Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Abu Laila Bin Abdurrahman Bin Abu Laila Radliyallahu Taala

Hadits Ahmad 18276

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِي لَيْلَى قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةٍ لَيْسَتْ بِفَرِيضَةٍ فَمَرَّ بِذِكْرِ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ فَقَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ النَّارِ وَيْحٌ أَوْ وَيْلٌ لِأَهْلِ النَّارِ

Aku berlindung kepada Allah dari api neraka -atau- kecelakaanlah bagi penghuni neraka. [HR. Ahmad No.18276].

Hadits Ahmad No.18276 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Laila] dari [Tsabit Al Banani] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Abu Laila] ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca ayat di dalam shalat, namun bukan shalat wajib. Kemudian beliau melewati penyebutan Surga dan neraka, maka beliau pun membaca: "Aku berlindung kepada Allah dari api neraka -atau- kecelakaanlah bagi penghuni neraka."]]]

Hadits Ahmad 18277

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَخِيهِ عِيسَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ كُنَّا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ يَحْبُو حَتَّى صَعِدَ عَلَى صَدْرِهِ فَبَالَ عَلَيْهِ قَالَ فَابْتَدَرْنَاهُ لِنَأْخُذَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ابْنِي ابْنِي قَالَ ثُمَّ دَعَا بِمَاءٍ فَصَبَّهُ عَلَيْهِ

Anakku.., anakku. Kemudian beliau meminta air & menuangkan ke atasnya. [HR. Ahmad No.18277].

Hadits Ahmad No.18277 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Laila] dari [saudaranya, Isa bin Abdurrahman], dari [bapaknya] dari [kakeknya], ia berkata; Kami berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian datanglah Hasan bin Ali, ia merayap hingga menaiki dada beliau dan kencing. Maka kami pun segera beranjak hendak mengambilnya, namun Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Anakku.., anakku." Kemudian beliau meminta air dan menuangkan ke atasnya.]]]

Hadits Ahmad 18278

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ عِيسَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِي لَيْلَى أَنَّهُ كَانَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى بَطْنِهِ الْحَسَنُ أَوْ الْحُسَيْنُ شَكَّ زُهَيْرٌ قَالَ فَبَالَ حَتَّى رَأَيْتُ بَوْلَهُ عَلَى بَطْنِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسَارِيعَ قَالَ فَوَثَبْنَا إِلَيْهِ قَالَ فَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاة وَالسَّلَامُ دَعُوا ابْنِي أَوْ لَا تُفْزِعُوا ابْنِي قَالَ ثُمَّ دَعَا بِمَاءٍ فَصَبَّهُ عَلَيْهِ قَالَ فَأَخَذَ تَمْرَةً مِنْ تَمْرِ الصَّدَقَةِ قَالَ فَأَدْخَلَهَا فِي فِيهِ قَالَ فَانْتَزَعَهَا رَسُولُ اللَّهِ مِنْ فِيهِ

Biarkan anakku -atau- janganlah kalian mengagetkannya. Kemudian beliau meminta air, lalu menuangkan ke atasnya. Kemudian anak itu mengambil satu biji dari kurma sedekah & memasukkan ke dalam mulutnya, namun Rasulullah segera menariknya kembali dari mulutnya. [HR. Ahmad No.18278].

Hadits Ahmad No.18278 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abdullah bin Isa] dari [Isa bin Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Abu Laila] bahwa ia pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Saat itu, beliau sedang menggendong Hasan atau Husain -Zuhari ragu-, lalu anak itu kencing hingga saya melihat air kencingnya mengalir di perut Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan membasahi kainnya. Kami pun segera melompat hendak mengambilnya, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Biarkan anakku -atau- janganlah kalian mengagetkannya." Kemudian beliau meminta air, lalu menuangkan ke atasnya. Kemudian anak itu mengambil satu biji dari kurma sedekah dan memasukkan ke dalam mulutnya, namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam segera menariknya kembali dari mulutnya.]]]

Hadits Ahmad 18279

حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتْحَ خَيْبَرَ فَلَمَّا انْهَزَمُوا وَقَعْنَا فِي رِحَالِهِمْ فَأَخَذَ النَّاسُ مَا وَجَدُوا مِنْ خُرْثِيٍّ فَلَمْ يَكُنْ أَسْرَعَ مِنْ أَنْ فَارَتْ الْقُدُورُ قَالَ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْقُدُورِ فَأُكْفِئَتْ وَقَسَمَ بَيْنَنَا فَجَعَلَ لِكُلِّ عَشَرَةٍ شَاةً

memerintahkan untuk (menumpahkan kuali itu), maka kuali itu pun ditumpahkan. Kemudian Rasulullah membagikan untuk setiap orangnya sepuluh ekor kambing. [HR. Ahmad No.18279].

Hadits Ahmad No.18279 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Zakariya bin Adi] Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Amru] dari [Zaid bin Abu Unaisah] dari [Qais bin Muslim] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [bapaknya] ia berkata; Saya ikut serta dalam penaklukan Khaibar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ketika mereka kalah dan terpukul mundur, kami pun memasuki kediaman mereka, sehingga orang-orang pun mengambil apa yang mereka dapatkan dari berbagai perabot rumah dan perhiasannya. Dengan tidak secepat kuali yang mendidih, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk (menumpahkan kuali itu), maka kuali itu pun ditumpahkan. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membagikan untuk setiap orangnya sepuluh ekor kambing.]]]

Hadits Ahmad 18280

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ أَبِي لَيْلَى قَالَ كُنْتُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى صَدْرِهِ أَوْ بَطْنِهِ الْحَسَنُ أَوْ الْحُسَيْنُ قَالَ فَرَأَيْتُ بَوْلَهُ أَسَارِيعَ فَقُمْنَا إِلَيْهِ فَقَالَ دَعُوا ابْنِي لَا تُفْزِعُوهُ حَتَّى يَقْضِيَ بَوْلَهُ ثُمَّ أَتْبَعَهُ الْمَاءَ ثُمَّ قَامَ فَدَخَلَ بَيْتَ تَمْرِ الصَّدَقَةِ وَدَخَلَ مَعَهُ الْغُلَامُ فَأَخَذَ تَمْرَةً فَجَعَلَهَا فِي فِيهِ فَاسْتَخْرَجَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ إِنَّ الصَّدَقَةَ لَا تَحِلُّ لَنَا

Biarkan anakku, janganlah kalian mengagetkannya hingga ia selesai kencing. Setelah itu, beliau mengikutinya dengar siraman air, kemudian beliau berdiri & masuk bersama anak itu ke dalam rumah penyimpanan kurma sedekah. Lalu anak itu mengambil satu biji kurma & meletakkan di mulutnya, maka Nabi pun mengeluarkannya & bersabda:
Sesungguhnya harta sedekah tak halal bagi kami. [HR. Ahmad No.18280].

Hadits Ahmad No.18280 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abdullah bin Isa] dari [bapaknya] dari [kakeknya] dari [Abu Laila] ia berkata; Saya berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang sedang menggendong Hasan atau Husain, lalu saya melihat air kencingnya mengalir, maka saya segera berdiri ke arahnya, Maka beliau pun bersabda: "Biarkan anakku, janganlah kalian mengagetkannya hingga ia selesai kencing." Setelah itu, beliau mengikutinya dengar siraman air, kemudian beliau berdiri dan masuk bersama anak itu ke dalam rumah penyimpanan kurma sedekah. Lalu anak itu mengambil satu biji kurma dan meletakkan di mulutnya, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun mengeluarkannya dan bersabda: "Sesungguhnya harta sedekah tidak halal bagi kami."]]]

Hadits Ahmad 18281

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ هَاشِمٍ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ ثَابِتٍ قَالَ كُنْتُ جَالِسًا مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى فِي الْمَسْجِدِ فَأُتِيَ بِرَجُلٍ ضَخْمٍ فَقَالَ يَا أَبَا عِيسَى قَالَ نَعَمْ قَالَ حَدِّثْنَا مَا سَمِعْتَ فِي الْفِرَاءِ فَقَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ كُنْتُ جَالِسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَى رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُصَلِّي فِي الْفِرَاءِ قَالَ فَأَيْنَ الدِّبَاغُ فَلَمَّا وَلَّى قُلْتُ مَنْ هَذَا قَالَ هَذَا سُوَيْدُ بْنُ غَفَلَةَ

apakah saya boleh shalat di atas kulit?
beliau bersabda:
Kalau begitu, di manakah Ad Dibaagh (proses penyamakan kulit)?
ketika orang itu berlalu, saya bertanya, Siapakah orang ini?
beliau menjawab: Ini adl Suwaid bin Ghafalah. [HR. Ahmad No.18281].

Hadits Ahmad No.18281 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] dan -saya mendengarnya dari Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah- Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hasyim] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Tsabit] ia berkata; saya pernah duduk bersama [Abdurrahman bin Abu Laila] di dalam masjid. Lalu didatangkanlah seorang laki-laki yang besar badannya dan berkata, "Wahai Abu Isa." Ia menjawab, "Ya." Laki-laki berkata lagi, "Ceritakanlah kepada kami apa yang telah Anda dengar tentang Al Firaa` (kulit)." Maka ia berkata; Saya mendengar [bapakku] berkata; Saya pernah duduk di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu datanglah seorang laki-laki dan berkata, "Wahai Rasulullah, apakah saya boleh shalat di atas kulit?" beliau bersabda: "Kalau begitu, di manakah Ad Dibaagh (proses penyamakan kulit)?" ketika orang itu berlalu, saya bertanya, "Siapakah orang ini?" beliau menjawab: "Ini adalah Suwaid bin Ghafalah."]]]

Hadits Ahmad 18282

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَابِسٍ عَنْ أَبِي فَزَارَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِيهِ فِيمَا أَعْلَمُ شَكَّ مُوسَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَكَفَ فِي قُبَّةٍ مِنْ خُوصٍ

melakukan i'tikaf di dalam Kubah yg terbuat dari daun kurma. [HR. Ahmad No.18282].

Hadits Ahmad No.18282 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Dawud] Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abis] dari [Abu Fazarah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [bapaknya] menurut apa yang saya ketahui -Musa ragu-ragu- bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan i'tikaf di dalam Kubah yang terbuat dari daun kurma.]]]

Hadits Ahmad 18283

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ وَأَبُو مَعْمَرٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ حَسَّانَ السَّمْتِيُّ قَالُوا ثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَابِسٍ عَنْ أَبِي فَزَارَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَكَفَ فِي قُبَّةٍ مِنْ خُوصٍ

melakukan i'tikaf di dalam Qubah yg terbuat dari daun kurma. [HR. Ahmad No.18283].

Hadits Ahmad No.18283 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ma'ruf] dan [Abu Ma'mar] dan [Muhammad bin Hassan As Samti] mereka berkata, Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abis] dari [Abu Fazarah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [bapaknya] ia berkata; Saya melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan i'tikaf di dalam Qubah yang terbuat dari daun kurma.]]]

Musnad Penduduk Kufah