Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Mendinikan Atau Menyegerakan Ashar

Hadits Tirmidzi 147

Rasulullah pernah melaksanakan shalat asar, sedangkan sinar matahari masuk ke dalam kamarnya, & belum tampak bayangan dalam kamarnya. Ia berkata; Dalam bab ini juga ada riwayat dari Anas, Abu Arwa, Jabir, & Rafi' bin Khadij. Ia berkata; Diriwayatkan juga dari Rafi' dari Nabi tentang mengakhirkan shalat asar, namun riwayat tersebut tak sah. Abu Isa berkata; Hadits 'Aisyah derajatnya hadits hasan shahih.
Pendapat itulah yg dipilih oleh sebagian ahlul Ilmi dari kalangan sahabat Nabi . Di antaranya adl Umar, Abdullah bin Mas'ud, 'Aisyah, Anas & beberapa orang dari kalangan tabi'in, yaitu tentang menyegerakan shalat asar, & mereka memakruhkan untuk mengakhirkan shalat asar. Pendapat ini juga diambil oleh Abdullah bin Mubarak, Syafi'i, Ahmad & Ishaq. [HR. Tirmidzi No.147].

Hadits Tirmidzi No.147 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 148

Itu adl shalatnya munafik, duduk menunggu matahari hingga apabila matahari berada di antara dua tanduk setan ia berdiri lalu mematuk empat kali, & tidaklah ia berdzikir kepada Allah kecuali sedikit. Abu Isa berkata; Hadits ini derajatnya hasan shahih [HR. Tirmidzi No.148].

Hadits Tirmidzi No.148 Secara Lengkap

[[[]]]