Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Zaid Bin Arqam Radliyallahu Taala Anhu

Hadits Ahmad 18462

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ يُوسُفَ بْنِ صُهَيْبٍ وَوَكِيعٌ حَدَّثَنَا يُوسُفُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَمْ يَأْخُذْ مِنْ شَارِبِهِ فَلَيْسَ مِنَّا

Siapa yg tak dapat mengambil minuman dari Al Haudl (telaga Nabi di surga), maka ia bukanlah golongan kami. [HR. Ahmad No.18462].

Hadits Ahmad No.18462 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Yusuf bin Suhaib] dan [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Yusuf] dari [Habib bin Yasar] dari [Zaid bin Arqam] radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Siapa yang tidak dapat mengambil minuman dari Al Haudl (telaga Nabi di surga), maka ia bukanlah golongan kami."]]]

Hadits Ahmad 18463

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ عَوْفٍ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أَهْلِ قُبَاءَ وَهُمْ يُصَلُّونَ الضُّحَى فَقَالَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ إِذَا رَمِضَتْ الْفِصَالُ مِنْ الضُّحَى

Shalat orang-orang yg bertaubat adl ketika anak-anak unta telah menderum (karena panas). [HR. Ahmad No.18463].

Hadits Ahmad No.18463 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam Ad Dastuwa`i] dari [Al Qasim bin Auf Asy Syaibani] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar menemui penghuni Quba` yang saat itu mereka sedang shalat. maka beliau bersabda: "Shalat orang-orang yang bertaubat adalah ketika anak-anak unta telah menderum (karena panas)."]]]

Hadits Ahmad 18464

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي حَيَّانَ التَّيْمِيِّ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ حَيَّانَ التَّيْمِيُّ قَالَ انْطَلَقْتُ أَنَا وَحُصَيْنُ بْنُ سَبْرَةَ وَعُمَرُ بْنُ مُسْلِمٍ إِلَى زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ فَلَمَّا جَلَسْنَا إِلَيْهِ قَالَ لَهُ حُصَيْنٌ لَقَدْ لَقِيتَ يَا زَيْدُ خَيْرًا كَثِيرًا رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَمِعْتَ حَدِيثَهُ وَغَزَوْتَ مَعَهُ وَصَلَّيْتَ مَعَهُ لَقَدْ رَأَيْتَ يَا زَيْدُ خَيْرًا كَثِيرًا حَدِّثْنَا يَا زَيْدُ مَا سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا ابْنَ أَخِي وَاللَّهِ لَقَدْ كَبُرَتْ سِنِّي وَقَدُمَ عَهْدِي وَنَسِيتُ بَعْضَ الَّذِي كُنْتُ أَعِي مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا حَدَّثْتُكُمْ فَاقْبَلُوهُ وَمَا لَا فَلَا تُكَلِّفُونِيهِ ثُمَّ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا خَطِيبًا فِينَا بِمَاءٍ يُدْعَى خُمًّا بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ فَحَمِدَ اللَّهَ تَعَالَى وَأَثْنَى عَلَيْهِ وَوَعَظَ وَذَكَّرَ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعْدُ أَلَا يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَنِي رَسُولُ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فَأُجِيبُ وَإِنِّي تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ أَوَّلُهُمَا كِتَابُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِيهِ الْهُدَى وَالنُّورُ فَخُذُوا بِكِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى وَاسْتَمْسِكُوا بِهِ فَحَثَّ عَلَى كِتَابِ اللَّهِ وَرَغَّبَ فِيهِ قَالَ وَأَهْلُ بَيْتِي أُذَكِّرُكُمْ اللَّهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي أُذَكِّرُكُمْ اللَّهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي أُذَكِّرُكُمْ اللَّهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي فَقَالَ لَهُ حُصَيْنٌ وَمَنْ أَهْلُ بَيْتِهِ يَا زَيْدُ أَلَيْسَ نِسَاؤُهُ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ قَالَ إِنَّ نِسَاءَهُ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ وَلَكِنَّ أَهْلَ بَيْتِهِ مَنْ حُرِمَ الصَّدَقَةَ بَعْدَهُ قَالَ وَمَنْ هُمْ قَالَ هُمْ آلُ عَلِيٍّ وَآلُ عَقِيلٍ وَآلُ جَعْفَرٍ وَآلُ عَبَّاسٍ قَالَ أَكُلُّ هَؤُلَاءِ حُرِمَ الصَّدَقَةَ قَالَ نَعَمْ

saya hanyalah seorang manusia, yg hampir saja utusan Rabb-ku mendatangiku hingga saya pun memenuhinya. Sesungguhnya saya telah meninggalkan dua perkara di tengah-tengah kalian. Yang pertama adl Kitabullah 'azza wajalla. Di dalamnya terdapat petunjuk & cahaya. Karena itu, ambillah & berpegangteguhlah kalian dengannya. Beliau memberikan motivasi terkait dgn kitabullah & mendorongnya. Kemudian beliau bersabda lagi: Dan (yang kedua adalah) ahlu baitku. Saya mengingatkan kalian kepada Allah akan ahli baitku, saya mengingatkan kalian kepada Allah akan ahli baitku, Saya mengingatkan kalian karena Allah terhadap ahli baitku. Kemudian Hushain bertanya kepada Zaid, Dan siapakah ahli baitnya wahai Zaid?
Bukankah isteri-isteri beliau adl termasuk ahlu baitnya?
Zaid menjawab, Isteri-isteri beliau termasuk bagian dari ahli baitnya. Akan tetapi, ahli bait beliau adl siapa saja yg telah diharamkan baginya untuk menerima sedekah setelah beliau. Hushain bertanya lagi, Siapakah mereka itu?
Zaid menjawab, Mereka adl keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far & keluarga Abbas. Zaid bertanya lagi, Apakah mereka semua diharamkan untuk menerima sedekah?
ia menjawab, Ya. [HR. Ahmad No.18464].

Hadits Ahmad No.18464 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Abu Hayyan At Taimi] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Hayyan At Taimi] ia berkata; saya Hushain bin Sabrah dan Umar bin Muslim berangkat menemui Zaid bin Arqam. Ketika kami duduk bersamanya, Hushain berkata kepadanya, "Sesungguhnya Anda telah menuai kebaikan yang banyak wahai Zaid. Anda telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mendengar haditsnya. Kemudian Anda juga telah berperang bersamanya dan shalat bersamanya. Sungguh, Anda telah melihat kebaikan yang banyak. Karena itu, ceritakanlah kepada kami apa yang telah Anda dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Zaid berkata, "Wahai anak saudaraku, demi Allah, usiaku telah lanjut, dan masaku pun telah berlalu, dan saya telah lupa sebagian yang telah aku hafal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka apa yang aku ceritakan pada kalian, terimalah. Dan apa yang tidak, maka janganlah kalian membebankannya padaku." [Zaid] melanjutkan berkata; Pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri dan berkhutbah kepada kami di sebuah mata air yang biasa disebut Khumma, yakni bertempat antara Ka'bah dan Madinah. Kemudian beliau memuji Allah dan mengungkapkan puji-pujian atas-Nya. Beliau memberi nasehat dan peringatan. Dan setelah itu beliau bersabda: "Amma ba'du, wahai sekalian manusia, saya hanyalah seorang manusia, yang hampir saja utusan Rabb-ku mendatangiku hingga saya pun memenuhinya. Sesungguhnya saya telah meninggalkan dua perkara di tengah-tengah kalian. Yang pertama adalah Kitabullah 'azza wajalla. Di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya. Karena itu, ambillah dan berpegangteguhlah kalian dengannya." Beliau memberikan motivasi terkait dengan kitabullah dan mendorongnya. Kemudian beliau bersabda lagi: "Dan (yang kedua adalah) ahlu baitku. Saya mengingatkan kalian kepada Allah akan ahli baitku, saya mengingatkan kalian kepada Allah akan ahli baitku, Saya mengingatkan kalian karena Allah terhadap ahli baitku." Kemudian Hushain bertanya kepada Zaid, "Dan siapakah ahli baitnya wahai Zaid? Bukankah isteri-isteri beliau adalah termasuk ahlu baitnya?" Zaid menjawab, "Isteri-isteri beliau termasuk bagian dari ahli baitnya. Akan tetapi, ahli bait beliau adalah siapa saja yang telah diharamkan baginya untuk menerima sedekah setelah beliau." Hushain bertanya lagi, "Siapakah mereka itu?" Zaid menjawab, "Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas." Zaid bertanya lagi, "Apakah mereka semua diharamkan untuk menerima sedekah?" ia menjawab, "Ya."]]]

Hadits Ahmad 18465

قَالَ يَزِيدُ بْنُ حَيَّانَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فِي مَجْلِسِهِ ذَلِكَ قَالَ بَعَثَ إِلَيَّ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ فَأَتَيْتُهُ فَقَالَ مَا أَحَادِيثُ تُحَدِّثُهَا وَتَرْوِيهَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَجِدُهَا فِي كِتَابِ اللَّهِ تُحَدِّثُ أَنَّ لَهُ حَوْضًا فِي الْجَنَّةِ قَالَ قَدْ حَدَّثَنَاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَوَعَدَنَاهُ قَالَ كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ شَيْخٌ قَدْ خَرِفْتَ قَالَ إِنِّي قَدْ سَمِعَتْهُ أُذُنَايَ وَوَعَاهُ قَلْبِي مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ جَهَنَّمَ وَمَا كَذَبْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Barangsiapa yg berdusta atas namaku, maka hendaklah ia mempersiapkan tempat duduknya di neraka jahannam.' Tidaklah saya berdusta atas nama Rasulullah . [HR. Ahmad No.18465].

Hadits Ahmad No.18465 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Hayyan] Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Arqam] di dalam majelisnya, ia berkata; Ubaidullah bin Ziyad mengutus seseorang kepadaku, lalu saya pun mendatanginya. Kemudian ia bertanya; "Hadits apa saja yang kamu ceritakan dan riwayatkan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang tidak kami dapatkan di dalam Kitabullah, kamu menceritakan bahwa beliau memiliki Haudl (telaga) di surge?." Ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menceritakan dan menjanjikannya kepada kami." Ubaid berkata, "Kamu telah berdusta, kamu adalah seorang yang telah tua dan pikun." Zaid berkata, "Sesungguhnya kedua telingaku telah mendengarnya dan hatiku telah menghafalnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: 'Barangsiapa yang berdusta atas namaku, maka hendaklah ia mempersiapkan tempat duduknya di neraka jahannam.' Tidaklah saya berdusta atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 18466

وَحَدَّثَنَا زَيْدٌ فِي مَجْلِسِهِ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَيَعْظُمُ لِلنَّارِ حَتَّى يَكُونَ الضِّرْسُ مِنْ أَضْرَاسِهِ كَأُحُدٍ

Sesungguhnya seorang laki-laki penghuni neraka, benar-benar akan dibesarkan di neraka hingga besar gigi gerahamnya seperti gunung Uhud. [HR. Ahmad No.18466].

Hadits Ahmad No.18466 Secara Lengkap

[[[Dan Telah menceritakan kepada kami [Zaid] di dalam majelisnya, ia berkata; Sesungguhnya seorang laki-laki penghuni neraka, benar-benar akan dibesarkan di neraka hingga besar gigi gerahamnya seperti gunung Uhud.]]]

Hadits Ahmad 18467

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ حَيَّانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ سَحَرَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ قَالَ فَاشْتَكَى لِذَلِكَ أَيَّامًا قَالَ فَجَاءَهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فَقَالَ إِنَّ رَجُلًا مِنْ الْيَهُودِ سَحَرَكَ عَقَدَ لَكَ عُقَدًا عُقَدًا فِي بِئْرِ كَذَا وَكَذَا فَأَرْسَلَ إِلَيْهَا مَنْ يَجِيءُ بِهَا فَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَاسْتَخْرَجَهَا فَجَاءَ بِهَا فَحَلَّلَهَا قَالَ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأَنَّمَا نُشِطَ مِنْ عِقَالٍ فَمَا ذَكَرَ لِذَلِكَ الْيَهُودِيِّ وَلَا رَآهُ فِي وَجْهِهِ قَطُّ حَتَّى مَاتَ

Sesungguhnya seorang laki-laki dari kalangan Yahudi telah meyihirmu. Ia telah membuat beberapa buhul untukmu di sumur. Utuslah seorang yg akan mengambilnya. Maka Rasulullah mengutus Ali . Ia pun mengeluarkannya kemudian membawanya & mengurainya. Setelah itu, Rasulullah pun berdiri seolah beliau baru saja terbebaskan dari belenggu. Beliau tak lagi menyebut orang Yahudi itu, & beliau pun tak pernah melihatnya hingga meninggal. [HR. Ahmad No.18467].

Hadits Ahmad No.18467 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Yazid bin Hayyan] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Seorang laki-laki menyihir Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sebab itu beliau pun jatuh sakit berhari-hari. Kemudian Jibril 'Alaihis Salam mendatangi beliau dan berkata, " Sesungguhnya seorang laki-laki dari kalangan Yahudi telah meyihirmu. Ia telah membuat beberapa buhul untukmu di sumur. Utuslah seorang yang akan mengambilnya." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Ali radliallahu 'anhu. Ia pun mengeluarkannya kemudian membawanya dan mengurainya. Setelah itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun berdiri seolah beliau baru saja terbebaskan dari belenggu. Beliau tidak lagi menyebut orang Yahudi itu, dan beliau pun tidak pernah melihatnya hingga meninggal.]]]

Hadits Ahmad 18468

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ طَلْحَةَ مَوْلَى قَرَظَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَنْتُمْ بِجُزْءٍ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ جُزْءٍ مِمَّنْ يَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ فَقُلْنَا لِزَيْدٍ وَكَمْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ قَالَ فَقَالَ بَيْنَ السِّتِّ مِائَةِ إِلَى السَّبْعِ مِائَةِ

Jumlah kalian sekarang belum mencapai satu bagian dari pada seratus ribu bagian dari mereka yg akan memasuki Haudl (telaga) kelak pada hari kiamat. Kami pun bertanya kepada Yazid, Dan berapa jumlah kalian pada hari itu?
ia menjawab, Antara sembilan ratus hingga tujuh ratus bagian. [HR. Ahmad No.18468].

Hadits Ahmad No.18468 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Amru bin Murrah] dari [Thalhah] bekas budak Qarazhah, dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jumlah kalian sekarang belum mencapai satu bagian dari pada seratus ribu bagian dari mereka yang akan memasuki Haudl (telaga) kelak pada hari kiamat." Kami pun bertanya kepada Yazid, "Dan berapa jumlah kalian pada hari itu?" ia menjawab, "Antara sembilan ratus hingga tujuh ratus bagian."]]]

Hadits Ahmad 18469

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ عُقْبَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ فَقَالَ يَا أَبَا الْقَاسِمِ أَلَسْتَ تَزْعُمُ أَنَّ أَهْلَ الْجَنَّةِ يَأْكُلُونِ فِيهَا وَيَشْرَبُونَ وَقَالَ لِأَصْحَابِهِ إِنْ أَقَرَّ لِي بِهَذِهِ خَصَمْتُهُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلَى وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ أَحَدَهُمْ لَيُعْطَى قُوَّةَ مِائَةِ رَجُلٍ فِي الْمَطْعَمِ وَالْمَشْرَبِ وَالشَّهْوَةِ وَالْجِمَاعِ قَالَ فَقَالَ لَهُ الْيَهُودِيُّ فَإِنَّ الَّذِي يَأْكُلُ وَيَشْرَبُ تَكُونُ لَهُ الْحَاجَةُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَاجَةُ أَحَدِهِمْ عَرَقٌ يَفِيضُ مِنْ جُلُودِهِمْ مِثْلُ رِيحِ الْمِسْكِ فَإِذَا الْبَطْنُ قَدْ ضَمُرَ

salah seorang dari mereka benar-benar akan diberi kekuatan seratus laki-laki, yakni dalam makanan, minuman, syahwat & jima'. Orang Yahudi itu bertanya, Maka yg makan & minum, mestinya akan memiliki hajat (buang air). maka Rasulullah bersabda:
Hajat salah seorang dari mereka adl keringat yg keluar dari kulit-kulit mereka yg wanginya seharum Misk, & perut pun mengecil kembali. [HR. Ahmad No.18469].

Hadits Ahmad No.18469 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Tsumamah bin Uqbah] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Seorang Yahudi mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya, "Wahai Abu Qasim, bukankah Anda telah berdalih bahwa penghuni surga makan dan minum di dalamnya?" Kemudian laki-laki itu berkata kepada temannya, "Jika ia menetapkan hal ini, maka saya akan membantahnya." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Ya, demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, salah seorang dari mereka benar-benar akan diberi kekuatan seratus laki-laki, yakni dalam makanan, minuman, syahwat dan jima'." Orang Yahudi itu bertanya, "Maka yang makan dan minum, mestinya akan memiliki hajat (buang air)." maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hajat salah seorang dari mereka adalah keringat yang keluar dari kulit-kulit mereka yang wanginya seharum Misk, dan perut pun mengecil kembali."]]]

Hadits Ahmad 18470

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنِ الْقَاسِمِ الشَّيْبَانِيِّ أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ فِي مَسْجِدِ قُبَاءَ مِنْ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلَاةَ فِي غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ صَلَاةَ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ وَقَالَ مَرَّةً وَأُنَاسٌ يُصَلُّونَ

Shalat orang-orang yg bertaubat adl saat anak-anak Unta menderum (karena panasnya matahari). Dan sekali waktu Zaid berkata; Sementara orang-orang sedang shalat. [HR. Ahmad No.18470].

Hadits Ahmad No.18470 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ulyah] telah mengabarkan kepada kami [Ayyub] dari [Al Qasim Asy Syaibani] bahwa [Zaid bin Arqam] melihat suatu kaum yang sedang shalat di Masjid Quba` pada waktu Dluha, maka ia pun berkata; "Bukankah mereka tahu, bahwa shalat yang dilakukan di luar waktu ini adalah lebih utama?, Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Shalat orang-orang yang bertaubat adalah saat anak-anak Unta menderum (karena panasnya matahari)." Dan sekali waktu Zaid berkata; "Sementara orang-orang sedang shalat."]]]

Hadits Ahmad 18471

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ قَالَ قَدِمَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ يَسْتَذْكِرُهُ كَيْفَ أَخْبَرْتَنِي عَنْ لَحْمٍ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ حَرَامٌ قَالَ نَعَمْ أَهْدَى لَهُ رَجُلٌ عُضْوًا مِنْ لَحْمِ صَيْدٍ فَرَدَّهُ وَقَالَ إِنَّا لَا نَأْكُلُهُ إِنَّا حُرُمٌ

Kami tak memakannya. Sebab, kami sedang melakukan ihram.' [HR. Ahmad No.18471].

Hadits Ahmad No.18471 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu Juraij] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Hasan bin Muslim] dari [Thawus] ia berkata; Zaid bin Arqam datang, maka Ibnu Abbas berkata kepadanya, "Bagaimana yang telah Anda ceritakan kepadaku mengenai daging yang dihadiahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sementara beliau saat itu sedang ihram?" [Zaid] menjawab, "Ya, seorang laki-laki memberikan hadiah kepada beliau berupa sepotong daging buruan, maka beliau pun menolaknya seraya bersabda: 'Kami tidak memakannya. Sebab, kami sedang melakukan ihram.'"]]]

Hadits Ahmad 18472

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ كَانَ يُكَبِّرُ عَلَى جَنَائِزِنَا أَرْبَعًا وَأَنَّهُ كَبَّرَ عَلَى جِنَازَةٍ خَمْسًا فَسَأَلُوهُ فَقَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكَبِّرُهَا أَوْ كَبَّرَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

melakukan takbir yg kelima. Atau Nabi telah mengucapkan takbir itu. [HR. Ahmad No.18472].

Hadits Ahmad No.18472 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Amru bin Murrah] dari [Ibnu Abu Laila] bahwa [Zaid bin Arqam] bertakbir (menshalati jenazah) sebanyak empat kali takbir, kemudian ia bertakbir lagi hingga (takbirnya menjadi) lima kali. Maka orang-orang pun bertanya. Kemudian ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah melakukan takbir yang kelima. Atau Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengucapkan takbir itu.]]]

Hadits Ahmad 18473

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَمْ يَأْخُذْ مِنْ شَارِبِهِ فَلَيْسَ مِنَّا

Siapa yg tak dapat mengamil minuman dari (telaga Al Haudl) maka ia bukanlah termasuk dari golongan kami. [HR. Ahmad No.18473].

Hadits Ahmad No.18473 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yusuf bin Shuhaib] dari [Habib bin Yasar] dari [Zaid bin Arqam] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Siapa yang tidak dapat mengamil minuman dari (telaga Al Haudl) maka ia bukanlah termasuk dari golongan kami."]]]

Hadits Ahmad 18474

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ حَبِيبٍ يَعْنِي ابْنَ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَالْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولَانِ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الذَّهَبِ بِالْوَرِقِ دَيْنًا حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا شُعْبَةُ قَالَ بَهْزٌ فِي حَدِيثِهِ حَدَّثَنِي حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْمِنْهَالِ رَجُلًا مِنْ بَنِي كِنَانَةَ قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ عَنْ الصَّرْفِ فَقَالَ سَلْ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَإِنَّهُ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ قَالَ سَأَلْتُ زَيْدًا فَذَكَرَ الْحَدِيثَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ وَعَامِرُ بْنُ مُصْعَبٍ سَمِعَا أَبَا الْمِنْهَالِ قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ وَزَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ وَلَمْ يَسْمَعْهُ مِنْهُ أَنَّهُ سَمِعَ زَيْدًا وَالْبَرَاءَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

melarang jual beli emas dgn Wariq (uang dirham) secara hutang. Telah menceritakan kepada kami Bahz & 'Affan keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah -Bahz berkata dalam haditsnya- telah menceritakan kepadaku Habib bin Abu Tsabit ia berkata, saya mendengar Abu Minhal yakni seorang laki-laki dari Bani Kinanah, ia berkata; Saya bertanya kepada Al Baraa` tentang Ash Sharf (jual beli emas dgn perask & semisal). Ia pun berkata, Tanyakanlah kepada Zaid bin Arqam, karena ia adl lebih baik & lebih tahu dariku. Maka saya pun bertanya kepada Zaid. Ia pun menyebutkan hadits itu. Telah menceritakan kepada kami Rauh Telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij telah mengabarkan kepadaku Amru bin Dinar & Amir bin Mush'ab keduanya mendengar Abu Minhal berkata; Saya bertanya kepada Al Bara` & Zaid bin Arqam. Maka ia pun menyebutkan hadits semisalnya. Telah menceritakan kepada kami Rauh Telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij telah mengabarkan kepadaku Hasan bin Muslim dari Abu Minhal namun ia belum mendengar darinya, bahwa ia mendengar Zaid & Al Baraa`, kemudian ia pun menyebutkan hadits. [HR. Ahmad No.18474].

Hadits Ahmad No.18474 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] dari [Habib] yakni Ibnu Abu Tsabit, dari [Abul Minhal] ia berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] dan [Al Baraa` bin Azib] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang jual beli emas dengan Wariq (uang dirham) secara hutang." Telah menceritakan kepada kami [Bahz] dan ['Affan] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] -Bahz berkata dalam haditsnya- telah menceritakan kepadaku [Habib bin Abu Tsabit] ia berkata, saya mendengar [Abu Minhal] yakni seorang laki-laki dari Bani Kinanah, ia berkata; Saya bertanya kepada Al Baraa` tentang Ash Sharf (jual beli emas dengan perask dan semisal). Ia pun berkata, "Tanyakanlah kepada Zaid bin Arqam, karena ia adalah lebih baik dan lebih tahu dariku." Maka saya pun bertanya kepada [Zaid]. Ia pun menyebutkan hadits itu. Telah menceritakan kepada kami [Rauh] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Amru bin Dinar] dan [Amir bin Mush'ab] keduanya mendengar [Abu Minhal] berkata; Saya bertanya kepada [Al Bara`] dan [Zaid bin Arqam]. Maka ia pun menyebutkan hadits semisalnya. Telah menceritakan kepada kami [Rauh] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Hasan bin Muslim] dari [Abu Minhal] namun ia belum mendengar darinya, bahwa ia mendengar Zaid dan Al Baraa`, kemudian ia pun menyebutkan hadits.]]]

Hadits Ahmad 18475

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنِي الْحَارِثُ بْنُ شُبَيْلٍ عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كَانَ الرَّجُلُ يُكَلِّمُ صَاحِبَهُ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَاجَةِ فِي الصَّلَاةِ حَتَّى نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ } فَأُمِرْنَا بِالسُّكُوتِ

Dan berdirilah (shalatlah) kalian menghadap Allah dgn khusyu'. (QS. Albaqarah: 238). Maka kami pun diperintahkan untuk diam. [HR. Ahmad No.18475].

Hadits Ahmad No.18475 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Isma'il] telah menceritakan kepadaku [Al Harits bin Syubail] dari [Abu Amru Asy Syaibani] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Seorang laki-laki berbicara kepada temannya pada masa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang suatu hajat saat menunaikan shalat hingga turunlah ayat ini; "Dan berdirilah (shalatlah) kalian menghadap Allah dengan khusyu'." (QS. Albaqarah: 238). Maka kami pun diperintahkan untuk diam.]]]

Hadits Ahmad 18476

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ قَالَ سَأَلْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَقُلْتُ لَهُ إِنَّ خَتَنًا لِي حَدَّثَنِي عَنْكَ بِحَدِيثٍ فِي شَأْنِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ يَوْمَ غَدِيرِ خُمٍّ فَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْكَ فَقَالَ إِنَّكُمْ مَعْشَرَ أَهْلِ الْعِرَاقِ فِيكُمْ مَا فِيكُمْ فَقُلْتُ لَهُ لَيْسَ عَلَيْكَ مِنِّي بَأْسٌ فَقَالَ نَعَمْ كُنَّا بِالْجُحْفَةِ فَخَرْجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْنَا ظُهْرًا وَهُوَ آخِذٌ بِعَضُدِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَلَسْتُمْ تَعْلَمُونَ أَنِّي أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ قَالُوا بَلَى قَالَ فَمَنْ كُنْتُ مَوْلَاهُ فَعَلِيٌّ مَوْلَاهُ قَالَ فَقُلْتُ لَهُ هَلْ قَالَ اللَّهُمَّ وَالِ مَنْ وَالَاهُ وَعَادِ مَنْ عَادَاهُ قَالَ إِنَّمَا أُخْبِرُكَ كَمَا سَمِعْتُ

bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adl lebih utama bagi kaum muslimin atas diri mereka sendiri?
para sahabat menjawab: Benar. Beliau bersabda:
Maka siapa saja yg aku menjadi walinya, maka Ali juga menjadi walinya. Saya bertanya kepada Zaid, Apakah beliau mengatakan; 'Ya Allah, tolonglah orang yg menolongnya & musuhilah orang yg memusuhinya.'?
Zaid menjawab; Yang saya beritakan kepada kalian hanyalah sebagaimana apa yg saya dengar. [HR. Ahmad No.18476].

Hadits Ahmad No.18476 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik] yakni Ibnu Abu Sulaiman, dari [Athiyah Al 'Aufi] ia berkata; Saya bertanya kepada Zaid bin Arqam, saya berkata, "Sesungguhnya, mertuaku telah menceritakan kepadaku suatu hadits dari Anda, terkait dengan Ali radliallahu 'anhu pada hari Ghadir Khum. Dan saya suka, untuk mendengarnya langsung darimu." [Zaid] pun berkata, "Kalian adalah penduduk Irak, dosa kalian adalah (dosa) yang terdapat pada diri kalian sendiri." Saya pun berkata kepadanya: "Dariku tidak ada masalah denganmu." Ia berkata, "Ya. Waktu itu, kami berada di Juhfah, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemui kami pada waktu zhuhur. Beliau memegang lengan Ali radliallahu 'anhu seraya bersabda: "Wahai sekalian manusia, bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adalah lebih utama bagi kaum muslimin atas diri mereka sendiri?" para sahabat menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Maka siapa saja yang aku menjadi walinya, maka Ali juga menjadi walinya." Saya bertanya kepada Zaid, "Apakah beliau mengatakan; 'Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya dan musuhilah orang yang memusuhinya.'?" Zaid menjawab; "Yang saya beritakan kepada kalian hanyalah sebagaimana apa yang saya dengar."]]]

Hadits Ahmad 18477

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ وَأَبُو الْمُنْذِرِ قَالَا ثَنَا يُوسُفُ بْنُ صُهَيْبٍ قَالَ أَبُو الْمُنْذِرِ فِي حَدِيثِهِ قَالَ حَدَّثَنِي حَبِيبُ بْنُ يَسَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ لَقَدْ كُنَّا نَقْرَأُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَانِ مِنْ ذَهَبٍ وَفِضَّةٍ لَابْتَغَى إِلَيْهِمَا آخَرَ وَلَا يَمْلَأُ بَطْنَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ

Sekiranya anak Adam memiliki dua lembah, niscaya dia akan menginginkan lembah yg lain lagi. Dan tak ada yg bisa mengisi perut anak adam kecuali debu. Dan Allah akan mengampuni bagi siapa yg bertaubat. [HR. Ahmad No.18477].

Hadits Ahmad No.18477 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ubaid] dan [Abul Mundzir] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Shuhaib] -Abul Mundzir berkata dalam haditsnya- telah menceritakan kepadaku [Habib bin Yasar] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Kami membaca di zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Sekiranya anak Adam memiliki dua lembah, niscaya dia akan menginginkan lembah yang lain lagi. Dan tidak ada yang bisa mengisi perut anak adam kecuali debu. Dan Allah akan mengampuni bagi siapa yang bertaubat."]]]

Hadits Ahmad 18478

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي حَمْزَةَ مَوْلَى الْأَنْصَارِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ

Orang yg pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah adl Ali Radliallahu Ta'ala 'Anhu. [HR. Ahmad No.18478].

Hadits Ahmad No.18478 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abu Hamzah] bekas budak Anshar, dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; "Orang yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Ali Radliallahu Ta'ala 'Anhu."]]]

Hadits Ahmad 18479

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ وَأَبِي عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَأَلْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ كَمْ غَزَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تِسْعَ عَشْرَةَ وَغَزَوْتُ مَعَهُ سَبْعَ عَشْرَةَ وَسَبَقَنِي بِغَزَاتَيْنِ

sebanyak sembilan belas kali. Dan saya berperang bersama dgn beliau sebanyak tujuh belas kali, beliau mengungguliku sebanyak dua kali peperangan. [HR. Ahmad No.18479].

Hadits Ahmad No.18479 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dan [bapakku] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya bertanya kepada [Zaid bin Arqam], "Berapa kali Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berperang?" ia menjawab, "Yaitu sebanyak sembilan belas kali. Dan saya berperang bersama dengan beliau sebanyak tujuh belas kali, beliau mengungguliku sebanyak dua kali peperangan."]]]

Hadits Ahmad 18480

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا سَلَّامُ بْنُ مِسْكِينٍ عَنْ عَائِذِ اللَّهِ الْمُجَاشِعِيِّ عَنْ أَبِي دَاوُدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قُلْتُ أَوْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الْأَضَاحِيُّ قَالَ سُنَّةُ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ قَالُوا مَا لَنَا مِنْهَا قَالَ بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةٌ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَالصُّوفُ قَالَ بِكُلِّ شَعْرَةٍ مِنْ الصُّوفِ حَسَنَةٌ

sunnah bapak kalian Ibrahim. Mereka bertanya lagi, Lalu kebaikan apakah yg akan kami peroleh darinya?
beliau menjawab: Setiap helai dari bulunya adl kebaikan. Mereka bertanya lagi, Bagaimana dgn domba?
beliau menjawab: Setiap helai bulu domba itu adl bernilai satu kebaikan. [HR. Ahmad No.18480].

Hadits Ahmad No.18480 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Sallam bin Miskin] dari ['A`idzillah Al Mujasyi'i] dari [Abu Dawud] dari [Zaid bin Arqam] ia bekata; Saya berkata atau mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, untuk apakah hewan kurban ini?" beliau menjawab: "Yaitu sunnah bapak kalian Ibrahim." Mereka bertanya lagi, "Lalu kebaikan apakah yang akan kami peroleh darinya?" beliau menjawab: "Setiap helai dari bulunya adalah kebaikan." Mereka bertanya lagi, "Bagaimana dengan domba?" beliau menjawab: "Setiap helai bulu domba itu adalah bernilai satu kebaikan."]]]

Hadits Ahmad 18481

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَمْزَةَ يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ عَمْرٌو فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِإِبْرَاهِيمَ فَأَنْكَرَ ذَلِكَ وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ

Orang yg pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah adl Ali . Amru berkata; Maka saya pun menuturkan hal itu kepada Ibrahim, namun ia mengingkarinya & berkata, Yaitu Abu Bakar . [HR. Ahmad No.18481].

Hadits Ahmad No.18481 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Abu Hamzah] menceritakan dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; "Orang yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Ali radliallahu 'anhu." Amru berkata; Maka saya pun menuturkan hal itu kepada [Ibrahim], namun ia mengingkarinya dan berkata, "Yaitu Abu Bakar radliallahu 'anhu."]]]

Hadits Ahmad 18482

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ قَالَ فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ قَالَ فَحَلَفَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ شَيْءٌ مِنْ ذَلِكَ قَالَ فَلَامَنِي قَوْمِي وَقَالُوا مَا أَرَدْتَ إِلَى هَذَا قَالَ فَانْطَلَقْتُ فَنِمْتُ كَئِيبًا أَوْ حَزِينًا قَالَ فَأَرْسَلَ إِلَيَّ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ أَنْزَلَ عُذْرَكَ وَصَدَّقَكَ قَالَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { هُمْ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا حَتَّى بَلَغَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ }

Mereka orang-orang yg mengatakan (kepada orang-orang Anshar): 'Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yg ada disisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah).' -sampai pada- Sesungguhnya jika kita Telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yg Kuat akan mengusir orang-orang yg lemah dari padanya. (QS. Almunafiqun 7-8). [HR. Ahmad No.18482].

Hadits Ahmad No.18482 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Muhammad bin Ka'ab Al Qurazhi] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Saya pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu peperangan. Kemudian Abdullah bin Ubay berkata, "Jika kita kembali ke Madinah, niscaya orang yang mulia dan kuat akan mengusir orang yang terhina dan lemah." Kemudian saya pun mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan hal itu. Maka Abdullah bin Ubay bersumpah, bahwa ia tidak bermaksud lain dari ucapannya itu sehingga kaumku mencelaku dan berkata, "Apa yang kamu inginkan darinya?" maka saya pun pergi dan tidur dengan penuh kesedihan. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus seseorang padaku atau aku mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau pun bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla telah menurunkan Udzurmu dan telah membenarkanmu." Dan turunlah ayat ini: "Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): 'Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah).' -sampai pada- Sesungguhnya jika kita Telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang Kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari padanya." (QS. Almunafiqun 7-8).]]]

Hadits Ahmad 18483

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ هَذِهِ الْحُشُوشَ مُحْتَضَرَةٌ فَإِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Sesungguhnya kakus ini dihadiri oleh syetan. Maka jika salah seorang dari kalian masuk, hendaklah ia membaca; 'ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHABAA`ITS (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syetan laki-laki & syetan perempuan).' [HR. Ahmad No.18483].

Hadits Ahmad No.18483 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [An Nadlr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kakus ini dihadiri oleh syetan. Maka jika salah seorang dari kalian masuk, hendaklah ia membaca; 'ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHABAA`ITS (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan).'"]]]

Hadits Ahmad 18484

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ مَيْمُونٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كَانَ لِنَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْوَابٌ شَارِعَةٌ فِي الْمَسْجِدِ قَالَ فَقَالَ يَوْمًا سُدُّوا هَذِهِ الْأَبْوَابَ إِلَّا بَابَ عَلِيٍّ قَالَ فَتَكَلَّمَ فِي ذَلِكَ النَّاسُ قَالَ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ تَعَالَى وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعْدُ فَإِنِّي أَمَرْتُ بِسَدِّ هَذِهِ الْأَبْوَابِ إِلَّا بَابَ عَلِيٍّ وَقَالَ فِيهِ قَائِلُكُمْ وَإِنِّي وَاللَّهِ مَا سَدَدْتُ شَيْئًا وَلَا فَتَحْتُهُ وَلَكِنِّي أُمِرْتُ بِشَيْءٍ فَاتَّبَعْتُهُ

saya telah memerintahkan untuk menutup pintu-pintu ini, kecuali pintu Ali, sementara ada di antara kalian yg berkata, 'Adapun saya, demi Allah, saya tak akan menutup pintu & tak pula membukanya.' Akan tetapi bagiku, saya diperintahkan untuk melakukan sesuatu, maka saya pun mengikutinya. [HR. Ahmad No.18484].

Hadits Ahmad No.18484 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Auf] dari [Maimun Abu Abdullah] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Terdapat beberapa pintu masjid yang digunakan masuk oleh beberapa orang dari sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. kemudian pada suatu hari beliau bersabda: "Tutuplah pintu-pintu ini, kecuali pintunya Ali." Sehingga orang-orang pun saling berbicara akan hal itu. maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri, memuji Allah Ta'ala dan bersabda: "Amma Ba'du, saya telah memerintahkan untuk menutup pintu-pintu ini, kecuali pintu Ali, sementara ada di antara kalian yang berkata, 'Adapun saya, demi Allah, saya tidak akan menutup pintu dan tidak pula membukanya.'" Akan tetapi bagiku, saya diperintahkan untuk melakukan sesuatu, maka saya pun mengikutinya.]]]

Hadits Ahmad 18485

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنِ الْحَجَّاجِ مَوْلَى بَنِي ثَعْلَبَةَ عَنْ قُطْبَةَ بْنِ مَالِكٍ عَمِّ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ نَالَ الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ مِنْ عَلِيٍّ فَقَالَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ قَدْ عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْهَى عَنْ سَبِّ الْمَوْتَى فَلِمَ تَسُبُّ عَلِيًّا وَقَدْ مَاتَ

melarang untuk mencaci maki mayat, maka kenapa kamu mencela Ali, sedangkan ia telah meninggal? [HR. Ahmad No.18485].

Hadits Ahmad No.18485 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Al Hajjaj] bekas budak Bani Tsa'labah, dari [Quthbah bin Malik] pamannya Ziyad bin Ilaqah, ia berkata, Al Mughirah bin Syu'bah pernah mendapatkan perlakuan yang kurang mengenakkan dari Ali, maka [Zaid bin Arqam] berkata, "Kamu telah mengetahui, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang untuk mencaci maki mayat, maka kenapa kamu mencela Ali, sedangkan ia telah meninggal?"]]]

Hadits Ahmad 18486

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ مَيْمُونًا يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ أَنْ يَتَدَاوَوْا مِنْ ذَاتِ الْجَنْبِ بِالْعُودِ الْهِنْدِيِّ وَالزَّيْتِ

memerintahkan mereka untuk berobat dari sakit pinggang dgn kayu cendana India & minyak zaitun. [HR. Ahmad No.18486].

Hadits Ahmad No.18486 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Khalid Al Hadzdza`] ia berkata, saya mendengar [Abu Abdullah] yakni Maimun, menceritakan dari [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan mereka untuk berobat dari sakit pinggang dengan kayu cendana India dan minyak zaitun.]]]

Hadits Ahmad 18487

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ الشَّامِيِّ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَخْطُبُ يَقُولُ يَا أَهْلَ الشَّامِ حَدَّثَنِي الْأَنْصَارِيُّ قَالَ قَالَ شُعْبَةُ يَعْنِي زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ وَإِنِّي لَأَرْجُو أَنْ تَكُونُوا هُمْ يَا أَهْلَ الشَّامِ

Akan senantiasa ada di antara umatku, yg selalu tegar di atas kebenaran, & saya benar-benar mengharap, kalianlah yg akan menjadi mereka, wahai penduduk Syam. [HR. Ahmad No.18487].

Hadits Ahmad No.18487 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Abdullah Asy Syami] ia berkata, saya mendengar [Mu'awiyah] berkhutbah seraya berkata; Wahai penduduk Syam, telah menceritakan kepadaku seorang Anshar ia berkata, telah berkata [Syu'bah yakni Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan senantiasa ada di antara umatku, yang selalu tegar di atas kebenaran, dan saya benar-benar mengharap, kalianlah yang akan menjadi mereka, wahai penduduk Syam."]]]

Hadits Ahmad 18488

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَمْزَةَ مَوْلَى الْأَنْصَارِ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَ كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَنْزِلٍ نَزَلُوهُ فِي مَسِيرِهِ فَقَالَ مَا أَنْتُمْ بِجُزْءٍ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ جُزْءٍ مِمَّنْ يَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ مِنْ أُمَّتِي قَالَ قُلْتُ كَمْ كُنْتُمْ يَوْمَئِذٍ قَالَ كُنَّا سَبْعَ مِائَةٍ أَوْ ثَمَانِ مِائَةٍ

Tidaklah jumlah kalian mencapai satu bagian, dari pada seratus ribu bagian dari umatku yg akan memasuki Haudl (telaga). Saya pun bertanya kepada Yazid, Dan berapa jumlah kalian pada hari itu?
ia menjawab, Jumlah kami saat itu tujuh ratus atau delapan ratus orang. [HR. Ahmad No.18488].

Hadits Ahmad No.18488 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Qasim] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Abu Hamzah] bekas budak Anshar, ia berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] ia berkata; Kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada suatu rumah yang kami singgahi dalam sebuah perjalanan, kemudian beliau bersabda: "Tidaklah jumlah kalian mencapai satu bagian, dari pada seratus ribu bagian dari umatku yang akan memasuki Haudl (telaga)." Saya pun bertanya kepada Yazid, "Dan berapa jumlah kalian pada hari itu?" ia menjawab, "Jumlah kami saat itu tujuh ratus atau delapan ratus orang."]]]

Hadits Ahmad 18489

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ النَّضْرَ بْنَ أَنَسٍ يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ

ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak cucu Anshar). [HR. Ahmad No.18489].

Hadits Ahmad No.18489 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] ia berkata, saya mendengar [An Nadlr bin Anas] menceritakan dari [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a: "ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak cucu Anshar)."]]]

Hadits Ahmad 18490

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ سَمِعْتُ دَاوُدَ الطُّفَاوِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مُسْلِمٍ الْبَجَلِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي دُبُرِ صَلَاتِهِ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ أَنَا شَهِيدٌ أَنَّكَ أَنْتَ الرَّبُّ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ قَالَ إِبْرَاهِيمُ مَرَّتَيْنِ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ أَنَا شَهِيدٌ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ أَنَا شَهِيدٌ أَنَّ الْعِبَادَ كُلَّهُمْ إِخْوَةٌ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ اجْعَلْنِي مُخْلِصًا لَكَ وَأَهْلِي فِي كُلِّ سَاعَةٍ مِنْ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ذَا الْجِلَالِ وَالْإِكْرَامِ اسْمَعْ وَاسْتَجِبْ اللَّهُ الْأَكْبَرُ الْأَكْبَرُ اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ اللَّهُ الْأَكْبَرُ الْأَكْبَرُ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ اللَّهُ الْأَكْبَرُ الْأَكْبَرُ

ALLAHUMMA RABBANAA WA RABBA KULI SYAI`IN ANAA SYAHIID ANNA MUHAMMADAN 'ABDUKA WA RASUULUK, RABBANAA WA RABBA KULLI SYAI`IN ANAA SYAHIIDUN ANNAL 'IBAAD KULLAHUM IKHWATUN, ALLAHUMMA RABBANAA WA RABBA KULLA SYAI`IN IJ'ALNII MUKHLISHAN LAKA WA AHLII FII KULLI SAA'ATIN MINAD DUN-YAA WAL AAKHIRAH, DZAL JALAALI WAL IKRAAM ISMA' WASTAJIB, ALLAHU AKBAR, AL AKBAR ALLAHU NUURUS SAMAAWAATI WAL ARDLI, ALLAHUL AKBAR AL AKBAR HASBIYALLAU WANI'MAL WAKIIL, ALLAHU AL AKBAR AL AKBAR (Ya Allah, Rabb kami & Rabb-nya segala sesuatu, saya adl saksi bahwa Muhammad adl hamba-Mu & Rasul-Mu. Wahai Rabb kami & Rabb-nya segala sesuatu, saya adl saksi bahwa seluruh hamba adl saudara. Ya Allah, Rabb kami & Rabb-nya segala sesuatu, jadikanlah aku sebagai orang yg ikhlas kepada-Mu, keluargaku dalam setiap waktu untuk dunia maupun akhirat, (Engkaulah Yang Maha) Kuasa & Mulia, dengar & perkenankanlah. Allah Maha Besar. Yang Maha Besar adl Allah, Cahaya langit & bumi. Allah Maha Besar, cukuplah Allah sebagai sebaik-baik tempat berlindung. Allah Maha Besar). [HR. Ahmad No.18490].

Hadits Ahmad No.18490 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Mahdi] Telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] ia berkata, saya mendengar [Dawud Ath Thufawi] menceritakan dari [Abu Muslim Al Bajali] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca do'a di akhir shalatnya: "ALLAHUMMA RABBANAA WA RABBA KULI SYAI`IN ANAA SYAHIID ANNA MUHAMMADAN 'ABDUKA WA RASUULUK, RABBANAA WA RABBA KULLI SYAI`IN ANAA SYAHIIDUN ANNAL 'IBAAD KULLAHUM IKHWATUN, ALLAHUMMA RABBANAA WA RABBA KULLA SYAI`IN IJ'ALNII MUKHLISHAN LAKA WA AHLII FII KULLI SAA'ATIN MINAD DUN-YAA WAL AAKHIRAH, DZAL JALAALI WAL IKRAAM ISMA' WASTAJIB, ALLAHU AKBAR, AL AKBAR ALLAHU NUURUS SAMAAWAATI WAL ARDLI, ALLAHUL AKBAR AL AKBAR HASBIYALLAU WANI'MAL WAKIIL, ALLAHU AL AKBAR AL AKBAR (Ya Allah, Rabb kami dan Rabb-nya segala sesuatu, saya adalah saksi bahwa Muhammad adalah hamba-Mu dan Rasul-Mu. Wahai Rabb kami dan Rabb-nya segala sesuatu, saya adalah saksi bahwa seluruh hamba adalah saudara. Ya Allah, Rabb kami dan Rabb-nya segala sesuatu, jadikanlah aku sebagai orang yang ikhlas kepada-Mu, keluargaku dalam setiap waktu untuk dunia maupun akhirat, (Engkaulah Yang Maha) Kuasa dan Mulia, dengar dan perkenankanlah. Allah Maha Besar. Yang Maha Besar adalah Allah, Cahaya langit dan bumi. Allah Maha Besar, cukuplah Allah sebagai sebaik-baik tempat berlindung. Allah Maha Besar)."]]]

Hadits Ahmad 18491

حَدَّثَنَا عَفَّانُ وَمُؤَمَّلٌ قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ عَطَاءٍ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ قَالَ يَا زَيْدُ بْنَ أَرْقَمَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُهْدِيَ لَهُ عُضْوُ صَيْدٍ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَلَمْ يَقْبَلْهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ مُؤَمَّلٌ فَرَدَّهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ إِنَّا حُرُمٌ قَالَ نَعَمْ

diberi hadiah berupa daging buruan saat beliau melakukan ihram, sehingga beliau menolaknya?
Zaid menjawab, Ya. Mu`ammal berkata; Maka Nabi menolaknya & bersabda:
Kami sedang ihram. Ia menjawab, Ya. [HR. Ahmad No.18491].

Hadits Ahmad No.18491 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] dan [Mu`ammal] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] Telah menceritakan kepada kami [Qais bin Sa'id] dari [Atha`] bahwa [Ibnu Abbas] bertanya, "Wahai Zaid bin Arqam, bukankah Anda mengetahui, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah diberi hadiah berupa daging buruan saat beliau melakukan ihram, sehingga beliau menolaknya?" [Zaid] menjawab, "Ya." Mu`ammal berkata; Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menolaknya dan bersabda: "Kami sedang ihram." Ia menjawab, "Ya."]]]

Hadits Ahmad 18492

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ الْقُرَظِيَّ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَ لَمَّا قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ مَا قَالَ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ أَوْ قَالَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ قَالَ فَسَمِعْتُهُ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ قَالَ فَلَامَنِي نَاسٌ مِنْ الْأَنْصَارِ قَالَ وَجَاءَ هُوَ فَحَلَفَ مَا قَالَ ذَاكَ فَرَجَعْتُ إِلَى الْمَنْزِلِ فَنِمْتُ قَالَ فَأَتَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ بَلَغَنِي فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ صَدَّقَكَ وَعَذَرَكَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { هُمْ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ } قَالَ أَبِي حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ ثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ

Mereka orang-orang yg mengatakan (kepada orang-orang Anshar): 'Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yg ada disisi Rasulullah..(QS. Almunafiqun 7). Bapakku berkata; Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu'adz Telah menceritakan kepada kami bapakku Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Al Hakam dari Muhammad bin Ka'ab Al Qurazhi dari Zaid bin Arqam dari Nabi semisalnya. Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu'adz ia berkata, Telah menceritakan kepada kami bapakku ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Amru bin Murrah dari Abu Hamzah dari Zaid bin Arqam dari Nabi semisalnya. [HR. Ahmad No.18492].

Hadits Ahmad No.18492 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] ia berkata, saya mendengar [Muhammad bin Ka'ab Al Qurazhi] berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] berkata; Ketika Abdullah bin Ubay berkata, "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah." Atau ia berkata, "Jika kita kembali ke Madinah, " saya pun mendengarkannya. Maka saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menuturkan akan hal itu kepadanya. Namun orang-orang Anshar mencemoohku, dan Abullah bin Ubay pun datang dan bersumpah bahwa ia tidak mengatakan hal itu. akhirnya saya pun kembali ke rumah dan tidur. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangiku, atau telah sampai utusan padaku sehingga aku pergi menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla telah membenarkanmu dan menerima udzurmu." Maka turunlah ayat ini: "Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): 'Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah..(QS. Almunafiqun 7)." Bapakku berkata; Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Mu'adz] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Muhammad bin Ka'ab Al Qurazhi] dari [Zaid bin Arqam] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisalnya. Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Mu'adz] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [bapakku] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abu Hamzah] dari [Zaid bin Arqam] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 18493

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَأَلْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ كَمْ غَزَوْتَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَبْعَ عَشْرَةَ قَالَ وَحَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزَا تِسْعَ عَشْرَةَ وَأَنَّهُ حَجَّ بَعْدَ مَا هَاجَرَ حَجَّةً وَاحِدَةً حَجَّةَ الْوَدَاعِ قَالَ أَبُو إِسْحَاقَ وَبِمَكَّةَ أُخْرَى

berperang sebanyak sembilan belas kali. Dan setelah beliau hijrah, beliau hanya melakukan haji sekali, yaitu haji wada'. Abu Ishaq berkata; Adapun ketika beliau di Makkah, itu lain lagi (maksudnya berkali-kali). [HR. Ahmad No.18493].

Hadits Ahmad No.18493 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya bertanya kepada Zaid bin Arqam, "Berapa kali Anda berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" ia menjawab, "Tujuh belas kali." Dan telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah berperang sebanyak sembilan belas kali. Dan setelah beliau hijrah, beliau hanya melakukan haji sekali, yaitu haji wada'. Abu Ishaq berkata; Adapun ketika beliau di Makkah, itu lain lagi (maksudnya berkali-kali).]]]

Hadits Ahmad 18494

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ كَتَبَ إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ زَمَنَ الْحَرَّةِ يُعَزِّيهِ فِيمَنْ قُتِلَ مِنْ وَلَدِهِ وَقَوْمِهِ وَقَالَ أُبَشِّرُكَ بِبُشْرَى مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَاغْفِرْ لِنِسَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ أَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ

ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WAGHFIR LI NISAA`IL ANSHAAR WA LI NISAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WA LI NISAA`I ABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak cucu Anshar, & ampunilah wanita-wanita Anshar, cucu wanita dari anak-anak Anshar & para wanita dari cucu-cucu kaum Anshar.' [HR. Ahmad No.18494].

Hadits Ahmad No.18494 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ali bin Zaid] dari [An Nadlr bin Anas] bahwa [Zaid bin Arqam] menulis surat kepada Anas bin Malik pada musim panas sebagai ta'ziyah untuk kematian anak dan kaumnya. Ia berkata; "Aku memberimu kabar gembira dari Allah 'azza wajalla, saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a: 'ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WAGHFIR LI NISAA`IL ANSHAAR WA LI NISAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WA LI NISAA`I ABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak cucu Anshar, dan ampunilah wanita-wanita Anshar, cucu wanita dari anak-anak Anshar dan para wanita dari cucu-cucu kaum Anshar.'"]]]

Hadits Ahmad 18495

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ عَلَى جِنَازَةٍ فَكَبَّرَ خَمْسًا فَقَامَ إِلَيْهِ أَبُو عِيسَى عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى فَأَخَذَ بِيَدِهِ فَقَالَ نَسِيتَ قَالَ لَا وَلَكِنْ صَلَّيْتُ خَلْفَ أَبِي الْقَاسِمِ خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَبَّرَ خَمْسًا فَلَا أَتْرُكُهَا أَبَدًا

bertakbir sebanyak lima kali takbir. Maka Abu Isa Abdurrahman bin Abu Laila beranjak ke arahnya & memegang tangannya seraya bertanya, Apakah Anda lupa?
ia menjawab, Tidak. Akan tetapi saya pernah shalat di belakang Rasulullah , & beliau bertakbir sebanyak lima kali, karena itu saya tak akan menyelisihinya selama-lamanya. [HR. Ahmad No.18495].

Hadits Ahmad No.18495 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abul A'la] ia berkata; Saya shalat Jenazah di belakang [Zaid bin Arqam], ia pun bertakbir sebanyak lima kali takbir. Maka Abu Isa Abdurrahman bin Abu Laila beranjak ke arahnya dan memegang tangannya seraya bertanya, "Apakah Anda lupa?" ia menjawab, "Tidak. Akan tetapi saya pernah shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau bertakbir sebanyak lima kali, karena itu saya tidak akan menyelisihinya selama-lamanya."]]]

Hadits Ahmad 18496

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي سَلْمَانَ الْمُؤَذِّنِ قَالَ تُوُفِّيَ أَبُو سَرِيحَةَ فَصَلَّى عَلَيْهِ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَكَبَّرَ عَلَيْهِ أَرْبَعًا وَقَالَ كَذَا فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

takbir sebanyak empat kali kemudian berkata, Seperti inilah yg diperbuat oleh Rasulullah . [HR. Ahmad No.18496].

Hadits Ahmad No.18496 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Utsman bin Abu Zur'ah] dari [Abu Salman Al Mudzdzin] ia berkata; Abu Sarihah meninggal dunia, maka [Zaid bin Arqam] pun menshalatinya dan membaca takbir sebanyak empat kali kemudian berkata, "Seperti inilah yang diperbuat oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 18497

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَأَبُو نُعَيْمٍ الْمَعْنَى قَالَا ثَنَا فِطْرٌ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ جَمَعَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ النَّاسَ فِي الرَّحَبَةِ ثُمَّ قَالَ لَهُمْ أَنْشُدُ اللَّهَ كُلَّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَوْمَ غَدِيرِ خُمٍّ مَا سَمِعَ لَمَّا قَامَ فَقَامَ ثَلَاثُونَ مِنْ النَّاسِ وَقَالَ أَبُو نُعَيْمٍ فَقَامَ نَاسٌ كَثِيرٌ فَشَهِدُوا حِينَ أَخَذَهُ بِيَدِهِ فَقَالَ لِلنَّاسِ أَتَعْلَمُونَ أَنِّي أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ قَالُوا نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَنْ كُنْتُ مَوْلَاهُ فَهَذَا مَوْلَاهُ اللَّهُمَّ وَالِ مَنْ وَالَاهُ وَعَادِ مَنْ عَادَاهُ قَالَ فَخَرَجْتُ وَكَأَنَّ فِي نَفْسِي شَيْئًا فَلَقِيتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَقُلْتُ لَهُ إِنِّي سَمِعْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ يَقُولُ كَذَا وَكَذَا قَالَ فَمَا تُنْكِرُ قَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ذَلِكَ لَهُ

Maka siapa saja yg aku menjadi walinya, maka Ali adl walinya. Ya Allah, tolonglah orang yg menolongnya & musuhilah orang yg memusuhinya?
sepertinya di dalam hatinya ada sesuatu yg mengganjal, maka saya pun menemui Zaid bin Arqam & berkata kepadanya, Saya mendengar Ali berkata begini & begitu. Ia menjawab; Kami tidaklah mengingkarinya, sungguh, saya telah mendengar Rasulullah mengatakan hal itu kepadanya. [HR. Ahmad No.18497].

Hadits Ahmad No.18497 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhamamd] dan [Abu Nu'aim Al Ma'na] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Abu Ath Thufail] ia berkata; [Ali radliallahu 'anhu] mengumpulkan orang-orang di tanah lapang kemudian berkata kepada mereka, "Saya menyumpah dengan nama Allah, atas setiap Muslim yang telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada hari Ghadir Khum, terhadap apa yang telah didengarnya." Ketika ia berdiri, maka berdirilah tiga puluh orang dari mereka. Abu Nu'aim berkata; Kemudian berdirilah banyak orang dan memberikan kesaksian, yakni saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memegang tangannya dan bersabda kepada manusia, "Bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adalah lebih utama bagi kaum muslimin atas diri mereka sendiri?" para sahabat menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Maka siapa saja yang aku menjadi walinya, maka Ali adalah walinya. Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya dan musuhilah orang yang memusuhinya?" sepertinya di dalam hatinya ada sesuatu yang mengganjal, maka saya pun menemui [Zaid bin Arqam] dan berkata kepadanya, "Saya mendengar Ali radliallahu 'anhu berkata begini dan begitu." Ia menjawab; "Kami tidaklah mengingkarinya, sungguh, saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan hal itu kepadanya."]]]

Hadits Ahmad 18498

حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَمْزَةَ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ يَقُولُ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ عَمْرٌو فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِإِبْرَاهِيمَ فَأَنْكَرَهُ وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ

Yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah adl Ali . Amru berkata; Saya pun menuturkan hal itu kepada Ibrahim, & ternyata ia mengingkarinya & berkata, (Yang benar adalah) Abu Bakar . [HR. Ahmad No.18498].

Hadits Ahmad No.18498 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Abu Hamzah] seorang laki-laki dari Anshar, ia berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] berkata; "Yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Ali radliallahu 'anhu." Amru berkata; Saya pun menuturkan hal itu kepada [Ibrahim], dan ternyata ia mengingkarinya dan berkata, "(Yang benar adalah) Abu Bakar radliallahu 'anhu."]]]

Hadits Ahmad 18499

حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كُنَّا إِذَا جِئْنَاهُ قُلْنَا حَدِّثْنَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّا قَدْ كَبُرْنَا وَنَسِينَا وَالْحَدِيثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَدِيدٌ

Usia kami telah lanjut, & kami telah banyak lupa, sementara peringatan hadits dari Rasulullah sangatlah keras. [HR. Ahmad No.18499].

Hadits Ahmad No.18499 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Ibnu Abu Laila] menceritakan dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Jika kami mendatanginya, kami berkata, "Ceritakanlah kepada kami hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." ia berkata, "Usia kami telah lanjut, dan kami telah banyak lupa, sementara peringatan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangatlah keras."]]]

Hadits Ahmad 18500

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ قُلْنَا لِزَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ حَدِّثْنَا قَالَ كَبُرْنَا وَنَسِينَا وَالْحَدِيثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَدِيدٌ

Usia kami telah lanjut, & kami telah banyak lupa, sementara peringatan hadits dari Rasulullah sangatlah keras. [HR. Ahmad No.18500].

Hadits Ahmad No.18500 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Ibnu Abu Laila] ia berkata; Kami berkata kepada [Zaid bin Arqam], "Ceritakanlah hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kepada kami." Ia berkata, "Usia kami telah lanjut, dan kami telah banyak lupa, sementara peringatan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangatlah keras."]]]

Hadits Ahmad 18501

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّخَعِيِّ فَأَنْكَرَهُ وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ أَوَّلُ مَنْ أَسْلَمَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah adl Ali bin Abu Thalib. Maka saya pun menuturkan hal itu kepada An Nakha'i, namun ia mengingkarinya & berkata, Abu Bakar adl orang yg pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah . [HR. Ahmad No.18501].

Hadits Ahmad No.18501 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abu Hamzah] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; "Yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Ali bin Abu Thalib." Maka saya pun menuturkan hal itu kepada [An Nakha'i], namun ia mengingkarinya dan berkata, "Abu Bakar adalah orang yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 18502

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ نَافِعٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ يَذْكُرُ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَالْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ كَانَا شَرِيكَيْنِ فَاشْتَرَيَا فِضَّةً بِنَقْدٍ وَنَسِيئَةً فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَهُمَا أَنَّ مَا كَانَ بِنَقْدٍ فَأَجِيزُوهُ وَمَا كَانَ بِنَسِيئَةٍ فَرُدُّوهُ

bahwa yg dibayar secara kontan, maka boleh, sedangkan yg secara nasi`ah (ditangguhkan, bayar belakangan), kembalikanlah. [HR. Ahmad No.18502].

Hadits Ahmad No.18502 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Bukair] Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Nafi'] ia berkata, saya mendengar [Amru bin Dinar] menyebutkan dari [Abu Minhal] bahwa Zaid bin Arqam dan Al Baraa` bin Azib Radiallahu 'Anhum, dua orang yang saling berserikat. Kemudian mereka berdua membeli perak secara kontan dan nasi`ah (pembayarannya ditangguhkan hingga waktu tertentu). Maka hal itu pun sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau memerintahkan keduanya bahwa yang dibayar secara kontan, maka boleh, sedangkan yang secara nasi`ah (ditangguhkan, bayar belakangan), kembalikanlah.]]]

Hadits Ahmad 18503

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَنَفَسٍ لَا تَشْبَعُ وَعِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَدَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا قَالَ فَقَالَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَاهُنَّ وَنَحْنُ نُعَلِّمُكُمُوهُنَّ

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI, WAL HARAMI WAL JUBNI WAL BUKHLI WA 'ADZAABIL QABRI, ALLAHUMMA `AATI NAFSII TAQWAAHAA WA ZAKKIHAA ANTA KHAIRU MAN ZAKKAAHAA, ANTA WALIYYUHAA WA MAULAAHAA. ALLAHUMMA INNII `A'UUDZU BIKA MIN QALBIN LAA YAKHSYA' WA NAFSIN LAA TASYBA' WA 'ILMIN LAA TANFA' WA DA'WATIN LAA YUSTAJAABU LAHAA (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu daripada kelemahan, kemalasan, kepikunan, sifat pengecut, bakhil & dari siksa kubur. Ya Allah, karuniakanlah hatiku ketakwaan, sucikanlah ia, Engkaulah sebaik-baik Dzat yg mensucikannya, Engkaulah walinya (Penolongnya). Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu, dari hati yg tak pernah khyusu', nafsu yg tak pernah puas, ilmu tak bermanfaat & do'a yg tak pernah terkabulkan). Zaid bin Arqam berkata; Rasulullah mengajarkan do'a itu pada kami, & kami mengajarkannya kepada kalian. [HR. Ahmad No.18503].

Hadits Ahmad No.18503 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid bin Ziyad] Telah menceritakan kepada kami [Ashim Al Ahwal] dari [Abdullah bin Harits] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdo'a: "ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI, WAL HARAMI WAL JUBNI WAL BUKHLI WA 'ADZAABIL QABRI, ALLAHUMMA `AATI NAFSII TAQWAAHAA WA ZAKKIHAA ANTA KHAIRU MAN ZAKKAAHAA, ANTA WALIYYUHAA WA MAULAAHAA. ALLAHUMMA INNII `A'UUDZU BIKA MIN QALBIN LAA YAKHSYA' WA NAFSIN LAA TASYBA' WA 'ILMIN LAA TANFA' WA DA'WATIN LAA YUSTAJAABU LAHAA (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu daripada kelemahan, kemalasan, kepikunan, sifat pengecut, bakhil dan dari siksa kubur. Ya Allah, karuniakanlah hatiku ketakwaan, sucikanlah ia, Engkaulah sebaik-baik Dzat yang mensucikannya, Engkaulah walinya (Penolongnya). Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu, dari hati yang tak pernah khyusu', nafsu yang tak pernah puas, ilmu tidak bermanfaat dan do'a yang tidak pernah terkabulkan)." Zaid bin Arqam berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan do'a itu pada kami, dan kami mengajarkannya kepada kalian.]]]

Hadits Ahmad 18504

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَمْزَةَ أَنَّهُ سَمِعَ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَنَزَلْنَا مَنْزِلًا فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ مَا أَنْتُمْ بِجُزْءٍ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ جُزْءٍ مِمَّنْ يَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ مِنْ أُمَّتِي قَالَ كَمْ كُنْتُمْ يَوْمَئِذٍ قَالَ سَبْعَ مِائَةٍ أَوْ ثَمَانِ مِائَةٍ

Jumlah kalian belum mencapai satu bagian dari seratus ribu bagian dari umatku yg akan memasuki Haudl (telaga). Saya pun bertanya kepada Yazid, Dan berapa jumlah kalian pada hari itu?
ia menjawab, Jumlah kami saat itu tujuh ratus atau delapan ratus orang. [HR. Ahmad No.18504].

Hadits Ahmad No.18504 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, [Amru bin Murrah] telah mengabarkan kepadaku, ia berkata, saya mendengar [Abu Hamzah] bahwa ia mendengar [Zaid bin Arqam] berkata; Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Lalu kami singgah di suatu rumah. Kemudian saya mendengar beliau bersabda: "Jumlah kalian belum mencapai satu bagian dari seratus ribu bagian dari umatku yang akan memasuki Haudl (telaga)." Saya pun bertanya kepada Yazid, "Dan berapa jumlah kalian pada hari itu?" ia menjawab, "Jumlah kami saat itu tujuh ratus atau delapan ratus orang."]]]

Hadits Ahmad 18505

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْمِنْهَالِ قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ وَزَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ عَنْ الصَّرْفِ فَهَذَا يَقُولُ سَلْ هَذَا فَإِنَّهُ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ وَهَذَا يَقُولُ سَلْ هَذَا فَهُوَ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ قَالَ فَسَأَلْتُهُمَا فَكِلَاهُمَا يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْوَرِقِ بِالذَّهَبِ دَيْنًا وَسَأَلْتُ هَذَا فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْوَرِقِ بِالذَّهَبِ دَيْنًا

melarang jual beli Wariq (uang dirham) dgn emas secara hutang. Kemudian saya bertanya kepada orang ini, ia pun menjawab, Rasulullah telah melarang jual beli Wariq dgn emas secara hutang. [HR. Ahmad No.18505].

Hadits Ahmad No.18505 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepada kami [Habib bin Abu Tsabit] ia berkata, saya mendengar [Abu Minhal] berkata, saya bertanya kepada [Al Baraa` bin Azib] dan [Zaid bin Arqam] tentang Ash Sharf. Maka Al Baraa' berkata, "Bertanyakah kepada ini (Zaid), karena ia adalah lebih baik dan lebih tahu daripada aku." Dan Zaid pun berkata, "Tanyakanlah kepada Al Baraa`, karena ia adalah lebih baik dan lebih tahu, dariku." Akhirnya, saya bertanya kepada keduanya, keduanya pun menjawab; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang jual beli Wariq (uang dirham) dengan emas secara hutang." Kemudian saya bertanya kepada orang ini, ia pun menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang jual beli Wariq dengan emas secara hutang."]]]

Hadits Ahmad 18506

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا قَيْسٌ عَنْ عَطَاءٍ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ يَا زَيْدُ بْنَ أَرْقَمَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُهْدِيَ لَهُ عُضْوُ صَيْدٍ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَلَمْ يَقْبَلْهُ قَالَ بَلَى

diberi hadiah berupa daging hewan buruan sementara beliau sedang ihram, sehingga beliau tak menerimanya?
ia menjawab, Ya. [HR. Ahmad No.18506].

Hadits Ahmad No.18506 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Qais] dari [Atha`] bahwa [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu berkata, "Wahai [Zaid bin Arqam], bukankah Anda mengetahui, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah diberi hadiah berupa daging hewan buruan sementara beliau sedang ihram, sehingga beliau tidak menerimanya?" ia menjawab, "Ya."]]]

Hadits Ahmad 18507

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا جَعْفَرٌ الْأَحْمَرُ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ حَكِيمٍ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ عَلَى جِنَازَةٍ فَكَبَّرَ خَمْسًا ثُمَّ الْتَفَتَ فَقَالَ هَكَذَا كَبَّرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ نَبِيُّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

bertakbir sebanyak lima kali takbir. Setelah itu, ia pun menoleh & berkata, Seperti inilah Rasulullah atau Nabi bertakbir. [HR. Ahmad No.18507].

Hadits Ahmad No.18507 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah mengabarkan kepada kami [Ja'far Al Ahmar] dari [Abul Aziz bin Hakim] ia berkata; Saya pernah shalat Jenazah di belakang [Zaid bin Arqam], lalu ia pun bertakbir sebanyak lima kali takbir. Setelah itu, ia pun menoleh dan berkata, "Seperti inilah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam atau Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertakbir."]]]

Hadits Ahmad 18508

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبِيعَةَ قَالَ لَقِيتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَهُوَ دَاخِلٌ عَلَى الْمُخْتَارِ أَوْ خَارِجٌ مِنْ عِنْدِهِ فَقُلْتُ لَهُ أَسَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنِّي تَارِكٌ فِيكُمْ الثَّقَلَيْنِ قَالَ نَعَمْ

Sesungguhnya, saya telah meninggalkan di tengah-tengah kalian Ats Tsaqalain (Kitabullah & Ahlu baitnya).'?
Ia menjawab, Ya (benar). [HR. Ahmad No.18508].

Hadits Ahmad No.18508 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Utsman bin Al Mughirah] dari [Ali bin Rabi'ah] ia berkata, saya berjumpa dengan [Zaid bin Arqam]. Ia termasuk orang terpilih, atau ia baru saja meninggalkan darinya. Maka saya pun bertanya kepadanya, "Apakah Anda mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya, saya telah meninggalkan di tengah-tengah kalian Ats Tsaqalain (Kitabullah dan Ahlu baitnya).'?" Ia menjawab, "Ya (benar)."]]]

Hadits Ahmad 18509

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ عُقْبَةَ الْمُحَلِّمِيِّ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ يَقُولُ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الرَّجُلَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ يُعْطَى قُوَّةَ مِائَةِ رَجُلٍ فِي الْأَكْلِ وَالشُّرْبِ وَالشَّهْوَةِ وَالْجِمَاعِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ فَإِنَّ الَّذِي يَأْكُلُ وَيَشْرَبُ تَكُونُ لَهُ الْحَاجَةُ قَالَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَاجَةُ أَحَدِهِمْ عَرَقٌ يَفِيضُ مِنْ جِلْدِهِ فَإِذَا بَطْنُهُ قَدْ ضَمُرَ

Penghuni surga diberi kekuatan seratus orang dalam hal, makan, minum, syahwat & jima'. Kemudian berkatalah seorang laki-laki dari Yahudi, Sesungguhnya orang yg makan & minum, berati akan memiliki hajat (buang kotoran). Maka Rasulullah pun bersabda padanya: Hajat (buang air) salah seorang dari mereka adl keluarnya keringat dari kulit-kulit mereka. sehingga perutnya pun kembali mengecil. [HR. Ahmad No.18509].

Hadits Ahmad No.18509 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Tsumamah bin Uqbah Al Muhallimi] ia berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: " Penghuni surga diberi kekuatan seratus orang dalam hal, makan, minum, syahwat dan jima'." Kemudian berkatalah seorang laki-laki dari Yahudi, "Sesungguhnya orang yang makan dan minum, berati akan memiliki hajat (buang kotoran)." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda padanya: "Hajat (buang air) salah seorang dari mereka adalah keluarnya keringat dari kulit-kulit mereka. sehingga perutnya pun kembali mengecil."]]]

Hadits Ahmad 18510

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ مَوْلَى لِبَنِي ثَعْلَبَةَ عَنْ قُطْبَةَ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَبَّ أَمِيرٌ مِنْ الْأُمَرَاءِ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَامَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَقَالَ أَمَا أَنْ قَدْ عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ سَبِّ الْمَوْتَى فَلِمَ تَسُبُّ عَلِيًّا وَقَدْ مَاتَ

melarang untuk mencacimaki orang yg telah meninggal. Kenapa kamu mencela Ali, sementara ia sendiri telah meninggal dunia. [HR. Ahmad No.18510].

Hadits Ahmad No.18510 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Abu Ayyub] bekas budak Bani Tsa'labah, dari [Quthbah bin Malik] ia berkata; Seorang pemimpin dari para pemimpin mencela Ali radliallahu 'anhu. Maka berdirilah [Zaid bin Arqam] dan berkata, "Bukankah kamu telah mengetahui, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang untuk mencacimaki orang yang telah meninggal. Kenapa kamu mencela Ali, sementara ia sendiri telah meninggal dunia."]]]

Hadits Ahmad 18511

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ وَأَبِي عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَأَلْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ كَمْ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تِسْعَ عَشْرَةَ وَغَزَوْتُ مَعَهُ سَبْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً وَسَبَقَنِي بِغَزَاتَيْنِ

Sembilan belas kali, & saya telah berperang bersama dgn beliau sebanyak tujuh belas kali peperangan. Beliau mendahuluiku sebanyak dua kali peperangan. [HR. Ahmad No.18511].

Hadits Ahmad No.18511 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dan [bapakku] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya bertanya kepada [Zaid bin Arqam], "Berapakali Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berperang?" ia menjawab, "Sembilan belas kali, dan saya telah berperang bersama dengan beliau sebanyak tujuh belas kali peperangan. Beliau mendahuluiku sebanyak dua kali peperangan."]]]

Hadits Ahmad 18512

حَدَّثَنَا رَوْحٌ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ وَعَامِرُ بْنُ مُصْعَبٍ أَنَّهُمَا سَمِعَا أَبَا الْمِنْهَالِ يَقُولُ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ وَزَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَقَالَا كُنَّا تَاجِرَيْنِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّرْفِ فَقَالَ إِنْ كَانَ يَدًا بِيَدٍ فَلَا بَأْسَ وَإِنْ كَانَ نَسِيئَةً فَلَا يَصْلُحُ

Jika hal itu dilakukan secara kontan, maka tidaklah mengapa. Namun jika dilakukan dgn cara Nasi`ah (pembayarannya ditangguhkan), maka tak boleh. [HR. Ahmad No.18512].

Hadits Ahmad No.18512 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Amru bin Dinar] dan [Amir bin Mush'ab] bahwa keduanya mendengar [Abul Minhal] berkata, saya bertanya kepada [Al Baraa` bin Azib] dan [Zaid bin Arqam], keduanya pun berkata; Kami berdua adalah seorang pedagang pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. kami pernah bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang Ash Sharf, maka beliau pun bersabda: "Jika hal itu dilakukan secara kontan, maka tidaklah mengapa. Namun jika dilakukan dengan cara Nasi`ah (pembayarannya ditangguhkan), maka tidak boleh."]]]

Hadits Ahmad 18513

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ إِيَاسِ بْنِ أَبِي رَمْلَةَ الشَّامِيِّ قَالَ شَهِدْتُ مُعَاوِيَةَ سَأَلَ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِيدَيْنِ اجْتَمَعَا قَالَ نَعَمْ صَلَّى الْعِيدَ أَوَّلَ النَّهَارِ ثُمَّ رَخَّصَ فِي الْجُمُعَةِ فَقَالَ مَنْ شَاءَ أَنْ يُجَمِّعَ فَلْيُجَمِّعْ

Saya mengikuti shalat dua hari raya yg berkumpul dalam satu hari bersama Rasulullah . beliau shalat Ied pada awal hari, kemudian beliau memberi keringanan terhadap shalat Jum'at seraya bersabda:
Siapa yg ingin mengumpulkan (keduanya/shalat ied & jum'at), silahkan. [HR. Ahmad No.18513].

Hadits Ahmad No.18513 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Utsman bin Al Mughirah] dari [Iyas bin Abu Ramlah Asy Syami] ia berkata; saya menyaksikan Mu'awiyah bertanya kepada [Zaid bin Arqam] ia berkata; Saya mengikuti shalat dua hari raya yang berkumpul dalam satu hari bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. beliau shalat Ied pada awal hari, kemudian beliau memberi keringanan terhadap shalat Jum'at seraya bersabda: "Siapa yang ingin mengumpulkan (keduanya/shalat ied dan jum'at), silahkan."]]]

Hadits Ahmad 18514

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنِ الْقَاسِمِ الشَّيْبَانِيِّ أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى نَاسًا يُصَلُّونَ فِي مَسْجِدِ قُبَاءَ مِنْ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلَاةَ فِي غَيْرِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ صَلَاةَ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

Sesungguhnya shalatnya orang-orang yg bertaubat adl ketika anak-anak Unta menderum (karena panas).' [HR. Ahmad No.18514].

Hadits Ahmad No.18514 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] Telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Al Qasim Asy Syaibani] bahwa [Zaid bin Arqam] melihat orang-orang sedang menunaikan shalat di Masjid Quba` pada waktu Dluha, maka ia pun berkata, "Bukankah mereka telah mengetahui, bahwa shalat pada selain waktu ini adalah lebih utama?. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: 'Sesungguhnya shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah ketika anak-anak Unta menderum (karena panas).'"]]]

Hadits Ahmad 18515

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ كَانَ زَيْدٌ يُكَبِّرُ عَلَى جَنَائِزِنَا أَرْبَعًا وَأَنَّهُ كَبَّرَ عَلَى جِنَازَةٍ خَمْسًا فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكَبِّرُهَا

Rasulullah teleh mengucapkan takbir yg kelima itu. [HR. Ahmad No.18515].

Hadits Ahmad No.18515 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] ia berkata; [Zaid bin Arqam] mengucapkan takbir atas Jenazah kami (saat shalat jenazah) sebanyak empat kali, kemudian ia mengucapkan takbir yang kelima kalinya. Maka saya pun bertanya kepadanya, ia menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam teleh mengucapkan takbir yang kelima itu."]]]

Hadits Ahmad 18516

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَنْتُمْ جُزْءٌ مِنْ مِائَةِ أَلْفٍ أَوْ مِنْ سَبْعِينَ أَلْفًا مِمَّنْ يَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ قَالَ فَسَأَلُوهُ كَمْ كُنْتُمْ فَقَالَ ثَمَانِ مِائَةٍ أَوْ سَبْعَ مِائَةٍ

Jumlah kalian belum mencapai satu bagian dari seratus ribu bagian atau tujuh puluh ribu bagian dari umatku yg akan memasuki Haudl (telaga). Mereka pun bertanya, Berapa jumlah kalian pada hari itu?
ia menjawab, Jumlah kami saat itu delapan ratus atau tujuh ratus orang. [HR. Ahmad No.18516].

Hadits Ahmad No.18516 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abu Hamzah] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jumlah kalian belum mencapai satu bagian dari seratus ribu bagian atau tujuh puluh ribu bagian dari umatku yang akan memasuki Haudl (telaga)." Mereka pun bertanya, "Berapa jumlah kalian pada hari itu?" ia menjawab, "Jumlah kami saat itu delapan ratus atau tujuh ratus orang."]]]

Hadits Ahmad 18517

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي قَتَادَةُ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ

ALLAHUMMAGHFIR LIL ANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, berilah ampunan bagi kaum Anshar, anak-anak Anshar, & juga bagi cucu-cucunya kaum Anshar). Telah menceritakan kepada kami Bahz Telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah mengabarkan kepadaku Qatadah dari An Nadlr bin Anas dari Zaid bin Arqam bahwa Rasulullah bersabda. Ia pun menyebutkan hadits semisalnya. [HR. Ahmad No.18517].

Hadits Ahmad No.18517 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [An Nadlr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdoa'a: "ALLAHUMMAGHFIR LIL ANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, berilah ampunan bagi kaum Anshar, anak-anak Anshar, dan juga bagi cucu-cucunya kaum Anshar)." Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Qatadah] dari [An Nadlr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda. Ia pun menyebutkan hadits semisalnya.]]]

Hadits Ahmad 18518

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى قَالَ قُلْنَا لِزَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ حَدِّثْنَا قَالَ كَبُرْنَا وَنَسِينَا وَالْحَدِيثُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَدِيدٌ

Kami telah lanjut usia, & telah banyak lupa. Sedangkan menceritakan hadits dari Rasulullah sangatlah berat. [HR. Ahmad No.18518].

Hadits Ahmad No.18518 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Ibnu Abu Laila] ia berkata, kami berkata kepada [Zaid bin Arqam], "Ceritakanlah hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kepada kami." Ia berkata, "Kami telah lanjut usia, dan telah banyak lupa. Sedangkan menceritakan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangatlah berat."]]]

Hadits Ahmad 18519

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ أَبِي عُبَيْدٍ عَنْ مَيْمُونٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ وَأَنَا أَسْمَعُ نَزَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَادٍ يُقَالُ لَهُ وَادِي خُمٍّ فَأَمَرَ بِالصَّلَاةِ فَصَلَّاهَا بِهَجِيرٍ قَالَ فَخَطَبَنَا وَظُلِّلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَوْبٍ عَلَى شَجَرَةِ سَمُرَةٍ مِنْ الشَّمْسِ فَقَالَ أَلَسْتُمْ تَعْلَمُونَ أَوَلَسْتُمْ تَشْهَدُونَ أَنِّي أَوْلَى بِكُلِّ مُؤْمِنٍ مِنْ نَفْسِهِ قَالُوا بَلَى قَالَ فَمَنْ كُنْتُ مَوْلَاهُ فَإِنَّ عَلِيًّا مَوْلَاهُ اللَّهُمَّ عَادِ مَنْ عَادَاهُ وَوَالِ مَنْ وَالَاهُ

beliau memerintahkan untuk shalat, maka beliau pun shalat pada pertengahan hari saat terik matahari begitu menyengat. Setelah itu, beliau berkhutbah kepada kami, sementara beliau dinaungi dari panasnya terik matahari dgn kain yg diletakkan di atas pohon Samurah. Kemudian beliau bersabda:
Bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adl lebih utama terhadap setiap mukmin atas diri mereka sendiri?
para sahabat menjawab: Benar. Beliau bersabda:
Maka siapa saja yg aku menjadi walinya, maka Ali adl walinya. Ya Allah, tolonglah orang yg menolongnya & musuhilah orang yg memusuhinya? [HR. Ahmad No.18519].

Hadits Ahmad No.18519 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Al Mughirah] dari [Abu Ubaid] dari [Maimun Abu Abdullah] ia berkata, [Zaid bin Arqam] berkata sementara saya mendengarnya; Kami pernah singgah di suatu lembah yang bernama Wadi Khum bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. kemudian beliau memerintahkan untuk shalat, maka beliau pun shalat pada pertengahan hari saat terik matahari begitu menyengat. Setelah itu, beliau berkhutbah kepada kami, sementara beliau dinaungi dari panasnya terik matahari dengan kain yang diletakkan di atas pohon Samurah. Kemudian beliau bersabda: "Bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adalah lebih utama terhadap setiap mukmin atas diri mereka sendiri?" para sahabat menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Maka siapa saja yang aku menjadi walinya, maka Ali adalah walinya. Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya dan musuhilah orang yang memusuhinya?"]]]

Hadits Ahmad 18520

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْمِنْهَالِ رَجُلًا مِنْ بَنِي كِنَانَةَ قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ وَزَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَ سَأَلْتُ هَذَا فَقَالَ ائْتِ فُلَانًا فَإِنَّهُ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ وَسَأَلْتُ الْآخَرَ فَقَالَ مِثْلَ ذَلِكَ فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْوَرِقِ بِالذَّهَبِ دَيْنًا

telah melarang jual beli Wariq (uang dirham) dgn emas secara piutang. [HR. Ahmad No.18520].

Hadits Ahmad No.18520 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepada kami [Habib bin Abu Tsabit] ia berkata; saya mendengar [Abu Minhal] seorang dari Bani Kinanah, ia berkata, saya bertanya kepada [Al Baraa` bin Azib] dan [Zaid bin Arqam]. Saya bertanya kepada yang ini, ia menjawab, "Datangilah si Fulan, karena ia lebih baik dan lebih tahu daripada diriku." Kemudian saya pun bertanya kepada yang lain, ia juga menjawab seperti itu. Ia menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang jual beli Wariq (uang dirham) dengan emas secara piutang."]]]

Hadits Ahmad 18521

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْعَتُ الزَّيْتَ وَالْوَرْسَ مِنْ ذَاتِ الْجَنْبِ قَالَ قَتَادَةُ يَلُدُّهُ مِنْ جَانِبِهِ الَّذِي يَشْتَكِيهِ

menyebutkan sifat & khasiat minyak Zaitun & Wars (senis tumbuhan berwarna hijau, & memiliki bau yg wangi) terhadap penyakit pinggang bagian dalam. Qatadah berkata; Yakni dgn mengoleskannya pada sisi yg dikeluhkan. [HR. Ahmad No.18521].

Hadits Ahmad No.18521 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Mu'adz] telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [Qatadah] dari [Abu Abdullah] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan sifat dan khasiat minyak Zaitun dan Wars (senis tumbuhan berwarna hijau, dan memiliki bau yang wangi) terhadap penyakit pinggang bagian dalam." Qatadah berkata; "Yakni dengan mengoleskannya pada sisi yang dikeluhkan."]]]

Hadits Ahmad 18522

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَيْمُونٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ أَقْصَى الْفَسْطَاسِ فَسَأَلَهُ عَنْ دَاءٍ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَسْتُ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ قَالُوا بَلَى قَالَ مَنْ كُنْتُ مَوْلَاهُ فَعَلِيٌّ مَوْلَاهُ قَالَ مَيْمُونٌ فَحَدَّثَنِي بَعْضُ الْقَوْمِ عَنْ زَيْدٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ وَالِ مَنْ وَالَاهُ وَعَادِ مَنْ عَادَاهُ

Siapa saja yg aku menjadi walinya, maka Ali juga walinya. Maimun berkata; Sebagian kamu telah menceritakan kepadaku dari Zaid, bahwa Rasulullah berdo'a: Ya Allah, tolonglah orang yg menolongnya & musuhilah orang yg memusuhinya? [HR. Ahmad No.18522].

Hadits Ahmad No.18522 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Maimun Abu Abdullah] ia berkata, saya berada di sisi Zaid bin Arqam, kemudian datanglah seorang laki-laki dari penghujung Al Fasthas. Laki-laki itu pun bertanya kepadanya tentang penyakit. Maka [Zaid] berkata; Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adalah lebih utama terhadap setiap mukmin daripada diri mereka sendiri?" para sahabat menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Siapa saja yang aku menjadi walinya, maka Ali juga walinya." Maimun berkata; Sebagian kamu telah menceritakan kepadaku dari Zaid, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a: "Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya dan musuhilah orang yang memusuhinya?"]]]

Hadits Ahmad 18523

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَجْلَحَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كَانَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ بِالْيَمَنِ فَأُتِيَ بِامْرَأَةٍ وَطِئَهَا ثَلَاثَةُ نَفَرٍ فِي طُهْرٍ وَاحِدٍ فَسَأَلَ اثْنَيْنِ أَتُقِرَّانِ لِهَذَا بِالْوَلَدِ فَلَمْ يُقِرَّا ثُمَّ سَأَلَ اثْنَيْنِ أَتُقِرَّانِ لِهَذَا بِالْوَلَدِ فَلَمْ يُقِرَّا ثُمَّ سَأَلَ اثْنَيْنِ حَتَّى فَرَغَ يَسْأَلُ اثْنَيْنِ اثْنَيْنِ عَنْ وَاحِدٍ فَلَمْ يُقِرُّوا ثُمَّ أَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَأَلْزَمَ الْوَلَدَ الَّذِي خَرَجَتْ عَلَيْهِ الْقُرْعَةُ وَجَعَلَ عَلَيْهِ ثُلُثَيْ الدِّيَةِ فَرُفِعَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ

maka beliau tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya. [HR. Ahmad No.18523].

Hadits Ahmad No.18523 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ajlah] dari [Asy Sya'bi] dari [Abdu Khair Al Hadlrami] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Suatu ketika Ali berada di Yaman, lalu dihadapkanlah padanya seorang wanita yang telah digauli oleh tiga orang pada masa suci yang sama. Maka ia pun bertanya kepada orang pertama dan kedua, "Apakah kalian berdua mengakui anak yang dikandungnya?" Namun keduanya tidak mengakui. Kemudian ia bertanya kepada orang kedua dan ketiga, "Apakah kalian berdua mengakui anak yang dikandungnya?" keduanya pun tidak mengakui. Kemudian Ali menanyakannya lagi kepada orang ketiga dan pertama, hingga ia bertanya dua kali-kali, namun mereka belum juga mengakui. Maka Ali mengadakan undian di antara mereka, dan menetapkan kepemilikan anak itu bagi yang undian jatuh padanya dan wajib baginya untuk membayar sepertiga Diyat. Lalu perkara itu pun diangkat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya.]]]

Hadits Ahmad 18524

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنَا حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ وَلَمْ يَسْمَعْهُ مِنْهُ أَنَّهُ سَمِعَ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَالْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولَانِ سَمِعْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي الصَّرْفِ إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ فَلَا بَأْسَ إِذَا كَانَ دَيْنًا فَلَا يَصْلُحُ

hal itu dilakukan dgn kontan, maka tidaklah mengapa. Namun jika dilakukan dgn piutang, maka tak boleh. [HR. Ahmad No.18524].

Hadits Ahmad No.18524 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Rauh] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepada kami [Hasan bin Muslim] dari [Abu Minhal] -namun ia belum mendengar darinya- bahwa ia mendengar [Zaid bin Arqam] dan [Al Baraa` bin Azib] keduanya berkata; Kami mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda berkenaan dengan Ash Sharf: "Jika hal itu dilakukan dengan kontan, maka tidaklah mengapa. Namun jika dilakukan dengan piutang, maka tidak boleh."]]]

Hadits Ahmad 18525

حَدَّثَنَا أَسْبَاطٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ وَعَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْقَاسِمِ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ هَذِهِ الْحُشُوشَ مُحْتَضَرَةٌ فَإِذَا أَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يَدْخُلَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبْثِ وَالْخَبَائِثِ

ALLAHUMMA INNII `A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHABAA`ITS (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syetan laki-laki & syetan perempuan). [HR. Ahmad No.18525].

Hadits Ahmad No.18525 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Asbath] Telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dan [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Al Qasim Asy Syaibani] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kakus ini dihuni oleh syetan. Maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk, hendaklah ia membaca: 'ALLAHUMMA INNII `A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHABAA`ITS (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan)."]]]

Hadits Ahmad 18526

حَدَّثَنَا ابْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ هَذِهِ الْحُشُوشَ مُحْتَضَرَةٌ فَإِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْخَلَاءَ فَلْيَقُلْ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

ALLAHUMMA INNII `A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHABAA`ITS (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syetan laki-laki & syetan perempuan). [HR. Ahmad No.18526].

Hadits Ahmad No.18526 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mahdi] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [An Nadlr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kakus ini dihuni oleh syetan. Maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk, hendaklah ia membaca: 'ALLAHUMMA INNII `A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHABAA`ITS (Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan)."]]]

Hadits Ahmad 18527

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَيَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَ ابْنُ أَبِي بُكَيْرٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ خَرَجْتُ مَعَ عَمِّي فِي غَزَاةٍ فَسَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أُبَيٍّ ابْنِ سَلُولَ يَقُولُ لِأَصْحَابِهِ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ وَلَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِعَمِّي فَذَكَرَهُ عَمِّي لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَرْسَلَ إِلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثْتُهُ فَأَرْسَلَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيِّ ابْنِ سَلُولَ وَأَصْحَابِهِ فَحَلَفُوا مَا قَالُوا فَكَذَّبَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَدَّقَهُ فَأَصَابَنِي هَمٌّ لَمْ يُصِيبُنِي مِثْلُهُ قَطُّ وَجَلَسْتُ فِي الْبَيْتِ فَقَالَ عَمِّي مَا أَرَدْتَ إِلَى أَنْ كَذَّبَكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَقَتَكَ قَالَ حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ } قَالَ فَبَعَثَ إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَرَأَهَا ثُمَّ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ صَدَّقَكَ

Jika orang-orang munafik mendatangimu.(QS. ALmunafiqun 1), Akhirnya Rasulullah mengutus seseorang kepadaku, & utusan itu pun membacanya. Dan ia berkata, Sesungguhnya Allah 'azza wajalla telah membenarkanmu. [HR. Ahmad No.18527].

Hadits Ahmad No.18527 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dan [Yahya bin Abu Bukair] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] ia berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] ia berkata; -dalam riwayat lain- Ibnu Abu Bukair berkata, dari Ka'ab bin Alqamah ia berkata; Saya pernah berangkat bersama pamanku dalam suatu peperangan. Lalu saya mendengar Abdullah bin Ubay bin Salul berkata kepada para sahabatnya, "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah."Jika kita kembali ke Madinah, niscaya orang yang mulia dan kuat akan mengusir orang yang terhina dan lemah." Maka saya pun menuturkan hal itu kepada pamanku, dan ia pun menyampaikannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus sesorang kepadaku, maka saya pun menceritakannya. Akhirnya, beliau mengirim utusan kepada Abdullah bin Ubay bin Salul dan para sahabatnya. Akan tetapi mereka bersumpah, bahwa mereka tidak berkata demikian. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menuduhku telah berdusta dan membenarkan mereka. Aku pun ditimpa kesedihan yang sangat, yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Saya duduk di rumah, dan pamanku berkata, "Kamu tidak ingin Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendustakan dan membencimu." Hingga Allah 'azza wajalla menurunkan: "Jika orang-orang munafik mendatangimu."(QS. ALmunafiqun 1), Akhirnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus seseorang kepadaku, dan utusan itu pun membacanya. Dan ia berkata, "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla telah membenarkanmu."]]]

Hadits Ahmad 18528

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ أَنَّهُ سَمِعَ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ يَقُولُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَصَابَ النَّاسَ شِدَّةٌ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ لِأَصْحَابِهِ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا مِنْ حَوْلِهِ وَقَالَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِذَلِكَ فَأَرْسَلَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ فَسَأَلَهُ فَاجْتَهَدَ يَمِينَهُ مَا فَعَلَ فَقَالُوا كَذَّبَ زَيْدًا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مِمَّا قَالُوا حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ تَصْدِيقِي فِي { إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ } قَالَ وَدَعَاهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَسْتَغْفِرَ لَهُمْ فَلَوَّوْا رُءُوسَهُمْ وَقَوْلُهُ تَعَالَى { كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ } قَالَ كَانُوا رِجَالًا أَجْمَلَ شَيْءٍ

Jika orang-orang munafik datang kepadamu.. Maka Rasulullah mengajak mereka agar beliau dapat memintakan ampunan bagi mereka, namun mereka enggan & memalingkan kepala-kepala mereka. & firman Allah, Mereka adl seakan-akan kayu yg tersandar. Mereka adl para laki-laki yg tampan. [HR. Ahmad No.18528].

Hadits Ahmad No.18528 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] bahwa ia mendengar [Zaid bin Arqam] berkata; Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Kemudian orang-orang pun ditimpa kelaparan. Lalu Abdullah bin Ubay berkata kepada para sahabatnya, "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)." Dan ia juga berkata, "Jika kita kembali ke Madinah, niscaya orang yang mulia dan kuat akan mengusir orang yang terhina dan lemah." Maka saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan pada beliau akan apa yang ia katakan itu. Maka beliau pun mengutus seseorang kepada Abdullah bin Ubay, namun ia tetap bersikeras akan sumpahnya, bahwa ia tidak melakukannya, sehingga orang-orang pun mengatakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mendustakan Zaid." Maka kata-kata mereka itu pun menyakitkanku, hingga Allah 'azza wajalla menurunkan ayat yang membenarkanku, yakni dalam surat: "Jika orang-orang munafik datang kepadamu.." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajak mereka agar beliau dapat memintakan ampunan bagi mereka, namun mereka enggan dan memalingkan kepala-kepala mereka. dan firman Allah, "Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar." Mereka adalah para laki-laki yang tampan.]]]

Hadits Ahmad 18529

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ لَقِيتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَقُلْتُ لَهُ كَمْ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تِسْعَ عَشْرَةَ قُلْتُ كَمْ غَزَوْتَ أَنْتَ مَعَهُ قَالَ سَبْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً قَالَ فَقُلْتُ فَمَا أَوَّلُ غَزْوَةٍ غَزَا قَالَ ذَاتُ الْعُشَيْرِ أَوْ الْعُشَيْرَةِ

Sembilan belas kali. Saya bertanya lagi, Berapa kali Anda ikut berperang bersama beliau?
ia menjawab, Sebanyak tujuh belas kali. Saya bertanya lagi, Perang apakah yg pertama kali beliau ikuti?
ia menjawab, Yaitu perang Dzatul 'Usyair atau 'Usyairah. [HR. Ahmad No.18529].

Hadits Ahmad No.18529 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dri [Abu Ishaq] ia berkata, saya menjumpai [Zaid bin Arqam], maka saya pun bertanya kepadanya, "Berapa kali Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berperang?" ia menjawab, "Sembilan belas kali." Saya bertanya lagi, "Berapa kali Anda ikut berperang bersama beliau?" ia menjawab, "Sebanyak tujuh belas kali." Saya bertanya lagi, "Perang apakah yang pertama kali beliau ikuti?" ia menjawab, "Yaitu perang Dzatul 'Usyair atau 'Usyairah."]]]

Hadits Ahmad 18530

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَمْزَةَ قَالَ قَالَتْ الْأَنْصَارُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِكُلِّ نَبِيٍّ أَتْبَاعًا وَإِنَّا قَدْ تَبِعْنَاكَ فَادْعُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَجْعَلَ أَتْبَاعَنَا مِنَّا قَالَ فَدَعَا لَهُمْ أَنْ يَجْعَلَ أَتْبَاعَهُمْ مِنْهُمْ قَالَ فَنَمَّيْتُ ذَلِكَ إِلَى ابْنِ أَبِي لَيْلَى فَقَالَ زَعَمَ ذَلِكَ زَيْدٌ يَعْنِي ابْنَ أَرْقَمَ

mendo'akan mereka, agar Allah menjadikan para pengikutnya dari golongan mereka. maka saya pun menisbatkan hal itu kepada Ibnu Abu Laila, & ia berkata; Zaid bin Arqam telah menduga akan hal itu. [HR. Ahmad No.18530].

Hadits Ahmad No.18530 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Abu Hamzah] ia berkata; Seorang Anshari berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya bagi setiap Nabi itu memiliki pengikut. Dan sesungguhnya kami telah mengikutimu, maka berdo'alah kepada Allah, agar Dia menjadikan para pengikut kita adalah dari golongan kita sendiri." Maka beliau pun mendo'akan mereka, agar Allah menjadikan para pengikutnya dari golongan mereka. maka saya pun menisbatkan hal itu kepada [Ibnu Abu Laila], dan ia berkata; [Zaid bin Arqam] telah menduga akan hal itu.]]]

Hadits Ahmad 18531

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ زَيْدٍ يُحَدِّثُ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ قَالَ مَاتَ لِأَنَسٍ وَلَدٌ فَكَتَبَ إِلَيْهِ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ

ALLAHUMMAGHFIR LIL ANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, berilah ampunan bagi kaum Anshar, anak-anak Anshar, & juga bagi cucu-cucunya kaum Anshar). [HR. Ahmad No.18531].

Hadits Ahmad No.18531 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, saya mendengar [Ali bin Zaid] menceritakan dari [An Nadlr bin Anas] ia berkata; Anas kematian anaknya, maka [Zaid bin Arqam] menulis surat kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "ALLAHUMMAGHFIR LIL ANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, berilah ampunan bagi kaum Anshar, anak-anak Anshar, dan juga bagi cucu-cucunya kaum Anshar)."]]]

Hadits Ahmad 18532

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَبَهْزٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حَبِيبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْمِنْهَالِ رَجُلًا مِنْ بَنِي كِنَانَةَ قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ عَنْ الصَّرْفِ فَقَالَ سَلْ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَإِنَّهُ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ قَالَ فَسَأَلْتُ زَيْدًا فَقَالَ سَلْ الْبَرَاءَ فَإِنَّهُ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ قَالَ فَقَالَا جَمِيعًا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْوَرِقِ بِالذَّهَبِ دَيْنًا

Rasulullah melarang jual beli Wariq (uang dirham) dgn emas secara piutang. [HR. Ahmad No.18532].

Hadits Ahmad No.18532 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Bahz] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Habib] ia berkata, saya mendengar [Abul Minhal] yakni seorang laki-laki dari Bani Kinanah, ia berkata; saya bertanya kepada [Al Baraa` bin Azib] mengenai Ash Sharf, ia pun berkata, "Tanyakanlah kepada Zaid bin Arqam, karena ia lebih baik dan lebih tahu dariku." Kemudian saya pun bertanya kepada [Zaid], dan ia pun berkata, "Tanyakanlah kepada Al Baraa` karena ia lebih baik dan lebih tahu dariku." Akhirnya keduanya pun berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang jual beli Wariq (uang dirham) dengan emas secara piutang."]]]

Hadits Ahmad 18533

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَيْمُونٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِسْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً وَغَزَوْتُ مَعَهُ سَبْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً

Rasulullah telah berperang sebanyak sembilan belas kali peperangan. Dan saya telah berperang bersama dgn beliau tujuh belas kali peperangan. [HR. Ahmad No.18533].

Hadits Ahmad No.18533 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Maimun Abu Abdullah] ia berkata, saya mendengar [Zaid bin Arqam] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah berperang sebanyak sembilan belas kali peperangan. Dan saya telah berperang bersama dengan beliau tujuh belas kali peperangan."]]]

Hadits Ahmad 18534

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ مَطَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ قَالَ شَكَّ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ فِي الْحَوْضِ فَأَرْسَلَ إِلَى زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ فَسَأَلَهُ عَنْ الْحَوْضِ فَحَدَّثَهُ حَدِيثًا مُوَنَّقًا أَعْجَبَهُ فَقَالَ لَهُ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا وَلَكِنْ حَدَّثَنِيهِ أَخِي

bertanya kepadanya tentang Haudl. Maka ia pun menceritakan suatu hadits yg sangat bagus, sehingga membuatnya ta'ajjub. Ia pun bertanya kepada Zaid, Apakah Anda mendengar ini dari Rasulullah ?
ia menjawab, Tidak. Akan tetapi saudarakulah yg telah menceritakannya kepadaku. [HR. Ahmad No.18534].

Hadits Ahmad No.18534 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Mathar] dari [Abullah bin Buraidah] ia berkata, -Ubaidullah bin Ziyad ragu- tentang perkara Haudl (telaga), maka ia pun mengutus seseorang kepada [Zaid bin Arqam], dan bertanya kepadanya tentang Haudl. Maka ia pun menceritakan suatu hadits yang sangat bagus, sehingga membuatnya ta'ajjub. Ia pun bertanya kepada Zaid, "Apakah Anda mendengar ini dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" ia menjawab, "Tidak. Akan tetapi [saudarakulah] yang telah menceritakannya kepadaku."]]]

Hadits Ahmad 18535

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ وَابْنُ بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ قَالَ قَدِمَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَكَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَسْتَذْكِرُهُ كَيْفَ أَخْبَرْتَنِي عَنْ لَحْمٍ قَالَ ابْنُ بَكْرٍ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَامًا وَقَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ نَعَمْ أُهْدِيَ لَهُ عُضْوٌ قَالَ ابْنُ بَكْرٍ رِجْلُ عُضْوٍ مِنْ لَحْمِ صَيْدٍ فَرَدَّهُ عَلَيْهِ وَقَالَ إِنَّا لَا نَأْكُلُهُ إِنَّا حُرُمٌ

Kami tak memakannya, sesungguhnya kami sedang ihram.' [HR. Ahmad No.18535].

Hadits Ahmad No.18535 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] -dan dalam riwayat lain- [Ibnu Bakr] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Hasan bin Muslim] dari [Thawus] ia berkata; Suatu ketika [Zaid bin Arqam] datang, kemudian Ibnu Abbas meminta untuk diingatkan kembali, "Bagaimana yang telah Anda kabarkan kepadaku, tentang daging -Ibnu Bakr berkata- yang dihadiahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saat beliau melakukan ihram?." Abdurrazaq berkata; "Yang dihadiahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam?." Zaid berkata, "Ya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi hadiah berupa daging -Ibnu Bakr berkata- (daging) buruan, maka beliau pun menolaknya dan bersabda: 'Kami tidak memakannya, sesungguhnya kami sedang ihram.'"]]]

Hadits Ahmad 18536

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَجْلَحَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ نَفَرًا وَطِئُوا امْرَأَةً فِي طُهْرٍ فَقَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ لِاثْنَيْنِ مِنْهُمْ أَتَطِيبَانِ نَفْسًا لِذَا فَقَالَا لَا فَأَقْبَلَ عَلَى الْآخَرَيْنِ فَقَالَ أَتَطِيبَانِ نَفْسًا لِذَا فَقَالَا لَا قَالَ أَنْتُمْ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ قَالَ إِنِّي مُقْرِعٌ بَيْنَكُمْ فَأَيُّكُمْ قُرِعَ أَغْرَمْتُهُ ثُلُثَيْ الدِّيَةِ وَأَلْزَمْتُهُ الْوَلَدَ قَالَ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا أَعْلَمُ إِلَّا مَا قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ

Saya tak tahu, kecuali apa yg telah dikatakan oleh Ali . [HR. Ahmad No.18536].

Hadits Ahmad No.18536 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ajlah] dari [Asy Sya'bi] dari [Abdullah bin Abul Khalil] dari [Zaid bin Arqam] bahwa beberapa orang yang menggauli seorang wanita pada masa sucinya. Maka Ali radliallahu 'anhu berkata kepada laki-laki pertama dan kedua dari mereka, "Apakah kalian berdua senang dengan anak itu?" keduanya menjawab, "Tidak." Kemudian Ali bertanya kepada laki-laki ketiga dan keempat, "Apakah kalian berdua senang dengan anak itu?" keduanya menjawab, "Tidak." Maka Ali berkata, "Kalian ini berserikat dan saling berselisih. Saya akan mengadakan undian di antara kalian. Bagi yang jatuh padanya undian, akan saya denda sebanyak dua pertiga Diyat, dan anak itu menjadi miliknya." Kemudian hal itu disampaikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun bersabda: "Saya tidak tahu, kecuali apa yang telah dikatakan oleh Ali radliallahu 'anhu."]]]

Hadits Ahmad 18537

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَنَسٍ قَالَ كَتَبَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ يُعَزِّيهِ بِمَنْ أُصِيبَ مِنْ وَلَدِهِ وَقَوْمِهِ يَوْمَ الْحَرَّةِ فَكَتَبَ إِلَيْهِ وَأُبَشِّرُكَ بِبُشْرَى مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ أَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ

ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WAGHFIR LINISAA`IL ANSHAAR WA LINISAA`IL ANSHAAR WALI NISAA`I ABNAA`IL ANSHAAR WA LINISAA`I ABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak dari anak-anak Anshar, & ampunilah wanita-wanita Anshar, anak-anak wanita dari anak-anak Anshar, & cucu wanita dari anak-anak Anshar. + Keterangan; hari Hirrah, adl hari masyhur dalam sejarah Islam, terjadi ketika Yazid bin Mu'awiyah memegang kekhalifahan. Tepatnya ketika pasukannya dari Syam melakukan penjarahan terhadap penduduk Madinah. Yazid perintahkan pasukannya untuk memerangi penduduk Madinah yg dihuni sahabat & para tabi'in. Ketika itu Yazid mengangkat Muslim bin 'Uqbah almizzi sebagai komando pasukan. Peristiwa ini terjadi pada bulan dzul hijjah tahun 63 Hijriah. Sesudah peristiwa itu Yazid meninggal. Hirrah adl nama sebuah lokasi di sebuah daratan madinah yg disana banyak batu-batu hitam. Disitulah peperangan terjadi. [HR. Ahmad No.18537].

Hadits Ahmad No.18537 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ali bin Zaid] dari [Abu Bakr bin Anas] ia berkata; [Zaid bin Arqam] menulis kepada Anas bin Malik sebagai ta'ziyah atas musibah yang menimpa anak dan kaumnya pada hari Hurrah. Ia pun menulis kepadanya; "Saya akan memberimu kabar gembira dari Allah 'azza wajalla. Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WAGHFIR LINISAA`IL ANSHAAR WA LINISAA`IL ANSHAAR WALI NISAA`I ABNAA`IL ANSHAAR WA LINISAA`I ABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak dari anak-anak Anshar, dan ampunilah wanita-wanita Anshar, anak-anak wanita dari anak-anak Anshar, dan cucu wanita dari anak-anak Anshar."]]]

Hadits Ahmad 18538

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا الْأَجْلَحُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ أُتِيَ فِي ثَلَاثَةِ نَفَرٍ إِذْ كَانَ بِالْيَمَنِ اشْتَرَكُوا فِي وَلَدٍ فَأَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَضَمِنَ الَّذِي أَصَابَتْهُ الْقُرْعَةُ ثُلُثَيْ الدِّيَةِ وَجَعَلَ الْوَلَدَ لَهُ قَالَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِقَضَاءِ عَلِيٍّ فَضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ

beliau pun tertawa sehingga tampak gigi gerahamnya. [HR. Ahmad No.18538].

Hadits Ahmad No.18538 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin Nu'man] Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Al Ajlah] dari [Asy Sya'bi] dari [Abu Khalil] dari [Zaid bin Arqam] bahwa ketika Ali radliallahu 'anhu berada di Yaman, ia dihadapkan pada tiga orang yang berserikat dalam satu orang anak. Maka Ali mengadakan undian di antara mereka, sehingga yang jatuh padanya undian menanggung pembayaran dua pertiga Diyat, dan anak itu pun menjadi miliknya. Zaid bin Arqam berkata; Maka saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan akan itu, dan beliau pun tertawa sehingga tampak gigi gerahamnya.]]]

Hadits Ahmad 18539

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ عَنْ خَالِدٍ أَبِي الْعَلَاءِ الْخَفَّافِ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ أَنْعَمُ وَصَاحِبُ الْقَرْنِ قَدْ الْتَقَمَ الْقَرْنَ وَحَنَى جَبْهَتَهُ وَأَصْغَى السَّمْعَ مَتَى يُؤْمَرُ قَالَ فَسَمِعَ ذَلِكَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُولُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ طَهْمَانَ أَبُو الْعَلَاءِ عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

HASBUNALLAHI WA NI'MAL WAKIIL (Cukuplah Allah sebagai penolong, Dialah sebaik-baik tembat bergantung). Telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Thahman Abul 'Ala` dari 'Athiyyah Al 'Aufi dari Abu Sa'id Al Khudri ia berkata; Rasulullah bersabda. Maka ia pun menyebutkan maknanya. [HR. Ahmad No.18539].

Hadits Ahmad No.18539 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rabi'ah] dari [Khalid bin Abul 'Ala` Al Khafaf] dari ['Athiyyah] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana dengan kalian, sementara Shahibul Qarn (pemilik terompet) Telah memasang terompet di mulutnya, dan mengerutkan dahinya, serta siap mendengar kapan pun mereka diperintahkan (untuk membunyikan genderang perang)." Kemudian ungkapan itu pun didengar oleh para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sehingga mereka merasa 'grogi', maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Katakanlah, 'HASBUNALLAHI WA NI'MAL WAKIIL (Cukuplah Allah sebagai penolong, Dialah sebaik-baik tembat bergantung)." Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] Telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Thahman Abul 'Ala`] dari ['Athiyyah Al 'Aufi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda. Maka ia pun menyebutkan maknanya.]]]

Hadits Ahmad 18540

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْقَاسِمِ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى عَلَى مَسْجِدِ قُبَاءَ أَوْ دَخَلَ مَسْجِدَ قُبَاءَ بَعْدَمَا أَشْرَقَتْ الشَّمْسُ فَإِذَا هُمْ يُصَلُّونَ فَقَالَ إِنَّ صَلَاةَ الْأَوَّابِينَ كَانُوا يُصَلُّونَهَا إِذَا رَمِضَتْ الْفِصَالُ

Sesungguhnya shalatnya orang-orang yg bertaubat, adl ketika anak-anak Unta yg menderum (karena panas). [HR. Ahmad No.18540].

Hadits Ahmad No.18540 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Al Qasim Asy Syaibani] dari [Zaid bin Arqam] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi Masjid Quba` atau memasuki Masjid Quba` setelah matahari terbit, dan ternyata orang-orang sedang shalat, maka beliau pun bersabda: "Sesungguhnya shalatnya orang-orang yang bertaubat, adalah ketika anak-anak Unta yang menderum (karena panas)."]]]

Hadits Ahmad 18541

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ يُونُسَ بْنِ أَبِي إِسْحَاقَ وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ أَصَابَنِي رَمَدٌ فَعَادَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَلَمَّا بَرَأْتُ خَرَجْتُ قَالَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَتْ عَيْنَاكَ لِمَا بِهِمَا مَا كُنْتَ صَانِعًا قَالَ قُلْتُ لَوْ كَانَتَا عَيْنَايَ لِمَا بِهِمَا صَبَرْتُ وَاحْتَسَبْتُ قَالَ لَوْ كَانَتْ عَيْنَاكَ لِمَا بِهِمَا ثُمَّ صَبَرْتَ وَاحْتَسَبْتَ لَلَقِيتَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَلَا ذَنْبَ لَكَ قَالَ إِسْمَاعِيلُ ثُمَّ صَبَرْتَ وَاحْتَسَبْتَ لَأَوْجَبَ اللَّهُ تَعَالَى لَكَ الْجَنَّةَ

Seandainya kedua matamu, tetap sakit seperti yg lalu, kemudian kamu bersabar & mengharap pahala dari Allah, maka kamu akna menjumpai Allah, sedangkan kamu tak memiliki dosa sedikit pun. Isma'il berkata; Kemudian kamu bersabar & mengharap pahala dari Allah, niscaya Allah akan mewajibkan bagimu surga. [HR. Ahmad No.18541].

Hadits Ahmad No.18541 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Yunus bin Abu Ishaq] dan [Isma'il bin Umar] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Abu Ishaq] dari [Abi Ishaq] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Saya menderita sakit mata. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun menjengukku. Setelah sembuh saya pun keluar. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertatanya kepadaku: "Seandainya kedua matamu, tetap sakit seperti yang lalu, apa yang akan kamu lakukan?" Saya menjawab, "Seandainya kedua matamu, tetap sakit seperti yang lalu, maka saya akan bersabar dan mengharap pahala dari Allah." Beliau bersabda: "Seandainya kedua matamu, tetap sakit seperti yang lalu, kemudian kamu bersabar dan mengharap pahala dari Allah, maka kamu akna menjumpai Allah, sedangkan kamu tidak memiliki dosa sedikit pun." Isma'il berkata; "Kemudian kamu bersabar dan mengharap pahala dari Allah, niscaya Allah akan mewajibkan bagimu surga."]]]

Musnad Penduduk Kufah