Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Kamah dan Kurma Ajuwa

Hadits Tirmidzi 1992

Al 'Ajwah bersasal dari surga, di dalamnya mengandung kesembuhan untuk penyakit racun. Al Kam`ah dari Al Mann, airnya adl kesembuhan bagi penyakit 'Ain. Abu Isa berkata; Hadits semakna juga diriwayatkan dari Sa'id bin Zaid, Abu Sa'id & Jabir. Dan ini adl hadits hasan gharib, ia bersal dari haditsnya Muhammad bin Amr, kami tak mengetahuinya kecuali dari haditsnya Sa'id bin Amir dari Muhammad bin Amr. [HR. Tirmidzi No.1992].

Hadits Tirmidzi No.1992 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 1993

Al Kam`ah (cendawan) berasah dari Al Mann, airnya mengandung kesembuhan bagi penyakit 'Ain. Abu Isa berkata; Ini adl hadits hasan shahih.
[HR. Tirmidzi No.1993].

Hadits Tirmidzi No.1993 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 1994

Al Kam`ah berasal dari Al Mann. Dan airnya mengandung kesembuhan bagi penyakit 'Ain. Air susu berasal dari surga, & ia adl obat untuk menghilangkan racun. Abu Isa berkata; Ini adl hadits hasan. [HR. Tirmidzi No.1994].

Hadits Tirmidzi No.1994 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 1995

Aku mengambil tiga, lima atau tujuh Akmu`, lalu aku meletakkan airnya di dalam botol, kemudian aku mencelakinya pada budak perempuan milikku, & ia pun sembuh. [HR. Tirmidzi No.1995].

Hadits Tirmidzi No.1995 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 1996

Asy Syuniz (habbatus sauda`) adl obat untuk segala jenis penyakit, kecuali kematian. Qatadah berkata; Pada setiap harinya ia mengambil dua puluh satu biji & meletakkannya pada sobekan kain lalu merendamnya. Kemudian setiap hari, ia memasukkannya ke dalam hidungnya. Dua tetes pada lubang hidung sebelah kanan & setetes pada hidung yg kiri. Pada tetesan kedua, dua tetes untuk hidung sebelah kiri & setetes pada lubah hidung bagian kanan. Kedua untuk kali yg ketiga, ia memasukkan dua tetes pada lubang hidung sebelah kanan, sedangkan sebelah kiri satu tetes. [HR. Tirmidzi No.1996].

Hadits Tirmidzi No.1996 Secara Lengkap

[[[]]]