Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Muadz Bin Jabal Radliyallahu Taala Anhu

Hadits Ahmad 20983

فِي سَنَةِ ثَمَانٍ وَعِشْرِينَ وَمِائَتَيْنِ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي ظَبْيَانَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّهُ لَمَّا رَجَعَ مِنْ الْيَمَنِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْتُ رِجَالًا بِالْيَمَنِ يَسْجُدُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضِهِمْ أَفَلَا نَسْجُدُ لَكَ قَالَ لَوْ كُنْتُ آمِرًا بَشَرًا يَسْجُدُ لِبَشَرٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ظَبْيَانَ يُحَدِّثُ عَنْ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ أَقْبَلَ مُعَاذٌ مِنْ الْيَمَنِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَأَيْتُ رِجَالًا فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Andaikan aku memerintahkan manusia sujud kepada sesama manusia, pastilah aku perintahkan wanita bersujud kepada suaminya. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair telah menceritakan kepada kami Al A'masy dari Abu Dhabyan ia menceritakan dari seorang Anshar dari Mu'adz bin Jabal, ia datang dari Yaman & berkata; Wahai Rasulullah! Saya melihat orang-orang. Ia menyebutkan maknanya. [HR. Ahmad No.20983].

Hadits Ahmad No.20983 Secara Lengkap

[[[Pada tahun duaratus duapuluh delapan, telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Zhabyan] dari [Mu'adz bin Jabal]; bahwasanya saat ia kembali dari Yaman, ia berkata; Wahai Rasulullah! Saya melihat orang-orang di Yaman saling sujud satu sama lain, bolehkan kami bersujud pada baginda. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Andaikan aku memerintahkan manusia sujud kepada sesama manusia, pastilah aku perintahkan wanita bersujud kepada suaminya." Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Zhabyan] ia menceritakan dari [seorang Anshar] dari [Mu'adz bin Jabal], ia datang dari Yaman dan berkata; Wahai Rasulullah! Saya melihat orang-orang. Ia menyebutkan maknanya.]]]

Hadits Ahmad 20984

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا مُعَاذُ أَتْبِعْ السَّيِّئَةَ بِالْحَسَنَةِ تَمْحُهَا وَخَالِقْ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ فَقَالَ وَقَالَ وَكِيعٌ وَجَدْتُهُ فِي كِتَابِي عَنْ أَبِي ذَرٍّ وَهُوَ السَّمَاعُ الْأَوَّلُ قَالَ أَبِي وَقَالَ وَكِيعٌ قَالَ سُفْيَانُ مَرَّةً عَنْ مُعَاذٍ

Ikutilah keburukan dgn kebaikan niscaya akan menghapusnya & perlakukan orang dgn akhlak yg baik. Berkata Waki'; saya menemukannya dalam buku saya dari Abu Dzarr, itu adl pendengaran pertama, berkata ayah saya; berkata Waki'; berkata Sufyan dari Mu'adz sekali. [HR. Ahmad No.20984].

Hadits Ahmad No.20984 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Maimun bin Abu Syabib] dari [Mu'adz] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda padanya; "Hai Mu'adz! Ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya akan menghapusnya dan perlakukan orang dengan akhlak yang baik." Berkata [Waki']; saya menemukannya dalam buku saya dari [Abu Dzarr], itu adalah pendengaran pertama, berkata ayah saya; berkata Waki'; berkata Sufyan dari Mu'adz sekali.]]]

Hadits Ahmad 20985

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ يَعْنِي ابْنَ مَوْهَبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ قَالَ عِنْدَنَا كِتَابُ مُعَاذٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ إِنَّمَا أَخَذَ الصَّدَقَةَ مِنْ الْحِنْطَةِ وَالشَّعِيرِ وَالزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ

hanya memungut sedekah dari gandum, jelai, anggur & kurma. [HR. Ahmad No.20985].

Hadits Ahmad No.20985 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amr bin 'Utsman bin Mauhab] dari [Musa bin Thalhah], ia berkata; Kami memiliki buku [Mu'adz]; dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, sesungguhnya ia hanya memungut sedekah dari gandum, jelai, anggur dan kurma.]]]

Hadits Ahmad 20986

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى قُرًى عَرَبِيَّةٍ فَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ حَظَّ الْأَرْضِ و قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ يَعْنِي عَنْ سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ يَعْنِي فِي حَدِيثِ مُعَاذٍ

beliau memerintahkanku untuk memunggut bagian bumi. Berkata 'Abdur Razzaq dari 'Sufyan dari Jabir dari 'Abdur Rahman bin Al Aswad dari Muhammad bin Zaid, maksudnya dalam hadits Mu'adz. [HR. Ahmad No.20986].

Hadits Ahmad No.20986 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Jabir] dari [Muhammad bin Zaid] dari [Mu'adz], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengutusku ke suatu perkampungan arab, beliau memerintahkanku untuk memunggut bagian bumi. Berkata ['Abdur Razzaq] dari ['Sufyan] dari [Jabir] dari ['Abdur Rahman bin Al Aswad] dari [Muhammad bin Zaid], maksudnya dalam hadits [Mu'adz].]]]

Hadits Ahmad 20987

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُعَاذُ أَتَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا قَالَ فَهَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا هُمْ فَعَلُوا ذَلِكَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ لَا يُعَذِّبُهُمْ

Hai Mu'adz! Apa hak Allah atas manusia?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bahwa kalian menyembahnya & tak menyekutukan-Nya dgn sesuatu pun. Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Allah tak menyiksa mereka. [HR. Ahmad No.20987].

Hadits Ahmad No.20987 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari ['Amr bin Maimun] dari [Mu'adz], ia berkata; Saya pernah membonceng Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda; "Hai Mu'adz! Apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Bahwa kalian menyembahnya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun." Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak menyiksa mereka."]]]

Hadits Ahmad 20988

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنِ النَّهَّاسِ بْنِ قَهْمٍ حَدَّثَنِي شَدَّادٌ أَبُو عَمَّارٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتٌّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ مَوْتِي وَفَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ وَمَوْتٌ يَأْخُذُ فِي النَّاسِ كَقُعَاصِ الْغَنَمِ وَفِتْنَةٌ يَدْخُلُ حَرْبُهَا بَيْتَ كُلِّ مُسْلِمٍ وَأَنْ يُعْطَى الرَّجُلُ أَلْفَ دِينَارٍ فَيَتَسَخَّطَهَا وَأَنْ تَغْدِرَ الرُّومُ فَيَسِيرُونَ فِي ثَمَانِينَ بَنْدًا تَحْتَ كُلِّ بَنْدٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

Enam tanda-tanda kiamat; kematianku, penaklukkan Baitul Maqdis, kematian yg menyerang manusia laksana kematian kambing yg cepat, muncul fitnah yg serangannya masuk ke rumah setiap orang muslim, orang diberi seribu dinar kemudian ia marah, Romawi berkhianat kemudian mereka pergi dalam delapan bendera, dibawa setiap bendera ada duabelas (pasukan). [HR. Ahmad No.20988].

Hadits Ahmad No.20988 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [An Nahhas bin Qahm] telah menceritakan kepada kami [Syaddad Abu 'Ammar] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Enam tanda-tanda kiamat; kematianku, penaklukkan Baitul Maqdis, kematian yang menyerang manusia laksana kematian kambing yang cepat, muncul fitnah yang serangannya masuk ke rumah setiap orang muslim, orang diberi seribu dinar kemudian ia marah, Romawi berkhianat kemudian mereka pergi dalam delapan bendera, dibawa setiap bendera ada duabelas (pasukan)."]]]

Hadits Ahmad 20989

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ أَتَيْنَا مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ فَقُلْنَا حَدِّثْنَا مِنْ غَرَائِبِ حَدِيثِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ كُنْتُ رِدْفَهُ عَلَى حِمَارٍ قَالَ فَقَالَ يَا مُعَاذُ بْنَ جَبَلٍ قُلْتُ لَبَّيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ إِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ قُلْتُ لَبَّيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا هُمْ فَعَلُوا ذَلِكَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَنْ لَا يُعَذِّبَهُمْ

Apa hak Allah atas manusia?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bahwa kalian menyembahNya & tak menyekutukaNnya dgn sesuatu pun… Hai Mu'adz! saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Allah tak menyiksa mereka. [HR. Ahmad No.20989].

Hadits Ahmad No.20989 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Al A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Anas bin Malik], ia berkata; Kami mendatangi [Mu'adz bin Jabal] lalu kami berkata; Ceritakanlah hadits-hadits gharib dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, ia berkata; Ya, saya pernah membonceng Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam diatas keledai, beliau bersabda; "Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: " Apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Bahwa kalian menyembahNya dan tidak menyekutukaNnya dengan sesuatu pun." Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak menyiksa mereka."]]]

Hadits Ahmad 20990

حَدَّثَنَاه عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ ثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى عِبَادِهِ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا قَالَ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ أَنْ يَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا يُعَذِّبَهُمْ قَالَ مَعْمَرٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا أُبَشِّرُ النَّاسَ قَالَ دَعْهُمْ يَعْمَلُوا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ مُعَاذٍ بِنَحْوِهِ

Apa hak Allah Azza wa Jalla atas manusia?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bahwa kalian menyembahnya & tak menyekutukannya dgn sesuatu pun. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Mengampuni mereka & tak menyiksa mereka. Berkata Ma'mar dalam haditsnya, ia Mu'adz berkata; Wahai Rasulullah! Bolehkah saya sampaikan khabar gembira ini kepada orang-orang. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Biarlah mereka beramal. Telah menceritakan kepada kami 'Abdur Rahman telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abu Hushain dari Al Aswad bin Hilal dari Mua'dz hadits serupa. [HR. Ahmad No.20990].

Hadits Ahmad No.20990 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dan ['Abdur Razzaq], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Abu Ishak] dari ['Amr bin Maimun] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Saya pernah membonceng Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam diatas keledai, beliau bersabda; " Apa hak Allah Azza wa Jalla atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Bahwa kalian menyembahnya dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun." Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: " Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Mengampuni mereka dan tidak menyiksa mereka." Berkata Ma'mar dalam haditsnya, Mu'adz berkata; Wahai Rasulullah! Bolehkah saya sampaikan khabar gembira ini kepada orang-orang. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Biarlah mereka beramal." Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Hushain] dari [Al Aswad bin Hilal] dari [Mua'dz] hadits serupa.]]]

Hadits Ahmad 20991

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ قَالَ وَمَا هُوَ قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Maukah kau aku tunjukkan salah satu pintu surga?
ia Mu'adz bertanya; Apa itu?
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Laa haula wa laa quwwata illa billaah. [HR. Ahmad No.20991].

Hadits Ahmad No.20991 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Atho` bin As Sa`ib] dari [Abu Rozin] dari [Mu'adz], bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda; "Maukah kau aku tunjukkan salah satu pintu surga?" ia bertanya; Apa itu? Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Laa haula wa laa quwwata illa billaah."]]]

Hadits Ahmad 20992

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا قُرَّةُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا أَبُو الطُّفَيْلِ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفْرَةٍ سَافَرَهَا وَذَلِكَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ فَجَمَعَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ قُلْتُ مَا حَمَلَهُ عَلَى ذَلِكَ قَالَ أَرَادَ أَنْ لَا يُحْرِجَ أُمَّتَهُ

saat perang Tabuk, beliau menjamak dhuhur & ashar, maghrib & isya'. Saya bertanya; Apa yg menyebabkan beliau melakukannya. Ia Mu'adz menjawab; Agar tak memberatkan ummat beliau. [HR. Ahmad No.20992].

Hadits Ahmad No.20992 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman] telah menceritakan kepada kami [Qurroh bin Kholid] dari [Abu Az Zubair] telah menceritakan kepada kami [Abu Ath Thufail] telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pergi dalam salah satu perjalanan beliau saat perang Tabuk, beliau menjamak dhuhur dan ashar, maghrib dan isya'. Saya bertanya; Apa yang menyebabkan beliau melakukannya. Ia menjawab; Agar tidak memberatkan ummat beliau.]]]

Hadits Ahmad 20993

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ هِصَّانَ بْنِ الْكَاهِنِ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ الْجَامِعَ بِالْبَصْرَةِ فَجَلَسْتُ إِلَى شَيْخٍ أَبْيَضِ الرَّأْسِ وَاللِّحْيَةِ فَقَالَ حَدَّثَنِي مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَا مِنْ نَفْسٍ تَمُوتُ وَهِيَ تَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ يَرْجِعُ ذَاكُمْ إِلَى قَلْبٍ مُوقِنٍ إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهَا قُلْتُ لَهُ أَنْتَ سَمِعْتَهُ مِنْ مُعَاذٍ فَكَأَنَّ الْقَوْمَ عَنَّفُونِي قَالَ لَا تُعَنِّفُوهُ وَلَا تُؤَنِّبُوهُ دَعُوهُ نَعَمْ أَنَا سَمِعْتُ ذَاكَ مِنْ مُعَاذٍ يُدَبِّرُهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ إِسْمَاعِيلُ مَرَّةً يَأْثُرُهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قُلْتُ لِبَعْضِهِمْ مَنْ هَذَا قَالَ هَذَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَمُرَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ يُونُسَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ هِصَّانَ بْنِ الْكَاهِنِ قَالَ وَكَانَ أَبُوهُ كَاهِنًا فِي الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فِي إِمَارَةِ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ فَإِذَا شَيْخٌ أَبْيَضُ الرَّأْسِ وَاللِّحْيَةِ يُحَدِّثُ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Tidaklah jiwa meninggal dunia sementara ia bersaksi bahwa tak ada Ilah (yang haq) selain Allah & aku utusan Allah, & itu semua kembali ke hati yg meyakini, kecuali Allah akan mengampuninya. Saya bertanya padanya; 'Kau mendengarnya dari Mu'adz?' Pertanyaanku ini sepertinya menjadikan orang-orang bersikap keras kepadaku. Maka orangtua itu berkata; 'Jangan kalian bersikap keras padanya & jangan mencelanya, biarkan dia.' Ya, saya mendengarnya dari Mu'adz menceritakannya dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Berkata Isma'il sesekali meriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, ia Isma'il berkata; saya berkata kepada sebagaian dari mereka; Siapa itu. Ia menjawab; Ia 'Abdur Rahman bin Samuroh. Telah menceritakan kepada kami 'Abdul A'la dari Yunus dari Humaid bin Hilal dari Hishshan bin Al Kahin, -ayahnya seorang dukun dimasa jahiliyah- ia berkata; Saya masuk masjid 'Utsman bin 'Affan, disana ada seorang tua beruban rambut & jenggotnya menceritakan dari Mu'adz dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian ia menyebutkan hadits diatas. [HR. Ahmad No.20993].

Hadits Ahmad No.20993 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Humaid bin Hilal] dari [Hishshan bin Al Kahin], ia berkata; Saya masuk masjid Jami' di Bashrah, saya duduk mendekati [seorang Syeikh] yang sudah beruban rambut dan jenggotnya. Ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Mu'adz bin Jabal] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda; "Tidaklah jiwa meninggal dunia sementara ia bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah dan aku utusan Allah, dan itu semua kembali ke hati yang meyakini, kecuali Allah akan mengampuninya." Saya bertanya padanya; 'Kau mendengarnya dari Mu'adz? ' Pertanyaanku ini sepertinya menjadikan orang-orang bersikap keras kepadaku. Maka orangtua itu berkata; 'Jangan kalian bersikap keras padanya dan jangan mencelanya, biarkan dia.' Ya, saya mendengarnya dari Mu'adz menceritakannya dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Isma'il sesekali meriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, ia berkata; saya berkata kepada sebagaian dari mereka; Siapa itu. Ia menjawab; Ia 'Abdur Rahman bin Samuroh. Telah menceritakan kepada kami ['Abdul A'la] dari [Yunus] dari [Humaid bin Hilal] dari [Hishshan bin Al Kahin], -ayahnya seorang dukun dimasa jahiliyah- ia berkata; Saya masuk masjid 'Utsman bin 'Affan, disana ada seorang [Syaikh] beruban rambut dan jenggotnya menceritakan dari [Mu'adz] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam kemudian ia menyebutkan hadits diatas.]]]

Hadits Ahmad 20994

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ الْحَجَّاجِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي عُثْمَانَ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا هِصَّانُ بْنُ الْكَاهِنِ الْعَدَوِيُّ قَالَ جَلَسْتُ مَجْلِسًا فِيهِ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَمُرَةَ وَلَا أَعْرِفُهُ قَالَ ثَنَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا عَلَى الْأَرْضِ نَفْسٌ تَمُوتُ لَا تُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا تَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْجِعُ ذَاكُمْ إِلَى قَلْبٍ مُوقِنٍ إِلَّا غُفِرَ لَهَا قَالَ قُلْتُ أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ فَعَنَّفَنِي الْقَوْمُ فَقَالَ دَعُوهُ فَإِنَّهُ لَمْ يُسِئْ الْقَوْلَ نَعَمْ أَنَا سَمِعْتُهُ مِنْ مُعَاذٍ زَعَمَ أَنَّهُ سَمِعَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ هِصَّانَ بْنِ الْكَاهِنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ عَنْ مُعَاذٍ مِثْلَهُ نَحْوَ قَوْلِهِ

Tidaklah ada suatu jiwa diatas muka bumi yg meninggal dunia dgn tak menyekutukan Allah dgn sesuatu pun & bersaksi bahwa sesungguhnya aku adl utusan Allah, & semua itu kembali ke hati yg meyakini, melainkan ia akan diampuni. Ia Hishshan berkata; Saya berkata; Engkau mendengar hadits itu dari Mu'adz bin Jabal?
Kemudian orang-orang memperlakukanku dgn sikap kasar Orang tua itu berkata; 'Biarkan dia karena ia tak berkata buruk. Ya, saya mendengarnya dari Mu'adz bin Jabal, ia mengira mendengarnya dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi 'Adi dari Hubaib bin Asy-Syahid dari Humaid bin Hilal dari Hishshan bin Al Kahin dari 'Abdur Rahman bin Samurah dari Mu'adz perkataan serupa. [HR. Ahmad No.20994].

Hadits Ahmad No.20994 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Adi] dari [Al Hajjaj bin Abu 'Utsman] telah menceritakan kepadaku [Humaid bin Hilal] telah menceritakan kepada kami [Hishshan bin Al Kahin Al 'Adawi], ia berkata; Saya duduk disuatu majlis disana ada ['Abdur Rahman bin Samurah] dan saya tidak mengetahuinya, ia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah ada suatu jiwa diatas muka bumi yang meninggal dunia dengan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun dan bersaksi bahwa sesungguhnya aku adalah utusan Allah, dan semua itu kembali ke hati yang meyakini, melainkan ia akan diampuni." Saya berkata; Engkau mendengar hadits itu dari Mu'adz bin Jabal? Kemudian orang-orang memperlakukanku dengan sikap kasar Orang tua itu berkata; 'Biarkan dia karena ia tidak berkata buruk. Ya, saya mendengarnya dari Mu'adz bin Jabal, ia mengira mendengarnya dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi 'Adi] dari [Habib bin Asy-Syahid] dari [Humaid bin Hilal] dari [Hishshan bin Al Kahin] dari ['Abdur Rahman bin Samurah] dari [Mu'adz] perkataan serupa.]]]

Hadits Ahmad 20995

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءِ بْنِ الْوَلِيدِ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْعَبْدِيِّ أَوْ الْخَوْلَانِيِّ قَالَ جَلَسْتُ مَجْلِسًا فِيهِ عِشْرُونَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِذَا فِيهِمْ شَابٌّ حَدِيثُ السِّنِّ حَسَنُ الْوَجْهِ أَدْعَجُ الْعَيْنَيْنِ أَغَرُّ الثَّنَايَا فَإِذَا اخْتَلَفُوا فِي شَيْءٍ فَقَالَ قَوْلًا انْتَهَوْا إِلَى قَوْلِهِ فَإِذَا هُوَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ فَلَمَّا كَانَ مِنْ الْغَدِ جِئْتُ فَإِذَا هُوَ يُصَلِّي إِلَى سَارِيَةٍ قَالَ فَحَذَفَ مِنْ صَلَاتِهِ ثُمَّ احْتَبَى فَسَكَتَ قَالَ فَقُلْتُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ مِنْ جَلَالِ اللَّهِ قَالَ أَاللَّهِ قَالَ قُلْتُ أَاللَّهِ قَالَ فَإِنَّ مِنْ الْمُتَحَابِّينَ فِي اللَّهِ فِيمَا أَحْسَبُ أَنَّهُ قَالَ فِي ظِلِّ اللَّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ ثُمَّ لَيْسَ فِي بَقِيَّتِهِ شَكٌّ يَعْنِي فِي بَقِيَّةِ الْحَدِيثِ يُوضَعُ لَهُمْ كَرَاسٍ مِنْ نُورٍ يَغْبِطُهُمْ بِمَجْلِسِهِمْ مِنْ الرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ النَّبِيُّونَ وَالصِّدِّيقُونَ وَالشُّهَدَاءُ قَالَ فَحَدَّثْتُهُ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ فَقَالَ لَا أُحَدِّثُكَ إِلَّا مَا سَمِعْتُ عَنْ لِسَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَحَابِّينَ فِيَّ وَحَقَّتْ لِلْمُتَبَاذِلِينَ فِيَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَصَادِقِينَ فِيَّ وَالْمُتَوَاصِلِينَ شَكَّ شُعْبَةُ فِي الْمُتَوَاصِلِينَ أَوْ الْمُتَزَاوِرِينَ

Wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling mencintai karena Aku, bagi orang-orang yg berkorban karena Aku, bagi orang-orang yg saling berteman & menyambung sillalurrahim -Syu'bah ragu tentang orang-orang yg menyambung sillaturrahim ataukah orang-orang yg saling mengunjungi. [HR. Ahmad No.20995].

Hadits Ahmad No.20995 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ya'la bin 'Atho` bin Al Walid bin Abu 'Abdur Rahman] dari [Abu Idris Al 'Abdi atau Al Khoulani], ia berkata; Saya duduk disuatu majlis, disana ada duapuluh sahabat Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, ditengah-tengah mereka ada pemuda, berusia muda, elok rupanya, hitam matanya, putih giginya. Bila mereka berbeda pendapat tentang suatu hal, ia mengatakan kata-kata pamungkas. Ternyata ia adalah [Mu'adz bin Jabal]. Keesokan harinya saya datang dan ia tengah shalat menghadap seseorang yang berjalan. Mu'adz menghentikan shalat lalu duduk memeluk lutut kemudian diam. Kemudian saya berkata; 'Demi Allah, aku mencintaimu karena keagungan Allah. Ia berkata; Allah. Saya berkata; Engkau mengucapkan; Allah. Ia berkata; Karena orang-orang yang saling mencintai karena Allah -menurut saya ia berkata- maka ia berada didalam naungan Allah pada saat tidak ada naungan selain naungan-Nya. Selanjutnya tidak ada keraguan pada kelanjutannya -maksudnya kelanjutan hadits- Kursi-kursi dari cahaya diletakkan untuk mereka, pertemuan mereka dengan Allah membuat iri para nabi, orang-orang jujur dan para syuhada. Ia berkata; Kemudian saya menceritakannya kepada ['Ubadah bin Ash Shamit], ia berkata; Aku tidak menceritakan kepadamu selain yang telah aku dengar dari lisan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam'; "Wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling mencintai karena Aku, bagi orang-orang yang berkorban karena Aku, bagi orang-orang yang saling berteman dan menyambung sillalurrahim -Syu'bah ragu tentang orang-orang yang menyambung sillaturrahim ataukah orang-orang yang saling mengunjungi."]]]

Hadits Ahmad 20996

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ صَادِقًا مِنْ قَلْبِهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ قَالَ شُعْبَةُ لَمْ أَسْأَلْ قَتَادَةَ أَنَّهُ سَمِعَهُ عَنْ أَنَسٍ

Barangsiapa meninggal dunia sementara ia bersaksi bahwa tak ada Ilah (yang haq) selain Allah & sesungguhnya Muhammad adl utusan Allah tulus dari hati maka ia masuk surga. Berkata Syu'bah; saya tak bertanya kepada [HR. Ahmad No.20996].

Hadits Ahmad No.20996 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qotadah] dari [Anas] dari [Mu'adz], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa meninggal dunia sementara ia bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah tulus dari hati maka ia masuk surga." Berkata Syu'bah; saya tidak bertanya kepada Qotadah apakah ia mendengarnya dari Anas.]]]

Hadits Ahmad 20997

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي حَصِينٍ وَالْأَشْعَثِ بْنِ سُلَيْمٍ أَنَّهُمَا سَمِعَا الْأَسْوَدَ بْنَ هِلَالٍ يُحَدِّثُ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مُعَاذُ أَتَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ فَقَالَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ يَعْبُدُونَهُ وَلَا يُشْرِكُونَ بِهِ شَيْئًا قَالَ أَتَدْرِي مَا حَقُّهُمْ عَلَيْهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ قَالَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَنْ لَا يُعَذِّبَهُمْ

Apa kau tahu hak Allah atas manusia?
ia Mu'adz menjawab; Allah & rasulNya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Menyembah Allah & tak menyekutukanNya dgn sesuatu pun. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa kau tahu apa hak mereka atas Allah bila mereka melaksanakan hal itu?
ia Mu'adz menjawab; Allah & rasul-Nya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Allah tak menyiksa mereka. [HR. Ahmad No.20997].

Hadits Ahmad No.20997 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Hushain] dan [Al Asy'ats bin Sulaim], keduanya mendengar [Al Aswad bin Hilal] menceritakan dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Hai Mu'adz! Apa kau tahu hak Allah atas manusia?" Mu'adz menjawab; Allah dan rasulNya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Menyembah Allah dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun." Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apa kau tahu apa hak mereka atas Allah bila mereka melaksanakan hal itu?" Mu'adz menjawab; Allah dan rasul-Nya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak menyiksa mereka."]]]

Hadits Ahmad 20998

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ ثَنَا شُعْبَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي حَكِيمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ يَعْمَرَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ الدِّيْلِيِّ قَالَ كَانَ مُعَاذٌ بِالْيَمَنِ فَارْتَفَعُوا إِلَيْهِ فِي يَهُودِيٍّ مَاتَ وَتَرْكَ أَخًا مُسْلِمًا فَقَالَ مُعَاذٌ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْإِسْلَامَ يَزِيدُ وَلَا يَنْقُصُ فَوَرَّثَهُ

Islam bertambah & tak berkurang. Kemudian ia memberinya hak waris. [HR. Ahmad No.20998].

Hadits Ahmad No.20998 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amr bin Abu Hakim] dari [Abdullah bin Buraidah] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Abu Al Aswad Ad Daili], ia berkata; Mu'adz berada di Yaman, mereka melaporkan seorang yahudi yang mati dan meninggalkan seorang saudara lelaki muslim, [Mu'adz] berkata; 'Aku mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Islam bertambah dan tidak berkurang." Kemudian ia memberinya hak waris.]]]

Hadits Ahmad 20999

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَتَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا قَالَ وَهَلْ تَدْرِي مَا حَقُّهُمْ عَلَيْهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَنْ لَا يُعَذِّبَهُمْ

Apa kau tahu apa hak Allah atas manusia.?
Saya menjawab; Allah & rasulNya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Menyembahnya & tak menyekutukanNya dgn apa pun. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa kau tahu apa hak mereka atas Allah?
Saya menjawab; Allah & rasulNya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Allah tak bakalan menyiksa mereka. [HR. Ahmad No.20999].

Hadits Ahmad No.20999 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Abdul Malik bin Umair] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Saya pernah membonceng Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam kemudian beliau bersabda; "Apa kau tahu apa hak Allah atas manusia.?" Saya menjawab; Allah dan rasulNya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Menyembahnya dan tidak menyekutukanNya dengan apa pun. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apa kau tahu apa hak mereka atas Allah?" Saya menjawab; Allah dan rasulNya lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak bakalan menyiksa mereka."]]]

Hadits Ahmad 21000

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عَوْنٍ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أَخِي الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ نَاسٍ مِنْ أَصْحَابِ مُعَاذٍ مِنْ أَهْلِ حِمْصَ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ بَعَثَهُ إِلَى الْيَمَنِ فَقَالَ كَيْفَ تَصْنَعُ إِنْ عَرَضَ لَكَ قَضَاءٌ قَالَ أَقْضِي بِمَا فِي كِتَابِ اللَّهِ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي كِتَابِ اللَّهِ قَالَ فَبِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَجْتَهِدُ رَأْيِي لَا آلُو قَالَ فَضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدْرِي ثُمَّ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَفَّقَ رَسُولَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمَا يُرْضِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

saat Rasulullah Shallalla hu'alaihi wasallam mengutus Mu'adz ke Yaman, beliau bersabda:
Apa yg akan kau lakukan bila terjadi perkara yg harus kau hukumi?
Ia Mu'adz menjawab; Aku menghukumi berdasarkan yg ada dalam kitab Allah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bila didalam kitab Allah tak ada, apa yg akan kau lakukan bila terjadi perkara yg harus kau hukumi?
Ia Mu'adz menjawab; Dengan sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bila tak ada dalam sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam?
Ia Mu'adz menjawab; Saya berijtihad dgn pendapatku, & saya tak mengabaikannya. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menepuk dadaku & bersabda:
Segala puji bagi Allah yg memberi pertolongan pada utusan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk sesuatu yg membuatnya ridha. [HR. Ahmad No.21000].

Hadits Ahmad No.21000 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu 'Aun] dari [Al Harits bin Amr] keponakan Al Mughirah bin Syu'bah, dari [beberapa sahabat Mu'adz dari penduduk Himash], dari [Mu'adz], saat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengutus Mu'adz ke Yaman, beliau bersabda; "Apa yang akan kau lakukan bila terjadi perkara yang harus kau hukumi?" Mu'adz menjawab; Aku menghukumi berdasarkan yang ada dalam kitab Allah. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Bila didalam kitab Allah tidak ada, apa yang akan kau lakukan bila terjadi perkara yang harus kau hukumi?" Mu'adz menjawab; Dengan sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Bila tidak ada dalam sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam?" Mu'adz menjawab; Saya berijtihad dengan pendapatku, dan saya tidak mengabaikannya. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menepuk dadaku dan bersabda; "Segala puji bagi Allah yang memberi pertolongan pada utusan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam untuk sesuatu yang membuatnya ridha."]]]

Hadits Ahmad 21001

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا رَمْلَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْجَبَ ذُو الثَّلَاثَةِ فَقَالَ لَهُ مُعَاذٌ وَذُو الِاثْنَيْنِ قَالَ وَذُو الِاثْنَيْنِ

Pemilik tiga (anak yg meninggal dunia) telah mewajibkan. Mu'adz bertanya kepada beliau; Dan pemilik dua (anak yg meninggal dunia) ?
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Dan pemilik dua anak (yang meninggal dunia) . +Ket; Mewajibkan; maksudnya mewajibkan pemiliknya memasuki surga. [HR. Ahmad No.21001].

Hadits Ahmad No.21001 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Bahz] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] telah bercerita kepada kami [Qois bin Muslim] berkata; Saya mendengar [Abu Romlah] bercerita dari ['Abdullah bin Muslim] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Pemilik tiga (anak yang meninggal dunia) Telah mewajibkan." Mu'adz bertanya kepada beliau; Dan pemilik dua (anak yang meninggal dunia)? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Dan pemilik dua anak (yang meninggal dunia)." -Keterangan; Mewajibkan; maksudnya mewajibkan pemiliknya memasuki surga-.]]]

Hadits Ahmad 21002

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا مُعَاذُ بْنَ جَبَلٍ قَالَ لَبَّيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَسَعْدَيْكَ قَالَ لَا يَشْهَدُ عَبْدٌ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ثُمَّ يَمُوتُ عَلَى ذَلِكَ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ قَالَ قُلْتُ أَفَلَا أُحَدِّثُ النَّاسَ قَالَ لَا إِنِّي أَخْشَى أَنْ يَتَّكِلُوا عَلَيْهِ

Tidaklah seorang hamba bersaksi bahwa tak ada ilah (yang haq) kecuali Allah, kemudian ia meninggal dunia diatas hal itu, melainkan pasti masuk surga. Saya Mu'adz berkata; Bolehkah saya memberitahukannya kepada orang-orang?. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Aku khawatir mereka mengandalkannya. [HR. Ahmad No.21002].

Hadits Ahmad No.21002 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Bahz] telah bercerita kepada kami [Hammam] telah bercerita kepada kami [Qotadah] dari [Anas] bahwa [Mu'adz bin Jabal] bercerita kepadanya bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hai Mu'adz!" ia menjawab; 'Baik, wahai Rasulullah!. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tidaklah seorang hamba bersaksi bahwa tidak ada ilah (yang haq) kecuali Allah, kemudian ia meninggal dunia diatas hal itu, melainkan pasti masuk surga." Saya berkata; Bolehkah saya memberitahukannya kepada orang-orang?. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Aku khawatir mereka mengandalkannya."]]]

Hadits Ahmad 21003

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ لَمْ يَأْمُرْنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَوْقَاصِ الْبَقَرِ شَيْئًا حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ مُعَاذٍ فَذَكَرَ مِثْلَهُ

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tak memeritahkanku memungut zakat sapi sama sekali (yang kurang dari tigapuluh ekor). Telah bercerita kepada kami Abu Kamil telah bercerita kepada kami Hammad bin Salamah dari 'Ameri bin Dinar dari Thawus dari Mu'adz kemudian ia menyebutkan perkataan serupa. [HR. Ahmad No.21003].

Hadits Ahmad No.21003 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Kamil] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Zaid] telah bercerita kepada kami ['Amr bin DInar] dari [Thawus] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tidak memeritahkanku memungut zakat sapi sama sekali (yang kurang dari tigapuluh ekor). Telah bercerita kepada kami [Abu Kamil] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Amr bin Dinar] dari [Thawus] dari [Mu'adz] kemudian ia menyebutkan perkataan serupa.]]]

Hadits Ahmad 21004

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ وَأَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ جَمَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menjama' dzuhur & ashar, maghrib & isya' saat perang Tabuk. [HR. Ahmad No.21004].

Hadits Ahmad No.21004 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] telah memberitakan kepada kami [Sufyan]. Dan [Abu Ahmad] (juga berkata) Telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zubair] dari [Abu Ath Thufail] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam menjama' dzuhur dan ashar, maghrib dan isya' saat perang Tabuk.]]]

Hadits Ahmad 21005

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ بَعَثَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ فَأَمَرَهُ أَنْ يَأْخُذَ مِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ مِنْ الْبَقَرِ تَبِيعًا أَوْ تَبِيعَةً وَمِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ مُسِنَّةً وَمِنْ كُلِّ حَالِمٍ دِينَارًا أَوْ عِدْلَهُ مَعَافِرَ

memerintahkannya untuk memungut zakat satu tabi' atau tabi'ah untuk setiap tigapuluh ekor sapi, satu musinnah untuk setiap empatpuluh ekor sapi & satu dinar untuk setiap orang yg sudah baligh atau senilai baju Ma'afir. + Tabi'atau tabi'ah; anak sapi yg sudah menginjak tahun kedua. Musinnah ; Anak sapi yg genap dua tahun atau lebih. Halim ; anak remaja yg telah baligh. Ma'afir; salah satau jenis pakaian buatan Yaman. [HR. Ahmad No.21005].

Hadits Ahmad No.21005 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Abu Wa`il] dari [Masruq] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengutusnya ke Yaman kemudian memerintahkannya untuk memungut zakat satu tabi' atau tabi'ah untuk setiap tigapuluh ekor sapi, satu musinnah untuk setiap empatpuluh ekor sapi dan satu dinar untuk setiap orang yang sudah baligh atau senilai baju Ma'afir.]]]

Hadits Ahmad 21006

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ يَخَامِرَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُمْ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ فُوَاقَ نَاقَتِهِ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَمَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْقَتْلَ مِنْ عِنْدِ نَفْسِهِ صَادِقًا ثُمَّ مَاتَ أَوْ قُتِلَ فَلَهُ أَجْرُ شَهِيدٍ وَمَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ نُكِبَ نَكْبَةً فَإِنَّهَا تَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَغَذِّ مَا كَانَتْ لَوْنُهَا كَالزَّعْفَرَانِ وَرِيحُهَا كَالْمِسْكِ وَمَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَعَلَيْهِ طَابَعُ الشُّهَدَاءِ قَالَ أَبِي و قَالَ حَجَّاجٌ وَرَوْحٌ كَأَغَزِّ وَقَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ كَأَغَرِّ وَهَذَا الصَّوَابُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Siapa pun dari seorang muslim yg tidur siang dijalan Allah seukuran lamanya memeras unta sapi maka wajiblah surga baginya, barangsiapa meminta terbunuh kepada Allah dgn tulus dari hatinya kemudian mati atau dibunuh maka ia mendapatkan pahala syahid, barangsiapa terluka dijalan Allah atau terluka hingga berdarah maka darahnya akan datang pada hari kiamat dgn mengucur deras, warnanya seperti za'faran & baunya seperti kasturi & barangsiapa terluka dijalan Allah maka ia mendapatkan cap syuhada`. Berkata Abu Kamil, Hajjaj & Rouh; Seperti duri. Berkata 'Abdur Razzaq; seperti paling putih. Dan ini insya Allah benar. [HR. Ahmad No.21006].

Hadits Ahmad No.21006 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij], berkata [Salman bin Musa] telah bercerita kepada kami [Malik bin Yakhamir] bahwa [Mu'adz bin Jabal] bercerita kepada mereka sesungguhnya ia mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Siapa pun dari seorang muslim yang tidur siang dijalan Allah seukuran lamanya memeras unta sapi maka wajiblah surga baginya, barangsiapa meminta terbunuh kepada Allah dengan tulus dari hatinya kemudian mati atau dibunuh maka ia mendapatkan pahala syahid, barangsiapa terluka dijalan Allah atau terluka hingga berdarah maka darahnya akan datang pada hari kiamat dengan mengucur deras, warnanya seperti za'faran dan baunya seperti kasturi dan barangsiapa terluka dijalan Allah maka ia mendapatkan cap syuhada`." Berkata bapakku; [Hajjaj] dan [Rouh] menyebutkan: "Seperti duri". Berkata 'Abdur Razzaq; seperti paling putih. Dan insya Allah ini yang benar.]]]

Hadits Ahmad 21007

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ الْعَدَوِيِّ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ قَالَ قَدِمَ عَلَى أَبِي مُوسَى مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ بِالْيَمَنِ فَإِذَا رَجُلٌ عِنْدَهُ قَالَ مَا هَذَا قَالَ رَجُلٌ كَانَ يَهُودِيًّا فَأَسْلَمَ ثُمَّ تَهَوَّدَ وَنَحْنُ نُرِيدُهُ عَلَى الْإِسْلَامِ مُنْذُ قَالَ أَحْسَبُهُ شَهْرَيْنِ فَقَالَ وَاللَّهِ لَا أَقْعُدُ حَتَّى تَضْرِبُوا عُنُقَهُ فَضُرِبَتْ عُنُقُهُ فَقَالَ قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَنَّ مَنْ رَجَعَ عَنْ دَيْنِهِ فَاقْتُلُوهُ أَوْ قَالَ مَنْ بَدَّلَ دَيْنَهُ فَاقْتُلُوهُ

'Barangsiapa yg merubah agamanya maka bunuhlah dia.' [HR. Ahmad No.21007].

Hadits Ahmad No.21007 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Humaid bin Hilal Al 'Adawi] dari [Abu Burdah], ia berkata; Mu'adz bin Jabal mendatangi Abu Musa di Yaman, sedang seseorang berada di dekatnya. Muadz berkata; Siapa dia? Abu Musa menjawab; Seseorang yang dulunya Yahudi kemudian masuk Islam lalu kembali menjadi Yahudi lagi, kami menginginkannya tetap memeluk Islam sejak dua bulan saya tahan. Berkata Mu'adz; 'Demi Allah aku tidak akan singgah sebelum kau memenggal lehernya.' Kemudian orang itu pun dipenggal lehernya, kemudian [Mu'adz] berkata; 'Allah dan rasulNya menetapkan, barangsiapa yang meninggalkan agamanya maka bunuhlah dia.' Atau berkata; 'Barangsiapa yang merubah agamanya maka bunuhlah dia.']]]

Hadits Ahmad 21008

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ أَبِي النَّجُودِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَصْبَحْتُ يَوْمًا قَرِيبًا مِنْهُ وَنَحْنُ نَسِيرُ فَقُلْتُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ وَيُبَاعِدُنِي مِنْ النَّارِ قَالَ لَقَدْ سَأَلْتَ عَنْ عَظِيمٍ وَإِنَّهُ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ يَسَّرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ تَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ وَتَصُومُ رَمَضَانَ وَتَحُجُّ الْبَيْتَ ثُمَّ قَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ الصَّوْمُ جُنَّةٌ وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ وَصَلَاةُ الرَّجُلِ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ ثُمَّ قَرَأَ قَوْلَهُ تَعَالَى { تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ حَتَّى بَلَغَ يَعْمَلُونَ } ثُمَّ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ وَعَمُودِهِ وَذُرْوَةِ سَنَامِهِ فَقُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَأْسُ الْأَمْرِ وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ ثُمَّ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكَ بِمِلَاكِ ذَلِكَ كُلِّهِ فَقُلْتُ لَهُ بَلَى يَا نَبِيَّ اللَّهِ فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ فَقَالَ كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُونَ بِمَا نَتَكَلَّمُ بِهِ فَقَالَ ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ عَلَى وُجُوهِهِمْ فِي النَّارِ أَوْ قَالَ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ

Engkau telah menanyakan sesuatu yg agung, itu amatlah mudah bagi yg diberi kemudahan oleh Allah; engkau menyembahNya & tak menyekutukanNya dgn apa pun, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa ramadhan, haji ke baitullah. Selanjutnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Maukah engkau aku tunjukan pintu-pintu kebaikan; puasa adl perisai, sedekah menghapus kesalahan, shalat ditengah malam kemudian membaca firman Allah SubhanahuWaTa'ala, 'Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur' hingga 'Yang mereka kerjakan.' Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Maukah kau aku beritahukan pokok, sendi & puncaknya suatu hal?' saya Mu'adz menjawab; Ya, wahai nabi Allah. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memegang lisan beliau & bersabda:
[HR. Ahmad No.21008].

Hadits Ahmad No.21008 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari ['Ashim bin Abu An Najud] dari [Abu Wa`il] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Saya pernah membonceng Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dalam suatu perjalanan, kemudian pada suatu pagi hari saya mendekat beliau saat kami tengah berjalan, lalu saya berkata; Wahai Rasulullah! Beritahukanlah suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga dan menjauhkanku dari neraka. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Engkau telah menanyakan sesuatu yang agung, itu amatlah mudah bagi yang diberi kemudahan oleh Allah; engkau menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan apa pun, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa ramadhan, haji ke baitullah." Selanjutnya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Maukah engkau aku tunjukan pintu-pintu kebaikan; puasa adalah perisai, sedekah menghapus kesalahan, shalat ditengah malam kemudian membaca firman Allah subhanahu wata'ala, 'Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur' hingga 'Yang mereka kerjakan.' Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Maukah kau aku beritahukan pokok, sendi dan puncaknya suatu hal? ' saya menjawab; Ya, wahai nabi Allah. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memegang lisan beliau dan bersabda; Tahanlah ini. Kemudian saya bertanya; Wahai Rasulullah! Sesungguhnya kami akan dihukum karena hal yang kami bicarakan? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Celaka kau hai Mu'adz, tidaklah orang-orang ditelungkupkan diatas wajahnya di neraka -atau Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Diatas hidung mereka- melainkan karena hasil lisan-lisan mereka?."]]]

Hadits Ahmad 21009

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْوَرْدِ يَعْنِي ابْنَ ثُمَامَةَ ح وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْوَرْدِ بْنِ ثُمَامَةَ جَمِيعًا عَنِ اللَّجْلَاجِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجُلٍ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الصَّبْرَ فَقَالَ قَدْ سَأَلْتَ الْبَلَاءَ فَسَلْ اللَّهَ الْعَافِيَةَ قَالَ وَمَرَّ بِرَجُلٍ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ تَمَامَ النِّعْمَةِ قَالَ يَا ابْنَ آدَمَ أَتَدْرِي مَا تَمَامُ النِّعْمَةِ قَالَ دَعْوَةٌ دَعَوْتُ بِهَا أَرْجُو بِهَا الْخَيْرَ قَالَ فَإِنَّ تَمَامَ النِّعْمَةِ فَوْزٌ مِنْ النَّارِ وَدُخُولُ الْجَنَّةِ قَالَ أَبِي لَوْ لَمْ يَرْوِ الْجُرَيْرِيُّ إِلَّا هَذَا الْحَدِيثَ كَانَ

Kau telah meminta bencana, mintalah keselamatan pada Allah. Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melintasi seseorang, ia berdoa; Ya Allah! Sesungguhnya aku meminta kesempurnaan nikmat padaMu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Hai anak cucu Adam! Tahukah kamu apa itu kesempurnaan nikmat?
orang itu menjawab; Doa yg aku panjatkan, dengannya saya berharap kebaikan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya kesempurnaan nikmat adl selamat dari neraka & masuk surga. Berkata ayah saya; Andai Al Jurairi hanya meriwayatkan hadits ini tentulah sudah cukup. [HR. Ahmad No.21009].

Hadits Ahmad No.21009 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Sa'id Al Jurairi] dari [Abu Al Ward bin Tsumamah]. Dan [Yazid bin Harun] (juga menyebutkan) Telah memberitakan kepada kami [Al Jurairi] dari [Abu Al Ward bin Tsumamah] dari [Al Lajlaj] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam melintasi seseorang, ia berdoa; Ya Allah! Sesungguhnya aku meminta kesabaran kepadaMu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Kau telah meminta bencana, mintalah keselamatan pada Allah." Kemudian Nabi Shallallahu'alaihiwasallam melintasi seseorang, ia berdoa; Ya Allah! Sesungguhnya aku meminta kesempurnaan nikmat padaMu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hai anak cucu Adam! Tahukah kamu apa itu kesempurnaan nikmat?" orang itu menjawab; Doa yang aku panjatkan, dengannya saya berharap kebaikan. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya kesempurnaan nikmat adalah selamat dari neraka dan masuk surga." Berkata ayah saya; Andai Al Jurairi hanya meriwayatkan hadits ini tentulah sudah cukup."]]]

Hadits Ahmad 21010

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَابْنُ بَكْرٍ قَالَا أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ أَنَّ طَاوُسًا أَخْبَرَهُ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ قَالَ لَسْتُ آخُذُ فِي أَوْقَاصِ الْبَقَرِ شَيْئًا حَتَّى آتِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَأْمُرْنِي فِيهَا بِشَيْءٍ قَالَ ابْنُ بَكْرٍ لَسْتُ بِآخِذٍ فِي الْأَوْقَاصِ

Saya tak memungut zakat sapi sama sekali (yang kurang dari tigapuluh ekor) kemudian saya mendatangi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau tak memerintahkanku saya sekali untuk itu. Berkata Ibnu Bakr; Saya tak memungut zakat (sapi yg kurang dari tigapuluh ekor) . [HR. Ahmad No.21010].

Hadits Ahmad No.21010 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] dan [Ibnu Bakr], keduanya berkata; Telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata; Telah memberitakan kepada kami ['Amr bin Dinar] bahwa [Thawus] telah memberikan kabar kepadanya bahwa [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saya tidak memungut zakat sapi sama sekali (yang kurang dari tigapuluh ekor) kemudian saya mendatangi Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, beliau tidak memerintahkanku saya sekali untuk itu. Berkata Ibnu Bakr; Saya tidak memungut zakat (sapi yang kurang dari tigapuluh ekor).]]]

Hadits Ahmad 21011

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ طَاوُسٍ أُتِيَ مُعَاذٌ بِوَقَصِ الْبَقَرِ وَالْعَسَلِ فَقَالَ لَمْ يَأْمُرْنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِمَا بِشَيْءٍ قَالَ سُفْيَانُ الْأَوْقَاصُ مَا دُونَ الثَّلَاثِينَ

zakat sapi (yang belum mencapai tigapuluh ekor) & madu dibawa ke hadapan Mu'adz kemudian ia berkata; Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tak memerintahkanku sama sekali (memungut zakat) keduanya. Berkata Sufyan; Awqash adl sesuatu yg kurang dari tiga puluh. [HR. Ahmad No.21011].

Hadits Ahmad No.21011 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari ['Amr] dari [Thawus]; Zakat sapi (yang belum mencapai tigapuluh ekor) dan madu dibawa ke hadapan [Mu'adz] kemudian ia berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam tidak memerintahkanku sama sekali (memungut zakat) keduanya. Berkata Sufyan; Awqash adalah sesuatu yang kurang dari tiga puluh.]]]

Hadits Ahmad 21012

حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ حَسَّانَ بْنِ عَطِيَّةَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَابِطٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ الْأَوْدِيِّ قَالَ قَدِمَ عَلَيْنَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ الْيَمَنَ رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ السَّحَرِ رَافِعًا صَوْتَهُ بِالتَّكْبِيرِ أَجَشَّ الصَّوْتِ فَأُلْقِيَتْ عَلَيْهِ مَحَبَّتِي فَمَا فَارَقْتُهُ حَتَّى حَثَوْتُ عَلَيْهِ التُّرَابَ بِالشَّامِ مَيِّتًا رَحِمَهُ اللَّهُ ثُمَّ نَظَرْتُ إِلَى أَفْقَهِ النَّاسِ بَعْدَهُ فَأَتَيْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ فَقَالَ لِي كَيْفَ أَنْتَ إِذَا أَتَتْ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ يُصَلُّونَ الصَّلَاةَ لِغَيْرِ وَقْتِهَا قَالَ فَقُلْتُ مَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ صَلِّ الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا وَاجْعَلْ ذَلِكَ مَعَهُمْ سُبْحَةً

Shalatlah pada waktunya & jadikan hal itu sebagai shalat sunnah bersama mereka. [HR. Ahmad No.21012].

Hadits Ahmad No.21012 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Al Walid bin Muslim] telah bercerita kepada kami [Al Auza'i] dari [Hassan bin 'Athiyyah] telah bercerita kepadaku ['Abdur Rahman bin Sabith] dari ['Amr bin Maimun Al Audi], ia berkata; Mu'adz bin Jabal mendatangi kami di Yaman sebagai utusan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, ia tiba pada penghujung malam seraya bertakbir dengan suara keras dan serak. Aku mencintainya dan aku tidak pernah meninggalkanya hingga ia dikebumikan di Syam. -Semoga Allah merahmatinya-. Kemudian sepeninggalnya aku melihat orang yang paling berilmu, aku mendatangi ['Abdullah bin Mas'ud], ia berkata; 'Bagaimana menurutmu, bila para pemimpin mendatangimu, mereka shalat diluar waktunya? Saya berkata; Apa yang kau perintahkan bila aku menemukan hal itu. Ia berkata; Shalatlah pada waktunya dan jadikan hal itu sebagai shalat sunnah bersama mereka.]]]

Hadits Ahmad 21013

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرٍ الْأَسْلَمِيُّ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ طَمَعٍ يَهْدِي إِلَى طَبْعٍ وَمِنْ طَمَعٍ يَهْدِي إِلَى غَيْرِ مَطْمَعٍ وَمِنْ طَمَعٍ حَيْثُ لَا طَمَعَ

Berlindunglah kepada Allah dari ketamakan yg mengarahkan kepada watak, dari ketamakan yg mengarahkan pada sesuatu yg tak diinginkan & dari ketamakan yg tak dimaui. [HR. Ahmad No.21013].

Hadits Ahmad No.21013 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bisyr] telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin 'Amir Al Aslami] dari [Al Walid bin 'Abdur Rahman] dari [JUbair bin Nufair] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Berlindunglah kepada Allah dari ketamakan yang mengarahkan kepada watak, dari ketamakan yang mengarahkan pada sesuatu yang tidak diinginkan dan dari ketamakan yang tidak dimaui."]]]

Hadits Ahmad 21014

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ { تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ } قَالَ قِيَامُ الْعَبْدِ مِنْ اللَّيْلِ

Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bangunnya seseorang pada malam hari. [HR. Ahmad No.21014].

Hadits Ahmad No.21014 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Zaid bin Al Hubab] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ashim] dari [Syahr bin Hawsyab] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda; "Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bangunnya seseorang pada malam hari."]]]

Hadits Ahmad 21015

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ ثَوْبَانَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ وَخُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ خُرُوجُ الدَّجَّالِ ثُمَّ ضَرَبَ عَلَى فَخِذِهِ أَوْ عَلَى مَنْكِبِهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ هَذَا لَحَقٌّ كَمَا أَنَّكَ قَاعِدٌ وَكَانَ مَكْحُولٌ يُحَدِّثُ بِهِ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Makmurnya Baitul Maqdis adl runtuhnya Yatsrib (Madinah, runtuhnya Yatsrib adl munculnya peperangan, munculnya peperangan adl ditaklukkannya Kostantinopel, ditaklukkannya Kostantinopel adl keluarnya Dajjal. Kemudian beliau memukul lutut atau bahu Mu'ad, beliau bersabda:
Sengguhnya ini benar seperti halnya engkau duduk. Makhlul menceritakannya dari Jubair bin Nufair dari Malik bin Yakhomir dari Mu'adz bin Jabal dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sepertinya. [HR. Ahmad No.21015].

Hadits Ahmad No.21015 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Zaid bin Al Hubab] telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman bin Tsauban] telah bercerita kepadaku [ayahku] dari [Makhul] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Makmurnya Baitul Maqdis adalah runtuhnya Yatsrib (Madinah), runtuhnya Yatsrib adalah munculnya peperangan, munculnya peperangan adalah ditaklukkannya Kostantinopel, ditaklukkannya Kostantinopel adalah keluarnya Dajjal." Kemudian beliau memukul lutut atau bahu Mu'adz, beliau bersabda; "Sengguhnya ini benar seperti halnya engkau duduk." Dan Makhlul menceritakannya dari [Jubair bin Nufair] dari [Malik bin Yakhamir] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam sepertinya.]]]

Hadits Ahmad 21016

حَدَّثَنَا يُونُسُ فِي تَفْسِيرِ شَيْبَانَ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ وَحَدَّثَ شَهْرُ بْنُ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبْعَثُ الْمُؤْمِنُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ جُرْدًا مُرْدًا مُكَحَّلِينَ بَنِي ثَلَاثِينَ سَنَةً

Orang-orang mu`min dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang, muda, bercelak & dalam usia tigapuluh tahun.' [HR. Ahmad No.21016].

Hadits Ahmad No.21016 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Yunus] dalam tafsir [Syaiban] dari [Qotadah], ia berkata; telah menceritakan [Syahr bin Hausyab] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Orang-orang mu`min dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang, muda, bercelak dan dalam usia tigapuluh tahun.']]]

Hadits Ahmad 21017

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مَلِيحٍ الْهُذَلِيِّ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ وَعَنْ أَبِي مُوسَى قَالَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا نَزَلَ مَنْزِلًا كَانَ الَّذِي يَلِيهِ الْمُهَاجِرُونَ قَالَ فَنَزَلْنَا مَنْزِلًا فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ حَوْلَهُ قَالَ فَتَعَارَرْتُ مِنْ اللَّيْلِ أَنَا وَمُعَاذٌ فَنَظَرْنَا قَالَ فَخَرَجْنَا نَطْلُبُهُ إِذْ سَمِعْنَا هَزِيزًا كَهَزِيزِ الْأَرْحَاءِ إِذْ أَقْبَلَ فَلَمَّا أَقْبَلَ نَظَرَ قَالَ مَا شَأْنُكُمْ قَالُوا انْتَبَهْنَا فَلَمْ نَرَكَ حَيْثُ كُنْتَ خَشِينَا أَنْ يَكُونَ أَصَابَكَ شَيْءٌ جِئْنَا نَطْلُبُكَ قَالَ أَتَانِي آتٍ فِي مَنَامِي فَخَيَّرَنِي بَيْنَ أَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ نِصْفُ أُمَّتِي أَوْ شَفَاعَةً فَاخْتَرْتُ لَهُمْ الشَّفَاعَةَ فَقُلْنَا فَإِنَّا نَسْأَلُكَ بِحَقِّ الْإِسْلَامِ وَبِحَقِّ الصُّحْبَةِ لَمَا أَدْخَلْتَنَا الْجَنَّةَ قَالَ فَاجْتَمَعَ عَلَيْهِ النَّاسُ فَقَالُوا لَهُ مِثْلَ مَقَالَتِنَا وَكَثُرَ النَّاسُ فَقَالَ إِنِّي أَجْعَلُ شَفَاعَتِي لِمَنْ مَاتَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَحْرُسُهُ أَصْحَابُهُ فَذَكَرَ نَحْوَهُ

Ada yg mendatangiku dalam mimpiku, ia memberiku pilihan antara separuh ummatku masuk surga ataukah syafaat, kemudian aku memilih syafaat untuk mereka. Kami bertanya; Kami bertanya kepada Tuan atas hak Islam & hak bersahabat, tuan pasti tak memasukkan kami ke surga. Kemudian orang-orang berkumpul di sekitar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam & mengemukakan pertanyaan seperti yg kami utarakan. Orang-orang kian banyak kemudian beliau bersabda:
Sesungguhnya aku memberikan syafaatku kepada orang yg meninggal dunia tak menyekutukan Allah dgn apa pun. Telah bercerita kepada kami Rouh telah bercerita kepada kami Hammad bin Salamah telah bercerita kepada kami 'Ashi bin Bahdalah dari Abu Burdah dari Abu Musa bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dijaga oleh para sahabat. Ia Abu Musa menyebutkan hadits serupa. [HR. Ahmad No.21017].

Hadits Ahmad No.21017 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Aswad bin 'Amir] telah mengkhabarkan kepadaku [Abu Bakr bin 'Ayyasy] dari [Ashim] dari [Abu Burdah] dari [Abu Malih Al Hudzali] dari [Mu'adz bin Jabal] dan dari [Abu Musa], ia berkata; Bila Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersinggah disuatu rumah yang berdekatan kaum Muhajirin, beliau bersabda; "Kami singgah di suatu rumah." Kemudian Nabi Shallallahu'alaihiwasallam berdiri sementara kami berada disekeliling beliau. Berkata Abu Musa; Pada suatu malam, saya dan Mu'adz keluar kemudian kami mencari-cari beliau. Tiba-tiba kami mendengar goncangan seperti goncangan alat penumbuk gandum. Ternyata beliau datang dan saat datang beliau bersabda; "Ada apa dengan kalian?" mereka berkata; 'Kami terbangun dan kami tidak melihat tuan, kami khawatir tuan tertimpa sesuatu, kami datang untuk mencari tuan. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Ada yang mendatangiku dalam mimpiku, ia memberiku pilihan antara separuh ummatku masuk surga ataukah syafaat, kemudian aku memilih syafaat untuk mereka." Kami bertanya; Kami bertanya kepada Tuan atas hak Islam dan hak bersahabat, tuan pasti tidak memasukkan kami ke surga. Kemudian orang-orang berkumpul di sekitar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dan mengemukakan pertanyaan seperti yang kami utarakan. Orang-orang kian banyak kemudian beliau bersabda; "Sesungguhnya aku memberikan syafaatku kepada orang yang meninggal dunia tidak menyekutukan Allah dengan apa pun." Telah bercerita kepada kami Rouh telah bercerita kepada kami Hammad bin Salamah telah bercerita kepada kami 'Ashim bin Bahdalah dari Abu Burdah dari Abu Musa bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dijaga oleh para sahabat. Ia menyebutkan hadits serupa.]]]

Hadits Ahmad 21018

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَنْبَأَنَا أَبُو بَكْرٍ يَعْنِي ابْنَ عَيَّاشٍ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي رَأَيْتُ فِي النَّوْمِ كَأَنِّي مُسْتَيْقِظٌ أَرَى رَجُلًا نَزَلَ مِنْ السَّمَاءِ عَلَيْهِ بُرْدَانِ أَخْضَرَانِ نَزَلَ عَلَى جِذْمِ حَائِطٍ مِنْ الْمَدِينَةِ فَأَذَّنَ مَثْنَى مَثْنَى ثُمَّ جَلَسَ ثُمَّ أَقَامَ فَقَالَ مَثْنَى مَثْنَى قَالَ نِعْمَ مَا رَأَيْتَ عَلِّمْهَا بِلَالًا قَالَ قَالَ عُمَرُ قَدْ رَأَيْتُ مِثْلَ ذَلِكَ وَلَكِنَّهُ سَبَقَنِي

Sesungguhnya aku bermimpi seperti terbangun, aku melihat seseorang turun dari langit mengenakan dua jubah hijau, ia turun diatas pangkal salah satu kebun Madinah, ia mengumandangkan adzan dua kali dua kali, lalu ia mengumandangkan iqamat dua kali dua kali. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Alangkah baiknya mimpimu, ajarkan pada Bilal. Ia seorang Anshor berkata; berkata 'Umar; Saya bermimpi seperti itu tapi dia mendahuluiku. [HR. Ahmad No.21018].

Hadits Ahmad No.21018 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Aswad bin 'Amir] telah memberitakan kepada kami [Abu Bakr bin 'Ayyash] dari [Al A'masy] dari ['Amr bin Murrah] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Salah seorang Anshor mendatangi Nabi Shallallahu'alaihiwasallam lalu berkata; Sesungguhnya aku bermimpi seperti terbangun, aku melihat seseorang turun dari langit mengenakan dua jubah hijau, ia turun diatas pangkal salah satu kebun Madinah, ia mengumandangkan adzan dua kali dua kali, lalu ia mengumandangkan iqamat dua kali dua kali. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Alangkah baiknya mimpimu, ajarkan pada Bilal." berkata 'Umar; Saya bermimpi seperti itu tapi dia mendahuluiku.]]]

Hadits Ahmad 21019

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ لَقِيَ اللَّهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا يُصَلِّي الْخَمْسَ وَيَصُومُ رَمَضَانَ غُفِرَ لَهُ قُلْتُ أَفَلَا أُبَشِّرُهُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ دَعْهُمْ يَعْمَلُوا

Barangsiapa menemui Allah tanpa menyekutukanNya dgn apa pun, shalat lima waktu & puasa Ramadhan, maka ia diampuni. Aku Mu'adz berkata; Bolehkan aku memberitahukan khabar gembira ini pada mereka. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Biarkan mereka beramal. [HR. Ahmad No.21019].

Hadits Ahmad No.21019 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Zuhair bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Mu'adz bin Jabal], ia berkata; Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa menemui Allah tanpa menyekutukanNya dengan apa pun, shalat lima waktu dan puasa Ramadhan, maka ia diampuni." Aku berkata; Bolehkan aku memberitahukan khabar gembira ini pada mereka. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Biarkan mereka beramal."]]]

Hadits Ahmad 21020

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا الْعَلَاءُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ ذِئْبُ الْإِنْسَانِ كَذِئْبِ الْغَنَمِ يَأْخُذُ الشَّاةَ الْقَاصِيَةَ وَالنَّاحِيَةَ فَإِيَّاكُمْ وَالشِّعَابَ وَعَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ وَالْعَامَّةِ وَالْمَسْجِدِ

Setan adl serigala bagi manusia laksana serigala bagi kambing terlepas & tersingkir. Karena itu janganlah kalian bercerai berai, kalian harus bersama jamaah, orang banyak & masjid. [HR. Ahmad No.21020].

Hadits Ahmad No.21020 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Sa'id] dari [Qotadah] telah bercerita kepada kami [Al 'Ala`bin Ziyad] dari [Mu'adz bin Jabal], bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Setan adalah serigala bagi manusia laksana serigala bagi kambing yang terlepas dan tersingkir. Karena itu janganlah kalian bercerai berai, kalian harus bersama jamaah, orang banyak dan masjid."]]]

Hadits Ahmad 21021

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ وَإِسْحَاقُ يَعْنِي ابْنَ عِيسَى أَخْبَرَنِي مَالِكٌ عَنْ أَبِي حَازِمِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ قَالَ دَخَلْتُ مَسْجِدَ دِمَشْقِ الشَّامِ فَإِذَا أَنَا بِفَتًى بَرَّاقِ الثَّنَايَا وَإِذَا النَّاسُ حَوْلَهُ إِذَا اخْتَلَفُوا فِي شَيْءٍ أَسْنَدُوهُ إِلَيْهِ وَصَدَرُوا عَنْ رَأْيِهِ فَسَأَلْتُ عَنْهُ فَقِيلَ هَذَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ فَلَمَّا كَانَ الْغَدُ هَجَّرْتُ فَوَجَدْتُ قَدْ سَبَقَنِي بِالْهَجِيرِ وَقَالَ إِسْحَاقُ بِالتَّهْجِيرِ وَوَجَدْتُهُ يُصَلِّي فَانْتَظَرْتُهُ حَتَّى إِذَا قَضَى صَلَاتَهُ جِئْتُهُ مِنْ قِبَلِ وَجْهِهِ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَقُلْتُ لَهُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَقَالَ أَاللَّهِ فَقُلْتُ أَاللَّهِ فَقَالَ أَاللَّهِ فَقُلْتُ أَاللَّهِ فَأَخَذَ بِحُبْوَةِ رِدَائِي فَجَبَذَنِي إِلَيْهِ وَقَالَ أَبْشِرْ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَجَبَتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَحَابِّينَ فِيَّ وَالْمُتَجَالِسِينَ فِيَّ وَالْمُتَزَاوِرِينَ فِيَّ وَالْمُتَبَاذِلِينَ فِيَّ

Wajiblah cintaKu bagi orang-orang yg saling mencintai karena Aku, orang-orang yg saling berteman karena Aku, orang-orang yg saling mengunjungi karena AKu & orang-orang yg saling berkorban karena Aku'. [HR. Ahmad No.21021].

Hadits Ahmad No.21021 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Malik]. Dan [Ishak bin 'Isa] (juga menyebutkan) Telah memberitakan kepadaku [Malik] dari [Abu Hazim bin Dinar] dari [Abu Idris Al Khoulani], ia berkata; Saya memasuki masjid Damaskus, Syam, tiba-tiba saya berada di dekat seorang pemuda yang sangat putih giginya, orang-orang berada disekitarnya. Bila mereka berbeda pendapat tentang sesuatu, mereka menyandarkannya pada pemuda itu dan meminta pendapatnya. Saya bertanya siapa pemuda itu, lalu ada yang menjawab; Dia adalah [Mu'adz bin Jabal]. Dikeesokan harinya saya pergi bergegas tapi ternyata pemuda itu telah mendahuluiku. Saya melihatnya shalat lalu saya menunggunya hingga usia shalat. Seusai shalat saya mendatanginya di hadapannya. Saya mengucapkan salam kemudian saya berkata; Demi Allah, aku mencintaimu karena Allah Azza wa Jalla. Ia berkata; Allah. Saya berkata; Allah. Ia berkata; Allah. Saya berkata; Allah. Kemudian ia menarik ujung ujung selendangku dan menarikku ke arahnya, ia berkata; Bergembiralah karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Allah Subhanahuwata`ala berfirman, 'Wajiblah cintaKu bagi orang-orang yang saling mencintai karena Aku, orang-orang yang saling berteman karena Aku, orang-orang yang saling mengunjungi karena Aku dan orang-orang yang saling berkorban karena Aku'.]]]

Hadits Ahmad 21022

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ الْأَسْوَدِ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُتَحَابُّونَ فِي اللَّهِ فِي ظِلِّ الْعَرْشِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ قَالَ سَمِعْتُ عُرْوَةَ بْنَ النَّزَّالِ أَوْ النَّزَّالَ بْنَ عُرْوَةَ يُحَدِّثُ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ شُعْبَةُ فَقُلْتُ لَهُ سَمِعَهُ مِنْ مُعَاذٍ قَالَ لَمْ يَسْمَعْهُ مِنْهُ وَقَدْ أَدْرَكَهُ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ فَذَكَرَ مِثْلَ حَدِيثِ مَعْمَرٍ عَنْ عَاصِمٍ أَنَّهُ قَالَ الْحَكَمُ وَسَمِعْتُهُ مِنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ

Orang-orang yg saling mencintai karena Allah berada dibahwa naungan 'arsy pada hari kiamat. Telah bercerita kepada kami Rouh telah bercerita kepada kami Syu'bah dari Al Hakam berkata; Saya mendengar 'Urwah bin An-Nazzal atau An-Nazzal bin 'Urwah bercerita dari Mu'adz bin Jabal, berkata Syu'bah; saya berkata padanya; Apa ia mendengarnya dari Mu'adz, ia menjawab; Ia tak mendengarnya dari Mu'adz namun ia pernah bertemu dengannya, ia Mu'adz berkata; Wahai Rasulullah! Beritahukanlah kepadaku suatu amalan yg bisa memasukkanku ke surga. Ia Mu'adz menyebutkan seperti hadits Ma'mar dari 'Ashim berkata Al Hakam; Saya mendengarnya dari Maiun bin Abu Syabib. [HR. Ahmad No.21022].

Hadits Ahmad No.21022 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Al Hajjaj bin Al Aswad] dari [Syahr bin Hawsyab] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Orang-orang yang saling mencintai karena Allah berada dibahwa naungan 'arsy pada hari kiamat." Telah bercerita kepada kami Rouh telah bercerita kepada kami Syu'bah dari Al Hakam berkata; Saya mendengar 'Urwah bin An Nazzal atau An Nazzal bin 'Urwah bercerita dari Mu'adz bin Jabal, berkata Syu'bah; saya berkata padanya; Apa ia mendengarnya dari Mu'adz, ia menjawab; Ia tidak mendengarnya dari Mu'adz namun ia pernah bertemu dengannya, ia berkata; Wahai Rasulullah! Beritahukanlah kepadaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga. Ia menyebutkan seperti hadits Ma'mar dari 'Ashim. Berkata Al Hakam; Saya mendengarnya dari Maimun bin Abu Syabib.]]]

Hadits Ahmad 21023

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْحُصَيْنُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذٍ قَالَ كَانَ النَّاسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سُبِقَ الرَّجُلُ بِبَعْضِ صَلَاتِهِ سَأَلَهُمْ فَأَوْمَئُوا إِلَيْهِ بِالَّذِي سُبِقَ بِهِ مِنْ الصَّلَاةِ فَيَبْدَأُ فَيَقْضِي مَا سُبِقَ ثُمَّ يَدْخُلُ مَعَ الْقَوْمِ فِي صَلَاتِهِمْ فَجَاءَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَالْقَوْمُ قُعُودٌ فِي صَلَاتِهِمْ فَقَعَدَ فَلَمَّا فَرَغَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فَقَضَى مَا كَانَ سُبِقَ بِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اصْنَعُوا كَمَا صَنَعَ مُعَاذٌ

Setelah itu datanglah Mu'adz bin Jabal saat jamaah tengah duduk dalam shalat, ia Mu'ad langsung duduk. Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam usai shalat, ia Mu'adz berdiri & mengganti rakaat yg tertinggal kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Tirulah seperti yg dilakukan Mu'adz. [HR. Ahmad No.21023].

Hadits Ahmad No.21023 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdush Shamad] telah bercerita kepada kami ['Abdul 'Aziz bin Muslim] telah bercerita kepada kami [Al Hushain] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz], ia berkata; Dimasa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dulu bila ada seseorang tertinggal sebagaian shalat, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bertanya kepada mereka kemudian berisyarat jumlah rakaat yang tertinggal, setelah itu yang bersangkutan mulai mengganti rakaat yang tertinggal, setelah itu bergabung bersama jamaah dalam shalat mereka. Setelah itu datanglah Mu'adz bin Jabal saat jamaah tengah duduk dalam shalat, ia langsung duduk. Setelah Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam usai shalat, ia berdiri dan mengganti rakaat yang tertinggal kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tirulah seperti yang dilakukan Mu'adz."]]]

Hadits Ahmad 21024

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا صَالِحٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي عَرِيبٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ لَنَا مُعَاذٌ فِي مَرَضِهِ قَدْ سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا كُنْتُ أَكْتُمُكُمُوهُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

Barangsiapa yg kata-kata terakhirnya Laa ilaaha illallaah maka wajiblah surga baginya. [HR. Ahmad No.21024].

Hadits Ahmad No.21024 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bakr] telah memberitakan kepada kami ['Abdul Hamid bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Sholih bin Abu 'Arib] dari [Katsir bin Marroh] dari [Mu'adz bin Jabal]; Berkata kepada kami Mu'adz saat ia sakit; Saya pernah mendengar sesuatu dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam yang saya sembunyikan sebelumnya, saya pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa yang kata-kata terakhirnya Laa ilaaha illallaah maka wajiblah surga baginya."]]]

Hadits Ahmad 21025

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ الْأَعْمَشَ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ أَنَّ مُعَاذًا قَالَ وَاللَّهِ إِنَّ عُمَرَ فِي الْجَنَّةِ وَمَا أُحِبُّ أَنَّ لِي حُمْرَ النَّعَمِ وَأَنَّكُمْ تَفَرَّقْتُمْ قَبْلَ أَنْ أُخْبِرَكُمْ لِمَ قُلْتُ ذَاكَ ثُمَّ حَدَّثَهُمْ الرُّؤْيَا الَّتِي رَأَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَأْنِ عُمَرَ قَالَ وَرُؤْيَا النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ

Mimpi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam itu haq. [HR. Ahmad No.21025].

Hadits Ahmad No.21025 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Wahb bin Jarir] telah bercerita kepada kami [ayahku] berkata; Saya mendengar [Al A'masy] menceritakan dari ['Abdul Malik bin Maisarah] dari [Mush'ab bin Sa'ad] bahwa [Mu'adz] berkata; Demi Allah, sesungguhnya 'Umar berada dalam surga, dan saya tidak suka jika aku mempunyai unta-unta merah namun kalian bubar sebelum aku sampaikan berita kepada kalian. Setelah itu Mu'adz menceritakan mimpi yang pernah dilihat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam tentang 'Umar pada mereka. Ia berkata; Mimpi Nabi Shallallahu'alaihiwasallam itu haq.]]]

Hadits Ahmad 21026

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ لَا يَرُوحُ حَتَّى يُبْرِدَ حَتَّى يَجْمَعَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ

Saat perang Tabuk, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tak berangkat hingga cuaca agak dingin hingga menjamak dzuhur & ashar, maghrib & isya`. [HR. Ahmad No.21026].

Hadits Ahmad No.21026 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Hammad bin Kholid] telah bercerita kepada kami [Hisyam bin Sa'ad] dari [Abu Az Zubair] dari [Abu Ath Thufail] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saat perang Tabuk, Nabi Shallallahu'alaihiwasallam tidak berangkat hingga cuaca agak dingin hingga menjamak dzuhur dan ashar, maghrib dan isya`.]]]

Hadits Ahmad 21027

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ يَعْنِي ابْنَ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ بَعَثَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ وَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِنْ كُلِّ حَالِمٍ دِينَارًا أَوْ عِدْلَهُ مَعَافِرَ وَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ بَقَرَةً مُسِنَّةً وَمِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ بَقَرَةً تَبِيعًا حَوْلِيًّا وَأَمَرَنِي فِيمَا سَقَتْ السَّمَاءُ الْعُشْرَ وَمَا سُقِيَ بِالدَّوَالِي نِصْفَ الْعُشْرِ

memerintahanku untuk memungut satu dinar dari setiap orang yg sudah balig atau senilai baju Ma'afir, beliau memerintahkanku untuk memungut satu musinnah untuk setiap empat puluh sapi, satu tabi' yg telah mencapai haul untuk setiap tiga puluh sapi, beliau memerintahkanku untuk memungut sepersepuluh persen untuk tanaman yg diairi langit & yg diairi oleh peralatan setengah dari sepersepuluh. + Ket; Baju ma`afir; salah satu jenis baju buatan Yaman. Satu tabi'; anak sapi yg menginjak tahun kedua. Setengah sepersepuluh; seperduapuluh. [HR. Ahmad No.21027].

Hadits Ahmad No.21027 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin Dawud Al Hasyimi] telah bercerita kepada kami [Abu Bakar bin 'Ayyasy] telah bercerita kepada kami ['Ashim] dari [Abu Wa`il] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengutusku ke Yaman dan memerintahanku untuk memungut satu dinar dari setiap orang yang sudah balig atau senilai baju Ma'afir, beliau memerintahkanku untuk memungut satu musinnah untuk setiap empat puluh sapi, satu tabi' yang telah mencapai haul untuk setiap tiga puluh sapi, beliau memerintahkanku untuk memungut sepersepuluh persen untuk tanaman yang diairi langit dan yang diairi oleh peralatan setengah dari sepersepuluh.]]]

Hadits Ahmad 21028

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ يَحْيَى بْنِ جَابِرٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا أَوْ خَلَفَهُ فِي أَهْلِهِ بِخَيْرٍ فَإِنَّهُ مَعَنَا

Barangsiapa membekali seseorang yg berperang atau menggantikan kepengurusan keluarganya dgn baik, sesungguhnya ia bersama kami. [HR. Ahmad No.21028].

Hadits Ahmad No.21028 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Mush'ab] telah bercerita kepada kami [Abu Bakr bin Abu Maryam] dari [Yahya bin Jabir] dari [seseorang] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa membekali seseorang yang berperang atau menggantikan kepengurusan keluarganya dengan baik, sesungguhnya ia bersama kami."]]]

Hadits Ahmad 21029

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي يَا مُعَاذُ أَتَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا أَتَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ يُدْخِلُهُمْ الْجَنَّةَ

Tahukah kamu apa hak Allah atas manusia?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Menyembah-Nya & tak menyekutukan-Nya dgn sesuatu pun. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Allah memasukkan mereka ke surga. [HR. Ahmad No.21029].

Hadits Ahmad No.21029 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Ali bin 'Ashim] dari [Kholid Al Hadzdza`] dari [Abu 'Utsman An Nahdi] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saya pernah membonceng Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda kepadaku; "Hai Mu'adz! Tahukah kamu apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Allah memasukkan mereka ke surga."]]]

Hadits Ahmad 21030

حَدَّثَنَا عَفَّانُ وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ قَالَ حَسَنٌ فِي حَدِيثِهِ أَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ قَالَ الْحَسَنُ الْهُذَلِيِّ عَنْ رَوْحِ بْنِ عَابِدٍ عَنْ أَبِي الْعَوَّامِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى جَمَلٍ أَحْمَرَ فَقَالَ يَا مُعَاذُ قُلْتُ لَبَّيْكَ قَالَ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ قَالَ فَقُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَهَا ثَلَاثًا فَقُلْتُ ذَلِكَ ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ حَقُّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ثُمَّ قَالَ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ فَقُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَهَا ثَلَاثًا وَقُلْتُ ذَلِكَ ثَلَاثًا فَقَالَ حَقُّهُمْ عَلَيْهِ إِذَا هُمْ فَعَلُوا ذَلِكَ أَنْ يَغْفِرَ لَهُمْ وَأَنْ يُدْخِلَهُمْ الْجَنَّةَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ وَحُسْنٌ قَالَا ثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ مِثْلَهُ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحِمَارٍ قَدْ شُدَّ عَلَيْهِ بَرْدَعَةٌ إِلَّا أَنَّ حَسَنًا جَمَعَ الْإِسْنَادَيْنِ فِي حَدِيثِهِ

Apa hak Allah atas manusia?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Beliau menanyakannya sebanyak tiga kali & saya menjawabnya tiga kali. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bahwa mereka menyembahNya & tak menyekutukanNya dgn sesuatu pun. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Hai Mu'adz! saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. beliau menanyakannya sebanyak tiga kali & saya menjawabnya tiga kali Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bila mereka melakukan hal itu, Allah mengampuni mereka & memasukkan mereka ke surga. Telah bercerita kepada kami 'Affan & Husn telah bercerita kepada kami Hammad dari 'Atho` bin As-Sa`ib dari Abu Razin dari Mu'adz bin Jabal sepertinya, hanya saja ia Mu'adz berkata; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diberi keledai yg telah dikencangkan pelananya. Hassan menyatukan kedua sanad tersebut dalam haditsnya. [HR. Ahmad No.21030].

Hadits Ahmad No.21030 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Affan] dan [Hassan bin Musa] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Hamad bin Salamah] dari ['Ali bin Zaid]. -Hasan menyebutkan dalam haditsnya; Telah memberitakan kepada kami 'Ali bin Zaid- dari [Abu Al Malih]. Berkata Al Hasan Al Hudzali dari [Rouh bin 'Abid] dari [Abu Al 'Awwam] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saya pernah membonceng Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengendarai unta merah, beliau bersabda; "beliau bersabda; "Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: " Apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Beliau menanyakannya sebanyak tiga kali dan saya menjawabnya tiga kali. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bahwa mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. beliau menanyakannya sebanyak tiga kali dan saya menjawabnya tiga kali Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bila mereka melakukan hal itu, Allah mengampuni mereka dan memasukkan mereka ke surga." Telah bercerita kepada kami ['Affan] dan [Husn] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari ['Atho` bin As-Sa`ib] dari [Abu Razin] dari [Mu'adz bin Jabal] seperti hadits di atas, hanya saja disebutkan; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam diberi keledai yang telah dikencangkan pelananya. Hassan menyatukan kedua sanad tersebut dalam haditsnya.]]]

Hadits Ahmad 21031

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ وَيَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ قَالَا ثَنَا بَقِيَّةُ وَهُوَ ابْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْغَزْوُ غَزْوَانِ فَأَمَّا مَنْ ابْتَغَى وَجْهَ اللَّهِ وَأَطَاعَ الْإِمَامَ وَأَنْفَقَ الْكَرِيمَةَ وَيَاسَرَ الشَّرِيكَ وَاجْتَنَبَ الْفَسَادَ فَإِنَّ نَوْمَهُ وَنُبْهَهُ أَجْرٌ كُلُّهُ وَأَمَّا مَنْ غَزَا فَخْرًا وَرِيَاءً وَسُمْعَةً وَعَصَى الْإِمَامَ وَأَفْسَدَ فِي الْأَرْضِ فَإِنَّهُ لَمْ يَرْجِعْ بِالْكَفَافِ

Ada dua perang. Barangsiapa mencari wajah Allah, menaati imam, menginfakkan harta terbaik, mengajak teman & menjauhi kebaikan, maka tidur & jaganya adl pahala semuanya. Sementara orang yg berperang karena kebanggaan, riya`, sum'ah, membangkang imam & merusak dimuka bumi maka ia tak mendapatkan apa pun. [HR. Ahmad No.21031].

Hadits Ahmad No.21031 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Haiwah bin Syuraih] dan [Yazid bin 'Abdu Robbih] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Baqiyyah bin Al Walid] telah bercerita kepadaku [Bahir bin Sa'ad] dari [Kholid bin Ma'dan] dari [Abu Bahriyyah] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda; "Ada dua perang. Barangsiapa mencari wajah Allah, menaati imam, menginfakkan harta terbaik, mengajak teman dan menjauhi kebaikan, maka tidur dan jaganya adalah pahala semuanya. Sementara orang yang berperang karena kebanggaan, riya`, sum'ah, membangkang imam dan merusak dimuka bumi maka ia tidak mendapatkan apa pun."]]]

Hadits Ahmad 21032

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ وَيَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ قَالَا ثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَقَالَ هِيَ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ أَوْ فِي الْخَامِسَةِ أَوْ فِي الثَّالِثَةِ

Ia di sepuluh terakhir, pada malam kelima atau ketiga. [HR. Ahmad No.21032].

Hadits Ahmad No.21032 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Haiwah bin Syuraih] dan [Yazid bin 'Abdu Robbih] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Baqiyyahh bin Al Walid] telah bercerita kepadaku [Bahir bin Sa'ad] dari [Kholid bin Ma'dan] dari [Abu Bahriyah] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam ditanya tentang lailatul qadar. Beliau menjawab; "Ia di sepuluh terakhir, pada malam kelima atau ketiga."]]]

Hadits Ahmad 21033

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى قَالَ عَبْد اللَّهِ قَالَ وَحَدَّثَنَاهُ الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَنْ يَنْفَعَ حَذَرٌ مِنْ قَدَرٍ وَلَكِنَّ الدُّعَاءَ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ بِالدُّعَاءِ عِبَادَ اللَّهِ

Waspada tak akan berguna bagi takdir tapi doa berguna untuk sesuatu yg telah & akan terjadi, karena itu hendaklah kalian berdoa wahai hamba-hamba Allah. [HR. Ahmad No.21033].

Hadits Ahmad No.21033 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami Al Hakam bin Musa. Berkata 'Abdullah; telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Musa] telah bercerita kepada kami [Ibnu 'Ayyasy] telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Abu Husain] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Mu'adz] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam; Waspada tidak akan berguna bagi takdir, tapi doa berguna untuk sesuatu yang telah dan akan terjadi, karena itu hendaklah kalian berdoa wahai hamba-hamba Allah."]]]

Hadits Ahmad 21034

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ وَأَبُو الْيَمَانِ قَالَا ثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنِي الْوَلِيدُ بْنُ سُفْيَانَ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ قُطَيْبٍ السَّكُونِيِّ عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ قَالَ أَبُو الْمُغِيرَةِ فِي حَدِيثِهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَلْحَمَةُ الْعُظْمَى وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ وَخُرُوجُ الدَّجَّالِ فِي سَبْعَةِ أَشْهُرٍ

Perang besar, penaklukkan Kostantinopel & keluarnya Dajjal dalam tujuh bulan. [HR. Ahmad No.21034].

Hadits Ahmad No.21034 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughirah] dan [Abu Al Yaman] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar], telah bercerita kepadaku [Al Walid bin Sufyan bin Abu Maryam] dari [Yazid bin Quthaib As Sakuni] dari [Abu Bahriyah]. -Abu Al Mughirah menyebutkan dalam haditsnya dari 'Abdullah bin Qois- ia berkata; Saya mendengar [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Perang besar, penaklukkan Kostantinopel dan keluarnya Dajjal dalam tujuh bulan."]]]

Hadits Ahmad 21035

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا ضَمْرَةُ بْنُ حَبِيبٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا جَاوَزَ الْخِتَانُ الْخِتَانَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ

Bila kemaluan bertemu kemaluan, maka telah wajib mandi. [HR. Ahmad No.21035].

Hadits Ahmad No.21035 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughirah] telah bercerita kepada kami [Abu Bakr] telah bercerita kepada kami [Dhomroh bin Habib] dari [seseorang] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda; "Bila kemaluan bertemu kemaluan, maka telah wajib mandi."]]]

Hadits Ahmad 21036

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنِي عَطِيَّةُ بْنُ قَيْسٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْجِهَادُ عَمُودُ الْإِسْلَامِ وَذُرْوَةُ سَنَامِهِ

Jihad adl tiang Islam & puncak tertingginya. [HR. Ahmad No.21036].

Hadits Ahmad No.21036 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughiroh] telah bercerita kepada kami [Abu Bakr] telah bercerita kepadaku ['Athiyah bin Qois] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Jihad adalah tiang Islam dan puncak tertingginya."]]]

Hadits Ahmad 21037

حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي ظَبْيَةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَبِيتُ عَلَى ذِكْرِ اللَّهِ طَاهِرًا فَيَتَعَارَّ مِنْ اللَّيْلِ فَيَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ قَالَ حَسَنٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ فَقَدِمَ عَلَيْنَا هَاهُنَا فَحَدَّثَ بِهَذَا الْحَدِيثِ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ أَبُو سَلَمَةَ أَظُنُّهُ أَعْنِي أَبَا ظَبْيَةَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ قَالَ قَدِمَ عَلَيْنَا أَبُو ظَبْيَةَ فَحَدَّثَنَا فَذَكَرَ مِثْلَ هَذَا الْحَدِيثِ

Tidaklah seorang muslim tidur dgn menyebut Allah dalam keadaan bersuci kemudian bangun malam lalu meminta kepada Allah Azza wa Jalla kebaikan dunia & akhirat melainkan pasti akan diberikan padanya. Berkata Hasan dalam haditsnya; berkata Tsabit Al Bannani; Ia mendatangi kami disini kemudian menceritakan hadits ini dari Mu'adz bin Jabal. Berkata Abu Salamah; Saya kira Abu Zhabyah telah bercerita kepada kami Rouh telah bercerita kepada kami Hammad dari Tsabit berkata; datanglah Abu Zhabyah kepada kami kemudian ia menceritakan seperti hadits ini. [HR. Ahmad No.21037].

Hadits Ahmad No.21037 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Rouh] dan [Hasan bin Musa] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ashim bin Bahdalah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Zhabyah] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tidaklah seorang muslim tidur dengan menyebut Allah dalam keadaan bersuci kemudian bangun malam lalu meminta kepada Allah Azza wa Jalla kebaikan dunia dan akhirat melainkan pasti akan diberikan padanya." Berkata [Hasan] dalam haditsnya; [Tsabit Al Bunani] berkata; Ia mendatangi kami disini kemudian menceritakan hadits ini dari [Mu'adz bin Jabal]. -Berkata Abu Salamah; Saya kira ia adalah Abu Zhabyah-. Telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari [Tsabit] berkata; datanglah [Abu Zhabyah] kepada kami kemudian ia menceritakan seperti hadits ini.]]]

Hadits Ahmad 21038

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فُوَاقَ نَاقَةٍ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَفُوَاقُ نَاقَةٍ قَدْرُ مَا تُدِرُّ لَبَنَهَا لِمَنْ حَلَبَهَا

Barangsiapa tidur siang dijalan Allah sebatas waktu pemerahan susu unta, maka wajib mendapatkan surga, & batas waktu pemerahan susu unta adl selama pemeras susu unta memutar-mutar susunya. [HR. Ahmad No.21038].

Hadits Ahmad No.21038 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Al Hakam bin Nafi'] telah bercerita kepada kami [Ibnu 'Ayyasy] dari [Bahir bin Sa'ad] dari [Kholid bin Ma'dan] dari [Malik bin Yakhamir] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bahwa beliau bersabda; "Barangsiapa tidur siang dijalan Allah sebatas waktu pemerahan susu unta, maka wajib mendapatkan surga, dan batas waktu pemerahan susu unta adalah selama pemeras susu unta memutar-mutar susunya.]]]

Hadits Ahmad 21039

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ غَنْمٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذُرْوَةُ سَنَامِ الْإِسْلَامِ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Puncak tertingginya Islam adl jihad dijalan Allah. [HR. Ahmad No.21039].

Hadits Ahmad No.21039 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Al Hakam bin Nafi'], telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ayyasy] dari ['Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Abu Husain] dari [Syahr bin Hawsyab] dari ['Abdur Rahman bin Ghonm] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Puncak tertingginya Islam adalah jihad dijalan Allah."]]]

Hadits Ahmad 21040

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنِي رَاشِدُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ حُمَيْدٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ لَمَّا بَعَثَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ خَرَجَ مَعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوصِيهِ وَمُعَاذٌ رَاكِبٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْشِي تَحْتَ رَاحِلَتِهِ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ يَا مُعَاذُ إِنَّكَ عَسَى أَنْ لَا تَلْقَانِي بَعْدَ عَامِي هَذَا أَوْ لَعَلَّكَ أَنْ تَمُرَّ بِمَسْجِدِي هَذَا أَوْ قَبْرِي فَبَكَى مُعَاذٌ جَشَعًا لِفِرَاقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ الْتَفَتَ فَأَقْبَلَ بِوَجْهِهِ نَحْوَ الْمَدِينَةِ فَقَالَ إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِي الْمُتَّقُونَ مَنْ كَانُوا وَحَيْثُ كَانُوا

Sesungguhnya orang-orang yg paling utama bagiku adl orang-orang yg bertakwa, siapa pun & dimana pun mereka berada. [HR. Ahmad No.21040].

Hadits Ahmad No.21040 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughiroh] telah bercerita kepada kami [Shofwan] telah bercerita kepadaku [Rosyid bin Sa'ad] dari ['Ashim bin Huamid] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata saat diutus Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam ke Yaman, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pergi bersamanya seraya memberinya wasiat saat ia naik sementara Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berjalan, setelah selesai Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hai Mu'adz! Sepertinya kau tidak akan bertemu denganku lagi setelah tahun ini, " atau "Mungkin kau melewati masjidku ini atau makamku." Mu'adz pun menangis tersendu-sendu karena berpisah dengan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam kemudian ia menolehkah wajahnya ke arah Madinah dan berkata; Sesungguhnya orang-orang yang paling utama bagiku adalah orang-orang yang bertakwa, siapa pun dan dimana pun mereka berada.]]]

Hadits Ahmad 21041

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنِي أَبُو زِيَادٍ يَحْيَى بْنُ عُبَيْدٍ الْغَسَّانِيُّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ قُطَيْبٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ فَقَالَ لَعَلَّكَ أَنْ تَمُرَّ بِقَبْرِي وَمَسْجِدِي وَقَدْ بَعَثْتُكَ إِلَى قَوْمٍ رَقِيقَةٍ قُلُوبُهُمْ يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ مَرَّتَيْنِ فَقَاتِلْ بِمَنْ أَطَاعَكَ مِنْهُمْ مَنْ عَصَاكَ ثُمَّ يَعُودُونَ إِلَى الْإِسْلَامِ حَتَّى تُبَادِرَ الْمَرْأَةُ زَوْجَهَا وَالْوَلَدُ وَالِدَهُ وَالْأَخُ أَخَاهُ فَانْزِلْ بَيْنَ الْحَيَّيْنِ السَّكُونَ وَالسَّكَاسِكَ

aku mengutusmu ke kaum yg lunak hatinya, mereka berperang diatas jalan kebenaran (Nabi mengulangi ucapannya sebanyak dua kali), karena itu perangilah orang-orang yg menentangmu bersama orang-orang yg menaatimu dari mereka, kemudian mereka kembali ke Islam hingga seorang wanita berperang melawan suaminya, anak melawan ayahnya, saudara melawan saudaranya. Setelah itu singgahlah diantara dua kabilah; Sakun & Sakakik. [HR. Ahmad No.21041].

Hadits Ahmad No.21041 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughiroh] telah bercerita kepada kami [Shofwan] telah bercerita kepadaku [Abu Ziyad Yahya bin 'Ubaid Al Ghassani] dari [Yazid bin Quthoib] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengutusku ke Yaman lalu bersabda; "Mungkin kau akan melintasi makamku dan masjidku, aku mengutusmu ke kaum yang lunak hatinya, mereka berperang diatas jalan kebenaran (Nabi mengulangi ucapannya sebanyak dua kali), karena itu perangilah orang-orang yang menentangmu bersama orang-orang yang menaatimu dari mereka, kemudian mereka kembali ke Islam hingga seorang wanita berperang melawan suaminya, anak melawan ayahnya, saudara melawan saudaranya. Setelah itu singgahlah diantara dua kabilah; Sakun dan Sakakik.]]]

Hadits Ahmad 21042

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ رَاشِدِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ حُمَيْدٍ السَّكُونِيِّ أَنَّ مُعَاذًا لَمَّا بَعَثَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ إِلَى الْيَمَنِ مَعَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوصِيهِ وَمُعَاذٌ رَاكِبٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْشِي تَحْتَ رَاحِلَتِهِ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ يَا مُعَاذُ إِنَّكَ عَسَى أَنْ لَا تَلْقَانِي بَعْدَ عَامِي هَذَا وَلَعَلَّكَ أَنْ تَمُرَّ بِمَسْجِدِي وَقَبْرِي فَبَكَى مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ جَشَعًا لِفِرَاقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَبْكِ يَا مُعَاذُ لَلْبُكَاءُ أَوْ إِنَّ الْبُكَاءَ مِنْ الشَّيْطَانِ

Mungkin kau akan melewati masjidku & makamku. Mu'adz pun menangis tersendu-sendu karena berpisah dgn Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
[HR. Ahmad No.21042].

Hadits Ahmad No.21042 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Al Hakam bin Nafi' Abu Al Yaman] telah bercerita kepada kami [Shofwan bin 'Amr] dari [Rasyid bin Sa'ad] dari ['Ashim bin Humaid As Sakuni]; bahwa Mu'adz bin Jabal saat diutus Nabi Shallallahu'alaihiwasallam ke Yaman, ia pergi bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, beliau memberi wasiat saat ia naik kendaraan sementara Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berjalan dibawah kendaraannya, setelah selesai Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hai Mu'adz! Mungkin kau akan melewati masjidku dan makamku." Mu'adz pun menangis tersendu-sendu karena berpisah dengan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Jangan menangis wahai Mu'adz! Sesungguhnya tangisan itu dari setan."]]]

Hadits Ahmad 21043

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ الْغَسَّانِيُّ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ أَقْوَامٌ إِخْوَانُ الْعَلَانِيَةِ أَعْدَاءُ السَّرِيرَةِ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَكَيْفَ يَكُونُ ذَلِكَ قَالَ ذَلِكَ بِرَغْبَةِ بَعْضِهِمْ إِلَى بَعْضٍ وَرَهْبَةِ بَعْضِهِمْ إِلَى بَعْضٍ

Diakhir zaman akan ada kaum-kaum yg bersaudara secara nyata namun bermusuhan secara sembunyi-sembunyi. Ia Mu'adz bin Jabal bertanya; Wahai Rasulullah! Bagaimana itu bisa terjadi. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Itu karena kecintaan sebagian dari mereka atas yg lain & ketakutan sebagian dari mereka atas yg lain. [HR. Ahmad No.21043].

Hadits Ahmad No.21043 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah bercerita kepada kami [Abu Bakr bin 'Abdullah bin Abu Maryam Al Ghassani] dari [Habib bin 'Ubaid] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Diakhir zaman akan ada kaum-kaum yang bersaudara secara nyata namun bermusuhan secara sembunyi-sembunyi." Ia bertanya; Wahai Rasulullah! Bagaimana itu bisa terjadi. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Itu karena kecintaan sebagian dari mereka atas yang lain dan ketakutan sebagian dari mereka atas yang lain."]]]

Hadits Ahmad 21044

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْوَرْدِ عَنِ اللَّجْلَاجِ حَدَّثَنِي مُعَاذٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى عَلَى رَجُلٍ وَهُوَ يُصَلِّي وَهُوَ يَقُولُ فِي دُعَائِهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الصَّبْرَ قَالَ سَأَلْتَ الْبَلَاءَ فَسَلْ اللَّهَ الْعَافِيَةَ قَالَ وَأَتَى عَلَى رَجُلٍ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ تَمَامَ نِعْمَتِكَ فَقَالَ ابْنَ آدَمَ هَلْ تَدْرِي مَا تَمَامُ النِّعْمَةِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دَعْوَةٌ دَعَوْتُ بِهَا أَرْجُو بِهَا الْخَيْرَ قَالَ فَإِنَّ تَمَامَ النِّعْمَةِ فَوْزٌ مِنْ النَّارِ وَدُخُولُ الْجَنَّةِ وَأَتَى عَلَى رَجُلٍ وَهُوَ يَقُولُ يَا ذَا الْجِلَالِ وَالْإِكْرَامِ فَقَالَ قَدْ اسْتُجِيبَ لَكَ فَسَلْ

mendatangi seseorang yg tengah shalat, dalam doanya orang itu berkata; Ya Allah! aku meminta kesabaran kepadaMu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Kau telah meminta bencana, mintalah keselamatan pada Allah. Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melintas seseorang, ia berdoa; Ya Allah! Sesungguhnya aku meminta kesempurnaan nikmat padaMu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Hai anak cucu Adam! Tahukah kamu apa itu kesempurnaan nikmat?
orang itu menjawab; Doa yg aku panjatkan, dengannya saya berharap kebaikan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya kesempurnaan nikmat adl selamat dari neraka & masuk surga. Kemudian beliau mendatangi seseorang yg tengah berdoa; Wahai Pemilik keluhuran & kemuliaan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Doamu dikabulkan, mintalah. [HR. Ahmad No.21044].

Hadits Ahmad No.21044 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Isma'il bin Ibrohim] telah bercerita kepada kami [Al Jurairi] dari [Abu Al Ward] dari [Al Lajlaj] telah bercerita kepadaku [Mu'adz] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mendatangi seseorang yang tengah shalat, dalam doanya orang itu berkata; Ya Allah! aku meminta kesabaran kepadaMu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Kau telah meminta bencana, mintalah keselamatan pada Allah." Kemudian Nabi Shallallahu'alaihiwasallam melintas seseorang, ia berdoa; Ya Allah! Sesungguhnya aku meminta kesempurnaan nikmat padaMu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hai anak cucu Adam! Tahukah kamu apa itu kesempurnaan nikmat?" orang itu menjawab; Doa yang aku panjatkan, dengannya saya berharap kebaikan. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya kesempurnaan nikmat adalah selamat dari neraka dan masuk surga." Kemudian beliau mendatangi seseorang yang tengah berdoa; Wahai Pemilik keluhuran dan kemuliaan. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Doamu dikabulkan, mintalah."]]]

Hadits Ahmad 21045

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ أَبِي حَكِيمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ يَعْمَرَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ قَالَ أُتِيَ مُعَاذٌ بِيَهُودِيٍّ وَارِثُهُ مُسْلِمٌ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَوْ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْإِسْلَامُ يَزِيدُ وَلَا يَنْقُصُ فَوَرَّثَهُ

Islam bertambah & tak berkurang. Kemudian ia Mu'adz bin Jabal memberinya warisan. [HR. Ahmad No.21045].

Hadits Ahmad No.21045 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] telah bercerita kepadaku ['Amr bin Abu Hakim] dari ['Abdullah bin Buraidah] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Abu Al Aswad] berkata; Seorang yahudi yang memberi warisan kepada seorang muslim didatangkan ke hadapan Mu'adz bin Jabal, [Mu'adz] berkata; Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Islam bertambah dan tidak berkurang." Kemudian ia memberinya warisan.]]]

Hadits Ahmad 21046

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ وَهُوَ الضَّرِيرُ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَتَيْنَا مُعَاذًا فَقُلْنَا حَدِّثْنَا مِنْ غَرَائِبِ حَدِيثِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَالَ كُنْتُ رِدْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى حِمَارٍ فَقَالَ يَا مُعَاذُ فَقُلْتُ لَبَّيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَتَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا فَهَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ أَنْ لَا يُعَذِّبَهُمْ

Agar manusia menyembah-Nya & tak menyekutukan-Nya dgn sesuatu pun. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Hak manusia atas Allah bila mereka melakukannya adl Allah tak bakalan menyiksa mereka. [HR. Ahmad No.21046].

Hadits Ahmad No.21046 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Abu Mu'awiyah Adh Dhorir] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Anas] berkata; Kami mendatangi Mu'adz bin Jabal, kami berkata; Ceritakanlah hadits-hadits Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam gharib kepada kami. Berkata [Mu'adz bin Jabal]; Saya pernah membonceng Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda kepadaku; "Hai Mu'adz! Tahukah kamu apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Agar manusia menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Hak manusia atas Allah bila mereka melakukannya adalah Allah tidak bakalan menyiksa mereka."]]]

Hadits Ahmad 21047

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوْصِنِي قَالَ اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ أَوْ أَيْنَمَا كُنْتَ قَالَ زِدْنِي قَالَ أَتْبِعْ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا قَالَ زِدْنِي قَالَ خَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada. Ia Mu'adz bin Jabal berkata; Tambahilah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Sertakan kebaikan pada keburukan niscaya akan menghapusnya. Ia Mu'adz bin Jabal berkata; Tambahilah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Perlakukan orang dgn akhlak yg baik. [HR. Ahmad No.21047].

Hadits Ahmad No.21047 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Isma'il] dari [Laits] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Maimun bin Abu Syabib] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Wahai Rasulullah! Berilah aku wasiat. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada." Mu'adz berkata; Tambahilah. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sertakan kebaikan pada keburukan niscaya akan menghapusnya." Mu'adz berkata; Tambahilah. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Perlakukan orang dengan akhlak yang baik."]]]

Hadits Ahmad 21048

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي ابْنَ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ أَنَا مَنْ شَهِدَ مُعَاذًا حِينَ حَضَرَتْهُ الْوَفَاةُ يَقُولُ اكْشِفُوا عَنِّي سَجْفَ الْقُبَّةِ أُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ مَرَّةً أُخْبِرُكُمْ بِشَيْءٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَمْنَعْنِي أَنْ أُحَدِّثَكُمُوهُ إِلَّا أَنْ تَتَّكِلُوا سَمِعْتُهُ يَقُولُ مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُخْلِصًا مِنْ قَلْبِهِ أَوْ يَقِينًا مِنْ قَلْبِهِ لَمْ يَدْخُلْ النَّارَ أَوْ دَخَلَ الْجَنَّةَ وَقَالَ مَرَّةً دَخَلَ الْجَنَّةَ وَلَمْ تَمَسَّهُ النَّارُ

Barangsiapa bersaksi bahwa tak ada Ilah (yang haq) selain Allah dgn tulus dari hatinya atau yakin dari hati maka ia tak akan masuk neraka, atau ia akan masuk surga. Sesekali Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Masuk surga & tak akan tersentuh oleh neraka. [HR. Ahmad No.21048].

Hadits Ahmad No.21048 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari ['Amr bin Dinar] berkata; Saya mendengar [Jabir bin 'Abdullah] berkata; Saya adalah satu diantara orang-orang yang menghadiri [Mu'adz] saat sekarat, ia berkata; Bukalah tabir rumah, akan aku ceritakan sebuah hadits pada kalian yang pernah saya dengan dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Sesekali ia berkata; Akan aku kabarkan sesuatu yang pernah aku dengar dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tidak ada yang menghalangiku untuk menyampaikannya pada kalian selain karena khawatir kalian mengandalkannya. Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah dengan tulus dari hatinya atau yakin dari hati maka ia tidak akan masuk neraka, atau ia akan masuk surga." Sesekali Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Masuk surga dan tidak akan tersentuh oleh neraka."]]]

Hadits Ahmad 21049

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عَوْنٍ الثَّقَفِيِّ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ رِجَالٍ مِنْ أَصْحَابِ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَعَثَهُ إِلَى الْيَمَنِ فَقَالَ كَيْفَ تَقْضِي قَالَ أَقْضِي بِكِتَابِ اللَّهِ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي كِتَابِ اللَّهِ قَالَ فَبِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَجْتَهِدُ رَأْيِي قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَفَّقَ رَسُولَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Bagaimana kau memutuskan suatu perkara?
Ia Mu'adz menjawab; Aku menghukumi berdasarkan kitab Allah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bila didalam kitab Allah tak ada?
Ia Mu'adz menjawab; Dengan sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bila tak ada dalam sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam?
Ia Mu'adz menjawab; Saya berijtihad dgn pendapatku. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Segala puji bagi Allah yg memberi pertolongan pada utusan Rasulullah. [HR. Ahmad No.21049].

Hadits Ahmad No.21049 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Abu 'Aun Ats Tsaqafi] dari [Al Harits bin 'Amr] dari [beberapa sahabat Mu'adz] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda padanya saat mengutusnya ke Yaman; "Bagaimana kau memutuskan suatu perkara?" Ia menjawab; Aku menghukumi berdasarkan kitab Allah. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bila didalam kitab Allah tidak ada?" Ia menjawab; Dengan sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bila tidak ada dalam sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam?" Ia menjawab; Saya berijtihad dengan pendapatku. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Segala puji bagi Allah yang memberi pertolongan pada utusan Rasulullah."]]]

Hadits Ahmad 21050

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ

menjamak dzuhur & ashar, maghrib & isya' saat perang Tabuk. [HR. Ahmad No.21050].

Hadits Ahmad No.21050 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Abu Az Zubair] dari [Abu Ath Thufail] dari [Mu'adz] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam menjamak dzuhur dan ashar, maghrib dan isya' saat perang Tabuk.]]]

Hadits Ahmad 21051

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَهْرَامَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ غَنْمٍ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ فِي جَهَنَّمَ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ

Celaka ibumu, tidaklah orang-orang ditelungkupkan diatas hidung mereka dineraka jahannam melainkan hasil lisan-lisan mereka?. [HR. Ahmad No.21051].

Hadits Ahmad No.21051 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami ['Abdul Hamid bin Bahrom] dari [Syahr bin Hausyab] dari ['Abdur Rahman bin Ghonm] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Celaka ibumu, tidaklah orang-orang ditelungkupkan diatas hidung mereka dineraka jahannam melainkan hasil lisan-lisan mereka?."]]]

Hadits Ahmad 21052

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ بُرْقَانَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي مَرْزُوقٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ أَبِي مُسْلِمٍ الْخَوْلَانِيِّ قَالَ أَتَيْتُ مَسْجِدَ أَهْلِ دِمَشْقَ فَإِذَا حَلْقَةٌ فِيهَا كُهُولٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِذَا شَابٌّ فِيهِمْ أَكْحَلُ الْعَيْنِ بَرَّاقُ الثَّنَايَا كُلَّمَا اخْتَلَفُوا فِي شَيْءٍ رَدُّوهُ إِلَى الْفَتَى فَتًى شَابٌّ قَالَ قُلْتُ لِجَلِيسٍ لِي مَنْ هَذَا قَالَ هَذَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ قَالَ فَجِئْتُ مِنْ الْعَشِيِّ فَلَمْ يَحْضُرُوا قَالَ فَغَدَوْتُ مِنْ الْغَدِ قَالَ فَلَمْ يَجِيئُوا فَرُحْتُ فَإِذَا أَنَا بِالشَّابِّ يُصَلِّي إِلَى سَارِيَةٍ فَرَكَعْتُ ثُمَّ تَحَوَّلْتُ إِلَيْهِ قَالَ فَسَلَّمَ فَدَنَوْتُ مِنْهُ فَقُلْتُ إِنِّي لَأُحِبُّكَ فِي اللَّهِ قَالَ فَمَدَّنِي إِلَيْهِ قَالَ كَيْفَ قُلْتَ قُلْتُ إِنِّي لَأُحِبُّكَ فِي اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْكِي عَنْ رَبِّهِ يَقُولُ الْمُتَحَابُّونَ فِي اللَّهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ فِي ظِلِّ الْعَرْشِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ قَالَ فَخَرَجْتُ حَتَّى لَقِيتُ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ فَذَكَرْتُ لَهُ حَدِيثَ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْكِي عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَحَابِّينَ فِيَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَبَاذِلِينَ فِيَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَزَاوِرِينَ فِيَّ وَالْمُتَحَابُّونَ فِي اللَّهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ فِي ظِلِّ الْعَرْشِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ حَدَّثَنَا أَبُو الْمَلِيحِ حَدَّثَنَا حَبِيبُ بْنُ أَبِي مَرْزُوقٍ عَنْ عَطَاءٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُسْلِمٍ قَالَ دَخَلْتُ مَسْجِدَ حِمْصَ فَإِذَا حَلْقَةٌ فِيهَا اثْنَانِ وَثَلَاثُونَ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِيهِمْ فَتًى شَابٌّ أَكْحَلُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling mencintai karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling berkorban karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling berkunjung karena Aku & orang-orang yg saling mencintai karena Allah berada diatas mimbar-mimbar dari cahaya dibawah naungan 'arsy pada hari yg tak ada naungan selain naungan-Nya. Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami Ibrahim bin Abu Al 'Abbas telah bercerita kepada kami Abu Al Malih telah bercerita kepada kami Habib bin Abu Marzuq dari 'Atho` telah bercerita kepada kami Abu Muslim berkata; Saya memasuki masjid Himash, disana ada pertemuan, disana ada tigapuluh dua sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diantara mereka ada seorang pemuda bercelak mata. Kemudian ia Abu Muslim menyebutkan hadits. [HR. Ahmad No.21052].

Hadits Ahmad No.21052 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami [Ja'far bin Burqon] dari [Habib bin Abu Marzuq] dari ['Atho` bin Abu Rabah] dari [Abu Muslim Al Khoulani] berkata; Saya datang ke masjid rakyat Damaskus, disana ada suatu majlis yang dihadiri oleh beberapa sahabat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam yang sudah tua, ditengah-tengah mereka ada pemuda, berusia muda, elok rupanya, hitam matanya, putih giginya. Bila mereka berbeda pendapat tentang suatu hal, ia mengatakan kata-kata pamungkas. Saya bertanya kepada teman, siapakah dia, ia menjawab bahwa orang itu adalah [Mu'adz bin Jabal]. Keesokan harinya mereka tidak datang kemudian saya pun pergi, ternyata disana ada seorang pemuda yang tengah shalat menghadap tiang masjid. Aku pun shalat kemudian mendekati pemuda itu. Saya mengucapkan salam kemudian mendekat, saya berkata; Sesungguhnya aku mencintaimu karena keagungan Allah. Ia menarikku dan berkata; Apa yang kau katakan? Saya berkata; Sesengguhnya aku mencintaimu karena keagungan Allah. Ia berkata; Saya pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda dari RabbNya; "Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai karena Allah berada diatas mimbar-mimbar dari cahaya dibawah naungan Allah pada saat tidak ada naungan selain naungan-Nya. Kemudian saya menemui ['Ubadah bin Shamit] kemudian saya sampaikan hadits Mu'adz bin Jabal itu padanya, ia berkata; Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda dari RabbNya AzzaWaJalla berfirman; 'Wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling mencintai karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling berkorban karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling berkunjung karena Aku dan orang-orang yang saling mencintai karena Allah berada diatas mimbar-mimbar dari cahaya dibawah naungan 'arsy pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya." Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Abu Al 'Abbas] telah bercerita kepada kami [Abu Al Malih] telah bercerita kepada kami [Habib bin Abu Marzuq] dari ['Atho`] telah bercerita kepada kami [Abu Muslim] berkata; Saya memasuki masjid Himash, disana ada pertemuan, disana ada tigapuluh dua sahabat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam diantara mereka ada seorang pemuda bercelak mata. Kemudian ia menyebutkan hadits.]]]

Hadits Ahmad 21053

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنَا حَرِيزٌ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا رَاشِدُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ حُمَيْدٍ السَّكُونِيِّ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ رَقَبْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاةِ الْعِشَاءِ فَاحْتَبَسَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنْ لَنْ يَخْرُجَ وَالْقَائِلُ مِنَّا يَقُولُ قَدْ صَلَّى وَلَنْ يَخْرُجَ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ظَنَنَّا أَنَّكَ لَنْ تَخْرُجَ وَالْقَائِلُ مِنَّا يَقُولُ قَدْ صَلَّى وَلَنْ يَخْرُجَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْتِمُوا بِهَذِهِ الصَّلَاةِ فَقَدْ فُضِّلْتُمْ بِهَا عَلَى سَائِرِ الْأُمَمِ وَلَمْ يُصَلِّهَا أُمَّةٌ قَبْلَكُمْ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا هَاشِمٌ يَعْنِي ابْنَ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ عَنْ رَاشِدِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ حُمَيْدٍ السَّكُونِيِّ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ مُعَاذٍ سَمِعْتُ مُعَاذًا يَقُولُ إِنَّا رَقَبْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي انْتَظَرْنَاهُ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Berpeganglah pada shalat ini karena dgn shalat ini kalian memiliki keutamaan dibandingkan dgn seluruh ummat, belum ada ummat sebelumnya yg mengerjakan shalat ini. Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami Hasyim bin Al Qosim telah bercerita kepada kami Jarir dari Rosyid bin Sa'ad dari Ashim bin Humaid As-Sukuni, salah seorang sahabat Mu'adz berkata; Saya mendengar Mu'adz bin Jabal berkata; Kami menunggu-nunggu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Kemudian ia menyebutkan makna hadits. [HR. Ahmad No.21053].

Hadits Ahmad No.21053 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Yazid bin Harun] telah memberitakan kepada kami [Hariz bin 'Utsman] telah bercerita kepada kami [Rosyid bin Sa'ad] dari ['Ashim bin Humaid As Sakuni, salah satu sahabat Mu'adz bin Jabal] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Kami menunggu-nunggu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam untuk shalat isya', beliau tidak muncul hingga kami mengira beliau tidak akan keluar. Diantara kami ada yang mengira beliau sudah shalat dan tidak akan keluar. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam keluar, kami berkata; Wahai Rasulullah! Kami mengira Tuan tidak akan keluar. Diantara kami ada yang mengira tuan sudah shalat dan tidak akan keluar. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Berpeganglah pada shalat ini karena dengan shalat ini kalian memiliki keutamaan dibandingkan dengan seluruh ummat, belum ada ummat sebelumnya yang mengerjakan shalat ini." Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Hasyim bin Al Qosim] telah bercerita kepada kami [Hariz] dari [Rosyid bin Sa'ad] dari [Ashim bin Humaid As Sukuni, salah seorang sahabat Mu'adz] berkata; Saya mendengar [Mu'adz bin Jabal] berkata; Kami menunggu-nunggu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam. Kemudian ia menyebutkan makna hadits.]]]

Hadits Ahmad 21054

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ قَالَ سَمِعْتُ عُرْوَةَ بْنَ النَّزَّالِ يُحَدِّثُ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ أَقْبَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ غَزْوَةِ تَبُوكَ فَلَمَّا رَأَيْتُهُ خَلِيًّا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ قَالَ بَخٍ لَقَدْ سَأَلْتَ عَنْ عَظِيمٍ وَهُوَ يَسِيرٌ عَلَى مَنْ يَسَّرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ تُقِيمُ الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ وَتُؤَدِّي الزَّكَاةَ الْمَفْرُوضَةَ وَتَلْقَى اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا أَوَلَا أَدُلُّكَ عَلَى رَأْسِ الْأَمْرِ وَعَمُودِهِ وَذُرْوَةِ سَنَامِهِ أَمَّا رَأْسُ الْأَمْرِ فَالْإِسْلَامُ فَمَنْ أَسْلَمَ سَلِمَ وَأَمَّا عَمُودُهُ فَالصَّلَاةُ وَأَمَّا ذُرْوَةُ سَنَامِهِ فَالْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ الصَّوْمُ جُنَّةٌ وَالصَّدَقَةُ وَقِيَامُ الْعَبْدِ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ يُكَفِّرُ الْخَطَايَا وَتَلَا هَذِهِ الْآيَةَ { تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ } أَوَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَمْلَكِ ذَلِكَ لَكَ كُلِّهِ قَالَ فَأَقْبَلَ نَفَرٌ قَالَ فَخَشِيتُ أَنْ يَشْغَلُوا عَنِّي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شُعْبَةُ أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا قَالَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَوْلُكَ أَوَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَمْلَكِ ذَلِكَ لَكَ كُلِّهِ قَالَ فَأَشَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ إِلَى لِسَانِهِ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّا لَنُؤَاخَذُ بِمَا نَتَكَلَّمُ بِهِ قَالَ ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ مُعَاذُ وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ قَالَ شُعْبَةُ قَالَ لِي الْحَكَمُ وَحَدَّثَنِي بِهِ مَيْمُونُ بْنُ أَبِي شَبِيبٍ و قَالَ الْحَكَمُ سَمِعْتُهُ مِنْهُ مُنْذُ أَرْبَعِينَ سَنَةً

Beritahukanlah suatu amalan yg bisa memasukkanku ke surga. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bagus, kau bertanya sesuatu yg agung & itu mudah bagi yg diberi kemudahan oleh Allah; engkau mendirikan shalat wajib, menunaikan zakat wajib, bertemu dgn Allah AzzaWaJalla dalam keadaan tak menyekutukanNya dgn apa pun. Maukah aku tunjukkan pokok, tiang & puncak perkara padamu, Islam. Pokok perkara adl islam. Karena itu barangsiapa masuk Islam berarti ia aman. Sedangkan tiangnya adl shalat & puncaknya adl jihad di jalan Allah. Maukah aku tunjukkan pintu-pintu kebaikan padamu; puasalah adl perisai, bangun ditengah malam bisa menghapus kesalahan-kesalahan. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam membaca ayat, Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur, mereka menyeru Rabb mereka dgn takut & penuh pengharapan & mereka menginfakkan Kami rezkikan kepada mereka. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Maukah aku tunjukkan padamu yg paling bermanfaat dari semua itu?
ia Mu'adz bin Jabal berkata; Kemudian beberapa orang darang & saya khawatir mereka lebih memperhatikanku dari pada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ia Mu'adz bin Jabal bertanya; Golongan, kata-kata atau sejenisnya?
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian menunjuk lisan beliau. Ia Mu'adz bin Jabal berkata; Wahai Rasulullah! Kita akan dihukum karena ucapan-ucapan kita?
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Celakalah ibumu Mu'adz, tidaklah manusia ditelungkupkan diatas hidung-hidung mereka kecuali karena hasil-hasil lidah mereka. Berkata Syu'bah; berkata Al Hakam kepadaku; telah bercerita kepadaku Maimun bin Abu Syabib. Berkata Al Hakam; Saya mendengarnya dari Maimun empat puluh tahun lalu. [HR. Ahmad No.21054].

Hadits Ahmad No.21054 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] berkata; Saya mendengar ['Urwah bin An Nazzal] bercerita dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Kami pulang dari perang Tabuk bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam saat ada waktu luang, saya bertanya; Wahai Rasulullah! Beritahukanlah suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bagus, kau bertanya sesuatu yang agung dan itu mudah bagi yang diberi kemudahan oleh Allah; engkau mendirikan shalat wajib, menunaikan zakat wajib, bertemu dengan Allah AzzaWaJalla dalam keadaan tidak menyekutukanNya dengan apa pun. Maukah aku tunjukkan pokok, tiang dan puncak perkara padamu, Islam. Pokok perkara adalah Islam. Karena itu barangsiapa masuk Islam berarti ia aman. Sedangkan tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah. Maukah aku tunjukkan pintu-pintu kebaikan padamu; puasalah adalah perisai, bangun ditengah malam bisa menghapus kesalahan-kesalahan." Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membaca ayat, "Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur, mereka menyeru Rabb mereka dengan takut dan penuh pengharapan dan mereka menginfakkan Kami rezkikan kepada mereka." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Maukah aku tunjukkan padamu yang paling bermanfaat dari semua itu?" ia berkata; Kemudian beberapa orang darang dan saya khawatir mereka lebih memperhatikanku dari pada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Ia bertanya; Golongan, kata-kata atau sejenisnya? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam kemudian menunjuk lisan beliau. Ia berkata; Wahai Rasulullah! Kita akan dihukum karena ucapan-ucapan kita? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Celakalah ibumu Mu'adz, tidaklah manusia ditelungkupkan diatas hidung-hidung mereka kecuali karena hasil-hasil lidah mereka." Berkata [Syu'bah]; [Al Hakam] berkata kepadaku; telah bercerita kepadaku [Maimun bin Abu Syabib]. Berkata Al Hakam; Saya mendengarnya dari Maimun empat puluh tahun lalu.]]]

Hadits Ahmad 21055

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ أَبِي رَمْلَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ أَوْجَبَ ذُو الثَّلَاثَةِ فَقَالَ مُعَاذٌ وَذُو الِاثْنَيْنِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَذُو الِاثْنَيْنِ

Orang yg punya tiga (anak yg meninggal dunia) telah mewajibkan (masuk surga). Berkata Mu'adz bin Jabal; Dan orang yg punya dua (anak yg meninggal dunia) wahai Rasulullah?
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Dan orang yg punya dua (anak yg meninggal dunia). [HR. Ahmad No.21055].

Hadits Ahmad No.21055 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Qois bin Muslim] dari [Abu Romlah] dari ['Ubaidillah bin Muslim] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bahwa beliau bersabda; "Orang yang punya tiga (anak yang meninggal dunia) Telah mewajibkan (masuk surga)." Berkata Mu'adz bin Jabal; Dan orang yang punya dua (anak yang meninggal dunia) wahai Rasulullah? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; " Dan orang yang punya dua (anak yang meninggal dunia)."]]]

Hadits Ahmad 21056

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَامِرِ بْنِ وَاثِلَةَ أَنَّ مُعَاذًا أَخْبَرَهُ أَنَّهُمْ خَرَجُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ تَبُوكَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ قَالَ وَأَخَّرَ الصَّلَاةَ ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ جَمِيعًا ثُمَّ دَخَلَ ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ جَمِيعًا ثُمَّ قَالَ إِنَّكُمْ سَتَأْتُونَ غَدًا إِنْ شَاءَ اللَّهُ عَيْنَ تَبُوكَ وَإِنَّكُمْ لَنْ تَأْتُوا بِهَا حَتَّى يَضْحَى النَّهَارُ فَمَنْ جَاءَ فَلَا يَمَسَّ مِنْ مَائِهَا شَيْئًا حَتَّى آتِيَ فَجِئْنَا وَقَدْ سَبَقَنَا إِلَيْهَا رَجُلَانِ وَالْعَيْنُ مِثْلُ الشِّرَاكِ تَبِضُّ بِشَيْءٍ مِنْ مَاءٍ فَسَأَلَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ مَسِسْتُمَا مِنْ مَائِهَا شَيْئًا فَقَالَا نَعَمْ فَسَبَّهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ لَهُمَا مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ ثُمَّ غَرَفُوا بِأَيْدِيهِمْ مِنْ الْعَيْنِ قَلِيلًا قَلِيلًا حَتَّى اجْتَمَعَ فِي شَيْءٍ ثُمَّ غَسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ أَعَادَهُ فِيهَا فَجَرَتْ الْعَيْنُ بِمَاءٍ كَثِيرٍ فَاسْتَقَى النَّاسُ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ يَا مُعَاذُ إِنْ طَالَتْ بِكَ حَيَاةٌ أَنْ تَرَى مَاءً هَاهُنَا قَدْ مَلَأَ جِنَانًا حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ أَنَّ أَبَا الطُّفَيْلِ أَخْبَرَهُ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ أَخْبَرَهُ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَقَالَ تَبِضُّ بِشَيْءٍ مِنْ مَاءٍ

menjamak zhuhur & ashar, magrib & isya'. Ia Mu'adz bin Jabal berkata; Beliau menunda shalat kemudian pergi lalu shalat zhuhur & ashar secara dijamak. Selanjutnya beliau pergi lalu shalat maghrib & isya' secara dijamak. Setelah itu beliau bersabda:
Sesungguhnya kalian esok insya Allah akan mendatangi mata air Tabuk, kalian tak akan mendatanginya hingga siang. Siapa pun yg datang jangan ada yg menyentuh airnya sama sekali hingga aku tiba. Kami datang & ada dua orang yg telah tiba sebelum kami. Mata air itu seperti tali sandal yg mengeluarkan sedikit air. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya kepada kedua orang itu; Apa kalian berdua sudah menyentuh airnya?
kedua orang itu menjawab; Ya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun mencela keduanya kemudian bersabda pada keduanya dgn kata-kata yg masya Allah. Kemudian mereka melihat adanya air ditangan mereka sedikit demi sedikit hingga terkumpul, setelah itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam membasuh wajah & tangan beliau lalu mengembalikannya lagi. Air pun memancar dgn banyaknya kemudian orang-rang meminumnya. Selanjutnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Hampir saja hai Mu'adz! Bila umurmu panjang akan melihat air disini memenuhi taman. Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami Rouh telah bercerita kepada kami Malik bin Anas dari Abu Az-Zubair bahwa Abu Ath-Thufail memberi khabar padanya bahwa Mu'adz bin Jabal memberitahunya. Kemudian ia Mu'adz bin Jabal menyebutkan maknanya & berkata; Mengeluarkan sedikit air. [HR. Ahmad No.21056].

Hadits Ahmad No.21056 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. berkata; Saya membaca dihahadapan ['Abdur Rahman bin Mahdi]; telah bercerita kepada kami [Malik] dari [Abu Az Zubair Al Makki] dari [Abu Ath Thufail 'Amir bin Watsilah] bahwa [Mu'adz bin Jabal] menghabarkan padanya, bahwa mereka pergi bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam saat perang Tabuk, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menjamak zhuhur dan ashar, magrib dan isya'. Ia berkata; Beliau menunda shalat kemudian pergi lalu shalat zhuhur dan ashar secara dijamak. Selanjutnya beliau pergi lalu shalat maghrib dan isya' secara dijamak. Setelah itu beliau bersabda; "Sesungguhnya kalian esok insya Allah akan mendatangi mata air Tabuk, kalian tidak akan mendatanginya hingga siang. Siapa pun yang datang jangan ada yang menyentuh airnya sama sekali hingga aku tiba." Kami datang dan ada dua orang yang telah tiba sebelum kami. Mata air itu seperti tali sandal yang mengeluarkan sedikit air. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bertanya kepada kedua orang itu; "Apa kalian berdua sudah menyentuh airnya?" kedua orang itu menjawab; Ya. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pun mencela keduanya kemudian bersabda pada keduanya dengan kata-kata yang masya Allah. Kemudian mereka melihat adanya air ditangan mereka sedikit demi sedikit hingga terkumpul, setelah itu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membasuh wajah dan tangan beliau lalu mengembalikannya lagi. Air pun memancar dengan banyaknya kemudian orang-rang meminumnya. Selanjutnya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hampir saja hai Mu'adz! Bila umurmu panjang akan melihat air disini memenuhi taman." Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Malik bin Anas] dari [Abu Az Zubair] bahwa [Abu Ath Thufail] memberi khabar padanya bahwa [Mu'adz bin Jabal] memberitahunya. Kemudian ia menyebutkan maknanya dan berkata; Mengeluarkan sedikit air.]]]

Hadits Ahmad 21057

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ أَنَّ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ زَحْرٍ حَدَّثَهُ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ أَبِي عَيَّاشٍ قَالَ قَالَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ شِئْتُمْ أَنْبَأْتُكُمْ مَا أَوَّلُ مَا يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَا أَوَّلُ مَا يَقُولُونَ لَهُ قُلْنَا نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ لِلْمُؤْمِنِينَ هَلْ أَحْبَبْتُمْ لِقَائِي فَيَقُولُونَ نَعَمْ يَا رَبَّنَا فَيَقُولُ لِمَ فَيَقُولُونَ رَجَوْنَا عَفْوَكَ وَمَغْفِرَتَكَ فَيَقُولُ قَدْ وَجَبَتْ لَكُمْ مَغْفِرَتِي

Apa kalian suka bertemu denganKu?' mereka menjawab; Ya, wahai Rabb kami. Allah bertanya, 'Kenapa?' mereka menjawab; Karena kami mengharapkan maaf & ampunanMu. Allah Subhanahuwata'ala berfirman, 'Wajiblah ampunanKu untuk kalian'. [HR. Ahmad No.21057].

Hadits Ahmad No.21057 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Ali bin Ishak] telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] telah memberitakan kepada kami [Yahya bin Ayyub] bahwa ['Ubaidullah bin Zahr] bercerita kepadanya dari [Khalid bin Abu 'Imron] dari [Abu 'Ayyasy] berkata; [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bila kalian mau, akan aku beritahukan apa yang pertama difirmankan Allah AzzaWaJalla kepada orang-orang mu`min pada hari kiamat dan apa yang pertama kali mereka katakan padaNya." Kami berkata; Ya wahai Rasulullah. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya Allah AzzaWaJalla berfirman kepada orang-orang mu`min; 'Apa kalian suka bertemu denganKu? ' mereka menjawab; Ya, wahai Rabb kami. Allah bertanya, 'Kenapa? ' mereka menjawab; Karena kami mengharapkan maaf dan ampunanMu. Allah subhanahu wata'ala berfirman, 'Wajiblah ampunanKu untuk kalian'."]]]

Hadits Ahmad 21058

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي حُسَيْنٍ حَدَّثَنِي شَهْرُ بْنُ حَوْشَبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ غَنْمٍ وَهُوَ الَّذِي بَعَثَهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ إِلَى الشَّامِ يُفَقِّهُ النَّاسَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ رَكِبَ يَوْمًا عَلَى حِمَارٍ لَهُ يُقَالُ لَهُ يَعْفُورٌ رَسَنُهُ مِنْ لِيفٍ ثُمَّ قَالَ ارْكَبْ يَا مُعَاذُ فَقُلْتُ سِرْ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ ارْكَبْ فَرَدَفْتُهُ فَصُرِعَ الْحِمَارُ بِنَا فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضْحَكُ وَقُمْتُ أَذْكُرُ مِنْ نَفْسِي أَسَفًا ثُمَّ فَعَلَ ذَلِكَ الثَّانِيَةَ ثُمَّ الثَّالِثَةَ فَرَكِبَ وَسَارَ بِنَا الْحِمَارُ فَأَخْلَفَ يَدَهُ فَضَرَبَ ظَهْرِي بِسَوْطٍ مَعَهُ أَوْ عَصًا ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ فَقُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ سَارَ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ أَخْلَفَ يَدَهُ فَضَرَبَ ظَهْرِي فَقَالَ يَا مُعَاذُ يَا ابْنَ أُمِّ مُعَاذٍ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا هُمْ فَعَلُوا ذَلِكَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ أَنْ يُدْخِلَهُمْ الْجَنَّةَ

Tahukah kamu apa hak Allah atas manusia?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
MenyembahnNya & tak menyekutukaNnya dgn sesuatu pun. Kemudian berjalan hingga jauh lalu menarik tangan beliau ke belakang & memukul punggungku, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Hai Mu'adz, Hai Ibnu Ummi Mu'adz! Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya hak manusia atas Allah bila mereka melakukannya adl Allah memasukkan mereka ke surga. [HR. Ahmad No.21058].

Hadits Ahmad No.21058 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah memberitakan kepada kami [Syu'aib] telah bercerita kepadaku ['Abdullah bin Abu Husain] telah bercerita kepadaku [Syahr bin Hausyab] dari ['Abdur Rahman bin Ghanm] yang diutus 'Umar bin Al Khoththob ke Syam untuk mengajar, bahwa [Mu'adz bin Jabal] bercerita kepadanya dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam suatu ketika beliau naik keledai milik beliau yang bernama Ya'fur yang diberi tali kendali dari sabut. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Naiklah Mu'adz." Saya berkata; Jalanlah wahai Rasulullah Shallallahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Naiklah." Saya pun membonceng kemudian keledai jatuh. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berdiri seraya tertawa dan aku pun bangun seraya meminta maaf. Hal itu terjadi hingga dua dan tiga kali. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam naik dan berjalan bersama keledai. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menarik tangan beliau ke belakang dan memukul punggungku dengan cambuk atau tongkat beliau dan bersabda; "Hai Mu'adz! Tahukah kamu apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "MenyembahnNya dan tidak menyekutukaNnya dengan sesuatu pun." Kemudian berjalan hingga jauh lalu menarik tangan beliau ke belakang dan memukul punggungku, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Hai Mu'adz, Hai Ibnu Ummi Mu'adz! Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Sesungguhnya hak manusia atas Allah bila mereka melakukannya adalah Allah memasukkan mereka ke surga."]]]

Hadits Ahmad 21059

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ حَدَّثَنِي بَقِيَّةُ حَدَّثَنِي ضُبَارَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ دُوَيْدِ بْنِ نَافِعٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا مُعَاذُ أَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ عَلَى يَدَيْكَ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الشِّرْكِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

Bahwa Allah memberi hidayah seseorang musyrik melalui usahamu itu lebih baik bagimu dari pada kau memiliki unta merah. [HR. Ahmad No.21059].

Hadits Ahmad No.21059 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Haiwah bin Syuraih] telah bercerita kepadaku [Baqiyah] telah bercerita kepadaku [Dhubaroh bin 'Abdullah] dari [Duwaid bin Nafi'] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hai Mu'adz! Bahwa Allah memberi hidayah seseorang musyrik melalui usahamu itu lebih baik bagimu dari pada kau memiliki unta merah."]]]

Hadits Ahmad 21060

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ أَوْصَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَشْرِ كَلِمَاتٍ قَالَ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ شَيْئًا وَإِنْ قُتِلْتَ وَحُرِّقْتَ وَلَا تَعُقَّنَّ وَالِدَيْكَ وَإِنْ أَمَرَاكَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ وَلَا تَتْرُكَنَّ صَلَاةً مَكْتُوبَةً مُتَعَمِّدًا فَإِنَّ مَنْ تَرَكَ صَلَاةً مَكْتُوبَةً مُتَعَمِّدًا فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ اللَّهِ وَلَا تَشْرَبَنَّ خَمْرًا فَإِنَّهُ رَأْسُ كُلِّ فَاحِشَةٍ وَإِيَّاكَ وَالْمَعْصِيَةَ فَإِنَّ بِالْمَعْصِيَةِ حَلَّ سَخَطُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَإِيَّاكَ وَالْفِرَارَ مِنْ الزَّحْفِ وَإِنْ هَلَكَ النَّاسُ وَإِذَا أَصَابَ النَّاسَ مُوتَانٌ وَأَنْتَ فِيهِمْ فَاثْبُتْ وَأَنْفِقْ عَلَى عِيَالِكَ مِنْ طَوْلِكَ وَلَا تَرْفَعْ عَنْهُمْ عَصَاكَ أَدَبًا وَأَخِفْهُمْ فِي اللَّهِ

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memberiku sepuluh wasiat; jangan menyekutukan Allah dgn apa pun meski kau terbunuh atau dibakar, jangan mendurhakai kedua orang tuamu meski keduanya memerintakanmu untuk meninggalkan keluarga & hartamu, jangan tinggalkan shalat wajib dgn sengaja karena sesungguhnya orang yg meninggalkan shalat wajib dgn sengaja telah terbebas dari tanggungan Allah, jangan minum khomer karena itu induk semua kekejian, jauhilah kemaksiatan karena dgn kemaksiatanlah kemurkaan Allah AzzaWaJalla datang, jangan lari dari peperangan meski orang-orang telah mati, bila orang-orang mati sementara kau berada diantara mereka tetaplah bertahan, nafkahilah keluargamu dari usahamu, jangan kau angkat tongkatmu pada mereka dgn maksud untuk mendidik & rahasiakanlah (kesalahan mereka) karena Allah. [HR. Ahmad No.21060].

Hadits Ahmad No.21060 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah memberitakan kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Shafwan bin 'Amr] dari ['Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair Al Hadhromi] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memberiku sepuluh wasiat; jangan menyekutukan Allah dengan apa pun meski kau terbunuh atau dibakar, jangan mendurhakai kedua orang tuamu meski keduanya memerintakanmu untuk meninggalkan keluarga dan hartamu, jangan tinggalkan shalat wajib dengan sengaja karena sesungguhnya orang yang meninggalkan shalat wajib dengan sengaja telah terbebas dari tanggungan Allah, jangan minum khomer karena itu induk semua kekejian, jauhilah kemaksiatan karena dengan kemaksiatanlah kemurkaan Allah AzzaWaJalla datang, jangan lari dari peperangan meski orang-orang telah mati, bila orang-orang mati sementara kau berada diantara mereka tetaplah bertahan, nafkahilah keluargamu dari usahamu, jangan kau angkat tongkatmu pada mereka dengan maksud untuk mendidik dan rahasiakanlah (kesalahan mereka) karena Allah."]]]

Hadits Ahmad 21061

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنِ الْوَالِبِيِّ صَدِيقٌ لِمُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ النَّاسِ شَيْئًا فَاحْتَجَبَ عَنْ أُولِي الضَّعَفَةِ وَالْحَاجَةِ احْتَجَبَ اللَّهُ عَنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Barangsiapa mengurus suatu urusan orang kemudian ia menutup diri (tidak mau mengurus) orang-orang lemah & orang-orang yg memerlukan bantuan, Allah pun akan menutup diri daripadanya pada hari kiamat. [HR. Ahmad No.21061].

Hadits Ahmad No.21061 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Husain bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Syarik] dari [Abu Hashin] dari [Al Walibi] -salah seorang teman Mu'adz- dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa mengurus suatu urusan orang kemudian ia menutup diri (tidak mau mengurus) orang-orang lemah dan orang-orang yang memerlukan bantuan, Allah pun akan menutup diri daripadanya pada hari kiamat."]]]

Hadits Ahmad 21062

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا الْبَرَاءُ الْغَنَوِيُّ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ { أَصْحَابُ الْيَمِينِ } { وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ } فَقَبَضَ بِيَدَيْهِ قَبْضَتَيْنِ فَقَالَ هَذِهِ فِي الْجَنَّةِ وَلَا أُبَالِي وَهَذِهِ فِي النَّارِ وَلَا أُبَالِي

Golongan-golongan kanan & golongan-golongan kiri. Kemudian beliau menggenggam tangan sebanyak dua kali lalu bersabda:
Ini di surga & aku tak peduli, ini di neraka & aku tak peduli. [HR. Ahmad No.21062].

Hadits Ahmad No.21062 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Mutsanna] telah bercerita kepada kami [Al Barro` Al Ghanawi] telah bercerita kepada kami [Al Hasan] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membaca ayat; "Golongan-golongan kanan dan golongan-golongan kiri." Kemudian beliau menggenggam tangan sebanyak dua kali lalu bersabda; "Ini di surga dan aku tidak peduli, ini di neraka dan aku tidak peduli."]]]

Hadits Ahmad 21063

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ حَدَّثَنَا شَهْرُ بْنُ حَوْشَبٍ حَدَّثَنَا عَائِذُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ مُعَاذًا قَدِمَ عَلَى الْيَمَنِ فَلَقِيَتْهُ امْرَأَةٌ مِنْ خَوْلَانَ مَعَهَا بَنُونَ لَهَا اثْنَا عَشَرَ فَتَرَكَتْ أَبَاهُمْ فِي بَيْتِهَا أَصْغَرُهُمْ الَّذِي قَدْ اجْتَمَعَتْ لِحْيَتُهُ فَقَامَتْ فَسَلَّمَتْ عَلَى مُعَاذٍ وَرَجُلَانِ مِنْ بَنِيهَا يُمْسِكَانِ بِضَبْعَيْهَا فَقَالَتْ مَنْ أَرْسَلَكَ أَيُّهَا الرَّجُلُ قَالَ لَهَا مُعَاذٌ أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ الْمَرْأَةُ أَرْسَلَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنْتَ رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفَلَا تُخْبِرُنِي يَا رَسُولَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهَا مُعَاذٌ سَلِينِي عَمَّا شِئْتِ قَالَتْ حَدِّثْنِي مَا حَقُّ الْمَرْءِ عَلَى زَوْجَتِهِ قَالَ لَهَا مُعَاذٌ تَتَّقِي اللَّهَ مَا اسْتَطَاعَتْ وَتَسْمَعُ وَتُطِيعُ قَالَتْ أَقْسَمْتُ بِاللَّهِ عَلَيْكَ لَتُحَدِّثَنِّي مَا حَقُّ الرَّجُلِ عَلَى زَوْجَتِهِ قَالَ لَهَا مُعَاذٌ أَوَمَا رَضِيتِ أَنْ تَسْمَعِي وَتُطِيعِي وَتَتَّقِي اللَّهَ قَالَتْ بَلَى وَلَكِنْ حَدِّثْنِي مَا حَقُّ الْمَرْءِ عَلَى زَوْجَتِهِ فَإِنِّي تَرَكْتُ أَبَا هَؤُلَاءِ شَيْخًا كَبِيرًا فِي الْبَيْتِ فَقَالَ لَهَا مُعَاذٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُعَاذٍ فِي يَدِهِ لَوْ أَنَّكِ تَرْجِعِينَ إِذَا رَجَعْتِ إِلَيْهِ فَوَجَدْتِ الْجُذَامَ قَدْ خَرَقَ لَحْمَهُ وَخَرَقَ مَنْخِرَيْهِ فَوَجَدْتِ مَنْخِرَيْهِ يَسِيلَانِ قَيْحًا وَدَمًا ثُمَّ أَلْقَمْتِيهِمَا فَاكِ لِكَيْ مَا تَبْلُغِي حَقَّهُ مَا بَلَغْتِ ذَلِكَ أَبَدًا

apa hak suami atas istrinya?
Mu'adz bin Jabal berkata padanya; Ia harus bertakwa kepada Allah, mendengar & taat. Wanita itu berkata; Saya bersumpah pada Allah atasmu, katakan apa hak seorang suami atas istrinya?
Mu'adz bin Jabal berkata padanya; Apa kau tak mau mendengar, taat & bertakwa kepada Allah?
Wanita itu berkata; Tidak tapi katakanlah apa hak seorang suami atas istrinya karena sesungguhnya aku meninggalkan ayah mereka itu dalam keadaan sudah tua renta di rumah. Kemudian Mu'adz bin Jabal berkata padanya; Demi Zat yg jiwa Mu'adz berada ditanganNya, andai kau kembali kepadanya kemudian kau lihat penyakit lepra telah membakar kulitnya, hidungnya & kau lihat hidungnya mencucurkan nanah & darah lalu kau membuangnya dgn mulutmu agar kau bisa mencapai haknya niscaya hal itu tak akan mencapainya. [HR. Ahmad No.21063].

Hadits Ahmad No.21063 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Hasyim] telah bercerita kepada kami ['Abdul Hamid] telah bercerita kepada kami [Syahr bin Hausyab] telah bercerita kepada kami [A`idzullah bin 'Abdullah] bahwa [Mu'adz bin Jabal] datang ke Yaman kemudian seorang wanita dari Khaulan bersama duabelas anak-anaknya menemuinya, wanita itu meninggalkan ayah anak-anak itu dirumahnya, anak yang paling terakhir sudah berjenggot. Wanita itu berdiri dan mengucapkan salam kepada Mu'adz bin Jabal sementara dua orang disisi kanan dan kiri wanita itu memegangi lengan atasnya. Wanita itu berkata; Siapa yang mengutusmu? Berkata Mu'adz bin Jabal padanya; Aku diutus Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Wanita itu berkata; Kalau kau diutus Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, berarti kau adalah utusan beliau. Tolong khabarkan padaku wahai utusan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam? Berkata Mu'adz bin Jabal padanya; Tentang apa yang kau maksudkan? Wanita itu berkata; Katakan padaku, apa hak suami atas istrinya? Mu'adz bin Jabal berkata padanya; Ia harus bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat. Wanita itu berkata; Saya bersumpah pada Allah atasmu, katakan apa hak seorang suami atas istrinya? Mu'adz bin Jabal berkata padanya; Apa kau tidak mau mendengar, taat dan bertakwa kepada Allah? Wanita itu berkata; Tidak tapi katakanlah apa hak seorang suami atas istrinya karena sesungguhnya aku meninggalkan ayah mereka itu dalam keadaan sudah tua renta di rumah. Kemudian Mu'adz bin Jabal berkata padanya; Demi Zat yang jiwa Mu'adz berada ditanganNya, andai kau kembali kepadanya kemudian kau lihat penyakit lepra telah membakar kulitnya, hidungnya dan kau lihat hidungnya mencucurkan nanah dan darah lalu kau membuangnya dengan mulutmu agar kau bisa mencapai haknya niscaya hal itu tidak akan mencapainya.]]]

Hadits Ahmad 21064

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَيَّاشِ بْنِ أَبِي رَبِيعَةَ أَنَّهُ بَلَغَهُ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ عَمَلًا قَطُّ أَنْجَى لَهُ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ

Tidak ada suatu amalan yg dilakukan oleh seorang manusia yg lebih bisa menyelematannya dari adzab Allah melebihi dzikir. [HR. Ahmad No.21064].

Hadits Ahmad No.21064 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Hujain bin Al Mutsanna] telah bercerita kepada kami [Abdul 'Aziz bin Abu Salamah] dari [Ziyad bin Abu Ziyad] budak 'Abdullah bin 'Ayyasy bin Abu Robi'ah, bahwasanya [ada yang menyampaikan padanya] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tidak ada suatu amalan yang dilakukan oleh seorang manusia yang lebih bisa menyelematannya dari adzab Allah melebihi dzikir."]]]

Hadits Ahmad 21065

و قَالَ مُعَاذٌ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ تَعَاطِي الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَمِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ غَدًا فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ذِكْرُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Maukah kalian aku tunjukkan amal yg paling baik, paling membersihkan harta, paling mengangkat derajat & lebih baik bagi kalian dari pada memiliki emas & perak & lebih baik dari berhadapan dgn musuh kalian esok hari lalu kau penggal leher-leher mereka & mereka juga memenggal leher-leher kalian?
mereka menjawab; Ya wahai Rasulullah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Mengingat Allah AzzaWaJalla. [HR. Ahmad No.21065].

Hadits Ahmad No.21065 Secara Lengkap

[[[(Masih dari jalur yang sama dengan hadits sebelumnya). [Mu'adz bin Jabal] berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Maukah kalian aku tunjukkan amal yang paling baik, paling membersihkan harta, paling mengangkat derajat dan lebih baik bagi kalian dari pada memiliki emas dan perak dan lebih baik dari berhadapan dengan musuh kalian esok hari lalu kau penggal leher-leher mereka dan mereka juga memenggal leher-leher kalian?" mereka menjawab; Ya wahai Rasulullah. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Mengingat Allah AzzaWaJalla."]]]

Hadits Ahmad 21066

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ يَعْنِي ابْنَ بُرْقَانَ حَدَّثَنَا حَبِيبُ بْنُ أَبِي مَرْزُوقٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ أَبِي مُسْلِمٍ الْخَوْلَانِيِّ قَالَ دَخَلْتُ مَسْجِدَ حِمْصَ فَإِذَا فِيهِ نَحْوٌ مِنْ ثَلَاثِينَ كَهْلًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا فِيهِمْ شَابٌّ أَكْحَلُ الْعَيْنَيْنِ بَرَّاقُ الثَّنَايَا سَاكِتٌ فَإِذَا امْتَرَى الْقَوْمُ فِي شَيْءٍ أَقْبَلُوا عَلَيْهِ فَسَأَلُوهُ فَقُلْتُ لِجَلِيسٍ لِي مَنْ هَذَا قَالَ هَذَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ فَوَقَعَ لَهُ فِي نَفْسِي حُبٌّ فَكُنْتُ مَعَهُمْ حَتَّى تَفَرَّقُوا ثُمَّ هَجَّرْتُ إِلَى الْمَسْجِدِ فَإِذَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ قَائِمٌ يُصَلِّي إِلَى سَارِيَةٍ فَسَكَتَ لَا يُكَلِّمُنِي فَصَلَّيْتُ ثُمَّ جَلَسْتُ فَاحْتَبَيْتُ بِرِدَاءٍ لِي ثُمَّ جَلَسَ فَسَكَتَ لَا يُكَلِّمُنِي وَسَكَتُّ لَا أُكَلِّمُهُ ثُمَّ قُلْتُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ قَالَ فِيمَ تُحِبُّنِي قَالَ قُلْتُ فِي اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَأَخَذَ بِحُبْوَتِي فَجَرَّنِي إِلَيْهِ هُنَيَّةً ثُمَّ قَالَ أَبْشِرْ إِنْ كُنْتَ صَادِقًا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمُتَحَابُّونَ فِي جَلَالِي لَهُمْ مَنَابِرُ مِنْ نُورٍ يَغْبِطُهُمْ النَّبِيُّونَ وَالشُّهَدَاءُ قَالَ فَخَرَجْتُ فَلَقِيتُ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ فَقُلْتُ يَا أَبَا الْوَلِيدِ لَا أُحَدِّثُكَ بِمَا حَدَّثَنِي مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ فِي الْمُتَحَابِّينَ قَالَ فَأَنَا أُحَدِّثُكَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُهُ إِلَى الرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَحَابِّينَ فِيَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَزَاوِرِينَ فِيَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَبَاذِلِينَ فِيَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَوَاصِلِينَ فِيَّ

Orang-orang yg saling menyintai karena keagunganKu akan mendapatkan mimbar-mimbar dari cahaya yg membuat iri para nabi & syuhada`. Kemudian saya keluar & menemui 'Ubadah bin Ash-Shomit lalu saya berkata; Hai Abu Al Walid! Aku tak akan menceritakan hadits yg disampaikan Mu'adz bin Jabal kepadaku tentang orang-orang yg saling mencintai. Berkata 'Ubadah; Aku akan bercerita kepadamu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dari Rabb AzzaWaJalla, Ia berfirman; 'Wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling mencintai karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling berkunjung karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling berkorban karena Aku & wajiblah cintaKu untuk orang-orang yg saling bersillaturrahim karena Aku. [HR. Ahmad No.21066].

Hadits Ahmad No.21066 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Katsir bin Hisyam] telah bercerita kepada kami [Ja'far bin Burqon] telah bercerita kepada kami [Habib bin Abu Marzuq] dari ['Atho` bin Abu Rabah] dari [Abu Muslim Al Khoulani] berkata; Saya memasuki masjid Damaskus, Syam, disana ada sekitar tigapuluh sahabat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam yang sudah tua dan diantara mereka ada seorang pemuda yang sangat putih giginya, ia diam. Bila mereka berbeda pendapat tentang sesuatu, mereka menyandarkannya pada pemuda itu dan meminta pendapatnya. Saya bertanya siapa pemuda itu, lalu ada yang menjawab; Dia adalah Mu'adz bin Jabal. Hatiku berkata aku mencintainya, aku bersama mereka hingga mereka bubar kemudian saya pergi ke masjid ternyata disana ada [Mu'adz bin Jabal] yang tengah shalat menghadap tiang masjid. Ia shalat dan tidak berbicara denganku. Saya shalat kemudian duduk memeluk lutut seraya menutupi dengan gamisku. Ia duduk dan tidak berbicara denganku aku pun diam dan tidak berbicara dengannya. Setelah itu aku berkata; 'Demi Allah, aku mencintaimu.' Ia bertanya; 'Karena apa? Saya berkata; karena Allah. Kemudian ia menarik pundakku dan menarikku sedikit ke dekatnya dan berkata; 'Bergemberilah bila kau memang benar, karena aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Orang-orang yang saling menyintai karena keagunganKu akan mendapatkan mimbar-mimbar dari cahaya yang membuat iri para nabi dan syuhada`." Kemudian saya keluar dan menemui 'Ubadah bin Ash-Shomit lalu saya berkata; Hai Abu Al Walid! Aku tidak akan menceritakan hadits yang disampaikan Mu'adz bin Jabal kepadaku tentang orang-orang yang saling mencintai. Berkata ['Ubadah]; Aku akan bercerita kepadamu dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dari Rabb AzzaWaJalla, Ia berfirman; 'Wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling mencintai karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling berkunjung karena Aku, wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling berkorban karena Aku dan wajiblah cintaKu untuk orang-orang yang saling bersillaturrahim karena Aku."]]]

Hadits Ahmad 21067

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ الْخَفَّافُ الْعِجْلِيُّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبْعَثُ الْمُؤْمِنُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ جُرْدًا مُرْدًا مُكَحَّلِينَ بَنِي ثَلَاثِينَ سَنَةً

Orang-orang mukmin akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang, muda, bercelak mata dalam usia tigapuluh tahun. [HR. Ahmad No.21067].

Hadits Ahmad No.21067 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahhab bin 'Atho` Al Khoffaf Al 'Ijli] dari [Sa'id] dari [Qotadah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Orang-orang mukmin akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang, muda, bercelak mata dalam usia tigapuluh tahun."]]]

Hadits Ahmad 21068

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ عَنْ رَجَاءٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَطْلُبُهُ فَقِيلَ لِي خَرَجَ قَبْلُ قَالَ فَجَعَلْتُ لَا أَمُرُّ بِأَحَدٍ إِلَّا قَالَ مَرَّ قَبْلُ حَتَّى مَرَرْتُ فَوَجَدْتُهُ قَائِمًا يُصَلِّي قَالَ فَجِئْتُ حَتَّى قُمْتُ خَلْفَهُ قَالَ فَأَطَالَ الصَّلَاةَ فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقَدْ صَلَّيْتَ صَلَاةً طَوِيلَةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي صَلَّيْتُ صَلَاةَ رَغْبَةٍ وَرَهْبَةٍ سَأَلْتُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ ثَلَاثًا فَأَعْطَانِي اثْنَتَيْنِ وَمَنَعَنِي وَاحِدَةً سَأَلْتُهُ أَنْ لَا يُهْلِكَ أُمَّتِي غَرَقًا فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يُظْهِرَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا لَيْسَ مِنْهُمْ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يَجْعَلَ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ فَرَدَّهَا عَلَيَّ

Sesungguhnya aku menunaikan shalat antara cinta & ketakutan, aku meminta Allah AzzaWaJalla tiga hal, Ia memberiku dua hal & menolakku satu hal. Aku memintaNya agar tak membinasakan ummatku dgn banjir, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tak memberi kemenangan pada musuh atas mereka yg bukan dari mereka, Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tak menjadikan perpecahan (pertikaian) diantara mereka sendiri, namun Ia menolaknya. [HR. Ahmad No.21068].

Hadits Ahmad No.21068 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami ['Ubaidah bin Humaid] telah bercerita kepadaku [Sulaiman Al A'masy] dari [Roja` Al Anshori] dari ['Abdullah bin Syaddad] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saya mendatangi Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam untuk mencari beliau, ada yang berkata padaku; Baru saja keluar. Kemudian setiap kali aku bertemu dengan seseorang pasti berkata; Baru saja keluar hingga aku pun menemui beliau tengah berdiri shalat. Aku pun datang hingga berdiri dibelakang beliau. Beliau shalat lama sekali. Seusai shalat saya berkata; Wahai Rasulullah! Engkau shalat lama sekali. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya aku menunaikan shalat antara cinta dan ketakutan, aku meminta Allah AzzaWaJalla tiga hal, Ia memberiku dua hal dan menolakku satu hal. Aku memintaNya agar tidak membinasakan ummatku dengan banjir, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tidak memberi kemenangan pada musuh atas mereka yang bukan dari mereka, Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tidak menjadikan perpecahan (pertikaian) diantara mereka sendiri, namun Ia menolaknya."]]]

Hadits Ahmad 21069

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا مُعَاذُ مَنْ مَاتَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ

Barangsiapa meninggal dunia & tak menyekutukan Allah dgn apa pun, ia masuk surga. [HR. Ahmad No.21069].

Hadits Ahmad No.21069 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Hasan bin Musa] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Abdul 'Aziz bin Shuhaib] dari [Anas bin Malik] dari [Mu'adz] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda padanya; "Hai Muadz! Barangsiapa meninggal dunia dan tidak menyekutukan Allah dengan apa pun, ia masuk surga."]]]

Hadits Ahmad 21070

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو وَهَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ قَالَا ثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ قَالَ هَارُونُ فِي حَدِيثِهِ قَالَ وَقَالَ حَيْوَةُ عَنِ ابْنِ أَبِي حَبِيبٍ وَقَالَ مُعَاوِيَةُ عَنْ حَيْوَةَ عَنْ يَزِيدَ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ أُسَامَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ الْحَكَمِ أَنَّ مُعَاذًا قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُصَدِّقُ أَهْلَ الْيَمَنِ وَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِنْ الْبَقَرِ مِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ تَبِيعًا قَالَ هَارُونُ وَالتَّبِيعُ الْجَذَعُ أَوْ الْجَذَعَةُ وَمِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ مُسِنَّةً قَالَ فَعَرَضُوا عَلَيَّ أَنْ آخُذَ مِنْ الْأَرْبَعِينَ قَالَ هَارُونُ مَا بَيْنَ الْأَرْبَعِينَ أَوْ الْخَمْسِينَ وَبَيْنَ السِّتِّينَ وَالسَّبْعِينَ وَمَا بَيْنَ الثَّمَانِينَ وَالتِّسْعِينَ فَأَبَيْتُ ذَاكَ وَقُلْتُ لَهُمْ حَتَّى أَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَقَدِمْتُ فَأَخْبَرْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ تَبِيعًا وَمِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ مُسِنَّةً وَمِنْ السِّتِّينَ تَبِيعَيْنِ وَمِنْ السَّبْعِينَ مُسِنَّةً وَتَبِيعًا وَمِنْ الثَّمَانِينَ مُسِنَّتَيْنِ وَمِنْ التِّسْعِينَ ثَلَاثَةَ أَتْبَاعٍ وَمِنْ الْمِائَةِ مُسِنَّةً وَتَبِيعَيْنِ وَمِنْ الْعَشْرَةِ وَالْمِائَةِ مُسِنَّتَيْنِ وَتَبِيعًا وَمِنْ الْعِشْرِينَ وَمِائَةٍ ثَلَاثَ مُسِنَّاتٍ أَوْ أَرْبَعَةَ أَتْبَاعٍ قَالَ وَأَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا آخُذَ فِيمَا بَيْنَ ذَلِكَ وَقَالَ هَارُونُ فِيمَا بَيْنَ ذَلِكَ شَيْئًا إِلَّا أَنْ يَبْلُغَ مُسِنَّةً أَوْ جَذَعًا وَزَعَمَ أَنَّ الْأَوْقَاصَ لَا فَرِيضَةَ فِيهَا

beliau memerintahkanku untuk memungut satu tabi' untuk setiap tigapuluh sapi -berkata Harun; & tabi'- & satu musinnah untuk setiap empatpuluh sapi. Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian mereka menawarkan pada saya agar memungut dari empatpuluh sapi -berkata Harun; antara empat puluh hingga limapuluh ekor, antara enam puluh hingga tujuh puluh & antara delapan puluh hingga sembilan puluh- tapi aku Mu'adz bin Jabal enggan menerimanya. Saya Mu'adz bin Jabal berkata kepada mereka; Tunggu dulu hingga aku menanyakan hal itu pada Rasulullah Shallallahu'AalaihiWasallam. Aku pun datang & memberitahukannya pada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian beliau memerintahkanku agar memungut satu tabi' untuk setiap tigapuluh sapi, satu musinnah untuk setiap empat puluh sapi, dua tabi' untuk setiap enam puluh sapi, satu musinnah & tabi' untuk setiap delapan puluh sapi, dua musinnah untuk setiap delapan puluh sapi, tiga tabi' untuk setiap sembilan puluh sapi, satu musinnah & dua tabi' untuk setiap seratus sapi, dua musinnah & seekor tabi' untuk setiap seratus sepuluh sapi, tiga musinnah atau empat tabi' untuk setiap seratus dua puluh sapi. Mu'adz bin Jabal berkata; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkanku untuk tak memungut apa pun diantaranya. Berkata Harun; Apa pun diantaranya kecuali bila mencapai musinnah atau jadz'a, ia Mu'adz bin Jabal mengira bahwa yg kurang dari tiga puluh ekor tak ada zakatnya. +Ket; Tabi`; anak sapi yg memasuki umur tahun kedua keatas. Musinnah; anak sapi yg telah genap berumur dua tahun keatas. Jadza'; sama dgn tabi'. Auqash; tambahan antara lima hingga duapuluh. [HR. Ahmad No.21070].

Hadits Ahmad No.21070 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Mu'awiyah bin 'Amr] dan [Harun bin Ma'ruf] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Wahb]. Harun menyebutkan dalam haditsnya; [Haiwah] berkata, dari [Ibnu Abi Habib]. Mu'awiyah menyebutkan, dari [Haiwah] dari [Yazid] dari [Salamah bin Usamah] dari [Yahya bin Al Hakam] bahwa [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengutusku untuk memungut zakat rakyat Yaman, beliau memerintahkanku untuk memungut satu tabi' untuk setiap tigapuluh sapi -berkata Harun; dan tabi'- dan satu musinnah untuk setiap empatpuluh sapi. Kemudian mereka menawarkan pada saya agar memungut dari empatpuluh sapi -berkata Harun; antara empat puluh hingga limapuluh ekor, antara enam puluh hingga tujuh puluh dan antara delapan puluh hingga sembilan puluh- tapi aku enggan menerimanya. Aku katakan kepada mereka; Tunggu dulu hingga aku menanyakan hal itu pada Rasulullah Shallallahu'AalaihiWasallam. Aku pun datang dan memberitahukannya pada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam kemudian beliau memerintahkanku agar memungut satu tabi' untuk setiap tigapuluh sapi, satu musinnah untuk setiap empat puluh sapi, dua tabi' untuk setiap enam puluh sapi, satu musinnah dan tabi' untuk setiap delapan puluh sapi, dua musinnah untuk setiap delapan puluh sapi, tiga tabi' untuk setiap sembilan puluh sapi, satu musinnah dan dua tabi' untuk setiap seratus sapi, dua musinnah dan seekor tabi' untuk setiap seratus sepuluh sapi, tiga musinnah atau empat tabi' untuk setiap seratus dua puluh sapi. Mu'adz bin Jabal berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memerintahkanku untuk tidak memungut apa pun diantaranya. Berkata Harun; Apa pun diantaranya kecuali bila mencapai musinnah atau jadz'a, ia mengira bahwa yang kurang dari tiga puluh ekor tidak ada zakatnya.]]]

Hadits Ahmad 21071

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ أَبِي مُنِيبٍ الْأَحْدَبِ قَالَ خَطَبَ مُعَاذٌ بِالشَّامِ فَذَكَرَ الطَّاعُونَ فَقَالَ إِنَّهَا رَحْمَةُ رَبِّكُمْ وَدَعْوَةُ نَبِيِّكُمْ وَقَبْضُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ اللَّهُمَّ أَدْخِلْ عَلَى آلِ مُعَاذٍ نَصِيبَهُمْ مِنْ هَذِهِ الرَّحْمَةِ ثُمَّ نَزَلَ مِنْ مَقَامِهِ ذَلِكَ فَدَخَلَ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُعَاذٍ فَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ { الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنْ الْمُمْتَرِينَ } فَقَالَ مُعَاذٌ { سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنْ الصَّابِرِينَ }

menyebut tho'un, ia berkata; Sesungguhnya ia adl rahmat Rabb kalian, doa nabi kalian & matinya orang-orang shalih sebelum kalian. Ya Allah! Masukkanlah rahmat ini agar mengenai keluarga Mu'adz. Setelah itu ia turun dari tempatnya kemudian mengunjungi 'Abdur Rahman bin Mu'adz. Berkata 'Abdur Rahman; Kebenaran dari Rabb kalian, janganlah menjadi orang-orang yg ragu. Mu'adz bin Jabal berkata; Engkau akan menemuiku insya Allah termasuk orang-orang yg sabar. [HR. Ahmad No.21071].

Hadits Ahmad No.21071 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Abu Sa'id, budak Bani Hasyim] telah bercerita kepada kami [Tsabit bin Yazid] telah bercerita kepada kami ['Ashim] dari [Abu Munib Al Ahdab] berkata; [Mu'adz bin Jabal] berkhutbah di Syam lalu ia menyebut tho'un, ia berkata; Sesungguhnya ia adalah rahmat Rabb kalian, doa nabi kalian dan matinya orang-orang shalih sebelum kalian. Ya Allah! Masukkanlah rahmat ini agar mengenai keluarga Mu'adz. Setelah itu ia turun dari tempatnya kemudian mengunjungi 'Abdur Rahman bin Mu'adz. Berkata 'Abdur Rahman; Kebenaran dari Rabb kalian, janganlah menjadi orang-orang yang ragu. Mu'adz bin Jabal berkata; Engkau akan menemuiku insya Allah termasuk orang-orang yang sabar.]]]

Hadits Ahmad 21072

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذٍ قَالَ اسْتَبَّ رَجُلَانِ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَغَضِبَ أَحَدُهُمَا حَتَّى أَنَّهُ لَيُتَخَيَّلُ إِلَيَّ أَنَّ أَنْفَهُ لَيَتَمَزَّعُ مِنْ الْغَضَبِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ يَقُولُهَا هَذَا الْغَضْبَانُ لَذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yg bila diucapkan oleh orang marah akan hilang marahnya; ya Allah! aku berlindung kepada-Mu dari setan yg terkutuk. [HR. Ahmad No.21072].

Hadits Ahmad No.21072 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Abu Sa'id] telah bercerita kepada kami [Za`idah] telah bercerita kepada kami ['Abdul Malik] dari [Ibnu Abi Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Dua orang saling mencaci didekat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam salah satunya marah hingga hidungnya terlihat seperti membesar karena marah lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang bila diucapkan oleh orang marah akan hilang marahnya; ya Allah! aku berlindung kepada-Mu dari setan yang terkutuk."]]]

Hadits Ahmad 21073

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ وَحَجَّ الْبَيْتَ الْحَرَامَ وَصَامَ رَمَضَانَ وَلَا أَدْرِي أَذَكَرَ الزَّكَاةَ أَمْ لَا كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يَغْفِرَ لَهُ إِنْ هَاجَرَ فِي سَبِيلِهِ أَوْ مَكَثَ بِأَرْضِهِ الَّتِي وُلِدَ بِهَا فَقَالَ مُعَاذٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَأُخْبِرُ النَّاسَ قَالَ ذَرْ النَّاسَ يَا مُعَاذُ فِي الْجَنَّةِ مِائَةُ دَرَجَةٍ مَا بَيْنَ كُلِّ دَرَجَتَيْنِ مِائَةُ سَنَةٍ وَالْفِرْدَوْسُ أَعْلَى الْجَنَّةِ وَأَوْسَطُهَا وَمِنْهَا تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ فَإِذَا سَأَلْتُمْ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ

Barangsiapa shalat lima waktu, haji ke baitullah, puasa romadhon -saya tak tahu apakah beliau menyebutkan zakat atau tidak- maka wajiblah Allah untuk mengampuninya bila ia berhijrah dijalan Allah atau tinggal ditempat kelahirannya. Mu'adz bin Jabal berkata; Bolehkah aku memberitahukannya pada orang-orang. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Biarkan mereka, hai Mu'adz! Disurga ada seratus tingkat, jarak antara dua tingkat sejauh seratus tahun (perjalanan) , surga yg tertinggi & paling ditengah adl Firdaus, darinya sungai-sungai surga mengalir. Karena itu bila kalian meminta pada Allah mintalah Firdaus. [HR. Ahmad No.21073].

Hadits Ahmad No.21073 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Suraij bin An Nu'man] telah bercerita kepada kami ['Abdul 'Aziz Ad Darawardi] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa shalat lima waktu, haji ke baitullah, puasa romadhon -saya tidak tahu apakah beliau menyebutkan zakat atau tidak- maka wajiblah Allah untuk mengampuninya bila ia berhijrah dijalan Allah atau tinggal ditempat kelahirannya." Mu'adz bin Jabal berkata; Bolehkah aku memberitahukannya pada orang-orang. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Biarkan mereka, hai Mu'adz! Disurga ada seratus tingkat, jarak antara dua tingkat sejauh seratus tahun (perjalanan), surga yang tertinggi dan paling ditengah adalah Firdaus, darinya sungai-sungai surga mengalir. Karena itu bila kalian meminta pada Allah mintalah Firdaus."]]]

Hadits Ahmad 21074

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا مَسَرَّةُ بْنُ مَعْبَدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ سَتُهَاجِرُونَ إِلَى الشَّامِ فَيُفْتَحُ لَكُمْ وَيَكُونُ فِيكُمْ دَاءٌ كَالدُّمَّلِ أَوْ كَالْحَرَّةِ يَأْخُذُ بِمَرَاقِ الرَّجُلِ يَسْتَشْهِدُ اللَّهُ بِهِ أَنْفُسَهُمْ وَيُزَكِّي بِهَا أَعْمَالَهُمْ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ سَمِعَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطِهِ هُوَ وَأَهْلَ بَيْتِهِ الْحَظَّ الْأَوْفَرَ مِنْهُ فَأَصَابَهُمْ الطَّاعُونُ فَلَمْ يَبْقَ مِنْهُمْ أَحَدٌ فَطُعِنَ فِي أُصْبُعِهِ السَّبَّابَةِ فَكَانَ يَقُولُ مَا يَسُرُّنِي أَنَّ لِي بِهَا حُمْرَ النَّعَمِ

Kalian akan berhijrah ke Syam & Syam akan ditaklukkan untuk kalian, ditengah-tengah kalian akan ada penyakit seperti bisul yg menempati pori-pori kulit, dengannya mereka meminta mati syahid pada Allah & membersihkan amAl amal mereka. Ya Allah! Bila kau tahu Mu'adz bin Jabal mendengarnya dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam maka berikanlah bagian yg banyak padanya & keluarganya. Mereka pun terserang tho'un & tak tersisa seorang pun. Mu'adz bin Jabal terserang dijari telunjuknya. Mu'adz bin Jabal berkata; Ini lebih aku sukai dari unta merah. [HR. Ahmad No.21074].

Hadits Ahmad No.21074 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Abu Ahmad Az Zubairi] telah bercerita kepada kami [Masarrah bin Ma'bad] dari [Ismail bin 'Ubaidillah] berkata; [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Kalian akan berhijrah ke Syam dan Syam akan ditaklukkan untuk kalian, ditengah-tengah kalian akan ada penyakit seperti bisul yang menempati pori-pori kulit, dengannya mereka meminta mati syahid pada Allah dan membersihkan amal-amal mereka. Ya Allah! Bila kau tahu Mu'adz bin Jabal mendengarnya dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam maka berikanlah bagian yang banyak padanya dan keluarganya." Mereka pun terserang tho'un dan tidak tersisa seorang pun. Mu'adz bin Jabal terserang dijari telunjuknya. Mu'adz bin Jabal berkata; Ini lebih aku sukai dari unta merah.]]]

Hadits Ahmad 21075

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الْحَرَّانِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ انْتَسَبَ رَجُلَانِ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى عَهْدِ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام أَحَدُهُمَا مُسْلِمٌ وَالْآخَرُ مُشْرِكٌ فَانْتَسَبَ الْمُشْرِكُ فَقَالَ أَنَا فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ حَتَّى بَلَغَ تِسْعَةَ آبَاءٍ ثُمَّ قَالَ لِصَاحِبِهِ انْتَسِبْ لَا أُمَّ لَكَ قَالَ أَنَا فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ وَأَنَا بَرِيءٌ مِمَّا وَرَاءَ ذَلِكَ فَنَادَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام النَّاسَ فَجَمَعَهُمْ ثُمَّ قَالَ قَدْ قُضِيَ بَيْنَكُمَا أَمَّا الَّذِي انْتَسَبَ إِلَى تِسْعَةِ آبَاءٍ فَأَنْتَ فَوْقَهُمْ الْعَاشِرُ فِي النَّارِ وَأَمَّا الَّذِي انْتَسَبَ إِلَى أَبَوَيْهِ فَأَنْتَ امْرُؤٌ مِنْ أَهْلِ الْإِسْلَامِ

Ada dua orang dari Bani Israel yg saling mencela dimasa Musa. Salah satunya muslim sedangkan yg lain musyrik. Si musyrik mencela seraya berkata; Saya fulan bin fulan hingga sampai sembilan keturuan. Kemudian ia berkada pada seterunya; Sebutkan nasabmu, hai orang yg tak punya ibu. Ia berkataa; Saya fulan bin fulan & saya terbebas dari sesuatu yg ada dibaliknya. Kemudian Musa memanggil orang-orang lalu mengumpulkan mereka & berkata; Kalian telah diberi putusan. Bagi yg menyebutkan nasabnya sampai sembilan keturunan, engkau adl yg kesepuluh diatas mereka berada dineraka. Sedangan orang yg menasabkan diri kepada kedua orang tuanya, engkau termasuk ahli islam. [HR. Ahmad No.21075].

Hadits Ahmad No.21075 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Ahmad bin 'Abdul Malik Al Harroni] telah bercerita kepada kami ['Ubaidullah bin 'Amr] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Ada dua orang dari Bani Israel yang saling mencela dimasa Musa. Salah satunya muslim sedangkan yang lain musyrik. Si musyrik mencela seraya berkata; Saya fulan bin fulan hingga sampai sembilan keturuan. Kemudian ia berkada pada seterunya; Sebutkan nasabmu, hai orang yang tidak punya ibu. Ia berkataa; Saya fulan bin fulan dan saya terbebas dari sesuatu yang ada dibaliknya. Kemudian Musa memanggil orang-orang lalu mengumpulkan mereka dan berkata; Kalian telah diberi putusan. Bagi yang menyebutkan nasabnya sampai sembilan keturunan, engkau adalah yang kesepuluh diatas mereka berada dineraka. Sedangan orang yang menasabkan diri kepada kedua orang tuanya, engkau termasuk ahli Islam.]]]

Hadits Ahmad 21076

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي الطَّحَّانَ أَنَا يَحْيَى التَّيْمِيُّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يُتَوَفَّى لَهُمَا ثَلَاثَةٌ إِلَّا أَدْخَلَهُمَا اللَّهُ الْجَنَّةَ بِفَضْلِ رَحْمَتِهِ إِيَّاهُمَا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوْ اثْنَانِ قَالَ أَوْ اثْنَانِ قَالُوا أَوْ وَاحِدٌ قَالَ أَوْ وَاحِدٌ ثُمَّ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ السِّقْطَ لَيَجُرُّ أُمَّهُ بِسَرَرِهِ إِلَى الْجَنَّةِ إِذَا احْتَسَبَتْهُ

Tidaklah dua orang muslim yg tiga anaknya meninggal dunia melainkan Allah akan memasukkan keduanya ke dalam surga berkat rahmat Allah pada keduanya. Mereka berkata; Wahai Rasulullah! Atau dua. Mereka berkata; Atau satu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Atau satu. Selanjutnya beliau bersabda:
Demi Dzat yg jiwaku berada ditanganNya, sesungguhnya anak keguguran itu menyeret ibunya dgn ari-arinya ke surga bila ia mengharap-harapankan pahalanya. [HR. Ahmad No.21076].

Hadits Ahmad No.21076 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Kholid Ath Thohhan] telah memberitakan kepada kami [Yahya At Taimi] dari ['Ubaidillah bin Muslim] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tidaklah dua orang muslim yang tiga anaknya meninggal dunia melainkan Allah akan memasukkan keduanya ke dalam surga berkat rahmat Allah pada keduanya." Mereka berkata; Wahai Rasulullah! Atau dua. Mereka berkata; Atau satu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Atau satu." Selanjutnya beliau bersabda; "Demi Dzat yang jiwaku berada ditanganNya, sesungguhnya anak keguguran itu menyeret ibunya dengan ari-arinya ke surga bila ia mengharap-harapankan pahalanya."]]]

Hadits Ahmad 21077

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ مَاتَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَقَدْ قَالَ حَمَّادٌ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِمُعَاذٍ

Barangsiapa meninggal dunia & tak menyekutukan Allah dgn sesuatu pun, ia masuk surga. Berkata Hammad; Bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Mu'adz bin Jabal. [HR. Ahmad No.21077].

Hadits Ahmad No.21077 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] telah bercerita kepada kami ['Abdul 'Aziz bin Shuhaib] dari [Anas bin Malik] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa meninggal dunia dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, ia masuk surga." Berkata Hammad; Bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda kepada Mu'adz bin Jabal.]]]

Hadits Ahmad 21078

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ قَالَ كُنْتُ أَنَا وَعَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ وَثَابِتٌ فَحَدَّثَ عَاصِمٌ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي ظَبْيَةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَبِيتُ عَلَى ذِكْرِ اللَّهِ طَاهِرًا فَيَتَعَارَّ مِنْ اللَّيْلِ فَيَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ فَقَالَ ثَابِتٌ قَدِمَ عَلَيْنَا فَحَدَّثَنَا هَذَا الْحَدِيثَ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا يَعْنِي أَبَا ظَبْيَةَ قُلْتُ لِحَمَّادٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ عَنْ مُعَاذٍ

Tidaklah seorang muslim tidur dgn berdzikir dalam keadaan suci kemudian bangun malam meminta kebaikan dunia akhirat kepada Allah melainkan pasti diberi. Berkata Tsabit; Ia Abu Dhobyah mendatangi kami kemudian menceritakan hadits ini kepada kami & saya Tsabit mengetahui bahwa yg ia maksudkan adl Abu Dhobyah. Saya berkata kepada Hammad dari Mu'adz bin Jabal ia Hammad berkata; Dari Mu'adz bin Jabal. [HR. Ahmad No.21078].

Hadits Ahmad No.21078 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] berkata; telah mengabarkan kepada kami ['Ashim bin Bahdalah] dan [Tsabit]. 'Ashim bercerita dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Zhabyah] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tidaklah seorang muslim tidur dengan berdzikir dalam keadaan suci kemudian bangun malam meminta kebaikan dunia akhirat kepada Allah melainkan pasti diberi." Berkata Tsabit; Ia mendatangi kami kemudian menceritakan hadits ini kepada kami dan saya mengetahui bahwa yang ia maksudkan adalah Abu Zhabyah. Saya berkata kepada Hammad dari Mu'adz bin Jabal, ia berkata; Dari Mu'adz bin Jabal.]]]

Hadits Ahmad 21079

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ عَهِدَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي خَمْسٍ مَنْ فَعَلَ مِنْهُنَّ كَانَ ضَامِنًا عَلَى اللَّهِ مَنْ عَادَ مَرِيضًا أَوْ خَرَجَ مَعَ جَنَازَةٍ أَوْ خَرَجَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ دَخَلَ عَلَى إِمَامٍ يُرِيدُ بِذَلِكَ تَعْزِيرَهُ وَتَوْقِيرَهُ أَوْ قَعَدَ فِي بَيْتِهِ فَيَسْلَمُ النَّاسُ مِنْهُ وَيَسْلَمُ

barangsiapa melaksanakannya akan mendapat jaminan dari Allah; barangsiapa menjenguk orang sakit, pergi mengantar jenazah, pergi berperang dijalan Allah, mengunjungi pemimpin dgn maksud menguatkan & memuliakannya atau tinggal dirumahnya hingga orang-orang selamat dari (ganggugannya) & ia pun selamat. [HR. Ahmad No.21079].

Hadits Ahmad No.21079 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Al Harits bin Yazid] dari ['Ali bin Rabah] dari ['Abdullah bin 'Amr bin Al Ash] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mewasiatkan lima hal pada kami, barangsiapa melaksanakannya akan mendapat jaminan dari Allah; barangsiapa menjenguk orang sakit, pergi mengantar jenazah, pergi berperang dijalan Allah, mengunjungi pemimpin dengan maksud menguatkan dan memuliakannya atau tinggal dirumahnya hingga orang-orang selamat dari (ganggugannya) dan ia pun selamat."]]]

Hadits Ahmad 21080

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَامِرِ بْنِ وَاثِلَةَ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ زَيْغِ الشَّمْسِ أَخَّرَ الظُّهْرَ حَتَّى يَجْمَعَهَا إِلَى الْعَصْرِ يُصَلِّيهِمَا جَمِيعًا وَإِذَا ارْتَحَلَ بَعْدَ زَيْغِ الشَّمْسِ صَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ جَمِيعًا ثُمَّ سَارَ وَكَانَ إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ الْمَغْرِبِ أَخَّرَ الْمَغْرِبَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْعِشَاءِ وَإِذَا ارْتَحَلَ بَعْدَ الْمَغْرِبِ عَجَّلَ الْعِشَاءَ فَصَلَّاهَا مَعَ الْمَغْرِبِ

bila berangkat sebelum matahari condong, beliau menunda zhuhur hingga menjamaknya dgn ashar, beliau menjamak keduanya. Dan bila beliau berangkat setelah matahari condong, beliau shalat zhuhur & ashar dgn dijamak setelah itu beliau berangkat. Bila berangkat sebelum maghrib, beliau menunda maghrib hingga dilaksanakan bersama isya' & bila berangkat setelah maghrib, beliau menyegerakan isya' & dilakukan bersama maghrib. [HR. Ahmad No.21080].

Hadits Ahmad No.21080 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'ad] telah bercerita kepada kami [Laits] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Abu Ath Thufail 'Amir bin Watsilah] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa saat perang Tabuk, Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bila berangkat sebelum matahari condong, beliau menunda zhuhur hingga menjamaknya dengan ashar, beliau menjamak keduanya. Dan bila beliau berangkat setelah matahari condong, beliau shalat zhuhur dan ashar dengan dijamak setelah itu beliau berangkat. Bila berangkat sebelum maghrib, beliau menunda maghrib hingga dilaksanakan bersama isya' dan bila berangkat setelah maghrib, beliau menyegerakan isya' dan dilakukan bersama maghrib.]]]

Hadits Ahmad 21081

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ هَارُونَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعٍ التَّنُوخِيِّ قَاضِي إِفْرِيقِيَّةَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ قَدِمَ الشَّامَ وَأَهْلُ الشَّامِ لَا يُوتِرُونَ فَقَالَ لِمُعَاوِيَةَ مَا لِي أَرَى أَهْلَ الشَّامِ لَا يُوتِرُونَ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ وَوَاجِبٌ ذَلِكَ عَلَيْهِمْ قَالَ نَعَمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ زَادَنِي رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ صَلَاةً وَهِيَ الْوِتْرُ وَقْتُهَا مَا بَيْنَ الْعِشَاءِ إِلَى طُلُوعِ الْفَجْرِ

Rabbku AzzaWaJalla menambahiku satu shalat, yaitu witir. Waktunya antara isya' hingga terbitnya fajar. [HR. Ahmad No.21081].

Hadits Ahmad No.21081 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami Harun bin Ma'ruf berkata 'Abdullah; Saya mendengarnya dari [Harun] telah bercerita kepada kami [Ibnu Wahb] telah memberitakan kepadaku [Yahya bin Ayyub] dari ['Ubaidillah bin Zahr] dari ['Abdur Rahman bin Rofi' At Tanukhi] -hakim Afrika- bahwa Mu'adz bin Jabal tiba di Syam dan penduduk Syam tidak shalat witir. [Mu'adz bin Jabal] berkata kepada Mu'awiyah; Kenapa aku tidak melihat orang-orang Syam shalat witir. Mu'awiyah berkata; Apa itu wajib bagi mereka? Mu'adz bin Jabal menjawab; Ya, saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Rabbku AzzaWaJalla menambahiku satu shalat, yaitu witir. Waktunya antara isya' hingga terbitnya fajar."]]]

Hadits Ahmad 21082

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُ قَالَ بَيْنَمَا أَنَا رَدِيفُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ إِلَّا آخِرَةُ الرَّحْلِ فَقَالَ يَا مُعَاذُ قُلْتُ لَبَّيْكَ رَسُولَ اللَّهِ وَسَعْدَيْكَ قَالَ ثُمَّ سَارَ سَاعَةً ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ بْنَ جَبَلٍ قُلْتُ لَبَّيْكَ رَسُولَ اللَّهِ وَسَعْدَيْكَ قَالَ ثُمَّ سَارَ سَاعَةً ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ بْنَ جَبَلٍ قُلْتُ لَبَّيْكَ رَسُولَ اللَّهِ وَسَعْدَيْكَ قَالَ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ سَارَ سَاعَةً ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ بْنَ جَبَلٍ قُلْتُ لَبَّيْكَ رَسُولَ اللَّهِ وَسَعْدَيْكَ قَالَ فَهَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ أَنْ لَا يُعَذِّبَهُمْ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا هُدْبَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ أَوْ مِثْلَهُ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ إِلَّا آخِرَةُ الرَّحْلِ فَذَكَرَ نَحْوَهُ

Hak Allah atas manusia adl mereka berkewajiban menyembahNya & tak menyekutukaNnya dgn sesuatu pun. Kemudian beliau jalan sesaat & berasbda; Hai Mu'adz! saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?
saya menjawab; Allah & RasulNya yg lebih tahu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Allah tak bakalan menyiksa mereka. Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami Hudbah bin Kholid telah bercerita kepada kami Qotadah dari Anas dari Mu'adz bin Jabal dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sepertinya. Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami Bahz telah bercerita kepada kami Hammam dari Qotadah dari Mu'adz bin Jabal berkata; Saya pernah membonceng Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diantara saya & beliau tak ada tempat luang selain penghujung kendaraan. Ia Mu'adz bin Jabal menyebutkan hadits serupa. [HR. Ahmad No.21082].

Hadits Ahmad No.21082 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami ['Affan], telah bercerita kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qotadah] dari [Anas] bahwa [Mu'adz bin Jabal] bercerita kepadanya, ia berkata; Suatu ketika saya membonceng Rasulullah, tidak ada tempat lain antara aku dan Rasulullah selain penghujung kendaraan kemudian beliau bersabda; "Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Kemudian beliau jalan sesaat dan bersabda; Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Kemudian beliau jalan sesaat dan bersabda; Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Kemudian beliau jalan sesaat dan bersabda; Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: " Apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Hak Allah atas manusia adalah mereka berkewajiban menyembahNya dan tidak menyekutukaNnya dengan sesuatu pun." Kemudian beliau jalan sesaat dan berasbda; Hai Mu'adz!" saya menjawab; Baik, wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: " Apa hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Allah tidak bakalan menyiksa mereka." Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami [Hudbah bin Kholid] telah bercerita kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qotadah] dari [Anas] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam sepertinya. Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku telah bercerita kepada kami [Bahz] telah bercerita kepada kami [Hammam] dari [Qotadah] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saya pernah membonceng Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam diantara saya dan beliau tidak ada tempat luang selain penghujung kendaraan. Ia menyebutkan hadits serupa.]]]

Hadits Ahmad 21083

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ قَالَ قُلْتُ بَلَى قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Maukah kau aku tunjukkan salah satu pintu surga?
saya berkata; Ya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Laa haulaa wa laa quwwata illa billah. [HR. Ahmad No.21083].

Hadits Ahmad No.21083 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari ['Atho` bin As Sa`ib] dari [Abu Rozin] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Maukah kau aku tunjukkan salah satu pintu surga?" saya berkata; Ya. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Laa haulaa wa laa quwwata illa billah."]]]

Hadits Ahmad 21084

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي أَبُو عَوْنٍ قَالَ سَمِعْتُ الْحَارِثَ بْنَ عَمْرٍو ابْنَ أَخِي الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ يُحَدِّثُ عَنْ نَاسٍ مِنْ أَصْحَابِ مُعَاذٍ مِنْ أَهْلِ حِمْصَ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِمُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ حِينَ بَعَثَهُ إِلَى الْيَمَنِ فَذَكَرَ كَيْفَ تَقْضِي إِنْ عَرَضَ لَكَ قَضَاءٌ قَالَ أَقْضِي بِكِتَابِ اللَّهِ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي كِتَابِ اللَّهِ قَالَ فَسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي سَنَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَجْتَهِدُ رَأْيِي وَلَا آلُو قَالَ فَضَرَبَ صَدْرِي فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَفَّقَ رَسُولَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمَا يُرْضِي رَسُولَهُ

Apa yg akan kau lakukan bila terjadi perkara yg harus kau hukumi?
Ia Mu'adz menjawab; Aku menghukumi berdasarkan yg ada dalam kitab Allah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bila didalam kitab Allah tak ada, apa yg akan kau lakukan bila terjadi perkara yg harus kau hukumi?
Ia Mu'adz menjawab; Dengan sunnah Rasulullah Shallallahu`AlaihiWasallam. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bila tak ada dalam sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam?
Ia Mu'adz menjawab; Saya berijtihad dgn pendapatku, & saya tak mengabaikannya. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menepuk dadaku & bersabda:
Segala puji bagi Allah yg memberi pertolongan pada utusan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk sesuatu yg membuatnya ridha. [HR. Ahmad No.21084].

Hadits Ahmad No.21084 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] telah mengkhabarkan kepadaku [Abu 'Aun] berkata; Saya mendengar [Al Harits bin 'Amr] keponakan Al Muhgirah bin Syu'bah menceritakan dari [beberapa teman Mu'adz bin Jabal] dari penduduk Himash, dari [Mu'adz bin Jabal]; bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda kepada Mu'adz bin Jabal saat diutus ke Yaman; beliau bersabda; "Apa yang akan kau lakukan bila terjadi perkara yang harus kau hukumi?" Ia menjawab; Aku menghukumi berdasarkan yang ada dalam kitab Allah. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bila didalam kitab Allah tidak ada, apa yang akan kau lakukan bila terjadi perkara yang harus kau hukumi?" Ia menjawab; Dengan sunnah Rasulullah Shallallahu`AlaihiWasallam. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bila tidak ada dalam sunnah Rasulullah Shallallahu'AlaihiWasallam?" Ia menjawab; Saya berijtihad dengan pendapatku, dan saya tidak mengabaikannya. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menepuk dadaku dan bersabda; "Segala puji bagi Allah yang memberi pertolongan pada utusan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam untuk sesuatu yang membuatnya ridha."]]]

Hadits Ahmad 21085

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُؤْذِي امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِي الدُّنْيَا إِلَّا قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ لَا تُؤْذِيهِ قَاتَلَكِ اللَّهُ فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكِ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا

Tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya didunia melainkan istrinya dari kalangan bidadari berkata; Jangan kau sakiti dia, semoga Allah membinasakanmu. Ia bagimu hanya tamu yg hampir saja akan meninggalkanmu untuk kami. [HR. Ahmad No.21085].

Hadits Ahmad No.21085 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Mahdi] telah bercerita kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Bahir bin Sa'ad] dari [Kholid bin Ma'dan] dari [Katsir bin Murroh] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya didunia melainkan istrinya dari kalangan bidadari berkata; Jangan kau sakiti dia, semoga Allah membinasakanmu. Ia bagimu hanya tamu yang hampir saja akan meninggalkanmu untuk kami."]]]

Hadits Ahmad 21086

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَفَاتِيحُ الْجَنَّةِ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

Kunci-kunci surga adl syahadat tak ada Ilah (yang haq) selain Allah. [HR. Ahmad No.21086].

Hadits Ahmad No.21086 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Ibrohim bin Mahdi] telah bercerita kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari ['Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Abu Husain] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Kunci-kunci surga adalah syahadat tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah."]]]

Hadits Ahmad 21087

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ { تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا } قَالَ قِيَامُ الْعَبْدِ مِنْ اللَّيْلِ

Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur, mereka menyeru Rabb mereka dgn takut & harapan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Qiyamullailnya seorang hamba. [HR. Ahmad No.21087].

Hadits Ahmad No.21087 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Hasan bin Musa] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ashim bin Bahdalah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda; "Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur, mereka menyeru Rabb mereka dengan takut dan harapan." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Qiyamullailnya seorang hamba."]]]

Hadits Ahmad 21088

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَمِيرَةَ قَالَ لَمَّا حَضَرَ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ الْمَوْتُ قِيلَ لَهُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَوْصِنَا قَالَ أَجْلِسُونِي فَقَالَ إِنَّ الْعِلْمَ وَالْإِيمَانَ مَكَانَهُمَا مَنْ ابْتَغَاهُمَا وَجَدَهُمَا يَقُولُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَالْتَمِسُوا الْعِلْمَ عِنْدَ أَرْبَعَةِ رَهْطٍ عِنْدَ عُوَيْمِرٍ أَبِي الدَّرْدَاءِ وَعِنْدَ سَلْمَانَ الْفَارِسِيِّ وَعِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ وَعِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامٍ الَّذِي كَانَ يَهُودِيًّا ثُمَّ أَسْلَمَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ عَاشِرُ عَشَرَةٍ فِي الْجَنَّةِ

ia adl orang kesepuluh dari sepuluh orang yg ada disurga. [HR. Ahmad No.21088].

Hadits Ahmad No.21088 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah bercerita kepada kami [Laits bin Sa'ad] dari [Mu'awiyah bin Sholih] dari [Robi'ah bin Yazid] dari [Abu Idris Al Khoulani] dari [Yazid bin 'Amirah] berkata; Saat [Mu'adz bin Jabal] sekarat, dikatakan padanya; Hai Abu 'Abdur Rahman! Berwasiatlah kepada kami. Ia berkata; Dudukkan aku. Lalu ia berkata; Sesungguhnya ilmu dan iman bila dicari oleh orang pasti akan ketemu. Mu'adz bin Jabal mengucapkannya tiga kali. Lalu ia berkata; Karena itu carilah ilmu dari empat orang; 'Uwaimir Abu Ad Darda', Salman Al Farisi, 'Abdullah bin Mas'ud dan 'Abdullah bin Salam yang dulunya yahudi kemudian masuk Islam, karena aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda bahwa ia adalah orang kesepuluh dari sepuluh orang yang ada disurga.]]]

Hadits Ahmad 21089

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ وَيُونُسُ قَالَا ثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ عَنِ السَّرِيِّ بْنِ يَنْعُمَ عَنْ مَرِيحِ بْنِ مَسْرُوقٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَعَثَ بِهِ إِلَى الْيَمَنِ قَالَ إِيَّاكَ وَالتَّنَعُّمَ فَإِنَّ عِبَادَ اللَّهِ لَيْسُوا بِالْمُتَنَعِّمِينَ

Jauhilah bermewah-mewah karena hamba-hamba Allah bukanlah mereka yg bermewah-mewah. [HR. Ahmad No.21089].

Hadits Ahmad No.21089 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Suraij bin An Nu'man] dan [Yunus] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Baqiyyah bin Al Walid] dari [As Sari bin Yan'um] dari [Marih bin Masruq] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa saat mengutusnya ke Yaman, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Jauhilah bermewah-mewah karena hamba-hamba Allah bukanlah mereka yang bermewah-mewah."]]]

Hadits Ahmad 21090

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ غَنْمٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ جُرْدًا مُرْدًا مُكَحَّلِينَ بَنِي ثَلَاثِينَ أَوْ ثَلَاثٍ وَثَلَاثِينَ

Penghuni surga masuk surga dalam keadaan telanjang, muda, bercelak mata, dalam usia tigapuluh atau tigapuluh tiga tahun. [HR. Ahmad No.21090].

Hadits Ahmad No.21090 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah bercerita kepada kami ['Imron] dari [Qatadah] dari [Syahr bin Hausyab] dari ['Abdur Rahman bin Ghanm] dari [Mu'adz bin Jabal], bahwa ia bertanya kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam atau mendengar Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Penghuni surga masuk surga dalam keadaan telanjang, muda, bercelak mata, dalam usia tigapuluh atau tigapuluh tiga tahun."]]]

Hadits Ahmad 21091

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنِ الْعَلَاءِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ رَجُلٍ حَدَّثَهُ يَثِقُ بِهِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ ذِئْبُ الْإِنْسَانِ كَذِئْبِ الْغَنَمِ يَأْخُذُ الشَّاةَ الْقَاصِيَةَ وَالنَّاحِيَةَ وَإِيَّاكُمْ وَالشِّعَابَ وَعَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ وَالْعَامَّةِ

Sesungguhnya setan adl serigala bagi manusia laksana serigala bagi kambing, serigala akan menyerang kambing yg menyendiri & terlepas. Jauhilah bercerai berai, hendaklah kalian bersama jamaah & orang banyak. [HR. Ahmad No.21091].

Hadits Ahmad No.21091 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Abdush Shomad] telah bercerita kepada kami ['Abdul Warits] telah bercerita kepada kami ['Umar bin Ibrohim] telah bercerita kepada kami [Qotadah] dari [Al 'Ala` bin Ziyad] dari [seseorang terpercaya yang bercerita kepadanya] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya setan adalah serigala bagi manusia laksana serigala bagi kambing, serigala akan menyerang kambing yang menyendiri dan terlepas. Jauhilah bercerai berai, hendaklah kalian bersama jamaah dan orang banyak."]]]

Hadits Ahmad 21092

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنِ ابْنِ عُمَيْرٍ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذٍ قَالَ صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةً فَأَحْسَنَ فِيهَا الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ وَالْقِيَامَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ هَذِهِ صَلَاةُ رَغْبَةٍ وَرَهْبَةٍ سَأَلْتُ رَبِّي فِيهَا ثَلَاثًا فَأَعْطَانِي اثْنَيْنِ وَلَمْ يُعْطِنِي وَاحِدَةً سَأَلْتُهُ أَنْ لَا يَقْتُلَ أُمَّتِي بِسَنَةِ جُوعٍ فَيَهْلَكُوا فَأَعْطَانِي وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَعْطَانِي وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يَجْعَلَ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ فَمَنَعَنِي

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam shalat, beliau ruku', sujud & bangun dgn baik. Kemudian hal itu aku sampaikan pada beliau, beliau bersabda:
Ini adl shalat yg sarat antara cinta & takut. Aku meminta pada Rabbku tiga hal, Ia mengabulkan dua hal & tak mengabulkan satu hal. Aku memintaNya agar tak membinasakan ummatku dgn bencana kelaparan, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tak memberi kuasa pada satu musuh pun dari selain mereka untuk menguasai mereka, Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tak menjadikan bencana mereka diantara mereka sendiri, sayang Ia menolakku. [HR. Ahmad No.21092].

Hadits Ahmad No.21092 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Aswad bin 'Amir] telah bercerita kepada kami [Syarik] dari [Ibnu 'Umair 'Abdul Malik] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam shalat, beliau ruku', sujud dan bangun dengan baik. Kemudian hal itu aku sampaikan pada beliau, beliau bersabda; "Ini adalah shalat yang sarat antara cinta dan takut. Aku meminta pada Rabbku tiga hal, Ia mengabulkan dua hal dan tidak mengabulkan satu hal. Aku memintaNya agar tidak membinasakan ummatku dengan bencana kelaparan, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tidak memberi kuasa pada satu musuh pun dari selain mereka untuk menguasai mereka, Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tidak menjadikan bencana mereka diantara mereka sendiri, sayang Ia menolakku."]]]

Hadits Ahmad 21093

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا جَهْضَمٌ يَعْنِي الْيَمَامِيَّ حَدَّثَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ أَبِي كَثِيرٍ حَدَّثَنَا زَيْدٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سَلَّامٍ عَنْ أَبِي سَلَّامٍ وَهُوَ زَيْدُ بْنُ سَلَّامِ بْنِ أَبِي سَلَّامٍ نَسَبُهُ إِلَى جَدِّهِ أَنَّهُ حَدَّثَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَائِشٍ الْحَضْرَمِيُّ عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ قَالَ احْتَبَسَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ غَدَاةٍ عَنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ حَتَّى كِدْنَا نَتَرَاءَى قَرْنَ الشَّمْسِ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيعًا فَثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ وَصَلَّى وَتَجَوَّزَ فِي صَلَاتِهِ فَلَمَّا سَلَّمَ قَالَ كَمَا أَنْتُمْ عَلَى مَصَافِّكُمْ ثُمَّ أَقْبَلَ إِلَيْنَا فَقَالَ إِنِّي سَأُحَدِّثُكُمْ مَا حَبَسَنِي عَنْكُمْ الْغَدَاةَ إِنِّي قُمْتُ مِنْ اللَّيْلِ فَصَلَّيْتُ مَا قُدِّرَ لِي فَنَعَسْتُ فِي صَلَاتِي حَتَّى اسْتَيْقَظْتُ فَإِذَا أَنَا بِرَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فِي أَحْسَنِ صُورَةٍ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ أَتَدْرِي فِيمَ يَخْتَصِمُ الْمَلَأُ الْأَعْلَى قُلْتُ لَا أَدْرِي يَا رَبِّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ فِيمَ يَخْتَصِمُ الْمَلَأُ الْأَعْلَى قُلْتُ لَا أَدْرِي رَبِّ فَرَأَيْتُهُ وَضَعَ كَفَّهُ بَيْنَ كَتِفَيَّ حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَ أَنَامِلِهِ بَيْنَ صَدْرِي فَتَجَلَّى لِي كُلُّ شَيْءٍ وَعَرَفْتُ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ فِيمَ يَخْتَصِمُ الْمَلَأُ الْأَعْلَى قُلْتُ فِي الْكَفَّارَاتِ قَالَ وَمَا الْكَفَّارَاتُ قُلْتُ نَقْلُ الْأَقْدَامِ إِلَى الْجُمُعَاتِ وَجُلُوسٌ فِي الْمَسَاجِدِ بَعْدَ الصَّلَاةِ وَإِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عِنْدَ الْكَرِيهَاتِ قَالَ وَمَا الدَّرَجَاتُ قُلْتُ إِطْعَامُ الطَّعَامِ وَلِينُ الْكَلَامِ وَالصَّلَاةُ وَالنَّاسُ نِيَامٌ قَالَ سَلْ قُلْتُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِي وَتَرْحَمَنِي وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةً فِي قَوْمٍ فَتَوَفَّنِي غَيْرَ مَفْتُونٍ وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِي إِلَى حُبِّكَ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا حَقٌّ فَادْرُسُوهَا وَتَعَلَّمُوهَا

Hai Muhammad! Tahukah kau apa yg diperdebatkan oleh para malaikat tertinggi?' aku menjawab; Aku tak tahu Rabb. Ia berfirman, 'Hai Muhammad! Tahukah kau apa yg diperdebatkan oleh para malaikat tertinggi?' aku menjawab; Aku tak tahu Rabb. Lalu aku melihatNya meletakkan telapak tanganNya diatas pundakku hingga aku rasakan dinginnya jari-jemariNya di dadaku hingga segala sesuatu terlihat olehku & aku mengetahui. Ia berfirman, 'Hai Muhammad! Tahukah kau apa yg diperdebatkan oleh para malaikat tertinggi?' aku menjawab; Tentang penghapus-penghapus dosa. Ia berfirman, 'Penghapus-penghapus dosa apa?' Aku berkata; Langkah kaki menuju shalat jum'at, duduk di masjid setelah shalat, menyempurnakan wudhu saat-saat tak disukai.' Ia berfirman, 'Apa itu derajat?' aku menjawab; Memberikan makanan, tutur kata yg lembut, shalat saat orang-orang tidur. Ia berfirman, 'Memintalah.' Aku berkata, 'Ya Allah! Aku memintaMu perbuatan-perbuatan baik, meninggalkan kemungkaran, mencintai orang-orang miskin, mengampuniKu, merahmatiKu, bila Kau hendak menyiksa suatu kaum, maka wafatkanlah aku tanpa terkena siksaan, aku meminta cintaMu, cinta orang yg mencintaiMu, cinta amalan yg mendekatkanku pada cintaMu. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya itu adl haq, maka pelajarilah.+Menyempurnakan wudhu saat tak suka ; Baik tak suka karena kemalasan atau karena kondisi atau cuaca yg menyusahkan. [HR. Ahmad No.21093].

Hadits Ahmad No.21093 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Sa'id, budak Bani Hasyim] telah bercerita kepada kami [Jahdham Al Yamami] telah bercerita kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] telah bercerita kepada kami [Zaid bin Abu Sallam] dari [Abu Sallam] -Zaid bin Sallam bin Abu Sallam, nasabnya bersambung pada kakeknya-, bahwasanya ['Abdur Rahman bin 'A`isy Al Hadhromi] telah menceritakan kepadanya dari [Malik bin Yakhamir] bahwa [Mu'adz bin Jabal] berkata; Pada suatu pagi Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tidak keluar untuk shalat shubuh hingga hampir saja kami melihat tanduk matahari, kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam keluar dengan cepat dan langsung shalat. Beliau shalat dan shalat dengan cepat. Saat salam, beliau bersabda; "Tetaplah berada dibarisan kalian." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pun pergi lalu datang dan bersabda; Sesungguhnya aku akan memberitahukan kenapa aku tidak datang pagi ini. Sesungguhnya aku bangun malam kemudian shalat semampuku, aku mengantuk saat shalat hingga terbangun, tiba-tiba aku berada dihadapan Rabbku AzzaWaJalla dalam wujud yang paling indah. Ia berfirman; 'Hai Muhammad! Tahukah kau apa yang diperdebatkan oleh para malaikat tertinggi? ' aku menjawab; Aku tidak tahu Rabb. Ia berfirman, 'Hai Muhammad! Tahukah kau apa yang diperdebatkan oleh para malaikat tertinggi? ' aku menjawab; Aku tidak tahu Rabb. Lalu aku melihatNya meletakkan telapak tanganNya diatas pundakku hingga aku rasakan dinginnya jari-jemariNya di dadaku hingga segala sesuatu terlihat olehku dan aku mengetahui. Ia berfirman, 'Hai Muhammad! Tahukah kau apa yang diperdebatkan oleh para malaikat tertinggi? ' aku menjawab; Tentang penghapus-penghapus dosa. Ia berfirman, 'Penghapus-penghapus dosa apa? ' Aku berkata; Langkah kaki menuju shalat jum'at, duduk di masjid setelah shalat, menyempurnakan wudhu saat-saat tidak disukai.' Ia berfirman, 'Apa itu derajat? ' aku menjawab; Memberikan makanan, tutur kata yang lembut, shalat saat orang-orang tidur. Ia berfirman, 'Memintalah.' Aku berkata, 'Ya Allah! Aku memintaMu perbuatan-perbuatan baik, meninggalkan kemungkaran, mencintai orang-orang miskin, mengampuniKu, merahmatiKu, bila Kau hendak menyiksa suatu kaum, maka wafatkanlah aku tanpa terkena siksaan, aku meminta cintaMu, cinta orang yang mencintaiMu, cinta amalan yang mendekatkanku pada cintaMu." Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya itu adalah haq, maka pelajarilah."]]]

Hadits Ahmad 21094

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ يَحْيَى الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ ثَوْبَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ السَّكْسَكِيِّ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاذًا يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَوْنُهُ لَوْنُ الزَّعْفَرَانِ وَرِيحُهُ رِيحُ الْمِسْكِ عَلَيْهِ طَابَعُ الشُّهَدَاءِ وَمَنْ سَأَلَ اللَّهَ الشَّهَادَةَ مُخْلِصًا أَعْطَاهُ اللَّهُ أَجْرَ شَهِيدٍ وَإِنْ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ وَمَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فُوَاقَ نَاقَةٍ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

Barangsiapa terluka dijalan Allah akan datang pada hari kiamat, warnanya seperti za'faran & baunya seperti kesturi, terdapat stempel syuhada' padanya. Barangsiapa meminta mati syahid pada Allah dgn tulus, Allah akan memberinya pahala mati syahid meski ia meninggal diatas kasurnya & barangsiapa berperang dijalan Allah selama waktu memeras susu unta maka ia wajib mendapatkan surga. [HR. Ahmad No.21094].

Hadits Ahmad No.21094 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Zaid bin Yahya Ad Dimasyqi] telah bercerita kepada kami [Ibnu Tsauban] dari [ayahnya] dari [Makhul] dari [Katsir bin Murrah] dari [Malik bin Yakhamir As Saksaki] berkata; Saya mendengar [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Barangsiapa terluka dijalan Allah akan datang pada hari kiamat, warnanya seperti za'faran dan baunya seperti kesturi, terdapat stempel syuhada' padanya. Barangsiapa meminta mati syahid pada Allah dengan tulus, Allah akan memberinya pahala mati syahid meski ia meninggal diatas kasurnya dan barangsiapa berperang dijalan Allah selama waktu memeras susu unta maka ia wajib mendapatkan surga."]]]

Hadits Ahmad 21095

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذٍ قَالَ اسْتَبَّ رَجُلَانِ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَغَضِبَ أَحَدُهُمَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ غَضَبُهُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yg bila diucapkan oleh orang marah akan hilang marahnya; ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan yg terkutuk. [HR. Ahmad No.21095].

Hadits Ahmad No.21095 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] dari [Sufyan] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; "Dua orang saling mencela didekat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam salah satunya marah hingga hidungnya terlihat seperti membesar karena marah lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang bila diucapkan oleh orang marah akan hilang marahnya; ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan yang terkutuk."]]]

Hadits Ahmad 21096

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ وَأَبُو سَعِيدٍ قَالَا ثَنَا زَائِدَةُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ وَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا تَقُولُ فِي رَجُلٍ لَقِيَ امْرَأَةً لَا يَعْرِفُهَا فَلَيْسَ يَأْتِي الرَّجُلُ مِنْ امْرَأَتِهِ شَيْئًا إِلَّا قَدْ أَتَاهُ مِنْهَا غَيْرَ أَنَّهُ لَمْ يُجَامِعْهَا قَالَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَذِهِ الْآيَةَ { أَقِمْ الصَّلَاةَ طَرَفَيْ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنْ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ } الْآيَةَ قَالَ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأْ ثُمَّ صَلِّ قَالَ مُعَاذٌ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَهُ خَاصَّةً أَمْ لِلْمُؤْمِنِينَ عَامَّةً قَالَ بَلْ لِلْمُؤْمِنِينَ عَامَّةً

seseorang yg bertemu dgn seorang wanita yg tak dikenalnya kemudian ia tidaklah ia menggauli istrinya kecuali pasti bermesraan dgn wanita asing itu namun tak ia tiduri. Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian Allah AzzaWaJalla menurunkan ayat ini, Tegakkanlah shalat didua ujung siang & sebagian malam sesungguhnya kebaikan-kebaikan menghapus kesalahan-kesalahan. Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda padanya; Berwudhulah kemudian shalatlah. Berkata Mu'adz bin Jabal; Saya bertanya; Wahai Rasulullah! Apa khusus untuk dia atau untuk seluruh kaum mu`minin. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Untuk seluruh kaum mu`minin. [HR. Ahmad No.21096].

Hadits Ahmad No.21096 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] dan [Abu Sa'id] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Za`idah] dari ['Abdul Malik bin 'Umair]. Berkata Abu Sa'id telah bercerita kepada kami 'Abdul Malik bin 'Umair dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Seseorang mendatangi Nabi Shallallahu'alaihiwasallam lalu berkata; Wahai Rasulullah! Bagaimana menurut Tuan tentang seseorang yang bertemu dengan seorang wanita yang tidak dikenalnya kemudian ia tidaklah ia menggauli istrinya kecuali pasti bermesraan dengan wanita asing itu namun tidak ia tiduri. Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian Allah AzzaWaJalla menurunkan ayat ini, "Tegakkanlah shalat didua ujung siang dan sebagian malam sesungguhnya kebaikan-kebaikan menghapus kesalahan-kesalahan." Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda padanya; "Berwudhulah kemudian shalatlah." Berkata Mu'adz bin Jabal; Saya bertanya; Wahai Rasulullah! Apa khusus untuk dia atau untuk seluruh kaum mu`minin. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Untuk seluruh kaum mu`minin."]]]

Hadits Ahmad 21097

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ قَيْسٍ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ رَقَبَةً مُؤْمِنَةً فَهِيَ فِدَاؤُهُ مِنْ النَّارِ

Barangsiapa memerdekakan budak wanita mu'min maka ia adl tebusannya dari neraka. [HR. Ahmad No.21097].

Hadits Ahmad No.21097 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Qais] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bahwa beliau bersabda; "Barangsiapa memerdekakan budak wanita mu'min maka ia adalah tebusannya dari neraka."]]]

Hadits Ahmad 21098

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي ظَبْيَةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَبِيتُ عَلَى ذِكْرِ اللَّهِ طَاهِرًا فَيَتَعَارَّ مِنْ اللَّيْلِ فَيَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ خَيْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

Tidaklah seorang muslim tidur dgn berdzikir dalam keadaan suci kemudian bangun malam meminta kebaikan dunia akhirat kepada Allah, melainkan pasti diberi. [HR. Ahmad No.21098].

Hadits Ahmad No.21098 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Kamil] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari ['Ashim bin Bahdalah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Zhabyah] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Tidaklah seorang muslim tidur dengan berdzikir dalam keadaan suci kemudian bangun malam meminta kebaikan dunia akhirat kepada Allah, melainkan pasti diberi."]]]

Hadits Ahmad 21099

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ أَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ قُلْتُ بَلَى قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Maukah kamu aku tunjukkan salah satu pintu surga?
saya berkata; Ya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Laa haulaa wa laa quwwata illa billah. [HR. Ahmad No.21099].

Hadits Ahmad No.21099 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Kamil] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] telah memberitakan kepada kami ['Atho` bin As Sa`ib] dari [Abu Razin] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Maukah kamu aku tunjukkan salah satu pintu surga?" saya berkata; Ya. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Laa haulaa wa laa quwwata illa billah."]]]

Hadits Ahmad 21100

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ أَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ ح وَرَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ يَخَامِرَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُ وَقَالَ رَوْحٌ حَدَّثَهُمْ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ جَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَالَ رَوْحٌ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ فُوَاقَ نَاقَةٍ فَقَدْ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَمَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْقَتْلَ مِنْ عِنْدِ نَفْسِهِ صَادِقًا ثُمَّ مَاتَ أَوْ قُتِلَ فَلَهُ أَجْرُ الشُّهَدَاءِ وَمَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ نُكِبَ نَكْبَةً فَإِنَّهَا تَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَغْزَرِ مَا كَانَتْ وَقَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ كَأَغَزِّ وَرَوْحٌ كَأَغْزَرِ وَحَجَّاجٌ كَأَعَزِّ مَا كَانَتْ لَوْنُهَا كَالزَّعْفَرَانِ وَرِيحُهَا كَالْمِسْكِ وَمَنْ جُرِحَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَعَلَيْهِ طَابَعُ الشُّهَدَاءِ

Siapa pun orang muslim yg berperang dijalan Allah -berkata Rouh tidur siang dijalan Allah- maka wajib mendapatkan surga. Siapa pun yg meminta mati pada Allah dgn tulus dari hatinya kemudian ia mati atau terbunuh maka mendapatkan pahala syuhada`. Siapa pun yg terluka dijalan Allah atau berdarah maka luka & darah itu akan datang pada hari kiamat dgn derasnya. Berkata 'Abdur Razzaq; seperti nanah, sementara Rouh berkata; dgn kuatnya. Warnanya seperti za'faran & baunya seperti kasturi & barangsiapa terluka dijalan Allah maka ia mendapatkan cap syuhada`. [HR. Ahmad No.21100].

Hadits Ahmad No.21100 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij]. Dan [Rouh] berkata, telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata, [Sulaiman bin Musa] berkata; telah bercerita kepada kami [Malik bin Yakhamir] bahwa [Mu'adz bin Jabal] bercerita kepadanya. Berkata Rouh; ia bercerita kepada mereka bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Siapa pun orang muslim yang berperang dijalan Allah -berkata Rouh; tidur siang dijalan Allah- maka wajib mendapatkan surga. Siapa pun yang meminta mati pada Allah dengan tulus dari hatinya kemudian ia mati atau terbunuh maka mendapatkan pahala syuhada`. Siapa pun yang terluka dijalan Allah atau berdarah maka luka dan darah itu akan datang pada hari kiamat dengan derasnya." Berkata ['Abdur Razzaq]; seperti nanah, sementara [Rouh] berkata; dengan kuatnya, dan [Hajaj]: "Warnanya seperti za'faran dan baunya seperti kasturi dan barangsiapa terluka dijalan Allah maka ia mendapatkan cap syuhada`."]]]

Hadits Ahmad 21101

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنَا سُفْيَانُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى قُرًى عَرَبِيَّةٍ فَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ حَظَّ الْأَرْضِ قَالَ سُفْيَانُ حَظُّ الْأَرْضِ الثُّلُثُ وَالرُّبُعُ

beliau memerintahkanku untuk memungut hasil bumi. Berkata Sufyan; Bagian bumi sepertiga & seperempat. [HR. Ahmad No.21101].

Hadits Ahmad No.21101 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Razzaq] telah memberitakan kepada kami [Sufyan] dari [Jabir] dari ['Abdur Rahman bin Al Aswad] dari [Muhammad bin Zaid] dari [Mu'adz] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam mengutusku ke berbagai perkampungan arab, beliau memerintahkanku untuk memungut hasil bumi. Berkata Sufyan; Bagian bumi sepertiga dan seperempat.]]]

Hadits Ahmad 21102

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنِ السَّرِيِّ بْنِ يَنْعُمَ عَنْ مَرِيحِ بْنِ مَسْرُوقٍ عَن مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَمَّا بَعَثَهُ إِلَى الْيَمَنِ قَالَ إِيَّاكَ وَالتَّنَعُّمَ فَإِنَّ عِبَادَ اللَّهِ لَيْسُوا بِالْمُتَنَعِّمِينَ

Jauhilah bermewah-mewah karena hamba-hamba Allah sejati tak bermewah-mewah. + Ket; Hamba Allah sejati; Hamba Allah yg diridhai & berhasrat peroleh keredhaan-Nya. [HR. Ahmad No.21102].

Hadits Ahmad No.21102 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] dari [As Sari bin Yan'um] dari [Marih bin Masruq] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda saat mengutusnya ke Yaman; "Jauhilah bermewah-mewah karena hamba-hamba Allah sejati tidak bermewah-mewah."]]]

Hadits Ahmad 21103

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا الْمُقْرِيُّ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ مُسْلِمٍ التُّجِيبِيَّ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيُّ عَنِ الصُّنَابِحِيِّ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ بِيَدِهِ يَوْمًا ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ إِنِّي لَأُحِبُّكَ فَقَالَ لَهُ مُعَاذٌ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَنَا أُحِبُّكَ قَالَ أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لَا تَدَعَنَّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ أَنْ تَقُولَ اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ قَالَ وَأَوْصَى بِذَلِكَ مُعَاذٌ الصُّنَابِحِيَّ وَأَوْصَى الصُّنَابِحِيُّ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَأَوْصَى أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ عُقْبَةَ بْنَ مُسْلِمٍ

Jangan kau tinggalkan setiap usai shalat untuk berdoa; Ya Allah! Tolonglah aku untuk mengingatMu, mensyukuriMu & beribadah padaMu dgn baik. Berkata Ash-Shunabihi; Mu'adz bin Jabal mewasiatkannya pada Ash-Shunabihi. Ash-Shunabihi mewasiatkannya kepada Abu 'Abdur Rahman & Abu 'Abdur Rahman mewasiatkannya pada 'Uqbah bin Muslim. [HR. Ahmad No.21103].

Hadits Ahmad No.21103 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Al Muqri] telah menceritakan kepada kami [Haiwah] berkata; Saya mendengar ['Uqbah bin Muslim At Tujibi] berkata; Telah menceritakan kepadaku ['Abu 'Abdur Rahman] dari [Ash Shunabihi] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiWasallam meraih tangannya pada suatu hari kemudian bersabda; "Hai Mu'adz! aku mencintaimu." Mu'adz bin Jabal berkata kepada beliau; Engkau lebih aku muliakan melebihi ayah dan ibuku wahai Rasulullah! Saya juga mencintai tuan. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Aku berwasiat kepadamu wahai Mu'adz! Jangan kau tinggalkan setiap usai shalat untuk berdoa; Ya Allah! Tolonglah aku untuk mengingatMu, mensyukuriMu dan beribadah padaMu dengan baik." Berkata Ash Shunabihi; Mu'adz bin Jabal mewasiatkannya pada Ash Shunabihi. Ash Shunabihi mewasiatkannya kepada Abu 'Abdur Rahman, dan Abu 'Abdur Rahman mewasiatkannya pada 'Uqbah bin Muslim.]]]

Hadits Ahmad 21104

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ إِنْ كَانَ عُمَرُ لَمِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ مَا رَأَى فِي يَقَظَتِهِ أَوْ نَوْمِهِ فَهُوَ حَقٌّ وَإِنَّهُ قَالَ بَيْنَمَا أَنَا فِي الْجَنَّةِ إِذْ رَأَيْتُ فِيهَا دَارًا فَقُلْتُ لِمَنْ هَذِهِ فَقِيلَ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

Saat aku berada disurga, aku melihat sebuah rumah kemudian aku bertanya; Milik siapa ini. Dikatakan padaku; Milik 'Umar bin Al Khattab Radliyallahu'anhu. [HR. Ahmad No.21104].

Hadits Ahmad No.21104 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bakar] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari ['Abdul Malik bin Maisaroh] dari [Mush'ab bin Sa'ad] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; 'Umar termasuk penghuni surga, yang dilihat Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam saat tidur ataupun terjaga adalah haq, beliau bersabda; "Saat aku berada disurga, aku melihat sebuah rumah kemudian aku bertanya; Milik siapa ini. Dikatakan padaku; Milik 'Umar bin Al Khattab Radliyallahu'anhu."]]]

Hadits Ahmad 21105

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ ثَابِتِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ وَخُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ خُرُوجُ الدَّجَّالِ ثُمَّ ضَرَبَ بِيَدِهِ عَلَى فَخِذِ الَّذِي حَدَّثَهُ أَوْ مَنْكِبِهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ هَذَا لَحَقٌّ كَمَا أَنَّكَ هَاهُنَا أَوْ كَمَا أَنَّكَ قَاعِدٌ يَعْنِي مُعَاذًا

Kemakmuran Baitul Maqdis adl keruntuhan Yatsrib (Madinah, keruntuhan Yatsrib adl kemunculan peperangan, kemunculan peperangan adl penaklukkan Kostantinopel, penaklukkan Kostantinopel adl keluarnya Dajjal. Kemudian beliau memukul lutut atau bahu Mu'adz, beliau bersabda:
Ini benar seperti halnya engkau berada disini. Atau Seperti halnya engkau duduk. Maksudnya Mu'adz bin Jabal. [HR. Ahmad No.21105].

Hadits Ahmad No.21105 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadhr] telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman bin Tsabit bin Tsauban] dari [ayahnya] dari [Makhul] dari [Jubair bin Nufair] dari [Malik bin Yakhamir] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; " Kemakmuran Baitul Maqdis adalah keruntuhan Yatsrib (Madinah), keruntuhan Yatsrib adalah kemunculan peperangan, kemunculan peperangan adalah penaklukkan Kostantinopel, penaklukkan Kostantinopel adalah keluarnya Dajjal." Kemudian beliau memukul lutut atau bahu Mu'adz, beliau bersabda; "Ini benar seperti halnya engkau berada disini." Atau "Seperti halnya engkau duduk." Maksudnya Mu'adz bin Jabal.]]]

Hadits Ahmad 21106

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ يَعْنِي ابْنَ بَهْرَامَ حَدَّثَنَا شَهْرٌ حَدَّثَنَا ابْنُ غَنْمٍ عَنْ حَدِيثِ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ بِالنَّاسِ قِبَلَ غَزْوَةِ تَبُوكَ فَلَمَّا أَنْ أَصْبَحَ صَلَّى بِالنَّاسِ صَلَاةَ الصُّبْحِ ثُمَّ إِنَّ النَّاسَ رَكِبُوا فَلَمَّا أَنْ طَلَعَتْ الشَّمْسُ نَعَسَ النَّاسُ عَلَى أَثَرِ الدُّلْجَةِ وَلَزِمَ مُعَاذٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتْلُو أَثَرَهُ وَالنَّاسُ تَفَرَّقَتْ بِهِمْ رِكَابُهُمْ عَلَى جَوَادِّ الطَّرِيقِ تَأْكُلُ وَتَسِيرُ فَبَيْنَمَا مُعَاذٌ عَلَى أَثَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَاقَتُهُ تَأْكُلُ مَرَّةً وَتَسِيرُ أُخْرَى عَثَرَتْ نَاقَةُ مُعَاذٍ فَكَبَحَهَا بِالزِّمَامِ فَهَبَّتْ حَتَّى نَفَرَتْ مِنْهَا نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَشْفَ عَنْهُ قِنَاعَهُ فَالْتَفَتَ فَإِذَا لَيْسَ مِنْ الْجَيْشِ رَجُلٌ أَدْنَى إِلَيْهِ مِنْ مُعَاذٍ فَنَادَاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُعَاذُ قَالَ لَبَّيْكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ ادْنُ دُونَكَ فَدَنَا مِنْهُ حَتَّى لَصِقَتْ رَاحِلَتَاهُمَا إِحْدَاهُمَا بِالْأُخْرَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا كُنْتُ أَحْسِبُ النَّاسَ مِنَّا كَمَكَانِهِمْ مِنْ الْبُعْدِ فَقَالَ مُعَاذٌ يَا نَبِيَّ اللَّهِ نَعَسَ النَّاسُ فَتَفَرَّقَتْ بِهِمْ رِكَابُهُمْ تَرْتَعُ وَتَسِيرُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا كُنْتُ نَاعِسًا فَلَمَّا رَأَى مُعَاذٌ بُشْرَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْهِ وَخَلْوَتَهُ لَهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ائْذَنْ لِي أَسْأَلْكَ عَنْ كَلِمَةٍ قَدْ أَمْرَضَتْنِي وَأَسْقَمَتْنِي وَأَحْزَنَتْنِي فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَلْنِي عَمَّ شِئْتَ قَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ حَدِّثْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ لَا أَسْأَلُكَ عَنْ شَيْءٍ غَيْرِهَا قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَخٍ بَخٍ لَقَدْ سَأَلْتَ بِعَظِيمٍ ثَلَاثًا وَإِنَّهُ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ أَرَادَ اللَّهُ بِهِ الْخَيْرَ وَإِنَّهُ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ أَرَادَ اللَّهُ بِهِ الْخَيْرَ وَإِنَّهُ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ أَرَادَ اللَّهُ بِهِ الْخَيْرَ فَلَمْ يُحَدِّثْهُ بِشَيْءٍ إِلَّا قَالَهُ لَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ يَعْنِي أَعَادَهُ عَلَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ حِرْصًا لِكَيْ مَا يُتْقِنَهُ عَنْهُ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا حَتَّى تَمُوتَ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَعِدْ لِي فَأَعَادَهَا لَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ شِئْتَ حَدَّثْتُكَ يَا مُعَاذُ بِرَأْسِ هَذَا الْأَمْرِ وَقَوَامِ هَذَا الْأَمْرِ وَذُرْوَةِ السَّنَامِ فَقَالَ مُعَاذٌ بَلَى بِأَبِي وَأُمِّي أَنْتَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ فَحَدِّثْنِي فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ رَأْسَ هَذَا الْأَمْرِ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَإِنَّ قَوَامَ هَذَا الْأَمْرِ إِقَامُ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءُ الزَّكَاةِ وَإِنَّ ذُرْوَةَ السَّنَامِ مِنْهُ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَيَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ فَقَدْ اعْتَصَمُوا وَعَصَمُوا دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ مَا شَحَبَ وَجْهٌ وَلَا اغْبَرَّتْ قَدَمٌ فِي عَمَلٍ تُبْتَغَى فِيهِ دَرَجَاتُ الْجَنَّةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ الْمَفْرُوضَةِ كَجِهَادٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا ثَقُلَ مِيزَانُ عَبْدٍ كَدَابَّةٍ تَنْفُقُ لَهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ يَحْمِلُ عَلَيْهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Mendekatlah. Ia pun mendekat hingga kendaraan mereka menempel satu sama lain. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Aku tak mengira orang-orang begitu jauhnya mereka. Mu'adz bin Jabal berkata; Wahai nabi Allah! Mereka mengantuk hingga kendaraan mereka membawa mereka berpencar, makan & berjalan. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Saya tadinya mengantuk. Saat Mu'adz bin Jabal melihat berita gembira Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuknya & hanya berduaan dgn beliau, ia Mu'adz bin Jabal berkata; Wahai Rasulullah! Izinkan saya bertanya pada baginda tentang suatu kalimat yg menyakitkan & menyedihkanku. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Apa yg kau maksudkan?' ia Mu'adz bin Jabal berkata; Wahai Nabi Allah! Ceritakanlah padaku suatu amalan yg bisa memasukkan ke surga, aku tak bertanya apa pun yg lain. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Bagus, bagus, kau bertanya sesuatu yg agung. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkannya sebanyak tiga kali. Itu mudah bagi yg diberi kemudahan & kebaikan oleh Allah, itu mudah bagi yg dikehendaki baik oleh Allah & mudah bagi yg diberi kemudahan oleh Allah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkannya sebanyak tiga kali supaya Mu'adz bin Jabal memperhatikannya dgn baik. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
[HR. Ahmad No.21106].

Hadits Ahmad No.21106 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadhr] telah menceritakan kepada kami ['Abdul Hamid bin Bahram] telah menceritakan kepada kami [Syahr] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Ghanm] dari hadits [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam pergi menuju ke arah Tabuk. Di pagi harinya beliau shalat shubuh bersama para sahabat selanjutnya mereka naik kendaraan. Saat matahari terbit, mereka mengantuk karena pengaruh berjalan di malam suntuk dan Mu'adz bin Jabal menemani Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam seraya meniti jejak beliau, kendaraan para sahabat berpencar mencari makanan dan berjalan, sementara itu unta milik Mu'adz bin Jabal jatuh lalu diikat dengan tali. Untanya bergerak-gerak hingga unta milik Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam lari. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam membuka penutup muka beliau lalu menoleh ternyata tidak ada seorang tentara pun yang lebih dekat dengan beliau selain Mu'adz bin Jabal kemudian beliau memanggilnya dan bersabda; "Hai Mu'adz!" Mu'adz bin Jabal berkata; Baik wahai Nabi Allah. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Mendekatlah." Ia pun mendekat hingga kendaraan mereka menempel satu sama lain. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Aku tidak mengira orang-orang begitu jauhnya mereka." Mu'adz bin Jabal berkata; Wahai nabi Allah! Mereka mengantuk hingga kendaraan mereka membawa mereka berpencar, makan dan berjalan. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Saya tadinya mengantuk." Saat Mu'adz bin Jabal melihat berita gembira Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam untuknya dan hanya berduaan dengan beliau, ia berkata; Wahai Rasulullah! Izinkan saya bertanya pada baginda tentang suatu kalimat yang menyakitkan dan menyedihkanku. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Apa yang kau maksudkan? ' ia berkata; Wahai Nabi Allah! Ceritakanlah padaku suatu amalan yang bisa memasukkan ke surga, aku tidak bertanya apa pun yang lain." Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Bagus, bagus, kau bertanya sesuatu yang agung." Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam mengucapkannya sebanyak tiga kali."Itu mudah bagi yang diberi kemudahan dan kebaikan oleh Allah, itu mudah bagi yang dikehendaki baik oleh Allah dan mudah bagi yang diberi kemudahan oleh Allah." Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam mengucapkannya sebanyak tiga kali supaya Mu'adz bin Jabal memperhatikannya dengan baik. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Engkau beriman kepada Allah dan hari akhir, menegakkan shalat, menyembah Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun hingga kau mati dan engkau berada diatas hal itu." Mu'adz bin Jabal berkata; Tolong ulangi wahai Nabi Allah! Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam mengulanginya sebanyak tiga kali selanjutnya bersabda; "Bila kau mau, aku akan memberitahukan padamu wahai Mu'adz tentang pokok dan tegaknya segala urusan serta puncak tertingginya. Berkata Mu'adz bin Jabal; Engkau lebih aku muliakan melebihi ayah dan ibuku, wahai Nabi Allah! Ceritakanlah padaku! Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Pokok segala urusan adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagiNya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, tegaknya segala urusan adalah mendirikan shalat, menunaikan zakat dan puncak tertingginya adalah jihad dijalan Allah. Dan aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat dan bersaksi bahwa bahwa tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagiNya dan Muhammad adalah hamba dan RasulNya, Bila mereka melakukannya, berarti mereka telah terpelihara dan menjaga darah serta harta mereka kecuali dengan haknya dan penghisabannya menjadi tanggungan Allah AzzaWaJalla." Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, tidak ada wajah memucat dan kaki berdebu karena suatu amalan demi mencari tingkatan-tingkatan surga setelah shalat wajib seperti jihad dijalan Allah. Dan tidak ada timbangan amalan seorang hamba yang berat seperti binatang miliknya yang dipakai dijalan Allah atau untuk membawa barang dijalan Allah."]]]

Hadits Ahmad 21107

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ الصَّلَاةَ أُحِيلَتْ ثَلَاثَةَ أَحْوَالٍ فَذَكَرَ أَحْوَالَهَا فَقَطْ حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا الْمَسْعُودِيُّ قَالَ أَبُو النَّضْرِ فِي حَدِيثِهِ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ أُحِيلَتْ الصَّلَاةُ ثَلَاثَةَ أَحْوَالٍ وَأُحِيلَ الصِّيَامُ ثَلَاثَةَ أَحْوَالٍ فَأَمَّا أَحْوَالُ الصَّلَاةِ فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدِمَ الْمَدِينَةَ وَهُوَ يُصَلِّي سَبْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا إِلَى بَيْتِ الْمَقْدِسِ ثُمَّ إِنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ عَلَيْهِ { قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ } قَالَ فَوَجَّهَهُ اللَّهُ إِلَى مَكَّةَ قَالَ فَهَذَا حَوْلٌ قَالَ وَكَانُوا يَجْتَمِعُونَ لِلصَّلَاةِ وَيُؤْذِنُ بِهَا بَعْضُهُمْ بَعْضًا حَتَّى نَقَسُوا أَوْ كَادُوا يَنْقُسُونَ قَالَ ثُمَّ إِنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَأَيْتُ فِيمَا يَرَى النَّائِمُ وَلَوْ قُلْتُ إِنِّي لَمْ أَكُنْ نَائِمًا لَصَدَقْتُ إِنِّي بَيْنَا أَنَا بَيْنَ النَّائِمِ وَالْيَقْظَانِ إِذْ رَأَيْتُ شَخْصًا عَلَيْهِ ثَوْبَانِ أَخْضَرَانِ فَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مَثْنَى مَثْنَى حَتَّى فَرَغَ مِنْ الْأَذَانِ ثُمَّ أَمْهَلَ سَاعَةً قَالَ ثُمَّ قَالَ مِثْلَ الَّذِي قَالَ غَيْرَ أَنَّهُ يَزِيدُ فِي ذَلِكَ قَدْ قَامَتْ الصَّلَاةُ قَدْ قَامَتْ الصَّلَاةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِّمْهَا بِلَالًا فَلْيُؤَذِّنْ بِهَا فَكَانَ بِلَالٌ أَوَّلَ مَنْ أَذَّنَ بِهَا قَالَ وَجَاءَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ قَدْ طَافَ بِي مِثْلُ الَّذِي أَطَافَ بِهِ غَيْرَ أَنَّهُ سَبَقَنِي فَهَذَانِ حَوْلَانِ قَالَ وَكَانُوا يَأْتُونَ الصَّلَاةَ وَقَدْ سَبَقَهُمْ بِبَعْضِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَكَانَ الرَّجُلُ يُشِيرُ إِلَى الرَّجُلِ إِنْ جَاءَ كَمْ صَلَّى فَيَقُولُ وَاحِدَةً أَوْ اثْنَتَيْنِ فَيُصَلِّيهَا ثُمَّ يَدْخُلُ مَعَ الْقَوْمِ فِي صَلَاتِهِمْ قَالَ فَجَاءَ مُعَاذٌ فَقَالَ لَا أَجِدُهُ عَلَى حَالٍ أَبَدًا إِلَّا كُنْتُ عَلَيْهَا ثُمَّ قَضَيْتُ مَا سَبَقَنِي قَالَ فَجَاءَ وَقَدْ سَبَقَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِبَعْضِهَا قَالَ فَثَبَتَ مَعَهُ فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ قَامَ فَقَضَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ قَدْ سَنَّ لَكُمْ مُعَاذٌ فَهَكَذَا فَاصْنَعُوا فَهَذِهِ ثَلَاثَةُ أَحْوَالٍ وَأَمَّا أَحْوَالُ الصِّيَامِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدِمَ الْمَدِينَةَ فَجَعَلَ يَصُومُ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ وَقَالَ يَزِيدُ فَصَامَ سَبْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا مِنْ رَبِيعِ الْأَوَّلِ إِلَى رَمَضَانَ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ وَصَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ ثُمَّ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَرَضَ عَلَيْهِ الصِّيَامَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمْ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ إِلَى هَذِهِ الْآيَةِ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ } قَالَ فَكَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَطْعَمَ مِسْكِينًا فَأَجْزَأَ ذَلِكَ عَنْهُ قَالَ ثُمَّ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْزَلَ الْآيَةَ الْأُخْرَى { شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ إِلَى قَوْلِهِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمْ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ } قَالَ فَأَثْبَتَ اللَّهُ صِيَامَهُ عَلَى الْمُقِيمِ الصَّحِيحِ وَرَخَّصَ فِيهِ لِلْمَرِيضِ وَالْمُسَافِرِ وَثَبَّتَ الْإِطْعَامَ لِلْكَبِيرِ الَّذِي لَا يَسْتَطِيعُ الصِّيَامَ فَهَذَانِ حَوْلَانِ قَالَ وَكَانُوا يَأْكُلُونَ وَيَشْرَبُونَ وَيَأْتُونَ النِّسَاءَ مَا لَمْ يَنَامُوا فَإِذَا نَامُوا امْتَنَعُوا قَالَ ثُمَّ إِنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُ صِرْمَةُ ظَلَّ يَعْمَلُ صَائِمًا حَتَّى أَمْسَى فَجَاءَ إِلَى أَهْلِهِ فَصَلَّى الْعِشَاءَ ثُمَّ نَامَ فَلَمْ يَأْكُلْ وَلَمْ يَشْرَبْ حَتَّى أَصْبَحَ فَأَصْبَحَ صَائِمًا قَالَ فَرَآهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ جَهَدَ جَهْدًا شَدِيدًا قَالَ مَا لِي أَرَاكَ قَدْ جَهَدْتَ جَهْدًا شَدِيدًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي عَمِلْتُ أَمْسِ فَجِئْتُ حِينَ جِئْتُ فَأَلْقَيْتُ نَفْسِي فَنِمْتُ وَأَصْبَحْتُ حِينَ أَصْبَحْتُ صَائِمًا قَالَ وَكَانَ عُمَرُ قَدْ أَصَابَ مِنْ النِّسَاءِ مِنْ جَارِيَةٍ أَوْ مِنْ حُرَّةٍ بَعْدَ مَا نَامَ وَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ إِلَى قَوْلِهِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ } وَقَالَ يَزِيدُ فَصَامَ تِسْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا مِنْ رَبِيعِ الْأَوَّلِ إِلَى رَمَضَانَ

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yg kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.' Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian Allah memalingkan muka beliau ke Makkah. Ini adl pemindahan & mereka tengah berkumpul untuk shalat, masing-masing mereka saling memberitahukan kepada yg lain hingga mereka atau hampir saja mereka mengejek. Berkata Mu'adz bin Jabal; Seseorang dari Anshar bernama 'Abdullah bin Zaid mendatangi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam & berkata; Wahai Rasulullah! Saya bermimpi melihat sesuatu yg dilihat orang yg tidur. Andai saya berkata saya tak tidur tentu saya benar, sesungguhnya saat saya berada dalam kondisi antara tidur & terjaga, saya melihat seseorang mengenakan dua baju hijau, ia menghadap kiblat kemudian berkata; Allahu akbar, Allahu akbar, asyhadu allaa ilaaha ilaallaah, asyhadu allaa ilaaha ilaallaah, dua kali dua kali hingga usai adzan. Kemudian diam sesaat & berkata seperti yg diucapkan hanya saja ia menambahkan; Qad qoomatish sholaatu qad qoomatish sholaatu. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Ajarkan pada Bilal supaya dipakai adzan. Bilal adl orang pertama yg mengumandangkan adzan dgn kalimat-kalimat itu. Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian 'Umar bin Khattab datang & berkata; Wahai Rasulullah! Saya bermimpi seperti yg ia mimpikan hanya saja ia mendahuluiku. Berkata; Kedua hal diatas adl dua perubahan. Mereka datang untuk shalat & Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah shalat satu atau dua rakaat. Kemudian seseorang mendatangi yg lain seraya berkata; Bila seseorang dari kalian tiba sementara imam sudah shalat satu atau dua rakaat, maka hendaklah melaksanakannya kemudian masuk bersama jamaah. Mu'adz bin Jabal datang lalu berkata; Saya tak menemukannya sama sekali kecuali bila saya melakukannya kemudian saya mengganti rakaat yg tertinggal. Ia Mu'adz bin Jabal datang & Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah shalat beberapa rakaat, ia shalat bersama beliau. Saat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam usai shalat, ia Mu'adz bin Jabal berdiri & mengganti rakaat yg tertinggal lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Mu'adz telah menyontohkan untuk kalian, seperti itulah hendaknya kalian melakukannya. Ini adl perubahan ketiga. Sementara perubahan-perubahan puasa, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah & berpuasa tiga hari setiap bulan. Berkata Yazid; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam puasa tiga hari setiap bulan selama tujuh belas bulan sejak Rabi'ul Awwal hingga Ramadhan & puasa asyura`. Kemudian Allah SubhanahuWata'ala mewajiban puasa atas beliau, Allah SubhanahuWata'ala menurunkan ayat, 'Hai orang-orang yg beriman! Telah diwajibkan puasa atasmu sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelummu,' hingga firman, 'Memberi makan untuk orang-orang miskin.' Setelah itu bagi yg mau puasa dipersilahkan & yg mau membayar fidyah sudah mencukupi. Selanjutnya Allah SubhanahuWata'ala menurunkan ayat lain, 'Bulan ramadhan yg didalamnya diturunkan Al Qur`an,' hingga firmanNya, 'Maka barangsiapa diantara kalian yg menyaksikanya maka hendaklah berpuasa.' Berkata Mu'adz bin Jabal; Allah SubhanahuWata'ala mewajibkan bagi yg bermukim & sehat serta musafir untuk berpuasa sementara orag yg sudah tua yg tak mampu berpuasa diwajibkan membayar fidyah. Dua hal ini adl perubahan. Berkata Mu'adz bin Jabal; Dulunya mereka makan, minum & menggauli istri selama belum tidur, bila sudah tidur mereka terlarang untuk itu. Seseorang dari Anshar bernama Shirmah tetap berpuasa hingga sore kemudian mendatangi keluarganya & setelah itu shalat isya' & tidur. Ia tak makan & minum hingga pagi & dipagi harinya ia berpuasa. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melihatnya dalam kondisi amat lelah & bersabda:
Kenapa aku melihatmu sangat lelah sekali. Ia Shirmah berkata; Wahai Rasulullah! Kemarin saya bekerja kemudian saya pulang kemudian saya merebahkan diri & tidur kemudian dipagi harinya saya puasa. Sementara itu 'Umar menggauli salah satu istrinya yg budak atau wanita merdeka setelah tidur kemudian mendatangi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam & menyebutkan hal itu pada beliau, kemudian Allah AzzaWajalla menurunkan, 'Dihalalkan bagimu dimalam puasa untuk bergaul dgn istri-istrimu,' hingga firmanNya, 'Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam.' Berkata Yazid; Beliau puasa tiga hari setiap bulannya selama sembilan belas bulan dari bulan Rabi'ul Awwal hingga Ramadhan. [HR. Ahmad No.21107].

Hadits Ahmad No.21107 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Zaid bin Abu Unaisah] dari ['Amr bin Murrah] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz] bahwa shalat itu dirubah sebanyak tiga kali. Kemudian ia menyebutkan perubahan-perubahannya saja. Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadhr] telah menceritakan kepada kami [Al Mas'udi]. Dan [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Al Mas'udi], berkata Abu An Nadhr dalam haditsnya; Telah menceritakan kepadaku ['Amr bin Murrah] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Shalat dirubah sebanyak tiga kali dan puasa dirubah sebanyak tiga kali. Berkenaan dengan perubahan-perubahan shalat, Nabi Shallallahu'alaihiWasallam tiba di Madinah dan beliau shalat menghadap Baitul Maqdis selama tujuhbelas bulan kemudian Allah menurunkan ayat kepada beliau; 'Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.' Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian Allah memalingkan muka beliau ke Makkah. Ini adalah pemindahan dan mereka tengah berkumpul untuk shalat, masing-masing mereka saling memberitahukan kepada yang lain hingga mereka atau hampir saja mereka mengejek. Berkata Mu'adz bin Jabal; Seseorang dari Anshar bernama 'Abdullah bin Zaid mendatangi Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam dan berkata; Wahai Rasulullah! Saya bermimpi melihat sesuatu yang dilihat orang yang tidur. Andai saya berkata saya tidak tidur tentu saya benar, sesungguhnya saat saya berada dalam kondisi antara tidur dan terjaga, saya melihat seseorang mengenakan dua baju hijau, ia menghadap kiblat kemudian berkata; Allahu akbar, Allahu akbar, asyhadu allaa ilaaha ilaallaah, asyhadu allaa ilaaha ilaallaah, dua kali dua kali hingga usai adzan. Kemudian diam sesaat dan berkata seperti yang diucapkan hanya saja ia menambahkan; Qad qoomatish sholaatu qad qoomatish sholaatu. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Ajarkan pada Bilal supaya dipakai adzan." Bilal adalah orang pertama yang mengumandangkan adzan dengan kalimat-kalimat itu. Berkata Mu'adz bin Jabal; Kemudian 'Umar bin Khattab datang dan berkata; Wahai Rasulullah! Saya bermimpi seperti yang ia mimpikan hanya saja ia mendahuluiku. Berkata; Kedua hal diatas adalah dua perubahan. Mereka datang untuk shalat dan Nabi Shallallahu'alaihiWasallam telah shalat satu atau dua rakaat. Kemudian seseorang mendatangi yang lain seraya berkata; Bila seseorang dari kalian tiba sementara imam sudah shalat satu atau dua rakaat, maka hendaklah melaksanakannya kemudian masuk bersama jamaah. Mu'adz bin Jabal datang lalu berkata; Saya tidak menemukannya sama sekali kecuali bila saya melakukannya kemudian saya mengganti rakaat yang tertinggal. Ia datang dan Nabi Shallallahu'alaihiWasallam telah shalat beberapa rakaat, ia shalat bersama beliau. Saat Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam usai shalat, ia berdiri dan mengganti rakaat yang tertinggal lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; " Mu'adz telah menyontohkan untuk kalian, seperti itulah hendaknya kalian melakukannya." Ini adalah perubahan ketiga. Sementara perubahan-perubahan puasa, Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam tiba di Madinah dan berpuasa tiga hari setiap bulan. Berkata Yazid; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam puasa tiga hari setiap bulan selama tujuh belas bulan sejak Rabi'ul Awwal hingga Ramadhan dan puasa asyura`. Kemudian Allah subhanahu wata'ala mewajiban puasa atas beliau, Allah subhanahu wata'ala menurunkan ayat, 'Hai orang-orang yang beriman! Telah diwajibkan puasa atasmu sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelummu, ' hingga firman, 'Memberi makan untuk orang-orang miskin.' Setelah itu bagi yang mau puasa dipersilahkan dan yang mau membayar fidyah sudah mencukupi. Selanjutnya Allah subhanahu wata'ala menurunkan ayat lain, 'Bulan ramadhan yang didalamnya diturunkan Al Quran, ' hingga firmanNya, 'Maka barangsiapa diantara kalian yang menyaksikanya maka hendaklah berpuasa.' Berkata Mu'adz bin Jabal; Allah subhanahu wata'ala mewajibkan bagi yang bermukim dan sehat serta musafir untuk berpuasa sementara orag yang sudah tua yang tidak mampu berpuasa diwajibkan membayar fidyah. Dua hal ini adalah perubahan. Berkata Mu'adz bin Jabal; Dulunya mereka makan, minum dan menggauli istri selama belum tidur, bila sudah tidur mereka terlarang untuk itu. Seseorang dari Anshar bernama Shirmah tetap berpuasa hingga sore kemudian mendatangi keluarganya dan setelah itu shalat isya' dan tidur. Ia tidak makan dan minum hingga pagi dan dipagi harinya ia berpuasa. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam melihatnya dalam kondisi amat lelah dan bersabda; "Kenapa aku melihatmu sangat lelah sekali." Ia berkata; Wahai Rasulullah! Kemarin saya bekerja kemudian saya pulang kemudian saya merebahkan diri dan tidur kemudian dipagi harinya saya puasa. Sementara itu 'Umar menggauli salah satu istrinya yang budak atau wanita merdeka setelah tidur kemudian mendatangi Nabi Shallallahu'alaihiWasallam dan menyebutkan hal itu pada beliau, kemudian Allah AzzaWajalla menurunkan, 'Dihalalkan bagimu dimalam puasa untuk bergaul dengan istri-istrimu, ' hingga firmanNya, 'Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam.' Berkata Yazid; Beliau puasa tiga hari setiap bulannya selama sembilan belas bulan dari bulan Rabi'ul Awwal hingga Ramadhan.]]]

Hadits Ahmad 21108

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةً فَأَحْسَنَ فِيهَا الْقِيَامَ وَالْخُشُوعَ وَالرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ قَالَ إِنَّهَا صَلَاةُ رَغَبٍ وَرَهَبٍ سَأَلْتُ اللَّهَ فِيهَا ثَلَاثًا فَأَعْطَانِي اثْنَتَيْنِ وَزَوَى عَنِّي وَاحِدَةً سَأَلْتُهُ أَنْ لَا يَبْعَثَ عَلَى أُمَّتِي عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَيَجْتَاحَهُمْ فَأَعْطَانِيهِ وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يَبْعَثَ عَلَيْهِمْ سَنَةً تَقْتُلُهُمْ جُوعًا فَأَعْطَانِيهِ وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يَجْعَلَ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ فَرَدَّهَا عَلَيَّ

Itu adl shalat antara cinta & takut, aku meminta Allah tiga hal, Ia mengabulkan dua hal & mencegahku satu hal. Aku memintaNya agar Ia tak mengutus satu musuh pun atas mereka dari selain mereka lalu menyerang mereka, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tak mengirim bencana yg membinasakan mereka dgn paceklik berkepanjangan yg menyebabkan kelaparan, Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tak menjadikan perpecahan diantara mereka sendiri (konflik internal kaum muslimin), namun sayang Ia menolaknya. [HR. Ahmad No.21108].

Hadits Ahmad No.21108 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Husain bin 'Ali] dari [Za`idah] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam shalat, beliau berdiri dengan baik, khusyu', rukuk dan sujud dengan baik, beliau bersabda; "Itu adalah shalat antara cinta dan takut, aku meminta Allah tiga hal, Ia mengabulkan dua hal dan mencegahku satu hal. Aku memintaNya agar Ia tidak mengutus satu musuh pun atas mereka dari selain mereka lalu menyerang mereka, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tidak mengirim bencana yang membinasakan mereka dengan paceklik berkepanjangan yang menyebabkan kelaparan, Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tidak menjadikan perpecahan diantara mereka sendiri (konflik internal kaum muslimin), namun sayang Ia menolaknya.]]]

Hadits Ahmad 21109

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ حَدَّثَنِي عُقْبَةُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيُّ عَنِ الصُّنَابِحِيِّ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ لَقِيَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُعَاذُ إِنِّي لَأُحِبُّكَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَنَا وَاللَّهِ أُحِبُّكَ قَالَ فَإِنِّي أُوصِيكَ بِكَلِمَاتٍ تَقُولُهُنَّ فِي كُلِّ صَلَاةٍ اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Aku mewasiatkan beberapa kalimat padamu, ucapkan disetiap (usai) shalat; Ya Allah! Tolonglah aku untuk mengingatMu, mensyukuriMu & menyembahMu dgn baik. [HR. Ahmad No.21109].

Hadits Ahmad No.21109 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim] telah menceritakan kepada kami [Haiwah] telah menceritakan kepadaku ['Uqbah bin Muslim] telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman Al Hubuli] dari [Ash Shunabihi] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bertemu denganku, beliau bersabda; "Hai Mu'adz! aku mencintaimu." Saya berkata; Saya demi Allah mencintaimu. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Aku mewasiatkan beberapa kalimat padamu, ucapkan disetiap (usai) shalat; Ya Allah! Tolonglah aku untuk mengingatMu, mensyukuriMu dan menyembahMu dengan baik."]]]

Hadits Ahmad 21110

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ أَبِي عَرِيبٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

Barangsiapa akhir kata-katanya Laa ilaaha illallah, wajiblah surga baginya. [HR. Ahmad No.21110].

Hadits Ahmad No.21110 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim] telah menceritakan kepada kami ['Abdul Hamid bin Ja'far] dari [Shalih bin Abu 'Arib] dari [Katsir bin Murrah] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Nabi Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Barangsiapa akhir kata-katanya Laa ilaaha illallah, wajiblah surga baginya."]]]

Hadits Ahmad 21111

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرٍ الْأَسْلَمِيُّ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ طَمَعٍ يَهْدِي إِلَى طَبْعٍ وَمِنْ طَمَعٍ فِي غَيْرِ مَطْمَعٍ وَمِنْ طَمَعٍ حَيْثُ لَا مَطْمَعَ

Berlindunglah kepada Allah dari ketamakan yg menjerumuskan kepada watak, ketamakan yg tiada habisnya, & ketamakan yg tak ada obatnya.' [HR. Ahmad No.21111].

Hadits Ahmad No.21111 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin 'Umar] telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin 'Amir Al Aslami] dari [Al Walid bin 'Abdur Rahman] dari [Jubair bin Nufair] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Berlindunglah kepada Allah dari ketamakan yang menjerumuskan kepada watak, ketamakan yang tiada habisnya, dan ketamakan yang tidak ada obatnya.']]]

Hadits Ahmad 21112

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّهُ قَالَ بَعَثَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ أَنْ آخُذَ مِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ مِنْ الْبَقَرِ بَقَرَةً تَبِيعًا أَوْ تَبِيعَةً أَوْ قَالَ جَذَعًا أَوْ جَذَعَةً وَمِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ بَقَرَةً بَقَرَةً مُسِنَّةً وَمِنْ كُلِّ حَالِمٍ دِينَارًا أَوْ عَدْلَهُ مَعَافِرَ

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengutusku ke Yaman untuk memungut satu tabi' atau tabi'ah dari setiap tigapuluh sapi -atau bersabda, Jadza' atau jadz'ah -si perawi ragu antara kepastian redaksi tabi' atau jadza'--satu musinnah dari setiap empatpuluh sapi & satu dinar atau setara dgn baju ma'afir, dari setiap orang yg sudah baligh. [HR. Ahmad No.21112].

Hadits Ahmad No.21112 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari ['Ashim] dari [Abu Wa`il] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Nabi Shallallahu'alaihiWasallam mengutusku ke Yaman untuk memungut satu tabi' atau tabi'ah dari setiap tigapuluh sapi -atau bersabda, "Jadza' atau jadz'ah -si perawi ragu antara kepastian redaksi tabi' atau jadza'--satu musinnah dari setiap empatpuluh sapi dan satu dinar atau setara dengan baju ma'afir, dari setiap orang yang sudah baligh.]]]

Hadits Ahmad 21113

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَفْضَلِ الْإِيمَانِ قَالَ أَنْ تُحِبَّ لِلَّهَ وَتُبْغِضَ لِلَّهِ وَتُعْمِلَ لِسَانَكَ فِي ذِكْرِ اللَّهِ قَالَ وَمَاذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَأَنْ تُحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ وَتَكْرَهَ لَهُمْ مَا تَكْرَهُ لِنَفْسِكَ

Engkau mencintai karena Allah, menggunakan lidahmu untuk menyebut Allah. Mu'adz bin Jabal bertanya; Apa lagi wahai Rasulullah?
Beliau bersabda:
Engkau mencintai untuk orang seperti yg kau cintai untuk dirimu sendiri, membenci untuk mereka seperti kau benci untuk dirimu sendiri. [HR. Ahmad No.21113].

Hadits Ahmad No.21113 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Risydin] dari [Zabban] dari [Sahal] dari [ayahnya] dari [Mu'adz], ia bertanya kepada Nabi Shallallahu'alaihiWasallam tentang keimanan yang paling utama, beliau menjawab; "Engkau mencintai karena Allah, menggunakan lidahmu untuk menyebut Allah." Mu'adz bin Jabal bertanya; Apa lagi wahai Rasulullah? Beliau bersabda; "Engkau mencintai untuk orang seperti yang kau cintai untuk dirimu sendiri, membenci untuk mereka seperti kau benci untuk dirimu sendiri."]]]

Hadits Ahmad 21114

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو مَعْشَرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْثُرُ عَنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ وَجَبَتْ مَحَبَّتِي لِلَّذِينَ يَتَحَابُّونَ فِيَّ وَيَتَجَالَسُونَ فِيَّ وَيَتَبَاذَلُونَ فِيَّ

Wajiblah cintaKu bagi orang-orang yg saling mencintai karena Aku, saling berteman karena Aku & saling berkorban karena Aku. [HR. Ahmad No.21114].

Hadits Ahmad No.21114 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Abu Ma'syar] dari [Muhammad bin Qois] dari [Abu Idris Al Khoulani] dari [Mu'adz bin Jabal] dari Rasulullah ShallallahuAlaihiWasallam, beliau meriwayatkan dari Allah AzzaWaJalla, Ia berfirman; 'Wajiblah cintaKu bagi orang-orang yang saling mencintai karena Aku, saling berteman karena Aku dan saling berkorban karena Aku."]]]

Hadits Ahmad 21115

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ بْنُ فَائِدٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَفْضَلِ الْإِيمَانِ قَالَ أَفْضَلُ الْإِيمَانِ أَنْ تُحِبَّ لِلَّهِ وَتُبْغِضَ فِي اللَّهِ وَتُعْمِلَ لِسَانَكَ فِي ذِكْرِ اللَّهِ قَالَ وَمَاذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَأَنْ تُحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ وَتَكْرَهَ لَهُمْ مَا تَكْرَهُ لِنَفْسِكَ وَأَنْ تَقُولَ خَيْرًا أَوْ تَصْمُتَ

Keimanan paling utama adl bahwa engkau mencintai & membenci karena Allah, engkau menggunakan lidahmu untuk menyebut Allah. Mu'adz bin Jabal bertanya; Apa lagi wahai Rasulullah?
Beliau bersabda:
Engkau mencintai untuk orang seperti yg kau cintai untuk dirimu sendiri, membenci untuk mereka seperti kau benci untuk dirimu sendiri, engkau berkata baik atau diam. [HR. Ahmad No.21115].

Hadits Ahmad No.21115 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah menceritakan kepada kami [Zabban bin Fa`id] dari [Sahl bin Mu'adz] dari [ayahnya], ia bertanya kepada Nabi Shallallahu'alaihiWasallam tentang keimanan yang paling utama, beliau bersabda; "Keimanan paling utama adalah bahwa engkau mencintai dan membenci karena Allah, engkau menggunakan lidahmu untuk menyebut Allah." Mu'adz bertanya; Apa lagi wahai Rasulullah? Beliau bersabda; "Engkau mencintai untuk orang seperti yang kau cintai untuk dirimu sendiri, membenci untuk mereka seperti kau benci untuk dirimu sendiri, engkau berkata baik atau diam."]]]

Hadits Ahmad 21116

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَأُنَبِّئُكَ بِأَبْوَابٍ مِنْ الْخَيْرِ الصَّوْمُ جُنَّةٌ وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ وَقِيَامُ الْعَبْدِ مِنْ اللَّيْلِ ثُمَّ قَرَأَ { تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ

Aku akan memberitahukan kepadamu pintu-pintu kebaikan; puasa adl perisai, sedekah memadamkan kesalahan seperti air memadamkan api, & seorang hamba bangun di malam hari. Kemudian beliau membaca ayat, 'Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur,' hingga akhir ayat. [HR. Ahmad No.21116].

Hadits Ahmad No.21116 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Suraij] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ashim bin Bahdalah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Aku akan memberitahukan kepadamu pintu-pintu kebaikan; puasa adalah perisai, sedekah memadamkan kesalahan seperti air memadamkan api, dan seorang hamba bangun di malam hari." Kemudian beliau membaca ayat, 'Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur, ' hingga akhir ayat.]]]

Hadits Ahmad 21117

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَمَّارِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْعَبْسِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُعَاذٍ قَالَ بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ إِذْ سَمِعَ مُنَادِيًا يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ عَلَى الْفِطْرَةِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ شَهِدَ بِشَهَادَةِ الْحَقِّ قَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ خَرَجَ مِنْ النَّارِ انْظُرُوا فَسَتَجِدُونَهُ إِمَّا رَاعِيًا مُعْزِبًا وَإِمَّا مُكَلِّبًا فَنَظَرُوهُ فَوَجَدُوهُ رَاعِيًا حَضَرَتْهُ الصَّلَاةُ فَنَادَى بِهَا

tiba-tiba ada seseorang menyerukan; Allahu akbar, Allahu akbar. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Ia sesuai fitrah. Setelah itu ia berkata; Aku bersaki bahwa tak ada Ilah (yang haq) selain Allah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Ia bersaksi dgn kesaksian yg haq. Orang itu berkata; Aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Ia terbebas dari neraka. Lihatlah, kalian akan melihatnya kalau bukan penggembala berarti pelatih anjing. Ternyata mereka melihat seorang penggembala yg sudah datang waktunya shalat kemudian ia menyerukannya. [HR. Ahmad No.21117].

Hadits Ahmad No.21117 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Suraij] telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin 'Abdul Malik] dari ['Ammar bin Muhammad Al 'Absi] dari ['Abdur Rahman bin Abu Laila] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Saat Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam berada dalam salah satu perjalanannya, tiba-tiba ada seseorang menyerukan; Allahu akbar, Allahu akbar. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Ia sesuai fitrah." Setelah itu ia berkata; Aku bersaki bahwa tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Ia bersaksi dengan kesaksian yang haq." Orang itu berkata; Aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Ia terbebas dari neraka. Lihatlah, kalian akan melihatnya kalau bukan penggembala berarti pelatih anjing." Ternyata mereka melihat seorang penggembala yang sudah datang waktunya shalat kemudian ia menyerukannya.]]]

Hadits Ahmad 21118

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ لَمْ يَقُلْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَوْقَاصِ الْبَقَرِ شَيْئًا

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sama sekali tak berkomentar mengenai awqash. + Ket; Maksudnya kewajiban zakat awqash. Dan awqash adl sapi yg jumlahnya antara lima hingga dua puluh ekor. [HR. Ahmad No.21118].

Hadits Ahmad No.21118 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami ['Amr bin Dinar] dari [Thawus] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam sama sekali tidak berkomentar mengenai awqash.]]]

Hadits Ahmad 21119

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ أَنَّ الطَّاعُونَ وَقَعَ بِالشَّامِ فَقَالَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ إِنَّ هَذَا الرِّجْزَ قَدْ وَقَعَ فَفِرُّوا مِنْهُ فِي الشِّعَابِ وَالْأَوْدِيَةِ فَبَلَغَ ذَلِكَ مُعَاذًا فَلَمْ يُصَدِّقْهُ بِالَّذِي قَالَ فَقَالَ بَلْ هُوَ شَهَادَةٌ وَرَحْمَةٌ وَدَعْوَةُ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُعَاذًا وَأَهْلَهُ نَصِيبَهُمْ مِنْ رَحْمَتِكَ قَالَ أَبُو قِلَابَةَ فَعَرَفْتُ الشَّهَادَةَ وَعَرَفْتُ الرَّحْمَةَ وَلَمْ أَدْرِ مَا دَعْوَةُ نَبِيِّكُمْ حَتَّى أُنْبِئْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَمَا هُوَ ذَاتَ لَيْلَةٍ يُصَلِّي إِذْ قَالَ فِي دُعَائِهِ فَحُمَّى إِذًا أَوْ طَاعُونٌ فَحُمَّى إِذًا أَوْ طَاعُونٌ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ لَهُ إِنْسَانٌ مِنْ أَهْلِهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقَدْ سَمِعْتُكَ اللَّيْلَةَ تَدْعُو بِدُعَاءٍ قَالَ وَسَمِعْتَهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ إِنِّي سَأَلْتُ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَنْ لَا يُهْلِكَ أُمَّتِي بِسَنَةٍ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَيَسْتَبِيحَهُمْ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لَا يُلْبِسَهُمْ شِيَعًا وَيُذِيقَ بَعْضَهُمْ بَأْسَ بَعْضٍ فَأَبَى عَلَيَّ أَوْ قَالَ فَمَنَعَنِيهَا فَقُلْتُ حُمَّى إِذًا أَوْ طَاعُونًا حُمَّى إِذًا أَوْ طَاعُونًا حُمَّى إِذًا أَوْ طَاعُونًا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ

Aku meminta Rabbku agar tak membinasakan ummatmu dgn paceklik yg berkepanjangan, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tak memberi kuasa pada satu musuhpun untuk menguasai mereka hingga bisa mencabik-cabiknya, & Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tak menjadikan mereka berpecah belah (terjadi konflik internal muslimin) & satu kelompok melampiaskan keganasan kepada sebagian lain, namun Ia enggan mengabulkannya -atau bersabda:
Ia menolakku- kemudian aku berkata, Kalau begitu berilah mereka demam atau tho'un, berilah mereka demam atau tho'un. Berilah mereka demam atau thaun Aku mengucapkannya sebanyak tiga kali. [HR. Ahmad No.21119].

Hadits Ahmad No.21119 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepadaku ayahku. Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] bahwa tha'un terjadi di Syam kemudian 'Amr bin Al Ash berkata; ini adalah kotoran, larilah kalian ke lembah-lembah. Hal itu terdengar oleh Mu'adz bin Jabal dan tidak membenarkannya apa yang dikatakan 'Amr bin Al 'Ash, [Mu'adz bin Jabal] berkata; Bahkan tha'un itu adalah kesaksian, rahmat dan doa Nabi kalian, Ya Allah! Berilah bagian dari rahmatMu untuk Mu'adz dan keluarganya. Berkata Abu Qilabah; Kesaksian dan rahmat saya tahu, tapi saya tidak tahu apa yang didoakan Nabi Shallallahu'alaihiWasallam hingga aku diberitahu bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam shalat di suatu malam, dan beliau berdoa; "Maka berilah mereka demam atau tho'un, Maka berilah mereka demam atau tho'un." Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam mengucapkannya sebanyak tiga kali. Dipagi harinya ada salah satu keluarga Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam berkata pada beliau; Tadi malam aku mendengarmu berdoa. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Kau mendengarnya? ' ia menjawab; Ya. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Aku meminta Rabbku agar tidak membinasakan ummatmu dengan paceklik yang berkepanjangan, Ia mengabulkannya. Aku memintaNya agar tidak memberi kuasa pada satu musuhpun untuk menguasai mereka hingga bisa mencabik-cabiknya, dan Ia mengabulkannya. Dan aku memintaNya agar tidak menjadikan mereka berpecah belah (terjadi konflik internal muslimin) dan satu kelompok melampiaskan keganasan kepada sebagian lain, namun Ia enggan mengabulkannya -atau bersabda; "Ia menolakku- kemudian aku berkata, "Kalau begitu berilah mereka demam atau tho'un, berilah mereka demam atau tho'un. Berilah mereka demam atau thaun" Aku mengucapkannya sebanyak tiga kali.]]]

Musnad Sahabat Anshar