Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Abu Barzah Al Aslami Radliyallahu Taala Anhu

Hadits Ahmad 18927

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ مَطَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ شَكَّ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ فِي الْحَوْضِ فَأَرْسَلَ إِلَى أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ فَأَتَاهُ فَقَالَ لَهُ جُلَسَاءُ عُبَيْدِ اللَّهِ إِنَّمَا أَرْسَلَ إِلَيْكَ الْأَمِيرُ لِيَسْأَلَكَ عَنْ الْحَوْضِ هَلْ سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ شَيْئًا قَالَ نَعَمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُهُ فَمَنْ كَذَّبَ بِهِ فَلَا سَقَاهُ اللَّهُ مِنْهُ

tentang Al Haudh (telaga di surga), apakah engkau pernah mendengar dari Rasulullah tentang hal itu?. Dia menjawab; Ya, aku telah mendengar Rasulullah menyebutkannya bahwa barangsiapa yg mendustakannya(Al Haudh) maka Allah tak akan memberi minum darinya. [HR. Ahmad No.18927].

Hadits Ahmad No.18927 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah memberitakan pada kami [Ma'mar] dari [Mathar] dari [Abdullah bin Buraidah Al Aslamy] berkata; Ubaidullah bin Ziyad masih ragu-ragu tentang Al Haudh (telaga di surga) maka dia pun mengutus seseorang ke Abu Barzah Al Aslamy yang menyampaikan pesan agar menemui Ubaidillah bin Ziyad. Lalu utusan tersebut mendatanginya, sesampainya di sana, para sahabat Ubaidullah bertanya kepada [Abu Barzah al-aslamy]; "Sang amir (pemimpin) kita mengutus utusan kepadamu, dalam rangka menanyakan kepadamu tentang Al Haudh (telaga di surga), apakah engkau pernah mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang hal itu?." Dia menjawab; "Ya, aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkannya bahwa barangsiapa yang mendustakannya(Al Haudh) maka Allah tidak akan memberi minum darinya."]]]

Hadits Ahmad 18928

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ التَّيْمِيُّ عَنْ سَيَّارٍ أَبِي الْمِنْهَالِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْغَدَاةِ بِالسِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ

membaca enam puluh ayat sampai seratus ayat pada saat shalat subuh [HR. Ahmad No.18928].

Hadits Ahmad No.18928 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun]; telah mengkabarkan kepada kami [Sulaiman At Taimy] dari [Sayyar Abul Minhal] dari [Abu Barzah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca enam puluh ayat sampai seratus ayat pada saat shalat subuh.]]]

Hadits Ahmad 18929

حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ أَنْبَأَنِي أَبِي عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الْغَدَاةِ بِالْمِائَةِ إِلَى السِّتِّينَ وَالسِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ

membaca di shalat zhuhur seratus sampai enam puluh ayat & enam puluh hingga seratus ayat. [HR. Ahmad No.18929].

Hadits Ahmad No.18929 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'tamar] ia berkata; telah mengkabarkan kepada kami [ayahku] dari [Abul Minhal] dari [Abu Barzah] bahwa sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca di shalat zhuhur seratus sampai enam puluh ayat dan enam puluh hingga seratus ayat.]]]

Hadits Ahmad 18930

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ كَانَتْ رَاحِلَةٌ أَوْ نَاقَةٌ أَوْ بَعِيرٌ عَلَيْهَا بَعْضُ مَتَاعِ الْقَوْمِ وَعَلَيْهَا جَارِيَةٌ فَأَخَذُوا بَيْنَ جَبَلَيْنِ فَتَضَايَقَ بِهِمْ الطَّرِيقُ فَأَبْصَرَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ حَلْ حَلْ اللَّهُمَّ الْعَنْهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَاحِبُ هَذِهِ الْجَارِيَةِ لَا تَصْحَبُنَا رَاحِلَةٌ أَوْ نَاقَةٌ أَوْ بَعِيرٌ عَلَيْهَا مِنْ لَعْنَةِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Siapakah yg mempunyai budak wanita ini?, janganlah mengikuti kami unta atau kendaraan yg telah dilaknat. [HR. Ahmad No.18930].

Hadits Ahmad No.18930 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Adi] dari [Sulaiman] dari [Abu Utsman] dari [Abu Barzah] berkata bahwasanya ada seekor unta atau unta yang biasa digunakan buat perjalanan, di atasnya terdapat perbekalan empunya juga ada seorang budak wanita, ketika mereka sampai diantara dua gunung maka jalan terasa sulit dan sempit bagi mereka, lantas dia (budak wanita tersebut) melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu dia berkata; "Hus..hus...ya Allah laknatlah unta itu!." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapakah yang mempunyai budak wanita ini?, janganlah mengikuti kami unta atau kendaraan yang telah dilaknat."]]]

Hadits Ahmad 18931

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ حَدَّثَنِي أَبُو الْمِنْهَالِ قَالَ انْطَلَقْتُ مَعَ أَبِي إِلَى أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ فَقَالَ لَهُ أَبِي حَدِّثْنَا كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْمَكْتُوبَةَ قَالَ كَانَ يُصَلِّي الْهَجِيرَ وَهِيَ الَّتِي تَدْعُونَهَا الْأُولَى حِينَ تَدْحَضُ الشَّمْسُ وَيُصَلِّي الْعَصْرَ وَيَرْجِعُ أَحَدُنَا إِلَى رَحْلِهِ بِالْمَدِينَةِ وَالشَّمْسُ حَيَّةٌ قَالَ وَنَسِيتُ مَا قَالَ فِي الْمَغْرِبِ وَكَانَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يُؤَخِّرَ الْعِشَاءَ وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا وَكَانَ يَنْفَتِلُ مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ حِينَ يَعْرِفُ أَحَدُنَا جَلِيسَهُ وَكَانَ يَقْرَأُ بِالسِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ

melaksanakan shalat di siang hari yg panas(shalat Zhuhur) yg kalian sebut sebagai shalat pertama adl ketika matahari bergeser ke barat, adapun untuk shalat 'Ashar adl ketika salah seorang diantara kami pulang ke rumahnya di Madinah sedang matahari masih bersinar terang sepenggalah. Ia melanjutkan; Dan aku lupa apa yg dikatakannya (Rasulullah) di waktu Maghrib & Beliau menyukai untuk mengakhirkan shalat 'Isya serta beliau membenci tidur sebelumnya sebelum ('Isya) & berkata-kata (ngobrol, ngerumpi) setelahnya. Beliau (Rasulullah) menyelesaikan shalat shubuh ketika salah seorang dari kami mengetahui bahwa beliau telah membaca enam puluh hingga seratus ayat. + Keterangan; Orang arab menghitung shalat pertama harian dimulai shalat zhuhur, bukan subuh. [HR. Ahmad No.18931].

Hadits Ahmad No.18931 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id]; telah menceritakan kepada kami ['Auf]; telah menceritakan padaku [Abul Minhal]; ia berkata; Aku bertolak berama ayahku menuju [Abu Barzah Al Aslamy], ayahku berkata padanya Abu Barzah; "Ceritakanlah pada kami bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat wajib!." Dia (Abu Barzah) Berkata; Adalah beliau Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila melaksanakan shalat di siang hari yang panas(shalat Zhuhur) yang kalian sebut sebagai shalat pertama adalah ketika matahari bergeser ke barat, adapun untuk shalat 'Ashar adalah ketika salah seorang diantara kami pulang ke rumahnya di Madinah sedang matahari masih bersinar terang sepenggalah." Ia melanjutkan; "Dan aku lupa apa yang dikatakannya (Rasulullah) di waktu Maghrib dan Beliau menyukai untuk mengakhirkan shalat 'Isya serta beliau membenci tidur sebelumnya sebelum ('Isya) dan berkata-kata (ngobrol, ngerumpi) setelahnya. Beliau (Rasulullah) menyelesaikan shalat shubuh ketika salah seorang dari kami mengetahui bahwa beliau telah membaca enam puluh hingga seratus ayat."]]]

Hadits Ahmad 18932

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَوَكِيعٌ قَالَا ثَنَا أَبَانُ بْنُ صَمْعَةَ عَنْ أَبِي الْوَازِعِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي شَيْئًا أَنْتَفِعُ بِهِ قَالَ اعْزِلْ الْأَذَى عَنْ طَرِيقِ الْمُسْلِمِينَ

Singkirkanlah sesuatu yg membahayakan dari jalan orang Islam. [HR. Ahmad No.18932].

Hadits Ahmad No.18932 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dan [Waki'], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Aban bin Sham'ah] dari [Abi Wazi'] dari [Abu Barzah] berkata; Aku bertanya; "Wahai Rasulullah, ajarkanlah padaku sesuatu yang dapat bermanfaat bagiku!." Beliau menjawab: "Singkirkanlah sesuatu yang membahayakan dari jalan orang Islam."]]]

Hadits Ahmad 18933

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ أَنْبَأَنَا حَجَّاجٌ عَنْ أَبِي هَاشِمٍ الْوَاسِطِيِّ عَنْ رُفَيْعٍ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِآخِرَةٍ إِذَا طَالَ الْمَجْلِسُ فَقَامَ قَالَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ فَقَالَ لَهُ بَعْضُنَا إِنَّ هَذَا قَوْلٌ مَا كُنَّا نَسْمَعُهُ مِنْكَ فِيمَا خَلَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا كَفَّارَةُ مَا يَكُونُ فِي الْمَجْلِسِ

Subhanaka Allahumma wabihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka waatubu ilaika (mahasuci Engkau ya Allah & segala puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak untuk disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu & bertaubat kepada-Mu). Sebagian kami berkata; Sungguh ini adl perkataan yg belum pernah kami dengar dari anda setiap kali selesai majlis. Lalu Rasulullah bersabda:
Ini adl sebuah penghapus dosa terhadap dosa yg terjadi di dalam majlis. [HR. Ahmad No.18933].

Hadits Ahmad No.18933 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Numair]; telah mengkabarkan kepada kami [Hajjaj] dari [Abu Hasyim al Wasithi] dari [Rufa'I Abul 'Aliyah] dari [Abu Barzah Al Aslamy] berkata; bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diakhir majlis berdo'a "Subhanaka Allahumma wabihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka waatubu ilaika" (mahasuci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu)." Sebagian kami berkata; "Sungguh ini adalah perkataan yang belum pernah kami dengar dari anda setiap kali selesai majlis." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ini adalah sebuah penghapus dosa terhadap dosa yang terjadi di dalam majlis."]]]

Hadits Ahmad 18934

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْأَزْرَقِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ كَانَ أَبُو بَرْزَةَ بِالْأَهْوَازِ عَلَى جَرْفِ نَهْرٍ وَقَدْ جَعَلَ اللِّجَامَ فِي يَدِهِ وَجَعَلَ يُصَلِّي فَجَعَلَتْ الدَّابَّةُ تَنْكُصُ وَجَعَلَ يَتَأَخَّرُ مَعَهَا فَجَعَلَ رَجُلٌ مِنْ الْخَوَارِجِ يَقُولُ اللَّهُمَّ اخْزِ هَذَا الشَّيْخَ كَيْفَ يُصَلِّي فَلَمَّا صَلَّى قَالَ قَدْ سَمِعْتُ مَقَالَتَكُمْ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتًّا أَوْ سَبْعًا أَوْ ثَمَانِيًا فَشَهِدْتُ أَمْرَهُ وَتَيْسِيرَهُ فَكَانَ رُجُوعِي مَعَ دَابَّتِي أَهْوَنَ عَلَيَّ مِنْ تَرْكِهَا فَتَنْزِعُ إِلَى مَأْلَفِهَا فَيَشُقُّ عَلَيَّ وَصَلَّى أَبُو بَرْزَةَ الْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ

aku telah berperang bersama Rasulullah enam, tujuh atau delapan kali, & aku menyaksikan urusannya & Kemudahannya, mundurnya aku & kendaraanku lebih mudah bagiku dari pada aku meninggalkan untaku sehingga perlu dijinakkan kembali & itu sangat sangat menyulitkanku. (Waktu itu) Abu Barzah melaksanakan shalat 'ashar dua rakaat. [HR. Ahmad No.18934].

Hadits Ahmad No.18934 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Azraq bin Qais] berkata; bahwasanya [Abu Barzah] ketika di daerah Ahwaz di tepian sungai, sedang tali kekang binatang tunggangannya berada di tangannya, sambil ia melaksanakan shalat. Lantas binatang kendaraannya tersebut berjalan mundur sehingga ia ikut mundur bersamanya. Lalu seorang dari Khawarij mendo'akannya; "Ya Allah, hinakanlah orang tua ini, bagaimana dia melaksanakan shalatnya ini. Ketika ia selesai melaksanakan shalat, ia berkata; "Aku telah mendengar perkataan kalian, aku telah berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam enam, tujuh atau delapan kali, dan aku menyaksikan urusannya dan Kemudahannya, mundurnya aku dan kendaraanku lebih mudah bagiku dari pada aku meninggalkan untaku sehingga perlu dijinakkan kembali dan itu sangat sangat menyulitkanku." (Waktu itu) Abu Barzah melaksanakan shalat 'ashar dua rakaat.]]]

Hadits Ahmad 18935

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا جَابِرٌ أَبُو الْوَازِعِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ يَقُولُ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا إِلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ فَضَرَبُوهُ وَسَبُّوهُ فَرَجَعَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشَكَا ذَلِكَ إِلَيْهِ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ أَهْلَ عُمَانَ أَتَيْتَ مَا ضَرَبُوكَ وَلَا سَبُّوكَ

Kalau kamu mendatangi(untuk berdakwah) penduduk Amman niscaya mereka tak akan memukulimu ataupun menghinakanmu. + Keterangan; Amman, ibu kota Yordania, sekarang. [HR. Ahmad No.18935].

Hadits Ahmad No.18935 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad bin Abdul Warits] telah menceritakan kepada kami [Mahdy bin Maimun] telah menceritakan kepada kami [Jabir Abul Wazi'], ia berkata; Aku telah mendengar [Abu Barzah] berkata; "Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mengutus seorang laki-laki untuk berdakwah kepada sekelompok penduduk di perkampungan Arab, namun mereka (menolak), bahkan memukulinya dan mengejeknya. Maka dia pun pulang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mengadukan hal tersebut kepada beliau, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadanya: "Kalau kamu mendatangi(untuk berdakwah) penduduk Amman niscaya mereka tidak akan memukulimu ataupun menghinakanmu."]]]

Hadits Ahmad 18936

حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ أَبُو الْأَشْهَبِ لَا أَعْلَمُهُ إِلَّا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَفُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْفِتَنِ

Sesungguhnya yg paling aku takutkan dari kalian adl syahwat menyimpang yg terdapat dalam perut, & kemaluan kalian, & juga fitnah-fitnah yg menyesatkan. [HR. Ahmad No.18936].

Hadits Ahmad No.18936 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Abul Asyhab] dari [Ali bin Al Hakam] dari [Abu Barzah Al Aslamy]. Abul Asyhab berkata; "Aku tidak mengetahuinya kecuali dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya yang paling aku takutkan dari kalian adalah syahwat menyimpang yang terdapat dalam perut, dan kemaluan kalian, dan juga fitnah-fitnah yang menyesatkan."]]]

Hadits Ahmad 18937

حَدَّثَنَاه يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ عَنْ أَبِي الْحَكَمِ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَفُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْهَوَى

Sungguh yg sangat aku takutkan dari kalian adl syahwat keji dari perut, & kemaluan kalian, serta hawa nafsu yg menyesatkan. [HR. Ahmad No.18937].

Hadits Ahmad No.18937 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan sebuah hadits pada kami [Yazid] telah mengkabarkan kepada kami [Abul Asyhab] dari [Abul Hakam Al Bunany] dari [Abu Barzah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sungguh yang sangat aku takutkan dari kalian adalah syahwat keji dari perut, dan kemaluan kalian, serta hawa nafsu yang menyesatkan."]]]

Hadits Ahmad 18938

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ أَبِي بَرْزَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ وَغِفَارٌ غَفَرَ اللَّهُ لَهَا مَا أَنَا قُلْتُهُ وَلَكِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَالَهُ

Aslam(artinya; selamat), mudah-mudahan Allah menyelamatkan mereka. Dan (suku) Ghifar(artinya; terampuni), mudah-mudahan Allah mengampuni mereka, bukan aku yg mengatakannya akan tetapi Allah ta'ala yg mengatakannya. [HR. Ahmad No.18938].

Hadits Ahmad No.18938 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdy] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Ali bin Zaid] dari [Al Mughirah bin Abu Barzah] dari [Bapaknya] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: (suku) Aslam(artinya; selamat), mudah-mudahan Allah menyelamatkan mereka. Dan (suku) Ghifar(artinya; terampuni), mudah-mudahan Allah mengampuni mereka, bukan aku yang mengatakannya akan tetapi Allah ta'ala yang mengatakannya."]]]

Hadits Ahmad 18939

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي حَمْزَةَ جَارِهِمْ قَالَ سَمِعْتُ حُمَيْدَ بْنَ هِلَالٍ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ كَانَ أَبْغَضَ النَّاسِ أَوْ أَبْغَضَ الْأَحْيَاءِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَقِيفُ وَبَنُو حَنِيفَةَ

Manusia atau kabilah yg paling dibenci Rasulullah adl bani Tsaqif & bani Hanifah. [HR. Ahmad No.18939].

Hadits Ahmad No.18939 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah mengkabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Hamzah Jarihim] berkata; aku mendengar [Humaid bin Hilal] menceritakan dari [Abdullah bin Mutharrif] dari [Abu Barzah] berkata; "Manusia atau kabilah yang paling dibenci Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah bani Tsaqif dan bani Hanifah."]]]

Hadits Ahmad 18940

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ شَاذَانُ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ يَعْنِي ابْنَ عَيَّاشٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلْ الْإِيمَانُ قَلْبَهُ لَا تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِينَ وَلَا تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ فَإِنَّهُ مَنْ يَتَّبِعْ عَوْرَاتِهِمْ يَتَّبِعْ اللَّهُ عَوْرَتَهُ وَمَنْ يَتَّبِعْ اللَّهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ فِي بَيْتِهِ

orang yg imannya masih sebatas lisannya & belum masuk ke hati, janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim, janganlah kalian mencari-cari aurat ('aib) mereka. Karena barang siapa yg selalu mencari-cari kesalahan mereka, maka Allah akan membongkar kesalahannya, serta barang siapa yg diungkap auratnya oleh Allah, maka Dia akan memperlihatkannya (aibnya) di rumahnya. [HR. Ahmad No.18940].

Hadits Ahmad No.18940 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir bin Syadzan]; telah mengkabarkan kepada kami [Abu Bakar] yaitu Ibnu 'Ayyasy dari [Al A'masy] dari [Sa'id bin Abdillah bin Juraij] dari [Abu Barzah Al Aslamy] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai orang yang imannya masih sebatas lisannya dan belum masuk ke hati, janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim, janganlah kalian mencari-cari aurat ('aib) mereka. Karena barang siapa yang selalu mencari-cari kesalahan mereka, maka Allah akan membongkar kesalahannya, serta barang siapa yang diungkap auratnya oleh Allah, maka Dia akan memperlihatkannya (aibnya) di rumahnya."]]]

Hadits Ahmad 18941

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا سُكَيْنٌ حَدَّثَنَا سَيَّارُ بْنُ سَلَامَةَ سَمِعَ أَبَا بَرْزَةَ يَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْأَئِمَّةُ مِنْ قُرَيْشٍ إِذَا اسْتُرْحِمُوا رَحِمُوا وَإِذَا عَاهَدُوا وَفَوْا وَإِذَا حَكَمُوا عَدَلُوا فَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ ذَلِكَ مِنْهُمْ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Pemimpin itu dari bangsa Quraisy, karena apabila mereka dimintakan untuk menyayangi, maka mereka akan menyayangi [HR. Ahmad No.18941].

Hadits Ahmad No.18941 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah menceritakan kepada kami [Sukain] telah menceritakan kepada kami [Sayyar bin Salamah]; telah mendengar dari [Abu Barzah] -merafa'kan(menghubungkan hadits) kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: "Pemimpin itu dari bangsa Quraisy, karena apabila mereka dimintakan untuk menyayangi, maka mereka akan menyayangi, apabila mereka mengadakan perjanjian maka mereka akan menepatinya, apabila mereka menetapkan hukum, maka mereka akan berbuat adil. Dan barangsiapa yang tidak melaksanakan hal tersebut diantara mereka, maka baginya akan mendapat laknat dari Allah, malaikat dan manusia seluruhnya."]]]

Hadits Ahmad 18942

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ كِنَانَةَ بْنِ نُعَيْمٍ الْعَدَوِيِّ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي مَغْزًى لَهُ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ الْقِتَالِ قَالَ هَلْ تَفْقِدُونَ مِنْ أَحَدٍ قَالَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ نَفْقِدُ فُلَانًا وَفُلَانًا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَكِنْ أَفْقِدُ جُلَيْبِيبًا فَالْتَمِسُوهُ فَالْتَمَسُوهُ فَوَجَدُوهُ عِنْدَ سَبْعَةٍ قَدْ قَتَلَهُمْ ثُمَّ قَتَلُوهُ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ عَلَيْهِ فَقَالَ قَتَلَ سَبْعَةً ثُمَّ قَتَلُوهُ هَذَا مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ قَتَلَ سَبْعَةً وَقَتَلُوهُ هَذَا مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ فَرُفِعَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَضَعَهُ عَلَى سَاعِدِهِ فَمَا كَانَ لَهُ سَرِيرٌ إِلَّا سَاعِدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى دَفَنَهُ وَمَا ذَكَرَ غُسْلًا

Apakah kalian kehilangan seseorang?. Mereka menjawab; Ya, wahai Rasulullah, kami kehilangan si fulan & si fulan. Lalu Rasulullah bersabda:
Sedangkan aku kehilangan Julaibib, tolong cari dia!. Maka mereka mencarinya & mereka mendapatkannya telah membunuh tujuh orang kemudian mereka (musuh) berhasil membunuhnya. Maka Rasulullah datang & berdiri dihadapan jenazahnya Julaibib seraya bersabda:
Dia telah membunuh tujuh orang, & kemudian mereka membunuhnya, dia adl termasuk dariku & akupun termasuk darinya. Dia telah membunuh tujuh orang, & kemudian mereka membunuhnya, dia adl termasuk dariku & aku pun termasuk darinya. Kemudian dia dibawa ke hadapan Rasulullah , lalu diletakkan diatas lengan beliau, tak ada alas kecuali lengan Rasulullah hingga dia dikuburkan, & rowi Abu Barzah tak menyebutkan bila jenazahnya dimandikan. [HR. Ahmad No.18942].

Hadits Ahmad No.18942 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit Al Bunany] dari [Kinanah bin Nu'aim Al Adawy] dari [Abu Barzah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau berada dalam sebuah peperangan, yaitu ketika perang telah usai, beliau bersabda: "Apakah kalian kehilangan seseorang?." Mereka menjawab; "Ya, wahai Rasulullah, kami kehilangan si fulan dan si fulan. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sedangkan aku kehilangan Julaibib, tolong cari dia!." Maka mereka mencarinya dan mereka mendapatkannya telah membunuh tujuh orang kemudian mereka (musuh) berhasil membunuhnya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang dan berdiri dihadapan jenazahnya Julaibib seraya bersabda: "Dia telah membunuh tujuh orang, dan kemudian mereka membunuhnya, dia adalah termasuk dariku dan akupun termasuk darinya. Dia telah membunuh tujuh orang, dan kemudian mereka membunuhnya, dia adalah termasuk dariku dan aku pun termasuk darinya." Kemudian dia dibawa ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu diletakkan diatas lengan beliau, tidak ada alas kecuali lengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hingga dia dikuburkan, dan rowi Abu Barzah tidak menyebutkan bila jenazahnya dimandikan.]]]

Hadits Ahmad 18943

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِهْزَمٍ الْعَبْدِيُّ عَنْ أَبِي طَالُوتَ الْعَبْدِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ وَخَرَجَ مِنْ عِنْدِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زِيَادٍ وَهُوَ مُغْضَبٌ فَقَالَ مَا كُنْتُ أَظُنُّ أَنِّي أَعِيشُ حَتَّى أُخَلَّفُ فِي قَوْمٍ يُعَيِّرُونِي بِصُحْبَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا إِنَّ مُحَمَّدِيَّكُمْ هَذَا لَدَحْدَاحٌ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي الْحَوْضِ فَمَنْ كَذَّبَ فَلَا سَقَاهُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مِنْهُ

Maka barangsiapa yg mendustakannya maka Allah tabaraka wata'ala tak akan memberinya minum darinya. [HR. Ahmad No.18943].

Hadits Ahmad No.18943 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengkabarkan kepada kami [Muhammad bin Mihzam Al 'Abdy] dari [Abu Thalut Al 'Abdy] berkata; aku telah mendengar [Abu Barzah] ketika ia pergi meninggalkan Ubaidullah bin Ziyad dalam keadaan marah sambil mengeluarkan kata-kata; "Aku tidak pernah mengira akan hidup hingga masa yang suatu kaum mengejekku karena telah menjadi sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, " lalu mereka mengatakan; "Sungguh Muhammadmu itu orang yang pendek lagi gemuk." Padahal aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mennyebutkan tentang Al Haudh (telaga di Surga), beliau bersabda: "Maka barangsiapa yang mendustakannya maka Allah tabaraka wata'ala tidak akan memberinya minum darinya."]]]

Hadits Ahmad 18944

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْأَحْوَصِ قَالَ أَخْبَرَنِي رَبُّ هَذِهِ الدَّارِ أَبُو هِلَالٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَسَمِعَ رَجُلَيْنِ يَتَغَنَّيَانِ وَأَحَدُهُمَا يُجِيبُ الْآخَرَ وَهُوَ يَقُولُ لَا يَزَالُ حَوَارِيَّ تَلُوحُ عِظَامُهُ زَوَى الْحَرْبَ عَنْهُ أَنْ يُجَنَّ فَيُقْبَرَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرُوا مَنْ هُمَا قَالَ فَقَالُوا فُلَانٌ وَفُلَانٌ قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ ارْكُسْهُمَا رَكْسًا وَدُعَّهُمَا إِلَى النَّارِ دَعًّا

dua orang sahabatnya sedang menyanyi (berpantun) yg salah satunya membalas perkataan yg lain. Orang tersebut(salah satu dari mereka) Berkata; Para penolongku masih saja kelihatan tulangnya, bersembunyi untuk menghindar dari perang tapi malah mati berkalang tanah(mati terkubur). Maka Nabi bersabda; Perhatikan siapa keduanya itu!. Mereka menjawab; Keduanya adl si fulan & fulan!. Maka Nabi berdo'a; Ya Allah, balikkanlah mereka (kuburkan atau matikan) & campakkanlah mereka ke dalam neraka!. [HR. Ahmad No.18944].

Hadits Ahmad No.18944 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] -dan aku telah mendengarnya dari Abdullah bin Muhammad bin Abi Syaibah- telah mengkabarkan kepada kami [Muhammad bin Fudhail] dari [Yazid bin Ziyad] dari [Sulaiman bin 'Amru bin Al Ahwash]; telah mengabarkan kepada kami si pemelihara rumah ini yaitu [Abu Hilal] berkata; Aku telah mendengar [Abu Barzah] berkata; "Kami sedang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah perjalanan, beliau mendengar dua orang sahabatnya sedang menyanyi (berpantun) yang salah satunya membalas perkataan yang lain. Orang tersebut(salah satu dari mereka) Berkata; "Para penolongku masih saja kelihatan tulangnya, bersembunyi untuk menghindar dari perang tapi malah mati berkalang tanah(mati terkubur)." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Perhatikan siapa keduanya itu!." Mereka menjawab; "Keduanya adalah si fulan dan fulan!." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a; "Ya Allah, balikkanlah mereka (kuburkan atau matikan) dan campakkanlah mereka ke dalam neraka!."]]]

Hadits Ahmad 18945

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَلَا يُحِبُّ الْحَدِيثَ بَعْدَهَا

membenci tidur sebelum shalat 'Isya & tak menyukai berkata-kata(ngobrol, ngerumpi) setelahnya(setelah 'Isya). [HR. Ahmad No.18945].

Hadits Ahmad No.18945 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul wahhab bin Abdul Hamid] telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Abu Minhal] dari [Abu Barzah] bahwa sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat 'Isya dan tidak menyukai berkata-kata(ngobrol, ngerumpi) setelahnya(setelah 'Isya).]]]

Hadits Ahmad 18946

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سُكَيْنُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ حَدَّثَنَا سَيَّارُ بْنُ سَلَامَةَ أَبُو الْمِنْهَالِ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ أَبِي عَلَى أَبِي بَرْزَةَ وَإِنَّ فِي أُذُنَيَّ يَوْمَئِذٍ لَقُرْطَيْنِ وَإِنِّي غُلَامٌ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأُمَرَاءُ مِنْ قُرَيْشٍ ثَلَاثًا مَا فَعَلُوا ثَلَاثًا مَا حَكَمُوا فَعَدَلُوا وَاسْتُرْحِمُوا فَرَحِمُوا وَعَاهَدُوا فَوَفَوْا فَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ ذَلِكَ مِنْهُمْ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Para pemimpin itu dari Quraisy (beliau ulangi perkataan beliau itu hingga tiga kali), mereka tiada akan melakukan(kezhaliman) (beliau ulangi perkataan beliau itu juga hingga tiga kali), bila mereka menghukumi sesuatu mereka akan berbuat adil, & bila kalian meminta belas kasihan mereka akan mengasihi kalian, serta mereka akan selalu menepati janji yg telah mereka janjikan. Maka barang siapa yg tak melakukannya(mengangkat mereka menjadi pemimpin), maka laknat Allah, para malaikat & seluruh manusia akan menimpanya. [HR. Ahmad No.18946].

Hadits Ahmad No.18946 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Sukain bin Abdul Aziz] telah menceritakan kepada kami [Sayyar bin Salamah Abu Minhal], ia berkata; "Aku dan ayahku datang menemui [Abu Barzah] dan di telingaku waktu itu ada dua anting-anting sedang aku waktu itu masih kecil." Ia melanjutkan; lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Para pemimpin itu dari Quraisy (beliau ulangi perkataan beliau itu hingga tiga kali), mereka tiada akan melakukan(kezhaliman) (beliau ulangi perkataan beliau itu juga hingga tiga kali), bila mereka menghukumi sesuatu mereka akan berbuat adil, dan bila kalian meminta belas kasihan mereka akan mengasihi kalian, serta mereka akan selalu menepati janji yang telah mereka janjikan. Maka barang siapa yang tidak melakukannya(mengangkat mereka menjadi pemimpin), maka laknat Allah, para malaikat dan seluruh manusia akan menimpanya."]]]

Hadits Ahmad 18947

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا الْأَزْرَقُ بْنُ قَيْسٍ عَنْ شَرِيكِ بْنِ شِهَابٍ قَالَ كُنْتُ أَتَمَنَّى أَنْ أَلْقَى رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنِي عَنْ الْخَوَارِجِ فَلَقِيتُ أَبَا بَرْزَةَ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ فِي نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَقُلْتُ يَا أَبَا بَرْزَةَ حَدِّثْنَا بِشَيْءٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُهُ فِي الْخَوَارِجِ فَقَالَ أُحَدِّثُكَ بِمَا سَمِعَتْ أُذُنَيَّ وَرَأَتْ عَيْنَايَ أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِدَنَانِيرَ فَكَانَ يَقْسِمُهَا وَعِنْدَهُ رَجُلٌ أَسْوَدُ مَطْمُومُ الشَّعْرِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ أَبْيَضَانِ بَيْنَ عَيْنَيْهِ أَثَرُ السُّجُودِ فَتَعَرَّضَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَاهُ مِنْ قِبَلِ وَجْهِهِ فَلَمْ يُعْطِهِ شَيْئًا ثُمَّ أَتَاهُ مِنْ خَلْفِهِ فَلَمْ يُعْطِهِ شَيْئًا فَقَالَ وَاللَّهِ يَا مُحَمَّدُ مَا عَدَلْتَ مُنْذُ الْيَوْمَ فِي الْقِسْمَةِ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَضَبًا شَدِيدًا ثُمَّ قَالَ وَاللَّهِ لَا تَجِدُونَ بَعْدِي أَحَدًا أَعْدَلَ عَلَيْكُمْ مِنِّي قَالَهَا ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ يَخْرُجُ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ رِجَالٌ كَانَ هَذَا مِنْهُمْ هَدْيُهُمْ هَكَذَا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ لَا يَرْجِعُونَ إِلَيْهِ وَوَضَعَ يَدَهُ عَلَى صَدْرِهِ سِيمَاهُمْ التَّحْلِيقُ لَا يَزَالُونَ يَخْرُجُونَ حَتَّى يَخْرُجَ آخِرُهُمْ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمْ فَاقْتُلُوهُمْ قَالَهَا ثَلَاثًا شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيقَةِ قَالَهَا ثَلَاثًا وَقَدْ قَالَ حَمَّادٌ لَا يَرْجِعُونَ فِيهِ

didatangkan kepada Rasulullah uang dinar yg amat banyak, lalu beliau membaginya. Sementara ada seseorang yg berkulit hitam dgn rambut yg baru dipangkas, memakai baju yg sangat putih serta diantara kedua matanya ada bekas sujud, dia menuju ke hadapan Rasulullah dari arah depan, tapi dia tak mendapatkan apapun dari pembagian Rasulullah, lalu dia datang dari arah belakang beliau, namun juga tak diberikan. Lalu dia berkata; Demi Allah, wahai Muhammad, kamu tak adil dalam pembagian mulai hari ini!. Maka Rasulullah pun marah, kemudian beliau bersabda:
Demi Allah, kalian tak akan mendapatkan orang yg lebih adil dari padaku setelahku.(beliau mengucapkannya hingga tiga kali) kemudian beliau bersabda:
Akan muncul dari arah timur orang-orang yg dia termasuk dari golongan mereka, ciri atau tandanya persis seperti ini, mereka membaca Al Qur'an tetapi bacaannya tak melewati kerongkongannya, mereka keluar dari agama(Islam) sebagaimana panah menembus sasarannya & mereka tak dapat kembali(kepada ajaran Islam). Lalu beliau meletakkan tangannya diatas dadanya seraya bersabda:
Kebiasaan mereka adl membotak rambut, mereka terus keluar hingga keluar orang yg terakhir dari mereka. Maka apabila kalian melihat mereka maka bunuhlah mereka! (beliau mengatakannya hingga tiga kali). mereka adl makhluk yg paling jelek(beliau mengatakannya juga hingga tiga kali). Hammad berkata; Mereka tak dapat kembali(kepada Islam). [HR. Ahmad No.18947].

Hadits Ahmad No.18947 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengkabarkan kepada kami [Al Azraq bin Qais] dari [Syarik bin Syihab] berkata; Aku berangan-angan untuk bertemu dengan salah seorang dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang dapat memberikan kepadaku hadits yang menerangkan tentang orang khawarij, lalu aku bertemu dengan [Abu Barzah] di padang Arafah ketika dia bersama dengan murid-muridnya, lalu aku berkata; "Wahai Abu Barzah, ceritakanlah kepada kami suatu hadits yang kamu dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang orang Khawarij!." Lalu dia berkata; "Aku akan mengatakan kepada kalian hadits yang didengar oleh telingaku dan mataku juga melihatnya, suatu saat didatangkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam uang dinar yang amat banyak, lalu beliau membaginya. Sementara ada seseorang yang berkulit hitam dengan rambut yang baru dipangkas, memakai baju yang sangat putih serta diantara kedua matanya ada bekas sujud, dia menuju ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dari arah depan, tapi dia tidak mendapatkan apapun dari pembagian Rasulullah, lalu dia datang dari arah belakang beliau, namun juga tidak diberikan. Lalu dia berkata; "Demi Allah, wahai Muhammad, kamu tidak adil dalam pembagian mulai hari ini!" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun marah, kemudian beliau bersabda: "Demi Allah, kalian tidak akan mendapatkan orang yang lebih adil dari padaku setelahku.(beliau mengucapkannya hingga tiga kali) kemudian beliau bersabda: "Akan muncul dari arah timur orang-orang yang dia termasuk dari golongan mereka, ciri atau tandanya persis seperti ini, mereka membaca Al Qur'an tetapi bacaannya tidak melewati kerongkongannya, mereka keluar dari agama (Islam) sebagaimana panah menembus sasarannya dan mereka tidak dapat kembali (kepada ajaran Islam). Lalu beliau meletakkan tangannya diatas dadanya seraya bersabda: "Kebiasaan mereka adalah membotak rambut, mereka terus keluar hingga keluar orang yang terakhir dari mereka. Maka apabila kalian melihat mereka maka bunuhlah mereka! (Beliau mengatakannya hingga tiga kali). mMereka adalah makhluk yang paling jelek (beliau mengatakannya juga hingga tiga kali)." Hammad berkata; "Mereka tidak dapat kembali (kepada Islam)."]]]

Hadits Ahmad 18948

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ كِنَانَةَ بْنِ نُعَيْمٍ الْعَدَوِيِّ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ أَنَّ جُلَيْبِيبًا كَانَ امْرَأً يَدْخُلُ عَلَى النِّسَاءِ يَمُرُّ بِهِنَّ وَيُلَاعِبُهُنَّ فَقُلْتُ لِامْرَأَتِي لَا يَدْخُلَنَّ عَلَيْكُمْ جُلَيْبِيبٌ فَإِنَّهُ إِنْ دَخَلَ عَلَيْكُمْ لَأَفْعَلَنَّ وَلَأَفْعَلَنَّ قَالَ وَكَانَتْ الْأَنْصَارُ إِذَا كَانَ لِأَحَدِهِمْ أَيِّمٌ لَمْ يُزَوِّجْهَا حَتَّى يَعْلَمَ هَلْ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهَا حَاجَةٌ أَمْ لَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِرَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ زَوِّجْنِي ابْنَتَكَ فَقَالَ نِعِمَّ وَكَرَامَةٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَنُعْمَ عَيْنِي فَقَالَ إِنِّي لَسْتُ أُرِيدُهَا لِنَفْسِي قَالَ فَلِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِجُلَيْبِيبٍ قَالَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُشَاوِرُ أُمَّهَا فَأَتَى أُمَّهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ ابْنَتَكِ فَقَالَتْ نِعِمَّ وَنُعْمَةُ عَيْنِي فَقَالَ إِنَّهُ لَيْسَ يَخْطُبُهَا لِنَفْسِهِ إِنَّمَا يَخْطُبُهَا لِجُلَيْبِيبٍ فَقَالَتْ أَجُلَيْبِيبٌ ابْنَهْ أَجُلَيْبِيبٌ ابْنَهْ أَجُلَيْبِيبٌ ابْنَهْ لَا لَعَمْرُ اللَّهِ لَا تُزَوَّجُهُ فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَقُومَ لِيَأْتِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُخْبِرَهُ بِمَا قَالَتْ أُمُّهَا قَالَتْ الْجَارِيَةُ مَنْ خَطَبَنِي إِلَيْكُمْ فَأَخْبَرَتْهَا أُمُّهَا فَقَالَتْ أَتَرُدُّونَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْرَهُ ادْفَعُونِي فَإِنَّهُ لَمْ يُضَيِّعْنِي فَانْطَلَقَ أَبُوهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ قَالَ شَأْنَكَ بِهَا فَزَوَّجَهَا جُلَيْبِيبًا قَالَ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ لَهُ قَالَ فَلَمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْهِ قَالَ لِأَصْحَابِهِ هَلْ تَفْقِدُونَ مِنْ أَحَدٍ قَالُوا نَفْقِدُ فُلَانًا وَنَفْقِدُ فُلَانًا قَالَ انْظُرُوا هَلْ تَفْقِدُونَ مِنْ أَحَدٍ قَالُوا لَا قَالَ لَكِنِّي أَفْقِدُ جُلَيْبِيبًا قَالَ فَاطْلُبُوهُ فِي الْقَتْلَى قَالَ فَطَلَبُوهُ فَوَجَدُوهُ إِلَى جَنْبِ سَبْعَةٍ قَدْ قَتَلَهُمْ ثُمَّ قَتَلُوهُ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ هَا هُوَ ذَا إِلَى جَنْبِ سَبْعَةٍ قَدْ قَتَلَهُمْ ثُمَّ قَتَلُوهُ فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ عَلَيْهِ فَقَالَ قَتَلَ سَبْعَةً وَقَتَلُوهُ هَذَا مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ هَذَا مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا ثُمَّ وَضَعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سَاعِدَيْهِ وَحُفِرَ لَهُ مَا لَهُ سَرِيرٌ إِلَّا سَاعِدَا رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ وَضَعَهُ فِي قَبْرِهِ وَلَمْ يُذْكَرْ أَنَّهُ غَسَّلَهُ قَالَ ثَابِتٌ فَمَا كَانَ فِي الْأَنْصَارِ أَيِّمٌ أَنْفَقَ مِنْهَا وَحَدَّثَ إِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ ثَابِتًا قَالَ هَلْ تَعْلَمْ مَا دَعَا لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ صُبَّ عَلَيْهَا الْخَيْرَ صَبًّا وَلَا تَجْعَلْ عَيْشَهَا كَدًّا كَدًّا قَالَ فَمَا كَانَ فِي الْأَنْصَارِ أَيِّمٌ أَنْفَقَ مِنْهَا قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ مَا حَدَّثَ بِهِ فِي الدُّنْيَا أَحَدٌ إِلَّا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ مَا أَحْسَنَهُ مِنْ حَدِيثٍ

Nikahkanlah aku dgn anak perempuanmu!. Lalu ia menjawab; Silahkan kehormatan & kemuliaan buatku. Lalu beliau bersabda:
Sungguh aku menginginkannya bukan untukku. Lalu ia bertanya; Lalu untuk siapa wahai Rasulullah?. Beliau bersabda:
Untuk Julaibib. Ia mengatakan; Wahai Rasulullah, aku akan bermusyawarah dulu dgn ibunya. Lalu ia mendatangi istrinya & mengatakan padanya; Rasulullah hendak menikahi putrimu. Istrinya menjawab; Sungguh kehormatan & kemuliaan buatku.Suaminya berkata; Tetapi bukan untuk beliau, beliau melamarkan untuk Julaibib. Istrinya berkata; Apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya?, demi Allah, jangan kau nikahkan putrimu dgn Julaibbib!. Ketika ia bangun & hendak melaporkan keputusan istrinya kepada Rasulullah , puterinya berkata; Siapa yg meminangku pada kalian?. Lalu ibunya mengkabarkannya. Lalu puterinya itu berkata; Apakah kalian hendak menolak perintah Rasulullah ?, relakanlah aku sungguh beliau tak akan menyengsarakan aku. Lalu datanglah ayahnya kepada Rasulullah & mengkabari beliau, ia berkata; Nikahkanlah ia!. Lalu Rasulullah menikahkannya dgn Julaibib. Ia Abu Barzah berkata; Lalu Rasulullah keluar untuk berperang hingga peperangan usai & semua atas kehendak Allah, lalu beliau bersabda pada para sahabatnya: Apakah kalian kehilangan seseorang?. Mereka menjawab; Kami kehilangan Fulan, kami kehilangan si fulan. Beliau bersabda:
Lihatlah, apakah kalian kehilangan seseorang?. Mereka menjawab; Tidak. Lalu Rasulullah bersabda:
Tetapi aku kehilangan seseorang, aku kehilangan Julaibib, carilah ia di antara orang-orang yg meninggal. Ia berkata; Lalu mereka mencarinya & berhasil menemukannya diantara tujuh orang musuhnya yg berhasil ia bunuh kemudian mereka membunuhnya. Lalu mereka berkata; Wahai Rasulullah, ini dia diantara tujuh orang yg mati, mereka berhasil ia bunuh lalu mereka membunuhnya. Lalu datanglah Rasulullah & berdiri didekatnya seraya bersabda:
Ia telah membunuh tujuh orang lalu mereka membunuhnya, ia adl bagianku & aku dari golongannya (beliau ulang dua atau tiga kali). Lalu Rasulullah memanggulnya & beliau menguburkannya yg tiada tumpuan kecuali pundak Rasulullah hingga beliau letakkan di tempat kuburnya & tak disebutkan bahwa ia dimandikan. Tsabit berkata dgn tambahan; Hingga di kemudian hari tak ada seorang Anshar yg lebih banyak berderma daripada isterinya, & Ishak bin Abdullah bin Abu Thalhah menceritakan pada Tsabit, ia berkata; Apakah kalian tahu apa yg diucapkan Rasulullah untuknya?., ia melanjutkan; Allahumma shubba 'alaihal khair shubba, walaa taj'al 'aisyaha kaddan kaddan (Ya Allah berikanlah kebaikan untuk isterinya yg melimpah, & jangan engkau beri dalam kehidupannya kesempitan-kesempitan). Ia berkata; Tiada seorang janda Anshar yg paling banyak berinfak melebihi dia isteri Julaibib. Abu Abdurrahman berkata; Tidak ada seorang yg menceritakan hadits ini kecuali Hammad bin Salamah yg paling baik haditsnya. [HR. Ahmad No.18948].

Hadits Ahmad No.18948 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dari [Kinanah bin Nu'aim Al Adawy] dari [Abu Barzah Al Aslamy] menyebutkan bahwa ada seorang lelaki bernama Julaibib yang suka memasuki tempat wanita, mondar-mandir di hadapan mereka dan suka mengajak mereka bercanda. Lalu aku mengatakan pada istriku; "Jangan sekali-kali Julaibib mendatangimu, sungguh kalau dia menemuimu, aku akan berbuat sesuatu dan aku akan berbuat sesuatu. Dan sudah menjadi tradisi orang-orang Anshar bila ia memiliki wanita janda, maka ia tidak menikahkan anak putrinya sehingga mengetahui apakah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memiliki hajat atau tidak. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada seorang lelaki Anshar: "Nikahkanlah aku dengan anak perempuanmu!." Lalu ia menjawab; "Silahkan kehormatan dan kemuliaan buatku." Lalu beliau bersabda: "Sungguh aku menginginkannya bukan untukku." Lalu ia bertanya; "Lalu untuk siapa wahai Rasulullah?." Beliau bersabda: "Untuk Julaibib." Ia mengatakan; "Wahai Rasulullah, aku akan bermusyawarah dulu dengan ibunya." Lalu ia mendatangi istrinya dan mengatakan padanya; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hendak menikahi putrimu." Istrinya menjawab; "Sungguh kehormatan dan kemuliaan buatku."Suaminya berkata; "Tetapi bukan untuk beliau, beliau melamarkan untuk Julaibib." Istrinya berkata; "Apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya?, demi Allah, jangan kau nikahkan putrimu dengan Julaibbib!." Ketika ia bangun dan hendak melaporkan keputusan istrinya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, puterinya berkata; "Siapa yang meminangku pada kalian?." Lalu ibunya mengkabarkannya. Lalu puterinya itu berkata; "Apakah kalian hendak menolak perintah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?, relakanlah aku sungguh beliau tidak akan menyengsarakan aku." Lalu datanglah ayahnya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mengkabari beliau, ia berkata; "Nikahkanlah ia!." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menikahkannya dengan Julaibib. Ia (Abu Barzah) berkata; Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar untuk berperang hingga peperangan usai dan semua atas kehendak Allah, lalu beliau bersabda pada para sahabatnya: "Apakah kalian kehilangan seseorang?." Mereka menjawab; "Kami kehilangan Fulan, kami kehilangan si fulan." Beliau bersabda: "Lihatlah, apakah kalian kehilangan seseorang?." Mereka menjawab; "Tidak." Lalu Rasulullah bersabda: "Tetapi aku kehilangan seseorang, aku kehilangan Julaibib, carilah ia di antara orang-orang yang meninggal." Ia berkata; "Lalu mereka mencarinya dan berhasil menemukannya diantara tujuh orang musuhnya yang berhasil ia bunuh kemudian mereka membunuhnya." Lalu mereka berkata; "Wahai Rasulullah, ini dia diantara tujuh orang yang mati, mereka berhasil ia bunuh lalu mereka membunuhnya." Lalu datanglah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berdiri didekatnya seraya bersabda: "Ia telah membunuh tujuh orang lalu mereka membunuhnya, ia adalah bagianku dan aku dari golongannya (beliau ulang dua atau tiga kali)." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggulnya dan beliau menguburkannya yang tiada tumpuan kecuali pundak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hingga beliau letakkan di tempat kuburnya dan tidak disebutkan bahwa ia dimandikan." Tsabit berkata dengan tambahan; "Hingga di kemudian hari tidak ada seorang Anshar yang lebih banyak berderma daripada isterinya, dan Ishak bin Abdullah bin Abu Thalhah menceritakan pada Tsabit, ia berkata; "Apakah kalian tahu apa yang diucapkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuknya?.", ia melanjutkan; "Allahumma shubba 'alaihal khair shubba, walaa taj'al 'aisyaha kaddan kaddan (Ya Allah berikanlah kebaikan untuk isterinya yang melimpah, dan jangan engkau beri dalam kehidupannya kesempitan-kesempitan)." Ia berkata; "Tiada seorang janda Anshar yang paling banyak berinfak melebihi dia isteri Julaibib." Abu Abdurrahman berkata; "Tidak ada seorang yang menceritakan hadits ini kecuali Hammad bin Salamah yang paling baik haditsnya.]]]

Hadits Ahmad 18949

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ يَعْنِي ابْنَ شُعَيْبِ بْنِ الْحَبْحَابِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْوَازِعِ جَابِرًا الرَّاسِبِيَّ ذَكَرَ أَنَّ أَبَا بَرْزَةَ حَدَّثَهُ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي لَا أَدْرِي لَعَسَى أَنْ تَمْضِيَ وَأَبْقَى بَعْدَكَ فَحَدِّثْنِي بِشَيْءٍ يَنْفَعُنِي اللَّهُ بِهِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْعَلْ كَذَا افْعَلْ كَذَا أَنَا نَسِيتُ ذَلِكَ وَأَمِزْ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ

menyingkirkan gangguan dari jalan. [HR. Ahmad No.18949].

Hadits Ahmad No.18949 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar] yaitu Ibnu Syu'aib bin Al Habhab berkata; Aku mendengar [Abul Wazi' Jabir Ar Rasiby] menyebutkan bahwa [Abu Barzah] telah menceritakan padanya, ia berkata; Aku menanyakan pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Wahai Rasulullah, sungguh aku tidak mengetahui bilakah aku masih hidup setelah engkau ataukah tidak, oleh karena itu katakanlah padaku sesuatu yang Allah memberi manfaat untukku dengannya." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kerjakanlah ini dan itu, " yang pertama aku lupa, sedang yang kedua adalah menyingkirkan gangguan dari jalan."]]]

Hadits Ahmad 18950

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا عُيَيْنَةُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ خَرَجْتُ يَوْمًا أَمْشِي فَإِذَا بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَوَجِّهًا فَظَنَنْتُهُ يُرِيدُ حَاجَةً فَجَعَلْتُ أَخْنَسُ عَنْهُ وَأُعَارِضُهُ فَرَآنِي فَأَشَارَ إِلَيَّ فَأَتَيْتُهُ فَأَخَذَ بِيَدِي فَانْطَلَقْنَا نَمْشِي جَمِيعًا فَإِذَا نَحْنُ بِرَجُلٍ يُصَلِّي يُكْثِرُ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتُرَاهُ مُرَائِيًا فَقُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ فَأَرْسَلَ يَدِي ثُمَّ طَبَّقَ بَيْنَ كَفَّيْهِ فَجَمَعَهُمَا وَجَعَلَ يَرْفَعُهُمَا بِحِيَالِ مَنْكِبَيْهِ وَيَضَعُهُمَا وَيَقُولُ عَلَيْكُمْ هَدْيًا قَاصِدًا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَإِنَّهُ مَنْ يُشَادَّ الدِّينَ يَغْلِبْهُ و قَالَ يَزِيدُ بِبَغْدَادَ بُرَيْدَةُ الْأَسْلَمِيُّ وَقَدْ كَانَ قَالَ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى بُرَيْدَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَا بُرَيْدَةُ الْأَسْلَمِيُّ

Apakah kamu tahu bahwa dia sedang riya` (agar dilihat orang)?
Maka aku berkata; Allah & rasul-Nya yg lebih tahu! Kemudian beliau menggandeng tanganku kemudian beliau menggabungkan antara dua telapak tangannya, lalu beliau mengangkatnya sejajar dgn ketiaknya lalu meletakkan keduanya lalu beliau bersabda:
Hendaklah kalian mengikuti petunjuk dgn sederhana(seimbang & tengah-tengah) -tiga kali- karena barang siapa yg memberatkan dirinya dalam agama ini maka dia akan kalah. Yazid berkata di Bagdad ada Buraidah Al Aslamy berkata dari Abu Barzah kemudian kembali ke Buraidah. Waki' & Muhammad bin Bakar juga menyebutkannya dari Buraidah Al Aslamy. [HR. Ahmad No.18950].

Hadits Ahmad No.18950 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Uyainah] dari [ayahnya] dari Abu Barzah Al Aslamy radliallahu 'anhu berkata: suatu hari aku keluar dengan berjalan kaki dan ternyata aku bertemu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedang ke arahku dan aku mengira beliau hendak membuang hajat, maka aku memperlambat jalanku dan aku memalingkan diri darinya, namun beliau melihatku, lalu beliau memberikan isyarat kepadaku, maka aku mendatanginya, lalu beliau mengambil tanganku dan kami pun berjalan bersama, lalu kami bertemu seseorang yang sedang shalat dengan memperpanjang ruku' dan sujud, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Apakah kamu tahu bahwa dia sedang riya` (agar dilihat orang)? Maka aku berkata; "Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu!" Kemudian beliau menggandeng tanganku kemudian beliau menggabungkan antara dua telapak tangannya, lalu beliau mengangkatnya sejajar dengan ketiaknya lalu meletakkan keduanya lalu beliau bersabda: "Hendaklah kalian mengikuti petunjuk dengan sederhana(seimbang dan tengah-tengah) -tiga kali- karena barang siapa yang memberatkan dirinya dalam agama ini maka dia akan kalah. Yazid berkata di Bagdad ada Buraidah Al Aslamy berkata dari Abu Barzah kemudian kembali ke [Buraidah]. [Waki'] dan [Muhammad bin Bakar] juga menyebutkannya dari [Buraidah Al Aslamy].]]]

Hadits Ahmad 18951

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ عَنْ أَبِي الْحَكَمِ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَفُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْهَوَى

Yang paling aku takutkan dari kalian adl mengikuti syahwat keji yg bersumber dari perut & kemaluan kalian & mengikuti hawa nafsu yg menyesatkan. [HR. Ahmad No.18951].

Hadits Ahmad No.18951 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] Telah mengkabarkan kepada kami [Abul `Asyhab] dari [Abul Hakam Al Bunany] dari [Abu Barzah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Yang paling aku takutkan dari kalian adalah mengikuti syahwat keji yang bersumber dari perut dan kemaluan kalian dan mengikuti hawa nafsu yang menyesatkan."]]]

Hadits Ahmad 18952

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا أَبُو هِلَالٍ الرَّاسِبِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمٍ عَنْ أَبِي الْوَازِعِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي شَيْئًا يَنْفَعُنِي اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِهِ فَقَالَ انْظُرْ مَا يُؤْذِي النَّاسَ فَاعْزِلْهُ عَنْ طَرِيقِهِمْ

Lihatlah sesuatu yg mengganggu manusia di jalanan lalu singkirkanlah. [HR. Ahmad No.18952].

Hadits Ahmad No.18952 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] Telah mengkabarkan kepada kami [Abul Hilal Ar Rasiby Muhammad bin Sulaim] dari [Abul Wazi'] dari [Abu Barzah] berkata; "Aku berkata pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Wahai Rasulullah ajarkanlah sesuatu padaku yang Allah berikan manfaat untukku!." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Lihatlah sesuatu yang mengganggu manusia di jalanan lalu singkirkanlah."]]]

Hadits Ahmad 18953

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ التَّيْمِيِّ وَيَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ يَزِيدُ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ كَانَتْ رَاحِلَةٌ أَوْ نَاقَةٌ أَوْ بَعِيرٌ عَلَيْهَا مَتَاعٌ لِقَوْمٍ فَأَخَذُوا بَيْنَ جَبَلَيْنِ وَعَلَيْهَا جَارِيَةٌ فَتَضَايَقَ بِهِمْ الطَّرِيقُ فَأَبْصَرَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَتْ تَقُولُ حَلْ حَلْ اللَّهُمَّ الْعَنْهَا أَوْ الْعَنْهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَصْحَبْنِي نَاقَةٌ أَوْ رَاحِلَةٌ أَوْ بَعِيرٌ عَلَيْهَا أَوْ عَلَيْهِ لَعْنَةٌ مِنْ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Jangan kau (manemani) memakai unta atau kendaraan yg diatasnya ada laknat dari Allah Tabaraka Wa Ta'ala. [HR. Ahmad No.18953].

Hadits Ahmad No.18953 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [At Taimiy] dan [Yazid] berkata; Telah mengkabarkan kepada kami [At Taimiy] dari [Abu Utsman] dari [Abu Barzah] berkata; berkata Yazid Al Aslamiy; "Ada seekor hewan tunggangan atau unta yang penuh dengan muatan dagangan suatu kaum lewat, hingga mereka menyusuri diantara dua buah bukit. Kebetulan unta tersebut juga ditunggangi seorang budak wanita. Rupanya jalan menjadi sempit dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat si budak (sedang mengeluhkan untanya) dan berkata; "Huz-huz, Ya Allah laknatilah unta itu atau laknatilah ia." maka beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan kau (manemani) memakai unta atau kendaraan yang diatasnya ada laknat dari Allah Tabaraka Wa Ta'ala."]]]

Hadits Ahmad 18954

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي الْأَزْرَقُ بْنُ قَيْسٍ قَالَ رَأَيْتُ شَيْخًا بِالْأَهْوَازِ يُصَلِّي الْعَصْرَ وَلِجَامُ دَابَّتِهِ فِي يَدِهِ فَجَعَلَتْ تَتَأَخَّرُ وَجَعَلَ يَنْكِصُ مَعَهَا وَرَجُلٌ قَاعِدٌ مِنْ الْخَوَارِجِ يَسُبُّهُ فَلَمَّا صَلَّى قَالَ إِنِّي قَدْ سَمِعْتُ مَقَالَتَكُمْ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّ غَزَوَاتٍ أَوْ سَبْعَ غَزَوَاتٍ فَشَهِدْتُ أَمْرَهُ وَتَيْسِيرَهُ فَكُنْتُ أَرْجِعُ مَعِي دَابَّتِي أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَدَعَهَا فَتَأْتِيَ مَأْلَفَهَا فَيَشُقَّ عَلَيَّ قَالَ قُلْتُ كَمْ صَلَّى قَالَ رَكْعَتَيْنِ قَالَ وَإِذَا هُوَ أَبُو بَرْزَةَ

aku telah berperang bersama Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sebanyak enam atau tujuh kali, aku menyaksikan urusan & kemudahan beliau, aku pulang bersama dgn kendaraanku ini lebih aku senangi dari pada aku melepaskannya (membiarkannya) sehingga harus dijinakkan kembali, & itu sangat menyusahkanku. Ia berkata; Aku bertanya; berapa raka'at ia shalat?. Ia menjawab; Dua raka'at.' Ia berkata; Ternyata dia adl Abu Barzah. [HR. Ahmad No.18954].

Hadits Ahmad No.18954 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Al Arzaq bin Qais] ia berkata; Aku melihat seorang syaikh Al Azhar yang sedang shalat asar sedang tali kekang kendaraannya ada di tangannya, sehingga terkadang unta itu berbalik ke belakang dan ia pun mundur bersama untanya. Ada seorang Khawarij yang sedang duduk memakinya, hingga usai melaksanakan shalat ia berkata; "Aku mendengar ucapanmu tadi, aku telah berperang bersama Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sebanyak enam atau tujuh kali, aku menyaksikan urusan dan kemudahan beliau, aku pulang bersama dengan kendaraanku ini lebih aku senangi dari pada aku melepaskannya (membiarkannya) sehingga harus dijinakkan kembali, dan itu sangat menyusahkanku." Ia berkata; Aku bertanya; "berapa raka'at ia shalat?." Ia menjawab; "Dua raka'at.' Ia berkata; "Ternyata dia adalah [Abu Barzah]."]]]

Hadits Ahmad 18955

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ صَمْعَةَ عَنْ أَبِي الْوَازِعِ الرَّاسِبِيِّ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ أَوْ أَنْتَفِعُ بِهِ قَالَ اعْزِلْ الْأَذَى عَنْ طَرِيقِ الْمُسْلِمِينَ

tunjukkan padaku suatu amal yg dapat memasukkan aku ke dalam surga atau yg bermanfaat untukku!. Rasulullah bersabda:
Jauhkanlah gangguan dari jalanan kaum muslimin. [HR. Ahmad No.18955].

Hadits Ahmad No.18955 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Aban bin Sam'ah] dari [Abu Al Wazi' Ar Rasiby] dari [Abu Barzah Al Aslamy] berkata; Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku suatu amal yang dapat memasukkan aku ke dalam surga atau yang bermanfaat untukku!." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jauhkanlah gangguan dari jalanan kaum muslimin."]]]

Hadits Ahmad 18956

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْمِنْهَالِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّوْمِ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثِ بَعْدَهَا

Rasulullah melarang tidur sebelum isyak & berbicara setelahnya(shalat 'Isya`). [HR. Ahmad No.18956].

Hadits Ahmad No.18956 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan padaku [Ibrahim bin Thahman] berkata; Aku mendengar [Abu Al Minhal] dari [Abu Barzah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang tidur sebelum isyak dan berbicara setelahnya(shalat 'Isya`).]]]

Hadits Ahmad 18957

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ بِمَا بَيْنَ السِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ يَعْنِي فِي الصُّبْحِ

membaca ayat antara enam puluh hingga seratus ayat di shalat subuh. [HR. Ahmad No.18957].

Hadits Ahmad No.18957 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Kkhalid] dari [Abu Al Minhal] dari [Abu Barzah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca ayat antara enam puluh hingga seratus ayat di shalat subuh.]]]

Hadits Ahmad 18958

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي شَدَّادُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَمْرٍو الرَّاسِبِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيَّ يَقُولُ قَتَلْتُ عَبْدَ الْعُزَّى بْنَ خَطَلٍ وَهُوَ مُتَعَلِّقٌ بِسِتْرِ الْكَعْبَةِ وَقُلْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِعَمَلٍ أَعْمَلُهُ فَقَالَ أَمِطْ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ

Jauhkanlah gangguan dari jalan, niscaya itu menjadi sedekah untukmu. [HR. Ahmad No.18958].

Hadits Ahmad No.18958 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] Telah menceritakan padaku [Syaddad bin Sa'id] Telah menceritakan padaku [Jabir bin 'Amru Ar Rasiby] berkata; Aku mendengar [Abu Barzah Al Aslamy] berkata; "Aku telah membunuh Abdul 'Uzza bin Khaththal sedang ia berlindung dibalik tirai ka'bah dan aku berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Wahai Rasulullah perintahkanlah aku suatu amalan yang bisa aku lakukan!." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Jauhkanlah gangguan dari jalan, niscaya itu menjadi sedekah untukmu."]]]

Hadits Ahmad 18959

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ قَالَ قَالَ لِي أَبِي انْطَلِقْ إِلَى أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ فَانْطَلَقْتُ مَعَهُ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَيْهِ فِي دَارِهِ وَهُوَ قَاعِدٌ فِي ظِلِّ عُلْوٍ مِنْ قَصَبٍ فَجَلَسْنَا إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ شَدِيدِ الْحَرِّ فَسَأَلَهُ أَبِي حَدِّثْنِي كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْمَكْتُوبَةَ قَالَ كَانَ يُصَلِّي الْهَجِيرَ الَّتِي تَدْعُونَهَا الْأُولَى حِينَ تَدْحَضُ الشَّمْسُ وَكَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ ثُمَّ يَرْجِعُ أَحَدُنَا إِلَى رَحْلِهِ فِي أَقْصَى الْمَدِينَةِ وَالشَّمْسُ حَيَّةٌ قَالَ وَنَسِيتُ مَا قَالَ فِي الْمَغْرِبِ قَالَ وَكَانَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يُؤَخِّرَ الْعِشَاءَ الَّتِي تَدْعُونَهَا الْعَتَمَةَ قَالَ وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا قَالَ وَكَانَ يَنْفَتِلُ مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ حِينَ يَعْرِفُ أَحَدُنَا جَلِيسَهُ وَكَانَ يَقْرَأُ بِالسِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ

melaksanakan shalat di siang hari yg panas(shalat Zhuhur) yg kalian sebut pertama adl ketika matahari bergeser ke barat, adapun untuk shalat 'Ashar adl ketika salah seorang diantara kami pulang ke rumahnya di Madinah sedang matahari masih bersinar terang sepenggalah. Ia (Abu Barzah) melanjutkan; Dan aku lupa apa yg dikatakannya (Rasulullah) di waktu Maghrib & Beliau (Rasulullah) menyukai untuk mengakhirkan shalat 'Isya serta beliau membenci tidur sebelumnya (sebelum 'Isya) & berkata-kata (ngobrol) setelahnya. Beliau menyelesaikan shalat shubuh ketika salah seorang dari kami mengetahui bahwa beliau telah membaca enam puluh hingga seratus ayat. [HR. Ahmad No.18959].

Hadits Ahmad No.18959 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; Telah menceritakan kepada kami ['Auf] dari [Abu Al Minhal] berkata; bapakku berkata padaku; "Pergilah kepada [Abu Barzah Al Aslamy]!." Maka aku pun pergi menemuinya bersama ayahku hingga sampai di rumahnya sedang ia sedang duduk bersandar pada salah satu tiang rumahnya yang terbuat dari bambu. Kami pun duduk di hadapannya sedang hari waktu itu sangat panas, ayahku lalu bertanya; "Katakan padaku bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat wajib!." Ia berkata; Adalah beliau Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila melaksanakan shalat di siang hari yang panas(shalat Zhuhur) yang kalian sebut pertama adalah ketika matahari bergeser ke barat, adapun untuk shalat 'Ashar adalah ketika salah seorang diantara kami pulang ke rumahnya di Madinah sedang matahari masih bersinar terang sepenggalah." Ia (Abu Barzah) melanjutkan; "Dan aku lupa apa yang dikatakannya (Rasulullah) di waktu Maghrib dan Beliau (Rasulullah) menyukai untuk mengakhirkan shalat 'Isya serta beliau membenci tidur sebelumnya (sebelum 'Isya) dan berkata-kata (ngobrol) setelahnya. Beliau menyelesaikan shalat shubuh ketika salah seorang dari kami mengetahui bahwa beliau telah membaca enam puluh hingga seratus ayat."]]]

Hadits Ahmad 18960

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ مُسَاوِرِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ أَتَيْتُ أَبَا بَرْزَةَ فَقُلْتُ هَلْ رَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ نَعَمْ رَجُلًا مِنَّا يُقَالُ لَهُ مَاعِزُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ أَبِي قَالَ رَوْحٌ مُسَاوِرُ بْنُ عُبَيْدٍ الْحِمَّانِيُّ

merajam salah seorang dari kami yg disebut dgn Ma'iz bin Malik. Bapakku berkata:
Rauh berkata:
Musawir bin Ubaid Al Himmani. [HR. Ahmad No.18960].

Hadits Ahmad No.18960 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; telah mengabarkan kepada kami ['Auf] dari [Musawir bin Ubaid] berkata; Aku telah mendatangi [Abu Barzah], lau aku berkata: apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah merajam seseorang? Lalu dia menjawab: "Ya, Beliau telah merajam salah seorang dari kami yang disebut dengan Ma'iz bin Malik." Bapakku berkata: [Rauh] berkata: [Musawir bin Ubaid Al Himmani].]]]

Hadits Ahmad 18961

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْوَازِعِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي رَاسِبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولًا إِلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ فِي شَيْءٍ لَا يَدْرِي مَهْدِيٌّ مَا هُوَ قَالَ فَسَبُّوهُ وَضَرَبُوهُ فَشَكَا ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ أَنَّكَ أَتَيْتَ أَهْلَ عُمَانَ مَا سَبُّوكَ وَمَا ضَرَبُوكَ حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا مَهْدِيٌّ حَدَّثَنَا جَابِرٌ أَبُو الْوَازِعِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بَرْزَةَ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولًا إِلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ

Sekiranya engkau mendatangi penduduk 'Oman, tentulah mereka tak menghina & memuulimu. Telah mengabarkan kepada kami Yunus telah mengabarkan kepada kami Mahdy telah mengabarkan kepada kami Jabir Abul Wazi' berkata; Aku mendengar dari Abu Barzah menceritakan dari Nabi , ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengutus seorang utusan kepada sekelompok penduduk di perkampungan Arab, lalu ia sebutkan hadits tersebut. [HR. Ahmad No.18961].

Hadits Ahmad No.18961 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami ['Affan] telah mengabarkan kepada kami [Mahdy bin Maimun] telah mengabarkan kepada kami [Abul Wazi'] seorang dari bani Rasib berkata; Aku mendengar [Abu Barzah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengirim seorang utusan kepada satu kaum di perkampungan Arab untuk suatu urusan (Mahdy tidak tahu untuk urusan apa). Lalu mereka mencaci dan memukuli utusan Rasulullah tersebut sehingga ia mengadukan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dan beliau bersabda: "Sekiranya engkau mendatangi penduduk 'Oman, tentulah mereka tidak menghina dan memuulimu." Telah mengabarkan kepada kami [Yunus] telah mengabarkan kepada kami [Mahdy] telah mengabarkan kepada kami [Jabir Abul Wazi'] berkata; Aku mendengar dari [Abu Barzah] menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengutus seorang utusan kepada sekelompok penduduk di perkampungan Arab, lalu ia sebutkan hadits tersebut.]]]

Hadits Ahmad 18962

حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سَيَّارِ بْنِ سَلَامَةَ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُؤَخِّرُ الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا وَكَانَ يَقْرَأُ فِي الْفَجْرِ مَا بَيْنَ الْمِائَةِ إِلَى السِّتِّينَ وَكَانَ يَنْصَرِفُ حِينَ يَنْصَرِفُ وَبَعْضُنَا يَعْرِفُ وَجْهَ بَعْضٍ

mengakhirkan shalat isya di sepertiga malam, beliau membenci tidur sebelum isya & ngobrol (mengerumpi) setelahnya, beliau membaca antara seratus hingga enam puluh ayat di shalat subuh & beliau selesai shalat subuh sedang diantara kami mengenali wajah masing-masing. [HR. Ahmad No.18962].

Hadits Ahmad No.18962 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Yunus] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Sayyar bin Salamah] dari [Abu Barzah Al Aslamy] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengakhirkan shalat isya di sepertiga malam, beliau membenci tidur sebelum isya dan ngobrol (mengerumpi) setelahnya, beliau membaca antara seratus hingga enam puluh ayat di shalat subuh dan beliau selesai shalat subuh sedang diantara kami mengenali wajah masing-masing.]]]

Hadits Ahmad 18963

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا قُطْبَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ نَادَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَسْمَعَ الْعَوَاتِقَ فَقَالَ يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلْ الْإِيمَانُ قَلْبَهُ لَا تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِينَ وَلَا تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ فَإِنَّهُ مَنْ يَتَّبِعْ عَوْرَةَ أَخِيهِ يَتَّبِعْ اللَّهُ عَوْرَتَهُ حَتَّى يَفْضَحَهُ فِي بَيْتِهِ

Wahai sekalian manusia yg telah berikrar iman dgn lisannya sedang keimanan belum merasuk kedalam hatinya, janganlah kalian menghina kaum muslimin & jangan mengumbar aib mereka, karena barang siapa yg membuka aib saudaranya maka Allah akan membongkar aibnya, sehingga nampak jelas aibnya di keluarganya. [HR. Ahmad No.18963].

Hadits Ahmad No.18963 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Adam] telah mengabarkan kepada kami [Quthbah] dari [Al `A'masy] dari [seorang penduduk Bashrah] dari [Abu Barzah Al `Aslamy] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menyeru dengan suara keras hingga orang-orang tua pun mendengar seruan beliau, beliau bersabda: "Wahai sekalian manusia yang telah berikrar iman dengan lisannya sedang keimanan belum merasuk kedalam hatinya, janganlah kalian menghina kaum muslimin dan jangan mengumbar aib mereka, karena barang siapa yang membuka aib saudaranya maka Allah akan membongkar aibnya, sehingga nampak jelas aibnya di keluarganya."]]]

Hadits Ahmad 18964

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شَدَّادٌ أَبُو طَلْحَةَ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ عَمْرٍو أَبُو الْوَازِعِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِعَمَلٍ أَعْمَلُهُ قَالَ أَمِطْ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ

tunjukan suatu amalan yg dapat aku kerjakan!. Beliau bersabda:
Singkirkanlah gangguan dari jalan, itu terhitung menjadi sedekah untukmu. [HR. Ahmad No.18964].

Hadits Ahmad No.18964 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abu Sa'id] telah mengabarkan kepada kami [Syaddad Abu Thalhah] telah mengabarkan kepada kami [Jabir bin Amru Abul Wazi'] dari [Abu Barzah] berkata; "Wahai Rasulullah, tunjukan suatu amalan yang dapat aku kerjakan!." Beliau bersabda: "Singkirkanlah gangguan dari jalan, itu terhitung menjadi sedekah untukmu."]]]

Hadits Ahmad 18965

قَالَ وَقَتَلْتُ عَبْدَ الْعُزَّى بْنَ خَطَلٍ وَهُوَ مُتَعَلِّقٌ بِسِتْرِ الْكَعْبَةِ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ النَّاسُ آمِنُونَ غَيْرَ عَبْدِ الْعُزَّى بْنِ خَطَلٍ

Semua orang aman kecuali 'Abdul uzza bin khathal. [HR. Ahmad No.18965].

Hadits Ahmad No.18965 Secara Lengkap

[[[Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Barzah]; perawi berkata: dan aku telah membunuh Abdul Uzza bin khathal sementara dia sedang bergantung pada tirai penutup ka'bah. Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda pada hari penaklukan Mekkah: "Semua orang aman kecuali 'Abdul Uzza bin khathal."]]]

Hadits Ahmad 18966

وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ لِي حَوْضًا مَا بَيْنَ أَيْلَةَ إِلَى صَنْعَاءَ عَرْضُهُ كَطُولِهِ فِيهِ مِيزَابَانِ يَنْثَعِبَانِ مِنْ الْجَنَّةِ مِنْ وَرِقٍ وَالْآخَرُ مِنْ ذَهَبٍ أَحْلَى مِنْ الْعَسَلِ وَأَبْرَدُ مِنْ الثَّلْجِ وَأَبْيَضُ مِنْ اللَّبَنِ مَنْ شَرِبَ مِنْهُ لَمْ يَظْمَأْ حَتَّى يَدْخُلَ الْجَنَّةَ فِيهِ أَبَارِيقُ عَدَدَ نُجُومِ السَّمَاءِ

aku mempunyai telaga yg luasnya antara ailah & sana'aku telah mendengar, luasnya seperti panjangnya, di surga itu ada dua kanal mengalir yg terbuat dari perak, & yg lainnya dari emas lebih manis dari madu & lebih dingin dari es & lebih putih dari susu, barangsiapa yg meminum darinya dia tak akan haus hingga masuk surga yg ditengahnya terdapat cerek-cerek yg jumlahnya sebanyak gugusan bintang dilangit. [HR. Ahmad No.18966].

Hadits Ahmad No.18966 Secara Lengkap

[[[Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Barzah]; Dan aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: aku mempunyai telaga yang luasnya antara ailah dan sana'aku telah mendengar, luasnya seperti panjangnya, di surga itu ada dua kanal mengalir yang terbuat dari perak, dan yang lainnya dari emas lebih manis dari madu dan lebih dingin dari es dan lebih putih dari susu, barangsiapa yang meminum darinya dia tidak akan haus hingga masuk surga yang ditengahnya terdapat cerek-cerek yang jumlahnya sebanyak gugusan bintang dilangit.]]]

Hadits Ahmad 18967

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا سُكَيْنُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ سَيَّارِ بْنِ سَلَامَةَ أَبِي الْمِنْهَالِ الرِّيَاحِيِّ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ أَبِي عَلَى أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ وَإِنَّ فِي أُذُنَيَّ يَوْمَئِذٍ لَقُرْطَيْنِ قَالَ وَإِنِّي لَغُلَامٌ قَالَ فَقَالَ أَبُو بَرْزَةَ إِنِّي أَحْمَدُ اللَّهَ أَنِّي أَصْبَحْتُ لَائِمًا لِهَذَا الْحَيِّ مِنْ قُرَيْشٍ فُلَانٌ هَاهُنَا يُقَاتِلُ عَلَى الدُّنْيَا وَفُلَانٌ هَاهُنَا يُقَاتِلُ عَلَى الدُّنْيَا يَعْنِي عَبْدَ الْمَلِكِ بْنَ مَرْوَانَ قَالَ حَتَّى ذَكَرَ ابْنَ الْأَزْرَقِ قَالَ ثُمَّ قَالَ إِنَّ أَحَبَّ النَّاسِ إِلَيَّ لَهَذِهِ الْعِصَابَةُ الْمُلَبَّدَةُ الْخَمِيصَةُ بُطُونُهُمْ مِنْ أَمْوَالِ الْمُسْلِمِينَ وَالْخَفِيفَةُ ظُهُورُهُمْ مِنْ دِمَائِهِمْ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأُمَرَاءُ مِنْ قُرَيْشٍ الْأُمَرَاءُ مِنْ قُرَيْشٍ الْأُمَرَاءُ مِنْ قُرَيْشٍ لِي عَلَيْهِمْ حَقٌّ وَلَهُمْ عَلَيْكُمْ حَقٌّ مَا فَعَلُوا ثَلَاثًا مَا حَكَمُوا فَعَدَلُوا وَاسْتُرْحِمُوا فَرَحِمُوا وَعَاهَدُوا فَوَفَوْا فَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ ذَلِكَ مِنْهُمْ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Kepemimpinan itu di tangan Quraisy, kepemimpinan itu di tangan Quraisy, kepemimpinan itu di tangan Quraisy, aku berhak atas mereka yg wajib mereka kerjakan, & mereka berhak atas kalian yg wajib kalian lakukan, selama mereka mengerjakan tugasnya (beliau ulang sampai tiga kali) apabila mereka menghukumi, mereka berbuat adil & bila mereka diminta lembut mereka akan bersikap lembut, jika mereka berjanji mereka menetapi, maka barang siapa dari mereka yg tak melakukannya, maka ia mendapat laknat Allah, malaikat & manusia seluruhnya. [HR. Ahmad No.18967].

Hadits Ahmad No.18967 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Sukain bin Abdul Aziz] dari [Sayyar bin Salamah Abul Minhal Ar Riyahi] berkata; Aku dan ayahku mendatangi Abu Barzah Al Aslamy sedang di hari itu telingaku masih mengenakan perhiasan yang terbuat dari permata, ia berkata; Aku masih kecil waktu itu. [Abu Barzah] berkata; "Aku bersyukur kepada Allah bahwa aku telah menjadi salah seorang pencela seorang keturunan Quraisy ini, manusia yang berperang karena dunia, manusia yang berperang karena untuk mendapatkan dunia, yaitu Abdul Malik bin Marwan." Ia berkata; hingga ia menyebutkan Ibnul Arzaq. Ia berkata; Lalu Abu Barzah berkata; "Sungguh aku lebih menyukai manusia pada golongan ini, orang yang berkain tebal atau mengenakan wol, ia hidup di tengah-tengah kaum musliamin dan mereka meringankan beban kaum muslimin." Ia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Kepemimpinan itu di tangan Quraisy, kepemimpinan itu di tangan Quraisy, kepemimpinan itu di tangan Quraisy, aku berhak atas mereka yang wajib mereka kerjakan, dan mereka berhak atas kalian yang wajib kalian lakukan, selama mereka mengerjakan tugasnya (beliau ulang sampai tiga kali) apabila mereka menghukumi, mereka berbuat adil dan bila mereka diminta lembut mereka akan bersikap lembut, jika mereka berjanji mereka menetapi, maka barang siapa dari mereka yang tidak melakukannya, maka ia mendapat laknat Allah, malaikat dan manusia seluruhnya."]]]

Hadits Ahmad 18968

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ أَبِي بَرْزَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ غِفَارُ غَفَرَ اللَّهُ لَهَا وَأَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ مَا أَنَا قُلْتُهُ وَلَكِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَالَهُ

Bani Ghifar, Allah telah mengampuni mereka, bani Aslam, Allah telah menyelamatkan mereka, bukan aku yg mengatakannya tapi Allah yg memfirmankannya. [HR. Ahmad No.18968].

Hadits Ahmad No.18968 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah mengkabariku [Syu'bah] dari [Ali bin Zaid] berkata; Aku mendengar [Al Mughirah bin Abu Barzah] bercerita dari [ayahnya] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bani Ghifar, Allah telah mengampuni mereka, bani Aslam, Allah telah menyelamatkan mereka, bukan aku yang mengatakannya tapi Allah yang memfirmankannya."]]]

Hadits Ahmad 18969

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ أَبُو طَالُوتَ حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ الْجُرَيْرِيُّ أَنَّ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ زِيَادٍ قَالَ لِأَبِي بَرْزَةَ هَلْ سَمِعْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَهُ قَطُّ يَعْنِي الْحَوْضَ قَالَ نَعَمْ لَا مَرَّةً وَلَا مَرَّتَيْنِ فَمَنْ كَذَّبَ بِهِ فَلَا سَقَاهُ اللَّهُ مِنْهُ

barang siapa yg mendustakannya maka Allah tiada akan memberinya minum darinya. [HR. Ahmad No.18969].

Hadits Ahmad No.18969 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abdushamad] telah mengabarkan kepada kami [Abdussalam Abu Thalut] telah mengabarkan kepada kami [Al Abbas Al Jurairy] bahwa Ubaidillah bin Ziyad berkata kepada [Abu Barzah]; "Apakah engaku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menyebutkan sedikit tentang Al Haudh (telaga di Surga)?." Ia menjawab; "Ya, bukan sekali atau dua kalia saja, barang siapa yang mendustakannya maka Allah tiada akan memberinya minum darinya."]]]

Hadits Ahmad 18970

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَيُونُسُ قَالَا ثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنِ الْأَزْرَقِ بْنِ قَيْسٍ أَنَّ شَرِيكَ بْنَ شِهَابٍ قَالَ يُونُسُ الْحَارِثِيُّ وَهَذَا حَدِيثُ عَبْدِ الصَّمَدِ قَالَ لَيْتَ أَنِّي رَأَيْتُ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنِي عَنْ الْخَوَارِجِ قَالَ فَلَقِيتُ أَبَا بَرْزَةَ فِي نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ حَدِّثْنِي شَيْئًا سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَوَارِجِ قَالَ أُحَدِّثُكُمْ بِشَيْءٍ قَدْ سَمِعَتْهُ أُذُنَايَ وَرَأَتْهُ عَيْنَايَ أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِدَنَانِيرَ فَقَسَمَهَا وَثَمَّ رَجُلٌ مَطْمُومُ الشَّعْرِ آدَمُ أَوْ أَسْوَدُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ أَثَرُ السُّجُودِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ أَبْيَضَانِ فَجَعَلَ يَأْتِيهِ مِنْ قِبَلِ يَمِينِهِ وَيَتَعَرَّضُ لَهُ فَلَمْ يُعْطِهِ شَيْئًا قَالَ يَا مُحَمَّدُ مَا عَدَلْتَ الْيَوْمَ فِي الْقِسْمَةِ فَغَضِبَ غَضَبًا شَدِيدًا ثُمَّ قَالَ وَاللَّهِ لَا تَجِدُونَ بَعْدِي أَحَدًا أَعْدَلَ عَلَيْكُمْ مِنِّي ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ يَخْرُجُ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ رِجَالٌ كَانَ هَذَا مِنْهُمْ هَدْيُهُمْ هَكَذَا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ ثُمَّ لَا يَرْجِعُونَ فِيهِ سِيمَاهُمْ التَّحْلِيقُ لَا يَزَالُونَ يَخْرُجُونَ حَتَّى يَخْرُجَ آخِرُهُمْ مَعَ الدَّجَّالِ فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاقْتُلُوهُمْ هُمْ شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيقَةِ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا الْأَزْرَقُ بْنُ قَيْسٍ عَنْ شَرِيكِ بْنِ شِهَابٍ قَالَ كُنْتُ أَتَمَنَّى أَنْ أَلْقَى رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنِي عَنْ الْخَوَارِجِ فَلَقِيتُ أَبَا بَرْزَةَ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ فِي نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

mendapatkan beberapa uang dinar, lalu beliau membagikannya, di situ ada seorang yg berambut sangat lebat atau hitam sedang diantara kedua matanya terdapat bekas sujud, dia mengenakan dua pakaian putih mendatangi Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam dari arah sebelah kanan beliau sedang ia tak mendapat bagian apa-apa seraya berkata; Hai Muhammad, engkau tak berlaku adil hari ini. Maka Rasulullah sangat marah sembari bersabda:
Tidak akan kalian dapati seorang yg lebih adil dariku sepeninggalku (beliau ulangi tiga kali). Ia berkata; Ada seorang yg datang dari arah timur ia bercirikan seperti ini; ia membaca Al Qur`an tetapi tak melebihi kerongkongannya, ia melepaskan agama ini sebagaimana anak panah lepas dari busurnya lalu tak kembali, ia berkepala botak, ia akan selalu muncul hingga Dajjal pun datang, maka apabila kalian bertemu dgn mereka maka bunuhlah!, karena mereka adl seburuk-buruk makhluk & penciptaan. Telah mengabarkan kepada kami 'Affan telah mengabarkan kepada kami Hammad bin Salamah telah mengkabari kami Al Azraq bin Qais dari Syarik bin Syihab berkata; Aku berangan-angan untuk bertemu seorang dari sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam yg dapat menerangkan padaku tentang khawarij, lalu aku bertemu dgn Abu Barzah di hari Arafah di antara beberapa orang sahabatnya, lalu ia sebutkan hadits tersebut. [HR. Ahmad No.18970].

Hadits Ahmad No.18970 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abdushamad] dan [Yunus], keduanya berkata; telah mengabarkan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Salamah dari [Al Azraq bin Qais] bahwa [Syarik bin Syihab] berkata; -berkata Yunus Al Haritsi; inilah hadits Abdushamad berkata; "Duhh sekiranya aku mendapat seorang dari sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam menceritakan hadits dari seorang Khawarij." Ia berkata; Lalu aku menemui [Abu Barzah] seorang sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam, aku bertanya; "Ceritakanlah padaku sesuatu yang pernah engkau dengar dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tentang orang Khawarij!." Ia berkata; "Akan aku ceritakan apa yang aku saksikan dengan kepalaku dan aku dengar sendiri dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, bahwa pernah Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mendapatkan beberapa uang dinar, lalu beliau membagikannya, di situ ada seorang yang berambut sangat lebat atau hitam sedang diantara kedua matanya terdapat bekas sujud, dia mengenakan dua pakaian putih mendatangi Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam dari arah sebelah kanan beliau sedang ia tidak mendapat bagian apa-apa seraya berkata; "Hai Muhammad, engkau tidak berlaku adil hari ini." Maka Rasulullah sangat marah sembari bersabda: "Tidak akan kalian dapati seorang yang lebih adil dariku sepeninggalku (beliau ulangi tiga kali). Ia berkata; Ada seorang yang datang dari arah timur ia bercirikan seperti ini; ia membaca Al Qur`an tetapi tidak melebihi kerongkongannya, ia melepaskan agama ini sebagaimana anak panah lepas dari busurnya lalu tidak kembali, ia berkepala botak, ia akan selalu muncul hingga Dajjal pun datang, maka apabila kalian bertemu dengan mereka maka bunuhlah!, karena mereka adalah seburuk-buruk makhluk dan penciptaan." Telah mengabarkan kepada kami ['Affan] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengkabari kami [Al Azraq bin Qais] dari [Syarik bin Syihab] berkata; Aku berangan-angan untuk bertemu seorang dari sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam yang dapat menerangkan padaku tentang khawarij, lalu aku bertemu dengan [Abu Barzah] di hari Arafah di antara beberapa orang sahabatnya, lalu ia sebutkan hadits tersebut.]]]

Hadits Ahmad 18971

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ كِنَانَةَ بْنِ نُعَيْمٍ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ أَنَّ جُلَيْبِيبًا كَانَ مِنْ الْأَنْصَارِ وَكَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ لِأَحَدِهِمْ أَيِّمٌ لَمْ يُزَوِّجْهَا حَتَّى يَعْلَمَ أَلِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهَا حَاجَةٌ أَمْ لَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ لِرَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ زَوِّجْنِي ابْنَتَكَ فَقَالَ نِعِمَّ وَنُعْمَةُ عَيْنٍ فَقَالَ لَهُ إِنِّي لَسْتُ لِنَفْسِي أُرِيدُهَا قَالَ فَلِمَنْ قَالَ لِجُلَيْبِيبٍ قَالَ حَتَّى أَسْتَأْمِرَ أُمَّهَا فَأَتَاهَا فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ ابْنَتَكِ قَالَتْ نِعِمَّ وَنُعْمَةُ عَيْنٍ زَوِّجْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهُ لَيْسَ يُرِيدُهَا لِنَفْسِهِ قَالَتْ فَلِمَنْ قَالَ لِجُلَيْبِيبٍ قَالَتْ حَلْقَى أَجُلَيْبِيبٌ ابْنَهْ مَرَّتَيْنِ لَا لَعَمْرُ اللَّهِ لَا أُزَوِّجُ جُلَيْبِيبًا قَالَ فَلَمَّا قَامَ أَبُوهَا لِيَأْتِيَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ الْفَتَاةُ لِأُمِّهَا مِنْ خِدْرِهَا مَنْ خَطَبَنِي إِلَيْكُمَا قَالَتْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فَتَرُدُّونَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْرَهُ ادْفَعُونِي إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّهُ لَا يُضَيِّعُنِي فَأَتَى أَبُوهَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ شَأْنَكَ بِهَا فَزَوَّجَهَا جُلَيْبِيبًا فَبَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَغْزًى لَهُ وَأَفَاءَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ تَفْقِدُونَ مِنْ أَحَدٍ قَالُوا نَفْقِدُ فُلَانًا وَنَفْقِدُ فُلَانًا فَقَالَ النَّبِيُّ لَكِنِّي أَفْقِدُ جُلَيْبِيبًا فَانْظُرُوهُ فِي الْقَتْلَى فَنَظَرُوهُ فَوَجَدُوهُ إِلَى جَنْبِ سَبْعَةٍ قَدْ قَتَلَهُمْ ثُمَّ قَتَلُوهُ قَالَ فَوَقَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ قَتَلَ سَبْعَةً ثُمَّ قَتَلُوهُ هَذَا مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ ثُمَّ حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سَاعِدَيْهِ مَا لَهُ سَرِيرٌ غَيْرَ سَاعِدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى حُفِرَ لَهُ ثُمَّ وَضَعَهُ فِي لَحْدِهِ وَمَا ذَكَرَ غُسْلًا

Nikahkanlah aku dgn anak perempuanmu!. Lalu ia menjawab; Silahkan, itu kehormatan & kemuliaan buatku. Lalu beliau bersabda:
Sungguh aku menginginkannya bukan untukku. Lalu ia bertanya; Lalu untuk siapa wahai Rasulullah?. Beliau bersabda:
Untuk Julaibib. Ia mengatakan; Wahai Rasulullah, aku akan bermusyawarah dulu dgn ibunya. Lalu ia mendatangi istrinya & mengatakan padanya; Rasulullah hendak menikahi putrimu. Istrinya menjawab; Sungguh kehormatan & kemuliaan buatku.Suaminya berkata; Tetapi bukan untuk beliau, beliau melamarkan untuk Julaibib. Istrinya berkata; Apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya?
(ia mengulanginya dua kali), demi Allah, jangan kau nikahkan putrimu dgn Julaibib. Ketika ia bangun & hendak melaporkan keputusan istrinya kepada Rasulullah , puterinya berkata; Siapa yg meminangku kepada kalian?. Lalu ibunya mengabarkannya. Lalu puterinya itu berkata; Apakah kalian hendak menolak perintah Rasulullah ?, relakanlah aku sungguh beliau tak akan menyengsarakan aku. Lalu datanglah ayahnya kepada Rasulullah & mengabari beliau, ia berkata; Nikahkanlah ia!. Lalu Rasulullah menikahkannya dgn Julaibib. Ia Abu Barzah berkata; Lalu Rasulullah berangkat untuk berperang hingga peperangan usai & semua atas kehendak Allah, lalu beliau bersabda pada para sahabatnya: Apakah kalian kehilangan seseorang?. Mereka menjawab; Kami kehilangan Fulan, kami kehilangan si fulan. Beliau bersabda:
Lihatlah, apakah kalian kehilangan seseorang?. Mereka menjawab; Tidak. Lalu Rasulullah bersabda:
Tetapi aku kehilangan seseorang, aku kehilangan Julaibib, carilah ia di antara orang-orang yg telah gugur. Ia berkata; Lalu mereka mencarinya & berhasil menemukannya diantara tujuh orang musuhnya yg berhasil ia bunuh kemudian mereka membantainya. Lalu mereka berkata; Wahai Rasulullah, ini dia diantara tujuh orang yg mati, mereka berhasil ia bunuh lalu mereka membunuhnya. Lalu datanglah Rasulullah & berdiri didekatnya seraya bersabda:
Ia telah membunuh tujuh orang lalu mereka membunuhnya, ia adl bagianku & aku dari golongannya. Lalu Rasulullah memanggulnya & beliau menguburkannya yg tiada tumpuan kecuali pundak Rasulullah hingga beliau letakkan di liang lahatnya & tak disebutkan bahwa ia dimandikan. [HR. Ahmad No.18971].

Hadits Ahmad No.18971 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abdushamad] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Kinanah bin Nu'aim] dari [Abu Barzah] bahwa Julaibib, sudah menjadi tradisi seorang lelaki Anshar dan para sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam, apabila mereka mempunyai anak perempuan menjanda, maka mereka tidak menikahkan puterinya sehingga Rasulullah menyebutkan hajatnya atau tidak. Suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada seorang lelaki Anshar: "Nikahkanlah aku dengan anak perempuanmu!." Lalu ia menjawab; "Silahkan, itu kehormatan dan kemuliaan buatku." Lalu beliau bersabda: "Sungguh aku menginginkannya bukan untukku." Lalu ia bertanya; "Lalu untuk siapa wahai Rasulullah?." Beliau bersabda: "Untuk Julaibib." Ia mengatakan; "Wahai Rasulullah, aku akan bermusyawarah dulu dengan ibunya." Lalu ia mendatangi istrinya dan mengatakan padanya; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hendak menikahi putrimu." Istrinya menjawab; "Sungguh kehormatan dan kemuliaan buatku."Suaminya berkata; "Tetapi bukan untuk beliau, beliau melamarkan untuk Julaibib." Istrinya berkata; "Apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya, apakah Julaibib itu anaknya? (ia mengulanginya dua kali), demi Allah, jangan kau nikahkan putrimu dengan Julaibib." Ketika ia bangun dan hendak melaporkan keputusan istrinya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, puterinya berkata; "Siapa yang meminangku kepada kalian?." Lalu ibunya mengabarkannya. Lalu puterinya itu berkata; "Apakah kalian hendak menolak perintah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?, relakanlah aku sungguh beliau tidak akan menyengsarakan aku." Lalu datanglah ayahnya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabari beliau, ia berkata; "Nikahkanlah ia!." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menikahkannya dengan Julaibib. Ia Abu Barzah berkata; Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berangkat untuk berperang hingga peperangan usai dan semua atas kehendak Allah, lalu beliau bersabda pada para sahabatnya: "Apakah kalian kehilangan seseorang?." Mereka menjawab; "Kami kehilangan Fulan, kami kehilangan si fulan." Beliau bersabda: "Lihatlah, apakah kalian kehilangan seseorang?." Mereka menjawab; "Tidak." Lalu Rasulullah bersabda: "Tetapi aku kehilangan seseorang, aku kehilangan Julaibib, carilah ia di antara orang-orang yang telah gugur." Ia berkata; "Lalu mereka mencarinya dan berhasil menemukannya diantara tujuh orang musuhnya yang berhasil ia bunuh kemudian mereka membantainya." Lalu mereka berkata; "Wahai Rasulullah, ini dia diantara tujuh orang yang mati, mereka berhasil ia bunuh lalu mereka membunuhnya." Lalu datanglah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berdiri didekatnya seraya bersabda: "Ia telah membunuh tujuh orang lalu mereka membunuhnya, ia adalah bagianku dan aku dari golongannya." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggulnya dan beliau menguburkannya yang tiada tumpuan kecuali pundak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hingga beliau letakkan di liang lahatnya dan tidak disebutkan bahwa ia dimandikan."]]]

Hadits Ahmad 18972

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَيَّارِ بْنِ سَلَامَةَ قَالَ دَخَلْتُ أَنَا وَأَبِي عَلَى أَبِي بَرْزَةَ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ وَقْتِ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ كَانَ يُصَلِّي الظُّهْرَ حِينَ تَزُولُ الشَّمْسُ وَالْعَصْرَ يَرْجِعُ الرَّجُلُ إِلَى أَقْصَى الْمَدِينَةِ وَالشَّمْسُ حَيَّةٌ وَالْمَغْرِبَ قَالَ سَيَّارٌ نَسِيتُهَا وَالْعِشَاءَ لَا يُبَالِي بَعْدَ تَأْخِيرِهَا إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ وَكَانَ لَا يُحِبُّ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا وَكَانَ يُصَلِّي الصُّبْحَ فَيَنْصَرِفُ الرَّجُلُ فَيَعْرِفُ وَجْهَ جَلِيسِهِ وَكَانَ يَقْرَأُ فِيهَا مَا بَيْنَ السِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ قَالَ سَيَّارٌ لَا أَدْرِي فِي إِحْدَى الرَّكْعَتَيْنِ أَوْ فِي كِلْتَيْهِمَا

Rasulullah melaksanakan shalat zhuhur ketika matahari tergelincir, shalat ashar ketika seseorang pulang ke Madinah sedang matahari masih tampak, & waktu maghrib (Sayyar berkata; Aku lupa dengannya., waktu isya beliau tak pedulikan, beliau akhirkan hingga sepertiga malam, beliau tak menyukai tidur sebelum isyal & berbicara setelahnya, & beliau shalat subuh hingga jika seseorang selesai dari shalatnya, ia mengetahui bekas tempat duduknya & beliau membaca di shalat itu antara enam puluh hingga seratus ayat. Sayyar berkata; Aku tak tahu bacaan itu untuk salah satu dari dua raka'at yg ada atau untuk kedua-duanya. [HR. Ahmad No.18972].

Hadits Ahmad No.18972 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Hajjaj] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Sayyar bin Salamah] berkata; Aku menemui [Abu Barzah] bersama ayahku kami menanyakan tentang waktu shalat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, lalu ia berkata; beliau Rasulullah melaksanakan shalat zhuhur ketika matahari tergelincir, shalat ashar ketika seseorang pulang ke Madinah sedang matahari masih tampak, dan waktu maghrib (Sayyar berkata; "Aku lupa dengannya.", waktu isya beliau tidak pedulikan, beliau akhirkan hingga sepertiga malam, beliau tidak menyukai tidur sebelum isyal dan berbicara setelahnya, dan beliau shalat subuh hingga jika seseorang selesai dari shalatnya, ia mengetahui bekas tempat duduknya dan beliau membaca di shalat itu antara enam puluh hingga seratus ayat." Sayyar berkata; "Aku tidak tahu bacaan itu untuk salah satu dari dua raka'at yang ada atau untuk kedua-duanya."]]]

Hadits Ahmad 18973

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ دِينَارٍ عَنْ أَبِي هَاشِمٍ عَنْ رُفَيْعٍ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ لَمَّا كَانَ بِآخِرَةٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَلَسَ فِي الْمَجْلِسِ فَأَرَادَ أَنْ يَقُومَ قَالَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَقُولُ الْآنَ كَلَامًا مَا كُنْتَ تَقُولُهُ فِيمَا خَلَا قَالَ هَذَا كَفَّارَةُ مَا يَكُونُ فِي الْمَجْلِسِ

subhanaka allahumma wabihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik (Maha suci engkau ya Allah, syukur pada-Mu aku bersaksi bahwa tiada Illah kecuali engkau, aku bermohon ampunan & bertaubat padamu) Lalu mereka berkata; Wahai Rasulullah, engkau telah mengatakan suatu ucapan yg engkau belum katakan sebelumnya. Beliau menjawab: Itu adl kafarat (penebus dosa) kalian dalam majelis. [HR. Ahmad No.18973].

Hadits Ahmad No.18973 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Ya'la] telah mengabarkan kepada kami [Al Hajjaj bin Dinar] dari [Abu Hasyim] dari [Rufa'i Abul Aliyah] dari [Abu Barzah Al Aslamy] bahwa setiap akhir kali Rasulullah bermajlis dan beliau hendak berdiri beliau berucap: "subhanaka allahumma wabihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik (Maha suci engkau ya Allah, syukur pada-Mu aku bersaksi bahwa tiada Illah kecuali engkau, aku bermohon ampunan dan bertaubat padamu) Lalu mereka berkata; "Wahai Rasulullah, engkau telah mengatakan suatu ucapan yang engkau belum katakan sebelumnya." Beliau menjawab: "Itu adalah kafarat (penebus dosa) kalian dalam majelis."]]]

Hadits Ahmad 18974

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ جَمِيلِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْوَضِيءِ قَالَ كُنَّا فِي سَفَرٍ وَمَعَنَا أَبُو بَرْزَةَ فَقَالَ أَبُو بَرْزَةَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا

Dua orang yg sedang mengadakan transaksi jual beli selama dalam posisi tawar-menawar (masih bisa memilih) selama belum berpisah. [HR. Ahmad No.18974].

Hadits Ahmad No.18974 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Abu Kamil] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Jamil bin Murrah] dari [Abil Wadhi] berkata; "Kami dalam sebuah perjalanan bersama Abu Barzah, maka [Abu Barzah] berkata: sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dua orang yang sedang mengadakan transaksi jual beli selama dalam posisi tawar-menawar (masih bisa memilih) selama belum berpisah."]]]

Hadits Ahmad 18975

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ مَطَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ شَكَّ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ فِي الْحَوْضِ فَأَرْسَلَ إِلَى أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ فَأَتَاهُ فَقَالَ لَهُ جُلَسَاءُ عُبَيْدِ اللَّهِ إِنَّمَا أَرْسَلَ إِلَيْكَ الْأَمِيرُ لِيَسْأَلَكَ عَنْ الْحَوْضِ فَهَلْ سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا قَالَ نَعَمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُهُ فَمَنْ كَذَّبَ بِهِ فَلَا سَقَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْهُ

menanyakan kepadamu tentang Al Haudh (telaga di surga), apakah engkau pernah mendengar dari Rasulullah tentang hal itu?. Dia menjawab; Ya, aku telah mendengar Rasulullah menyebutkannya bahwa barangsiapa yg mendustakannya (Al Haudh) maka Allah tak akan memberi minum darinya. [HR. Ahmad No.18975].

Hadits Ahmad No.18975 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah memberitakan pada kami [Ma'mar] dari [Mathar] dari [Abdullah bin Buraidah Al Aslamy] berkata; Ubaidullah bin Ziyad masih ragu-ragu tentang Al Haudh (telaga di surga) maka dia pun mengutus seseorang utusan untuk menemui Abu Barzah Al Aslamy. Lalu utusan tersebut mendatangi Abu Barzah, sesampainya di sana, para sahabat Ubaidullah bertanya kepada [Abu Barzakh Al-Aslami]; "Amir (pemimpin) kita mengutus para utusan kepadamu untuk menanyakan kepadamu tentang Al Haudh (telaga di surga), apakah engkau pernah mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang hal itu?." Dia menjawab; "Ya, aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkannya bahwa barangsiapa yang mendustakannya (Al Haudh) maka Allah tidak akan memberi minum darinya."]]]

Musnad Penduduk Bashrah