkan atas kami?
beliau menjawab: Janganlah kalian memakan daging Himar yg jinak & jangan pula setiap binatang buas yg bertaring. [HR. Ahmad No.17071].

Hadits Ahmad No.17071 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani] ia berkata, "Saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, tulislah ketetapan untukku atas sebidang tanah seperti ini dan seperti ini di Syam.' Yakni suatu daerah yang ketika itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam belum mempunyai kejelasan (mengenai tempatnya). Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun berkata: "Tidakkah kalian mendengar apa yang dikatakan oleh orang ini?" Abu Tsa'labah berkata, "Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, daerah itu akan nampak jelas." Maka beliau pun menetapkan tempat itu untuknya. Abu Tsa'labah berkata, "Saya lalu berkata, "Wahai Rasulullah, daerah kami adalah daerah yang enak untuk berburu, saya biasa melepas anjingku baik yang telah terlatih ataupun yang belum?" Beliau bersabda: "Jika kamu melepas anjingmu yang terlatih dengan menyebut nama Allah, maka makanlah dari hasil buruannya, meskipun anjing itu telah membunuhnya (hewan buruan). Dan jika kamu melepas anjingmu yang tidak terlatih lalu kamu sempat menyembelihnya, maka makanlah. Dan makanlah buruan yang terkena oleh anak panakmu meskipun telah mati, namun sebutlah nama Allah." Abu Tsa'labah berkata, "Wahai Nabi Allah, daerah kami banyak terdapat orang-orang Ahli Kitab, mereka biasa makan daging babi dan minum khamar, lalu bagaimanakah sikap kami terhadap bejana-bejana mereka?" beliau menjelaskan: "Jika kalian tidak mendapatkan selain daripada bejana-bejana itu maka cucilah, lalu masak dan minumlah kalian dengan bejana tersebut." Abu Tsa'labah berkata, "Saya bertanya lagi, "Wahai Rasulullah apa yang dihalalkan bagi kami dari apa-apa yang telah diharamkan atas kami?" beliau menjawab: "Janganlah kalian memakan daging Himar yang jinak dan jangan pula setiap binatang buas yang bertaring."]]]

Hadits Ahmad 17072

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ

Rasulullah melarang memakan daging binatang buas yg bertaring. [HR. Ahmad No.17072].

Hadits Ahmad No.17072 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Zuhri] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Abu Tsa'labah Al Khasyani] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang memakan daging binatang buas yang bertaring."]]]

Hadits Ahmad 17073

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ حَدِيثِ أَبِي إِدْرِيسَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ فِي خِلَافَةِ عَبْدِ الْمَلِكِ أَنَّ أَبَا ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيَّ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ

melarang (memakan daging) semua binatang buas yg bertaring. [HR. Ahmad No.17073].

Hadits Ahmad No.17073 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bakr] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Ibnu Syihab] tentang hadits [Abu Idris bin Abdullah] pada masa kekhilafahan Abdul Malik, bahwa [Abu Tsa'labah Al Khusyani] ia menceritakan kepadanya, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang (memakan daging) semua binatang buas yang bertaring."]]]

Hadits Ahmad 17074

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ

Nabi telah melarang makan daging setiap binatang buas yg bertaring. [HR. Ahmad No.17074].

Hadits Ahmad No.17074 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Zuhri] dari [Abu Idris] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang makan daging setiap binatang buas yang bertaring."]]]

Hadits Ahmad 17075

حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ قَالَ أَخْبَرَنَا بَقِيَّةُ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ أَنَّهُ حَدَّثَهُمْ قَالَ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ وَالنَّاسُ جِيَاعٌ فَأَصَبْنَا بِهَا حُمُرًا مِنْ حُمُرِ الْإِنْسِ فَذَبَحْنَاهَا قَالَ فَأُخْبِرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ فَنَادَى فِي النَّاسِ أَنَّ لُحُومَ حُمُرِ الْإِنْسِ لَا تَحِلُّ لِمَنْ شَهِدَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ قَالَ وَوَجَدْنَا فِي جَنَبَاتِهَا بَصَلًا وَثُومًا وَالنَّاسُ جِيَاعٌ فَجَهِدُوا فَرَاحُوا فَإِذَا رِيحُ الْمَسْجِدِ بَصَلٌ وَثُومٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الْبَقْلَةِ الْخَبِيثَةِ فَلَا يَقْرَبْنَا وَقَالَ لَا تَحِلُّ النُّهْبَى وَلَا يَحِلُّ كُلُّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَلَا تَحِلُّ الْمُجَثَّمَةُ

Sesungguhnya daging Himar yg jinak tak halal bagi seorang yg telah bersaksi bahwasanya 'saya adl Rasulullah'. Abu Tsa'labah berkata, Kemudian kami mendapati bawang merah & bawah putih, sedangkan para sahabat kelaparan hingga mereka pun kepayahan & istirahat. Tiba-tiba Masjid berbau bawang merah & bawang putih, maka Rasulullah bersabda:
Siapa yg memakan tumbuhan yg tak enak ini, maka janganlah ia mendekati kami. Dan beliau juga bersabda:
Dan setiap binatang buas yg bertaring tidaklah halal. Setiap binatang yg mati karena dijadikan sasaran juga tak halal. [HR. Ahmad No.17075].

Hadits Ahmad No.17075 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Zakariya bin Adi] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Baqiyyah] dari [Bahir bin Sa'd] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Jubair bin Nufair] dari [Abu Tsa'labah Al Husyani], bahwasanya ia telah menceritakan kepada mereka, ia berkata, "Saya bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada saat perang Khaibar, orang-orang pada waktu itu sedang kelaparan. Lalu kami memperoleh harta ghanimah berupa beberapa ekor Himar yang jinak, maka kami pun menyembelihnya. Setelah itu dikabarkanlah kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau memerintahkan kepada Abdurrahman bin Auf (menyampaikan sesuatu), Maka 'Abdurrahman pun menyerukan kepada para sahabat: "Sesungguhnya daging Himar yang jinak tidak halal bagi seorang yang telah bersaksi bahwasanya 'saya adalah Rasulullah'." Abu Tsa'labah berkata, "Kemudian kami mendapati bawang merah dan bawah putih, sedangkan para sahabat kelaparan hingga mereka pun kepayahan dan istirahat. Tiba-tiba Masjid berbau bawang merah dan bawang putih, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang memakan tumbuhan yang tidak enak ini, maka janganlah ia mendekati kami." Dan beliau juga bersabda: "Dan setiap binatang buas yang bertaring tidaklah halal. Setiap binatang yang mati karena dijadikan sasaran juga tidak halal."]]]

Hadits Ahmad 17076

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ يَحْيَى الدِّمَشْقِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ سَمِعْتُ مُسْلِمَ بْنَ مِشْكَمٍ قَالَ سَمِعْتُ الْخُشَنِيَّ يَقُولُ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِمَا يَحِلُّ لِي وَيُحَرَّمُ عَلَيَّ قَالَ فَصَعَّدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَوَّبَ فِيَّ النَّظَرَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبِرُّ مَا سَكَنَتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ وَالْإِثْمُ مَا لَمْ تَسْكُنْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَلَمْ يَطْمَئِنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ وَإِنْ أَفْتَاكَ الْمُفْتُونَ وَقَالَ لَا تَقْرَبْ لَحْمَ الْحِمَارِ الْأَهْلِيِّ وَلَا ذَا نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ

Kebaikan itu adl sesuatu yg menjadikan jiwa tenang & hati merasa tentram. Sedangkan keburukan itu adl sesuatu yg tak dapat menjadikan jiwa tenang & hati yg tentram, meskipun hasil sebuah fatwa. Beliau melanjutkan: Dan janganlah kamu memakan daging Himar yg jinak & jangan pula binatang buas yg bertaring. [HR. Ahmad No.17076].

Hadits Ahmad No.17076 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Yahya Ad Dimasyqi] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Ala`] saya mendengar [Muslim bin Misykam] ia berkata, saya mendengar [Al Khusyani] berkata, "Saya berkata, 'Wahai Rasulullah, kabarkanlah kepadaku apa yang dihalalkan bagiku dan apa yang diharamkan atasku." Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengarahkan pandangannya kepadanku dengan tatapan yang serius. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Kebaikan itu adalah sesuatu yang menjadikan jiwa tenang dan hati merasa tentram. Sedangkan keburukan itu adalah sesuatu yang tidak dapat menjadikan jiwa tenang dan hati yang tentram, meskipun hasil sebuah fatwa." Beliau melanjutkan: "Dan janganlah kamu memakan daging Himar yang jinak dan jangan pula binatang buas yang bertaring."]]]

Hadits Ahmad 17077

حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا دَاوُدُ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَحَبُّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبُكُمْ مِنِّي مَحَاسِنُكُمْ أَخْلَاقًا وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مَسَاوِيكُمْ أَخْلَاقًا الثَّرْثَارُونَ الْمُتَشَدِّقُونَ الْمُتَفَيْهِقُونَ

Orang yg paling saya cintai & yg paling dekat denganku (kelak di akhirat) adl orang yg paling baik akhlaknya. Dan orang yg paling saya benci & paling jauh denganku (kelak di akhirat) adl orang yg paling buruk akhlaknya. Yaitu mereka yg banyak berbicara & suka mencemooh manusia dgn kata-katanya. [HR. Ahmad No.17077].

Hadits Ahmad No.17077 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Dawud] dari [Makhul] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang paling saya cintai dan yang paling dekat denganku (kelak di akhirat) adalah orang yang paling baik akhlaknya. Dan orang yang paling saya benci dan paling jauh denganku (kelak di akhirat) adalah orang yang paling buruk akhlaknya. Yaitu mereka yang banyak berbicara dan suka mencemooh manusia dengan kata-katanya."]]]

Hadits Ahmad 17078

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَمَيْتَ بِسَهْمِكَ فَغَابَ ثَلَاثَ لَيَالٍ فَأَدْرَكْتَهُ فَكُلْ مَا لَمْ يُنْتِنْ

Jika kamu melepaskan anak panahmu & (buruanmu) menghilang selama tiga hari lalu kamu mendapatkannya, maka makanlah selama ia belum membusuk. [HR. Ahmad No.17078].

Hadits Ahmad No.17078 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Khalid] Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah] dari [Abdurrahman bin Jubair bin Nufair] dari [Bapaknya] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu melepaskan anak panahmu dan (buruanmu) menghilang selama tiga hari lalu kamu mendapatkannya, maka makanlah selama ia belum membusuk."]]]

Hadits Ahmad 17079

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْعَلَاءِ بْنُ زَبْرٍ قَالَ حَدَّثَنِي مُسْلِمُ بْنُ مِشْكَمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيَّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِمَا يَحِلُّ لِي مِمَّا يُحَرَّمُ عَلَيَّ قَالَ فَصَعَّدَ فِيَّ النَّظَرَ وَصَوَّبَ ثُمَّ قَالَ نُوَيْبِتَةٌ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ نُوَيْبِتَةُ خَيْرٍ أَمْ نُوَيْبِتَةُ شَرٍّ قَالَ بَلْ نُوَيْبِتَةُ خَيْرٍ لَا تَأْكُلْ لَحْمَ الْحِمَارِ الْأَهْلِيِّ وَلَا كُلَّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنِي بُسْرُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ مِثْلَ ذَلِكَ

Janganlah kamu memakan daging himar yg jinak, atau binatang buas yg bertaring. Abdullah bin Ahmad berkata; Telah menceritakan kepada kami Abul Mughirah ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ala` ia berkata, telah menceritakan kepadaku Busr bin Ubaidullah dari Abu Idris dari Abu Tsa'labah sebagaimana hadits tersebut. [HR. Ahmad No.17079].

Hadits Ahmad No.17079 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abul Mughirah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Ibnul Ala` bin Zabr] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Muslim bin Misykam] ia berkata, saya mendengar [Abu Tsa'labah Al Khasyani] ia berkata, Saya berkata, "Wahai Rasulullah, kabarkanlah kepadaku apa yang telah dihalalkan untukku dari apa-apa yang telah diharamkan atasku." Abu Tsa'labah berkata, "Kemudian beliau memandangku dengan tatapan serius seraya bersabda: "Nuwaibitah (ungkapan terhadap sesuatu yang kecil kemudian tumbuh menjadi besar dan banyak)." Saya bertanya, "Wahai Rasulullah, Nuhaibitah yang baik atau Nuwaibitah yang buruk?" beliau menjawab: "Bahkan Nuwaibitah yang baik. Janganlah kamu memakan daging himar yang jinak, atau binatang buas yang bertaring." Abdullah bin Ahmad berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abul Mughirah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Ala`] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Busr bin Ubaidullah] dari [Abu Idris] dari [Abu Tsa'labah] sebagaimana hadits tersebut."]]]

Hadits Ahmad 17080

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ وَحَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ أَنَّ أَبَا إِدْرِيسَ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا ثَعْلَبَةَ قَالَ حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُحُومَ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ

Rasulullah mengharamkan daging himar yg jinak. [HR. Ahmad No.17080].

Hadits Ahmad No.17080 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Shalih] dan telah menceritakan kepadaku [Ibnu Syihab] bahwa [Abu Idris] telah mengabarkan kepadanya, bahwa [Abu Tsa'labah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengharamkan daging himar yang jinak."]]]

Hadits Ahmad 17081

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا الزُّبَيْدِيُّ عَنْ يُونُسَ بْنِ سَيْفٍ الْكَلَاعِيِّ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ عَائِذِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَعَّدَ فِيَّ النَّظَرَ ثُمَّ صَوَّبَهُ فَقَالَ نُوَيْبِتَةٌ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ نُوَيْبِتَةُ خَيْرٍ أَوْ نُوَيْبِتَةُ شَرٍّ قَالَ بَلْ نُوَيْبِتَةُ خَيْرٍ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا فِي أَرْضِ صَيْدٍ فَأُرْسِلُ كَلْبِي الْمُعَلَّمَ فَمِنْهُ مَا أُدْرِكُ ذَكَاتَهُ وَمِنْهُ مَا لَا أُدْرِكُ ذَكَاتَهُ وَأَرْمِي بِسَهْمِي فَمِنْهُ مَا أُدْرِكُ ذَكَاتَهُ وَمِنْهُ مَا لَا أُدْرِكُ ذَكَاتَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلْ مَا رَدَّتْ عَلَيْكَ يَدُكَ وَقَوْسُكَ وَكَلْبُكَ الْمُعَلَّمُ ذَكِيًّا وَغَيْرَ ذَكِيٍّ

Makanlah hasil buruan tanganmu, anak panahmu, & anjingmu yg terlatih, baik yg sempat disembelih atau yg belum sempat. [HR. Ahmad No.17081].

Hadits Ahmad No.17081 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abdu Rabbih] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Harb] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Az Zubaidi] dari [Yunus bin Saif Al Kala`i] dari [Abu Idris A`idzillah bin Abdullah Al Khaulani] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani] ia berkata, "Saya menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau memandangiku dengan tatapan serius dan bersabda: "Nuwaibitah (ungkapan terhadap sesuatu yang kecil kemudian tumbuh menjadi besar dan banyak)." Saya bertanya, "Wahai Rasulullah, Nuwaibitah yang baik atau Nuwaibitah yang buruk?" beliau menjawab: "Bahkan Nuwaibitah yang baik." Saya berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami hidup di daerah yang enak untuk berburu, dan saya biasa melepaskan anjingku yang telah terlatih. Tetapi terkadang aku sempat menyebelihnya dan terkadang tidak sempat (karena sudah mati). Saya juga biasa melepaskan anak panahku, terkadang aku sempat menyebelihnya dan terkadang tidak sempat?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Makanlah hasil buruan tanganmu, anak panahmu, dan anjingmu yang terlatih, baik yang sempat disembelih atau yang belum sempat."]]]

Hadits Ahmad 17082

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا النُّعْمَانُ بْنُ رَاشِدٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى فِي يَدِي خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ فَجَعَلَ يَقْرَعُ يَدَهُ بِعُودٍ مَعَهُ فَغَفَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُ فَأَخَذَ الْخَاتَمَ فَرَمَى بِهِ فَنَظَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَرَهُ فِي إِصْبَعِهِ فَقَالَ مَا أُرَانَا إِلَّا قَدْ أَوْجَعْنَاكَ وَأَغْرَمْنَاكَ

memukulnya dgn kayu yg ada di tangannya & berpaling. Laki-laki itu kemudian mengambil cincin emasnya & membuangnya. Setelah itu Nabi melihat ke arah laki-laki tersebut, tetapi cincin yg ada di jarinya sudah tak ada. Maka beliau pun bersabda:
Tidaklah kami mengira, kecuali kami telah menyakiti & mendendamu. [HR. Ahmad No.17082].

Hadits Ahmad No.17082 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Nu'man bin Rasyid] dari [Zuhri] dari [Atha` bin Yazid Al Laitsi] dari [Abu Tsa'labah Al Khasyani], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat cincin emas yang ada di tanganku, maka beliau memukulnya dengan kayu yang ada di tangannya dan berpaling. Laki-laki itu kemudian mengambil cincin emasnya dan membuangnya. Setelah itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat ke arah laki-laki tersebut, tetapi cincin yang ada di jarinya sudah tidak ada. Maka beliau pun bersabda: "Tidaklah kami mengira, kecuali kami telah menyakiti dan mendendamu."]]]

Hadits Ahmad 17083

حَدَّثَنَا مُهَنَّأُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ وَعَفَّانُ وَهَذَا لَفْظُ مُهَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضِ أَهْلِ كِتَابٍ أَفَنَطْبُخُ فِي قُدُورِهِمْ وَنَشْرَبُ فِي آنِيَتِهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ لَمْ تَجِدُوا غَيْرَهَا فَارْحَضُوهَا بِالْمَاءِ وَاطْبُخُوا فِيهَا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضِ صَيْدٍ فَكَيْفَ نَصْنَعُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ الْمُكَلَّبَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَقَتَلَ فَكُلْ وَإِنْ كَانَ غَيْرَ مُكَلَّبٍ فَذَكِّ وَكُلْ وَإِذَا رَمَيْتَ بِسَهْمِكَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ وَقَتَلَ فَكُلْ

kami berada di wilayah Ahli Kitab, bolehkah kami memasak & minum dgn menggunakan bejana-bejana mereka?
maka Rasulullah menjawab: Jika kalian tak mendapatkan selain bejana-bejana itu, maka cucilah dgn air & masaklah dengannya. Abu Tsa'labah bertanya lagi, Wahai Rasulullah, jika kami berada di daerah yg suka berburu, maka apa yg mesti kami lakukan?
beliau menjelaskan: Jika kamu melepaskan anjingmu yg telah terlatih dgn menyebut nama Allah 'Azza wa Jalla lalu anjing membunuhnya, maka makanlah. Dan jika anjingmu bukan anjing yg terlatih, maka sembelih & makanlah. Jika kamu melepaskan anak panahmu dgn menyebut nama Allah, kemudian hewan buruannya mati, maka makanlah. [HR. Ahmad No.17083].

Hadits Ahmad No.17083 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhanna` bin Abdul Hamid] dan [Affan] dan ini adalah lafazh Muhanna, ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Asma Ar Rahabi] dari [Abu Tsa'labah Al Khasyani] ia bertanya, "Wahai Rasulullah, kami berada di wilayah Ahli Kitab, bolehkah kami memasak dan minum dengan menggunakan bejana-bejana mereka?" maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Jika kalian tidak mendapatkan selain bejana-bejana itu, maka cucilah dengan air dan masaklah dengannya." Abu Tsa'labah bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, jika kami berada di daerah yang suka berburu, maka apa yang mesti kami lakukan?" beliau menjelaskan: "Jika kamu melepaskan anjingmu yang telah terlatih dengan menyebut nama Allah 'azza wajalla lalu anjing membunuhnya, maka makanlah. Dan jika anjingmu bukan anjing yang terlatih, maka sembelih dan makanlah. Jika kamu melepaskan anak panahmu dengan menyebut nama Allah, kemudian hewan buruannya mati, maka makanlah."]]]

Hadits Ahmad 17084

حَدَّثَنِي وَهْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ يُحَدِّثُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ جَلَسَ رَجُلٌ إِلَى نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي يَدِهِ خَاتَمٌ مِنْ ذَهَبٍ فَقَرَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ بِقَضِيبٍ كَانَ فِي يَدِهِ ثُمَّ غَفَلَ عَنْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَمَى الرَّجُلُ بِخَاتَمِهِ فَنَظَرَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيْنَ خَاتَمُكَ قَالَ أَلْقَيْتُهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَظُنُّنَا قَدْ أَوْجَعْنَاكَ وَأَغْرَمْنَاكَ

memukul tangannya dgn kayu lalu berpaling. Maka laki-laki itu pun membuang cincinnya. Setelah itu Nabi melihatnya & bertanya, Mana cincinmu?
laki-laki itu menjawab, Saya telah membuangnya. Nabi bersabda:
Berarti kami telah menyakiti & membuatmu rugi. [HR. Ahmad No.17084].

Hadits Ahmad No.17084 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Wahb] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] ia berkata, saya mendengar [Nu'man] menceritakan dari [Az Zuhri] dari [Atha` bin Yazid] dari [Abu Tsa'labah Al Khasyani] ia berkata, "Seorang laki-laki duduk di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sementara di tangannya terdapat cincin emas. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memukul tangannya dengan kayu lalu berpaling. Maka laki-laki itu pun membuang cincinnya. Setelah itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihatnya dan bertanya, "Mana cincinmu?" laki-laki itu menjawab, "Saya telah membuangnya." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berarti kami telah menyakiti dan membuatmu rugi."]]]

Hadits Ahmad 17085

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنِي رَبِيعَةُ بْنُ يَزِيدَ الدِّمَشْقِيُّ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ أَنَّهُ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضِ أَهْلِ كِتَابٍ أَفَنَأْكُلُ فِي آنِيَتِهِمْ وَإِنَّا فِي أَرْضِ صَيْدٍ أَصِيدُ بِقَوْسِي وَأَصِيدُ بِكَلْبِي الْمُعَلَّمِ وَأَصِيدُ بِكَلْبِي الَّذِي لَيْسَ بِمُعَلَّمٍ فَأَخْبِرْنِي مَاذَا يَصْلُحُ قَالَ أَمَّا مَا ذَكَرْتَ أَنَّكُمْ بِأَرْضِ أَهْلِ كِتَابٍ تَأْكُلُ فِي آنِيَتِهِمْ فَإِنْ وَجَدْتُمْ غَيْرَ آنِيَتِهِمْ فَلَا تَأْكُلُوا فِيهَا وَإِنْ لَمْ تَجِدُوا غَيْرَ آنِيَتِهِمْ فَاغْسِلُوهَا ثُمَّ كُلُوا فِيهَا وَأَمَّا مَا ذَكَرْتَ أَنَّكُمْ بِأَرْضِ صَيْدٍ فَإِنْ صِدْتَ بِقَوْسِكَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ فَكُلْ وَمَا صِدْتَ بِكَلْبِكَ الْمُعَلَّمِ فَاذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ ثُمَّ كُلْ وَمَا صِدْتَ بِكَلْبِكَ الَّذِي لَيْسَ بِمُعَلَّمٍ فَأَدْرَكْتَ ذَكَاتَهُ فَكُلْ

kami berada di wilayah Ahli Kitab, apakah kami boleh makan dgn memakai bejana-bejana mereka?
Dan kami juga berada di area perburuan, saya berburu dgn panah & anjing, baik yg sudah dilatih maupun yg belum. Karena itu, beritahukanlah kepadaku apa yg sebaiknya saya lakukan?
beliau menjelaskan: Mengenai ungkapanmu, bahwa kalian berada di wilayah Ahli Kitab & makan dalam bejana-bejana mereka, jika kalian mendapatkan bejana selain bejana-bejana mereka, maka janganlah kalian makan dgn menggunakan bejana-bejana mereka. Namun jika kalian tak mendapatkan selainnya, maka cucilah bejana-bejana itu & makanlah kalian dgn bejana-bejana tersebut. Kemudian mengenai ungkapan kalian, bahwa kalian berada di area perburuan, jika kamu berburu dgn panahmu & menyebut nama Allah, maka makanlah. Dan jika kamu berburu dgn anjingmu yg terlatih, maka sebutlah nama Allah & makanlah. Adapun hewan buruan yg kamu dapatkan dari anjingmu yg tak terlatih & kamu sempat menyembelihnya, maka makanlah. [HR. Ahmad No.17085].

Hadits Ahmad No.17085 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] Telah menceritakan kepada kami [Haiwah] telah mengabarkan kepadaku [Rabi'ah bin Yazid Ad Dimasyqi] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Abu Tsa'labah Al Khasyani] ia berkata, "Saya menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya, "Wahai Rasulullah, kami berada di wilayah Ahli Kitab, apakah kami boleh makan dengan memakai bejana-bejana mereka? Dan kami juga berada di area perburuan, saya berburu dengan panah dan anjing, baik yang sudah dilatih maupun yang belum. Karena itu, beritahukanlah kepadaku apa yang sebaiknya saya lakukan?" beliau menjelaskan: "Mengenai ungkapanmu, bahwa kalian berada di wilayah Ahli Kitab dan makan dalam bejana-bejana mereka, jika kalian mendapatkan bejana selain bejana-bejana mereka, maka janganlah kalian makan dengan menggunakan bejana-bejana mereka. Namun jika kalian tidak mendapatkan selainnya, maka cucilah bejana-bejana itu dan makanlah kalian dengan bejana-bejana tersebut. Kemudian mengenai ungkapan kalian, bahwa kalian berada di area perburuan, jika kamu berburu dengan panahmu dan menyebut nama Allah, maka makanlah. Dan jika kamu berburu dengan anjingmu yang terlatih, maka sebutlah nama Allah dan makanlah. Adapun hewan buruan yang kamu dapatkan dari anjingmu yang tidak terlatih dan kamu sempat menyembelihnya, maka makanlah."]]]

Musnad Penduduk Syam