Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Al Barra` Bin Azib Radliyallahu Taala Anhu

Hadits Ahmad 17738

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبِي وَإِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَوْمَ حُنَيْنٍ أَنَا النَّبِيُّ لَا كَذِبْ أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ

Aku adl Nabi yg tak akan berbohong, Aku adl putranya Abdul Muthalib. [HR. Ahmad No.17738].

Hadits Ahmad No.17738 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] dan [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Barra' bin Azib] ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada saat perang Hunain: "Aku adalah Nabi yang tidak akan berbohong, Aku adalah putranya Abdul Muthalib."]]]

Hadits Ahmad 17739

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ قَالَ فَحَدَّثَنِي بِهِ ابْنُ أَبِي لَيْلَى قَالَ فَحَدَّثَ أَنَّ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قَالَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى فَرَكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَإِذَا سَجَدَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السُّجُودِ وَبَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ

sifat shalat Rasulullah adalah, lama beliau ruku', mengangkat kepalanya dari ruku', sujud, & mengangkat kepalanya dari sujud, serta diantara dua sujud, lama kesemuanya hampir-hampir sama (mendekati). [HR. Ahmad No.17739].

Hadits Ahmad No.17739 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] ia berkata, telah menceritakannya kepadaku [Ibnu Abu Laila] ia berkata dan menceritakan bahwa [Al Barra` bin Azib] berkata; Bahwa sifat shalat Rasulullah adalah, lama beliau ruku', mengangkat kepalanya dari ruku', sujud, dan mengangkat kepalanya dari sujud, serta diantara dua sujud, lama kesemuanya hampir-hampir sama (mendekati)."]]]

Hadits Ahmad 17740

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى قَالَ حَدَّثَنَا الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْنُتُ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ وَالْمَغْرِبِ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ لَيْسَ يُرْوَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَنَتَ فِي الْمَغْرِبِ إِلَّا فِي هَذَا الْحَدِيثِ وَعَنْ عَلِيٍّ قَوْلُهُ

berqunut pada waktu shalat Subuh & Magrib. Abu Abdurrahman berkata 'Tidak ada hadits yg diriwayatkan dari Nabi yg menyatakan bahwa beliau melakukan qunut pada shalat Maghrib, kecuali dalam hadits ini. Dan dari Ali. [HR. Ahmad No.17740].

Hadits Ahmad No.17740 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Ibnu Abu Laila] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al Barra` bin Azib] bahwa Nabiyyullah berqunut pada waktu shalat Subuh dan Magrib. Abu Abdurrahman berkata 'Tidak ada hadits yang diriwayatkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang menyatakan bahwa beliau melakukan qunut pada shalat Maghrib, kecuali dalam hadits ini." Dan dari Ali.]]]

Hadits Ahmad 17741

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُ لَمَّا أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ مَكَّةَ إِلَى الْمَدِينَةِ قَالَ فَتَبِعَهُ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ فَدَعَا عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَاخَتْ بِهِ فَرَسُهُ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ لِي وَلَا أَضُرُّكَ قَالَ فَدَعَا اللَّهَ لَهُ قَالَ فَعَطِشَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَرُّوا بِرَاعِي غَنَمٍ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَأَخَذْتُ قَدَحًا فَحَلَبْتُ فِيهِ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُثْبَةً مِنْ لَبَنٍ فَأَتَيْتُهُ بِهِ فَشَرِبَ حَتَّى رَضِيتُ

mendo'akan keburukan untuknya, hingga kuda tunggangannya pun tersungkur jatuh. Setelah itu, ia berkata, Bedo'alah kebaikan untukku, & aku tak akan mencelakaimu. Maka Rasulullah pun mendoakan kebaikan untuknya. kemudian Rasulullah kehausan, lalu mereka melewati seorang penggembala kambing, hingga berkatalah Abu Bakar, Maka aku mengambil gelas & memeras susu untuk Rasulullah , kemudian kudatangi beliau & beliau pun meminumnya hingga akupun merasa puas. [HR. Ahmad No.17741].

Hadits Ahmad No.17741 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, saya mendengar [Abu Ishaq Al Hamdani] berkata, saya mendengar [Al Barra` bin 'Azib] berkata; Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berangkat dari Makkah ke Madinah, Suraqah bin Malik bin Ju'tsum mengikutinya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendo'akan keburukan untuknya, hingga kuda tunggangannya pun tersungkur jatuh. Setelah itu, ia berkata, "Bedo'alah kebaikan untukku, dan aku tidak akan mencelakaimu." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun mendoakan kebaikan untuknya. kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kehausan, lalu mereka melewati seorang penggembala kambing, hingga berkatalah [Abu Bakar], "Maka aku mengambil gelas dan memeras susu untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian kudatangi beliau dan beliau pun meminumnya hingga akupun merasa puas."]]]

Hadits Ahmad 17742

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ وَرَجُلٍ آخَرَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ تَوَسَّدَ يَمِينَهُ وَيَقُولُ اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَجْمَعُ عِبَادَكَ قَالَ فَقَالَ أَبُو إِسْحَاقَ وَقَالَ الْآخَرُ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Jika Rasulullah hendak tidur, maka beliau menjadikan bagian kanan tubuhnya sebagai sandaran, kemudian berdo'a: ALLAHUMMA QINI ADZABAKA YAUMA TAJMA'U IBAADAKA (Ya Allah, jagalah diriku dari adzab-Mu pada hari berkumpulnya semua hamba-MU). Abu Ishaq & yg lain berkata; Yaitu pada hari Engkau membangkitkan seluruh hamba-Mu. [HR. Ahmad No.17742].

Hadits Ahmad No.17742 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Ubaidah] dan [laki-laki lain] dari [Al Barra` bin 'Azib] ia berkata; Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur, maka beliau menjadikan bagian kanan tubuhnya sebagai sandaran, kemudian berdo'a: "ALLAHUMMA QINI ADZABAKA YAUMA TAJMA'U IBAADAKA (Ya Allah, jagalah diriku dari adzab-Mu pada hari berkumpulnya semua hamba-MU)." Abu Ishaq dan yang lain berkata; "Yaitu pada hari Engkau membangkitkan seluruh hamba-Mu."]]]

Hadits Ahmad 17743

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مَرْبُوعًا بَعِيدَ مَا بَيْنَ الْمَنْكِبَيْنِ عَظِيمَ الْجُمَّةِ إِلَى شَحْمَةِ أُذُنَيْهِ عَلَيْهِ حُلَّةٌ حَمْرَاءُ مَا رَأَيْتُ شَيْئًا قَطُّ أَحْسَنَ مِنْهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

seorang yg bidang dadanya tak terlalu menonjol, jarak antara kedua bahunya berjauhan, panjang rambutnya terurai hingga menyentuh kedua daun telinganya, & beliau memakai pakaian berwarna merah. Sungguh, aku tak pernah melihat seorang yg tampan melebihi ketampanan Rasulullah . [HR. Ahmad No.17743].

Hadits Ahmad No.17743 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, saya mendengar [Abu Ishaq] berkata, saya mendengar [Al Barra`] berkata; "Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah seorang yang bidang dadanya tidak terlalu menonjol, jarak antara kedua bahunya berjauhan, panjang rambutnya terurai hingga menyentuh kedua daun telinganya, dan beliau memakai pakaian berwarna merah. Sungguh, aku tidak pernah melihat seorang yang tampan melebihi ketampanan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 17744

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ قَرَأَ رَجُلٌ الْكَهْفَ وَفِي الدَّارِ دَابَّةٌ فَجَعَلَتْ تَنْفِرُ فَنَظَرَ فَإِذَا ضَبَابَةٌ أَوْ سَحَابَةٌ قَدْ غَشِيَتْهُ قَالَا فَذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اقْرَأْ فُلَانُ فَإِنَّهَا السَّكِينَةُ تَنَزَّلَتْ عِنْدَ الْقُرْآنِ أَوْ تَنَزَّلَتْ لِلْقُرْآنِ

Itu adl As sakinah (ketenangan) yg turun saat Al Qur`an dibaca atau atau As Sakinah itu memang turun untuk Al Qur`an. [HR. Ahmad No.17744].

Hadits Ahmad No.17744 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; Seorang laki-laki membaca surat Al Kahfi, sementara di dalam rumahnya terdapat binatang melata yang seketika itu langsung kabur. Kemudian ia melihat, ternyata awan tipis telah menaunginya. Maka mereka berdua menuturkan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. beliau bersabda: "Bacalah wahai Fulan! Itu adalah As sakinah (ketenangan) yang turun saat Al Qur`an dibaca atau atau As Sakinah itu memang turun untuk Al Qur`an."]]]

Hadits Ahmad 17745

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ وَسَأَلَهُ رَجُلٌ مِنْ قَيْسٍ فَقَالَ أَفَرَرْتُمْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ حُنَيْنٍ فَقَالَ الْبَرَاءُ وَلَكِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَفِرَّ كَانَتْ هَوَازِنُ نَاسًا رُمَاةً وَإِنَّا لَمَّا حَمَلْنَا عَلَيْهِمْ انْكَشَفُوا فَأَكْبَبْنَا عَلَى الْغَنَائِمِ فَاسْتَقْبَلُونَا بِالسِّهَامِ وَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَغْلَتِهِ الْبَيْضَاءِ وَإِنَّ أَبَا سُفْيَانَ بْنَ الْحَارِثِ آخِذٌ بِلِجَامِهَا وَهُوَ يَقُولُ أَنَا النَّبِيُّ لَا كَذِبْ أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ

Aku adl seorang Nabi yg tak pernah berdusta. Aku adl putra Abdul Muthallib. [HR. Ahmad No.17745].

Hadits Ahmad No.17745 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] saat itu, seorang laki-laki dari Qais bertanya kepadanya, "Apakah kalian melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada saat perang Hunain?" Al Baraa` menjawab, "Akan tetapi, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak lari dari medan peperangan. Saat itu, kaum Hawazin mempunyai pasukan pemanah. Dan ketika kami memukul mundur dan menjadikan mereka terpecah belah, kami segera melahap ghanimah hingga mereka pun balik menghujani kami dengan anak panah. Dan sungguh, saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di atas Bighal putihnya, sementara Sufyan bin Al Harits memegang tali kekangnya. Dan saat itu, beliau bersabda: "Aku adalah seorang Nabi yang tidak pernah berdusta. Aku adalah putra Abdul Muthallib."]]]

Hadits Ahmad 17746

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ رَبِيعَ بْنَ الْبَرَاءِ يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَقْبَلَ مِنْ سَفَرٍ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

kembali dari bepergian, beliau membaca: AAYIBUUN TAA`IBUUN 'AABIDUUN LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kembali dgn bertaubat, beribadah & memuji Rabb kami). [HR. Ahmad No.17746].

Hadits Ahmad No.17746 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Ar Rabi' bin Al Baraa`] menceritakan dari [Al Baraa`] bahwa jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kembali dari bepergian, beliau membaca: "AAYIBUUN TAA`IBUUN 'AABIDUUN LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji Rabb kami)."]]]

Hadits Ahmad 17747

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ قُلْتُ لِلْبَرَاءِ الرَّجُلُ يَحْمِلُ عَلَى الْمُشْرِكِينَ أَهُوَ مِمَّنْ أَلْقَى بِيَدِهِ إِلَى التَّهْلُكَةِ قَالَ لَا لِأَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ بَعَثَ رَسُولَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ { فَقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا تُكَلَّفُ إِلَّا نَفْسَكَ } إِنَّمَا ذَاكَ فِي النَّفَقَةِ

seorang laki-laki menyerang kaum musyrikin, apakah ia termasuk orang yg menjatuhkan dirinya dalam kebinasaan?
Al Baraa` menjawab: Tidak, karena Allah 'azza wajalla telah mengutus Rasul-Nya & Dia berfirman: 'Maka berperanglah kamu di jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dgn kewajiban kamu sendiri.' (QS. Annikah 84). Sesungguhnya At Tahlukah (kebinasaan itu) hanya terkait dgn nafkah. [HR. Ahmad No.17747].

Hadits Ahmad No.17747 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud Al Hasyimi] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abu Bakr] dari [Abu Ishaq] ia berkata; Saya berkata kepada Al Baraa`, "Bagaimana, jika seorang laki-laki menyerang kaum musyrikin, apakah ia termasuk orang yang menjatuhkan dirinya dalam kebinasaan?" [Al Baraa`] menjawab: "Tidak, karena Allah 'azza wajalla telah mengutus Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam dan Dia berfirman: 'Maka berperanglah kamu di jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri.' (QS. Annikah 84). Sesungguhnya At Tahlukah (kebinasaan itu) hanya terkait dengan nafkah."]]]

Hadits Ahmad 17748

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ قِيلَ لِلْبَرَاءِ أَكَانَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيدًا هَكَذَا مِثْلَ السَّيْفِ قَالَ لَا بَلْ كَانَ مِثْلَ الْقَمَرِ

Apakah wajah Rasulullah keras seperti pedang ini?
Ia menjawab, Tidak, bahkan wajah beliau laksana bulan. [HR. Ahmad No.17748].

Hadits Ahmad No.17748 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] ia berkata; Pernah ditanyakan kepada [Al Barra`]: "Apakah wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keras seperti pedang ini?" Ia menjawab, "Tidak, bahkan wajah beliau laksana bulan."]]]

Hadits Ahmad 17749

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَنَزَلْنَا بِغَدِيرِ خُمٍّ فَنُودِيَ فِينَا الصَّلَاةُ جَامِعَةٌ وَكُسِحَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَحْتَ شَجَرَتَيْنِ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَأَخَذَ بِيَدِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَالَ أَلَسْتُمْ تَعْلَمُونَ أَنِّي أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ قَالُوا بَلَى قَالَ أَلَسْتُمْ تَعْلَمُونَ أَنِّي أَوْلَى بِكُلِّ مُؤْمِنٍ مِنْ نَفْسِهِ قَالُوا بَلَى قَالَ فَأَخَذَ بِيَدِ عَلِيٍّ فَقَالَ مَنْ كُنْتُ مَوْلَاهُ فَعَلِيٌّ مَوْلَاهُ اللَّهُمَّ وَالِ مَنْ وَالَاهُ وَعَادِ مَنْ عَادَاهُ قَالَ فَلَقِيَهُ عُمَرُ بَعْدَ ذَلِكَ فَقَالَ هَنِيئًا يَا ابْنَ أَبِي طَالِبٍ أَصْبَحْتَ وَأَمْسَيْتَ مَوْلَى كُلِّ مُؤْمِنٍ وَمُؤْمِنَةٍ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا هُدْبَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ

Barang siapa yg menjadikan aku sebagai walinya, maka Ali juga merupakan wali baginya. Ya Allah, tolonglah orang-orang yg menolongnya, & musuhilah orang yg memusuhinya. Setelah itu, Umar bin Khaththab Radliayallahu 'Anhu berkata, Selamat bagimu wahai Ali, kamu telah menjadi wali bagi setiap mukmin & mukminah. Abu Abdurrahman berkata, Telah menceritakan kepada kami Hudbah bin Khalid Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Ali bin Zaid dari Adi bin Tsabit dari Al Barra` bin 'Azib dari Nabi semisalnya. [HR. Ahmad No.17749].

Hadits Ahmad No.17749 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Zaid] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin Azib] ia berkata; Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Kemudian kami singgah di Ghadir Khum dan tak lama kemudian adzan shalat pun dikumandangkan. Sebagai tempat beliau, dibersihkanlah semak-semak yang berada di bawah dua batang pohon, baru kemudian beliau shalat Zhuhur. Setelah itu, beliau langsung memegang tangan Ali radliallahu 'anhu seraya bertanya: "Bukankah kalian telah mengetahui bahwa diriku lebih berhak terhadap kaum mukminin atas diri mereka sendiri?" para sahabat menjawab, "Benar." Beliau bertanya lagi, "Bukankah kalian telah mengetahui bahwa saya lebih berhak terhadap setiap mukmin atas dirinya sendiri?" para sahabat menjawab, "Benar." Kemudian beliau memegang erat tangan Ali dan bersabda: "Barang siapa yang menjadikan aku sebagai walinya, maka Ali juga merupakan wali baginya. Ya Allah, tolonglah orang-orang yang menolongnya, dan musuhilah orang yang memusuhinya." Setelah itu, Umar bin Khaththab Radliayallahu 'Anhu berkata, "Selamat bagimu wahai Ali, kamu telah menjadi wali bagi setiap mukmin dan mukminah." Abu Abdurrahman berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hudbah bin Khalid] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ali bin Zaid] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Barra` bin 'Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 17750

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ زُبَيْدٌ أَخْبَرَنِي مَنْصُورٌ وَدَاوُدُ وَابْنُ عَوْنٍ وَمُجَالِدٌ عَنِ الشَّعْبِيِّ وَهَذَا حَدِيثُ زُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ وَحَدَّثَنَا عِنْدَ سَارِيَةٍ فِي الْمَسْجِدِ قَالَ وَلَوْ كُنْتُ ثَمَّ لَأَخْبَرْتُكُمْ بِمَوْضِعِهَا قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أَوَّلَ مَا نَبْدَأُ بِهِ فِي يَوْمِنَا هَذَا أَنْ نُصَلِّيَ ثُمَّ نَرْجِعَ فَنَنْحَرَ فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ أَصَابَ سُنَّتَنَا وَمَنْ ذَبَحَ قَبْلَ ذَلِكَ فَإِنَّمَا هُوَ لَحْمٌ قَدَّمَهُ لِأَهْلِهِ لَيْسَ مِنْ النُّسُكِ فِي شَيْءٍ قَالَ وَذَبَحَ خَالِي أَبُو بُرْدَةَ بْنُ نِيَارٍ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَبَحْتُ وَعِنْدِي جَذَعَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُسِنَّةٍ قَالَ اجْعَلْهَا مَكَانَهَا وَلَمْ تُجْزِئْ أَوْ تُوفِ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ

Aku telah menyembelih & aku mempunyai kambing kecil yg berumur sekitar enam bulan yg lebih baik dari kambing yg berumur satu tahun??
maka beliau berkata:
Maka tak mengapa engkau jadikan kambing umur enam bulan menggantikan kambing umur satu tahun, akan tetapi pengecualian ini hanya untukmu & tak boleh selain kamu setelah ini. [HR. Ahmad No.17750].

Hadits Ahmad No.17750 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah berkata [Zubaid] telah mengabarkan kepadaku [Manshur] dan [Dawud] dan [Ibnu Aun] dan [Mujalid] dari [Asy Sya'bi] -dan ini adalah haditsnya Zubaid ia berkata saya mendengar Asy Sya'bi- menceritakan dari [Al Baraa`] dan ia telah menceritakan kepada kami di sisi dinding Masjid, ia berkata; kepada kita ketika ada rombongan di masjid, dia berkata: "Kalaulah jika diriku telah…..kemudian aku kabarkan kepada kalian tentang perkaranya, bahwa Rasulullah khutbah maka beliau bersabda: "Sesungguhnya yang pertama dalam hari kita ini adalah kita melaksanakan sholat kemudian pulang dan memotong hewan sembelihan, maka siapa yang mengerjakan sebagaimana hal tersebut maka dia telah mendapatkan perkara dari sunnah kita, akan tetapi barang siapa yang menyembelih sebelum itu maka sembelihannya hakekatnya adalah hanya bagaikan daging yang dia hadiahkan kepada keluarganya, dan tidak termasuk dari rangkaian ibadah".maka Barra' berkata: "Pamanku Abu Burdah bin Niyar berkata: "Wahai Rasulullah Aku telah menyembelih dan aku mempunyai kambing kecil yang berumur sekitar enam bulan yang lebih baik dari kambing yang berumur satu tahun"?? maka beliau berkata: "Maka tidak mengapa engkau jadikan kambing umur enam bulan menggantikan kambing umur satu tahun, akan tetapi pengecualian ini hanya untukmu dan tidak boleh selain kamu setelah ini".]]]

Hadits Ahmad 17751

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَلْقَمَةُ بْنُ مَرْثَدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْقَبْرِ إِذَا سُئِلَ فَعَرَفَ رَبَّهُ قَالَ وَقَالَ شَيْءٌ لَا أَحْفَظُهُ فَذَلِكَ قَوْلُهُ عَزَّ وَجَلَّ { يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ }

berkenaan dgn kubur: Jika seorang hamba ditanya, kemudian ia mengetahui Rabb-nya, -kemudian beliau mengatakan sesuatu namun saya tak menghafalnya- & itulah yg termaktub dalam firman Allah: 'Allah meneguhkan (iman) orang-orang yg beriman dgn Ucapan yg teguh itu dalam kehidupan di dunia & di akhirat. (QS. Ibrahim 27).' [HR. Ahmad No.17751].

Hadits Ahmad No.17751 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, [Alqamah bin Martsad], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku dari [Sa'ad bin Ubaidah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda berkenaan dengan kubur: "Jika seorang hamba ditanya, kemudian ia mengetahui Rabb-nya, -kemudian beliau mengatakan sesuatu namun saya tidak menghafalnya- dan itulah yang termaktub dalam firman Allah: 'Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. (QS. Ibrahim 27).'"]]]

Hadits Ahmad 17752

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ شُعْبَةُ وَلَمْ يَسْمَعْهُ مِنْ الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِنَاسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ إِنْ كُنْتُمْ لَا بُدَّ فَاعِلِينَ فَأَفْشُوا السَّلَامَ وَأَعِينُوا الْمَظْلُومَ وَاهْدُوا السَّبِيلَ

Jika kalian harus berbuat, maka sebarkanlah salam, tolonglah orang yg terzhalimi & tunjukkanlah jalan (bagi yg tersesat). [HR. Ahmad No.17752].

Hadits Ahmad No.17752 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati sekelompok orang Anshar dan bersabda: "Jika kalian harus berbuat, maka sebarkanlah salam, tolonglah orang yang terzhalimi dan tunjukkanlah jalan (bagi yang tersesat)."]]]

Hadits Ahmad 17753

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مَجْلِسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ إِنْ أَبَيْتُمْ إِلَّا أَنْ تَجْلِسُوا فَاهْدُوا السَّبِيلَ وَرُدُّوا السَّلَامَ وَأَعِينُوا الْمَظْلُومَ

Jika kalian harus duduk, maka tunjukkanlah jalan (bagi yg tersesat), balaslah salam, & tolonglah orang yg terzhalimi. [HR. Ahmad No.17753].

Hadits Ahmad No.17753 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati majelis yang dikerumuni oleh orang-orang Anshar, dan beliau pun bersabda: "Jika kalian harus duduk, maka tunjukkanlah jalan (bagi yang tersesat), balaslah salam, dan tolonglah orang yang terzhalimi."]]]

Hadits Ahmad 17754

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ أَنَّهُ سَمِعَ الْبَرَاءَ يَقُولُ فِي هَذِهِ الْآيَةِ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَجَاءَ بِكَتِفٍ فَكَتَبَهَا قَالَ فَشَكَا إِلَيْهِ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ضَرَارَتَهُ فَنَزَلَتْ { لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ }

Tidaklah sama antara mukmin yg duduk (yang tak ikut berperang) yg tak mempunyai 'uzur. (QS. Annisa'; 95). [HR. Ahmad No.17754].

Hadits Ahmad No.17754 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] bahwa ia mendengar [Al Baraa`] berkata berkenaan dengan ayat ini: "Tidak lah sama kedudukan orang-orang mukmin yang duduk dan para mujahidin di jalan Allah." (Al Baraa` berkata); Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh Zaid untuk mencatat ayat tersebut, maka ia pun datang dengan membawa sebongkah tulang dan menulisnya. Kemudian Ibnu Ummi Maktum datang mengadu padanya akan penyakit buta yang dideritanya, maka turunlah ayat: "Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur." (QS. Annisa'; 95).]]]

Hadits Ahmad 17755

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَبِي زَائِدَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ قَالَ قَالَ رَجُلٌ لِلْبَرَاءِ وَهُوَ يَمْزَحُ مَعَهُ قَدْ فَرَرْتُمْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنْتُمْ أَصْحَابُهُ قَالَ الْبَرَاءُ إِنِّي لَأَشْهَدُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا فَرَّ يَوْمَئِذٍ وَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ حُفِرَ الْخَنْدَقُ وَهُوَ يَنْقُلُ مَعَ النَّاسِ التُّرَابَ وَهُوَ يَتَمَثَّلُ كَلِمَةَ ابْنِ رَوَاحَةَ اللَّهُمَّ لَوْلَا أَنْتَ مَا اهْتَدَيْنَا وَلَا تَصَدَّقْنَا وَلَا صَلَّيْنَا فَأَنْزِلَنْ سَكِينَةً عَلَيْنَا وَثَبِّتْ الْأَقْدَامَ إِنْ لَاقَيْنَا فَإِنَّ الْأُلَى قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا وَإِنْ أَرَادُوا فِتْنَةً أَبَيْنَا يَمُدُّ بِهَا صَوْتَهُ

memindahkan tanah bersama para sahabat. Kemudian beliau mendendangkan perkataan Abdullah bin Ruwahah: Ya Allah, kalaulah bukan karena-MU maka kami adl adalah kaum yg tak mendapat petunjuk, tak pula akan bersedekah, & tak akan pernah shalat. Maka turunkanlah ketenangan kepada kami kita, berikanlah keteguhan saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya orang-orang terdahulu telah melampaui batas atas kami, & jika mereka menginginkan terjadinya fitnah, maka kami akan pun mengabaikannya. Beliau mengucapkannya dgn memanjangkan suara. [HR. Ahmad No.17755].

Hadits Ahmad No.17755 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Abu Za`idah] ia berkatsa, saya mendengar [Abu Ishaq] ia berkata; seorang laki-laki berkata dengan bercanda kepada Al Baraa', "Kalian telah melarikan diri dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, padahal kalian adalah para sahabatnya." [Al Baraa`] berkata, "Aku bersaksi atas diri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa pada hari itu, tiada seorang pun yang melarikan diri. Dan sungguh, saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada hari digalinya parit, beliau sedang memindahkan tanah bersama para sahabat. Kemudian beliau mendendangkan perkataan Abdullah bin Ruwahah: "Ya Allah, kalaulah bukan karena-MU maka kami adalah adalah kaum yang tidak mendapat petunjuk, tidak pula akan bersedekah, dan tidak akan pernah shalat. Maka turunkanlah ketenangan kepada kami kita, berikanlah keteguhan saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya orang-orang terdahulu telah melampaui batas atas kami, dan jika mereka menginginkan terjadinya fitnah, maka kami akan pun mengabaikannya." Beliau mengucapkannya dengan memanjangkan suara.]]]

Hadits Ahmad 17756

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ رَفَعَ يَدَيْهِ

ketika mulai menunaikan shalat, beliau mengangkat kedua tangannya. [HR. Ahmad No.17756].

Hadits Ahmad No.17756 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin Azib] ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika mulai menunaikan shalat, beliau mengangkat kedua tangannya.]]]

Hadits Ahmad 17757

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ الْحَقِّ عَلَى الْمُسْلِمِينَ أَنْ يَغْتَسِلَ أَحَدُهُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَأَنْ يَمَسَّ مِنْ طِيبٍ إِنْ كَانَ عِنْدَ أَهْلِهِ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ عِنْدَهُمْ طِيبٌ فَإِنَّ الْمَاءَ أَطْيَبُ

Sesungguhnya di antara kewajiban kaum muslimin adl mandi pada hari jum'at & memakai wangi-wangian. Namun, jika mereka tak mempunyai, maka sesungguhnya air itu lebih wangi. [HR. Ahmad No.17757].

Hadits Ahmad No.17757 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya di antara kewajiban kaum muslimin adalah mandi pada hari jum'at dan memakai wangi-wangian. Namun, jika mereka tidak mempunyai, maka sesungguhnya air itu lebih wangi."]]]

Hadits Ahmad 17758

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ أَخْبَرَنَا أَبُو جَنَابٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْبَرَاءِ عَنْ أَبِيهِ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ فَقَالَ إِنَّ أَوَّلَ نُسُكِكُمْ هَذِهِ الصَّلَاةُ فَقَامَ إِلَيْهِ أَبُو بُرْدَةَ بْنُ نِيَارٍ خَالِي قَالَ سُهَيْلٌ وَكَانَ بَدْرِيًّا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَانَ يَوْمًا نَشْتَهِي فِيهِ اللَّحْمَ ثُمَّ إِنَّا عَجَّلْنَا فَذَبَحْنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَبْدِلْهَا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عِنْدَنَا مَاعِزًا جَذَعًا قَالَ فَهِيَ لَكَ وَلَيْسَ لِأَحَدٍ بَعْدَكَ

kami sudah sangat menginginkan daging, sehingga kami menyegerakannya & menyembelihnya. Maka Rasulullah bersabda:
Kalau begitu, maka gantilah. Ia berkata lagi, Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami memiliki anak kambing kacang. Beliau bersabda:
Kambing itu adl untukmu & bukan untuk seorang pun setelahmu. [HR. Ahmad No.17758].

Hadits Ahmad No.17758 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah mengabarkan kepada kami [Abu Janab] dari [Yazid bin Al Baraa`] dari [bapaknya] bahwa; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah pada hari Nahr: "Sesungguhnya awal Nusuk (Ibadah) kalian adalah shalat ini." Kemudian Abu Burdah bin Niyar berdiri mendekat ke arah beliau, "Berikanlah jalan untukku." Suhail berkata, "Ia termasuk ahli Badar." Abu Burdah berkata, "Wahai Rasulullah, sehari sebelumnya, kami sudah sangat menginginkan daging, sehingga kami menyegerakannya dan menyembelihnya." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalau begitu, maka gantilah." Ia berkata lagi, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami memiliki anak kambing kacang." Beliau bersabda: "Kambing itu adalah untukmu dan bukan untuk seorang pun setelahmu."]]]

Hadits Ahmad 17759

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا أَبُو جَنَابٍ الْكَلْبِيُّ حَدَّثَنِي يَزيدُ بْنُ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كُنَّا جُلُوسًا فِي الْمُصَلَّى يَوْمَ أَضْحَى فَأَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمَ عَلَى النَّاسِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ أَوَّلَ نُسُكِ يَوْمِكُمْ هَذَا الصَّلَاةُ قَالَ فَتَقَدَّمَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ ثُمَّ اسْتَقْبَلَ النَّاسَ بِوَجْهِهِ وَأُعْطِيَ قَوْسًا أَوْ عَصًا فَاتَّكَأَ عَلَيْهِ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ وَأَمَرَهُمْ وَنَهَاهُمْ وَقَالَ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ عَجَّلَ ذَبْحًا فَإِنَّمَا هِيَ جَزْرَةٌ أَطْعَمَهُ أَهْلَهُ إِنَّمَا الذَّبْحُ بَعْدَ الصَّلَاةِ فَقَامَ إِلَيْهِ خَالِي أَبُو بُرْدَةَ بْنُ نِيَارٍ فَقَالَ أَنَا عَجَّلْتُ ذَبْحَ شَاتِي يَا رَسُولَ اللَّهِ لِيُصْنَعَ لَنَا طَعَامٌ نَجْتَمِعُ عَلَيْهِ إِذَا رَجَعْنَا وَعِنْدِي جَذَعَةٌ مِنْ مَعْزٍ هِيَ أَوْفَى مِنْ الَّذِي ذَبَحْتُ أَفَتُغْنِي عَنِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ وَلَنْ تُغْنِيَ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ قَالَ ثُمَّ قَالَ يَا بِلَالُ قَالَ فَمَشَى وَاتَّبَعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَتَى النِّسَاءَ فَقَالَ يَا مَعْشَرَ النِّسْوَانِ تَصَدَّقْنَ الصَّدَقَةُ خَيْرٌ لَكُنَّ قَالَ فَمَا رَأَيْتُ يَوْمًا قَطُّ أَكْثَرَ خَدَمَةً مَقْطُوعَةً وَقِلَادَةً وَقُرْطًا مِنْ ذَلِكَ الْيَوْمِ

Siapa di antara kalian yg menyegerakan penyembelihan, berarti sembelihan itu hanya ia peruntukkan bagi keluarganya. Sesungguhnya penyembelihan kurban hanya dilakukan setelah shalat. kemudian pamanku Abu Burdah bin Niyar berdiri mendekat ke arah beliau & berkata, Saya telah menyegerakan penyembelihan kambingku wahai Rasulullah. Dan itu sebagai makanan untuk kami saat berkumpul ketika pulang nanti. Dan saya juga mempunyai anak kambing kacang yg lebih sempurna daripada yg telah saya sembelih, apakah itu bisa mencukupiku wahai Rasulullah?
beliau menjawab, Ya. Namun tak akan mencukupinya seorang pun setelahmu. Kemudian beliau bersabda:
Wahai Bilal. Maka Bilal pun berjalan, & Rasulullah mengikutinya hingga beliau menemui para wanita & beliau pun bersabda:
Wahai para wanita, bersedekahlah kalian. Dan sedekah itu adl lebih baik bagi kalian. Al Baraa` berkata; Maka saya tak pernah mendapati suatu hari yg lebih banyak gelang-gelang yg terputus, kalung & anting-anting melebihi hari itu. [HR. Ahmad No.17759].

Hadits Ahmad No.17759 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Amru] Telah menceritakan kepada kami [Za`idah] Telah menceritakan kepada kami [Abu Janab Al Kalbi] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Al Baraa` bin Azib] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Kami duduk-duduk di Mushalla pada hari Adlha. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami, dan mengucapkan salam kepada manusian kemudian bersabda: "Sesungguhnya awal Nusuk kalian hari ini adalah shalat ini." Al Baraa` berkata; Kemudian beliau maju dan shalat dua raka'at lalu salam dan menghadapkan wajahnya kepada para sahabatnya. Beliau diberikan tongkat dan bersandar dengannya.setelah itu, beliau memuji Allah dan membaca pujian-pujian atas-Nya. Kemudian beliau memerintahkan mereka (untuk melakukan beberapa hal) dan juga melarang mereka (dari beberapa hal). Dan beliau bersabda: "Siapa di antara kalian yang menyegerakan penyembelihan, berarti sembelihan itu hanya ia peruntukkan bagi keluarganya. Sesungguhnya penyembelihan kurban hanya dilakukan setelah shalat." kemudian pamanku Abu Burdah bin Niyar berdiri mendekat ke arah beliau dan berkata, "Saya telah menyegerakan penyembelihan kambingku wahai Rasulullah. Dan itu sebagai makanan untuk kami saat berkumpul ketika pulang nanti. Dan saya juga mempunyai anak kambing kacang yang lebih sempurna daripada yang telah saya sembelih, apakah itu bisa mencukupiku wahai Rasulullah?" beliau menjawab, "Ya. Namun tidak akan mencukupinya seorang pun setelahmu." Kemudian beliau bersabda: "Wahai Bilal." Maka Bilal pun berjalan, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengikutinya hingga beliau menemui para wanita dan beliau pun bersabda: "Wahai para wanita, bersedekahlah kalian. Dan sedekah itu adalah lebih baik bagi kalian." Al Baraa` berkata; Maka saya tidak pernah mendapati suatu hari yang lebih banyak gelang-gelang yang terputus, kalung dan anting-anting melebihi hari itu."]]]

Hadits Ahmad 17760

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِيَادُ بْنُ لَقِيطٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ

Jika kamu sujud, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu & angkatlah kedua sikutmu. [HR. Ahmad No.17760].

Hadits Ahmad No.17760 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abul Walid] dan [Affan] ia berkata, [Ubaidullah bin Iyad] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Iyad bin Laqith] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu sujud, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu dan angkatlah kedua sikutmu."]]]

Hadits Ahmad 17761

قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَاه جَعْفَرُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِيَادٌ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ تَقُولُونَ بِفَرَحِ رَجُلٍ انْفَلَتَتْ مِنْهُ رَاحِلَتُهُ تَجُرُّ زِمَامَهَا بِأَرْضٍ قَفْرٍ لَيْسَ فِيهَا طَعَامٌ وَلَا شَرَابٌ وَعَلَيْهَا طَعَامٌ قَالَ عَفَّانُ وَشَرَابٌ فَطَلَبَهَا حَتَّى شَقَّ عَلَيْهِ ثُمَّ مَرَّتْ بِجِذْلِ شَجَرَةٍ قَالَ عَفَّانُ بِجِذْلٍ فَتَعَلَّقَ زِمَامُهَا فَوَجَدَهَا مُعَلَّقَةً بِهِ قَالَ عَفَّانُ مُتَعَلِّقَةً بِهِ قَالَ قُلْنَا شَدِيدٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا وَاللَّهِ لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ الرَّجُلِ بِرَاحِلَتِهِ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ و حَدَّثَنَاه جَعْفَرُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ مِثْلَهُ

sesungguhnya Allah jauh lebih gembira lantaran taubat hamba-Nya daripada musafir tersebut saat mendapatkan kembali kendaraannya. Abu Abdurrahman berkata; Dan Telah menceritakannya kepada kami Ja'far bin Humaid ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Iyad semisalnya. [HR. Ahmad No.17761].

Hadits Ahmad No.17761 Secara Lengkap

[[[Berkata Abu Abdurrahman, Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Humaid] Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Iyad] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Iyad] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana komentar kalian terhadap kegembiraan seorang laki-laki. Yang mana, hewan tunggangannya kabur dengan menyeret tali kekangnya dan di tempat itu, tidak ada makanan dan minuman. Sementara perbekalannya yang berupa makanan -Affan berkata dan minuman- ada di atas kendaraannya. Kemudian ia pun mencarinya hingga kepayahan, lalu ia melewati sebatang pohon -Affan berkata; sebatang pohon- yang di situ tali kekang kendaraannya tergantung dan ia pun mendapatinya." Para sahabat menjawab: "Laki-laki tersebut pastilah amat sangat gembira." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Dan Demi Allah, sesungguhnya Allah jauh lebih gembira lantaran taubat hamba-Nya daripada musafir tersebut saat mendapatkan kembali kendaraannya." Abu Abdurrahman berkata; Dan Telah menceritakannya kepada kami Ja'far bin Humaid ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Iyad semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 17762

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ مَا كُلُّ الْحَدِيثِ سَمِعْنَاهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُحَدِّثُنَا أَصْحَابُنَا عَنْهُ كَانَتْ تَشْغَلُنَا عَنْهُ رَعِيَّةُ الْإِبِلِ

Tidaklah setiap hadits itu kami dengar langsung dari Rasulullah . Akan tetapi, para sahabat kamilah yg menceritakannya kepada kami. Sebabnya, kami telah disibukkan untuk mengembalakan kambing. [HR. Ahmad No.17762].

Hadits Ahmad No.17762 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Hisyam] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Tidaklah setiap hadits itu kami dengar langsung dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Akan tetapi, para sahabat kamilah yang menceritakannya kepada kami. Sebabnya, kami telah disibukkan untuk mengembalakan kambing.]]]

Hadits Ahmad 17763

حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ

Hiasilah Al Qur'an dgn suara kalian. [HR. Ahmad No.17763].

Hadits Ahmad No.17763 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Abdurrahman] dari [Al A'masy] dari [Thalhah] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hiasilah Al Qur'an dengan suara kalian."]]]

Hadits Ahmad 17764

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مِنْ الْحَقِّ عَلَى الْمُسْلِمِينَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْ يَغْتَسِلَ وَيَمَسَّ طِيبًا إِنْ وَجَدَ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ طِيبًا فَالْمَاءُ طِيبٌ

Telah menjadi kewajiban atas setiap kaum muslimin pada hari jum'at, yaitu mandi & memakai wangi-wangian jika memang ia punya. Namun jika tidak, maka cukuplah air sebagai wewangian. [HR. Ahmad No.17764].

Hadits Ahmad No.17764 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Telah menjadi kewajiban atas setiap kaum muslimin pada hari jum'at, yaitu mandi dan memakai wangi-wangian jika memang ia punya. Namun jika tidak, maka cukuplah air sebagai wewangian."]]]

Hadits Ahmad 17765

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَوَّلَ مَا قَدِمَ الْمَدِينَةَ نَزَلَ عَلَى أَجْدَادِهِ وَأَخْوَالِهِ مِنْ الْأَنْصَارِ وَأَنَّهُ صَلَّى قِبَلَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ أَوْ سَبْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا وَكَانَ يُعْجِبُهُ أَنْ تَكُونَ قِبْلَتُهُ قِبَلَ الْبَيْتِ وَأَنَّهُ صَلَّى أَوَّلَ صَلَاةٍ صَلَّاهَا صَلَاةَ الْعَصْرِ وَصَلَّى مَعَهُ قَوْمٌ فَخَرَجَ رَجُلٌ مِمَّنْ صَلَّى مَعَهُ فَمَرَّ عَلَى أَهْلِ مَسْجِدٍ وَهُمْ رَاكِعُونَ فَقَالَ أَشْهَدُ بِاللَّهِ لَقَدْ صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِبَلَ مَكَّةَ قَالَ فَدَارُوا كَمَا هُمْ قِبَلَ الْبَيْتِ وَكَانَ يُعْجِبُهُ أَنْ يُحَوَّلَ قِبَلَ الْبَيْتِ وَكَانَ الْيَهُودُ قَدْ أَعْجَبَهُمْ إِذْ كَانَ يُصَلِّي قِبَلَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ وَأَهْلُ الْكِتَابِ فَلَمَّا وَلَّى وَجْهَهُ قِبَلَ الْبَيْتِ أَنْكَرُوا ذَلِكَ

shalat yg pertama kali dilakukan beliau dgn menghadap Ka'bah adl shalat Ashar, maka orang-orang pun ikut shalat. kemudian keluarlah seorang laki-laki yg telah menunaikan shalat bersama beliau & melewati para penghuni masjid yg sedang ruku', maka ia pun berkata, Saya bersaksi kepada Allah bahwa aku telah shalat bersama Rasulullah menghadap Makkah. Mereka pun memutar haluan ke arah Ka'bah. Dan Rasulullah sangat senang sekali menghadap ke arah Ka'bah. Adapun Yahudi bahwasanya mereka senang ketika kaum muslimin shalat menghadap Baitul Maqdis, & ketika ahlu kitab ketika mendapati bahwa beliau menghadap ke Baitul Haram, mereka-pun mengingkarinya. [HR. Ahmad No.17765].

Hadits Ahmad No.17765 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pertama kali sampai di Madinah beliau langsung mengunjungi kakek buyutnya serta para pamannya dari kalangan Anshar. Dan beliau shalat menghadap ke Baitul Maqdis selama enam belas atau tujuh belas bulan. Dan akan sangat mengembirakannya jika kiblatnya ke arah Ka'bah. Kemudian shalat yang pertama kali dilakukan beliau dengan menghadap Ka'bah adalah shalat Ashar, maka orang-orang pun ikut shalat. kemudian keluarlah seorang laki-laki yang telah menunaikan shalat bersama beliau dan melewati para penghuni masjid yang sedang ruku', maka ia pun berkata, "Saya bersaksi kepada Allah bahwa aku telah shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap Makkah." Mereka pun memutar haluan ke arah Ka'bah. Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangat senang sekali menghadap ke arah Ka'bah. Adapun Yahudi bahwasanya mereka senang ketika kaum muslimin shalat menghadap Baitul Maqdis, dan ketika ahlu kitab ketika mendapati bahwa beliau menghadap ke Baitul Haram, mereka-pun mengingkarinya.]]]

Hadits Ahmad 17766

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى ابْنِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمَاتَ وَهُوَ ابْنُ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا وَقَالَ إِنَّ لَهُ فِي الْجَنَّةِ مَنْ يُتِمُّ رَضَاعَهُ وَهُوَ صِدِّيقٌ

Rasulullah bersabda atas kematian anaknya ibrahim pada usianya yg menginjak enam belas bulan: Sesungguhnya di dalam surga sudah ada yg akan menyempurnakan penyusuannya, & ia termasuk Shiddiq (jujur). [HR. Ahmad No.17766].

Hadits Ahmad No.17766 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Jabir] dari [Amir] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda atas kematian anaknya ibrahim pada usianya yang menginjak enam belas bulan: "Sesungguhnya di dalam surga sudah ada yang akan menyempurnakan penyusuannya, dan ia termasuk Shiddiq (jujur)."]]]

Hadits Ahmad 17767

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ مَا كُلُّ مَا نُحَدِّثُكُمُوهُ سَمِعْنَاهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَكِنْ حَدَّثَنَا أَصْحَابُنَا وَكَانَتْ تَشْغَلُنَا رَعِيَّةُ الْإِبِلِ

Tidak semua hadits yg kami ceritakan kepada kalian kami dengar langsung dari Rasulullah . Akan tetapi, para sahabat kamilah yg telah menceritakannya kepada kami. Kami telah disibukkan untuk mengembalakan kambing. [HR. Ahmad No.17767].

Hadits Ahmad No.17767 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Tidak semua hadits yang kami ceritakan kepada kalian kami dengar langsung dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Akan tetapi, para sahabat kamilah yang telah menceritakannya kepada kami. Kami telah disibukkan untuk mengembalakan kambing.]]]

Hadits Ahmad 17768

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ أَوْ غَيْرِهِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ بِالْعَبَّاسِ قَدْ أَسَرَهُ فَقَالَ الْعَبَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَيْسَ هَذَا أَسَرَنِي أَسَرَنِي رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَنْزِعُ مِنْ هَيْئَتِهِ كَذَا وَكَذَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلرَّجُلِ لَقَدْ آزَرَكَ اللَّهُ بِمَلَكٍ كَرِيمٍ

Sesungguhnya Allah telah menolongmu melalui seorang raja yg mulia. [HR. Ahmad No.17768].

Hadits Ahmad No.17768 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] atau selainnya, ia berkata; Seorang laki-laki Anshar datang dengan membawa Al Abbas yang telah ditahan sebelumnya. Kemudian Al Abbas berkata, "Wahai Rasulullah, bukan ini yang menawanku. Yang telah menawanku adalah seorang laki-laki dari Anshar, saya melepaskan diri dari tawanannya seperti ini." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada laki-laki itu: "Sesungguhnya Allah telah menolongmu melalui seorang raja yang mulia."]]]

Hadits Ahmad 17769

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُحِبُّ الْأَنْصَارَ إِلَّا مُؤْمِنٌ وَلَا يُبْغِضُهُمْ إِلَّا مُنَافِقٌ مَنْ أَحَبَّهُمْ أَحَبَّهُ اللَّهُ وَمَنْ أَبْغَضَهُمْ أَبْغَضَهُ اللَّهُ قَالَ شُعْبَةُ قُلْتُ لِعَدِيٍّ أَنْتَ سَمِعْتَ مِنْ الْبَرَاءِ قَالَ إِيَّايَ يُحَدِّثُ

Tidak ada yg mencintai kaum Anshar kecuali dia adl seorang mukmin. Dan tidaklah ada yg membencinya, melainkan ia adl seorang munafiq. Maka barang siapa yg mencintai kaum Anshar, maka Allah akan mencintainya & barang siapa yg membenci kaum Anshar, maka Allah pun akan membencinya. Syubah berkata; Saya bertanya kepada Adi, Apakah kamu mendengarnya langsung dari Al Baraa`?
ia menjawab, Ia telah menceritakannya kepadaku. [HR. Ahmad No.17769].

Hadits Ahmad No.17769 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Adi bin Tsabit] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada yang mencintai kaum Anshar kecuali dia adalah seorang mukmin. Dan tidaklah ada yang membencinya, melainkan ia adalah seorang munafiq. Maka barang siapa yang mencintai kaum Anshar, maka Allah akan mencintainya dan barang siapa yang membenci kaum Anshar, maka Allah pun akan membencinya." Syubah berkata; Saya bertanya kepada Adi, "Apakah kamu mendengarnya langsung dari Al Baraa`?" ia menjawab, "Ia telah menceritakannya kepadaku."]]]

Hadits Ahmad 17770

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ حَامِلًا الْحَسَنَ فَقَالَ إِنِّي أُحِبُّهُ فَأَحِبَّهُ

menggendong Hasan & beliau bersabda:
Sesungguhnya aku mencintainya, maka cintailah dia. [HR. Ahmad No.17770].

Hadits Ahmad No.17770 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah menggendong Hasan dan beliau bersabda: "Sesungguhnya aku mencintainya, maka cintailah dia."]]]

Hadits Ahmad 17771

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِإِبْرَاهِيمَ مُرْضِعٌ فِي الْجَنَّةِ

Bagi Ibrahim, sudah ada yg akan menyusuinya di surga. [HR. Ahmad No.17771].

Hadits Ahmad No.17771 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagi Ibrahim, sudah ada yang akan menyusuinya di surga."]]]

Hadits Ahmad 17772

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي سَفَرٍ فَقَرَأَ فِي الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ فِي إِحْدَى الرَّكْعَتَيْنِ بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

dalam suatu perjalanan. Kemudian pada saat shalat Isya` dalam satu raka'at beliau membaca: AT TIIN WAZ ZAITUUN. [HR. Ahmad No.17772].

Hadits Ahmad No.17772 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] Telah menceritakan kepada kami [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berada dalam suatu perjalanan. Kemudian pada saat shalat Isya` dalam satu raka'at beliau membaca: "AT TIIN WAZ ZAITUUN."]]]

Hadits Ahmad 17773

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا الْأَشْعَثُ بْنُ سُلَيْمٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدِ بْنِ مُقَرِّنٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ قَالَ فَذَكَرَ مَا أَمَرَهُمْ مِنْ عِيَادَةِ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ وَرَدِّ السَّلَامِ وَإِبْرَارِ الْمُقْسِمِ وَإِجَابَةِ الدَّاعِي وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ وَنَهَانَا عَنْ آنِيَةِ الْفِضَّةِ وَعَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ أَوْ قَالَ حَلْقَةِ الذَّهَبِ وَالْإِسْتَبْرَقِ وَالْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَالْمِيثَرَةِ وَالْقَسِّيِّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْأَشْعَثِ بْنِ سُلَيْمٍ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ تَشْمِيتِ الْعَاطِسِ

menyebutkan perkara-perkara yg diperintahkan beliau, yaitu, Mengunjungi orang sakit, mengikuti jenazah, mendoakan orang bersin, memenuhi sumpah, memenuhi panggilan serta menolong orang yg terzhalimi. Kemudian beliau melarang kami, memakai peralatan makan yg terbuat dari emas, serta cincin dari emas, atau memakai sutra baik itu yg diistilahkan Ad Diibadz (satu macam baju yg mahal dari sutra), Al Mitsarah (sesuatu yg terbuat dari sutra), maupun Al Qossiy (baju yg terpintal dari sutra). Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Asy'ats bin Sulaim & ia pun menyebutkan maknanya. Hanya saja ia berkata; Mendoakan yg bersin. [HR. Ahmad No.17773].

Hadits Ahmad No.17773 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] Telah menceritakan kepada kami [Al Asy'ats bin Sulaim] dari [Mu'awiyah bin Suwaid bin Muqarrin] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami untuk melaksanakan tujuh perkara dan juga melarang kami dari tujuh perkara. Barra' bin Azib pun menyebutkan perkara-perkara yang diperintahkan beliau, yaitu, Mengunjungi orang sakit, mengikuti jenazah, mendoakan orang bersin, memenuhi sumpah, memenuhi panggilan serta menolong orang yang terzhalimi. Kemudian beliau melarang kami, memakai peralatan makan yang terbuat dari emas, serta cincin dari emas, atau memakai sutra baik itu yang diistilahkan Ad Diibadz (satu macam baju yang mahal dari sutra), Al Mitsarah (sesuatu yang terbuat dari sutra), maupun Al Qossiy (baju yang terpintal dari sutra). Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Asy'ats bin Sulaim] dan ia pun menyebutkan maknanya. Hanya saja ia berkata; "Mendoakan yang bersin."]]]

Hadits Ahmad 17774

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ الْكُوفِيِّ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْمُقَدَّمِ وَالْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ مَدَّ صَوْتِهِ وَيُصَدِّقُهُ مَنْ سَمِعَهُ مِنْ رَطْبٍ وَيَابِسٍ وَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ صَلَّى مَعَهُ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ و حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ الْقَوَارِيرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ فَذَكَرَ مِثْلَهُ بِإِسْنَادِهِ

Sesunguhnya Allah & para malaikat mendoakan orang yg berada di shaf pertama. Dan seorang muadzdzin akan diampuni baginya sepanjang suaranya, & setiap yg mendengarnya baik yg kering maupun basah akan membenarkannya. Dan baginya adl pahala seperti pahala orang yg shalat bersamanya. Abu Abdurrahman berkata; Dan telah menceritakan kepadaku Ubaidullah Al Qawariri ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam maka ia pun menyebutkan semisalnya dgn isnadnya. [HR. Ahmad No.17774].

Hadits Ahmad No.17774 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Mu'adz] telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [Qatadah] dari [Abu Ishaq Al Kufi] dari [Al Baraa` bin Azib] bahwa Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesunguhnya Allah dan para malaikat mendoakan orang yang berada di shaf pertama. Dan seorang muadzdzin akan diampuni baginya sepanjang suaranya, dan setiap yang mendengarnya baik yang kering maupun basah akan membenarkannya. Dan baginya adalah pahala seperti pahala orang yang shalat bersamanya." Abu Abdurrahman berkata; Dan telah menceritakan kepadaku [Ubaidullah Al Qawariri] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] maka ia pun menyebutkan semisalnya dengan isnadnya.]]]

Hadits Ahmad 17775

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَجَاءَ بِكَتِفٍ فَكَتَبَهَا قَالَ فَجَاءَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَشَكَا ضَرَارَتَهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَزَلَتْ { غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ }

Tidak lah sama kedudukan orang-orang mukmin yg tak berangkat berperang & para mujahidin di jalan Allah. Rasulullah memanggil Zaid. Maka Zaid pun datang dgn membawa sebongkah tulang & menulisnya. Kemudian Ibnu Ummi Maktum datang mengadukan kepada Rasulullah akan penyakit buta yg dideritanya, maka turunlah ayat: Yang tak mempunyai 'uzur.(QS. Annisa'; 95). [HR. Ahmad No.17775].

Hadits Ahmad No.17775 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Ketika turun ayat ini: "Tidak lah sama kedudukan orang-orang mukmin yang tidak berangkat berperang dan para mujahidin di jalan Allah." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggil Zaid. Maka Zaid pun datang dengan membawa sebongkah tulang dan menulisnya. Kemudian Ibnu Ummi Maktum datang mengadukan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam akan penyakit buta yang dideritanya, maka turunlah ayat: "Yang tidak mempunyai 'uzur.(QS. Annisa'; 95)."]]]

Hadits Ahmad 17776

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ قَالَ قَرَأَ رَجُلٌ سُورَةَ الْكَهْفِ وَلَهُ دَابَّةٌ مَرْبُوطَةٌ فَجَعَلَتْ الدَّابَّةُ تَنْفِرُ فَنَظَرَ الرَّجُلُ إِلَى سَحَابَةٍ قَدْ غَشِيَتْهُ أَوْ ضَبَابَةٍ فَفَزِعَ فَذَهَبَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ سَمَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاكَ الرَّجُلَ قَالَ نَعَمْ فَقَالَ اقْرَأْ فُلَانُ فَإِنَّ السَّكِينَةَ نَزَلَتْ لِلْقُرْآنِ أَوْ عِنْدَ الْقُرْآنِ

As Sakinah (ketenangan & ketenteraman) itu turun karena keagungan Al Qur`an atau (saat) Al Qur`an (dibaca). [HR. Ahmad No.17776].

Hadits Ahmad No.17776 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] ia berkata; Seorang laki-laki membaca surat Al Kahfi. Saat itu, ia memiliki hewan tunggangan yang terikat, tiba-tiba hewan itu pun kabur. Kemudian laki-laki itu melihat awan atau berupa kabut tipis, ternyata awan itu telah menaunginya, maka ia pun segera pergi menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Ishaq berkata; Saya bertanya, "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebut nama si laki-laki itu?" ia menjawab, "Ya." Kemudian beliau bersabda: "Bacalah wahai Fulan. Karena As Sakinah (ketenangan dan ketenteraman) itu turun karena keagungan Al Qur`an atau (saat) Al Qur`an (dibaca)."]]]

Hadits Ahmad 17777

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ سَمِعْتُ عُبَيْدَ بْنَ فَيْرُوزَ مَوْلَى بَنِي شَيْبَانَ أَنَّهُ سَأَلَ الْبَرَاءَ عَنْ الْأَضَاحِيِّ مَا نَهَى عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا كَرِهَ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَدِي أَقْصَرُ مِنْ يَدِهِ فَقَالَ أَرْبَعٌ لَا تُجْزِئُ الْعَوْرَاءُ الْبَيِّنُ عَوَرُهَا وَالْمَرِيضَةُ الْبَيِّنُ مَرَضُهَا وَالْعَرْجَاءُ الْبَيِّنُ ظَلْعُهَا وَالْكَسِيرُ الَّتِي لَا تُنْقِي قَالَ قُلْتُ فَإِنِّي أَكْرَهُ أَنْ يَكُونَ فِي الْقَرْنِ نَقْصٌ أَوْ قَالَ فِي الْأُذُنِ نَقْصٌ أَوْ فِي السِّنِّ نَقْصٌ قَالَ مَا كَرِهْتَ فَدَعْهُ وَلَا تُحَرِّمْهُ عَلَى أَحَدٍ

Ada empat jenis hewan yg tak memenuhi kriteria kurban; Yang buta & jelas kebutaannya, yg sakit & jelas nampak kesakitannya, yg pincang & kepincangannya itu jelas & hewan yg lesu & tak bersih. Ubaid berkata; Saya berkata, Akan tetapi, saya benci apabila pada tanduknya terdapat kekurangan, atau di telinganya terdapat kekurangan atau pada giginya terdapat kekurangan. Maka Al Baraa` berkata, Apa yg kamu benci, maka tinggalkanlah, & jangan kamu mengharamkannya atas seorang pun. [HR. Ahmad No.17777].

Hadits Ahmad No.17777 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Sulaiman bin Abdurrahman] ia berkata, saya mendengar [Ubaid bin Fairuz] maula Bani Syaiban, bahwa ia bertanya kepada [Al Baraa`] mengenai hewan kurban, apa yang dilarang dan dibenci Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?. ia pun menjawab; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda atau Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di tengah-tengah kami yang tanganku lebih pendek daripada tangan beliau, dan beliau bersabda: "Ada empat jenis hewan yang tidak memenuhi kriteria kurban; Yang buta dan jelas kebutaannya, yang sakit dan jelas nampak kesakitannya, yang pincang dan kepincangannya itu jelas dan hewan yang lesu dan tidak bersih." Ubaid berkata; Saya berkata, "Akan tetapi, saya benci apabila pada tanduknya terdapat kekurangan, atau di telinganya terdapat kekurangan atau pada giginya terdapat kekurangan." Maka Al Baraa` berkata, "Apa yang kamu benci, maka tinggalkanlah, dan jangan kamu mengharamkannya atas seorang pun."]]]

Hadits Ahmad 17778

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيَّ يَخْطُبُ فَقَالَ أَنَا الْبَرَاءُ وَهُوَ غَيْرُ كَذُوبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ قَامُوا قِيَامًا حَتَّى يَسْجُدَ ثُمَّ يَسْجُدُونَ

mengangkat kepalanya dari ruku', maka para sahabat berdiri hingga beliau sujud, & barulah mereka ikut sujud. [HR. Ahmad No.17778].

Hadits Ahmad No.17778 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, saya mendengar [Abu Ishaq] menceritakan bahwa ia saya mendengar [Abdullah bin Yazid Al Anshari] berkhutbah. Ia berkata, Aku [Al Baraa`] -dan dia bukanlah seorang pendusta- bahwa jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat kepalanya dari ruku', maka para sahabat berdiri hingga beliau sujud, dan barulah mereka ikut sujud.]]]

Hadits Ahmad 17779

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قَالَ أَوَّلُ مَنْ قَدِمَ عَلَيْنَا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ وَابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ قَالَ فَجَعَلَا يُقْرِئَانِ النَّاسَ الْقُرْآنَ ثُمَّ جَاءَ عَمَّارٌ وَبِلَالٌ وَسَعْدٌ قَالَ ثُمَّ جَاءَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ فِي عِشْرِينَ ثُمَّ جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا رَأَيْتُ أَهْلَ الْمَدِينَةِ فَرِحُوا بِشَيْءٍ قَطُّ فَرَحَهُمْ بِهِ حَتَّى رَأَيْتُ الْوَلَائِدَ وَالصِّبْيَانَ يَقُولُونَ هَذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ جَاءَ قَالَ فَمَا قَدِمَ حَتَّى قَرَأْتُ سَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فِي سُوَرٍ مِنْ الْمُفَصَّلِ

datanglah Rasulullah , maka aku tak pernah melihat penduduk Madinah begitu sangat bahagia sebagaimana kebahagiaan mereka (di hari itu), sampai aku melihat anak-anak kecil saling berkata:
Inilah adl Rasulullah , beliau telah datang. Dan tidaklah beliau datang hingga saya selesai membaca surat Al A'la. [HR. Ahmad No.17779].

Hadits Ahmad No.17779 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] berkata; Orang yang pertama datang kepada kami dari sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Mush'ab Bin Umair dan Ibnu Ummi Maktum yang mereka berdua kemudian membacakan Al Quran kepada kaum muslimin. Kemudian datanglah Amar dan Bilal. Sa'd berkata; kemudian datang setelahnya Umar bin Khattab beserta dua puluh orang. Setelah itu, datanglah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka aku tak pernah melihat penduduk Madinah begitu sangat bahagia sebagaimana kebahagiaan mereka (di hari itu), sampai aku melihat anak-anak kecil saling berkata: "Inilah adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau telah datang." Dan tidaklah beliau datang hingga saya selesai membaca surat Al A'la.]]]

Hadits Ahmad 17780

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْقُلُ مَعَنَا التُّرَابَ يَوْمَ الْأَحْزَابِ وَيَقُولُ اللَّهُمَّ لَوْلَا أَنْتَ مَا اهْتَدَيْنَا وَلَا تَصَدَّقْنَا وَلَا صَلَّيْنَا فَأَنْزِلَنْ سَكِينَةً عَلَيْنَا إِنَّ الْأُلَى قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا وَإِذَا أَرَادُوا فِتْنَةً أَبَيْنَا يَمُدُّ بِهَا صَوْتَهُ

mengangkat tanah bersama kami pada hari Ahzab & beliau berdo'a: Ya Allah, kalaulah bukan karena-MU maka kami adl adalah kaum yg tak mendapat petunjuk, tak pula akan bersedekah, & tak akan pernah shalat. Maka turunkanlah ketenangan kepada kami kita, berikanlah keteguhan saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya musuh telah melampaui batas atas kami, & jika mereka menginginkan terjadinya fitnah, maka kami akan pun mengabaikannya. Beliau mengucapkannya dgn memanjangkan suara. [HR. Ahmad No.17780].

Hadits Ahmad No.17780 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ikut mengangkat tanah bersama kami pada hari Ahzab dan beliau berdo'a: "Ya Allah, kalaulah bukan karena-MU maka kami adalah adalah kaum yang tidak mendapat petunjuk, tidak pula akan bersedekah, dan tidak akan pernah shalat. Maka turunkanlah ketenangan kepada kami kita, berikanlah keteguhan saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya musuh telah melampaui batas atas kami, dan jika mereka menginginkan terjadinya fitnah, maka kami akan pun mengabaikannya." Beliau mengucapkannya dengan memanjangkan suara.]]]

Hadits Ahmad 17781

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنِي الْحَكَمُ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَسُجُودُهُ وَمَا بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ

melakukan ruku', mengangkat kepalanya dari ruku', sujud, serta jarak antara kedua sujud adl hampir sama. [HR. Ahmad No.17781].

Hadits Ahmad No.17781 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Al Hakam] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Al Baraa`] bahwasanya; Lama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan ruku', mengangkat kepalanya dari ruku', sujud, serta jarak antara kedua sujud adalah hampir sama.]]]

Hadits Ahmad 17782

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ أَنْ يَقُولَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مَاتَ مَاتَ عَلَى الْفِطْرَةِ

membaca do'a ketika mau tidur: ALLAHUMMA ASALAMTU NAFSII ILAIKA WAJJAHTU WAJHIY ILAIKA WAFAWWADLTU AMRII ILAIKA WAALJA`TU ZHAHRI ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA LA MALJA`A WALA MANJA MIKA ILLA ILAKAIKA, AMANTU BI KITABIKA ALLADZI ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZII ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan jiwaku kepada-Mu & aku hadapkan wajahku kehadapan-Mu & aku serahkan segala urusanku kepada-Mu & aku baringkan punggungku kepada-Mu dgn berharap-harap cemas, tak ada tempat untuk menyelamatkan kecuali kepada-Mu. Dan aku bersaksi bahwa aku beriman kepada-Mu & mengimani rasul yg telah Engkau utus). Jika ia mati setelah membacanya, niscaya ia mati dalam keadaan fithrah. [HR. Ahmad No.17782].

Hadits Ahmad No.17782 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh seorang laki-laki Anshar agar membaca do'a ketika mau tidur: "ALLAHUMMA ASALAMTU NAFSII ILAIKA WAJJAHTU WAJHIY ILAIKA WAFAWWADLTU AMRII ILAIKA WAALJA`TU ZHAHRI ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA LA MALJA`A WALA MANJA MIKA ILLA ILAKAIKA, AMANTU BI KITABIKA ALLADZI ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZII ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan jiwaku kepada-Mu dan aku hadapkan wajahku kehadapan-Mu dan aku serahkan segala urusanku kepada-Mu dan aku baringkan punggungku kepada-Mu dengan berharap-harap cemas, tidak ada tempat untuk menyelamatkan kecuali kepada-Mu. Dan aku bersaksi bahwa aku beriman kepada-Mu dan mengimani rasul yang telah Engkau utus). Jika ia mati setelah membacanya, niscaya ia mati dalam keadaan fithrah."]]]

Hadits Ahmad 17783

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ طَلْحَةَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ مَنَحَ مِنْحَةَ وَرِقٍ أَوْ مِنْحَةَ لَبَنٍ أَوْ هَدَى زُقَاقًا فَهُوَ كَعِتَاقِ نَسَمَةٍ وَمَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ فَهُوَ كَعِتَاقِ نَسَمَةٍ

Barang siapa yg memberikan pemberian berupa dirham, atau susu atau pun menghadiahkan berupa jalan kecil lagi sempit, maka ia seperti orang yg membebaskan satu jiwa. Dan siapa yg mengucapkan: 'LA ILLA ILLA ILLAH WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAY'IN QADIIR (Tidak ada Tuhan yg berhak disembah selain Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nyalah segala kerajaan & pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).' Maka seolah-olah ia telah membebaskan satu jiwa. [HR. Ahmad No.17783].

Hadits Ahmad No.17783 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Thalhah] dari [Thalhah bin Musharrif] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang memberikan pemberian berupa dirham, atau susu atau pun menghadiahkan berupa jalan kecil lagi sempit, maka ia seperti orang yang membebaskan satu jiwa. Dan siapa yang mengucapkan: 'LA ILLA ILLA ILLAH WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAY'IN QADIIR (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nyalah segala kerajaan dan pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).' Maka seolah-olah ia telah membebaskan satu jiwa."]]]

Hadits Ahmad 17784

قَالَ وَكَانَ يَأْتِي نَاحِيَةَ الصَّفِّ إِلَى نَاحِيَتِهِ يُسَوِّي صُدُورَهُمْ وَمَنَاكِبَهُمْ يَقُولُ لَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْأُوَلِ وَكَانَ يَقُولُ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ

Janganlah shaf kalian tak beraturan hingga hati kalian pun akan berselisih. Kemudian beliau bersabda:
Sesungguhnya Allah & para malaikat bershalawat atas shaf-shaf yg berada di depan. Dan beliau juga bersabda:
Hiasilah Al Qur`an dgn suara kalian. [HR. Ahmad No.17784].

Hadits Ahmad No.17784 Secara Lengkap

[[[Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari [Al Bara' bin 'Azib]; Beliau mendatangi sisi shaf hingga ujungnya, beliau meluruskan (meratakan) dada-dada pundak-pundak mereka. Dan beliau bersabda: "Janganlah shaf kalian tidak beraturan hingga hati kalian pun akan berselisih." Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat atas shaf-shaf yang berada di depan." Dan beliau juga bersabda: "Hiasilah Al Qur`an dengan suara kalian."]]]

Hadits Ahmad 17785

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَبُو إِسْحَاقَ أَنْبَأَنِي قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ يَخْطُبُ حَدَّثَنَا الْبَرَاءُ وَكَانَ غَيْرَ كَذُوبٍ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا صَلَّوْا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ قَامُوا قِيَامًا حَتَّى يَرَوْهُ قَدْ سَجَدَ فَيَسْجُدُوا

Jika para sahabat shalat bersama Rasulullah , lalu beliau mengangkat kepalanya dari ruku', maka mereka berdiri hingga mereka melihat beliau sujud, setelah itu barulah mereka ikut sujud. [HR. Ahmad No.17785].

Hadits Ahmad No.17785 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Abdullah bin Yazid] berkhutbah, Telah menceritakan kepada kami [Al Baraa`] -dan ia bukan seorang pendusta- bahwasanya; Jika para sahabat shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau mengangkat kepalanya dari ruku', maka mereka berdiri hingga mereka melihat beliau sujud, setelah itu barulah mereka ikut sujud.]]]

Hadits Ahmad 17786

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ طَلْحَةُ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْسَجَةَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ مَنَحَ مِنْحَةَ وَرِقٍ أَوْ مَنَحَ وَرِقًا أَوْ هَدَى زُقَاقًا أَوْ سَقَى لَبَنًا كَانَ لَهُ عَدْلَ رَقَبَةٍ أَوْ نَسَمَةٍ وَمَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ عَشْرَ مَرَّاتٍ كَانَ لَهُ كَعَدْلِ رَقَبَةٍ أَوْ نَسَمَةٍ

Barangsiapa yg memberikan pemberian berupa Wariq atau memberikan Wariq (mata uang dirham) atau menghadiahkan jalan kecil lagi sempit atau memberi minum berupa air susu, maka baginya adl pahala seperti membebaskan satu orang budak. Dan siapa yg mengucapkan: 'LA ILLA ILLA ILLAH WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAY'IN QADIIR (Tidak ada Tuhan yg berhak disembah selain Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nyalah segala kerajaan & pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).' Sepuluh kali, maka seolah-olah ia telah membebaskan satu orang budak. [HR. Ahmad No.17786].

Hadits Ahmad No.17786 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Thalhah] ia berkata, saya mendengar [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang memberikan pemberian berupa Wariq atau memberikan Wariq (mata uang dirham) atau menghadiahkan jalan kecil lagi sempit atau memberi minum berupa air susu, maka baginya adalah pahala seperti membebaskan satu orang budak. Dan siapa yang mengucapkan: 'LA ILLA ILLA ILLAH WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAY'IN QADIIR (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nyalah segala kerajaan dan pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).' Sepuluh kali, maka seolah-olah ia telah membebaskan satu orang budak."]]]

Hadits Ahmad 17787

قَالَ وَكَانَ يَأْتِينَا إِذَا قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ فَيَمْسَحُ عَوَاتِقَنَا أَوْ صُدُورَنَا وَكَانَ يَقُولُ لَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْأَوَّلِ أَوْ الصُّفُوفِ الْأُوَلِ

Janganlah shaf kalian tak beraturan hingga hati kalian pun akan berselisih. Beliau juga bersabda:
Sesungguhnya Allah & para malaikat bershalawat bagi mereka yg berada di shaf pertama atau shaf-shaf awal. [HR. Ahmad No.17787].

Hadits Ahmad No.17787 Secara Lengkap

[[[Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari [Al Bara' bin 'Azib]; (Barra bin Azib) Berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami ketika kami berdiri hendak menunaikan shalat. kemudian beliau memegang bahu-bahu dan dada-dada kami seraya berasabda: "Janganlah shaf kalian tidak beraturan hingga hati kalian pun akan berselisih." Beliau juga bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat bagi mereka yang berada di shaf pertama atau shaf-shaf awal."]]]

Hadits Ahmad 17788

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ عُمَرَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَمَّى الْمَدِينَةَ يَثْرِبَ فَلْيَسْتَغْفِرْ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ هِيَ طَابَةُ هِيَ طَابَةُ

Barangsiapa yg menamai Madinah dgn Yatsrib, maka hendaklah beristighfar (meminta ampun) kepada Allah 'azza wajalla, nama lainnya adl Thobah, nama lainnya adl Thobah. [HR. Ahmad No.17788].

Hadits Ahmad No.17788 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Mahdi] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Umar] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menamai Madinah dengan Yatsrib, maka hendaklah beristighfar (meminta ampun) kepada Allah 'azza wajalla, nama lainnya adalah Thobah, nama lainnya adalah Thobah."]]]

Hadits Ahmad 17789

حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ أَخْبَرنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ فِي الصُّبْحِ وَفِي الْمَغْرِبِ

melakukan Qunuth pada shalat Subuh & Maghrib. [HR. Ahmad No.17789].

Hadits Ahmad No.17789 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Idris] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan Qunuth pada shalat Subuh dan Maghrib.]]]

Hadits Ahmad 17790

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ اسْتَعْمَلَ أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَلَى الصَّلَاةِ أَيَّامَ ابْنِ الْأَشْعَثِ فَكَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ قَامَ قَدْرَ مَا أَقُولُ أَوْ وَقَدْ قَالَ قَدْرَ قَوْلِهِ اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدَهُ أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ قَالَ الْحَكَمُ فَحَدَّثْتُ ذَاكَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي لَيْلَى فَقَالَ حَدَّثَنِي الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رُكُوعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَسُجُودُهُ وَمَا بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ

lama ruku' Rasulullah , mengangkat kepalanya dari ruku', lama sujudnya, serta lama antara dua sujud adl hampir sama. [HR. Ahmad No.17790].

Hadits Ahmad No.17790 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il yakni Ibnu Ulayyah], telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam bin Utaibah] bahwa ia mengangkat Abu Ubaidah bin Abdullah sebagai imam shalat pada hari-hari Ibnul Asy'ats. Apabila ia mengangkat kepalanya dari ruku', maka ia berdiri selama panjangnya bacaanku. Atau selama bacaannya; "ALLAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU MIL`AS SAMAMAWAATI WA MIL`AL ALRDLI WA MIL`A MAAS YI`TA MIN SYA`IN BA'DAHU AHLATS TSANAA`I WAL MAJDI LAA MAANI'A LIMAA A'THAITA WALAA MU'THIYA LIMAA MANA'TA WA LAA YANFA'UL DZAL JADDI MINKAL JADD (Wahai Rabb kami, bagi-Mu segala puji, dengan pujian sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu. Wahai Tuhan yang layak dipuji dan diagungkan. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi yang Engkau berikan dan tidak ada pula yang dapat memberi, apa yang Engkau halangi, tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memilikinya (kecuali iman dan amal shalihnya) hanya dari-Mu kekayaan itu." Al Hakam berkata; Maka saya menceritakan hadits itu kepada [Abdurrahman bin Abu Laila], maka ia pun berkata, telah menceritakan kepadaku [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Bahwa lama ruku' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, mengangkat kepalanya dari ruku', lama sujudnya, serta lama antara dua sujud adalah hampir sama.]]]

Hadits Ahmad 17791

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ يَخْطُبُ فَقَالَ حَدَّثَنَا الْبَرَاءُ فَكَانَ غَيْرَ كَذُوبٍ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا صَلَّوْا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ قَامُوا قِيَامًا حَتَّى يَرَوْهُ سَاجِدًا ثُمَّ سَجَدُوا

jika para sahabat shalat bersama Rasulullah , kemudian beliau mengangkat kepalanya dari posisi ruku', maka mereka berdiri hingga melihat beliau sujud, baru mereka ikut sujud. [HR. Ahmad No.17791].

Hadits Ahmad No.17791 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Abdullah bin Yazid] berkhutbah, ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al Barra'] -ia bukanlah tipe pendusta- Bahwa jika para sahabat shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian beliau mengangkat kepalanya dari posisi ruku', maka mereka berdiri hingga melihat beliau sujud, baru mereka ikut sujud.]]]

Hadits Ahmad 17792

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ قَالَ فَأَحْرَمْنَا بِالْحَجِّ فَلَمَّا قَدِمْنَا مَكَّةَ قَالَ اجْعَلُوا حَجَّكُمْ عُمْرَةً قَالَ فَقَالَ النَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ أَحْرَمْنَا بِالْحَجِّ فَكَيْفَ نَجْعَلُهَا عُمْرَةً قَالَ انْظُرُوا مَا آمُرُكُمْ بِهِ فَافْعَلُوا فَرَدُّوا عَلَيْهِ الْقَوْلَ فَغَضِبَ ثُمَّ انْطَلَقَ حَتَّى دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ غَضْبَانَ فَرَأَتْ الْغَضَبَ فِي وَجْهِهِ فَقَالَتْ مَنْ أَغْضَبَكَ أَغْضَبَهُ اللَّهُ قَالَ وَمَا لِي لَا أَغْضَبُ وَأَنَا آمُرُ بِالْأَمْرِ فَلَا أُتَّبَعُ

Jadikanlah haji kalian menjadi Umrah. Maka para sahabat berkata, Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami telah berihram dgn untuk haji, lalu bagaimanakah kami menjadikannya sebagai Umrah?
Kemudian beliau pun bersabda:
Perhatikan apa yg aku perintahkan, & laksanakanlah. Namun, mereka menolak, maka beliau pun marah & langsung menemui Aisyah dalam keadaan marah. Kemudian Aisyah melihat rona kemarahan pada wajah beliau, & ia pun berkata, Siapa yg telah membuatmu marah, niscaya Allah akan memarahinya. Beliau bersabda:
Bagaimana aku tak marah, sementara aku telah menyuruh, namun tak diikuti. [HR. Ahmad No.17792].

Hadits Ahmad No.17792 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Ayyasy] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Barra` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah keluar bersama para sahabatnya. Kemudian kami melakukan ihram untuk haji. Setelah sampai di Makkah, beliau bersabda: "Jadikanlah haji kalian menjadi Umrah." Maka para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami telah berihram dengan untuk haji, lalu bagaimanakah kami menjadikannya sebagai Umrah?" Kemudian beliau pun bersabda: "Perhatikan apa yang aku perintahkan, dan laksanakanlah." Namun, mereka menolak, maka beliau pun marah dan langsung menemui Aisyah dalam keadaan marah. Kemudian Aisyah melihat rona kemarahan pada wajah beliau, dan ia pun berkata, "Siapa yang telah membuatmu marah, niscaya Allah akan memarahinya." Beliau bersabda: "Bagaimana aku tidak marah, sementara aku telah menyuruh, namun tidak diikuti."]]]

Hadits Ahmad 17793

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدِ بْنِ مُقَرِّنٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيُّ عُرَى الْإِسْلَامِ أَوْسَطُ قَالُوا الصَّلَاةُ قَالَ حَسَنَةٌ وَمَا هِيَ بِهَا قَالُوا الزَّكَاةُ قَالَ حَسَنَةٌ وَمَا هِيَ بِهَا قَالُوا صِيَامُ رَمَضَانَ قَالَ حَسَنٌ وَمَا هُوَ بِهِ قَالُوا الْحَجُّ قَالَ حَسَنٌ وَمَا هُوَ بِهِ قَالُوا الْجِهَادُ قَالَ حَسَنٌ وَمَا هُوَ بِهِ قَالَ إِنَّ أَوْسَطَ عُرَى الْإِيمَانِ أَنْ تُحِبَّ فِي اللَّهِ وَتُبْغِضَ فِي اللَّهِ

Sesungguhnya cabang keimamanan yg paling pokok adalah, kamu mencintai sesuatu karena Allah, & membenci juga karena Allah. [HR. Ahmad No.17793].

Hadits Ahmad No.17793 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] Telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Amru bin Murrah] dari [Mu'awiyah bin Suwaid bin Muqarrin] dari [Al Barra` bin 'Azib] ia berkata; Kami pernah duduk disisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian beliau bertanya: "Syari'at Islam yang manakah yang paling pokok?" mereka menjawab, "Shalat." beliau bersabda: "Bagus. lalu apakah selanjutnya?" mereka menjawab, "Zakat." beliau bersabda; "Bagus. lalu apa setelah itu?" mereka menjawab, "Puasa." Beliau bersabda: "Bagus. Kemudian apalagi setelahnya?" mereka pun menjawab, "Jihad." dan beliau kembali bersabda: "Bagus. Dan apalagi setelahnya? Sesungguhnya cabang keimamanan yang paling pokok adalah, kamu mencintai sesuatu karena Allah, dan membenci juga karena Allah."]]]

Hadits Ahmad 17794

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مُرَّ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَهُودِيٍّ مُحَمَّمٍ مَجْلُودٍ فَدَعَاهُمْ فَقَالَ أَهَكَذَا تَجِدُونَ حَدَّ الزَّانِي فِي كِتَابِكُمْ فَقَالُوا نَعَمْ قَالَ فَدَعَا رَجُلًا مِنْ عُلَمَائِهِمْ فَقَالَ أَنْشُدُكَ بِاللَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ التَّوْرَاةَ عَلَى مُوسَى أَهَكَذَا تَجِدُونَ حَدَّ الزَّانِي فِي كِتَابِكُمْ فَقَالَ لَا وَاللَّهِ وَلَوْلَا أَنَّكَ أَنْشَدْتَنِي بِهَذَا لَمْ أُخْبِرْكَ نَجِدُ حَدَّ الزَّانِي فِي كِتَابِنَا الرَّجْمَ وَلَكِنَّهُ كَثُرَ فِي أَشْرَافِنَا فَكُنَّا إِذَا أَخَذْنَا الشَّرِيفَ تَرَكْنَاهُ وَإِذَا أَخَذْنَا الضَّعِيفَ أَقَمْنَا عَلَيْهِ الْحَدَّ فَقُلْنَا تَعَالَوْا حَتَّى نَجْعَلَ شَيْئًا نُقِيمُهُ عَلَى الشَّرِيفِ وَالْوَضِيعِ فَاجْتَمَعْنَا عَلَى التَّحْمِيمِ وَالْجَلْدِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَوَّلُ مَنْ أَحْيَا أَمْرَكَ إِذْ أَمَاتُوهُ قَالَ فَأَمَرَ بِهِ فَرُجِمَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ إِلَى قَوْلِهِ يَقُولُونَ إِنْ أُوتِيتُمْ هَذَا فَخُذُوهُ } يَقُولُونَ ائْتُوا مُحَمَّدًا فَإِنْ أَفْتَاكُمْ بِالتَّحْمِيمِ وَالْجَلْدِ فَخُذُوهُ وَإِنْ أَفْتَاكُمْ بِالرَّجْمِ فَاحْذَرُوا إِلَى قَوْلِهِ { وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمْ الْكَافِرُونَ } قَالَ فِي الْيَهُودِ إِلَى قَوْلِهِ { وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمْ الظَّالِمُونَ } { وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمْ الْفَاسِقُونَ } قَالَ هِيَ فِي الْكُفَّارِ كُلُّهَا

Ya, Allah, akulah yg pertamakali menghidupkan hukum-Mu setelah mereka mematikannya. Maka beliau pun memerintahkan untuk menghukumnya, & akhirnya orang Yahudi itu pun dirajam. Kemudian Allah menurunkan ayat: Wahai rasul-KU, janganlah orang-orang yg bersegera dalam kekafiran membuatmu sedih. sampai pada ayat: Mereka berkata, 'Kalau kalian diberi pilihan hukuman maka ambillah. (QS. Almaidah 41). Orang-orang Yahudi berkata, Datangilah Muhammad. Jika ia memberikan fatwa At Tahmim (mencoreng wajah dgn arang) & Al Jald (dera) dalam perkara zina, maka ambillah. Akan tetapi jika ia menegakkan hukum rajam, maka tinggalkanlah. Sampai pada firman Allah: Barang siapa yg tak berhukum kepada apa yg telah diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang yg kafir. (QS. Almaidah 44) Adapun berkenaan ayat Barang siapa yg tak berhukum kepada apa yg telah diturunkan Allah, maka mereka itulah orang zhalim. (QS. Almaidah 45) Yakni berkenaan dgn orang-orang Yahudi. Sedang ayat Barang siapa yg tak berhukum kepada apa yg telah diturunkan Allah, maka mereka itulah fasiq. (QS. Almaidah 47) Dan ayat ini berbicara tentang orang kafir semuanya. [HR. Ahmad No.17794].

Hadits Ahmad No.17794 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abdullah bin Murrah] dari [Al Barra` bin 'Azib] ia berkata; Suatu ketika seorang Yahudi yang wajahnya telah dicorengi dengan arang dan habis dihukum dera lewat dihadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian beliau memanggil orang-orang yahudi dan bertanya kepada mereka: "Apakah seperti ini hukuman bagi para pelaku zina yang tertera dalam kitab kalian?" mereka menjawab, "Benar, seperti inilah yang tertera dalam kitab kami." Maka beliau memanggil salah seorang dari ulama mereka kemudian bertanya: "Saya bersumpah padamu dengan nama Allah yang telah menurunkan kitab Taurat kepada Musa. Apakah seperti ini hukuman bagi para pelaku zina yang tertera dalam kitab kalian?" Maka sang ulama itu pun menjawab, "Tidak, demi Allah, sekiranya Anda tidak memintaku untuk bersumpah dengan ini, maka saya tidak akan mengabarkannya kepada Anda. Kami mendapati hukuman bagi seorang pezina dalam kitab kami adalah hukum rajam. Akan tetapi, ketika kami mendapati para pembesar kami banyak melakukan zina, maka kami membiarkan dan tidak menghukumnya. Namun, jika yang melakukannya adalah orang yang lemah, maka kami menegakkan hukum rajam atasnya. Lalu kami menyerukan, 'Kemarilah, kita akan menegakkan hukum bagi pelaku zina bagi para pembesar dan orang-orang yang lemah sekaligus.' Maka kami pun berkumpul untuk mencorengi wajahnya dengan arang dan menderanya." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ya, Allah, akulah yang pertamakali menghidupkan hukum-Mu setelah mereka mematikannya." Maka beliau pun memerintahkan untuk menghukumnya, dan akhirnya orang Yahudi itu pun dirajam. Kemudian Allah menurunkan ayat: "Wahai rasul-KU, janganlah orang-orang yang bersegera dalam kekafiran membuatmu sedih." sampai pada ayat: "Mereka berkata, 'Kalau kalian diberi pilihan hukuman maka ambillah. (QS. Almaidah 41)." Orang-orang Yahudi berkata, "Datangilah Muhammad. Jika ia memberikan fatwa At Tahmim (mencoreng wajah dengan arang) dan Al Jald (dera) dalam perkara zina, maka ambillah. Akan tetapi jika ia menegakkan hukum rajam, maka tinggalkanlah." Sampai pada firman Allah: Barang siapa yang tidak berhukum kepada apa yang telah diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang yang kafir." (QS. Almaidah 44) Adapun berkenaan ayat "Barang siapa yang tidak berhukum kepada apa yang telah diturunkan Allah, maka mereka itulah orang zhalim." (QS. Almaidah 45) Yakni berkenaan dengan orang-orang Yahudi. Sedang ayat "Barang siapa yang tidak berhukum kepada apa yang telah diturunkan Allah, maka mereka itulah fasiq. (QS. Almaidah 47) " Dan ayat ini berbicara tentang orang kafir semuanya.]]]

Hadits Ahmad 17795

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الشَّيْبَانِيُّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ اهْجُ الْمُشْرِكِينَ فَإِنَّ جِبْرِيلَ مَعَكَ

Cacilah kaum musyrikin (dengan syairmu), sesungguhnya jibril bersamamu. [HR. Ahmad No.17795].

Hadits Ahmad No.17795 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Asy Syaibani] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Barra` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Hasan bin tsabit: "Cacilah kaum musyrikin (dengan syairmu), sesungguhnya jibril bersamamu."]]]

Hadits Ahmad 17796

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّهُ صَلَّى خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ فَقَرَأَ وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

shalat Isya` di belakang Rasulullah , maka beliau membaca: WAT TIIN WAZ ZAITUUN. [HR. Ahmad No.17796].

Hadits Ahmad No.17796 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Said] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Barra` bin 'Azib] bahwa ia pernah shalat Isya` di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau membaca: WAT TIIN WAZ ZAITUUN."]]]

Hadits Ahmad 17797

حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ فَقَرَأَ بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

shalat Maghrib di belakang Nabi , maka beliau membaca: WAT TIIN WAZ ZAITUUN. [HR. Ahmad No.17797].

Hadits Ahmad No.17797 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Khalid] Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Barra` bin 'Azib] ia berkata; Saya pernah shalat Maghrib di belakang Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau membaca: "WAT TIIN WAZ ZAITUUN."]]]

Hadits Ahmad 17798

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْلُهُ { وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمْ الْكَافِرُونَ } { وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمْ الظَّالِمُونَ } { وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمْ الْفَاسِقُونَ } قَالَ هِيَ فِي الْكُفَّارِ كُلُّهَا

Barangsiapa yg tak memutuskan menurut apa yg diturunkan Allah, Maka mereka itu adl orang-orang yg kafir. (QS. Almaidah 44) Barangsiapa tak memutuskan perkara menurut apa yg diturunkan Allah, Maka mereka itu adl orang-orang yg zalim. (QS. Almaidah 45) Barangsiapa tak memutuskan perkara menurut apa yg diturunkan Allah, Maka mereka itu adl orang-orang yg fasik. (QS. Almaidah 47) Beliau bersabda:
Semua (yang dibicarakan) ayat itu, berada di dalam kekufuran. [HR. Ahmad No.17798].

Hadits Ahmad No.17798 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abdullah bin Murrah] dari [Al Barra` bin 'Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, firman Allah: "Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (QS. Almaidah 44) Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS. Almaidah 45) Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. (QS. Almaidah 47) " Beliau bersabda: "Semua (yang dibicarakan) ayat itu, berada di dalam kekufuran."]]]

Hadits Ahmad 17799

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا قَنَانُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ النَّهْمِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْشُوا السَّلَامَ تَسْلَمُوا وَالْأَشَرَةُ أَشَرُّ

Sebarkanlah salam maka niscaya kalian akan selamat. Dan kesombongan itu adl perbuatan yg paling buruk. [HR. Ahmad No.17799].

Hadits Ahmad No.17799 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Qanan bin Abdullah An Nahmi] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Barra` bin Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebarkanlah salam maka niscaya kalian akan selamat. Dan kesombongan itu adalah perbuatan yang paling buruk."]]]

Hadits Ahmad 17800

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا قَنَانُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ النَّهْمِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ أَوْ مَنَحَ مِنْحَةً أَوْ هَدَى زُقَاقًا كَانَ كَمَنْ أَعْتَقَ رَقَبَةً يَقُولُ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ كَانَ يَحْيَى بْنُ آدَمَ قَلِيلَ الذِّكْرِ لِلنَّاسِ مَا سَمِعْتُهُ ذَكَرَ أَحَدًا غَيْرَ قَنَانٍ قَالَ قَالَ لَنَا يَوْمًا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ هَذَا مِنْ بَابَتِكُمْ

LAA ILAAHAA ILLAALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU, LAHUL MULKU WALAHAL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI`IN QADIIR (Tidak ada Tuhan yg berhak disembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah segala kerajaan & pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) ' atau memberikan suatu pemberian atau memberikan hadiah berupa (jalan kecil), maka ia seperti halnya membebaskan satu orang budak. Abu Abdurrahman berkata; Bahwa Yahya bin Adam sedikit sekali ia menyebut manusia. Bahkan saya tak pernah mendengarnya menyebut seorang pun selain Qanan. Yakni pada suatu Qanan berkata kepada kami; Rasulullah bersabda; Ini bukanlah yg terkuat diantara kalian. [HR. Ahmad No.17800].

Hadits Ahmad No.17800 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Qanan bin Abdullah An Nahmi] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Bara` bin Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkan: 'LAA ILAAHAA ILLAALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU, LAHUL MULKU WALAHAL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI`IN QADIIR (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) ' atau memberikan suatu pemberian atau memberikan hadiah berupa (jalan kecil), maka ia seperti halnya membebaskan satu orang budak." Abu Abdurrahman berkata; Bahwa Yahya bin Adam sedikit sekali ia menyebut manusia. Bahkan saya tidak pernah mendengarnya menyebut seorang pun selain Qanan. Yakni pada suatu Qanan berkata kepada kami; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Ini bukanlah yang terkuat diantara kalian."]]]

Hadits Ahmad 17801

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الشَّيْبَانِيُّ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدِ بْنِ مُقَرِّنٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَى عَنْ سَبْعٍ قَالَ نَهَى عَنْ التَّخَتُّمِ بِالذَّهَبِ وَعَنْ الشُّرْبِ فِي آنِيَةِ الْفِضَّةِ وَآنِيَةِ الذَّهَبِ وَعَنْ لُبْسِ الدِّيبَاجِ وَالْحَرِيرِ وَالْإِسْتَبْرَقِ وَعَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَعَنْ رُكُوبِ الْمِيثَرَةِ الْحَمْرَاءِ وَأَمَرَ بِسَبْعٍ عِيَادَةِ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ وَرَدِّ السَّلَامِ وَإِبْرَارِ الْمُقْسِمِ وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ وَإِجَابَةِ الدَّاعِي

Beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yg terbuat dari emas & perak, mengenakan Ad Diibaaj [HR. Ahmad No.17801].

Hadits Ahmad No.17801 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Asy Syaiban] dari [Asy'ats bin Abu Asy Sya'na`] dari [Mu'awiyah bin Muqarrin] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan tujuh perkara dan juga melarang dari tujuh perkara. Al Baraa` berkata; Beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak, mengenakan Ad Diibaaj (sejenis pakaian yang dilapisi sutera), kain sutera, Istabraq (sejenis kain yang dilapisi sutera), Al Qassi (pakaian yang bergaris-garis dengan sulaman sutera), dan mengenakan pelana dari kain sutera. Kemudian beliau memerintahkan tujuh perkara yaitu, mengunjungi orang sakit, mengantar jenazah, mendo'akan orang yang bersin, membalas salam, menunaikan janji, menolong orang yang terzhalimi dan memenuhi undangan.]]]

Hadits Ahmad 17802

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا دَاوُدُ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَوْمِ نَحْرٍ فَقَالَ لَا يَذْبَحَنَّ أَحَدٌ حَتَّى نُصَلِّيَ فَقَامَ خَالِي فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا يَوْمٌ اللَّحْمُ فِيهِ مَكْرُوهٌ وَإِنِّي عَجَّلْتُ وَإِنِّي ذَبَحْتُ نَسِيكَتِي لِأُطْعِمَ أَهْلِي وَأَهْلَ دَارِي أَوْ أَهْلِي وَجِيرَانِي فَقَالَ قَدْ فَعَلْتَ فَأَعِدْ ذَبْحًا آخَرَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عِنْدِي عَنَاقُ لَبَنٍ هِيَ خَيْرٌ مِنْ شَاتَيْ لَحْمٍ أَفَأَذْبَحُهَا قَالَ نَعَمْ وَهِيَ خَيْرُ نَسِيكَتِكَ وَلَا تَقْضِي جَذَعَةٌ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ

Jangan sekali-kali ada seorang pun yg menyembelih sampai kita selesai shalat. kemudian berdirilah pamanku & berkata [HR. Ahmad No.17802].

Hadits Ahmad No.17802 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah mengabarkan kepada kami [Dawud] dari [Asy Sya'bi] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Pada hari Nahr Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada kami, beliau bersabda: "Jangan sekali-kali ada seorang pun yang menyembelih sampai kita selesai shalat." kemudian berdirilah pamanku dan berkata, "Wahai Rasulullah, ini adalah hari ketika daging dimakruhkan. Dan sungguh, saya telah menyegerakannya, saya telah menyembelih hewan kurban milikku untuk memberi makan keluargaku dan juga tetanggaku." Beliau bersabda: "Kami telah melakukannya, maka ulangilah untuk menyembelih hewan yang lain." Kemudian ia berkata lagi, "Wahai Rasulullah, saya memiliki kambing kacang betina yang lebih baik dari dua kambing yang gemuk. Bolehkah saya menyembelihnya?" beliau menjawab: "Ya, dan ia adalah hewan kurbanmu yang terbaik. Dan anak kambing tidak akan dapat mengganti hewan kurban seorang pun setelahmu."]]]

Hadits Ahmad 17803

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زَاذَانَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جِنَازَةِ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَانْتَهَيْنَا إِلَى الْقَبْرِ وَلَمَّا يُلْحَدْ فَجَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَلَسْنَا حَوْلَهُ وَكَأَنَّ عَلَى رُءُوسِنَا الطَّيْرَ وَفِي يَدِهِ عُودٌ يَنْكُتُ فِي الْأَرْضِ فَرَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ الْمُؤْمِنَ إِذَا كَانَ فِي انْقِطَاعٍ مِنْ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنْ الْآخِرَةِ نَزَلَ إِلَيْهِ مَلَائِكَةٌ مِنْ السَّمَاءِ بِيضُ الْوُجُوهِ كَأَنَّ وُجُوهَهُمْ الشَّمْسُ مَعَهُمْ كَفَنٌ مِنْ أَكْفَانِ الْجَنَّةِ وَحَنُوطٌ مِنْ حَنُوطِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسُوا مِنْهُ مَدَّ الْبَصَرِ ثُمَّ يَجِيءُ مَلَكُ الْمَوْتِ عَلَيْهِ السَّلَام حَتَّى يَجْلِسَ عِنْدَ رَأْسِهِ فَيَقُولُ أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطَّيِّبَةُ اخْرُجِي إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ قَالَ فَتَخْرُجُ تَسِيلُ كَمَا تَسِيلُ الْقَطْرَةُ مِنْ فِي السِّقَاءِ فَيَأْخُذُهَا فَإِذَا أَخَذَهَا لَمْ يَدَعُوهَا فِي يَدِهِ طَرْفَةَ عَيْنٍ حَتَّى يَأْخُذُوهَا فَيَجْعَلُوهَا فِي ذَلِكَ الْكَفَنِ وَفِي ذَلِكَ الْحَنُوطِ وَيَخْرُجُ مِنْهَا كَأَطْيَبِ نَفْحَةِ مِسْكٍ وُجِدَتْ عَلَى وَجْهِ الْأَرْضِ قَالَ فَيَصْعَدُونَ بِهَا فَلَا يَمُرُّونَ يَعْنِي بِهَا عَلَى مَلَإٍ مِنْ الْمَلَائِكَةِ إِلَّا قَالُوا مَا هَذَا الرُّوحُ الطَّيِّبُ فَيَقُولُونَ فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ بِأَحْسَنِ أَسْمَائِهِ الَّتِي كَانُوا يُسَمُّونَهُ بِهَا فِي الدُّنْيَا حَتَّى يَنْتَهُوا بِهَا إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَسْتَفْتِحُونَ لَهُ فَيُفْتَحُ لَهُمْ فَيُشَيِّعُهُ مِنْ كُلِّ سَمَاءٍ مُقَرَّبُوهَا إِلَى السَّمَاءِ الَّتِي تَلِيهَا حَتَّى يُنْتَهَى بِهِ إِلَى السَّمَاءِ السَّابِعَةِ فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ اكْتُبُوا كِتَابَ عَبْدِي فِي عِلِّيِّينَ وَأَعِيدُوهُ إِلَى الْأَرْضِ فَإِنِّي مِنْهَا خَلَقْتُهُمْ وَفِيهَا أُعِيدُهُمْ وَمِنْهَا أُخْرِجُهُمْ تَارَةً أُخْرَى قَالَ فَتُعَادُ رُوحُهُ فِي جَسَدِهِ فَيَأْتِيهِ مَلَكَانِ فَيُجْلِسَانِهِ فَيَقُولَانِ لَهُ مَنْ رَبُّكَ فَيَقُولُ رَبِّيَ اللَّهُ فَيَقُولَانِ لَهُ مَا دِينُكَ فَيَقُولُ دِينِيَ الْإِسْلَامُ فَيَقُولَانِ لَهُ مَا هَذَا الرَّجُلُ الَّذِي بُعِثَ فِيكُمْ فَيَقُولُ هُوَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَقُولَانِ لَهُ وَمَا عِلْمُكَ فَيَقُولُ قَرَأْتُ كِتَابَ اللَّهِ فَآمَنْتُ بِهِ وَصَدَّقْتُ فَيُنَادِي مُنَادٍ فِي السَّمَاءِ أَنْ صَدَقَ عَبْدِي فَأَفْرِشُوهُ مِنْ الْجَنَّةِ وَأَلْبِسُوهُ مِنْ الْجَنَّةِ وَافْتَحُوا لَهُ بَابًا إِلَى الْجَنَّةِ قَالَ فَيَأْتِيهِ مِنْ رَوْحِهَا وَطِيبِهَا وَيُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ مَدَّ بَصَرِهِ قَالَ وَيَأْتِيهِ رَجُلٌ حَسَنُ الْوَجْهِ حَسَنُ الثِّيَابِ طَيِّبُ الرِّيحِ فَيَقُولُ أَبْشِرْ بِالَّذِي يَسُرُّكَ هَذَا يَوْمُكَ الَّذِي كُنْتَ تُوعَدُ فَيَقُولُ لَهُ مَنْ أَنْتَ فَوَجْهُكَ الْوَجْهُ يَجِيءُ بِالْخَيْرِ فَيَقُولُ أَنَا عَمَلُكَ الصَّالِحُ فَيَقُولُ رَبِّ أَقِمْ السَّاعَةَ حَتَّى أَرْجِعَ إِلَى أَهْلِي وَمَالِي قَالَ وَإِنَّ الْعَبْدَ الْكَافِرَ إِذَا كَانَ فِي انْقِطَاعٍ مِنْ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنْ الْآخِرَةِ نَزَلَ إِلَيْهِ مِنْ السَّمَاءِ مَلَائِكَةٌ سُودُ الْوُجُوهِ مَعَهُمْ الْمُسُوحُ فَيَجْلِسُونَ مِنْهُ مَدَّ الْبَصَرِ ثُمَّ يَجِيءُ مَلَكُ الْمَوْتِ حَتَّى يَجْلِسَ عِنْدَ رَأْسِهِ فَيَقُولُ أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْخَبِيثَةُ اخْرُجِي إِلَى سَخَطٍ مِنْ اللَّهِ وَغَضَبٍ قَالَ فَتُفَرَّقُ فِي جَسَدِهِ فَيَنْتَزِعُهَا كَمَا يُنْتَزَعُ السَّفُّودُ مِنْ الصُّوفِ الْمَبْلُولِ فَيَأْخُذُهَا فَإِذَا أَخَذَهَا لَمْ يَدَعُوهَا فِي يَدِهِ طَرْفَةَ عَيْنٍ حَتَّى يَجْعَلُوهَا فِي تِلْكَ الْمُسُوحِ وَيَخْرُجُ مِنْهَا كَأَنْتَنِ رِيحِ جِيفَةٍ وُجِدَتْ عَلَى وَجْهِ الْأَرْضِ فَيَصْعَدُونَ بِهَا فَلَا يَمُرُّونَ بِهَا عَلَى مَلَإٍ مِنْ الْمَلَائِكَةِ إِلَّا قَالُوا مَا هَذَا الرُّوحُ الْخَبِيثُ فَيَقُولُونَ فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ بِأَقْبَحِ أَسْمَائِهِ الَّتِي كَانَ يُسَمَّى بِهَا فِي الدُّنْيَا حَتَّى يُنْتَهَى بِهِ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيُسْتَفْتَحُ لَهُ فَلَا يُفْتَحُ لَهُ ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ } فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ اكْتُبُوا كِتَابَهُ فِي سِجِّينٍ فِي الْأَرْضِ السُّفْلَى فَتُطْرَحُ رُوحُهُ طَرْحًا ثُمَّ قَرَأَ { وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنْ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ } فَتُعَادُ رُوحُهُ فِي جَسَدِهِ وَيَأْتِيهِ مَلَكَانِ فَيُجْلِسَانِهِ فَيَقُولَانِ لَهُ مَنْ رَبُّكَ فَيَقُولُ هَاهْ هَاهْ لَا أَدْرِي فَيَقُولَانِ لَهُ مَا دِينُكَ فَيَقُولُ هَاهْ هَاهْ لَا أَدْرِي فَيَقُولَانِ لَهُ مَا هَذَا الرَّجُلُ الَّذِي بُعِثَ فِيكُمْ فَيَقُولُ هَاهْ هَاهْ لَا أَدْرِي فَيُنَادِي مُنَادٍ مِنْ السَّمَاءِ أَنْ كَذَبَ فَافْرِشُوا لَهُ مِنْ النَّارِ وَافْتَحُوا لَهُ بَابًا إِلَى النَّارِ فَيَأْتِيهِ مِنْ حَرِّهَا وَسَمُومِهَا وَيُضَيَّقُ عَلَيْهِ قَبْرُهُ حَتَّى تَخْتَلِفَ فِيهِ أَضْلَاعُهُ وَيَأْتِيهِ رَجُلٌ قَبِيحُ الْوَجْهِ قَبِيحُ الثِّيَابِ مُنْتِنُ الرِّيحِ فَيَقُولُ أَبْشِرْ بِالَّذِي يَسُوءُكَ هَذَا يَوْمُكَ الَّذِي كُنْتَ تُوعَدُ فَيَقُولُ مَنْ أَنْتَ فَوَجْهُكَ الْوَجْهُ يَجِيءُ بِالشَّرِّ فَيَقُولُ أَنَا عَمَلُكَ الْخَبِيثُ فَيَقُولُ رَبِّ لَا تُقِمْ السَّاعَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا الْمِنْهَالُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي عُمَرَ زَاذَانَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جِنَازَةِ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَانْتَهَيْنَا إِلَى الْقَبْرِ وَلَمَّا يُلْحَدْ قَالَ فَجَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَلَسْنَا مَعَهُ فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَقَالَ فَيَنْتَزِعُهَا تَتَقَطَّعُ مَعَهَا الْعُرُوقُ وَالْعَصَبُ قَالَ أَبِي وَكَذَا قَالَ زَائِدَةُ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا الْمِنْهَالُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا زَاذَانُ قَالَ قَالَ الْبَرَاءُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جِنَازَةِ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ وَتَمَثَّلَ لَهُ رَجُلٌ حَسَنُ الثِّيَابِ حَسَنُ الْوَجْهِ وَقَالَ فِي الْكَافِرِ وَتَمَثَّلَ لَهُ رَجُلٌ قَبِيحُ الْوَجْهِ قَبِيحُ الثِّيَابِ

Tulislah catatan hamba-Ku di 'iliyyin & kembalikanlah ia ke bumi, sebab daripadanyalah Aku mencipta mereka & kedalamnya Aku mengembalikan [HR. Ahmad No.17803].

Hadits Ahmad No.17803 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah], mengtakan Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Minhal bin 'Umar] dari [Zadzan] dari [Al Barra' bin 'Azib] mengatakan, Kami berangkat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengiringi seorang jenazah Anshar. Lantas kami sampai pekuburan. Ketika tanah digali, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam duduk dan kami duduk di sekitarnya, seolah-olah kepala kami ada burung-burung sedang tangan beliau membawa dahan yang beliau pukulkan ke tanah. Beliau tengadahkan kepala beliau ke langit dan berujar "Mintalah kalian perlindungan kepada Allah dari siksa kubur (beliau mengucapkannya dua atau tiga kali). Kemudian beliau sabdakan "Seorang hamba mukmin jika berpisah dari dunia dan menghadapi akhirat, malaikat dari langit turun menemuinya dengan wajah putih seolah-olah wajah mereka matahari. Mereka membawa sebuah kafan dari kafan surga dan minyak wangi dari minyak wangi surga hingga duduk disisinya (yang besarnya malaikat tersebut) sejauh mata memandang. Kemudian malaikat maut alaihissalam datang hingga duduk di sisi kepalanya dan berucap "Wahai jiwa yang tenang, sambutlah olehmu ampunan Allah dan keridhaan. Kata nabi, lantas jenazah tersebut mengalir sebagaimana tetesan air mengalir dari mulut kendi dan malaikat mencabutnya. Jika malaikat mencabutnya, ia tidak membiarkannya di tangannya sekejap mata pun hingga ia cabut rohnya dan ia masukkan dalam kafan dan minyak wangi tersebut. Maka si mayit meninggal dunia sebagaimana halnya aroma minyak wangi paling harum yang ada dimuka bumi. Kata Nabi, malaikat tersebut lantas membawa naik jenazah itu, hingga tidaklah mereka melewati sekawanan malaikat selain mereka bertanya-tanya: "Oh, oh, oh, roh siapa sewangi ini? Para malaikat menjawab "Amboi, ini roh si "A" anak si "B", dan mereka sebut dengan nama terbaiknya yang manusia pergunakan untuk menyebutnya ketika di dunia, begitulah terus hingga mereka sampai ke langit dunia dan mereka meminta dibukakan, lantas dibukakan. Para malaikat ahli taqarrub mengabarkan berita kematiannya kepada penghuni langit berikutnya hingga sampai ke langit ke tujuh, lantas Alllah 'azza wajalla bertitah "Tulislah catatan hamba-Ku di 'iliyyin dan kembalikanlah ia ke bumi, sebab daripadanyalah Aku emncipta mereka dan kedalamnya Aku mengembalikan, serta daripadanya Aku membangkitkan sekali lagi. Kata Nabi, lantas rohnya di kembalikan ke jasadnya, kemudian dua malaikat mendatanginya dan mendudukkannya dan bertanya 'Siapa Tuhanmu'. Ia menjawab 'tuhanku Allah'. Tanya keduanya "Apa agamamu?"agamu Islam." Jawabnya. Keduanya bertanya "Bagaimana komentarmu tentang laki-laki yang diutus kepada kamu ini? Si mayit menjawab "Oh, dia Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Keduanya bertanya "darimana kamu tahu? Ia menjawab "Aku membaca kitabullah sehingga aku mengimaninya dan membenarkannya. Lantas ada Penyeru di langit memanggil-manggil "HambaKu benar, hamparkanlah surga baginya dan berilah pakain surga, dan bukakanlah pintu baginya menuju surga, Kata Nabi, maka hamba itu memperoleh bau harum dan wangi surga dan kuburannya diperluas sejauh mata memandang. Lantas ia didatangi oleh laki-laki berwajah tampan, pakainnya indah, wanginya semerbak, dan malaikat itu berucap "Bergembiralah dengan kabar yang menggembirakanmu. Inilah hari yang dijanjikan unukmu. Si mayit bertanya 'Lho, siapa kamu ini sebenarnya, rupanya wajahmu adalah wajah yang emndatangkan kebaikan! si laki-laki tampan emnjawab ' Ow, aku adalah amalan salihmu. Lantas hamba tadi meminta " Ya rabbiku, tolong jadikan kiamat sekarang juga sehingga aku bisa kembali menemui keluargaku dan hartaku. Sebaliknya si hamba kafir jika berpisah dari dunia (meninggal) dan menjemput akherat, ia ditemui malaikat langit yang wajahnya kusam yang membawa kafan yang berwarna hitam legam terbuat dari rambut, mereka duduk di sisinya yang malaikat tersebut besarnya sejauh mata memandang. Lantas malaikat maut datang hingga duduk di kepalanya seraya membentak " Wahai roh yang busuk, jemputlah kemurkaan Allah dan kemarahan-Nya. Kata Nabi, lantas jasadnya tercabik-cabik, dan malikat tersebut mencabut rohnya bagikan garu (atau gancu) bermata banyak yang mencabik-cabik kain basah lantas mencabutnya. Jika malaikat telah mencabutnya, ia tidak membiarkannya sekejap mata pun hingga ia bungkus dalam kain hitam kelam dari rambut dan roh tersebut pergi dengan bau busuk paling menyengat di muka bumi. Para malikat kemudian menaikkannya, dan tidaklah mereka membawanya ke sekwanan malaikat di langit selain malaikat langit berkomentar "Siapa roh busuk ini? Para malaikat yang membawanya memnjawab ' Ini adalah si "C" anak si "D', dan mereka sebut nama terbukunya yang sering manusia pergunakan untuk memanggil di dunia hingga mayit tersebut sampai ke langit dunia dan langit dunia diminta dibukakkan. Dan, langit dunia dibuka. Kemudian Rasulullah Sallallahu'alaihiwasallam membaca ayat " Tidak dibuka bagi mereka pintu langit dan tak bakalan mereka masuk surga hingga unta masuk lubang jarum" (QS. Al-A'raf; 40 lantas Allah 'azza wajalla berfirman 'tolong catatlah catatannya dalam sijjin di bumi paling rendah. Kontan rohnya dibuang sejauh-jauhnya, kemudian beliau membaca ayat "Siapa yang menyekutukan Alalh, maka seolah-olah dia tersungkur dari langit lantas burung menyambarnya atau sebagaimana diterbangkan angin di tempat jauh(QS.Alhaj; 31). Maka rohnya dikembalikan dalam jasadnya. Kedua malaikat lantas mendatanginya dan mendudukkannya dan menginterogasi "Siapa tuhanmu? ia menajwab "Bbbp,, saya tidak tahu? Kedua malaikat itu bertanya lagi "Apa agamamu? Ia menjawab "Bbbppp,, saya tidak tahu?? kedua malaikat bertanya lagi "bagaimana tanggapanmu mengenai laki-laki ini yang diutus untuk kalian? Si mayit menjawab; ",, saya tidak tahu? Lantas ada Penyeru langit memanggil-manggil "ia betul-betul telah dusta! hamparkan baginya neraka! Maka malaikat membuka pintu neraka baginya dan ia mendatanginya dengan segala panasnya dan letupannya. Sedang kuburannya menjepitnya hingga tulang-tulangnya remuk. Kemudian ia didatangi oleh laki-laki yang wajahnya menyeramkan, pakainnya lusuh, baunya busuk dan berujar; "Bergembiralah engkau dengan segala hal yang menyusahkanmu. Inilah harimu yang dijanjikan bagimu. Lantas si malaikat bertanya " Siapa kamu dengan wajahmu yang sedemikian menyeramkan dan membawa keburukan ini? Lantyas si laki-laki menjawab '; "aku adalah amalan jahatmu, dan ia berdoa " ya rabb,. Jangan kiamat kau jadikan sekarang!. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] Telah menceritakan kepada kami [Al Minhal bin Amru] dari [Ibn Umar Zadzan] mengatakan; saya mendengar [Al Barra' bin 'Azib] mengatakan, kami berangkat bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menghadiri seorang jenazah anshar, lantas kami sampai di kuburan. Ketika kuburan digali, kata Albarra', Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam lantas duduk dan kami duduk bersamanya, lantas ia ceritakan semisalnya. Dan beliau sabdakan, lantas malaikat mencabut rohnya sehingga otot-ototnya dan kelenjar-kelenjarnya putus. Sedang ayahku mengatakan, dan demikianlah Zaidah mengatakan. Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin 'Amru] dan Telah menceritakan kepada kami [Za'idah] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman Al-A'masy] Telah menceritakan kepada kami [Minhal bin Amru] Telah menceritakan kepada kami [Zadzan] mengatakan, [Al Barra'] mengatakan, kami berangkat bersama Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengunjungi jenazah Anshar, lantas ia ceritakan maknanya, hanya ia dalam redaksinya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda ' seorang laki-laki yang pakaiannya indah, wajahnya tampan. Sedang beliau sabdakan tentang orang kafir, maka ada seorang laki-laki menjelma baginya dengan wajah menyeramkan dan bajunya lusuh.]]]

Hadits Ahmad 17804

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي عَائِذٍ سَيْفٍ السَّعْدِيِّ وَأَثْنَى عَلَيْهِ خَيْرًا عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ وَكَانَ أَمِيرًا بِعُمَانَ وَكَانَ كَخَيْرِ الْأُمَرَاءِ قَالَ قَالَ أَبِي اجْتَمِعُوا فَلَأُرِيَكُمْ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ وَكَيْفَ كَانَ يُصَلِّي فَإِنِّي لَا أَدْرِي مَا قَدْرُ صُحْبَتِي إِيَّاكُمْ قَالَ فَجَمَعَ بَنِيهِ وَأَهْلَهُ وَدَعَا بِوَضُوءٍ فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَغَسَلَ الْيَدَ الْيُمْنَى ثَلَاثًا وَغَسَلَ يَدَهُ هَذِهِ ثَلَاثًا يَعْنِي الْيُسْرَى ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ وَأُذُنَيْهِ ظَاهِرَهُمَا وَبَاطِنَهُمَا وَغَسَلَ هَذِهِ الرِّجْلَ يَعْنِي الْيُمْنَى ثَلَاثًا وَغَسَلَ هَذِهِ الرِّجْلَ ثَلَاثًا يَعْنِي الْيُسْرَى قَالَ هَكَذَا مَا أَلَوْتُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ ثُمَّ دَخَلَ بَيْتَهُ فَصَلَّى صَلَاةً لَا نَدْرِي مَا هِيَ ثُمَّ خَرَجَ فَأَمَرَ بِالصَّلَاةِ فَأُقِيمَتْ فَصَلَّى بِنَا الظُّهْرَ فَأَحْسِبُ أَنِّي سَمِعْتُ مِنْهُ آيَاتٍ مِنْ يس ثُمَّ صَلَّى الْعَصْرَ ثُمَّ صَلَّى بِنَا الْمَغْرِبَ ثُمَّ صَلَّى بِنَا الْعِشَاءَ وَقَالَ مَا أَلَوْتُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ وَكَيْفَ كَانَ يُصَلِّي

berkumur-kumur & memasukkan air ke dalam hidungnya lalu membasuh wajahnya tiga kali, menggosok tangannya juga tiga kali kanan & kiri [HR. Ahmad No.17804].

Hadits Ahmad No.17804 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] Telah menceritakan kepada kami [Sa'id Al Jurairi] dari [Abu 'A`idz Saif As Sa'd] -ia pun memujinya dengan kebaikan- dari [Yazid bin Al Baraa` bin Azib] -ia adalah seorang Amir di Uman dan ia termasuk pemimpin yang terbaik- ia berkata, [bapakku] berkata; Berkumpullah kalian, saya akan memperlihatkan bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu dan bagaimana beliau shalat, sebab saya tidak tahu sampai kapan waktuku menemani kalian semua. Maka Bara' bin Azib mengumpulkan anak-anak dan keluarganya kemudian ia pun meminta air wudlu. Maka ia mulai dengan berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidungnya lalu membasuh wajahnya tiga kali, menggosok tangannya juga tiga kali kanan dan kiri, kemudian beliau membasuh kepalanya serta telinganya bagian luar maupun dalam. Kemudian membasuh kakinya yang kanan dan kiri sebanyak tiga kali. Setelah itu, ia berkata, "Beginilah yang ingin aku tunjukkan kepada kalian, bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu." Kemudian ia masuk kedalam rumahnya dan shalat, namun kami tidak tahu shalat apakah itu. Setelah itu, ia keluar kemudian ia memerintahkan untuk menunaikan shalat. Lalu iqamah shalat dikumandangkan, dan ia pun shalat Zhuhur bersama kami. Dan saya menduga bahwa saya mendengar ia membaca ayat dari surat Yasin. Setelah itu, ia menunaikan shalat 'Ashar, dan Maghrib serta Isya bersama kami. Kemudian ia berkata, "Saya telah menjelaskan kepada kalian bagaimana sifat wudlu dan shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 17805

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْوُضُوءِ مِنْ لُحُومِ إِبِلٍ فَقَالَ تَوَضَّئُوا مِنْهَا قَالَ وَسُئِلَ عَنْ الصَّلَاةِ فِي مَبَارِكِ الْإِبِلِ فَقَالَ لَا تُصَلُّوا فِيهَا فَإِنَّهَا مِنْ الشَّيَاطِينِ وَسُئِلَ عَنْ الصَّلَاةِ فِي مَرَابِضِ الْغَنَمِ فَقَالَ صَلُّوا فِيهَا فَإِنَّهَا بَرَكَةٌ

ditanya mengenai wudlu setelah mengkomsumsi daging Unta. Maka beliau menjawab, Berwudlulah kalian setelah memakannya. [HR. Ahmad No.17805].

Hadits Ahmad No.17805 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abdullah bin Abdullah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya mengenai wudlu setelah mengkomsumsi daging Unta. Maka beliau menjawab, "Berwudlulah kalian setelah memakannya." Kemudian beliau ditanya tentang shalat di kandang Unta, maka beliau pun menjawab: "Janganlah kalian shalat disana, karena ia termasuk tempat syetan." Kemudian beliau ditanya lagi mengenai shalat di kandang kambing, maka beliau bersabda: "Shalatlah kalian disana, karena tempat itu diberkahi."]]]

Hadits Ahmad 17806

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ قَالَ صَلَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا أَوْ سَبْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا شَكَّ سُفْيَانُ ثُمَّ صُرِفْنَا قِبَلَ الْكَعْبَةِ

shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dgn menghadap Baitul Maqdis selama enam belas bulan atau tujuh belas bulan [HR. Ahmad No.17806].

Hadits Ahmad No.17806 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; Kami pernah shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan menghadap Baitul Maqdis selama enam belas bulan atau tujuh belas bulan -Sufyan ragu-ragu- kemudian kami dipalingkan ke arah Ka'bah.]]]

Hadits Ahmad 17807

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ قَالَ رَجُلٌ لِلْبَرَاءِ يَا أَبَا عُمَارَةَ وَلَّيْتُمْ يَوْمَ حُنَيْنٍ قَالَ لَا وَاللَّهِ مَا وَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَكِنْ وَلَّى سَرَعَانُ النَّاسِ فَاسْتَقْبَلَتْهُمْ هَوَازِنُ بِالنَّبْلِ قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَغْلَتِهِ الْبَيْضَاءِ وَأَبُو سُفْيَانَ بْنُ الْحَارِثِ آخِذٌ بِلِجَامِهَا وَهُوَ يَقُولُ أَنَا النَّبِيُّ لَا كَذِبْ أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ

Saya adl Nabi yg tak pernah berdusta, Saya adl putra Abdul Muthallib. [HR. Ahmad No.17807].

Hadits Ahmad No.17807 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] ia berkata; Seorang laki-laki bertanya kepada [Al Baraa`], "Apakah kalian telah melarikan diri pada perang Hunain?" ia menjawab, "Demi Allah, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidaklah melarikan diri. Akan tetapi para sahabat yang ingin segera mengambil harta rampasan melarikan diri hingga kaum Hawazin menghujani mereka dengan anak panah. Dan sungguh, saya melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berada di atas Bighal putihnya sedangkan Abu Sufyan bin Al Harits memegang tali kekangnya. Dan beliau berseru: "Saya adalah Nabi yang tidak pernah berdusta, Saya adalah putra Abdul Muthallib."]]]

Hadits Ahmad 17808

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي حَبِيبٌ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَالْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولَانِ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الذَّهَبِ بِالْوَرِقِ دَيْنًا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang jual beli Emas dgn dirham secara piutang [HR. Ahmad No.17808].

Hadits Ahmad No.17808 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Habib] dari [Abul Minhal] ia berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] dan [Al Baraa` bin Azib] keduanya berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang jual beli Emas dengan dirham secara piutang.]]]

Hadits Ahmad 17809

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ فَيْرُوزَ قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قُلْتُ حَدِّثْنِي مَا نَهَى عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَضَاحِيِّ أَوْ مَا يُكْرَهُ قَالَ قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَدِي أَقْصَرُ مِنْ يَدِهِ فَقَالَ أَرْبَعٌ لَا يَجُزْنَ الْعَوْرَاءُ الْبَيِّنُ عَوَرُهَا وَالْمَرِيضَةُ الْبَيِّنُ مَرَضُهَا وَالْعَرْجَاءُ الْبَيِّنُ ظَلْعُهَا وَالْكَسِيرُ الَّتِي لَا تُنْقِي قُلْتُ إِنِّي أَكْرَهُ أَنْ يَكُونَ فِي السِّنِّ نَقْصٌ وَفِي الْأُذُنِ نَقْصٌ وَفِي الْقَرْنِ نَقْصٌ قَالَ مَا كَرِهْتَ فَدَعْهُ وَلَا تُحَرِّمْهُ عَلَى أَحَدٍ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ سَمِعْتُ عُبَيْدَ بْنَ فَيْرُوزَ مَوْلًى لِبَنِي شَيْبَانَ أَنَّهُ سَأَلَ الْبَرَاءَ عَنْ الْأَضَاحِيِّ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Ada empat macam hewan kurban yg tak boleh, yaitu yg buta & nampak jelas kebutaannya, yg sakit & jelas kesakitannya, yg pincang & kepincangannya [HR. Ahmad No.17809].

Hadits Ahmad No.17809 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Sulaiman bin Abdurrahman] dari [Ubaid bin Fairuz] ia berkata, saya bertanya kepada [Al Baraa` bin Azib], saya berkata; "Ceritakanlah kepadaku Al Adlahi (hewang kurban) yang dilarang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam atau apa yang dibencinya." Al Baraa` berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di tengah-tengah kami sementara tanganku lebih pendek daripada tangannya, kemudian beliau bersabda: "Ada empat macam hewan kurban yang tidak boleh, yaitu yang buta dan nampak jelas kebutaannya, yang sakit dan jelas kesakitannya, yang pincang dan kepincangannya itu jelas dan hewan yang lesu dan tidak bersih." Saya berkata, "Akan tetapi, saya tidak suka bila pada tanduknya terdapat kekurangan, atau di telinganya terdapat kekurangan atau pada giginya terdapat kekurangan." Maka Al Baraa` berkata, "Apa yang kamu benci, maka tinggalkanlah, dan jangan kamu mengharamkannya atas seorang pun." Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman bin Abdurrahman] ia berkata, saya mendengar [Ubaid bin Fairuz] budaknya Bani Syaiban, bahwa ia bertanya kepada [Al Baraa`] tentang hewan kurban, maka ia pun menyebutkan hadits.]]]

Hadits Ahmad 17810

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِثَوْبٍ حَرِيرٍ فَجَعَلُوا يَتَعَجَّبُونَ مِنْ حُسْنِهِ وَلِينِهِ فَقَالَ لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ أَفْضَلُ أَوْ أَخْيَرُ مِنْ هَذَا

Sapu tangan Sa'd Bin Muadz di syurga lebih baik & lebih bagus dari ini. [HR. Ahmad No.17810].

Hadits Ahmad No.17810 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Sufyan] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah diberi baju yang terbuat dari sutra dan para sahabat pun terkagum-kagum keindahan dan kelembutannya. Maka bersabda: "Sapu tangan Sa'd Bin Muadz di syurga lebih baik dan lebih bagus dari ini."]]]

Hadits Ahmad 17811

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قَالَ صَالَحَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْلَ مَكَّةَ عَلَى أَنْ يُقِيمُوا ثَلَاثًا وَلَا يَدْخُلُوهَا إِلَّا بِجُلُبَّانِ السِّلَاحِ قَالَ قُلْتُ وَمَا جُلُبَّانُ السِّلَاحِ قَالَ الْقِرَابُ وَمَا فِيهِ

menetap di Makkah selama tiga hari & tak memasuki Makkah secuali dalam keadaan Julubbanush shilaah [HR. Ahmad No.17811].

Hadits Ahmad No.17811 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengadakan perjanjian dengan penduduk Makkah untuk menetap di Makkah selama tiga hari dan tidak memasuki Makkah secuali dalam keadaan Julubbanush shilaah. Saya bertanya, "Apa itu Julubbanush Shilaah?" ia menjawab, "Yaitu sarung pedang dan apa yang terdapat di dalamnya (yakni tidak menghunuskan pedang)."]]]

Hadits Ahmad 17812

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ الْبَرَاءِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَقْبَلَ مِنْ سَفَرٍ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kembali dar bepergian, maka beliau membaca: AAYIBUUNA TAAIBUUNA 'AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUUN [HR. Ahmad No.17812].

Hadits Ahmad No.17812 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] dari [Ar Rabi' bin Al Baraa`] dari [bapaknya] bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kembali dar bepergian, maka beliau membaca: "AAYIBUUNA TAAIBUUNA 'AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepada Rabb kami)."]]]

Hadits Ahmad 17813

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَجْلَحُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَتَفَرَّقَا

Tidaklah dua orang muslim yg berjumpa kemudian bersalaman, kecuali keduanya akan diampuni sebelum keduanya berpisah. [HR. Ahmad No.17813].

Hadits Ahmad No.17813 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Al Ajlah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah dua orang muslim yang berjumpa kemudian bersalaman, kecuali keduanya akan diampuni sebelum keduanya berpisah."]]]

Hadits Ahmad 17814

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي دَاوُدَ قَالَ لَقِيتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ فَسَلَّمَ عَلَيَّ وَأَخَذَ بِيَدِي وَضَحِكَ فِي وَجْهِي قَالَ تَدْرِي لِمَ فَعَلْتُ هَذَا بِكَ قَالَ قُلْتُ لَا أَدْرِي وَلَكِنْ لَا أَرَاكَ فَعَلْتَهُ إِلَّا لِخَيْرٍ قَالَ إِنَّهُ لَقِيَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَفَعَلَ بِي مِثْلَ الَّذِي فَعَلْتُ بِكَ فَسَأَلَنِي فَقُلْتُ مِثْلَ الَّذِي قُلْتَ لِي فَقَالَ مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيُسَلِّمُ أَحَدُهُمَا عَلَى صَاحِبِهِ وَيَأْخُذُ بِيَدِهِ لَا يَأْخُذُهُ إِلَّا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَتَفَرَّقَانِ حَتَّى يُغْفَرَ لَهُمَا

Siapapun dua orang muslim yg saling berjumpa, kemudian salah satunya mengucapkan salam kepada temannya serta menjabat tangannya & ia tak melakukan itu kecuali karena Allah, [HR. Ahmad No.17814].

Hadits Ahmad No.17814 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Abu Dawud] ia berkata, saya menjumpai [Al Baraa`] bin Azib kemudian ia pun mengucapkan salam atasku dan memegang tanganku lalu tertawa di hadapanku. Kemudian ia bertanya, "Apakah kamu tahu, kenapa aku melakukan hal ini padamu?" saya menjawab, "Tidak. Namun menurutku, kamu tidak melakukannya kecuali karena kebaikan." Ia berkata, "Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berjumpa denganku, lalu beliau melakukan sebagaimana apa yang telah aku lakukan padamu. Kemudian ia bertanya kepadaku, maka saya pun menjawab sebagaimana yang kamu katakan padaku. Maka beliau bersabda: "Siapapun dua orang muslim yang saling berjumpa, kemudian salah satunya mengucapkan salam kepada temannya serta menjabat tangannya dan ia tidak melakukan itu kecuali karena Allah, maka tidaklah keduanya berpisah hingga dosa keduanya diampuni."]]]

Hadits Ahmad 17815

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَجْلَحُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكُمْ سَتَلْقَوْنَ الْعَدُوَّ غَدًا وَإِنَّ شِعَارَكُمْ حم لَا يُنْصَرُونَ

Esok hari, kalian akan menghadapi pasukan musuh, & syi'ar kalian adalah, 'Haammim, Mereka tak akan menang. [HR. Ahmad No.17815].

Hadits Ahmad No.17815 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Ajlah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada kami: "Esok hari, kalian akan menghadapi pasukan musuh, dan syi'ar kalian adalah, 'Haammim, Mereka tidak akan menang.'"]]]

Hadits Ahmad 17816

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَنْبَأَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ صُبَيْحٍ قَالَ الْأَعْمَشُ أُرَاهُ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ ابْنُ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا فَأَمَرَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُدْفَنَ فِي الْبَقِيعِ وَقَالَ إِنَّ لَهُ مُرْضِعًا يُرْضِعُهُ فِي الْجَنَّةِ

Sesungguhnya, telah ada orang yg akan menyusukannya di surga. [HR. Ahmad No.17816].

Hadits Ahmad No.17816 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah memberitakan kepada kami [Al A'masy] dari [Muslim bin Shubaih] -Al A'masy berkata; menurutku- dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Ibrahim, putra Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dan usianya saat itu enam belas bulan. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk memakamkannya di Baqi' dan beliau bersabda: "Sesungguhnya, telah ada orang yang akan menyusukannya di surga."]]]

Hadits Ahmad 17817

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي ابْنِهِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّ لَهُ مُرْضِعًا يُرْضِعُهُ فِي الْجَنَّةِ

Telah ada baginya, orang yg akan menyusuhinya di surga. [HR. Ahmad No.17817].

Hadits Ahmad No.17817 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Jabir] ia berkata, saya mendengar [Asy Sya'bi] ia menceritakan dari [Al Baraa` bin 'Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwasanya beliau bersabda berkenaan dengan anaknya Ibrahim: "Telah ada baginya, orang yang akan menyusuhinya di surga."]]]

Hadits Ahmad 17818

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ الْحَفَرِيُّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا نَامَ وَضَعَ يَدَهُ عَلَى خَدِّهِ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidur, maka beliau meletakkan tangannya di atas pipinya kemudian beliau membaca: [HR. Ahmad No.17818].

Hadits Ahmad No.17818 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud Al Hafari] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidur, maka beliau meletakkan tangannya di atas pipinya kemudian beliau membaca: "ALLAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA (Ya Allah, selamatkanlah aku dari siksa-Mu, pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu)."]]]

Hadits Ahmad 17819

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ ثَابِتِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَحَبَّ أَوْ مِمَّا يُحِبُّ أَنْ يَقُومَ عَنْ يَمِينِهِ قَالَ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ أَوْ تَجْمَعُ عِبَادَكَ حَدَّثَنَاه أَبُو نُعَيْمٍ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ ثَابِتٌ عَنِ ابْنِ الْبَرَاءِ عَنِ الْبَرَاءِ

beliau membaca: RABBII QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA AW TAJMA'U 'IBAADAKA (Ya Allah, selamatkanlah aku dari siksa-Mu, pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu) atau di hari Engkau kumpulkan hamba-Mu) [HR. Ahmad No.17819].

Hadits Ahmad No.17819 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Tsabit bin Ubaid] dari [Yazid bin Al Baraa' bin Azib] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Apabila kami shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka tempat yang disenangi atau posisi yang paling disukai adalah berdiri di samping kanannya. Dan saya mendengar beliau membaca: "RABBII QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA AW TAJMA'U 'IBAADAKA (Ya Allah, selamatkanlah aku dari siksa-Mu, pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu) atau di hari Engkau kumpulkan hamba-Mu)." Telah menceritakannya kepada kami [Abu Nu'aim] dengan isnad dan maknanya, hanya saja ia berkata; Dari [Tsabit] dari [Ibnul Baraa`] dari [Al Baraa`].]]]

Hadits Ahmad 17820

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبِي وَسُفْيَانُ وَإِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كُنَّا نَتَحَدَّثُ أَنَّ عِدَّةَ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانُوا يَوْمَ بَدْرٍ عَلَى عِدَّةِ أَصْحَابِ طَالُوتَ يَوْمَ جَالُوتَ ثَلَاثَ مِائَةٍ وَبِضْعَةَ عَشَرَ الَّذِينَ جَازُوا مَعَهُ النَّهْرَ قَالَ وَلَمْ يُجَاوِزْ مَعَهُ النَّهْرَ إِلَّا مُؤْمِنٌ

jumlah sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada perang Badar & jumlah tentara Thalut pada perang Jalut adl sebanyak tiga ratus sepuluh lebih [HR. Ahmad No.17820].

Hadits Ahmad No.17820 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] dan [Sufyan] dan [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Kami sedang bercerita, bahwa jumlah sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada perang Badar dan jumlah tentara Thalut pada perang Jalut adalah sebanyak tiga ratus sepuluh lebih, yang kesemuanya dapat melewati sungai. Tidak seorangpun yang dapat melewati sungai itu bersamanya, kecuali seorang yang mukmin.]]]

Hadits Ahmad 17821

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ { لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ } قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ جَاءَ عَمْرُو بْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ ضَرِيرَ الْبَصَرِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا تَأْمُرُنِي إِنِّي ضَرِيرُ الْبَصَرِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ } فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ائْتُونِي بِالْكَتِفِ وَالدَّوَاةِ أَوْ اللَّوْحِ وَالدَّوَاةِ

Ambilkanlah untukku sebongkah tulang & Dawat (tempat tinta) atau lembaran & tinta. [HR. Ahmad No.17821].

Hadits Ahmad No.17821 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; "Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur." (QS. Annisa'; 95), Ia berkata; ketika ayat ini turun, Amru bin Ummi Maktum datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan pada saat itu ia adalah seorang yang buta. Ia berkata, "Wahai Rasulullah, apa yang tuan perintahkan kepadaku? Sesungguhnya saya adalah seorang yang buta matanya." Maka Allah 'azza wajalla menurunkan ayat, "Ghairu Ulidl Dlarar (selain mereka yang miliki udzur)." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ambilkanlah untukku sebongkah tulang dan Dawat (tempat tinta) atau lembaran dan tinta."]]]

Hadits Ahmad 17822

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ صَالِحٍ عَنِ السُّدِّيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ لَقِيتُ خَالِي وَمَعَهُ الرَّايَةُ فَقُلْتُ أَيْنَ تُرِيدُ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ مِنْ بَعْدِهِ أَنْ أَضْرِبَ عُنُقَهُ أَوْ أَقْتُلَهُ وَآخُذَ مَالَهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengutusku untuk menemui seorang laki-laki yg menikahi isteri bapaknya sepeninggalnya [HR. Ahmad No.17822].

Hadits Ahmad No.17822 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Shalih] dari [As Sudi] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] ia berkata; Saya bertemu pamanku yang sedang membawa bendera (simbol perang, pent), maka saya pun bertanya, "Kemana kamu akan pergi?" ia menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutusku untuk menemui seorang laki-laki yang menikahi isteri bapaknya sepeninggalnya, lalu aku akan menebas lehernya dan mengambil hartanya."]]]

Hadits Ahmad 17823

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مَا رَأَيْتُ مِنْ ذِي لِمَّةٍ أَحْسَنَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُ شَعَرٌ يَضْرِبُ مَنْكِبَيْهِ بَعِيدُ مَا بَيْنَ الْمَنْكِبَيْنِ لَيْسَ بِالْقَصِيرِ وَلَا بِالطَّوِيلِ

Beliau memiliki rambut yg menyentuh kedua pundaknya. Jarak antara kedua pundaknya cukup lebar, [HR. Ahmad No.17823].

Hadits Ahmad No.17823 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Baraa` bin Azib] ia berkata; Saya belum pernah melihat seorang pun yang memiliki rambut panjang yang lebih indah dengan mengenakan pakaian berwarna merah melebihi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau memiliki rambut yang menyentuh kedua pundaknya. Jarak antara kedua pundaknya cukup lebar, dan rambutnya tidak terlalu pendek, tidak juga terlalu panjang.]]]

Hadits Ahmad 17824

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسَ عَشْرَةَ غَزْوَةً

Rasulullah berperang sebanyak lima belas kali peperangan. [HR. Ahmad No.17824].

Hadits Ahmad No.17824 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Selama hidupnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berperang sebanyak lima belas kali peperangan.]]]

Hadits Ahmad 17825

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسَ عَشْرَةَ غَزْوَةً

Rasulullah berperang sebanyak lima belas kali peperangan. [HR. Ahmad No.17825].

Hadits Ahmad No.17825 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Sa'id bin Ubaidah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berperang sebanyak lima belas kali peperangan.]]]

Hadits Ahmad 17826

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ طَاهِرًا فَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ وَلَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مُتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ وَإِنْ أَصْبَحْتَ أَصْبَحْتَ وَقَدْ أَصَبْتَ خَيْرًا كَثِيرًا سَمِعَهُ فِطْرٌ مِنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ

Jika kamu beranjak ke tempat tidurmu (hendak tidur), maka ucapkanlah, 'ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, dgn berharap (mendapatkan rahmat-Mu) & takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan & penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yg telah Engkau turunkan, & (kebenaran) Nabi-Mu yg telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal pada malam itu, maka kamu meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Dan saat kamu memasuki waktu pagi, maka kamu akan memasukinya dgn kebaikan yg banyak. Fithr mendengarnya dari Sa'd bin Ubaidah. [HR. Ahmad No.17826].

Hadits Ahmad No.17826 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada seorang laki-laki: "Jika kamu beranjak ke tempat tidurmu (hendak tidur), maka ucapkanlah, 'ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, dengan berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal pada malam itu, maka kamu meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Dan saat kamu memasuki waktu pagi, maka kamu akan memasukinya dengan kebaikan yang banyak." Fithr mendengarnya dari Sa'd bin Ubaidah.]]]

Hadits Ahmad 17827

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَمَ

merajam (pezina). [HR. Ahmad No.17827].

Hadits Ahmad No.17827 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abdullah bin Murrah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah merajam (pezina).]]]

Hadits Ahmad 17828

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ انْتَهَيْنَا إِلَى الْحُدَيْبِيَةِ وَهِيَ بِئْرٌ قَدْ نُزِحَتْ وَنَحْنُ أَرْبَعَ عَشْرَةَ مِائَةً قَالَ فَنُزِعَ مِنْهَا دَلْوٌ فَتَمَضْمَضَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُ ثُمَّ مَجَّهُ فِيهِ وَدَعَا قَالَ فَرُوِينَا وَأَرْوَيْنَا وَقَالَ وَكِيعٌ أَرْبَعَةَ عَشْرَ مِائَةً

berkumur-kumur dari air sumur tersebut, lalu menyemprotkannya kembali & berdo'a. setelah itu, kami meminum air sumur tersebut dgn puas. Waki' berkata; (Sedangkan jumlah kami) seratus empat belas orang. [HR. Ahmad No.17828].

Hadits Ahmad No.17828 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata, Kami sampai dan berhenti di Hudaibiyah, yaitu sebuah sumur yang airnya tinggal sedikit, sedangkan jumlah kami saat itu sebanyak seratus empat belas orang. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkumur-kumur dari air sumur tersebut, lalu menyemprotkannya kembali dan berdo'a. setelah itu, kami meminum air sumur tersebut dengan puas. Waki' berkata; (Sedangkan jumlah kami) seratus empat belas orang."]]]

Hadits Ahmad 17829

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ عَشْرَةَ مِائَةً بِالْحُدَيْبِيَةِ وَالْحُدَيْبِيَةُ بِئْرٌ فَنَزَحْنَاهَا فَلَمْ نَتْرُكْ فِيهَا شَيْئًا فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ فَجَلَسَ عَلَى شَفِيرِهَا فَدَعَا بِإِنَاءٍ فَمَضْمَضَ ثُمَّ مَجَّهُ فِيهِ ثُمَّ تَرَكْنَاهَا غَيْرَ بَعِيدٍ فَأَصْدَرَتْنَا نَحْنُ وَرِكَابُنَا نَشْرَبُ مِنْهَا مَا شِئْنَا

Kemudian beliau meminta bejana lalu berkumur-kumur & memuntahkannya ke dalam sumur itu. Setelah itu, kami pun meninggalkannya tak jauh dari situ. Kemudian kami kembali lagi & minum sepuasnya. [HR. Ahmad No.17829].

Hadits Ahmad No.17829 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beserta seratus lima belas orang sahabat di Hudaibiyah. Hudaibiyah adalah sebuah sumur, lalu kami menimba airnya hingga habis. Kemudian hal itu disampaikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun datang kemudian duduk di tepinya. Kemudian beliau meminta bejana lalu berkumur-kumur dan memuntahkannya ke dalam sumur itu. Setelah itu, kami pun meninggalkannya tidak jauh dari situ. Kemudian kami kembali lagi dan minum sepuasnya.]]]

Hadits Ahmad 17830

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَنْصَارِ مُقَنَّعٌ فِي الْحَدِيدِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُسْلِمُ أَوْ أُقَاتِلُ قَالَ لَا بَلْ أَسْلِمْ ثُمَّ قَاتِلْ فَأَسْلَمَ ثُمَّ قَاتَلَ فَقُتِلَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا عَمِلَ قَلِيلًا وَأُجِرَ كَثِيرًا

apakah saya harus masuk Islam ataukah berperang?
beliau menjawab: Tidak, tapi kamu harus memeluk Islam terlebih dahulu, baru kemudian kamu berperang. Kemudian laki-laki itu pun masuk Islam & berperang hingga terbunuh. maka Rasulullah bersabda:
laki-laki ini beramal sedikit tetapi ia mendapatkan balasan pahala yg besar. [HR. Ahmad No.17830].

Hadits Ahmad No.17830 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isra`il] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; Seorang laki-laki Anshar mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan mengenakan topi baja. Kemudian laki-laki itu berkata, "Wahai Rasulullah, apakah saya harus masuk Islam ataukah berperang?" beliau menjawab: "Tidak, tapi kamu harus memeluk Islam terlebih dahulu, baru kemudian kamu berperang." Kemudian laki-laki itu pun masuk Islam dan berperang hingga terbunuh. maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "laki-laki ini beramal sedikit tetapi ia mendapatkan balasan pahala yang besar."]]]

Hadits Ahmad 17831

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْعِشَاءِ بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ قَالَ وَمَا سَمِعْتُ إِنْسَانًا أَحْسَنَ قِرَاءَةً مِنْهُ

membaca surat At Tin dalam shalat Isya`, & saya belum pernah mendengar bacaan yg bagus melebihi bacaan beliau. [HR. Ahmad No.17831].

Hadits Ahmad No.17831 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Mis'ar] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca surat At Tin dalam shalat Isya`, dan saya belum pernah mendengar bacaan yang bagus melebihi bacaan beliau.]]]

Hadits Ahmad 17832

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُ لَمَّا صَالَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْلَ الْحُدَيْبِيَةِ كَتَبَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كِتَابًا بَيْنَهُمْ وَقَالَ فَكَتَبَ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ الْمُشْرِكُونَ لَا تَكْتُبْ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَلَوْ كُنْتَ رَسُولَ اللَّهِ لَمْ نُقَاتِلْكَ قَالَ فَقَالَ لِعَلِيٍّ امْحُهُ قَالَ فَقَالَ مَا أَنَا بِالَّذِي أَمْحَاهُ فَمَحَاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ قَالَ وَصَالَحَهُمْ عَلَى أَنْ يَدْخُلَ هُوَ وَأَصْحَابُهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ وَلَا يَدْخُلُوهَا إِلَّا بِجُلُبَّانِ السِّلَاحِ فَسَأَلْتُ مَا جُلُبَّانُ السِّلَاحِ قَالَ الْقِرَابُ بِمَا فِيهِ

mengadakan perjanjian dgn mereka, bahwa beliau & para sahabatnya akan memasuki Makkah selama tiga hari, & mereka tak memasukinya kecuali dalam keadaan Julubbanush Shilaah. Saya pun bertanya, Apakah itu Julubbanush Shilah?
Al Baraa` menjawab, Yaitu sarung pedang & apa yg ada di dalamnya (yakni, dgn tak menghunuskan pedang). [HR. Ahmad No.17832].

Hadits Ahmad No.17832 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] berkata; Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengadakan perjanjian Hudaibiyah, Ali radliallahu 'anhu menulis kitab (perjanjian) di antara mereka, lalu ia pun menuliskan, "Muhammad Rasulullah." Maka orang-orang Musyrik pun berkata, "Kamu jangan menulis, 'Muhammad Rasulullah.' Seandainya kamu Rasulullah, niscaya kami tidak akan memerangimu." Maka beliau pun berkata kepada Ali: "Hapuslah." Ali berkata, "Saya tidak mau, kalau saya yang menghapusnya." Akhirnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sendiri yang menghapus dengan tangannya dan beliau pun mengadakan perjanjian dengan mereka, bahwa beliau dan para sahabatnya akan memasuki Makkah selama tiga hari, dan mereka tidak memasukinya kecuali dalam keadaan Julubbanush Shilaah. Saya pun bertanya, "Apakah itu Julubbanush Shilah?" Al Baraa` menjawab, "Yaitu sarung pedang dan apa yang ada di dalamnya (yakni, dengan tidak menghunuskan pedang)."]]]

Hadits Ahmad 17833

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ قَالَ كَانَ أَوَّلَ مَنْ قَدِمَ الْمَدِينَةَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ وَابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَكَانُوا يُقْرِئُونَ النَّاسَ قَالَ ثُمَّ قَدِمَ بِلَالٌ وَسَعْدٌ وَعَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ ثُمَّ قَدِمَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فِي عِشْرِينَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا رَأَيْتُ أَهْلَ الْمَدِينَةِ فَرِحُوا بِشَيْءٍ فَرَحَهُمْ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَتَّى جَعَلَ الْإِمَاءُ يَقُلْنَ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَمَا قَدِمَ حَتَّى قَرَأْتُ سَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فِي سُوَرٍ مِنْ الْمُفَصَّلِ

datanglah Rasulullah . Dan saya belum pernah melihat kegembiraan penduduk Madinah terhadap sesuatu, melebihi kegembiraan mereka terhadap Rasulullah , hingga para budak perempuanmu berkata, Rasulullah telah datang. Dan tidaklah beliau datang, hingga saya selesai membaca surat Al A'laa. [HR. Ahmad No.17833].

Hadits Ahmad No.17833 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; Orang pertama kali mendatangi kota Madinah dari kalangan sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Mush'ab bin Umair dan Ibnu Ummi Maktum, lalu mereka pun membacakan Al Qur`an kepada orang-orang. Setelah itu, datanglah Bilal, Sa'd dan Ammar bin Yasir. Kemudian Umar bin Al Khaththab menyusul bersama dua puluh orang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. setelah itu, datanglah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Dan saya belum pernah melihat kegembiraan penduduk Madinah terhadap sesuatu, melebihi kegembiraan mereka terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, hingga para budak perempuanmu berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah datang." Dan tidaklah beliau datang, hingga saya selesai membaca surat Al A'laa.]]]

Hadits Ahmad 17834

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ عَفَّانُ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ وَلَمْ يَسْمَعْهُ أَبُو إِسْحَاقَ مِنْ الْبَرَاءِ قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَوْمٍ جُلُوسٍ فِي الطَّرِيقِ قَالَ إِنْ كُنْتُمْ لَا بُدَّ فَاعِلِينَ فَاهْدُوا السَّبِيلَ وَرُدُّوا السَّلَامَ وَأَغِيثُوا الْمَظْلُومَ قَالَ عَفَّانُ وَأَعِينُوا قَالَ أَبِي حَدَّثَنَاه أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ قَالَ أَعِينُوا الْمَظْلُومَ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَاه أَسْوَدُ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ وَقَالَ أَعِينُوا الْمَظْلُومَ وَكَذَا قَالَ حَسَنٌ أَعِينُوا وَعَنْ إِسْرَائِيلَ

Jika kalian memang harus melakukannya, maka tunjukkanlah jalan (bagi orang yg tersesat), jawablah salam & tolonglah orang yg terzhalimi. Affan berkata; Dan tolonglah. Bapakku berkata, Telah menceritakannya kepada kami Abu Sa'id Telah menceritakan kepada kami Syu'bah ia berkata, saya mendengar Abu Ishaq berkata; Dan tolonglah orang yg terzhalimi. Bapakku berkata, & Telah menceritakannya kepada kami Aswad ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Isra`il Telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq dari Al Baraa` & ia berkata; Dan tolonglah orang yg terzhalimi. Seperti inilah yg dikatakan oleh Al Hasan, A'IINUU (Tolonglah). Dan demikian pula dari Isra`il. [HR. Ahmad No.17834].

Hadits Ahmad No.17834 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan ['Affan] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] -dalam riwayat lain- 'Affan berkata, telah mengabarkan kepada kami Abu Ishaq dari [Al Baraa`] -namun Abu Ishaq belum mendengarnya dari Al Baraa`- ia berkata; Suatu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati suatu kaum yang sedang duduk-duduk di jalan. Maka beliau bersabda: "Jika kalian memang harus melakukannya, maka tunjukkanlah jalan (bagi orang yang tersesat), jawablah salam dan tolonglah orang yang terzhalimi." Affan berkata; "Dan tolonglah." Bapakku berkata, Telah menceritakannya kepada kami [Abu Sa'id] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, saya mendengar [Abu Ishaq] berkata; "Dan tolonglah orang yang terzhalimi." Bapakku berkata, dan Telah menceritakannya kepada kami [Aswad] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] dan ia berkata; "Dan tolonglah orang yang terzhalimi." Seperti inilah yang dikatakan oleh [Al Hasan], "A'IINUU (Tolonglah)." Dan demikian pula dari [Isra`il].]]]

Hadits Ahmad 17835

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْأَحْزَابِ يَنْقُلُ مَعَنَا التُّرَابَ وَلَقَدْ وَارَى التُّرَابُ بَيَاضَ بَطْنِهِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ لَوْلَا أَنْتَ مَا اهْتَدَيْنَا وَلَا تَصَدَّقْنَا وَلَا صَلَّيْنَا فَأَنْزِلَنْ سَكِينَةً عَلَيْنَا إِنَّ الْأُلَى قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا وَرُبَّمَا قَالَ إِنَّ الْمَلَا قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا إِذَا أَرَادُوا فِتْنَةً أَبَيْنَا وَيَرْفَعُ بِهَا صَوْتَهُ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ وَعَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْخَنْدَقِ وَهُوَ يَحْمِلُ التُّرَابَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْخَنْدَقِ وَهُوَ يَحْمِلُ التُّرَابَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ

ALLAHUMMA LAULAA ANTA MAHTADAINAA, WA LAA TASHADDAQNAA, WA LAA SHALLAINAA, FAANZIL SAKIINATAN 'ALAINAA INNAL ULAA QAD BAGHAW 'ALAINAA (Ya Allah, kalaulah bukan karena-MU maka kami adl adalah kaum yg tak mendapat petunjuk, tak pula akan bersedekah, & tak akan pernah shalat. Maka turunkanlah ketenangan kepada kami kita, berikanlah keteguhan saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya para musuh telah berlaku melampaui batas atas kami) -dan adakalanya beliau mengatakan- INNAL MALAA QAD BAGHAW 'ALAINAA, IDZAA ARAADUU FITNATAN ABAINAA (Sesungguhnya musuh telah melampaui batas atas kami, & jika mereka menginginkan terjadinya fitnah, maka kami akan pun mengabaikannya. Beliau mengucapkannya dgn mengangkat suaranya. Telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah Telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq -dan dalam riwayat lain- dari Sufyan dari Abu Ishaq dari Al Baraa` bin 'Azib ia berkata; Saya melihat Rasulullah pada hari Khandaq, beliau mengangkat tanah. Lalu ia pun menyebutkan semisalnya. Telah menceritakan kepada kami 'Affan ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq dari Al Baraa` ia berkata; Saya melihat Rasulullah pada hari Khandaq, & beliau sedang mengangkat tanah. Ia pun menyebutkan semisalnya. [HR. Ahmad No.17835].

Hadits Ahmad No.17835 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] ia berkata; Pada hari Ahzab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat tanah bersama kami. Bahkan saat itu, tanah telah menaburi perutnya, dan beliau bersenandung: "ALLAHUMMA LAULAA ANTA MAHTADAINAA, WA LAA TASHADDAQNAA, WA LAA SHALLAINAA, FAANZIL SAKIINATAN 'ALAINAA INNAL ULAA QAD BAGHAW 'ALAINAA (Ya Allah, kalaulah bukan karena-MU maka kami adalah adalah kaum yang tidak mendapat petunjuk, tidak pula akan bersedekah, dan tidak akan pernah shalat. Maka turunkanlah ketenangan kepada kami kita, berikanlah keteguhan saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya para musuh telah berlaku melampaui batas atas kami) -dan adakalanya beliau mengatakan- INNAL MALAA QAD BAGHAW 'ALAINAA, IDZAA ARAADUU FITNATAN ABAINAA (Sesungguhnya musuh telah melampaui batas atas kami, dan jika mereka menginginkan terjadinya fitnah, maka kami akan pun mengabaikannya." Beliau mengucapkannya dengan mengangkat suaranya. Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] -dan dalam riwayat lain- dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada hari Khandaq, beliau mengangkat tanah. Lalu ia pun menyebutkan semisalnya. Telah menceritakan kepada kami ['Affan] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada hari Khandaq, dan beliau sedang mengangkat tanah. Ia pun menyebutkan semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 17836

حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ وَهَاشِمٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ أَصَبْنَا يَوْمَ خَيْبَرَ حُمُرًا فَنَادَى مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَكْفِئُوا الْقُدُورَ حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ وَابْنُ جَعْفَرٍ فِي هَذَا الْحَدِيثِ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ وَابْنَ أَبِي أَوْفَى

Bahwa pada hari Khaibar kami mendapati ghanimah berupa keledai, maka juru seru Rasulullah menyerukan, Tumpahkanlah bejana-bejana kalian. Telah menceritakan kepada kami Hasyim Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Adi bin Tsabit dari Al Baraa` bin 'Azib dari Nabi semisalnya. Dan Ibnu Ja'far di dalam hadits ini berkata, saya mendengar Al Baraa` & Ibnu Abu Aufa. [HR. Ahmad No.17836].

Hadits Ahmad No.17836 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad] dan [Hasyim] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Bahwa pada hari Khaibar kami mendapati ghanimah berupa keledai, maka juru seru Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyerukan, "Tumpahkanlah bejana-bejana kalian." Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisalnya. Dan [Ibnu Ja'far] di dalam hadits ini berkata, saya mendengar [Al Baraa`] dan [Ibnu Abu Aufa].]]]

Hadits Ahmad 17837

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَكَرَ عَذَابَ الْقَبْرِ قَالَ يُقَالُ لَهُ مَنْ رَبُّكَ فَيَقُولُ اللَّهُ رَبِّي وَنَبِيِّي مُحَمَّدٌ فَذَلِكَ قَوْلُهُ { يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا } يَعْنِي بِذَلِكَ الْمُسْلِمَ

tentang siksa kubur. Beliau bersabda:
Ditanyakan kepadanya, 'Siapa Rabb-mu?
' lalu ia pun menjawab, 'Allah adl Rabb-ku & Nabi-ku adl Muhammad.' Itulah yg dimaksudkan firaman Allah: 'Allah meneguhkan (iman) orang-orang yg beriman dgn Ucapan yg teguh itu dalam kehidupan di dunia & di akhirat.' (QS. Ibrahim 27), Yakni bagi seorang muslim. [HR. Ahmad No.17837].

Hadits Ahmad No.17837 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Alqamah bin Martsad] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Al Baraa berkata; Beliau menyebutkan tentang siksa kubur. Beliau bersabda: "Ditanyakan kepadanya, 'Siapa Rabb-mu? ' lalu ia pun menjawab, 'Allah adalah Rabb-ku dan Nabi-ku adalah Muhammad.' Itulah yang dimaksudkan firaman Allah: 'Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.' (QS. Ibrahim 27), Yakni bagi seorang muslim."]]]

Hadits Ahmad 17838

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي الْأَنْصَارِ لَا يُحِبُّهُمْ إِلَّا مُؤْمِنٌ وَلَا يُبْغِضُهُمْ إِلَّا مُنَافِقٌ مَنْ أَحَبَّهُمْ فَأَحَبَّهُ اللَّهُ وَمَنْ أَبْغَضَهُمْ فَأَبْغَضَهُ اللَّهُ قَالَ قُلْتُ لَهُ أَنْتَ سَمِعْتَ الْبَرَاءَ قَالَ إِيَّايَ يُحَدِّثُ

terkait dgn kalangan Anshar: Tidaklah mencintai mereka, kecuali dia adl seorang mukmin. Dan tak pula ada yg membenci mereka, melainkan ia adl seorang munafik. Siapa yg mencintai mereka, maka ia akan dicintai Allah & barangsiapa yg membenci mereka, maka Allah akan membencinya. Syu'bah berkata; Saya bertanya kepadanya, Apakah kamu mendengarnya dari Al Baraa`?
ia menjawab, Kepadakulah ia menceritakan. [HR. Ahmad No.17838].

Hadits Ahmad No.17838 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] menceritakan, bahwa ia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam atau ia berkata, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda terkait dengan kalangan Anshar: "Tidaklah mencintai mereka, kecuali dia adalah seorang mukmin. Dan tidak pula ada yang membenci mereka, melainkan ia adalah seorang munafik. Siapa yang mencintai mereka, maka ia akan dicintai Allah dan barangsiapa yang membenci mereka, maka Allah akan membencinya." Syu'bah berkata; Saya bertanya kepadanya, "Apakah kamu mendengarnya dari Al Baraa`?" ia menjawab, "Kepadakulah ia menceritakan."]]]

Hadits Ahmad 17839

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاضِعًا الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى عَاتِقِهِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أُحِبُّهُ فَأَحِبَّهُ

meletakkan Hasan bin Ali Rasulullah di atas pundaknya, & beliau membaca: Ya Allah, sesungguhnya saya mencintainya, maka cintailah ia. [HR. Ahmad No.17839].

Hadits Ahmad No.17839 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] ia berkata: Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meletakkan Hasan bin Ali Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di atas pundaknya, dan beliau membaca: "Ya Allah, sesungguhnya saya mencintainya, maka cintailah ia."]]]

Hadits Ahmad 17840

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ قَالَ سَمِعْتُ عَدِيَّ بْنَ ثَابِتٍ يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مَرَّ بِنَا نَاسٌ مُنْطَلِقُونَ فَقُلْنَا أَيْنَ تَذْهَبُونَ فَقَالُوا بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَجُلٍ أَتَى امْرَأَةَ أَبِيهِ أَنْ نَقْتُلَهُ

mengutus kami untuk menemui & membunuh seorang laki-laki yg menggauli isteri bapaknya. [HR. Ahmad No.17840].

Hadits Ahmad No.17840 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ar Rukain bin Ar Rabi'] ia berkata, saya mendengar [Adi bin Tsabit] menceritakan dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Sekelompok orang yang sedang pergi melewati kami, maka kami pun bertanya, "Kemana kalian hendak pergi." Mereka menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus kami untuk menemui dan membunuh seorang laki-laki yang menggauli isteri bapaknya."]]]

Hadits Ahmad 17841

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَشْعَثُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مَرَّ بِي عَمِّي الْحَارِثُ بْنُ عَمْرٍو وَمَعَهُ لِوَاءٌ قَدْ عَقَدَهُ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ لَهُ أَيْ عَمِّ أَيْنَ بَعَثَكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَعَثَنِي إِلَى رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ فَأَمَرَنِي أَنْ أَضْرِبَ عُنُقَهُ

seorang laki-laki yg menikahi isteri bapaknya, & beliau memerintahkanku untuk menebas lehernya. [HR. Ahmad No.17841].

Hadits Ahmad No.17841 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Asy'ats] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Pamanku Al Harits bin Amr lewat dihadapanku dengan membawa bendera (symbol perang) yang diikat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Maka saya bertanya, "Wahai pamanku, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutusmu kemana?" Ia menjawab, "Beliau mengutusku untuk menjumpai seorang laki-laki yang menikahi isteri bapaknya, dan beliau memerintahkanku untuk menebas lehernya."]]]

Hadits Ahmad 17842

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ فِيمَا اشْتَرَطَ أَهْلُ مَكَّةَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا يَدْخُلَهَا أَحَدٌ مِنْ أَصْحَابِهِ بِسِلَاحٍ إِلَّا سِلَاحٍ فِي قِرَابٍ

Diantara perkara yg syariatkan oleh penduduk Makkah terhadap Rasulullah , bahwa tak seorang pun dari para sahabatnya yg boleh memasukinya dgn membawa pedang, kecuali pedang yg tersimpan di dalam sarungnya. [HR. Ahmad No.17842].

Hadits Ahmad No.17842 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Al Hajjaj] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin Azib] ia berkata; Diantara perkara yang syariatkan oleh penduduk Makkah terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa tidak seorang pun dari para sahabatnya yang boleh memasukinya dengan membawa pedang, kecuali pedang yang tersimpan di dalam sarungnya.]]]

Hadits Ahmad 17843

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنِ الْعَوَّامِ عَنْ عَزْرَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُمْنَا صُفُوفًا حَتَّى إِذَا سَجَدَ تَبِعْنَاهُ

Jika kami shalat di belakang Rasulullah , maka kami berdiri dgn bershaf-shaf, hingga saat beliau sujud, kami pun mengikutinya. [HR. Ahmad No.17843].

Hadits Ahmad No.17843 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Al Awwam] dari [Azrah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Jika kami shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka kami berdiri dengan bershaf-shaf, hingga saat beliau sujud, kami pun mengikutinya.]]]

Hadits Ahmad 17844

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يُحَدِّثُ قَوْمًا فِيهِمْ كَعْبُ بْنُ عُجْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِلْأَنْصَارِ إِنَّكُمْ سَتَلْقَوْنَ بَعْدِي أَثَرَةً قَالُوا فَمَا تَأْمُرُنَا قَالَ اصْبِرُوا حَتَّى تَلْقَوْنِي عَلَى الْحَوْضِ

Sesungguhnya kalian akan menghadapi masa yg penuh dgn keegoisan. Mereka bertanya, Lalu apa yg tuan perintahkan kepada kami?
Beliau bersabda:
Bersabarlah sampai kalian menemuiku nanti ditelagaku. [HR. Ahmad No.17844].

Hadits Ahmad No.17844 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Yazid bin Abu Ziyad] ia berkata, saya mendengar [Ibnu Abu Laila] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] menceritakan kepada suatu kaum, dan di antara kaum itu, terdapat Ka'ab bin Ujrah, ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada kaum Anshar: "Sesungguhnya kalian akan menghadapi masa yang penuh dengan keegoisan." Mereka bertanya, "Lalu apa yang tuan perintahkan kepada kami?" Beliau bersabda: "Bersabarlah sampai kalian menemuiku nanti ditelagaku."]]]

Hadits Ahmad 17845

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ سُلَيْمٍ عَنْ أَبِي بُسْرَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ سَافَرْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَمَانِيَةَ عَشَرَ سَفَرًا فَلَمْ أَرَهُ تَرَكَ الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ

saya belum pernah melihat beliau meninggalkan shalat dua rakaat sebelum Zhuhur. [HR. Ahmad No.17845].

Hadits Ahmad No.17845 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] Telah menceritakan kepada kami [Laits] Telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Sulaim] dari [Abu Busrah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya pernah bepergian bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebanyak delapan belas kali, dan saya belum pernah melihat beliau meninggalkan shalat dua rakaat sebelum Zhuhur.]]]

Hadits Ahmad 17846

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ يُونُسَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسِيرٍ فَأَتَيْنَا عَلَى رَكِيٍّ ذَمَّةٍ يَعْنِي قَلِيلَةَ الْمَاءِ قَالَ فَنَزَلَ فِيهَا سِتَّةٌ أَنَا سَادِسُهُمْ مَاحَةً فَأُدْلِيَتْ إِلَيْنَا دَلْوٌ قَالَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَفَةِ الرَّكِيِّ فَجَعَلْنَا فِيهَا نِصْفَهَا أَوْ قِرَابَ ثُلُثَيْهَا فَرُفِعَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْبَرَاءُ فَكِدْتُ بِإِنَائِي هَلْ أَجِدُ شَيْئًا أَجْعَلُهُ فِي حَلْقِي فَمَا وَجَدْتُ فَرُفِعَتْ الدَّلْوُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَغَمَسَ يَدَهُ فِيهَا فَقَالَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ فَعِيدَتْ إِلَيْنَا الدَّلْوُ بِمَا فِيهَا قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُ أَحَدَنَا أُخْرِجَ بِثَوْبٍ خَشْيَةَ الْغَرَقِ قَالَ ثُمَّ سَاحَتْ يَعْنِي جَرَتْ نَهْرًا حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ و حَدَّثَنَا هُدْبَةُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ يُونُسَ عَنِ الْبَرَاءِ نَحْوَهُ قَالَ فِيهِ أَيْضًا مَاحَةً

membacakan sekehendak Allah. Kemudian ember itu dikembalikan lagi kepada kami beserta isinya. Dan sungguh saat itu, saya melihat salah seorang dari kami mengeluarkan bajunya karena khawatir tenggelam. Kemudian air sumur itu mengalir layaknya sungai. Telah menceritakan kepada kami Abdullah ia berkata, & Telah menceritakan kepada kami Hudbah Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Al Mughirah dari Humaid bin Hilal dari Yunus dari Al Baraa` semisalnya. Dan ia juga mengatakan di dalamnya, Maahatan (masuk ke dalam sumur karena airnya yg mengering). [HR. Ahmad No.17846].

Hadits Ahmad No.17846 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman] dari [Humaid] dari [Yunus] dari [Al Baraa`] ia berkata; "Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Kemudian kami mendatangi sumur yang airnya sangat sedikit. Maka enam orang dari kami turun ke dalam sumur itu, dan saya adalah yang keenam dari mereka. Dan kami pun diberi ember, sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di tepi sumur. Lalu kami mengisikan air kedalamnya sampai setengahnya atau hampir sepertiganya, ember itu kemudian diangkat ke arah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Al Baraa` berkata; Saya hampir saja mengeluarkan tempat airku, apakah saya mendapatkan air untuk membasahi tenggorokanku, namun saya tidak mendapat air. kemudian ember itu pun diangkatkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya dan membacakan sekehendak Allah. Kemudian ember itu dikembalikan lagi kepada kami beserta isinya. Dan sungguh saat itu, saya melihat salah seorang dari kami mengeluarkan bajunya karena khawatir tenggelam. Kemudian air sumur itu mengalir layaknya sungai." Telah menceritakan kepada kami Abdullah ia berkata, dan Telah menceritakan kepada kami [Hudbah] Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah] dari [Humaid bin Hilal] dari [Yunus] dari [Al Baraa`] semisalnya. Dan ia juga mengatakan di dalamnya, "Maahatan (masuk ke dalam sumur karena airnya yang mengering)."]]]

Hadits Ahmad 17847

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ غَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسَ عَشْرَةَ غَزْوَةً وَأَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ لِدَةٌ

Kami berperang bersama Rasulullah sebanyak lima belas kali peperangan. Saya & Abdullah bin Umar turut serta di dalamnya. [HR. Ahmad No.17847].

Hadits Ahmad No.17847 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Kami berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebanyak lima belas kali peperangan. Saya dan Abdullah bin Umar turut serta di dalamnya.]]]

Hadits Ahmad 17848

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا فُضَيْلٌ يَعْنِي ابْنَ عِيَاضٍ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَتَوَضَّأْ وَنَمْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ وَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَهْبَةً وَرَغْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مُتَّ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُبَارَكٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ فَذَكَرَ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ وَقَالَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ وَقَالَ اجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَتَكَلَّمُ بِهِ قَالَ فَرَدَّدْتُهَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا بَلَغْتُ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ قُلْتُ وَبِرَسُولِكَ قَالَ لَا وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

Jika kamu beranjak ke tempat tidurmu (hendak tidur), maka hendaknya kamu berwudlu & tidurlah dgn miring ke sebelah kanan kemudian bacalah, 'ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) & takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan & penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yg telah Engkau turunkan, & (kebenaran) Nabi-Mu yg telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal, maka kamu akan meninggal dalam keadaan fithrah (memeluk Islam). Telah menceritakan kepada kami Ali bin Ishaq telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Mubarak telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Manshur dari Sa'd bin Ubaidah maka ia pun menyebutkan dgn sanad & maknanya, & ia berkata; Maka berwudlulah sebagaimana wudlumu untuk shalat. & ia juga mengatakan, Dan jadikanlah itu, sebagai akhir dari perkataanmu. Kemudian (Sa'd) Berkata; Maka saya (Al Baraa`) pun mengulanginya di hadapan Nabi . & ketika saya sampai pada kalimat, 'AAMANTU BIKITAABIK ALLADZII ANZALTAA (Saya beriman terhadap kitab yg telah Engkau turunkan).' Maka saya pun berkata; 'WA BIRASUULIKA (Dan terhadap Rasul-Mu) ' beliau bersabda:
'Tidak, namun, WA BINABIYYIKAL LAADZII ARSALTA (Dan terhadap Nabi-Mu yg telah Engkau utus).' [HR. Ahmad No.17848].

Hadits Ahmad No.17848 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Fudlail yakni Ibnu Iyadl], dari [Manshur] dari [Sa'd bin Ubaidah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu beranjak ke tempat tidurmu (hendak tidur), maka hendaknya kamu berwudlu dan tidurlah dengan miring ke sebelah kanan kemudian bacalah, 'ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal, maka kamu akan meninggal dalam keadaan fithrah (memeluk Islam)." Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Mubarak] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Sa'd bin Ubaidah] maka ia pun menyebutkan dengan sanad dan maknanya, dan ia berkata; "Maka berwudlulah sebagaimana wudlumu untuk shalat." dan ia juga mengatakan, "Dan jadikanlah itu, sebagai akhir dari perkataanmu." Kemudian (Sa'd) Berkata; Maka saya (Al Baraa`) pun mengulanginya di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. dan ketika saya sampai pada kalimat, 'AAMANTU BIKITAABIK ALLADZII ANZALTAA (Saya beriman terhadap kitab yang telah Engkau turunkan).' Maka saya pun berkata; 'WA BIRASUULIKA (Dan terhadap Rasul-Mu) ' beliau bersabda: 'Tidak, namun, WA BINABIYYIKAL LAADZII ARSALTA (Dan terhadap Nabi-Mu yang telah Engkau utus).'"]]]

Hadits Ahmad 17849

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُ عَنْ الْكَلَالَةِ فَقَالَ تَكْفِيكَ آيَةُ الصَّيْفِ

bertanya tentang KALALAH (mayat yg tak memiliki anak & tak pula orang tua). Maka beliau menjawab: Cukuplah bagimu dalam permasalahan tersebut apa yg terdapat pada ayat yg diturunkan pada musim panas (Ash Shaif), yaitu dalam surat An Nisaa` (Tepatnya ayat 176 surat Annisa).. [HR. Ahmad No.17849].

Hadits Ahmad No.17849 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya tentang KALALAH (mayat yang tidak memiliki anak dan tidak pula orang tua). Maka beliau menjawab: "Cukuplah bagimu dalam permasalahan tersebut apa yang terdapat pada ayat yang diturunkan pada musim panas (Ash Shaif), yaitu dalam surat An Nisaa` (Tepatnya ayat 176 surat Annisa).."]]]

Hadits Ahmad 17850

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مَجْلِسِ الْأَنْصَارِ فَقَالَ إِنْ أَبَيْتُمْ إِلَّا أَنْ تَجْلِسُوا فَاهْدُوا السَّبِيلَ وَرُدُّوا السَّلَامَ وَأَعِينُوا الْمَظْلُومَ

Jika memang mengharuskan kalian untuk duduk di sini, maka tunjukkanlah jalan (bagi yg tersesat), balaslah salam & bantulah orang yg terzhalimi. [HR. Ahmad No.17850].

Hadits Ahmad No.17850 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Suatu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati majelis orang-orang Anshar, kemudian beliau bersabda: "Jika memang mengharuskan kalian untuk duduk di sini, maka tunjukkanlah jalan (bagi yang tersesat), balaslah salam dan bantulah orang yang terzhalimi."]]]

Hadits Ahmad 17851

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَجُلٌ يَقْرَأُ فِي دَارِهِ سُورَةَ الْكَهْفِ وَإِلَى جَانِبِهِ حِصَانٌ لَهُ مَرْبُوطٌ بِشَطَنَيْنِ حَتَّى غَشِيَتْهُ سَحَابَةٌ فَجَعَلَتْ تَدْنُو وَتَدْنُو حَتَّى جَعَلَ فَرَسُهُ يَنْفِرُ مِنْهَا قَالَ الرَّجُلُ فَعَجِبْتُ لِذَلِكَ فَلَمَّا أَصْبَحَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ وَقَصَّ عَلَيْهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ السَّكِينَةُ تَنَزَّلَتْ لِلْقُرْآنِ

Itu adl As Sakinah (ketengan & ketentraman) yg turun untuk (bacaan) Al Qur`an. [HR. Ahmad No.17851].

Hadits Ahmad No.17851 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Seorang laki-laki membaca surat Al Kahfi di dalam rumahnya sedangkan di sampingnya terdapat kuda miliknya yang terikat dengan dua tali. (Laki-laki itu terus membaca) hingga awan tipis menaunginya dengan mendekat dan semakin mendekat sampai kuda miliknya menghindar darinya. Maka laki-laki itu pun berkata, "Saya begitu terkagum akan hal itu." ketika pagi hari, ia mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menuturkan hal itu. Dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Itu adalah As Sakinah (ketengan dan ketentraman) yang turun untuk (bacaan) Al Qur`an."]]]

Hadits Ahmad 17852

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَأَبُو أَحْمَدَ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُقَنَّعًا فِي الْحَدِيدِ قَالَ أُقَاتِلُ أَوْ أُسْلِمُ قَالَ بَلْ أَسْلِمْ ثُمَّ قَاتِلْ فَأَسْلَمَ ثُمَّ قَاتَلَ فَقُتِلَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَمِلَ هَذَا قَلِيلًا وَأُجِرَ كَثِيرًا

Bakan, kamu masuk Islam terlebih dahulu baru kemudian kamu berperang. Maka laki-laki itu pun masuk Islam & berperang lalu ia pun terbunuh. Maka Rasulullah bersabda:
Laki-laki ini beramal sedikit, namun ia diberi ganjaran (pahala) yg banyak. [HR. Ahmad No.17852].

Hadits Ahmad No.17852 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dan [Abu Ahmad] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Seorang laki-laki mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan mengenakan topi baja seraya bertanya, "Saya berperang ataukah masuk Islam dulu?" beliau menjawab: "Bakan, kamu masuk Islam terlebih dahulu baru kemudian kamu berperang." Maka laki-laki itu pun masuk Islam dan berperang lalu ia pun terbunuh. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Laki-laki ini beramal sedikit, namun ia diberi ganjaran (pahala) yang banyak."]]]

Hadits Ahmad 17853

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ أَنَّ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ قَالَ جَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الرُّمَاةِ يَوْمَ أُحُدٍ وَكَانُوا خَمْسِينَ رَجُلًا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ جُبَيْرٍ قَالَ وَوَضَعَهُمْ مَوْضِعًا وَقَالَ إِنْ رَأَيْتُمُونَا تَخْطَفُنَا الطَّيْرُ فَلَا تَبْرَحُوا حَتَّى أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ وَإِنْ رَأَيْتُمُونَا ظَهَرْنَا عَلَى الْعَدُوِّ وَأَوْطَأْنَاهُمْ فَلَا تَبْرَحُوا حَتَّى أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ قَالَ فَهَزَمُوهُمْ قَالَ فَأَنَا وَاللَّهِ رَأَيْتُ النِّسَاءَ يَشْتَدِدْنَ عَلَى الْجَبَلِ وَقَدْ بَدَتْ أَسْوُقُهُنَّ وَخَلَاخِلُهُنَّ رَافِعَاتٍ ثِيَابَهُنَّ فَقَالَ أَصْحَابُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جُبَيْرٍ الْغَنِيمَةَ أَيْ قَوْمُ الْغَنِيمَةَ ظَهَرَ أَصْحَابُكُمْ فَمَا تَنْظُرُونَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جُبَيْرٍ أَنَسِيتُمْ مَا قَالَ لَكُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا إِنَّا وَاللَّهِ لَنَأْتِيَنَّ النَّاسَ فَلَنُصِيبَنَّ مِنْ الْغَنِيمَةِ فَلَمَّا أَتَوْهُمْ صُرِفَتْ وُجُوهُهُمْ فَأَقْبَلُوا مُنْهَزِمِينَ فَذَلِكَ الَّذِي يَدْعُوهُمْ الرَّسُولُ فِي أُخْرَاهُمْ فَلَمْ يَبْقَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيْرُ اثْنَيْ عَشَرَ رَجُلًا فَأَصَابُوا مِنَّا سَبْعِينَ رَجُلًا وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ أَصَابَ مِنْ الْمُشْرِكِينَ يَوْمَ بَدرٍ أَرْبَعِينَ وَمِائَةً سَبْعِينَ أَسِيرًا وَسَبْعِينَ قَتِيلًا فَقَالَ أَبُو سُفْيَانَ أَفِي الْقَوْمِ مُحَمَّدٌ أَفِي الْقَوْمِ مُحَمَّدٌ أَفِي الْقَوْمِ مُحَمَّدٌ ثَلَاثًا فَنَهَاهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجِيبُوهُ ثُمَّ قَالَ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ أَبِي قُحَافَةَ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ أَبِي قُحَافَةَ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ الْخَطَّابِ أَفِي الْقَوْمِ ابْنُ الْخَطَّابِ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَى أَصْحَابِهِ فَقَالَ أَمَّا هَؤُلَاءِ فَقَدْ قُتِلُوا وَقَدْ كُفِيتُمُوهُمْ فَمَا مَلَكَ عُمَرُ نَفْسَهُ أَنْ قَالَ كَذَبْتَ وَاللَّهِ يَا عَدُوَّ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ عَدَدْتَ لَأَحْيَاءٌ كُلُّهُمْ وَقَدْ بَقِيَ لَكَ مَا يَسُوءُكَ فَقَالَ يَوْمٌ بِيَوْمِ بَدْرٍ وَالْحَرْبُ سِجَالٌ إِنَّكُمْ سَتَجِدُونَ فِي الْقَوْمِ مُثْلَةً لَمْ آمُرْ بِهَا وَلَمْ تَسُؤْنِي ثُمَّ أَخَذَ يَرْتَجِزُ اعْلُ هُبَلُ اعْلُ هُبَلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تُجِيبُونَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا نَقُولُ قَالَ قُولُوا اللَّهُ أَعْلَى وَأَجَلُّ قَالَ إِنَّ الْعُزَّى لَنَا وَلَا عُزَّى لَكُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تُجِيبُونَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا نَقُولُ قَالَ قُولُوا اللَّهُ مَوْلَانَا وَلَا مَوْلَى لَكُمْ

Kalau kalian melihat kami disambar burung-burung (maksudnya panah-panah yg beterbangan), janganlah kalian membubarkan diri sampai aku mengirim kepada kalian utusan, & juga kalau kalian melihat kami menang diatas musuh maka janganlah kalian bubar sampai aku mengirimkan suatu utusan, lalu kaum muslimin pun menyerang mereka, & demi Allah aku melihat kaum wanita(kaum musyrikin, pent) berjalan berlarian ke arah gunung dgn kelihatan betis & gelang-gelang kakinya & mengangkat bajunya. Teman-teman Abdullah bin Zubair yg berada di pasukan pemanah berkata:
Itu ghanimah berserakan, kawn-kawan kalian telah menang, bagaimana pendapat kalian??
lalu Abdullah bin Zubair berteriak: Apakah kalian lupa terhadap perintah Rasulullah?
mereka menjawab: Sesungguhnya kita akan mendatangi pasukan dibawah sehingga kita mendapatkan bagian dari ghonimah! ketika pasukan panah turun dari tempat yg diperintahkan Rasulullah untuk merebutkan ghanimah, keadaan pun berbalik & kaum muslimin menjadi diserang dgn serangan yg hebat, maka Rasulullah memanggil para sahabat dgn ajakan akherat, tak ada yg tersisa dari pasukan sahabat kecuali hanya dua belas orang, & yg meninggal dari kita sekitar tujuh puluh orang, adapun Rasulullah & para sahabatnya dapat mengalahkan kaum musrikin seratus empat puluh, tujuh puluh menjadi tawanan & tujuh puluh lainnya mati. Berkata Abu Sufyan: Apakah diantara kaum ini ada Muhammad?
ia mengulanginya sebanyak tiga kali, & Rasulullah mencegah untuk menjawab Abu Sufyan, lalu abu sufyan kembali bertanya: Apakah diantara kaum ini terdapat Abu Quhafah(Abu Bakar)?
ia mengulanginya dua kali, lalu dia kembali berkata:
Apakah diantara kaum ini terdapat Umar bin Khattab??
& tak mendapatkan jawaban, lalu dia menemui pasukannya & berkata:
Mereka (tiga orang yg dipanggil, pent) Telah meninggal, cukuplah kemenangan kita dgn meninggalnya mereka. Maka Umar bin Khattab tak dapat menahan dirinya & berkata:
Engkau telah berbohong wahai musuh Allah, sesungguhnya orang-orang yg engkau kira mati, masih dalam kedaan hidup semua, tak ada yg tersisa kecuali hanya akan mencelakaimu kemudian Abu Sufyan berkata:
Hari ini adl sebagai pembalasan hari badar, perang terus berkelanjutan, & akan kalian temukan penyincangan yg tak aku perintahkan sehingga engkau tak bisa menyusahkanku! kemudian Abu Sofyan bersenandung,: Tinggilah Hubal, tinggilah Hubal (Tuhan kaum musrikin) maka Rasulullah berkata:
kenapa kalian tak menjawabnya?
maka para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah kami harus menjawab apa?
maka Rasulullah menjawabnya: Katakanlah bahwa Allah yg paling tinggi & paling agung. Kembali Abu Sufyan berkata:
Sesungguhnya kami mempunyai 'Uzza sedang kalian tak mempunyai Uzza! maka berkatalah Rasulullah: Kenapa kalian tak menjawabnya?Wahai Rasulullah apa yg kami katakan?
Rasulullah menjawabnya: Katakanlah bahwasanya Allah Adalah pembela kami & kalian tak mempunyai pembela [HR. Ahmad No.17853].

Hadits Ahmad No.17853 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] te; lah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] bahwasanya [Barra bin Azib] berkata: "Pada perang Uhud Rasulullah menempatkan pasukan panah yang berjumlah sekitar lima puluh orang, termasuk Abdullah bin Zubair, mereka ditempatkan disuatu tempat yang strategis, lalu beliau memberi komando dengan berkata: "Kalau kalian melihat kami disambar burung-burung (maksudnya panah-panah yang beterbangan), janganlah kalian membubarkan diri sampai aku mengirim kepada kalian utusan, dan juga kalau kalian melihat kami menang diatas musuh maka janganlah kalian bubar sampai aku mengirimkan suatu utusan, lalu kaum muslimin pun menyerang mereka, dan demi Allah aku melihat kaum wanita(kaum musyrikin, pent) berjalan berlarian ke arah gunung dengan kelihatan betis dan gelang-gelang kakinya dan mengangkat bajunya. Teman-teman Abdullah bin Zubair yang berada di pasukan pemanah berkata: "Itu ghanimah berserakan, kawn-kawan kalian telah menang, bagaimana pendapat kalian?? lalu Abdullah bin Zubair berteriak: "Apakah kalian lupa terhadap perintah Rasulullah? mereka menjawab: "Sesungguhnya kita akan mendatangi pasukan dibawah sehingga kita mendapatkan bagian dari ghonimah! ketika pasukan panah turun dari tempat yang diperintahkan Rasulullah untuk merebutkan ghanimah, keadaan pun berbalik dan kaum muslimin menjadi diserang dengan serangan yang hebat, maka Rasulullah memanggil para sahabat dengan ajakan akherat, tidak ada yang tersisa dari pasukan sahabat kecuali hanya dua belas orang, dan yang meninggal dari kita sekitar tujuh puluh orang, adapun Rasulullah dan para sahabatnya dapat mengalahkan kaum musrikin seratus empat puluh, tujuh puluh menjadi tawanan dan tujuh puluh lainnya mati. Berkata Abu Sufyan: "Apakah diantara kaum ini ada Muhammad? ia mengulanginya sebanyak tiga kali, dan Rasulullah mencegah untuk menjawab Abu Sufyan, lalu abu sufyan kembali bertanya: "Apakah diantara kaum ini terdapat Abu Quhafah(Abu Bakar)? ia mengulanginya dua kali, lalu dia kembali berkata: "Apakah diantara kaum ini terdapat Umar bin Khattab?? dan tidak mendapatkan jawaban, lalu dia menemui pasukannya dan berkata: "Mereka (tiga orang yang dipanggil, pent) Telah meninggal, cukuplah kemenangan kita dengan meninggalnya mereka. Maka Umar bin Khattab tidak dapat menahan dirinya dan berkata: "Engkau telah berbohong wahai musuh Allah, sesungguhnya orang-orang yang engkau kira mati, masih dalam kedaan hidup semua, tidak ada yang tersisa kecuali hanya akan mencelakaimu" kemudian Abu Sufyan berkata: "Hari ini adalah sebagai pembalasan hari badar, perang terus berkelanjutan, dan akan kalian temukan penyincangan yang tidak aku perintahkan sehingga engkau tidak bisa menyusahkanku! kemudian Abu Sofyan bersenandung,: "Tinggilah Hubal, tinggilah Hubal (Tuhan kaum musrikin) maka Rasulullah berkata: "kenapa kalian tidak menjawabnya? maka para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah kami harus menjawab apa? maka Rasulullah menjawabnya: "Katakanlah bahwa Allah yang paling tinggi dan paling agung. Kembali Abu Sufyan berkata: "Sesungguhnya kami mempunyai 'Uzza sedang kalian tidak mempunyai Uzza! maka berkatalah Rasulullah: "Kenapa kalian tidak menjawabnya?"Wahai Rasulullah apa yang kami katakan? Rasulullah menjawabnya: "Katakanlah bahwasanya Allah Adalah pembela kami dan kalian tidak mempunyai pembela"]]]

Hadits Ahmad 17854

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو بَلْجٍ يَحْيَى بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْحَكَمِ عَلِيٌّ الْبَصْرِيُّ عَن أَبِي بَحْرٍ عَن الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّمَا مُسْلِمَيْنِ الْتَقَيَا فَأَخَذَ أَحَدُهُمَا بِيَدِ صَاحِبِهِ ثُمَّ حَمِدَ اللَّهَ تَفَرَّقَا لَيْسَ بَيْنَهُمَا خَطِيئَةٌ

Apabila dua orang mukmin berjumpa, siapapun orangnya, kemudian salah satunya menjabat tangan saudaranya lalu memuji Allah, maka tak ada lagi dosa di antara keduanya saat mereka berpisah. [HR. Ahmad No.17854].

Hadits Ahmad No.17854 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Balj bin Abu Sulaim] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Hakam Ali Al Bashari] dari [Abu Bahr] dari [Al Baraa`] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila dua orang mukmin berjumpa, siapapun orangnya, kemudian salah satunya menjabat tangan saudaranya lalu memuji Allah, maka tidak ada lagi dosa di antara keduanya saat mereka berpisah."]]]

Hadits Ahmad 17855

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ أَوْ غَيْرُهُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبٌ حَرِيرٌ فَجَعَلْنَا نَلْمِسُهُ وَنَعْجَبُ مِنْهُ وَنَقُولُ مَا رَأَيْنَا ثَوْبًا خَيْرًا مِنْهُ وَأَلْيَنَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُعْجِبُكُمْ هَذَا قُلْنَا نَعَمْ قَالَ لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ أَحْسَنُ مِنْ هَذَا وَأَلْيَنُ

Sesungguhnya sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di surga adl lebih baik & lebih halus daripada ini. [HR. Ahmad No.17855].

Hadits Ahmad No.17855 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] atau selainnya, dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi hadiah berupa pakaian yang terbuat dari sutera, maka kami pun merabanya dan terkagum-kagum akan keelokannya. Kami berkata, "Kita belum pernah melihat pakaian yang lebih baik dan halus daripada pakaian itu." Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apakah pakaian ini, membuat kalian terkagum-kagum?" kami menjawab, "Ya." Beliau bersabda: "Sesungguhnya sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di surga adalah lebih baik dan lebih halus daripada ini."]]]

Hadits Ahmad 17856

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَكَتَبَ بِهِ إِلَيَّ قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْثَرُ بْنُ الْقَاسِمِ عَنْ بُرْدٍ أَخِي يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَن الْمُسَيَّبِ بْنِ رَافِعٍ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَبِعَ جِنَازَةً حَتَّى يُصَلِّيَ عَلَيْهَا كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ قِيرَاطٌ وَمَنْ مَشَى مَعَ الْجِنَازَةِ حَتَّى تُدْفَنَ وَقَالَ مَرَّةً حَتَّى يُدْفَنَ كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ قِيرَاطَانِ وَالْقِيرَاطُ مِثْلُ أُحُدٍ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ و حَدَّثَنَاه صَالِحُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ التِّرْمِذِيُّ وَأَبُو مَعْمَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْثَرُ بْنُ الْقَاسِمِ أَبُو زُبَيْدٍ عَن بُرْدٍ أَخِي يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَن الْمُسَيَّبِ بْنِ رَافِعٍ عَن الْبَرَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ

Barang siapa yg mengikuti jenazah hingga ia ikut menshalatinya, maka baginya adl pahala sebanyak satu Qirath. Dan barangsiapa yg berjalan mengikuti jenazah hingga dimakamkan, maka ia akan mendapatkan pahala sebanyak dua Qirath. Dan satu Qirath adl sebesar gunung Uhud. Abu Abdurrahman berkata, & Telah menceritakan kepada kami Shalih bin Abdullah At Tirmidzi & Abu Ma'mar keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Abtsar bin Qasim Abu Zaid dari Burd saudaranya Yazid bin Abu Ziyad, dari Al Musayyab bin Rafi' dari Al Baraa` dari Nabi semisalnya. [HR. Ahmad No.17856].

Hadits Ahmad No.17856 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah berkata Abu Abdurrahman -dan Qutaibah telah menuliskannya kepadaku- Telah menceritakan kepada kami [Abtsar bin Al Qasim] dari [Burd] saudaranya Yazid bin Abu Ziyad, dari [Al Musayyab bin Rafi'] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang mengikuti jenazah hingga ia ikut menshalatinya, maka baginya adalah pahala sebanyak satu Qirath. Dan barangsiapa yang berjalan mengikuti jenazah hingga dimakamkan, maka ia akan mendapatkan pahala sebanyak dua Qirath. Dan satu Qirath adalah sebesar gunung Uhud." Abu Abdurrahman berkata, dan Telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Abdullah At Tirmidzi] dan [Abu Ma'mar] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abtsar bin Qasim Abu Zaid] dari [Burd] saudaranya Yazid bin Abu Ziyad, dari [Al Musayyab bin Rafi'] dari [Al Baraa`] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 17857

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَن هِلَالِ بْنِ أَبِي حُمَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ رَمَقْتُ الصَّلَاةَ مَعَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَجَدْتُ قِيَامَهُ فَرَكْعَتَهُ فَاعْتِدَالَهُ بَعْدَ الرَّكْعَةِ فَسَجْدَتَهُ فَجِلْسَتَهُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ فَجِلْسَتَهُ بَيْنَ التَّسْلِيمِ وَمَا بَيْنَ التَّسْلِيمِ وَالِانْصِرَافِ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ

berdirinya, ruku'nya, I'tidal setelah ruku', sujud, duduk antara dua sujud, duduk sebelum salam serta duduk antara setelah salam & sebelum beranjak pergi adl hampir sama lamanya. [HR. Ahmad No.17857].

Hadits Ahmad No.17857 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Hilal bin Abu Humaid] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya memperhatikan dan meneliti shalat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, maka saya mendapati bahwa lama berdirinya, ruku'nya, I'tidal setelah ruku', sujud, duduk antara dua sujud, duduk sebelum salam serta duduk antara setelah salam dan sebelum beranjak pergi adalah hampir sama lamanya.]]]

Hadits Ahmad 17858

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ حَدَّثَنَا إِيَادٌ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ

Jika kamu sujud, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu, & angkatlah kedua sikumu. [HR. Ahmad No.17858].

Hadits Ahmad No.17858 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Iyad] Telah menceritakan kepada kami [Iyad] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu sujud, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu, dan angkatlah kedua sikumu."]]]

Hadits Ahmad 17859

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ جَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الرُّمَاةِ وَكَانُوا خَمْسِينَ رَجُلًا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ جُبَيْرٍ يَوْمَ أُحُدٍ وَقَالَ إِنْ رَأَيْتُمْ الْعَدُوَّ وَرَأَيْتُمْ الطَّيْرَ تَخْطَفُنَا فَلَا تَبْرَحُوا فَلَمَّا رَأَوْا الْغَنَائِمَ قَالُوا عَلَيْكُمْ الْغَنَائِمَ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ أَلَمْ يَقُلْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَبْرَحُوا قَالَ غَيْرُهُ فَنَزَلَتْ { وَعَصَيْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا أَرَاكُمْ مَا تُحِبُّونَ } يَقُولُ عَصَيْتُمْ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا أَرَاكُمْ الْغَنَائِمَ وَهَزِيمَةَ الْعَدُوِّ

Jika kalian melihat pasukan musuh & melihat kami merampas harta ghanimah, maka janganlah kalian keburu senang. Dan setelah mereka melihat harta ghanimah mereka pun berkata, Hendaklah kalian turut mengambil ghanimah. Maka Abdullah mengingatkan, Bukankah Rasulullah telah mengatakan, 'Janganlah kalian keburu senang (terpedaya) '?
Selainnya pun mengatakan (demikian). Maka turunlah ayat: Dan kalian telah mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yg kamu sukai. (QS. Ali'imran 152). 'Abdullah berkata; Kalian telah mendurhakai Rasul setelah Allah memperlihatkan kepada kalian harta ghanimah & terpukul mundurnya pasukan musuh. [HR. Ahmad No.17859].

Hadits Ahmad No.17859 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat Abdullah bin Jubair sebagai pemimpin pasukan pemanah yang jumlah mereka lima puluh orang pada perang Uhud. Kemudian beliau bersabda: "Jika kalian melihat pasukan musuh dan melihat kami merampas harta ghanimah, maka janganlah kalian keburu senang." Dan setelah mereka melihat harta ghanimah mereka pun berkata, "Hendaklah kalian turut mengambil ghanimah." Maka Abdullah mengingatkan, "Bukankah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengatakan, 'Janganlah kalian keburu senang (terpedaya) '?" Selainnya pun mengatakan (demikian). Maka turunlah ayat: "Dan kalian telah mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai." (QS. Ali'imran 152). 'Abdullah berkata; Kalian telah mendurhakai Rasul setelah Allah memperlihatkan kepada kalian harta ghanimah dan terpukul mundurnya pasukan musuh.]]]

Hadits Ahmad 17860

حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُقْرِئُ وَحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَاقِدٍ الْهَرَوِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَالِكٍ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ بَصُرَ بِجَمَاعَةٍ فَقَالَ عَلَامَ اجْتَمَعَ عَلَيْهِ هَؤُلَاءِ قِيلَ عَلَى قَبْرٍ يَحْفِرُونَهُ قَالَ فَفَزِعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَدَرَ بَيْنَ يَدَيْ أَصْحَابِهِ مُسْرِعًا حَتَّى انْتَهَى إِلَى الْقَبْرِ فَجَثَا عَلَيْهِ قَالَ فَاسْتَقْبَلْتُهُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ لِأَنْظُرَ مَا يَصْنَعُ فَبَكَى حَتَّى بَلَّ الثَّرَى مِنْ دُمُوعِهِ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْنَا قَالَ أَيْ إِخْوَانِي لِمِثْلِ الْيَوْمِ فَأَعِدُّوا

sampai di kuburan tersebut, & langsung bersimpuh diatas kubur itu. Al Baraa` berkata; Maka saya pun bergegas kehadapan beliau untuk melihat apa yg sedang beliau lakukan. Ternyata beliau menangis & air matanya mengalir hingga membasahi tanah. Kemudian beliau menemui kami & bersabda; Wahai, saudara-saudaraku, semua akan mengalami seperti hari ini, karena persiapkanlah. [HR. Ahmad No.17860].

Hadits Ahmad No.17860 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman Al Muqri] dan [Husain bin Muhammad Al Ma'na] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Raja` Abdullah bin Waqid Al Harawi] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Malik] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saat kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tiba-tiba beliau melihat sekelompok orang, maka beliau pun bertanya: "Untuk apa mereka berkumpul?" Lalu disampaikan kepada beliau, Bahwa mereka berkumpul di atas kuburan yang mereka gali." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun kaget dan bergegas pergi melewati para sahabatnya hingga beliau sampai di kuburan tersebut, dan langsung bersimpuh diatas kubur itu. Al Baraa` berkata; Maka saya pun bergegas kehadapan beliau untuk melihat apa yang sedang beliau lakukan. Ternyata beliau menangis dan air matanya mengalir hingga membasahi tanah. Kemudian beliau menemui kami dan bersabda; "Wahai, saudara-saudaraku, semua akan mengalami seperti hari ini, karena persiapkanlah."]]]

Hadits Ahmad 17861

حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ رَأَيْتُ عَلَى الْبَرَاءِ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ وَكَانَ النَّاسُ يَقُولُونَ لَهُ لِمَ تَخَتَّمُ بِالذَّهَبِ وَقَدْ نَهَى عَنْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ الْبَرَاءُ بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَيْنَ يَدَيْهِ غَنِيمَةٌ يَقْسِمُهَا سَبْيٌ وَخُرْثِيٌّ قَالَ فَقَسَمَهَا حَتَّى بَقِيَ هَذَا الْخَاتَمُ فَرَفَعَ طَرْفَهُ فَنَظَرَ إِلَى أَصْحَابِهِ ثُمَّ خَفَّضَ ثُمَّ رَفَعَ طَرْفَهُ فَنَظَرَ إِلَيْهِمْ ثُمَّ خَفَّضَ ثُمَّ رَفَعَ طَرْفَهُ فَنَظَرَ إِلَيْهِمْ ثُمَّ قَالَ أَيْ بَرَاءُ فَجِئْتُهُ حَتَّى قَعَدْتُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَأَخَذَ الْخَاتَمَ فَقَبَضَ عَلَى كُرْسُوعِي ثُمَّ قَالَ خُذْ الْبَسْ مَا كَسَاكَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالَ وَكَانَ الْبَرَاءُ يَقُولُ كَيْفَ تَأْمُرُونِي أَنْ أَضَعَ مَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسْ مَا كَسَاكَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ

Ambil & kenakanlah selama Allah & Rasulullah mengenakannya padamu. Al Baraa` berkata, Bagaimana kalian memerintahkanku untuk melepaskan apa yg disabdakan oleh Rasulullah agar aku mengenakannya selama Allah & Rasul-Nya mengenakannya padaku. [HR. Ahmad No.17861].

Hadits Ahmad No.17861 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Abu Raja`] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Malik] ia bekata; Saya melihat [Al Barra'] mengenakan cincin emas, dan orang-orang pun bertanya kepadanya, "Kenapa kamu memakai cincin emas, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarangnya?." Maka Al Baraa` menjawab, "Pernah kami berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sementara di hadapan beliau tertumpuk harta ghanimah yang sedang beliau bagi. Diantara ghanimah itu ada tawanan wanita, dan juga beberapa perabot rumah tangga. Beliau membaginya hingga tersisalah cincin ini. Lantas beliau mengangkatnya, lalu memandang ke arah para sahabatnya dan bertanya: "Wahai Baraa` (kemarilah)." Maka saya pun mendatanginya hingga duduk di hadapannya. Lalu beliau mengambil cincin tersebut dan meletakkannya di atas ketingku seranya bersabda: "Ambil dan kenakanlah selama Allah dan Rasulullah mengenakannya padamu." Al Baraa` berkata, "Bagaimana kalian memerintahkanku untuk melepaskan apa yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam agar aku mengenakannya selama Allah dan Rasul-Nya mengenakannya padaku."]]]

Hadits Ahmad 17862

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ أَبِي مُوسَى يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ قَالَ شُعْبَةُ هَذَا أَوْ نَحْوَ هَذَا الْمَعْنَى وَإِذَا نَامَ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

Apabila Nabi bangun tidur, maka beliau membaca doa: Al HAMDULILLAHIL LADZII AHYANAA BA'DA MA AMAATANAA WAILAIHIN NUSYUUR (Segala puji bagi AllAh yg telah menghidupkan kami & kepada-Nya kami kembali). Syu'bah berkata; Seperti ini, atau yg semakna dgn ini. Dan jika beliau hendak tidur, maka beliau membaca: ALLAAHUMMA BISMIKA AHYAA WA BISMIKA AMUUTU (Ya Allah dgn nama-Mu aku hidup & dgn nama-Mu aku mati). [HR. Ahmad No.17862].

Hadits Ahmad No.17862 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Abus Safar] ia berkata, saya mendengar [Abu Bakr bin Abu Musa] menceritakan dari [Al Baraa`] bahwa, Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bangun tidur, maka beliau membaca doa: "Al HAMDULILLAHIL LADZII AHYANAA BA'DA MA AMAATANAA WAILAIHIN NUSYUUR (Segala puji bagi AllAh yang telah menghidupkan kami dan kepada-Nya kami kembali)." Syu'bah berkata; Seperti ini, atau yang semakna dengan ini. Dan jika beliau hendak tidur, maka beliau membaca: "ALLAAHUMMA BISMIKA AHYAA WA BISMIKA AMUUTU (Ya Allah dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati)."]]]

Hadits Ahmad 17863

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ يَعْنِي ابْنَ وَاقِدٍ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْجُدُ عَلَى أَلْيَتَيْ الْكَفِّ

sujud dgn meletakkan kedua telapak tangannya. [HR. Ahmad No.17863].

Hadits Ahmad No.17863 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hubab] Telah menceritakan kepada kami [Al Husain yakni Ibnu Waqid], Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] telah menceritakan kepadaku [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sujud dengan meletakkan kedua telapak tangannya.]]]

Hadits Ahmad 17864

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَن صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ عَن أَبِي بُسْرَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِضْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً فَمَا رَأَيْتُهُ تَرَكَ رَكْعَتَيْنِ حِينَ تَمِيلُ الشَّمْسُ

saya belum pernah melihatnya meninggalkan dua raka'at saat matahari mulai condong. [HR. Ahmad No.17864].

Hadits Ahmad No.17864 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Shafwan bin Sulaim] dari [Abu Busrah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya telah berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebanyak sepuluh kali lebih, namun saya belum pernah melihatnya meninggalkan dua raka'at saat matahari mulai condong.]]]

Hadits Ahmad 17865

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَن الزُّهْرِيِّ عَن حَرَامِ بْنِ مُحَيِّصَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّهُ كَانَتْ لَهُ نَاقَةٌ ضَارِيَةٌ فَدَخَلَتْ حَائِطًا فَأَفْسَدَتْ فِيهِ فَقَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ حِفْظَ الْحَوَائِطِ بِالنَّهَارِ عَلَى أَهْلِهَا وَأَنَّ حِفْظَ الْمَاشِيَةِ بِاللَّيْلِ عَلَى أَهْلِهَا وَأَنَّ مَا أَصَابَتْ الْمَاشِيَةُ بِاللَّيْلِ فَهُوَ عَلَى أَهْلِهَا

bahwa menjaga lahan pada sore hari adl keharusan bagi pemiliknya. Sedangkan kewajiban bagi pemilik ternak, adl menjaga hewan ternaknya pada malam hari. Maka apa yg dirusak oleh hewan ternak di malam hari, maka kerusakan itu adl tanggungjawab pemilik ternak. [HR. Ahmad No.17865].

Hadits Ahmad No.17865 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Mush'ab] Telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dari [Az Zuhri] dari [Haram bin Muhaishah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa ia memiliki Unta Dlaariyah (unta penjaga tanaman). Kemudian Unta itu memasuki pagar (kebun milik orang lain) dan berbuat kerusakan di dalamnya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi keputusan dalam perkara tersebut, bahwa menjaga lahan pada sore hari adalah keharusan bagi pemiliknya. Sedangkan kewajiban bagi pemilik ternak, adalah menjaga hewan ternaknya pada malam hari. Maka apa yang dirusak oleh hewan ternak di malam hari, maka kerusakan itu adalah tanggungjawab pemilik ternak.]]]

Hadits Ahmad 17866

حَدَّثَنَا مَعْمَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْكَلَالَةِ فَقَالَ تَكْفِيكَ آيَةُ الصَّيْفِ

Cukuplah bagimu dalam permasalahan tersebut apa yg terdapat padas ayat diturunkan ketika siang (Ash Shaif) dalam surat An Nisaa, tepatnya surat Annisa ayat 176`. [HR. Ahmad No.17866].

Hadits Ahmad No.17866 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar bin Sulaiman Ar Raqi] Telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya tentang Al Kalaalah (mayat yang tidak memiliki anak dan tidak pula orang tua). Maka beliau menjawab: "Cukuplah bagimu dalam permasalahan tersebut apa yang terdapat padas ayat diturunkan ketika siang (Ash Shaif) dalam surat An Nisaa, tepatnya surat Annisa ayat 176`."]]]

Hadits Ahmad 17867

حَدَّثَنَا أَسْبَاطٌ قَالَ حَدَّثَنَا مُطَرِّفٌ عَن أَبِي الْجَهْمِ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ إِنِّي لَأَطُوفُ عَلَى إِبِلٍ ضَلَّتْ لِي فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنَا أَجُولُ فِي أَبْيَاتٍ فَإِذَا أَنَا بِرَكْبٍ وَفَوَارِسَ إِذْ جَاءُوا فَطَافُوا بِفِنَائِي فَاسْتَخْرَجُوا رَجُلًا فَمَا سَأَلُوهُ وَلَا كَلَّمُوهُ حَتَّى ضَرَبُوا عُنُقَهُ فَلَمَّا ذَهَبُوا سَأَلْتُ عَنْهُ فَقَالُوا عَرَّسَ بِامْرَأَةِ أَبِيهِ

saya pun berkeliling di rumah-rumah. Tiba-tiba saya mendapati sekelompok orang yg berkendaraan & berkuda. Mereka datang & berkeliling di di halaman rumahku. Kemudian mereka mengeluarkan seorang laki-laki, mereka tak menanyainya & tak pula mengajaknya bicara hingga mereka menebas lehernya. Dan ketika mereka pergi, saya pun bertanya tentang laki-laki itu, mereka menjawab, Ia menikahi isteri bapaknya. [HR. Ahmad No.17867].

Hadits Ahmad No.17867 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Asbath] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Mutharrif] dari [Abul Jahm] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya pernah berputar-putar mencari Untaku yang hilang pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan saya pun berkeliling di rumah-rumah. Tiba-tiba saya mendapati sekelompok orang yang berkendaraan dan berkuda. Mereka datang dan berkeliling di di halaman rumahku. Kemudian mereka mengeluarkan seorang laki-laki, mereka tidak menanyainya dan tidak pula mengajaknya bicara hingga mereka menebas lehernya. Dan ketika mereka pergi, saya pun bertanya tentang laki-laki itu, mereka menjawab, "Ia menikahi isteri bapaknya."]]]

Hadits Ahmad 17868

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَن مُطَرِّفٍ قَالَ أَتَوْا قُبَّةً فَاسْتَخْرَجُوا مِنْهَا رَجُلًا فَقَتَلُوهُ قَالَ قُلْتُ مَا هَذَا قَالُوا هَذَا رَجُلٌ دَخَلَ بِأُمِّ امْرَأَتِهِ فَبَعَثَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَتَلُوهُ

seorang laki-laki yg menggauli ibu isterinya, maka Rasulullah pun mengutus mereka untuk menemui & membunuhnya. [HR. Ahmad No.17868].

Hadits Ahmad No.17868 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr] dari [Mutharrif] ia berkata; Mereka mendatangi kemah besar, lalu mereka mengeluarkan seorang laki-laki darinya dan membunuhnya. Mutharrif berkata; Saya bertanya, "Ada apa ini?" mereka menjawab, "Ini adalah seorang laki-laki yang menggauli ibu isterinya, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun mengutus mereka untuk menemui dan membunuhnya."]]]

Hadits Ahmad 17869

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنِي عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ الْبَرَاءِ عَن أَبِيهِ قَالَ لَقِيتُ خَالِي مَعَهُ رَايَةٌ فَقُلْتُ أَيْنَ تُرِيدُ قَالَ بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَجُلٍ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ مِنْ بَعْدِهِ فَأَمَرَنَا أَنْ نَقْتُلَهُ وَنَأْخُذَ مَالَهُ قَالَ فَفَعَلُوا قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ مَا حَدَّثَ أَبِي عَنْ أَبِي مَرْيَمَ عَبْدِ الْغَفَّارِ إِلَّا هَذَا الْحَدِيثَ لِعِلَّتِهِ

seorang laki-laki dari Bani Tamim yg telah menikahi isteri bapaknya sepeninggalnya, lalu beliau pun memerintahkan kami untuk menebas lehernya & mengambil hartanya. Al Baraa` berkata; Lalu mereka pun melakukannya. Abu Abdurrahman berkata; Bapakku tak pernah menceritakan dari Abu Maryam Abdul Ghaffar kecuali hadits ini, karena kecacatannya. [HR. Ahmad No.17869].

Hadits Ahmad No.17869 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Bukair] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Ghaffar bin Al Qasim] telah menceritakan kepadaku [Adi bin Tsabit] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Al Baraa`] dari [bapaknya] ia berkata; Saya berjumpa dengan pamanku yang sedang membawa bendera (simbol perang, pent), maka saya pun bertanya, "Kemana kamu akan pergi?" ia menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengutus kami untuk menemui seorang laki-laki dari Bani Tamim yang telah menikahi isteri bapaknya sepeninggalnya, lalu beliau pun memerintahkan kami untuk menebas lehernya dan mengambil hartanya." Al Baraa` berkata; Lalu mereka pun melakukannya. Abu Abdurrahman berkata; Bapakku tidak pernah menceritakan dari Abu Maryam Abdul Ghaffar kecuali hadits ini, karena kecacatannya.]]]

Hadits Ahmad 17870

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ وَأَبُو أَحْمَدَ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ الرَّجُلُ صَائِمًا فَحَضَرَ الْإِفْطَارُ فَنَامَ قَبْلَ أَنْ يُفْطِرَ لَمْ يَأْكُلْ لَيْلَتَهُ وَلَا يَوْمَهُ حَتَّى يُمْسِيَ وَإِنَّ فُلَانًا الْأَنْصَارِيَّ كَانَ صَائِمًا فَلَمَّا حَضَرَهُ الْإِفْطَارُ أَتَى امْرَأَتَهُ فَقَالَ هَلْ عِنْدَكِ مِنْ طَعَامٍ قَالَتْ لَا وَلَكِنْ أَنْطَلِقُ فَأَطْلُبُ لَكَ فَغَلَبَتْهُ عَيْنُهُ وَجَاءَتْ امْرَأَتُهُ فَلَمَّا رَأَتْهُ قَالَتْ خَيْبَةٌ لَكَ فَأَصْبَحَ فَلَمَّا انْتَصَفَ النَّهَارُ غُشِيَ عَلَيْهِ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ إِلَى قَوْلِهِ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمْ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنْ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ } قَالَ أَبُو أَحْمَدَ وَإِنَّ قَيْسَ بْنَ صِرْمَةَ الْأَنْصَارِيَّ جَاءَ فَنَامَ فَذَكَرَهُ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ أَحَدَهُمْ كَانَ إِذَا نَامَ فَذَكَرَ نَحْوًا مِنْ حَدِيثِ إِسْرَائِيلَ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ نَزَلَتْ فِي أَبِي قَيْسِ بْنِ عَمْرٍو

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dgn isteri-isteri kamu. (QS. Albaqarah 187). Hingga firman-Nya, Hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam. Abu Ahmad berkata; Bahwa Qais bin Shirmah Al Anshari datang & tidur, lalu ia pun menyebutkannya, Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abdul Malik ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Zuhair Telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq dari Al Baraa` bin 'Azib bahwa, jika salah seorang dari mereka tidur. Lalu ia pun menyebutkan yg semisal hadits Isra`il, hanya saja dia mengatakan; Ayat itu turun berkenaan dgn Abu Qais bin Amr. [HR. Ahmad No.17870].

Hadits Ahmad No.17870 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] dan [Abu Ahmad] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Dahulu para sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, jika seseorang berpuasa kemudian waktu berbuka telah tiba, lalu ia tidur sebelum berbuka, maka ia tidak makan lagi pada malam harinya dan tidak pula siang harinya sampai ia memasuki waktu sore. Dan sesungguhnya ada seorang Anshar yang berpuasa, dan ketika waktu Ifthar telah tiba, ia mendatangi isterinya dan bertanya, "Apakah kamu mempunyai makanan." Isterinya itu menjawab, "Tidak, namun saya akan pergi dan mencari makanan untukmu." Kemudian ia tertidur hingga isterinya datang, dan ketika isterinya itu melihatnya, maka ia pun berkata, "Alangkah malangnya kamu." Ia pun memasuki waktu pagi. Dan ketika matahari telah menengah tepat di atas kepala, ia jatuh pingsan. Maka dikabarkanlah hal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu turunlah ayat ini: "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu. (QS. Albaqarah 187)." Hingga firman-Nya, "Hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam." Abu Ahmad berkata; Bahwa Qais bin Shirmah Al Anshari datang dan tidur, lalu ia pun menyebutkannya, Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa, jika salah seorang dari mereka tidur. Lalu ia pun menyebutkan yang semisal hadits Isra`il, hanya saja dia mengatakan; Ayat itu turun berkenaan dengan Abu Qais bin Amr.]]]

Hadits Ahmad 17871

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ مَا رَأَيْتُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِ اللَّهِ أَحْسَنَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّ جُمَّتَهُ لَتَضْرِبُ إِلَى مَنْكِبَيْهِ قَالَ ابْنُ أَبِي بُكَيْرٍ لَتَضْرِبُ قَرِيبًا مِنْ مَنْكِبَيْهِ وَقَدْ سَمِعْتُهُ يُحَدِّثُ بِهِ مِرَارًا مَا حَدَّثَ بِهِ قَطُّ إِلَّا ضَحِكَ

Saya belum pernah melilhat seorang pun dari makhluk Allah yg lebih bagus dalan mengenakan pakaian yg berwarna merah daripada Rasulullah , panjang rambutnya menyentuh kedua bahunya. Ibnu Abu Bukair berkata; (panjang rambutnya) hampir menyentuh kedua pundaknya. Dan mendengarnya ia selalu menceritakannya. Dan tidaklah ia menceritakannya kecuali ia akan tertawa. [HR. Ahmad No.17871].

Hadits Ahmad No.17871 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] -dan dalam riwayat lain- Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Bukair] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; "Saya belum pernah melilhat seorang pun dari makhluk Allah yang lebih bagus dalan mengenakan pakaian yang berwarna merah daripada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, panjang rambutnya menyentuh kedua bahunya." Ibnu Abu Bukair berkata; "(panjang rambutnya) hampir menyentuh kedua pundaknya." Dan mendengarnya ia selalu menceritakannya. Dan tidaklah ia menceritakannya kecuali ia akan tertawa.]]]

Hadits Ahmad 17872

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يُونُسَ بْنِ خَبَّابٍ عَنِ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زَاذَانَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى جِنَازَةٍ فَجَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْقَبْرِ وَجَلَسْنَا حَوْلَهُ كَأَنَّ عَلَى رُءُوسِنَا الطَّيْرَ وَهُوَ يُلْحَدُ لَهُ فَقَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ثَلَاثَ مِرَارٍ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا كَانَ فِي إِقْبَالٍ مِنْ الْآخِرَةِ وَانْقِطَاعٍ مِنْ الدُّنْيَا تَنَزَّلَتْ إِلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ كَأَنَّ عَلَى وُجُوهِهِمْ الشَّمْسَ مَعَ كُلِّ وَاحِدٍ كَفَنٌ وَحَنُوطٌ فَجَلَسُوا مِنْهُ مَدَّ الْبَصَرِ حَتَّى إِذَا خَرَجَ رُوحُهُ صَلَّى عَلَيْهِ كُلُّ مَلَكٍ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَكُلُّ مَلَكٍ فِي السَّمَاءِ وَفُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ لَيْسَ مِنْ أَهْلِ بَابٍ إِلَّا وَهُمْ يَدْعُونَ اللَّهَ أَنْ يُعْرَجَ بِرُوحِهِ مِنْ قِبَلِهِمْ فَإِذَا عُرِجَ بِرُوحِهِ قَالُوا رَبِّ عَبْدُكَ فُلَانٌ فَيَقُولُ أَرْجِعُوهُ فَإِنِّي عَهِدْتُ إِلَيْهِمْ أَنِّي مِنْهَا خَلَقْتُهُمْ وَفِيهَا أُعِيدُهُمْ وَمِنْهَا أُخْرِجُهُمْ تَارَةً أُخْرَى قَالَ فَإِنَّهُ يَسْمَعُ خَفْقَ نِعَالِ أَصْحَابِهِ إِذَا وَلَّوْا عَنْهُ فَيَأْتِيهِ آتٍ فَيَقُولُ مَنْ رَبُّكَ مَا دِينُكَ مَنْ نَبِيُّكَ فَيَقُولُ رَبِّيَ اللَّهُ وَدِينِيَ الْإِسْلَامُ وَنَبِيِّي مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَنْتَهِرُهُ فَيَقُولُ مَنْ رَبُّكَ مَا دِينُكَ مَنْ نَبِيُّكَ وَهِيَ آخِرُ فِتْنَةٍ تُعْرَضُ عَلَى الْمُؤْمِنِ فَذَلِكَ حِينَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ } فَيَقُولُ رَبِّيَ اللَّهُ وَدِينِيَ الْإِسْلَامُ وَنَبِيِّي مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَقُولُ لَهُ صَدَقْتَ ثُمَّ يَأْتِيهِ آتٍ حَسَنُ الْوَجْهِ طَيِّبُ الرِّيحِ حَسَنُ الثِّيَابِ فَيَقُولُ أَبْشِرْ بِكَرَامَةٍ مِنْ اللَّهِ وَنَعِيمٍ مُقِيمٍ فَيَقُولُ وَأَنْتَ فَبَشَّرَكَ اللَّهُ بِخَيْرٍ مَنْ أَنْتَ فَيَقُولُ أَنَا عَمَلُكَ الصَّالِحُ كُنْتَ وَاللَّهِ سَرِيعًا فِي طَاعَةِ اللَّهِ بَطِيئًا عَنْ مَعْصِيَةِ اللَّهِ فَجَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا ثُمَّ يُفْتَحُ لَهُ بَابٌ مِنْ الْجَنَّةِ وَبَابٌ مِنْ النَّارِ فَيُقَالُ هَذَا كَانَ مَنْزِلَكَ لَوْ عَصَيْتَ اللَّهَ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ هَذَا فَإِذَا رَأَى مَا فِي الْجَنَّةِ قَالَ رَبِّ عَجِّلْ قِيَامَ السَّاعَةِ كَيْمَا أَرْجِعَ إِلَى أَهْلِي وَمَالِي فَيُقَالُ لَهُ اسْكُنْ وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا كَانَ فِي انْقِطَاعٍ مِنْ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنْ الْآخِرَةِ نَزَلَتْ عَلَيْهِ مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ فَانْتَزَعُوا رُوحَهُ كَمَا يُنْتَزَعُ السَّفُّودُ الْكَثِيرُ الشِّعْبِ مِنْ الصُّوفِ الْمُبْتَلِّ وَتُنْزَعُ نَفْسُهُ مَعَ الْعُرُوقِ فَيَلْعَنُهُ كُلُّ مَلَكٍ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَكُلُّ مَلَكٍ فِي السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ لَيْسَ مِنْ أَهْلِ بَابٍ إِلَّا وَهُمْ يَدْعُونَ اللَّهَ أَنْ لَا تَعْرُجَ رُوحُهُ مِنْ قِبَلِهِمْ فَإِذَا عُرِجَ بِرُوحِهِ قَالُوا رَبِّ فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ عَبْدُكَ قَالَ أَرْجِعُوهُ فَإِنِّي عَهِدْتُ إِلَيْهِمْ أَنِّي مِنْهَا خَلَقْتُهُمْ وَفِيهَا أُعِيدُهُمْ وَمِنْهَا أُخْرِجُهُمْ تَارَةً أُخْرَى قَالَ فَإِنَّهُ لَيَسْمَعُ خَفْقَ نِعَالِ أَصْحَابِهِ إِذَا وَلَّوْا عَنْهُ قَالَ فَيَأْتِيهِ آتٍ فَيَقُولُ مَنْ رَبُّكَ مَا دِينُكَ مَنْ نَبِيُّكَ فَيَقُولُ لَا أَدْرِي فَيَقُولُ لَا دَرَيْتَ وَلَا تَلَوْتَ وَيَأْتِيهِ آتٍ قَبِيحُ الْوَجْهِ قَبِيحُ الثِّيَابِ مُنْتِنُ الرِّيحِ فَيَقُولُ أَبْشِرْ بِهَوَانٍ مِنْ اللَّهِ وَعَذَابٍ مُقِيمٍ فَيَقُولُ وَأَنْتَ فَبَشَّرَكَ اللَّهُ بِالشَّرِّ مَنْ أَنْتَ فَيَقُولُ أَنَا عَمَلُكَ الْخَبِيثُ كُنْتَ بَطِيئًا عَنْ طَاعَةِ اللَّهِ سَرِيعًا فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ فَجَزَاكَ اللَّهُ شَرًّا ثُمَّ يُقَيَّضُ لَهُ أَعْمَى أَصَمُّ أَبْكَمُ فِي يَدِهِ مِرْزَبَةٌ لَوْ ضُرِبَ بِهَا جَبَلٌ كَانَ تُرَابًا فَيَضْرِبُهُ ضَرْبَةً حَتَّى يَصِيرَ تُرَابًا ثُمَّ يُعِيدُهُ اللَّهُ كَمَا كَانَ فَيَضْرِبُهُ ضَرْبَةً أُخْرَى فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهُ كُلُّ شَيْءٍ إِلَّا الثَّقَلَيْنِ قَالَ الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ ثُمَّ يُفْتَحُ لَهُ بَابٌ مِنْ النَّارِ وَيُمَهَّدُ مِنْ فُرُشِ النَّارِ و حَدَّثَنَاه أَبُو الرَّبِيعِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَن يُونُسَ بْنِ خَبَّابٍ عَنِ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زَاذَانَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ مِثْلَهُ

Kembalikanlah ia ke dunia, Aku telah memenuhi janji untuk mereka. Sesungguhnya Aku telah menciptakan mereka darinya, & Aku pun akan mengembalikannya ke bumi serta dari situ pulalah Aku akan membangkitkan mereka pada waktu yg lain.' Beliau melanjutkan sabdanya: Sesungguhnya si Kafir itu mendengar suara terompah teman-temannya. Dan saat teman-temannya itu pulang, maka Malaikat pun akan mendatanginya seraya bertanya, 'Siapa Tuhanmu?
Apa agamamu?
Siapa Nabimu?
' maka ia pun menjawab, 'Saya tak tahu.' Malaikat berkata, 'Kamu tak tahu & tak pula membaca.' Ia pun didatangi oleh seorang yg berwajah buruk, pakaian yg buruk & berbau busuk seraya berkata, 'Berbahagialah dgn kehinaan dari Allah & adzab yg kekal.' Ia berkata, 'Dan kamu juga, semoga Allah memberimu kabar gembira dgn keburukan. Siapa kamu?
' yg berwajah buruk itu pun menjawab, 'Saya adl amal burukmu. Kamu selalu bersegera untuk berpaling dari perintah Allah, cepat berbuat maksiat kepada Allah, sehingga Allah pun membalasmu dgn keburukan.'Kemudian didatangkanlah padanya seorang yg buta, tuli & bisu dgn membawa palu yg sekiranya dipikulkan ke atas gunung, niscaya gunung itu akan hancur lebur menjadi debu. Lalu ia pun memukulnya sampai ia berubah menjadi debu. Kemudian Allah mengembalikannya lagi sebagaimana keadaannya semula, & memukulnya kembali, ia pun menjerit & jeritan itu didengar oleh segala makhluk kecuali jin & manusia. Al Baraa` berkata; Kemudian dibukakanlah baginya pintu neraka & dijanjikan tempatnya di dalam neraka. Dan Telah menceritakannya kepada kami Abu Ar Rabi' Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Yunus bin Khabbab dari Al Minhal bin Amr dari Zadzan dari Al Baraa` bin 'Azib semisalnya. [HR. Ahmad No.17872].

Hadits Ahmad No.17872 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Yunus bin Khabbab] dari [Al Minhal bin Amr] dari [Zadzan] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengantarkan jenazah. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk di atas kuburan, dan kami pun ikut duduk di sekitar beliau, dan seakan-akan di atas kepala-kepala kami terdapat burung yang sedang singgap. Beliau membuat liang lahad dan membaca: "A'UUDZU BILLAHI MIN 'ADZAABIL QABRI (Saya berlindung kepada Allah dari siksa kubur)." Beliau mengulanginya hingga tiga kali. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya seorang mukmin, saat ia menghadapi kehidupan akhirat dan saat akan terputus dari kehidupan dunia, maka malaikat akan mendatanginya dan seolah-olah di atas wajah-wajah mereka terdapat matahari. Setiap dari malaikat itu membawa kain kafan dan kapur barus, lalu mereka pun duduk di sisinya sepanjang mata memandang. Dan ketika ruhnya telah keluar, maka seluruh malaikat yang berada antara langit dan bumi serta seluruh malaikat yang ada di atas langit akan mendo'akannya. Lalu pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya. Dan tidak ada satu pintu pun, kecuali Malaikat yang berada di situ berdo'a kepada Allah agar ruh itu di angkat melalui pintu mereka. Dan saat ruh itu naik, mereka pun berkata, 'Wahai Rabb-ku, Hamba-Mu si Fulan.' Maka Allah berfirman: 'Kembalikanlah mereka ke dunia, Aku telah memenuhi janji untuk mereka. Sesungguhnya Aku telah menciptakan mereka darinya, dan Aku pun akan mengembalikannya ke bumi serta dari situ pulalah Aku akan membangkitkan mereka pada waktu yang lain.'" Beliau melanjutkan sabdanya: "Sesungguhnya, ia mendengar suara terompah teman-temannya. Dan saat teman-temannya itu pulang, maka Malaikat pun akan mendatanginya seraya bertanya, 'Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa Nabimu? ' maka ia pun menjawab, 'Tuhanku adalah Allah, agamu adalah Islam dan Nabiku adalah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.' Malaikat itu pun membentaknya lagi dan bertanya, 'Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa Nabimu? ' itulah akhir dari fitnah yang ditimpakan atas orang mukmin, yakni saat Allah berfiman: 'Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.' (QS. Ibrahim 27). Maka ia tetap menjawab, 'Tuhanku adalah Allah, agamu adalah Islam dan Nabiku adalah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.' Malaikat itu pun berkata, 'Kamu telah berkata benar.' Setelah ia didatangi oleh seorang yang bagus rupanya, harum baunya dan indah pakaiannya, lalu berkata, 'Berbahagialah dengan kemuliaan dari Allah, dan nikmat yang kekal.' Orang mukmin itu pun berkata, 'Dan kamu juga, semoga Allah memberimu kabar gembira. Siapa kamu? ' ia menjawab, 'Saya adalah amal shalihmu. Kamu demi Allah, adalah seorang yang selalu bersegera dalam ketaatan kepada Allah, dan bersegera pula lari meninggalkan maksiat Allah, sehingga Allah membalasmu dengan kebaikan.' Setelah itu, dibukakanlah baginya pintu surga dan juga pintu dari neraka, lalu dikatakanlah padanya, 'Inilah tempat tinggalmu, sekiranya kamu bermaksiat kepada Allah, maka Allah akan menggantikannya dengan ini.' Ketika ia melihat apa yang terdapat dalam surga, ia pun berkata, 'Wahai Rabb-ku segerakanlah datangnya hari kiamat, hingga aku dapat kembali bertemu dengan keluargaku dan hartaku.' Maka dikatakanlah padanya, 'Tenanglah.' Sedangkan bagi orang kafir, saat ia hendak berpisah dengan kehidupan dunia dan akan menemui kehidupan akhirat, maka Malaikat pun akan turun padanya dengan sangat kasar lagi kejam, lalu mencabut ruhnya sebagaimana dicabutnya besi yang banyak taringnya dari kain wool yang lembab, dan dicabutlah jiwanya yang disertai peluh. Kemudian setiap malaikat yang berada di antara langit dan bumi serta yang ada di atas langit melaknatinya. Pintu-pintu langit pun di tutup, dan tidak ada satu penghuni pintu pun, kecuali ia berdo'a kepada Allah, agar ruhnya itu tidak diangkat melalui pintu mereka. Dan saat ruh itu diangkat, mereka berkata, 'Wahai Rabb-ku ini adalah roh Fulan bin Fulan hamba-Mu.' Allah berfirman, 'Kembalikanlah ia ke dunia, Aku telah memenuhi janji untuk mereka. Sesungguhnya Aku telah menciptakan mereka darinya, dan Aku pun akan mengembalikannya ke bumi serta dari situ pulalah Aku akan membangkitkan mereka pada waktu yang lain.'" Beliau melanjutkan sabdanya: "Sesungguhnya si Kafir itu mendengar suara terompah teman-temannya. Dan saat teman-temannya itu pulang, maka Malaikat pun akan mendatanginya seraya bertanya, 'Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa Nabimu? ' maka ia pun menjawab, 'Saya tidak tahu.' Malaikat berkata, 'Kamu tidak tahu dan tidak pula membaca.' Ia pun didatangi oleh seorang yang berwajah buruk, pakaian yang buruk dan berbau busuk seraya berkata, 'Berbahagialah dengan kehinaan dari Allah dan adzab yang kekal.' Ia berkata, 'Dan kamu juga, semoga Allah memberimu kabar gembira dengan keburukan. Siapa kamu? ' yang berwajah buruk itu pun menjawab, 'Saya adalah amal burukmu. Kamu selalu bersegera untuk berpaling dari perintah Allah, cepat berbuat maksiat kepada Allah, sehingga Allah pun membalasmu dengan keburukan.'Kemudian didatangkanlah padanya seorang yang buta, tuli dan bisu dengan membawa palu yang sekiranya dipikulkan ke atas gunung, niscaya gunung itu akan hancur lebur menjadi debu. Lalu ia pun memukulnya sampai ia berubah menjadi debu. Kemudian Allah mengembalikannya lagi sebagaimana keadaannya semula, dan memukulnya kembali, ia pun menjerit dan jeritan itu didengar oleh segala makhluk kecuali jin dan manusia." Al Baraa` berkata; "Kemudian dibukakanlah baginya pintu neraka dan dijanjikan tempatnya di dalam neraka." Dan Telah menceritakannya kepada kami [Abu Ar Rabi'] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Yunus bin Khabbab] dari [Al Minhal bin Amr] dari [Zadzan] dari [Al Baraa` bin 'Azib] semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 17873

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَن مَنْصُورٍ وَالْأَعْمَشِ عَن طَلْحَةَ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ النَّهْمِيِّ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْأُوَلِ وَزَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ وَمَنْ مَنَحَ مَنِيحَةَ لَبَنٍ أَوْ مَنِيحَةَ وَرِقٍ أَوْ هَدَى زُقَاقًا فَهُوَ كَعِتْقِ رَقَبَةٍ

Sesungguhnya Allah & para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yg berada di shaf-shaf awal. Dan hiasilah Al Qur`an dgn suara-suara kalian. barangsiapa yg memberi minum dgn air susu atau memberi mata uang dirham atau memberi hadiah berupa jalan yg sempit atau pun bejana, maka seperti membebaskan satu orang budak. [HR. Ahmad No.17873].

Hadits Ahmad No.17873 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dan [Al A'masy] dari [Thalhah] dari [Abdurrahman bin Ausajah An Nahmi] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf-shaf awal. Dan hiasilah Al Qur`an dengan suara-suara kalian. barangsiapa yang memberi minum dengan air susu atau memberi mata uang dirham atau memberi hadiah berupa jalan yang sempit atau pun bejana, maka seperti membebaskan satu orang budak."]]]

Hadits Ahmad 17874

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا حُصَيْنُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَن سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اضْطَجَعَ الرَّجُلُ فَتَوَسَّدَ يَمِينَهُ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَسْلَمْتُ نَفْسِي وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ إِلَيْكَ ظَهْرِي وَوَجَّهْتُ إِلَيْكَ وَجْهِي رَهْبَةً مِنْكَ وَرَغْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ وَمَاتَ عَلَى ذَلِكَ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ أَوْ بُوِّئَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

Jika seorang laki-laki berbaring, lalu ia berbantal ke sebelah kanannya & membaca: 'ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA WAJJAHTU ILAIKA WAJHII RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan diriku pada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, & saya hadapkan wajahku pada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) & takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan & penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yg telah Engkau turunkan, & (kebenaran) Nabi-Mu yg telah Engkau utus).' Kemudian ia meninggal dalam keadaan seperti itu, maka akan dibangunkan rumah untuknya di dalam surga. [HR. Ahmad No.17874].

Hadits Ahmad No.17874 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ashim] telah mengabarkan kepada kami [Hushain bin Abdurrahman] dari [Sa'd Ubaidah] dari [Al Baraa` bin Azib] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika seorang laki-laki berbaring, lalu ia berbantal ke sebelah kanannya dan membaca: 'ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA WAJJAHTU ILAIKA WAJHII RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan diriku pada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, dan saya hadapkan wajahku pada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Kemudian ia meninggal dalam keadaan seperti itu, maka akan dibangunkan rumah untuknya di dalam surga."]]]

Hadits Ahmad 17875

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَن الْحَسَنِ بْنِ عَمْرٍو عَن طَلْحَةَ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ لَا يَتَخَلَّلُكُمْ كَأَوْلَادِ الْحَذَفِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا أَوْلَادُ الْحَذَفِ قَالَ سُودٌ جُرْدٌ تَكُونُ بِأَرْضِ الْيَمَنِ

Luruskanlah shaf kalian, jangan sampai ada celah diantara shaf kalian, sebagaimana celah pada Aulaadul Hadzaf (anak-anak kambing). Kemudian ditanyakanlah kepada Rasulullah , Lalu apakah (Aulaadul Hadzaf) itu wahai Rasulullah?
Beliau menjawab: Anak kambing hitam yg berada di puncang gunung di negeri Yaman. [HR. Ahmad No.17875].

Hadits Ahmad No.17875 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kamiAbdullah bin Muhammad telah berkata Abdurrahman dan saya mendengarnya dari [Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Khalid Al Ahmar] dari [Al Hasan bin Amr] dari [Thalhah] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Luruskanlah shaf kalian, jangan sampai ada celah diantara shaf kalian, sebagaimana celah pada Aulaadul Hadzaf (anak-anak kambing)." Kemudian ditanyakanlah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Lalu apakah (Aulaadul Hadzaf) itu wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Anak kambing hitam yang berada di puncang gunung di negeri Yaman."]]]

Hadits Ahmad 17876

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ الْحَكَمِ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ بَدَا جَفَا

Barang siapa yg bertempat tinggal di pegunungan (di lembah-lembah, pelosok), maka akan keras karakternya. [HR. Ahmad No.17876].

Hadits Ahmad No.17876 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] telah berkata Abdurrhman dan saya mendengarnya dari Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Al Hasan bin Al Hakam] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang bertempat tinggal di pegunungan (di lembah-lembah, pelosok), maka akan keras karakternya."]]]

Hadits Ahmad 17877

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ عَن مُطَرِّفٍ عَن أَبِي الْجَهْمِ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ إِلَى رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ أَنْ يَقْتُلَهُ

mengutus beberapa orang untuk membunuh seorang laki-laki yg menikahi isteri bapaknya (sepeninggalnya). [HR. Ahmad No.17877].

Hadits Ahmad No.17877 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad] telah berkata Abdullah dan saya mendengarnya dari Utsman ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Jarir bin Abdul Hamid] dari [Mutharrif] dari [Abu Al Jahm] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutus beberapa orang untuk membunuh seorang laki-laki yang menikahi isteri bapaknya (sepeninggalnya).]]]

Hadits Ahmad 17878

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَأَظُنُّ أَنِّي قَدْ سَمِعْتُهُ مِنْهُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيَّ يَقُولُ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِينَا فَيَمْسَحُ عَوَاتِقَنَا وَصُدُورَنَا وَيَقُولُ لَا تَخْتَلِفْ صُفُوفُكُمْ فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْأَوَّلِ أَوْ الصُّفُوفِ الْأُولَى

Janganlah shaf-shaf kalian itu tak beraturan, hingga hati-hati kalian pun berselisih. Sesungguhnya Allah & para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yg berada di shaf awal atau shaf-shaf awal. [HR. Ahmad No.17878].

Hadits Ahmad No.17878 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ma'ruf] berkata Abdullah dan saya menduga bahwa saya telah mendengarnya darinya, ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] telah menceritakan kepadaku [Jarir bin Hazim] ia berkata, saya mendengar [Abu Ishaq Al Hamdani] berkata, telah menceritakan kepadaku [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; (Ketika hendak menunaikan shalat) Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami dan mengusap pundak dan dada-dada kami seraya bersabda: "Janganlah shaf-shaf kalian itu tidak beraturan, hingga hati-hati kalian pun berselisih. Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf awal atau shaf-shaf awal."]]]

Hadits Ahmad 17879

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَتَيْنَا عَلَى رَكِيٍّ ذَمَّةٍ فَنَزَلَ فِيهَا سِتَّةٌ أَنَا سَابِعُهُمْ أَوْ سَبْعَةٌ أَنَا ثَامِنُهُمْ قَالَ مَاحَةً فَأُدْلِيَتْ إِلَيْنَا دَلْوٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَفَةِ الرَّكِيِّ فَجَعَلْتُ فِيهَا نِصْفَهَا أَوْ قِرَابَ ثُلُثِهَا فَرُفِعَتْ الدَّلْوُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْبَرَاءُ وَكِدْتُ بِإِنَائِي هَلْ أَجِدُ شَيْئًا أَجْعَلُهُ فِي حَلْقِي فَمَا وَجَدْتُ فَغَمَسَ يَدَهُ فِيهَا وَقَالَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ وَأُعِيدَتْ إِلَيْنَا الدَّلْوُ بِمَا فِيهَا وَلَقَدْ أُخْرِجَ آخِرُنَا بِثَوْبٍ مَخَافَةَ الْغَرَقِ ثُمَّ سَاحَتْ وَقَالَ عَفَّانُ مَرَّةً رَهْبَةَ الْغَرَقِ

memasukkan tangannya ke dalamnya & membacakan sekehendak Allah. Kemudian ember itu dikembalikan lagi kepada kami beserta isinya. Dan sungguh saat itu, orang yg terakhir dari kami telah mengeluarkan bajunya karena khawatir tenggelam. Kemudian air sumur itu mengalir. Dan sekali waktu Affan berkata; Rahbatal Gharaq (khawatir tenggelam). [HR. Ahmad No.17879].

Hadits Ahmad No.17879 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah] Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Hilal] Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Al Baraa`] ia berkata; Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Kemudian kami mendatangi satu sumur yang sedikit sekali airnya. Lalu enam orang dari kami dan saya adalah yang ketujuh atau tujuh orang dan saya yang kedelapan dari mereka, turun ke dalam sumur. Dan kami pun diberi ember, sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di tepi sumur. Lalu saya kami mengisikan air ke dalam ember itu hingga setengahnya, atau hampir sepertiganya. Ember itu kemudian diangkatkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Al Baraa` berkata; Saya hampir saja mengeluarkan tempat airku, apakah saya mendapatkan air untuk membasahi tenggorokanku, namun saya tidak mendapat air. Kemudian beliau memasukkan tangannya ke dalamnya dan membacakan sekehendak Allah. Kemudian ember itu dikembalikan lagi kepada kami beserta isinya. Dan sungguh saat itu, orang yang terakhir dari kami telah mengeluarkan bajunya karena khawatir tenggelam. Kemudian air sumur itu mengalir. Dan sekali waktu Affan berkata; "Rahbatal Gharaq (khawatir tenggelam)."]]]

Hadits Ahmad 17880

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَن عَاصِمٍ عَن الشَّعْبِيِّ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرٍ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ نَضِيجًا وَنِيئًا

Rasulullah telah melarang untuk memakan daging himar yg jinak meskipun telah masak. [HR. Ahmad No.17880].

Hadits Ahmad No.17880 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ashim] dari [Asy Sya'bi] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Pada hari Khaibar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang untuk memakan daging himar yang jinak meskipun telah masak.]]]

Hadits Ahmad 17881

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَن أَبِي الضُّحَى عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ تُوُفِّيَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ابْنَ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا فَقَالَ ادْفِنُوهُ بِالْبَقِيعِ فَإِنَّ لَهُ مُرْضِعًا يُتِمُّ رَضَاعَهُ فِي الْجَنَّةِ

Makamkanlah ia di Baqi', & sungguh, baginya telah ada orang yg akan menyempurnakan penyusuannya di dalam surga. [HR. Ahmad No.17881].

Hadits Ahmad No.17881 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Abu Dluha] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Ketika Ibrahim putra Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal sedangkan usianya saat itu baru enam belas bulan. Maka beliau bersabda: "Makamkanlah ia di Baqi', dan sungguh, baginya telah ada orang yang akan menyempurnakan penyusuannya di dalam surga."]]]

Hadits Ahmad 17882

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَن الْمِنْهَالِ عَن زَاذَانَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جِنَازَةٍ فَوَجَدْنَا الْقَبْرَ وَلَمَّا يُلْحَدْ فَجَلَسَ وَجَلَسْنَا

Kami pernah keluar bersama Rasulullah saat mengantar jenazah, lalu kami mendapati kubur yg belum dibuatkan lahad, maka beliau kemudian duduk & kami pun ikut duduk. [HR. Ahmad No.17882].

Hadits Ahmad No.17882 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Al Minhal] dari [Zadzan] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat mengantar jenazah, lalu kami mendapati kubur yang belum dibuatkan lahad, maka beliau kemudian duduk dan kami pun ikut duduk.]]]

Hadits Ahmad 17883

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَن أَشْعَثَ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن يَزِيدَ بْنِ الْبَرَاءِ عَن أَبِيهِ قَالَ لَقِيَنِي عَمِّي وَمَعَهُ رَايَةٌ فَقُلْتُ أَيْنَ تُرِيدُ فَقَالَ بَعَثَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ فَأَمَرَنِي أَنْ أَقْتُلَهُ

seorang laki-laki yg menikahi isteri bapaknya sepeninggalnya, & beliau memerintahkanku untuk menebas lehernya. [HR. Ahmad No.17883].

Hadits Ahmad No.17883 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Asy'ats] dari [Adi bin Tsabit] dari [Yazid bin Al Baraa`] dari [bapaknya] ia berkata; Pamanku menemuiku, sementara ia sedang membawa (simbol perang, pent), maka saya pun bertanya, "Kemana kamu akan pergi?" ia menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutusku untuk menemui seorang laki-laki yang menikahi isteri bapaknya sepeninggalnya, dan beliau memerintahkanku untuk menebas lehernya."]]]

Hadits Ahmad 17884

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا حَدَّثَنَا أَبُو يَعْقُوبَ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنِي يُونُسُ بْنُ عُبَيْدٍ مَوْلَى مُحَمَّدِ بْنِ الْقَاسِمِ قَالَ بَعَثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ إِلَى الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَسْأَلُهُ عَنْ رَايَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا كَانَتْ قَالَ كَانَتْ سَوْدَاءَ مُرَبَّعَةً مِنْ نَمِرَةٍ

Warnanya adl hitam, berbentuk persegi panjang & terbuat dari kain wol [HR. Ahmad No.17884].

Hadits Ahmad No.17884 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Zakaria] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ya'qub Ats Tsaqafi] telah menceritakan kepadaku [Yunus bin Ubaid] mantan budaknya Muhammad bin Al Qasim, ia berkata; Muhammad bin Al Qasim mengutusku untuk menemui [Al Baraa` bin Azib] agar menanyakan padanya tentang bendera Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, seperti apakah bentuknya. Maka ia pun menjawab: "Warnanya adalah hitam, berbentuk persegi panjang dan terbuat dari kain wol."]]]

Hadits Ahmad 17885

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَن مَنْصُورٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ بَعْدَ الصَّلَاةِ

berkhutbah kepada kami setelah Nahr (Idul Adlha) setelah shalat. [HR. Ahmad No.17885].

Hadits Ahmad No.17885 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Abul Ahwash] dari [Manshur] dari [Asy Sya'bi] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada kami setelah Nahr (Idul Adlha) setelah shalat.]]]

Hadits Ahmad 17886

حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ أَنْ يَحُجَّ وَاعْتَمَرَ قَبْلَ أَنْ يَحُجَّ فَقَالَتْ عَائِشَةُ لَقَدْ عَلِمَ أَنَّهُ اعْتَمَرَ أَرْبَعَ عُمَرٍ بِعُمْرَتِهِ الَّتِي حَجَّ فِيهَا

melakukan umrah sebelum berhaji. Kemudian Aisyah berkata, Ia telah mengetahui, bahwa beliau melakukan umrah sebanyak empat kali, & hanya satu umrah yg Rasulullah ikutsertakan bersama hajinya. [HR. Ahmad No.17886].

Hadits Ahmad No.17886 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Zakaria] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan umrah sebelum berhaji. Kemudian Aisyah berkata, "Ia telah mengetahui, bahwa beliau melakukan umrah sebanyak empat kali, dan hanya satu umrah yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ikutsertakan bersama hajinya."]]]

Hadits Ahmad 17887

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا دَاوُدُ وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَن دَاوُدَ الْمَعْنَى عَن عَامِرٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا يَذْبَحَنَّ أَحَدٌ قَبْلَ أَنْ نُصَلِّيَ فَقَامَ إِلَيْهِ خَالِي وَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا يَوْمٌ اللَّحْمُ فِيهِ كَثِيرٌ قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ مَكْرُوهٌ وَإِنِّي ذَبَحْتُ نُسُكِي قَبْلُ لِيَأْكُلَ أَهْلِي وَجِيرَانِي وَعِنْدِي عَنَاقُ لَبَنٍ خَيْرٌ مِنْ شَاتَيْ لَحْمٍ فَأَذْبَحُهَا قَالَ نَعَمْ وَلَا تُجْزِئُ جَذَعَةٌ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ وَهِيَ خَيْرُ نَسِيكَتَيْكَ

Jangan sekali-kali seorang pun dari kalian menyembelih sebelum kita selesai shalat. maka pamanku berdiri mendekati beliau & berkata, Wahai Rasulullah, hari ini merupakan hari yg di dalamnya banyak daging. Ibnu Abu Adi berkata; Makruh (yang dibenci). & sebelumnya saya telah menyembelih Nusuk milikku, sebagai makanan unuk keluarga & tetanggaku. Saya juga memiliki anak kambing kacang yg lebih baik daripada dua kambing, bolehkan saya menyembelihnya?
beliau menjawab: Ya. Dan anak kambing itu tak akan dapat mengganti dari binatang kurban seorang pun setelahmu. Dan ia adl hewan kurbanmu yg terbaik. [HR. Ahmad No.17887].

Hadits Ahmad No.17887 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Dawud] dan [Ibnu Abu Adi] dari [Dawud] secara makna, dari [Amir] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Ibnu Adi Abu Adi berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada kami, dan beliau bersabda: "Jangan sekali-kali seorang pun dari kalian menyembelih sebelum kita selesai shalat." maka pamanku berdiri mendekati beliau dan berkata, "Wahai Rasulullah, hari ini merupakan hari yang di dalamnya banyak daging." Ibnu Abu Adi berkata; Makruh (yang dibenci). dan sebelumnya saya telah menyembelih Nusuk milikku, sebagai makanan unuk keluarga dan tetanggaku. Saya juga memiliki anak kambing kacang yang lebih baik daripada dua kambing, bolehkan saya menyembelihnya?" beliau menjawab: "Ya. Dan anak kambing itu tidak akan dapat mengganti dari binatang kurban seorang pun setelahmu. Dan ia adalah hewan kurbanmu yang terbaik."]]]

Hadits Ahmad 17888

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَضَعَ خَدَّهُ عَلَى يَدِهِ الْيُمْنَى وَقَالَ رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

ALLAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU IBAADAKA (Ya Allah, peliharalah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu). [HR. Ahmad No.17888].

Hadits Ahmad No.17888 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata: Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin tidur, maka beliau meletakkan pipinya di atas tangan kanannya dan membaca: "ALLAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU IBAADAKA (Ya Allah, peliharalah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu)."]]]

Hadits Ahmad 17889

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الرَّبِيعِ بْنِ الْبَرَاءِ عَن أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا رَجَعَ مِنْ سَفَرٍ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Jika beliau kembali dari bepergian, maka beliau membaca: AAYIBUUNA TAAIBUUNA 'AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kembali dgn bertaubat, beribadah & memuji kepada Rabb kami). [HR. Ahmad No.17889].

Hadits Ahmad No.17889 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Ar Rabi' bin Al Baraa`] dari [bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya; Jika beliau kembali dari bepergian, maka beliau membaca: "AAYIBUUNA TAAIBUUNA 'AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepada Rabb kami)."]]]

Hadits Ahmad 17890

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ اسْتَصْغَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَابْنَ عُمَرَ فَرُدِدْنَا يَوْمَ بَدْرٍ

Rasulullah menganggap aku & Ibnu Umar masih kecil (untuk mengikuti perang, pent) lalu kami pun disuruh kembali pada saat perang Badar. [HR. Ahmad No.17890].

Hadits Ahmad No.17890 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepada kami [Syarik bin Abdullah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menganggap aku dan Ibnu Umar masih kecil (untuk mengikuti perang, pent) lalu kami pun disuruh kembali pada saat perang Badar."]]]

Hadits Ahmad 17891

حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْكِلَابِيُّ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنِ الْحَكَمِ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ رُكُوعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقِيَامُهُ بَعْدَ الرُّكُوعِ وَجُلُوسُهُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ لَا نَدْرِي أَيَّهُ أَفْضَلَ

Ruku' Rasulullah & berdirinya setelah ruku', serta duduk diantara dua sujudnya, kami tak tahu manakah yg lebih panjang. [HR. Ahmad No.17891].

Hadits Ahmad No.17891 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman Al Kilabi] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Al Hakam] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa`] ia berkata; Ruku' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berdirinya setelah ruku', serta duduk diantara dua sujudnya, kami tidak tahu manakah yang lebih panjang.]]]

Hadits Ahmad 17892

حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَأَبَى أَهْلُ مَكَّةَ أَنْ يَدْعُوهُ يَدْخُلُ مَكَّةَ حَتَّى قَاضَاهُمْ عَلَى أَنْ يُقِيمَ بِهَا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَلَمَّا كَتَبُوا الْكِتَابَ كَتَبُوا هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ قَالُوا لَا نُقِرُّ بِهَذَا لَوْ نَعْلَمُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ مَا مَنَعْنَاكَ شَيْئًا وَلَكِنْ أَنْتَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَنَا رَسُولُ اللَّهِ وَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لِعَلِيٍّ امْحُ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ وَاللَّهِ لَا أَمْحُوكَ أَبَدًا فَأَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكِتَابَ وَلَيْسَ يُحْسِنُ أَنْ يَكْتُبَ فَكَتَبَ مَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنْ لَا يُدْخِلَ مَكَّةَ السِّلَاحَ إِلَّا السَّيْفَ فِي الْقِرَابِ وَلَا يَخْرُجَ مِنْ أَهْلِهَا أَحَدٌ إِلَّا مَنْ أَرَادَ أَنْ يَتَّبِعَهُ وَلَا يَمْنَعَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِهِ أَنْ يُقِيمَ بِهَا فَلَمَّا دَخَلَهَا وَمَضَى الْأَجَلُ أَتَوْا عَلِيًّا فَقَالُوا قُلْ لِصَاحِبِكَ فَلْيَخْرُجْ عَنَّا فَقَدْ مَضَى الْأَجَلُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و حَدَّثَنَاه أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ اعْتَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَقَالَ أَنْ لَا يُدْخِلَ مَكَّةَ السِّلَاحَ وَلَا يَخْرُجَ مِنْ أَهْلِهَا

Agar ia tak memasuki Makkah dgn membawa senjata, & tak pula penduduk Makkah keluar bersama mereka. [HR. Ahmad No.17892].

Hadits Ahmad No.17892 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hujain] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ingin melakukan Umrah pada bulan Dzul Qa'dah, namun penduduk Ka'bah menghalanginya untuk memasuki Makkah, hingga mereka pun memutuskan bahwa beliau boleh bermukim di Makkah selama tiga hari. Dan ketika kaum muslimin menulis surat perjanjian itu, maka mereka pun menulis, "Ini adalah perjanjian yang disepakati Muhammad Rasulullah." Mereka (orang-orang Quraisy) Berkata, "Kalian jangan menetapkannya seperti ini. Seandaikan kami mengetahui bahwa kamu adalah Rasulullah, niscaya kami tidak akan menghalangimu sedikitpun. Akan tetapi, kamu adalah Muhammad bin Abdullah." Beliau bersabda: "Saya adalah Rasulullah dan saya juga Muhammad bin Abdullah." Dan beliau berkata kepada Ali: "Hapuslah kata, 'Rasulullah.'" Ali berkata, "Demi Allah, saya tidak akan menghapusmu selama-lamanya." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengambil kitab perjanjian itu -sedang beliau tidak pandai menulis- dan beliau pun mencoret tulisan Rasulullah dan menulis, "Ini adalah perjanjian yang disepakati Muhammad bin Abdullah, ia tidak akan memasuki Makkah dengan membawa senjata kecuali pedang yang terbungkus dalam sarungnya. Tidak boleh seorang pun dari penduduk Makkah untuk keluar kecuali bagi siapa yang ingin mengikuti beliau Shallallahu'alaihiwasallam. Kemudian penduduk Makkah tidak boleh melarang seorang pun dari para sahabatnya untuk bermukim di Makkah." Dan ketika beliau memasukinya, dan kemudian waktu yang ditentukan pun telah habis, mereka pun mendatangi Ali dan berkata, "Katakanlah kepada sahabatmu, hendaklah ia keluar dari daerah kami, waktu yang ditentukan telah habis." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun keluar. Dan Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ingin melakukan Umrah pada bulan Dzul Qa'dah. Lalu ia pun menyebutkan maknanya. Dan ia berkata; "Agar ia tidak memasuki Makkah dengan membawa senjata, dan tidak pula penduduk Makkah keluar bersama mereka."]]]

Hadits Ahmad 17893

حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي وَفَرَسٌ لَهُ حِصَانٌ مَرْبُوطٌ فِي الدَّارِ فَجَعَلَ يَنْفِرُ فَخَرَجَ الرَّجُلُ فَنَظَرَ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا وَجَعَلَ يَنْفِرُ فَلَمَّا أَصْبَحَ ذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ تِلْكَ السَّكِينَةُ نَزَلَتْ بِالْقُرْآنِ

Itu adl As Sakinah (ketenangan & ketenteraman) yg turun untuk Al Qur`an. [HR. Ahmad No.17893].

Hadits Ahmad No.17893 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hujain] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Ketika salah seorang dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat sementara kuda miliknya yang terikat di dalam rumah lari, ia pun keluar dan melihat ke sekelilingnya, namun ia tidak melihat sesuatu, namun kuda itu tetap lari (karena terkejut). Dan pada pagi harinya, la menuturkan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau bersabda: "Itu adalah As Sakinah (ketenangan dan ketenteraman) yang turun untuk Al Qur`an."]]]

Hadits Ahmad 17894

حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ آخِرُ سُورَةٍ نَزَلَتْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَامِلَةً بَرَاءَةُ وَآخِرُ آيَةٍ نَزَلَتْ خَاتِمَةُ سُورَةِ النِّسَاءِ { يَسْتَفْتُونَكَ } إِلَى آخِرِ السُّورَةِ

sedangkan ayat yg terakhir kali turun adl akhir dari surat An Nisa'. [HR. Ahmad No.17894].

Hadits Ahmad No.17894 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hujain] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Surat yang terakhir kali turun kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam secara keseluruhan adalah surat At Taubah. sedangkan ayat yang terakhir kali turun adalah akhir dari surat An Nisa'.]]]

Hadits Ahmad 17895

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعِشَاءِ وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ فَلَمْ أَسْمَعْ أَحْسَنَ صَوْتًا وَلَا أَحْسَنَ صَلَاةً مِنْهُ

saat shalat Isya Rasulullah pernah membaca: AT TIIN WAZ ZAITUUN. Dan saya belum pernah mendengar suara yg lebih merdu & tak pula shalat yg lebih baik daripada suara & shalat beliau. [HR. Ahmad No.17895].

Hadits Ahmad No.17895 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Pada saat shalat Isya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah membaca: "AT TIIN WAZ ZAITUUN." Dan saya belum pernah mendengar suara yang lebih merdu dan tidak pula shalat yang lebih baik daripada suara dan shalat beliau.]]]

Hadits Ahmad 17896

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَحُسَيْنٌ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْمُقَدَّمِ

Sesungguhnya Allah & para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yg berada di shaf depan. [HR. Ahmad No.17896].

Hadits Ahmad No.17896 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dan [Husain] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf depan."]]]

Hadits Ahmad 17897

حَدَّثَنَا يَحْيَى وَحُسَيْنٌ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ

melaksanakan umrah pada bulan Dzul Qa'dah. [HR. Ahmad No.17897].

Hadits Ahmad No.17897 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dan [Husain] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari Al Baraa` bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan umrah pada bulan Dzul Qa'dah.]]]

Hadits Ahmad 17898

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ اهْجُ الْمُشْرِكِينَ فَإِنَّ رُوحَ الْقُدُسِ مَعَكَ

Cacilah kaum musyrikin itu (dengan sya'irmu) karena ruh kudus besertamu. [HR. Ahmad No.17898].

Hadits Ahmad No.17898 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Hasan bin Tsabit: "Cacilah kaum musyrikin itu (dengan sya'irmu) karena ruh kudus besertamu."]]]

Hadits Ahmad 17899

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا عَمَّارُ بْنُ رُزَيْقٍ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ يَشْهَدُ بِهِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْأُوَلِ

Sesungguhnya Allah & para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yg berada di shaf depan. [HR. Ahmad No.17899].

Hadits Ahmad No.17899 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Ammar bin Ruzaiq] dari [Abu Ishaq] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia menyaksikannya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf depan."]]]

Hadits Ahmad 17900

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَن مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدِ بْنِ مُقَرِّنٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ أَمَرَنَا بِعِيَادَةِ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَإِجَابَةِ الدَّاعِي وَإِفْشَاءِ السَّلَامِ وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ وَإِبْرَارِ الْقَسَمِ وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ وَنَهَانَا عَنْ خَوَاتِيمِ الذَّهَبِ وَآنِيَةِ الْفِضَّةِ وَالْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَالْإِسْتَبْرَقِ وَالْمَيَاثِرِ الْحُمْرِ وَالْقَسِّيِّ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ عُمَرُ بْنُ سَعْدٍ عَن سُفْيَانَ مِثْلَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ إِفْشَاءَ السَّلَامِ وَقَالَ نَهَانَا عَنْ آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ

memerintahkan untuk mengunjungi orang sakit, mengantar jenazah, memenuhi undangan, menyebarkan salam, mendo'akan orang yg bersin, menunaikan janji, & menolong orang yg terzhalimi. Kemudian beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yg terbuat dari emas & perak, mengenakan Ad Diibaaj (sejenis pakaian yg dilapisi sutera), kain sutera, Istabraq (sejenis kain yg dilapisi sutera), Al Qassi (pakaian yg bergaris-garis dgn sulaman sutera), & mengenakan pelana dari kain sutera. Telah menceritakan kepada kami Abu Dawud Umar bin Sa'ad dari Sufyan semisalnya. Namun ia tak menyebutkan di dalamnya; Menyebarkan salam. & ia berkata; Beliau melarang kami untuk memakai bejana yg terbuat dari emas & perak. [HR. Ahmad No.17900].

Hadits Ahmad No.17900 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Asy'ats bin Abusy Sya'tsa`] dari [Mu'awiyah bin Suwaid bin Muqarrin] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami tujuh perkara dan juga melarang tujuh perkara. Beliau memerintahkan untuk mengunjungi orang sakit, mengantar jenazah, memenuhi undangan, menyebarkan salam, mendo'akan orang yang bersin, menunaikan janji, dan menolong orang yang terzhalimi. Kemudian beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak, mengenakan Ad Diibaaj (sejenis pakaian yang dilapisi sutera), kain sutera, Istabraq (sejenis kain yang dilapisi sutera), Al Qassi (pakaian yang bergaris-garis dengan sulaman sutera), dan mengenakan pelana dari kain sutera. Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud Umar bin Sa'ad] dari [Sufyan] semisalnya. Namun ia tidak menyebutkan di dalamnya; "Menyebarkan salam." dan ia berkata; "Beliau melarang kami untuk memakai bejana yang terbuat dari emas dan perak."]]]

Hadits Ahmad 17901

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ وَعَمَّارُ بْنُ رُزَيْقٍ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْأُوَلِ

Allah & para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yg berada di shaf-shaf awal. [HR. Ahmad No.17901].

Hadits Ahmad No.17901 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin 'Ayyasy] dan [Ammar bin Ruzaiq] dari [Abu Ishaq] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf-shaf awal."]]]

Hadits Ahmad 17902

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَأَبُو أَحْمَدَ قَالَا حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْبَجَلِيُّ مِنْ بَنِي بَجْلَةَ مِنْ بَنِي سُلَيْمٍ عَن طَلْحَةَ قَالَ أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا طَلْحَةُ بْنُ مُصَرِّفٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي عَمَلًا يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ فَقَالَ لَئِنْ كُنْتَ أَقْصَرْتَ الْخُطْبَةَ لَقَدْ أَعْرَضْتَ الْمَسْأَلَةَ أَعْتِقْ النَّسَمَةَ وَفُكَّ الرَّقَبَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوَلَيْسَتَا بِوَاحِدَةٍ قَالَ لَا إِنَّ عِتْقَ النَّسَمَةِ أَنْ تَفَرَّدَ بِعِتْقِهَا وَفَكَّ الرَّقَبَةِ أَنْ تُعِينَ فِي عِتْقِهَا وَالْمِنْحَةُ الْوَكُوفُ وَالْفَيْءُ عَلَى ذِي الرَّحِمِ الظَّالِمِ فَإِنْ لَمْ تُطِقْ ذَلِكَ فَأَطْعِمْ الْجَائِعَ وَاسْقِ الظَّمْآنَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنْ الْمُنْكَرِ فَإِنْ لَمْ تُطِقْ ذَلِكَ فَكُفَّ لِسَانَكَ إِلَّا مِنْ الْخَيْرِ

ajarkanlah kepadaku suatu amalan yg dapat memasukkanku ke dalam surga. Maka Rasulullah asulullah bersabda:
Jika kamu meringkas materi khutbah, maka sungguh, kamu telah memaparkan masalah. Karena itu, bebaskanlah satu jiwa & merdekakan-lah satu budak. Laki-laki itu bertanya, Wahai Rasulullah, bukankah hal itu satu?
beliau menjawab: Tidak, An Nasamah (membebaskan satu jiwa) berarti kamu sendiri yg membebaskanya. Sedangkan Fakku Ar Raqabah (memerdekakan budak) adl kamu menolong budak tersebut dalam memerdekakan dirinya. Dan memberi tanah untuk dicocok tanami, atau kambing agar di peras susunya, atau memberi harta Fai` (harta yg dirampas dari musuh tanpa melalui peperangan) kepada kerabat yg zhalim. Jika kamu tak mampu melakukannya, maka berilah makan orang yg lapar & berikanlah minum kepada orang yg kehausan, menyuruh kepada kebaikan serta mencegah kemungkaran. Dan jika kamu tak mampu juga, maka tahanlah lisanmu, kecuali untuk mengatakan kebaikan. [HR. Ahmad No.17902].

Hadits Ahmad No.17902 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dan [Abu Ahmad] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isa bin Abdurrahman Al Bajali] dari Bani Bajlah dari Bani Sulaim, dari [Thalhah] -dalam riwayat lain- Abu Ahmad berkata, Telah menceritakan kepada kami Thalhah bin Musharrif dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Seorang Arab baduwi mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam asulullah bersabda: "Jika kamu meringkas materi khutbah, maka sungguh, kamu telah memaparkan masalah. Karena itu, bebaskanlah satu jiwa dan merdekakan-lah satu budak." Laki-laki itu bertanya, "Wahai Rasulullah, bukankah hal itu satu?" beliau menjawab: "Tidak, An Nasamah (membebaskan satu jiwa) berarti kamu sendiri yang membebaskanya. Sedangkan Fakku Ar Raqabah (memerdekakan budak) adalah kamu menolong budak tersebut dalam memerdekakan dirinya. Dan memberi tanah untuk dicocok tanami, atau kambing agar di peras susunya, atau memberi harta Fai` (harta yang dirampas dari musuh tanpa melalui peperangan) kepada kerabat yang zhalim. Jika kamu tidak mampu melakukannya, maka berilah makan orang yang lapar dan berikanlah minum kepada orang yang kehausan, menyuruh kepada kebaikan serta mencegah kemungkaran. Dan jika kamu tidak mampu juga, maka tahanlah lisanmu, kecuali untuk mengatakan kebaikan."]]]

Hadits Ahmad 17903

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا } أَتَاهُ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا تَأْمُرُنِي إِنِّي ضَرِيرُ الْبَصَرِ قَالَ فَنَزَلَتْ { غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ } قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ائْتُونِي بِالْكَتِفِ وَالدَّوَاةِ أَوْ اللَّوْحِ وَالدَّوَاةِ

Allah melebihkan orang-orang yg berjihad dgn harta & jiwanya atas orang-orang yg duduk (tidak berperang) satu derajat. (QS. Annisa'; 95). Ibnu Ummi Maktum mendatangi Rasulullah & berkata, Wahai Rasulullah, apa tuan perintahkan padaku?
Sesungguhnya saya adl seorang yg buta. Al Baraa` berkata; Maka turunlah ayat, GHAIRU ULIDL DLARAR (Selain mereka yg mempunyai udzur). (QS. Annisa'; 95). Kemudian Nabi bersabda:
Ambilkanlah untukku sebongkah tulang & tinta, atau lembaran & tinta. [HR. Ahmad No.17903].

Hadits Ahmad No.17903 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] berkata; Ketika turun ayat: "Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk (tidak berperang) satu derajat." (QS. Annisa'; 95). Ibnu Ummi Maktum mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Rasulullah, apa tuan perintahkan padaku? Sesungguhnya saya adalah seorang yang buta." Al Baraa` berkata; Maka turunlah ayat, "GHAIRU ULIDL DLARAR (Selain mereka yang mempunyai udzur)." (QS. Annisa'; 95). Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ambilkanlah untukku sebongkah tulang dan tinta, atau lembaran dan tinta."]]]

Hadits Ahmad 17904

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن أَبِيهِ وَعَلِيِّ بْنِ صَالِحٍ عَن أَشْعَثَ بْنِ سُلَيْمٍ عَن مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدِ بْنِ مُقَرِّنٍ قَالَ أَبِي وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن أَشْعَثَ بْنِ سُلَيْمٍ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ سُوَيْدٍ عَن الْبَرَاءِ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ أَمَرَنَا بِعِيَادَةِ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ وَرَدِّ السَّلَامِ وَإِجَابَةِ الدَّاعِي وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ وَإِبْرَارِ الْمُقْسِمِ وَنَهَانَا عَنْ آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالتَّخَتُّمِ بِالذَّهَبِ وَلُبْسِ الْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَالْقَسِّيِّ وَالْمَيَاثِرِ الْحُمْرِ وَالْإِسْتَبْرَقِ وَلَمْ يَذْكُرْ عَبْدُ الرَّحْمَنِ آنِيَةَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ

memerintahkan untuk mengunjungi orang sakit, mengantar jenazah, mendo'akan orang yg bersin, membalas salam, memenuhi undangan, menolong orang yg terzhalimi & menunaikan janji. Kemudian beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yg terbuat dari emas & perak, mengenakan Ad Diibaaj (sejenis pakaian yg dilapisi sutera), kain sutera, Istabraq (sejenis kain yg dilapisi sutera), Al Qassi (pakaian yg bergaris-garis dgn sulaman sutera), & mengenakan pelana dari kain sutera. Abdurrahman tak menyebutkan Bejana yg terbuat dari emas & perak. [HR. Ahmad No.17904].

Hadits Ahmad No.17904 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [bapaknya] dan [Ali bin Shalih] dari [Asy'ats bin Sulaim] dari [Mu'awiyah bin Suwaid bin Muqarrin] -bapakku berkata- dan [Abdurrahman] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Asy'ats bin Sulaim] ia berkata, saya mendengar [Mu'awiyah bin Suwaid] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami tujuh perkara dan juga melarang dari tujuh perkara. Beliau memerintahkan untuk mengunjungi orang sakit, mengantar jenazah, mendo'akan orang yang bersin, membalas salam, memenuhi undangan, menolong orang yang terzhalimi dan menunaikan janji. Kemudian beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak, mengenakan Ad Diibaaj (sejenis pakaian yang dilapisi sutera), kain sutera, Istabraq (sejenis kain yang dilapisi sutera), Al Qassi (pakaian yang bergaris-garis dengan sulaman sutera), dan mengenakan pelana dari kain sutera. Abdurrahman tidak menyebutkan "Bejana yang terbuat dari emas dan perak."]]]

Hadits Ahmad 17905

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِحَسَّانَ هَاجِهِمْ أَوْ اهْجُهُمْ فَإِنَّ جِبْرِيلَ مَعَكَ

Cacilah musuh (dengan sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu. [HR. Ahmad No.17905].

Hadits Ahmad No.17905 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Hasan: "Cacilah musuh (dengan sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu."]]]

Hadits Ahmad 17906

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن سُفْيَانَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مُتَّ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ وَإِنْ أَصْبَحْتَ أَصْبَحْتَ وَقَدْ أَصَبْتَ خَيْرًا

Jika kamu ingin tidur, maka bacalah: 'ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) & takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan & penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yg telah Engkau turunkan, & (kebenaran) Nabi-Mu yg telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal pada malaml itu, maka kamu meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Dan jika kamu memasuki waktu pagi, maka kamu akan memasukinya dgn kebaikan. [HR. Ahmad No.17906].

Hadits Ahmad No.17906 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada seorang laki-laki: "Jika kamu ingin tidur, maka bacalah: 'ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal pada malaml itu, maka kamu meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Dan jika kamu memasuki waktu pagi, maka kamu akan memasukinya dengan kebaikan."]]]

Hadits Ahmad 17907

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ مُرَّةَ أَوْ قَالَ حَدَّثَنَا عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْنُتْ فِي الصُّبْحِ وَالْمَغْرِبِ قَالَ شُعْبَةُ مِثْلَهُ

melakukan Qunuth pada saat shalat Subuh & Maghrib. Syu'bah mengatakan semisalnya. [HR. Ahmad No.17907].

Hadits Ahmad No.17907 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] ia berkata, saya mendengar [Amru bin Murrah] atau ia mengatakan, ia telah menceritakan kepada kami dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa`] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan Qunuth pada saat shalat Subuh dan Maghrib. [Syu'bah] mengatakan semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 17908

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَن شُعْبَةَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ وَحَدَّثَنَا ابْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ أَنَّهُ سَمِعَ الْبَرَاءَ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَجَاءَ بِكَتِفٍ وَكَتَبَهَا فَشَكَا ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ضَرَارَتَهُ فَنَزَلَتْ { لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ }

Tidaklah sama antara mukmin yg duduk (yang tak ikut berperang) yg tak mempunyai 'uzur dgn orang-orang yg berjihad di jalan Allah. (QS. Annisa'; 95).Rasulullah memanggil Zaid, maka ia pun datang dgn membawa tulang lalu ia menulisnya. Kemudian Ibu Ummi Maktum mengadukan akan penyakit buta yg dideritanya, maka turunlah ayat, Tidaklah sama antara mukmin yg duduk (yang tak ikut berperang) yg tak mempunyai 'uzur. (QS. Annisa'; 95). [HR. Ahmad No.17908].

Hadits Ahmad No.17908 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata, dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] bahwa ia mendengar [Al Baraa`] berkata; Ketika turun ayat: "Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah." (QS. Annisa'; 95).Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggil Zaid, maka ia pun datang dengan membawa tulang lalu ia menulisnya. Kemudian Ibu Ummi Maktum mengadukan akan penyakit buta yang dideritanya, maka turunlah ayat, "Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur." (QS. Annisa'; 95).]]]

Hadits Ahmad 17909

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُ أَوْصَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ أَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مَاتَ مَاتَ عَلَى الْفِطْرَةِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ الْبَرَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ ذَلِكَ قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ شُعْبَةُ وَأَخْبَرَنِي عَنِ الْحَسَنِ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ بِمِثْلِ ذَلِكَ

bila ia hendak tidur agar membaca: ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WA WAJJAHTU WAJHII ILAIKA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan jiwaku pada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) & takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan & penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yg telah Engkau turunkan, & (kebenaran) Nabi-Mu yg telah Engkau utus). Jika ia meninggal, maka ia meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman & Ibnu Ja'far keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Amru bin Murrah dari Sa'd bin Ubaid dari Al Baraa` dari Nabi semisal dgn itu. Ibnu Ja'far berkata, Syu'bah berkata, & telah mengabarkan kepadaku Al Hasan dari Al Baraa` bin 'Azib semisal dgn itu. [HR. Ahmad No.17909].

Hadits Ahmad No.17909 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dan [Ibnu Ja'far] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah berwasiat kepada seorang laki-laki bahwa, bila ia hendak tidur agar membaca: "ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WA WAJJAHTU WAJHII ILAIKA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan jiwaku pada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus)." Jika ia meninggal, maka ia meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dan [Ibnu Ja'far] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Sa'd bin Ubaid] dari [Al Baraa`] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisal dengan itu. [Ibnu Ja'far] berkata, [Syu'bah] berkata, dan telah mengabarkan kepadaku [Al Hasan] dari [Al Baraa` bin 'Azib] semisal dengan itu.]]]

Hadits Ahmad 17910

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَن سُفْيَانَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا الْبَرَاءُ وَهُوَ غَيْرُ كَذُوبٍ قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ لَمْ يَحْنِ رَجُلٌ مِنَّا ظَهْرَهُ حَتَّى يَسْجُدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنُسْجَدَ

Jika kami shalat di belakang Rasulullah , saat beliau mengangkat kepalanya dari ruku', maka tak seorang pun dari kami yg menundukkan punggungnya, sampai Nabi sujud & kami pun ikut sujud. [HR. Ahmad No.17910].

Hadits Ahmad No.17910 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Abdullah bin Yazid] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al Baraa`] -dan ia bukanlah seorang pendusta- ia berkata; Jika kami shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, saat beliau mengangkat kepalanya dari ruku', maka tak seorang pun dari kami yang menundukkan punggungnya, sampai Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sujud dan kami pun ikut sujud.]]]

Hadits Ahmad 17911

قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَقْبَلَ مِنْ سَفَرٍ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو عَن شُعْبَةَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ الْبَرَاءِ عَن أَبِيهِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ مِثْلَ ذَلِكَ

kembali dari bepergian, beliau membaca: AAYIBUUN TAA`IBUUN 'AABIDUUN LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kebali dgn bertaubat, beribadah & memuji Rabb kami). Telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Amr dari Syu'bah dari Abu Ishaq dari Ar Rabi' bin Al Baraa` dari bapaknya, Al Baraa` bin Azib, semisal dgn hadits di atas. [HR. Ahmad No.17911].

Hadits Ahmad No.17911 Secara Lengkap

[[[(Imam Ahmad) Berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Amr] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa, Saat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kembali dari bepergian, beliau membaca: "AAYIBUUN TAA`IBUUN 'AABIDUUN LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kebali dengan bertaubat, beribadah dan memuji Rabb kami)." Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Amr] dari [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Ar Rabi' bin Al Baraa`] dari bapaknya, [Al Baraa` bin Azib], semisal dengan hadits di atas.]]]

Hadits Ahmad 17912

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيِّ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا نَامَ وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى تَحْتَ خَدِّهِ وَقَالَ اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Jika Nabi tidur, maka beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya & membaca: ALLAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA (Ya, Allah selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu). [HR. Ahmad No.17912].

Hadits Ahmad No.17912 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Abdullah bin Yazid Al Anshari] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidur, maka beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya dan membaca: "ALLAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA (Ya, Allah selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu)."]]]

Hadits Ahmad 17913

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَسُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ ابْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ فِي الْفَجْرِ

Qunut dalam shalat Subuh. [HR. Ahmad No.17913].

Hadits Ahmad No.17913 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Sufyan] dari [Amru bin Murrah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Ibnu Azib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan Qunut dalam shalat Subuh.]]]

Hadits Ahmad 17914

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْخَنْدَقِ يَنْقُلُ التُّرَابَ وَقَدْ وَارَى التُّرَابُ شَعَرَ صَدْرِهِ

memindahkan tanah. Dan saat itu, rambut dadanya telah berlumuran tanah. [HR. Ahmad No.17914].

Hadits Ahmad No.17914 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Pada hari Khandak, saya melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memindahkan tanah. Dan saat itu, rambut dadanya telah berlumuran tanah.]]]

Hadits Ahmad 17915

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَمَ يَهُودِيًّا وَقَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أُشْهِدُكَ أَنِّي أَوَّلُ مَنْ أَحْيَا سُنَّةً قَدْ أَمَاتُوهَا

merajam seorang Yahudi & beliau membaca: ALLAHUMMA INNI USYHIDUKA ANNII AWWALU MAN AHYAA SUNNATAN QAD AMAATUUHAA (Ya Allah, saya persaksikan kepada-Mu, bahwa akulah yg pertama kali menghidupkan sunnah yg sebelumnya telah mereka matikan). [HR. Ahmad No.17915].

Hadits Ahmad No.17915 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abdullah bin Murrah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah merajam seorang Yahudi dan beliau membaca: "ALLAHUMMA INNI USYHIDUKA ANNII AWWALU MAN AHYAA SUNNATAN QAD AMAATUUHAA (Ya Allah, saya persaksikan kepada-Mu, bahwa akulah yang pertama kali menghidupkan sunnah yang sebelumnya telah mereka matikan)."]]]

Hadits Ahmad 17916

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ لَمَّا مَاتَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لَهُ مُرْضِعًا فِي الْجَنَّةِ

Baginya telah ada orang yg akan menyusukannya. [HR. Ahmad No.17916].

Hadits Ahmad No.17916 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Ketika Ibrahim putera Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Baginya telah ada orang yang akan menyusukannya."]]]

Hadits Ahmad 17917

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَن طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ مَنَحَ مَنِيحَةَ وَرِقٍ أَوْ مَنِيحَةَ لَبَنٍ أَوْ هَدَى زُقَاقًا كَانَ لَهُ كَعَدْلِ رَقَبَةٍ وَقَالَ مَرَّةً كَعِتْقِ رَقَبَةٍ

Barangsiapa yg memberikan pemberian berupa Wariq (mata uang dirham), atau memberi minuman susu, atau menghadiahkan kantong air yg terbuat dari kulit, maka baginya adl seperti pahala memerdekakan satu orang budak. [HR. Ahmad No.17917].

Hadits Ahmad No.17917 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Thalhah bin Musharrif] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang memberikan pemberian berupa Wariq (mata uang dirham), atau memberi minuman susu, atau menghadiahkan kantong air yang terbuat dari kulit, maka baginya adalah seperti pahala memerdekakan satu orang budak."]]]

Hadits Ahmad 17918

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن سُفْيَانَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ مَا رَأَيْتُ مِنْ ذِي لِمَّةٍ أَحْسَنَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُ شَعْرٌ يَضْرِبُ مَنْكِبَيْهِ بَعِيدُ مَا بَيْنَ الْمَنْكِبَيْنِ لَيْسَ بِالطَّوِيلِ وَلَا بِالْقَصِيرِ

Saya tak melihat seorang pun yg mempunyai rambut indah dgn mengenakan pakaian yg berwarna merah daripada Rasulullah . Beliau memiliki rambut yg menyentuh kedua bahunya. Dan jarak antara kedua pundaknya agak lebar, tak terlalu panjang & tak pula terlalu pendek. [HR. Ahmad No.17918].

Hadits Ahmad No.17918 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Saya tidak melihat seorang pun yang mempunyai rambut indah dengan mengenakan pakaian yang berwarna merah daripada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau memiliki rambut yang menyentuh kedua bahunya. Dan jarak antara kedua pundaknya agak lebar, tidak terlalu panjang dan tidak pula terlalu pendek.]]]

Hadits Ahmad 17919

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن سُلَيْمَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَن عُبَيْدِ بْنِ فَيْرُوزَ مَوْلَى بَنِي شَيْبَانَ فِي حَدِيثِهِ قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ مَا كَرِهَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَضَاحِيِّ أَوْ مَا نَهَى عَنْه مِنْ الْأَضَاحِيِّ فَقَالَ قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَيَدُهُ أَطْوَلُ مِنْ يَدِي أَوْ قَالَ يَدِي أَقْصَرُ مِنْ يَدِهِ قَالَ أَرْبَعٌ لَا تَجُوزُ فِي الضَّحَايَا الْعَوْرَاءُ الْبَيِّنُ عَوَرُهَا وَالْمَرِيضَةُ الْبَيِّنُ مَرَضُهَا وَالْعَرْجَاءُ الْبَيِّنُ عَرَجُهَا وَالْكَسِيرُ الَّتِي لَا تُنْقِي فَقُلْتُ لِلْبَرَاءِ فَإِنَّا نَكْرَهُ أَنْ يَكُونَ فِي الْأُذُنِ نَقْصٌ أَوْ فِي الْعَيْنِ نَقْصٌ أَوْ فِي السِّنِّ نَقْصٌ قَالَ فَمَا كَرِهْتَهُ فَدَعْهُ وَلَا تُحَرِّمْهُ عَلَى أَحَدٍ

Ada empat jenis hewan yg tak boleh digunakan sebagai hewan kurban. Yaitu, hewan yg buta & tampak jelas kebutaannya, yg sakit & sakitnya itu jelas, yg pincang & kepincangannya tampak jelas, kemudian hewan yg lesu & tak bersih. Saya berkata kepada Al Baraa`; Akan tetapi, saya benci apabila pada tanduknya terdapat kekurangan, atau di telinganya terdapat kekurangan atau pada giginya terdapat kekurangan. Maka Al Baraa` berkata, Apa yg kamu benci, maka tinggalkanlah, & jangan kamu mengharamkannya atas seorang pun. [HR. Ahmad No.17919].

Hadits Ahmad No.17919 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dan [Ibnu Ja'far] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sulaiman bin Abdurrahman] dari [Ubaid bin Fairuz] bekas budak Bani Syaiban di dalam haditsnya, ia berkata; Saya bertanya kepada [Al Baraa` bin Azib] mengenai apa saja yang dibenci oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dari hewan kurban atau apa yang beliau larang untuk dijadikan hewan kurban. Maka ia pun berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di tengah-tengah kami dan tangan beliau lebih pandang daripada tanganku -atau ia mengatakan- tanganku lebih pendek daripada tangan beliau. Dan beliau bersabda: "Ada empat jenis hewan yang tidak boleh digunakan sebagai hewan kurban. Yaitu, hewan yang buta dan tampak jelas kebutaannya, yang sakit dan sakitnya itu jelas, yang pincang dan kepincangannya tampak jelas, kemudian hewan yang lesu dan tidak bersih." Saya berkata kepada Al Baraa`; "Akan tetapi, saya benci apabila pada tanduknya terdapat kekurangan, atau di telinganya terdapat kekurangan atau pada giginya terdapat kekurangan." Maka Al Baraa` berkata, "Apa yang kamu benci, maka tinggalkanlah, dan jangan kamu mengharamkannya atas seorang pun."]]]

Hadits Ahmad 17920

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَوْبٍ حَرِيرٍ فَجَعَلَ أَصْحَابُهُ يَتَعَجَّبُونَ مِنْ لِينِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ أَلْيَنُ مِنْ هَذَا

Sesungguhnya sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di dalam surga lebih lembut daripada ini. [HR. Ahmad No.17920].

Hadits Ahmad No.17920 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi pakaian yang terbuat dari kain sutera, para sahabatnya pun terkagum-kagum akan kelembutannya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di dalam surga lebih lembut daripada ini."]]]

Hadits Ahmad 17921

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن أَبِيهِ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ غَزَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسَ عَشْرَةَ غَزْوَةً

telah berperang sebanyak lima belas kali. [HR. Ahmad No.17921].

Hadits Ahmad No.17921 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [bapaknya] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah berperang sebanyak lima belas kali.]]]

Hadits Ahmad 17922

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن إِسْرَائِيلَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مَرَّ بِنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ وَقَدْ طَبَخْنَا الْقُدُورَ فَقَالَ مَا هَذِهِ قُلْنَا حُمُرًا أَصَبْنَاهَا قَالَ وَحْشِيَّةٌ أَمْ أَهْلِيَّةٌ قُلْنَا أَهْلِيَّةٌ قَالَ أَكْفِئُوهَا

Apa ini?
kami menjawab, Daging Himar, yg kami dapatkan dari harta ghanimah. Beliau bertanya lagi: Wahsyiyyah (liar) ataukah Ahliyah (jinak)?
kami menjawab, Ahliyah. Maka beliau bersabda:
Tumpahkanlah. [HR. Ahmad No.17922].

Hadits Ahmad No.17922 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewati kami pada hari Khaibar, sementara kami telah merebus daging himar di atas bejana. Maka beliau bertanya: "Apa ini?" kami menjawab, "Daging Himar, yang kami dapatkan dari harta ghanimah." Beliau bertanya lagi: "Wahsyiyyah (liar) ataukah Ahliyah (jinak)?" kami menjawab, "Ahliyah." Maka beliau bersabda: "Tumpahkanlah."]]]

Hadits Ahmad 17923

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحُدَيْبِيَةِ وَالْحُدَيْبِيَةُ بِئْرٌ قَالَ وَنَحْنُ أَرْبَعَ عَشْرَةَ مِائَةً قَالَ فَإِذَا فِي الْمَاءِ قِلَّةٌ قَالَ فَنَزَعَ دَلْوًا ثُمَّ مَضْمَضَ ثُمَّ مَجَّ وَدَعَا قَالَ فَرَوِينَا وَأَرْوَيْنَا

mengambil satu ember, kemudian berkumur-kumur & memuntahkannya kembali seraya berdo'a. Maka kami pun minum sepuasnya. [HR. Ahmad No.17923].

Hadits Ahmad No.17923 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah berada di Hudaibiyah, sedangkan Hudaibiyah adalah sumur. Saat itu, kami berjumlah seratus empat belas orang, sementara air sumur sangatlah sedikit. Lalu beliau mengambil satu ember, kemudian berkumur-kumur dan memuntahkannya kembali seraya berdo'a. Maka kami pun minum sepuasnya.]]]

Hadits Ahmad 17924

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن إِسْرَائِيلَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَن الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى تَحْتَ خَدِّهِ وَقَالَ اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ أَوْ تَجْمَعُ عِبَادَكَ

jika Nabi hendak tidur, maka beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya seraya berdo'a: ALLAHUMMA QINII 'ADZAABAK YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA AW TAJMA'U 'IBAADAK (Ya Allah, selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-Mu atau pada hari Engkau kumpulkan para hamba-MU). [HR. Ahmad No.17924].

Hadits Ahmad No.17924 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Abdullah bin Yazid] dari [Al Baraa`] bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur, maka beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya seraya berdo'a: "ALLAHUMMA QINII 'ADZAABAK YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA AW TAJMA'U 'IBAADAK (Ya Allah, selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-Mu atau pada hari Engkau kumpulkan para hamba-MU)."]]]

Hadits Ahmad 17925

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا فُضَيْلٌ يَعْنِي ابْنَ مَرْزُوقٍ عَن شَقِيقِ بْنِ عُقْبَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ نَزَلَتْ حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَصَلَاةِ الْعَصْرِ فَقَرَأْنَاهَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ نَقْرَأَهَا لَمْ يَنْسَخْهَا اللَّهُ فَأَنْزَلَ { حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى } فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ كَانَ مَعَ شَقِيقٍ يُقَالُ لَهُ أَزْهَرُ وَهِيَ صَلَاةُ الْعَصْرِ قَالَ قَدْ أَخْبَرْتُكَ كَيْفَ نَزَلَتْ وَكَيْفَ نَسَخَهَا اللَّهُ تَعَالَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Jagalah shalat kalian & sholat ashr. (QS. Albaqarah 238). Maka kami membacanya pada zaman Rasulullah sebagaimana yg dikehendaki oleh-Nya & Allah belum menghapusnya. kemudian Allah menurunkan ayat: Jagalah shalat-shalat kalian & Shalatul Wushtha (shalat Ashar). Kemudian berkatalah seorang laki-laki yg sedang bersama saudara kandungnya yg biasa dipanggil Azhar, Shalaatul wushtha adl shalat Ashar. Ia juga berkata, Saya telah mengkhabarkan kepadamu, bagaimana ayat tersebut turun & bagaimana Allah mengghapusnya kembali. Dan Allahlah yg lebih Mengetahui. [HR. Ahmad No.17925].

Hadits Ahmad No.17925 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Fudlail yakni Ibnu Marzuq], dari [Syaqiq bin Uqbah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Telah turun ayat: "Jagalah shalat kalian dan sholat ashr." (QS. Albaqarah 238). Maka kami membacanya pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagaimana yang dikehendaki oleh-Nya dan Allah belum menghapusnya." kemudian Allah menurunkan ayat: "Jagalah shalat-shalat kalian dan Shalatul Wushtha (shalat Ashar)." Kemudian berkatalah seorang laki-laki yang sedang bersama saudara kandungnya yang biasa dipanggil Azhar, "Shalaatul wushtha adalah shalat Ashar." Ia juga berkata, "Saya telah mengkhabarkan kepadamu, bagaimana ayat tersebut turun dan bagaimana Allah mengghapusnya kembali. Dan Allahlah yang lebih Mengetahui."]]]

Hadits Ahmad 17926

حَدَّثَنَا أَسْبَاطٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى تَكُونَ إِبْهَامَاهُ حِذَاءَ أُذُنَيْهِ

Apabila Nabi memulai shalat, maka beliau mengangkat kedua tangannya, hingga kedua ibu jarinya sejajar dgn kedua telinganya. [HR. Ahmad No.17926].

Hadits Ahmad No.17926 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ashbath] Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin Azib] ia berkata; Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memulai shalat, maka beliau mengangkat kedua tangannya, hingga kedua ibu jarinya sejajar dengan kedua telinganya.]]]

Hadits Ahmad 17927

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي أَنَسٍ عَن عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَن عُبَيْدِ بْنِ فَيْرُوزَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ مَاذَا يُتَّقَى مِنْ الضَّحَايَا فَقَالَ أَرْبَعٌ وَقَالَ الْبَرَاءُ وَيَدِي أَقْصَرُ مِنْ يَدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَرْجَاءُ الْبَيِّنُ ظَلْعُهَا وَالْعَوْرَاءُ الْبَيِّنُ عَوَرُهَا وَالْمَرِيضَةُ الْبَيِّنُ مَرَضُهَا وَالْعَجْفَاءُ الَّتِي لَا تُنْقِي

hewan yg buta & tampak jelas kebutaannya, yg sakit & sakitnya itu jelas, yg pincang & kepincangannya tampak jelas, kemudian hewan yg lesu & tak bersih. [HR. Ahmad No.17927].

Hadits Ahmad No.17927 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Malik yakni Ibnu Abu Anas], dari [Amru bin Al Harits] dari [Ubaid bin Fairuz] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya mengenai apa yang beliau larang untuk dijadikan hewan kurban. Maka beliau bersabda -Al Baraa` berkata; Tanganku lebih pendek daripada tangan beliau-: "Ada empat jenis hewan yang tidak boleh digunakan sebagai hewan kurban. Yaitu, hewan yang buta dan tampak jelas kebutaannya, yang sakit dan sakitnya itu jelas, yang pincang dan kepincangannya tampak jelas, kemudian hewan yang lesu dan tidak bersih."]]]

Hadits Ahmad 17928

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأُنَاسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فِي مَجَالِسِهِمْ فَقَالَ إِنْ كُنْتُمْ لَا بُدَّ فَاعِلِينَ فَاهْدُوا السَّبِيلَ وَرُدُّوا السَّلَامَ وَأَعِينُوا الْمَظْلُومَ و قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَن شُعْبَةَ قَالَ أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ وَلَمْ يَسْمَعْهُ أَبُو إِسْحَاقَ مِنْ الْبَرَاءِ

Jika kalian harus melakukannya, maka tunjukkanlah jalan (bagi yg tersesat), jawablah salam, & bantulah orang yg terzhalimi. Muhammad bin Ja'far berkata, dari Syu'bah telah berkata Abu Ishaq dari Al Baraa` & Abu Ishaq belum mendengarnya dari Al Baraa`. [HR. Ahmad No.17928].

Hadits Ahmad No.17928 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, saya mendengar [Abu Ishaq] menceritakan dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati orang-orang Anshar yang sedang berkumpul dalam majelis mereka, maka beliau bersabda: "Jika kalian harus melakukannya, maka tunjukkanlah jalan (bagi yang tersesat), jawablah salam, dan bantulah orang yang terzhalimi." [Muhammad bin Ja'far] berkata, dari [Syu'bah] telah berkata [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] dan Abu Ishaq belum mendengarnya dari Al Baraa`.]]]

Hadits Ahmad 17929

حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْكَلَالَةِ فَقَالَ تَكْفِيكَ آيَةُ الصَّيْفِ

Cukuplah bagimu dalam permasalahan tersebut apa yg terdapat pada ayat yg diturunkan pada musim panas (Ash Shaif), yaitu dalam surat An Nisaa` (Tepatnya ayat 176 surat Annisa).. [HR. Ahmad No.17929].

Hadits Ahmad No.17929 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] Telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya tentang Al Kalaalah (mayat yang tidak memiliki anak dan tidak pula orang tua). Maka beliau menjawab: Cukuplah bagimu dalam permasalahan tersebut apa yang terdapat pada ayat yang diturunkan pada musim panas (Ash Shaif), yaitu dalam surat An Nisaa` (Tepatnya ayat 176 surat Annisa).."]]]

Hadits Ahmad 17930

حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا حَسَّانُ اهْجُ الْمُشْرِكِينَ فَإِنَّ جِبْرِيلَ مَعَكَ أَوْ إِنَّ رُوحَ الْقُدُسِ مَعَكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

cacilah kaum Musyrikin (dengan sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu atau Ruhul Qudus bersamamu . [HR. Ahmad No.17930].

Hadits Ahmad No.17930 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Hassan, cacilah kaum Musyrikin (dengan sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu atau Ruhul Qudus bersamamu shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 17931

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ادْعُوا إِلَيَّ زَيْدًا يَجِيءُ أَوْ يَأْتِي بِالْكَتِفِ وَالدَّوَاةِ أَوْ اللَّوْحِ وَالدَّوَاةِ كَتَبَ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ هَكَذَا نَزَلَتْ قَالَ فَقَالَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ وَهُوَ خَلْفَ ظَهْرِهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ بِعَيْنَيَّ ضَرَرًا قَالَ فَنَزَلَتْ قَبْلَ أَنْ يَبْرَحَ { غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ }

Tidaklah sama, antara orang-orang duduk dari kaum mukminin & mereka yg berjihad di jalan Allah. (QS. Annisa'; 95). Baraa` berkata; Seperti inilah ia turun. Kemudian Ibnu Ummi Maktum yg berada di belakang beliau berkata, Wahai Rasulullah, bagaimana dgn kedua mataku ini yg buta?
maka sebelum ia meninggalkan tempat, turunlah ayat: GHAIRU ULIDL DLARARI (selain mereka yg memiliki udzur). (QS. Annisa'; 95). [HR. Ahmad No.17931].

Hadits Ahmad No.17931 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Al Qasim] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun bersabda: "Panggilkanlah Zaid kemari dengan membawa sebongkah tulang dan tinta, atau lembaran dan tinta." Maka Zaid pun menulis, "Tidaklah sama, antara orang-orang duduk dari kaum mukminin dan mereka yang berjihad di jalan Allah." (QS. Annisa'; 95). Baraa` berkata; Seperti inilah ia turun. Kemudian Ibnu Ummi Maktum yang berada di belakang beliau berkata, "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan kedua mataku ini yang buta?" maka sebelum ia meninggalkan tempat, turunlah ayat: "GHAIRU ULIDL DLARARI (selain mereka yang memiliki udzur)." (QS. Annisa'; 95).]]]

Hadits Ahmad 17932

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مِتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ مِتَّ وَأَنْتَ عَلَى الْفِطْرَةِ وَإِنْ أَصْبَحْتَ أَصَبْتَ خَيْرًا

Jika kamu ingin tidur, maka bacalah: 'ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WA WAJJAHTU WAJHII ILAIKA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan jiwaku pada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) & takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan & penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yg telah Engkau turunkan, & (kebenaran) Nabi-Mu yg telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal pada malam itu, maka kamu meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). [HR. Ahmad No.17932].

Hadits Ahmad No.17932 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hafsh] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu ingin tidur, maka bacalah: 'ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WA WAJJAHTU WAJHII ILAIKA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan jiwaku pada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal pada malam itu, maka kamu meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam)."]]]

Hadits Ahmad 17933

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَبُو أَحْمَدَ وحَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِشَاءِ بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ فَمَا سَمِعْتُ أَحَدًا أَحْسَنَ صَوْتًا مِنْهُ إِذَا قَرَأَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

membaca surat At Tin dalam shalat Isya`. Dan saya belum pernah mendengar seorang pun yg lebih merdu suaranya daripada Rasulullah saat beliau membaca. [HR. Ahmad No.17933].

Hadits Ahmad No.17933 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Abu Ahmad] dan Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] ia berkata; Saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca surat At Tin dalam shalat Isya`. Dan saya belum pernah mendengar seorang pun yang lebih merdu suaranya daripada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat beliau membaca.]]]

Hadits Ahmad 17934

حَدَّثَنَا أَسْبَاطُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى تَكُونَ إِبْهَامَاهُ حِذَاءَ أُذُنَيْهِ

memulai shalat, maka beliau mengangkat kedua tangannya hingga kedua ibu jarinya sejajar dgn kedua telinganya. [HR. Ahmad No.17934].

Hadits Ahmad No.17934 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Asbath bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memulai shalat, maka beliau mengangkat kedua tangannya hingga kedua ibu jarinya sejajar dengan kedua telinganya.]]]

Hadits Ahmad 17935

حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ وَادَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُشْرِكِينَ يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ عَلَى ثَلَاثٍ مَنْ أَتَاهُمْ مِنْ عِنْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَنْ يَرُدُّوهُ وَمَنْ أَتَى إِلَيْنَا مِنْهُمْ رَدُّوهُ إِلَيْهِمْ وَعَلَى أَنْ يَجِيءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ وَأَصْحَابُهُ فَيَدْخُلُونَ مَكَّةَ مُعْتَمِرِينَ فَلَا يُقِيمُونَ إِلَّا ثَلَاثًا وَلَا يُدْخِلُونَ إِلَّا جَلَبَ السِّلَاحِ السَّيْفِ وَالْقَوْسِ وَنَحْوِهِ

siapa yg mendatangi mereka dari kelompok Nabi , maka mereka tak mengembalikannya, & barangsiapa yg mendatangi kami dari pihak mereka, maka kami wajib mengembalikannya kepada mereka. Dan Kedua, Nabi hendaklah datang pada tahun depan beserta para sahabatnya untuk memasuki Makkah guna melakukan Umrah & mereka tak boleh bermukim, kecuali selama tiga hari. Ketiga, Kemudian mereka tak memasukinya, kecuali pedang & busur dalam keadaan tak terhunus. [HR. Ahmad No.17935].

Hadits Ahmad No.17935 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu`ammal] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengadakan perjanjian dengan orang-orang musyrik pada hari Hudaibiyah dengan tiga point pokok. Yaitu, Pertama, siapa yang mendatangi mereka dari kelompok Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka mereka tidak mengembalikannya, dan barangsiapa yang mendatangi kami dari pihak mereka, maka kami wajib mengembalikannya kepada mereka. Dan Kedua, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendaklah datang pada tahun depan beserta para sahabatnya untuk memasuki Makkah guna melakukan Umrah dan mereka tidak boleh bermukim, kecuali selama tiga hari. Ketiga, Kemudian mereka tidak memasukinya, kecuali pedang dan busur dalam keadaan tidak terhunus.]]]

Hadits Ahmad 17936

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْقُلُ مِنْ تُرَابِ الْخَنْدَقِ حَتَّى وَارَى التُّرَابُ جِلْدَ بَطْنِهِ وَهُوَ يَرْتَجِزُ بِكَلِمَةِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَوَاحَةَ اللَّهُمَّ لَوْلَا أَنْتَ مَا اهْتَدَيْنَا وَلَا تَصَدَّقْنَا وَلَا صَلَّيْنَا فَأَنْزِلَنْ سَكِينَةً عَلَيْنَا وَثَبِّتْ الْأَقْدَامَ إِنْ لَاقَيْنَا إِنَّ الْأُلَى قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا وَإِنْ أَرَادُوا فِتْنَةً أَبَيْنَا

memindahkan tanah hingga menutupi kulit perutnya. Kemudian beliau membawakan sya'ir Abdullah bin Rawahah: Ya Allah, kalau bukan karena-Mu, kami tak akan mendapat petunjuk, tak pula akan bersedekah, & tak pula akan menunaikan shalat, maka turunkanlah As Sakinah (ketenangan) ke tatas kami, & teguhkanlah pendirian kami saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya pasukan musuh telah berbuat melampaui batas pada kami. Dan jika mereka menginginkan fitnah, maka kami pun mengabaikannya. [HR. Ahmad No.17936].

Hadits Ahmad No.17936 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memindahkan tanah hingga menutupi kulit perutnya. Kemudian beliau membawakan sya'ir Abdullah bin Rawahah: "Ya Allah, kalau bukan karena-Mu, kami tidak akan mendapat petunjuk, tidak pula akan bersedekah, dan tidak pula akan menunaikan shalat, maka turunkanlah As Sakinah (ketenangan) ke tatas kami, dan teguhkanlah pendirian kami saat menghadapi pasukan musuh. Sesungguhnya pasukan musuh telah berbuat melampaui batas pada kami. Dan jika mereka menginginkan fitnah, maka kami pun mengabaikannya."]]]

Hadits Ahmad 17937

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ أُهْدِيَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُلَّةٌ حَرِيرٌ فَجَعَلَ أَصْحَابُهُ يَمَسُّونَهَا وَيَعْجَبُونَ مِنْ لِينِهَا فَقَالَ تَعْجَبُونَ مِنْ لِينِ هَذِهِ لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْهَا أَوْ أَلْيَنُ

sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di dalam surga lebih baik & lebih lembut daripadanya. [HR. Ahmad No.17937].

Hadits Ahmad No.17937 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah diberi pakaian dari kain sutera, maka para sahabatnya pun menyentuhnya dan terkagum-kagum terhadap kelembutannya. Maka beliau pun bersabda: "Kalian terkagum-kagum terhadap kelembutan pakaian ini?. sesungguhnya sapu tangan Sa'd bin Mu'adz di dalam surga lebih baik dan lebih lembut daripadanya."]]]

Hadits Ahmad 17938

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ أَبِي مُوسَى يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا مِنْ بَعْدِ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ قَالَ شُعْبَةُ هَذَا أَوْ نَحْوَ هَذَا الْمَعْنَى وَإِذَا نَامَ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

jika Nabi bangun (tidur), maka beliau membaca: ALHAMDULILLAHIL LADZII AHYAANAA MIN BA'DI MAA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR (Segala puji hanya bagi Allah yg telah menghidupkan kami, setelah mematikannya, Dan kepada-Nyalah kami kembali). Syu'bah berkata; atau yg semakna dgn ini; Jika beliau mau tidur, beliau membaca: BISMIKA AHYAA WABISMIKA AMUUTU (Dengan nama-Mu saya hidup, & dgn nama-Mu pula saya mati). [HR. Ahmad No.17938].

Hadits Ahmad No.17938 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Abu Safar] ia berkata, saya mendengar [Abu Bakr bin Abu Musa] menceritakan dari [Al Baraa`] bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bangun (tidur), maka beliau membaca: "ALHAMDULILLAHIL LADZII AHYAANAA MIN BA'DI MAA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR (Segala puji hanya bagi Allah yang telah menghidupkan kami, setelah mematikannya, Dan kepada-Nyalah kami kembali)." Syu'bah berkata; atau yang semakna dengan ini; Jika beliau mau tidur, beliau membaca: "BISMIKA AHYAA WABISMIKA AMUUTU (Dengan nama-Mu saya hidup, dan dengan nama-Mu pula saya mati)."]]]

Hadits Ahmad 17939

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَبَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي ابْنِهِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّ لَهُ مُرْضِعًا فِي الْجَنَّةِ

Telah ada baginya orang yg akan menyusuinya di dalam surga. [HR. Ahmad No.17939].

Hadits Ahmad No.17939 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda berkenaan dengan putranya Ibrahim: "Telah ada baginya orang yang akan menyusuinya di dalam surga."]]]

Hadits Ahmad 17940

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَبَهْزٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن عَدِيٍّ قَالَ بَهْزٌ حَدَّثَنَا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ وَقَالَ بَهْزٌ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَصَلَّى الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ فَقَرَأَ بِإِحْدَى الرَّكْعَتَيْنِ بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

lalu beliau shalat Isya` & beliau pun membaca pada salah satu raka'atnya surat At Tin. [HR. Ahmad No.17940].

Hadits Ahmad No.17940 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Bahz] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi] -dalam riwayat lain- Telah berkata Bahz Telah menceritakan kepada kami Adi bin Tsabit ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] dan -Bahz berkata; dari Al Baraa` bin 'Azib- berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berada dalam suatu perjalanan, lalu beliau shalat Isya` dan beliau pun membaca pada salah satu raka'atnya surat At Tin.]]]

Hadits Ahmad 17941

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَبَهْزٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن عَدِيٍّ قَالَ بَهْزٌ قَالَ أَخْبَرَنَا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِحَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ هَاجِهِمْ أَوْ اهْجُهُمْ وَجِبْرِيلُ مَعَكَ قَالَ بَهْزٌ اهْجُهُمْ وَهَاجِهِمْ أَوْ قَالَ اهْجُهُمْ أَوْ هَاجِهِمْ

Cacilah mereka (kaum musyrikin dgn sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu. Bahz berkata; UHJUHUM AW HAAJIHIM (cacilah mereka & lipatgandakan cacianmu). atau beliau mengatakan, UHJUHUM AW HAAJIHIM (cacilah atau lipatgandakan cacianmu kepada mereka). [HR. Ahmad No.17941].

Hadits Ahmad No.17941 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Bahz] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi] ia berkata, -dalam jalur lain- telah berkata Bahz telah mengabarkan kepada kami Adi bin Tsabit ia berkata, saya mendengar [Al Baraa` bin 'Azib] menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Hassan: "Cacilah mereka (kaum musyrikin dengan sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu." Bahz berkata; "UHJUHUM AW HAAJIHIM (cacilah mereka dan lipatgandakan cacianmu)." atau beliau mengatakan, "UHJUHUM AW HAAJIHIM (cacilah atau lipatgandakan cacianmu kepada mereka)."]]]

Hadits Ahmad 17942

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِحَسَّانَ اهْجُهُمْ أَوْ هَاجِهِمْ وَجِبْرِيلُ مَعَكَ

Cacilah mereka (kaum musyrikin itu dgn sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu. [HR. Ahmad No.17942].

Hadits Ahmad No.17942 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepada kami [Adi bin Tsabit] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Hassan: " Cacilah mereka (kaum musyrikin itu dengan sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu."]]]

Hadits Ahmad 17943

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن سَلَمَةِ بْنِ كُهَيْلٍ عَن أَبِي حُجَيْفَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ ذَبَحَ أَبُو بُرْدَةَ قَبْلَ الصَّلَاةِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْدِلْهَا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَيْسَ عِنْدِي إِلَّا جَذَعَةٌ وَأَظُنُّهُ قَدْ قَالَ خَيْرٌ مِنْ مُسِنَّةٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْعَلْهَا مَكَانَهَا وَلَنْ تُجْزِئَ أَوْ تُوَفِّيَ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ

Jadikanlah ia sebagai penggantinya, & itu tak akan mencukupinya dari seorang pun setelahmu. [HR. Ahmad No.17943].

Hadits Ahmad No.17943 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Abu Hujaifah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Abu Burdah telah menyembelih sebelum shalat ditunaikan, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Gantilah hewan kurbanmu itu." Maka Abu Burdah berkata, "Wahai Rasulullah, saya tidak memiliki hewan kurban selain Jadza'ah (kambing kacang yang berumur enam bulan hingga satu tahun) -dan saya menduga ia mengatakan- yang lebih baik daripada Musinnah (anak kambing yang berumur satu tahun atau lebih)." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jadikanlah ia sebagai penggantinya, dan itu tidak akan mencukupinya dari seorang pun setelahmu."]]]

Hadits Ahmad 17944

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يُحَدِّثُ قَوْمًا فِيهِمْ كَعْبُ بْنُ عُجْرَةَ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ رَفَعَ يَدَيْهِ

memuliai shalat, beliau mengangkat kedua tangannya. [HR. Ahmad No.17944].

Hadits Ahmad No.17944 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Yazid bin Abu Ziyad] ia berkata, saya mendengar [Ibnu Abu Laila] ia berkata, saya mendengar [Al Baraa`] menceritakan kepada suatu kaum, yang di situ terdapat Ka'ab bin Ujrah, ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau memuliai shalat, beliau mengangkat kedua tangannya.]]]

Hadits Ahmad 17945

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن زُبَيْدٍ الْإِيَامِيِّ عَن الشَّعْبِيِّ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَوَّلَ مَا نَبْدَأُ بِهِ فِي يَوْمِنَا هَذَا نُصَلِّي ثُمَّ نَرْجِعُ فَنَنْحَرُ فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ أَصَابَ سُنَّتَنَا وَمَنْ ذَبَحَ فَإِنَّمَا هُوَ لَحْمٌ قَدَّمَهُ لِأَهْلِهِ لَيْسَ مِنْ النُّسُكِ فِي شَيْءٍ قَالَ وَكَانَ أَبُو بُرْدَةَ بْنُ نِيَارٍ قَدْ ذَبَحَ فَقَالَ إِنَّ عِنْدِي جَذَعَةً خَيْرٌ مِنْ مُسِنَّةٍ فَقَالَ اذْبَحْهَا وَلَنْ تُجْزِئَ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ

Sesungguhnya yg pertama kali yg akan kita lakukan pada hari ini adl menunaikan shalat, setelah itu kita pulang & baru menyembelih hewan kurban. Maka barangsiapa yg melakukan hal itu, berarti ia telah melaksanakan sunnah kami. Akan tetapi, siapa yg telah menyembelih (sebelum shalat ditunaikan), maka itu hanyalah daging yg ia serahkan kepada keluarganya, & tak ada nilai Nusuk (kurbannya) sedikit pun. Saat itu, Abu Burdah bin Niyar telah menyembelih hewan kurbannya, maka ia pun berkata, Sesungguhnya saya memiliki Jadza'ah (kambing kacang yg berumur enam bulan hingga satu tahun) yg lebih baik dari Musinnah (kambing yg berumur satu tahun atau lebih). Beliau bersabda:
Sembelihlah, & hewan itu, tak akan mencukupi seorang pun setelahmu. [HR. Ahmad No.17945].

Hadits Ahmad No.17945 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Zaid Al Iyami] dari [Asy Sya'bi] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya yang pertama kali yang akan kita lakukan pada hari ini adalah menunaikan shalat, setelah itu kita pulang dan baru menyembelih hewan kurban. Maka barangsiapa yang melakukan hal itu, berarti ia telah melaksanakan sunnah kami. Akan tetapi, siapa yang telah menyembelih (sebelum shalat ditunaikan), maka itu hanyalah daging yang ia serahkan kepada keluarganya, dan tidak ada nilai Nusuk (kurbannya) sedikit pun." Saat itu, Abu Burdah bin Niyar telah menyembelih hewan kurbannya, maka ia pun berkata, "Sesungguhnya saya memiliki Jadza'ah (kambing kacang yang berumur enam bulan hingga satu tahun) yang lebih baik dari Musinnah (kambing yang berumur satu tahun atau lebih)." Beliau bersabda: "Sembelihlah, dan hewan itu, tidak akan mencukupi seorang pun setelahmu."]]]

Hadits Ahmad 17946

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَن مَيْمُونٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحَفْرِ الْخَنْدَقِ قَالَ وَعَرَضَ لَنَا صَخْرَةٌ فِي مَكَانٍ مِنْ الخَنْدَقِ لَا تَأْخُذُ فِيهَا الْمَعَاوِلُ قَالَ فَشَكَوْهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَوْفٌ وَأَحْسِبُهُ قَالَ وَضَعَ ثَوْبَهُ ثُمَّ هَبَطَ إِلَى الصَّخْرَةِ فَأَخَذَ الْمِعْوَلَ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ فَضَرَبَ ضَرْبَةً فَكَسَرَ ثُلُثَ الْحَجَرِ وَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ أُعْطِيتُ مَفَاتِيحَ الشَّامِ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُبْصِرُ قُصُورَهَا الْحُمْرَ مِنْ مَكَانِي هَذَا ثُمَّ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ وَضَرَبَ أُخْرَى فَكَسَرَ ثُلُثَ الْحَجَرِ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ أُعْطِيتُ مَفَاتِيحَ فَارِسَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُبْصِرُ الْمَدَائِنَ وَأُبْصِرُ قَصْرَهَا الْأَبْيَضَ مِنْ مَكَانِي هَذَا ثُمَّ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ وَضَرَبَ ضَرْبَةً أُخْرَى فَقَلَعَ بَقِيَّةَ الْحَجَرِ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ أُعْطِيتُ مَفَاتِيحَ الْيَمَنِ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُبْصِرُ أَبْوَابَ صَنْعَاءَ مِنْ مَكَانِي هَذَا حَدَّثَنَا هَوْذَةُ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَن مَيْمُونٍ قَالَ أَخْبَرَنِي الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ الْأَنْصَارِيُّ فَذَكَرَهُ

BISMILLAH. Lalu beliau memukul, sehingga sepertiga dari batu itu pun terpecah. Maka setelah itu beliau bersabda:
ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), aku telah diberi Allah kunci-kunci Syam. Dan demi Allah, saya benar-benar dapat melihat istananya yg putih, dari tempatku ini. Kemudian beliau membaca: BISMILLAH. Dan memukul batu itu kembali sehingga sepertiga dari batu pecah lagi. Setelah itu beliau bersabda:
Demi Allah, aku telah diberi kunci-kunci Faris, & demi Allah, aku benar-benar melihat kota-kotanya & aku dapat melihat istana nya yg berwarna putih dari tempatku ini. kemudian beliau membaca lagi: BISMILLAH. & kembali memukul sehingga pecahlah semua batu itu. & beliau bersabda:
ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar) aku telah diberi kunci-kunci Yaman sehingga aku dapat melihat melihat pintu-pintu Shan'a` dari tempatku ini. Telah menceritakan kepada kami Haudzah Telah menceritakan kepada kami Auf dari Maimun ia berkata, telah mengabarkan kepadaku Al Baraa` bin 'Azib Al Anshari maka ia pun menyebutkannya. [HR. Ahmad No.17946].

Hadits Ahmad No.17946 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Auf] dari [Maimun Abu Abdullah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami untuk menggali parit (Khandaq). Kemudian dalam parit itu, terdapat batu yang tidak bisa kami pecahkan, maka kami melaporkannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun datang -Auf berkata, dan saya menduga ia mengatakan- dan meletakkan bajunya lalu menghampiri batu tersebut. Beliau mengambil palu dan membaca: "BISMILLAH." Lalu beliau memukul, sehingga sepertiga dari batu itu pun terpecah. Maka setelah itu beliau bersabda: "ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), aku telah diberi Allah kunci-kunci Syam. Dan demi Allah, saya benar-benar dapat melihat istananya yang putih, dari tempatku ini." Kemudian beliau membaca: "BISMILLAH." Dan memukul batu itu kembali sehingga sepertiga dari batu pecah lagi. Setelah itu beliau bersabda: "Demi Allah, aku telah diberi kunci-kunci Faris, dan demi Allah, aku benar-benar melihat kota-kotanya dan aku dapat melihat istana nya yang berwarna putih dari tempatku ini." kemudian beliau membaca lagi: "BISMILLAH." dan kembali memukul sehingga pecahlah semua batu itu. dan beliau bersabda: "ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar) aku telah diberi kunci-kunci Yaman sehingga aku dapat melihat melihat pintu-pintu Shan'a` dari tempatku ini." Telah menceritakan kepada kami [Haudzah] Telah menceritakan kepada kami [Auf] dari [Maimun] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Al Baraa` bin 'Azib Al Anshari] maka ia pun menyebutkannya.]]]

Hadits Ahmad 17947

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَضَعُ يَدَهُ الْيُمْنَى تَحْتَ خَدِّهِ عِنْدَ مَنَامِهِ وَيَقُولُ اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya ketika beliau tidur, & beliau membaca: ALLAHUMMA QINI 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU IBAADAK (Ya Allah, peliharalah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu). [HR. Ahmad No.17947].

Hadits Ahmad No.17947 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yusuf] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya ketika beliau tidur, dan beliau membaca: "ALLAHUMMA QINI 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU IBAADAK (Ya Allah, peliharalah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu)."]]]

Hadits Ahmad 17948

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الشَّيْبَانِيُّ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ اهْجُ الْمُشْرِكِينَ فَإِنَّ جِبْرِيلَ مَعَكَ

Cacilah kaum musyrikin, & sesungguhnya Jibril bersamamu. [HR. Ahmad No.17948].

Hadits Ahmad No.17948 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Asy Syaiban] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Hasan: "Cacilah kaum musyrikin, dan sesungguhnya Jibril bersamamu."]]]

Hadits Ahmad 17949

حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ يَزِيدُ إِنَّ عَدِيَّ بْنَ ثَابِتٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ صَلَّى وَرَاءَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ قَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ الْآخِرَةَ وَقَرَأَ فِيهَا بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

di belakang Rasulullah & saat itu, beliau membaca AT TIINI WAZ ZAITUUN. [HR. Ahmad No.17949].

Hadits Ahmad No.17949 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] dan [Ibnu Numair] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] -Yazid berkata; Bahwa Adi bin Tsabit telah mengabarkan kepadanya bahwa Al Baraa` bin Azib- telah mengabarkan kepadanya, bahwa ia pernah shalat Isya` -Ibnu Numair berkata Shalat Isya Al Akhirah (akhir) - di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan saat itu, beliau membaca "AT TIINI WAZ ZAITUUN."]]]

Hadits Ahmad 17950

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَخْبَرَنَا الْأَجْلَحُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَتَفَرَّقَا

Tidaklah dua orang muslim yg berjumpa & saling berjabat tangan, kecuali dosa keduanya akan diampuni sebelum mereka berpisah. [HR. Ahmad No.17950].

Hadits Ahmad No.17950 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah mengabarkan kepada kami [Al Ajlah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah dua orang muslim yang berjumpa dan saling berjabat tangan, kecuali dosa keduanya akan diampuni sebelum mereka berpisah."]]]

Hadits Ahmad 17951

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَجْلَحُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ مَا رَأَيْتُ رَجُلًا قَطُّ أَحْسَنَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ

Saya belum pernah melihat seorang pun yg lebih tampan mengenakan pakaian berwarna merah, daripada Rasulullah . [HR. Ahmad No.17951].

Hadits Ahmad No.17951 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ya'la] Telah menceritakan kepada kami [Al Ajlah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Saya belum pernah melihat seorang pun yang lebih tampan mengenakan pakaian berwarna merah, daripada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.]]]

Hadits Ahmad 17952

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّهُ وَصَفَ السُّجُودَ قَالَ فَبَسَطَ كَفَّيْهِ وَرَفَعَ عَجِيزَتَهُ وَخَوَّى وَقَالَ هَكَذَا سَجَدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

menjelaskan sifat sujud. Ia membuka & meletakkan kedua telapak tangannya, mengangkat kedua sikunya & merenggangkan di antara kedua lengannya. Kemudian ia berkata, Seperti inilah sifat sujud Nabi . [HR. Ahmad No.17952].

Hadits Ahmad No.17952 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa ia menjelaskan sifat sujud. Ia membuka dan meletakkan kedua telapak tangannya, mengangkat kedua sikunya dan merenggangkan di antara kedua lengannya. Kemudian ia berkata, "Seperti inilah sifat sujud Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 17953

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَبَّرَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى نَرَى إِبْهَامَيْهِ قَرِيبًا مِنْ أُذُنَيْهِ

Jika Nabi bertakbir, maka beliau mengangkat kedua tangannya, hingga kami melihat kedua ibu jarinya dekat dgn kedua telinganya. [HR. Ahmad No.17953].

Hadits Ahmad No.17953 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertakbir, maka beliau mengangkat kedua tangannya, hingga kami melihat kedua ibu jarinya dekat dengan kedua telinganya.]]]

Hadits Ahmad 17954

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَن الْأَعْمَشِ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَنُصَلِّي فِي أَعْطَانِ الْإِبِلِ قَالَ لَا قَالَ أَنُصَلِّي فِي مَرَابِضِ الْغَنَمِ قَالَ نَعَمْ قَالَ أَنَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الْإِبِلِ قَالَ نَعَمْ قَالَ أَنَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الْغَنَمِ قَالَ لَا قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ رَازِيُّ وَكَانَ قَاضِيَ الرَّيِّ وَكَانَتْ جَدَّتُهُ مَوْلَاةً لِعَلِيٍّ أَوْ جَارِيَةً وَرَوَاهُ عَنْهُ آدَمُ وَسَعِيدُ بْنُ مَسْرُوقٍ وَكَانَ ثِقَةً

Apakah kami boleh shalat di kandang Unta?
beliau menjawab: Tidak boleh. Kemudian beliau ditanya lagi, Apakah kami boleh shalat di kandang kambing?
beliau menjawab: Ya, boleh. Beliau ditanya lagi, Apakah kami harus berwudlu setelah mengkomsumsi daging Unta?
beliau menjawab: Ya. Ditanya lagi, Apakah kami mesti berwudlu setelah makan daging kambing?
beliau menjawab: Tidak. Abu Abdurrahman Abdullah bin Abdullah Razi -ia adl seorang Qadli Ar Rayy & neneknya adl bekas budak Ali- Adam & Sa'id bin Masruq telah meriwayatkan darinya, & ia adl seorang yg Tsiqqah. [HR. Ahmad No.17954].

Hadits Ahmad No.17954 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Abdullah bin Abdullah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ditanya, "Apakah kami boleh shalat di kandang Unta?" beliau menjawab: "Tidak boleh." Kemudian beliau ditanya lagi, "Apakah kami boleh shalat di kandang kambing?" beliau menjawab: "Ya, boleh." Beliau ditanya lagi, "Apakah kami harus berwudlu setelah mengkomsumsi daging Unta?" beliau menjawab: "Ya." Ditanya lagi, "Apakah kami mesti berwudlu setelah makan daging kambing?" beliau menjawab: "Tidak." Abu Abdurrahman Abdullah bin Abdullah Razi -ia adalah seorang Qadli Ar Rayy dan neneknya adalah bekas budak Ali- [Adam] dan [Sa'id bin Masruq] telah meriwayatkan darinya, dan ia adalah seorang yang Tsiqqah.]]]

Hadits Ahmad 17955

حَدَّثَنَا يَحْيَى وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا طَلْحَةُ بْنُ مُصَرِّفٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ طَلْحَةَ الْيَامِيَّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْسَجَةَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ مَنَحَ مَنِيحَةَ وَرِقٍ أَوْ هَدَى زُقَاقًا أَوْ سَقَى لَبَنًا كَانَ لَهُ عَدْلُ رَقَبَةٍ أَوْ نَسَمَةٍ وَمَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ عَشَرَ مِرَارٍ كَانَ لَهُ عَدْلُ رَقَبَةٍ أَوْ نَسَمَةٍ وَكَانَ يَأْتِينَا إِذَا قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ فَيَمْسَحُ صُدُورَنَا أَوْ عَوَاتِقَنَا يَقُولُ لَا تَخْتَلِفْ صُفُوفُكُمْ فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْأَوَّلِ أَوْ الصُّفُوفِ الْأُوَلِ وَقَالَ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ كُنْتُ نُسِّيتُهَا فَذَكَّرَنِيهَا الضَّحَّاكُ بْنُ مُزَاحِمٍ

Barangsipaa yg memberikan pemberian berupa Wariq (mata uang), atau memberikan hadiah berupa Zuqaq (kantong air yg terbuat dari kulit), atau memberi minuman berupa susu, maka baginya adl seperti memerdekakan satu orang budak raqabah atau Nasamah. Dan siapa yg mengucapkan, 'LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAIN QADIIR.' Sebanyak sepuluh kali, maka baginya seperti pahala membebaskan satu orang budak Raqabah atau pun Nasamah. Dan apabila kami berdiri hendak shalat, maka beliau mendatangi kami, menyentuh dada-dada kami, atau pundak-pundak kami & beliau bersabda:
Janganlah shaf-shaf kalian itu tak beratur, sehingga hati-hati kalian pun akan berselisih. Dan beliau juga bersabda:
Sesungguhnya Allah & para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yg berada di shaf awal, atau shaf-shaf awal. Kemudian beliau juga bersabda:
Hiasilah Al Qur`an dgn suara-suara kalian. Saya telah dilupakannya, maka Adl Dlahak pun mengingatkanku. [HR. Ahmad No.17955].

Hadits Ahmad No.17955 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dan [Muhammad bin Ja'far] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Thalhah bin Musharrif] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] -dalam riwayat lain- Ibnu Ja'far berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah ia berkata, saya mendengar Thalhah Al Yami ia berkata, saya mendengar Abdurrahman bini Ausajah ia berkata, saya mendengar Al Baraa` bin 'Azib menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsipaa yang memberikan pemberian berupa Wariq (mata uang), atau memberikan hadiah berupa Zuqaq (kantong air yang terbuat dari kulit), atau memberi minuman berupa susu, maka baginya adalah seperti memerdekakan satu orang budak raqabah atau Nasamah. Dan siapa yang mengucapkan, 'LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAIN QADIIR.' Sebanyak sepuluh kali, maka baginya seperti pahala membebaskan satu orang budak Raqabah atau pun Nasamah." Dan apabila kami berdiri hendak shalat, maka beliau mendatangi kami, menyentuh dada-dada kami, atau pundak-pundak kami dan beliau bersabda: "Janganlah shaf-shaf kalian itu tidak beratur, sehingga hati-hati kalian pun akan berselisih." Dan beliau juga bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf awal, atau shaf-shaf awal." Kemudian beliau juga bersabda: "Hiasilah Al Qur`an dengan suara-suara kalian." Saya telah dilupakannya, maka Adl Dlahak pun mengingatkanku.]]]

Hadits Ahmad 17956

حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ عَن مُسْلِمِ بْنِ صُبَيْحٍ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ ابْنٌ لَهُ ابْنَ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا وَهُوَ رَضِيعٌ قَالَ يَحْيَى أُرَاهُ إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ الصَّلَاة وَالسَّلَامُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لَهُ مُرْضِعًا يُتِمُّ رَضَاعَهُ فِي الْجَنَّةِ

Sesungguhnya baginya telah ada orang yg akan menyempurnakan susuannya di dalam surga. [HR. Ahmad No.17956].

Hadits Ahmad No.17956 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [Sulaiman] dari [Muslim bin Shubaih] dari [Al Baraa`] berkata; Ibrahim putera Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dan saat itu, usianya baru enam belas bulan dan masih dalam susuan. Yahya berkata; Saya menduganya Ibrahim 'Alaihish Shalatu wash Salam. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya baginya telah ada orang yang akan menyempurnakan susuannya di dalam surga."]]]

Hadits Ahmad 17957

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا أَبَا عُمَارَةَ أَوَلَّيْتُمْ يَوْمَ حُنَيْنٍ قَالَ لَا وَاللَّهِ مَا وَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَكِنْ وَلَّى سَرَعَانُ النَّاسِ تَلَقَّتْهُمْ هَوَازِنُ بِالنَّبْلِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَغْلَةٍ بَيْضَاءَ وَأَبُو سُفْيَانَ بْنُ الْحَارِثِ آخِذٌ بِلِجَامِهَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَنَا النَّبِيُّ لَا كَذِبْ أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ

Aku adl Nabi yg tak pernah berdusta, & aku adl putera Abdul Muthallib. [HR. Ahmad No.17957].

Hadits Ahmad No.17957 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Seorang laki-laki bertanya kepadanay, "Wahai Abu Umarah, apakah kalian lari saat perang Hunain?" ia menjawab, "Tidak, demi Allah, tidaklah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lari dari medang perang, akan tetapi karena ketergesaan manusialah, hingga pasukan Hawazin menghujani mereka dengan anak panah. Saat itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di atas Baghal putihnya sedangkan Sufyan bin Al Harits memegang tali kekangnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berseru: "Aku adalah Nabi yang tidak pernah berdusta, dan aku adalah putera Abdul Muthallib."]]]

Hadits Ahmad 17958

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا أَوْ سَبْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا ثُمَّ وُجِّهَ إِلَى الْكَعْبَةِ وَكَانَ يُحِبُّ ذَلِكَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ } الْآيَةَ قَالَ فَمَرَّ رَجُلٌ صَلَّى مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَصْرَ عَلَى قَوْمٍ مِنْ الْأَنْصَارِ وَهُمْ رُكُوعٌ فِي صَلَاةِ الْعَصْرِ نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ فَقَالَ هُوَ يَشْهَدُ أَنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَّهُ قَدْ وُجِّهَ إِلَى الْكَعْبَةِ قَالَ فَانْحَرَفُوا وَهُمْ رُكُوعٌ فِي صَلَاةِ الْعَصْرِ

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, Maka sungguh kami akan memalingkan kamu ke kiblat yg kamu sukai. palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. (QS. Albaqarah 144), Lalu seorang laki-laki yg telah menunaikan shalat Ashar bersama Rasulullah melewati suatu kaum dari kalangan Anshar yg sedang ruku' menunaikan shalat Ashar dgn menghadap ke Baitul Maqdis, maka ia pun berkata & bersaksi, bahwa ia telah menunaikan shalat bersama Rasulullah & beliau telah diperintahkan untuk menghadap Ka'bah. Al Baraa` berkata; Maka mereka pun merubah arahnya, sementara mereka dalam keadaan ruku' dalam menunaikan shalat Ashar. [HR. Ahmad No.17958].

Hadits Ahmad No.17958 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat menghadap Baitul Maqdis selama enam belas bulan atau tujuh belas bulan baru kemudian beliau diperintahkan untuk menghadap ke Ka'bah, dan ternyata beliau lebih menyukai hal itu. Maka Allah 'azza wajalla menurunkan ayat: "Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, Maka sungguh kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram." (QS. Albaqarah 144), Lalu seorang laki-laki yang telah menunaikan shalat Ashar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati suatu kaum dari kalangan Anshar yang sedang ruku' menunaikan shalat Ashar dengan menghadap ke Baitul Maqdis, maka ia pun berkata dan bersaksi, bahwa ia telah menunaikan shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau telah diperintahkan untuk menghadap Ka'bah. Al Baraa` berkata; Maka mereka pun merubah arahnya, sementara mereka dalam keadaan ruku' dalam menunaikan shalat Ashar.]]]

Hadits Ahmad 17959

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن مِسْعَرٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِشَاءِ قَالَ مُحَمَّدٌ بِالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

membaca pada saat shalat Isya` -Muhammad berkata- yakni beliau membaca surat At Tiin. [HR. Ahmad No.17959].

Hadits Ahmad No.17959 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Mis'ar] dan [Muhammad bin Ubaid] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] ia berkata; Saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca pada saat shalat Isya` -Muhammad berkata- yakni beliau membaca surat At Tiin.]]]

Hadits Ahmad 17960

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ وَابْنُ نُمَيْرٍ أَخْبَرَنَا الْأَعْمَشُ عَن طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ

Hiasilah Al Qur`an dgn suara-suara kalian. [HR. Ahmad No.17960].

Hadits Ahmad No.17960 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dan [Ibnu Numair] telah mengabarkan kepada kami [Al A'masy] dari [Thalhah bin Musharrif] dari [Abdurrahman bin Ausajah] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hiasilah Al Qur`an dengan suara-suara kalian."]]]

Hadits Ahmad 17961

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن سُفْيَانَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ لَمْ يَحْنِ رَجُلٌ مِنَّا ظَهْرَهُ حَتَّى يَسْجُدَ ثُمَّ نَسْجُدَ

Apabilah Rasulullah mengangkat kepalanya dari ruku', maka tak seorang pun dari kami yg menundukkan punggungnya sehingga beliau sujud, & barulah kami sujud. [HR. Ahmad No.17961].

Hadits Ahmad No.17961 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Abdullah bin Yazid] dari [Al Baraa`] ia berkata; Apabilah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat kepalanya dari ruku', maka tidak seorang pun dari kami yang menundukkan punggungnya sehingga beliau sujud, dan barulah kami sujud.]]]

Hadits Ahmad 17962

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَن ثَابِتِ بْنِ عُبَيْدٍ عَن ابْنِ الْبَرَاءِ عَن الْبَرَاءِ قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَحَبَّ أَوْ نُحِبُّ أَنْ نَقُومَ عَنْ يَمِينِهِ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَجْمَعُ عِبَادَكَ أَوْ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

RABBII QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAJMA'U 'IBAADAK AW TAB'ATSU 'IBAADAK (Ya Allah, selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau kumpulkan hamba-Mu atau pada hari Engkau bangkitkan para hamba-Mu). [HR. Ahmad No.17962].

Hadits Ahmad No.17962 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Tsabit bin Ubaid] dari [Ibnu Al Baraa`] dari [Al Baraa`] ia berkata; Apabila kami shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka kami sangat senang untuk berdiri shalat di samping kanannya. Dan saya telah mendengarnya membaca: "RABBII QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAJMA'U 'IBAADAK AW TAB'ATSU 'IBAADAK (Ya Allah, selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau kumpulkan hamba-Mu atau pada hari Engkau bangkitkan para hamba-Mu)."]]]

Hadits Ahmad 17963

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبُو جَنَابٍ عَن يَزِيدَ بْنِ الْبَرَاءِ عَن أَبِيهِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ عَلَى قَوْسٍ أَوْ عَصًا

berkhutbah dgn memegang tongkat atau tombak. [HR. Ahmad No.17963].

Hadits Ahmad No.17963 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Abu Janab] dari [Yazid bin Al Baraa`] dari [bapaknya, Al Baraa`] bahwasanya; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah dengan memegang tongkat atau tombak.]]]

Musnad Penduduk Kufah