Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Dimakruhkan Shalat Setelah Ashar dan Setelah Fajar

Hadits Tirmidzi 168

Rasulullah melarang shalat setelah fajar hingga matahari terbit, & melarang shalat setelah asar hingga matahari terbenam. Ia berkata; Dalam bab ini juga ada riwayat dari Ali, Ibnu Mas'ud, Uqbah bin Amir, Abu Hurairah, Ibnu Umar, Samrah bin Jundab, Abdullah bin Amru, Mu'adz bin 'Afra`, Ash Shunabihi -namun ia tak mendengar dari Nabi -, Salamah bin Al Akwa', Zaid bin Tsabit, 'Aisyah, Ka'ab bin Murrah, Abu Umamah, Amru bin Abasah, Ya'la bin Umayyah & Mu'awiyah. Abu Isa berkata; Hadits Ibnu Abbas dari Umar derajatnya hasan shahih.
Ini adl pendapat kebanyakan fuqaha dari kalangan sahabat Nabi & orang-orang setelah mereka, bahwasanya mereka memakruhkan shalat setelah subuh hingga matahari terbit & setelah asar hingga matahari terbenam. Adapun shalat-shalat yg tertinggal, maka tak apa-apa untuk dikerjakan (mengqadlanya) setelah subuh atau asar. Ali bin Al Madini berkata; Yahya bin Sa'id berkata; Syu'bah tak pernah mendengar dari Qatadah yg diriwayatkan dari Abu Al Aliyah kecuali tiga hadits; Hadits Umar; Nabi melarang shalat setelah subuh hingga matahari terbit & shalat setelah asar hingga matahari terbenam. Hadits Ibnu Abbas dari Nabi , beliau bersabda:
Tidak selayaknya seseorang mengatakan, Aku lebih baik dari Yahya bin Mata. Hadits Ali, bahwa Qadli itu ada tiga tipe. [HR. Tirmidzi No.168].

Hadits Tirmidzi No.168 Secara Lengkap

[[[]]]