Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Sisa Hadits Amru Bin Al Ash Dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

Hadits Ahmad 17133

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ عَن أَبِيهِ عَن أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ عَن عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِكُمْ وَبَيْنَ صِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ

Pembeda antara puasa kita dgn puasanya Ahli Kitab adl makan di waktu sahur. [HR. Ahmad No.17133].

Hadits Ahmad No.17133 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ali bin Rabah] dari [Bapaknya] dari [Abu Qais] budak Amru bin Ash, dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab adalah makan di waktu sahur."]]]

Hadits Ahmad 17134

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ ذَاكَ اللَّخْمِيُّ عَن أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ يَقُولُ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَمْرُو اشْدُدْ عَلَيْكَ سِلَاحَكَ وَثِيَابَكَ وَأْتِنِي فَفَعَلْتُ فَجِئْتُهُ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ فَصَعَّدَ فِيَّ الْبَصَرَ وَصَوَّبَهُ وَقَالَ يَا عَمْرُو إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَبْعَثَكَ وَجْهًا فَيُسَلِّمَكَ اللَّهُ وَيُغْنِمَكَ وَأَرْغَبُ لَكَ مِنْ الْمَالِ رَغْبَةً صَالِحَةً قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي لَمْ أُسْلِمْ رَغْبَةً فِي الْمَالِ إِنَّمَا أَسْلَمْتُ رَغْبَةً فِي الْجِهَادِ وَالْكَيْنُونَةِ مَعَكَ قَالَ يَا عَمْرُو نَعِمَّا بِالْمَالِ الصَّالِحِ لِلرَّجُلِ الصَّالِحِ قَالَ كَذَا فِي النُّسْخَةِ نَعِمَّا بِنَصْبِ النُّونِ وَكَسْرِ الْعَيْنِ قَالَ أَبُو عُبَيْدٍ بِكَسْرِ النُّونِ وَالْعَيْنِ

Wahai Amru, sebaik-baik harta adl harta yg dimiliki oleh seorang laki-laki shalih. Perawi berkata, Seperti inilah yg tercantum dalam naskah, 'Na'imma.' Dengan huruf nun yg manshub (harakat fathah) & 'Ain yg maksur ( harakat kasrah). Abu Ubaid berkata, Huruf Nun & 'Ain adl maksur (berharakat kasrah). [HR. Ahmad No.17134].

Hadits Ahmad No.17134 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ali bin Rabah Al Lakhmi] dari [Bapaknya] ia berkata, saya mendengar [Amru bin Ash] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Wahai Amru, persiapkanlah senjata dan pakaianmu, lalu temuilah aku." Maka saya pun melakukannya dan menemui beliau yang saat itu sedang berwudlu, beliau lalu memandangiku dengan pandangan yang serius seraya berkata: "Wahai Amru, aku akan mengutusmu dalam suatu pasukan perang, semoga Allah memberi keselamatan dan harta ghanimah, dan memberimu kesukaan pada harta dengan kesukaan yang baik." Amru berkata; Saya berkata, "Wahai Rasulullah, saya memeluk Islam bukan karena kecintaanku pada harta. Akan tetapi, saya memeluk Islam karena kecintaanku terhadap jihad persahabatan denganmu." Beliau bersabda: "Wahai Amru, sebaik-baik harta adalah harta yang dimiliki oleh seorang laki-laki shalih." Perawi berkata, "Seperti inilah yang tercantum dalam naskah, 'Na'imma.' Dengan huruf nun yang manshub (harakat fathah) dan 'Ain yang maksur (harakat kasrah)." Abu Ubaid berkata, "Huruf Nun dan 'Ain adalah maksur (berharakat kasrah)."]]]

Hadits Ahmad 17135

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَن قَتَادَةَ عَنْ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ ذُؤَيْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ لَا تَلْبِسُوا عَلَيْنَا سُنَّةَ نَبِيِّنَا عِدَّةُ أُمِّ الْوَلَدِ إِذَا تُوُفِّيَ عَنْهَا سَيِّدُهَا أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا

Masa Iddah Ummul Walad jika ditinggal wafat tuannya adl empat bulan sepuluh hari. + Ket; Ummul Walad adl budak wanita yg hamil oleh tuannya sendiri. [HR. Ahmad No.17135].

Hadits Ahmad No.17135 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Raja` bin Haiwah] dari [Qabishah bin Dzu`aib] dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Janganlah kalian merusak sunnah Nabi kami. Masa Iddah Ummul Walad jika ditinggal wafat tuannya adalah empat bulan sepuluh hari."]]]

Hadits Ahmad 17136

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ ثَنَا شُعْبَةُ عَن إِسْمَاعِيلَ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَن عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِهَارًا غَيْرَ سِرٍّ يَقُولُ إِنَّ آلَ أَبِي فُلَانٍ لَيْسُوا لِي بِأَوْلِيَاءَ إِنَّمَا وَلِيِّيَ اللَّهُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ

Keluarga Abu Fulan bukanlah wali-waliku, waliku hanyalah Allah & orang-orang shalih dari kaum mukminin. [HR. Ahmad No.17136].

Hadits Ahmad No.17136 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Isma'il] dari [Qais bin Abu Hazim] dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Saya mendengar secara terang-terangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Keluarga Abu Fulan bukanlah wali-waliku, waliku hanyalah Allah dan orang-orang shalih dari kaum mukminin."]]]

Hadits Ahmad 17137

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ ثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ قَالَ سَمِعْتُ ذَكْوَانَ يُحَدِّثُ عَنْ مَوْلًى لِعَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُ أَرْسَلَهُ إِلَى عَلِيٍّ يَسْتَأْذِنُهُ عَلَى أَسْمَاءَ بِنْتِ عُمَيْسٍ فَأَذِنَ لَهُ حَتَّى إِذَا فَرَغَ مِنْ حَاجَتِهِ سَأَلَ الْمَوْلَى عَمْرًا عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا أَوْ نَهَى أَنْ نَدْخُلَ عَلَى النِّسَاءِ بِغَيْرِ إِذْنِ أَزْوَاجِهِنَّ

telah melarang kami untuk menemui para wanita tanpa seizin suami-suami mereka. [HR. Ahmad No.17137].

Hadits Ahmad No.17137 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] ia berkata, saya mendengar [Dzakwan] menceritakan dari [budaknya Amru bin Ash], bahwa [Amru] pernah mengutusnya kepada Ali untuk minta izin agar ia dapat menemui Asma bin Umais, maka Ali pun mengizinkannya. Setelah hajatnya selesai, sang budak pun menanyakan hal itu kepada Amru. Amru lantas menjawab, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang kami untuk menemui para wanita tanpa seizin suami-suami mereka."]]]

Hadits Ahmad 17138

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي قَبِيلٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ عَقَلْتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلْفَ مَثَلٍ

Saya menghafal seribu perumpamaan dari Rasulullah . [HR. Ahmad No.17138].

Hadits Ahmad No.17138 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Qabil] dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Saya menghafal seribu perumpamaan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 17139

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ ثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ قَالَ قَالَ رَجُلٌ لِعَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَرَأَيْتَ رَجُلًا مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُحِبُّهُ أَلَيْسَ رَجُلًا صَالِحًا قَالَ بَلَى قَالَ قَدْ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُحِبُّكَ وَقَدْ اسْتَعْمَلَكَ فَقَالَ قَدْ اسْتَعْمَلَنِي فَوَاللَّهِ مَا أَدْرِي أَحُبًّا كَانَ لِي مِنْهُ أَوْ اسْتِعَانَةً بِي وَلَكِنْ سَأُحَدِّثُكَ بِرَجُلَيْنِ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُحِبُّهُمَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ وَعَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ

saya ceritakan kepadamu tentang dua orang laki-laki, Rasulullah telah wafat namun beliau tetap mencintai keduanya; yaitu Abdullah bin Mas'ud & Ammar bin Yasir. [HR. Ahmad No.17139].

Hadits Ahmad No.17139 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Jarir] -yakni Ibnu Hazim- ia berkata, saya mendengar [Al Hasan] berkata, seorang laki-laki bertanya kepada [Amru bin Ash], "Bagaimanakah menurutmu tentang seorang laki-laki, saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat, beliau masih menyimpan rasa cinta kepada laki-laki tersebut? Apakah laki-laki itu seorang yang Shalih? ' Amru menjawab, "Tentu." Laki-laki itu berkata, "Sungguh, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah wafat, beliau mencintaimu dan pernah mengangkatmu sebagai pemimpin." Amru berkata, "Beliau telah mengangkatku sebagai pemimpin. Namun demi Allah! saya tidak tahu, apakah karena kecintaannya padaku, ataukah hanya isti'anah (permintaan bantuan) beliau kepadaku. Tetapi akan saya ceritakan kepadamu tentang dua orang laki-laki, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah wafat namun beliau tetap mencintai keduanya; yaitu Abdullah bin Mas'ud dan Ammar bin Yasir."]]]

Hadits Ahmad 17140

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ خُبَيْبِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي الْهُذَيْلِ قَالَ كَانَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ يَتَخَوَّلُنَا فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ بَكْرِ بْنِ وَائِلٍ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ قُرَيْشٌ لَيَضَعَنَّ اللَّهُ هَذَا الْأَمْرَ فِي جُمْهُورٍ مِنْ جَمَاهِيرِ الْعَرَبِ سِوَاهُمْ فَقَالَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ كَذَبْتَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قُرَيْشٌ وُلَاةُ النَّاسِ فِي الْخَيْرِ وَالشَّرِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Quraisy adl pemimpin manusia hingga hari kiamat baik dalam kebaikan maupun keburukkan. [HR. Ahmad No.17140].

Hadits Ahmad No.17140 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Khubaib bin Zubair] ia berkata, saya mendengar [Abdullah bin Abu Al Hudzaili] berkata, " [Amru bin Ash] memilih-milih waktu yang tetap untuk memberikan nasehat kepada kami, lalu seorang laki-laki dari Bani Bakr bin Wa`il berkata, "Sekiranya orang-orang Quraisy tidak berhenti berbuat kemungkaran dan kemaksiatan, niscaya Allah akan meletakkan (kekhilafahan ini) di atas pundak orang-orang Arab selain mereka." kemudian Amru bin Ash berkata, "Kamu dusta! Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Quraisy adalah pemimpin manusia hingga hari kiamat baik dalam kebaikan maupun keburukkan."]]]

Hadits Ahmad 17141

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا مُوسَى يَعْنِي ابْنَ عَلِيٍّ عَن أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ يَقُولُ مَا أَبْعَدَ هَدْيَكُمْ مِنْ هَدْيِ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا هُوَ فَكَانَ أَزْهَدَ النَّاسِ فِي الدُّنْيَا وَأَنْتُمْ أَرْغَبُ النَّاسِ فِيهَا

orang yg paling zuhud terhadap dunia, sedangkan kalian adl orang yg paling cinta terhadap dunia. [HR. Ahmad No.17141].

Hadits Ahmad No.17141 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Musa] -yakni Ibnu Ali- dari [Bapaknya] ia berkata, saya mendengar [Amru bin Ash] berkata, "Alangkah jauhnya perilaku kalian terhadap perilaku Nabi kalian shallallahu 'alaihi wasallam. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling zuhud terhadap dunia, sedangkan kalian adalah orang yang paling cinta terhadap dunia."]]]

Hadits Ahmad 17142

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَن مُوسَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ كَانَ فَزَعٌ بِالْمَدِينَةِ فَأَتَيْتُ عَلَى سَالِمٍ مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ وَهُوَ مُحْتَبٍ بِحَمَائِلِ سَيْفِهِ فَأَخَذْتُ سَيْفًا فَاحْتَبَيْتُ بِحَمَائِلِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَلَا كَانَ مَفْزَعُكُمْ إِلَى اللَّهِ وَإِلَى رَسُولِهِ ثُمَّ قَالَ أَلَا فَعَلْتُمْ كَمَا فَعَلَ هَذَانِ الرَّجُلَانِ الْمُؤْمِنَانِ

Kenapa kalian lakukan sebagaimana yg dilakukan oleh dua orang mukmin ini?
+Ket; duduk ihtiba` adl duduk di atas bokong dgn mendekap kedua lutut di depan dada. [HR. Ahmad No.17142].

Hadits Ahmad No.17142 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dari [Musa] dari [Bapaknya] dari [Amru bin Ash] ia berkata; Suatu ketika penduduk Madinah mengalami ketakutan, lalu saya menemui Salim budak milik Abu Hudzaifah yang sedang duduk ihtiba` dengan bertaut kerangka pedangnya. Maka aku pun mengambil pedang dan duduk ihtiba` dengan bertaut pada kerangkanya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lantas bersabda: "Wahai sekalian manusia, bukankah tempat mengadu dan minta pertolongan kalian adalah kepada Allah Rasul-Nya?" kemudian beliau bersabda: "Kenapa kalian lakukan sebagaimana yang dilakukan oleh dua orang mukmin ini?"]]]

Hadits Ahmad 17143

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنِ الْمُخْتَارِ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى جَيْشِ ذَاتِ السَّلَاسِلِ قَالَ فَأَتَيْتُهُ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَحَبُّ إِلَيْكَ قَالَ عَائِشَةُ قَالَ قُلْتُ فَمِنْ الرِّجَالِ قَالَ أَبُوهَا إِذًا قَالَ قُلْتُ ثُمَّ مَنْ قَالَ عُمَرُ قَالَ فَعَدَّ رِجَالًا

siapakah di antara manusia orang yg paling anda cintai?
beliau menjawab: Aisyah. Saya bertanya lagi, Kalau dari kalangan laki-laki?
beliau menjawab: Bapaknya. Saya bertanya lagi, Lalu siapa lagi?
beliau menjawab: Umar. Beliau lalu menyebutkan beberapa nama. [HR. Ahmad No.17143].

Hadits Ahmad No.17143 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hammad] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abdul Aziz bin Mukhtar] dari [Khalid Al Hadzdza`] dari [Abu Utsman] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Amru bin Ash] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutusku dalam suatu pasukan di Dzatu Salasil, lalu saya menemui beliau dan bertanya, "Wahai Rasulullah, siapakah di antara manusia orang yang paling anda cintai?" beliau menjawab: "Aisyah." Saya bertanya lagi, "Kalau dari kalangan laki-laki?" beliau menjawab: "Bapaknya." Saya bertanya lagi, "Lalu siapa lagi?" beliau menjawab: "Umar." Beliau lalu menyebutkan beberapa nama."]]]

Hadits Ahmad 17144

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ ثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَن عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَن عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُ قَالَ لَمَّا بَعَثَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ ذَاتِ السَّلَاسِلِ قَالَ احْتَلَمْتُ فِي لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ شَدِيدَةِ الْبَرْدِ فَأَشْفَقْتُ إِنْ اغْتَسَلْتُ أَنْ أَهْلَكَ فَتَيَمَّمْتُ ثُمَّ صَلَّيْتُ بِأَصْحَابِي صَلَاةَ الصُّبْحِ قَالَ فَلَمَّا قَدِمْنَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ يَا عَمْرُو صَلَّيْتَ بِأَصْحَابِكَ وَأَنْتَ جُنُبٌ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي احْتَلَمْتُ فِي لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ شَدِيدَةِ الْبَرْدِ فَأَشْفَقْتُ إِنْ اغْتَسَلْتُ أَنْ أَهْلَكَ وَذَكَرْتُ قَوْلَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ { وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا } فَتَيَمَّمْتُ ثُمَّ صَلَّيْتُ فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَقُلْ شَيْئًا

Rasulullah tertawa & beliau tak berkata sesuatu pun. [HR. Ahmad No.17144].

Hadits Ahmad No.17144 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abu Habib] dari [Imran bin Abu Anas] dari [Abdurrahman bin Jubair] dari [Amru bin Ash] berkata saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutusnya pada tahun Dzatu Salasil, "Pada suatu malam yang sangat dingin saya mimpi basah, jika mandi maka saya khawatir akan jatuh sakit. Maka saya pun bertayammum kemudian shalat Subuh berjama'ah bersama sahabat-sahabatku. Saat kami menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka saya pun menuturkan hal itu kepada beliau. Beliau bertanya: "Wahai Amru, apakah kamu shalat bersama sahabat-sahabatmu sedangkan kamu dalam keadaan junub?" saya menjawab, "Benar. Wahai Rasulullah, saya mimpi basah pada malam yang sangat dingin sekali, jika mandi saya khawatir akan jatuh sakit. Lalu saya teringat firman Allah, '(Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu) ' (Qs. An Nisa: 29) Maka saya pun bertayammum dan shalat." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tertawa dan beliau tidak berkata sesuatu pun.]]]

Hadits Ahmad 17145

حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ ثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ ثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سُوَيْدُ بْنُ قَيْسٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ سُمَيٍّ أَنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُبَايِعُكَ عَلَى أَنْ تَغْفِرَ لِي مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْإِسْلَامَ يَجُبُّ مَا كَانَ قَبْلَهُ وَإِنَّ الْهِجْرَةَ تَجُبُّ مَا كَانَ قَبْلَهَا قَالَ عَمْرٌو فَوَاللَّهِ إِنْ كُنْتُ لَأَشَدَّ النَّاسِ حَيَاءً مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا مَلَأْتُ عَيْنِي مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا رَاجَعْتُهُ بِمَا أُرِيدُ حَتَّى لَحِقَ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيَاءً مِنْهُ

Sesungguhnya Islam itu menghapus dosa-dosa yg telah lalu, & hijrah juga menghapus dosa-dosa yg telah lalu. Amru berkata, Demi Allah, saya adl orang yg paling malu terhadap beliau, saya tak pernah memandang Rasulullah & tak pula meminta pertimbangan beliau terhadap sesuatu yg saya inginkan hingga beliau meninggal. [HR. Ahmad No.17145].

Hadits Ahmad No.17145 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abu Habib] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Suwaid bin Qais] dari [Qais bin Summi] bahwa [Amru bin Ash] berkata; Saya berkata, "Wahai Rasulullah, saya berba'iat kepadamu agar engkau mengampuni dosa-dosaku yang telah lalu." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Sesungguhnya Islam itu menghapus dosa-dosa yang telah lalu, dan hijrah juga menghapus dosa-dosa yang telah lalu." Amru berkata, "Demi Allah, saya adalah orang yang paling malu terhadap beliau, saya tidak pernah memandang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan tidak pula meminta pertimbangan beliau terhadap sesuatu yang saya inginkan hingga beliau meninggal."]]]

Hadits Ahmad 17146

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ ثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ عَلِيٍّ عَن أَبِيهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَتَصْدِيقٌ وَجِهَادٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَحَجٌّ مَبْرُورٌ قَالَ الرَّجُلُ أَكْثَرْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلِينُ الْكَلَامِ وَبَذْلُ الطَّعَامِ وَسَمَاحٌ وَحُسْنُ خُلُقٍ قَالَ الرَّجُلُ أُرِيدُ كَلِمَةً وَاحِدَةً قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْهَبْ فَلَا تَتَّهِمِ اللَّهَ عَلَى نَفْسِكَ

Iman kepada Allah & membenarkan-Nya, jihad di jalan Allah & haji yg mabrur. Laki-laki itu berkata, Terlalu banyak wahai Rasulullah! maka Rasulullah bersabda:
Kata-kata yg halus & baik, memberi makan, dermawan & berlaku baik. Laki-laki itu berkata lagi, Saya menginginkan kalimat yg singkat. Maka Rasulullah pun bersabda kepadanya: Pergilah & jangan berprasangka buruk kepada Allah. [HR. Ahmad No.17146].

Hadits Ahmad No.17146 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghailan] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Risydin] telah menceritakan kepadaku [Musa bin Ali] dari [Bapaknya] dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Seorang laki-laki bertanya, "Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling utama?" beliau menjawab: "Iman kepada Allah dan membenarkan-Nya, jihad di jalan Allah dan haji yang mabrur." Laki-laki itu berkata, "Terlalu banyak wahai Rasulullah!" maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kata-kata yang halus dan baik, memberi makan, dermawan dan berlaku baik." Laki-laki itu berkata lagi, "Saya menginginkan kalimat yang singkat." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda kepadanya: "Pergilah dan jangan berprasangka buruk kepada Allah."]]]

Hadits Ahmad 17147

حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هَانِئٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ رَبَاحٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ يَقُولُ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ لِلنَّاسِ مَا أَبْعَدَ هَدْيَكُمْ مِنْ هَدْيِ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا هُوَ فَأَزْهَدُ النَّاسِ فِي الدُّنْيَا وَأَمَّا أَنْتُمْ فَأَرْغَبُ النَّاسِ فِيهَا

orang yg paling zuhud terhadap kehidupan dunia, sedangkan kalian adl orang yg paling cinta terhadapnya. [HR. Ahmad No.17147].

Hadits Ahmad No.17147 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah Al Khuza'i] Telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Mudlar] ia berkata, saya mendengar [Abu Hani`] berkata, saya mendengar [Ali bin Rabah] berkata, saya mendengar [Amru bin Ash] berkata kepada manusia di atas mimbar, "Alangkah jauhnya perilaku kalian terhadap perilaku Nabi kalian shallallahu 'alaihi wasallam. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling zuhud terhadap kehidupan dunia, sedangkan kalian adalah orang yang paling cinta terhadapnya."]]]

Hadits Ahmad 17148

حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ عَن مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرٍو عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا حَكَمَ الْحَاكِمُ فَاجْتَهَدَ ثُمَّ أَصَابَ فَلَهُ أَجْرَانِ وَإِذَا حَكَمَ وَاجْتَهَدَ ثُمَّ أَخْطَأَ فَلَهُ أَجْرٌ

Jika seorang hakim memberi keputusan, lalu ia berijtihad & benar dalam ijtihadnya, maka baginya dua pahala. Dan jika ia memberi putusan lalu berijtihad & salah dalam ijtihadnya, maka baginya satu pahala. [HR. Ahmad No.17148].

Hadits Ahmad No.17148 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Bakr bin Mudlar] dari [Yazid bin Abdullah bin Usamah bin Al Hadi] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Busr bin Sa'id] dari [Abu Qais] budaknya Amru, dari [Amru bin Ash], bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang hakim memberi keputusan, lalu ia berijtihad dan benar dalam ijtihadnya, maka baginya dua pahala. Dan jika ia memberi putusan lalu berijtihad dan salah dalam ijtihadnya, maka baginya satu pahala."]]]

Hadits Ahmad 17149

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ ثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ يَقُولُ لَقَدْ أَصْبَحْتُمْ وَأَمْسَيْتُمْ تَرْغَبُونَ فِيمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزْهَدُ فِيهِ أَصْبَحْتُمْ تَرْغَبُونَ فِي الدُّنْيَا وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزْهَدُ فِيهَا وَاللَّهِ مَا أَتَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةٌ مِنْ دَهْرِهِ إِلَّا كَانَ الَّذِي عَلَيْهِ أَكْثَرَ مِمَّا لَهُ قَالَ فَقَالَ لَهُ بَعْضُ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ رَأَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَسْلِفُ

tidaklah berlalu satu malam kepada Rasulullah , kecuali laparnya lebih banyak daripada kenyangnya. Lalu sebagian sahabat Rasulullah berkata kepadanya, Sungguh, saya telah melihat Rasulullah mencari pinjaman. [HR. Ahmad No.17149].

Hadits Ahmad No.17149 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Laits bin Sa'd] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Ali bin Rabah] ia berkata, saya mendengar [Amru bin Ash] berkata, "Di waktu pagi dan sore hari kalian lebih mencintai sesuatu yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersikap zuhud terhadapnya. Kalian lebih mencintai kehidupan dunia, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersikap zuhud di dalamnya. Demi Allah, tidaklah berlalu satu malam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kecuali laparnya lebih banyak daripada kenyangnya." Lalu sebagian sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadanya, "Sungguh, saya telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mencari pinjaman."]]]

Hadits Ahmad 17150

قَالَ و قَالَ غَيْرُ يَحْيَى وَاللَّهِ مَا مَرَّ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ مِنْ الدَّهْرِ إِلَّا وَالَّذِي عَلَيْهِ أَكْثَرُ مِنْ الَّذِي لَهُ

Tidak pernah berlalu tiga malam melewati Rasulullah , kecuali laparnya lebih banyak daripada kenyangnya. [HR. Ahmad No.17150].

Hadits Ahmad No.17150 Secara Lengkap

[[[Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari [Amru bin 'Ash]; Berkata, telah berkata selain Yahya, "Tidak pernah berlalu tiga malam melewati Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kecuali laparnya lebih banyak daripada kenyangnya."]]]

Hadits Ahmad 17151

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ ثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو قَبِيلٍ عَن مَالِكِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعاصِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي مَوْضِعٍ آخَرَ قَالَ مَالِكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ اسْتَعَاذَ مِنْ سَبْعِ مَوْتَاتٍ مَوْتِ الْفَجْأَةِ وَمِنْ لَدْغِ الْحَيَّةِ وَمِنْ السَّبُعِ وَمِنْ الْغَرَقِ وَمِنْ الْحَرْقِ وَمِنْ أَنْ يَخِرَّ عَلَى شَيْءٍ أَوْ يَخِرَّ عَلَيْهِ شَيْءٌ وَمِنْ الْقَتْلِ عِنْدَ فِرَارِ الزَّحْفِ

bahwa beliau meminta perlindungan dari tujuh bentuk kematian; kematian secara tiba-tiba, mati karena sengatan ular, dimakan binatang buas, tenggelam, terbakar api, terjatuh atau dijatuhi sesuatu, & mati saat saat lari dari medan pertempuran. [HR. Ahmad No.17151].

Hadits Ahmad No.17151 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] Telah menceritakan kepada kami [Abu Qabil] dari [Malik bin Abdullah] dari [Amru bin Ash] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan di tempat yang lain [Malik bin Abdullah] berkata, dari [Abdullah bin Amru] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau meminta perlindungan dari tujuh bentuk kematian; kematian secara tiba-tiba, mati karena sengatan ular, dimakan binatang buas, tenggelam, terbakar api, terjatuh atau dijatuhi sesuatu, dan mati saat saat lari dari medan pertempuran."]]]

Hadits Ahmad 17152

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ قَالَ ثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ يَعْنِي الْمَخْرَمِيَّ قَالَ ثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ عَن بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَزَلَ الْقُرْآنُ عَلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ عَلَى أَيِّ حَرْفٍ قَرَأْتُمْ فَقَدْ أَصَبْتُمْ فَلَا تَتَمَارَوْا فِيهِ فَإِنَّ الْمِرَاءَ فِيهِ كُفْرٌ

Al Qur`an turun dgn tujuh lahjah (bacaan), dgn lahjah manapun kalian membacanya maka bacaan kalian telah benar. Maka janganlah kalian memperdebatkannya, karena perdebatan di dalamnya adl kekafiran. [HR. Ahmad No.17152].

Hadits Ahmad No.17152 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] budak Bani Hasyim, ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Ja'far] -yakni Al Makhrami- ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abdullah bin Usamah bin Hadi] dari [Busr bin Sa'id] dari [Abu Qais] budak Amru bin Ash, dari [Amru bin Ash], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Al Qur`an turun dengan tujuh lahjah (bacaan), dengan lahjah manapun kalian membacanya maka bacaan kalian telah benar. Maka janganlah kalian memperdebatkannya, karena perdebatan di dalamnya adalah kekafiran."]]]

Hadits Ahmad 17153

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ ثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَكَمَ الْحَاكِمُ فَاجْتَهَدَ فَأَصَابَ فَلَهُ أَجْرَانِ وَإِنْ أَخْطَأَ فَلَهُ أَجْرٌ قَالَ يَزِيدُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِأَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ فَقَالَ هَكَذَا حَدَّثَنِي بِهِ أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ

Jika seorang hakim memberi putusan hukum lalu ia berijtihaj & benar, maka baginya dua pahala. Namun jika ia salah maka baginya satu pahala. Yazid berkata, Lalu hal itu aku sampaikan kepada Abu Bakr bin Hazm, maka ia pun berkata, Seperni inilah Abu Salamah menceritakannya kepadaku dari Abu Hurairah, dari Nabi . [HR. Ahmad No.17153].

Hadits Ahmad No.17153 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abdullah] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Busr bin Sa'id] dari [Abu Qais] budak Amru bin Ash, dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang hakim memberi putusan hukum lalu ia berijtihaj dan benar, maka baginya dua pahala. Namun jika ia salah maka baginya satu pahala." [Yazid] berkata, "Lalu hal itu aku sampaikan kepada [Abu Bakr bin Hazm], maka ia pun berkata, "Seperni inilah [Abu Salamah] menceritakannya kepadaku dari [Abu Hurairah], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 17154

حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ سَمِعَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ رَجُلًا يَقْرَأُ آيَةً مِنْ الْقُرْآنِ فَقَالَ مَنْ أَقْرَأَكَهَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَدْ أَقْرَأَنِيهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى غَيْرِ هَذَا فَذَهَبَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَحَدُهُمَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آيَةُ كَذَا وَكَذَا ثُمَّ قَرَأَهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَكَذَا أُنْزِلَتْ فَقَالَ الْآخَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَرَأَهَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَلَيْسَ هَكَذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ هَكَذَا أُنْزِلَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ أُنْزِلَ عَلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ فَأَيَّ ذَلِكَ قَرَأْتُمْ فَقَدْ أَحْسَنْتُمْ وَلَا تَمَارَوْا فِيهِ فَإِنَّ الْمِرَاءَ فِيهِ كُفْرٌ أَوْ آيَةُ الْكُفْرِ

Sesungguhnya Al Qur`an ini diturunkan dgn tujuh lahjah (bacaan), dgn lahjah mana pun kalian membacanya maka kalian benar. Maka janganlah kalian memperdebatkannya, karena perdebatan di dalamnya adl kekafiran, atau merupakan tanda-tanda kekafiran. [HR. Ahmad No.17154].

Hadits Ahmad No.17154 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah Al Khaza'i] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Ja'far bin Abdurrahman bin Al Miswar bin Makhramah] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Yazid bin Abdullah bin Usamah bin Hadi] dari [Busr bin Sa'id] dari [Abu Qais] budak Amru bin Ash, ia berkata, " [Amru bin Ash] pernah mendengar seorang laki-laki membaca ayat Al Qur`an, lalu ia bertanya, "Siapa yang telah membacakan itu kepadamu?" laki-laki itu menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Amru berkata, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membacakannya kepadaku dengan bacaan selain ini." Maka mereka berdua pun mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, salah seorang dari keduanya lalu berkata, "Wahai Rasulullah, kenapa ada ayat yang bacaannya begini dan begini?" Kemudian laki-laki itu membacakan ayat tersebut. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Seperti inilah ia diturunkan." Lalu seorang lagi berkata, "Wahai Rasulullah!" Ia pun membacakannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya bertanya, "Wahai Rasulullah, bukankah seperti ini bacaannya?" Beliau menjawab: "Seperti inilah ia diturunkan." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Al Qur`an ini diturunkan dengan tujuh lahjah (bacaan), dengan lahjah mana pun kalian membacanya maka kalian benar. Maka janganlah kalian memperdebatkannya, karena perdebatan di dalamnya adalah kekafiran, atau merupakan tanda-tanda kekafiran."]]]

Hadits Ahmad 17155

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ رَاشِدٍ الْمُرَادِيِّ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ قَوْمٍ يَظْهَرُ فِيهِمْ الرِّبَا إِلَّا أُخِذُوا بِالسَّنَةِ وَمَا مِنْ قَوْمٍ يَظْهَرُ فِيهِمْ الرُّشَا إِلَّا أُخِذُوا بِالرُّعْبِ

Tidaklah riba merajalela pada suatu kaum kecuali akan ditimpa paceklik. Dan tidaklah budaya suap merajalela pada suatu kaum kecuali akan ditimpakan kepada mereka ketakutan. [HR. Ahmad No.17155].

Hadits Ahmad No.17155 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Dawud] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abdullah bin Sulaiman] dari [Muhammad bin Rasyid Al Muradi] dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah riba merajalela pada suatu kaum kecuali akan ditimpa paceklik. Dan tidaklah budaya suap merajalela pada suatu kaum kecuali akan ditimpakan kepada mereka ketakutan."]]]

Hadits Ahmad 17156

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ قَالَ اسْتَأْذَنَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ عَلَى فَاطِمَةَ فَأَذِنَتْ لَهُ قَالَ ثَمَّ عَلِيٌّ قَالُوا لَا قَالَ فَرَجَعَ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عَلَيْهَا مَرَّةً أُخْرَى فَقَالَ ثَمَّ عَلِيٌّ قَالُوا نَعَمْ فَدَخَلَ عَلَيْهَا فَقَالَ لَهُ عَلِيٌّ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَدْخُلَ حِينَ لَمْ تَجِدْنِي هَاهُنَا قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا أَنْ نَدْخُلَ عَلَى الْمُغِيبَاتِ

telah melarang kami untuk masuk menemui para wanita yg ditinggal pergi suaminya. [HR. Ahmad No.17156].

Hadits Ahmad No.17156 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] ia berkata, " [Amru bin Ash] meminta izin kepada untuk Fatimah, maka Fatimah pun mengizinkannya. Kemudian Amru bertanya, "Apakah Ali ada?" para sahabat lain menjawab, "Tidak, " maka ia pun pulang. Kemudian pada kesempatan yang lain Amru kembali minta izin seraya bertanya, "Apakah Ali ada?" Mereka menjawab, "Ya." Amru lalu masuk menemui Fatimah hingga Ali pun bertanya kepadanya, "Apa yang menghalangimu untuk masuk ke sini saat saya tidak ada?" Amru menjawab, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang kami untuk masuk menemui para wanita yang ditinggal pergi suaminya."]]]

Hadits Ahmad 17157

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ قَالَ ثَنَا الْفَرَجُ قَالَ ثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ جَاءَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَصْمَانِ يَخْتَصِمَانِ فَقَالَ لِعَمْرٍو اقْضِ بَيْنَهُمَا يَا عَمْرُو فَقَالَ أَنْتَ أَوْلَى بِذَلِكَ مِنِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَإِنْ كَانَ قَالَ فَإِذَا قَضَيْتُ بَيْنَهُمَا فَمَا لِي قَالَ إِنْ أَنْتَ قَضَيْتَ بَيْنَهُمَا فَأَصَبْتَ الْقَضَاءَ فَلَكَ عَشْرُ حَسَنَاتٍ وَإِنْ أَنْتَ اجْتَهَدْتَ فَأَخْطَأْتَ فَلَكَ حَسَنَةٌ حَدَّثَنَا هَاشِمٌ قَالَ ثَنَا الْفَرَجُ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ فَإِنْ اجْتَهَدْتَ فَأَصَبْتَ الْقَضَاءَ فَلَكَ عَشَرَةُ أُجُورٍ وَإِنْ اجْتَهَدْتَ فَأَخْطَأْتَ فَلَكَ أَجْرٌ وَاحِدٌ

Jika kamu memutuskan perkara antara keduanya & benar, maka bagimu sepuluh kebaikan. Jika kamu telah berijtihad lalu salah dalam memutuskan, maka bagimu satu kebaikan. Telah menceritakan kepada kami Hasyim ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Al Faraj dari Rabi'ah bin Yazid dari Uqbah bin Amir dari Nabi , seperti hadits di atas. Hanya saja beliau mengatakan: Jika kamu berijtihad lalu keputusanmu benar, maka bagimu adl sepuluh kebaikan. Namun jika kamu berijtihad lalu salah maka bagimu satu kebaikan. [HR. Ahmad No.17157].

Hadits Ahmad No.17157 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadlr] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al Faraj] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la] dari [Bapaknya] dari [Abdullah bin Amru] dari [Amru bin Ash] ia berkata, "Dua orang yang saling bersengketa datang menghadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau berkata kepada Amru: "Wahai Amru, putuskanlah perkara antara keduanya." Amru berkata, "Wahai Rasulullah, engkau lebih layak untuk itu dari saya." Beliau bersabda: "Meskipun begitu." Amru bertanya, "Jika saya memutuskan perkara antara keduanya, maka ganjaran apakah yang akan saya terima?" beliau menjawab: "Jika kamu memutuskan perkara antara keduanya dan benar, maka bagimu sepuluh kebaikan. Jika kamu telah berijtihad lalu salah dalam memutuskan, maka bagimu satu kebaikan." Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al Faraj] dari [Rabi'ah bin Yazid] dari [Uqbah bin Amir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, seperti hadits di atas. Hanya saja beliau mengatakan: "Jika kamu berijtihad lalu keputusanmu benar, maka bagimu adalah sepuluh kebaikan. Namun jika kamu berijtihad lalu salah maka bagimu satu kebaikan."]]]

Hadits Ahmad 17158

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ الْخَطْمِيِّ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ كُنَّا مَعَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ فِي حَجٍّ أَوْ عُمْرَةٍ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِمَرِّ الظَّهْرَانِ فَإِذَا امْرَأَةٌ فِي هَوْدَجِهَا قَدْ وَضَعَتْ يَدَهَا عَلَى هَوْدَجِهَا قَالَ فَمَالَ فَدَخَلَ الشِّعْبَ فَدَخَلْنَا مَعَهُ فَقَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي هَذَا الْمَكَانِ فَإِذَا نَحْنُ بِغِرْبَانٍ كَثِيرَةٍ فِيهَا غُرَابٌ أَعْصَمُ أَحْمَرُ الْمِنْقَارِ وَالرِّجْلَيْنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ النِّسَاءِ إِلَّا مِثْلُ هَذَا الْغُرَابِ فِي هَذِهِ الْغِرْبَانِ قَالَ حَسَنٌ فَإِذَا امْرَأَةٌ فِي يَدَيْهَا حَبَائِرُهَا وَخَوَاتِيمُهَا قَدْ وَضَعَتْ يَدَيْهَا وَلَمْ يَقُلْ حَسَنٌ بِمَرِّ الظَّهْرَانِ

Kaum wanita tak akan masuk surga kecuali seperti burung gagak (yang kedua sayapnya berwarna putih, kemudian paruh & kakinya berwarna merah) ini di antara banyaknya burung-burung gagak ini.' Al Hasan menyebutkan, 'Tiba-tiba ada seorang wanita yg pada tangannya terdapat Jaba`ir (sejenis pakaian yg tersulam dari kapas) & cincin telah meletakkan tangannya,' tetapi Al Hasan tak menyebutkan, 'Di Murru Azh Zhahran'. [HR. Ahmad No.17158].

Hadits Ahmad No.17158 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] dan [Hasan bin Musa] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Abu Ja'far Al Hathmi] dari [Umarah bin Khuzaimah bin Tsabit] ia berkata, "Kami pernah bersama [Amru bin Ash] saat pelaksanaan haji atau umrah. Ketika kami berada di Marru Azh Zhahran (nama tempat), tiba-tiba ada seorang wanita berada di dalam sekedup miliknya meletakkan tangan di atas sekedup miliknya tersebut. Kemudian Amru berpaling dan memasuki jalan bukit, maka kami pun ikut masuk bersamanya. Amru kemudian berkata, "Kami pernah di tempat ini bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu kami melewati sekelompok burung gagak yang banyak. Dan di antara burung-burung gagak itu ada beberapa ekor burung gagak yang kedua sayapnya berwarna putih, kemudian paruh dan kakinya berwarna merah. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kaum wanita tidak akan masuk surga kecuali seperti burung gagak (yang kedua sayapnya berwarna putih, kemudian paruh dan kakinya berwarna merah) ini di antara banyaknya burung-burung gagak ini.'" Al Hasan menyebutkan, 'Tiba-tiba ada seorang wanita yang pada tangannya terdapat Jaba`ir (sejenis pakaian yang tersulam dari kapas) dan cincin telah meletakkan tangannya, ' tetapi Al Hasan tidak menyebutkan, 'Di Murru Azh Zhahran'."]]]

Hadits Ahmad 17159

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ ابْنِ شِمَاسَةَ أَنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ قَالَ لَمَّا أَلْقَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي قَلْبِي الْإِسْلَامَ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُبَايِعَنِي فَبَسَطَ يَدَهُ إِلَيَّ فَقُلْتُ لَا أُبَايِعُكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ حَتَّى تَغْفِرَ لِي مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِي قَالَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَمْرُو أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الْهِجْرَةَ تَجُبُّ مَا قَبْلَهَا مِنْ الذُّنُوبِ يَا عَمْرُو أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الْإِسْلَامَ يَجُبُّ مَا كَانَ قَبْلَهُ مِنْ الذُّنُوبِ

tidakkah kamu tahu bahwa hijrah menghapus dosa yg telah lalu?
Wahai Amru, tidakkah kamu tahu bahwa Islam menghapus dosa yg telah lalu? [HR. Ahmad No.17159].

Hadits Ahmad No.17159 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Laits bin Sa'd] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Abu Syimamah] bahwa [Amru bin Ash] berkata, "Ketika Allah 'azza wajalla menempatkan Islam dalam hatiku, maka aku mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam agar beliau membaiatku. Kemudian beliau mengulurkan tangannya kepadaku, lalu aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku tidak akan membaiatmu sebelum engkau memberi maaf atas kesalahan-kesalahanku yang telah lalu." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Wahai Amru, tidakkah kamu tahu bahwa hijrah menghapus dosa yang telah lalu? Wahai Amru, tidakkah kamu tahu bahwa Islam menghapus dosa yang telah lalu?"]]]

Musnad Penduduk Syam