Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Berobat Dengan Madu

Hadits Tirmidzi 2008

Berilah ia madu. Lalu laki-laki itu pun memberikannya madu. Kemudian laki-laki itu kembali lagi & berkata, Wahai Rasulullah, aku telah memberinya madu, namun tak ada perubahan kecuali semakin kempes. Maka Rasulullah bersabda lagi: Berilah ia madu. Dan laki-laki itu pun kembali meminumkan saudaranya dgn air madu & datang lagi menemui beliau seraya berkata, Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah meminumkannya air madu, namun tak ada perubahan kecual semakin kempes. Kemudian Rasulullah bersabda:
Allah telah berkata benar, namun perut saudaramulah yg telah berdusta. Minumkanlah padanya air madu. Maka laki-laki itu kembali meminumkan saudaranya dgn air madu, lalu sembuh seketika. Abu Isa berkata; Ini adl hadits hasan shahih.
[HR. Tirmidzi No.2008].

Hadits Tirmidzi No.2008 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 2009

Tidaklah seorang hamba muslim menjenguk orang yg sakit yg belium sekarat kemudian ia membaca sebanyak tujuh kali, 'AS`ALULLAAHAL 'AZHIIM RABBAL 'ARSYIL KARIIM AN YASYFIYAKA (Aku meminta kepada Allah yg Maha Agung, Rabb-nya Arsy yg mulia untuk menyembuhkanmu) kecuali ia akan sembuh. Abu Isa berkata; Ini adl hadits hasan gharib, kami tak mengetahuinya kecuali dari haditsnya Al Minhal bin Amr. [HR. Tirmidzi No.2009].

Hadits Tirmidzi No.2009 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Tirmidzi 2010

Jika salah seorang dari kalian menderita sakit panas (sesungguhnya panas itu bagian dari api neraka), maka hendaknya dia menurunkannya dgn air, hendaknya dia berendam diri di sungai yg mengalir sambil mengucapkan, 'BISMILLAHI ALLAHUMMASYFI 'ABDAKA WA SHADDIQ RASULAKA BA'DA SHALAATISH SHUBHI QABLA THULU'ISY SYAMSYI (Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu & benarkanlah RasulMu; yaitu setelah shalat shubuh sebelum terbitnya matahari).' Dan dia berendam diri sebanyak tiga kali selama tiga hari, jika belum sembuh lanjutkanlah selama lima hari, jika belum sembuh juga maka lanjutkanlah selama tujuh hari & jika belum sembuh juga maka selama sembilan hari, karena hal itu jarang sekali melebihi sembilan hari dgn izin Allah. Berkata Abu Isa; Ini merupakan hadits gharib. [HR. Tirmidzi No.2010].

Hadits Tirmidzi No.2010 Secara Lengkap

[[[]]]