Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits An Numan Bin Basyir Dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

Hadits Ahmad 17624

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ خَيْثَمَةَ وَالشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَلَالٌ بَيِّنٌ وَحَرَامٌ بَيِّنٌ وَشُبُهَاتٌ بَيْنَ ذَلِكَ مَنْ تَرَكَ الشُّبُهَاتِ فَهُوَ لِلْحَرَامِ أَتْرَكُ وَمَحَارِمُ اللَّهِ حِمًى فَمَنْ أَرْتَعَ حَوْلَ الْحِمَى كَانَ قَمِنًا أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ

Yang halal sudah jelas & yg haram juga sudah jelas, sedangkan syubhat berada di antara keduanya. Barangsiapa meninggalkan syubhat, berarti terhadap yg haram ia akan lebin menjauh. Dan hal-hal yg diharamkan Allah adl daerah terlarang, maka siapa yg mengembalakan ternak di sekitar daerah terlarang, sangat mungkin ia akan memasukinya. [HR. Ahmad No.17624].

Hadits Ahmad No.17624 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Qasim] Telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Ashim] dari [Khaitsamah] dan [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Yang halal sudah jelas dan yang haram juga sudah jelas, sedangkan syubhat berada di antara keduanya. Barangsiapa meninggalkan syubhat, berarti terhadap yang haram ia akan lebin menjauh. Dan hal-hal yang diharamkan Allah adalah daerah terlarang, maka siapa yang mengembalakan ternak di sekitar daerah terlarang, sangat mungkin ia akan memasukinya."]]]

Hadits Ahmad 17625

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ خَيْثَمَةَ وَالشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ يَأْتِي قَوْمٌ تَسْبِقُ أَيْمَانُهُمْ شَهَادَتَهُمْ وَشَهَادَتُهُمْ أَيْمَانَهُمْ

Sebaik-baik manusia adl generasiku, kemudian orang-orang yg datang setelah mereka, kemudian orang-orang yg datang setelah mereka, kemudian generasi yg datang setelah mereka. Setelah itu, akan datang suatu kaum yg sumpahnya mendahului persaksian & persaksian mereka mendahului sumpah-sumpah mereka. [HR. Ahmad No.17625].

Hadits Ahmad No.17625 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Ashim] dari [Khaitsamah] dan [Asy Sya'bi] dari [Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian orang-orang yang datang setelah mereka, kemudian orang-orang yang datang setelah mereka, kemudian generasi yang datang setelah mereka. Setelah itu, akan datang suatu kaum yang sumpahnya mendahului persaksian dan persaksian mereka mendahului sumpah-sumpah mereka."]]]

Hadits Ahmad 17626

حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ خَيْثَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ هَذِهِ الْأُمَّةِ الْقَرْنُ الَّذِينَ بُعِثْتُ فِيهِمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ حَسَنٌ ثُمَّ يَنْشَأُ أَقْوَامٌ تَسْبِقُ أَيْمَانُهُمْ شَهَادَتَهُمْ وَشَهَادَتُهُمْ أَيْمَانَهُمْ

Sebaik-baik ummat ini adl generasi yg aku diutus kepada mereka (yakni para sabahat), kemudian generasi yg datang setelah mereka, kemudian generasi yg datang setelah mereka, kemudian generasi yg datang setelahnya. Hasan menyebutkan, Kemudian muncullah suatu kaum yg sumpah-sumpah mereka mendahului persaksian mereka & persaksian mereka mendahului sumpah-sumpahnya mereka. [HR. Ahmad No.17626].

Hadits Ahmad No.17626 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan] dan [Yunus] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ashim bin Bahdalah] dari [Khaitsamah bin Abdurrahman] dari [An Nu'man bin Basyir], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik ummat ini adalah generasi yang aku diutus kepada mereka (yakni para sabahat), kemudian generasi yang datang setelah mereka, kemudian generasi yang datang setelah mereka, kemudian generasi yang datang setelahnya." Hasan menyebutkan, "Kemudian muncullah suatu kaum yang sumpah-sumpah mereka mendahului persaksian mereka dan persaksian mereka mendahului sumpah-sumpahnya mereka."]]]

Hadits Ahmad 17627

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُهَاجِرٍ عَنْ عَامِرٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ رَفَعَهُ قَالَ إِنَّ مِنْ الزَّبِيبِ خَمْرًا وَمِنْ التَّمْرِ خَمْرًا وَمِنْ الْحِنْطَةِ خَمْرًا وَمِنْ الشَّعِيرِ خَمْرًا وَمِنْ الْعَسَلِ خَمْرًا

Sesungguhnya buah anggur bisa menjadi khamer, kurma bisa menjadi khamer, kismis bisa menjadi khamer, gandum bisa menjadi khamer & madu bisa menjadi khamer. [HR. Ahmad No.17627].

Hadits Ahmad No.17627 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Ibrahim bin Muhajir] dari [Amir] dari [An Nu'man bin Basyir] ia marmarfu'kan (kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam), ia berkata, "Sesungguhnya buah anggur bisa menjadi khamer, kurma bisa menjadi khamer, kismis bisa menjadi khamer, gandum bisa menjadi khamer dan madu bisa menjadi khamer."]]]

Hadits Ahmad 17628

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ فَذَكَرَ حَدِيثًا قَالَ وَحَدَّثَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ رَجُلٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْأَلُ ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْأَلُ حَتَّى انْجَلَتْ الشَّمْسُ قَالَ فَقَالَ إِنَّ نَاسًا مِنْ أَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ يَقُولُونَ أَوْ يَزْعُمُونَ أَنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ إِذَا انْكَسَفَ وَاحِدٌ مِنْهُمَا فَإِنَّمَا يَنْكَسِفُ لِمَوْتِ عَظِيمٍ مِنْ عُظَمَاءِ أَهْلِ الْأَرْضِ وَإِنَّ ذَاكَ لَيْسَ كَذَلِكَ وَلَكِنَّهُمَا خَلْقَانِ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ فَإِذَا تَجَلَّى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِشَيْءٍ مِنْ خَلْقِهِ خَشَعَ لَهُ

Sesungguhnya orang-orang pada masa jahiliyah berkata, atau mereka menyangka bahwa terjadinya gerhana matahari & bulan karena kematiannya pemuka (orang besar) penduduk bumi. Padahal bukan demikian, tetapi keduanya adl dua makluk di antara makhluk-makhluk Allah. Jika Allah 'Azza wa Jalla menampakkan diri untuk makhluk-Nya, maka makhluk itu akan tersungkur khusyuk pada-Nya. [HR. Ahmad No.17628].

Hadits Ahmad No.17628 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits] Telah menceritakan kepada kami [Ayyub] lalu ia menyebutkan hadits. Dan ia berkata; dan ia menceritakan dari [Abu Qilabah] dari [seorang laki-laki] dari [Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Telah rerjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau shalat dua rakaat kemudian bertanya (apakah matahari telah terang kembali), kemudian beliau shalat dua rakaat lagi dan bertanya, sehingga matahari pun tampak kembali. Beliau bersabda: "Sesungguhnya orang-orang pada masa jahiliyah berkata, atau mereka menyangka bahwa terjadinya gerhana matahari dan bulan karena kematiannya pemuka (orang besar) penduduk bumi. Padahal bukan demikian, tetapi keduanya adalah dua makluk di antara makhluk-makhluk Allah. Jika Allah 'azza wajalla menampakkan diri untuk makhluk-Nya, maka makhluk itu akan tersungkur khusyuk pada-Nya."]]]

Hadits Ahmad 17629

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ وَمَنْصُورٍ عَنْ ذَرٍّ عَنْ يُسَيْعٍ الْكِنْدِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الدُّعَاءَ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ { ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي }

Sesungguhnya do'a itu adl ibadah. Kemudian beliau membaca ayat: '(Berdo'alah kalian kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan untuk kalian. Sesungguhnya orang-orang yg menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku..)' (Qs. Ghaafir: 60). [HR. Ahmad No.17629].

Hadits Ahmad No.17629 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dan [Manshur] dari [Dzar] dari [Yusba' Al Kindi] dari [Nu'man bin Basyir], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya do'a itu adalah ibadah." Kemudian beliau membaca ayat: '(Berdo'alah kalian kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan untuk kalian. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku..) ' (Qs. Ghaafir: 60).]]]

Hadits Ahmad 17630

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ عَنِ الْعَوَّامِ قَالَ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ مِنْ آلِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِي الْمَسْجِدِ بَعْدَ صَلَاةِ الْعِشَاءِ رَفَعَ بَصَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ ثُمَّ خَفَضَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ قَدْ حَدَثَ فِي السَّمَاءِ شَيْءٌ فَقَالَ أَلَا إِنَّهُ سَيَكُونُ بَعْدِي أُمَرَاءُ يَكْذِبُونَ وَيَظْلِمُونَ فَمَنْ صَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَمَالَأَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَلَيْسَ مِنِّي وَلَا أَنَا مِنْهُ وَمَنْ لَمْ يُصَدِّقْهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَلَمْ يُمَالِئْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَهُوَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ أَلَا وَإِنَّ دَمَ الْمُسْلِمِ كَفَّارَتُهُ أَلَا وَإِنَّ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ هُنَّ الْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ

Akan muncul sepeninggalku para pemimpin yg berbuat dusta & kezhaliman. Maka barangsiapa membenarkan kedustaan mereka & membantu kezhaliman mereka, ia tak termasuk golonganku & aku bukan golongannya. Dan siapa yg tak membenarkan kedustaan mereka atau membantu kezhaliman mereka, maka ia termasuk dari golonganku & aku dari golongannya. Ketahuilah, sesungguhnya darah seorang Muslim ada kafarah yg harus ditunaikan. (menyebabkan kekafiran). Dan ketahuilah, bahwa ucapan 'SUBHAANALLAHI WAL HAMDULILLAH WA LAA ILAAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR (Maha Suci Allah, Segala puji hanya bagi Allah, & tak ada Tuhan yg berhak disembah selain Allah & Allah Maha Besar) merupakan Al Baqiyaat Ash Shalihat. [HR. Ahmad No.17630].

Hadits Ahmad No.17630 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dari [Al Awwam] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [seorang laki-laki Anshar] dari keluarga An Nu'man bin Basyir, dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Setelah shalat isya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah keluar menemui kami yang saat itu berada di dalam masjid. Beliau kemudian mengarahkan pandangannya ke atas langit lalu menunduk. Maka kami pun mengira bahwa telah terjadi sesuatu di atas langit. Kemudian beliau bersabda: "Akan muncul sepeninggalku para pemimpin yang berbuat dusta dan kezhaliman. Maka barangsiapa membenarkan kedustaan mereka dan membantu kezhaliman mereka, ia tidak termasuk golonganku dan aku bukan golongannya. Dan siapa yang tidak membenarkan kedustaan mereka atau membantu kezhaliman mereka, maka ia termasuk dari golonganku dan aku dari golongannya. Ketahuilah, sesungguhnya darah seorang Muslim ada kafarah yang harus ditunaikan. (menyebabkan kekafiran). Dan ketahuilah, bahwa ucapan 'SUBHAANALLAHI WAL HAMDULILLAH WA LAA ILAAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR (Maha Suci Allah, Segala puji hanya bagi Allah, dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Allah Maha Besar) merupakan Al Baqiyaat Ash Shalihat."]]]

Hadits Ahmad 17631

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ أَبَاهُ نَحَلَهُ نُحْلًا فَقَالَتْ لَهُ أُمُّ النُّعْمَانِ أَشْهِدْ لِابْنِي عَلَى هَذَا النُّحْلِ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ لَهُ أَوَكُلَّ وَلَدِكَ أَعْطَيْتَ مَا أَعْطَيْتَ هَذَا قَالَ لَا قَالَ فَكَرِهَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَشْهَدَ لَهُ

Persaksikanlah untuk anakku atas pemberian ini. Maka bapaknya pun mendatangi Nabi & menuturkan hal itu pada beliau. Beliau lantas bertanya: Apakah setiap anakmu kamu berikan seperti apa yg kamu berikan pada anak ini?
Ia menjawab, Tidak. Maka Rasulullah tak mau untuk menjadi saksinya. [HR. Ahmad No.17631].

Hadits Ahmad No.17631 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari [Nu'man bin Basyir], bahwa bapaknya memberikan kepadanya suatu pemberian, lalu ibunya berkata kepada bapaknya, "Persaksikanlah untuk anakku atas pemberian ini." Maka bapaknya pun mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menuturkan hal itu pada beliau. Beliau lantas bertanya: "Apakah setiap anakmu kamu berikan seperti apa yang kamu berikan pada anak ini?" Ia menjawab, "Tidak." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak mau untuk menjadi saksinya."]]]

Hadits Ahmad 17632

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِ كَمَثَلِ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى الرَّجُلُ رَأْسَهُ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ

Perumpaan orang Mukmin itu seperti satu jasad, jika seorang laki-laki merasakan sakit pada kepalanya, maka seluruh jasadnya akan ikut merasakannya. [HR. Ahmad No.17632].

Hadits Ahmad No.17632 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpaan orang Mukmin itu seperti satu jasad, jika seorang laki-laki merasakan sakit pada kepalanya, maka seluruh jasadnya akan ikut merasakannya."]]]

Hadits Ahmad 17633

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا النُّعْمَانُ بْنُ بَشِيرٍ يَقُولُ عَلَى مِنْبَرِ الْكُوفَةِ وَاللَّهِ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ نَبِيُّكُمْ عَلَيْهِ السَّلَام يَشْبَعُ مِنْ الدَّقَلِ وَمَا تَرْضَوْنَ دُونَ أَلْوَانِ التَّمْرِ وَالزُّبْدِ

tidak pernah kekenyangan karena makan Daqal (kurma jelek yg basah) atau apa yg kalian senangi selain kurma & keju. [HR. Ahmad No.17633].

Hadits Ahmad No.17633 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Simak bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [An Nu'man bin Basyir], bahwa ia pernah berkata di atas mimbar di daerah Kufah, "Nabi Shallallahu 'alaihi Wasallam -atau ia berkata- Nabi kalian 'alaihis salam tidak pernah kekenyangan karena makan Daqal (kurma jelek yang basah) atau apa yang kalian senangi selain kurma dan keju."]]]

Hadits Ahmad 17634

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكٍ أَنَّهُ سَمِعَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ أَحْمَدُ اللَّهَ تَعَالَى فَرُبَّمَا أَتَى عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشَّهْرُ يَظَلُّ يَتَلَوَّى مَا يَشْبَعُ مِنْ الدَّقَلِ

mungkin telah lebih dari satu bulan Rasulullah tak pernah kenyang karena makan Daqal (kurma jelek & basah). [HR. Ahmad No.17634].

Hadits Ahmad No.17634 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] dari [Simak] bahwa ia mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah, ia katakan, "Aku memuji Allah Ta'ala, mungkin telah lebih dari satu bulan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah kenyang karena makan Daqal (kurma jelek dan basah)."]]]

Hadits Ahmad 17635

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ وَحُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ ذَهَبَ أَبِي بَشِيرُ بْنُ سَعْدٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُشْهِدَهُ عَلَى نُحْلٍ نَحَلَنِيهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكُلَّ بَنِيكَ نَحَلْتَ مِثْلَ هَذَا قَالَ لَا قَالَ فَأَرْجِعْهَا

Apakah setiap anakmu kamu berikan seperti ini?
Ia menjawab, Tidak. Beliau bersabda:
Kalau begitu kembalikanlah pemberian itu. [HR. Ahmad No.17635].

Hadits Ahmad No.17635 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Zuhri] telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Nu'man bin Basyir] dan [Humaid bin Abdurrahman bin Auf] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Bapakku, Basyir bin Sa'd, pergi menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mempersaksikan pemberian yang diberikannya kepadaku. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Apakah setiap anakmu kamu berikan seperti ini?" Ia menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Kalau begitu kembalikanlah pemberian itu."]]]

Hadits Ahmad 17636

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا فِطْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الضُّحَى قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ انْطَلَقَ بِي أَبِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي يُشْهِدُهُ عَلَى عَطِيَّةٍ يُعْطِينِيهَا فَقَالَ هَلْ لَكَ وَلَدٌ غَيْرُهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَسَوِّ بَيْنَهُمْ

Apakah kamu mempunyai anak selainnya?
Ia menjawab, Ya. Beliau bersabda:
Kalau begitu, sama ratakan pemberian di antara mereka. [HR. Ahmad No.17636].

Hadits Ahmad No.17636 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] Telah menceritakan kepada kami [Fithr] Telah menceritakan kepada kami [Abu Adl Dluha] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Bapakku membawaku pergi menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mempersaksikan pemberian yang diberikannya padaku. Maka beliau bertanya: "Apakah kamu mempunyai anak selainnya?" Ia menjawab, "Ya." Beliau bersabda: "Kalau begitu, sama ratakan pemberian di antara mereka."]]]

Hadits Ahmad 17637

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكٍ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ يَخْطُبُ وَعَلَيْهِ خَمِيصَةٌ لَهُ فَقَالَ لَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ أَنْذَرْتُكُمْ النَّارَ فَلَوْ أَنَّ رَجُلًا مَوْضِعَ كَذَا وَكَذَا سَمِعَ صَوْتَهُ

Aku ingatkan kalian akan api neraka, sekiranya seseorang berada di tempat seperti ini & seperti ini niscaya ia akan mendengar suaranya. [HR. Ahmad No.17637].

Hadits Ahmad No.17637 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Simak] ia berkata, aku mendengar [Nu'man bin Basyir] berkhutbah dengan memakai Khamishah (kain yang bergaris sutera), ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah: "Aku ingatkan kalian akan api neraka, sekiranya seseorang berada di tempat seperti ini dan seperti ini niscaya ia akan mendengar suaranya."]]]

Hadits Ahmad 17638

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُودِ اللَّهِ تَعَالَى وَالْمُدَّهِنِ فِيهَا كَمَثَلِ قَوْمٍ اسْتَهَمُوا عَلَى سَفِينَةٍ فِي الْبَحْرِ فَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا وَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَعْلَاهَا فَكَانَ الَّذِينَ فِي أَسْفَلِهَا يَصْعَدُونَ فَيَسْتَقُونَ الْمَاءَ فَيَصُبُّونَ عَلَى الَّذِينَ فِي أَعْلَاهَا فَقَالَ الَّذِينَ فِي أَعْلَاهَا لَا نَدَعُكُمْ تَصْعَدُونَ فَتُؤْذُونَنَا فَقَالَ الَّذِينَ فِي أَسْفَلِهَا فَإِنَّنَا نَنْقُبُهَا مِنْ أَسْفَلِهَا فَنَسْتَقِي قَالَ فَإِنْ أَخَذُوا عَلَى أَيْدِيهِمْ فَمَنَعُوهُمْ نَجَوْا جَمِيعًا وَإِنْ تَرَكُوهُمْ غَرِقُوا جَمِيعًا

Perumpamaan orang-orang yg teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah & orang-orang yg terjerumus di dalamnya, adl bagaikan sekelompok orang yg membagi tempat di atas perahu yg berlayar di lautan, ada yg mendapat tempat di bawah & ada yg mendapat tempat di atas. Orang-orang yg berada di bahwa jika membutuhkan air minum, mereka naik ke atas sehingga menyusahkan orang-orang yg berada di atas. Maka orang-orang yg berada di atas pun berkata, 'Kami tak akan membiarkan kalian naik & menyusahkan kami.' Lalu orang-orang yg berada di bawah berkata, 'Kalau begitu, maka kami akan melubangi dari bawah & mengambil air darinya.' Jika mereka mencegahnya mereka akan selamat semua, namun jika mereka membiarkannya, maka mereka akan binasa semua. [HR. Ahmad No.17638].

Hadits Ahmad No.17638 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan orang-orang yang teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah dan orang-orang yang terjerumus di dalamnya, adalah bagaikan sekelompok orang yang membagi tempat di atas perahu yang berlayar di lautan, ada yang mendapat tempat di bawah dan ada yang mendapat tempat di atas. Orang-orang yang berada di bahwa jika membutuhkan air minum, mereka naik ke atas sehingga menyusahkan orang-orang yang berada di atas. Maka orang-orang yang berada di atas pun berkata, 'Kami tidak akan membiarkan kalian naik dan menyusahkan kami.' Lalu orang-orang yang berada di bawah berkata, 'Kalau begitu, maka kami akan melubangi dari bawah dan mengambil air darinya.' Jika mereka mencegahnya mereka akan selamat semua, namun jika mereka membiarkannya, maka mereka akan binasa semua."]]]

Hadits Ahmad 17639

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُوسَى يَعْنِي ابْنَ مُسْلِمٍ الطَّحَّانَ عَنْ عَوْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَوْ عَنْ أَخِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ مِنْ جَلَالِ اللَّهِ مِنْ تَسْبِيحِهِ وَتَحْمِيدِهِ وَتَكْبِيرِهِ وَتَهْلِيلِهِ يَتَعَاطَفْنَ حَوْلَ الْعَرْشِ لَهُنَّ دَوِيٌّ كَدَوِيِّ النَّحْلِ يُذَكِّرُونَ بِصَاحِبِهِنَّ أَلَا يُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ لَا يَزَالَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ شَيْءٌ يُذَكِّرُ بِهِ

Orang-orang yg mengingat akan kebesaran Allah dgn tasbih, tahmid, takbir & tahlil maka semua itu akan senantiasa condong ke Arsy & mengeluarkan suara yg saling sambung-menyambung sebagaimana bunyi dahan pohon kurma. Mereka akan menyebut-nyebut pemiliknya (orang yg mengucapkannya). Tidakkah salah seorang dari kalian menyukai, jika di sisi Allah ia memiliki sesuatu yg akan selalu menyebut-nyebut namanya di hadapan Allah? [HR. Ahmad No.17639].

Hadits Ahmad No.17639 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Musa] -yakni Ibnu Muslim Ath Thahhan- dari [Aun bin Abdullah] dari [Bapaknya] atau dari [saudaranya] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang-orang yang mengingat akan kebesaran Allah dengan tasbih, tahmid, takbir dan tahlil maka semua itu akan senantiasa condong ke Arsy dan mengeluarkan suara yang saling sambung-menyambung sebagaimana bunyi dahan pohon kurma. Mereka akan menyebut-nyebut pemiliknya (orang yang mengucapkannya). Tidakkah salah seorang dari kalian menyukai, jika di sisi Allah ia memiliki sesuatu yang akan selalu menyebut-nyebut namanya di hadapan Allah?"]]]

Hadits Ahmad 17640

حَدَّثَنَا يَعْلَى أَخْبَرَنَا أَبُو حَيَّانَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ سَأَلَتْ أُمِّي أَبِي بَعْضَ الْمَوْهِبَةِ لِي فَوَهَبَهَا لِي فَقَالَتْ لَا أَرْضَى حَتَّى تُشْهِدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَخَذَ أَبِي بِيَدِي وَأَنَا غُلَامٌ وَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّ هَذَا ابْنَةَ رَوَاحَةَ زَاوَلَتْنِي عَلَى بَعْضِ الْمَوْهِبَةِ لَهُ وَإِنِّي قَدْ وَهَبْتُهَا لَهُ وَقَدْ أَعْجَبَهَا أَنْ أُشْهِدَكَ قَالَ يَا بَشِيْرُ أَلَكَ ابْنٌ غَيْرُ هَذَا قَالَ نَعَمْ قَالَ قَالَ فَوَهَبْتَ لَهُ مِثْلَ الَّذِي وَهَبْتَ لِهَذَا قَالَ لَا قَالَ فَلَا تُشْهِدْنِي إِذًا فَإِنِّي لَا أَشْهَدُ عَلَى جَوْرٍ

Lalu kamu juga memberikan kepadanya seperti yg telah kamu berikan kepada anak ini?
Ia menjawab, Tidak. Beliau bersabda:
Kalau begitu, janganlah kamu minta persaksian kepadaku, karena aku tak akan menjadi saksi di atas ketidakadilan. [HR. Ahmad No.17640].

Hadits Ahmad No.17640 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ya'la] telah mengabarkan kepada kami [Abu Hayyan] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Ibuku meminta kepada ayahku sebagian pemberian untukku, maka ayahku pun memberikannya kepadaku. Kemudian Ibuku berkata, "Aku tidak ridla sampai kamu mempersaksikannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Nu'man bin Basyir berkata, "Kemudian ayahku memegang tanganku -saat itu aku masih bosah- dan mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibu anak ini adalah puteri Rawahah, ia memaksaku untuk memberikan sebagian pemberian kepada anak ini, dan aku telah memberikannya kepada (anak ini). Namun ibunya ingin agar aku mempersaksikannya kepadamu?" Beliau bertanya: "Wahai Basyir, apakah kamu mempunyai anak selain ini?" Ia menjawab, "Ya." Beliau bertanya lagi: "Lalu kamu juga memberikan kepadanya seperti yang telah kamu berikan kepada anak ini?" Ia menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Kalau begitu, janganlah kamu minta persaksian kepadaku, karena aku tidak akan menjadi saksi di atas ketidakadilan."]]]

Hadits Ahmad 17641

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْأَوَّلِ أَوْ الصُّفُوفِ الْأُوَلِ

Sesunguhnya Allah 'Azza wa Jalla & para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yg berada di shaf awal, atau shaf-shaf awal. [HR. Ahmad No.17641].

Hadits Ahmad No.17641 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hubab] telah menceritakan kepadaku [Husain bin Waqid] telah menceritakan kepadaku [Simak bin Harb] dari [Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesunguhnya Allah 'azza wajalla dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang berada di shaf awal, atau shaf-shaf awal."]]]

Hadits Ahmad 17642

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ انْكَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ فَكَانَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَيَسْأَلُ وَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَيَسْأَلُ حَتَّى انْجَلَتْ فَقَالَ إِنَّ رِجَالًا يَزْعُمُونَ أَنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ إِذَا انْكَسَفَ وَاحِدٌ مِنْهُمَا فَإِنَّمَا يَنْكَسِفُ لِمَوْتِ عَظِيمٍ مِنْ الْعُظَمَاءِ وَلَيْسَ كَذَلِكَ وَلَكِنَّهُمَا خَلْقَانِ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَإِذَا تَجَلَّى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِشَيْءٍ مِنْ خَلْقِهِ خَشَعَ لَهُ

Sesungguhnya orang-orang pada masa jahiliyah menyangka bahwa terjadinya gerhana matahari & bulan karena ada salah seorang pembesar yg meninggal. Padahal tak seperti itu, tetapi keduanya adl dua makluk di antara makhluk Allah. Jika Allah 'Azza wa Jalla menampakkan diri untuk makhluk-Nya, maka makhluk itu akan tersungkur khusyuk pada-Nya. [HR. Ahmad No.17642].

Hadits Ahmad No.17642 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab Ats Tsaqafi] Telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau kemudian keluar, lalu shalat dua rakaat dan bertanya (apakah gerhana masih ada atau sudah selesai). Beliau lalu shalat dua rakaat dan bertanya lagi sehingga matahari tampak kembali. Beliau bersabda: "Sesungguhnya orang-orang pada masa jahiliyah menyangka bahwa terjadinya gerhana matahari dan bulan karena ada salah seorang pembesar yang meninggal. Padahal tidak seperti itu, tetapi keduanya adalah dua makluk di antara makhluk Allah. Jika Allah 'azza wajalla menampakkan diri untuk makhluk-Nya, maka makhluk itu akan tersungkur khusyuk pada-Nya."]]]

Hadits Ahmad 17643

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ حَمَلَنِي أَبِي بَشِيرُ بْنُ سَعْدٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ اشْهَدْ أَنِّي قَدْ نَحَلْتُ النُّعْمَانَ كَذَا وَكَذَا شَيْئًا سَمَّاهُ قَالَ فَقَالَ أَكُلَّ وَلَدِكَ نَحَلْتَ مِثْلَ الَّذِي نَحَلْتَ النُّعْمَانَ قَالَ لَا قَالَ فَأَشْهِدْ غَيْرِي ثُمَّ قَالَ أَلَيْسَ يَسُرُّكَ أَنْ يَكُونُوا إِلَيْكَ فِي الْبِرِّ سَوَاءً قَالَ بَلَى قَالَ فَلَا إِذًا

Apakah setiap dari anakmu kamu berikan seperti apa yg telah kamu berikan kepada Nu'man?
Ia menjawab, Tidak. Beliau bersabda:
Mintalah persaksian kepada selainku. Kemudian beliau bertanya lagi: Bukankah akan menyenangkanmu jika bakti mereka padamu sama?
Ia menjawab, Benar. Beliau bersabda:
Kalau begitu jangan kamu lakukan. [HR. Ahmad No.17643].

Hadits Ahmad No.17643 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Adi] dari [Dawud] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Bapakku, Basyir bin Ali, membawaku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian ia berkata, "Wahai Rasulullah, saksikanlah bahwa aku telah memberi Nu'man ini dan itu -yakni sesutu yang ia sebutkan-. An Nu'man berkata, "Beliau lalu bertanya: "Apakah setiap dari anakmu kamu berikan seperti apa yang telah kamu berikan kepada Nu'man?" Ia menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Mintalah persaksian kepada selainku." Kemudian beliau bertanya lagi: "Bukankah akan menyenangkanmu jika bakti mereka padamu sama?" Ia menjawab, "Benar." Beliau bersabda: "Kalau begitu jangan kamu lakukan."]]]

Hadits Ahmad 17644

قَالَ عَبْد اللَّهِ وَجَدْتُ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ يَدِهِ كَتَبَ إِلَيَّ الرَّبِيعُ بْنُ نَافِعٍ أَبُو تَوْبَةَ يَعْنِي الْحَلَبِيَّ فَكَانَ فِي كِتَابِهِ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ سَلَّامٍ عَنْ أَخِيهِ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ قَالَ حَدَّثَنِي النُّعْمَانُ بْنُ بَشِيرٍ قَالَ كُنْتُ إِلَى جَانِبِ مِنْبَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَجُلٌ مَا أُبَالِ أَنْ لَا أَعْمَلَ بَعْدَ الْإِسْلَامِ إِلَّا أَنْ أَسْقِيَ الْحَاجَّ وَقَالَ آخَرُ مَا أُبَالِ أَنْ لَا أَعْمَلَ عَمَلًا بَعْدَ الْإِسْلَامِ إِلَّا أَنْ أَعْمُرَ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَقَالَ آخَرُ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَفْضَلُ مِمَّا قُلْتُمْ فَزَجَرَهُمْ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَالَ لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ عِنْدَ مِنْبَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ وَلَكِنْ إِذَا صَلَّيْتُ الْجُمُعَةَ دَخَلْتُ فَاسْتَفْتَيْتُهُ فِيمَا اخْتَلَفْتُمْ فِيهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ { أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ كُلِّهَا

(Apakah (orang-orang) yg memberi minuman orang-orang yg mengerjakan haji & mengurus Masjidilharam kamu samakan dgn orang-orang yg beriman kepada Allah & hari Kemudian…)' (Qs. At Taubah: 19) hingga akhir ayat. [HR. Ahmad No.17644].

Hadits Ahmad No.17644 Secara Lengkap

[[[(Abdullah) berkata; aku mendapatkan dalam kitab bapakku dengan tulisan tangannya sendiri; [Ar Rabi' bin Nafi' Abu Taubah] -yakni Al Halabi- menulis kepadaku -Dalam kitab itu tertulis-: Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Salim] dari saudaranya [Zaid bin Sallam] bahwa ia mendengar [Abu Sallam] berkata, telah menceritakan kepadaku [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Aku berada di sisi mimbar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian seorang laki-laki berkata, "Bukan masalah bagiku untuk tidak beramal setelah masuk Islam selain memberi minum orang-orang yang melaksanakan ibadah haji." Kemudian orang yang kedua berkata, "Bukan masalah bagiku untuk tidak beramal setelah masuk Islam selain memakmurkan Masjidil Haram." Yang lain lagi berkata, "Jihad di jalan Allah adalah lebih utama daripada apa yang kalian katakan." Maka Umar bin Al Khaththab radliallahu 'anhu lalu menghardik mereka, ia berkata, "Janganlah kalian mengangkat suara di samping mimbar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam -saat itu adalah hari jum'at-, namun jika aku telah melaksanakan shalat jum'at, maka aku akan masuk menemui beliau dan meminta fatwa atas apa yang kalian perselisihkan." Allah lalu menurunkan ayat: '(Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian…) ' (Qs. At Taubah: 19) hingga akhir ayat."]]]

Hadits Ahmad 17645

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُجَالِدٍ حَدَّثَنَا عَامِرٌ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَوْمَأَ بِإِصْبَعَيْهِ إِلَى أُذُنَيْهِ إِنَّ الْحَلَالَ بَيِّنٌ وَالْحَرَامَ بَيِّنٌ وَإِنَّ بَيْنَ الْحَلَالِ وَالْحَرَامِ مُشْتَبِهَاتٍ لَا يَدْرِي كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ أَمِنَ الْحَلَالِ هِيَ أَمْ مِنْ الْحَرَامِ فَمَنْ تَرَكَهَا اسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَاقَعَهَا يُوشِكُ أَنْ يُوَاقِعَ الْحَرَامَ فَمَنْ رَعَى إِلَى جَنْبِ حِمًى يُوشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ وَلِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى وَإِنَّ حِمَى اللَّهِ مَحَارِمُهُ

Sesungguhnya yg halal itu jelas & yg haram itu jelas, di antara yg halal & yg haram ada perkara-perkara syubhat yg kebanyakan manusia tak mengetahui, apakah ia termasuk halal ataukah haram. Maka barangsiapa meninggalkan syubhat, berarti dia telah menjaga kehormatan & agamanya. Dan barangsiapa terjerumus di dalamnya maka dikawatirkan ia akan terjerumus dalam perkara haram. Siapa yg mengembala di sekitar daerah terlarang, maka dikawatirkan ia akan terjerumus di dalamnya. Sesungguhnya setiap raja itu memiliki daerah terlarang, & daerah terlarang Allah adl hal-hal yg terlah diharamkan-Nya. [HR. Ahmad No.17645].

Hadits Ahmad No.17645 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Mujalid] Telah menceritakan kepada kami [Amir] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda-sambil ia mengisyaratkan dengan dua jari tangannya ke arah dua telinganya-: "Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, di antara yang halal dan yang haram ada perkara-perkara syubhat yang kebanyakan manusia tidak mengetahui, apakah ia termasuk halal ataukah haram. Maka barangsiapa meninggalkan syubhat, berarti dia telah menjaga kehormatan dan agamanya. Dan barangsiapa terjerumus di dalamnya maka dikawatirkan ia akan terjerumus dalam perkara haram. Siapa yang mengembala di sekitar daerah terlarang, maka dikawatirkan ia akan terjerumus di dalamnya. Sesungguhnya setiap raja itu memiliki daerah terlarang, dan daerah terlarang Allah adalah hal-hal yang terlah diharamkan-Nya."]]]

Hadits Ahmad 17646

قَالَ وَسَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ إِنَّ أَبِي بَشِيرًا وَهَبَ لِي هِبَةً فَقَالَتْ أُمِّي أَشْهِدْ عَلَيْهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذَ بِيَدِي فَانْطَلَقَ بِي حَتَّى أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّ هَذَا الْغُلَامِ سَأَلَتْنِي أَنْ أَهَبَ لَهُ هِبَةً فَوَهَبْتُهَا لَهُ فَقَالَتْ أَشْهِدْ عَلَيْهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَيْتُكَ لِأُشْهِدَكَ فَقَالَ رُوَيْدَكَ أَلَكَ وَلَدٌ غَيْرُهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ كُلُّهُمْ أَعْطَيْتَهُ كَمَا أَعْطَيْتَهُ قَالَ لَا قَالَ فَلَا تُشْهِدْنِي إِذًا إِنِّي لَا أَشْهَدُ عَلَى جَوْرٍ إِنَّ لِبَنِيكَ عَلَيْكَ مِنْ الْحَقِّ أَنْ تَعْدِلَ بَيْنَهُمْ

sesungguhnya aku tak ingin menjadi saksi atas ketidakadilan. Sesungguhnya anak-anakmu punya hak agar kamu bersikap adil terhadap mereka. [HR. Ahmad No.17646].

Hadits Ahmad No.17646 Secara Lengkap

[[[(Amir) berkata; Dan aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Bapakku, Basyir, memberi suatu pemberian kepadaku. Kemudian ibuku berkata, "Persaksikanlah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Maka ayahku meraih tanganku dan membawaku menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian ia berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibu dari anak ini memintaku untuk memberikan kepada anak ini suatu pemberian hingga aku pun memberikan padanya, kemudian ibunya berkata, 'Persaksikanlah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.' karena itulah aku mendatangi tuan untuk mempersaksikannya." Beliau bertanya: "Sebentar, apakah kamu mempunyai anak selainnya?" ia menjawab, "Ya." Beliau bertanya lagi: "Apakah mereka semua juga kamu berikan sebagaimana yang kamu berikan kepada anak ini?" Ia menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Kalau begitu, janganlah kamu minta persaksian padaku, sesungguhnya aku tidak ingin menjadi saksi atas ketidakadilan. Sesungguhnya anak-anakmu punya hak agar kamu bersikap adil terhadap mereka."]]]

Hadits Ahmad 17647

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنَا عَامِرٌ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ يَقُولُ وَأَوْمَأَ بِأُصْبُعِهِ إِلَى أُذُنَيْهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُودِ اللَّهِ وَالْوَاقِعِ فِيهَا أَوْ الْمُدَّهِنِ فِيهَا مَثَلُ قَوْمٍ رَكِبُوا سَفِينَةً فَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا وَأَوْعَرَهَا وَشَرَّهَا وَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَعْلَاهَا فَكَانَ الَّذِينَ فِي أَسْفَلِهَا إِذَا اسْتَقَوْا الْمَاءَ مَرُّوا عَلَى مَنْ فَوْقَهُمْ فَآذَوْهُمْ فَقَالُوا لَوْ خَرَقْنَا فِي نَصِيبِنَا خَرْقًا فَاسْتَقَيْنَا مِنْهُ وَلَمْ نُؤْذِ مَنْ فَوْقَنَا فَإِنْ تَرَكُوهُمْ وَأَمْرَهُمْ هَلَكُوا جَمِيعًا وَإِنْ أَخَذُوا عَلَى أَيْدِيهِمْ نَجَوْا جَمِيعًا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُودِ اللَّهِ فَذَكَرَهُ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا قَالَ سَمِعْتُ عَامِرًا يَقُولُ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُودِ اللَّهِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Perumpamaan orang-orang yg teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah & orang-orang yg terjerumus di dalamnya, seperti sekelompok orang yg berada di atas kapal. Sebagian mendapat tempat di bawah, tempat yg berbahaya & tak mengenakkan, & ada yg memperoleh tempat di atas. Orang-orang yg berada di bawah jika ingin mendapatkan air, maka mereka harus naik ke atas melewati orang-orang yg berada di atas hingga membuat susah. Maka orang-orang yg tinggal di bawah berkata, 'Lebih baik kami melubangi tempat di bagian kami ini, supaya tak mengganggu kawan-kawan di atas'. Maka jika mereka yg berada di atas membiarkan kawan-kawan mereka yg di bawah, pasti mereka semua akan binasa. Namun jika mereka mau mencegahnya, maka mereka akan selamat. Telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Al A'masy dari Asy Sya'bi dari An Nu'man bin Basyir ia berkata, Rasulullah bersabda:
Perumpamaan orang-orang yg teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah…Kemudian ia menyebutkan hadits. Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim Telah menceritakan kepada kami Zakaria ia berkata, aku mendengar Amir berkata, aku mendengar An Nu'man bin Basyir berkata, Rasulullah bersabda:
Perumpamaan orang-orang yg teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah…lalau ia menyebutkan hadits tersebut. [HR. Ahmad No.17647].

Hadits Ahmad No.17647 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Zakaria] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Amir] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah -sambil berisyarat dengan tangannya pada kedua telinganya-, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan orang-orang yang teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah dan orang-orang yang terjerumus di dalamnya, seperti sekelompok orang yang berada di atas kapal. Sebagian mendapat tempat di bawah, tempat yang berbahaya dan tidak mengenakkan, dan ada yang memperoleh tempat di atas. Orang-orang yang berada di bawah jika ingin mendapatkan air, maka mereka harus naik ke atas melewati orang-orang yang berada di atas hingga membuat susah. Maka orang-orang yang tinggal di bawah berkata, 'Lebih baik kami melubangi tempat di bagian kami ini, supaya tidak mengganggu kawan-kawan di atas'. Maka jika mereka yang berada di atas membiarkan kawan-kawan mereka yang di bawah, pasti mereka semua akan binasa. Namun jika mereka mau mencegahnya, maka mereka akan selamat." Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan orang-orang yang teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah…Kemudian ia menyebutkan hadits." Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Zakaria] ia berkata, aku mendengar [Amir] berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan orang-orang yang teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah…lalau ia menyebutkan hadits tersebut."]]]

Hadits Ahmad 17648

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنَا عَامِرٌ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ شَيْءٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

Perumpamaan kaum Mukminin dalam berkasih sayang & persaudaraan mereka adl seperti satu jasad. Jika ada satu bagian yg merasa sakit, maka seluruh jasad akan ikut merasakan sakit dgn bergadang & demam. [HR. Ahmad No.17648].

Hadits Ahmad No.17648 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Zakaria] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Amir] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan kaum Mukminin dalam berkasih sayang dan persaudaraan mereka adalah seperti satu jasad. Jika ada satu bagian yang merasa sakit, maka seluruh jasad akan ikut merasakan sakit dengan bergadang dan demam."]]]

Hadits Ahmad 17649

وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْحَلَالَ بَيِّنٌ وَالْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا مُشْتَبِهَاتٌ لَا يَعْلَمُهَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ فَمَنْ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ اسْتَبْرَأَ فِيهِ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَاقَعَهَا وَاقَعَ الْحَرَامَ كَالرَّاعِي يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى يُوشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ أَلَا وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى وَإِنَّ حِمَى اللَّهِ مَا حَرَّمَ أَلَا وَإِنَّ فِي الْإِنْسَانِ مُضْغَةً إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا قَالَ سَمِعْتُ عَامِرًا يَقُولُ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Yang halal itu jelas & yg haram itu jelas, sedangkan di antara keduanya adl hal-hal syubhat yg tak diketahui banyak orang. Siapa saja yg dapat memelihara dirinya dari perkara-perkara syubhat, berarti dia telah menjaga kehormatan & agamanya, sedangkan siapa yg terjerumus dalam syubhat, berarti dia telah terjerumus dalam perbuatan haram, layaknya seorang penggembala yg mengembala di sekitar daerah terlarang, kemudian dia nyaris masuk ke dalamnya. Sesungguhnya setiap raja itu memiliki daerah terlarang, & sesungguhnya daerah larangan Allah adl hal-hal yg diharamkannya. Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad manusia itu terdapat segumpal daging, jika ia baik maka seluruh jasadnya akan baik pula, jika ia rusak maka seluruh jasadnya pun akan rusak. Ketahuilah, segumpal darah itu adl hati. Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim Telah menceritakan kepada kami Zakaria ia berkata, aku mendengar Amir berkata, aku mendengar An Nu'man bin Basyir berkata, Rasulullah bersabda:
Perumpamaan kaum Mukminin…Mlalu ia menyebutkan hadits tersebut. [HR. Ahmad No.17649].

Hadits Ahmad No.17649 Secara Lengkap

[[[Dan aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, sedangkan di antara keduanya adalah hal-hal syubhat yang tidak diketahui banyak orang. Siapa saja yang dapat memelihara dirinya dari perkara-perkara syubhat, berarti dia telah menjaga kehormatan dan agamanya, sedangkan siapa yang terjerumus dalam syubhat, berarti dia telah terjerumus dalam perbuatan haram, layaknya seorang penggembala yang mengembala di sekitar daerah terlarang, kemudian dia nyaris masuk ke dalamnya. Sesungguhnya setiap raja itu memiliki daerah terlarang, dan sesungguhnya daerah larangan Allah adalah hal-hal yang diharamkannya. Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad manusia itu terdapat segumpal daging, jika ia baik maka seluruh jasadnya akan baik pula, jika ia rusak maka seluruh jasadnya pun akan rusak. Ketahuilah, segumpal darah itu adalah hati." Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Zakaria] ia berkata, aku mendengar [Amir] berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan kaum Mukminin…Lalu ia menyebutkan hadits tersebut."]]]

Hadits Ahmad 17650

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَوِّي بَيْنَ الصُّفُوفِ كَمَا تُسَوَّى الْقِدَاحُ أَوْ الرِّمَاحُ

meluruskan shaf-shaf sebagaimana beliau meluruskan anak panah atau tombak. [HR. Ahmad No.17650].

Hadits Ahmad No.17650 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Simak bin Harb] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meluruskan shaf-shaf sebagaimana beliau meluruskan anak panah atau tombak."]]]

Hadits Ahmad 17651

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَبُو بِشْرٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ أَنَا أَعْلَمُ النَّاسِ أَوْ كَأَعْلَمِ النَّاسِ بِوَقْتِ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْعِشَاءِ كَانَ يُصَلِّيهَا بَعْدَ سُقُوطِ الْقَمَرِ فِي اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ مِنْ أَوَّلِ الشَّهْرِ

melaksanakannya setelah terbenamnya bulan di malam ketiga dari awal bulan. [HR. Ahmad No.17651].

Hadits Ahmad No.17651 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Abu Bisyr] dari [Habib bin Salim] dari [Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Aku adalah orang yang paling tahu kapan waktu shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Shalat isya beliau melaksanakannya setelah terbenamnya bulan di malam ketiga dari awal bulan."]]]

Hadits Ahmad 17652

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا سَيَّارٌ وَأَخْبَرَنَا مُغِيرَةُ وَأَخْبَرَنَا دَاوُدُ عَنِ الشَّعْبِيِّ وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ سَالِمٍ وَمُجَالِدٌ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ نَحَلَنِي أَبِي نُحْلًا قَالَ إِسْمَاعِيلُ بْنُ سَالِمٍ مِنْ بَيْنِ الْقَوْمِ نَحَلَهُ غُلَامًا قَالَ فَقَالَتْ لَهُ أُمِّي عَمْرَةُ بِنْتُ رَوَاحَةَ ائْتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَشْهِدْهُ قَالَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ إِنِّي نَحَلْتُ ابْنِي النُّعْمَانَ نُحْلًا وَإِنَّ عَمْرَةَ سَأَلَتْنِي أَنْ أُشْهِدَكَ عَلَى ذَلِكَ فَقَالَ أَلَكَ وَلَدٌ سِوَاهُ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَكُلَّهُمْ أَعْطَيْتَ مِثْلَ مَا أَعْطَيْتَ النُّعْمَانَ فَقَالَ لَا فَقَالَ بَعْضُ هَؤُلَاءِ الْمُحَدِّثِينَ هَذَا جَوْرٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ هَذَا تَلْجِئَةٌ فَأَشْهِدْ عَلَى هَذَا غَيْرِي وَقَالَ مُغِيرَةُ فِي حَدِيثِهِ أَلَيْسَ يَسُرُّكَ أَنْ يَكُونُوا لَكَ فِي الْبِرِّ وَاللُّطْفِ سَوَاءً قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَشْهِدْ عَلَى هَذَا غَيْرِي وَذَكَرَ مُجَالِدٌ فِي حَدِيثِهِ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْكَ مِنْ الْحَقِّ أَنْ تَعْدِلَ بَيْنَهُمْ كَمَا أَنَّ لَكَ عَلَيْهِمْ مِنْ الْحَقِّ أَنْ يَبَرُّوكَ

Ini kezhaliman. Kemudian sebagian lagi menyebutkan, Ini pemaksaan, mintalah persaksian kepada selainku. Kemudian Mughirah menyebutkan dalam haditsnya; Bukankah akan menyenangkanmu jika bakti & kasing sayang mereka kepadamu sama?
Ia menjawab, Benar. Beliau bersabda:
Mintalah persaksian atas perkara ini kepada selainku. Mujalid menyebutkan dalam haditsnya; Sesungguhnya mereka memiliki hak atasmu untuk berlaku adil, sebagaimana kamu memiliki hak atas mereka untuk berbakti. [HR. Ahmad No.17652].

Hadits Ahmad No.17652 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Sayyar] dan telah mengabarkan kepada kami [Mughirah], dan telah mengabarkan kepada kami [Dawud] dari [Asy Sya'bi] dan [Isma'il bin Salim] dan [Mujalid] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Bapakku memberiku suatu pemberian -Isma'il bin Salim berkata, "Salah seorang dari kaum memberikan hibah kepada seorang anak kecil-, lalu ibuku, Amrah binti Rawahah, berkata kepada bapakku, "Temuilah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan persaksikanlah padanya." An Nu'man berkata, "Kemudian bapakku datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menceritakan hal itu seraya berkata, "Aku memberikan pemberian kepada anakku An Nu'man, kemudian Amrah memintaku untuk mempersaksikan atas pemberian itu?" Beliau bertanya: "Apakah kamu mempunyai anak selainnya?" Basyir berkata, "Aku menjawab, "Ya." Beliau bertanya lagi: "Apakah mereka semua kamu beri seperti apa yang kamu berikan kepada An Nu'man?" Ia menjawab, "Tidak." Sebagian ahli hadits menyebutkan, "Ini kezhaliman." Kemudian sebagian lagi menyebutkan, "Ini pemaksaan, mintalah persaksian kepada selainku." Kemudian Mughirah menyebutkan dalam haditsnya; "Bukankah akan menyenangkanmu jika bakti dan kasih sayang mereka kepadamu sama?" Ia menjawab, "Benar." Beliau bersabda: "Mintalah persaksian atas perkara ini kepada selainku." Mujalid menyebutkan dalam haditsnya; "Sesungguhnya mereka memiliki hak atasmu untuk berlaku adil, sebagaimana kamu memiliki hak atas mereka untuk berbakti."]]]

Hadits Ahmad 17653

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُودِ اللَّهِ تَعَالَى وَالرَّاتِعِ فِيهَا وَالْمُدَّهِنِ فِيهَا مَثَلُ قَوْمٍ اسْتَهَمُوا عَلَى سَفِينَةٍ فَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَعْلَاهَا وَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا وَأَوْعَرَهَا وَإِذَا الَّذِينَ أَسْفَلَهَا إِذَا اسْتَقَوْا مِنْ الْمَاءِ مَرُّوا عَلَى أَصْحَابِهِمْ فَآذَوْهُمْ فَقَالُوا لَوْ أَنَّا خَرَقْنَا فِي نَصِيبِنَا خَرْقًا فَاسْتَقَيْنَا مِنْهُ وَلَمْ نَمُرَّ عَلَى أَصْحَابِنَا فَنُؤْذِيَهُمْ فَإِنْ تَرَكُوهُمْ وَمَا أَرَادُوا هَلَكُوا وَإِنْ أَخَذُوا عَلَى أَيْدِيهِمْ نَجَوْا جَمِيعًا

Perumpamaan orang-orang yg teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah & orang-orang yg terjerumus di dalam perkara yg haram, adl seperti sekelompok orang yg membagi tempat di atas perahu. Sebagian dari mereka ada yg mendapat tempat di atas, & sebagian lain ada yg memperoleh tempat di bawah & berbahaya. Jika orang-orang yg berada di bahwa membutuhkan air minum, maka mereka harus naik ke atas melewati sahabat-sahabatnya yg berada di atas hingga membuat mereka susah. Maka mereka orang-orang yg berada di bawah berkata, 'Lebih baik kami melubangi tempat di bagian kita ini, hingga kita tak melewati & mengganggu kawan-kawan di atas.' Maka jika mereka yg berada di atas membiarkan kawan-kawan mereka yg di bawah & apa yg mereka inginkan, pasti mereka semua akan binasa, jika mereka mencegahnya maka semuanya akan selamat. [HR. Ahmad No.17653].

Hadits Ahmad No.17653 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yusuf] Telah menceritakan kepada kami [Zakaria bin Abu Za`idah] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Perumpamaan orang-orang yang teguh dalam menjalankan hukum-hukum Allah dan orang-orang yang terjerumus di dalam perkara yang haram, adalah seperti sekelompok orang yang membagi tempat di atas perahu. Sebagian dari mereka ada yang mendapat tempat di atas, dan sebagian lain ada yang memperoleh tempat di bawah dan berbahaya. Jika orang-orang yang berada di bahwa membutuhkan air minum, maka mereka harus naik ke atas melewati sahabat-sahabatnya yang berada di atas hingga membuat mereka susah. Maka mereka orang-orang yang berada di bawah berkata, 'Lebih baik kami melubangi tempat di bagian kita ini, hingga kita tidak melewati dan mengganggu kawan-kawan di atas.' Maka jika mereka yang berada di atas membiarkan kawan-kawan mereka yang di bawah dan apa yang mereka inginkan, pasti mereka semua akan binasa, jika mereka mencegahnya maka semuanya akan selamat."]]]

Hadits Ahmad 17654

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ قَالَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

Perumpamaan kaum Mukminin dalam berkasih sayang & persaudaraan mereka adl seperti satu jasad. Jika salah satu anggota badan ada yg merasakan sakit, maka seluruh jasad akan ikut merasakan sakit dgn bergadang & demam. [HR. Ahmad No.17654].

Hadits Ahmad No.17654 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yusuf] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Zakaria] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Perumpamaan kaum Mukminin dalam berkasih sayang dan persaudaraan mereka adalah seperti satu jasad. Jika salah satu anggota badan ada yang merasakan sakit, maka seluruh jasad akan ikut merasakan sakit dengan bergadang dan demam."]]]

Hadits Ahmad 17655

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ الضَّحَّاكَ بْنَ قَيْسٍ سَأَلَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ بِمَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْجُمُعَةِ مَعَ سُورَةِ الْجُمُعَةِ قَالَ هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ

HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH (surat Al Ghasyiyah). [HR. Ahmad No.17655].

Hadits Ahmad No.17655 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] Telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Dlamrah bin Sa'id] dari [Ubaidullah bin Abdullah] bahwa Adl Dlahak bin Qais bertanya kepada [An Nu'man bin Basyir] tentang surat apa yang dibaca Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada hari Jum'at, setelah membaca surat Al Jumu'ah. Ia lalu menjawab, "HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH (surat Al Ghasyiyah)."]]]

Hadits Ahmad 17656

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ وَحُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَخْبَرَاهُ أَنَّهُمَا سَمِعَا النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ نَحَلَنِي أَبِي غُلَامًا فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأُشْهِدَهُ فَقَالَ أَكُلَّ وَلَدِكَ قَدْ نَحَلْتَ قَالَ لَا قَالَ فَارْدُدْهُ

Apakah semua anakmu kamu berikan?
Ia menjawab, Tidak. Beliau bersabda:
Kalau begitu kembalikanlah. [HR. Ahmad No.17656].

Hadits Ahmad No.17656 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] Telah menceritakan kepada kami [Az Zuhri] dari [Muhammad bin Nu'man bin Basyir] dan [Humaid bin Abdurrahman bin Auf] keduanya telah mengabarkan kepadanya, bahwa keduanya mendengar [Nu'man bin Basyir] berkata, "Bapakku memberikan untukku seorang budak, lalu aku mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk minta persaksian kepada beliau. Kemudian beliau bertanya: "Apakah semua anakmu kamu berikan?" Ia menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Kalau begitu kembalikanlah."]]]

Hadits Ahmad 17657

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي الْعِيدَيْنِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ وَإِنْ وَافَقَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قَرَأَهُمَا جَمِيعًا قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَبِيبُ بْنُ سَالِمٍ سَمِعَهُ مِنَ النُّعْمَانِ وَكَانَ كَاتِبَهُ وَسُفْيَانُ يُخْطِئُ فِيهِ يَقُولُ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ وَهُوَ سَمِعَهُ مِنْ النُّعْمَانِ

SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA. dan, HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH. Meskipun bertepatan dgn hari jum'at, maka beliau tetap membaca keduanya. Abu Abdurrahman berkata, Habib bin Salim mendengarnya dari An Nu'man, & ia adl juru tulisnya. Kemudian Sufyan juga salah di dalam haditsnya, ia mengatakan, Habib bin Salim, dari bapaknya, padahal ia mendengarnya dari An Nu'man. [HR. Ahmad No.17657].

Hadits Ahmad No.17657 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibrahim] -yakni Ibnu Muhammad bin Al Muntasyir- dari [Bapaknya] dari [Habib bin Salim] dari [Bapaknya] dari [An Nu'man bin Basyir], bahwa pada shalat dua hari raya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca: "SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA." dan, "HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH." Meskipun bertepatan dengan hari jum'at, maka beliau tetap membaca keduanya." Abu Abdurrahman berkata, " Habib bin Salim mendengarnya dari An Nu'man, dan ia adalah juru tulisnya. Kemudian Sufyan juga salah di dalam haditsnya, ia mengatakan, "Habib bin Salim, dari bapaknya, padahal ia mendengarnya dari An Nu'man."]]]

Hadits Ahmad 17658

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَفِظْتُهُ مِنْ أَبِي فَرْوَةَ أَوَّلًا ثُمَّ مِنْ مُجَالِدٍ سَمِعَهُ مِنَ الشَّعْبِيِّ يَقُولُ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكُنْتُ إِذَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصْغَيْتُ وَتَقَرَّبْتُ وَخَشِيتُ أَنْ لَا أَسْمَعَ أَحَدًا يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ حَلَالٌ بَيِّنٌ وَحَرَامٌ بَيِّنٌ وَشُبُهَاتٌ بَيْنَ ذَلِكَ مَنْ تَرَكَ مَا اشْتَبَهَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ كَانَ لِمَا اسْتَبَانَ لَهُ أَتْرَكَ وَمَنْ اجْتَرَأَ عَلَى مَا شَكَّ فِيهِ أَوْشَكَ أَنْ يُوَاقِعَ الْحَرَامَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى وَإِنَّ حِمَى اللَّهِ فِي الْأَرْضِ مَعَاصِيهِ أَوْ قَالَ مَحَارِمُهُ

Sesunggunya yg halal telah jelas & yg haram telah jelas, di antara keduanya ada perkara syubhat. Barangsiapa meninggalkan perkara yg dikawatirkan mengandung dosa, maka terhadapt perkara yg jelas-jelas dosa akan lebih ditinggalkannya. Sedangkan siapa yg nekat melakukan hal yg syubhat, maka dikawatirkan akan terjerumus dalam perkara haram. Sesungguhnya setiap raja memiliki daerah larangan & daerah larangan di muka bumi adl perbuatan-perbuatan maksiat, -atau beliau bersabda- perkara yg diharamkan-Nya. [HR. Ahmad No.17658].

Hadits Ahmad No.17658 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] ia berkata, pertama aku menghafalnya dari [Abu Farwah] kemudian dari [Mujalid] ia mendengarnya dari [Asy Sya'bi] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda -jika aku mendengarnya mengatakan, 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam', maka aku akan segera mendengar, mendekat dan khawatir kalau tidak akan lagi mendengar seorang yang mengatakan, 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam'- bersabda: "Sesunggunya yang halal telah jelas dan yang haram telah jelas, di antara keduanya ada perkara syubhat. Barangsiapa meninggalkan perkara yang dikawatirkan mengandung dosa, maka terhadapt perkara yang jelas-jelas dosa akan lebih ditinggalkannya. Sedangkan siapa yang nekat melakukan hal yang syubhat, maka dikawatirkan akan terjerumus dalam perkara haram. Sesungguhnya setiap raja memiliki daerah larangan dan daerah larangan di muka bumi adalah perbuatan-perbuatan maksiat, -atau beliau bersabda- perkara yang diharamkan-Nya."]]]

Hadits Ahmad 17659

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقِيمُ الصُّفُوفَ كَمَا تُقَامُ الرِّمَاحُ أَوْ الْقِدَاحُ

meluruskan shaf-shaf sebagaimana beliau meluruskan bidikan tombak atau anak panah. [HR. Ahmad No.17659].

Hadits Ahmad No.17659 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Simak bin Harb] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meluruskan shaf-shaf sebagaimana beliau meluruskan bidikan tombak atau anak panah."]]]

Hadits Ahmad 17660

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ ذَرٍّ عَنْ يُسَيْعٍ الْكِنْدِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الدُّعَاءَ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ { وَقَالَ رَبُّكُمْ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ } قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ يُسَيْعٌ الْكِنْدِيُّ يُسَيْعُ بْنُ مَعْدَانَ

Sesungguhnya do'a itu adl ibadah. Kemudian beliau membaca ayat: '(Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yg menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina)' (Qs. GHaafir: 60). Abu Abdurrahman Yusai' Al Kindi adl Yusai' bin Ma'dan. [HR. Ahmad No.17660].

Hadits Ahmad No.17660 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Dzar] dari [Yusai' Al Kindi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya do'a itu adalah ibadah." Kemudian beliau membaca ayat: '(Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina) ' (Qs. GHaafir: 60). Abu Abdurrahman Yusai' Al Kindi adalah Yusai' bin Ma'dan."]]]

Hadits Ahmad 17661

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ فَرُبَّمَا اجْتَمَعَ الْعِيدُ وَالْجُمُعَةُ فَقَرَأَ بِهَاتَيْنِ السُّورَتَيْنِ

SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA. dan, HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH. Dan jika hari raya bertepatan dgn hari jum'at, maka beliau tetap membaca kedua surat ini. [HR. Ahmad No.17661].

Hadits Ahmad No.17661 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Ibrahim] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa dalam shalat jum'at beliau membaca: "SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA." dan, "HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH." Dan jika hari raya bertepatan dengan hari jum'at, maka beliau tetap membaca kedua surat ini."]]]

Hadits Ahmad 17662

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي عِيسَى مُوسَى الصَّغِيرِ قَالَ حَدَّثَنِي عَوْنُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَوْ عَنْ أَخِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ مِنْ جَلَالِ اللَّهِ وَتَسْبِيحِهِ وَتَحْمِيدِهِ وَتَهْلِيلِهِ تَتَعَطَّفُ حَوْلَ الْعَرْشِ لَهُنَّ دَوِيٌّ كَدَوِيِّ النَّحْلِ يُذَكِّرُونَ بِصَاحِبِهِنَّ أَفَلَا يُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ لَا يَزَالَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ شَيْءٌ يُذَكِّرُ بِهِ

Orang-orang yg mengingat akan kebesaran Allah dgn tasbih, tahmid, takbir & tahlil, maka semua itu akan senantiasa condong ke Arsy & mengeluarkan suara yg saling sambung-menyambung sebagaimana bunyi dahan pohon kurma. Mereka akan selalu menyebut-nyebut pemiliknya (orang yg mengucapkannya). Tidakkah salah seorang dari kalian suka, jika di sisi Allah ia memiliki sesuatu yg akan senantiasa menyebut-nyebutnya di hadapan-Nya. [HR. Ahmad No.17662].

Hadits Ahmad No.17662 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Abu Isa Musa Ash Shaghir] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Aun bin Abdullah] dari [Bapaknya], atau dari [saudaranya] dari [An Nu'man bin Basyir] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Orang-orang yang mengingat akan kebesaran Allah dengan tasbih, tahmid, takbir dan tahlil, maka semua itu akan senantiasa condong ke Arsy dan mengeluarkan suara yang saling sambung-menyambung sebagaimana bunyi dahan pohon kurma. Mereka akan selalu menyebut-nyebut pemiliknya (orang yang mengucapkannya). Tidakkah salah seorang dari kalian suka, jika di sisi Allah ia memiliki sesuatu yang akan senantiasa menyebut-nyebutnya di hadapan-Nya."]]]

Hadits Ahmad 17663

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ سَالِمَ بْنَ أَبِي الْجَعْدِ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ

Kalian meluruskan shaf, atau Allah benar-benar akan menjadikan kalian saling bermusuhan antara satu dgn yg lainnya. [HR. Ahmad No.17663].

Hadits Ahmad No.17663 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Amru bin Murrah] ia berkata, aku mendengar [Salim bin Abul Ja'd] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Kalian meluruskan shaf, atau Allah benar-benar akan menjadikan kalian saling bermusuhan antara satu dengan yang lainnya."]]]

Hadits Ahmad 17664

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ يُجْعَلُ فِي أَخْمَصِ قَدَمَيْهِ نَعْلَانِ مِنْ نَارٍ يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ

Sesungguhnya penghuni neraka yg paling ringan siksaannya kelak pada hari kiamat adl seorang laki-laki yg kedua kakinya diberi sandal dari api neraka, lalu otaknya menjadi mendidih karenanya. [HR. Ahmad No.17664].

Hadits Ahmad No.17664 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah, dan ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksaannya kelak pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang kedua kakinya diberi sandal dari api neraka, lalu otaknya menjadi mendidih karenanya."]]]

Hadits Ahmad 17665

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ ذَرٍّ عَنْ يُسَيْعٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ { ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ }

Do'a adl ibadah. Kemudian beliau membaca ayat: '(Berdo'alah kalian kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan untuk kalian…)' (Qs. Ghaafir: 60). [HR. Ahmad No.17665].

Hadits Ahmad No.17665 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Dzar] dari [Yusai'] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Do'a adalah ibadah." Kemudian beliau membaca ayat: '(Berdo'alah kalian kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan untuk kalian…) ' (Qs. Ghaafir: 60).]]]

Hadits Ahmad 17666

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي كُسُوفِ الشَّمْسِ نَحْوًا مِنْ صَلَاتِكُمْ يَرْكَعُ وَيَسْجُدُ

shalat saat terjadinya gerhana matahari sebagaimana shalat kalian, beliau rukuk & sujud. [HR. Ahmad No.17666].

Hadits Ahmad No.17666 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ashim Al Ahwal] dari [Abu Qilabah] dari [An Nu'man bin Basyir], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat saat terjadinya gerhana matahari sebagaimana shalat kalian, beliau rukuk dan sujud."]]]

Hadits Ahmad 17667

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُونَ كَرَجُلٍ وَاحِدٍ إِنْ اشْتَكَى رَأْسُهُ اشْتَكَى كُلُّهُ وَإِنْ اشْتَكَى عَيْنُهُ اشْتَكَى كُلُّهُ

Orang mukmin itu seperti jasad yg satu. Jika kepalanya sakit, maka semua anggota tubuhnya turut merasakan. Dan jika matanya sakit, niscaya seluruhnya akan merasakan (sakitnya). [HR. Ahmad No.17667].

Hadits Ahmad No.17667 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Khaitsamah] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang mukmin itu seperti jasad yang satu. Jika kepalanya sakit, maka semua anggota tubuhnya turut merasakan. Dan jika matanya sakit, niscaya seluruhnya akan merasakan (sakitnya)."]]]

Hadits Ahmad 17668

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْعِيزَارِ بْنِ حُرَيْثٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ جَاءَ أَبُو بَكْرٍ يَسْتَأْذِنُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعَ عَائِشَةَ وَهِيَ رَافِعَةٌ صَوْتَهَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَذِنَ لَهُ فَدَخَلَ فَقَالَ يَا ابْنَةَ أُمِّ رُومَانَ وَتَنَاوَلَهَا أَتَرْفَعِينَ صَوْتَكِ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَحَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا قَالَ فَلَمَّا خَرَجَ أَبُو بَكْرٍ جَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَهَا يَتَرَضَّاهَا أَلَا تَرَيْنَ أَنِّي قَدْ حُلْتُ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَكِ قَالَ ثُمَّ جَاءَ أَبُو بَكْرٍ فَاسْتَأْذَنَ عَلَيْهِ فَوَجَدَهُ يُضَاحِكُهَا قَالَ فَأَذِنَ لَهُ فَدَخَلَ فَقَالَ لَهُ أَبُو بَكْرٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَشْرِكَانِي فِي سِلْمِكُمَا كَمَا أَشْرَكْتُمَانِي فِي حَرْبِكُمَا

Tidakkah kamu melihat, bahwa aku telah menghalangi antara seorang laki-laki & kamu?
An Nu'man berkata, Kemudian Abu Bakar datang lagi & meminta izin (untuk masuk), & ternyata ia mendapati beliau tertawa bersama Aisyah. Beliau lalu mengizinkannya & Abu Bakar pun masuk, Abu Bakar lalu berkata, Wahai Rasulullah, ikutkanlah aku dalam ketenteraman & kedamaian kalian berdua, sebagaimana kalian telah menyertakanku dalam percekcokan kalian. [HR. Ahmad No.17668].

Hadits Ahmad No.17668 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Izar bin Huraits] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Abu Bakar datang minta izin untuk masuk menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Lalu ia mendengar Aisyah mengangkat suaranya di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Saat Beliau memberinya izin, maka ia masuk dan berkata, "Wahai putri Ummu Ruman, -seraya memegangnya- apakah kamu mengangkat suaramu di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" An Nu'man berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu memisahkan antara Abu Bakar dan Aisyah. Ketika Abu Bakar keluar, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada Aiysah meminta keridlaannya: "Tidakkah kamu melihat, bahwa aku telah menghalangi antara seorang laki-laki dan kamu?" An Nu'man berkata, "Kemudian Abu Bakar datang lagi dan meminta izin (untuk masuk), dan ternyata ia mendapati beliau tertawa bersama Aisyah. Beliau lalu mengizinkannya dan Abu Bakar pun masuk, Abu Bakar lalu berkata, "Wahai Rasulullah, ikutkanlah aku dalam ketenteraman dan kedamaian kalian berdua, sebagaimana kalian telah menyertakanku dalam percekcokan kalian."]]]

Hadits Ahmad 17669

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ أَبِي عَازِبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِكُلِّ شَيْءٍ خَطَأٌ إِلَّا السَّيْفَ وَلِكُلِّ خَطَإٍ أَرْشٌ

Setiap sesuatu memiliki kekurangan (aib) kecuali pedang. Dan untuk setiap kekurangan (yang dijumpai pada barang belian) adl Arsy. +Ket; Arsy adl diat yg diambil oleh pembeli dari penjual karena aib yg didapatkannya dalam barang yg telah dibelinya. [HR. Ahmad No.17669].

Hadits Ahmad No.17669 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Jabir] dari [Abu Azib] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap sesuatu memiliki kekurangan (aib) kecuali pedang. Dan untuk setiap kekurangan (yang dijumpai pada barang belian) adalah Arsy."]]]

Hadits Ahmad 17670

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ إِنِّي لَأَعْلَمُ النَّاسِ أَوْ مِنْ أَعْلَمِ النَّاسِ بِوَقْتِ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ كَانَ يُصَلِّيهَا مِقْدَارَ مَا يَغِيبُ الْقَمَرُ لَيْلَةَ ثَالِثَةٍ أَوْ رَابِعَةٍ

Beliau shalat Isya sama persis dgn waktu terbenamnya bulan pada malam ketiga atau keempat. [HR. Ahmad No.17670].

Hadits Ahmad No.17670 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Basyir] dari [Basyir bin Tsabit] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Aku adalah orang yang paling tahu dengan waktu shalat isya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau shalat Isya sama persis dengan waktu terbenamnya bulan pada malam ketiga atau keempat."]]]

Hadits Ahmad 17671

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ وَأَبُو الْعَلَاءِ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ قَالَ رُفِعَ إِلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ رَجُلٌ أَحَلَّتْ لَهُ امْرَأَتُهُ جَارِيَتَهَا فَقَالَ لَأَقْضِيَنَّ فِيهَا بِقَضِيَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَئِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَهُ لَأَجْلِدَنَّهُ مِائَةَ جَلْدَةٍ وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَهُ لَأَرْجُمَنَّهُ قَالَ فَوَجَدَهَا قَدْ أَحَلَّتْهَا لَهُ فَجَلَدَهُ مِائَةً

Aku benar-benar akan putusan sebagaimana putusan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Jika isterinya telah menghalalkan (budak wanita miliknya) untuk sang suami, maka aku akan medera (suaminya) seratus kali. Tetapi jika tak menghalalkannya, maka aku benar-benar akan merajamnya. Lalu ia mendapati bahwa sang isteri telah menghalalkan budak wanitanya untuk sang suami, maka ia pun menderanya dgn seratus kali dera. [HR. Ahmad No.17671].

Hadits Ahmad No.17671 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Sa'id bin Abu Arubah] dan [Abul Ala`] dari [Qatadah] dari [Habib bin Salim] berkata, "Telah dihadapkan suatu perkara kepada [Nu'man bin Basyir], yaitu seorang wanita telah menghalalkan budak wanita miliknya untuk sang suami. Maka An Nu'man berkata, "Aku benar-benar akan putusan sebagaimana putusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Jika isterinya telah menghalalkan (budak wanita miliknya) untuk sang suami, maka aku akan medera (suaminya) seratus kali. Tetapi jika tidak menghalalkannya, maka aku benar-benar akan merajamnya." Lalu ia mendapati bahwa sang isteri telah menghalalkan budak wanitanya untuk sang suami, maka ia pun menderanya dengan seratus kali dera."]]]

Hadits Ahmad 17672

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ يَقُولُ أَنْذَرْتُكُمْ النَّارَ أَنْذَرْتُكُمْ النَّارَ أَنْذَرْتُكُمْ النَّارَ حَتَّى لَوْ أَنَّ رَجُلًا كَانَ بِالسُّوقِ لَسَمِعَهُ مِنْ مَقَامِي هَذَا قَالَ حَتَّى وَقَعَتْ خَمِيصَةٌ كَانَتْ عَلَى عَاتِقِهِ عِنْدَ رِجْلَيْهِ

Aku ingatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka, aku ingatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka, aku ingatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka. Seandainya seseorang berada di pasar, niscaya ia akan mendengarnya dari tempatku ini. Simak berkata, Sehingga khamishah (kain yg ada campuran sutera) yg ada di pundak beliau jatuh ke kakinya. [HR. Ahmad No.17672].

Hadits Ahmad No.17672 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Simak bin Harb] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah seraya berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah, beliau bersabda: "Aku ingatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka, aku ingatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka, aku ingatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka. Seandainya seseorang berada di pasar, niscaya ia akan mendengarnya dari tempatku ini." Simak berkata, "Sehingga khamishah (kain yang ada campuran sutera) yang ada di pundak beliau jatuh ke kakinya."]]]

Hadits Ahmad 17673

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ أَنَّهُ سَمِعَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْذَرْتُكُمْ النَّارَ أَنْذَرْتُكُمْ النَّارَ حَتَّى لَوْ كَانَ رَجُلٌ كَانَ فِي أَقْصَى السُّوقِ سَمِعَهُ وَسَمِعَ أَهْلُ السُّوقِ صَوْتَهُ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ

Aku peringatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka, aku peringatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka' sampai-sampai jika ada orang yg ada di ujung pasar, maka ia & seluruh penghuni pasar akan dapar mendengarnya, sedangkan beliau di atas mimbar. [HR. Ahmad No.17673].

Hadits Ahmad No.17673 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Isra'il] dari [Simak bin Harb] bahwa ia mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Aku peringatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka, aku peringatkan kalian akan (dahsyatnya) neraka' sampai-sampai jika ada orang yang ada di ujung pasar, maka ia dan seluruh penghuni pasar akan dapar mendengarnya, sedangkan beliau di atas mimbar."]]]

Hadits Ahmad 17674

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَوِّينَا فِي الصُّفُوفِ حَتَّى كَأَنَّمَا يُحَاذِي بِنَا الْقِدَاحَ فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يُكَبِّرَ رَأَى رَجُلًا شَاخِصًا صَدْرُهُ فَقَالَ لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ

Kalian meluruskan shaf-shat, atau Allah benar-benar akan menjadikan kalian saling bermusuhan satu dgn yg lainnya. [HR. Ahmad No.17674].

Hadits Ahmad No.17674 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali] dari [Za`idah] dari [Simak] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meluruskan kami dalam shaf-shaf seolah-olah beliau membidik kami dengan anak panah. Saat beliau hendak bertakbir, beliau melihat seorang yang bidang dadanya keluar dari shaf, maka beliau pun bersabda: "Kalian meluruskan shaf-shat, atau Allah benar-benar akan menjadikan kalian saling bermusuhan satu dengan yang lainnya."]]]

Hadits Ahmad 17675

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ الصَّائِمِ نَهَارَهُ وَالْقَائِمِ لَيْلَهُ حَتَّى يَرْجِعَ مَتَى يَرْجِعُ

Perumpamaan seorang mujahid di jalan Allah adl seperti seorang yg berpuasa di siang shalat di malam hari, sehingga Mujahid itu kembali, kapanpun ia kembali. [HR. Ahmad No.17675].

Hadits Ahmad No.17675 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali] dari [Za`idah] dari [Simak] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan seorang mujahid di jalan Allah adalah seperti seorang yang berpuasa di siang shalat di malam hari, sehingga Mujahid itu kembali, kapanpun ia kembali."]]]

Hadits Ahmad 17676

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي نُعَيْمُ بْنُ زِيَادٍ أَبُو طَلْحَةَ الْأَنْمَارِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ عَلَى مِنْبَرِ حِمْصَ قُمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ ثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ الْأَوَّلِ ثُمَّ قُمْنَا مَعَهُ لَيْلَةَ خَمْسٍ وَعِشْرِينَ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ ثُمَّ قَامَ بِنَا لَيْلَةَ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنْ لَا نُدْرِكَ الْفَلَاحَ قَالَ وَكُنَّا نَدْعُو السُّحُورَ الْفَلَاحَ فَأَمَّا نَحْنُ فَنَقُولُ لَيْلَةُ السَّابِعَةِ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَنْتُمْ تَقُولُونَ لَيْلَةُ ثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ السَّابِعَةُ فَمَنْ أَصَوْبُ نَحْنُ أَوْ أَنْتُمْ

Kami pernah shalat bersama Rasulullah pada malam kedua puluh tiga bulan Ramadlan hingga sepertiga malam pertama. Kemudian kami shalat lagi bersama beliau pada malam kedua puluh lima hingga pertengahan malam. Kemudian pada malam kedua puluh tujuh, beliau shalat bersama kami hingga kami menyangka bahwa kami tak akan mendapati waktu (makan) sahur. An Nu'man berkata, Dulu kami menyebut sahur itu Al Falah. Dan kami mengatakan malam ke tujuh dgn malam dua puluh tujuh, sedangkan kalian menyebut malam dua puluh tiga dgn dengan malam ke tujuh. Lalu siapakah yg benar, kami atau kalian? [HR. Ahmad No.17676].

Hadits Ahmad No.17676 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hubab] Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Shalih] telah menceritakan kepadaku [Nu'aim bin Ziyad Abu Thalhah Al Anmari] bahwa ia mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata di atas mimbar Himsh, "Kami pernah shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada malam kedua puluh tiga bulan Ramadlan hingga sepertiga malam pertama. Kemudian kami shalat lagi bersama beliau pada malam kedua puluh lima hingga pertengahan malam. Kemudian pada malam kedua puluh tujuh, beliau shalat bersama kami hingga kami menyangka bahwa kami tidak akan mendapati waktu (makan) sahur." An Nu'man berkata, "Dulu kami menyebut sahur itu Al Falah. Dan kami mengatakan malam ke tujuh dengan malam dua puluh tujuh, sedangkan kalian menyebut malam dua puluh tiga dengan dengan malam ke tujuh. Lalu siapakah yang benar, kami atau kalian?"]]]

Hadits Ahmad 17677

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ مَنَحَ مَنِيحَةً وَرِقًا أَوْ ذَهَبًا أَوْ سَقَى لَبَنًا أَوْ أَهْدَى زِقَاقًا فَهُوَ كَعَدْلِ رَقَبَةٍ

Barangsiapa memberikan suatu pemberian, baik berupa uang atau emas, memberi minum air susu atau menunjuki Ziqaq (jalan kecil), maka ia seperti seorang yg membebaskan seorang budak. [HR. Ahmad No.17677].

Hadits Ahmad No.17677 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hubab] Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Waqid] telah menceritakan kepadaku [Simak bin Harb] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memberikan suatu pemberian, baik berupa uang atau emas, memberi minum air susu atau menunjuki Ziqaq (jalan kecil), maka ia seperti seorang yang membebaskan seorang budak."]]]

Hadits Ahmad 17678

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ صَحِبْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَمِعْنَاهُ يَقُولُ إِنَّ بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ فِتَنًا كَأَنَّهَا قِطَعُ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا ثُمَّ يُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا ثُمَّ يُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ أَقْوَامٌ خَلَاقَهُمْ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا يَسِيرٍ أَوْ بِعَرَضِ الدُّنْيَا قَالَ الْحَسَنُ وَاللَّهِ لَقَدْ رَأَيْنَاهُمْ صُوَرًا وَلَا عُقُولَ أَجْسَامًا وَلَا أَحْلَامَ فَرَاشَ نَارٍ وَذِبَّانَ طَمَعٍ يَغْدُونَ بِدِرْهَمَيْنِ وَيَرُوحُونَ بِدِرْهَمَيْنِ يَبِيعُ أَحَدُهُمْ دَيْنَهُ بِثَمَنِ الْعَنْزِ

Menjelang datangnya hari kiamat, akan terjadi rentetan fitnah bagaikan malam yg gelap gulita. Seseorang di pagi harinya dalam keadaan mukmin, kemudian pada sore harinya telah menjadi kafir. Seorang yg di sore harinya dalam keadaan mukmin, kemudian pada pagi harinya telah menjadi kafir. Mereka adl kaum yg menjual bagian mereka dgn harta benda dunia yg sedikit -atau- dgn harta dunia. Al Hasan berkata, Demi Allah! Sungguh, kami melihat mereka memiliki rupa namun tak memiliki akal, mempunyai jasad namun tak memiliki ketabahan, mereka seperti kupu-kupu lampu & lalat. Di pagi hari mereka bernagkat dgn membawa dua dirham & kembali di waktu sore dgn membawa dua dirham, salah seorang dari mereka menjual agamanya seharga kambing. [HR. Ahmad No.17678].

Hadits Ahmad No.17678 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadlr] Telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Kami pernah menemani Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan kami mendengar beliau bersabda: "Menjelang datangnya hari kiamat, akan terjadi rentetan fitnah bagaikan malam yang gelap gulita. Seseorang di pagi harinya dalam keadaan mukmin, kemudian pada sore harinya telah menjadi kafir. Seorang yang di sore harinya dalam keadaan mukmin, kemudian pada pagi harinya telah menjadi kafir. Mereka adalah kaum yang menjual bagian mereka dengan harta benda dunia yang sedikit -atau- dengan harta dunia." Al Hasan berkata, "Demi Allah! Sungguh, kami melihat mereka memiliki rupa namun tidak memiliki akal, mempunyai jasad namun tidak memiliki ketabahan, mereka seperti kupu-kupu lampu dan lalat. Di pagi hari mereka bernagkat dengan membawa dua dirham dan kembali di waktu sore dengan membawa dua dirham, salah seorang dari mereka menjual agamanya seharga kambing."]]]

Hadits Ahmad 17679

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ جَاءَتْ امْرَأَةٌ إِلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ فَقَالَتْ إِنَّ زَوْجَهَا وَقَعَ عَلَى جَارِيَتِهَا فَقَالَ سَأَقْضِي فِي ذَلِكَ بِقَضَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كُنْتِ أَحْلَلْتِيهَا لَهُ ضَرَبْتُهُ مِائَةَ سَوْطٍ وَإِنْ لَمْ تَكُونِي أَحْلَلْتِيهَا لَهُ رَجَمْتُهُ

Jika kamu telah menghalalkan budakmu itu baginya, maka aku akan mencambuknya seratus kali, namun jika kamu tak menghalalkan budak itu baginya, maka aku akan merajamnya. [HR. Ahmad No.17679].

Hadits Ahmad No.17679 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ashim] dari [Khalid Al Hadzdza`] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Seorang wanita datang menemui Nu'man bin Basyir mengatakan bahwa suaminya telah menggauli budak perempuannya. Maka Nu'man berkata, "Aku akan memberi putusan sebagaimana putusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Jika kamu telah menghalalkan budakmu itu baginya, maka aku akan mencambuknya seratus kali, namun jika kamu tidak menghalalkan budak itu baginya, maka aku akan merajamnya."]]]

Hadits Ahmad 17680

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنِي دَاوُدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنِي حَبِيبُ بْنُ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كُنَّا قُعُودًا فِي الْمَسْجِدِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ بَشِيرٌ رَجُلًا يَكُفُّ حَدِيثَهُ فَجَاءَ أَبُو ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيُّ فَقَالَ يَا بَشِيرُ بْنَ سَعْدٍ أَتَحْفَظُ حَدِيثَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْأُمَرَاءِ فَقَالَ حُذَيْفَةُ أَنَا أَحْفَظُ خُطْبَتَهُ فَجَلَسَ أَبُو ثَعْلَبَةَ فَقَالَ حُذَيْفَةُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ قَالَ حَبِيبٌ فَلَمَّا قَامَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَكَانَ يَزِيدُ بْنُ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ فِي صَحَابَتِهِ فَكَتَبْتُ إِلَيْهِ بِهَذَا الْحَدِيثِ أُذَكِّرُهُ إِيَّاهُ فَقُلْتُ لَهُ إِنِّي أَرْجُو أَنْ يَكُونَ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ يَعْنِي عُمَرَ بَعْدَ الْمُلْكِ الْعَاضِّ وَالْجَبْرِيَّةِ فَأُدْخِلَ كِتَابِي عَلَى عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ فَسُرَّ بِهِ وَأَعْجَبَهُ

Akan berlangsung nubuwwah (kenabian) di tengah-tengah kalian selama kurun waktu tertentu yg Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya. [HR. Ahmad No.17680].

Hadits Ahmad No.17680 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud Ath Thiyalisi] telah menceritakan kepadaku [Dawud bin Ibrahim Al Wasithi] telah menceritakan kepadaku [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Kami pernah duduk-duduk di dalam Masjid bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. kemudian Basyir menahan pembacaan haditsnya. Kemudian datanglah Abu Tsa'labah Al Khusyani dan berkata, "Wahai Basyir bin Sa'd, apakah kamu hafal hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkenaan dengan Umara` (para pemimpin)?" kemudian [Hudzaifah] berkata, "Aku hafal Khutbah beliau." Maka Abu Tsa'labah pun duduk, kemudian Hudzaifah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Akan berlangsung nubuwwah (kenabian) di tengah-tengah kalian selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya (berakhir) bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Kemudian berlangsung kekhilafahan menurut sistim kenabian selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya Kemudian berlangsung kerajaan yang bengis selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya Kemudian berlangsung pemerintahan yang menindas (diktator) selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya Kemudian akan berelangsung kembali kekahalifahan menurut sistim kenabian. Kemudian beliau berhenti”. Habib berkata; “Ketika ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz menjadi khalifah dimana Yazid bin an-Nu’man bin Basyir mendampinginya, aku menulis hadits ini untuknya dan aku mengisahkan hadits ini kepadanya dan aku katakan; “Aku berharap dia, maksudnya ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz menjadi amirul mu’minin setelah kekuasaan kerajaan yang bengis dan pemerintahan dictator” Lalu suratku itu diberikan kepada ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz, maka dia senang dan mengaguminya”.]]]

Hadits Ahmad 17681

حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ كَثِيرٍ الْهَمْدَانِيِّ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ السَّرِيَّ بْنَ إِسْمَاعِيلَ الْكُوفِيَّ حَدَّثَهُ أَنَّ الشَّعْبِيَّ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ الْحِنْطَةِ خَمْرًا وَمِنْ الشَّعِيرِ خَمْرًا وَمِنْ الزَّبِيبِ خَمْرًا وَمِنْ التَّمْرِ خَمْرًا وَمِنْ الْعَسَلِ خَمْرًا وَأَنَا أَنْهَى عَنْ كُلِّ مُسْكِرٍ

Sesungguhnya buah kismis bisa menjadi khamer, gandum bisa menjadi khamer, anggur bisa menjadi khamer, kurma bisa menjadi khamer, & madu bisa menjadi khamer. Dan aku melarang setiap yg memabukkan. [HR. Ahmad No.17681].

Hadits Ahmad No.17681 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yunus] Telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Khalid bin Katsir Al Hamdani] ia menceritakan kepadanya, bahwa [As Sariya bin Isma'il Al Kufi] telah menceritakan kepadanya, bahwa [Asy Sya'bi] telah menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya buah kismis bisa menjadi khamer, gandum bisa menjadi khamer, anggur bisa menjadi khamer, kurma bisa menjadi khamer, dan madu bisa menjadi khamer. Dan aku melarang setiap yang memabukkan."]]]

Hadits Ahmad 17682

حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَبَهْزٌ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ أَظُنُّهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَافَرَ رَجُلٌ بِأَرْضٍ تَنُوفَةٍ قَالَ حَسَنٌ فِي حَدِيثِهِ يَعْنِي فَلَاةً فَقَالَ تَحْتَ شَجَرَةٍ وَمَعَهُ رَاحِلَتُهُ وَعَلَيْهَا سِقَاؤُهُ وَطَعَامُهُ فَاسْتَيْقَظَ فَلَمْ يَرَهَا فَعَلَا شَرَفًا فَلَمْ يَرَهَا ثُمَّ عَلَا شَرَفًا فَلَمْ يَرَهَا ثُمَّ الْتَفَتَ فَإِذَا هُوَ بِهَا تَجُرُّ خِطَامَهَا فَمَا هُوَ بِأَشَدَّ بِهَا فَرَحًا مِنْ اللَّهِ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ إِذَا تَابَ قَالَ بَهْزٌ عَبْدِهِ إِذَا تَابَ إِلَيْهِ قَالَ بَهْزٌ قَالَ حَمَّادٌ أَظُنُّهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Seorang laki-laki mengadakan perjalanan di daerah gurun -Hasan menyebutkan dalam haditsnya 'Falaat (padang sahara)'- lalu ia tidur di bawah pohon beserta kendaraannya yg di atasnya terdapat perbekalan berupa minuman & makanan. Saat terbangun, tiba-tiba ia tak lagi melihat kendaraannya. Kemudian ia mendaki tempat yg lebih tinggi, namun ia tak melihatnya. Kemudian ia mendaki tempat yg lebih tinggi, namun ia tak melihatnya. Setelah itu ia menoleh, & tiba-tiba hewan tunggangannya telah berjalan menuju ke arahnya dgn menyeret tali kekangnya. Dan laki-laki itu tidaklah lebih senang daripada senangnya Allah dgn taubat hamba-Nya, saat ia bertaubat. Bahz menyebutkan, Hamba-Nya, jika bertaubat kepada-Nya. Bahz berkata, Hammad berkata, 'Aku menduganya dari Nabi . [HR. Ahmad No.17682].

Hadits Ahmad No.17682 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan] dan [Bahz] secara makna, keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Simak bin Harb] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata -aku menduganya- dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Seorang laki-laki mengadakan perjalanan di daerah gurun -Hasan menyebutkan dalam haditsnya 'Falaat (padang sahara) '- lalu ia tidur di bawah pohon beserta kendaraannya yang di atasnya terdapat perbekalan berupa minuman dan makanan. Saat terbangun, tiba-tiba ia tidak lagi melihat kendaraannya. Kemudian ia mendaki tempat yang lebih tinggi, namun ia tidak melihatnya. Kemudian ia mendaki tempat yang lebih tinggi, namun ia tidak melihatnya. Setelah itu ia menoleh, dan tiba-tiba hewan tunggangannya telah berjalan menuju ke arahnya dengan menyeret tali kekangnya. Dan laki-laki itu tidaklah lebih senang daripada senangnya Allah dengan taubat hamba-Nya, saat ia bertaubat." Bahz menyebutkan, "Hamba-Nya, jika bertaubat kepada-Nya." Bahz berkata, Hammad berkata, 'Aku menduganya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 17683

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ وَالْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ وَرُبَّمَا اجْتَمَعَا فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ فَقَرَأَ بِهِمَا وَقَدْ قَالَ أَبُو عَوَانَةَ وَرُبَّمَا اجْتَمَعَ عِيدَانِ فِي يَوْمٍ

dalam shalat dua hari raya & shalat jum'at membaca: SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA, dan, HAL ATAAKA HADITSUL GHAASYIYAH. Dan barangkali jika keduanya terjadai dalam satu hari yg sama, maka beliau juga membaca keduanya. Abu Awanah menyebutkan, Dan jika dua hari raya berkumpul dalam hari yg sama. [HR. Ahmad No.17683].

Hadits Ahmad No.17683 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Ibrahim bin Muhammad Al Muntasyir] dari [Bapaknya] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam shalat dua hari raya dan shalat jum'at membaca: "SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA, " dan, "HAL ATAAKA HADITSUL GHAASYIYAH." Dan barangkali jika keduanya terjadai dalam satu hari yang sama, maka beliau juga membaca keduanya." Abu Awanah menyebutkan, "Dan jika dua hari raya berkumpul dalam hari yang sama."]]]

Hadits Ahmad 17684

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا مُجَالِدٌ قَالَ سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ وَكَانَ أَمِيرًا عَلَى الْكُوفَةِ نَحَلَنِي أَبِي غُلَامًا فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأُشْهِدَهُ فَقَالَ أَكُلَّ وَلَدِكَ نَحَلْتَ قَالَ لَا قَالَ فَإِنِّي لَا أَشْهَدُ عَلَى جَوْرٍ

Apakah setiap anakmu kamu berikan?
Ia menjawab: Tidak. Beliau bersabda:
Sesungguhnya aku tak mau menjadi saksi atas kezhaliman & ketidakadilan. [HR. Ahmad No.17684].

Hadits Ahmad No.17684 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Mujalid] ia berkata, aku mendengar [Asy Sya'bi] berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata -saat itu ia gubernur Kufah-, "Bapakku memberiku seorang budak. Kemudian aku (bersama bapakku) mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk mempersaksikannya pada beliau, maka beliau pun bertanya: "Apakah setiap anakmu kamu berikan?" Ia menjawab: "Tidak." Beliau bersabda: "Sesungguhnya aku tidak mau menjadi saksi atas kezhaliman dan ketidakadilan."]]]

Hadits Ahmad 17685

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُجَالِدٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ سَمِعَهُ مِنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَثَلُ الْمُدَّهِنِ وَالْوَاقِعِ فِي حُدُودِ اللَّهِ قَالَ سُفْيَانُ مَرَّةً الْقَائِمِ فِي حُدُودِ اللَّهِ مَثَلُ ثَلَاثَةٍ رَكِبُوا فِي سَفِينَةٍ فَصَارَ لِأَحَدِهِمْ أَسْفَلُهَا وَأَوْعَرُهَا وَشَرُّهَا فَكَانَ يَخْتَلِفُ وَثَقُلَ عَلَيْهِ كُلَّمَا مَرَّ فَقَالَ أَخْرِقُ خَرْقًا يَكُونُ أَهْوَنَ عَلَيَّ وَلَا يَكُونُ مُخْتَلَفِي عَلَيْهِمْ فَقَالَ بَعْضُهُمْ إِنَّمَا يَخْرِقُ فِي نَصِيبِهِ وَقَالَ آخَرُونَ لَا فَإِنْ أَخَذُوا عَلَى يَدَيْهِ نَجَا وَنَجَوْا وَإِنْ تَرَكُوهُ هَلَكَ وَهَلَكُوا

Perumpamaan orang yg diam (dari mencegah kemungkaran) & mereka yg melanggar hukum-hukum Allah -sekali waktu Sufyan menyebutkan- orang yg menegakkan hudud Allah, seperti tiga orang yg berlayar di atas perahu. Maka satu dari mereka berada di bawah, tempat yg paling berbahaya & juga tempat yg paling buruk. Kemudian ia pun berselisih & merasa berat setiap kali melewati orang yg di atasnya. Maka ia pun berkata, 'Sekiranya aku membuat satu lubang, maka akan mempermudah aku & tak akan membuat mereka susah.' Kemudian sebagian mereka berkata, '(Biarkan saja) dia hanya melubangi bagiannya.' Kemudian yg lain berkata, 'Tidak.' Jika mereka mencegahnya maka ia akan selamat, & semuanya pun ikut selamat. Namun jika mereka membiarkannya, niscaya ia akan binasa & semuanya pun akan binasa. [HR. Ahmad No.17685].

Hadits Ahmad No.17685 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Mujalid] dari [Asy Sya'bi] ia mendengarnya dari [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan orang yang diam (dari mencegah kemungkaran) dan mereka yang melanggar hukum-hukum Allah -sekali waktu Sufyan menyebutkan- orang yang menegakkan hudud Allah, seperti tiga orang yang berlayar di atas perahu. Maka satu dari mereka berada di bawah, tempat yang paling berbahaya dan juga tempat yang paling buruk. Kemudian ia pun berselisih dan merasa berat setiap kali melewati orang yang di atasnya. Maka ia pun berkata, 'Sekiranya aku membuat satu lubang, maka akan mempermudah aku dan tidak akan membuat mereka susah.' Kemudian sebagian mereka berkata, '(Biarkan saja) dia hanya melubangi bagiannya.' Kemudian yang lain berkata, 'Tidak.' Jika mereka mencegahnya maka ia akan selamat, dan semuanya pun ikut selamat. Namun jika mereka membiarkannya, niscaya ia akan binasa dan semuanya pun akan binasa."]]]

Hadits Ahmad 17686

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُجَالِدٍ حَدَّثَنَا الشَّعْبِيُّ سَمِعَهُ مِنَ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكُنْتُ إِذَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ظَنَنْتُ أَنْ لَا أَسْمَعَ أَحَدًا عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ فِي الْإِنْسَانِ مُضْغَةً إِذَا سَلِمَتْ وَصَحَّتْ سَلِمَ سَائِرُ الْجَسَدِ وَصَحَّ وَإِذَا سَقِمَتْ سَقِمَ سَائِرُ الْجَسَدِ وَفَسَدَ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

Sesungguhnya dalam jasad manusia terdapat segumpal darah, jika ia baik & sehat maka seluruh jasad akan akan baik & sehat. Namun jika ia sakit, maka seluruh jasad pun akan ikut sakit & rusak. Ketahuilah, bahwa segumpal darah itu adl hati. [HR. Ahmad No.17686].

Hadits Ahmad No.17686 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Mujalid] Telah menceritakan kepada kami [Asy Sya'bi] ia mendengarnya dari [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan jika aku mendengarnya berkata, 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka aku mengira bahwa aku tidak akan bisa mendengar lagi orang yang berada di atas mimbar mengatakan 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam'. Beliau bersabda: "Sesungguhnya dalam jasad manusia terdapat segumpal darah, jika ia baik dan sehat maka seluruh jasad akan akan baik dan sehat. Namun jika ia sakit, maka seluruh jasad pun akan ikut sakit dan rusak. Ketahuilah, bahwa segumpal darah itu adalah hati."]]]

Hadits Ahmad 17687

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يَقُولُ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ وَهُوَ يَخْطُبُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَرَجُلٌ يُوضَعُ فِي أَخْمَصِ قَدَمَيْهِ جَمْرَتَانِ يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ

Sesungguhnya penghuni neraka yg paling ringan siksaannya kelak pada hari kiamat adl seorang laki-laki yg diletakkan di bawah kedua telapak kakinya sepasang bara api, kemudian otak kepalanya mendidih karenanya. [HR. Ahmad No.17687].

Hadits Ahmad No.17687 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, aku mendengar [Abu Ishaq] berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah, ia mengatakan, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksaannya kelak pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang diletakkan di bawah kedua telapak kakinya sepasang bara api, kemudian otak kepalanya mendidih karenanya."]]]

Hadits Ahmad 17688

حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنِ الْأَشْعَثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجَرْمِيِّ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بِأَلْفَيْ عَامٍ فَأَنْزَلَ مِنْهُ آيَتَيْنِ فَخَتَمَ بِهِمَا سُورَةَ الْبَقَرَةِ وَلَا يُقْرَأَانِ فِي دَارٍ ثَلَاثَ لَيَالٍ فَيَقْرَبَهَا الشَّيْطَانُ قَالَ عَفَّانُ فَلَا تُقْرَبَنَّ

Sesungguhnya Allah telah menulis kitab dua ribu tahun sebelum menciptakan langit & bumi. Kemudian Dia menurunkan dua ayat darinya & menjadikan kedua ayat tersebut sebagai pebutup dari surat Al Baqarah. Maka tidaklah dua ayat itu dibaca di dalam rumah selama tiga malam kemudian setan berani mendekatinya. Affan berkata, Maka (rumah itu) tak akan didekati (setan). [HR. Ahmad No.17688].

Hadits Ahmad No.17688 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Rauh] dan [Affan] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Asy'ats bin Abdurrahman Al Jarmi] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Asy'ats Ash Shan'ani] dari [An Nu'man bin Basyir], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah telah menulis kitab dua ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi. Kemudian Dia menurunkan dua ayat darinya dan menjadikan kedua ayat tersebut sebagai pebutup dari surat Al Baqarah. Maka tidaklah dua ayat itu dibaca di dalam rumah selama tiga malam kemudian setan berani mendekatinya." Affan berkata, "Maka (rumah itu) tidak akan didekati (setan)."]]]

Hadits Ahmad 17689

حَدَّثَنَا عَفَّانُ وَسُرَيْجٌ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُ النَّاسِ بِوَقْتِ هَذِهِ الصَّلَاةِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّيهَا لِسُقُوطِ الْقَمَرِ لِثَالِثَةٍ

menunaikannya sama persis saat terbenamnya bulan pada malam ketiga. [HR. Ahmad No.17689].

Hadits Ahmad No.17689 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] dan [Suraij] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Abu Bisyr] dari [Basyir bin Tsabit] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Demi Allah, aku orang yang paling tahu mengenai waktu shalat ini, yakni shalat Isya` yang akhir, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menunaikannya sama persis saat terbenamnya bulan pada malam ketiga."]]]

Hadits Ahmad 17690

حَدَّثَنَا يُونُسُ وَسُرَيْجٌ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ سُرَيْجٌ فِي حَدِيثِهِ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ كَمَثَلِ الْجَسَدِ إِذَا أَلِمَ بَعْضُهُ تَدَاعَى سَائِرُهُ

Kaum Mukminin laksana jasad yg satu, jika sebagian anggotanya sakit maka seluruhnya akan merasakan sakit. [HR. Ahmad No.17690].

Hadits Ahmad No.17690 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Suraij] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Simak bin Harb] dari [An Nu'man bin Basyir] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -Suraij menyebutkan dalam haditsnya, 'Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam- bersabda: "Kaum Mukminin laksana jasad yang satu, jika sebagian anggotanya sakit maka seluruhnya akan merasakan sakit."]]]

Hadits Ahmad 17691

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ الْكَرِيمِ بْنِ مَعْقِلِ بْنِ مُنَبِّهٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ الصَّمَدِ يَعْنِي ابْنَ مَعْقِلٍ قَالَ سَمِعْتُ وَهْبًا يَقُولُ حَدَّثَنِي النُّعْمَانُ بْنُ بَشِيرٍ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُ الرَّقِيمَ فَقَالَ إِنَّ ثَلَاثَةً كَانُوا فِي كَهْفٍ فَوَقَعَ الْجَبَلُ عَلَى بَابِ الْكَهْفِ فَأُوصِدَ عَلَيْهِمْ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ تَذَاكَرُوا أَيُّكُمْ عَمِلَ حَسَنَةً لَعَلَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ بِرَحْمَتِهِ يَرْحَمُنَا فَقَالَ رَجُلٌ مِنْهُمْ قَدْ عَمِلْتُ حَسَنَةً مَرَّةً كَانَ لِي أُجَرَاءُ يَعْمَلُونَ فَجَاءَنِي عُمَّالٌ لِي فَاسْتَأْجَرْتُ كُلَّ رَجُلٍ مِنْهُمْ بِأَجْرٍ مَعْلُومٍ فَجَاءَنِي رَجُلٌ ذَاتَ يَوْمٍ وَسَطَ النَّهَارِ فَاسْتَأْجَرْتُهُ بِشَطْرِ أَصْحَابِهِ فَعَمِلَ فِي بَقِيَّةِ نَهَارِهِ كَمَا عَمِلَ كُلُّ رَجُلٍ مِنْهُمْ فِي نَهَارِهِ كُلِّهِ فَرَأَيْتُ عَلَيَّ فِي الزِّمَامِ أَنْ لَا أُنْقِصَهُ مِمَّا اسْتَأْجَرْتُ بِهِ أَصْحَابَهُ لِمَا جَهِدَ فِي عَمَلِهِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْهُمْ أَتُعْطِي هَذَا مِثْلَ مَا أَعْطَيْتَنِي وَلَمْ يَعْمَلْ إِلَّا نِصْفَ نَهَارٍ فَقُلْتُ يَا عَبْدَ اللَّهِ لَمْ أَبْخَسْكَ شَيْئًا مِنْ شَرْطِكَ وَإِنَّمَا هُوَ مَالِي أَحْكُمُ فِيهِ مَا شِئْتُ قَالَ فَغَضِبَ وَذَهَبَ وَتَرَكَ أَجْرَهُ قَالَ فَوَضَعْتُ حَقَّهُ فِي جَانِبٍ مِنْ الْبَيْتِ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ مَرَّتْ بِي بَعْدَ ذَلِكَ بَقَرٌ فَاشْتَرَيْتُ بِهِ فَصِيلَةً مِنْ الْبَقَرِ فَبَلَغَتْ مَا شَاءَ اللَّهُ فَمَرَّ بِي بَعْدَ حِينٍ شَيْخًا ضَعِيفًا لَا أَعْرِفُهُ فَقَالَ إِنَّ لِي عِنْدَكَ حَقًّا فَذَكَّرَنِيهِ حَتَّى عَرَفْتُهُ فَقُلْتُ إِيَّاكَ أَبْغِي هَذَا حَقُّكَ فَعَرَضْتُهَا عَلَيْهِ جَمِيعَهَا فَقَالَ يَا عَبْدَ اللَّهِ لَا تَسْخَرْ بِي إِنْ لَمْ تَصَدَّقْ عَلَيَّ فَأَعْطِنِي حَقِّي قَالَ وَاللَّهِ لَا أَسْخَرُ بِكَ إِنَّهَا لَحَقُّكَ مَا لِي مِنْهَا شَيْءٌ فَدَفَعْتُهَا إِلَيْهِ جَمِيعًا اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ فَعَلْتُ ذَلِكَ لِوَجْهِكَ فَافْرُجْ عَنَّا قَالَ فَانْصَدَعَ الْجَبَلُ حَتَّى رَأَوْا مِنْهُ وَأَبْصَرُوا قَالَ الْآخَرُ قَدْ عَمِلْتُ حَسَنَةً مَرَّةً كَانَ لِي فَضْلٌ فَأَصَابَتْ النَّاسَ شِدَّةٌ فَجَاءَتْنِي امْرَأَةٌ تَطْلُبُ مِنِّي مَعْرُوفًا قَالَ فَقُلْتُ وَاللَّهِ مَا هُوَ دُونَ نَفْسِكِ فَأَبَتْ عَلَيَّ فَذَهَبَتْ ثُمَّ رَجَعَتْ فَذَكَّرَتْنِي بِاللَّهِ فَأَبَيْتُ عَلَيْهَا وَقُلْتُ لَا وَاللَّهِ مَا هُوَ دُونَ نَفْسِكِ فَأَبَتْ عَلَيَّ وَذَهَبَتْ فَذَكَرَتْ لِزَوْجِهَا فَقَالَ لَهَا أَعْطِيهِ نَفْسَكِ وَأَغْنِي عِيَالَكِ فَرَجَعَتْ إِلَيَّ فَنَاشَدَتْنِي بِاللَّهِ فَأَبَيْتُ عَلَيْهَا وَقُلْتُ وَاللَّهِ مَا هُوَ دُونَ نَفْسِكِ فَلَمَّا رَأَتْ ذَلِكَ أَسْلَمَتْ إِلَيَّ نَفْسَهَا فَلَمَّا تَكَشَّفْتُهَا وَهَمَمْتُ بِهَا ارْتَعَدَتْ مِنْ تَحْتِي فَقُلْتُ لَهَا مَا شَأْنُكِ قَالَتْ أَخَافُ اللَّهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ قُلْتُ لَهَا خِفْتِيهِ فِي الشِّدَّةِ وَلَمْ أَخَفْهُ فِي الرَّجَاءِ فَتَرَكْتُهَا وَأَعْطَيْتُهَا مَا يَحِقُّ عَلَيَّ بِمَا تَكَشَّفْتُهَا اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ فَعَلْتُ ذَلِكَ لِوَجْهِكَ فَافْرُجْ عَنَّا قَالَ فَانْصَدَعَ حَتَّى عَرَفُوا وَتَبَيَّنَ لَهُمْ قَالَ الْآخَرُ عَمِلْتُ حَسَنَةً مَرَّةً كَانَ لِي أَبَوَانِ شَيْخَانِ كَبِيرَانِ وَكَانَتْ لِي غَنَمٌ فَكُنْتُ أُطْعِمُ أَبَوَيَّ وَأَسْقِيهِمَا ثُمَّ رَجَعْتُ إِلَى غَنَمِي قَالَ فَأَصَابَنِي يَوْمًا غَيْثٌ حَبَسَنِي فَلَمْ أَبْرَحْ حَتَّى أَمْسَيْتُ فَأَتَيْتُ أَهْلِي وَأَخَذْتُ مِحْلَبِي فَحَلَبْتُ وَغَنَمِي قَائِمَةٌ فَمَضَيْتُ إِلَى أَبَوَيَّ فَوَجَدْتُهُمَا قَدْ نَامَا فَشَقَّ عَلَيَّ أَنْ أُوقِظَهُمَا وَشَقَّ عَلَيَّ أَنْ أَتْرُكَ غَنَمِي فَمَا بَرِحْتُ جَالِسًا وَمِحْلَبِي عَلَى يَدِي حَتَّى أَيْقَظَهُمَا الصُّبْحُ فَسَقَيْتُهُمَا اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ فَعَلْتُ ذَلِكَ لِوَجْهِكَ فَافْرُجْ عَنَّا قَالَ النُّعْمَانُ لَكَأَنِّي أَسْمَعُ هَذِهِ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْجَبَلُ طَاقْ فَفَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُمْ فَخَرَجُوا

Sesungguhnya ada tiga orang berada di dalam gua. Kemudian jatuhlah batu besar di depan pintu gua itu hingga mengurung mereka. Maka berkatalah seorang dari mereka, 'Ingat-ingatlah, siapa di antara kalian yg pernah melaksanakan amal shalih, semoga Allah dgn rahmat-Nya merahmati kita semua.' Kemudian seorang laki-laki dari mereka berkata, 'Aku pernah sekali berbuat kebaikan. Aku memiliki beberapa orang pekerja, saat mereka datang kepadaku, maka aku memperkerjakan setiap dari mereka dgn upah yg telah ditentukan. Suatu hari datanglah kepada seorang laki-laki dipertengahan waktu siang, maka aku pun mempekerjakannya dgn setengah gaji dari teman-temannya, lalu ia pun bekerja setengah hari yg tersisa sebagaimana setiap orang dari teman-temannya yg bekerja sepanjang harinya. Maka aku pun merasa tenang untuk tak mengurangi gajinya dari gaji teman-temannya karena kesungguhannya dalam bekerja. Kemudian seorang laki-laki dari mereka bertanya; 'Apakah kamu memberikan gaji kepada orang ini, seperti gaji yg kamu berikan padaku, padahal ia tak bekerja kecuali setengah hari?' Maka aku pun menjawab, 'Wahai hamba Allah, aku tak mengurangi dari gajimu sedikitpun, sesungguhnya itu adl hartaku, karena itu aku dapat menentukannya sesukaku.' Maka laki-laki itu pun marah & meninggalkan gajinya. Kemudian aku pun meletakkan haknya di samping rumahku sekehendak Allah (lamanya). Setelah itu, lewatlah beberapa ekor sapi di depanku, maka aku pun membeli anak sapi dgn gaji (laki-laki tadi), hingga ia pun berkembang biak dgn kehendak Allah. Kemudian berlalulah waktu yg panjang hingga suatu saat lewatlah seorang laki-laki tua hadapanku hingga aku tak lagi mengenalinya, laki-laki itu berkata, 'Sesungguhnya aku masih memiliki hak atasmu.' Laki-laki itu lantas mengingatkan aku siapa dirinya hingga aku mengenalinya, maka aku pun berkata, 'Aku tak akan berbuat lalim padamu, ini adl hakmu.' Lalu aku memberikan semua harta itu padanya. Laki-laki itu lalu berkata, 'Wahai Abdullah, janganlah kamu mencemoohku, jika kamu tak ingin bersedekah padaku maka berikanlah hakku. Laki-laki (shalih) itu berkata, Demi Allah, aku tak mencemoohmu. Sesungguhnya harta itu adl hakmu, aku tak berhak sedikitpun darinya.' Maka aku menyerahkan semua itu harta itu kepadanya. Ya Allah, jika memang aku melakukan hal itu karena mengharap wajah-Mu, bukankan jalan untuk kami.' Maka batu besar itu pun bergeser sedikit, & mereka dapat melihat keluar. Kemudian yg lain lagi berkata, 'Aku juga pernah sekali berbuat kebaikan. Waktu itu aku memiliki kelebihan harta, lalu manusia ditimpa kesempitan hidup. Kemudian datanglah seorang wanita meminta kemurahan padaku, & aku berkata, 'Tidak, demi Allah! Aku tak akan memberimu, kecuali jika kamu mau menyerahkan kehormatanmu.' Namun ia enggan & pergi kemudian kembali lagi serta mengingatkanku akan Allah. Dan aku berkata, 'Tidak demi Allah! Aku tak akan memberimu, kecuali jika kamu mau menyerahkan kehormatanmu.' Ia menolak lagi & pergi seraya menuturkan hal itu kepada suaminya. Suaminya kemudian berkata padanya, 'Serahkanlah dirimu, & berikanlah kecukupan pada anak-anakmu.' Maka wanita itu datang kepadaku seraya bersumpah kepada Allah atasku, namun aku tetap menolaknya seraya berkata padanya, 'Demi Allah, aku tak akan memberimu, kecuali kamu mau menyerahkan kehormatanmu.' Ketika ia melihat kondisi seperti itu, maka ia pun menyerahkan dirinya padaku. Saat aku membuka pakaian ingin menggaulinya, tiba-tiba ia bergetar di bawah tubuhku. Maka aku pun bertanya, 'Ada apa dengnanmu?' ia menjawab, 'Aku takut kepada Allah Rabbul 'Alamin.' Aku berkata padanya, 'Kamu takut kepada-Nya dalam kesempitan, akan tetapi aku tak takut kepada-Nya dalam kelapangan.' Maka aku pun meninggalkan wanita itu, & memberikan haknya lantaran aku telah menyingkap pakaiannya. Ya Allah, jika hal itu aku lakukan karena mengharap wajah-Mu, maka bukakanlah jalan untuk kami.' Kemudian batu itu pun bergeser sedikit hingga nampak lebih terang. Yang lain lagi berkata, 'Aku juga pernah sekali beramal shalih. Aku mempunyai kedua orang tua yg telah lanjut usia. Aku juga mempunyai kambing, aku biasa memberikan makan & minum kepada mereka berdua, baru setelah itu aku kembali mengurusi ternak kambingku. Suatau hari aku kehujanan sehingga aku tak bisa pergi hingga sore hari. Kemudian aku mendatangi keluargaku, lalu mengambil bejana (untuk perasan susu) & memeras susu kambingku yg sedang berdiri. Setelah itu, aku pergi menemui kedua orang tuaku, namun aku mendapati keduanya telah tidur, & aku tak berani untuk membangunkan keduanya & juga tak tega meninggalkan perahan susu kambingku. Maka aku pun tetap berdiri dgn membawa bejana perahan susu hingga mereka bangun di waktu subuh. Maka aku pun memberi minum mereka berdua. Ya Allah, jika aku melakukan hal itu karena mengharap wajah-Mu, maka bukakanlah jalan untuk kami.' An Nu'man berkata, Seolah-olah aku mendengar hal ini langsung dari Rasulullah , beliau bersabda:
Batu bersar itu kemudian terbuka, & Allah pun melapangkan jalan bagi mereka hingga mereka dapat keluar. [HR. Ahmad No.17691].

Hadits Ahmad No.17691 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abul Karim bin Ma'qil bin Muniyyah] telah menceritakan kepadaku [Abdush Shamad] -yakni Ibnu Ma'qil- ia berkata, aku mendengar [Wahb] berkata, telah menceritakan kepadaku [An Nu'man bin Basyir], bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebut Ar Raqim (gunung), beliau bersabda: "Sesungguhnya ada tiga orang berada di dalam gua. Kemudian jatuhlah batu besar di depan pintu gua itu hingga mengurung mereka. Maka berkatalah seorang dari mereka, 'Ingat-ingatlah, siapa di antara kalian yang pernah melaksanakan amal shalih, semoga Allah dengan rahmat-Nya merahmati kita semua.' Kemudian seorang laki-laki dari mereka berkata, 'Aku pernah sekali berbuat kebaikan. Aku memiliki beberapa orang pekerja, saat mereka datang kepadaku, maka aku memperkerjakan setiap dari mereka dengan upah yang telah ditentukan. Suatu hari datanglah kepada seorang laki-laki dipertengahan waktu siang, maka aku pun mempekerjakannya dengan setengah gaji dari teman-temannya, lalu ia pun bekerja setengah hari yang tersisa sebagaimana setiap orang dari teman-temannya yang bekerja sepanjang harinya. Maka aku pun merasa tenang untuk tidak mengurangi gajinya dari gaji teman-temannya karena kesungguhannya dalam bekerja. Kemudian seorang laki-laki dari mereka bertanya; 'Apakah kamu memberikan gaji kepada orang ini, seperti gaji yang kamu berikan padaku, padahal ia tidak bekerja kecuali setengah hari? ' Maka aku pun menjawab, 'Wahai hamba Allah, aku tidak mengurangi dari gajimu sedikitpun, sesungguhnya itu adalah hartaku, karena itu aku dapat menentukannya sesukaku.' Maka laki-laki itu pun marah dan meninggalkan gajinya. Kemudian aku pun meletakkan haknya di samping rumahku sekehendak Allah (lamanya). Setelah itu, lewatlah beberapa ekor sapi di depanku, maka aku pun membeli anak sapi dengan gaji (laki-laki tadi), hingga ia pun berkembang biak dengan kehendak Allah. Kemudian berlalulah waktu yang panjang hingga suatu saat lewatlah seorang laki-laki tua hadapanku hingga aku tidak lagi mengenalinya, laki-laki itu berkata, 'Sesungguhnya aku masih memiliki hak atasmu.' Laki-laki itu lantas mengingatkan aku siapa dirinya hingga aku mengenalinya, maka aku pun berkata, 'Aku tidak akan berbuat lalim padamu, ini adalah hakmu.' Lalu aku memberikan semua harta itu padanya. Laki-laki itu lalu berkata, 'Wahai Abdullah, janganlah kamu mencemoohku, jika kamu tidak ingin bersedekah padaku maka berikanlah hakku. Laki-laki (shalih) itu berkata, "Demi Allah, aku tidak mencemoohmu. Sesungguhnya harta itu adalah hakmu, aku tidak berhak sedikitpun darinya.' Maka aku menyerahkan semua itu harta itu kepadanya. Ya Allah, jika memang aku melakukan hal itu karena mengharap wajah-Mu, bukankan jalan untuk kami.' Maka batu besar itu pun bergeser sedikit, dan mereka dapat melihat keluar. Kemudian yang lain lagi berkata, 'Aku juga pernah sekali berbuat kebaikan. Waktu itu aku memiliki kelebihan harta, lalu manusia ditimpa kesempitan hidup. Kemudian datanglah seorang wanita meminta kemurahan padaku, dan aku berkata, 'Tidak, demi Allah! Aku tidak akan memberimu, kecuali jika kamu mau menyerahkan kehormatanmu.' Namun ia enggan dan pergi kemudian kembali lagi serta mengingatkanku akan Allah. Dan aku berkata, 'Tidak demi Allah! Aku tidak akan memberimu, kecuali jika kamu mau menyerahkan kehormatanmu.' Ia menolak lagi dan pergi seraya menuturkan hal itu kepada suaminya. Suaminya kemudian berkata padanya, 'Serahkanlah dirimu, dan berikanlah kecukupan pada anak-anakmu.' Maka wanita itu datang kepadaku seraya bersumpah kepada Allah atasku, namun aku tetap menolaknya seraya berkata padanya, 'Demi Allah, aku tidak akan memberimu, kecuali kamu mau menyerahkan kehormatanmu.' Ketika ia melihat kondisi seperti itu, maka ia pun menyerahkan dirinya padaku. Saat aku membuka pakaian ingin menggaulinya, tiba-tiba ia bergetar di bawah tubuhku. Maka aku pun bertanya, 'Ada apa dengnanmu? ' ia menjawab, 'Aku takut kepada Allah Rabbul 'Alamin.' Aku berkata padanya, 'Kamu takut kepada-Nya dalam kesempitan, akan tetapi aku tidak takut kepada-Nya dalam kelapangan.' Maka aku pun meninggalkan wanita itu, dan memberikan haknya lantaran aku telah menyingkap pakaiannya. Ya Allah, jika hal itu aku lakukan karena mengharap wajah-Mu, maka bukakanlah jalan untuk kami.' Kemudian batu itu pun bergeser sedikit hingga nampak lebih terang. Yang lain lagi berkata, 'Aku juga pernah sekali beramal shalih. Aku mempunyai kedua orang tua yang telah lanjut usia. Aku juga mempunyai kambing, aku biasa memberikan makan dan minum kepada mereka berdua, baru setelah itu aku kembali mengurusi ternak kambingku. Suatau hari aku kehujanan sehingga aku tidak bisa pergi hingga sore hari. Kemudian aku mendatangi keluargaku, lalu mengambil bejana (untuk perasan susu) dan memeras susu kambingku yang sedang berdiri. Setelah itu, aku pergi menemui kedua orang tuaku, namun aku mendapati keduanya telah tidur, dan aku tidak berani untuk membangunkan keduanya dan juga tidak tega meninggalkan perahan susu kambingku. Maka aku pun tetap berdiri dengan membawa bejana perahan susu hingga mereka bangun di waktu subuh. Maka aku pun memberi minum mereka berdua. Ya Allah, jika aku melakukan hal itu karena mengharap wajah-Mu, maka bukakanlah jalan untuk kami.'" An Nu'man berkata, "Seolah-olah aku mendengar hal ini langsung dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Batu bersar itu kemudian terbuka, dan Allah pun melapangkan jalan bagi mereka hingga mereka dapat keluar."]]]

Hadits Ahmad 17692

حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي فَرْوَةَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَلَالٌ بَيِّنٌ وَحَرَامٌ بَيِّنٌ وَبَيْنَ ذَلِكَ أُمُورٌ مُشْتَبِهَةٌ فَمَنْ تَرَكَ مَا اشْتَبَهَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ أَوْ الْأَمْرِ فَهُوَ لِمَا اسْتَبَانَ لَهُ أَتْرَكُ وَمَنْ اجْتَرَأَ عَلَى مَا شَكَّ أَوْشَكَ أَنْ يُوَاقِعَ مَا اسْتَبَانَ وَمَنْ يَرْتَعْ حَوْلَ الْحِمَى يُوشِكْ أَنْ يُوَاقِعَهُ

Sesunggunya yg halal telah jelas & yg haram juga telah jelas. Dan di antara keduanya terdapat perkara-perkara syubhat. Maka barangsiapa meninggalkan perkara yg berkemungkinan mengandung dosa, niscaya terhadapt perkara yg jelas-jelas dosa akan lebih ditinggalkannya. Barangsiapa nekat melakukan hal yg syubhat, maka dikawatirkan terjerumus dalam perkara haram. Dan barangsiapa mengembalakan hewan di sekitar daerah terlarang, maka dikawatirkan ia akan memasukinya. [HR. Ahmad No.17692].

Hadits Ahmad No.17692 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu`ammal] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Farwah] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesunggunya yang halal telah jelas dan yang haram juga telah jelas. Dan di antara keduanya terdapat perkara-perkara syubhat. Maka barangsiapa meninggalkan perkara yang berkemungkinan mengandung dosa, niscaya terhadapt perkara yang jelas-jelas dosa akan lebih ditinggalkannya. Barangsiapa nekat melakukan hal yang syubhat, maka dikawatirkan terjerumus dalam perkara haram. Dan barangsiapa mengembalakan hewan di sekitar daerah terlarang, maka dikawatirkan ia akan memasukinya."]]]

Hadits Ahmad 17693

حَدَّثَنَا سُرَيجُ بْنُ النُّعْمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ حَاجِبِ بْنِ الْمُفَضَّلِ يَعْنِي ابْنَ الْمُهَلَّبِ بْنِ أَبِي صُفْرَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنِي الْقَوَارِيرِيُّ وَالْمُقَدَّمِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ حَاجِبِ بْنِ الْمُفَضَّلِ يَعْنِي ابْنَ الْمُهَلَّبِ بْنِ أَبِي صُفْرَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ

Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian. Abdurrahman berkata, telah menceritakan kepadaku Al Qawariri & Al Muqaddami keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Hajib bin Al Mufadldlal -yakni Ibnu Al Muhallab bin Abu Shufrah- dari Bapaknya dari An Nu'man bin Basyir ia berkata, Rasulullah bersabda:
Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian. [HR. Ahmad No.17693].

Hadits Ahmad No.17693 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin Nu'man] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad] -yakni Ibnu Zaid- dari [Hajib bin Al Mufadldlal] -yakni Ibnu Al Muhallab bin Abu Shufrah- dari [Bapaknya] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian." Abu Abdurrahman berkata, telah menceritakan kepadaku [Al Qawariri] dan [Al Muqaddami] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Hajib bin Al Mufadldlal] -yakni Ibnu Al Muhallab bin Abu Shufrah- dari [Bapaknya] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian."]]]

Hadits Ahmad 17694

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا الْعِيزَارُ بْنُ حُرَيْثٍ قَالَ قَالَ النُّعْمَانُ بْنُ بَشِيرٍ قَالَ اسْتَأْذَنَ أَبُو بَكْرٍ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعَ صَوْتَ عَائِشَةَ عَالِيًا وَهِيَ تَقُولُ وَاللَّهِ لَقَدْ عَرَفْتُ أَنَّ عَلِيًّا أَحَبُّ إِلَيْكَ مِنْ أَبِي وَمِنِّي مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا فَاسْتَأْذَنَ أَبُو بَكْرٍ فَدَخَلَ فَأَهْوَى إِلَيْهَا فَقَالَ يَا بِنْتَ فُلَانَةَ أَلَا أَسْمَعُكِ تَرْفَعِينَ صَوْتَكِ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Aku tahu bahwa Ali lebih anda cintai daripada bapakku & aku. Aisyah mengatakannya dua atau empat kali. Maka Abu Bakar pun minta izin & masuk, lalu ia mendekati Aisyah seraya berkata, Wahai binti Fulanah, kenapa aku mendengarmu mengangkat suara di hadapan Rasulullah ! [HR. Ahmad No.17694].

Hadits Ahmad No.17694 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Yunus] Telah menceritakan kepada kami [Al Aziz bin Huraits] ia berkata, [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Abu Bakar meminta izin untuk masuk menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu ia mendengar Aisyah berkata dengan suara keras dan lantang, "Demi Allah! Aku tahu bahwa Ali lebih anda cintai daripada bapakku dan aku." Aisyah mengatakannya dua atau empat kali. Maka Abu Bakar pun minta izin dan masuk, lalu ia mendekati Aisyah seraya berkata, "Wahai binti Fulanah, kenapa aku mendengarmu mengangkat suara di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam!"]]]

Hadits Ahmad 17695

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ حَاجِبِ بْنِ الْمُفَضَّلِ بْنِ الْمُهَلَّبِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَخْطُبُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ

Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian. Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian. [HR. Ahmad No.17695].

Hadits Ahmad No.17695 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Hajib bin Al Mufadldlal bin Al Muhallab] dari [Bapaknya] ia berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian. Berlaku adillah kalian di antara anak-anak kalian."]]]

Hadits Ahmad 17696

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ يَعْنِي الْحَرَّانِيَّ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ سِمَاكٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاللَّهِ لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ رَجُلٍ كَانَ فِي سَفَرٍ فِي فَلَاةٍ مِنْ الْأَرْضِ فَآوَى إِلَى ظِلِّ شَجَرَةٍ فَنَامَ تَحْتَهَا فَاسْتَيْقَظَ فَلَمْ يَجِدْ رَاحِلَتَهُ فَأَتَى شَرَفًا فَصَعِدَ عَلَيْهِ فَأَشْرَفَ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا ثُمَّ أَتَى آخَرَ فَأَشْرَفَ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا فَقَالَ أَرْجِعُ إِلَى مَكَانِي الَّذِي كُنْتُ فِيهِ فَأَكُونُ فِيهِ حَتَّى أَمُوتَ قَالَ فَذَهَبَ فَإِذَا بِرَاحِلَتِهِ تَجُرُّ خِطَامَهَا قَالَ فَاللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ هَذَا بِرَاحِلَتِهِ

Demi Allah! Allah benar-benar lebih senang dgn taubat hamba-Nya dari seorang laki-laki yg mengadakan perjalanan di padang sahara, lalu ia istirahat & tidur di bawah pohon. Kemudian setelah bangun ia tak mendapatkan lagi kendaraanya, maka ia pun mendaki ke tempat yg lebih tinggi, namun ia belum juga melihatnya, kemudian ia mendatangi tempat lain & naik lagi ke tempat yg lebih tinggi, tapi belum juga melihatnya. Akhirnya ia berkata, 'Aku akan kembali ke tempatku semula & aku akan berada di situ hingga mati.' Maka ia pun kembali, & tiba-tiba ia mendapati hewan tunggangannya sedang berjalan menyeret tali kekangnya. Beliau melanjutkan bersabda:
Dan Allah 'Azza wa Jalla lebih gembira lantaran taubat hamba-Nya dari senangnya laki-laki ini saat ia mendapatkan kembali kendaraannya. [HR. Ahmad No.17696].

Hadits Ahmad No.17696 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] -yakni Al Harrani- berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Simak] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Allah! Allah benar-benar lebih senang dengan taubat hamba-Nya dari seorang laki-laki yang mengadakan perjalanan di padang sahara, lalu ia istirahat dan tidur di bawah pohon. Kemudian setelah bangun ia tidak mendapatkan lagi kendaraanya, maka ia pun mendaki ke tempat yang lebih tinggi, namun ia belum juga melihatnya, kemudian ia mendatangi tempat lain dan naik lagi ke tempat yang lebih tinggi, tapi belum juga melihatnya. Akhirnya ia berkata, 'Aku akan kembali ke tempatku semula dan aku akan berada di situ hingga mati.' Maka ia pun kembali, dan tiba-tiba ia mendapati hewan tunggangannya sedang berjalan menyeret tali kekangnya." Beliau melanjutkan bersabda: "Dan Allah 'azza wajalla lebih gembira lantaran taubat hamba-Nya dari senangnya laki-laki ini saat ia mendapatkan kembali kendaraannya."]]]

Hadits Ahmad 17697

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا جَابِرٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَازِبٍ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ فِي شَهَادَةٍ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ سَمِعْتُهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّ شَيْءٍ خَطَأٌ إِلَّا السَّيْفَ وَفِي كُلِّ خَطَإٍ أَرْشٌ

Setiap sesuatu memiliki kekurangan (aib) kecuali pedang. Dan untuk setiap kekurangan (yang dijumpai pada barang belian) ada Arsy. +Ket; Arsy adl diyat yg diambil oleh pembeli dari penjual karena aib yg didapatkannya dalam barang yg telah dibelinya. [HR. Ahmad No.17697].

Hadits Ahmad No.17697 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Jabir] Telah menceritakan kepada kami [Abu Azib] ia berkata, kami menemui [An Nu'man bin Basyir] dalam suatu persaksian, lalu aku mendengarnya berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda -atau aku mendengarnya berkata- Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap sesuatu memiliki kekurangan (aib) kecuali pedang. Dan untuk setiap kekurangan (yang dijumpai pada barang belian) ada Arsy."]]]

Hadits Ahmad 17698

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ وَهُوَ الْعَطَّارُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ عُرْفُطَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ رَجُلًا يُقَالُ لَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حُنَيْنٍ وَكَانَ يُنْبَزُ قُرْقُورًا وَقَعَ عَلَى جَارِيَةِ امْرَأَتِهِ قَالَ فَرُفِعَ إِلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ الْأَنْصَارِيِّ فَقَالَ لَأَقْضِيَنَّ فِيكَ بِقَضَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَكَ جَلَدْتُكَ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَكَ رَجَمْتُكَ بِالْحِجَارَةِ قَالَ وَكَانَتْ قَدْ أَحَلَّتْهَا لَهُ فَجَلَدَهُ مِائَةً وَقَالَ سَمِعْتُ أَبَانًا يَقُولُ وَأَخْبَرَنَا قَتَادَةُ أَنَّهُ كَتَبَ فِيهِ إِلَى حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ وَكَتَبَ إِلَيْهِ بِهَذَا

Jika isterimu telah menghalalkannya bagimu, maka aku akan menderamu seratus kali. Tetapi jika ia belum menghalalkannya untukmu, maka aku akan merajammu dgn batu. Dan ternyata isterinya telah mengahalalkan budak wanitanya untuk suaminya itu. Maka An Nu'man pun menderanya seratus kali. Perawi berkata, Aku mendengar Aban berkata, Qatadah mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah menulis surat berkenaan dgn persoalan tersebut kepada Habib bin Salim. Lalu Salim membalasnya dgn menuliskan hadits ini. [HR. Ahmad No.17698].

Hadits Ahmad No.17698 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Aban bin Yazid] -yaitu Al Aththar- berkata, Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] telah menceritakan kepadaku [Khalid bin Urfuthah] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir], bahwa seorang laki-laki yang biasa dipanggil Abdurrahman bin Hunain dan diberi julukan Qurqur, menggauli budak wanita milik isterinya. Maka perkara itu diadukan kepada An Nu'man bin Basyir Al Anshari. Kemudian An Nu'man berkata, "Aku benar-benar akan memutuskan perkaramu dengan putusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Jika isterimu telah menghalalkannya bagimu, maka aku akan menderamu seratus kali. Tetapi jika ia belum menghalalkannya untukmu, maka aku akan merajammu dengan batu." Dan ternyata isterinya telah mengahalalkan budak wanitanya untuk suaminya itu. Maka An Nu'man pun menderanya seratus kali." Perawi berkata, "Aku mendengar [Aban] berkata, " [Qatadah] mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah menulis surat berkenaan dengan persoalan tersebut kepada [Habib bin Salim]. Lalu Salim membalasnya dengan menuliskan hadits ini."]]]

Hadits Ahmad 17699

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ الْعَطَّارُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ خَالِدِ بْنِ عُرْفُطَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ وَقَالَ أَبَانُ أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ أَنَّهُ كَتَبَ إِلَى حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ فِيهِ فَكَتَبَ إِلَيْهِ أَنَّ رَجُلًا يُقَالُ لَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حُنَيْنٍ كَانَ يُنْبَزُ قُرْقُورًا رُفِعَ إِلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ وَطِئَ جَارِيَةَ امْرَأَتِهِ فَقَالَ لَأَقْضِيَنَّ فِيكَ بِقَضَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَكَ جَلَدْتُكَ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَكَ رَجَمْتُكَ فَوَجَدَهَا قَدْ أَحَلَّتْهَا لَهُ فَجَلَدَهُ مِائَةً

Jika isterimu telah menghalalkannya bagimu, maka aku akan menderamu seratus kali. Tetapi jika ia tak menghalalkannya untukmu, maka aku akan merajammu. Kemudian An Nu'man mendapati wanita tersebut telah menghalalkan budak wanitanya untuk suaminya. Maka An Nu'man pun menderanya dgn seratus kali dera. [HR. Ahmad No.17699].

Hadits Ahmad No.17699 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Aban Al Aththar] Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Khalid bin Urfuthah] dari [Habib bin Salim] -Aban berkata; Qatadah mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah menulis surat kepada Habib bin Salim tentang hadits tersebut, lalu Salim menulis kepadanya-, bahwa seorang laki-laki yang biasa dipanggil Abdurrahman bin Hunain dan diberi julukan Qurqur. Ia diadukan kepada An Nu'man bin Basyir karena menggauli budak wanita milik isterinya. Maka [An Nu'man bin Basyir] berkata, "Aku benar-benar akan memutuskan perkaramu dengan putusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Jika isterimu telah menghalalkannya bagimu, maka aku akan menderamu seratus kali. Tetapi jika ia tidak menghalalkannya untukmu, maka aku akan merajammu." Kemudian An Nu'man mendapati wanita tersebut telah menghalalkan budak wanitanya untuk suaminya. Maka An Nu'man pun menderanya dengan seratus kali dera."]]]

Hadits Ahmad 17700

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَوِّينَا فِي الصُّفُوفِ كَمَا تُقَوَّمُ الْقِدَاحُ حَتَّى إِذَا ظَنَّ أَنَّا قَدْ أَخَذْنَا ذَلِكَ عَنْهُ وَفَهِمْنَاهُ أَقْبَلَ ذَاتَ يَوْمٍ بِوَجْهِهِ فَإِذَا رَجُلٌ مُنْتَبِذٌ بِصَدْرِهِ فَقَالَ لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ

Kalian meluruskan shaf, atau Allah benar-benar akan menjadikan kalian saling bermusuhan antara satu dgn yg lainnya. [HR. Ahmad No.17700].

Hadits Ahmad No.17700 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Simak bin Harb] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meluruskan shaf kami sebagaimana diluruskannya bidikan anak panah, hingga beliau menduga bahwa kami telah melakukan hal itu dan memahaminya. Suatu hari menghadap ke arah kami dengan wajahnya, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang dadanya lebih condong ke depan, maka beliau pun bersabda: "Kalian meluruskan shaf, atau Allah benar-benar akan menjadikan kalian saling bermusuhan antara satu dengan yang lainnya."]]]

Hadits Ahmad 17701

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي الَّذِي أَنَا فِيهِ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ يَأْتِي قَوْمٌ تَسْبِقُ شَهَادَتُهُمْ أَيْمَانَهُمْ وَأَيْمَانُهُمْ شَهَادَتَهُمْ

Sebaik-baik manusia adl generasiku, yg aku turut serta bersamanya, kemudian orang-orang yg datang setelahnya (yaitu generasi tabi'in), kemudian orang-orang yg datang setelah mereka (yakni generasi tabi'ut tabi'in). Setelah itu datanglah suatu kaum yg persaksian mereka mendahului sumpah mereka & sumpah mereka mendahului persaksian mereka. [HR. Ahmad No.17701].

Hadits Ahmad No.17701 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali] dari [Za`idah] dari [Ashim] dari [Khaitsamah] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah generasiku, yang aku turut serta bersamanya, kemudian orang-orang yang datang setelahnya (yaitu generasi tabi'in), kemudian orang-orang yang datang setelah mereka (yakni generasi tabi'ut tabi'in). Setelah itu datanglah suatu kaum yang persaksian mereka mendahului sumpah mereka dan sumpah mereka mendahului persaksian mereka."]]]

Hadits Ahmad 17702

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنِ الشَّعْبِيِّ وَزَكَرِيَّا عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ وَفِطْرٍ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ بَشِيرًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنْ يَنْحَلَ النُّعْمَانَ نُحْلًا قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ لَكَ مِنْ وَلَدٍ سِوَاهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَكُلَّهُمْ أَعْطَيْتَ مَا أَعْطَيْتَهُ قَالَ لَا قَالَ فِطْرٌ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَكَذَا أَيْ سَوِّ بَيْنَهُمْ وَقَالَ زَكَرِيَّا وَإِسْمَاعِيلُ لَا أَشْهَدُ عَلَى جَوْرٍ

Apakah kamu memiliki anak selainnya?
ia menjawab, Ya. Beliau bertanya lagi: Apakah semuanya kamu berikan seperti apa yg telah kamu berikan padanya?
ia menjawab, Tidak. Fithr berkata:
Maka Nabi bersabda kepadanya seperti ini: Sama ratakanlah pemberian di antara mereka. Dan Zakariya, berkata; Saya tak akan bersaksi di atas ketidakadilan. [HR. Ahmad No.17702].

Hadits Ahmad No.17702 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isma'il] dari [Asy Sya'bi] dan [Zakaria] dari [Asy Sya'bi] dari [Abdullah bin Utbah] dan [Fithr] dari [Abu Dluha] dari [An Nu'man bin Basyir] bahwa Basyir mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia hendak memberikan kepada Nu'man suatu pemberian. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Apakah kamu memiliki anak selainnya?" ia menjawab, "Ya." Beliau bertanya lagi: "Apakah semuanya kamu berikan seperti apa yang telah kamu berikan padanya?" ia menjawab, "Tidak." Fithr berkata: Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya seperti ini: "Sama ratakanlah pemberian di antara mereka." Dan Zakariya, berkata; "Saya tidak akan bersaksi di atas ketidakadilan."]]]

Hadits Ahmad 17703

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا عَنْ أَبِي الْقَاسِمِ الْجَدَلِيِّ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا عَنْ حُسَيْنِ بْنِ الْحَارِثِ أَبِي الْقَاسِمِ أَنَّهُ سَمِعَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ قَالَ أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَجْهِهِ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ ثَلَاثًا وَاللَّهِ لَتُقِيمُنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ قَالَ فَرَأَيْتُ الرَّجُلَ يُلْزِقُ كَعْبَهُ بِكَعْبِ صَاحِبِهِ وَرُكْبَتَهُ بِرُكْبَتِهِ وَمَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِهِ

Luruskanlah shaf-shaf kalian. -beliau mengulanginya tiga kali- Kalian memilih untuk meluruskan shaf ataukah Allah benar-benar akan memperselisihkan antara hati-hati kalian. An Nu'man berkata, Maka saya melihat seorang laki-laki menempelkan tumitnya dgn tumit temannya, kemudian lututnya ke lutut temannya & juga pundaknya ke pundak temannya. [HR. Ahmad No.17703].

Hadits Ahmad No.17703 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Zakariya] dari [Abu Al Qasim Al Jadali], -dan dalam riwayat lain- bapakku berkata, dan Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dari [Zakariya] dari [Husain bin Al Harits Abu Al Qasim] bahwa ia mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadapkan wajahnya ke hadapan manusia, kemudian bersabda: "Luruskanlah shaf-shaf kalian. -beliau mengulanginya tiga kali- Kalian memilih untuk meluruskan shaf ataukah Allah benar-benar akan memperselisihkan antara hati-hati kalian." An Nu'man berkata, "Maka saya melihat seorang laki-laki menempelkan tumitnya dengan tumit temannya, kemudian lututnya ke lutut temannya dan juga pundaknya ke pundak temannya."]]]

Hadits Ahmad 17704

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مِسْعَرٍ قَالَ وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ وَالْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ

pada shalat 'Idain (dua hari raya) & shalat Jum'at, Nabi membaca: SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA. dan, HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH. [HR. Ahmad No.17704].

Hadits Ahmad No.17704 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Mis'ar] ia berkata, -dan dalam riwayat lain- [Abdurrazaq] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Ibrahim bin Muhammad bin Al Muntasyir] dari [bapaknya] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] bahwa pada shalat 'Idain (dua hari raya) dan shalat Jum'at, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca: "SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA." dan, "HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH."]]]

Hadits Ahmad 17705

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ ذَرٍّ الْهَمْدَانِيِّ عَنْ يُسَيْعٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الدُّعَاءَ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ { وَقَالَ رَبُّكُمْ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ }

Sesungguhnya do'a itu adl ibadah. Kemudian beliau membaca: Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.' (QS. Ghafir/Almukmin 60). [HR. Ahmad No.17705].

Hadits Ahmad No.17705 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Dzarr Al Hamdani] dari [Yusai'] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya do'a itu adalah ibadah." Kemudian beliau membaca: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.'" (QS. Ghafir/Almukmin 60).]]]

Hadits Ahmad 17706

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُونَ كَرَجُلٍ وَاحِدٍ إِذَا اشْتَكَى رَأْسُهُ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالْحُمَّى وَالسَّهَرِ

Kaum mukminin laksana jasad yg satu, jika kepalanya sakit, maka seluruh jasadnya akan ikut merasakannya dgn demam & bergadang (tidak bisa tidur). [HR. Ahmad No.17706].

Hadits Ahmad No.17706 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kaum mukminin laksana jasad yang satu, jika kepalanya sakit, maka seluruh jasadnya akan ikut merasakannya dengan demam dan bergadang (tidak bisa tidur)."]]]

Hadits Ahmad 17707

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ خَيْثَمَةُ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُونَ كَرَجُلٍ وَاحِدٍ إِذَا اشْتَكَى رَأْسُهُ اشْتَكَى كُلُّهُ وَإِنْ اشْتَكَى عَيْنُهُ اشْتَكَى كُلُّهُ

Kaum mukminin laksana jasad yg satu, jika kepalanya sakit, maka seluruh jasadnya akan ikut merasakan sakit. Dan jika matanya sakit, seluruh badannya juga akan merasakan sakit. [HR. Ahmad No.17707].

Hadits Ahmad No.17707 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] telah berkata [Khaitsamah] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kaum mukminin laksana jasad yang satu, jika kepalanya sakit, maka seluruh jasadnya akan ikut merasakan sakit. Dan jika matanya sakit, seluruh badannya juga akan merasakan sakit."]]]

Hadits Ahmad 17708

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سِمَاكٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَى رَجُلًا خَارِجًا صَدْرُهُ مِنْ الصَّفِّ فَقَالَ اسْتَوُوا وَلَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ

Samakan (luruskanlah shaf) & janganlah kalian berselisih sehingga hati-hati kalian pun ikut berselisih. [HR. Ahmad No.17708].

Hadits Ahmad No.17708 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Simak] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat bersama kami, lalu beliau melihat seorang laki-laki menonjolkan dadanya ke depan shaf, maka beliau bersabda: "Samakan (luruskanlah shaf) dan janganlah kalian berselisih sehingga hati-hati kalian pun ikut berselisih."]]]

Hadits Ahmad 17709

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ وَالْأَعْمَشِ عَنْ ذَرٍّ عَنْ يُسَيْعٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ وَيَقُولُ إِنَّ الدُّعَاءَ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ { وَقَالَ رَبُّكُمْ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ } حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ ذَرٍّ عَنْ يُسَيْعٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ كَذَا قَالَ شُعْبَةُ مِثْلَهُ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ أُخْبِرْتُ أَنَّ أُسَيْعًا هُوَ يُسَيْعُ بْنُ مَعْدَانَ الْحَضْرَمِيُّ

Sesungguhnya do'a itu adl ibadah. Kemudian beliau membacakan ayat: Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.' (QS. Ghafir/Almukmin 60). Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Manshur dari Dzarr dari Yusai' Al Hadlrami dari An Nu'man bin Basyir ia berkata; Rasulullah bersabda. Maka ia pun menyebutkan semisalnya. Syu'bah berkata yg semisal dgn itu. Abu Abdurrahman berkata; Saya dikabarkan bahwa Yusai' adl Yusai' bin Ma'dan. [HR. Ahmad No.17709].

Hadits Ahmad No.17709 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Sufyan] dari [Manshur] dan [Al A'masy] dari [Dzarr] dari [Yusai' Al Hadlrami] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah, dan beliau bersabda: "Sesungguhnya do'a itu adalah ibadah." Kemudian beliau membacakan ayat: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.'" (QS. Ghafir/Almukmin 60). Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Manshur] dari [Dzarr] dari [Yusai' Al Hadlrami] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda. Maka ia pun menyebutkan semisalnya. Syu'bah berkata yang semisal dengan itu. Abu Abdurrahman berkata; "Saya dikabarkan bahwa Yusai' adalah Yusai' bin Ma'dan."]]]

Hadits Ahmad 17710

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ الضَّحَّاكَ بْنَ قَيْسٍ سَأَلَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ بِمَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْجُمُعَةِ مَعَ سُورَةِ الْجُمُعَةِ قَالَ هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ

dibaca Nabi setelah surat Al Jumu'ah pada saat shalat Jum'ah. Maka Nu'man menjawab, HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIAH. [HR. Ahmad No.17710].

Hadits Ahmad No.17710 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Dlamrah bin Sa'id] dari [Ubaidullah bin Abdullah] bahwa Adl Dlahak bin Qais bertanya kepada [An Nu'man bin Basyir] mengenai surat yang dibaca Nabi shallallahu 'alaihi wasallam setelah surat Al Jumu'ah pada saat shalat Jum'ah. Maka Nu'man menjawab, "HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIAH."]]]

Hadits Ahmad 17711

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ يُونُسَ عَنِ الْحَسَنِ أَنَّ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ كَتَبَ إِلَى قَيْسِ بْنِ الْهَيْثَمِ إِنَّكُمْ إِخْوَانُنَا وَأَشِقَّاؤُنَا وَإِنَّا شَهِدْنَا وَلَمْ تَشْهَدُوا وَسَمِعْنَا وَلَمْ تَسْمَعُوا وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ إِنَّ بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ فِتَنًا كَأَنَّهَا قِطَعُ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيَبِيعُ فِيهَا أَقْوَامٌ خَلَاقَهُمْ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

Menjelang datangnya hari kiamat, akan terjadi rentetan fitnah, ia laksana malam yg gelap gulita. Seseorang di pagi harinya dalam keadaan mukmin, namun pada sore harinya telah menjadi kafir. Kemudian seorang yg di sore harinya dalam keadaan mukmin, namun pada pagi harinya telah menjadi kafir. Di antara mereka terdapat suatu kaum yg menjual akhlaknya dgn harta dunia. [HR. Ahmad No.17711].

Hadits Ahmad No.17711 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Yunus] dari [Al Hasan] bahwa [An Nu'man bin Basyir] menulis (surat) kepada Qais bin Al Haitsam (yang isinya), "Kalian adalah saudara kami. Dan kami telah menyaksikan (Rasulullah) sementara kalian belium menyaksikannya. Kami telah mendengar (Rasulullah), sementara kalian belum mendengarnya. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabdas: "Menjelang datangnya hari kiamat, akan terjadi rentetan fitnah, ia laksana malam yang gelap gulita. Seseorang di pagi harinya dalam keadaan mukmin, namun pada sore harinya telah menjadi kafir. Kemudian seorang yang di sore harinya dalam keadaan mukmin, namun pada pagi harinya telah menjadi kafir. Di antara mereka terdapat suatu kaum yang menjual akhlaknya dengan harta dunia."]]]

Hadits Ahmad 17712

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ سَالِمَ بْنَ أَبِي الْجَعْدِ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ فِي صَلَاتِكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ

Kalian akan meluruskan shaf-shaf kalian dalam shalat ataukah Allah benar-benar akan menyelisihkan antara wajah-wajah kalian (satu sama lain)? [HR. Ahmad No.17712].

Hadits Ahmad No.17712 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Salim bin Abul Ja'd] ia berkata, saya mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalian akan meluruskan shaf-shaf kalian dalam shalat ataukah Allah benar-benar akan menyelisihkan antara wajah-wajah kalian (satu sama lain)?"]]]

Hadits Ahmad 17713

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَحَجَّاجٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَوِّي الصَّفَّ حَتَّى يَجْعَلَهُ مِثْلَ الرُّمْحِ أَوْ الْقَدَحِ قَالَ فَرَأَى صَدْرَ رَجُلٍ نَاتِئًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عِبَادَ اللَّهِ لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ

kalian akan meluruskan shaf-shaf kalian, ataukah Allah benar-benar akan menyelesihkan antara wajah-wajah kalian (satu sama lain)? [HR. Ahmad No.17713].

Hadits Ahmad No.17713 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhamamd bin Ja'far] dan [Hajjaj] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Simak bin Harb] ia berkata, saya mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meluruskan shaf, hingga beliau menjadikannya seolah-olah tombak atau anak panah. Kemudian beliau melihat dada seseorang yang menonjol dari shaf, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai para hamba-hamba Allah, kalian akan meluruskan shaf-shaf kalian, ataukah Allah benar-benar akan menyelesihkan antara wajah-wajah kalian (satu sama lain)?"]]]

Hadits Ahmad 17714

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَهَاشِمٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ هَاشِمٌ قَالَ يَعْنِي فِي حَدِيثِهِ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْجُمُعَةِ قَالَ هَاشِمٌ فِي صَلَاةِ الْجُمُعَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ وَرُبَّمَا اجْتَمَعَ عِيدَانِ فَقَرَأَ بِهِمَا

Dalam Jumu'ah Rasulullah membaca -Hasyim berkata; Dalam shalat jum'at pada hari jum'at-, SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA. Dan, HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH. Dan jika dua hari raya itu bertepatan dgn jum'at, beliau juga membaca kedua surat itu. [HR. Ahmad No.17714].

Hadits Ahmad No.17714 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Hasyim] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ibrahim bin Muhammad bin Al Muntasyir] dari [bapaknya] -dalam riwayat lain- Hasyim berkata -yakni di dalam haditsnya- dia (Ibrahim) Berkata; saya mendengar bapakku menceritakan dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] berkata; Dalam Jumu'ah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca -Hasyim berkata; Dalam shalat jum'at pada hari jum'at-, "SABBIHISMA RABBIKAL A'LAA." Dan, "HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH." Dan jika dua hari raya itu bertepatan dengan jum'at, beliau juga membaca kedua surat itu.]]]

Hadits Ahmad 17715

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي قِلَابَةِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ انْكَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّى وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْكَعُ وَيَسْجُدُ قَالَ حَجَّاجٌ مِثْلَ صَلَاتِنَا

Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah , maka beliau pun menunaikan shalat. Dan (dalam shalatnya) Rasulullah juga ruku' & sujud. Hajjaj berkata, Yakni seperti shalat kita. [HR. Ahmad No.17715].

Hadits Ahmad No.17715 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhamamd bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] -dan dalam riwayat lain- Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ashim Al Ahwal] dari [Abu Qilabah] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun menunaikan shalat. Dan (dalam shalatnya) Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga ruku' dan sujud. Hajjaj berkata, "Yakni seperti shalat kita."]]]

Hadits Ahmad 17716

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ عُرْفُطَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي الرَّجُلِ يَأْتِي جَارِيَةَ امْرَأَتِهِ قَالَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَهُ جَلَدْتُهُ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَهُ رَجَمْتُهُ

Jika isterinya telah menghalalkan budak wanita miliknya untuk suaminya, maka saya akan menderanya seratus kali. Jika belum, maka saya akan merajamnya. [HR. Ahmad No.17716].

Hadits Ahmad No.17716 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhamamd bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Bisyr] dari [Khalid bin Urfuthah] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda berkenaan dengan seorang laki-laki yang menggauli budak wanita milik isterinya: "Jika isterinya telah menghalalkan budak wanita miliknya untuk suaminya, maka saya akan menderanya seratus kali. Jika belum, maka saya akan merajamnya."]]]

Hadits Ahmad 17717

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ قَالَ ابْنُ بَكْرٍ مَوْلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّهُ رُفِعَ إِلَيْهِ رَجُلٌ غَشِيَ جَارِيَةَ امْرَأَتِهِ فَقَالَ لَأَقْضِيَنَّ فِيهَا بِقَضِيَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَكَ جَلَدْتُكَ مِائَةَ جَلْدَةٍ وَإِنْ كَانَتْ لَمْ تُحِلَّهَا لَكَ رَجَمْتُكَ قَالَ فَوَجَدَهَا قَدْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَهُ فَجَلَدَهُ مِائَةً

Jika isterimu telah menghalalkannya untukmu, maka saya akan menderamu seratus kali dera. Dan jika tidak, maka saya akan merajammu. Ibnu Bakr berkata; Dan ia pun mendapati bahwa isteri laki-laki itu telah mengahalalkan budak wanita miliknya untuk suaminya. Maka An Nu'man menderanya seratus kali. [HR. Ahmad No.17717].

Hadits Ahmad No.17717 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Abdullah bin Bakr] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Habib bin Salim] telah berkata [Ibnu Bakr] maula An Nu'man bin Basyir, dari [An Nu'man bin Basyir] bahwa telah diajukan kepadanya seorang laki-laki yang menggauli budak wanita milik isterinya, maka An Nu'man berkata; Saya akan memutuskan dalam perkara ini dengan putusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Jika isterimu telah menghalalkannya untukmu, maka saya akan menderamu seratus kali dera. Dan jika tidak, maka saya akan merajammu." Ibnu Bakr berkata; Dan ia pun mendapati bahwa isteri laki-laki itu telah mengahalalkan budak wanita miliknya untuk suaminya. Maka An Nu'man menderanya seratus kali.]]]

Hadits Ahmad 17718

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ أَتَتْهُ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ إِنَّ زَوْجَهَا وَقَعَ عَلَى جَارِيَتِهَا قَالَ أَمَا إِنَّ عِنْدِي فِي ذَلِكَ خَبَرًا شَافِيًا أَخَذْتُهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كُنْتِ أَذِنْتِ لَهُ ضَرَبْتُهُ مِائَةً وَإِنْ كُنْتِ لَمْ تَأْذَنِي لَهُ رَجَمْتُهُ قَالَ فَأَقْبَلَ النَّاسُ عَلَيْهَا فَقَالُوا زَوْجُكِ يُرْجَمُ قُولِي إِنَّكِ قَدْ كُنْتِ أَذِنْتِ لَهُ فَقَالَتْ قَدْ كُنْتُ أَذِنْتُ لَهُ فَقَدَّمَهُ فَضَرَبَهُ مِائَةً

jika kamu telah mengizinkan baginya, maka saya akan menderanya seratus kali. Dan jika belum, maka saya akan merajamnya. Maka orang-orang pun mendatanginya & berkata, Suamimu akan dirajam, katakanlah bahwa kamu telah mengizinkan untuknya. Maka wanita itu pun berkata, Sesungguhnya saya telah mengizinkan untuknya. Kemudian suaminya itu dihadapkan & didera seratus kali. [HR. Ahmad No.17718].

Hadits Ahmad No.17718 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Abu Bisyr] dari [Habib bin Salim] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Bahwa seorang wanita mendatanginya dan berkata bahwa suaminya telah menggauli budak wanita miliknya. An Nu'man berkata; "Sesungguhnya dalam masalah ini, saya memiliki kabar bersih yang saya ambil dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. jika kamu telah mengizinkan baginya, maka saya akan menderanya seratus kali. Dan jika belum, maka saya akan merajamnya. Maka orang-orang pun mendatanginya dan berkata, "Suamimu akan dirajam, katakanlah bahwa kamu telah mengizinkan untuknya." Maka wanita itu pun berkata, "Sesungguhnya saya telah mengizinkan untuknya." Kemudian suaminya itu dihadapkan dan didera seratus kali.]]]

Hadits Ahmad 17719

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَنْبَأَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ قَوْمٌ تَسْبِقُ شَهَادَتُهُمْ أَيْمَانَهُمْ وَتَسْبِقُ أَيْمَانُهُمْ شَهَادَتَهُمْ

Sebaik-baik manusia adl generasiku, yg aku turut serta bersamanya, kemudian orang-orang yg datang setelahnya (yaitu generasi tabi'in), kemudian orang-orang yg datang setelah mereka (yakni generasi tabi'ut tabi'in), kemudian generasi yg datang setelah mereka. Setelah itu, datanglah suatu kaum yg kesaksian mereka mendahului sumpah-sumpah mereka & sumpah-sumpah mereka mendahului kesaksian mereka. [HR. Ahmad No.17719].

Hadits Ahmad No.17719 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah memberitakan kepada kami [Abu Bakr] dari [Ashim] dari [Khaitsamah] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah generasiku, yang aku turut serta bersamanya, kemudian orang-orang yang datang setelahnya (yaitu generasi tabi'in), kemudian orang-orang yang datang setelah mereka (yakni generasi tabi'ut tabi'in), kemudian generasi yang datang setelah mereka. Setelah itu, datanglah suatu kaum yang kesaksian mereka mendahului sumpah-sumpah mereka dan sumpah-sumpah mereka mendahului kesaksian mereka."]]]

Hadits Ahmad 17720

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُعَاوِيَةَ بْنِ عَاصِمِ بْنِ الْمُنْذِرِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا سَلَّامٌ أَبُو الْمُنْذِرِ الْقَارِي حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ عَنِ الشَّعْبِيِّ أَوْ خَيْثَمَةَ عَنِ النُّعْمَانِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا مَثَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالرَّجُلِ الْوَاحِدِ إِذَا وَجِعَ مِنْهُ شَيْءٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ

Sesungguhnya perumpamaan kaum muslimin adl seperti jasad yg satu, jika ada bagian yg sakit, niscaya seluruh jasadnya akan turut mengeluh kesakitan. [HR. Ahmad No.17720].

Hadits Ahmad No.17720 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Abdullah bin Mu'awiyah bin Ashim bin Al Mundzir bin Az Zubair] telah menceritakan kepada kami [Sallam Abul Mundzir Al Qari] Telah menceritakan kepada kami [Ashim bin Bahdalah] dari [Asy Sya'bi] atau [Khaistamah] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya perumpamaan kaum muslimin adalah seperti jasad yang satu, jika ada bagian yang sakit, niscaya seluruh jasadnya akan turut mengeluh kesakitan."]]]

Hadits Ahmad 17721

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ أَبِي مُزَاحِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو وَكِيعٍ الْجَرَّاحُ بْنُ مَلِيحٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ مَنْ لَمْ يَشْكُرْ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرْ الْكَثِيرَ وَمَنْ لَمْ يَشْكُرْ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرْ اللَّهَ التَّحَدُّثُ بِنِعْمَةِ اللَّهِ شُكْرٌ وَتَرْكُهَا كُفْرٌ وَالْجَمَاعَةُ رَحْمَةٌ وَالْفُرْقَةُ عَذَابٌ

Barang siapa yg tak mensyukuri yg sedikit, maka ia tak akan mampu mensyukuri sesuatu yg banyak. Dan barangsiapa tak berterima kasih kepada manusia, maka ia tak akan bersyukur kepada Allah. Membicarakan nikmat Allah termasuk syukur, sedangkan meninggalkannya merupakan perbuatan kufur. Hidup berja'amah adl rahmat, sedangkan perpecahan adl adzab. [HR. Ahmad No.17721].

Hadits Ahmad No.17721 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah Telah menceritakan kepada kami [Manshur bin Abu Muzahim] Telah menceritakan kepada kami [Abu Waki' Al Jarrah bin Malih] dari [Abu Abdurrahman] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda di atas mimbar: "Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak. Dan barangsiapa tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak akan bersyukur kepada Allah. Membicarakan nikmat Allah termasuk syukur, sedangkan meninggalkannya merupakan perbuatan kufur. Hidup berja'amah adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah adzab."]]]

Hadits Ahmad 17722

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو وَكِيعٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَذِهِ الْأَعْوَادِ أَوْ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ مَنْ لَمْ يَشْكُرْ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرْ الْكَثِيرَ وَمَنْ لَمْ يَشْكُرْ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرْ اللَّهَ وَالتَّحَدُّثُ بِنِعْمَةِ اللَّهِ شُكْرٌ وَتَرْكُهَا كُفْرٌ وَالْجَمَاعَةُ رَحْمَةٌ وَالْفُرْقَةُ عَذَابٌ قَالَ فَقَالَ أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ عَلَيْكُمْ بِالسَّوَادِ الْأَعْظَمِ قَالَ فَقَالَ رَجُلٌ مَا السَّوَادُ الْأَعْظَمُ فَقَالَ أَبُو أُمَامَةَ هَذِهِ الْآيَةُ فِي سُورَةِ النُّورِ { فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْهِ مَا حُمِّلَ وَعَلَيْكُمْ مَا حُمِّلْتُمْ }

Barang siapa yg tak mensyukuri yg sedikit, maka ia tak akan mampu mensyukuri sesuatu yg banyak. Dan barangsiapa tak berterima kasih kepada manunisa, maka ia tak akan bersyukur kepada Allah. Membicarakan nikmat Allah termasuk syukur, sedangkan meninggalkannya merupakan perbuatan kufur. Hidup berja'amah adl rahmat, sedangkan perpecahan adl adzab. (Imam Ahmad) Berkata; Abu Umamah Al Bahili berkata, Hendaklah kalian selalu bersama As Sawaad Al A'zham. Kemudian seorang laki-laki bertanya, Apakah itu As Sawaad Al A'zham?
Abu Umamah menjawab, Yakni di dalam ayat ini yg terdapat dalam surat An Nur: 'Dan jika kamu berpaling Maka Sesungguhnya kewajiban Rasul itu adl apa yg dibebankan kepadanya, & kewajiban kamu sekalian adl semata-mata apa yg dibebankan kepadamu.' (QS. Annur 54). [HR. Ahmad No.17722].

Hadits Ahmad No.17722 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abdullah] maula Bani Hasyim, Telah menceritakan kepada kami [Abu Waki'] dari [Abu Abdurrahman] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'man bin Basyir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda di atas A'wad atau di atas mimbar ini: "Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak. Dan barangsiapa tidak berterima kasih kepada manunisa, maka ia tidak akan bersyukur kepada Allah. Membicarakan nikmat Allah termasuk syukur, sedangkan meninggalkannya merupakan perbuatan kufur. Hidup berja'amah adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah adzab." (Imam Ahmad) Berkata; [Abu Umamah Al Bahili] berkata, "Hendaklah kalian selalu bersama As Sawaad Al A'zham." Kemudian seorang laki-laki bertanya, "Apakah itu As Sawaad Al A'zham?" Abu Umamah menjawab, "Yakni di dalam ayat ini yang terdapat dalam surat An Nur: 'Dan jika kamu berpaling Maka Sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu.'" (QS. Annur 54).]]]

Hadits Ahmad 17723

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ حَدَّثَنَا حَاجِبُ بْنُ الْمُفَضَّلِ يَعْنِي ابْنَ الْمُهَلَّبِ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَارِبُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ يَعْنِي سَوُّوا بَيْنَهُمْ

Dekatilah antara anak-anak kalian, yakni samaratakanlah di antara mereka (tidak pilih kasih). [HR. Ahmad No.17723].

Hadits Ahmad No.17723 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Umar Al Qawariri] Telah menceritakan kepada kami [Hammad yakni Ibnu Zaid], Telah menceritakan kepada kami [Hajib bin Al Mufadldlal yakni Ibnu Al Muhallab], dari [bapaknya] dari [An Nu'man bin Basyir] bahwasanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dekatilah antara anak-anak kalian, yakni samaratakanlah di antara mereka (tidak pilih kasih)."]]]

Hadits Ahmad 17724

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ الْبَاهِلِيُّ وَعُبَيْدُ اللَّهِ الْقَوَارِيرِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الْمُقَدَّمِيُّ قَالُوا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ حَاجِبِ بْنِ الْمُفَضَّلِ بْنِ الْمُهَلَّبِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ

Berlaku adillah di antara anak-anak kalian. Berlaku adillah di antara anak-anak kalian. Berlaku adillah di antara anak-anak kalian. [HR. Ahmad No.17724].

Hadits Ahmad No.17724 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Hasan Al Bahili] dan [Ubaidullah Al Qawariri] dan [Muhamamd bin Abu Bakr Al Muqaddami] mereka berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Hajib bin Al Mufadldlal bin Al Muhallab] dari [bapaknya] bahwa ia mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berlaku adillah di antara anak-anak kalian. Berlaku adillah di antara anak-anak kalian. Berlaku adillah di antara anak-anak kalian."]]]

Musnad Penduduk Kufah