Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Gamis, Sumur, Susu, Madu dan Minyak Samin

Hadits Darimi 2058

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ هُوَ ابْنُ سَعْدٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ بَيْنَا إِذَا أَنَا نَائِمٌ رَأَيْتُ النَّاسَ يُعْرَضُونَ عَلَيَّ وَعَلَيْهِمْ قُمُصٌ مِنْهَا مَا يَبْلُغُ الثُّدِيَّ وَمِنْهَا مَا يَبْلُغُ دُونَ ذَلِكَ وَعُرِضَ عَلَيَّ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَعَلَيْهِ قَمِيصٌ يَجُرُّهُ فَقَالَ مَنْ حَوْلَهُ فَمَاذَا تَأَوَّلْتَ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الدِّينَ

Ketika aku sedang tidur, aku melihat orang-orang diperlihakan kepadaku, mereka memakai jubah, diantaranya ada yg sampai ke dadanya, & diantaranya ada yg sampai kurang dari itu, & tak lama kemudian ditampakkan kepadaku Umar bin Al Khathab sambil mengenakan jubah yg ia seret. Para sahabat yg ada disekitar beliau bertanya; Wahai Rasulullah, menurut anda bagaimana tafsir mimpi itu?
Beliau menjawab: Itu tentang masalah Agama. [HR. Darimi No.2058].

Hadits Darimi No.2058 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Shalih] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim yaitu Ibnu Sa'd] dari [Shalih bin Kaisan] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif] dari [Abu Sa'id Al Khudri] bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika aku sedang tidur, aku melihat orang-orang diperlihakan kepadaku, mereka memakai jubah, diantaranya ada yang sampai ke dadanya, dan diantaranya ada yang sampai kurang dari itu, dan tidak lama kemudian ditampakkan kepadaku Umar bin Al Khathab sambil mengenakan jubah yang ia seret." Para sahabat yang ada disekitar beliau bertanya; "Wahai Rasulullah, menurut anda bagaimana tafsir mimpi itu? Beliau menjawab: "Itu tentang masalah Agama."]]]

Hadits Darimi 2059

أَخْبَرَنَا أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ هُوَ ابْنُ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَ كُنْتُ فِي عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا لِي مَبِيتٌ إِلَّا فِي مَسْجِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَصْبَحَ يَأْتُونَهُ فَيَقُصُّونَ عَلَيْهِ الرُّؤْيَا قَالَ فَقُلْتُ مَا لِي لَا أَرَى شَيْئًا فَرَأَيْتُ كَأَنَّ النَّاسَ يُحْشَرُونَ فَيُرْمَى بِهِمْ عَلَى أَرْجُلِهِمْ فِي رَكِيٍّ فَأُخِذْتُ فَلَمَّا دَنَا إِلَى الْبِئْرِ قَالَ رَجُلٌ خُذُوا بِهِ ذَاتَ الْيَمِينِ فَلَمَّا اسْتَيْقَظْتُ هَمَّتْنِي رُؤْيَايَ وَأَشْفَقْتُ مِنْهَا فَسَأَلْتُ حَفْصَةَ عَنْهَا فَقَالَتْ نِعْمَ مَا رَأَيْتَ فَقُلْتُ لَهَا سَلِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَتْهُ فَقَالَ نِعْمَ الرَّجُلُ عَبْدُ اللَّهِ لَوْ كَانَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ خَالِدٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ الْفَزَارِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ ابْنُ عُمَرَ وَكُنْتُ إِذَا نِمْتُ لَمْ أَقُمْ حَتَّى أُصْبِحَ قَالَ نَافِعٌ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُصَلِّي اللَّيْلَ

Sebaik-baik lelaki adl Abdullah, seandainya ia sering melakukan shalat malam. Telah menceritakan kepada kami Musa bin Khalid dari Ibrahim bin Muhammad Al Fazari dari 'Ubaidullah dari Nafi' dari Ibnu Umar dgn hadits ini. Ibnu Umar mengatakan; Dan apabila aku tidur, aku tak bengun hingga pagi hari. Nafi' berkata; Dan Ibnu Umar sering melakukan shalat malam. [HR. Darimi No.2059].

Hadits Darimi No.2059 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abu Ali Al Hanafi] telah menceritakan kepada kami [Abdullah yaitu Ibnu Umar] dari [Nafi'] bahwa [Ibnu Umar] berkata; Pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, aku tidak memiliki tempat bermalam kecuali di Masjid Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Pada pagi harinya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa didatangi orang-orang yang menceritakan berbagai mimpi kepada beliau. Lalu aku katakan; "Kenapa aku tidak bermimpi sesuatu?", Setelah itu aku bermimpi, seakan-akan manusia dikumpulkan, kemudian mereka dilemparkan dengan kaki terjungkir di sebuah sumur, kemudian aku ditangkap, tatkala hamper sampai kesebuah sumur, seorang laki-laki berkata; "Tologn selamatkanlah ia ke sebelah kanan." setelah aku bangun, mimpiku itu membuatku resah dan khawatir. Kemudian kulaporkan mimpiku kepada Hafshah. Hafshah berkata; "Alangkah indah mimpimu." Aku berkata kepadanya; "Tolong tanyakan mimpiku kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Setelah itu Hafshah bertanya kepada beliau, dan beliau bersabda: "Sebaik-baik lelaki adalah Abdullah, seandainya ia sering melakukan shalat malam." Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Khalid] dari [Ibrahim bin Muhammad Al Fazari] dari ['Ubaidullah dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dengan hadits ini. Ibnu Umar mengatakan; "Dan apabila aku tidur, aku tidak bengun hingga pagi hari." Nafi' berkata; "Dan Ibnu Umar sering melakukan shalat malam."]]]

Hadits Darimi 2060

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّلْتِ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يُونُسَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ حَمْزَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أُتِيتُ بِقَدَحٍ مِنْ لَبَنٍ فَشَرِبْتُ مِنْهُ حَتَّى إِنِّي لَأَرَى الرِّيَّ فِي ظُفْرِي أَوْ قَالَ فِي أَظْفَارِي ثُمَّ نَاوَلْتُ فَضْلَهُ عُمَرَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَوَّلْتَهُ قَالَ الْعِلْمَ

Ketika aku tidur, tiba-tiba aku diberi segelas susu, kemudian aku meminum sebagian darinya hingga aku merasa puas sampai ke dalam kukuku -atau beliau berkata- dalam kuku-kukuku, kemudian aku berikan sisanya kepada Umar. Para sahabat bertanya; Wahai Rasulullah, apa yg anda tafsirkan?
Beliau bersabda:
Ilmu. [HR. Darimi No.2060].

Hadits Darimi No.2060 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ash Shalt] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Yunus] dari [Az Zuhri] dari [Hamzah bin Abdullah bin Umar] dari [Ibnu Umar], ia berkata; aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika aku tidur, tiba-tiba aku diberi segelas susu, kemudian aku meminum sebagian darinya hingga aku merasa puas sampai ke dalam kukuku -atau beliau berkata- dalam kuku-kukuku, kemudian aku berikan sisanya kepada Umar." Para sahabat bertanya; "Wahai Rasulullah, apa yang anda tafsirkan?" Beliau bersabda: "Ilmu."]]]

Hadits Darimi 2061

أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ حَدَّثَنَا ابْنُ جَابِرٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ قَيْسٍ حَدَّثَنِي بَعْضُ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّبَنُ الْفِطْرَةُ وَالسَّفِينَةُ نَجَاةٌ وَالْجَمَلُ حُزْنٌ وَالْخُضْرَةُ الْجَنَّةُ وَالْمَرْأَةُ خَيْرٌ

Susu adl fitrah, perahu adl keberhasilan, unta adl kesedihan & warna hijau adl surga serta wanita adl kebaikan. [HR. Darimi No.2061].

Hadits Darimi No.2061 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepadaku [Al Hakam bin Al Mubarak] telah mengabarkan kepada kami [Al Walid] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Jabir] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Qais] telah menceritakan kepadaku [sebagian para sahabat] Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Susu adalah fitrah, perahu adalah keberhasilan, unta adalah kesedihan dan warna hijau adalah surga serta wanita adalah kebaikan."]]]

Hadits Darimi 2062

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ هُوَ ابْنُ كَثِيرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ مِمَّا يَقُولُ لِأَصْحَابِهِ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ رُؤْيَا فَلْيَقُصَّهَا عَلَيَّ فَأَعْبُرَهَا لَهُ قَالَ فَجَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْتُ ظُلَّةً بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ تَنْطِفُ عَسَلًا وَسَمْنًا وَرَأَيْتُ أُنَاسًا يَتَكَفَّفُونَ مِنْهَا فَمُسْتَكْثِرٌ وَمُسْتَقِلٌّ وَرَأَيْتُ سَبَبًا وَاصِلًا مِنْ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ فَأَخَذْتَ بِهِ فَعَلَوْتَ فَأَعْلَاكَ اللَّهُ ثُمَّ أَخَذَ بِهِ الَّذِي بَعْدَكَ فَعَلَا فَأَعْلَاهُ اللَّهُ ثُمَّ أَخَذَهُ الَّذِي بَعْدَهُ فَعَلَا فَأَعْلَاهُ اللَّهُ ثُمَّ أَخَذَهُ الَّذِي بَعْدَهُ فَقُطِعَ بِهِ ثُمَّ وُصِلَ فَاتَّصَلَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ ائْذَنْ لِي فَأَعْبُرَهَا فَقَالَ اعْبُرْهَا وَكَانَ أَعْبَرَ النَّاسِ لِلرُّؤْيَا بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَمَّا الظُّلَّةُ فَالْإِسْلَامُ وَأَمَّا الْعَسَلُ وَالسَّمْنُ فَالْقُرْآنُ حَلَاوَةُ الْعَسَلِ وَلِينُ السَّمْنِ وَأَمَّا الَّذِينَ يَتَكَفَّفُونَ مِنْهُ فَمُسْتَكْثِرٌ وَمُسْتَقِلٌّ فَهُمْ حَمَلَةُ الْقُرْآنِ فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَبْتَ وَأَخْطَأْتَ فَقَالَ فَمَا الَّذِي أَصَبْتُ وَمَا الَّذِي أَخْطَأْتُ فَأَبَى أَنْ يُخْبِرَهُ

Barangsiapa diantara kalian bermimpi, hendaknya ia menceritakannya kepadaku, hingga aku menafsirkan untuk dirinya. Kemudian seorang laki-laki datang & berkata; Wahai Rasulullah, aku bermimpi melihat awan diantara langit & bumi, awan tersebut meneteskan madu & mentega. Dan aku melihat beberapa orang mengambil dgn telapak tangannya. Diantara mereka ada yg mengambil banyak & ada yg mengambil sedikit. Dan aku melihat dari langit sampai ke bumi, kemudian engkau mengambilnya lalu engkau naik ke atas, & Allah meninggikanmu, setelah itu orang setelahmu mengambilnya, lalu ia naik & Allah pun meninggikannya, kemudian diambil orang setelahnya lalu ia naik & Allah meninggikannya, kemudian diambil orang setelahnya lalu diputus, kemudian disambung sehingga tersambung. Abu Bakr berkata; Wahai Rasulullah, izinkan saya menafsirkannya. Beliau bersabda:
Tafsirkan mimpi terssebut. -Abu Bakar adl sosok yg pandai menafsirkan mimpi setelah Rasulullah - ia berkata; Adapun awan tersebut adl Islam, madu & mentega adl Al Qur'an, semanis madu & selembut mentega. Sedangkan orang-orang yg mengambil dgn telapak tangannya kemudian ada yg mengambil banyak & ada yg mengambil sedikit, mereka adl para pembawa Al Qur'an. Setelah itu Rasulullah bersabda; Engkau benar & engkau salah. Lalu Abu Bakar berkata; Apa yg aku tafsirkan dgn benar & apa yg aku tafsirkan dgn salah?
Namun Rasulullah enggan memberitahukannya. [HR. Darimi No.2062].

Hadits Darimi No.2062 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Katsir] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman yaitu Ibnu Katsir] dari [Az Zuhri] dari ['Ubaidullah bin Abdullah] dari [Ibnu Abbas] bahwa diantara yang disampaikan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada para sahabatnya adalah: "Barangsiapa diantara kalian bermimpi, hendaknya ia menceritakannya kepadaku, hingga aku menafsirkan untuk dirinya." Kemudian seorang laki-laki datang dan berkata; "Wahai Rasulullah, aku bermimpi melihat awan diantara langit dan bumi, awan tersebut meneteskan madu dan mentega. Dan aku melihat beberapa orang mengambil dengan telapak tangannya. Diantara mereka ada yang mengambil banyak dan ada yang mengambil sedikit. Dan aku melihat dari langit sampai ke bumi, kemudian engkau mengambilnya lalu engkau naik ke atas, dan Allah meninggikanmu, setelah itu orang setelahmu mengambilnya, lalu ia naik dan Allah pun meninggikannya, kemudian diambil orang setelahnya lalu ia naik dan Allah meninggikannya, kemudian diambil orang setelahnya lalu diputus, kemudian disambung sehingga tersambung." Abu Bakr berkata; "Wahai Rasulullah, izinkan saya menafsirkannya." Beliau bersabda: "Tafsirkan mimpi terssebut." -Abu Bakar adalah sosok yang pandai menafsirkan mimpi setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam- ia berkata; "Adapun awan tersebut adalah Islam, madu dan mentega adalah Al Qur'an, semanis madu dan selembut mentega. Sedangkan orang-orang yang mengambil dengan telapak tangannya kemudian ada yang mengambil banyak dan ada yang mengambil sedikit, mereka adalah para pembawa Al Qur'an." Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Engkau benar dan engkau salah." Lalu Abu Bakar berkata; "Apa yang aku tafsirkan dengan benar dan apa yang aku tafsirkan dengan salah?" Namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam enggan memberitahukannya.]]]

Hadits Darimi 2063

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِهْرَانَ حَدَّثَنَا مِسْكِينٌ الْحَرَّانِيُّ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ بُرْقَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ عَنْ الْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ فَقَالَ رَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ كَأَنَّ شَمْسًا أَوْ قَمَرًا شَكَّ أَبُو جَعْفَرٍ فِي الْأَرْضِ تُرْفَعُ إِلَى السَّمَاءِ بِأَشْطَانٍ شِدَادٍ فَذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ذَاكَ ابْنُ أَخِيكَ يَعْنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفْسَهُ

Itu adl anak saudaramu. Maksudnya adl Rasulullah sendiri. [HR. Darimi No.2063].

Hadits Darimi No.2063 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Mahran] telah menceritakan kepada kami [Miskin Al Harrani] dari [Ja'far bin Burqan] dari [Yazid bin Al 'Asham] dari [Al 'Abbas bin Abdul Muththalib], dia berkata; "Aku bermimpi katika tidur, seolah-olah matahari atau rembulan -Abu Ja'far ragu dalam redaksi haditsnya- berada di Bumi diangkat ke langit dengan tali yang kuat." Setelah itu ia memberitahukan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Itu adalah anak saudaramu." Maksudnya adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sendiri.]]]

Hadits Darimi 2064

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ بَرِيدَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَأَيْتُ فِي رُؤْيَايَ هَذِهِ أَنِّي هَزَزْتُ سَيْفًا فَانْقَطَعَ صَدْرُهُ فَإِذَا هُوَ مَا أُصِيبَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ أُحُدٍ ثُمَّ هَزَزْتُهُ أُخْرَى فَعَادَ كَأَحْسَنِ مَا كَانَ فَإِذَا هُوَ مَا جَاءَ اللَّهُ بِهِ مِنْ الْفَتْحِ وَاجْتِمَاعِ الْمُؤْمِنِينَ وَرَأَيْتُ فِيهَا أَيْضًا بَقَرًا وَاللَّهِ خَيْرٌ فَإِذَا هُوَ النَّفَرُ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ أُحُدٍ وَإِذَا الْخَيْرُ مَا جَاءَ اللَّهُ بِهِ مِنْ الْخَيْرِ وَثَوَابِ الصِّدْقِ الَّذِي آتَانَا بَعْدَ يَوْمِ بَدْرٍ

Aku melihat dalam mimpiku ini, bahwa aku mengayun-ayunkan pedang, hingga patah pada bagian pangkalnya, yg ternyata itu merupakan isyarat tentang apa yg menimpa Kaum Mu'minin pada perang Uhud, lalu aku mengayun-ayunkan kembali pedang tersebut hingga pedang itu kembali menjadi utuh seperti sedia kala, ternyata itu berarti apa yg Allah akan datangkan berupa kemenangan & bersatunya Kaum Mu'minin & aku melihat pula dalam mimpiku seekor sapi, yg demi Allah sangat bagus bentuknya, ternyata itu berarti Kaum Mu'minin pada perang Uhud yg akan mendapatkan kebaikan seperti yg Allah datangkan dari kebaikan & pahala, sebagai janji yg benar yg telah Allah berikan kepada kita pada perang Badar. [HR. Darimi No.2064].

Hadits Darimi No.2064 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Barid] dari [Abu Burdah] dari [Abu Musa] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Aku melihat dalam mimpiku ini, bahwa aku mengayun-ayunkan pedang, hingga patah pada bagian pangkalnya, yang ternyata itu merupakan isyarat tentang apa yang menimpa Kaum Mu'minin pada perang Uhud, lalu aku mengayun-ayunkan kembali pedang tersebut hingga pedang itu kembali menjadi utuh seperti sedia kala, ternyata itu berarti apa yang Allah akan datangkan berupa kemenangan dan bersatunya Kaum Mu'minin dan aku melihat pula dalam mimpiku seekor sapi, yang demi Allah sangat bagus bentuknya, ternyata itu berarti Kaum Mu'minin pada perang Uhud yang akan mendapatkan kebaikan seperti yang Allah datangkan dari kebaikan dan pahala, sebagai janji yang benar yang telah Allah berikan kepada kita pada perang Badar."]]]

Hadits Darimi 2065

أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَأَيْتُ كَأَنِّي فِي دِرْعٍ حَصِينَةٍ وَرَأَيْتُ بَقَرًا يُنْحَرُ فَأَوَّلْتُ أَنَّ الدِّرْعَ الْمَدِينَةُ وَأَنَّ الْبَقَرَ نَفَرٌ وَاللَّهِ خَيْرٌ وَلَوْ أَقَمْنَا بِالْمَدِينَةِ فَإِذَا دَخَلُوا عَلَيْنَا قَاتَلْنَاهُمْ فَقَالُوا وَاللَّهِ مَا دُخِلَتْ عَلَيْنَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ أَفَتُدْخَلُ عَلَيْنَا فِي الْإِسْلَامِ قَالَ فَشَأْنَكُمْ إِذًا وَقَالَتْ الْأَنْصَارُ لِبَعْضٍ رَدَدْنَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأْيَهُ فَجَاءُوا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ شَأْنُكَ فَقَالَ الْآنَ إِنَّهُ لَيْسَ لِنَبِيٍّ إِذَا لَبِسَ لَأْمَتَهُ أَنْ يَضَعَهُ حَتَّى يُقَاتِلَ

Aku bermimpi seakan saya memakai baju besi yg kuat & aku juga bermimpi melihat seekor sapi yg disembelih, aku artikan baju besi yg kuat adl Madinah, sedang makna sapi, demi Allah itu adl sebuah kebaikan, jika saja kita bermukim di Madinah, lalu mereka (menyerang) kita disana, niscaya kita akan memerangi mereka. Para sahabat berkata; Wahai Rasulullah, demi Allah kami belum pernah diserang di kota Madinah semasa Jahiliyyah, bagaimana bisa kita diserang pada masa Islam?
Beliau bersabda:
Terserah kalian, kalau begitu. Lalu orang-orang Anshar berkata; Kami telah menolak pendapat Nabi shallallahu'alaihi wasallam', Akhirnya mereka datang & berkata; Wahai Rasulullah, kalau begitu terserah anda. Beliau bersabda:
Tidak layak bagi seorang Nabi jika telah memakai baju besi, lalu melepasnya kembali sampai ia berperang. [HR. Darimi No.2065].

Hadits Darimi No.2065 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Al Hajjaj bin Minhal] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku bermimpi seakan saya memakai baju besi yang kuat dan aku juga bermimpi melihat seekor sapi yang disembelih, aku artikan baju besi yang kuat adalah Madinah, sedang makna sapi, demi Allah itu adalah sebuah kebaikan, jika saja kita bermukim di Madinah, lalu mereka (menyerang) kita disana, niscaya kita akan memerangi mereka." Para sahabat berkata; "Wahai Rasulullah, demi Allah kami belum pernah diserang di kota Madinah semasa Jahiliyyah, bagaimana bisa kita diserang pada masa Islam?" Beliau bersabda: "Terserah kalian, kalau begitu." Lalu orang-orang Anshar berkata; "Kami telah menolak pendapat Nabi shallallahu'alaihi wasallam', " Akhirnya mereka datang dan berkata; "Wahai Rasulullah, kalau begitu terserah anda." Beliau bersabda: "Tidak layak bagi seorang Nabi jika telah memakai baju besi, lalu melepasnya kembali sampai ia berperang."]]]

Hadits Darimi 2066

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ أَكْرَهُ الْغُلَّ وَأُحِبُّ الْقَيْدَ الْقَيْدُ ثَبَاتٌ فِي الدِّينِ

Aku tak menyukai belenggu & menyukai dgn ikatan, sebab ikatan adl ketetapan dalam agama. [HR. Darimi No.2066].

Hadits Darimi No.2066 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Ar Raqasyi] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Aku tidak menyukai belenggu dan menyukai dengan ikatan, sebab ikatan adalah ketetapan dalam agama."]]]

Hadits Darimi 2067

أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ رَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ امْرَأَةً سَوْدَاءَ ثَائِرَةَ الشَّعْرِ تَفِلَةً أُخْرِجَتْ مِنْ الْمَدِينَةِ فَأُسْكِنَتْ مَهْيَعَةَ فَأَوَّلْتُهَا وَبَاءَ الْمَدِينَةِ يَنْقُلُهَا اللَّهُ إِلَى مَهْيَعَةَ

Aku bermimpi melihat seorang wanita hitam yg berambut acak-acakan tanpa memakai minyak wangi, ia dikeluarkan dari Madinah & ditempatkan di Mahya'ah (yaitu Juhfah). Maka aku menafsirkannya suatu penyakit yg ada di Madinah, lalu Allah pindahkan ke Mahya'ah. [HR. Darimi No.2067].

Hadits Darimi No.2067 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepadaku [Sulaiman bin Daud Al Hasyimi] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Az Zinad] dari [Musa bin 'Uqbah] dari [Salim bin Abdullah] dari [Ayahnya] ia berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku bermimpi melihat seorang wanita hitam yang berambut acak-acakan tanpa memakai minyak wangi, ia dikeluarkan dari Madinah dan ditempatkan di Mahya'ah (yaitu Juhfah). Maka aku menafsirkannya suatu penyakit yang ada di Madinah, lalu Allah pindahkan ke Mahya'ah."]]]

Hadits Darimi 2068

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ بْنُ الْأَسْوَدِ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يَوْمًا مِنْ الْأَيَّامِ إِنِّي رَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ أَنَّ رَجُلًا أَتَانِي بِكُتْلَةٍ مِنْ تَمْرٍ فَأَكَلْتُهَا فَوَجَدْتُ فِيهَا نَوَاةً فَآذَتْنِي حِينَ مَضَغْتُهَا ثُمَّ أَعْطَانِي كُتْلَةً أُخْرَى فَقُلْتُ إِنَّ الَّذِي أَعْطَيْتَنِي وَجَدْتُ فِيهَا نَوَاةً آذَتْنِي فَأَكَلْتُهَا فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ نَامَتْ عَيْنُكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذِهِ السَّرِيَّةُ الَّتِي بَعَثْتَ بِهَا غَنِمُوا مَرَّتَيْنِ كِلْتَاهُمَا وَجَدُوا رَجُلًا يَنْشُدُ ذِمَّتَكَ فَقُلْتُ لِمُجَالِدٍ مَا يَنْشُدُ ذِمَّتَكَ قَالَ يَقُولُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

Aku bermimpi bahwa seorang laki-laki datang kepadaku dgn membawa sepotong kurma, kemudian aku memakannya lalu mendapatkan biji, laki-laki itu menggangguku ketika aku mengunyahnya. Kemudian ia memberiku sepotong yg lain, lalu aku katakan; Sesungguhnya yg engkau berikan kepadaku, telah aku dapatkan padanya biji yg menggangguku, lalu aku memakannya. Abu Bakr berkata; Semoga anda mendapatkan kelapangan & kesejahteraan wahai Rasulullah, ini adl pasukan yg engkau kirim memperoleh rampasan perang dua kali, keduanya mereka dapati seorang laki-laki yg meminta perlindunganmu. Kemudian aku katakan kepada Mujahid; Apakah maksud meminta perlindunganmu?
Ia berkata; Mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH (tidak ada ilah yg berhak disembah selain Allah). [HR. Darimi No.2068].

Hadits Darimi No.2068 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al 'Ala`] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abdurrahman] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidah bin Al Aswad] dari [Mujalid] dari ['Amir] dari [Jabir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa suatu hari beliau bersabda: "Aku bermimpi bahwa seorang laki-laki datang kepadaku dengan membawa sepotong kurma, kemudian aku memakannya lalu mendapatkan biji, laki-laki itu menggangguku ketika aku mengunyahnya. Kemudian ia memberiku sepotong yang lain, lalu aku katakan; "Sesungguhnya yang engkau berikan kepadaku, telah aku dapatkan padanya biji yang menggangguku, lalu aku memakannya." Abu Bakr berkata; "Semoga anda mendapatkan kelapangan dan kesejahteraan wahai Rasulullah, ini adalah pasukan yang engkau kirim memperoleh rampasan perang dua kali, keduanya mereka dapati seorang laki-laki yang meminta perlindunganmu." Kemudian aku katakan kepada Mujahid; "Apakah maksud meminta perlindunganmu?" Ia berkata; "Mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH (tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah)."]]]

Hadits Darimi 2069

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ بْنُ يَعِيشَ حَدَّثَنَا يُونُسُ هُوَ ابْنُ بُكَيْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ إِسْحَقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَانَتْ امْرَأَةٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَهَا زَوْجٌ تَاجِرٌ يَخْتَلِفُ فَكَانَتْ تَرَى رُؤْيَا كُلَّمَا غَابَ عَنْهَا زَوْجُهَا وَقَلَّمَا يَغِيبُ إِلَّا تَرَكَهَا حَامِلًا فَتَأْتِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَقُولُ إِنَّ زَوْجِي خَرَجَ تَاجِرًا فَتَرَكَنِي حَامِلًا فَرَأَيْتُ فِيمَا يَرَى النَّائِمُ أَنَّ سَارِيَةَ بَيْتِي انْكَسَرَتْ وَأَنِّي وَلَدْتُ غُلَامًا أَعْوَرَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرٌ يَرْجِعُ زَوْجُكِ عَلَيْكِ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى صَالِحًا وَتَلِدِينَ غُلَامًا بَرًّا فَكَانَتْ تَرَاهَا مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا كُلُّ ذَلِكَ تَأْتِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَقُولُ ذَلِكَ لَهَا فَيَرْجِعُ زَوْجُهَا وَتَلِدُ غُلَامًا فَجَاءَتْ يَوْمًا كَمَا كَانَتْ تَأْتِيهِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَائِبٌ وَقَدْ رَأَتْ تِلْكَ الرُّؤْيَا فَقُلْتُ لَهَا عَمَّ تَسْأَلِينَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَمَةَ اللَّهِ فَقَالَتْ رُؤْيَا كُنْتُ أُرَاهَا فَآتِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْأَلُهُ عَنْهَا فَيَقُولُ خَيْرًا فَيَكُونُ كَمَا قَالَ فَقُلْتُ فَأَخْبِرِينِي مَا هِيَ قَالَتْ حَتَّى يَأْتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْرِضَهَا عَلَيْهِ كَمَا كُنْتُ أَعْرِضُ فَوَاللَّهِ مَا تَرَكْتُهَا حَتَّى أَخْبَرَتْنِي فَقُلْتُ وَاللَّهِ لَئِنْ صَدَقَتْ رُؤْيَاكِ لَيَمُوتَنَّ زَوْجُكِ وَتَلِدِينَ غُلَامًا فَاجِرًا فَقَعَدَتْ تَبْكِي وَقَالَتْ مَا لِي حِينَ عَرَضْتُ عَلَيْكِ رُؤْيَايَ فَدَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ تَبْكِي فَقَالَ لَهَا مَا لَهَا يَا عَائِشَةُ فَأَخْبَرْتُهُ الْخَبَرَ وَمَا تَأَوَّلْتُ لَهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَهْ يَا عَائِشَةُ إِذَا عَبَرْتُمْ لِلْمُسْلِمِ الرُّؤْيَا فَاعْبُرُوهَا عَلَى الْخَيْرِ فَإِنَّ الرُّؤْيَا تَكُونُ عَلَى مَا يَعْبُرُهَا صَاحِبُهَا فَمَاتَ وَاللَّهِ زَوْجُهَا وَلَا أُرَاهَا إِلَّا وَلَدَتْ غُلَامًا فَاجِرًا

Itu adl kebaikan, suamimu akan kembali kepadamu dgn izin Allah ta'ala dalam keadaan baik, & engkau akan melahirkan anak yg berbakti. Wanita tersebut bermimpi hingga dua atau tiga kali, setiap ia bermimpi, ia langsung datang menemui Rasulullah , beliau pun mengatakan hal yg sama kepada wanita itu. Setelah itu suaminya kembali & wanita itu melahirkan anak laki-laki, Suatu hari wanita itu datang sebagaimana dahulu ia datang, sementara Rasulullah tak berada di tempat. Sementara dirinya telah mengalami mimpi itu, kemudian aku katakan kepadanya; Apa yg pernah engkau tanyakan kepada Rasulullah wahai hamba Allah?
Wanita itu menjawab; Mimpi yg diperlihatkan kepadaku, kemudian aku datang kepada Rasulullah & bertanya kepada beliau mengenai mimpi tersebut, beliau bersabda:
Baik. Ternyata mimpi itu telah terjadi seperti yg telah beliau ucapkan. Aku bertanya; Beritahukan kepadaku apa mimpi itu?
Wanita itu menjawab; Nanti setelah Rasulullah datang, hingga aku dapat menyampaikannya kepada beliau sebagaimana dahulu pernah aku sampaikan. Demi Allah aku masih tetap menungguinya hingga ia memberitahukan kepadaku. Lalu aku katakan; Demi Allah, seandainya mimpimu itu benar niscaya suamimu akan meninggal & engkau melahirkan anak yg durhaka. Lalu wanita tersebut duduk sambil menangis, & berkata; Kenapa aku mendapatkan hal ini ketika menyampaikan mimpiku kepadamu?
Kemudian Rasulullah masuk, sementara wanita itu masih saja menangis. Beliau bertanya: Ada apa dengannya wahai Aisyah?
Aku memberitahukan berita tersebut kepada beliau, & apa yg aku tafsirkan kepadanya. Kemudian Rasulullah bersabda:
Tahanlah perkataan itu wahai Aisyah! Apabila engkau menafsirkan (mimpi) seorang muslim untuk muslim lainnya, maka tafsirkanlah dgn kebaikan, karena sesungguhnya mimpi akan terjadi sesuai yg ditafsirkan orang yg menafsirkannya. Demi Allah, setelah itu suaminya meninggal & tidaklah diperlihatkan kepadaku kecuali ia melahirkan anak yg durhaka. [HR. Darimi No.2069].

Hadits Darimi No.2069 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaid bin Ya'isy], telah menceritakan kepada kami [Yunus yaitu Ibnu Bukair], telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Ishaq] dari [Muhammad bin 'Amr bin 'Atha`] dari [Sulaiman bin Yasar] dari ['Aisyah] isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata; "Seorang wanita dari penduduk Madinah memiliki suami seorang pedagang. Wanita itu juga pernah bermimpi. Setiap kali suaminya pergi, suaminya tidak pernah meninggalkannya kecuali dalam keadaan hamil. Kemudian wanita itu datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; "Sesungguhnya suamiku keluar berdagang dan meninggalkanku dalam keadaan hamil, kemudian aku bermimpi seperti orang tidur yang bermimpi, bahwa tiang rumahku patah dan saya melahirkan anak yang buta." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Itu adalah kebaikan, suamimu akan kembali kepadamu dengan izin Allah ta'ala dalam keadaan baik, dan engkau akan melahirkan anak yang berbakti." Wanita tersebut bermimpi hingga dua atau tiga kali, setiap ia bermimpi, ia langsung datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau pun mengatakan hal yang sama kepada wanita itu. Setelah itu suaminya kembali dan wanita itu melahirkan anak laki-laki, Suatu hari wanita itu datang sebagaimana dahulu ia datang, sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak berada di tempat. Sementara dirinya telah mengalami mimpi itu, kemudian aku katakan kepadanya; "Apa yang pernah engkau tanyakan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wahai hamba Allah?" Wanita itu menjawab; "Mimpi yang diperlihatkan kepadaku, kemudian aku datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya kepada beliau mengenai mimpi tersebut, beliau bersabda: "Baik." Ternyata mimpi itu telah terjadi seperti yang telah beliau ucapkan." Aku bertanya; "Beritahukan kepadaku apa mimpi itu?" Wanita itu menjawab; "Nanti setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang, hingga aku dapat menyampaikannya kepada beliau sebagaimana dahulu pernah aku sampaikan." Demi Allah aku masih tetap menungguinya hingga ia memberitahukan kepadaku. Lalu aku katakan; "Demi Allah, seandainya mimpimu itu benar niscaya suamimu akan meninggal dan engkau melahirkan anak yang durhaka." Lalu wanita tersebut duduk sambil menangis, dan berkata; "Kenapa aku mendapatkan hal ini ketika menyampaikan mimpiku kepadamu?" Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk, sementara wanita itu masih saja menangis. Beliau bertanya: "Ada apa dengannya wahai Aisyah?" Aku memberitahukan berita tersebut kepada beliau, dan apa yang aku tafsirkan kepadanya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tahanlah perkataan itu wahai Aisyah! Apabila engkau menafsirkan (mimpi) seorang muslim untuk muslim lainnya, maka tafsirkanlah dengan kebaikan, karena sesungguhnya mimpi akan terjadi sesuai yang ditafsirkan orang yang menafsirkannya." Demi Allah, setelah itu suaminya meninggal dan tidaklah diperlihatkan kepadaku kecuali ia melahirkan anak yang durhaka."]]]