Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Dimakruhkan Menggunakan Logika Akal,

Hadits Darimi 202

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ هُوَ ابْنُ مِغْوَلٍ قَالَ قَالَ لِيَ الشَّعْبِيُّ مَا حَدَّثُوكَ هَؤُلَاءِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخُذْ بِهِ وَمَا قَالُوهُ بِرَأْيِهِمْ فَأَلْقِهِ فِي الْحُشِّ

Apa yg mereka ceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam maka ambilah, & apa yg mereka katakan (berdasarkan) pendapat mereka maka lemparkanlah ke WC. [HR. Darimi No.202].

Hadits Darimi No.202 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Malik Ibnu Mighwal], ia berkata: [As Sya'bi] telah berkata kepadaku: "Apa yang mereka ceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam maka ambilah, dan apa yang mereka katakan (berdasarkan) pendapat mereka maka lemparkanlah ke WC".]]]

Hadits Darimi 203

أَخْبَرَنِي الْعَبَّاسُ بْنُ سُفْيَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ حُبَابٍ أَخْبَرَنِي رَجَاءُ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَةَ بْنَ أَبِي لُبَابَةَ يَقُولُ قَدْ رَضِيتُ مِنْ أَهْلِ زَمَانِي هَؤُلَاءِ أَنْ لَا يَسْأَلُونِي وَلَا أَسْأَلُهُمْ إِنَّمَا يَقُولُ أَحَدُهُمْ أَرَأَيْتَ أَرَأَيْتَ

Sungguh aku senang (jika) masyarakat pada zamanku, mereka tak bertanya kepadaku & aku juga tak bertanya kepada mereka, (Aku sangat tak suka) karena mereka selalu bertanya: 'Bagaimana menurut pendapatmu, bagaimana menurut pendapatmu. [HR. Darimi No.203].

Hadits Darimi No.203 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Al 'Abbas bin Sufyan] dari [Zaid bin hubab], telah mengabarkan kepada kami [Raja` bin Abu Salamah] ia berkata: Aku mendengar ['Abdah bin Abu Lubabah] berkata: 'Sungguh aku senang (jika) masyarakat pada zamanku, mereka tidak bertanya kepadaku dan aku juga tidak bertanya kepada mereka, (Aku sangat tidak suka) karena mereka selalu bertanya: 'Bagaimana menurut pendapatmu, bagaimana menurut pendapatmu".]]]

Hadits Darimi 204

أَخْبَرَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ خَطَّ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا خَطًّا ثُمَّ قَالَ هَذَا سَبِيلُ اللَّهِ ثُمَّ خَطَّ خُطُوطًا عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ ثُمَّ قَالَ هَذِهِ سُبُلٌ عَلَى كُلِّ سَبِيلٍ مِنْهَا شَيْطَانٌ يَدْعُو إِلَيْهِ ثُمَّ تَلَا { وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ }

Ini adl jalan Allah', kemudian beliau membuat garis-garis di sebelah kanan & kirinya, seraya bersabda:
'Ini adl jalan-jalan lain (yang tersedia), disetiap jalan tersebut ada syaitan yg mengajak untuk mengikutinya (jalan tersebut).lalu beliau membaca ayat: (Inilah jalanKu yg lurus, maka ikutilah jalan tersebut. Dan, janganlah kalian mengikuti jalan-jalan yg lain. Jika kalian mengikuti jalan-jalan tersebut, niscaya kalian semua akan terpisah dari jalanNya). [HR. Darimi No.204].

Hadits Darimi No.204 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami ['Ashim bin Bahdalah] dari [Abu Wa`il] dari [Abdullah bin Mas'ud] ia berkata: "Pada suatu hari Rasulullah shallalahu 'alaihi wa sallam membuat sebuah garis lurus untuk kami, kemudian beliau bersabda: 'Ini adalah jalan Allah', kemudian beliau membuat garis-garis di sebelah kanan dan kirinya, seraya bersabda: 'Ini adalah jalan-jalan lain (yang tersedia), disetiap jalan tersebut ada syaitan yang mengajak untuk mengikutinya (jalan tersebut).lalu beliau membaca ayat: "(Inilah jalanKu yang lurus, maka ikutilah jalan tersebut. Dan, janganlah kalian mengikuti jalan-jalan yang lain. Jika kalian mengikuti jalan-jalan tersebut, niscaya kalian semua akan terpisah dari jalanNya).]]]

Hadits Darimi 205

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا وَرْقَاءُ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ { وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ } قَالَ الْبِدَعَ وَالشُّبُهَاتِ

Dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan itu, ia menafsirkan: 'Yaitu bid`ah & syubhat-syubhat' . [HR. Darimi No.205].

Hadits Darimi No.205 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Warqa`] dari [Ibnu Abu Najih] dari [Mujahid]: "Dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan itu, ia menafsirkan: 'Yaitu bid`ah dan syubhat-syubhat' ".]]]

Hadits Darimi 206

أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنَّا نَجْلِسُ عَلَى بَابِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَبْلَ صَلَاةِ الْغَدَاةِ فَإِذَا خَرَجَ مَشَيْنَا مَعَهُ إِلَى الْمَسْجِدِ فَجَاءَنَا أَبُو مُوسَى الْأَشْعَرِيُّ فَقَالَ أَخَرَجَ إِلَيْكُمْ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ بَعْدُ قُلْنَا لَا فَجَلَسَ مَعَنَا حَتَّى خَرَجَ فَلَمَّا خَرَجَ قُمْنَا إِلَيْهِ جَمِيعًا فَقَالَ لَهُ أَبُو مُوسَى يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ إِنِّي رَأَيْتُ فِي الْمَسْجِدِ آنِفًا أَمْرًا أَنْكَرْتُهُ وَلَمْ أَرَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ إِلَّا خَيْرًا قَالَ فَمَا هُوَ فَقَالَ إِنْ عِشْتَ فَسَتَرَاهُ قَالَ رَأَيْتُ فِي الْمَسْجِدِ قَوْمًا حِلَقًا جُلُوسًا يَنْتَظِرُونَ الصَّلَاةَ فِي كُلِّ حَلْقَةٍ رَجُلٌ وَفِي أَيْدِيهِمْ حَصًى فَيَقُولُ كَبِّرُوا مِائَةً فَيُكَبِّرُونَ مِائَةً فَيَقُولُ هَلِّلُوا مِائَةً فَيُهَلِّلُونَ مِائَةً وَيَقُولُ سَبِّحُوا مِائَةً فَيُسَبِّحُونَ مِائَةً قَالَ فَمَاذَا قُلْتَ لَهُمْ قَالَ مَا قُلْتُ لَهُمْ شَيْئًا انْتِظَارَ رَأْيِكَ وَانْتِظَارَ أَمْرِكَ قَالَ أَفَلَا أَمَرْتَهُمْ أَنْ يَعُدُّوا سَيِّئَاتِهِمْ وَضَمِنْتَ لَهُمْ أَنْ لَا يَضِيعَ مِنْ حَسَنَاتِهِمْ ثُمَّ مَضَى وَمَضَيْنَا مَعَهُ حَتَّى أَتَى حَلْقَةً مِنْ تِلْكَ الْحِلَقِ فَوَقَفَ عَلَيْهِمْ فَقَالَ مَا هَذَا الَّذِي أَرَاكُمْ تَصْنَعُونَ قَالُوا يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَصًى نَعُدُّ بِهِ التَّكْبِيرَ وَالتَّهْلِيلَ وَالتَّسْبِيحَ قَالَ فَعُدُّوا سَيِّئَاتِكُمْ فَأَنَا ضَامِنٌ أَنْ لَا يَضِيعَ مِنْ حَسَنَاتِكُمْ شَيْءٌ وَيْحَكُمْ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ مَا أَسْرَعَ هَلَكَتَكُمْ هَؤُلَاءِ صَحَابَةُ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَوَافِرُونَ وَهَذِهِ ثِيَابُهُ لَمْ تَبْلَ وَآنِيَتُهُ لَمْ تُكْسَرْ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّكُمْ لَعَلَى مِلَّةٍ هِيَ أَهْدَى مِنْ مِلَّةِ مُحَمَّدٍ أَوْ مُفْتَتِحُو بَابِ ضَلَالَةٍ قَالُوا وَاللَّهِ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا أَرَدْنَا إِلَّا الْخَيْرَ قَالَ وَكَمْ مِنْ مُرِيدٍ لِلْخَيْرِ لَنْ يُصِيبَهُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا أَنَّ قَوْمًا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ وَايْمُ اللَّهِ مَا أَدْرِي لَعَلَّ أَكْثَرَهُمْ مِنْكُمْ ثُمَّ تَوَلَّى عَنْهُمْ فَقَالَ عَمْرُو بْنُ سَلَمَةَ رَأَيْنَا عَامَّةَ أُولَئِكَ الْحِلَقِ يُطَاعِنُونَا يَوْمَ النَّهْرَوَانِ مَعَ الْخَوَارِجِ

ada satu kaum yg membaca Al Qur`an namun tak melampaui tenggorokan mereka, demi Allah, aku tak tahu siapa tahu mayoritas mereka adl dari kalian, Abu Abdurrahman lantas berpaling dari mereka. 'Amr bin Salamah berkata:
'Kami melihat kebanyakan dari yg berada di kelompok jama'ah dzikir tersebut dihari selanjutnya mencaci-maki kami pada hari (perang) Nahrawan bersama orang-orang khawarij ' . [HR. Darimi No.206].

Hadits Darimi No.206 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Al Hakam bin Al Mubarak] telah memberitakan kepada kami ['Amr bin Yahya] ia berkata: "Aku mendengar [ayahku] menceritakan dari [ayahnya], ia berkata: 'Dahulu kami pernah duduk di depan pintu [Abdullah bin Mas'ud] radliallahu 'anhu sebelum shalat subuh, ketika ia keluar kami berjalan bersamanya menuju masjid. Kemudian Abu Musa Al 'Asy'ari radliallahu 'anhu datang menemui kami dan bertanya: 'Apakah Abu Abdur Rahman telah datang menemui kalian? ', kami menjawab: 'belum', lalu beliau duduk bersama kami hingga (Abu Abdur Rahman) datang. Tatkala ia datang, kami semua berdiri dan menghampirinya, Abu Musa berkata kepadanya: 'Wahai Abu Abdur Rahman, baru saja di masjid aku melihat satu kejadian baru yang tidak aku sukai. Setahuku, Alhamdulillah, sekali pun itu diniyati kebaikan. Ia bertanya: 'apakah itu gerangan? ', 'Jika kamu masih hidup kamu akan melihatnya', Kata Abu Musa. Abu Musa melanjutkan: 'Aku melihat di masjid, sekelompok orang yang (duduk) melingkar sambil menunggu shalat, setiap lingkaran ada seorang (pemandu) nya dan tangan-tangan mereka membawa kerikil, lalu si (pemandu) berkata: 'ucapkanlah takbir seratus kali' dan mereka bertakbir seratus kali, 'dan ucapkanlah tahlil seratus kali' lalu mereka bertahlil seratus kali, 'dan ucapkanlah tasbih seratus kali' lalu mereka mengucapkan tasbih seratus kali. Abu Abdurrahman bertanya: 'Lantas apa yang telah kau katakan kepada mereka? ' Abu Musa menjawab: 'Aku belum berkata apa pun kepada mereka, karena aku menunggu pendapatmu atau perintahmu'. Abu Abdurrahman berkata: 'Tidak sebaiknyakah kamu perintahkan saja mereka untuk menghitung dosa-dosa mereka, serta kamu jamin bahwa kebaikan mereka tidak akan hilang?. Kemudian Abu Abdurrahman beranjak dan kami pun beranjak bersamanya, hingga ia sampai di lokasi jama'ah dzikir yang diceritakannya. Ia berdiri di hadapan mereka, dan berkata: 'Apa yang sedang kalian lakukan? ', mereka menjawab: 'Wahai Abu Abdur Rahman, ini adalah batu-batu kerikil untuk menghitung takbir, tahlil dan tasbih'. Ia berkata: 'Hendaklah kalian menghitung dosa-dosa kalian (saja), aku menjamin amal kebaikan kalian tidak akan hilang, celakalah kalian umat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, alangkah cepatnya masa kehancuran kalian, padahal mereka para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masih banyak, dan baju mereka belum basah, juga periuknya belum pecah, demi Dzat yang jiwaku berada di genggaman tangannya, sesungguhnya kalian seakan-akan memiliki agama yang lebih baik dari agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, atau kalian sengaja hendak membuka pintu kesesatan?, mereka menjawab: 'Demi Allah wahai Abu Abdur rahman kami tidak menginginkan kecuali kebaikan'. Abu Abdurrahman menjawab: 'Berapa banyak orang yang menginginkan kebaikan tetapi ia tidak dapat mencapainya, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menceritakan kepada kami bahwa ada satu kaum yang membaca Al Qur`an namun tidak melampaui tenggorokan mereka, demi Allah, aku tidak tahu siapa tahu mayoritas mereka adalah dari kalian", Abu Abdurrahman lantas berpaling dari mereka. 'Amr bin Salamah berkata: 'Kami melihat kebanyakan dari yang berada di kelompok jama'ah dzikir tersebut dihari selanjutnya mencaci-maki kami pada hari (perang) Nahrawan bersama orang-orang khawarij ' ".]]]

Hadits Darimi 207

أَخْبَرَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ حَبِيبٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ اتَّبِعُوا وَلَا تَبْتَدِعُوا فَقَدْ كُفِيتُمْ

Ikutilah (sunnah) & jangan berbuat bid`ah, sungguh kalian sudah tercukupi (dengan penjelasan dalam agama). [HR. Darimi No.207].

Hadits Darimi No.207 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Ya'la] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Habib] dari [Abu Abdur Rahman] ia berkata: " [Abdullah] berkata: 'Ikutilah (sunnah) dan jangan berbuat bid`ah, sungguh kalian sudah tercukupi (dengan penjelasan dalam agama) ".]]]

Hadits Darimi 208

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي خَلَفٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ أَفْضَلَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

Sesungguhnya petunjuk yg terbaik adl petunjuk Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam & seburuk-buruk perkara adl hal baru yg diada-adakan & setiap bid`ah adl sesat' . [HR. Darimi No.208].

Hadits Darimi No.208 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ahmad bin Abu Khalaf] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sulaim] ia berkata: "Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshari] radliallahu 'anhu ia berkata: "Rasulullah subhanallahu wa ta'ala berkhutbah (di depan kami) lalu beliau memuji Allah dan mengagungkanNya, kemudian beliau bersabda: 'Sesungguhnya petunjuk yang terbaik adalah petunjuk Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dan seburuk-buruk perkara adalah hal baru yang diada-adakan dan setiap bid`ah adalah sesat' ".]]]

Hadits Darimi 209

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ الْفَزَارِيِّ عَنْ أَسْلَمَ الْمِنْقَرِيِّ عَنْ بِلَادِ بْنِ عِصْمَةَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ وَكَانَ إِذَا كَانَ عَشِيَّةَ الْخَمِيسِ لِلَيْلَةِ الْجُمُعَةِ قَامَ فَقَالَ إِنَّ أَصْدَقَ الْقَوْلِ قَوْلُ اللَّهِ وَإِنَّ أَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالشَّقِيُّ مَنْ شَقِيَ فِي بَطْنِ أُمِّهِ وَإِنَّ شَرَّ الرَّوَايَا رَوَايَا الْكَذِبِ وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مَا هُوَ آتٍ قَرِيبٌ

Sesungguhnya perkataan yg paling benar adl perkataan Allah, petunjuk yg paling baik adl petunjuk Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, kesengsaraan telah ditentukan sejak di rahim ibu, sejelek-jelek periwayatan adl periwayatan yg bohong, & seburuk-buruk perkara adl perkara bid`ah, & segala yg aku sebutkan ini sudah dekat waktu kedatangannya). [HR. Darimi No.209].

Hadits Darimi No.209 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Uyainah] dari [Abu Ishak Al Fazari] dari [Aslam Al Minqari] dari [Bilad bin 'Ishmah] ia berkata: "Aku mendengar [Abdullah bin Mas'ud] radliallahu 'anhu berkata -Dan ini kebiasaan beliau jika hari kamis malam jum'at--: 'Sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah perkataan Allah, petunjuk yang paling baik adalah petunjuk Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, kesengsaraan telah ditentukan sejak di rahim ibu, sejelek-jelek periwayatan adalah periwayatan yang bohong, dan seburuk-buruk perkara adalah perkara bid`ah, dan segala yang aku sebutkan ini sudah dekat waktu kedatangannya) ".]]]

Hadits Darimi 210

أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ الْفَزَارِيِّ عَنْ لَيْثٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَ مَا أَخَذَ رَجُلٌ بِبِدْعَةٍ فَرَاجَعَ سُنَّةً

Seseorang yg mengambil bid`ah, tak bakalan kembali kepada sunnah. [HR. Darimi No.210].

Hadits Darimi No.210 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin 'Uyainah] dari [Abu Ishak Al Fazari] dari [Laits] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirin] ia berkata: "Seseorang yang mengambil bid`ah, tak bakalan kembali kepada sunnah."]]]

Hadits Darimi 211

أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ عَنْ ثَوْبَانَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ

Hanyasanya yg aku takutkan dari umatku adl pemimpin yg menyesatkan. [HR. Darimi No.211].

Hadits Darimi No.211 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu `Asma`] dari [Tsauban] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda: "Hanyasanya yang aku takutkan dari umatku adalah pemimpin yang menyesatkan".]]]

Hadits Darimi 212

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَبُو الْوَلِيدِ الْهَرَوِيُّ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ عَنْ حَيَّةَ بِنْتِ أَبِي حَيَّةَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَيْنَا رَجُلٌ بِالظَّهِيرَةِ فَقُلْتُ يَا عَبْدَ اللَّهِ مِنْ أَيْنَ أَقْبَلْتَ قَالَ أَقْبَلْتُ أَنَا وَصَاحِبٌ لِي فِي بُغَاءٍ لَنَا فَانْطَلَقَ صَاحِبِي يَبْغِي وَدَخَلْتُ أَنَا أَسْتَظِلُّ بِالظِّلِّ وَأَشْرَبُ مِنْ الشَّرَابِ فَقُمْتُ إِلَى لُبَيْنَةٍ حَامِضَةٍ رُبَّمَا قَالَتْ فَقُمْتُ إِلَى ضَيْحَةٍ حَامِضَةٍ فَسَقَيْتُهُ مِنْهَا فَشَرِبَ وَشَرِبْتُ قَالَتْ وَتَوَسَّمْتُهُ فَقُلْتُ يَا عَبْدَ اللَّهِ مَنْ أَنْتَ فَقَالَ أَنَا أَبُو بَكْرٍ قُلْتُ أَنْتَ أَبُو بَكْرٍ صَاحِبُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِي سَمِعْتُ بِهِ قَالَ نَعَمْ قَالَتْ فَذَكَرْتُ غَزْوَنَا خَثْعَمًا وَغَزْوَةَ بَعْضِنَا بَعْضًا فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَمَا جَاءَ اللَّهُ بِهِ مِنْ الْأُلْفَةِ وَأَطْنَابِ الْفَسَاطِيطِ وَشَبَّكَ ابْنُ عَوْنٍ أَصَابِعَهُ وَوَصَفَهُ لَنَا مُعَاذٌ وَشَبَّكَ أَحْمَدُ فَقُلْتُ يَا عَبْدَ اللَّهِ حَتَّى مَتَى تَرَى أَمْرَ النَّاسِ هَذَا قَالَ مَا اسْتَقَامَتْ الْأَئِمَّةُ قُلْتُ مَا الْأَئِمَّةُ قَالَ أَمَا رَأَيْتِ السَّيِّدَ يَكُونُ فِي الْحِوَاءِ فَيَتَّبِعُونَهُ وَيُطِيعُونَهُ فَمَا اسْتَقَامَ أُولَئِكَ

Seorang laki-laki datang menemui kami pada siang hari, lalu aku bertanya: 'Wahai hamba Allah, kamu datang dari arah mana?
Ia menjawab: aku datang bersama sahabatku untuk membereskan keperluan kami, lalu sahabatku pergi untuk satu keperluan, maka aku masuk kesini untuk berteduh & minum. Lalu aku bangkit mengambil susu yg asam (difermentasi). Mungkin ia berkata dgn redaksi: QUMTU ILAA DLAIHATIN HAAMIDLAH-Perawi ragu kepastian redaksi kalimatnya-- lalu aku suguhkan & ia pun meminumnya & aku juga minum. Ia berkata:
Dan aku mencoba menyeledikinya, aku bertanya: 'Wahai hamba Allah siapakah kamu gerangan?', ia menjawab: 'Aku Abu Bakar', aku bertanya lagi: 'kamu Abu Bakar sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yg pernah aku dengar?', ia menjawab: 'Ya, benar'. Hayyah bin Abi Hayyah berkata:
'Kemudian kuceritakan kembali peperangan kami alias perang Khats'am, & peperangan lainnya yg terjadi diantara kami sewaktu zaman jahiliyah dahulu, & kemudian Allah datang (untuk memancangkan) tali-tali tenda, & Abu 'Aun mengaitkan jari-jemarinya satu sama lain, & Mu'adz memperagakan itu pada kami, & Ahmad pun mengaitkan juga (jari-jemarinya). Kemudian aku bertanya: 'Wahai hamba Allah (kira-kira) sampai kapan kamu dapat lihat kondisi manusia (yang bagus) seperti ini?', ia menjawab: 'Selama para pemimpin (mereka) tetap istiqamah. Aku bertanya: 'Lho kenapa kok pemimpin?' ia menjawab: 'Tidakkah kamu lihat bahwa seorang tuan (pemimpin) itu selalu ditengah-tengah perkumpulan rerumahan, lalu orang-orang mengikuti & menaatinya, & itu pun terkadang orang-orang tak mau istiqamah?
. [HR. Darimi No.212].

Hadits Darimi No.212 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Abdullah Abu Al Walid Al Harawi] telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Mu'adz] dari [Ibnu 'Aun] dari ['Amr bin Sa'id] dari [Abu Zur'ah bin 'Amr bin Jarir] dari [Hayyah binti Abu Hayyah] ia berkata: "Seorang laki-laki datang menemui kami pada siang hari, lalu aku bertanya: 'Wahai hamba Allah, kamu datang dari arah mana?" Ia menjawab: aku datang bersama sahabatku untuk membereskan keperluan kami, lalu sahabatku pergi untuk satu keperluan, maka aku masuk kesini untuk berteduh dan minum. Lalu aku bangkit mengambil susu yang asam (difermentasi). Mungkin ia berkata dengan redaksi: "QUMTU ILAA DLAIHATIN HAAMIDLAH"-Perawi ragu kepastian redaksi kalimatnya-- lalu aku suguhkan dan ia pun meminumnya dan aku juga minum. Ia berkata: "Dan aku mencoba menyeledikinya, aku bertanya: 'Wahai hamba Allah siapakah kamu gerangan? ', ia menjawab: 'Aku [Abu Bakar] ', aku bertanya lagi: 'kamu Abu Bakar sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang pernah aku dengar? ', ia menjawab: 'Ya, benar'. Hayyah bin Abi Hayyah berkata: 'Kemudian kuceritakan kembali peperangan kami alias perang Khats'am, dan peperangan lainnya yang terjadi diantara kami sewaktu zaman jahiliyah dahulu, dan kemudian Allah datang (untuk memancangkan) tali-tali tenda, dan Abu 'Aun mengaitkan jari-jemarinya satu sama lain, dan Mu'adz memperagakan itu pada kami, dan Ahmad pun mengaitkan juga (jari-jemarinya). Kemudian aku bertanya: 'Wahai hamba Allah (kira-kira) sampai kapan kamu dapat lihat kondisi manusia (yang bagus) seperti ini? ', ia menjawab: 'Selama para pemimpin (mereka) tetap istiqamah. Aku bertanya: 'Lho kenapa kok pemimpin? ' ia menjawab: 'Tidakkah kamu lihat bahwa seorang tuan (pemimpin) itu selalu ditengah-tengah perkumpulan rerumahan, lalu orang-orang mengikuti dan menaatinya, dan itu pun terkadang orang-orang tidak mau istiqamah?".]]]

Hadits Darimi 213

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّلْتِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَخٍ لِعَدِيِّ بْنِ أَرْطَاةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَخْوَفُ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ

Yang paling aku takutkan dari kalian adl para pemimpin yg menyesatkan. [HR. Darimi No.213].

Hadits Darimi No.213 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin As Shalt] telah menceritakan kepada kami [Ibarahim bin Sa'ad] dari [ayahnya] dari [saudara 'Adi bin `Arthah] dari [Abu Darda`] radliallahu 'anhu ia berkata: rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Yang paling aku takutkan dari kalian adalah para pemimpin yang menyesatkan".]]]

Hadits Darimi 214

أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ بَيَانٍ أَبِي بِشْرٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ قَالَ دَخَلَ أَبُو بَكْرٍ عَلَى امْرَأَةٍ مِنْ أَحْمَسَ يُقَالُ لَهَا زَيْنَبُ قَالَ فَرَآهَا لَا تَتَكَلَّمُ فَقَالَ مَا لَهَا لَا تَتَكَلَّمُ قَالُوا نَوَتْ حَجَّةً مُصْمِتَةً فَقَالَ لَهَا تَكَلَّمِي فَإِنَّ هَذَا لَا يَحِلُّ هَذَا مِنْ عَمَلِ الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ فَتَكَلَّمَتْ فَقَالَتْ مَنْ أَنْتَ قَالَ أَنَا امْرُؤٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ قَالَتْ مِنْ أَيِّ الْمُهَاجِرِينَ قَالَ مِنْ قُرَيْشٍ قَالَتْ فَمِنْ أَيِّ قُرَيْشٍ أَنْتَ قَالَ إِنَّكِ لَسَئُولٌ أَنَا أَبُو بَكْرٍ قَالَتْ مَا بَقَاؤُنَا عَلَى هَذَا الْأَمْرِ الصَّالِحِ الَّذِي جَاءَ اللَّهُ بِهِ بَعْدَ الْجَاهِلِيَّةِ فَقَالَ بَقَاؤُكُمْ عَلَيْهِ مَا اسْتَقَامَتْ بِكُمْ أَئِمَّتُكُمْ قَالَتْ وَمَا الْأَئِمَّةُ قَالَ أَمَا كَانَ لِقَوْمِكِ رُؤَسَاءُ وَأَشْرَافٌ يَأْمُرُونَهُمْ فَيُطِيعُونَهُمْ قَالَتْ بَلَى قَالَ فَهُمْ مِثْلُ أُولَئِكَ عَلَى النَّاسِ

bicaralah', karena hal ini tak boleh,ini merupakan perbuatan orang-orang jahiliyah. Ia meriwayatkan: 'kemudian wanita itu berbicara',selanjutnya wanita itu bertanya: 'siapa kamu?' ia menjawab: 'aku seorang dari kaum Muhajirin , wanita itu bertanya lagi: 'Dari Muhajirin yg mana?', beliau menjawab: 'Dari suku Quraisy', wanita itu masih bertanya lagi: 'Dari suku Quraisy yg mana?', beliau berkata:
'Sungguh kamu orang yg banyak bertanya;aku adl Abu Bakar. Wanita itu berkata:
'Sampai kapan kita akan merasakan kehidupan yg sangat baik ini sesuai dgn apa yg Allah tunjukkan, setelah (kami melalui zaman) jahiliyah?', beliau menjawab: Kehidupan kalian akan tetap seperti ini selama para pemimpin kalian istiqamah. Wanita itu bertanya: 'Apa peran para pemimpin?', beliau menjawab: 'Bukankah dulu kalian memiliki para pemimpin & orang-orang yg dimuliakan lalu mereka memerintah & kalian pun mentaati mereka?', ia menjawab: 'Ya, benar', beliau berkata:
'Demikianlah peran para pemimpin atas manusia' . [HR. Darimi No.214].

Hadits Darimi No.214 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abu An Nu'man] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Bayan bin Bisyr] dari [Qais bin Abu Hazim] ia berkata: " [Abu Bakar] menemui seorang wanita dari Ahmas yang dikenal dengan Zainab. Qais berkata: 'Beliau melihatnya diam tidak berkata-kata', lalu beliau bertanya: 'Mengapa ia tidak bicara? ' mereka menjawab: 'ia berniat (bernadzar) untuk menunaikan haji dengan tidak bercakap-cakap', lalu beliau berkata kepadanya: 'bicaralah', karena hal ini tidak boleh, ini merupakan perbuatan orang-orang jahiliyah. Ia meriwayatkan: 'kemudian wanita itu berbicara', selanjutnya wanita itu bertanya: 'siapa kamu? ' ia menjawab: 'aku seorang dari kaum Muhajirin, wanita itu bertanya lagi: 'Dari Muhajirin yang mana? ', beliau menjawab: 'Dari suku Quraisy', wanita itu masih bertanya lagi: 'Dari suku Quraisy yang mana? ', beliau berkata: 'Sungguh kamu orang yang banyak bertanya; aku adalah Abu Bakar. Wanita itu berkata: 'Sampai kapan kita akan merasakan kehidupan yang sangat baik ini sesuai dengan apa yang Allah tunjukkan, setelah (kami melalui zaman) jahiliyah? ', beliau menjawab: Kehidupan kalian akan tetap seperti ini selama para pemimpin kalian istiqamah. Wanita itu bertanya: 'Apa peran para pemimpin? ', beliau menjawab: 'Bukankah dulu kalian memiliki para pemimpin dan orang-orang yang dimuliakan lalu mereka memerintah dan kalian pun mentaati mereka? ', ia menjawab: 'Ya, benar', beliau berkata: 'Demikianlah peran para pemimpin atas manusia' ".]]]

Hadits Darimi 215

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ وَاصِلٍ عَنْ امْرَأَةٍ يُقَالُ لَهَا عَائِذَةُ قَالَتْ رَأَيْتُ ابْنَ مَسْعُودٍ يُوصِي الرِّجَالَ وَالنِّسَاءَ وَيَقُولُ مَنْ أَدْرَكَ مِنْكُنَّ مِنْ امْرَأَةٍ أَوْ رَجُلٍ فَالسَّمْتَ الْأَوَّلَ فَإِنَّكُمْ عَلَى الْفِطْرَةِ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ السَّمْتُ الطَّرِيقُ

Siapa saja dari laki-laki atau perempuan hendaklah ia berpegang pada Assamtu yg pertama, pastilah kita akan berada dalam dijalan fitrah' . Abdullah mengatakan: Yang dimaksud dgn AsSamtu adl jalan. [HR. Darimi No.215].

Hadits Darimi No.215 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Abdur Rahman bin Mahdi] dari [Sufyan] dari [Washil] dari seorang wanita -yang dikenal (dengan nama) [A`idzah] -, ia berkata: "Aku pernah melihat [Ibnu Mas'ud] memberi wasiat kepada orang laki-laki dan perempuan, ia berkata: 'Siapa saja dari laki-laki atau perempuan hendaklah ia berpegang pada Assamtu yang pertama, pastilah kita akan berada dalam dijalan fitrah' ". Abdullah mengatakan: "Yang dimaksud dengan AsSamtu adalah jalan".]]]

Hadits Darimi 216

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ أَخْبَرَنَا عَلِيٌّ هُوَ ابْنُ مُسْهِرٍ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ زِيَادِ بْنِ حُدَيْرٍ قَالَ قَالَ لِي عُمَرُ هَلْ تَعْرِفُ مَا يَهْدِمُ الْإِسْلَامَ قَالَ قُلْتُ لَا قَالَ يَهْدِمُهُ زَلَّةُ الْعَالِمِ وَجِدَالُ الْمُنَافِقِ بِالْكِتَابِ وَحُكْمُ الْأَئِمَّةِ الْمُضِلِّينَ

Apakah kamu tahu apa yg dapat menghancurkan islam itu?', perawi berkata:
'aku menjawab: aku tak tahu', ia (Umar ) berkata:
'Yang dapat menghancurkan islam adl tergelincirnya seorang ulama`, perdebatan orang munafik berdasarkan Al Qur`an, & hukum para pemimpin yg menyesatkan' . [HR. Darimi No.216].

Hadits Darimi No.216 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Uyainah] telah mengabarkan kepada kami ['Ali Ibnu Mushir], dari [Abu Ishak] dari [As Sya'bi] dari [Ziyad bin Hudair] ia berkata: " [Umar] radliallahu 'anhu telah berkata kepadaku: 'Apakah kamu tahu apa yang dapat menghancurkan Islam itu? ', perawi berkata: 'aku menjawab: aku tidak tahu', ia (Umar radliallahu 'anhu) berkata: 'Yang dapat menghancurkan Islam adalah tergelincirnya seorang ulama`, perdebatan orang munafik berdasarkan Al Qur`an, dan hukum para pemimpin yang menyesatkan' ".]]]

Hadits Darimi 217

أَخْبَرَنَا هَارُونُ عَنْ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ عَنْ لَيْثٍ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ لَا تُجَالِسُوا أَصْحَابَ الْخُصُومَاتِ فَإِنَّهُمْ يَخُوضُونَ فِي آيَاتِ اللَّهِ

Janganlah kalian duduk-duduk bersama orang yg menyulut permusuhan, karena mereka bersilat lidah dalam permasalahan ayat Allah. [HR. Darimi No.217].

Hadits Darimi No.217 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Harun] dari [Hafsh bin Ghiyats] dari [Laits] dari [Al Hakam] dari [Muhammad bin 'Ali] ia berkata: "Janganlah kalian duduk-duduk bersama orang yang menyulut permusuhan, karena mereka bersilat lidah dalam permasalahan ayat Allah".]]]

Hadits Darimi 218

أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ مُبَارَكٍ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ سُنَّتُكُمْ وَاللَّهِ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ بَيْنَهُمَا بَيْنَ الْغَالِي وَالْجَافِي فَاصْبِرُوا عَلَيْهَا رَحِمَكُمْ اللَّهُ فَإِنَّ أَهْلَ السُّنَّةِ كَانُوا أَقَلَّ النَّاسِ فِيمَا مَضَى وَهُمْ أَقَلُّ النَّاسِ فِيمَا بَقِيَ الَّذِينَ لَمْ يَذْهَبُوا مَعَ أَهْلِ الْإِتْرَافِ فِي إِتْرَافِهِمْ وَلَا مَعَ أَهْلِ الْبِدَعِ فِي بِدَعِهِمْ وَصَبَرُوا عَلَى سُنَّتِهِمْ حَتَّى لَقُوا رَبَّهُمْ فَكَذَلِكُمْ إِنْ شَاءَ اللَّهُ فَكُونُوا

sunnah kalian adl diantara dua hal, yaitu antara orang yg terlalu berlebih-lebihan & orang yg tak acuh atau meremehkan ( sunnah), Maka hendaklah kalian bersabar atasnya (menjaga & menegakkan sunnah) mudah-mudahan Allah merahmati kalian, karena orang yg berpegang teguh kepada sunnah zaman dahulu lebih sedikit jumlahnya, & yg tersisa dari mereka juga sedikit, yaitu mereka yg tak hanyut bersama orang-orang yg hanyut dalam kemewahan hidup, & tak ikut bersama pengikut bid`ah, & mereka selalu bersabar (menjaga & menegakkan) sunnah sampai mereka wafat, semoga kalian semua termasuk orang yg demikian. [HR. Darimi No.218].

Hadits Darimi No.218 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Mansur] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata: " Demi Dzat yang tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, sunnah kalian adalah diantara dua hal, yaitu antara orang yang terlalu berlebih-lebihan dan orang yang tidak acuh atau meremehkan (sunnah), Maka hendaklah kalian bersabar atasnya (menjaga dan menegakkan sunnah) mudah-mudahan Allah merahmati kalian, karena orang yang berpegang teguh kepada sunnah zaman dahulu lebih sedikit jumlahnya, dan yang tersisa dari mereka juga sedikit, yaitu mereka yang tidak hanyut bersama orang-orang yang hanyut dalam kemewahan hidup, dan tidak ikut bersama pengikut bid`ah, dan mereka selalu bersabar (menjaga dan menegakkan) sunnah sampai mereka wafat, semoga kalian semua termasuk orang yang demikian".]]]

Hadits Darimi 219

أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُمَارَةَ وَمَالِكِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ الْقَصْدُ فِي السُّنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الِاجْتِهَادِ فِي الْبِدْعَةِ

Pertengahan, sederhana, (tidak berlebih-lebihan & tak meremehkan ) dalam menjalankan sunnah lebih baik dari pada bersungguh-sungguh dalam melakukan bid`ah. [HR. Darimi No.219].

Hadits Darimi No.219 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Musa bin Khalid] telah menceritakan kepada kami ['Isa bin Yunus] dari [Al A'masy] dari ['Umarah] dan [Malik bin Harits] dari [Abdur Rahman bin Yazid] dari [Abdullah] ia berkata: "Pertengahan, sederhana, (tidak berlebih-lebihan dan tidak meremehkan) dalam menjalankan sunnah lebih baik dari pada bersungguh-sungguh dalam melakukan bid`ah".]]]