Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Orang-orang Fakir Masuk Surga Sebelum Orang-orang Kaya

Hadits Darimi 2721

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ جُبَيْرٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ بَيْنَا أَنَا قَاعِدٌ فِي الْمَسْجِدِ وَحَلْقَةٌ مِنْ فُقَرَاءِ الْمُهَاجِرِينَ قُعُودٌ إِذْ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَعَدَ إِلَيْهِمْ فَقُمْتُ إِلَيْهِمْ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُمْ لِيُبْشِرْ فُقَرَاءُ الْمُهَاجِرِينَ بِمَا يَسُرُّ وُجُوهَهُمْ فَإِنَّهُمْ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ قَبْلَ الْأَغْنِيَاءِ بِأَرْبَعِينَ عَامًا قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُ أَلْوَانَهُمْ أَسْفَرَتْ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو حَتَّى تَمَنَّيْتُ أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ

Hendaklah kaum fakir Muhajirin bahagia karena sesuatu yg membuat wajah mereka berseri. Sesungguhnya mereka akan masuk surga empat puluh tahun sebelum orang-orang kaya. Ia mengatakan; Lalu aku melihat warna wajah mereka bersinar. Abdullah bin Amr melanjutkan; Hingga aku berandai-andai diriku bersama mereka. [HR. Darimi No.2721].

Hadits Darimi No.2721 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Shalih] ia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Mu'awiyah] bahwa [Abdurrahman bin Jubair] menceritakannya dari ayahnya [Jubair bin Nufair] dari [Abdullah bin Amr] ia berkata; Ketika aku sedang duduk di masjid bersama sekelompok kaum fakir Muhajirin, tiba-tiba Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masuk lalu duduk di hadapan mereka, aku pun menghampiri mereka. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hendaklah kaum fakir Muhajirin bahagia karena sesuatu yang membuat wajah mereka berseri. Sesungguhnya mereka akan masuk surga empat puluh tahun sebelum orang-orang kaya." Ia mengatakan; Lalu aku melihat warna wajah mereka bersinar. Abdullah bin Amr melanjutkan; Hingga aku berandai-andai diriku bersama mereka.]]]