Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Musnad Muhammad Thalhah Bin Ubaidillah Radliyallahu Taala Anhu

Hadits Ahmad 1309

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا نَافِعُ بْنُ عُمَرَ وَعَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ وَرْدٍ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ قَالَ طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ نِعْمَ أَهْلُ الْبَيْتِ عَبْدُ اللَّهِ وَأَبُو عَبْدِ اللَّهِ وَأُمُّ عَبْدِ اللَّهِ

Sebaik-baik Ahlul Bait adl Abdullah, Abu Abdullah & Ummu Abdullah. [HR. Ahmad No.1309].

Hadits Ahmad No.1309 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Nafi' bin 'Amru] dan [Abdul Jabbar bin Al Ward] dari [Ibnu Abu Mulaikah] berkata; [Thalhah bin Ubaidullah radliallahu 'anhu] berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik Ahlul Bait adalah Abdullah, Abu Abdullah dan Ummu Abdullah."]]]

Hadits Ahmad 1310

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا نَافِعُ بْنُ عُمَرَ وَعَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْوَرْدِ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ قَالَ طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ لَا أُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا إِلَّا أَنِّي سَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مِنْ صَالِحِي قُرَيْشٍ قَالَ وَزَادَ عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ وَرْدٍ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ طَلْحَةَ قَالَ نِعْمَ أَهْلُ الْبَيْتِ عَبْدُ اللَّهِ وَأَبُو عَبْدِ اللَّهِ وَأُمُّ عَبْدِ اللَّهِ

Sesungguhnya 'Amru bin Al 'Ash termasuk orang yg shalih dari kalangan Quraisy Abdul Jabbar bin Al Ward menambahkan, dari Ibnu Abu Mulaikah dari Thalhah berkata; Sebaik-baik Ahlul Bait adl Abdullah, Abu Abdullah & Ummu Abdullah. [HR. Ahmad No.1310].

Hadits Ahmad No.1310 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] telah menceritakan kepada kami [Nafi' bin 'Amru] dan [Abdul Jabbar bin Al Ward] dari [Ibnu Abu Mulaikah] berkata; [Thalhah bin Ubaidullah] berkata; saya tidak akan menyampaikan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kecuali saya mendengar beliau bersabda: "Sesungguhnya 'Amru bin Al 'Ash radliallahu 'anhu termasuk orang yang shalih dari kalangan Quraisy" [Abdul Jabbar bin Al Ward] menambahkan, dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Thalhah] berkata; "Sebaik-baik Ahlul Bait adalah Abdullah, Abu Abdullah dan Ummu Abdullah."]]]

Hadits Ahmad 1311

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ قَالَ كُنَّا مَعَ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَنَحْنُ حُرُمٌ فَأُهْدِيَ لَهُ طَيْرٌ وَطَلْحَةُ رَاقِدٌ فَمِنَّا مَنْ أَكَلَ وَمِنَّا مَنْ تَوَرَّعَ فَلَمْ يَأْكُلْ فَلَمَّا اسْتَيْقَظَ طَلْحَةُ وَفَّقَ مَنْ أَكَلَهُ وَقَالَ أَكَلْنَاهُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Kami pernah memakannya bersama Rasulullah . [HR. Ahmad No.1311].

Hadits Ahmad No.1311 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bakar] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Mu'adz bin Abdurrahman bin Utsman At Taimi] dari [bapaknya, Abdurrahman bin Utsman] berkata; kami bersama [Thalhah bin Ubaidullah] radliallahu 'anhu dalam keadaan berihram, kemudian dihadiahkan kepadanya daging burung. Saat itu dia sedang tidur. Maka di antara kami ada yang memakan dan ada yang menolak memakannya. Ketika Thalhah terjaga, dia sepakat dengan orang-orang yang memakannya dan berkata; "Kami pernah memakannya bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 1312

حَدَّثَنَا أَسْبَاطٌ حَدَّثَنَا مُطَرِّفٌ عَنْ عَامِرٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَى عُمَرُ طَلْحَةَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ ثَقِيلًا فَقَالَ مَا لَكَ يَا أَبَا فُلَانٍ لَعَلَّكَ سَاءَتْكَ إِمْرَةُ ابْنِ عَمِّكَ يَا أَبَا فُلَانٍ قَالَ لَا إِلَّا أَنِّي سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثًا مَا مَنَعَنِي أَنْ أَسْأَلَهُ عَنْهُ إِلَّا الْقُدْرَةُ عَلَيْهِ حَتَّى مَاتَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَا يَقُولُهَا عَبْدٌ عِنْدَ مَوْتِهِ إِلَّا أَشْرَقَ لَهَا لَوْنُهُ وَنَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَتَهُ قَالَ فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنِّي لَأَعْلَمُ مَا هِيَ قَالَ وَمَا هِيَ قَالَ تَعْلَمُ كَلِمَةً أَعْظَمَ مِنْ كَلِمَةٍ أَمَرَ بِهَا عَمَّهُ عِنْدَ الْمَوْتِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ طَلْحَةُ صَدَقْتَ هِيَ وَاللَّهِ هِيَ

(tidak ada Ilah yg berhak disembah selain Allah). Thalhah berkata; Benar kamu, itu yg dimaksud. Demi Allah itu dia. [HR. Ahmad No.1312].

Hadits Ahmad No.1312 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Asbath] telah menceritakan kepada kami [Mutharrif] dari ['Amir] dari [Yahya bin Thalhah] dari [bapaknya] berkata; Umar melihat Thalhah bin Ubaidullah merasa risau dan murung, maka dia bertanya; "ada apa denganmu Wahai Abu fulan! sepertinya kepemimpinan anak pamanmu tidak menyenangkanmu Wahai Abu Fulan." Dia menjawab; "Tidak, tapi aku mendengar sebuah hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tidak ada yang menghalangiku untuk menanyakannya kecuali taqdir sehingga beliau meninggal, aku mendengar beliau bersabda: "Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang tidaklah dibaca oleh seorang hamba ketika menjelang ajalnya kecuali dia akan memancarkan warna yang cerah dan Allah akan menghilangkan kesusahan darinya." Umar radliallahu 'anhu berkata; "Aku tahu kalimat itu." Thalhah bertanya; "Apa itu?" Umar menjawab; "Kamu tahu sebuah kalimat yang lebih agung dari kalimat yang beliau perintahkan kepada pamannya ketika menjelang meninggal dunia: "LA ILAHA ILLA ALLAH (tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Allah)." Thalhah berkata; "Benar kamu, itu yang dimaksud. Demi Allah itu dia."]]]

Hadits Ahmad 1313

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ قَالَ قَيْسٌ رَأَيْتُ طَلْحَةَ يَدُهُ شَلَّاءُ وَقَى بِهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ أُحُدٍ

Aku melihat tangan Thalhah lumpuh, karena menjaga Rasulullah pada Perang Uhud. [HR. Ahmad No.1313].

Hadits Ahmad No.1313 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isma'il] berkata; [Qais] berkata; "Aku melihat tangan [Thalhah] lumpuh, karena menjaga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada Perang Uhud."]]]

Hadits Ahmad 1314

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ عُمَرَ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ رَآهُ كَئِيبًا فَقَالَ مَا لَكَ يَا أَبَا مُحَمَّدٍ كَئِيبًا لَعَلَّهُ سَاءَتْكَ إِمْرَةُ ابْنِ عَمِّكَ يَعْنِي أَبَا بَكْرٍ قَالَ لَا وَأَثْنَى عَلَى أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَلَكِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كَلِمَةٌ لَا يَقُولُهَا عَبْدٌ عِنْدَ مَوْتِهِ إِلَّا فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَتَهُ وَأَشْرَقَ لَوْنُهُ فَمَا مَنَعَنِي أَنْ أَسْأَلَهُ عَنْهَا إِلَّا الْقُدْرَةُ عَلَيْهَا حَتَّى مَاتَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنِّي لَأَعْلَمُهَا فَقَالَ لَهُ طَلْحَةُ وَمَا هِيَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ هَلْ تَعْلَمُ كَلِمَةً هِيَ أَعْظَمَ مِنْ كَلِمَةٍ أَمَرَ بِهَا عَمَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ طَلْحَةُ هِيَ وَاللَّهِ هِيَ

(tidak ada Ilah yg berhak disembah selain Allah). Maka Thalhah berkata; Benar kamu, itu yg dimaksud. Demi Allah, itu dia. [HR. Ahmad No.1314].

Hadits Ahmad No.1314 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Shalih bin 'Amru] dari [Mutharrif] dari [Asy Sya'bi] dari [Yahya bin Thalhah] dari [bapaknya]; bahwa Umar radliallahu 'anhu melihat Abu Yahya dalam keadaan sedih, maka dia bertanya; "Kenapa kamu bersedih Wahai Abu Muhammad! sepertinya kepemimpinan anak pamanmu tidak menyenangkanmu?" -yang dimaksud adalah Abu Bakar.- Dia menjawab; "Tidak, -Bahkan menyanjung Abu Bakar radliallahu 'anhu, - tapi aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dengan satu kalimat yang tidaklah dibaca oleh seorang hamba ketika menjelang ajalnya kecuali Allah akan menghilangkan kesusahannya dan akan memancarkan warna. Tidak ada yang menghalangiku untuk menanyakannya kecuali taqdir, sehingga beliau wafat." Maka Umar radliallahu 'anhu menjawab; "Aku tahu apa itu." Thalhah bertanya; "Apa itu?" Umar menjawab; "Kamu tahu sebuah kalimat yang lebih agung dari kalimat yang beliau perintahkan kepada pamannya: "LA ILAHA ILLA ALLAH (tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Allah)." Maka Thalhah berkata; "Benar kamu, itu yang dimaksud. Demi Allah, itu dia."]]]

Hadits Ahmad 1315

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ مَعْنٍ الْغِفَارِيُّ أَخْبَرَنِي دَاوُدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ دِينَارٍ أَنَّهُ مَرَّ هُوَ وَرَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو يُوسُفَ مِنْ بَنِي تَيْمٍ عَلَى رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ لَهُ أَبُو يُوسُفَ إِنَّا لَنَجِدُ عِنْدَ غَيْرِكَ مِنْ الْحَدِيثِ مَا لَا نَجِدُهُ عِنْدَكَ فَقَالَ أَمَا إِنَّ عِنْدِي حَدِيثًا كَثِيرًا وَلَكِنَّ رَبِيعَةَ بْنَ الْهُدَيْرِ قَالَ وَكَانَ يَلْزَمُ طَلْحَةَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ إِنَّهُ لَمْ يَسْمَعْ طَلْحَةَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثًا قَطُّ غَيْرَ حَدِيثٍ وَاحِدٍ قَالَ رَبِيعَةُ بْنُ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ قُلْتُ لَهُ وَمَا هُوَ قَالَ قَالَ لِي طَلْحَةُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَشْرَفْنَا عَلَى حَرَّةِ وَاقِمٍ قَالَ فَدَنَوْنَا مِنْهَا فَإِذَا قُبُورٌ بِمَحْنِيَّةٍ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قُبُورُ إِخْوَانِنَا هَذِهِ قَالَ قُبُورُ أَصْحَابِنَا ثُمَّ خَرَجْنَا حَتَّى إِذَا جِئْنَا قُبُورَ الشُّهَدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ قُبُورُ إِخْوَانِنَا

Ini kuburan sahabat-sahabat kita. kemudian kami keluar, & ketika sudah dekat dgn kuburan para syuhada, Rasulullah bersabda:
Ini adl kuburan saudara-saudara kita. [HR. Ahmad No.1315].

Hadits Ahmad No.1315 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ma'n Al Ghifari] telah menghabarkan kepadaku [Daud bin Khalid bin Dinar] bahwa dia dan seorang lelaki yang bernama Abu Yusuf dari Bani Taim lewat di depan Rabi'ah bin Abu Abdurrahman. Abu Yusuf berkata kepada Rabi'ah bin Abu Abdurrahman; "Sesungguhnya kami mendapatkan beberapa hadits dari selainmu yang tidak kami dapatkan pada dirimu" Maka dia menjawab; "Sebetulnya hadits yang ada padaku banyak, tetapi [Rabi'ah bin Al Hudair] berkata dan dia selalu menemani Thalhah bin Ubaidullah; bahwasanya dia tidak pernah mendengar Thalhah menyampaikan sebuah hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kecuali satu hadits saja." [Rabi'ah bin Abu Abdurrahman] berkata; aku bertanya kepadanya; "Hadits apa itu?" dia menjawab; [Thalhah] berkata kepadaku; Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan ketika kami hampir sampai di Harrah Waqim, -Thalhah melanjutkan; - Kamipun semakin mendekati tempat itu, dan ternyata tempat itu adalah kuburan di daerah Mahniyyah. Kami bertanya; "Wahai Rasulullah! apakah ini kuburan saudara-saudara kita?" beliau menjawab; "Ini kuburan sahabat-sahabat kita." kemudian kami keluar, dan ketika sudah dekat dengan kuburan para syuhada, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ini adalah kuburan saudara-saudara kita."]]]

Hadits Ahmad 1316

حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي وَالدَّوَابُّ تَمُرُّ بَيْنَ أَيْدِينَا فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مِثْلُ مُؤْخِرَةِ الرَّحْلِ تَكُونُ بَيْنَ يَدَيْ أَحَدِكُمْ ثُمَّ لَا يَضُرُّهُ مَا مَرَّ عَلَيْهِ وَقَالَ عُمَرُ مَرَّةً بَيْنَ يَدَيْهِ

Seperti kayu sandaran penunggang unta yg diletakkan di hadapan salah seorang dari kalian, hal itu tak akan berbahaya terhadap apa yg lewat di depannya. Umar berkata dalam riwayat lain; Di hadapannya. [HR. Ahmad No.1316].

Hadits Ahmad No.1316 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Umar bin 'Ubaid] dari [Simak bin Harb] dari [Musa bin Thalhah] dari [bapaknya] berkata; "Ketika Kami sedang shalat, binatang tunggangan lewat di hadapan kami, maka kami sampaikan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda: "Seperti kayu sandaran penunggang unta yang diletakkan di hadapan salah seorang dari kalian, hal itu tidak akan berbahaya terhadap apa yang lewat di depannya." Umar berkata dalam riwayat lain; "Di hadapannya."]]]

Hadits Ahmad 1317

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ نَزَلَ رَجُلَانِ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ عَلَى طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ فَقُتِلَ أَحَدُهُمَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ مَكَثَ الْآخَرُ بَعْدَهُ سَنَةً ثُمَّ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ فَأُرِيَ طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ الَّذِي مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ قَبْلَ الْآخَرِ بِحِينٍ فَذَكَرَ ذَلِكَ طَلْحَةُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمْ مَكَثَ فِي الْأَرْضِ بَعْدَهُ قَالَ حَوْلًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى أَلْفًا وَثَمَانِ مِائَةِ صَلَاةٍ وَصَامَ رَمَضَانَ

(Dia telah mengerjakan) seribu delapan ratus shalat & puasa di bulan Ramadlan. [HR. Ahmad No.1317].

Hadits Ahmad No.1317 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Ubaid] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] berkata; Dua orang laki-laki dari penduduk Yaman singgah ke tempat Thalhah bin Ubaidullah, salah seorang dari keduanya terbunuh bersama Rasulullah sementara yang lainnya tetap tinggal setelah itu satu tahun, kemudian dia meninggal di tempat tidurnya. Thalhah bin Ubaidullah bermimpi bahwa orang yang meninggal di tempat tidurnya masuk Syurga beberapa saat lebih dahulu sebelum yang lainnya. Kemudian Thalhah menceritakan hal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau bertanya; "Berapa lama dia tinggal di dunia setelahnya?" Thalhah menjawab; "Satu tahun." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " (Dia telah mengerjakan) seribu delapan ratus shalat dan puasa di bulan Ramadlan."]]]

Hadits Ahmad 1318

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَمِّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ طَلْحَةَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ يَقُولُ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الْإِسْلَامُ قَالَ خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ قَالَ هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُنَّ قَالَ لَا وَسَأَلَهُ عَنْ الصَّوْمِ فَقَالَ صِيَامُ رَمَضَانَ قَالَ هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُ قَالَ لَا قَالَ وَذَكَرَ الزَّكَاةَ قَالَ هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهَا قَالَ لَا قَالَ وَاللَّهِ لَا أَزِيدُ عَلَيْهِنَّ وَلَا أَنْقُصُ مِنْهُنَّ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَفْلَحَ إِنْ صَدَقَ

Shalat lima waktu sehari semalam. Dia bertanya lagi; Apakah ada kewajiban yg lainnya bagiku?
beliau menjawab; Tidak ada. Lalu dia bertanya tentang puasa, maka Nabi menjawab; Puasa di bulan Ramadlan. Dia bertanya lagi; Apakah ada kewajiban yg lainnya bagiku?
beliau menjawab; Tidak ada. Thalhah berkata; kemudian dia menyebutkan zakat; Apakah ada kewajiban yg lainnya bagiku?
beliau menjawab; Tidak ada. dia berkata; Demi Allah, saya tak menambah atau menguranginya. Rasulullah bersabda:
Dia akan beruntung jika dia benar-benar jujur. [HR. Ahmad No.1318].

Hadits Ahmad No.1318 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [pamannya] dari [Bapaknya] bahwa dia mendengar [Thalhah bin Ubaidullah] berkata; Seorang Badui menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya; "Wahai Rasulullah apa itu Islam?" beliau menjawab; "Shalat lima waktu sehari semalam." Dia bertanya lagi; "Apakah ada kewajiban yang lainnya bagiku?" beliau menjawab; "Tidak ada." Lalu dia bertanya tentang puasa, maka Nabi menjawab; "Puasa di bulan Ramadlan." Dia bertanya lagi; "Apakah ada kewajiban yang lainnya bagiku?" beliau menjawab; "Tidak ada." Thalhah berkata; kemudian dia menyebutkan zakat; "Apakah ada kewajiban yang lainnya bagiku?" beliau menjawab; "Tidak ada." dia berkata; "Demi Allah, saya tidak menambah atau menguranginya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dia akan beruntung jika dia benar-benar jujur."]]]

Hadits Ahmad 1319

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَوْسٍ سَمِعْتُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ لِعَبْدِ الرَّحْمَنِ وَطَلْحَةَ وَالزُّبَيْرِ وَسَعْدٍ نَشَدْتُكُمْ بِاللَّهِ الَّذِي تَقُومُ بِهِ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَقَالَ سُفْيَانُ مَرَّةً الَّذِي بِإِذْنِهِ تَقُومُ أَعَلِمْتُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّا لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ

Sesungguhnya kami tak diwarisi. Apa yg kami tinggalkan adl sedekah.' Mereka menjawab; Ya. [HR. Ahmad No.1319].

Hadits Ahmad No.1319 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari [Az Zuhri] dari [Malik bin Aus] saya mendengar [Umar radliallahu 'anhu] berkata kepada [Abdurrahman], [Thalhah], [Az Zubair], dan [Sa'd]; "aku menyumpah kalian dengan nama Allah yang dengannya langit dan bumi tegak."-dalam kesempatan lain [Sufyan] berkata; "yang dengan izin-Nya (langit dan bumi) tegak- Apakah kalian mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kami tidak diwarisi. Apa yang kami tinggalkan adalah sedekah.'" Mereka menjawab; "Ya."]]]

Hadits Ahmad 1320

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنَّا مَعَ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ وَنَحْنُ حُرُمٌ فَأُهْدِيَ لَهُ طَيْرٌ وَطَلْحَةُ رَاقِدٌ فَمِنَّا مَنْ أَكَلَ وَمِنَّا مَنْ تَوَرَّعَ فَلَمَّا اسْتَيْقَظَ طَلْحَةُ وَفَّقَ مَنْ أَكَلَهُ وَقَالَ أَكَلْنَاهُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Kami pernah memakannya bersama Rasulullah . [HR. Ahmad No.1320].

Hadits Ahmad No.1320 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu Juraij] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Mu'adz bin Abdurrahman bin 'Utsman At Taimi] dari [Bapaknya] berkata; ketika kami sedang bersama [Thalhah bin 'Ubaidullah] dalam keadaan ihram, dihadiahkan kepadanya daging burung. Saat itu dia sedang tidur. Maka di antara kami ada yang memakan dan ada yang menolak memakannya. Ketika Thalhah terjaga, dia sepakat dengan orang-orang yang memakannya dan berkata; "Kami pernah memakannya bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."]]]

Hadits Ahmad 1321

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَسْتُرُ الْمُصَلِّيَ قَالَ مِثْلُ آخِرَةِ الرَّحْلِ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Seperti kayu yg digunakan untuk bersandar oleh penunggang unta. Telah menceritakan kepada kami Waki' dari Israil dari Simak bin Harb dari Musa bin Thalhah dari Bapaknya dari Nabi seperti hadits di atas. [HR. Ahmad No.1321].

Hadits Ahmad No.1321 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Simak bin Harb] dari [Musa bin Thalhah] dari [Bapaknya] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang apa yang dapat menjadi satir/pembatas bagi orang yang shalat. Beliau menjawab; "Seperti kayu yang digunakan untuk bersandar oleh penunggang unta." Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Israil] dari [Simak bin Harb] dari [Musa bin Thalhah] dari [Bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits di atas.]]]

Hadits Ahmad 1322

حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى قَوْمٍ فِي رُءُوسِ النَّخْلِ فَقَالَ مَا يَصْنَعُ هَؤُلَاءِ قَالُوا يُلَقِّحُونَهُ يَجْعَلُونَ الذَّكَرَ فِي الْأُنْثَى قَالَ مَا أَظُنُّ ذَلِكَ يُغْنِي شَيْئًا فَأُخْبِرُوا بِذَلِكَ فَتَرَكُوهُ فَأُخْبِرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنْ كَانَ يَنْفَعُهُمْ فَلْيَصْنَعُوهُ فَإِنِّي إِنَّمَا ظَنَنْتُ ظَنًّا فَلَا تُؤَاخِذُونِي بِالظَّنِّ وَلَكِنْ إِذَا أَخْبَرْتُكُمْ عَنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِشَيْءٍ فَخُذُوهُ فَإِنِّي لَنْ أَكْذِبَ عَلَى اللَّهِ شَيْئًا

Jika hal itu memberi manfaat, maka lakukanlah! hanyasannya aku cuma mengira dgn perkiraan, maka jangan kalian salahkan aku karena perkiraan ini, namun jika aku beritakan sesuatu yg datang dari Allah 'azza wajalla, maka ambillah! Karena aku sekali-kali tak mungkin sedikitpun berdusta kepada Allah. [HR. Ahmad No.1322].

Hadits Ahmad No.1322 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Bahz] dan ['Affan] berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Simak] dari [Musa bin Thalhah] dari [bapaknya] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati suatu kaum yang sedang berada diatas pohon kurma, kemudian beliau bertanya; "Apa yang sedang mereka lakukan?" mereka menjawab; "Mereka sedang mengawinkan kurma jantan dengan kurma betina." Beliau berkata; "Aku mengira hal itu tidak bermanfaat" kemudian mereka diberitahu ucapan Nabi tersebut dan mereka pun meninggalkannya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendapat berita (tentang kegagalan panen mereka karena tidak dikawinkan), maka beliau berkata; "Jika hal itu memberi manfaat, maka lakukanlah! hanyasannya aku cuma mengira dengan perkiraan, maka jangan kalian salahkan aku karena perkiraan ini, namun jika aku beritakan sesuatu yang datang dari Allah 'azza wajalla, maka ambillah! Karena aku sekali-kali tidak mungkin sedikitpun berdusta kepada Allah."]]]

Hadits Ahmad 1323

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا مُجَمِّعُ بْنُ يَحْيَى الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مَوْهَبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ الصَّلَاةُ عَلَيْكَ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

(Ya Allah berikanlah salam kesejahteraan kepada Muhammad & kepada Keluarga Muhammad sebagaimana Engkau berikan salam kesejahteraan kepada Ibrahim sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia, & berikanlah keberkahan kepada Muhammad & kepada keluaga Muhammad sebagaimana Engkau telah berikan keberkahan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. [HR. Ahmad No.1323].

Hadits Ahmad No.1323 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] telah menceritakan kepada kami [Mujamma' bin Yahya Al Anshari] telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin Mauhab] dari [Musa bin Thalhah] dari [bapaknya] berkata; aku bertanya; "Wahai Rasulullah, bagaimana cara bershalawat kepadamu?" beliau menjawab: "Bacalah: ALLAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMADIN WA 'ALA `ALI MUHAMMAD, KAMA SHALLAITA 'ALA IBRAHIM INNAKA HAMIIDUN MAJIID WA BAARIK 'ALA MUHAMMAD WA 'ALA `ALI MUHAMMAD, KAMA BARAKTA 'ALA `ALI IBRAHIIM INNAKA HAMIIDUM MAJIID (Ya Allah berikanlah salam kesejahteraan kepada Muhammad dan kepada Keluarga Muhammad sebagaimana Engkau berikan salam kesejahteraan kepada Ibrahim sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia, dan berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluaga Muhammad sebagaimana Engkau telah berikan keberkahan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia".]]]

Hadits Ahmad 1324

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ سُفْيَانَ الْمَدَايِنِيُّ حَدَّثَنِي بِلَالُ بْنُ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْهِلَالَ قَالَ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Ya Allah, tampakkanlah dia kepada kami dgn membawa keberkahan, keimanan, keselamatan & Islam, (ya Hilal) Rabbku & Rabbmu adl Allah. [HR. Ahmad No.1324].

Hadits Ahmad No.1324 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Amir] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Sufyan Al Madani] telah menceritakan kepadaku [Bilal bin Yahya bin Thalhah bin Ubaidullah] dari [bapaknya] dari [kakeknya], jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat bulan sabit, beliau membaca; "Ya Allah, tampakkanlah dia kepada kami dengan membawa keberkahan, keimanan, keselamatan dan Islam, (ya Hilal) Rabbku dan Rabbmu adalah Allah."]]]

Hadits Ahmad 1325

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلَ مُؤْخِرَةِ الرَّحْلِ ثُمَّ يُصَلِّي

Hendaklah salah seorang dari kalian memasang seperti kayu yg digunakan untuk bersandar penunggang unta di depannya kemudian shalat. [HR. Ahmad No.1325].

Hadits Ahmad No.1325 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Zaidah] dari [Simak bin Harb] dari [Musa bin Thalhah] dari [Bapaknya] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hendaklah salah seorang dari kalian memasang seperti kayu yang digunakan untuk bersandar penunggang unta di depannya kemudian shalat."]]]

Hadits Ahmad 1326

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكٍ أَنَّهُ سَمِعَ مُوسَى بْنَ طَلْحَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ مَرَرْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَخْلِ الْمَدِينَةِ فَرَأَى أَقْوَامًا فِي رُءُوسِ النَّخْلِ يُلَقِّحُونَ النَّخْلَ فَقَالَ مَا يَصْنَعُ هَؤُلَاءِ قَالَ يَأْخُذُونَ مِنْ الذَّكَرِ فَيَحُطُّونَ فِي الْأُنْثَى يُلَقِّحُونَ بِهِ فَقَالَ مَا أَظُنُّ ذَلِكَ يُغْنِي شَيْئًا فَبَلَغَهُمْ فَتَرَكُوهُ وَنَزَلُوا عَنْهَا فَلَمْ تَحْمِلْ تِلْكَ السَّنَةَ شَيْئًا فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّمَا هُوَ ظَنٌّ ظَنَنْتُهُ إِنْ كَانَ يُغْنِي شَيْئًا فَاصْنَعُوا فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ وَالظَّنُّ يُخْطِئُ وَيُصِيبُ وَلَكِنْ مَا قُلْتُ لَكُمْ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَلَنْ أَكْذِبَ عَلَى اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ فَذَكَرَهُ

Itu hanya persangkaanku, jika hal itu memberi manfaat, maka lakukanlah! hanyasannya aku adl manusia sebagaimana kalian. Perkiraan itu bisa benar & salah. Namun apa yg saya sampaikan kepada kalian, bahwa Allah 'azza wajalla telah berfirman, maka saya tak akan berdusta kepada Allah. Telah menceritakan kepada kami Abu Nadhr telah menceritakan kepada kami Israil telah menceritakan kepada kami Simak bin Harb dari Musa bin Thalhah lalu dia menyebutkannya dgn lengkap. [HR. Ahmad No.1326].

Hadits Ahmad No.1326 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah memberitakan kepada kami [Israil] dari [Simak] bahwa dia mendengar [Musa bin Thalhah] menceritakan dari [Bapaknya], dia berkata; Saya dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewati kebun Madinah lalu beliau melihat beberapa orang yang sedang berada di atas pohon kurma, mereka sedang mengawinkan pohon kurma. Beliau bertanya; "Apa yang sedang mereka lakukan?" saya menjawab; "Mereka sedang mengambil yang jantan dan menempelkannya pada yang betina, mereka sedang mengawinkannya." Maka beliau bersabda: "Aku mengira hal itu tidak bermanfaat" maka kabar itu sampai kepada mereka dan akhirnya mereka meninggalkannya. Mereka membiarkannya akan tetapi pohon tersebut pada tahun itu tidak berbuah sedikitpun. Hal itu sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu berkata; "Itu hanya persangkaanku, jika hal itu memberi manfaat, maka lakukanlah! hanyasannya aku adalah manusia sebagaimana kalian. Perkiraan itu bisa benar dan salah. Namun apa yang saya sampaikan kepada kalian, bahwa Allah 'azza wajalla telah berfirman, maka saya tidak akan berdusta kepada Allah." Telah menceritakan kepada kami [Abu Nadhr] telah menceritakan kepada kami [Israil] telah menceritakan kepada kami [Simak bin Harb] dari [Musa bin Thalhah] lalu dia menyebutkannya dengan lengkap.]]]

Hadits Ahmad 1327

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي طَلْحَةُ بْنُ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَدَّادٍ أَنَّ نَفَرًا مِنْ بَنِي عُذْرَةَ ثَلَاثَةً أَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْلَمُوا قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يَكْفِنِيهِمْ قَالَ طَلْحَةُ أَنَا قَالَ فَكَانُوا عِنْدَ طَلْحَةَ فَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْثًا فَخَرَجَ أَحَدُهُمْ فَاسْتُشْهِدَ قَالَ ثُمَّ بَعَثَ بَعْثًا فَخَرَجَ فِيهِمْ آخَرُ فَاسْتُشْهِدَ قَالَ ثُمَّ مَاتَ الثَّالِثُ عَلَى فِرَاشِهِ قَالَ طَلْحَةُ فَرَأَيْتُ هَؤُلَاءِ الثَّلَاثَةَ الَّذِينَ كَانُوا عِنْدِي فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ الْمَيِّتَ عَلَى فِرَاشِهِ أَمَامَهُمْ وَرَأَيْتُ الَّذِي اسْتُشْهِدَ أَخِيرًا يَلِيهِ وَرَأَيْتُ الَّذِي اسْتُشْهِدَ أَوَّلَهُمْ آخِرَهُمْ قَالَ فَدَخَلَنِي مِنْ ذَلِكَ قَالَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا أَنْكَرْتَ مِنْ ذَلِكَ لَيْسَ أَحَدٌ أَفْضَلَ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ مُؤْمِنٍ يُعَمَّرُ فِي الْإِسْلَامِ لِتَسْبِيحِهِ وَتَكْبِيرِهِ وَتَهْلِيلِهِ

Apa yg kamu ingkari dari hal itu?
tak ada seorangpun yg lebih utama di sisi Allah daripada seorang mukmin yg dipanjangkan umurnya dalam keadaan Islam karena bacaan tasbihnya, takbirnya & tahlilnya. [HR. Ahmad No.1327].

Hadits Ahmad No.1327 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepadaku [Thalhah bin Yahya bin Thalhah] dari [Ibrahim bin Muhammad bin Thalhah] dari [Abdullah bin Syaddad] bahwa beberapa orang dari Bani 'Udzrah -yaitu sekitar tiga orang- menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu mereka masuk Islam. Abdullah bin Syaddad berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Siapa yang akan menanggung biaya hidup mereka?" Thalhah menjawab; "Saya." Maka mereka menetap di (tempat) Thalhah. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus satu pasukan, salah seorang dari mereka ikut keluar bersama mereka dan mati syahid. Kemudian beliau mengutus satu pasukan lagi dan yang lainnya ada yang ikut berangkat dan mati syahid juga, sedang orang yang ketiga meninggal di atas tempat tidurnya. Thalhah berkata; "Saya bermimpi bahwa mereka bertiga yang menetap (ditempat) ku berada di syurga. Saya melihat bahwa yang meninggal di atas tempat tidurnya berada di paling depan mereka, sedangkan orang yang mati syahid paling akhir di belakangnya, dan saya melihat orang yang mati syahid pertama kali berada di paling terakhir dari mereka bertiga. Hal itu menggangguku, kemudian saya menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menyampaikan hal itu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apa yang kamu ingkari dari hal itu? tidak ada seorangpun yang lebih utama di sisi Allah daripada seorang mukmin yang dipanjangkan umurnya dalam keadaan Islam karena bacaan tasbihnya, takbirnya dan tahlilnya."]]]

Hadits Ahmad 1328

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ عَبِيدَةَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُجَبَّرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَشْرَفَ عَلَى الَّذِينَ حَصَرُوهُ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ فَلَمْ يَرُدُّوا عَلَيْهِ فَقَالَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَفِي الْقَوْمِ طَلْحَةُ قَالَ طَلْحَةُ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ أُسَلِّمُ عَلَى قَوْمٍ أَنْتَ فِيهِمْ فَلَا تَرُدُّونَ قَالَ قَدْ رَدَدْتُ قَالَ مَا هَكَذَا الرَّدُّ أُسْمِعُكَ وَلَا تُسْمِعُنِي يَا طَلْحَةُ أَنْشُدُكَ اللَّهَ أَسَمِعْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يُحِلُّ دَمَ الْمُسْلِمِ إِلَّا وَاحِدَةٌ مِنْ ثَلَاثٍ أَنْ يَكْفُرَ بَعْدَ إِيمَانِهِ أَوْ يَزْنِيَ بَعْدَ إِحْصَانِهِ أَوْ يَقْتُلَ نَفْسًا فَيُقْتَلَ بِهَا قَالَ اللَّهُمَّ نَعَمْ فَكَبَّرَ عُثْمَانُ فَقَالَ وَاللَّهِ مَا أَنْكَرْتُ اللَّهَ مُنْذُ عَرَفْتُهُ وَلَا زَنَيْتُ فِي جَاهِلِيَّةٍ وَلَا إِسْلَامٍ وَقَدْ تَرَكْتُهُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ تَكَرُّهًا وَفِي الْإِسْلَامِ تَعَفُّفًا وَمَا قَتَلْتُ نَفْسًا يَحِلُّ بِهَا قَتْلِي

Tidak halal darah seorang muslim kecuali jika ada salah satu dari tiga hal; Kembali kufur setelah beriman, berzina setelah menikah & membunuh orang maka orang itu dibunuh. Dia menjawab; Ya. 'Utsman bertakbir & berkata; Demi Allah, saya tak mengingkari Allah sejak saya mengetahuinya. Pada masa jahiliyah & masa Islam saya tak pernah berzina, saya telah meninggalkannya pada masa jahiliiyyah karena saya membenci hal itu, & pada masa Islam karena saya menjaga kehormatan, & saya juga tak pernah membunuh seorangpun yg bisa menyebabkan halal untuk membunuhku. [HR. Ahmad No.1328].

Hadits Ahmad No.1328 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abdu Rabbih] telah menceritakan kepada kami [Al Harits bin 'Abidah] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Abdurrahman bin Mujabbar] dari [Bapaknya] dari [kakeknya] bahwa 'Utsman radliallahu 'anhu mendekati orang-orang yang mengepungnya dan mengucapkan salam kepada mereka, namun mereka tidak menjawabnya, maka ['Utsman] radliallahu 'anhu bertanya; "Apakah di antara kaum ada Thalhah?" Thalhah menjawab; "Ya." Dia berkata; "INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI'UN! saya mengucapkan salam pada suatu kaum yang kamu berada di dalamnya, namun kalian tidak menjawabnya?" [Thalhah] berkata; "Saya telah menjawabnya." 'Utsman radliallahu 'anhu berkata; "Tidak demikiain cara menjawabnya. salamku terdengar oleh kamu dan kamu menjawab dengan jawaban yang tidak terdengar. Wahai Thalhah! demi Allah, bukankah kamu mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak halal darah seorang muslim kecuali jika ada salah satu dari tiga hal; Kembali kufur setelah beriman, berzina setelah menikah dan membunuh orang maka orang itu dibunuh." Dia menjawab; "Ya." 'Utsman bertakbir dan berkata; "Demi Allah, saya tidak mengingkari Allah sejak saya mengetahuinya. Pada masa jahiliyah dan masa Islam saya tidak pernah berzina, saya telah meninggalkannya pada masa jahiliiyyah karena saya membenci hal itu, dan pada masa Islam karena saya menjaga kehormatan, dan saya juga tidak pernah membunuh seorangpun yang bisa menyebabkan halal untuk membunuhku."]]]

Hadits Ahmad 1329

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنِ ابْنِ الْهَادِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ رَجُلَيْنِ قَدِمَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ إِسْلَامُهُمَا جَمِيعًا وَكَانَ أَحَدُهُمَا أَشَدَّ اجْتِهَادًا مِنْ صَاحِبِهِ فَغَزَا الْمُجْتَهِدُ مِنْهُمَا فَاسْتُشْهِدَ ثُمَّ مَكَثَ الْآخَرُ بَعْدَهُ سَنَةً ثُمَّ تُوُفِّيَ قَالَ طَلْحَةُ فَرَأَيْتُ فِيمَا يَرَى النَّائِمُ كَأَنِّي عِنْدَ بَابِ الْجَنَّةِ إِذَا أَنَا بِهِمَا وَقَدْ خَرَجَ خَارِجٌ مِنْ الْجَنَّةِ فَأَذِنَ لِلَّذِي تُوُفِّيَ الْآخِرَ مِنْهُمَا ثُمَّ خَرَجَ فَأَذِنَ لِلَّذِي اسْتُشْهِدَ ثُمَّ رَجَعَا إِلَيَّ فَقَالَا لِي ارْجِعْ فَإِنَّهُ لَمْ يَأْنِ لَكَ بَعْدُ فَأَصْبَحَ طَلْحَةُ يُحَدِّثُ بِهِ النَّاسَ فَعَجِبُوا لِذَلِكَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مِنْ أَيِّ ذَلِكَ تَعْجَبُونَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا كَانَ أَشَدَّ اجْتِهَادًا ثُمَّ اسْتُشْهِدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَدَخَلَ هَذَا الْجَنَّةَ قَبْلَهُ فَقَالَ أَلَيْسَ قَدْ مَكَثَ هَذَا بَعْدَهُ سَنَةً قَالُوا بَلَى وَأَدْرَكَ رَمَضَانَ فَصَامَهُ قَالُوا بَلَى وَصَلَّى كَذَا وَكَذَا سَجْدَةً فِي السَّنَةِ قَالُوا بَلَى قَالَ رَسُولُ اللَّهِ فَلَمَا بَيْنَهُمَا أَبْعَدُ مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

Apa yg kalian herankan?
mereka menjawab; Wahai Rasulullah, Orang itu sangat bersungguh-sungguh kemudian mati syahid di jalan Allah, namun orang ini yg masuk syurga lebih dulu?
beliau menjelaskan: Bukankah dia telah tinggal di dunia selama setahun?
mereka menjawab; Ya. Dia telah menjumpai Ramadlan & dia berpuasa di dalamnya?
mereka menjawab; Ya. Dia melakukan shalat ini & itu, & bersujud selama satu tahun?
mereka menjawab; Ya. Rasulullah bersabda:
Perbedaan antara keduanya lebih jauh daripada langit & bumi. [HR. Ahmad No.1329].

Hadits Ahmad No.1329 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Bakar bin Mudhar] dari [Ibnu Al Had] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [Thalhah bin 'Ubaidullah] bahwa ada dua orang yang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian mereka masuk Islam bersama. Salah seorang dari mereka sangat bersunguh-sungguh daripada temannya, kemudian dia berperang dan mati syahid. Kemudian yang lain tetap hidup setelahnya selama satu tahun baru kemudian meninggal. Thalhah berkata; "Saya bermimpi sebagaimana yang dilihat oleh orang yang tidur, seolah-olah saya berada di gerbang syurga dan saya bersama keduanya. Lalu ada seorang yang keluar dari syurga dan memberi izin kepada orang yang meninggal terakhir dari keduanya. Kemudian orang itu keluar lagi dan mengizinkan kepada orang yang syahid. Keduanya kembali kepadaku dan berkata; "Kembalilah, belum tiba saatnya bagimu!" Thalhah menceritakan hal itu kepada orang-orang dan mereka merasa heran. Hal itu sampai kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lantas beliau bersabda: "Apa yang kalian herankan?" mereka menjawab; "Wahai Rasulullah, Orang itu sangat bersungguh-sungguh kemudian mati syahid di jalan Allah, namun orang ini yang masuk syurga lebih dulu?" beliau menjelaskan: "Bukankah dia telah tinggal di dunia selama setahun?" mereka menjawab; "Ya." "Dia telah menjumpai Ramadlan dan dia berpuasa di dalamnya?" mereka menjawab; "Ya." "Dia melakukan shalat ini dan itu, dan bersujud selama satu tahun?" mereka menjawab; "Ya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perbedaan antara keduanya lebih jauh daripada langit dan bumi."]]]

Hadits Ahmad 1330

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ أَبِي أُمَيَّةَ أَبُو النَّضْرِ قَالَ جَلَسَ إِلَيَّ شَيْخٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ فِي مَسْجِدِ الْبَصْرَةِ وَمَعَهُ صَحِيفَةٌ لَهُ فِي يَدِهِ قَالَ وَفِي زَمَانِ الْحَجَّاجِ فَقَالَ لِي يَا عَبْدَ اللَّهِ أَتَرَى هَذَا الْكِتَابَ مُغْنِيًا عَنِّي شَيْئًا عِنْدَ هَذَا السُّلْطَانِ قَالَ فَقُلْتُ وَمَا هَذَا الْكِتَابُ قَالَ هَذَا كِتَابٌ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَهُ لَنَا أَنْ لَا يُتَعَدَّى عَلَيْنَا فِي صَدَقَاتِنَا قَالَ فَقُلْتُ لَا وَاللَّهِ مَا أَظُنُّ أَنْ يُغْنِيَ عَنْكَ شَيْئًا وَكَيْفَ كَانَ شَأْنُ هَذَا الْكِتَابِ قَالَ قَدِمْتُ الْمَدِينَةَ مَعَ أَبِي وَأَنَا غُلَامٌ شَابٌّ بِإِبِلٍ لَنَا نَبِيعُهَا وَكَانَ أَبِي صَدِيقًا لِطَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ التَّيْمِيِّ فَنَزَلْنَا عَلَيْهِ فَقَالَ لَهُ أَبِي اخْرُجْ مَعِي فَبِعْ لِي إِبِلِي هَذِهِ قَالَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ نَهَى أَنْ يَبِيعَ حَاضِرٌ لِبَادٍ وَلَكِنْ سَأَخْرُجُ مَعَكَ فَأَجْلِسُ وَتَعْرِضُ إِبِلَكَ فَإِذَا رَضِيتُ مِنْ رَجُلٍ وَفَاءً وَصِدْقًا مِمَّنْ سَاوَمَكَ أَمَرْتُكَ بِبَيْعِهِ قَالَ فَخَرَجْنَا إِلَى السُّوقِ فَوَقَفْنَا ظُهْرَنَا وَجَلَسَ طَلْحَةُ قَرِيبًا فَسَاوَمَنَا الرِّجَالُ حَتَّى إِذَا أَعْطَانَا رَجُلٌ مَا نَرْضَى قَالَ لَهُ أَبِي أُبَايِعُهُ قَالَ نَعَمْ رَضِيتُ لَكُمْ وَفَاءَهُ فَبَايِعُوهُ فَبَايَعْنَاهُ فَلَمَّا قَبَضْنَا مَا لَنَا وَفَرَغْنَا مِنْ حَاجَتِنَا قَالَ أَبِي لِطَلْحَةَ خُذْ لَنَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كِتَابًا أَنْ لَا يُتَعَدَّى عَلَيْنَا فِي صَدَقَاتِنَا قَالَ فَقَالَ هَذَا لَكُمْ وَلِكُلِّ مُسْلِمٍ قَالَ عَلَى ذَلِكَ إِنِّي أُحِبُّ أَنْ يَكُونَ عِنْدِي مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كِتَابٌ فَخَرَجَ حَتَّى جَاءَ بِنَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ هَذَا الرَّجُلَ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ صَدِيقٌ لَنَا وَقَدْ أَحَبَّ أَنْ تَكْتُبَ لَهُ كِتَابًا لَا يُتَعَدَّى عَلَيْهِ فِي صَدَقَتِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا لَهُ وَلِكُلِّ مُسْلِمٍ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي قَدْ أُحِبُّ أَنْ يَكُونَ عِنْدِي مِنْكَ كِتَابٌ عَلَى ذَلِكَ قَالَ فَكَتَبَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا الْكِتَابَ آخِرُ حَدِيثِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

melarang orang kota menjual kepada orang desa, tetapi aku akan keluar bersamamu & aku duduk & kamu tawarkan untamu. Jika aku ridla dgn seseorang karena kejujuran & dapat dipercaya pada orang yg menawarmu, maka aku akan perintahkan kepadamu untuk menjualnya. Kami keluar ke pasar, kemudian kami duduk sampai zhuhur sementara Thalhah duduk dekat dgn kami. Orang-orang menawar barang kami sampai suatu ketika ada seorang lelaki yg kami sukai, memberikan (harga) kami yg kami senangi. Bapakku berkata kepadanya; 'Apakah aku boleh melakukan jual beli dengannya?
' Dia menjawab; 'Ya. Aku ridla dgn kejujurannya, lakukanlah jual beli! ' Kami akhirnya melakukan jual beli. Setelah kami dapatkan apa yg menjadi keperluan kami & telah selesai dari kebutuhan kami, bapakku berkata kepada Thalhah; Ambilkan untukku surat dari Rasulullah yg berisi agar supaya kami tak dianiaya dalam masalah zakat. Kakek itu berkata; Thalhah berkata; Ini berlaku untuk kalian & untuk seluruh kaum muslimin dia berkata; Untuk itu aku ingin supaya aku mendapat surat dari Rasulullah . kemudian dia pergi membawa kami kepada Rasulullah & berkata; Wahai Rasulullah, sesungguhnya laki-laki ini berasal dari penduduk kampung & teman kami, dia ingin anda menulis surat untuknya yg berisi agar dia tak dianiaya dalam masalah zakatnya. Rasulullah bersabda:
Ini adl untuknya & untuk setiap kaum muslim. Dia berkata; Wahai Rasulullah saya ingin ada surat darimu untukku dalam masalah itu. Kakek itu berkata; Maka Rasulullah menulis surat ini untuk kami. Hadits terakhir Thalhah bin Ubaidullah Radhia Allah 'anhu. [HR. Ahmad No.1330].

Hadits Ahmad No.1330 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [Ibnu Ishaq] telah menceritakan kepada kami [Salim bin Abu Umayyah, Abu Nadhr] berkata; [Seorang kakek] dari Bani Tamim duduk di sampingku di masjid Bashrah dengan membawa sepucuk surat di tangannya -Salim berkata; ketika itu periode Hajjaj- kemudian dia berkata kepadaku; "Wahai hamba Allah, apakah menurutmu surat ini sudah cukup untukku menghadap penguasa? '" Salim berkata; saya bertanya; "Surat apa itu?" dia menjawab; "Ini adalah surat dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau tulis untuk kami agar kami tidak dianiaya dalam masalah zakat." Salim berkata; saya berkata; "Tidak, demi Allah aku mengira surat itu tidak akan bermanfaat bagimu. Bagaimana kamu bisa mendapatkan surat ini?" Dia menjawab; "Aku datang bersama bapakku di Madinah dengan menaiki unta kami yang akan kami jual. Ketika itu aku masih anak kecil, dan bapakku adalah teman [Thalhah bin Ubaidullah At Taimi], kemudian kami singgah di tempatnya, maka bapakku berkata kepadanya; 'Keluarlah kamu bersamaku dan jualkan untaku ini! ' dia menjawab; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang orang kota menjual kepada orang desa, tetapi aku akan keluar bersamamu dan aku duduk dan kamu tawarkan untamu. Jika aku ridla dengan seseorang karena kejujuran dan dapat dipercaya pada orang yang menawarmu, maka aku akan perintahkan kepadamu untuk menjualnya. Kami keluar ke pasar, kemudian kami duduk sampai zhuhur sementara Thalhah duduk dekat dengan kami. Orang-orang menawar barang kami sampai suatu ketika ada seorang lelaki yang kami sukai, memberikan (harga) kami yang kami senangi. Bapakku berkata kepadanya; 'Apakah aku boleh melakukan jual beli dengannya? ' Dia menjawab; 'Ya. Aku ridla dengan kejujurannya, lakukanlah jual beli! ' Kami akhirnya melakukan jual beli. Setelah kami dapatkan apa yang menjadi keperluan kami dan telah selesai dari kebutuhan kami, bapakku berkata kepada Thalhah; "Ambilkan untukku surat dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang berisi agar supaya kami tidak dianiaya dalam masalah zakat." Kakek itu berkata; Thalhah berkata; "Ini berlaku untuk kalian dan untuk seluruh kaum muslimin" dia berkata; "Untuk itu aku ingin supaya aku mendapat surat dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." kemudian dia pergi membawa kami kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya laki-laki ini berasal dari penduduk kampung dan teman kami, dia ingin anda menulis surat untuknya yang berisi agar dia tidak dianiaya dalam masalah zakatnya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ini adalah untuknya dan untuk setiap kaum muslim." Dia berkata; "Wahai Rasulullah saya ingin ada surat darimu untukku dalam masalah itu." Kakek itu berkata; "Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menulis surat ini untuk kami." Hadits terakhir Thalhah bin Ubaidullah Radhia Allah 'anhu.]]]