Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Imran Bin Hushain Radliyallahu Taala Anhuma

Hadits Ahmad 18976

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ فَقَرَأَ رَجُلٌ خَلْفَهُ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فَلَمَّا صَلَّى قَالَ أَيُّكُمْ قَرَأَ سَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فَقَالَ رَجُلٌ أَنَا قَالَ قَدْ عَرَفْتُ أَنَّ بَعْضَكُمْ خَالَجَنِيهَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ زُرَارَةَ بْنَ أَوْفَى يُحَدِّتُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ فَذَكَرَ مِثْلَهُ

Siapakah di antara kalian yg tadi membaca; Sabbihismarabbikal a'la?. Maka orang tadi menjawab; Aku!. Lalu beliau bersabda:
Aku telah mengetahui bahwa sebagian kalian telah menyibukkanku dengannya. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah berkata kepada kami Sa'id dari Qatadah berkata; aku telah mendengar Zurarah bin 'Aufa menceritakan dari Imran bin Hushain -lalu dia menyebutkan hadits yg sama-. [HR. Ahmad No.18976].

Hadits Ahmad No.18976 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin sa'id] dari [Syu'bah] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dan [Isma'il bin Ibrahim]; telah mengkabarkan kepada kami [Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Zurarah bin 'Aufa] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat dzuhur, lalu seseorang dibelakangnya membaca; "Sabbihismarabbikal a'la". Maka setelah beliau selesai melaksanakan shalat, beliau menanyakan: "Siapakah di antara kalian yang tadi membaca; "Sabbihismarabbikal a'la"?. Maka orang tadi menjawab; "Aku!." Lalu beliau bersabda: "Aku telah mengetahui bahwa sebagian kalian telah menyibukkanku dengannya." Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah berkata kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] berkata; aku telah mendengar [Zurarah bin 'Aufa] menceritakan dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu -lalu dia menyebutkan hadits yang sama-.]]]

Hadits Ahmad 18977

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ رَبَاحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا السَّوَّارِ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ رَبَاحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا السَّوَّارِ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Sifat malu itu semuanya baik. Telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Khalid bin Rabbah ia berkata; aku telah mendengar Abu As Sawwar berkata; aku telah mendengar dari Imran bin Hushain dari Nabi seperti hadits diatas. [HR. Ahmad No.18977].

Hadits Ahmad No.18977 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Khalid bin Rabah] ia berkata; Aku mendengar [Abu As Sawwar] berkata; "Aku telah mendengar [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sifat malu itu semuanya baik." Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Rabbah] ia berkata; aku telah mendengar [Abu As Sawwar] berkata; "aku telah mendengar dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits diatas."]]]

Hadits Ahmad 18978

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ بِي النَّاصُورُ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّلَاةِ فَقَالَ صَلِّ قَائِمًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبٍ

Shalatlah dgn berdiri, kalau kamu tak bisa maka dgn duduk & kalau kamu tak bisa maka dgn tiduran(berbaring). [HR. Ahmad No.18978].

Hadits Ahmad No.18978 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Thahman] dari [Husain al Mu'allim] dari [Ibnu Buraidah] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata; "Aku terserang penyakit bawasir, maka aku bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang tata cara shalat dalam keadaan sepeti itu." Lalu beliau mensabdakan: "Shalatlah dengan berdiri, kalau kamu tidak bisa maka dengan duduk dan kalau kamu tidak bisa maka dengan tiduran(berbaring)."]]]

Hadits Ahmad 18979

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا هِلَالُ بْنُ يَسَافٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ يَجِيءُ قَوْمٌ يَتَسَمَّنُونَ يُحِبُّونَ السِّمَنَ يُعْطُونَ الشَّهَادَةَ قَبْلَ أَنْ يُسْأَلُوهَا

Sebaik-baik manusia adl yg hidup pada masaku, kemudian yg selanjutnya kemudian yg selanjutnya kemudian akan datang suatu kaum yg (gemuk) mengaku-aku baik, padahal tak ada kebaikan pada dirinya, mereka memberikan persaksian sebelum mereka diminta untuk menjadi saksi. [HR. Ahmad No.18979].

Hadits Ahmad No.18979 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al 'Amasy] telah menceritakan kepada kami [Hilal bin Yasaf] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah yang hidup pada masaku, kemudian yang selanjutnya kemudian yang selanjutnya kemudian akan datang suatu kaum yang (gemuk) mengaku-aku baik, padahal tidak ada kebaikan pada dirinya, mereka memberikan persaksian sebelum mereka diminta untuk menjadi saksi."]]]

Hadits Ahmad 18980

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَسْأَلَةُ الْغَنِيِّ شَيْنٌ فِي وَجْهِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ أَبِي لَمْ أَعْلَمْ أَحَدًا أَسْنَدَهُ غَيْرَ وَكِيعٍ

Orang kaya yg meminta-minta adl suatu cela (keburukan) pada wajahnya nanti dihari kiamat. Bapakku berkata; Aku tak mengetahui seorangpun yg menyambungkan sanad ini kecuali dari Waki'. [HR. Ahmad No.18980].

Hadits Ahmad No.18980 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Abul Asyhab] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang kaya yang meminta-minta adalah suatu cela (keburukan) pada wajahnya nanti dihari kiamat." Bapakku berkata; "Aku tidak mengetahui seorangpun yang menyambungkan sanad ini kecuali dari Waki'."]]]

Hadits Ahmad 18981

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ جَاءَ نَفَرٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ قَالَ وَكِيعٌ جَاءَتْ بَنُو تَمِيمٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبْشِرُوا يَا بَنِي تَمِيمٍ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ بَشَّرْتَنَا فَأَعْطِنَا قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ فَتَغَيَّرَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَجَاءَ حَيٌّ مِنْ يَمَنٍ فَقَالَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى إِذْ لَمْ يَقْبَلْهَا بَنُو تَمِيمٍ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَبِلْنَا

Berilah kabar gembira, wahai bani Tamim!. Mereka berkata; Wahai Rasulullah, anda telah memberikan kabar gembira buat kami, maka berikanlah sesuatu buat kami!. Abdurrahman berkata; maka muka Rasulullah berubah. Lalu datang lagi rombongan dari Yaman, maka beliau bersabda:
Terimalah kabar gembira, karena banu Tamim tak menerimanya!. Mereka berkata; Wahai Rasulullah, kami menerimanya. [HR. Ahmad No.18981].

Hadits Ahmad No.18981 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dan [Abdurrahman] telah berkata kepada kami [Sufyan] dari [Jami' bin Syadad] dari [Shofwan bin Muhriz] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu. Abdurahman berkata; "Salah seorang dari bani Tamim telah datang." Waki' berkata; "Beberapa orang dari bani Tamim datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu beliau bersabda: "Berilah kabar gembira, wahai bani Tamim!." Mereka berkata; "Wahai Rasulullah, anda telah memberikan kabar gembira buat kami, maka berikanlah sesuatu buat kami!." Abdurrahman berkata; "maka muka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berubah." Lalu datang lagi rombongan dari Yaman, maka beliau bersabda: "Terimalah kabar gembira, karena banu Tamim tidak menerimanya!." Mereka berkata; "Wahai Rasulullah, kami menerimanya."]]]

Hadits Ahmad 18982

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو وَعَبْدُ الصَّمَدِ قَالَا ثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ هَذِهِ الْأُمَّةِ الْقَرْنُ الَّذِي بُعِثْتُ فِيهِمْ قَالَ عَبْدُ الصَّمَدِ الَّذِينَ بُعِثْتُ فِيهِمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ يَنْشَأُ قَوْمٌ يَنْذُرُونَ وَلَا يُوفُونَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ وَيَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ وَيَنْشَأُ فِيهِمْ السِّمَنُ

Sebaik-baik umat ini adl kaum yg aku di utus pada mereka. Abdushamad berkata(sebagaimana Rasulullah); Yaitu kaum yg aku diutus kepada mereka kemudian generasi setelah itu kemudian datang suatu kaum yg suka berjanji tapi tiada ditepati, berkhianat & tak dapat dipercayai, mudah bersaksi padahal tak diminta persaksiannya, & hidup dikalangan mereka orang-orang yg bertubuh gemuk. [HR. Ahmad No.18982].

Hadits Ahmad No.18982 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Amru] dan [Abdushamad], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Zurarah bin 'Aufa] dari [Imron bin Hushain] bahwa sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik umat ini adalah kaum yang aku di utus pada mereka." Abdushamad berkata(sebagaimana Rasulullah); "Yaitu kaum yang aku diutus kepada mereka kemudian generasi setelah itu kemudian datang suatu kaum yang suka berjanji tapi tiada ditepati, berkhianat dan tidak dapat dipercayai, mudah bersaksi padahal tidak diminta persaksiannya, dan hidup dikalangan mereka orang-orang yang bertubuh gemuk."]]]

Hadits Ahmad 18983

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي مِرَايَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Tidak ada ketaatan dalam rangka kemaksiatan kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala. [HR. Ahmad No.18983].

Hadits Ahmad No.18983 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] telah mengkabarkan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [Abu Mirayah] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada ketaatan dalam rangka kemaksiatan kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala."]]]

Hadits Ahmad 18984

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنِ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَن مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ فُلَانًا لَا يُفْطِرُ نَهَارَ الدَّهْرِ فَقَالَ لَا أَفْطَرَ وَلَا صَامَ

(berarti) Ia tak (mendapatkan pahala) berbuka & juga (pahala) puasa. [HR. Ahmad No.18984].

Hadits Ahmad No.18984 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Al Jurairy] dari [Abul 'Alaa'a bin Syikhkhir] dari [Mutharrif] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata; Telah dikatakan (pada Rasulullah); "Wahai Rasulullah, sesungguhnya si "A" tidak pernah berbuka sepanjang hari." Lalu beliau bersabda: "(berarti) Ia tidak (mendapatkan pahala) berbuka dan juga (pahala) puasa."]]]

Hadits Ahmad 18985

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ سِتَّةَ مَمْلُوكِينَ لَهُ عِنْدَ مَوْتِهِ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُمْ فَدَعَا بِهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَزَّأَهُمْ أَثْلَاثًا ثُمَّ أَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةً وَقَالَ لَهُ قَوْلًا شَدِيدًا

membaginya menjadi sepertiga kemudian beliau mengundi diantara mereka kemudian beliau bebaskan dua orang & membiarkan empat yg lainnya menjadi budak. Lalu beliau berkata kepadanya dgn perkataan yg tegas. [HR. Ahmad No.18985].

Hadits Ahmad No.18985 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu bahwasanya seseorang telah membebaskan enam orang budaknya ketika ia sedang sakaratul-mautnya dan dia tidak mempunyai harta kecuali hanya budak-budak itu. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggil mereka lalu membaginya menjadi sepertiga kemudian beliau mengundi diantara mereka kemudian beliau bebaskan dua orang dan membiarkan empat yang lainnya menjadi budak. Lalu beliau berkata kepadanya dengan perkataan yang tegas.]]]

Hadits Ahmad 18986

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَى رَجُلَيْنِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ بِرَجُلٍ مِنْ الْمُشْرِكِينَ مِنْ بَنِي عُقَيْلٍ

menebus(tawanan) dua orang laki-laki muslim dgn dua orang laki-laki musyrik dari bani 'Uqail. [HR. Ahmad No.18986].

Hadits Ahmad No.18986 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah mengkabarkan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu, Pernah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menebus(tawanan) dua orang laki-laki muslim dengan dua orang laki-laki musyrik dari bani 'Uqail.]]]

Hadits Ahmad 18987

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَلَّمَ فِي ثَلَاثِ رَكَعَاتٍ مِنْ الْعَصْرِ ثُمَّ قَامَ فَدَخَلَ فَقَامَ إِلَيْهِ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ الْخِرْبَاقُ وَكَانَ فِي يَدَيْهِ طُولٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَخَرَجَ إِلَيْهِ فَذَكَرَ لَهُ صَنِيعَهُ فَجَاءَ فَقَالَ أَصَدَقَ هَذَا قَالُوا نَعَمْ فَصَلَّى الرَّكْعَةَ الَّتِي تَرَكَ ثُمَّ سَلَّمَ ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ

shalat asar tiga rakaat, lalu beliau berdiri. Kemudian seseorang yg dikenal dgn sebutan Al Khirbaq yg memiliki tangan panjang menemui beliau (untuk mengingatkan shalatnya yg kurang) lalu berkata; Wahai Rasulullah!, -Maka Rasululah keluar menemuinya & ia (Al Khirbaq) menyebutkan apa yg telah beliau kerjakan. Kemudian beliau bersabda:
Apakah (yang ia katakan) benar?. Mereka menjawab; Ya!. Maka beliau shalat lagi satu rakaat yg kurang, kemudian beliau salam, kemudian sujud dua kali lalu salam lagi. [HR. Ahmad No.18987].

Hadits Ahmad No.18987 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan pada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Khalid Al Hadzdza'] dari [Abu Qilabah] dari [Abul Muhallab] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat asar tiga rakaat, lalu beliau berdiri. Kemudian seseorang yang dikenal dengan sebutan Al Khirbaq yang memiliki tangan panjang menemui beliau (untuk mengingatkan shalatnya yang kurang) lalu berkata; "Wahai Rasulullah!, " -Maka Rasululah keluar menemuinya dan ia (Al Khirbaq) menyebutkan apa yang telah beliau kerjakan. Kemudian beliau bersabda: "Apakah (yang ia katakan) benar?." Mereka menjawab; "Ya!." Maka beliau shalat lagi satu rakaat yang kurang, kemudian beliau salam, kemudian sujud dua kali lalu salam lagi.]]]

Hadits Ahmad 18988

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ ثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى قَالَ حَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ سَمِعْتُ زُرَارَةَ بْنَ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَاتَلَ يَعْلَى ابْنُ مُنْيَةٍَ أَوْ ابْنُ أُمَيَّةَ رَجُلًا فَعَضَّ أَحَدُهُمَا يَدَ صَاحِبِهِ فَانْتَزَعَ يَدَهُ مِنْ فِيهَ فَانْتَزَعَ ثَنِيَّتَهُ وَقَالَ حَجَّاجٌ ثَنِيَّتَيْهِ فَاخْتَصَمَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَعَضُّ أَحَدُكُمَا أَخَاهُ كَمَا يَعَضُّ الْفَحْلُ لَا دِيَةَ لَهُ

Yang tadi digigit menggigit saudaranya sebagaimana kuda menggigit, & tak ada diyat (ganti rugi) baginya. [HR. Ahmad No.18988].

Hadits Ahmad No.18988 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj]. Telah menceritakan kepadaku [Syu'bah] ia berkata; Aku mendengar [Qatadah] menyebutkan hadits dari [Zurarah bin 'Aufa], ia berkata; telah menceritakan dalam sebuah hadits; aku mendengar Zurarah bin 'Aufa dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata; "Ya'la bin munayyah atau Umayyah bertikai dengan sseorang, salah satu dari mereka menggigit tangan yang lain hingga putus dan gigi depan yang tergigit hingga tanggal. Lalu keduanya mengadu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau bersabda; "Yang tadi digigit menggigit saudaranya sebagaimana kuda menggigit, dan tidak ada diyat (ganti rugi) baginya."]]]

Hadits Ahmad 18989

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا السَّوَّارِ الْعَدَوِىَّ يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ الْخُزَاعِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ الْحَيَاءُ لَا يَأْتِي إِلَّا بِخَيْرٍ فَقَالَ بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ مَكْتُوبٌ فِي الْحِكْمَةِ أَنَّ مِنْهُ وَقَارًا وَمِنْهُ سَكِينَةً فَقَالَ عِمْرَانُ أُحَدِّثُكَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتُحَدِّثُنِي عَنْ صُحُفِكَ

Malu itu tak lain kecuali hanya akan membawa kebaikan. Lalu Busyair bin Ka'ab berkata; (kata-kata ini) tertulis juga dalam Al Hikmah (Kitab ahlu kitab) bahwa dari (sifat malu) akan tumbuh kedamaian & ketenangan. Lalu 'Imron berkata; Aku ceritakan (hadits) dari Rasulullah & engkau juga ceritakan dari shuhufmu (Al Kitab). [HR. Ahmad No.18989].

Hadits Ahmad No.18989 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] ia berkata; Aku mendengar [Abu As Sawwar Al 'Adawy] menceritakan bahwa ia pernah mendengar ['Imron bin Hushain Al Khuza'i] menceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau telah bersabda: "Malu itu tidak lain kecuali hanya akan membawa kebaikan." Lalu Busyair bin Ka'ab berkata; "(kata-kata ini) tertulis juga dalam Al Hikmah (Kitab ahlu kitab) bahwa dari (sifat malu) akan tumbuh kedamaian dan ketenangan." Lalu 'Imron berkata; "Aku ceritakan (hadits) dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan engkau juga ceritakan dari shuhufmu (Al Kitab)."]]]

Hadits Ahmad 18990

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَيَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْكَيِّ فَاكْتَوَيْنَا فَمَا أَفْلَحْنَا وَلَا أَنْجَحْنَا

Rasulullah melarang kami dari berobat menggunakan kayy (jeos; yaitu besi yg dipanaskan, sundutan besi panas), lalu kami mencoba untuk melanggar, maksudnya kami mencoba berobat dgn kayy sedang kami tak beruntung & tak berhasil sama sekali(tidak sembuh). [HR. Ahmad No.18990].

Hadits Ahmad No.18990 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Qatadah] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang kami dari berobat menggunakan kayy (jeos; yaitu besi yang dipanaskan, sundutan besi panas), lalu kami mencoba untuk melanggar, maksudnya kami mencoba berobat dengan kayy sedang kami tidak beruntung dan tidak berhasil sama sekali(tidak sembuh)."]]]

Hadits Ahmad 18991

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مِرَايَةَ الْعِجْلِيَّ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Tidak ada ketaatan dalam rangka kemaksiatan kepada Allah 'azza wajalla. [HR. Ahmad No.18991].

Hadits Ahmad No.18991 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah], ia berkata; Aku mendengar [Abu Mirayah Al 'Ijliy] berkata; Aku mendengar [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu menyebutkan hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada ketaatan dalam rangka kemaksiatan kepada Allah 'azza wajalla."]]]

Hadits Ahmad 18992

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَحَجَّاجٌ قَالَا أَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا قَالَ قَالَ لِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ إِنِّي أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا عَسَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَنْفَعَكَ بِهِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ جَمَعَ بَيْنَ حَجٍّ وَعُمْرَةٍ ثُمَّ لَمْ يَنْهَ عَنْهُ حَتَّى مَاتَ وَلَمْ يَنْزِلْ قُرْآنٌ فِيهِ يُحَرِّمُهُ وَإِنَّهُ كَانَ يُسَلِّمُ عَلَيَّ فَلَمَّا اكْتَوَيْتُ أَمْسَكَ عَنِّي فَلَمَّا تَرَكْتُهُ عَادَ إِلَيَّ

menggabung (menyatukan) antara haji & umrah kemudian beliau tak melarangnya hingga beliau wafat, & tak ada ayat Al Qur'an yg turun yg mengharamkannya, beliau selalu memberi salam untukku, akan tetapi ketika aku berobat dgn kayy (besi yg dipanaskan) beliau melarangku, ketika aku meninggalkannya beliau kembali lagi menemuiku. [HR. Ahmad No.18992].

Hadits Ahmad No.18992 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Hajjaj] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Humaid bin Hilal], ia berkata; Aku mendengar [Mutharrif] berkata; [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata kepadaku; "Aku akan mengatakan kepadamu sebuah hadits yang mudah-mudahan Allah mendatangkan manfaat bagimu karenanyaya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah menggabung (menyatukan) antara haji dan umrah kemudian beliau tidak melarangnya hingga beliau wafat, dan tidak ada ayat Al Qur'an yang turun yang mengharamkannya, beliau selalu memberi salam untukku, akan tetapi ketika aku berobat dengan kayy (besi yang dipanaskan) beliau melarangku, ketika aku meninggalkannya beliau kembali lagi menemuiku."]]]

Hadits Ahmad 18993

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ الرِّشْكِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا يُحَدِّثُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ سُئِلَ أَوْ قِيلَ لَهُ أَيُعْرَفُ أَهْلُ النَّارِ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَقَالَ نَعَمْ قَالَ فَلِمَ يَعْمَلُ الْعَامِلُونَ قَالَ يَعْمَلُ كُلٌّ لِمَا خُلِقَ لَهُ أَوْ لِمَا يُسِّرَ لَهُ

Semuanya beramal untuk yg dicipta baginya, atau yg dimudahkan baginya. [HR. Ahmad No.18993].

Hadits Ahmad No.18993 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj], ia berkata; telah mengkabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Yazid Ar Risyk] berkata; Aku mendengar [Mutharrif] menceritakan sebuah hadits dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya beliau ditanya atau dikatakan kepada beliau; "Apa benar penghuni neraka sudah diketahui sekalipun kelihatannya ia penduduk surga?." Beliau menjawab: "Ya!." Lalu ditanyakan lagi; "Jadi apa fungsinya orang-orang berbuat (beramal, bertindak)?." Beliau menjawab: "Semuanya beramal untuk yang dicipta baginya, atau yang dimudahkan baginya."]]]

Hadits Ahmad 18994

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جَمْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ زَهْدَمَ بْنَ مُضَرِّبٍ قَالَ حَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ جَاءَنِي زَهْدَمٌ فِي دَارِي فَحَدَّثَنِي قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ خَيْرَكُمْ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ عِمْرَانُ فَلَا أَدْرِي قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ قَرْنِهِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً ثُمَّ يَكُونُ بَعْدَهُمْ قَوْمٌ يَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ وَيَنْذُرُونَ وَلَا يُوفُونَ وَيَظْهَرُ فِيهِمْ السِّمَنُ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جَمْرَةَ يَقُولُ جَاءَنِي زَهْدَمٌ فِي دَارِي فَحَدَّثَنِي قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ خَيْرَكُمْ قَرْنِي فَذَكَرَ مِثْلَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ

Sebaik-baik generasi adl generasiku, kemudian angkatan setelah mereka, lalu angkatan mereka lagi & kemudian angkatan setelah itu. 'Imron bin Hushain berkata; Aku tak tahu apakah Rasulullah menyebutkan angkatan setelahnya itu dua atau tiga kali, Kemudian akan datang suatu kaum yg akan bersaksi padahal mereka tiada diminta untuk bersaksi, mereka berkhianat & tiada dapat dipercaya, mereka juga bernadzar(berjanji) tapi tak mereka tepati serta mereka dikenal dgn badan yg gemuk. Telah menceritakan kepada kami Hajjaj telah mengkabarkan kepada kami Syu'bah ia berkata; Aku mendengar Abu Jamrah berkata; Zahdam mendatangiku di rumahku lalu menceritakan kepadaku, ia berkata; saya mendengar 'Imran bin Hushain menceritakan bahwa Nabi bersabda:
Sebaik-baik generasi adl generasiku, kemudian menyebutkan hadits seperti di atas hanya tak disebutkan; Mereka berkhianat & tiada dapat dipercaya. [HR. Ahmad No.18994].

Hadits Ahmad No.18994 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] ia berkata; Aku mendengar [Abu Jamrah] berkata; Aku mendengar [Zahdam bin Mudlarrib]. Hajjaj berkata dalam haditsnya; "Zahdam mendatangiku di rumahku lalu menceritakan kepadaku, ia berkata; saya mendengar ['Imron bin Hushain] menceritakan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik generasi adalah generasiku, kemudian angkatan setelah mereka, lalu angkatan mereka lagi dan kemudian angkatan setelah itu." 'Imron bin Hushain berkata; "Aku tidak tahu apakah Rasulullah menyebutkan angkatan setelahnya itu dua atau tiga kali, " Kemudian akan datang suatu kaum yang akan bersaksi padahal mereka tiada diminta untuk bersaksi, mereka berkhianat dan tiada dapat dipercaya, mereka juga bernadzar(berjanji) tapi tidak mereka tepati serta mereka dikenal dengan badan yang gemuk." Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah mengkabarkan kepada kami [Syu'bah] ia berkata; "Aku mendengar [Abu Jamrah] berkata; " [Zahdam] mendatangiku di rumahku lalu menceritakan kepadaku, ia berkata; saya mendengar ['Imran bin Hushain] menceritakan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik generasi adalah generasiku, " kemudian menyebutkan hadits seperti di atas hanya tidak disebutkan; "Mereka berkhianat dan tiada dapat dipercaya."]]]

Hadits Ahmad 18995

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا يُحَدِّثُ أَنَّهُ كَانَتْ لَهُ امْرَأَتَانِ قَالَ فَجَاءَ إِلَى إِحْدَاهُمَا قَالَ فَجَعَلَتْ تَنْزِعُ بِهِ عِمَامَتَهُ وَقَالَتْ جِئْتَ مِنْ عِنْدِ امْرَأَتِكَ قَالَ جِئْتُ مِنْ عِنْدِ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ فَحَدَّثَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَبُ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ أَقَلَّ سَاكِنِي الْجَنَّةِ النِّسَاءُ

Penghuni surga yg paling sedikit jumlahnya adl dari golongan wanita. [HR. Ahmad No.18995].

Hadits Ahmad No.18995 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu tayyah], ia berkata; Aku mendengar [Muththarrif] menceritakan bahwa ia memiliki dua orang istri, lalu ia mendatangi salah satunya lalu istrinya langsung membukakan sorbannya kemudian berkata; "Kamu datang dari istrimu yang lain?." Dia menjawab; "Aku datang dari tempat [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu, dia mengatakan sebuah hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -saya mengira beliau bersabda-: "Penghuni surga yang paling sedikit jumlahnya adalah dari golongan wanita."]]]

Hadits Ahmad 18996

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ رَجُلًا مِنْ بَنِي لَيْثٍ قَالَ أَشْهَدُ عَلَى عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ شُعْبَةُ أَوْ قَالَ عِمْرَانُ أَشْهَدُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الْحَنَاتِمِ أَوْ قَالَ الْحَنْتَمِ وَخَاتَمِ الذَّهَبِ وَالْحَرِيرِ

beliau melarang untuk memakai hanatim (bejana tanah yg dipakai untuk mengoplos anggur) atau beliau bersabda:
Hantam (bejana tanah biasa digunakan untuk mengoplos anggur untuk mabuk), cincin dari emas & sutera. [HR. Ahmad No.18996].

Hadits Ahmad No.18996 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu tayyah], ia berkata; Aku mendengar [seseorang dari bani Laits] berkata; 'Aku menyaksiakan [Imran bin Hushain] berkata; berkata 'Imran "Aku bersaksi atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya beliau melarang untuk memakai hanatim (bejana tanah yang dipakai untuk mengoplos anggur) atau beliau bersabda: "Hantam (bejana tanah biasa digunakan untuk mengoplos anggur untuk mabuk), cincin dari emas dan sutera.]]]

Hadits Ahmad 18997

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ ابْنِ أَخِي مُطَرِّفِ بْنِ الشِّخِّيرِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا يُحَدِّثُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ هَلْ صُمْتَ مِنْ سُرَرِ هَذَا الشَّهْرِ شَيْئًا يَعْنِي شَعْبَانَ فَقَالَ لَا قَالَ فَقَالَ لَهُ إِذَا أَفْطَرْتَ رَمَضَانَ فَصُمْ يَوْمًا أَوْ يَوْمَيْنِ شَكَّ الَّذِي شَكَّ فِيهِ قَالَ وَأَظُنُّهُ قَالَ يَوْمَيْنِ

Apakah kamu berpuasa pada pertengahan bulan ini yaitu Sya'ban?. Dia menjawab; Tidak!. Beliau bersabda kepadanya lagi: Apabila kamu telah selesai puasa pada bulan ramadhan, maka berpuasalah sehari atau dua hari. -dia ragu kepastiannya--, sementara aku mengiranya dua hari. [HR. Ahmad No.18997].

Hadits Ahmad No.18997 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ibnu Akhi Mutharrif bin Syikhir] dari [Mutharrif bin Syikhkhir] berkata; "Aku mendengar sebuah hadits dari [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada seseorang: "Apakah kamu berpuasa pada pertengahan bulan ini yaitu Sya'ban?." Dia menjawab; "Tidak!." Beliau bersabda kepadanya lagi: "Apabila kamu telah selesai puasa pada bulan ramadhan, maka berpuasalah sehari atau dua hari. -dia ragu kepastiannya--, sementara aku mengiranya dua hari."]]]

Hadits Ahmad 18998

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ غَيْلَانَ بْنِ جَرِيرٍ وَعَبْدُ الْوَهَّابِ عَنِ صَاحِبٍ لَهُ عَنْ غَيْلَانَ بْنِ جَرِيرٍ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ الشِّخِّيرِ أَنَّهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ بِالْكُوفَةِ فَصَلَّى بِنَا عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ فَجَعَلَ يُكَبِّرُ كُلَّمَا سَجَدَ وَكُلَّمَا رَفَعَ رَأْسَهُ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ عِمْرَانُ صَلَّى بِنَا هَذَا مِثْلَ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

bertakbir setiap bersujud & bangun dari sujud. Setelah selesai, Imran bin Hushain berkata; Dia shalat mengimami kami ini sebagaimana shalat Rasulullah . [HR. Ahmad No.18998].

Hadits Ahmad No.18998 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Ghailan bin Jabir] dan [Abdul Wahhab] dari [sahabatnya] dari [Ghailan bin Jarir] dari [Mutharrif bin Asy Syikhir] berkata; "Aku bersama Imran bin Hushain radliallahu 'anhu di Kufah, lalu Ali bin Abu Thalib radliallahu 'anhu shalat mengimami kami, dia bertakbir setiap bersujud dan bangun dari sujud. Setelah selesai, [Imran bin Hushain] radliallahu 'anhu berkata; "Dia shalat mengimami kami ini sebagaimana shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 18999

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ بَعَثَ إِلَيَّ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ فِي مَرَضِهِ فَأَتَيْتُهُ فَقَالَ لِي إِنِّي كُنْتُ أُحَدِّثُكَ بِأَحَادِيثَ لَعَلَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَنْفَعُكَ بِهَا بَعْدِي وَاعْلَمْ أَنَّهُ كَانَ يُسَلِّمُ عَلَيَّ فَإِنْ عِشْتُ فَاكْتُمْ عَلَيَّ وَإِنْ مِتُّ فَحَدِّثْ إِنْ شِئْتَ وَاعْلَمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ جَمَعَ بَيْنَ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ثُمَّ لَمْ يَنْزِلْ فِيهَا كِتَابٌ وَلَمْ يَنْهَ عَنْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَجُلٌ فِيهَا بِرَأْيِهِ مَا شَاءَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ قَالَ لِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ فَذَكَرَ مِثْلَهُ وَقَالَ لَا تُحَدِّثْ بِهِمَا حَتَّى أَمُوتَ

menggabungkan (menyatukan) antara haji & 'umrah padahal tak ada satu ayat pun yg turun berkenaan dgn itu & Rasulullah sendiri tak melarangnya. Seseorang berkata tentang itu sekehendaknya menurut pendapat dia. Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Qatadah dari Mutharrif berkata; telah bertutur 'Imran bin Hushain padaku lalu menyebutkan hadits tersebut & mengatakan; Janganlah engkau ceritakan hingga aku meninggal dunia. [HR. Ahmad No.18999].

Hadits Ahmad No.18999 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Mutharrif bin Abdullah] berkata; ['Imran bin Hushain] memanggilku di saat sakitnya, lalu aku menemuinya dan dia berkata padaku; "Sungguh aku akan menyampaikan satu hadits yang dengannya semoga Allah Tabaraka Wa Ta'ala memberikan manfaat untukmu sepeninggalku, ketahuilah bahwa engkau harus menjaganya untukku, bila aku masih hidup tolong rahasiakanlah dan sampaikan bila aku telah meninggal dunia jika engkau menghendakinya. Ketahuilah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah menggabungkan (menyatukan) antara haji dan 'umrah padahal tidak ada satu ayat pun yang turun berkenaan dengan itu dan Rasulullah sendiri tidak melarangnya." Seseorang berkata tentang itu sekehendaknya menurut pendapat dia. Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Mutharrif] berkata; telah bertutur ['Imran bin Hushain] padaku lalu menyebutkan hadits tersebut dan mengatakan; "Janganlah engkau ceritakan hingga aku meninggal dunia."]]]

Hadits Ahmad 19000

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا ثَنَا سَعِيدٌ وَيَزِيدُ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا عَضَّ رَجُلًا عَلَى ذِرَاعِهِ قَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ فَنَزَعَ يَدَهُ مِنْهُ فَسَقَطَتْ ثَنِيَّتَاهُ فَجَذَبَهَا فَانْتَزَعَتْ ثَنِيَّتَهُ فَرُفِعَ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَبْطَلَهَا وَقَالَ أَرَدْتَ أَنْ تَقْضَمَ لَحْمَ أَخِيكَ كَمَا يَقْضَمُ الْفَحْلُ

seseorang yg telah menggigit lengan orang lain. Ibnu Numair berkata; Lantas ia menarik tangannya sehingga rontok dua gigi serinya. Namun di kemudian hari berkata dgn redaksi Menariknya hingga giginya (bukan dua gigi) tersebut terlepas. Kemudian hal itu dilaporkan kehadapan Rasulullah & beliau pun membatalkannya (maksudnya tak ada diyat) & beliau bersabda:
Kalian menginginkan merobek daging saudara kalian sebagaimana kuda merobeknya?. [HR. Ahmad No.19000].

Hadits Ahmad No.19000 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Ibnu Numair] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dan [Yazid] telah mengkabarkan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin `Aufa] dari ['Imron bin Hushain] bahwa ada seseorang yang telah menggigit lengan orang lain. Ibnu Numair berkata; Lantas ia menarik tangannya sehingga rontok dua gigi serinya. Namun di kemudian hari berkata dengan redaksi "Menariknya hingga giginya (bukan dua gigi) tersebut terlepas. Kemudian hal itu dilaporkan kehadapan Rasulullah dan beliau pun membatalkannya (maksudnya tidak ada diyat) dan beliau bersabda: "Kalian menginginkan merobek daging saudara kalian sebagaimana kuda merobeknya?."]]]

Hadits Ahmad 19001

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ أَنَّ هَيَّاجَ بْنَ عِمْرَانَ أَتَى عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ فَقَالَ إِنَّ أَبِي قَدْ نَذَرَ لَئِنْ قَدَرَ عَلَى غُلَامِهِ لَيَقْطَعَنَّ مِنْهُ طَابِقًا أَوْ لَيَقْطَعَنَّ يَدَهُ فَقَالَ قُلْ لِأَبِيكَ يُكَفِّرْ عَنْ يَمِينِهِ وَلَا يَقْطَعْ مِنْهُ طَابِقًا فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَحُثُّ فِي خُطْبَتِهِ عَلَى الصَّدَقَةِ وَيَنْهَى عَنْ الْمُثْلَةِ ثُمَّ أَتَى سَمُرَةَ بْنَ جُنْدُبٍ فَقَالَ لَهُ مِثْلَ ذَلِكَ

memotivasi untuk bersedekah & melarang melakukan mutilasi. Setelah itu, dia mendatangi Samurah bin Jundub, ternyata Samurah juga mengatakan hal yg sama. [HR. Ahmad No.19001].

Hadits Ahmad No.19001 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] bahwa Hayyaj bin 'Imran datang menemui ['Imran bin Hushain] dan bertanya; "Sesungguhnya ayahku telah bernazar, apabila dia mendapatkan budaknya, maka dia akan memotong tangannya?." 'Imran berkata; "Katakanlah kepada ayahmu, hendaknya dia membayar kafarat dari sumpahnya dan janganlah dia memotong tangan budaknya karena dalam khutbahnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selalu memotivasi untuk bersedekah dan melarang melakukan mutilasi." Setelah itu, dia mendatangi [Samurah bin Jundub], ternyata Samurah juga mengatakan hal yang sama."]]]

Hadits Ahmad 19002

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ الْحُصَيْنِ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ أَعْتَقَ رُءُوسًا سِتَّةً عِنْدَ مَوْتِهِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُمْ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَغْلَظَ لَهُ فَدَعَا بِهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَرَدَّ أَرْبَعَةً فِي الرِّقِّ

memanggil seluruh budak itu, kemudian budak-budak tersebut diundi hingga dua orang budak menjadi merdeka sedang empat lainnya tetap menjadi budak. [HR. Ahmad No.19002].

Hadits Ahmad No.19002 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa ada seorang dari Anshar membebaskan enam budaknya ketika hendak meninggal dunia, namun ia tidak memiliki harta selain budak tersebut. Ketika hal itu dilaporkan pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka Rasulullah menyalahkannya dan memanggil seluruh budak itu, kemudian budak-budak tersebut diundi hingga dua orang budak menjadi merdeka sedang empat lainnya tetap menjadi budak."]]]

Hadits Ahmad 19003

حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ الْمَعْنَى قَالَا ثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ عَفَّانُ إِنَّ الْحَسَنَ حَدَّثَهُمْ عَنْ هَيَّاجِ بْنِ عِمْرَانَ الْبُرْجُمِيِّ أَنَّ غُلَامًا لِأَبِيهِ أَبَقَ فَجَعَلَ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَيْهِ إِنْ قَدَرَ عَلَيْهِ أَنْ يَقْطَعَ يَدَهُ قَالَ فَقَدَرَ عَلَيْهِ قَالَ فَبَعَثَنِي إِلَى عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ فَقَالَ أَقْرِئْ أَبَاكَ السَّلَامَ وَأَخْبِرْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَحُثُّ فِي خُطْبَتِهِ عَلَى الصَّدَقَةِ وَيَنْهَى عَنْ الْمُثْلَةِ فَلْيُكَفِّرْ عَنْ يَمِينِهِ وَيَتَجَاوَزْ عَنْ غُلَامِهِ قَالَ وَبَعَثَنِي إِلَى سَمُرَةَ فَقَالَ أَقْرِئْ أَبَاكَ السَّلَامَ وَأَخْبِرْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَحُثُّ فِي خُطْبَتِهِ عَلَى الصَّدَقَةِ وَيَنْهَى عَنْ الْمُثْلَةِ فَلْيُكَفِّرْ عَنْ يَمِينِهِ وَيَتَجَاوَزْ عَنْ غُلَامِهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ هَيَّاجٍ ذَكَرَ مَعْنَاهُ

dalam khutbahnya, Rasulullah selalu menganjurkan untuk memperbanyak sedekah & melarang mutilasi, maka suruhlah ayahmu membatalkan sumpahnya & mema'afkan budaknya. Dan mengutusku kepada Samurah & mengatakan; Sampaikan salamku untuk ayahmu & kabarkan bahwa dalam khutbahnya, Rasulullah selalu menganjurkan untuk memperbanyak sedekah & melarang mutilasi, maka suruhlah ayahmu membatalkan sumpahnya & mema'afkan budaknya. Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq, telah menceritakan kepada kami Ma'mar dari Qatadah dari Al Hasan dari Hayyaj lalu ia menyampaikan secara makna. [HR. Ahmad No.19003].

Hadits Ahmad No.19003 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] dan - ['Affan] sedangkan maknanya sama, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami- [Hammam] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] - ['Affan] mengatakan; sesungguhnya [Al Hasan] menceritakan kepada mereka- dari [Hayyaj bin 'Imran Al Burjumi] bahwa seorang budak milik ayahnya telah melarikan diri, lalu ayahnya bersumpah atas nama Allah Tabaraka wa Ta'ala, apabila budak tersebut tertangkap, maka tangannya akan dipotong. Tidak berapa lama, budak tersebut berhasil di tangkap. Hayyaj berkata; "Kemudian ayahku mengutusku menemui ['Imran bin Hushain], Imran mengatakan; "Sampaikan salamku untuk ayahmu dan kabarkan bahwa dalam khutbahnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selalu menganjurkan untuk memperbanyak sedekah dan melarang mutilasi, maka suruhlah ayahmu membatalkan sumpahnya dan mema'afkan budaknya. Dan mengutusku kepada [Samurah] dan mengatakan; "Sampaikan salamku untuk ayahmu dan kabarkan bahwa dalam khutbahnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selalu menganjurkan untuk memperbanyak sedekah dan melarang mutilasi, maka suruhlah ayahmu membatalkan sumpahnya dan mema'afkan budaknya." Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari [Hayyaj] lalu ia menyampaikan secara makna."]]]

Hadits Ahmad 19004

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ ابْنِي مَاتَ فَمَا لِي مِنْ مِيرَاثِهِ قَالَ لَكَ السُّدُسُ قَالَ فَلَمَّا أَدْبَرَ دَعَاهُ قَالَ لَكَ آخَرُ فَلَمَّا أَدْبَرَ دَعَاهُ قَالَ إِنَّ السُّدُسَ الْآخَرَ طُعْمَةٌ

Anakku telah meninggal, lantas berapa bagiankah yg aku dapatkan dari harta peninggalannya?. Beliau menjawab: Kamu mendapatkan seperenam. Ketika dia beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi lalu bersabda:
Bagimu ada yg lain (sisa). Ketika dia beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi lalu bersabda:
Sesungguhnya seperenam yg lain merupakan harta pemberian. [HR. Ahmad No.19004].

Hadits Ahmad No.19004 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seseorang datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sambil berkata; "Anakku telah meninggal, lantas berapa bagiankah yang aku dapatkan dari harta peninggalannya?." Beliau menjawab: "Kamu mendapatkan seperenam." Ketika dia beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi lalu bersabda: "Bagimu ada yang lain (sisa)." Ketika dia beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi lalu bersabda: "Sesungguhnya seperenam yang lain merupakan harta pemberian."]]]

Hadits Ahmad 19005

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ أَوْ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ قَالَ أَشْهَدُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَانَا عَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ وَعَنْ الشُّرْبِ فِي الْحَنَاتِمِ

beliau melarang kita memakai pakaian sutera & meminum dari hanatim. +ket; Hanatim yaitu tempat air yg terbuat dari tanah, rambut & darah yg di gunakan untuk merendam sari buah. [HR. Ahmad No.19005].

Hadits Ahmad No.19005 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Aban bin Yazid], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Abu Nadlrah] dari [Abu Sa'id] atau dari ['Imran bin Hushain] bahwa ia berkata; "Aku bersaksi atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau melarang kita memakai pakaian sutera dan meminum dari hanatim."]]]

Hadits Ahmad 19006

حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَحَدَّثَنَا عَفَّانُ الْمَعْنَى قَالَا ثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ قَالَ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ تَمَتَّعْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُنْزِلَ فِيهَا الْقُرْآنُ قَالَ عَفَّانُ وَنَزَلَ فِيهِ الْقُرْآنُ فَمَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَنْهَ عَنْهَا وَلَمْ يَنْسَخْهَا شَيْءٌ قَالَ رَجُلٌ بِرَأْيِهِ مَا شَاءَ

Kami pernah melakukan (haji) tamattu' dgn Rasulullah padahal ayat Al Qur'an masih turun kepada beliau. 'Affan berkata; Ayat Al Qur'an masih turun, hingga Rasulullah meninggal dunia namun beliau tak melarang hal itu serta tak menghapus hukumnya sama sekali, sehingga seseorang dapat berbicara sesuai yg ia kehendaki menurut pendapatnya. +Ket; tamatu' adl pelaksanaan haji yg di pisah dgn 'Umrah pada bulan-bulan haji dgn konpensasi harus membayar hadyu. [HR. Ahmad No.19006].

Hadits Ahmad No.19006 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami ['Affan], sedangkan maksudnya sama, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [Mutharrif] dia berkata; dari ['Imran bin Hushain]; Kami pernah melakukan (haji) tamattu' dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam padahal ayat Al Qur'an masih turun kepada beliau. ['Affan] berkata; "Ayat Al Qur'an masih turun, hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia namun beliau tidak melarang hal itu serta tidak menghapus hukumnya sama sekali, sehingga seseorang dapat berbicara sesuai yang ia kehendaki menurut pendapatnya."]]]

Hadits Ahmad 19007

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَيَنْزِلَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَام

Sekelompok dari umatku akan senantiasa berada diatas kebenaran & selalu menang terhadap orang yg memusuhi mereka, hingga datang urusan Allah tabaraka wata'ala & turunnya Isa bin Maryam 'alaihissalam. [HR. Ahmad No.19007].

Hadits Ahmad No.19007 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Qatadah] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sekelompok dari umatku akan senantiasa berada diatas kebenaran dan selalu menang terhadap orang yang memusuhi mereka, hingga datang urusan Allah tabaraka wata'ala dan turunnya Isa bin Maryam 'alaihissalam."]]]

Hadits Ahmad 19008

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ زَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اطَّلَعْتُ فَذَكَرَ مِثْلَهُ حَدَّثَنَا الْخَفَّافُ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ

Aku melongok keneraka, maka aku melihat kebanyakan penghuninya adl wanita. Dan aku melongok kesurga, maka aku melihat kebanyakan penghuninya adl orang-orang fakir. Telah berkata kepada kami Abdusshamad telah berkata kepada kami Salam bin Zarir telah berkata kepada kami Abu Raja` dari 'Imran bin Hushain dia berkata; Rasulullah bersabda:
Aku melongok…-seperti hadits diatas-. Telah menceritakan kepada kami Al Khaffaf telah mengabarkan kepada kami Sa'id dari Abu Raja' dari Ibnu Abbas dari Nabi seperti hadits di atas. [HR. Ahmad No.19008].

Hadits Ahmad No.19008 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami ['Auf] dari [Abu Raja'] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku melongok keneraka, maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita. Dan aku melongok kesurga, maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir." Telah berkata kepada kami [Abdusshamad] telah berkata kepada kami [Salam bin Zarir] telah berkata kepada kami [Abu Raja`] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku melongok…-seperti hadits diatas-. Telah menceritakan kepada kami [Al Khaffaf] telah mengabarkan kepada kami [Sa'id] dari [Abu Raja'] dari [Ibnu Abbas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits di atas.]]]

Hadits Ahmad 19009

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي قَزَعَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ وَلَا شِغَارَ

Tidak ada jalb, tak ada janab & tak ada nikah syighar. +ket; Jalab & Janab bisa terjadi dalam perlombaan atau zakat. Jalab dalam zakat maknanya, seorang amil zakat duduk ditempat tertentu, lalu ia mengutus seorang bayaran untuk mengambili zakat dari penduduk. Janab dalam zakat maknanya, orang yg mau ditarik zakat mengungsikan hartanya dgn niyat agar tak teraudit, sehingga zakat tak terkena zakat. Jalab dalam perlombaan maknanya seseorang mengajak orang lain mengikuti kudanya dgn niyat agar ia menghardiknya, membentaknya supaya kuda berlari cepat. Janab dalam perlombaan maknanya mengikutsertakan kuda lain di samping kuda yg digunakan untuk lomba kemudian apabila telah lelah maka ia berpindah kepada kuda yg diikutsertakan itu. Sedangkan nikah shighar adl seorang wali saling menikahkan wanita secara silang tanpa mahar. [HR. Ahmad No.19009].

Hadits Ahmad No.19009 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Qaza'ah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada jalb, tidak ada janab dan tidak ada nikah syighar."]]]

Hadits Ahmad 19010

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا مَنْصُورٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ الْمُسْلِمِينَ أَسَرَهَا الْعَدُوُّ وَقَدْ كَانُوا أَصَابُوا قَبْلَ ذَلِكَ نَاقَةً لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَرَأَتْ مِنْ الْقَوْمِ غَفْلَةً قَالَ فَرَكِبَتْ نَاقَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ جَعَلَتْ عَلَيْهَا أَنْ تَنْحَرَهَا قَالَ فَقَدِمَتْ الْمَدِينَةَ فَأَرَادَتْ أَنْ تَنْحَرَ نَاقَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمُنِعَتْ مِنْ ذَلِكَ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بِئْسَمَا جَزَيْتِيهَا قَالَ ثُمَّ قَالَ لَا نَذْرَ لِابْنِ آدَمَ فِيمَا لَا يَمْلِكُ وَلَا فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Alangkah buruk balasan yg kau berikan padanya!. Kemudian beliau bersabda lagi: Anak Adam tak wajib menepati nadzarnya dari sesuatu yg tak ia mampui & dalam rangka bermaksiat kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala. [HR. Ahmad No.19010].

Hadits Ahmad No.19010 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim], telah mengabarkan kepada kami [Manshur] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang wanita dari kaum muslimin tertawan oleh musuh, sebelumnya mereka (musuh) juga mengambil unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ketika musuh sedang lengah, wanita tersebut kabur dengan menaiki unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Sesampainya di Madinah, ia bernazar untuk menyembelih unta tersebut, Ketika wanita itu hendak menyembelih unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ada seseorang yang menghalanginya, lalu kejadian itu diberitahukan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau pun bersabda: "Alangkah buruk balasan yang kau berikan padanya!." Kemudian beliau bersabda lagi: "Anak Adam tidak wajib menepati nadzarnya dari sesuatu yang tidak ia mampui dan dalam rangka bermaksiat kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala."]]]

Hadits Ahmad 19011

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُثَنَّي حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ رُسْتُمَ أَبُو عَامِرٍ الْخَزَّازُ حَدَّثَنِي كَثِيرُ بْنُ شِنْظِيرٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ مَا قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطِيبًا إِلَّا أَمَرَنَا بِالصَّدَقَةِ وَنَهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ قَالَ وَقَالَ أَلَا وَإِنَّ مِنْ الْمُثْلَةِ أَنْ يَنْذُرَ الرَّجُلُ أَنْ يَخْرِمَ أَنْفَهُ أَلَا وَإِنَّ مِنْ الْمُثْلَةِ أَنْ يَنْذُرَ الرَّجُلُ أَنْ يَحُجَّ مَاشِيًا فَلْيُهْدِ هَدْيًا وَلْيَرْكَبْ

menganjurkan sedekah & melarang kami memutilasi. 'Imran bin Hushain melanjutkan, beliau bersabda:
Ketahuilah bahwa termasuk dari mutilasi adl seseorang bernadzar memotong hidungnya, termasuk bagian dari mutilasi adl seorang berjanji naik haji dgn berjalan kaki, namuan hendaknya ia mengambil pemandu & berkendaraan. [HR. Ahmad No.19011].

Hadits Ahmad No.19011 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Al Mutsanna], telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Rustum Abu 'Amir Al Khazaz], telah menceritakan padaku [Katsir bin Syinzhir] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] berkata, tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami kecuali beliau selalu menganjurkan sedekah dan melarang kami memutilasi. 'Imran bin Hushain melanjutkan, beliau bersabda: "Ketahuilah bahwa termasuk dari mutilasi adalah seseorang bernadzar memotong hidungnya, termasuk bagian dari mutilasi adalah seorang berjanji naik haji dengan berjalan kaki, namuan hendaknya ia mengambil pemandu dan berkendaraan."]]]

Hadits Ahmad 19012

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ مَا خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَةً إِلَّا أَمَرَنَا بِالصَّدَقَةِ وَنَهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ

memerintahkan kami bersedekah & melarang memutilasi. [HR. Ahmad No.19012].

Hadits Ahmad No.19012 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil], telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] berkata; "Tidaklah Rasulullah Sahallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kecuali beliau selalu memerintahkan kami bersedekah dan melarang memutilasi."]]]

Hadits Ahmad 19013

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ لَعَنَتِ امْرَأَةٌ نَاقَةً لَهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا مَلْعُونَةٌ فَخَلُّوا عَنْهَا قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُهَا تَتْبَعُ الْمَنَازِلَ مَا يَعْرِضُ لَهَا أَحَدٌ نَاقَةٌ وَرْقَاءُ

Sesungguhnya unta itu telah dikutuk, maka lepaskanlah ia. 'Imran bin Hushain berkata; Sungguh aku pernah melihat unta tersebut selalu singgah di persingahan-persinggahan tanpa ada seorang pun yg mengendarainya, yaitu unta yg warna putihnya bercampur dgn warna hitam. [HR. Ahmad No.19013].

Hadits Ahmad No.19013 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; "Ada seorang wanita yang mencerca untanya, Mendengar itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya unta itu telah dikutuk, maka lepaskanlah ia." 'Imran bin Hushain berkata; "Sungguh aku pernah melihat unta tersebut selalu singgah di persingahan-persinggahan tanpa ada seorang pun yang mengendarainya, yaitu unta yang warna putihnya bercampur dengan warna hitam."]]]

Hadits Ahmad 19014

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ وَغَيْرِ وَاحِدٍ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ قَالَ صَلَّيْتُ أَنَا وَعِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ بِالْكُوفَةِ خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فَكَبَّرَ بِنَا هَذَا التَّكْبِيرَ حِينَ يَرْكَعُ وَحِينَ يَسْجُدُ فَكَبَّرَهُ كُلَّهُ فَلَمَّا انْصَرَفْنَا قَالَ لِي عِمْرَانُ مَا صَلَّيْتُ مُنْذُ حِينٍ أَوْ قَالَ مُنْذُ كَذَا وَكَذَا أَشْبَهَ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ هَذِهِ الصَّلَاةِ يَعْنِي صَلَاةَ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ

bertakbir bersama kami dgn takbir seperti ini ketika ruku', sujud & ia juga bertakbir setiap kali (setiap gerakan), seusai kami mengerjakan shalat, Imran berkata kepadaku; Aku tak pernah mengerjakan shalat semenjak ini -atau Imran mengatakan- semenjak ini & ini lebih mirip dari shalatnya Rasulullah daripada shalat ini yaitu shalatnya Ali Radliyallahu Ta'ala 'anhu. [HR. Ahmad No.19014].

Hadits Ahmad No.19014 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dan yang lain dari [Mutharrif bin Abdullah bin Asy Syikhir] ia berkata; Aku pernah shalat bersama ['Imran bin Hushain] di Kufah di belakang Ali bin Abu Thalib, ia bertakbir bersama kami dengan takbir seperti ini ketika ruku', sujud dan ia juga bertakbir setiap kali (setiap gerakan), seusai kami mengerjakan shalat, Imran berkata kepadaku; "Aku tidak pernah mengerjakan shalat semenjak ini -atau Imran mengatakan- semenjak ini dan ini lebih mirip dari shalatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam daripada shalat ini yaitu shalatnya Ali Radliyallahu Ta'ala 'anhu."]]]

Hadits Ahmad 19015

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ اعْتَرَفَتْ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِزِنًا وَقَالَتْ أَنَا حُبْلَى فَدَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِيَّهَا فَقَالَ أَحْسِنْ إِلَيْهَا فَإِذَا وَضَعَتْ فَأَخْبِرْنِي فَفَعَلَ فَأَمَرَ بِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ أَمَرَ بِرَجْمِهَا فَرُجِمَتْ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا فَقَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَجَمْتَهَا ثُمَّ تُصَلِّي عَلَيْهَا فَقَالَ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ شَيْئًا أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Rawatlah wanita ini sebaik-baiknya, apabila telah melahirkan kabarkanlah kepadaku. Maka walinya melaksanakan perintah tersebut. Kemudian Nabi memerintahkan supaya ia mengenakan pakaian yg erat. Kemudian beliau memerintahkan untuk dirajam, setelah di rajam beliau menshalatkan jenazahnya. Maka Umar bin Khattab berkata; Wahai Rasulullah, kenapa anda menshalatkannya padahal anda telah merajamnya?. Beliau menjawab: Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, pasti taubatnya akan mencukupi mereka semua, adakah taubat yg lebih utama daripada menyerahkan nyawanya kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala. [HR. Ahmad No.19015].

Hadits Ahmad No.19015 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang wanita dari Juhainah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengaku telah berzina, dia berkata; "Saat ini saya tengah mengandung, " maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memanggil walinya dan berkata kepadanya: "Rawatlah wanita ini sebaik-baiknya, apabila telah melahirkan kabarkanlah kepadaku." Maka walinya melaksanakan perintah tersebut. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan supaya ia mengenakan pakaian yang erat. Kemudian beliau memerintahkan untuk dirajam, setelah di rajam beliau menshalatkan jenazahnya. Maka Umar bin Khattab berkata; "Wahai Rasulullah, kenapa anda menshalatkannya padahal anda telah merajamnya?." Beliau menjawab: "Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, pasti taubatnya akan mencukupi mereka semua, adakah taubat yang lebih utama daripada menyerahkan nyawanya kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala."]]]

Hadits Ahmad 19016

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ عَضَّ رَجُلٌ رَجُلًا فَانْتُزِعَتْ ثَنِيَّتُهُ فَأَبْطَلَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ أَرَدْتَ أَنْ تَقْضَمَ يَدَ أَخِيكَ كَمَا يَقْضَمُ الْفَحْلُ

Seseorang menggigit orang lain hingga gigi serinya tanggal, maka Nabi tak mengenakan diyat & bersabda:
Apakan kamu ingin memotong menggigit tangan saudaramu sebagaimana yg dilakukan kuda. [HR. Ahmad No.19016].

Hadits Ahmad No.19016 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirin] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Seseorang menggigit orang lain hingga gigi serinya tanggal, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak mengenakan diyat dan bersabda: "Apakan kamu ingin memotong menggigit tangan saudaramu sebagaimana yang dilakukan kuda."]]]

Hadits Ahmad 19017

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَتْ الْعَضْبَاءُ لِرَجُلٍ مِنْ بَنِي عُقَيْلٍ وَكَانَتْ مِنْ سَوَابِقِ الْحَاجِّ فَأُسِرَ الرَّجُلُ وَأُخِذَتْ الْعَضْبَاءُ مَعَهُ قَالَ فَمَرَّ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي وَثَاقٍ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى حِمَارٍ عَلَيْهِ قَطِيفَةٌ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ تَأْخُذُونِي وَتَأْخُذُونَ سَابِقَةَ الْحَاجِّ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَأْخُذُكَ بِجَرِيرَةِ حُلَفَائِكَ ثَقِيفَ قَالَ وَقَدْ كَانَتْ ثَقِيفُ قَدْ أَسَرُوا رَجُلَيْنِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ فِيمَا قَالَ وَإِنِّي مُسْلِمٌ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ قُلْتَهَا وَأَنْتَ تَمْلِكُ أَمْرَكَ أَفْلَحْتَ كُلَّ الْفَلَاحِ قَالَ وَمَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي جَائِعٌ فَأَطْعِمْنِي وَإِنِّي ظَمْآنُ فَاسْقِنِي قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ حَاجَتُكَ ثُمَّ فُدِيَ بِالرَّجُلَيْنِ وَحَبَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَضْبَاءَ لِرَحْلِهِ قَالَ ثُمَّ إِنَّ الْمُشْرِكِينَ أَغَارُوا عَلَى سَرْحِ الْمَدِينَةِ فَذَهَبُوا بِهَا وَكَانَتْ الْعَضْبَاءُ فِيهِ قَالَ وَأَسَرُوا امْرَأَةً مِنْ الْمُسْلِمِينَ قَالَ فَكَانُوا إِذَا نَزَلُوا أَرَاحُوا إِبِلَهُمْ بِأَفْنِيَتِهِمْ قَالَ فَقَامَتْ الْمَرْأَةُ ذَاتَ لَيْلَةٍ بَعْدَمَا نُوِّمُوا فَجَعَلَتْ كُلَّمَا أَتَتْ عَلَى بَعِيرٍ رَغَا حَتَّى أَتَتْ عَلَى الْعَضْبَاءِ فَأَتَتْ عَلَى نَاقَةٍ ذَلُولٍ مُجَرَّسَةٍ فَرَكِبَتْهَا ثُمَّ وَجَّهَتْهَا قِبَلَ الْمَدِينَةِ قَالَ وَنَذَرَتْ إِنْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْجَاهَا عَلَيْهَا لَتَنْحَرَنَّهَا فَلَمَّا قَدِمَتْ الْمَدِينَةَ عُرِفَتْ النَّاقَةُ فَقِيلَ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأُخْبِرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَذْرِهَا أَوْ أَتَتْهُ فَأَخْبَرَتْهُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِئْسَمَا جَزَتْهَا أَوْ بِئْسَمَا جَزَيْتِيهَا إِنْ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنْجَاهَا عَلَيْهَا لَتَنْحَرَنَّهَا قَالَ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا وَفَاءَ لِنَذْرٍ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ وَلَا فِيمَا لَا يَمْلِكُ ابْنُ آدَمَ و قَالَ وُهَيْبٌ يَعْنِي ابْنَ خَالِدٍ وَكَانَتْ ثَقِيفُ حُلَفَاءَ لِبَنِي عُقَيْلٍ وَزَادَ حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ فِيهِ وَكَانَتْ الْعَضْبَاءُ دَاجِنًا لَا تُمْنَعُ مِنْ حَوْضٍ وَلَا نَبْتٍ قَالَ عَفَّانُ مُجَرَّسَةٌ مُعَوَّدَةٌ

Itu kulakukan sebagai pembalasan karena dosa sekutumu, Tsaqif! -Tsaqif ketika itu tengah menawan dua sahabat nabi - Sang tawanan terus mengomel sekehendaknya & akhirnya berujar; Saya muslim sekarang. Rasulullah berkomentar: Sekiranya kamu mengucapkan syahadat, & kamu bisa mengendalikan urusanmu, sungguh kamu akan memperoleh segala keberuntungan. Rasulullah lantas pergi. Si laki-laki tawanan berujar lagi; Ya Muhammad, saya lapar, berilah aku makan, saya juga haus, maka berilah aku minum! Kata Imran; Rasulullah berujar: Ini keperluanmu!. Di kemudian hari, laki-laki ini ditebus dgn dua sahabat nabi yg ditawan. Namun Rasulullah tetap menahan untanya untuk kendaraannya. Kata Imran; Kemudian kaum musyrikin melakukan penyerbuan ke ternak Madinah & merampoknya. Sedang unta beliau yg sering diistilahkan 'adhba' juga turut dibawa kabur. Kata Imran; Mereka juga menawan seorang wanita dari kaum muslimin. Sudah menjadi tradisi ketika itu, jika mereka singgah, mereka kandangkan untanya di halaman depan perseinggahan mereka. Kata Imran; Ketika kaum musyrikin yg menawan ketiduran, wanita itu bangun, sialnya setiap kali ia datangi unta untuk dikendarai, unta itu mendengus-dengus, hingga ia temui 'adhba'. Jadilah ia mengendarai unta penurut yg sudah terlatih. Ia kendarai & ia hadapkan ke kota Madinah. Ia sempat bernadzar; Sekiranya Allah Azza wa Jalla menyelamatkannya, maka ia akan sembelih unta 'adhba' itu. Ketika ia sampai Madinah, unta tersebut sudah dikenal hingga dikatakan; Ini adl unta Rasulullah ! Nabi pun diberitahu tentang nadzarnya -atau dgn redaksi; Si wanita menemui beliau & menyampaikan ceritanya- Maka Rasulullah berkomentar: Alangkah jahatnya pembalasan ia kepadanya -atau dgn redaksi; Alangkah buruknya pembalasanmu-, Allah telah menyelamatkannya, namun ia malah menyembelihnya. Lantas Rasulullah bersabda:
Tidak ada kewajiban melaksanakan nadzar dalam kemaksiatan kepada Allah & tak pula terhadap sesuatu yg tak dimiliki oleh anak Adam. Kata Wuhaib, alias Ibn Khalid, Tsaqif adl sekutu bani 'Uqail. Hammad menambahkan 'Adhba' adl istilah untuk binatang ternak yg tak dilarang mendatangi kolam (lumpang minuman) atau tetumbuhan. 'Affan berkomentar mengenai makna mujarrasah, maksudnya terlatih. [HR. Ahmad No.19017].

Hadits Ahmad No.19017 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid], telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari [Imran bin Husain] ia berkata; "Unta seorang bani Uqail termasuk unta yang larinya paling cepat. Si laki-laki kemudian tertawan dan untanya pun ikut ditawan bersamanya. Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewatinya, yang ketika itu ia dalam keadaan di ikat tangannya sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengendarai keledai dan memakai kain katun. Si laki-laki tawanan berujar; "Wahai Muhammad, kau menawanku dan menawan unta pacuanku yang cepat larinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Itu kulakukan sebagai pembalasan karena dosa sekutumu, Tsaqif! -Tsaqif ketika itu tengah menawan dua sahabat nabi shallallahu 'alaihi wasallam- Sang tawanan terus mengomel sekehendaknya dan akhirnya berujar; "Saya muslim sekarang." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkomentar: "Sekiranya kamu mengucapkan syahadat, dan kamu bisa mengendalikan urusanmu, sungguh kamu akan memperoleh segala keberuntungan." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lantas pergi. Si laki-laki tawanan berujar lagi; "Ya Muhammad, saya lapar, berilah aku makan, saya juga haus, maka berilah aku minum!" Kata Imran; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berujar: "Ini keperluanmu!." Di kemudian hari, laki-laki ini ditebus dengan dua sahabat nabi yang ditawan. Namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tetap menahan untanya untuk kendaraannya. Kata Imran; "Kemudian kaum musyrikin melakukan penyerbuan ke ternak Madinah dan merampoknya. Sedang unta beliau yang sering diistilahkan 'adhba' juga turut dibawa kabur. Kata Imran; "Mereka juga menawan seorang wanita dari kaum muslimin. Sudah menjadi tradisi ketika itu, jika mereka singgah, mereka kandangkan untanya di halaman depan perseinggahan mereka. Kata Imran; "Ketika kaum musyrikin yang menawan ketiduran, wanita itu bangun, sialnya setiap kali ia datangi unta untuk dikendarai, unta itu mendengus-dengus, hingga ia temui 'adhba'. Jadilah ia mengendarai unta penurut yang sudah terlatih. Ia kendarai dan ia hadapkan ke kota Madinah. Ia sempat bernadzar; "Sekiranya Allah Azza wa Jalla menyelamatkannya, maka ia akan sembelih unta 'adhba' itu." Ketika ia sampai Madinah, unta tersebut sudah dikenal hingga dikatakan; "Ini adalah unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam!" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun diberitahu tentang nadzarnya -atau dengan redaksi; "Si wanita menemui beliau dan menyampaikan ceritanya- Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkomentar: "Alangkah jahatnya pembalasan ia kepadanya -atau dengan redaksi; "Alangkah buruknya pembalasanmu"-, Allah telah menyelamatkannya, namun ia malah menyembelihnya." Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada kewajiban melaksanakan nadzar dalam kemaksiatan kepada Allah dan tidak pula terhadap sesuatu yang tidak dimiliki oleh anak Adam." Kata Wuhaib, alias Ibn Khalid, Tsaqif adalah sekutu bani 'Uqail. Hammad menambahkan 'Adhba' adalah istilah untuk binatang ternak yang tidak dilarang mendatangi kolam (lumpang minuman) atau tetumbuhan. 'Affan berkomentar mengenai makna mujarrasah, maksudnya terlatih."]]]

Hadits Ahmad 19018

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَن يُونُسَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْكَيِّ فَاكْتَوَيْنَا فَمَا أَفْلَحْنَا وَلَا أَنْجَحْنَا

Rasulullah melarang kami berobat dgn kayy, namun kami tetap melakukannya, ternyata kami tak pernah berhasil & beruntung. +ket; kay adl terapi dgn menempelkan besi panas pada daerah yg sakit. [HR. Ahmad No.19018].

Hadits Ahmad No.19018 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Yunus] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang kami berobat dengan kayy, namun kami tetap melakukannya, ternyata kami tidak pernah berhasil dan beruntung."]]]

Hadits Ahmad 19019

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ أَنَّ فَتًى سَأَلَ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ عَنْ صَلَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي السَّفَرِ فَعَدَلَ إِلَى مَجْلِسِ الْعُوقَةِ فَقَالَ إِنَّ هَذَا الْفَتَى سَأَلَنِي عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي السَّفَرِ فَاحْفَظُوا عَنِّي مَا سَافَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَفَرًا إِلَّا صَلَّى رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ حَتَّى يَرْجِعَ وَإِنَّهُ أَقَامَ بِمَكَّةَ زَمَانَ الْفَتْحِ ثَمَانِيَ عَشْرَةَ لَيْلَةً يُصَلِّي بِالنَّاسِ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَاه يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَزَادَ فِيهِ إِلَّا الْمَغْرِبَ ثُمَّ يَقُولُ يَا أَهْلَ مَكَّةَ قُومُوا فَصَلُّوا رَكْعَتَيْنِ أُخْرَيَيْنِ فَإِنَّا سَفْرٌ ثُمَّ غَزَا حُنَيْنًا وَالطَّائِفَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى جِعِرَّانَةَ فَاعْتَمَرَ مِنْهَا فِي ذِي الْقَعْدَةِ ثُمَّ غَزَوْتُ مَعَ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ وَحَجَجْتُ وَاعْتَمَرْتُ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ وَمَعَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ قَالَ يُونُسُ إِلَّا الْمَغْرِبَ وَمَعَ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ صَدْرَ إِمَارَتِهِ قَالَ يُونُسُ رَكْعَتَيْنِ إِلَّا الْمَغْرِبَ ثُمَّ إِنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ صَلَّى بَعْدَ ذَلِكَ أَرْبَعًا

shalat dua rakaat dua rakaat hingga beliau kembali pulang. Dan beliau juga pernah tinggal di Mekah ketika penaklukan kota Mekah, selama delapan belas malam, mengimami masyarakat dgn dua rakaat dua rakaat. Ayahku berkata; telah menceritakan kepada kami Yunus bin Muhammad dgn sanad ini, namun ada tambahan -kecuali shalat Maghrib-. Kemudian beliau bersabda:
Wahai penduduk Mekah berdirilah & lanjutkan shalat kalian dua rakaat lagi, karena kami adl orang-orang yg sedang dalam perjalanan. Kemudian beliau memerangi penduduk Hunain & Thaif, beliau juga mengerjakan shalat dua rakaat dua rakaat kemudian beliau kembali ke Ji'ranah, beliau melakukan umrah pada bulan Dzul Qa'dah. Kemudian aku berperang bersama Abu Bakar Radhiyallahu Ta'ala 'anhu, aku haji & umrah bersamanya, sedangkan dia mengerjakan shalat dua rakaat dua rakaat. Begitu juga ketika bersama Umar Radhiyallahu Ta'ala 'anhu, dia juga shalat dua rakaat dua rakaat. -Yunus berkata; Kecuali shalat Maghrib- begitu juga bersama Utsman , yaitu di awal pemerintahannya -Yunus berkata; Dua rakaat kecuali Maghrib- setelah itu Utsman shalat empat rakaat. [HR. Ahmad No.19019].

Hadits Ahmad No.19019 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] dari [Hammad bin Salamah], telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Zaid] dari [Abu Nadhrah] bahwa seorang pemuda bertanya kepada ['Imran bin Hushain] tentang shalat dalam perjalanan yang dilakukan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu Imran pergi ke majlis Al 'Uqah dan berkata; "Sesungguhnya pemuda ini telah bertanya kepadaku tentang shalat dalam perjalanan yang dilakukan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka ingat-ingatlah apa yang aku katakan; "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan perjalanan kecuali beliau shalat dua rakaat dua rakaat hingga beliau kembali pulang. Dan beliau juga pernah tinggal di Mekah ketika penaklukan kota Mekah, selama delapan belas malam, mengimami masyarakat dengan dua rakaat dua rakaat." Ayahku berkata; telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] dengan sanad ini, namun ada tambahan -kecuali shalat Maghrib-. Kemudian beliau bersabda: "Wahai penduduk Mekah berdirilah dan lanjutkan shalat kalian dua rakaat lagi, karena kami adalah orang-orang yang sedang dalam perjalanan." Kemudian beliau memerangi penduduk Hunain dan Thaif, beliau juga mengerjakan shalat dua rakaat dua rakaat kemudian beliau kembali ke Ji'ranah, beliau melakukan umrah pada bulan Dzul Qa'dah. Kemudian aku berperang bersama Abu Bakar Radhiyallahu Ta'ala 'anhu, aku haji dan umrah bersamanya, sedangkan dia mengerjakan shalat dua rakaat dua rakaat. Begitu juga ketika bersama Umar Radhiyallahu Ta'ala 'anhu, dia juga shalat dua rakaat dua rakaat. -Yunus berkata; Kecuali shalat Maghrib- begitu juga bersama Utsman radliallahu 'anhu, yaitu di awal pemerintahannya -Yunus berkata; "Dua rakaat kecuali Maghrib- setelah itu Utsman radliallahu 'anhu shalat empat rakaat."]]]

Hadits Ahmad 19020

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا مَنْصُورٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ أَعْتَقَ سِتَّةَ مَمْلُوكِينَ لَهُ عِنْدَ مَوْتِهِ وَلَيْسَ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُمْ فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ لَا أُصَلِّيَ عَلَيْهِ قَالَ ثُمَّ دَعَا بِالرَّقِيقِ فَجَزَّأَهُمْ ثَلَاثَةَ أَجْزَاءٍ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةً

Sungguh aku berkeinginan untuk tak menshalatkannya. Imran melanjutkan; Kemudian beliau memanggil budak-budak tersebut & membaginya menjadi tiga bagian, memerdekakan yg dua & menjadikan yg empat tetap sebagai budak. [HR. Ahmad No.19020].

Hadits Ahmad No.19020 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim], telah mengabarkan kepada kami [Manshur] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa menjelang kematiannya seorang laki-laki dari Anshar telah membebaskan enam orang budaknya, sementara dirinya tidak memiliki harta peninggalan selain dari budak-budak tersebut, ketika hal itu sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sungguh aku berkeinginan untuk tidak menshalatkannya." Imran melanjutkan; ""Kemudian beliau memanggil budak-budak tersebut dan membaginya menjadi tiga bagian, memerdekakan yang dua dan menjadikan yang empat tetap sebagai budak."]]]

Hadits Ahmad 19021

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخَاكُمْ النَّجَاشِيَّ قَدْ مَاتَ فَصَلُّوا عَلَيْهِ فَقَامَ فَصَفَّنَا خَلْفَهُ فَإِنِّي لَفِي الصَّفِّ الثَّانِي فَصَلَّى عَلَيْهِ

Sesungguhnya saudara kalian yaitu raja Najasyi telah meninggal, maka shalatkanlah untuknya!, lalu beliau berdiri untuk mengerjakan shalat, kami pun bershaf dibelakang beliau sementara diriku berada di shaf kedua, setelah itu beliau menshalatkannya. [HR. Ahmad No.19021].

Hadits Ahmad No.19021 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husyaim], telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwasanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya saudara kalian yaitu raja Najasyi telah meninggal, maka shalatkanlah untuknya!, " lalu beliau berdiri untuk mengerjakan shalat, kami pun bershaf dibelakang beliau sementara diriku berada di shaf kedua, setelah itu beliau menshalatkannya."]]]

Hadits Ahmad 19022

حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ فَسَلَّمَ فَقِيلَ لَهُ فَقَامَ فَصَلَّى رَكْعَةً فَسَلَّمَ ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ

shalat tiga rakaat kemudian salam. Ketika hal itu diberitahukan kepada beliau, beliau langsung shalat satu rakaat & salam, selepas salam beliau sujud dua kali lalu duduk. [HR. Ahmad No.19022].

Hadits Ahmad No.19022 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] dari [Khalid] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat tiga rakaat kemudian salam. Ketika hal itu diberitahukan kepada beliau, beliau langsung shalat satu rakaat dan salam, selepas salam beliau sujud dua kali lalu duduk."]]]

Hadits Ahmad 19023

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي الرِّشْكَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَعُلِمَ أَهْلُ الْجَنَّةِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فِيمَ يَعْمَلُ الْعَامِلُونَ قَالَ اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ أَوْ كَمَا قَالَ

Lantas apa gunanya orang beramal?
Nabi menjawab; Beramalah, karena seseorang itu di mudahkan terhadap sesuatu yg telah dicipta baginya. atau sebagaimana yg beliau sabdakan. [HR. Ahmad No.19023].

Hadits Ahmad No.19023 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il], telah menceritakan kepada kami [Yazid yaitu Ar Risyk] dari [Mutharrif bin Syikhir] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; seseorang bertanya; 'Wahai Rasulullah, apakah penghuni surga dan penghuni neraka telah dimengerti (ditetapkan)? Beliau menjawab: 'Iya'. Orang tadi bertanya lagi; 'Lantas apa gunanya orang beramal? Nabi menjawab; "Beramalah, karena seseorang itu di mudahkan terhadap sesuatu yang telah dicipta baginya." atau sebagaimana yang beliau sabdakan."]]]

Hadits Ahmad 19024

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ وَامْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ عَلَى نَاقَةٍ فَضَجِرَتْ فَلَعَنَتْهَا فَسَمِعَ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ خُذُوا مَا عَلَيْهَا وَدَعُوهَا فَإِنَّهَا مَلْعُونَةٌ قَالَ عِمْرَانُ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهَا الْآنَ تَمْشِي فِي النَّاسِ مَا يَعْرِضُ لَهَا أَحَدٌ يَعْنِي النَّاقَةَ

'Turunkanlah beban di atas unta & lepaskanlah unta tersebut, karena ia telah dikutuk.' Imran berkata; 'Sepertinya saya melihat unta tersebut berjalan bersama rombongan kafilah tanpa ada seorang pun yg mengendarainya, yaitu mengendarai unta tersebut.' [HR. Ahmad No.19024].

Hadits Ahmad No.19024 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan, ada seorang wanita Anshar yang tengah mengendarai unta. Namun, unta yang sedang dikendarainya itu memberontak dengan tiba-tiba. Dengan serta-merta wanita itu mengutuk untanya. Ketika Rasulullah mendengar ucapan wanita itu, beliau bersabda: 'Turunkanlah beban di atas unta dan lepaskanlah unta tersebut, karena ia telah dikutuk.' Imran berkata; 'Sepertinya saya melihat unta tersebut berjalan bersama rombongan kafilah tanpa ada seorang pun yang mengendarainya, yaitu mengendarai unta tersebut.']]]

Hadits Ahmad 19025

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ قَالَ مَرَّ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ فَجَلَسْنَا فَقَامَ إِلَيْهِ فَتًى مِنْ الْقَوْمِ فَسَأَلَهُ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْغَزْوِ وَالْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَجَاءَ فَوَقَفَ عَلَيْنَا فَقَالَ إِنَّ هَذَا سَأَلَنِي عَنْ أَمْرٍ فَأَرَدْتُ أَنْ تَسْمَعُوهُ أَوْ كَمَا قَالَ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يُصَلِّ إِلَّا رَكْعَتَيْنِ حَتَّى رَجَعَ إِلَى الْمَدِينَةِ وَحَجَجْتُ مَعَهُ فَلَمْ يُصَلِّ إِلَّا رَكْعَتَيْنِ حَتَّى رَجَعَ إِلَى الْمَدِينَةِ وَشَهِدْتُ مَعَهُ الْفَتْحَ فَأَقَامَ بِمَكَّةَ ثَمَانِ عَشْرَةَ لَا يُصَلِّي إِلَّا رَكْعَتَيْنِ وَيَقُولُ لِأَهْلِ الْبَلَدِ صَلُّوا أَرْبَعًا فَإِنَّا سَفْرٌ وَاعْتَمَرْتُ مَعَهُ ثَلَاثَ عُمَرٍ فَلَمْ يُصَلِّ إِلَّا رَكْعَتَيْنِ وَحَجَجْتُ مَعَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمَا حَجَّاتٍ فَلَمْ يُصَلِّيَا إِلَّا رَكْعَتَيْنِ حَتَّى رَجَعَا إِلَى الْمَدِينَةِ

Aku pernah berperang bersama Rasulullah , tidaklah beliau mengerjakan shalat kecuali dua raka'at hingga beliau kembali ke Madinah. Dan tak pula aku berhaji bersama beliau kecuali beliau mengerjakan shalat dua raka'at hingga pulang ke Madinah. Dan aku telah menyaksikan bersama beliau peristiwa Fahu Mekah, lalu kami pun bermalam selama delapan belas malam, & tidaklah beliau shalat kecuali hanya dua raka'at, lalu bersabda kepda penduduk negeri: Shalatlah kalian empat raka'at, karena kami sedang dalam perjalanan. Dan aku telah melaksanakan umrah bersama beliau sebanyak tiga kali, maka tidaklah beliau shalat kecuali hanya dua raka'at saja. Aku juga telah berhaji bersama Abu Bakar & Umar beberapa kali haji & tidaklah keduanya shalat kecuali hanya dua raka'at saja hingga pulang ke Madinah. [HR. Ahmad No.19025].

Hadits Ahmad No.19025 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] ia berkata, dari [Ali bin Zaid] dari [Abu Nadhrah] ia berkata; Suatu ketika [Imran bin Hushain] lewat sementara kami tengah duduk-duduk, lalu berdirilah seorang pemuda dari suatu kaum menanyakan shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam perang, haji dan umrah. Kemudian Imran mendatangi kami dan berhenti, ia berkata; "Sesungguhnya orang ini telah bertanya kepadaku tentang suatu perkara, dan aku ingin kalian mendengarkannya -atau sebagaimana yang ia katakana- Aku pernah berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tidaklah beliau mengerjakan shalat kecuali dua raka'at hingga beliau kembali ke Madinah. Dan tidak pula aku berhaji bersama beliau kecuali beliau mengerjakan shalat dua raka'at hingga pulang ke Madinah. Dan aku telah menyaksikan bersama beliau peristiwa Fahu Mekah, lalu kami pun bermalam selama delapan belas malam, dan tidaklah beliau shalat kecuali hanya dua raka'at, lalu bersabda kepda penduduk negeri: "Shalatlah kalian empat raka'at, karena kami sedang dalam perjalanan." Dan aku telah melaksanakan umrah bersama beliau sebanyak tiga kali, maka tidaklah beliau shalat kecuali hanya dua raka'at saja. Aku juga telah berhaji bersama Abu Bakar dan Umar beberapa kali haji dan tidaklah keduanya shalat kecuali hanya dua raka'at saja hingga pulang ke Madinah."]]]

Hadits Ahmad 19026

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ يُونُسَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي مَسِيرٍ فَعَرَّسُوا فَنَامُوا عَنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ فَلَمْ يَسْتَيْقِظُوا حَتَّى طَلَعَتْ الشَّمْسُ فَلَمَّا ارْتَفَعَتْ وَانْبَسَطَتْ أَمَرَ إِنْسَانًا فَأَذَّنَ فَصَلَّوْا الرَّكْعَتَيْنِ فَلَمَّا حَانَتْ الصَّلَاةُ صَلَّوْا

memerintahkan seseorang untuk mengumandangkan adzan lalu mereka shalat dua rakaat, setelah iqamat mereka pun mengerjakan shalat (Subuh). [HR. Ahmad No.19026].

Hadits Ahmad No.19026 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Yunus] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada dalam suatu perjalanan bersama para sahabatnya, lalu mereka berhenti beristirahat, kemudian mereka tertidur dari shalat Subuh dan belum bangun hingga matahari terbit. Ketika matahari sudah tinggi, beliau memerintahkan seseorang untuk mengumandangkan adzan lalu mereka shalat dua rakaat, setelah iqamat mereka pun mengerjakan shalat (Subuh)."]]]

Hadits Ahmad 19027

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فُلَانًا لَا يُفْطِرُ نَهَارَ الدَّهْرِ قَالَ لَا أَفْطَرَ وَلَا صَامَ

Bila dia tak berbuka berarti ia tak berpuasa. [HR. Ahmad No.19027].

Hadits Ahmad No.19027 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il], telah mengabarkan kepada kami [Al Jurairi] dari [Abul A'la bin Syikhir] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; di beritahukan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa seseorang tidak berbuka (karena puasa) sepanjang hari, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bila dia tidak berbuka berarti ia tidak berpuasa."]]]

Hadits Ahmad 19028

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى صَلَاةَ الظُّهْرِ فَلَمَّا سَلَّمَ قَالَ أَيُّكُمْ قَرَأَ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَنَا فَقَالَ قَدْ عَلِمْتُ أَنَّ بَعْضَكُمْ خَالَجَنِيهَا

Siapa diantara kalian yg membaca -Sabbihismarabbikal A'la-?. Seseorang berkata; Saya. Maka beliau bersabda:
Sungguh aku tahu bahwa sebagaian dari kalian telah mengalahkanku dgn bacaan tersebut. [HR. Ahmad No.19028].

Hadits Ahmad No.19028 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il], telah mengabarkan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin `Aufa] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat Zhuhur, selepas salam beliau bersabda: "Siapa diantara kalian yang membaca -Sabbihismarabbikal A'la-?." Seseorang berkata; "Saya." Maka beliau bersabda: "Sungguh aku tahu bahwa sebagaian dari kalian telah mengalahkanku dengan bacaan tersebut."]]]

Hadits Ahmad 19029

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ عَنْ أَبِي الدَّهْمَاءِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ مِنْهُ فَإِنَّ الرَّجُلَ يَأْتِيهِ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَلَا يَزَالُ بِهِ لِمَا مَعَهُ مِنْ الشُّبَهِ حَتَّى يَتَّبِعَهُ

Barangsiapa mendengar Dajjal, maka menjauhlah darinya karena seseorang yg menemuinya akan mengira bahwa dia orang beriman, & dia terus seperti itu hingga orang tersebut mengikutinya. [HR. Ahmad No.19029].

Hadits Ahmad No.19029 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Hassan], telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Hilal] dari [Abu Dahma`] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barangsiapa mendengar Dajjal, maka menjauhlah darinya karena seseorang yang menemuinya akan mengira bahwa dia orang beriman, dan dia terus seperti itu hingga orang tersebut mengikutinya."]]]

Hadits Ahmad 19030

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى يَا بَنِي تَمِيمٍ قَالَ قَالُوا قَدْ بَشَّرْتَنَا فَأَعْطِنَا قَالَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى يَا أَهْلَ الْيَمَنِ قَالَ قُلْنَا قَدْ قَبِلْنَا فَأَخْبِرْنَا عَنْ أَوَّلِ هَذَا الْأَمْرِ كَيْفَ كَانَ قَالَ كَانَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَبْلَ كُلِّ شَيْءٍ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ وَكَتَبَ فِي اللَّوْحِ ذِكْرَ كُلِّ شَيْءٍ قَالَ وَأَتَانِي آتٍ فَقَالَ يَا عِمْرَانُ انْحَلَّتْ نَاقَتُكَ مِنْ عِقَالِهَا قَالَ فَخَرَجْتُ فَإِذَا السَّرَابُ يَنْقَطِعُ بَيْنِي وَبَيْنَهَا قَالَ فَخَرَجْتُ فِي أَثَرِهَا فَلَا أَدْرِي مَا كَانَ بَعْدِي

Wahai bani Tamim, bergembiralah. Mereka menjawab; Sungguh engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berikanlah sesuatu kepada kami. Kemudian beliau bersabda:
Terimalah kabar gembira wahai penduduk Yaman. 'Imran bin Hushain berkata; Maka kami menjawab; Ya, kami telah terimanya, maka kabarkanlah pada kami permulaan urusan ini, bagaimana ia datang?. Beliau bersabda:
Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta'ala adl Dzat yg paling awal, sedang 'Arsy-nya di atas air, kemudian Dia menulis segala sesuatu di -Al Lauh-. Lalu seseorang mendatangiku & berkata; Hai 'Imran, untamu lepas dari kekangnya!. Imran berkata; Maka akupun keluar, ternyata talinya telah lepas hingga memisahkanku dgn untaku, lalu aku keluar untuk mencari jejaknya, maka aku tak tahu apa yg terjadi setelahku. [HR. Ahmad No.19030].

Hadits Ahmad No.19030 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah], telah menceritakan kepada kami [Al `A'masy] dari [Jami' bin Syadad] dari [Shafwan bin Muhriz] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai bani Tamim, bergembiralah." Mereka menjawab; "Sungguh engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berikanlah sesuatu kepada kami." Kemudian beliau bersabda: "Terimalah kabar gembira wahai penduduk Yaman." 'Imran bin Hushain berkata; Maka kami menjawab; "Ya, kami telah terimanya, maka kabarkanlah pada kami permulaan urusan ini, bagaimana ia datang?." Beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta'ala adalah Dzat yang paling awal, sedang 'Arsy-nya di atas air, kemudian Dia menulis segala sesuatu di -Al Lauh-." Lalu seseorang mendatangiku dan berkata; "Hai 'Imran, untamu lepas dari kekangnya!." Imran berkata; Maka akupun keluar, ternyata talinya telah lepas hingga memisahkanku dengan untaku, lalu aku keluar untuk mencari jejaknya, maka aku tidak tahu apa yang terjadi setelahku."]]]

Hadits Ahmad 19031

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا يُونُسُ قَالَ نُبِّئْتُ أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ جَاءَ إِلَى الْحَسَنِ فَقَالَ إِنَّ غُلَامًا لِي أَبَقَ فَنَذَرْتُ إِنْ أَنَا عَايَنْتُهُ أَنْ أَقْطَعَ يَدَهُ فَقَدْ جَاءَ فَهُوَ الْآنَ بِالْجِسْرِ قَالَ فَقَالَ الْحَسَنُ لَا تَقْطَعْ يَدَهُ وَحَدَّثَهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِعِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ إِنَّ عَبْدًا لِي أَبَقَ وَإِنِّي نَذَرْتُ إِنْ أَنَا عَايَنْتُهُ أَنْ أَقْطَعَ يَدَهُ قَالَ فَلَا تَقْطَعْ يَدَهُ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَؤُمُّ فِينَا أَوْ قَالَ يَقُومُ فِينَا فَيَأْمُرُنَا بِالصَّدَقَةِ وَيَنْهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ

memerintahkan kami untuk selalu bersedekah & melarang memutilasi. [HR. Ahmad No.19031].

Hadits Ahmad No.19031 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il], telah mengabarkan kepada kami [Yunus], ia berkata; [aku diberitahu] bahwa Al Miswar bin Makhramah datang kepada Al Hasan sambil berkata; "Sungguh budakku telah melarikan diri dariku, dan aku bernadzar bila aku dapat menemukannya, maka aku akan memotong tangannya." Sungguh sekarang ia telah sampai di jembatan." [Al Hasan] berkata; "Jangan kamu potong tangannya!, " Lalu ia menceritakan pada kami bahwa ada seseorang berkata pada ['Imran bin Hushain]; "Sesungguhnya budakku telah melarikan diri dariku, dan aku bernadzar jika mendapatkannya, maka aku akan memotong tangannya." 'Imran berkata; "Jangan kamu potong tangannya, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdiri di hadapan kami, beliau memerintahkan kami untuk selalu bersedekah dan melarang memutilasi."]]]

Hadits Ahmad 19032

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْفَتْحَ فَأَقَامَ بِمَكَّةَ ثَمَانِ عَشْرَةَ لَيْلَةً لَا يُصَلِّي إِلَّا رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَقُولُ لِأَهْلِ الْبَلَدِ صَلُّوا أَرْبَعًا فَإِنَّا سَفْرٌ

Shalatlah kalian empat rakaat, karena kami dalam perjalanan. [HR. Ahmad No.19032].

Hadits Ahmad No.19032 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Ali bin Zaid] dari [Abu Nadlrah] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Aku ikut menyaksikan peristiwa Fathu Makkah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bermukim di Makkah selama delapan belas malam dan beliau tidak shalat kecuali dua rakaat-dua rakaat, kemudian beliau bersabda terhadap penduduk kota: " Shalatlah kalian empat rakaat, karena kami dalam perjalanan."]]]

Hadits Ahmad 19033

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَى رَجُلَيْنِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ بِرَجُلٍ مِنْ الْمُشْرِكِينَ مِنْ بَنِي عُقَيْلٍ

menukar dua tawanan muslim dgn orang-orang musyrik dari bani 'Uqail. [HR. Ahmad No.19033].

Hadits Ahmad No.19033 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il], telah mengabarkan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menukar dua tawanan muslim dengan orang-orang musyrik dari bani 'Uqail."]]]

Hadits Ahmad 19034

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ الثَّقَفِيُّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍ أَنَّ زِيَادًا اسْتَعْمَلَ الْحَكَمَ بْنَ عَمْرٍو الْغِفَارِيَّ عَلَى خُرَاسَانَ قَالَ فَجَعَلَ عِمْرَانُ يَتَمَنَّاهُ فَلَقِيَهُ بِالْبَابِ فَقَالَ لَقَدْ كَانَ يُعْجِبُنِي أَنْ أَلْقَاكَ هَلْ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ قَالَ الْحَكَمُ نَعَمْ قَالَ فَكَبَّرَ عِمْرَانُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ

Tidak ada ketaatan dalam rangka bermaksiat pada Allah?. Al Hakam menjawab; Ya. Lalu 'Imran bin Hushain Radliyallahu Ta'ala 'anhu pun bertakbir. [HR. Ahmad No.19034].

Hadits Ahmad No.19034 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab bin Abdul Majid Ats Tsaqafi] dari [Ayyub] dari [Muhammad] bahwa Ziyad menyuruh Al Hakam bin 'Amru Al Ghifari ke Khurasan. Lalu ['Imran bin Hushain] berharap bertemu dengannya di pintu gerbang kota. Imran berkata; "Sungguh aku takjub bisa bertemu denganmu, bilakah engkau mendengar bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada ketaatan dalam rangka bermaksiat pada Allah?." [Al Hakam] menjawab; "Ya." Lalu ['Imran bin Hushain] Radliyallahu Ta'ala 'anhu pun bertakbir."]]]

Hadits Ahmad 19035

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ رَجُلٍ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ صَلَاةً ذَكَّرَنِي صَلَاةً صَلَّيْتُهَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْخَلِيفَتَيْنِ قَالَ فَانْطَلَقْتُ فَصَلَّيْتُ مَعَهُ فَإِذَا هُوَ يُكَبِّرُ كُلَّمَا سَجَدَ وَكُلَّمَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السُّجُودِ فَقُلْتُ يَا أَبَا نُجَيْدٍ مَنْ أَوَّلُ مَنْ تَرَكَهُ قَالَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حِينَ كَبِرَ وَضَعُفَ صَوْتُهُ تَرَكَهُ

bertakbir setiap kali hendak sujud & mengangkat kepala dari sujud. Lalu aku bertanya; Wahai Abu Nujaid siapakah yg pertama kali meninggalkannya?. Ia menjawab; Utsman bin 'Affan ketika sudah tua & lemah suaranya. [HR. Ahmad No.19035].

Hadits Ahmad No.19035 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab], telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [seseorang] dari [Mutharrif bin Syikhir] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Aku shalat di belakang Ali bin Abu Thalib radliallahu 'anhu yang mengingatkanku ketika shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan dua Khalifah (yaitu Abu Bakar dan Umar) lalu aku pergi dan shalat bersamanya, beliau bertakbir setiap kali hendak sujud dan mengangkat kepala dari sujud. Lalu aku bertanya; "Wahai Abu Nujaid siapakah yang pertama kali meninggalkannya?." Ia menjawab; "Utsman bin 'Affan radliallahu 'anhu ketika sudah tua dan lemah suaranya."]]]

Hadits Ahmad 19036

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سُلَيْمَانَ يَعْنِي التَّيْمِيَّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ هَلْ صُمْتَ سِرَارَ هَذَا الشَّهْرِ قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ أَوْ أَفْطَرَ النَّاسُ فَصُمْ يَوْمَيْنِ

Apakah engkau puasa di pertengahan bulan ini?. Ia menjawab; Tidak. Beliau pun bersabda:
Bila engkau berbuka maka puasalah dua hari saja. [HR. Ahmad No.19036].

Hadits Ahmad No.19036 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Adi] dari [Sulaiman] yaitu At Taimy dari [Abul Al `A'la] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda padanya atau selainnya: "Apakah engkau puasa di pertengahan bulan ini?." Ia menjawab; "Tidak." Beliau pun bersabda: "Bila engkau berbuka maka puasalah dua hari saja."]]]

Hadits Ahmad 19037

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَتْ امْرَأَةٌ أَسَرَهَا الْعَدُوُّ وَكَانُوا يُرِيحُونَ إِبِلَهُمْ عِشَاءً فَأَتَتْ الْإِبِلَ تُرِيدُ مِنْهَا بَعِيرًا تَرْكَبُهُ فَكُلَّمَا دَنَتْ مِنْ بَعِيرٍ رَغَا فَتَرَكَتْهُ حَتَّى أَتَتْ نَاقَةً مِنْهَا فَلَمْ تَرْغُ فَرَكِبَتْ عَلَيْهَا ثُمَّ نَجَتْ فَقَدِمَتْ الْمَدِينَةَ فَلَمَّا رَآهَا النَّاسُ قَالُوا نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَضْبَاءُ قَالَتْ إِنِّي نَذَرْتُ أَنْ أَنْحَرَهَا إِنْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْجَانِي عَلَيْهَا قَالَ بِئْسَمَا جَزَيْتِيهَا لَا نَذْرَ لِابْنِ آدَمَ فِيمَا لَا يَمْلِكُ وَلَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Seorang wanita tertawan musuh, suatu malam ketika mereka membiarkan unta-unta mereka untuk makan, si wanita tersebut mendatangi seekor unta & ia menginginkan unta muda, namun setiap kali ia mendekatinya, unta itu meringik, lalu ia mendekati unta lain, ternyata unta tersebut diam. Wanita itu langsung menaikinya hingga selamat & sampai di Madinah. Ketika orang-orang melihatnya, mereka mengatakan kalau unta yg di naikinya itu adl unta Rasulullah yg bernama Al 'Adhba`, lalu si wanita itu berkata; Aku bernadzar jika Allah Azza wa Jalla menyelamatkanku, maka aku akan menyembelih unta ini. Lantas Rasulullah bersabda:
Sungguh jelek balasan yg ia lakukan, tak ada nadzar bagi anak Adam atas sesuatu yg tak ia mampui & dan tak ada nadzar dalam ma'siat pada Allah 'azza wajalla. [HR. Ahmad No.19037].

Hadits Ahmad No.19037 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari [Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Seorang wanita tertawan musuh, suatu malam ketika mereka membiarkan unta-unta mereka untuk makan, si wanita tersebut mendatangi seekor unta dan ia menginginkan unta muda, namun setiap kali ia mendekatinya, unta itu meringik, lalu ia mendekati unta lain, ternyata unta tersebut diam. Wanita itu langsung menaikinya hingga selamat dan sampai di Madinah. Ketika orang-orang melihatnya, mereka mengatakan kalau unta yang di naikinya itu adalah unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang bernama Al 'Adhba`, lalu si wanita itu berkata; "Aku bernadzar jika Allah Azza wa Jalla menyelamatkanku, maka aku akan menyembelih unta ini." Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh jelek balasan yang ia lakukan, tidak ada nadzar bagi anak Adam atas sesuatu yang tidak ia mampui dan dan tidak ada nadzar dalam ma'siat pada Allah 'azza wajalla."]]]

Hadits Ahmad 19038

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ جُدْعَانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَنَزَلَتْ { يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ } سَقَطَ عَلَى أَبِي كَلِمَةٌ رَاحِلَتَهُ وَقَفَ النَّاسُ قَالَ هَلْ تَدْرُونَ أَيَّ يَوْمٍ ذَاكَ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ سَقَطَتْ عَلَى أَبِي كَلِمَةٌ يَقُولُ يَا آدَمُ ابْعَثْ بَعْثَ النَّارِ قَالَ وَمَا بَعْثُ النَّارِ قَالَ مِنْ كُلِّ أَلْفٍ تِسْعَ مِائَةٍ وَتِسْعِينَ إِلَى النَّارِ قَالَ فَبَكَوْا قَالَ قَارِبُوا وَسَدِّدُوا مَا أَنْتُمْ فِي الْأُمَمِ إِلَّا كَالرَّقْمَةِ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ تَكُونُوا رُبُعَ أَهْلِ الْجَنَّةِ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ تَكُونُوا ثُلُثَ أَهْلِ الْجَنَّةِ

Wahai Adam, utuslah suatu utusan ke neraka! Adam berkata; Ya Rabbi apa yg akan aku utus ke neraka?
Allah menjawab: Utuslah dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh sembilan ke neraka & satu ke surga. Mendengar itu para sahabat menangis. Lalu beliau bersabda:
Berlaku adillah & berbuatlah sesuai dgn sunnah (istiqomah), tidaklah kalian di antara umat-umat itu kecuali seperti tanda pada hewan, aku berharap seperempat dari kalian menjadi penduduk Surga, & aku berharap sepertiga dari kalian menjadi penduduk Surga. [HR. Ahmad No.19038].

Hadits Ahmad No.19038 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Judz'an] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan, lalu beliau turun dan berseru: "Wahai manusia, takutlah kalian pada Allah Rabb kalian, sesungguhnya guncangan hari kiamat…", -ada satu kata yang hilang dari ayahku-. Ketika orang-orang berhenti, beliau bersabda: "Apakah kalian tahu, hari apakah itu? Para sahabat menjawab; "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu. -ada satu kalimat yang hilang dari ayahku- Beliau melanjutkan: "Wahai Adam, utuslah suatu utusan ke neraka! Adam berkata; "Ya Rabbi apa yang akan aku utus ke neraka? Allah menjawab: "Utuslah dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh sembilan ke neraka dan satu ke surga." Mendengar itu para sahabat menangis. Lalu beliau bersabda: "Berlaku adillah dan berbuatlah sesuai dengan sunnah (istiqomah), tidaklah kalian di antara umat-umat itu kecuali seperti tanda pada hewan, aku berharap seperempat dari kalian menjadi penduduk Surga, dan aku berharap sepertiga dari kalian menjadi penduduk Surga."]]]

Hadits Ahmad 19039

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ خَيْثَمَةَ أَوْ عَنْ رَجُلٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ مَرَّ بِرَجُلٍ وَهُوَ يَقْرَأُ عَلَى قَوْمٍ فَلَمَّا فَرَغَ سَأَلَ فَقَالَ عِمْرَانُ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَلْيَسْأَلْ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِهِ فَإِنَّهُ سَيَجِيءُ قَوْمٌ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ يَسْأَلُونَ النَّاسَ بِهِ

Barangsiapa membaca Al Qur'an, hendaknya ia minta hanya kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala. Karena suatu saat akan datang seseorang yg membaca Al Qur'an dalam rangka untuk meminta-minta (rizki) kepada orang lain. [HR. Ahmad No.19039].

Hadits Ahmad No.19039 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Khaitsamah] atau dari seorang laki-laki dari ['Imran bin Hushain] berkata; dia pernah melewati seseorang yang sedang membaca Al Qur'an, seusai membaca dia meminta (sesuatu kepada manusia). 'Imran pun berkata; "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, sesunggunya aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membaca Al Qur'an, hendaknya ia minta hanya kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala. Karena suatu saat akan datang seseorang yang membaca Al Qur'an dalam rangka untuk meminta-minta (rizki) kepada orang lain."]]]

Hadits Ahmad 19040

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ الْمَازِنِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ جَاءَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاسٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ فَقَالَ أَبْشِرُوا يَا بَنِي تَمِيمٍ قَالُوا بَشَّرْتَنَا فَأَعْطِنَا قَالَ فَكَانَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَادَ أَنْ يَتَغَيَّرَ قَالَ ثُمَّ جَاءَ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ فَقَالَ لَهُمْ اقْبَلُوا الْبُشْرَى إِذْ لَمْ يَقْبَلْهَا بَنُو تَمِيمٍ قَالُوا قَدْ قَبِلْنَا

Wahai bani Tamim, bergembiralah!. Mereka menjawab; Engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berilah sesuatu kepada kami!. Seketika itu wajah Rasulullah berubah, Imran melanjutkan; Tidak lama kemudian dating pula sekelompok orang dari Yaman, lalu beliau bersabda:
Terimalah kabar gembira ini, karena bani Tamim tak menerimanya. Mereka menjawab; Kami menerimanya. [HR. Ahmad No.19040].

Hadits Ahmad No.19040 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Jami' bin Syaddad] dari [Shafwan bin Muhriz Al Mazini] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Sekelompok orang dari bani Tamim datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau bersabda: "Wahai bani Tamim, bergembiralah!." Mereka menjawab; "Engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berilah sesuatu kepada kami!." Seketika itu wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berubah, Imran melanjutkan; "Tidak lama kemudian dating pula sekelompok orang dari Yaman, lalu beliau bersabda: "Terimalah kabar gembira ini, karena bani Tamim tidak menerimanya." Mereka menjawab; "Kami menerimanya."]]]

Hadits Ahmad 19041

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الْخَفَّافُ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ قَالَ وَقَدْ سَمِعْتُهُ مِنْ حُسَيْنٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كُنْتُ رَجُلًا ذَا أَسَقَامٍ كَثِيرَةٍ فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاتِي قَاعِدًا قَالَ صَلَاتُكَ قَاعِدًا عَلَى النِّصْفِ مِنْ صَلَاتِكَ قَائِمًا وَصَلَاةُ الرَّجُلِ مُضْطَجِعًا عَلَى النِّصْفِ مِنْ صَلَاتِهِ قَاعِدًا

Shalat yg kamu kerjakan dgn duduk setengah pahala dari shalatmu dgn berdiri & shalat seseorang dgn tiduran setengah pahala dari shalatnya dgn duduk. [HR. Ahmad No.19041].

Hadits Ahmad No.19041 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab Al Khaffaf] dari [Sa'id] dari [Hushain Al Mu'allim] dia berkata; Sungguh aku pernah mendengarnya dari [Husain] dari [Abdulllah bin Buraidah] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Aku tengah menderita komplikasi, maka aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang shalatku dengan duduk. Maka beliau menjawab: "Shalat yang kamu kerjakan dengan duduk setengah pahala dari shalatmu dengan berdiri dan shalat seseorang dengan tiduran setengah pahala dari shalatnya dengan duduk."]]]

Hadits Ahmad 19042

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَجُلٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا نَذْرَ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ

Tidak ada nadzar dalam keadaan marah, & kafaratnya adl kafarat sumpah. [HR. Ahmad No.19042].

Hadits Ahmad No.19042 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab], telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Zubair] dari [Ayahnya] dari [seseorang] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidak ada nadzar dalam keadaan marah, dan kafaratnya adalah kafarat sumpah."]]]

Hadits Ahmad 19043

حَدَّثَنَا مَحْبُوبُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ هِلَالِ بْنِ أَبِي زَيْنَبَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى الْقُشَيْرِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الظُّهْرِ فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ أَيُّكُمْ قَرَأَ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى قَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لَقَدْ عَرَفْتُ أَنَّ بَعْضَكُمْ خَالَجَنِيهَا

Siapakah tadi yg membaca 'Sabbihis marabbikal A'la?. seseorang menyahut; Aku wahai Rasulullah. Beliau bersabda:
Aku telah mengetahui bahwa sebagian dari kalian telah mengecohkanku dgn bacaan tersebut. [HR. Ahmad No.19043].

Hadits Ahmad No.19043 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mahbub bin Al Hasan bin Hilal bin Abu Zainab], telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Zurarah bin `Aufa Al Qusyairi] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah melaksanakan shalat Zhuhur, seusainya shalat beliau bersabda: "Siapakah tadi yang membaca 'Sabbihis marabbikal A'la?." seseorang menyahut; "Aku wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Aku telah mengetahui bahwa sebagian dari kalian telah mengecohkanku dengan bacaan tersebut."]]]

Hadits Ahmad 19044

حَدَّثَنَا مَحْبُوبُ بْنُ الْحَسَنِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَلَغَهُ وَفَاةُ النَّجَاشِيِّ قَالَ إِنَّ أَخَاكُمْ النَّجَاشِيَّ قَدْ مَاتَ فَصَلُّوا عَلَيْهِ فَقَامَ فَصَلَّى عَلَيْهِ وَالنَّاسُ خَلْفَهُ

Sungguh saudara kalian raja Najasyi telah wafat, maka shalatlah untuknya. Lalu beliau berdiri untuk mengerjakan shalat sementara orang-orang mengikuti di belakang beliau. [HR. Ahmad No.19044].

Hadits Ahmad No.19044 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mahbub bin Al Hasan], telah menceritakan kepada kami [Khalid Al Hadzdza`] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Al Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa ketika kabar wafatnya Najasyi sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sungguh saudara kalian raja Najasyi telah wafat, maka shalatlah untuknya." Lalu beliau berdiri untuk mengerjakan shalat sementara orang-orang mengikuti di belakang beliau."]]]

Hadits Ahmad 19045

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَخًا لَكُمْ قَدْ مَاتَ فَقُومُوا فَصَلُّوا عَلَيْهِ يَعْنِي النَّجَاشِيَّ

Sungguh saudara kalian telah meninggal dunia, maka shalatlah kalian untuknya!. Maka mereka pun shalat. Maksudnya adl raja Najasy. [HR. Ahmad No.19045].

Hadits Ahmad No.19045 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim], telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Al Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh saudara kalian telah meninggal dunia, maka shalatlah kalian untuknya!." Maka mereka pun shalat." Maksudnya adalah raja Najasy.]]]

Hadits Ahmad 19046

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فُلَانًا لَا يُفْطِرُ نَهَارًا قَالَ لَا أَفْطَرَ وَلَا صَامَ

Ia tak berbuka & tak pula berpuasa. [HR. Ahmad No.19046].

Hadits Ahmad No.19046 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il], telah mengabarkan kepada kami [Al Jurairi] dari [Abul A'la] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Di beritahukan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam Sesungguhnya fulan tidak mau berbuka (berpuasa) sepanjang hari. Maka beliau bersabda: "Ia tidak berbuka dan tidak pula berpuasa."]]]

Hadits Ahmad 19047

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو هَارُونَ الْغَنَوِيُّ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ قَالَ لِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ أَيْ مُطَرِّفُ وَاللَّهِ إِنْ كُنْتُ لَأَرَى أَنِّي لَوْ شِئْتُ حَدَّثْتُ عَنْ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ لَا أُعِيدُ حَدِيثًا ثُمَّ لَقَدْ زَادَنِي بُطْئًا عَنْ ذَلِكَ وَكَرَاهِيَةً لَهُ أَنَّ رِجَالًا مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ مِنْ بَعْضِ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَهِدْتُ كَمَا شَهِدُوا وَسَمِعْتُ كَمَا سَمِعُوا يُحَدِّثُونَ أَحَادِيثَ مَا هِيَ كَمَا يَقُولُونَ وَلَقَدْ عَلِمْتُ أَنَّهُمْ لَا يَأْلُونَ عَنْ الْخَيْرِ فَأَخَافُ أَنْ يُشَبَّهَ لِي كَمَا شُبِّهَ لَهُمْ فَكَانَ أَحْيَانًا يَقُولُ لَوْ حَدَّثْتُكُمْ أَنِّي سَمِعْتُ مِنْ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَذَا وَكَذَا رَأَيْتُ أَنِّي قَدْ صَدَقْتُ وَأَحْيَانًا يَعْزِمُ فَيَقُولُ سَمِعْتُ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كَذَا وَكَذَا قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنِي نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ أَبِي هَارُونَ الْغَنَوِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي هَانِئٌ الْأَعْوَرُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ هُوَ ابْنُ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ فَحَدَّثْتُ بِهِ أَبِي رَحِمَهُ اللَّهُ فَاسْتَحْسَنَهُ وَقَالَ زَادَ فِيهِ رَجُلًا

kalau aku mau, aku bisa saja menyampaikan hadits dari Nabi dalam dua hari berturut-turut & aku tak mengulangi satu haditspun. Namun yg membuatku lambat & tak senang untuk melakukan itu bahwa orang-orang dari sahabat Muhammad , mereka menyaksikan apa yg aku saksikan & mereka mendengar apa yg aku dengar, Mereka mengungkapkan hadits-hadits sebagaimana mereka katakan, Dan aku telah mengetahui sesungguhnya mereka tak pernah lambat dari kebaikan. Aku takut ditiru sebagaimana mereka ditiru. Dia kadang mengatakan kalau [HR. Ahmad No.19047].

Hadits Ahmad No.19047 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il], telah menceritakan kepada kami [Abu Harun Al Ghanawi] dari [Mutharrif] dia berkata; ['Imran bin Hushain] pernah berkata kepadaku; "Wahai Mutharrif, kalau aku mau, aku bisa saja menyampaikan hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam dua hari berturut-turut dan aku tidak mengulangi satu haditspun. Namun yang membuatku lambat dan tidak senang untuk melakukan itu bahwa orang-orang dari sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, mereka menyaksikan apa yang aku saksikan dan mereka mendengar apa yang aku dengar, Mereka mengungkapkan hadits-hadits sebagaimana mereka katakan, Dan aku telah mengetahui sesungguhnya mereka tidak pernah lambat dari kebaikan. Aku takut ditiru sebagaimana mereka ditiru. Dia kadang mengatakan kalau seandainya aku mengatakan kepada kalian bahwa aku telah mendengar dari Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti ini dan itu, aku menganggap bahwa aku telah jujur. Kadang juga dia bersungguh-sungguh lalu berkata; aku telah mendengar dari Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti ini dan itu." Abu Abdurrahman berkata; telah menceritakan kepadaku [Nashr bin Ali], telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Al Mufadhal] dari [Abi Harun Al Ghanawi] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Hani Al A'war] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits ini, lalu aku ceritakan kepada ayahku-mudah-mudahan Allah merahmatinya-, lalu dia menganggap hadits itu hasan dan berkata; "Dia menambahkan seseorang."]]]

Hadits Ahmad 19048

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَتْ ثَقِيفُ حُلَفَاءَ لِبَنِي عُقَيْلٍ فَأَسَرَتْ ثَقِيفُ رَجُلَيْنِ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَسَرَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ بَنِي عُقَيْلٍ وَأُصِيبَتْ مَعَهُ الْعَضْبَاءُ فَأَتَى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي الْوَثَاقِ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ يَا مُحَمَّدُ فَقَالَ مَا شَأْنُكَ فَقَالَ بِمَ أَخَذْتَنِي بِمَ أَخَذْتَ سَابِقَةَ الْحَاجِّ إِعْظَامًا لِذَلِكَ فَقَالَ أَخَذْتُكَ بِجَرِيرَةِ حُلَفَائِكَ ثَقِيفَ ثُمَّ انْصَرَفَ عَنْهُ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ يَا مُحَمَّدُ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَحِيمًا رَفِيقًا فَأَتَاهُ فَقَالَ مَا شَأْنُكَ قَالَ إِنِّي مُسْلِمٌ قَالَ لَوْ قُلْتَهَا وَأَنْتَ تَمْلِكُ أَمْرَكَ أَفْلَحْتَ كُلَّ الْفَلَاحِ ثُمَّ انْصَرَفَ عَنْهُ فَنَادَاهُ يَا مُحَمَّدُ يَا مُحَمَّدُ فَأَتَاهُ فَقَالَ مَا شَأْنُكَ فَقَالَ إِنِّي جَائِعٌ فَأَطْعِمْنِي وَظَمْآنُ فَاسْقِنِي قَالَ هَذِهِ حَاجَتُكَ قَالَ فَفُدِيَ بِالرَّجُلَيْنِ وَأُسِرَتْ امْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ وَأُصِيبَ مَعَهَا الْعَضْبَاءُ فَكَانَتْ الْمَرْأَةُ فِي الْوَثَاقِ فَانْفَلَتَتْ ذَاتَ لَيْلَةٍ مِنْ الْوَثَاقِ فَأَتَتْ الْإِبِلَ فَجَعَلَتْ إِذَا دَنَتْ مِنْ الْبَعِيرِ رَغَا فَتَتْرُكُهُ حَتَّى تَنْتَهِيَ إِلَى الْعَضْبَاءِ فَلَمْ تَرْغُ قَالَ وَنَاقَةٌ مُنَوَّقَةٌ فَقَعَدَتْ فِي عَجُزِهَا ثُمَّ زَجَرَتْهَا فَانْطَلَقَتْ وَنَذِرُوا بِهَا فَطَلَبُوهَا فَأَعْجَزَتْهُمْ فَنَذَرَتْ إِنْ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنْجَاهَا عَلَيْهَا لَتَنْحَرَنَّهَا فَلَمَّا قَدِمَتْ الْمَدِينَةَ رَآهَا النَّاسُ فَقَالُوا الْعَضْبَاءُ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنِّي قَدْ نَذَرْتُ إِنْ أَنْجَاهَا اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَيْهَا لَتَنْحَرَنَّهَا فَأَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرُوا ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ بِئْسَمَا جَزَتْهَا إِنْ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنْجَاهَا لَتَنْحَرَنَّهَا لَا وَفَاءَ لِنَذْرٍ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ وَلَا نَذْرَ فِيمَا لَا يَمْلِكُ الْعَبْدُ

Aku menawanmu sebagai pembalasan dosa sekutumu, Tsaqif. Kemudian beliau pun pergi. Si tawanan berujar lagi; Hai Muhammad, hai Muhammad. Rasulullah adl seorang yg berhati lembut & pengasih. Maka ia datangi lagi si tawanan & bertanya: Apa lagi?. Jawabnya, Aku muslim sekarang. Nabi meneruskan sabdanya: Kalau kamu mengucapkan syahadat, & kamu juga bisa mengendalikan urusanmu, berarti kamu meraih segala keberuntungan. Lantas beliau pergi. Kembali si tawanan memanggil-manggilnya; Hai Muhammad, hai Muhammad. Nabi mendatanginya & berujar Ada apa lagi?
Jawabnya; Aku lapar, tolong beri aku makan, aku juga haus, tolong beri aku minum. Nabi menjawab: Nih keperluanmu. Kata Imran; Di kemudian hari, laki-laki itu ditebus dgn dua sahabat Nabi yg ditawan. (Dan kisah lain), ada seorang wanita anshar ditawan, kebetulan unta nabi yg bernama 'Adhba' juga ikut ditangkap. Si wanita ini diikat dgn tali. Untungnya suatu malam ia bisa melarikan diri. Ia datangi unta-unta untuk melarikan diri. Sayang, setiap kali ia mendekati unta, unta tersebut mendengus hingga ia tinggalkan begitu saja, hingga ia datangi 'adhba', ternyata unta itu tak mengeluarkan suara apa-apa. 'Adhba' memang dikenal unta penurut sehingga si wanita bisa duduk di punggungnya dgn tenang, lantas dihardiknya untanya & berhasil melaju kencang. Musuh bernadzar untuk menangkap si wanita tersebut hingga berhasil. Nmaun saying, ambisi mereka tak kesampaian, hingga si wanita bernadzar jika Allah menyelamatkannya, akan ia menyembelih untanya, 'Adhba'. Ketika sampai di Madinah, para sahabat melihatnya seraya berujar Oh ini adl Adhba', unta Rasulullah ! Si wanita menjawab; Sayang, aku telah bernadzar untuk menyembelih unta ini jika Allah menyelamatkan diriku. Mereka pun menemui Nabi & mereka pun melaporkan kepada beliau. Nabi menjawab: Subhanallah, alangkah jahatnya balasan ia terhadapnya, Allah telah menyelamatkannya, namun justru ia akan menyembelih untanya. Ingat, tak ada kewajiban menepati nadzar untuk bermaksiat kepada Allah. Juga tak ada kewajiban menepati nadzar pada hal-hal yg seorang hamba tak memilikinya. [HR. Ahmad No.19048].

Hadits Ahmad No.19048 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain], katanya; kabilah Tsaqif adalah sekutu Bani 'Uqail. Tsaqif menyandera dua sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Sebaliknya Sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membalasnya dengan menyandera seorang bani 'Uqail. Kebetulan untanya juga ikut ditawan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian menemui tawanan ini yang ketika itu dalam keadaan terborgol. Si tawanan kemudian memanggil-manggil; 'Hai Muhammad, hai Muhammad." Nabi menjawab: "Apa keperluanmu?" Jawabnya; "Apa alasanmu menawanku, apa alasanmu menangkap untaku yang cepat larinya?, ia mengungkapkan hal itu untuk membesar-besarkan kasusnya. Nabi menjawab "Aku menawanmu sebagai pembalasan dosa sekutumu, Tsaqif." Kemudian beliau pun pergi. Si tawanan berujar lagi; "Hai Muhammad, hai Muhammad." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah seorang yang berhati lembut dan pengasih. Maka ia datangi lagi si tawanan dan bertanya: "Apa lagi?". Jawabnya, "Aku muslim sekarang." Nabi meneruskan sabdanya: "Kalau kamu mengucapkan syahadat, dan kamu juga bisa mengendalikan urusanmu, berarti kamu meraih segala keberuntungan." Lantas beliau pergi. Kembali si tawanan memanggil-manggilnya; "Hai Muhammad, hai Muhammad." Nabi mendatanginya dan berujar "Ada apa lagi?" Jawabnya; "Aku lapar, tolong beri aku makan, aku juga haus, tolong beri aku minum." Nabi menjawab: "Nih keperluanmu." Kata Imran; "Di kemudian hari, laki-laki itu ditebus dengan dua sahabat Nabi yang ditawan. (Dan kisah lain), ada seorang wanita anshar ditawan, kebetulan unta nabi yang bernama 'Adhba' juga ikut ditangkap. Si wanita ini diikat dengan tali. Untungnya suatu malam ia bisa melarikan diri. Ia datangi unta-unta untuk melarikan diri. Sayang, setiap kali ia mendekati unta, unta tersebut mendengus hingga ia tinggalkan begitu saja, hingga ia datangi 'adhba', ternyata unta itu tidak mengeluarkan suara apa-apa. 'Adhba' memang dikenal unta penurut sehingga si wanita bisa duduk di punggungnya dengan tenang, lantas dihardiknya untanya dan berhasil melaju kencang. Musuh bernadzar untuk menangkap si wanita tersebut hingga berhasil. Nmaun saying, ambisi mereka tak kesampaian, hingga si wanita bernadzar jika Allah menyelamatkannya, akan ia menyembelih untanya, 'Adhba'. Ketika sampai di Madinah, para sahabat melihatnya seraya berujar "Oh ini adalah Adhba', unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! Si wanita menjawab; "Sayang, aku telah bernadzar untuk menyembelih unta ini jika Allah menyelamatkan diriku." Mereka pun menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mereka pun melaporkan kepada beliau. Nabi menjawab: "Subhanallah, alangkah jahatnya balasan ia terhadapnya, Allah telah menyelamatkannya, namun justru ia akan menyembelih untanya. Ingat, tidak ada kewajiban menepati nadzar untuk bermaksiat kepada Allah. Juga tak ada kewajiban menepati nadzar pada hal-hal yang seorang hamba tidak memilikinya."]]]

Hadits Ahmad 19049

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ قَالَ لِي عِمْرَانُ إِنِّي لَأُحَدِّثُكَ بِالْحَدِيثِ الْيَوْمَ لِيَنْفَعَكَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ بَعْدَ الْيَوْمِ اعْلَمْ أَنَّ خَيْرَ عِبَادِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْحَمَّادُونَ وَاعْلَمْ أَنَّهُ لَنْ تَزَالَ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْإِسْلَامِ يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ حَتَّى يُقَاتِلُوا الدَّجَّالَ وَاعْلَمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَعْمَرَ مِنْ أَهْلِهِ فِي الْعَشْرِ فَلَمْ تَنْزِلْ آيَةٌ تَنْسَخُ ذَلِكَ وَلَمْ يَنْهَ عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى مَضَى لِوَجْهِهِ ارْتَأَى كُلُّ امْرِئٍ بَعْدَمَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَرْتَئِيَ

sebaik-baik hamba Allah Tabaraka wa Ta'ala pada hari kiamat adl umat Muhammad, & ingatlah bahwa akan selalu ada sekelompok manusia dari pemeluk agama Islam yg selalu berperang membela kebenaran & selalu memenagkannya dari musuh-musuh mereka hingga mereka berhasil membunuh Dajjal. Dan ketahuilah bahwa Rasulullah pernah mengerjakan umrah bersama keluarganya selama sepuluh hari, & tak ada ayat yg menghapus atau melarangnya, hingga berlalulah manusia melihat atas kehendak Allah. [HR. Ahmad No.19049].

Hadits Ahmad No.19049 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Al Jurairi] dari [Abul Al 'Alaa` bin Syikhkhir] dari [Mutharrif] dia berkata; [Imran] berkata kepadaku; Sungguh aku akan menceritakan kepadamu satu hadits hari ini, agar Allah Azza Wa Jalla memberikan manfaat padamu di hari-hari yang akan datang, ingatlah bahwa sebaik-baik hamba Allah Tabaraka wa Ta'ala pada hari kiamat adalah umat Muhammad, dan ingatlah bahwa akan selalu ada sekelompok manusia dari pemeluk agama Islam yang selalu berperang membela kebenaran dan selalu memenagkannya dari musuh-musuh mereka hingga mereka berhasil membunuh Dajjal. Dan ketahuilah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengerjakan umrah bersama keluarganya selama sepuluh hari, dan tidak ada ayat yang menghapus atau melarangnya, hingga berlalulah manusia melihat atas kehendak Allah."]]]

Hadits Ahmad 19050

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ قَالَ أُرَاهُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ هَلْ صُمْتَ سِرَارَ هَذَا الشَّهْرِ قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ أَوْ أَفْطَرَ النَّاسُ فَصُمْ يَوْمَيْنِ

Apakah engkau berpuasa di awal di bulan ini?. Ia berkata; Tidak. Beliau bersabda:
Bila engkau berbuka & manusia juga berbuka, maka berpuasalah dua hari. [HR. Ahmad No.19050].

Hadits Ahmad No.19050 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [At Taimi] dari [Abul `A'la] dia berkata; Aku mendapatkannya dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya atau kepada orang lain: "Apakah engkau berpuasa di awal di bulan ini?." Ia berkata; "Tidak." Beliau bersabda: "Bila engkau berbuka dan manusia juga berbuka, maka berpuasalah dua hari."]]]

Hadits Ahmad 19051

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ الْحَسَنِ بْنِ ذَكْوَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو رَجَاءٍ قَالَ حَدَّثَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ قَوْمٌ بِشَفَاعَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيُسَمَّوْنَ الْجَهَنَّمِيِّينَ

Akan keluar dari neraka sekelompok orang karena syafaat Muhammad , & mereka dinamakan jahannamiyyin. [HR. Ahmad No.19051].

Hadits Ahmad No.19051 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Al Hasan bin Dzakwan] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Raja`] dia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Akan keluar dari neraka sekelompok orang karena syafaat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dan mereka dinamakan jahannamiyyin."]]]

Hadits Ahmad 19052

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عَوْفٍ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ حَدَّثَنِي عِمَرانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ كُنَّا فِي سَفَرٍ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّا أَسْرَيْنَا حَتَّى إِذَا كُنَّا فِي آخِرِ اللَّيْلِ وَقَعْنَا تِلْكَ الْوَقْعَةَ فَلَا وَقْعَةَ أَحْلَى عِنْدَ الْمُسَافِرِ مِنْهَا قَالَ فَمَا أَيْقَظَنَا إِلَّا حَرُّ الشَّمْسِ وَكَانَ أَوَّلَ مَنْ اسْتَيْقَظَ فُلَانٌ ثُمَّ فُلَانٌ كَانَ يُسَمِّيهِمْ أَبُو رَجَاءٍ وَنَسِيَهُمْ عَوْفٌ ثُمَّ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ الرَّابِعُ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا نَامَ لَمْ نُوقِظْهُ حَتَّى يَكُونَ هُوَ يَسْتَيْقِظُ لِأَنَّا لَا نَدْرِي مَا يُحْدِثُ أَوْ يَحْدُثُ لَهُ فِي نَوْمِهِ فَلَمَّا اسْتَيْقَظَ عُمَرُ وَرَأَى مَا أَصَابَ النَّاسَ وَكَانَ رَجُلًا أَجْوَفَ جَلِيدًا قَالَ فَكَبَّرَ وَرَفَعَ صَوْتَهُ بِالتَّكْبِيرِ فَمَا زَالَ يُكَبِّرُ وَيَرْفَعُ صَوْتَهُ بِالتَّكْبِيرِ حَتَّى اسْتَيْقَظَ لِصَوْتِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَكَوْا الَّذِي أَصَابَهُمْ فَقَالَ لَا ضَيْرَ أَوْ لَا يَضِيرُ ارْتَحِلُوا فَارْتَحَلَ فَسَارَ غَيْرَ بَعِيدٍ ثُمَّ نَزَلَ فَدَعَا بِالْوَضُوءِ فَتَوَضَّأَ وَنُودِيَ بِالصَّلَاةِ فَصَلَّى بِالنَّاسِ فَلَمَّا انْفَتَلَ مِنْ صَلَاتِهِ إِذَا هُوَ بِرَجُلٍ مُعْتَزِلٍ لَمْ يُصَلِّ مَعَ الْقَوْمِ فَقَالَ مَا مَنَعَكَ يَا فُلَانُ أَنْ تُصَلِّيَ مَعَ الْقَوْمِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَابَتْنِي جَنَابَةٌ وَلَا مَاءَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْكَ بِالصَّعِيدِ فَإِنَّهُ يَكْفِيكَ ثُمَّ سَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاشْتَكَى إِلَيْهِ النَّاسُ الْعَطَشَ فَنَزَلَ فَدَعَا فُلَانًا كَانَ يُسَمِّيهِ أَبُو رَجَاءٍ وَنَسِيَهُ عَوْفٌ وَدَعَا عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَالَ اذْهَبَا فَابْغِيَا لَنَا الْمَاءَ قَالَ فَانْطَلَقَا فَيَلْقَيَانِ امْرَأَةً بَيْنَ مَزَادَتَيْنِ أَوْ سَطِيحَتَيْنِ مِنْ مَاءٍ عَلَى بَعِيرٍ لَهَا فَقَالَا لَهَا أَيْنَ الْمَاءُ فَقَالَتْ عَهْدِي بِالْمَاءِ أَمْسِ هَذِهِ السَّاعَةَ وَنَفَرُنَا خُلُوفٌ قَالَ فَقَالَا لَهَا انْطَلِقِي إِذًا قَالَتْ إِلَى أَيْنَ قَالَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ هَذَا الَّذِي يُقَالُ لَهُ الصَّابِئُ قَالَا هُوَ الَّذِي تَعْنِينَ فَانْطَلِقِي إِذًا فَجَاءَا بِهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثَاهُ الْحَدِيثَ فَاسْتَنْزَلُوهَا عَنْ بَعِيرِهَا وَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِإِنَاءٍ فَأَفْرَغَ فِيهِ مِنْ أَفْوَاهِ الْمَزَادَتَيْنِ أَوْ السَّطِيحَتَيْنِ وَأَوْكَأَ أَفْوَاهَهُمَا فَأَطْلَقَ الْعَزَالِي وَنُودِيَ فِي النَّاسِ أَنْ اسْقُوا وَاسْتَقُوا فَسَقَى مَنْ شَاءَ وَاسْتَقَى مَنْ شَاءَ وَكَانَ آخِرُ ذَلِكَ أَنْ أَعْطَى الَّذِي أَصَابَتْهُ الْجَنَابَةُ إِنَاءً مِنْ مَاءٍ فَقَالَ اذْهَبْ فَأَفْرِغْهُ عَلَيْكَ قَالَ وَهِيَ قَائِمَةٌ تَنْظُرُ مَا يُفْعَلُ بِمَائِهَا قَالَ وَايْمُ اللَّهِ لَقَدْ أَقْلَعَ عَنْهَا وَإِنَّهُ لَيُخَيَّلُ إِلَيْنَا أَنَّهَا أَشَدُّ مِلْأَةً مِنْهَا حِينَ ابْتَدَأَ فِيهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْمَعُوا لَهَا فَجَمَعَ لَهَا مِنْ بَيْنِ عَجْوَةٍ وَدَقِيقَةٍ وَسُوَيْقَةٍ حَتَّى جَمَعُوا لَهَا طَعَامًا كَثِيرًا وَجَعَلُوهُ فِي ثَوْبٍ وَحَمَلُوهَا عَلَى بَعِيرِهَا وَوَضَعُوا الثَّوْبَ بَيْنَ يَدَيْهَا فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعْلَمِينَ وَاللَّهِ مَا رَزَأْنَاكِ مِنْ مَائِكِ شَيْئًا وَلَكِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ هُوَ سَقَانَا قَالَ فَأَتَتْ أَهْلَهَا وَقَدْ احْتَبَسَتْ عَنْهُمْ فَقَالُوا مَا حَبَسَكِ يَا فُلَانَةُ فَقَالَتْ الْعَجَبُ لَقِيَنِي رَجُلَانِ فَذَهَبَا بِي إِلَى هَذَا الَّذِي يُقَالُ لَهُ الصَّابِئُ فَفَعَلَ بِمَائِي كَذَا وَكَذَا لِلَّذِي قَدْ كَانَ فَوَاللَّهِ إِنَّهُ لَأَسْحَرُ مَنْ بَيْنَ هَذِهِ وَهَذِهِ قَالَتْ بِأُصْبُعَيْهَا الْوُسْطَى وَالسَّبَّابَةِ فَرَفَعَتْهُمَا إِلَى السَّمَاءِ يَعْنِي السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ أَوْ إِنَّهُ لَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقًّا قَالَ وَكَانَ الْمُسْلِمُونَ بَعْدُ يُغِيرُونَ عَلَى مَا حَوْلَهَا مِنْ الْمُشْرِكِينَ وَلَا يُصِيبُونَ الصِّرْمَ الَّذِي هِيَ فِيهِ فَقَالَتْ يَوْمًا لِقَوْمِهَا مَا أَرَى أَنَّ هَؤُلَاءِ الْقَوْمَ يَدَعُونَكُمْ عَمْدًا فَهَلْ لَكُمْ فِي الْإِسْلَامِ فَأَطَاعُوهَا فَدَخَلُوا فِي الْإِسْلَامِ

Tidak masalah -atau dgn redaksi 'selamanya tak masalah, mari kita teruskan perjalanan. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan. Belum begitu jauh beliau berjalan, belaiu lalu singgah & meminta air wudhu'. Lalu Beliau berwudhu, setelah adzan dikumandangkan, beliau mengimami orang-orang. Seusai shalat, tak tahunya ada seorang sahabat yg mengisolir diri & tak ikut shalat bersama yg lain. Nabi bertanya: Apa yg menghalangimu tak shalat bersama-sama (jamaah)?
Jawabnya; Ya Rasulullah, kebetulan aku sedang junub, sementara kondisi sedang tak ada air. Rasulullah menjawab: Cukup bagimu dgn debu (untuk bersuci). Setelah itu beliau melanjutkan perjalanan, ternyata para sahabat mengeluh karena kehausan. Beliau pun singgah & memanggil si polan -Abu Raja' masih bisa menyebut namanya, namun Auf lupa- & Ali Radhiyallau'anhu. Kata Nabi; Pergilah kalian berdua untuk mencari air!. Kata Imran, keduanya llau berangkat, ternyata mereka berdua menemui seorang wanita diatas untanya tengah memikul dua geriba air yg sering diistilahkan mizadah & dua kantong air kulit bersusun-susun yg sering diistilahkan sathihat. (Orang arab mengistilahkan begitu). Keduanya bertanya Dimanakah ada sumber air?
Si wanita menjawab; Kami mencari air semenjak kemaren, dalam waktu seperti ini, sedang kaumku akan menjemputku. Keduanya berkata; Maaf, tolong kamu berangkat. Si wanita bertanya Maksud kalian berdua, aku berangkat ke mana?
Ali & kawannya menjawab; Kepada Rasulullah ! Si wanita menjawab Laki-laki yg sering dijuluki Si sinting oleh orang-orang itu?
Ali & kawannya menjawab; Itulah yg kau maksudkan, kamu benar, berangkatlah sekarang juga!. Keduanya terus mengajak si wanita menemui Rasulullah & keduanya kisahkan cerita kepada beliau. Para sahabat kemudian menurunkan si wanita dari untanya, sedang Rasulullah meminta bejana. Beliau tumpahi air bejana itu dari mulut dua bejana kulit yg diistilahkan mizadah & dari dua kantong air bersusun yg diistilahkan sathihat. Beliau rapatkan kembali tutupnya, sedang yg tak ada tutupnya beliau biarkan sedia kala. Kemudian para sahabat diberi pengumuman Hai sekalian, silahkan kalian minum & lainnya mengucurkan minuman! Maka diantara mereka ada yg minum sedang lainnya mengucurkan minuman. Terakhir kali, beliau memberi kesempatan kepada sahabat beliau yg junub sebejana air. Dan beliau pesankan Bawa ini & guyurkan pada tubuhmu sana!. Kata Imran; Dan si wanita terus melihat bagaimana airnya diperlakukan. Kata Imran selanjutnya; Demi Allah, sungguh aku membuka kedua mizadah & sathihat itu, & terbayang oleh kami, keduanya lebih penuh daripada sebelumnya. Lantas Rasulullah bersabda:
Sahabatku, tolong kumpulkan oleh-oleh untuk wanita ini!. Para sahabat pun mengumpulkan oleh-oleh berupa kurma 'ajuwa, bubuk gandum, & roti sawiq hingga mereka kumpulkan sekian banyak makanan & mereka bungkus dalam kain. Mereka naikkan ke untanya & mereka letakkan bungkusan didepan si wanita. Lantas Rasulullah bersabda kepada si wanita: Demi Allah, kamu tahu sendiri, kami tak mengurangi airmu sedikitpun, namun Allah-lah yg memberi kami minum. Kata Imran; si wanita terus mendatangi keluarganya, rupanya ia terlambat. Keluarganya bertanya; Apa yg menjadikanmu terlambat?
Si wanita menjawab; Aneh bin ajaib, dua orang menemuiku lantas mengajakku menemui laki-laki yg sering digelari Si sinting itu. Ia kemudian mengelola airku sedemikian rupa. Anehnya, demi Allah, sungguh ia manusia paling penyihir antara ini & ini, -sambil ia mendemontrasikan dua jarinya, jari tengah & telunjuk, lantas ia naikkan ke langit & satunya menunjuk bumi-, ataukah ia adl utusan Allah Rasulullah sejati. Kemudian hari, kaum muslimin melakukan penyerangan terhadap kaum musyrikin yg tinggal di sekitar wanita itu, namun beliau tak menyerang rombongan yg diikutsertai wanita tersebut. Suatu hari ia pesankan kepada kaumnya: Saya pikir mereka (kaum musimin) membiarkan kalian ini secara sengaja, maka maukah kalian memeluk Islam?
Mereka pun menaati & memeluk Islam. [HR. Ahmad No.19052].

Hadits Ahmad No.19052 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Auf] telah menceritakan kepada kami [Abu Raja'] telah menceritakan kepadaku [Imran bin Husain] katanya, Kami pernah dalam perjalanan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kami melakukan perjalanan pada malam hari, hingga ketika kami sudah di akhir alam, kami beristirahat sejenak. Rupanya tak ada istirahat yang lebih manis bagi musafir selain istirahat pada waktu itu. Ketika itu kami tertidur pulas sepulas-pulasnya sehingga kami tidak bangun selain setelah sengatan matahari mengusik kami. Yang pertama kali bangun adalah si polan dan si polan. -Abu Raja' masih bisa menyebutkan nama-nama itu satu persatu, namun 'Auf lupa- Kemudian Umar bin khattab radliallahu 'anhu adalah orang keempat yang bangun. Sudah menjadi tradisi, jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidur, kami semua tidak berani membangunkannya, sebab siapa tahu telah terjadi sesuatu pada diri beliau, atau ada sesuatu yang terjadi pada diri beliau. Ketika Umar bangun, dan ia melihat orang-orang kepulasan -kebetulan ia berperawakan jumbo dan kuat- ia bertakbir dan melantangkan suaranya dengan takbir. Ia tidak berhenti bertakbir dan melantangkan suaranya hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bangun, karena suaranya yang menggelegar. Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bangun, para sahabat melaporkan apa yang terjadi. Namun beliau hanya menjawab: "Tidak masalah -atau dengan redaksi 'selamanya tidak masalah, mari kita teruskan perjalanan." Kemudian mereka melanjutkan perjalanan. Belum begitu jauh beliau berjalan, belaiu lalu singgah dan meminta air wudhu'. Lalu Beliau berwudhu, setelah adzan dikumandangkan, beliau mengimami orang-orang. Seusai shalat, tak tahunya ada seorang sahabat yang mengisolir diri dan tidak ikut shalat bersama yang lain. Nabi bertanya: "Apa yang menghalangimu tidak shalat bersama-sama (jamaah)?" Jawabnya; "Ya Rasulullah, kebetulan aku sedang junub, sementara kondisi sedang tak ada air." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Cukup bagimu dengan debu (untuk bersuci)." Setelah itu beliau melanjutkan perjalanan, ternyata para sahabat mengeluh karena kehausan. Beliau pun singgah dan memanggil si polan -Abu Raja' masih bisa menyebut namanya, namun Auf lupa- dan Ali Radhiyallau'anhu. Kata Nabi; "Pergilah kalian berdua untuk mencari air!." Kata Imran, keduanya llau berangkat, ternyata mereka berdua menemui seorang wanita diatas untanya tengah memikul dua geriba air yang sering diistilahkan mizadah dan dua kantong air kulit bersusun-susun yang sering diistilahkan sathihat. (Orang arab mengistilahkan begitu). Keduanya bertanya "Dimanakah ada sumber air? Si wanita menjawab; "Kami mencari air semenjak kemaren, dalam waktu seperti ini, sedang kaumku akan menjemputku." Keduanya berkata; "Maaf, tolong kamu berangkat." Si wanita bertanya "Maksud kalian berdua, aku berangkat ke mana? Ali dan kawannya menjawab; "Kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! Si wanita menjawab "Laki-laki yang sering dijuluki "Si sinting" oleh orang-orang itu?" Ali dan kawannya menjawab; "Itulah yang kau maksudkan, kamu benar, berangkatlah sekarang juga!." Keduanya terus mengajak si wanita menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan keduanya kisahkan cerita kepada beliau. Para sahabat kemudian menurunkan si wanita dari untanya, sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meminta bejana. Beliau tumpahi air bejana itu dari mulut dua bejana kulit yang diistilahkan mizadah dan dari dua kantong air bersusun yang diistilahkan sathihat. Beliau rapatkan kembali tutupnya, sedang yang tidak ada tutupnya beliau biarkan sedia kala. Kemudian para sahabat diberi pengumuman "Hai sekalian, silahkan kalian minum dan lainnya mengucurkan minuman!" Maka diantara mereka ada yang minum sedang lainnya mengucurkan minuman. Terakhir kali, beliau memberi kesempatan kepada sahabat beliau yang junub sebejana air. Dan beliau pesankan "Bawa ini dan guyurkan pada tubuhmu sana!." Kata Imran; "Dan si wanita terus melihat bagaimana airnya diperlakukan. Kata Imran selanjutnya; "Demi Allah, sungguh aku membuka kedua mizadah dan sathihat itu, dan terbayang oleh kami, keduanya lebih penuh daripada sebelumnya. Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sahabatku, tolong kumpulkan oleh-oleh untuk wanita ini!." Para sahabat pun mengumpulkan oleh-oleh berupa kurma 'ajuwa, bubuk gandum, dan roti sawiq hingga mereka kumpulkan sekian banyak makanan dan mereka bungkus dalam kain. Mereka naikkan ke untanya dan mereka letakkan bungkusan didepan si wanita. Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada si wanita: "Demi Allah, kamu tahu sendiri, kami tidak mengurangi airmu sedikitpun, namun Allah-lah yang memberi kami minum." Kata Imran; "si wanita terus mendatangi keluarganya, rupanya ia terlambat. Keluarganya bertanya; "Apa yang menjadikanmu terlambat? Si wanita menjawab; "Aneh bin ajaib, dua orang menemuiku lantas mengajakku menemui laki-laki yang sering digelari "Si sinting" itu. Ia kemudian mengelola airku sedemikian rupa. Anehnya, demi Allah, sungguh ia manusia paling penyihir antara ini dan ini, -sambil ia mendemontrasikan dua jarinya, jari tengah dan telunjuk, lantas ia naikkan ke langit dan satunya menunjuk bumi-, ataukah ia adalah utusan Allah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sejati. Kemudian hari, kaum muslimin melakukan penyerangan terhadap kaum musyrikin yang tinggal di sekitar wanita itu, namun beliau tidak menyerang rombongan yang diikutsertai wanita tersebut. Suatu hari ia pesankan kepada kaumnya: "Saya pikir mereka (kaum musimin) membiarkan kalian ini secara sengaja, maka maukah kalian memeluk Islam?" Mereka pun menaati dan memeluk Islam."]]]

Hadits Ahmad 19053

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ الرَّجُلِ قَاعِدًا فَقَالَ مَنْ صَلَّى قَائِمًا فَهُوَ أَفْضَلُ وَصَلَاةُ الرَّجُلِ قَاعِدًا عَلَى النِّصْفِ مِنْ صَلَاتِهِ قَائِمًا وَصَلَاتُهُ نَائِمًا عَلَى النِّصْفِ مِنْ صَلَاتِهِ قَاعِدًا

Barangsiapa shalat dgn duduk, maka ia mendapatkan pahala setengah dari shalat dgn berdiri & shalat seseorang dgn tiduran mendapatkan setengah pahala dari shalatnya dgn duduk. [HR. Ahmad No.19053].

Hadits Ahmad No.19053 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Husain Al Mu'allim], telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Buraidah] dari ['Imran bin Hushain] bahwa ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai shalatnya seseorang dengan duduk. beliau bersabda: "Barangsiapa shalat dengan duduk, maka ia mendapatkan pahala setengah dari shalat dengan berdiri dan shalat seseorang dengan tiduran mendapatkan setengah pahala dari shalatnya dengan duduk."]]]

Hadits Ahmad 19054

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ زُرَارَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا عَضَّ يَدَ رَجُلٍ فَانْتَزَعَ يَدَهُ فَنَدَرَتْ ثَنِيَّتُهُ أَوْ ثَنِيَّتَاهُ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَعَضُّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ كَمَا يَعَضُّ الْفَحْلُ لَا دِيَةَ لَكَ

Engkau hendak menggigit tangan saudaramu sebagaimana yg dilakukan kuda, maka tak ada diyat bagimu. [HR. Ahmad No.19054].

Hadits Ahmad No.19054 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Zurarah] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seseorang telah menggigit tangan saudaranya, ketika saudaranya menarik tangannya gigi seri orang yang menggigit terlepas, lalu ia dating melapor kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau bersabda: "Engkau hendak menggigit tangan saudaramu sebagaimana yang dilakukan kuda, maka tidak ada diyat bagimu."]]]

Hadits Ahmad 19055

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَهُوَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ وَقَدْ تَفَاوَتَ بَيْنَ أَصْحَابِهِ السَّيْرُ رَفَعَ بِهَاتَيْنِ الْآيَتَيْنِ صَوْتَهُ { يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ } حَتَّى بَلَغَ آخِرَ الْآيَتَيْنِ قَالَ فَلَمَّا سَمِعَ أَصْحَابُهُ بِذَلِكَ حَثُّوا الْمَطِيَّ وَعَرَفُوا أَنَّهُ عِنْدَ قَوْلٍ يَقُولُهُ فَلَمَّا تَأَشَّبُوا حَوْلَهُ قَالَ أَتَدْرُونَ أَيَّ يَوْمٍ ذَاكَ قَالَ ذَاكَ يَوْمَ يُنَادَى آدَمُ فَيُنَادِيهِ رَبُّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا آدَمُ ابْعَثْ بَعْثًا إِلَى النَّارِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَمَا بَعْثُ النَّارِ قَالَ مِنْ كُلِّ أَلْفٍ تِسْعَ مِائَةٍ وَتِسْعَةً وَتِسْعِينَ فِي النَّارِ وَوَاحِدٌ فِي الْجَنَّةِ قَالَ فَأَبْلَسَ أَصْحَابُهُ حَتَّى مَا أَوْضَحُوا بِضَاحِكَةٍ فَلَمَّا رَأَى ذَلِكَ قَالَ اعْمَلُوا وَأَبْشِرُوا فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّكُمْ لَمَعَ خَلِيقَتَيْنِ مَا كَانَتَا مَعَ شَيْءٍ قَطُّ إِلَّا كَثَرَتَاهُ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَمَنْ هَلَكَ مِنْ بَنِي آدَمَ وَبَنِي إِبْلِيسَ قَالَ فَأُسْرِيَ عَنْهُمْ ثُمَّ قَالَ اعْمَلُوا وَأَبْشِرُوا فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ مَا أَنْتُمْ فِي النَّاسِ إِلَّا كَالشَّامَةِ فِي جَنْبِ الْبَعِيرِ أَوْ الرَّقْمَةِ فِي ذِرَاعِ الدَّابَّةِ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ وَهِشَامُ بْنُ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ فَسُرِّيَ عَنْ الْقَوْمِ وَقَالَ إِلَّا كَثَّرَتَاهُ

utuslah suatu utusan ke neraka! Adam berkata; Ya Rabbi apa yg akan aku utus ke neraka?
Allah menjawab: Utuslah dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh sembilan ke neraka & satu ke surga. Mendengar itu para sahabatnya terdiam & bersedih hingga tak ada yg nampak dari mereka tertawa. Ketika beliau melihat kondisi seperti itu, beliau bersabda:
Beramallah & bergembiralah, demi Dzat yg jiwa muhammad berada ditangan-Nya, sesunguhnya kalian bersama dua makhluk yg mereka berdua tak bersama sesuatupun kecuali mereka menyainginya yaitu Ya'juj & Ma'juj & siapa saja yg celaka dari keturunan Adam & keturunan Iblis. perawi berkata; Lalu beliau menghilangkan kesedihan mereka. kemudian beliau bersabda:
Berbuatlah & bergembiralah, demi dzat yg jiwa Muhammad berada ditangan-Nya, tidaklah kalian berada ditengah-tengah manusia melainkan tahi lalat yg berada di lambung unta atau tanda yg berada di lengan binatang melata. Telah menceritakan kepada kami Rauh, telah menceritakan kepada kami Sa'id & Hisyam bin Abu Abdillah & dia menyebutkan hadits yg semakna, namun dia menyebutkan; 'Maka para sahabat pun menjadi tenang. Dia juga berkata; Kecuali mereka menyainginya. [HR. Ahmad No.19055].

Hadits Ahmad No.19055 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Hisyam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan -sementara jarak antara sahabatnya berjauhan- beliau membaca dengan keras ayat ini: (Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; Sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah…) -hingga akhir ayat kedua-. Ketika para sahabatnya mendengar itu, mereka mempercepat langkah karena mereka tahu pasti akan ada yang akan beliau katakan. Maka tatkala mereka telah bergabung disekitar beliau, beliau bersabda: "Apakah kalian tahu, hari apakah itu? Beliau melanjutkan: "Itu adalah hari dimana Adam dipanggil, Rabb Tabaraka wa Ta'ala memanggilnya; "Wahai Adam, utuslah suatu utusan ke neraka! Adam berkata; "Ya Rabbi apa yang akan aku utus ke neraka? Allah menjawab: "Utuslah dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh sembilan ke neraka dan satu ke surga." Mendengar itu para sahabatnya terdiam dan bersedih hingga tidak ada yang nampak dari mereka tertawa. Ketika beliau melihat kondisi seperti itu, beliau bersabda: "Beramallah dan bergembiralah, demi Dzat yang jiwa muhammad berada ditangan-Nya, sesunguhnya kalian bersama dua makhluk yang mereka berdua tidak bersama sesuatupun kecuali mereka menyainginya yaitu Ya'juj dan Ma'juj dan siapa saja yang celaka dari keturunan Adam dan keturunan Iblis. perawi berkata; Lalu beliau menghilangkan kesedihan mereka. kemudian beliau bersabda: "Berbuatlah dan bergembiralah, demi dzat yang jiwa Muhammad berada ditangan-Nya, tidaklah kalian berada ditengah-tengah manusia melainkan tahi lalat yang berada di lambung unta atau tanda yang berada di lengan binatang melata." Telah menceritakan kepada kami [Rauh], telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dan [Hisyam bin Abu Abdillah] dan dia menyebutkan hadits yang semakna, namun dia menyebutkan; 'Maka para sahabat pun menjadi tenang." Dia juga berkata; "Kecuali mereka menyainginya."]]]

Hadits Ahmad 19056

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ حَدَّثَهُ أَنَّ امْرَأَةً أُتِيَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ جُهَيْنَةَ حُبْلَى مِنْ الزِّنَا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ قَالَ فَدَعَا وَلِيَّهَا فَقَالَ أَحْسِنْ إِلَيْهَا فَإِذَا وَضَعَتْ فَأْتِنِي بِهَا فَفَعَل فَأَمَرَ بِهَا فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَرُجِمَتْ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ تُصَلِّي عَلَيْهَا وَقَدْ زَنَتْ فَقَالَ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

seorang wanita suku Juhainah di datangkan kepada Nabi , padahal dirinya tengah hamil akibat berbuat zina, wanita itu berkata; Wahai Rasulullah, aku telah melanggar hukum, maka tegakkanlah hukum keatasku!. Maka Nabi memanggil wali wanita itu & bersabda kepadanya: Rawatlah wanita itu dgn baik, apabila dia telah melahirkan kabarkanlah kepadaku!. Maka walinya melaksanakan perintah tersebut. Setelah wanita itu di hadapkan kepada beliau, beliau memerintahkan supaya ia mengenakan pakaian erat, kemudian beliau memerintahkan supaya di rajam, setelah di rajam beliau menshalatkan jenazahnya, maka Umar Radliyallahu Ta'ala 'anhu bertanya kepada beliau; Anda menshalatkan jenazahnya padahal dia telah berzina?
beliau menjawab: Sungguh dia telah bertaubat kalau sekiranya taubatnya di bagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, pasti taubatnya akan mencukupi mereka semua, adakah taubat yg lebih utama daripada menyerahkan nyawa kepada Allah Ta'ala? [HR. Ahmad No.19056].

Hadits Ahmad No.19056 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] bahwa ['Imran bin Hushain] telah menceritakan kepadanya bahwa seorang wanita suku Juhainah di datangkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, padahal dirinya tengah hamil akibat berbuat zina, wanita itu berkata; "Wahai Rasulullah, aku telah melanggar hukum, maka tegakkanlah hukum keatasku!." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memanggil wali wanita itu dan bersabda kepadanya: "Rawatlah wanita itu dengan baik, apabila dia telah melahirkan kabarkanlah kepadaku!." Maka walinya melaksanakan perintah tersebut. Setelah wanita itu di hadapkan kepada beliau, beliau memerintahkan supaya ia mengenakan pakaian erat, kemudian beliau memerintahkan supaya di rajam, setelah di rajam beliau menshalatkan jenazahnya, maka Umar Radliyallahu Ta'ala 'anhu bertanya kepada beliau; "Anda menshalatkan jenazahnya padahal dia telah berzina?" beliau menjawab: "Sungguh dia telah bertaubat kalau sekiranya taubatnya di bagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, pasti taubatnya akan mencukupi mereka semua, adakah taubat yang lebih utama daripada menyerahkan nyawa kepada Allah Ta'ala?"]]]

Hadits Ahmad 19057

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي مِرَايَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ تَعَالَى

Tidak ada ketaatan dalam rangka maksiat pada Allah. [HR. Ahmad No.19057].

Hadits Ahmad No.19057 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Abu Mirayah] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: "Tidak ada ketaatan dalam rangka maksiat pada Allah."]]]

Hadits Ahmad 19058

حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ رَبَاحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا السَّوَّارِ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ

Malu itu semuanya baik. [HR. Ahmad No.19058].

Hadits Ahmad No.19058 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya], telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Rabah] dia berkata; Aku mendengar [Abu Siwar] berkata; Aku mendengar ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Malu itu semuanya baik."]]]

Hadits Ahmad 19059

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي أَبُو جَمْرَةَ حَدَّثَنِي زَهْدَمُ بْنُ مُضَرِّبٍ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ لَا أَدْرِي مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً ثُمَّ يَأْتِي أَوْ يَجِيءُ بَعْدَكُمْ قَوْمٌ يَنْذُرُونَ فَلَا يُوفُونَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ وَيَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ وَيَفْشُو فِيهِمْ السِّمَنُ

Sebaik-baik kalian adl orang yg hidup pada masaku kemudian masa setelah itu kemudian masa setelah itu, -aku tak tahu, beliau menyebutkannya dua atau tiga kali- kemudian akan datang setelah kalian suatu kaum yg berjanji tapi tak menepatinya, mereka khianat & tiada dapat dipercaya, mereka bersaksi padahal tak di minta persaksiannya, yg paling mencolok dari mereka adl kegemukan. [HR. Ahmad No.19059].

Hadits Ahmad No.19059 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] telah menceritakan padaku [Abu Jamrah] telah menceritakan kepada kami [Zahdam Mudlarrib] dia berkata; Aku mendengar ['Imran bin Hushain] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang hidup pada masaku kemudian masa setelah itu kemudian masa setelah itu, -aku tidak tahu, beliau menyebutkannya dua atau tiga kali- kemudian akan datang setelah kalian suatu kaum yang berjanji tapi tidak menepatinya, mereka khianat dan tiada dapat dipercaya, mereka bersaksi padahal tidak di minta persaksiannya, yang paling mencolok dari mereka adalah kegemukan."]]]

Hadits Ahmad 19060

حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا عِمْرَانُ الْقَصِيرُ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ نَزَلَتْ آيَةُ الْمُتْعَةِ فِي كِتَابِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَعَمِلْنَا بِهَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ تَنْزِلْ آيَةٌ تَنْسَخُهَا وَلَمْ يَنْهَ عَنْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى مَاتَ

Telah turun ayat tentang (haji) tamattu' dalam kitabullah Tabaraka wa Ta'ala, kami pun mematuhinya sedang Nabi berada di tengah-tengah kami, sementara tak ada satu ayat pun yg turun menghapusnya & melarangnya hingga Nabi wafat. +Ket; tamatu' adl pelaksanaan haji yg di pisah dgn 'Umrah pada bulan-bulan haji dgn konpensasi harus membayar hadyu. [HR. Ahmad No.19060].

Hadits Ahmad No.19060 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya], telah menceritakan kepada kami ['Imran bin Qashir], telah menceritakan kepada kami [Abu Raja'] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Telah turun ayat tentang (haji) tamattu' dalam kitabullah Tabaraka wa Ta'ala, kami pun mematuhinya sedang Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berada di tengah-tengah kami, sementara tidak ada satu ayat pun yang turun menghapusnya dan melarangnya hingga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam wafat."]]]

Hadits Ahmad 19061

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ يَعْنِي ابْنَ مِغْوَلٍ عَنْ حُصَيْنٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا رُقْيَةَ إِلَّا مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ

Tidak ada ruqyah kecuali karena penyakit 'ain atau demam. +ket; 'ain adl penyakit yg di sebabkan karena pandangan mata yg dengki. [HR. Ahmad No.19061].

Hadits Ahmad No.19061 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair], telah mengabarkan kepada kami [Malik yaitu Ibnu Mighwal] dari [Hushain] dari [Asya'by] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada ruqyah kecuali karena penyakit 'ain atau demam."]]]

Hadits Ahmad 19062

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الشُّعَيْثِيُّ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ وَعِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَا مَا خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَةً إِلَّا أَمَرَنَا بِالصَّدَقَةِ وَنَهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ

memerintahkan kami bersedekah & melarang memutilasi. [HR. Ahmad No.19062].

Hadits Ahmad No.19062 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Asy Syu'aitsi] dari [Abu Qilabah] dari [Samurah bin Jundub] dan ['Imran bin Hushain] keduanya berkata; "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah di hadapan kami melainkan beliau selalu memerintahkan kami bersedekah dan melarang memutilasi."]]]

Hadits Ahmad 19063

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ الْمَازِنِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ جَاءَ نَفَرٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبْشِرُوا قَالُوا بَشَّرْتَنَا فَأَعْطِنَا قَالَ فَقَدِمَ عَلَيْهِ حَيٌّ مِنْ الْيَمَنِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْبَلُوا الْبُشْرَى إِذْ لَمْ يَقْبَلْهَا بَنُو تَمِيمٍ

Bergembiralah wahai Bani Tamim!. Mereka menjawab; Engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berilah sesuatu kepada kami!. Imran melanjutkan; Selang beberapa saat, sekelompok orang dari Yaman datang, lalu Nabi bersabda:
Terimalah kabar gembira ini, karena bani Tamim tak menerimanya!. [HR. Ahmad No.19063].

Hadits Ahmad No.19063 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Jami' bin Syaddad] dari [Shafwan bin Muhriz Al Mazini] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Sekelompok orang dari Bani Tamim dating kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau bersabda: "Bergembiralah wahai Bani Tamim!." Mereka menjawab; "Engkau telah memberi kabar gembira pada kami, maka berilah sesuatu kepada kami!." Imran melanjutkan; Selang beberapa saat, sekelompok orang dari Yaman datang, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Terimalah kabar gembira ini, karena bani Tamim tidak menerimanya!."]]]

Hadits Ahmad 19064

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ حَيَّانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَسْأَلَةُ الْغَنِيِّ شَيْنٌ فِي وَجْهِهِ

Orang kaya yg suka meminta-minta akan dikenali keburukan pada wajahnya di hari kiamat kelak. [HR. Ahmad No.19064].

Hadits Ahmad No.19064 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Hayyan] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang kaya yang suka meminta-minta akan dikenali keburukan pada wajahnya di hari kiamat kelak."]]]

Hadits Ahmad 19065

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ كَاذِبَةٍ مَصْبُورَةٍ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ بِوَجْهِهِ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ

Barangsiapa bersumpah dgn kedustaan secara sengaja, hendaknya ia memepersiapkan wajahnya untuk ditempatkan di neraka. [HR. Ahmad No.19065].

Hadits Ahmad No.19065 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [Muhammad] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barangsiapa bersumpah dengan kedustaan secara sengaja, hendaknya ia memepersiapkan wajahnya untuk ditempatkan di neraka."]]]

Hadits Ahmad 19066

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ لَا يَكْتَوُونَ وَلَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ قَالَ فَقَامَ عُكَّاشَةُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ فَقَالَ أَنْتَ مِنْهُمْ قَالَ فَقَامَ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ قَالَ قَدْ سَبَقَكَ بِهَا عُكَّاشَةُ

tujuh puluh ribu orang dari Ummatku yg masuk surga tanpa hisab, mereka adl orang yg tak menggunakan pengobatan dgn kay, tak meminta diruqyah, tak tathayyur & mereka selalu bertawakkal hanya kepada Tuhan mereka. 'Ukasyah berkata; Ya Rasulullah, berdo'alah kepada Allah agar aku temasuk di antara mereka!. Beliau menjawab: Ya, kamu temasuk di antara mereka. Lalu seseorang bediri & mengatakan; Ya Rasulullah, berdo'alah kepada Allah agar aku temasuk di antara mereka!. Beliau menjawab: Kamu telah di dahului oleh 'Ukasyah. +ket; kay adl pengobatan dgn menempelkan besi panas pada daerah yg sakit, sedangkan tathayyur adl menganggap sial sesuatu hingga pelakunya tak jadi beramal. [HR. Ahmad No.19066].

Hadits Ahmad No.19066 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada tujuh puluh ribu orang dari Ummatku yang masuk surga tanpa hisab, mereka adalah orang yang tidak menggunakan pengobatan dengan kay, tidak meminta diruqyah, tidak tathayyur dan mereka selalu bertawakkal hanya kepada Tuhan mereka." 'Ukasyah berkata; "Ya Rasulullah, berdo'alah kepada Allah agar aku temasuk di antara mereka!." Beliau menjawab: "Ya, kamu temasuk di antara mereka." Lalu seseorang bediri dan mengatakan; "Ya Rasulullah, berdo'alah kepada Allah agar aku temasuk di antara mereka!." Beliau menjawab: "Kamu telah di dahului oleh 'Ukasyah."]]]

Hadits Ahmad 19067

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ رَبَاحٍ أَبُو الْفَضْلِ حَدَّثَنَا أَبُو السَّوَّارِ الْعَدَوِيُّ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْحَيِّ إِنَّهُ يُقَالُ فِي الْحِكْمَةِ إِنَّ مِنْهُ وَقَارًا لِلَّهِ وَإِنَّ مِنْهُ ضَعْفًا فَقَالَ لَهُ عِمْرَانُ أُحَدِّثُكَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتُحَدِّثُنِي عَنْ الصُّحُفِ

Malu itu semuanya baik. Lalu seorang pemuda dari penduduk Hayy berkata; Sungguh itu tercatat juga dalam Al Hikmah, karena hal itu dapat mendatangkan ketenangan karena Allah & juga dapat mendatangkan pahala yg berlipat ganda. 'Imran bin Hushain berkata kepadanya; Aku menceritakan padamu dari Rasulullah sementara engkau menceritakan pada kami dari Suhuf. [HR. Ahmad No.19067].

Hadits Ahmad No.19067 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan kepada kami [Khalid bin Rabah Abul Al Fadhl], telah menceritakan kepada kami [Abu Siwar Al 'Adawi], telah menceritakan kepada kami ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Malu itu semuanya baik." Lalu seorang pemuda dari penduduk Hayy berkata; "Sungguh itu tercatat juga dalam Al Hikmah, karena hal itu dapat mendatangkan ketenangan karena Allah dan juga dapat mendatangkan pahala yang berlipat ganda. 'Imran bin Hushain berkata kepadanya; "Aku menceritakan padamu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sementara engkau menceritakan pada kami dari Suhuf."]]]

Hadits Ahmad 19068

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ يَعْنِي ابْنَ يَحْيَى عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ ابْنِي مَاتَ فَمَا لِي مِنْ مِيرَاثِهِ قَالَ فَقَالَ لَكَ السُّدُسُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ لَكَ سُدُسٌ آخَرُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ إِنَّ السُّدُسَ الْآخَرَ طُعْمَةٌ

Anakku telah meninggal, lalu berapa bagiankah harta peninggalan yg akan aku peroleh?. Beliau menjawab: Bagimu seperenam. Ketika laki-laki itu beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi & bersabda:
Bagimu ada yg lain (sisa). Ketika ia beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi & bersabda:
Sesungguhnya seperenam yg lain merupakan pemberian. [HR. Ahmad No.19068].

Hadits Ahmad No.19068 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan kepada kami [Hammam yaitu Ibnu Yahya] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seseorang datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sambil berkata; "Anakku telah meninggal, lalu berapa bagiankah harta peninggalan yang akan aku peroleh?." Beliau menjawab: "Bagimu seperenam." Ketika laki-laki itu beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi dan bersabda: "Bagimu ada yang lain (sisa)." Ketika ia beranjak pulang, beliau memanggilnya lagi dan bersabda: "Sesungguhnya seperenam yang lain merupakan pemberian."]]]

Hadits Ahmad 19069

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَن أَبِي التَّيَّاحِ الضُّبَعِيِّ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقَلُّ سُكَّانِ الْجَنَّةِ النِّسَاءُ

Wanita adl penduduk surga yg paling sedikit. [HR. Ahmad No.19069].

Hadits Ahmad No.19069 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin salamah] dari [Abu Tayyah Adh Dhuba'i] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wanita adalah penduduk surga yang paling sedikit."]]]

Hadits Ahmad 19070

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ كُنْتُ أَمْشِي مَعَ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَحَدُنَا آخِذٌ بِيَدِ صَاحِبِهِ فَمَرَرْنَا بِسَائِلٍ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ فَاحْتَبَسَنِي عِمْرَانُ وَقَالَ قِفْ نَسْتَمِعْ الْقُرْآنَ فَلَمَّا فَرَغَ سَأَلَ فَقَالَ عِمْرَانُ انْطَلِقْ بِنَا إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ وَسَلُوا اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِهِ فَإِنَّ مِنْ بَعْدِكُمْ قَوْمًا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ يَسْأَلُونَ النَّاسَ بِهِ

Bacalah Al Qur'an & mintalah hanya kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala. Karena suatu saat akan datang seseorang yg membaca Al Qur'an dalam rangka untuk meminta-minta kepada orang lain. [HR. Ahmad No.19070].

Hadits Ahmad No.19070 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Syarik bin Abdullah] dari [Manshur] dari [Khaitsamah] dari [Al Hasan] dia berkata; aku pernah berjalan bersama ['Imran bin Hushain] dan kami saling berpegangan tangan, ketika kami melewati seseorang yang tengah membaca Al Qur'an, 'Imran menyuruhku berhenti lalu berkata; "Berhentilah! Mari kita dengarkan Al Qur'an." Seusai membaca. Orang tersebut meminta-minta. Maka ['Imran] berkata; "Mari kita pergi, sesunggunya aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bacalah Al Qur'an dan mintalah hanya kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala. Karena suatu saat akan datang seseorang yang membaca Al Qur'an dalam rangka untuk meminta-minta kepada orang lain."]]]

Hadits Ahmad 19071

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صُبَيْحٍ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ سِيرِينَ قَالَ ذَكَرُوا عِنْدَ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ الْمَيِّتَ يُعَذَّبُ بِبُكَاءِ الْحَيِّ فَقَالُوا كَيْفَ يُعَذَّبُ الْمَيِّتُ بِبُكَاءِ الْحَيِّ فَقَالَ عِمْرَانُ قَدْ قَالَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

mayyit di siksa karena tangisan orang yg masih hidup kepadanya. mereka pun bertanya; Bagaimana mungkin mayyit di siksa karena tangisan orang yg masih hidup kepadanya?. 'Imran berkata; Karena Rasulullah telah mengatakan demikian. [HR. Ahmad No.19071].

Hadits Ahmad No.19071 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Shubaih] dia berkata; aku mendengar [Muhammad bin Sirin] berkata; "orang-orang menyebutkan dihadapan 'Imran bin Hushain tentang mayyit di siksa karena tangisan orang yang masih hidup kepadanya. mereka pun bertanya; "Bagaimana mungkin mayyit di siksa karena tangisan orang yang masih hidup kepadanya?." ['Imran] berkata; "Karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengatakan demikian."]]]

Hadits Ahmad 19072

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ عِصَامٍ أَنَّ شَيْخًا حَدَّثَهُ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ فَقَالَ هِيَ الصَّلَاةُ بَعْضُهَا شَفْعٌ وَبَعْضُهَا وَتْرٌ

Itu adl shalat yg bilangannya ada yg genap & ada pula yg ganjil. +ket; Syaf' adl shalat yg raka'atnya genap atau berpasangan. [HR. Ahmad No.19072].

Hadits Ahmad No.19072 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud], telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari ['Imran bin 'Isham] bahwa [seorang syaikh] dari Bashrah bercerita padanya dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya mengenai bilangan Syaf' dan witir. Beliau menjawab; "Itu adalah shalat yang bilangannya ada yang genap dan ada pula yang ganjil."]]]

Hadits Ahmad 19073

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ حَتَّى يُقَاتِلَ آخِرُهُمْ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ

Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yg berperang membela kebenaran, mereka selalu menang terhadap orang-orang yg memusuhinya hingga yg terakhir dari mereka memerangi Al Masih Dajjal. [HR. Ahmad No.19073].

Hadits Ahmad No.19073 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] dan ['Affan] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Qatadah] dari [Mutharrif bin Abdullah bin Asy Syikhkhir] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang berperang membela kebenaran, mereka selalu menang terhadap orang-orang yang memusuhinya hingga yang terakhir dari mereka memerangi Al Masih Dajjal."]]]

Hadits Ahmad 19074

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا أَبُو هِلَالٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي حَسَّانَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنَا عَامَّةَ لَيْلِهِ عَنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا يَقُومُ إِلَّا إِلَى عُظْمِ صَلَاةٍ

kebanyakan malamnya menceritakan kepada kami tentang bani Israil, beliau tak beranjak dari duduknya kecuali karena keagungan shalat. [HR. Ahmad No.19074].

Hadits Ahmad No.19074 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Abu Hilal] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Abu Hassan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kebanyakan malamnya menceritakan kepada kami tentang bani Israil, beliau tidak beranjak dari duduknya kecuali karena keagungan shalat."]]]

Hadits Ahmad 19075

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَمَ

memberlakukan hukum rajam. [HR. Ahmad No.19075].

Hadits Ahmad No.19075 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah memberlakukan hukum rajam."]]]

Hadits Ahmad 19076

قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا هُدْبَةُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَمَ

memberlakukan hukum rajam. [HR. Ahmad No.19076].

Hadits Ahmad No.19076 Secara Lengkap

[[[Abu Abdurrahman berkata; telah menceritakan kepada kami [Hudbah], telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Al Hasan], dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memberlakukan hukum rajam."]]]

Hadits Ahmad 19077

حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي حَسَّانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ كَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنَا عَنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ حَتَّى يُصْبِحَ لَا يَقُومُ فِيهَا إِلَّا إِلَى عُظْمِ صَلَاةٍ

menceritakan kepada kami tentang bani Israil hingga beliau tak beranjak dari duduknya kecuali karena keagungan shalat. [HR. Ahmad No.19077].

Hadits Ahmad No.19077 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali], telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bn Hisyam], telah menceritakan padaku [Ayahku] dari [Qatadah] dari [Abu Hassan] dari [Abdullah bin 'Amru] dia berkata; Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah menceritakan kepada kami tentang bani Israil hingga beliau tidak beranjak dari duduknya kecuali karena keagungan shalat."]]]

Hadits Ahmad 19078

حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ عَوْنٍ وَهُوَ الْعَقِيلِيُّ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ عَامَّةُ دُعَاءِ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَخْطَأْتُ وَمَا تَعَمَّدْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا جَهِلْتُ وَمَا تَعَمَّدْتُ

ALLAHUMMAGHFIRLII MAA AKHTHA`TU WAMAA TA'AMMADTU WAMAA ASRARTU WAMAA A'LANTU WAMAA JAHILTU WAMAA TA'AMMADTU (Ya Allah ampunilah dosa-dosaku yg aku sengaja ataupun tidak, yg aku sembunyikan atau yg aku nampakkan, yg karena kebodohanku atau kesengajaanku). [HR. Ahmad No.19078].

Hadits Ahmad No.19078 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali], telah menceritakan kepada kami [Mu'adz], telah menceritakan padaku [Ayahku] dari ['Aun yaitu Al 'Aqilli] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; kebanyakan do'a yang di panjatkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah: "ALLAHUMMAGHFIRLII MAA AKHTHA`TU WAMAA TA'AMMADTU WAMAA ASRARTU WAMAA A'LANTU WAMAA JAHILTU WAMAA TA'AMMADTU (Ya Allah ampunilah dosa-dosaku yang aku sengaja ataupun tidak, yang aku sembunyikan atau yang aku nampakkan, yang karena kebodohanku atau kesengajaanku)."]]]

Hadits Ahmad 19079

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَن أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ حُبْلَى مِنْ زِنًا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ فَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِيَّهَا فَقَالَ أَحْسِنْ إِلَيْهَا فَإِذَا وَضَعَتْ حَمْلَهَا فَأْتِنِي بِهَا فَفَعَلَ فَأَمَرَ بِهَا فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَرُجِمَتْ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ تُصَلِّي عَلَيْهَا وَقَدْ رَجَمْتَهَا فَقَالَ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

seorang wanita dari Bani Juhainah datang kepada Nabi , padahal dirinya tengah hamil akibat zina, maka Nabi memanggil walinya & berkata:
Rawatlah wanita ini dgn baik, apabila telah melahirkan, kabarkanlah kepadaku!. Setelah walinya melaksanakan perintah tersebut. Nabi memerintahkan supaya wanita itu mengenakan pakaian yg erat (supaya tak tersingkap auratnya ketika ekskusi), kemudian beliau memerintahkan untuk merajamnya, seusai di rajam, beliau menshalatkan jenazahnya. Serentak Umar Radhiyallahu Ta'ala 'anhu berkata; Anda menshalatkan jenazahnya padahal anda telah merajamnya?. Beliau menjawab: Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya taubatnya akan mencukupi mereka, adakah taubat yg lebih baik daripada seseorang yg menyerahkan dirinya kepada Allah Azza wa Jalla. [HR. Ahmad No.19079].

Hadits Ahmad No.19079 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Amir], telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang wanita dari Bani Juhainah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, padahal dirinya tengah hamil akibat zina, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memanggil walinya dan berkata: "Rawatlah wanita ini dengan baik, apabila telah melahirkan, kabarkanlah kepadaku!." Setelah walinya melaksanakan perintah tersebut. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan supaya wanita itu mengenakan pakaian yang erat (supaya tidak tersingkap auratnya ketika ekskusi), kemudian beliau memerintahkan untuk merajamnya, seusai di rajam, beliau menshalatkan jenazahnya. Serentak Umar Radhiyallahu Ta'ala 'anhu berkata; "Anda menshalatkan jenazahnya padahal anda telah merajamnya?." Beliau menjawab: "Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya taubatnya akan mencukupi mereka, adakah taubat yang lebih baik daripada seseorang yang menyerahkan dirinya kepada Allah Azza wa Jalla."]]]

Hadits Ahmad 19080

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيِّ قَالَ جَاءَ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ إِلَى امْرَأَتِهِ مِنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ حَدِّثْنَا مَا سَمِعْتَ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهُ لَيْسَ بِعَيْنِ حَدِيثٍ فَأَغْضَبَتْهُ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ نَظَرْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَنَظَرْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ

Aku melihat di surga, sedangkan kebanyakan penghuninya adl orang-orang miskin & aku melihat ke neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adl para wanita. [HR. Ahmad No.19080].

Hadits Ahmad No.19080 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Abu Raja` Al 'Utharidi] dia berkata; sekembalinya dari sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ['Imran bin Hushain] datang menemui istrinya, lalu isterinya berkata; "Ceritakan kepadaku apa yang kau dapat dari nabi shallallahu 'alaihi wasallam!." Ia berkata; "Itu bukan hadits semata." Isterinya pun menunjukan kemarahan kepadanya. Lalu 'Imran berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku melihat di surga, sedangkan kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin dan aku melihat ke neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah para wanita."]]]

Hadits Ahmad 19081

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَعَفَّانُ الْمَعْنَى وَهَذَا حَدِيثُ عَبْدِ الرَّزَّاقِ قَالَا ثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ الرِّشْكُ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَأَحْدَثَ شَيْئًا فِي سَفَرِهِ فَتَعَاهَدَ قَالَ عَفَّانُ فَتَعَاقَدَ أَرْبَعَةٌ مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَذْكُرُوا أَمْرَهُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عِمْرَانُ وَكُنَّا إِذَا قَدِمْنَا مِنْ سَفَرٍ بَدَأْنَا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمْنَا عَلَيْهِ قَالَ فَدَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْهُمْ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ قَامَ الثَّانِي فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ قَامَ الثَّالِثُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ قَامَ الرَّابِعُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلِيًّا فَعَلَ كَذَا وَكَذَا قَالَ فَأَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الرَّابِعِ وَقَدْ تَغَيَّرَ وَجْهُهُ فَقَالَ دَعُوا عَلِيًّا دَعُوا عَلِيًّا إِنَّ عَلِيًّا مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ وَهُوَ وَلِيُّ كُلِّ مُؤْمِنٍ بَعْدِي

Biarkanlah Ali, biarkanlah Ali, Sesungguhnya Ali termasuk dari bagianku & aku termasuk dari bagiannya & dia adl wali setiap mukmin setelahku. [HR. Ahmad No.19081].

Hadits Ahmad No.19081 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] dan ['Affan] sedangkan maksudnya sama, sementara hadits ini adalah haditsnya Abdurrazaq, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman], telah menceritakan kepada kami [Yazid Ar Risyk] dari [Mutharrif bin Abdullah] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutus pasukan dan menunjuk Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu Ta'ala 'Anhu sebagai komandannya, dalam perjalanan Ali melakukan sesuatu hal, Maka empat orang sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam bersepakat -'Affan mengatakan dengan redaksi ta'aqada (sepakat) "- untuk mengadukan perbuatannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. -'Imran bin Hushain berkata; "Apabila baru datang dari perjalanan kami biasa menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terlebih dahulu, lalu kami mengucapkan salam kepadanya.- Imran melanjutkan; "Kemudian mereka menemui Nabi, orang pertama dari mereka berdiri dan berkata; "Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu." Namun beliau berpaling. Kemudian orang kedua berdiri dan mengatakan; "Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu." Namun beliau tetap berpaling. Kemudian orang ketiga berdiri dan mengatakan; "Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu." Namun beliau tetap berpaling. Selanjutnya orang keempat berdiri dan mengatakan; "Ya Rasulullah, sesungguhnya Ali telah melakukan ini dan itu." Imran mengatakan; "Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadapkan mukanya kepada orang keempat, sementara wajahnya telah berubah, lalu Beliau bersabda: "Biarkanlah Ali, biarkanlah Ali, Sesungguhnya Ali termasuk dari bagianku dan aku termasuk dari bagiannya dan dia adalah wali setiap mukmin setelahku."]]]

Hadits Ahmad 19082

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ انْتَهَبَ نُهْبَةً فَلَيْسَ مِنَّا

Barangsiapa merampok, maka ia bukan dari golongan kami. [HR. Ahmad No.19082].

Hadits Ahmad No.19082 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam], telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Humaid Ath Thawil] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa merampok, maka ia bukan dari golongan kami."]]]

Hadits Ahmad 19083

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ يَعْنِي ابْنَ مِغْوَلٍ عَنْ حُصَيْنٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا رُقْيَةَ إِلَّا مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ

Tidak ada ruqyah kecuali karena penyakit 'ain & demam. +ket; 'ain adl penyakit yg di akibatkan oleh mata yg dengki. [HR. Ahmad No.19083].

Hadits Ahmad No.19083 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam], telah menceritakan kepada kami [Malik yaitu Ibnu Mighwal] dari [Hushain] dari [Asy Sya'by] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada ruqyah kecuali karena penyakit 'ain dan demam."]]]

Hadits Ahmad 19084

حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ غُلَامًا لِأُنَاسٍ فُقَرَاءَ قَطَعَ أُذُنَ غُلَامٍ لِأُنَاسٍ أَغْنِيَاءَ فَأَتَى أَهْلُهُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنَّا نَاسٌ فُقَرَاءُ فَلَمْ يَجْعَلْ عَلَيْهِ شَيْئًا

Budak laki-laki milik orang miskin memotong telingan budak laki-laki milik orang kaya. Lalu keluarga budak (milik orang miskin) tersebut mendatangi Nabi & berkata, 'Wahai Rasulullah, kami ini adl orang-orang yg miskin! ' beliau akhirnya tak memberikan hukuman apapun (tidak wajib membayar diyat). [HR. Ahmad No.19084].

Hadits Ahmad No.19084 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam], telah menceritakan padaku [Ayahku] dari [Qatadah] dari [Abu Nadhrah] dari ['Imran bin Hushain] bahwa "Budak laki-laki milik orang miskin memotong telingan budak laki-laki milik orang kaya. Lalu keluarga budak (milik orang miskin) tersebut mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kami ini adalah orang-orang yang miskin! ' beliau akhirnya tidak memberikan hukuman apapun (tidak wajib membayar diyat)."]]]

Hadits Ahmad 19085

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَتِيقٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ سِتَّةَ أَعْبُدٍ لَهُ فَأَقْرَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةً قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ سِيرِينَ لَوْ لَمْ يَبْلُغْنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَهُ لَجَعَلْتُهُ رَأْيِي

seorang laki-laki hendak membebaskan enam budaknya. (mendengar itu) Rasulullah mengundi budak-budak tersebut, hingga dua orang budak menjadi merdeka sedang empat lainnya tetap menjadi budak. Muhammad bin Sirin berkata; Kalau sekiranya belum sampai padaku bahwa hal itu dari Rasulullah , tentu aku telah menjadikannya sebagai pendapatku. [HR. Ahmad No.19085].

Hadits Ahmad No.19085 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq], telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Yahya bin 'Atiq] dari [Muhammad bin Sirin] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang laki-laki hendak membebaskan enam budaknya. (mendengar itu) Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengundi budak-budak tersebut, hingga dua orang budak menjadi merdeka sedang empat lainnya tetap menjadi budak. [Muhammad bin Sirin] berkata; "Kalau sekiranya belum sampai padaku bahwa hal itu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tentu aku telah menjadikannya sebagai pendapatku."]]]

Hadits Ahmad 19086

حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ قَالَ تَمَتَّعْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَنْهَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ ذَلِكَ عَنْهَا وَلَمْ يَنْزِلْ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا نَهْيٌ

Kami pernah melakukan haji tamattu' bersama Rasulullah , namun beliau tak melarang kami melakukan hal itu & tak ada satu ayat pun yg turun untuk melarangnya. +Ket; tamatu' adl pelaksanaan haji yg di pisah dgn 'Umrah pada bulan-bulan haji dgn konpensasi harus membayar hadyu. [HR. Ahmad No.19086].

Hadits Ahmad No.19086 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu`ammal], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa dia berkata; "Kami pernah melakukan haji tamattu' bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, namun beliau tidak melarang kami melakukan hal itu dan tidak ada satu ayat pun yang turun untuk melarangnya."]]]

Hadits Ahmad 19087

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْفُضَيْلِ بْنِ فَضَالَةَ رَجُلٌ مِنْ قَيْسٍ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيُّ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ وَعَلَيْهِ مِطْرَفٌ مِنْ خَزٍّ لَمْ نَرَهُ عَلَيْهِ قَبْلَ ذَلِكَ وَلَا بَعْدَهُ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَنْعَمَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِ نِعْمَةً فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ أَنْ يُرَى أَثَرُ نِعْمَتِهِ عَلَى خَلْقِهِ وَقَالَ رَوْحٌ بِبَغْدَادَ يُحِبُّ أَنْ يَرَى أَثَرَ نِعْمَتِهِ عَلَى عَبْدِهِ

Barangsiapa telah diberi nikmat oleh Allah, sesungguhnya Allah lebih suka tanda nikmatnya diperlihatkan kepada makhluknya. Rauh di Baghdad berkata; Tanda nikmatnya lebih suka diperlihatkan kepada hambanya. [HR. Ahmad No.19087].

Hadits Ahmad No.19087 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan pada kami [Rauh], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Fudlail bin Fadlalah] seorang laki-laki dari Kabilah Qais; telah menceritakan kepada kami [Abu Raja` Al 'Utharidi] dia berkata, ['Imran bin Hushain] keluar menemui kami dengan mengenakan pakaian bercorak dari sutera, kami belum pernah melihatnya sebelum ataupun sesudahnya, lalu dia berkata; Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa telah diberi nikmat oleh Allah, sesungguhnya Allah lebih suka tanda nikmatnya diperlihatkan kepada makhluknya." [Rauh] di Baghdad berkata; "Tanda nikmatnya lebih suka diperlihatkan kepada hambanya."]]]

Hadits Ahmad 19088

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ سُئِلَ قَتَادَةُ عَنْ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ فَقَالَ ثَنَا عِمْرَانُ بْنُ عِصَامٍ الضُّبَعِيُّ عَنْ شَيْخٍ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هِيَ الصَّلَاةُ مِنْهَا شَفْعٌ وَمِنْهَا وَتْرٌ

Maksudnya adl (bilangan raka'at) shalat, karena ada yg genap & ada ganjil. +ket; Syaf' adl bilangan genap dalam raka'at shalat, sedangkan witir adl bilangan ganjil dalam raka'at shalat. [HR. Ahmad No.19088].

Hadits Ahmad No.19088 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Hammam], ia berkata; [Qatadah] pernah ditanya mengenai syaf' dan witir, ia menjawab; telah menceritakan kepada kami ['Imran bin 'Isham Adl Dluba'i] dari [seorang Syaikh] dari Bashrah dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Maksudnya adalah (bilangan raka'at) shalat, karena ada yang genap dan ada ganjil."]]]

Hadits Ahmad 19089

حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى أَخْبَرَنَا عَزْرَةُ بْنُ ثَابِتٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عُقَيْلٍ عَنِ ابْنِ يَعْمَرَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ الدِّيْلِيِّ قَالَ غَدَوْتُ عَلَى عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ يَوْمًا مِنْ الْأَيَّامِ فَقَالَ يَا أَبَا الْأَسْوَدِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ أَنَّ رَجُلًا مِنْ جُهَيْنَةَ أَوْ مِنْ مُزَيْنَةَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ مَا يَعْمَلُ النَّاسُ الْيَوْمَ وَيَكْدَحُونَ فِيهِ شَيْءٌ قُضِيَ عَلَيْهِمْ أَوْ مَضَى عَلَيْهِمْ فِي قَدَرٍ قَدْ سَبَقَ أَوْ فِيمَا يُسْتَقْبَلُونَ مِمَّا أَتَاهُمْ بِهِ نَبِيُّهُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاتُّخِذَتْ عَلَيْهِمْ بِهِ الْحُجَّةُ قَالَ بَلْ شَيْءٌ قُضِيَ عَلَيْهِمْ وَمَضَى عَلَيْهِمْ قَالَ فَلِمَ يَعْمَلُونَ إِذًا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَنْ كَانَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ خَلَقَهُ لِوَاحِدَةٍ مِنْ الْمَنْزِلَتَيْنِ يُهَيِّئُهُ لِعَمَلِهَا وَتَصْدِيقُ ذَلِكَ فِي كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ { وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا }

Barangsiapa yg Allah Azza wa Jalla ciptakan untuk salah satu dari dua tempat (neraka datau surga), maka Allah akan menyiapkan diri orang tersebut untuk melaksanakan (apa yg telah di takdirkanya). Sebagaimana yg disebutkan dalam kitabullah Azza Wa Jalla (Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan & ketakwaannya). Q.S Asy Syams 7-8. [HR. Ahmad No.19089].

Hadits Ahmad No.19089 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin 'Isa], telah mengabarkan kepada kami ['Azrah bin Tsabit] dari [Yahya bin 'Uqail] dari [Ibnu Ya'mar] dari [Abul Aswad Ad Dili] ia berkata; "Pada suatu hari aku berpagi-pagi menmeui ['Imran bin Hushain]. Lalu dia berkata; "Wahai Abul Aswad, -lalu dia menyebutkan hadits-bahwa seorang laki-laki dari suku Juhainah atau Muzainah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu dia bertanya; "Wahai Rasulullah, bagaimana menurut anda mengenai apa yang dilakukan manusia sekarang dan apa yang diusahakan mereka, apakah memang sudah ditentukan dan ditakdirkan untuk mereka atau belum ditentukan, padahal telah datang pada mereka Nabi mereka shallallahu 'alaihi wasallam untuk dijadikan hujjah? Beliau menjawab: "Bahkan sudah ditentukan dan ditakdirkan untuk mereka." Dia berkata; "Kalau begitu, kenapa manusia harus beramal wahai Rasulullah? Beliau menjawab: "Barangsiapa yang Allah Azza wa Jalla ciptakan untuk salah satu dari dua tempat (neraka datau surga), maka Allah akan menyiapkan diri orang tersebut untuk melaksanakan (apa yang telah di takdirkanya). Sebagaimana yang disebutkan dalam kitabullah Azza Wa Jalla (Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya)." Q.S Asy Syams 7-8.]]]

Hadits Ahmad 19090

حَدَّثَنَا عَارِمٌ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ وَحَدَّثَنِي السُّمَيْطُ الشَّيْبَانِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ الْحَيِّ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ حَدَّثَهُ أَنَّ عُبَيْسًا أَوْ ابْنَ عُبَيْسٍ فِي أُنَاسٍ مِنْ بَنِي جُشَمٍ أَتَوْهُ فَقَالَ لَهُ أَحَدُهُمْ أَلَا تُقَاتِلُ حَتَّى لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ قَالَ لَعَلِّي قَدْ قَاتَلْتُ حَتَّى لَمْ تَكُنْ فِتْنَةٌ قَالَ أَلَا أُحَدِّثُكُمْ مَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أُرَاهُ يَنْفَعُكُمْ فَأَنْصِتُوا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْزُوا بَنِي فُلَانٍ مَعَ فُلَانٍ قَالَ فَصُفَّتْ الرِّجَالُ وَكَانَتْ النِّسَاءُ مِنْ وَرَاءِ الرِّجَالِ ثُمَّ لَمَّا رَجَعُوا قَالَ رَجُلٌ يَا نَبِيَّ اللَّهِ اسْتَغْفِرْ لِي غَفَرَ اللَّهُ لَكَ قَالَ هَلْ أَحْدَثْتَ قَالَ لَمَّا هُزِمَ الْقَوْمُ وَجَدْتُ رَجُلًا بَيْنَ الْقَوْمِ وَالنِّسَاءِ فَقَالَ إِنِّي مُسْلِمٌ أَوْ قَالَ أَسْلَمْتُ فَقَتَلْتُهُ قَالَ تَعَوُّذًا بِذَلِكَ حِينَ غَشِيَهُ الرُّمْحُ قَالَ هَلْ شَقَقْتَ عَنْ قَلْبِهِ تَنْظُرُ إِلَيْهِ فَقَالَ لَا وَاللَّهِ مَا فَعَلْتُ فَلَمْ يَسْتَغْفِرْ لَهُ أَوْ كَمَا قَالَ وَقَالَ فِي حَدِيثِهِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْزُوا بَنِي فُلَانٍ مَعَ فُلَانٍ فَانْطَلَقَ رَجُلٌ مِنْ لُحْمَتِي مَعَهُمْ فَلَمَّا رَجَعَ إِلَى نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ اسْتَغْفِرْ اللَّهَ لِي غَفَرَ اللَّهُ لَكَ قَالَ وَهَلْ أَحْدَثْتَ قَالَ لَمَّا هُزِمَ الْقَوْمُ أَدْرَكْتُ رَجُلَيْنِ بَيْنَ الْقَوْمِ وَالنِّسَاءِ فَقَالَا إِنَّا مُسْلِمَانِ أَوْ قَالَا أَسْلَمْنَا فَقَتَلْتُهُمَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَمَّا أُقَاتِلُ النَّاسَ إِلَّا عَلَى الْإِسْلَامِ وَاللَّهِ لَا أَسْتَغْفِرُ لَكَ أَوْ كَمَا قَالَ فَمَاتَ بَعْدُ فَدَفَنَتْهُ عَشِيرَتُهُ فَأَصْبَحَ قَدْ نَبَذَتْهُ الْأَرْضُ ثُمَّ دَفَنُوهُ وَحَرَسُوهُ ثَانِيَةً فَنَبَذَتْهُ الْأَرْضُ ثُمَّ قَالُوا لَعَلَّ أَحَدًا جَاءَ وَأَنْتُمْ نِيَامٌ فَأَخْرَجَهُ فَدَفَنُوهُ ثَالِثَةً ثُمَّ حَرَسُوهُ فَنَبَذَتْهُ الْأَرْضُ ثَالِثَةً فَلَمَّا رَأَوْا ذَلِكَ أَلْقَوْهُ أَوْ كَمَا قَالَ

Perangilah bani fulan & bani fulan! Maka para laki-laki menyusun barisan & wanita dibelakangnya. Kemudian setelah mereka kembali, seseorang berkata; Wahai Nabiyullah mohonlah ampun untukku kepada Allah, mudah-mudahan Allah mengampunimu! Beliau bertanya; Apa yg telah kamu lakukan?
Dia menjawab; Ketika kaum tersebut kalah, aku mendapatkan seseorang diantara orang-orang & wanita, lalu dia berkata; 'Aku ini seorang muslim atau dia mengatakan aku telah masuk Islam.' Namun aku tetap membunuhnya karena dia mengatakan itu untuk berlindung ketika tombak sudah didepan matanya. Beliau bersabda; Apakah kamu telah membelah dadanya hingga kamu dapat melihat (isi hatinya)?. Dia menjawab: Tidak, demi Allah aku belum melakukannya. Beliau pun enggan memintakannya ampun.atau seperti yg dikatakan. Dan perawi mengatakan dalam haditsnya Rasulullah bersabda:
Perangilah bani fulan & bani fulan! Maka seorang lelaki dari kaum kerabatnya berangkat bersama mereka. Sekembalinya kepada Nabiyullah, dia berkata; Wahai Nabiyullah mohonkanlah ampunan untukku kepada Allah, mudah-mudahan Allah mengampunimu! Beliau bertanya; Apa yg telah kamu lakukan?
Dia menjawab: Ketika kaum tersebut kalah, aku mendapatkan dua orang diantara orang-orang & wanita, lalu mereka berkata; 'kami ini seorang muslim atau mengatakan kami berdua telah masuk Islam. Namun aku tetap membunuhnya, ' Kemudian Nabi bersabda:
Tidaklah aku memerangi manusia kecuali agar mereka masuk Islam, demi Allah aku tak akan memohonkan ampun untukmu. atau seperti yg dikatakan. Selang beberapa lama orang tersebut meninggal, keluarganya pun menguburkan dirinya, tiba-tiba ia terlempar keluar dari kuburnya, kemudian mereka menguburnya & menjaganya untuk kedua kali, lagi-lagi dia terlempar dari kuburnya. Mereka mengatakan; Mungkin ada seseorang yg datang kemari ketika kalian sedang tidur. Lalu orang itu mengeluarkannya. Setelah itu mereka menguburkannya untuk yg ketiga kali. Mereka pun menjaganya, namun lagi-lagi bumi melemparnya lagi untuk yg ketiga kali. Maka ketika mereka melihat kejadian tersebut berulang-ulang, akhirnya mereka membuangnya. -atau seperti yg dia katakana-. [HR. Ahmad No.19090].

Hadits Ahmad No.19090 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Arim], telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir bin Sulaiman] dari [Ayahnya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [As Sumaith Asy Syaibani] dari [Abul `A'la] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [seseorang] dari suatu kampung bahwa ['Imran bin Hushain] telah berkata kepadanya bahwa Ubais atau Ibnu Ubais pernah didatangi orang-orang dari bani Jusym, lalu salah seorang dari mereka berkata kepadanya; "Tidakkah kamu berangkat berperang hingga tidak terjadi fitnah!." Ibnu Ubais menjawab; "Mudah-mudahan aku telah berperang sehingga tidak terjadi fitnah." Kemudian salah seorang dari Bani Jusym melanjutkan; "Sudikah aku ceritakan kepada kalian apa yang telah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sabdakan dan aku memandang ini sangat bermanfaat untuk kalian, dengarkanlah! Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perangilah bani fulan dan bani fulan!" Maka para laki-laki menyusun barisan dan wanita dibelakangnya. Kemudian setelah mereka kembali, seseorang berkata; "Wahai Nabiyullah mohonlah ampun untukku kepada Allah, mudah-mudahan Allah mengampunimu! Beliau bertanya; "Apa yang telah kamu lakukan? Dia menjawab; "Ketika kaum tersebut kalah, aku mendapatkan seseorang diantara orang-orang dan wanita, lalu dia berkata; 'Aku ini seorang muslim atau dia mengatakan aku telah masuk Islam.' Namun aku tetap membunuhnya karena dia mengatakan itu untuk berlindung ketika tombak sudah didepan matanya. Beliau bersabda; "Apakah kamu telah membelah dadanya hingga kamu dapat melihat (isi hatinya)?." Dia menjawab: "Tidak, demi Allah aku belum melakukannya. Beliau pun enggan memintakannya ampun."atau seperti yang dikatakan. Dan perawi mengatakan dalam haditsnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perangilah bani fulan dan bani fulan! Maka seorang lelaki dari kaum kerabatnya berangkat bersama mereka. Sekembalinya kepada Nabiyullah, dia berkata; "Wahai Nabiyullah mohonkanlah ampunan untukku kepada Allah, mudah-mudahan Allah mengampunimu! Beliau bertanya; "Apa yang telah kamu lakukan? Dia menjawab: "Ketika kaum tersebut kalah, aku mendapatkan dua orang diantara orang-orang dan wanita, lalu mereka berkata; 'kami ini seorang muslim atau mengatakan kami berdua telah masuk Islam." Namun aku tetap membunuhnya, ' Kemudian Nabi bersabda: "Tidaklah aku memerangi manusia kecuali agar mereka masuk Islam, demi Allah aku tidak akan memohonkan ampun untukmu." atau seperti yang dikatakan. Selang beberapa lama orang tersebut meninggal, keluarganya pun menguburkan dirinya, tiba-tiba ia terlempar keluar dari kuburnya, kemudian mereka menguburnya dan menjaganya untuk kedua kali, lagi-lagi dia terlempar dari kuburnya. Mereka mengatakan; "Mungkin ada seseorang yang datang kemari ketika kalian sedang tidur. Lalu orang itu mengeluarkannya." Setelah itu mereka menguburkannya untuk yang ketiga kali. Mereka pun menjaganya, namun lagi-lagi bumi melemparnya lagi untuk yang ketiga kali. Maka ketika mereka melihat kejadian tersebut berulang-ulang, akhirnya mereka membuangnya. -atau seperti yang dia katakana-.]]]

Hadits Ahmad 19091

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ أَعْتَقَ رَجُلٌ سِتَّةَ مَمْلُوكِينَ لَهُ عِنْدَ مَوْتِهِ فَأَقْرَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ مِنْهُمْ

seorang laki-laki hendak membebaskan enam budaknya, mengetahui itu Rasulullah mengundi budak-budak tersebut & hanya memerdekakan dua orang budak. [HR. Ahmad No.19091].

Hadits Ahmad No.19091 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Khalid Al Khadza`] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; "Menjelang wafat, seorang laki-laki hendak membebaskan enam budaknya, mengetahui itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengundi budak-budak tersebut dan hanya memerdekakan dua orang budak."]]]

Hadits Ahmad 19092

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ رُسْتُمَ الْخَزَّازُ حَدَّثَنِي كَثِيرُ بْنُ شِنْظِيرٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ مَا قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطِيبًا إِلَّا أَمَرَنَا بِالصَّدَقَةِ وَنَهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ قَالَ قَالَ أَلَا وَإِنَّ مِنْ الْمُثْلَةِ أَنْ يَنْذُرَ الرَّجُلُ أَنْ يَخْرِمَ أَنْفَهُ

menganjurkan untuk bersedekah & melarang memutilasi. 'Imran berkata; Rasulullah bersabda:
Termasuk dari memutilasi adl seseorang bernadzar hendak merobek lajur hidungnya. [HR. Ahmad No.19092].

Hadits Ahmad No.19092 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Al Anshari], telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Rustum Al Khazaz], telah menceritakan padaku [Katsir bin Syinzhir] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri berkhutbah di tengah-tengah kami kecuali beliau selalu menganjurkan untuk bersedekah dan melarang memutilasi. 'Imran berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Termasuk dari memutilasi adalah seseorang bernadzar hendak merobek lajur hidungnya."]]]

Hadits Ahmad 19093

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ تَمَتَّعْنَا عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَنْهَنَا عَنْهَا وَلَمْ يَنْزِلْ فِيهَا نَهْيٌ

Kami pernah melakukan (haji) tamattu' di zaman Nabi , sedangkan beliau tak melarang kami & tak ada ayat yg turun untuk melarangnya. +Ket; tamatu' adl pelaksanaan haji yg di pisah dgn 'Umrah pada bulan-bulan haji dgn konpensasi harus membayar hadyu. [HR. Ahmad No.19093].

Hadits Ahmad No.19093 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Kami pernah melakukan (haji) tamattu' di zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sedangkan beliau tidak melarang kami dan tidak ada ayat yang turun untuk melarangnya."]]]

Hadits Ahmad 19094

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخَاكُمْ النَّجَاشِيَّ قَدْ مَاتَ فَقُومُوا فَصَلُّوا عَلَيْهِ قَالَ فَصَفَفْنَا فَصَلَّيْنَا عَلَيْهِ كَمَا تُصَلُّونَ عَلَى الْمَيِّتِ

Sesungguhnya saudara kalian yaitu raja Najasyi telah meninggal, maka shalatkanlah untuknya, maka kami membuat shaf lalu kami mengerjakan shalat sebagaimana kalian shalat untuk mayit. [HR. Ahmad No.19094].

Hadits Ahmad No.19094 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad], telah menceritakan kepada kami [Ayahku], telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Ibnu Sirin] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya saudara kalian yaitu raja Najasyi telah meninggal, maka shalatkanlah untuknya, " maka kami membuat shaf lalu kami mengerjakan shalat sebagaimana kalian shalat untuk mayit.]]]

Hadits Ahmad 19095

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخَاكُمْ النَّجَاشِيَّ قَدْ مَاتَ فَقُومُوا فَصَلُّوا عَلَيْهِ قَالَ فَقُمْنَا فَصَفَفْنَا عَلَيْهِ كَمَا نَصُفُّ عَلَى الْمَيِّتِ وَصَلَّيْنَا عَلَيْهِ كَمَا نُصَلِّي عَلَى الْمَيِّتِ

Sesungguhnya saudara kalian yaitu raja Najasyi telah meninggal, maka shalatkanlah untuknya, 'Imran berkata; Lalu kami berdiri & bershaf dibelakang beliau sebagaimana bershaf untuk shalat mayyit & kami shalat sebagaimana shalat untuk mayit. [HR. Ahmad No.19095].

Hadits Ahmad No.19095 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Al Mufadhal], telah menceritakan kepada kami [Yunus bin 'Ubaid] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya saudara kalian yaitu raja Najasyi telah meninggal, maka shalatkanlah untuknya, " 'Imran berkata; "Lalu kami berdiri dan bershaf dibelakang beliau sebagaimana bershaf untuk shalat mayyit dan kami shalat sebagaimana shalat untuk mayit.]]]

Hadits Ahmad 19096

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَاجِبُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْأَعْرَجِ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ قَالَ مَا مَسِسْتُ فَرْجِي بِيَمِينِي مُنْذُ بَايَعْتُ بِهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Aku tak pernah menyentuh kemaluanku dgn tangan kanan semenjak aku berbaiat kepada Nabi . [HR. Ahmad No.19096].

Hadits Ahmad No.19096 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad], telah menceritakan kepada kami [Hajib bin Umar], telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Al `A'raj] bahwa ['Imran bin Hushain] berkata; "Aku tidak pernah menyentuh kemaluanku dengan tangan kanan semenjak aku berbaiat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 19097

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنِ الْحَسَنِ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ قَالَ إِنَّهُ مَرَّ عَلَى قَاصٍّ قَرَأَ ثُمَّ سَأَلَ فَاسْتَرْجَعَ وَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَلْيَسْأَلْ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ فَإِنَّهُ سَيَجِيءُ قَوْمٌ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ يَسْأَلُونَ النَّاسَ بِهِ

Barangsiapa membaca Al Qur'an, hendaknya ia memohon kepada Allah Azza Wa Jalla, sungguh akan datang sekelompok kaum yg membacakan Al Qur'an lalu meminta (suatu imbalan) kepada manusia dari bacaannya itu. [HR. Ahmad No.19097].

Hadits Ahmad No.19097 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah], telah menceritakan kepada kami [Sufyan], telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Khaitsamah] dari [Al Hasan] ia berkata; bahwa ['Imran bin Hushain] pernah melewati pembawa kisah sambil membaca (Al Qur'an), setelah itu ia meminta (sesuatu) lalu memohon pulang. Imran berkata; saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membaca Al Qur'an, hendaknya ia memohon kepada Allah Azza Wa Jalla, sungguh akan datang sekelompok kaum yang membacakan Al Qur'an lalu meminta (suatu imbalan) kepada manusia dari bacaannya itu."]]]

Hadits Ahmad 19098

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبَانَ الْوَرَّاقُ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّهْشَلِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْرَ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ

Tidak di anggap nadzar ketika marah, & kafaaratnya adl kafarat sumpah. [HR. Ahmad No.19098].

Hadits Ahmad No.19098 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Aban Al Warraq], telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar An Nahsyali] dari [Muhammad bin Az Zubair] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak di anggap nadzar ketika marah, dan kafaaratnya adalah kafarat sumpah."]]]

Hadits Ahmad 19099

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ الطَّالَقَانِيُّ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ عُمَيْرٍ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ وَلَا شِغَارَ فِي الْإِسْلَامِ وَمَنْ انْتَهَبَ فَلَيْسَ مِنَّا

Tidak ada jalab, tak ada janab & tak ada nikah syighar, barangsiapa merampok (merampas) maka bukan dari golongan kami. +ket; Jalab & Janab bisa terjadi dalam perlombaan atau zakat. Jalab dalam zakat maknanya, seorang amil zakat duduk ditempat tertentu, lalu ia mengutus seorang bayaran untuk mengambili zakat dari penduduk. Janab dalam zakat maknanya, orang yg mau ditarik zakat mengungsikan hartanya dgn niyat agar tak teraudit, sehingga zakat tak terkena zakat. Jalab dalam perlombaan maknanya seseorang mengajak orang lain mengikuti kudanya dgn niyat agar ia menghardiknya, membentaknya supaya kuda berlari cepat. Janab dalam perlombaan maknanya mengikutsertakan kuda lain di samping kuda yg digunakan untuk lomba kemudian apabila telah lelah maka ia berpindah kepada kuda yg diikutsertakan itu. Sedangkan nikah shighar adl seorang wali saling menikahkan wanita secara silang tanpa mahar. [HR. Ahmad No.19099].

Hadits Ahmad No.19099 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ishaq Ath Thalaqani], telah menceritakan kepada kami [Al Harits bin 'Umair] dari [Humaid Ath Thawil] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada jalab, tidak ada janab dan tidak ada nikah syighar, barangsiapa merampok (merampas) maka bukan dari golongan kami."]]]

Hadits Ahmad 19100

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا مَهْدِيٌّ قَالَ عَفَّانُ حَدَّثَنَا غَيْلَانُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِمَّا أَنْ يَكُونَ قَالَ لِعِمْرَانَ أَوْ لِرَجُلٍ وَهُوَ يَسْمَعُ صُمْتَ سُرَرَ هَذَا الشَّهْرِ قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ فَصُمْ يَوْمَيْنِ

Apakah engkau puasa permulaan bulan ini?. Ia itu menjawab; Tidak. Beliau bersabda:
Apabila engkau tak berpuasa, maka puasalah dua hari saja. [HR. Ahmad No.19100].

Hadits Ahmad No.19100 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] dan ['Affan], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Mahdi], telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Ghailan] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemungkinan beliau bersabda pada 'Imran bin Hushain atau pada orang lain yang mendengarnya: "Apakah engkau puasa permulaan bulan ini?." Ia itu menjawab; "Tidak." Beliau bersabda: "Apabila engkau tidak berpuasa, maka puasalah dua hari saja."]]]

Hadits Ahmad 19101

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخُو سُلَيْمَانَ بْنِ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ عَوْفٍ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيِّ عَنْ عِمْرَانَ أَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ فَرَدَّ عَلَيْهِ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ عَشْرٌ ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ فَرَدَّ عَلَيْهِ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ عِشْرُونَ ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ فَرَدَّ عَلَيْهِ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ ثَلَاثُونَ حَدَّثَنَا هَوْذَةُ عَنْ عَوْفٍ عَن أَبِي رَجَاءٍ مُرْسَلًا وَكَذَلِكَ قَالَ غَيْرُهُ

Assalamu 'alaikum. beliau menjawabnya, kemudian orang tersebut duduk lalu beliau bersabda:
Baginya sepuluh pahala, kemudian seseorang lagi datang kepada Nabi lalu mengucapkan Assalamu 'Alaikum Warahmatullah (Semoga selamat, sejahtera & rahmat Allah terlimpah atasmu). Kemudian orang tersebut duduk, lalu beliau bersabda:
Baginya dua puluh pahala. Selang beberapa saat seseorang datang kepada Nabi lalu mengucapkan Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh (Semoga selamat, sejahtera, rahmat & berkah Allah terlimpah atasmu). Lalu orang tersebut duduk, beliau pun bersabda:
Baginya tiga puluh pahala. Telah menceritakan kepada kami Haudzah dari Auf dari Abu Raja' secara mursal, begitu juga dgn yg lainnya. [HR. Ahmad No.19101].

Hadits Ahmad No.19101 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Katsir] saudara laki-laki Sulaiman bin Katsir, telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman] dari [Auf] dari [Abu Raja' Al Utharidi] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu mengucapkan Assalamu 'alaikum." beliau menjawabnya, kemudian orang tersebut duduk lalu beliau bersabda: "Baginya sepuluh pahala, " kemudian seseorang lagi datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu mengucapkan Assalamu 'Alaikum Warahmatullah (Semoga selamat, sejahtera dan rahmat Allah terlimpah atasmu). Kemudian orang tersebut duduk, lalu beliau bersabda: "Baginya dua puluh pahala." Selang beberapa saat seseorang datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu mengucapkan Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh (Semoga selamat, sejahtera, rahmat dan berkah Allah terlimpah atasmu)." Lalu orang tersebut duduk, beliau pun bersabda: "Baginya tiga puluh pahala." Telah menceritakan kepada kami [Haudzah] dari [Auf] dari [Abu Raja'] secara mursal, begitu juga dengan yang lainnya."]]]

Hadits Ahmad 19102

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ أَخْبَرَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالصَّدَقَةِ وَنَهَى عَنْ الْمُثْلَةِ

Rasulullah memerintahkan bersedekah & melarang memutilasi. [HR. Ahmad No.19102].

Hadits Ahmad No.19102 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Qasim], telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan], telah mengabarkan kepadaku ['Imran bin Hushain] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan bersedekah dan melarang memutilasi."]]]

Hadits Ahmad 19103

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ ثَنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ أُتِيَ بِرَجُلٍ أَعْتَقَ سِتَّةَ مَمْلُوكِينَ عِنْدَ مَوْتِهِ وَلَيْسَ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُمْ فَأَقْرَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةً

Seorang laki-laki membebaskan enam orang budaknya menjelang wafat, padahal ia tak memiliki herta peninggalan selain budak-budak tersebut, lalu ia di hadapkan kepada Nabi . Maka Nabi mengundi budak-budak tersebut, & membebaskan yg dua serta menetapkan yg empat (menjadi budak). [HR. Ahmad No.19103].

Hadits Ahmad No.19103 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Imran bin Hushain] ia berkata; "Seorang laki-laki membebaskan enam orang budaknya menjelang wafat, padahal ia tidak memiliki herta peninggalan selain budak-budak tersebut, lalu ia di hadapkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengundi budak-budak tersebut, dan membebaskan yang dua serta menetapkan yang empat (menjadi budak)."]]]

Hadits Ahmad 19104

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ وَحَسْنُ بْنُ مُوسَى قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا غَيْلَانُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ صَلَّيْتُ أَنَا وَعِمْرَانُ خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فَكَانَ إِذَا سَجَدَ كَبَّرَ وَإِذَا رَفَعَ كَبَّرَ وَإِذَا نَهَضَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ كَبَّرَ فَلَمَّا انْصَرَفْنَا أَخَذَ عِمْرَانُ بْنُ الْحُصَيْنِ بِيَدِي فَقَالَ لَقَدْ صَلَّى بِنَا هَذَا مِثْلَ صَلَاةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ لَقَدْ ذَكَّرَنِي هَذَا صَلَاةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Ali bertakbir setiap hendak sujud, bangun dari sujud & bangun dari dua raka'at. Seusai shalat, Imran bin Hushain memegang tanganku sambil berkata; Sungguh dia shalat mengimami kami ini sebagaimana shalatnya Rasulullah . Atau berkata; Hal ini mengingatkanku pada shalatnya Muhammad . [HR. Ahmad No.19104].

Hadits Ahmad No.19104 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] dan [Hasan bin Musa], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid]; telah menceritakan kepada kami [Ghailan bin Jarir] dari [Mutharrif] ia berkata; Aku bersama [Imran bin Hushain] shalat di belakang Ali bin Abu Thalib di Kufah, Ali bertakbir setiap hendak sujud, bangun dari sujud dan bangun dari dua raka'at. Seusai shalat, Imran bin Hushain memegang tanganku sambil berkata; "Sungguh dia shalat mengimami kami ini sebagaimana shalatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Atau berkata; "Hal ini mengingatkanku pada shalatnya Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 19105

حَدَّثَنَا عَفَّانُ وَبَهْزٌ قَالَا ثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ بَهْزٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ أُمَّتِي الْقَرْنُ الَّذِي بُعِثْتُ فِيهِمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ وَاللَّهُ أَعْلَمُ أَذَكَرَ الثَّالِثَ أَمْ لَا ثُمَّ يَنْشَأُ قَوْمٌ يَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ وَيَنْذُرُونَ وَلَا يُوفُونَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ وَيَفْشُو فِيهِمْ السِّمَنُ

Sebaik-baik ummatku adl masa yg aku di utus (hidup) bersama mereka, kemudian orang-orang setelah mereka kemudian orang-orang setelah mereka. -Imran mengatakan; Demi Allah, aku mengetahui pakah beliau menyebutkan hingga tiga kali atau tidak- Kemudian akan datang suatu kaum yg bersaksi padahal mereka tak diminta persaksian, mereka bernadzar (berjanji) namun tak pernah menepati, mereka berkhianat & tiada dapat dipercaya, mereka dikenal dgn badan mereka yg gemuk. [HR. Ahmad No.19105].

Hadits Ahmad No.19105 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] dan [Bahz] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah], telah menceritakan kepada kami [Qatadah]. - [Bahz] mengatakan dari [Qatadah] - dari [Zurarah bin 'Aufa] dari ['Imran bin Hushain] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik ummatku adalah masa yang aku di utus (hidup) bersama mereka, kemudian orang-orang setelah mereka kemudian orang-orang setelah mereka. -Imran mengatakan; "Demi Allah, aku mengetahui pakah beliau menyebutkan hingga tiga kali atau tidak- Kemudian akan datang suatu kaum yang bersaksi padahal mereka tidak diminta persaksian, mereka bernadzar (berjanji) namun tidak pernah menepati, mereka berkhianat dan tiada dapat dipercaya, mereka dikenal dengan badan mereka yang gemuk."]]]

Hadits Ahmad 19106

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ يَعْنِي الْعَطَّارَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ أَتَتْ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ لَهُ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ وَهِيَ حَامِلٌ فَأَمَرَ بِهَا أَنْ يُحْسَنَ إِلَيْهَا حَتَّى تَضَعَ فَلَمَّا وَضَعَتْ جِيءَ بِهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِهَا فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ رَجَمَهَا ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا فَقَالَ عُمَرُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ تُصَلِّي عَلَيْهَا وَقَدْ زَنَتْ فَقَالَ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

seorang wanita dari suku Juhainah datang kepada Nabi sambil berkata; Sungguh aku telah melanggar hukum (berzina) maka tegakkanlah hukum atasku!. Padahal dia tengah mengandung, maka beliau memerintahkan (kepada walinya) untuk merawat wanita tersebut hingga melahirkan, seusai melahirkan wanita itu di hadapkan kepada Nabi & beliau memerintahkan supaya mengenakan pakaian yg erat (agar auratnya tak tersingkap ketika ekskusi), kemudian wanita itu di rajam, setelah itu beliau menshalati jenazahnya. Serta merta berkata; Wahai Nabiyullah, menshalatkannya padahal anda telah merajamnya?. Beliau menjawab: Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, maka taubatnya akan mencukupi mereka semua, adakah taubat yg lebih baik daripada seseorang menyerahkan dirinya kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala? [HR. Ahmad No.19106].

Hadits Ahmad No.19106 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] dari [Aban yaitu Al 'Aththar], telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang wanita dari suku Juhainah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sambil berkata; "Sungguh aku telah melanggar hukum (berzina) maka tegakkanlah hukum atasku!." Padahal dia tengah mengandung, maka beliau memerintahkan (kepada walinya) untuk merawat wanita tersebut hingga melahirkan, seusai melahirkan wanita itu di hadapkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau memerintahkan supaya mengenakan pakaian yang erat (agar auratnya tidak tersingkap ketika ekskusi), kemudian wanita itu di rajam, setelah itu beliau menshalati jenazahnya. Serta merta berkata; "Wahai Nabiyullah, menshalatkannya padahal anda telah merajamnya?." Beliau menjawab: "Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, maka taubatnya akan mencukupi mereka semua, adakah taubat yang lebih baik daripada seseorang menyerahkan dirinya kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala?"]]]

Hadits Ahmad 19107

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّ رَجُلًا حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَأَلَ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ عَنْ رَجُلٍ نَذَرَ أَنْ لَا يَشْهَدَ الصَّلَاةَ فِي مَسْجِدٍ فَقَالَ عِمْرَانُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا نَذْرَ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ

Tidak ada nadzar dalam keadaan marah & kafaratnya adl kafarat sumpah. [HR. Ahmad No.19107].

Hadits Ahmad No.19107 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits], telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Zubair], telah menceritakan padaku [Ayahku] bahwa [seseorang] telah bercerita kepadanya; bahwa dia pernah bertanya kepada ['Imran bin Hushain] mengenai seseorang yang bernadzar untuk tidak shalat di Masjid. Maka 'Imran berkata; "Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada nadzar dalam keadaan marah dan kafaratnya adalah kafarat sumpah."]]]

Hadits Ahmad 19108

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّهُ لَقِيَ رَجُلًا بِمَكَّةَ فَحَدَّثَهُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا نَذْرَ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ

Tidak ada nadzar dalam keadaan marah & kafaratnya adl kafarat sumpah. [HR. Ahmad No.19108].

Hadits Ahmad No.19108 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Muhammad bin Zubair], telah menceritakan kepadaku [Ayahku] bahwa ia pernah bertemu [seorang laki-laki] di Makkah dan menceritakan dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidak ada nadzar dalam keadaan marah dan kafaratnya adalah kafarat sumpah."]]]

Hadits Ahmad 19109

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ حَدَّثَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ قَالَ بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ إِنَّ مِنْهُ ضَعْفًا فَغَضِبَ عِمْرَانُ فَقَالَ لَا أَرَانِي أُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ وَتَقُولُ إِنَّ مِنْهُ ضَعْفًا قَالَ فَجَفَاهُ وَأَرَادَ أَنْ لَا يُحَدِّثَهُ فَقِيلَ لَهُ إِنَّهُ كَمَا تُحِبُّ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Malu itu semuanya baik. Busyair bin Ka'ab melanjutkan; Sesungguhnya dari sifat malu itu ada pahala yg berlipat. Mendengar itu Imran marah sambil berkata; Tidakkah kamu tahu bahwa saya sedang menyampaikan hadits dari Rasulullah ; Sifat malu itu semuanya baik, justru kamu mengatakan; Sesungguhnya dari sifat malu itu ada pahala yg berlipat. Lalu Imran pun menjauhinya & tak mau menyampaikan hadits kepadanya lagi, maka di katakan padanya; Sesungguhnya hal itu supaya kamu menyukainya. Telah menceritakan kepada kami 'Affan, telah menceritakan kepada kami Hammad dari Humaid dari Al Hasan dari Imran bin Hushain dari Nabi seperti di atas. [HR. Ahmad No.19109].

Hadits Ahmad No.19109 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah mengabarkan pada kami [Tsabit] bahwa ['Imran bin Hushain] berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malu itu semuanya baik." Busyair bin Ka'ab melanjutkan; "Sesungguhnya dari sifat malu itu ada pahala yang berlipat." Mendengar itu Imran marah sambil berkata; "Tidakkah kamu tahu bahwa saya sedang menyampaikan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Sifat malu itu semuanya baik, " justru kamu mengatakan; "Sesungguhnya dari sifat malu itu ada pahala yang berlipat." Lalu Imran pun menjauhinya dan tidak mau menyampaikan hadits kepadanya lagi, maka di katakan padanya; "Sesungguhnya hal itu supaya kamu menyukainya." Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti di atas.]]]

Hadits Ahmad 19110

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا نَضْرَةَ قَالَ مَرَّ عَلَى مَسْجِدِنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ فَقُمْتُ إِلَيْهِ فَأَخَذْتُ بِلِجَامِهِ فَسَأَلْتُهُ عَنْ الصَّلَاةِ فِي السَّفَرِ فَقَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَجِّ فَكَانَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ حَتَّى ذَهَبَ وَأَبُو بَكْرٍ رَكْعَتَيْنِ حَتَّى ذَهَبَ وَعُمَرُ رَكْعَتَيْنِ حَتَّى ذَهَبَ وَعُثْمَانُ سِتَّ سِنِينَ أَوْ ثَمَانٍ ثُمَّ أَتَمَّ الصَّلَاةَ بِمِنًى أَرْبَعًا

mengerjakan shalat dua raka'at hingga beliau meninggal. Demikian juga Abu Bakar, shalat dua raka'at hingga beliau wafat, lalu Umar juga shalat dua raka'at hingga wafat, lalu Utsman shalat dua raka'at selama enam atau delapan tahun kemudian menyempurnakan shalatnya di Mina empat raka'at. [HR. Ahmad No.19110].

Hadits Ahmad No.19110 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ali bin Zaid] ia berkata; Aku mendengar [Abu Nadhrah] berkata; ['Imran bin Hushain] pernah melewati masjid kami, lalu aku berdiri dan memegangi tali kekang kendarannya, aku lalu menanyakan padanya tentang shalat dalam perjalanan, ia menjawab; "Aku bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan haji, dalam perjalanan itu beliau selalu mengerjakan shalat dua raka'at hingga beliau meninggal. Demikian juga Abu Bakar, shalat dua raka'at hingga beliau wafat, lalu Umar juga shalat dua raka'at hingga wafat, lalu Utsman shalat dua raka'at selama enam atau delapan tahun kemudian menyempurnakan shalatnya di Mina empat raka'at."]]]

Hadits Ahmad 19111

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ أَوْ الْعَصْرَ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ سَلَّمَ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَالُ لَهُ الْخِرْبَاقُ أَقُصِرَتْ الصَّلَاةُ فَسَأَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا هُوَ كَمَا قَالَ قَالَ فَصَلَّى رَكْعَةً ثُمَّ سَلَّمَ ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ

Rasulullah shalat zhuhur atau Ashar tiga raka'at, lalu beliau salam. Maka seorang laki-laki dari sahabat Nabi yg dikenal dgn sebutan Al Khirbaq berkata; Apakah Shalat di qashar?
Maka Nabi bertanya sebagaimana yg di katakan, Imran melanjutkan; Setelah itu beliau shalat satu rakaat yg kurang, kemudian beliau salam, setelah itu beliau sujud dua kali kemudian salam. [HR. Ahmad No.19111].

Hadits Ahmad No.19111 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Khalid] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat zhuhur atau Ashar tiga raka'at, lalu beliau salam. Maka seorang laki-laki dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang dikenal dengan sebutan Al Khirbaq berkata; "Apakah Shalat di qashar?" Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya sebagaimana yang di katakan, Imran melanjutkan; Setelah itu beliau shalat satu rakaat yang kurang, kemudian beliau salam, setelah itu beliau sujud dua kali kemudian salam."]]]

Hadits Ahmad 19112

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ زُرَارَةَ بْنَ أَوْفَى يُحَدِّثُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ فَجَعَلَ رَجُلٌ يَقْرَأُ خَلْفَهُ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ أَيُّكُمْ قَرَأَ أَوْ أَيُّكُمْ الْقَارِئُ فَقَالَ رَجُلٌ أَنَا قَالَ قَدْ ظَنَنْتُ أَنَّ بَعْضَكُمْ خَالَجَنِيهَا

Siapakah di antara kalian yg tadi membaca?
Orang itu menjawab; Aku!. Beliau bersabda:
Aku telah mengetahui bahwa sebagian kalian mengecohkanku dgn bacaan tersebut. [HR. Ahmad No.19112].

Hadits Ahmad No.19112 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] ia berkata, aku mendengar [Zurarah bin 'Aufa] bercerita dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat zhuhur, lalu seseorang dibelakangnya membaca; "Sabbihismarabbikal a'la". Seusai shalat beliau, beliau bertanya: "Siapakah di antara kalian yang tadi membaca?" Orang itu menjawab; "Aku!." Beliau bersabda: "Aku telah mengetahui bahwa sebagian kalian mengecohkanku dengan bacaan tersebut."]]]

Hadits Ahmad 19113

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا رَبَاحٌ عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا شِغَارَ فِي الْإِسْلَامِ

Tidak ada nikah syighar dalam Islam. +ket; nikah shighar adl nikah silang (dua orang sepakat untuk menikahi dua orang wanita) tanpa mahar. [HR. Ahmad No.19113].

Hadits Ahmad No.19113 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Khalid], telah menceritakan kepada kami [Rabah] dari [Ma'mar] dari [Ibnu Sirin] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada nikah syighar dalam Islam."]]]

Hadits Ahmad 19114

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخَاكُمْ النَّجَاشِيَّ قَدْ مَاتَ فَصَلُّوا عَلَيْهِ

Sungguh saudara kalian yaitu Najasyi telah meninggal, maka shalatlah untuknya. [HR. Ahmad No.19114].

Hadits Ahmad No.19114 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la], telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Muhammad bin Sirin] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh saudara kalian yaitu Najasyi telah meninggal, maka shalatlah untuknya."]]]

Hadits Ahmad 19115

حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ وَرَوْحٌ قَالَ ثَنَا هِشَامٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ سَرَيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا كَانَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ عَرَّسْنَا فَلَمْ نَسْتَيْقِظْ حَتَّى أَيْقَظَنَا حَرُّ الشَّمْسِ فَجَعَلَ الرَّجُلُ مِنَّا يَقُومُ دَهِشًا إِلَى طَهُورِهِ قَالَ فَأَمَرَهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَسْكُنُوا ثُمَّ ارْتَحَلْنَا فَسِرْنَا حَتَّى إِذَا ارْتَفَعَتْ الشَّمْسُ تَوَضَّأَ ثُمَّ أَمَرَ بِلَالًا فَأَذَّنَ ثُمَّ صَلَّى الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّيْنَا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا نُعِيدُهَا فِي وَقْتِهَا مِنْ الْغَدِ قَالَ أَيَنْهَاكُمْ رَبُّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ الرِّبَا وَيَقْبَلُهُ مِنْكُمْ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ هِشَامٍ قَالَ زَعَمَ الْحَسَنُ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ حَدَّثَهُ قَالَ أَسْرَيْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

perintahkan para sahabatnya supaya tetap tenang. Kami pun melanjutkan perjalanan, hingga ketika matahari meninggi, Rasulullah berwudhu', beliau perintahkan Bilal untuk mengumandangkan adzan, kemudian beliau shalat dua rakaat sebelum fajar. Bilal kemudian mengumandangkan iqamat & kami shalat berjama'ah. Para sahabat bertanya; Wahai Rasulullah, apakah kita esok harus mengulangnya kembali ketika waktunya?
Beliau menjawab: Apakah Allah Tabaraka wa Ta'ala melarang riba kepada kalian namun kalian juga menerimanya?
(maksudnya tak perlu tambahan shalat lagi). Telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah telah menceritakan kepada kami Zaidah dari Hisyam ia berkata, Al Hasan beranggapan bahwa 'Imran bin Hushain pernah menyampaikan hadits kepadanya, ia katanya; kami mengadakan perjalanan malam bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wasalam, lalu ia menyebutkan hadits tersebut. [HR. Ahmad No.19115].

Hadits Ahmad No.19115 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], ia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] -dan [Rauh] mengatakan; telah menceritakan kepada kami [Hisyam] - dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; "Kami pernah mengadakan perjalanan malam hari bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ketika akhir malam tiba, kami istirahat hingga tidur pulas. Kami tidak bangun hingga sengatan panas matahari membangun kami, sementara masing-masing kami terburu-buru untuk bersuci. Kata Rauh; "Namun Nabi shallallahu 'alaihi wasallam perintahkan para sahabatnya supaya tetap tenang. Kami pun melanjutkan perjalanan, hingga ketika matahari meninggi, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudhu', beliau perintahkan Bilal untuk mengumandangkan adzan, kemudian beliau shalat dua rakaat sebelum fajar. Bilal kemudian mengumandangkan iqamat dan kami shalat berjama'ah. Para sahabat bertanya; "Wahai Rasulullah, apakah kita esok harus mengulangnya kembali ketika waktunya?" Beliau menjawab: "Apakah Allah Tabaraka wa Ta'ala melarang riba kepada kalian namun kalian juga menerimanya?" (maksudnya tak perlu tambahan shalat lagi). Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Zaidah] dari [Hisyam] ia berkata, [Al Hasan] beranggapan bahwa ['Imran bin Hushain] pernah menyampaikan hadits kepadanya, ia katanya; kami mengadakan perjalanan malam bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wasalam, lalu ia menyebutkan hadits tersebut.]]]

Hadits Ahmad 19116

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنْبَأَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلَا عَذَابٍ لَا يَكْتَوُونَ وَلَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

masuk surga sebanyak tujuh puluh ribu tanpa hisab & tanpa azab, mereka adl orang-orang yg tak berobat dgn kay, tak meruqyah, tak tathayyur & hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakal. +ket; key adl terapi dgn menempelkan besi panas pada daerah yg sakit. Tathayyur adl merasa sial dgn suatu kejadian hingga pelakunya tak jadi beramal. [HR. Ahmad No.19116].

Hadits Ahmad No.19116 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan pada kami [Hisyam] dari [Muhammad] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Umatku akan masuk surga sebanyak tujuh puluh ribu tanpa hisab dan tanpa azab, mereka adalah orang-orang yang tidak berobat dengan kay, tidak meruqyah, tidak tathayyur dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakal."]]]

Hadits Ahmad 19117

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنْبَأَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ كَاذِبَةٍ مَصْبُورَةٍ فَلْيَتَبَوَّأْ بِوَجْهِهِ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ

Barangsiapa bersumpah dgn sumpah dusta, maka bersiaplah menduduki tempatnya di neraka. [HR. Ahmad No.19117].

Hadits Ahmad No.19117 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah memberitakan kepada kami [Hisyam bin Hassan] dari [Muhammad] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa bersumpah dengan sumpah dusta, maka bersiaplah menduduki tempatnya di neraka."]]]

Hadits Ahmad 19118

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ أَبِي دَهْمَاءَ الْعَدَوِىِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ مِنْهُ ثَلَاثًا يَقُولُهَا فَإِنَّ الرَّجُلَ يَأْتِيهِ يَتَّبِعُهُ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ صَادِقٌ بِمَا يُبْعَثُ بِهِ مِنْ الشُّبُهَاتِ

Barangsiapa mendengar berita tentang Dajjal, maka menjauhlah darinya!. -beliau mengulanginya hingga tiga kali-, karena orang yg mendatanginya, niscaya ia akan mengikutinya karena menyangkanya sebagai orang yg benar dgn syubhat (kesamaran) yg Dajjal bawa. [HR. Ahmad No.19118].

Hadits Ahmad No.19118 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan pada kami [Hisyam bin Hassan bin Hilal] dari [Humaid bin Hilal] dari [Abu Dahma' Al 'Adawi] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mendengar berita tentang Dajjal, maka menjauhlah darinya!." -beliau mengulanginya hingga tiga kali-, karena orang yang mendatanginya, niscaya ia akan mengikutinya karena menyangkanya sebagai orang yang benar dengan syubhat (kesamaran) yang Dajjal bawa."]]]

Hadits Ahmad 19119

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا رَجُلٌ وَالرَّجُلُ كَانَ يُسَمَّى فِي كِتَابِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَمْرَو بْنَ عُبَيْدٍ قَالَ ثَنَا أَبُو رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيُّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ مَا شَبِعَ آلُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ خُبْزِ بُرٍّ مَأْدُومٍ حَتَّى مَضَى لِوَجْهِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَكَانَ أَبِي رَحِمَهُ اللَّهُ قَدْ ضَرَبَ عَلَى هَذَا الْحَدِيثِ فِي كِتَابِهِ فَسَأَلْتُهُ فَحَدَّثَنِي بِهِ وَكَتَبَ عَلَيْهِ صَحَّ صَحَّ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ إِنَّمَا ضَرَبَ أَبِي عَلَى هَذَا الْحَدِيثِ لِأَنَّهُ لَمْ يَرْضَ الرَّجُلَ الَّذِي حَدَّثَ عَنْه يَزِيدُ

Keluarga Muhammad Shallahllahu 'alaihi wasallam tak pernah kenyang dgn gandum yg berlauk (daging) hingga beliau meninggal dunia. Abu Abdurrahman berkata; 'Ayahku -semoga Allah merahmatinya- telah menghapus hadits ini dari bukunya, maka aku bertanya kepadanya, lalu Imran mengatakannya kepadaku lalu menulis diatasnya Benar, benar. Abu Abdurrahman berkata; 'Yang membuat ayahku menghapus hadits ini karena dia tak ridha dgn orang yg diberitahu Yazid. [HR. Ahmad No.19119].

Hadits Ahmad No.19119 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan padaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan pada kami -seseorang yang disebutkan di dalam kitabnya Abu Abdurrahman- yaitu ['Amru bin Ubaid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Raja' Al 'Utharidi] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; "Keluarga Muhammad Shallahllahu 'alaihi wasallam tidak pernah kenyang dengan gandum yang berlauk (daging) hingga beliau shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia." Abu Abdurrahman berkata; 'Ayahku -semoga Allah merahmatinya- telah menghapus hadits ini dari bukunya, maka aku bertanya kepadanya, lalu Imran mengatakannya kepadaku lalu menulis diatasnya "Benar, benar". Abu Abdurrahman berkata; 'Yang membuat ayahku menghapus hadits ini karena dia tidak ridha dengan orang yang diberitahu Yazid."]]]

Hadits Ahmad 19120

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ هَلْ صُمْتَ مِنْ سِرَارِ هَذَا الشَّهْرِ شَيْئًا فَقَالَ لَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ مِنْ رَمَضَانَ فَصُمْ يَوْمَيْنِ مَكَانَهُ

Apakah kamu puasa di awal bulan ini?. Laki-laki itu menjawab; Tidak Maka Rasulullah bersabda:
Bila kamu berbuka dari bulan Ramadhan, maka puasalah dua hari. [HR. Ahmad No.19120].

Hadits Ahmad No.19120 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah; telah menceritakan padaku Ayahku; telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan pada kami [Al Jurairi] dari [Abul Alaa'] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada seseorang: "Apakah kamu puasa di awal bulan ini?." Laki-laki itu menjawab; "Tidak" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bila kamu berbuka dari bulan Ramadhan, maka puasalah dua hari."]]]

Hadits Ahmad 19121

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ سُلَيْمَانُ وَأَشُكُّ فِي عِمْرَانَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا عِمْرَانُ هَلْ صُمْتَ مِنْ سُرَرِ هَذَا الشَّهْرِ شَيْئًا قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ فَصُمْ يَوْمَيْنِ مَكَانَهُ وَقَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ سِرَارِ

apakah kamu biasa puasa di awal bulan ini?. 'Imran bin Hushain menjawab; Tidak. Beliau bersabda:
Apabila kamu tak berpuasa, maka berpuasalah dua hari saja (pada bulan tersebut). Demikian juga yg dikatakan Ibnu Abu 'Ady. [HR. Ahmad No.19121].

Hadits Ahmad No.19121 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan padaku Ayahku dari [Yazid], telah mengabarkan pada kami [Sulaiman At Taimi] dari [Abul 'Ala' bin Syikhkhir] dari ['Imran bin Hushain] - [Sulaiman] mengatakan; aku ragu pada 'Imran bin Hushain bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada 'Imran: "Wahai Imran, apakah kamu biasa puasa di awal bulan ini?." 'Imran bin Hushain menjawab; "Tidak." Beliau bersabda: "Apabila kamu tidak berpuasa, maka berpuasalah dua hari saja (pada bulan tersebut)." Demikian juga yang dikatakan [Ibnu Abu 'Ady].]]]

Hadits Ahmad 19122

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا أَبُو نَعَامَةَ الْعَدَوِىُّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ فَقَالَ بُشَيْرٌ فَقُلْتُ إِنَّ مِنْهُ ضَعْفًا وَإِنَّ مِنْهُ عَجْزًا فَقَالَ أُحَدِّثُكَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَجِيئَنِي بِالْمَعَارِيضِ لَا أُحَدِّثُكَ بِحَدِيثٍ مَا عَرَفْتُكَ فَقَالُوا يَا أَبَا نُجَيْدٍ إِنَّهُ طَيِّبُ الْهَوَى وَإِنَّهُ وَإِنَّهُ فَلَمْ يَزَالُوا بِهِ حَتَّى سَكَنَ وَحَدَّثَ

Malu itu semuanya baik. Busyair berkata; Darinya terdapat pahala yg berlipat & darinya pula terdapat kelemahan. Imran berkata; Aku menyampaikan hadits dari Rasulullah sementara kamu datang kepadaku dgn kata-kata hikmah?!, aku tak akan menyampaikan hadits yg aku ketahui kepadamu. Mereka menjawab; Wahai Abu Nujaid, sungguh itu baik, & sungguh ia, sungguh ia.. -mereka terus mengatakan seperti itu hingga Imran menjadi tenang, ia pun kembali menyampaikan hadits. [HR. Ahmad No.19122].

Hadits Ahmad No.19122 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan padaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun], telah mengabarkan kepada kami [Abu Na'amah Al 'Adawi] dari [Humaid bin Hilal] dari [Busyair bin Ka'ab] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malu itu semuanya baik." [Busyair] berkata; "Darinya terdapat pahala yang berlipat dan darinya pula terdapat kelemahan." Imran berkata; "Aku menyampaikan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sementara kamu datang kepadaku dengan kata-kata hikmah?!, aku tidak akan menyampaikan hadits yang aku ketahui kepadamu." Mereka menjawab; "Wahai Abu Nujaid, sungguh itu baik, dan sungguh ia, sungguh ia.. -mereka terus mengatakan seperti itu hingga Imran menjadi tenang, ia pun kembali menyampaikan hadits."]]]

Hadits Ahmad 19123

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ وَعَفَّانُ وَعَبْدُ الصَّمَدِ قَالَا ثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ عَفَّانُ فِي حَدِيثِهِ قَالَ حَدَّثَنِي عِمْرَانُ بْنُ عِصَامٍ الضُّبَعِيُّ وَقَالَ يَزِيدُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ عِصَامٍ الضُّبَعِيِّ عَنْ شَيْخٍ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ { وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ } فَقَالَ هِيَ الصَّلَاةُ مِنْهَا شَفْعٌ وَمِنْهَا وَتْرٌ

shalat, (bilangan raka'atnya) ada yg genap & ada yg ganjil. [HR. Ahmad No.19123].

Hadits Ahmad No.19123 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Yazid], telah mengabarkan pada kami [Hammam] dan [Affan] serta [Abdussamad] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] ia berkata; - ['Affan] berkata dalam haditsnya, telah menceritakan kepada kami ['Imran bin Isham Adl Dluba'i] - dan [Yazid] mengatakan dari [Qatadah] dari ['Imran bin 'Isham Adl Dluba'i] dari seorang [syaikh] dari penduduk Bashrah dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai firman Allah Azza Wa Jalla: 'Wa Syaf'I wal watr.' (Demi yang genap dan ganjil). Beliau bersabda: "Maksudnya adalah shalat, (bilangan raka'atnya) ada yang genap dan ada yang ganjil."]]]

Hadits Ahmad 19124

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا حُسَيْنٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ الْقَاعِدِ فَقَالَ مَنْ صَلَّى قَائِمًا فَهُوَ أَفْضَلُ وَمَنْ صَلَّى قَاعِدًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَائِمِ وَمَنْ صَلَّى نَائِمًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَاعِدِ

Barangsiapa shalat dgn berdiri, maka itu lebih utama & barangsiapa shalat dgn duduk, ia mendapat pahala setengah dari shalat dgn berdiri. Dan barangsiapa shalat dgn berbaring, maka ia mendapat pahala setengah dari shalat dgn duduk. [HR. Ahmad No.19124].

Hadits Ahmad No.19124 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yusuf], telah mengabarkan kepada kami [Husain] dari [Abdullah bin Buraidah] dari ['Imran bin Hushain] bahwa ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang orang yang shalat dengan duduk. Beliau menjawab: "Barangsiapa shalat dengan berdiri, maka itu lebih utama dan barangsiapa shalat dengan duduk, ia mendapat pahala setengah dari shalat dengan berdiri. Dan barangsiapa shalat dengan berbaring, maka ia mendapat pahala setengah dari shalat dengan duduk."]]]

Hadits Ahmad 19125

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا أَرْكَبُ الْأُرْجُوَانَ وَلَا أَلْبَسُ الْمُعَصْفَرَ وَلَا أَلْبَسُ الْقَمِيصَ الْمُكَفَّفَ بِالْحَرِيرِ قَالَ وَأَوْمَأَ الْحَسَنُ إِلَى جَيْبِ قَمِيصِهِ وَقَالَ أَلَا وَطِيبُ الرِّجَالِ رِيحٌ لَا لَوْنَ لَهُ أَلَا وَطِيبُ النِّسَاءِ لَوْنٌ لَا رِيحَ لَهُ

Aku tak akan memakai alas pelana yg di celup dgn warna merah, kain yg dicelup dgn warna kuning & tak akan memakai kain yg bersulam sutera (pada lengannya). Imran berkata, Lalu Hasan berisyarat pada saku bajunya. Imran berkata, beliau lalu bersabda:
Ketahuilah, minyak wangi bagi laki-laki itu beraroma tetapi tak berwarna, sedangkan minyak wangi bagi wanita itu berwarna tetapi tak beraroma. [HR. Ahmad No.19125].

Hadits Ahmad No.19125 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepadaku [Rauh], telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abu 'Arubah] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku tidak akan memakai alas pelana yang di celup dengan warna merah, kain yang dicelup dengan warna kuning dan tidak akan memakai kain yang bersulam sutera (pada lengannya)." Imran berkata, "Lalu Hasan berisyarat pada saku bajunya." Imran berkata, beliau lalu bersabda: "Ketahuilah, minyak wangi bagi laki-laki itu beraroma tetapi tidak berwarna, sedangkan minyak wangi bagi wanita itu berwarna tetapi tidak beraroma."]]]

Hadits Ahmad 19126

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا أَبُو نَعَامَةَ الْعَدَوِىُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا السَّوَّارِ يَذْكُرُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Malu itu semuanya baik. Kemudian ia menyebutkan hadits. [HR. Ahmad No.19126].

Hadits Ahmad No.19126 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami [Rauh], telah menceritakan kepada kami [Abu Na'amah Al 'Adawi] ia berkata; saya mendengar [Abu Siwar] menyebutkan dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malu itu semuanya baik." Kemudian ia menyebutkan hadits.]]]

Hadits Ahmad 19127

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي دَاوُدَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ لَهُ عَلَى رَجُلٍ حَقٌّ فَمَنْ أَخَّرَهُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ صَدَقَةٌ

Barangsiapa haknya terdapat pada orang lain, selama masih diakhirkan (ditunda pengambilannya) maka baginya pahala sedekah setiap hari. [HR. Ahmad No.19127].

Hadits Ahmad No.19127 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Aswad bin 'Amir], telah mengabarkan kepada kami [Abu Bakar] dari [Al 'A'masy] dari [Abu Dawud] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa haknya terdapat pada orang lain, selama masih diakhirkan (ditunda pengambilannya) maka baginya pahala sedekah setiap hari."]]]

Hadits Ahmad 19128

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ هَلْ صُمْتَ مِنْ سُرَرِ شَعْبَانَ شَيْئًا قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ فَصُمْ يَوْمَيْنِ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنِ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَمْ يَقُلْ يَوْمَيْنِ

Apakah kamu biasa berpuasa di awal bulan Sya'ban?. Ia menjawab; Tidak. Beliau bersabda:
Apabila kamu tak berpuasa, maka berpuasalah dua hari (pada bulan tersebut). Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami Rauh, telah menceritakan kepada kami Hammad dari Al Jurairi dari Abul 'A'la dari Mutharrif dari 'Imran bin Hushain dari Nabi dgn lafadz sama, naum ia tak menyebutkan kata, 'dua hari'. [HR. Ahmad No.19128].

Hadits Ahmad No.19128 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Rauh], telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Tsabit] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda padanya atau pada yang lain: "Apakah kamu biasa berpuasa di awal bulan Sya'ban?." Ia menjawab; "Tidak." Beliau bersabda: "Apabila kamu tidak berpuasa, maka berpuasalah dua hari (pada bulan tersebut)." Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Rauh], telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Al Jurairi] dari [Abul 'A'la] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan lafadz sama, naum ia tidak menyebutkan kata, 'dua hari'.]]]

Hadits Ahmad 19129

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا حَمَّادٌ عَن أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ عَنْ حَفْصٍ اللَّيْثِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَنْتَمِ وَلُبْسِ الْحَرِيرِ وَالتَّخَتُّمِ بِالذَّهَبِ

Rasulullah melarang menggunakan hantam, mengenakan sutera & memakai cincin emas. +ket; hantam adl tempat air yg terbuat dari tanah, rambut & darah yg biasanya di gunakan untuk merendam minuman. [HR. Ahmad No.19129].

Hadits Ahmad No.19129 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan padaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Rauh] dan ['Affan] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Abu Tayyah], - ['Affan] mengatakan; telah menceritakan kepada kami [Abu Tayyah] - dari [Hafsh Al Laitsi] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang menggunakan hantam, mengenakan sutera dan memakai cincin emas."]]]

Hadits Ahmad 19130

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ رَجُلًا مِنْ بَنِي لَيْثٍ يَقُولُ أَشْهَدُ عَلَى عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ حَدَّثَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْحَنَاتِمِ وَعَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ وَعَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ

melarang menggunakan wadah hantam, memakai cincin dari emas & mengenakan sutera. +ket; hantam adl tempat air yg terbuat dari tanah, rambut & darah yg biasanya di gunakan untuk merendam minuman. [HR. Ahmad No.19130].

Hadits Ahmad No.19130 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Rauh], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], telah menceritakan kepada kami [Abu Tayyah] ia berkata; aku mendengar [seseorang] dari bani Laits berkata; aku bersaksi atas ['Imran bin Hushain] bahwa dia pernah menyebutkan hadits bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang menggunakan wadah hantam, memakai cincin dari emas dan mengenakan sutera."]]]

Hadits Ahmad 19131

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ يَعْنِي ابْنَ يَسَارٍ قَالَ وَحَدَّثَنَا أَبُو الْعَلَاءِ يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ وَاطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءُ

Aku menengok ke neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adl wanita, lalu aku menengok ke surga, ternyata kebanyakan penghuninya adl orang-orang fakir. [HR. Ahmad No.19131].

Hadits Ahmad No.19131 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud], telah menceritakan kepada kami [Adl Dlahhak yaitu Ibnu Yasar] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abul 'A'la Yazid bin Abdullah] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku menengok ke neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita, lalu aku menengok ke surga, ternyata kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir."]]]

Hadits Ahmad 19132

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ وَعَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ وَكَانَ رَجُلًا مَبْسُورًا قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّلَاةِ وَالرَّجُلُ قَاعِدٌ فَقَالَ مَنْ صَلَّى قَائِمًا فَهُوَ أَفْضَلُ وَمَنْ صَلَّى قَاعِدًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَائِمِ وَمَنْ صَلَّى نَائِمًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَاعِدِ

Barangsiapa shalat dgn berdiri, maka ia lebih utama & barangsiapa shalat dgn duduk, maka pahalanya setengah dari shalat dgn berdiri, & barangsiapa shalat dgn berbaring, pahalanya setengah dari shalat dgn duduk. [HR. Ahmad No.19132].

Hadits Ahmad No.19132 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Abdussamad], telah menceritakan kepada kami [Ayahku], telah menceritakan kepada kami [Husain], dari [Ibnu Buraidah] dan ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits], telah menceritakan kepada kami [Husain Al Mu'allim], telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Buraidah] berkata; telah menceritakan kepadaku ['Imran bin Hushain] ia berkata; seorang laki-laki yang menderita wasir berkata; "Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalatnya seseorang dengan duduk, beliau bersabda: "Barangsiapa shalat dengan berdiri, maka ia lebih utama dan barangsiapa shalat dengan duduk, maka pahalanya setengah dari shalat dengan berdiri, dan barangsiapa shalat dengan berbaring, pahalanya setengah dari shalat dengan duduk."]]]

Hadits Ahmad 19133

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَاجِبُ بْنُ عُمَرَ أَبُو خُشَيْنَةَ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْأَعْرَجِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ قَالَ مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ هُمْ الَّذِينَ لَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَكْتَوُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Tujuh puluh ribu dari ummatku akan masuk surga tanpa hisab & azab, mereka adl orang-orang yg tak berobat dgn kay, tak meruqyah, tak bertathayyur & hanya kepada Rabbnya mereka bertawakal. +ket; kay adl terapi dgn menempelkan besi panas pada daerah yg sakit. @Tathayyur adl merasa sial dgn suatu kejadian hingga pelakunya tak jadi beramal. [HR. Ahmad No.19133].

Hadits Ahmad No.19133 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Abdussamad], telah menceritakan kepada kami [Hajib bin Umar Abu Khusyainah Ats Tsaqafi], telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Al A'raj], telah menceritakan kepada kami ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tujuh puluh ribu dari ummatku akan masuk surga tanpa hisab dan azab, mereka adalah orang-orang yang tidak berobat dengan kay, tidak meruqyah, tidak bertathayyur dan hanya kepada Rabbnya mereka bertawakal."]]]

Hadits Ahmad 19134

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَوْ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ

Tidak ada nadzar dalam keadaan marah & kafaratnya adl kafarat sumpah. [HR. Ahmad No.19134].

Hadits Ahmad No.19134 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Abdulah bin Al Walid], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Muhammad bin Zubair] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada nadzar dalam keadaan marah dan kafaratnya adalah kafarat sumpah."]]]

Hadits Ahmad 19135

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفَ بْنَ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَقَلَّ سَاكِنِي أَهْلِ الْجَنَّةِ النِّسَاءُ

Sesungguhnya wanita adl penghuni surga yg paling sedikit. [HR. Ahmad No.19135].

Hadits Ahmad No.19135 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan padaku [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], telah menceritakan kepada kami [Abu At Tayyah] ia berkata; Aku mendengar [Mutharrif bin Syikhkhir] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya wanita adalah penghuni surga yang paling sedikit."]]]

Hadits Ahmad 19136

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ وَلَا شِغَارَ فِي الْإِسْلَامِ وَمَنْ انْتَهَبَ نُهْبَةً فَلَيْسَ مِنَّا

Tidak ada jalab, janab & tak ada nikah syighar dalam Islam, barangsiapa merampok (marampas) harta orang lain, maka ia bukan dari golongan kami. +ket; Jalab & Janab bisa terjadi dalam perlombaan atau zakat. Jalab dalam zakat maknanya, seorang amil zakat duduk ditempat tertentu, lalu ia mengutus seorang bayaran untuk mengambili zakat dari penduduk. Janab dalam zakat maknanya, orang yg mau ditarik zakat mengungsikan hartanya dgn niyat agar tak teraudit, sehingga zakat tak terkena zakat. Jalab dalam perlombaan maknanya seseorang mengajak orang lain mengikuti kudanya dgn niat agar ia menghardiknya, membentaknya supaya kuda berlari cepat. Janab dalam perlombaan maknanya mengikutsertakan kuda lain di samping kuda yg digunakan untuk lomba kemudian apabila telah lelah maka ia berpindah kepada kuda yg diikutsertakan itu. Sedangkan nikah shighar adl seorang wali saling menikahkan wanita secara silang tanpa ada mahar. [HR. Ahmad No.19136].

Hadits Ahmad No.19136 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah], telah mengabarkan pada kami [Humaid] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada jalab, janab dan tidak ada nikah syighar dalam Islam, barangsiapa merampok (marampas) harta orang lain, maka ia bukan dari golongan kami."]]]

Hadits Ahmad 19137

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ وَسَعِيدٌ الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ هَلْ صُمْتَ مِنْ سُرَرِ شَعْبَانَ شَيْئًا قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ رَمَضَانَ فَصُمْ يَوْمَيْنِ قَالَ الْجُرَيْرِيُّ صُمْ يَوْمًا

Apakah kamu biasa berpuasa di awal bulan Sya'ban?. Ia menjawab; Tidak. Beliau bersabda:
Apabila kamu tak berpuasa dari (setelah) bulan Ramadlan maka berpuasalah dua hari (di bulan tersebut). Al Jurairi berkata; Puasalah sehari. [HR. Ahmad No.19137].

Hadits Ahmad No.19137 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah mengabarkan pada kami [Tsabit] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dan - [Sa'id Al Jurairi] dari [Abul Al A'la`] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] - bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada seseorang: "Apakah kamu biasa berpuasa di awal bulan Sya'ban?." Ia menjawab; "Tidak." Beliau bersabda: "Apabila kamu tidak berpuasa dari (setelah) bulan Ramadlan maka berpuasalah dua hari (di bulan tersebut)." [Al Jurairi] berkata; "Puasalah sehari."]]]

Hadits Ahmad 19138

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْكَيِّ فَاكْتَوَيْنَا فَلَمْ يُفْلِحْنَ وَلَمْ يُنْجِحْنَ

melarang kami terapi dgn kay, namun kami tetap berobat dgn kay, ternyata kami tak pernah beruntung & tak pernah berhasil (tidak sembuh). +ket; key adl terapi dgn menempelkan besi panas pada daerah yg sakit. [HR. Ahmad No.19138].

Hadits Ahmad No.19138 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang kami terapi dengan kay, namun kami tetap berobat dengan kay, ternyata kami tidak pernah beruntung dan tidak pernah berhasil (tidak sembuh)."]]]

Hadits Ahmad 19139

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى وَعَفَّانُ قَالَا أَنْبَأَنَا أَبُو هِلَالٍ قَالَ عَفَّانُ أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ وَقَالَ حَسَنٌ عَنْ قَتَادَةَ عَن أَبِي حَسَّانَ الْأَعْرَجِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنَا عَامَّةَ لَيْلِهِ عَنْ بَنِى إِسْرَائِيلَ لَا يَقُومُ إِلَّا لِعُظْمِ صَلَاةٍ

Kebanyakan malamnya, Rasulullah menceritakan kepada kami tentang bani Israil, beliau tak beranjak kecuali karena keagungan shalat. [HR. Ahmad No.19139].

Hadits Ahmad No.19139 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] dan ['Affan], keduanya berkata; telah memberitakan kepada kami [Abu Hilal], - ['Affan] mengatakan; telah mengabarkan kepada kami [Qatadah], sementara [Al Hasan] mengatakan; dari [Qatadah] - dari [Abu Hassan Al A'raj] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Kebanyakan malamnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan kepada kami tentang bani Israil, beliau tidak beranjak kecuali karena keagungan shalat."]]]

Hadits Ahmad 19140

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي سَفَرٍ فَنَامَ عَنْ الصُّبْحِ حَتَّى طَلَعَتْ الشَّمْسُ فَاسْتَيْقَظَ فَأَمَرَ فَأُذِّنَ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ انْتَظَرَ حَتَّى اسْتَقَلَّتْ ثُمَّ أَمَرَ فَقَامَ فَصَلَّى

menyuruh untuk mengumandangkan adzan, beliau shalat dua raka'at sambil menunggu sejenak, kemudian beliau mendirikan shalat. [HR. Ahmad No.19140].

Hadits Ahmad No.19140 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab bin 'Atha`], telah mengabarkan pada kami [Yunus] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah dalam perjalanan, lalu beliau ketiduran dari (shalat) subuh sedang matahari telah bersinar. Ketika beliau bangun, beliau menyuruh untuk mengumandangkan adzan, beliau shalat dua raka'at sambil menunggu sejenak, kemudian beliau mendirikan shalat."]]]

Hadits Ahmad 19141

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَوْ غَيْرِهِ أَنَّ حُصَيْنًا أَوْ حَصِينًا أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ لَعَبْدُ الْمُطَّلِبِ كَانَ خَيْرًا لِقَوْمِهِ مِنْكَ كَانَ يُطْعِمُهُمْ الْكَبِدَ وَالسَّنَامَ وَأَنْتَ تَنْحَرُهُمْ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ فَقَالَ لَهُ مَا تَأْمُرُنِي أَنْ أَقُولَ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ قِنِي شَرَّ نَفْسِي وَاعْزِمْ لِي عَلَى أَرْشَدِ أَمْرِي قَالَ فَانْطَلَقَ فَأَسْلَمَ الرَّجُلُ ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ إِنِّي أَتَيْتُكَ فَقُلْتَ لِي قُلْ اللَّهُمَّ قِنِي شَرَّ نَفْسِي وَاعْزِمْ لِي عَلَى أَرْشَدِ أَمْرِي فَمَا أَقُولُ الْآنَ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَخْطَأْتُ وَمَا عَمَدْتُ وَمَا عَلِمْتُ وَمَا جَهِلْتُ

bersabda sebagaimana yg di kehendaki Allah. Laki-laki itu berkata lagi; Lalu apa yg anda suruh untuk aku katakan?. Beliau bersabda:
Katakanlah: Allahumma Qinii syarra nafsi wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku & tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku). 'Imran bin Hushain berkata; Lalu laki-laki itu itu pergi & masuk Islam, kemudian datang lagi sambil berkata; Aku datang kepadamu lalu engkau menyuruhku untuk membaca; Allahumma Qinii syarra nafsii wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku & tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku), lantas apa yg aku katakan sekarang?. Beliau bersabda:
Katakanlah; Allahummaghfirlii maa asrartu wamaa 'a'lantu wamaa akhtha'tu wamaa 'amadtu wamaa 'alimtu wamaa jahiltu (Ya Allah, ampunilah daku dari dosa yg tersembunyi & yg nampak, yg lalai maupun yg disengaja, yg aku tahu maupun tidak). [HR. Ahmad No.19141].

Hadits Ahmad No.19141 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan], telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Manshur] dari [Rabi'i bin Hirasy] dari ['Imran bin Hushain] atau yang lain bahwa seseorang bernama Hushain atau Hashin datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sambil berkata; "Wahai Muhammad, sungguh Abdul Muthallib adalah orang terbaik bagi kaumnya daripada kamu. Ia memberi makan kaumnya dengan hati dan punuk unta, sementara kamu menyembelih mereka." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda sebagaimana yang di kehendaki Allah. Laki-laki itu berkata lagi; "Lalu apa yang anda suruh untuk aku katakan?." Beliau bersabda: "Katakanlah: Allahumma Qinii syarra nafsi wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku dan tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku)." 'Imran bin Hushain berkata; "Lalu laki-laki itu itu pergi dan masuk Islam, kemudian datang lagi sambil berkata; "Aku datang kepadamu lalu engkau menyuruhku untuk membaca; Allahumma Qinii syarra nafsii wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku dan tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku), lantas apa yang aku katakan sekarang?." Beliau bersabda: "Katakanlah; Allahummaghfirlii maa asrartu wamaa 'a'lantu wamaa akhtha'tu wamaa 'amadtu wamaa 'alimtu wamaa jahiltu (Ya Allah, ampunilah daku dari dosa yang tersembunyi dan yang nampak, yang lalai maupun yang disengaja, yang aku tahu maupun tidak)."]]]

Hadits Ahmad 19142

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ جُدْعَانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ أَكَلَ الطَّعَامَ وَمَشَى فِي الْأَسْوَاقِ يَعْنِي الدَّجَّالَ

Sesungguhnya Dajjal juga memakan makanan & berjalan dipasar-pasar. [HR. Ahmad No.19142].

Hadits Ahmad No.19142 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Abdullah], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Jud'an] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Dajjal juga memakan makanan dan berjalan dipasar-pasar."]]]

Hadits Ahmad 19143

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِدْرِيسَ يَعْنِي الشَّافِعِيَّ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدِ بْنِ جُدْعَانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ أَنْشُدُ اللَّهَ رَجُلًا سَمِعَ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْجَدِّ شَيْئًا فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ شَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطَاهُ الثُّلُثَ قَالَ مَعَ مَنْ قَالَ لَا أَدْرِي قَالَ لَا دَرَيْتَ

memberikan sepertiga. Umar berkata; Bersama siapa?
Dia menjawab; Aku tak tahu. Umar berkata; Berarti kamu tak tahu. [HR. Ahmad No.19143].

Hadits Ahmad No.19143 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Idris yaitu Asy Syafi'i], telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Ali bin Zaid bin Jud'an] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Umar bin Khattab berkata; "Aku bersumpah atas nama Allah siapakah seseorang yang pernah mendengar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang (bagian) seorang kakek, tiba-tiba seorang laki-laki berdiri sambil berkata; "Aku telah menyaksikan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan sepertiga. Umar berkata; "Bersama siapa? Dia menjawab; "Aku tidak tahu." Umar berkata; "Berarti kamu tidak tahu."]]]

Hadits Ahmad 19144

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى وَسُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا غَيْلَانُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ صَلَّيْتُ صَلَاةً خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَا وَعِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ فَكَانَ إِذَا سَجَدَ كَبَّرَ وَإِذَا رَفَعَ كَبَّرَ وَإِذَا نَهَضَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ كَبَّرَ فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ أَخَذَ بِيَدِي عِمْرَانُ فَقَالَ لَقَدْ ذَكَّرَنِي هَذَا قَبَلُ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ لَقَدْ صَلَّى بِنَا هَذَا صَلَاةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

bertakbir ketika hendak sujud, bangun dari sujud & bangkit dari dua rak'at. Seusai shalat 'Imran memegang tanganku sambil berkata; Sungguh ini mengingatkan aku dgn shalat Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam. Atau berkata; Sungguh shalat ini sama sebagaimana kami shalat di belakang Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam. [HR. Ahmad No.19144].

Hadits Ahmad No.19144 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] dan [Sulaiman bin Harb], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid], telah menceritakan kepada kami [Ghailan bin Jariir] dari [Mutharrif] ia berkata; Aku dan 'Imran bin Hushain pernah shalat di belakang Ali bin Abu Thalib, Ali bertakbir ketika hendak sujud, bangun dari sujud dan bangkit dari dua rak'at. Seusai shalat ['Imran] memegang tanganku sambil berkata; "Sungguh ini mengingatkan aku dengan shalat Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam." Atau berkata; "Sungguh shalat ini sama sebagaimana kami shalat di belakang Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 19145

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا مَنْصُورٌ وَحُمَيْدٌ وَيُونُسُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُنَا فَيَأْمُرُنَا بِالصَّدَقَةِ وَيَنْهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ

memerintahkan kami bersedekah & melarang memutilasi. [HR. Ahmad No.19145].

Hadits Ahmad No.19145 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Suraih bin Nu'man], telah menceritakan kepada kami [Husyaim], telah mengabarkan pada kami [Manshur] dan [Humaid] dan [Yunus] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; "Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam berkhutbah di hadapan kami, beliau selalu memerintahkan kami bersedekah dan melarang memutilasi."]]]

Hadits Ahmad 19146

حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ خَيْثَمَةَ لَيْسَ فِيهِ عَنْ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ قَالَ مَرَّ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ بِرَجُلٍ يَقُصُّ فَقَالَ عِمْرَانُ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ وَسَلُوا اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَجِيءَ قَوْمٌ يَسْأَلُونَ النَّاسَ بِهِ

Bacalah Al Qur'an & mintalah kepada Allah Tabaraka Wata'ala sebelum datang sekelompok kaum yg meminta minta kepada manusia. [HR. Ahmad No.19146].

Hadits Ahmad No.19146 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'ammal], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al 'A'masy] dari [Haitsamah], -tidak ada di dalamnya riwayat dari Al Hasan Al Bashri- ia berkata; 'Imran bin Hushain pernah melewati seseorang yang tengah berkisah, lalu ['Imran] berkata; "Inna Lillahi Wa inna Ilaihi Raaji'uun, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bacalah Al Qur'an dan mintalah kepada Allah Tabaraka Wata'ala sebelum datang sekelompok kaum yang meminta minta kepada manusia."]]]

Hadits Ahmad 19147

حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ نَزَلَ الْقُرْآنُ وَسَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السُّنَنَ ثُمَّ قَالَ اتَّبِعُونَا فَوَاللَّهِ إِنْ لَمْ تَفْعَلُوا تَضِلُّوا

Ikutilah kami! Demi Allah kalau kalian tak mengikuti kami, kalian pasti tersesat. [HR. Ahmad No.19147].

Hadits Ahmad No.19147 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mu'ammal], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ali bin Zaid] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain] ia berkata; "Alqur'an telah diturunkan dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menentukan sunah, kemudian beliau bersabda: "Ikutilah kami! Demi Allah kalau kalian tidak mengikuti kami, kalian pasti tersesat."]]]

Hadits Ahmad 19148

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْعَدَوِيِّ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ فِي رَهْطٍ مِنْ بَنِي عَدِيٍّ فِينَا بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ فَحَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ أَوْ إِنَّ الْحَيَاءَ خَيْرٌ كُلُّهُ فَقَالَ بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ إِنَّا لَنَجِدُ فِي بَعْضِ الْكُتُبِ أَوْ قَالَ الْحِكْمَةِ أَنَّ مِنْهُ سَكِينَةً وَوَقَارًا لَلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَمِنْهُ ضَعْفًا فَأَعَادَ عِمْرَانُ الْحَدِيثَ وَأَعَادَ بُشَيْرٌ مَقَالَتَهُ حَتَّى ذَكَر ذَاكَ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا فَغَضِبَ عِمْرَانُ حَتَّى احْمَرَّتْ عَيْنَاهُ وَقَالَ أُحَدِّثُكَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَعْرِضُ فِيهِ لِحَدِيثِ الْكُتُبِ قَالَ فَقُلْنَا يَا أَبَا نُجَيْدٍ إِنَّهُ لَا بَأْسَ بِهِ وَإِنَّهُ مِنَّا فَمَا زِلْنَا حَتَّى سَكَنَ

Malu itu semuanya baik. Atau mengatakan; Sesungguhnya malu itu semuanya baik. Lalu Busyair bin Ka'ab berkata; Sungguh kami juga mendapatkan di sebagian kitab, -atau ia berkata- dalam 'Al Hikmah' bahwa dari sifat malu tersebut terdapat ketenangan & ketentraman dari Allah Azza Wa Jalla serta pahala yg berlipat. 'Imran pun mengulang hadits tersebut, & Busyair juga mengulangi ucapan dari kitabnya hingga kejadian itu terulang dua atau tiga kali. Maka 'Imran marah hingga matanya memerah sambil berkata; Aku menyampaikan hadits dari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam, sementara kamu menyisipinya dgn perkataan dari Al Kitab!. Kami pun berkata; Wahai Abu Nujaid, sungguh itu tak mengapa, & sesungguhnya itu dari kami, kami pun terus seperti itu hingga suasana kembali tenang. [HR. Ahmad No.19148].

Hadits Ahmad No.19148 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin 'Isa], telah menceritakan kepada kami [Hammad yaitu Ibnu Zaid] dari [Ishaq bin Suwaid] dari [Abu Qatadah Al 'Adawi] ia berkata; Aku datang menemui 'Imran bin Hushain di sekumpulan bani 'Ady sementara ditengah-tengah kami terdapat Busyair bin Ka'ab, lalu ['Imran bin Hushain] berkata; Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malu itu semuanya baik." Atau mengatakan; "Sesungguhnya malu itu semuanya baik." Lalu Busyair bin Ka'ab berkata; "Sungguh kami juga mendapatkan di sebagian kitab, -atau ia berkata- dalam 'Al Hikmah' bahwa dari sifat malu tersebut terdapat ketenangan dan ketentraman dari Allah Azza Wa Jalla serta pahala yang berlipat." 'Imran pun mengulang hadits tersebut, dan Busyair juga mengulangi ucapan dari kitabnya hingga kejadian itu terulang dua atau tiga kali. Maka 'Imran marah hingga matanya memerah sambil berkata; "Aku menyampaikan hadits dari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam, sementara kamu menyisipinya dengan perkataan dari Al Kitab!." Kami pun berkata; "Wahai Abu Nujaid, sungguh itu tidak mengapa, dan sesungguhnya itu dari kami, kami pun terus seperti itu hingga suasana kembali tenang."]]]

Hadits Ahmad 19149

حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ أَخْبَرَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ وَيْحَكَ مَا هَذِهِ قَالَ مِنْ الْوَاهِنَةِ قَالَ أَمَا إِنَّهَا لَا تَزِيدُكَ إِلَّا وَهْنًا انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِيَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَدًا

Ketahuilah sesungguhnya benda ini tak akan menambahmu melainkan kesengsaraan, lepaskanlah ia darimu! Sebab kalau kamu mati & benda itu masih melekat padamu, maka kamu tak akan beruntung selamanya. +ket; wahinah adl penyakit yg berada di lengan, lalu ia meletakkan sesuatu (jimat) di lengan yg di gunakan untuk tolak balak. [HR. Ahmad No.19149].

Hadits Ahmad No.19149 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Walid], telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat lengan seorang lelaki yang memakai gelang -menurut pendapatku ia mengatakan; (gelang) dari kuningan- Lalu beliau bersabda: "Celakalah kamu, apa maksud dari gelang ini?" Orang tersbut menjawab; "Ini untuk mengobati penyakit wahinah! Beliau bersabda: "Ketahuilah sesungguhnya benda ini tidak akan menambahmu melainkan kesengsaraan, lepaskanlah ia darimu! Sebab kalau kamu mati dan benda itu masih melekat padamu, maka kamu tidak akan beruntung selamanya."]]]

Hadits Ahmad 19150

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَطَاءٍ الْخُرَاسَانِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَيُّوبَ وَهِشَامٍ وَحَبِيبٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحُمَيْدٍ وَيُونُسَ وَقَتَادَةَ وَسِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ سِتَّةَ مَمْلُوكِينَ لَهُ عِنْدَ مَوْتِهِ لَيْسَ لَهُ مَالٌ غَيْرَهُمْ فَأَقْرَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُمْ فَرَدَّ أَرْبَعَةً فِي الرِّقِّ وَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ

seorang laki-laki hendak membebaskan enam orang budak menjelang kematiannya, sementara dirinya tak memiliki harta peninggalan selain budak-budak tersebut. Maka Rasulullah mengundi diantara mereka, beliau membiarkan empat orang menjadi budak & membebaskan dua orang. [HR. Ahmad No.19150].

Hadits Ahmad No.19150 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Atha' Al Khurasani] dari [Sa'id bin Musayyib] dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam. Demikian juga dari jalur [Ayyub] dan [Hisyam] serta [Habib] dari [Muhammad bin Sirin] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam. Dan juga diriwayatkan dari [Humaid] dan [Yunus] dan [Qatadah] dan [Simak bin Harb] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam bahwa seorang laki-laki hendak membebaskan enam orang budak menjelang kematiannya, sementara dirinya tidak memiliki harta peninggalan selain budak-budak tersebut. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengundi diantara mereka, beliau membiarkan empat orang menjadi budak dan membebaskan dua orang."]]]

Hadits Ahmad 19151

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي الْمَلِيحِ الْهُذَلِيُّ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ الْحَيِّ أَنَّ يَعْلَي بْنَ سُهَيْلٍ مَرَّ بِعِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ فَقَالَ لَهُ يَا يَعْلَي أَلَمْ أُنَبَّأْ أَنَّكَ بِعْتَ دَارَكَ بِمِائَةِ أَلْفٍ قَالَ بَلَى قَدْ بِعْتُهَا بِمِائَةِ أَلْفٍ قَالَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ بَاعَ عُقْدَةَ مَالٍ سَلَّطَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهَا تَالِفًا يُتْلِفُهَا

Barangsiapa menjual modal dasar hartanya, maka Allah Azza wa Jalla akan mendatangkan orang yg akan memusnahkannya. [HR. Ahmad No.19151].

Hadits Ahmad No.19151 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad], telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Malih Al Hudzali], telah menceritakan kepadaku [seorang laki-laki] dari penduduk kampong, bahwa Ya'la bin Suhail pernah lewat didepan [Imran bin Hushain], lalu Imran berkata; "Wahai Ya'la, benarkah kamu telah menjual rumahmu dengan harga seratus ribu? Dia menjawab: "Benar, aku telah menjualnya seratus ribu." Lalu Imran berkata; "Sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menjual modal dasar hartanya, maka Allah Azza wa Jalla akan mendatangkan orang yang akan memusnahkannya."]]]

Hadits Ahmad 19152

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ انْتَهَبَ نُهْبَةً فَلَيْسَ مِنَّا

Barangsiapa merampas harta orang lain, maka bukan dari golongan kami. [HR. Ahmad No.19152].

Hadits Ahmad No.19152 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa merampas harta orang lain, maka bukan dari golongan kami."]]]

Hadits Ahmad 19153

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ عَفَّانُ أَخْبَرَنَا أَبُو التَّيَّاحِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْكَيِّ فَاكْتَوَيْنَا فَمَا أَفْلَحْنَ وَلَا أَنْجَحْنَ وَقَالَ عَفَّانُ فَلَمْ يُفْلِحْنَ وَلَمْ يُنْجِحْنَ

melarang kami berobat dgn kay, namun kami tetap melakukannya akan tetapi kami tak pernah berhasil & tak pernah beruntung. 'Affan mengatakan (dengan redaksi); falam yuflihna walam yunjihna (kami tak pernah beruntung & tak pernah berhasil). [HR. Ahmad No.19153].

Hadits Ahmad No.19153 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad] dan [Affan], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah menceritakan kepada kami [Abu Tayyah]. - ['Affan] mengatakan; telah mengabarkan pada kami [Abu Tayyah] - dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang kami berobat dengan kay, namun kami tetap melakukannya akan tetapi kami tidak pernah berhasil dan tidak pernah beruntung." ['Affan] mengatakan (dengan redaksi); "falam yuflihna walam yunjihna (kami tidak pernah beruntung dan tidak pernah berhasil)."]]]

Hadits Ahmad 19154

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَرْبٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى أَنَّ أَبَا قِلَابَةَ حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا الْمُهَلَّبِ حَدَّثَهُ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخَاكُمْ النَّجَاشِيَّ تُوُفِّيَ فَصَلُّوا عَلَيْهِ قَالَ فَصَفَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَفَفْنَا خَلْفَهُ فَصَلَّى عَلَيْهِ وَمَا نَحْسِبُ الْجِنَازَةَ إِلَّا مَوْضُوعَةً بَيْنَ يَدَيْهِ

Sesungguhnya saudara kalian yaitu Najasyi telah meninggal, maka shalatlah untuknya!, Imran mengatakan; maka Rasulullah berdiri, kami pun bershaf dibelakangnya, hingga kami mengira seakan-akan jenazah berada di depan beliau. [HR. Ahmad No.19154].

Hadits Ahmad No.19154 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad], telah menceritakan kepada kami [Harb], telah menceritakan kepada kami [Yahya] bahwa [Abu Qilabah] menceritakan kepadanya bahwa [Abu Muhallab] telah menceritakan kepadanya bahwa ['Imran bin Hushain] telah menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya saudara kalian yaitu Najasyi telah meninggal, maka shalatlah untuknya!, " Imran mengatakan; maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri, kami pun bershaf dibelakangnya, hingga kami mengira seakan-akan jenazah berada di depan beliau.]]]

Hadits Ahmad 19155

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا مَهْدِيٌّ حَدَّثَنَا غَيْلَانُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَهُ أَوْ سَأَلَ رَجُلًا وَهُوَ شَاهِدٌ هَلْ صُمْتَ مِنْ سُرَرِ هَذَا الشَّهْرِ شَيْئًا قَالَ لَا قَالَ فَإِذَا أَفْطَرْتَ فَصُمْ يَوْمَيْنِ

Apakah engkau berpuasa wi awal bulan ini?. Ia berkata; Tidak. Beliau bersabda:
Bila engkau tak berpuasa, maka berpuasalah dua hari. [HR. Ahmad No.19155].

Hadits Ahmad No.19155 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad], telah menceritakan kepada kami [Mahdi], telah menceritakan kepada kami [Ghailan] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda padanya atau kepada orang lain, sedang ia menyaksikannya: "Apakah engkau berpuasa wi awal bulan ini?." Ia berkata; "Tidak." Beliau bersabda: "Bila engkau tidak berpuasa, maka berpuasalah dua hari."]]]

Hadits Ahmad 19156

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ رَجَمَ

bahwa Rasulullah telah memberlakukan hukum rajam. [HR. Ahmad No.19156].

Hadits Ahmad No.19156 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Al Hasan], dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memberlakukan hukum rajam."]]]

Hadits Ahmad 19157

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ حُمَيْدَ بْنَ هِلَالٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ

Malu itu baik semuanya. [HR. Ahmad No.19157].

Hadits Ahmad No.19157 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir], telah menceritakan kepada kami [Ayahku] ia berkata; Aku mendengar [Humaid bin Hilal] menceritakan dari [Abu Qatadah] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malu itu baik semuanya."]]]

Hadits Ahmad 19158

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ عِنْدَ مَوْتِهِ سِتَّةَ رَجْلَةٍ لَهُ فَجَاءَ وَرَثَتُهُ مِنْ الْأَعْرَابِ فَأَخْبَرُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَا صَنَعَ قَالَ أَوَفَعَلَ ذَلِكَ قَالَ لَوْ عَلِمْنَا إِنْ شَاءَ اللَّهُ مَا صَلَّيْنَا عَلَيْهِ قَالَ فَأَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ مِنْهُمْ اثْنَيْنِ وَرَدَّ أَرْبَعَةً فِي الرِّقِّ

seseorang telah memerdekakan enam budaknya sebelum wafatnya, lalu ahli warisnya dari arab badui datang, lalu mereka memberitahukan kepada Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam mengenai sesuatu yg telah ia lakukan, lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda:
Kalaulah kami tahu, insya Allah kami tak akan menshalatkan jenazahnya. 'Imran berkata; Lalu beliau mengundi budak-budak tersebut, beliau membebaskan yg dua & menetapkan yg empat menjadi budak. [HR. Ahmad No.19158].

Hadits Ahmad No.19158 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hammad], telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Simak bin Harb] dari [Al Hasan Al Bashri] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seseorang telah memerdekakan enam budaknya sebelum wafatnya, lalu ahli warisnya dari arab badui datang, lalu mereka memberitahukan kepada Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam mengenai sesuatu yang telah ia lakukan, lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalaulah kami tahu, insya Allah kami tidak akan menshalatkan jenazahnya." 'Imran berkata; "Lalu beliau mengundi budak-budak tersebut, beliau membebaskan yang dua dan menetapkan yang empat menjadi budak."]]]

Hadits Ahmad 19159

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ وَأَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ يَعْنِي ابْنَ مِغْوَلٍ عَنْ حُصَيْنٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا رُقْيَةَ إِلَّا مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ

Tidak ada ruqyah kecuali karean penyakit 'ain & demam. +ket; 'ain adl penyakit yg di sebabkan oleh pandangan mata yg dengki. [HR. Ahmad No.19159].

Hadits Ahmad No.19159 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin 'Umar], telah mengabarkan pada kami [Malik] dan [Abu Nu'aim], telah menceritakan kepada kami [Malik yaitu Ibnu Mighwal] dari [Hushain] dari [Asy Sya'bi] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada ruqyah kecuali karean penyakit 'ain dan demam."]]]

Musnad Penduduk Bashrah