Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Keutamaan Sedekah

Hadits Tirmidzi 597

Tidaklah seseorang bersedekah dari harta yg baik & halal -dan Allah tak menerima kecuali dari harta yg baik (halal) - kecuali Allah menerimanya dgn tangan kanan-Nya walaupun berupa satu biji kurma & dia akan berkembang di telapak tangan Ar Rahman hingga menjadi lebih besar dari gunung sebagaimana seseorang diantara kalian membesarkan anak kudanya. dalam bab ini (ada juga riwayat -pent) dari 'Aisyah, 'Ady bin Hatim, 'Anas, Abdullah bin Abu 'Aufa, Haritsah bin Wahb, Abdurraham bin 'Auf & Buraidah. Abu 'Isa berkata, hadits Abu Hurairah merupakan hadits hasan shahih.
[HR. Tirmidzi No.597].

Hadits Tirmidzi No.597 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 598

Sesungguhnya Allah Ta'ala menerima sedekah dgn tangan kanan-Nya lalu mengembangkannya untuk kalian sebagaimana kalian membesarkan anak kuda kalian, sampai-sampai sesuap makanan akan menjadi sebesar gunung Uhud, mengenai hal ini Allah Ta'ala berfirman: Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima Taubat dari hamba-hamba-Nya & menerima zakat & sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang?
(Al Taubah: 104). Abu 'Isa berkata, ini adl hadits hasan shahih, telah diriwayatkan dari 'Aisyah dari Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam seperti hadits diatas. Para ulama telah memberi penjelasan tentang hadits diatas & hadits-hadits lain yg memuat sifat-sifat Rabb & NuzulNya setiap malam ke langit dunia, mereka berkata, riwayat-riwayat tersebut semuanya shahih & wajib untuk diimani serta tak boleh dipertanyakan bagaimana hakekat shifat tersebut. Diriwayatkan dari Malik bin Anas, Sufyan bin 'Uyainah, Abdullah bin Al Mubarak mereka semuanya berkata tentang sifat-sifat Allah, Imanilah sifat-sifat tersebut sebagaimana telah diriwayatkan tanpa mengatakan bagaimana hakekatnya, demikianlah perkataan para ulama Ahlussunnah wal jama'ah. Adapun golongan Jahmiyyah, mereka mengingkari riwayat-riwayat tersebut bahkan mengatakan bahwa menetapkan sifat untuk Allah merupakan tasybih (menyerupakan Allah dgn hambanya) kemudian mereka menta'wilkan ayat-ayat yg memuat shifat-shifat Allah seperti tangan, pendengaran, penglihatan & menafsirkannya tak seperti penafsiran para ulama, mereka berkata:
Sesungguhnya Allah tak menciptakan Adam dgn tangan-Nya & arti dari tangan ialah kekuatan. Ishaq bin Ibrahim berkata, yg dinamakan dgn tasybih ialah jika dia mengatakan tangan Allah seperti tangan makhluq, pendengaran Allah seperti pendengaran makhluq & jika terbukti dia mengatakannya maka itu merupakan tasybih, adapun jika dia mengatakan sebagaimana Allah berfirman: bahwa Allah memiliki tangan, pendengaran & penglihatan tanpa menyatakan bagaimana hakekatnya serta tak menyamakannya dgn sifat makhluk, maka hal ini tak termasuk tasybih & ini sesuai dgn firman Allah: ...tidak ada sesuatupun yg serupa dgn Dia, & Dia-lah yg Maha Mendengar & Maha Melihat. (Asy Syuraa: 11) [HR. Tirmidzi No.598].

Hadits Tirmidzi No.598 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 599

Bulan Sya'ban untuk memuliakan Ramadlan, Beliau ditanya lagi, lalu Shadaqah apa yg paling utama?
Beliau menjawab: Shadaqah di bulan Ramadlan. Abu 'Isa berkata, ini adl hadits gharib & menurut ahlul hadits Shadaqah bin Musa bukanlah rawi yg kuat. [HR. Tirmidzi No.599].

Hadits Tirmidzi No.599 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 600

Sesungguhnya shadaqah itu menghindarkan dari murka Allah & menghindarkan seseorang dari meninggal dalam kedaan yg buruk (su'ul khatimah). Abu 'Isa berkata, melalui jalur ini, ini adl hadits gharib. [HR. Tirmidzi No.600].

Hadits Tirmidzi No.600 Secara Lengkap

[[[]]]