Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Shalat Kusuf, Gerhana Matahari

Hadits Tirmidzi 513

melaksanakan shalat kusuf (gerhana), kemudian beliau membaca, lalu ruku' sambil membaca, kemudian beliau ruku' sambil membaca, lalu ruku' samapi tiga kali, kemudian beliau malakkukan dua kali sujud, (dalam raka'at) lain juga seperti itu. (perawi) berkata, dalam bab ini (ada juga riwayat -pent) dari Ali, 'Aisyah, Abdullah bin Amru, Nu'man bin Basyir, Mughirah bin Syu'bah, Abu Mas'ud, Abu Bakrah, Samrah, Abu Musa Al Asy'ari, Ibnu Mas'ud, Asma' binti Abu Bakar As Shiddik, Ibnu Umar, Qabishah Al Hilali, Jabir bin Abdullah, Abdurrahman bin Samrah & Ubay bin Ka'ab. Abu Isa berkata, hadits Ibnu Abbas adl hadits hasan shahih, telah diriwayatkan dari Ibnu 'Abbas dari Nabi Shalallahu 'alaihi wa salam bahwa beliau shalat kusuf (gerhana) empat kali ruku' dgn empat kali sujud, [HR. Tirmidzi No.513].

Hadits Tirmidzi No.513 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 514

telah terjadi gerhana pada masa Rasulullah , kemudian Rasulullah shalat bersama manusia dgn memanjangkan bacaan shalat, beliau kemudian ruku' & memanjangkan ruku'nya, lalu beliau mengangkat kepala & memanjangkan bacaan shalat, namun tak seperti (lebih singkat) dari yg pertama. Kemudian beliau ruku' & memanjangkan ruku'nya namun tak seperti yg pertama. Kemudian beliau mengangkat kepala lalu sujud, kemudian beliau melakukan seperti itu diraka'at kedua. Abu Isa berkata, ini adl hadits hasan shahih, dgn hadits ini pula Syafi'i, Ahamad & Ishaq berpendapat bahwa shalat gerhana itu empat kali ruku' & empat kali sujud. Syafi'i berkata, pada raka'at pertama membaca surat Al Fatehah & surat yg sepadan dgn surat Al Baqarah. Beliau membaca dgn suara pelan jika di siang hari (gerhana matahari), kemudian ruku' yg panjang seperti membaca bacaan, kemudian mengangkat kepala dgn mengucapkan takbir & berdiri sebagaimana mestinya, kemudian membaca surat Al Fatihah lagi & membaca surat yg sepadan dgn surat Ali Imran, lalu memanjangkan ruku'nya seperti ketika membaca bacaan. Kemudian mengangat kepala, lantas membaca sami'allahu liman hamidah, kemudian sujud dua kali dgn sempurna. Setiap sujud beliau berhenti sebagaimana berhenti ketika ruku', kemudian berdiri sambil membaca Al Fatehah & surat yg sepadan dgn surat An Nisaa', kemudian memanjangan ruku' seperti membaca bacaan. Kemudian mengangkat kepala dgn mengucapkan takbir, lantas berdiri dgn membaca bacaan yg sepadan dgn surat Al Maidah, kemudian memanjangkan ruku'nya seperti ketika membaca bacaan. Kemudian mengangkat kepala & membaca sami'allahu liman hamidah, kemudian sujud dua kali lalu membaca tahiyyat & salam. [HR. Tirmidzi No.514].

Hadits Tirmidzi No.514 Secara Lengkap

[[[]]]