Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Penjelasan Tentang Khalifah

Hadits Abudaud 4016

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ مُحَمَّدٌ كَتَبْتُهُ مِنْ كِتَابِهِ قَالَ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَجُلًا أَتَى إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي أَرَى اللَّيْلَةَ ظُلَّةً يَنْطِفُ مِنْهَا السَّمْنُ وَالْعَسَلُ فَأَرَى النَّاسَ يَتَكَفَّفُونَ بِأَيْدِيهِمْ فَالْمُسْتَكْثِرُ وَالْمُسْتَقِلُّ وَأَرَى سَبَبًا وَاصِلًا مِنْ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ فَأَرَاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخَذْتَ بِهِ فَعَلَوْتَ بِهِ ثُمَّ أَخَذَ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَعَلَا بِهِ ثُمَّ أَخَذَ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَعَلَا بِهِ ثُمَّ أَخَذَ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَانْقَطَعَ ثُمَّ وُصِلَ فَعَلَا بِهِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ بِأَبِي وَأُمِّي لَتَدَعَنِّي فَلَأُعَبِّرَنَّهَا فَقَالَ اعْبُرْهَا قَالَ أَمَّا الظُّلَّةُ فَظُلَّةُ الْإِسْلَامِ وَأَمَّا مَا يَنْطِفُ مِنْ السَّمْنِ وَالْعَسَلِ فَهُوَ الْقُرْآنُ لِينُهُ وَحَلَاوَتُهُ وَأَمَّا الْمُسْتَكْثِرُ وَالْمُسْتَقِلُّ فَهُوَ الْمُسْتَكْثِرُ مِنْ الْقُرْآنِ وَالْمُسْتَقِلُّ مِنْهُ وَأَمَّا السَّبَبُ الْوَاصِلُ مِنْ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ فَهُوَ الْحَقُّ الَّذِي أَنْتَ عَلَيْهِ تَأْخُذُ بِهِ فَيُعْلِيكَ اللَّهُ ثُمَّ يَأْخُذُ بِهِ بَعْدَكَ رَجُلٌ فَيَعْلُو بِهِ ثُمَّ يَأْخُذُ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَيَعْلُو بِهِ ثُمَّ يَأْخُذُ بِهِ رَجُلٌ آخَرُ فَيَنْقَطِعُ ثُمَّ يُوصَلُ لَهُ فَيَعْلُو بِهِ أَيْ رَسُولَ اللَّهِ لَتُحَدِّثَنِّي أَصَبْتُ أَمْ أَخْطَأْتُ فَقَالَ أَصَبْتَ بَعْضًا وَأَخْطَأْتَ بَعْضًا فَقَالَ أَقْسَمْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَتُحَدِّثَنِّي مَا الَّذِي أَخْطَأْتُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقْسِمْ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذِهِ الْقِصَّةِ قَالَ فَأَبَى أَنْ يُخْبِرَهُ

Naungan itu adl Islam, minyak & madu itu adl kelembutan & manisnya Al-Qur'an. Orang yg mendapat sedikit & banyak dalam mimpi itu adl orang yg sedikit atau banyaknya dalam membaca Al-Qur'an. Dan yg menjadi wasilah (perantara) antara langit & bumi adl kebenaran yg engkau ada padannya engkau mengambilnya hingga Allah meninggikan & memuliakanmu. Lalu setelahmu ada seorang laki-laki yg mengambilnya & ia menjadi mulia, lalu setelah itu ada seorang laki-laki lain yg mengambilnya & ia juga menjadi mulia. Kemudian ada lagi laki-laki lain yg mengambilnya, namun kemuliaan itu terputus. Allah lalu menyambungnya kembali hingga laki-laki itu pun menjadi mulia. Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku, benar atau salah yg aku katakan ini?
beliau menjawab: Sebagian benar & sebagian salah. Abu Bakar berkata lagi, Wahai Rasulullah, aku bersumpah, tolong anda katakan apa yg salah?
Nabi lalu bersabda:
Janganlah kamu bersumpah. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya bin Faris berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir berkata, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Katsir dari Az Zuhri dari Ubaidullah bin Abdullah dari Ibnu Abbas dari Nabi , dgn kisah seperti ini. Ia berkata, Beliau menolak untuk mengabarkannya (Tafsiran Abu Bakar yg salah). [HR. Abudaud No.4016].

Hadits Abudaud No.4016 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya bin Faris] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] -Muhammad berkata; aku pernah menulis dari dalam bukunya- ia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Ubaidullah bin Abdullah] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, " [Abu Hurairah] pernah menceritakan bahwa ada seorang laki-laki datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata, "Pada suatu malam aku bermimpi melihat suatu naungan yang mengeluarkan minyak dan madu. Lalu aku melihat orang-orang saling berebut untuk mengambilnya dengan tangan, ada yang mendapat banyak dan ada yang mendapat sedikit. Kemudian aku melihat ada sesuatu yang membentang dari langit ke bumi, dan ternyata itu adalah engkau wahai Rasulullah. Engkau mengambilnya hingga engkau menjadi mulia, lalu ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan ia pun menjadi mulia, lalu ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan ia pun menjadi mulia karenanya. Kemudian ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan terputuslah kemuliaan itu. Setelah itu disambungkan lagi hingga ia menjadi mulia karenanya." Abu Bakar berkata, "Demi bapak dan ibuku, biarkan aku menafsirkan mimpi itu?" beliau bersabda: "Silahkan." Abu Bakar berkata, "Naungan itu adalah Islam, minyak dan madu itu adalah kelembutan dan manisnya Al-Qur'an. Orang yang mendapat sedikit dan banyak dalam mimpi itu adalah orang yang sedikit atau banyaknya dalam membaca Al-Qur'an. Dan yang menjadi wasilah (perantara) antara langit dan bumi adalah kebenaran yang engkau ada padannya engkau mengambilnya hingga Allah meninggikan dan memuliakanmu. Lalu setelahmu ada seorang laki-laki yang mengambilnya dan ia menjadi mulia, lalu setelah itu ada seorang laki-laki lain yang mengambilnya dan ia juga menjadi mulia. Kemudian ada lagi laki-laki lain yang mengambilnya, namun kemuliaan itu terputus. Allah lalu menyambungnya kembali hingga laki-laki itu pun menjadi mulia. Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku, benar atau salah yang aku katakan ini?" beliau menjawab: "Sebagian benar dan sebagian salah." Abu Bakar berkata lagi, "Wahai Rasulullah, aku bersumpah, tolong anda katakan apa yang salah?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Janganlah kamu bersumpah." Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya bin Faris] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Katsir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Katsir] dari [Az Zuhri] dari [Ubaidullah bin Abdullah] dari [Ibnu Abbas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dengan kisah seperti ini. Ia berkata, "Beliau menolak untuk mengabarkannya (Tafsiran Abu Bakar yang salah)."]]]

Hadits Abudaud 4017

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا الْأَشْعَثُ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَاتَ يَوْمٍ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ رُؤْيَا فَقَالَ رَجُلٌ أَنَا رَأَيْتُ كَأَنَّ مِيزَانًا نَزَلَ مِنْ السَّمَاءِ فَوُزِنْتَ أَنْتَ وَأَبُو بَكْرٍ فَرَجَحْتَ أَنْتَ بِأَبِي بَكْرٍ وَوُزِنَ عُمَرُ وَأَبُو بَكْرٍ فَرَجَحَ أَبُو بَكْرٍ وَوُزِنَ عُمَرُ وَعُثْمَانُ فَرَجَحَ عُمَرُ ثُمَّ رُفِعَ الْمِيزَانُ فَرَأَيْنَا الْكَرَاهِيَةَ فِي وَجْهِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَاتَ يَوْمٍ أَيُّكُمْ رَأَى رُؤْيَا فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَلَمْ يَذْكُرْ الْكَرَاهِيَةَ قَالَ فَاسْتَاءَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي فَسَاءَهُ ذَلِكَ فَقَالَ خِلَافَةُ نُبُوَّةٍ ثُمَّ يُؤْتِي اللَّهُ الْمُلْكَ مَنْ يَشَاءُ

aku melihat ada tanda kebencian pada wajah Rasulullah . Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad dari Ali bin Zaid dari 'Abdurrahman bin Abu Bakrah dari Bapaknya bahwasanya pada suatu hari Nabi bersabda:
Siapakah kalian yg bermimpi?
' lalu ia menyebutkan makna hadits tersebut, namun ia tak menyebutkan tentang tanda kebencian pada wajah Rasulullah . Namun ia menyantumkan, 'Hal yg demikian membuat Rasulullah merasa tak nyaman. Setelah itu Rasulullah bersabda:
Itulah khilafah kenabian. Setelah itu Allah menjadikan kerajaan & memberikan kepada siapa saja yg Dia kehendaki. [HR. Abudaud No.4017].

Hadits Abudaud No.4017 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Al Anshari] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Asy'ats] dari [Al Hasan] dari [Abu Bakrah] bahwa pada suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapakah di antara kalian yang bermimpi?" seorang laki-laki berkata, "Aku bermimpi melihat seakan-akan sebuah timbangan turun dari langit, lalu engkau ditimbang bersama Abu Bakar. Tetapi timbanganmu lebih berat dari timbangan Abu Bakar. Lalu Umar ditimbang bersama Abu Bakar, tetapi timbangan Abu Bakar lebih berat. Lalu Umar ditimbang bersama Utsman, tetapi timbangan Umar lebih berat. Dan setelah timbangannya diangkat." Dan saat itu aku melihat ada tanda kebencian pada wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ali bin Zaid] dari ['Abdurrahman bin Abu Bakrah] dari [Bapaknya] bahwasanya pada suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapakah kalian yang bermimpi? ' lalu ia menyebutkan makna hadits tersebut, namun ia tidak menyebutkan tentang tanda kebencian pada wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Namun ia menyantumkan, 'Hal yang demikian membuat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam merasa tidak nyaman. Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Itulah khilafah kenabian. Setelah itu Allah menjadikan kerajaan dan memberikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki."]]]

Hadits Abudaud 4018

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُرِيَ اللَّيْلَةَ رَجُلٌ صَالِحٌ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ نِيطَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنِيطَ عُمَرُ بِأَبِي بَكْرٍ وَنِيطَ عُثْمَانُ بِعُمَرَ قَالَ جَابِرٌ فَلَمَّا قُمْنَا مِنْ عِنْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْنَا أَمَّا الرَّجُلُ الصَّالِحُ فَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَّا تَنَوُّطُ بَعْضِهِمْ بِبَعْضٍ فَهُمْ وُلَاةُ هَذَا الْأَمْرِ الَّذِي بَعَثَ اللَّهُ بِهِ نَبِيَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو دَاوُد وَرَوَاهُ يُونُسُ وَشُعَيْبٌ لَمْ يَذْكُرَا عَمْرَو بْنَ أَبَانَ

Laki-laki shalih itu adl Rasulullah . adapun keterpautan mereka satu sama lain itu adl para pemimpin urusan ini (Islam) yg Allah utus kepada Nabi-Nya . Abu Dawud berkata, Hadits ini diriwayatkan oleh Yunus & Syu'aib, namun keduanya tak menyebutkan Amru bin Aban. [HR. Abudaud No.4018].

Hadits Abudaud No.4018 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Utsman] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Harb] dari [Az Zubaidi] dari [Ibnu Syihab] dari [Amru bin Aban bin Utsman] dari [Jabir bin Abdullah] ia bercerita bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Seorang laki-laki shalih bermimpi bahwa Abu Bakr dipautkan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Umar dipautkan bersama Abu Bakar dan Utsman juga dipautkan bersama Umar." Jabir berkata, "Ketika kami bangkit dari sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka kami katakan, "Laki-laki shalih itu adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. adapun keterpautan mereka satu sama lain itu adalah para pemimpin urusan ini (Islam) yang Allah utus kepada Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam." Abu Dawud berkata, "Hadits ini diriwayatkan oleh [Yunus] dan [Syu'aib], namun keduanya tidak menyebutkan Amru bin Aban."]]]

Hadits Abudaud 4019

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنِي عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَأَيْتُ كَأَنَّ دَلْوًا دُلِّيَ مِنْ السَّمَاءِ فَجَاءَ أَبُو بَكْرٍ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَشَرِبَ شُرْبًا ضَعِيفًا ثُمَّ جَاءَ عُمَرُ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَشَرِبَ حَتَّى تَضَلَّعَ ثُمَّ جَاءَ عُثْمَانُ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَشَرِبَ حَتَّى تَضَلَّعَ ثُمَّ جَاءَ عَلِيٌّ فَأَخَذَ بِعَرَاقِيهَا فَانْتَشَطَتْ وَانْتَضَحَ عَلَيْهِ مِنْهَا شَيْءٌ

aku melihat (bermimpi) seakan ada sebuah ember yg diulurkan dari atas langit, Abu Bakar lantas datang mengambil kayu pengaitnya lalu minum dgn sedikit, kemudian datang Umar mengambil kayu pengaitnya lalu minum dgn puas, kemudian datang Utsman mengambil kayu pengaitnya lalu minum dgn puas, kemudian datang Ali mengambil kayu pengaitnya lalu minum secara berlebihan hingga ia terkena air tersebut. [HR. Abudaud No.4019].

Hadits Abudaud No.4019 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Affan bin Muslim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Asy'ats bin 'Abdurrahman] dari [Bapaknya] dari [Samurah bin Jundub] berkata, "Seorang laki-laki berkata, "Wahai Rasulullah, aku melihat seakan ada sebuah ember yang diulurkan dari atas langit, Abu Bakar lantas datang mengambil kayu pengaitnya lalu minum dengan sedikit, kemudian datang Umar mengambil kayu pengaitnya lalu minum dengan puas, kemudian datang Utsman mengambil kayu pengaitnya lalu minum dengan puas, kemudian datang Ali mengambil kayu pengaitnya lalu minum secara berlebihan hingga ia terkena air tersebut."]]]

Hadits Abudaud 4020

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ سَهْلٍ الرَّمْلِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ مَكْحُولٍ قَالَ لَتَمْخُرَنَّ الرُّومُ الشَّامَ أَرْبَعِينَ صَبَاحًا لَا يَمْتَنِعُ مِنْهَا إِلَّا دِمَشْقَ وَعَمَّانَ

Sungguh, Rum benar-benar akan memasuki Syam (mambawa fitnah) selama empat puluh hari, tak ada yg selamat darinya selain Damaskus & Amman. [HR. Abudaud No.4020].

Hadits Abudaud No.4020 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Sahl Ar Ramli] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abdul Aziz] dari [Makhul] ia berkata, "Sungguh, Rum benar-benar akan memasuki Syam (mambawa fitnah) selama empat puluh hari, tidak ada yang selamat darinya selain Damaskus dan Amman."]]]

Hadits Abudaud 4021

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَامِرٍ الْمُرِّيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْعَلَاءِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا الْأَعْيَسِ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ سَلْمَانَ يَقُولُ سَيَأْتِي مَلِكٌ مِنْ مُلُوكِ الْعَجَمِ يَظْهَرُ عَلَى الْمَدَائِنِ كُلِّهَا إِلَّا دِمَشْقَ

Akan datang suatu masa dimana kekuasaan dipegang oleh pemimpin dari luar Arab, kekuasaannya meliputi semua kota selain Damaskus. [HR. Abudaud No.4021].

Hadits Abudaud No.4021 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Amir Al Murri] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz Ibnul 'Ala] Bahwasanya ia mendengar [Abul A'yas 'Abdurrahman bin Salman] berkata, "Akan datang suatu masa dimana kekuasaan dipegang oleh pemimpin dari luar Arab, kekuasaannya meliputi semua kota selain Damaskus."]]]

Hadits Abudaud 4022

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا بُرْدٌ أَبُو الْعَلَاءِ عَنْ مَكْحُولٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَوْضِعُ فُسْطَاطِ الْمُسْلِمِينَ فِي الْمَلَاحِمِ أَرْضٌ يُقَالُ لَهَا الْغُوطَةُ

Kota kaum muslimin saat terjadi peperangan yg besar terletak pada sebuah wilayah yg bernama Al Ghuthah. [HR. Abudaud No.4022].

Hadits Abudaud No.4022 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Burd Abul 'Ala] dari [Makhul] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kota kaum muslimin saat terjadi peperangan yang besar terletak pada sebuah wilayah yang bernama Al Ghuthah."]]]

Hadits Abudaud 4023

حَدَّثَنَا أَبُو ظَفَرٍ عَبْدُ السَّلَامِ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ عَنْ عَوْفٍ قَالَ سَمِعْتُ الْحَجَّاجَ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ إِنَّ مَثَلَ عُثْمَانَ عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ يَقْرَؤُهَا وَيُفَسِّرُهَا { إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنْ الَّذِينَ كَفَرُوا } يُشِيرُ إِلَيْنَا بِيَدِهِ وَإِلَى أَهْلِ الشَّامِ

ketika Allah berfirman: Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu & mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yg kafir…) ' -Qs. Ali Imran: 55- lalu dgn tangannya ia menunjuk ke arah kami & ke arah penduduk Syam. [HR. Abudaud No.4023].

Hadits Abudaud No.4023 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Zhafar Abdussalam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ja'far] dari [Auf] ia berkata; Aku mendengar [Al Hajjaj] berkhutbah, ia mengatakan, "Permisalan Utsman di sisi Allah seperti Isa putra Maryam, lalu ia membaca ayat ini dan mentafsirkannya: '(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir…) ' -Qs. Ali Imran: 55- lalu dengan tangannya ia menunjuk ke arah kami dan ke arah penduduk Syam."]]]

Hadits Abudaud 4024

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِسْمَعِيلَ الطَّالَقَانِيُّ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ح و حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْمُغِيرَةِ عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ خَالِدٍ الضَّبِّيِّ قَالَ سَمِعْتُ الْحَجَّاجَ يَخْطُبُ فَقَالَ فِي خُطْبَتِهِ رَسُولُ أَحَدِكُمْ فِي حَاجَتِهِ أَكْرَمُ عَلَيْهِ أَمْ خَلِيفَتُهُ فِي أَهْلِهِ فَقُلْتُ فِي نَفْسِي لِلَّهِ عَلَيَّ أَلَّا أُصَلِّيَ خَلْفَكَ صَلَاةً أَبَدًا وَإِنْ وَجَدْتُ قَوْمًا يُجَاهِدُونَكَ لَأُجَاهِدَنَّكَ مَعَهُمْ زَادَ إِسْحَقُ فِي حَدِيثِهِ قَالَ فَقَاتَلَ فِي الْجَمَاجِمِ حَتَّى قُتِلَ

Demi Allah, sungguh selamanya aku tak akan shalat di belakangmu. Jika aku mendapati suatu kaum memerangimu maka aku akan ikut bergabung bersama mereka. Ishaq menambahkan dalam haditsnya, Ia berkata, Lalu Ar rabi' memerangi Al Hajaj di Jamajim hingga ia terbunuh. [HR. Abudaud No.4024].

Hadits Abudaud No.4024 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isma'il Ath Thalaqani] berkata, telah menceritakan kepada kami [Jarir]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] berkata, telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al Mughirah] dari [Ar Rabi' bin Khalid Adh Dlabbi] ia berkata; Aku mendengar [Al Hajjaj] berkhutbah, dalam khutbahnya ia mengatakan, "Utusan salah seorang dari kalian untuk memenuhi kebutuhannya lebih mulia dari dirinya atau lebih mulia dari orang yang diserahi untuk menjaga keluarganya?" Maka aku pun berucap dalam diriku, "Demi Allah, sungguh selamanya aku tidak akan shalat di belakangmu. Jika aku mendapati suatu kaum memerangimu maka aku akan ikut bergabung bersama mereka." Ishaq menambahkan dalam haditsnya, " Ia berkata, "Lalu Ar rabi' memerangi Al Hajaj di Jamajim hingga ia terbunuh."]]]

Hadits Abudaud 4025

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ عَاصِمٍ قَالَ سَمِعْتُ الْحَجَّاجَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ اتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ لَيْسَ فِيهَا مَثْنَوِيَّةٌ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا لَيْسَ فِيهَا مَثْنَوِيَّةٌ لِأَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ عَبْدِ الْمَلِكِ وَاللَّهِ لَوْ أَمَرْتُ النَّاسَ أَنْ يَخْرُجُوا مِنْ بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ فَخَرَجُوا مِنْ بَابٍ آخَرَ لَحَلَّتْ لِي دِمَاؤُهُمْ وَأَمْوَالُهُمْ وَاللَّهِ لَوْ أَخَذْتُ رَبِيعَةَ بِمُضَرَ لَكَانَ ذَلِكَ لِي مِنْ اللَّهِ حَلَالًا وَيَا عَذِيرِي مِنْ عَبْدِ هُذَيْلٍ يَزْعُمُ أَنَّ قِرَاءَتَهُ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا هِيَ إِلَّا رَجَزٌ مِنْ رَجَزِ الْأَعْرَابِ مَا أَنْزَلَهَا اللَّهُ عَلَى نَبِيِّهِ عَلَيْهِ السَّلَام وَعَذِيرِي مِنْ هَذِهِ الْحَمْرَاءِ يَزْعُمُ أَحَدُهُمْ أَنَّهُ يَرْمِي بِالْحَجَرِ فَيَقُولُ إِلَى أَنْ يَقَعَ الْحَجَرُ قَدْ حَدَثَ أَمْرٌ فَوَاللَّهِ لَأَدَعَنَّهُمْ كَالْأَمْسِ الدَّابِرِ قَالَ فَذَكَرْتُهُ لِلْأَعْمَشِ فَقَالَ أَنَا وَاللَّهِ سَمِعْتُهُ مِنْهُ

Bertakwalah kalian kepada Allah semampu kalian tanpa terkecuali. Hendaklah kalian mendengar & taat kepada Amirul Mukminin Abdul Malik, tanpa terkecuali. Demi Allah, jika aku perintahkan manusia untuk keluar dari salah satu pintu masjid, lalu mereka keluar melalui pintu lain, maka darah & harta mereka telah halal bagiku. Demi Allah, jika aku hukum Rabi'ah di Mudhar, sungguh Allah akan memberikan kehalalan itu kepadaku. Wahai orang yg memberiku udzur dari Abdu Hudzail -maksudnya adl Abdullah bin Mas'ud Al Hadzali- ia mengaku bahwa bacaannya berasal dari Allah. Maka demi Allah, bacaan-bacaan itu tak lebih dari sekedar syair-syair Arab yg Allah tak menurunkannya kepada Nabi-Nya Alaihissalam. Wahai orang yg memberiku udzur dari kaum hamra (yakni orang-orang Ajam atau selain arab), salah seorang dari mereka mengaku telah melempar batu & berkata, Hingga batu itu jatuh akan terjadi sesuatu. Maka demi Allah aku benar-benar akan meninggalkan mereka seperti hari sebelumnya (yakni meninggalkan mereka dalam keadaan hancur). Ia (perawi) berkata, Aku lantas menyebutkan hal itu kepada Al A'masy, ia lalu berkata, Demi Allah, aku mendengar itu darinya. [HR. Abudaud No.4025].

Hadits Abudaud No.4025 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul 'Ala] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar] dari [Ashim] ia berkata; Aku mendengar [Al Hajjaj] berkhutbah di atas mimbar, ia mengatakan, "Bertakwalah kalian kepada Allah semampu kalian tanpa terkecuali. Hendaklah kalian mendengar dan taat kepada Amirul Mukminin Abdul Malik, tanpa terkecuali. Demi Allah, jika aku perintahkan manusia untuk keluar dari salah satu pintu masjid, lalu mereka keluar melalui pintu lain, maka darah dan harta mereka telah halal bagiku. Demi Allah, jika aku hukum Rabi'ah di Mudhar, sungguh Allah akan memberikan kehalalan itu kepadaku. Wahai orang yang memberiku udzur dari Abdu Hudzail -maksudnya adalah Abdullah bin Mas'ud Al Hadzali- ia mengaku bahwa bacaannya berasal dari Allah. Maka demi Allah, bacaan-bacaan itu tidak lebih dari sekedar syair-syair Arab yang Allah tidak menurunkannya kepada Nabi-Nya Alaihissalam. Wahai orang yang memberiku udzur dari kaum hamra (yakni orang-orang Ajam atau selain arab), salah seorang dari mereka mengaku telah melempar batu dan berkata, "Hingga batu itu jatuh akan terjadi sesuatu." Maka demi Allah aku benar-benar akan meninggalkan mereka seperti hari sebelumnya (yakni meninggalkan mereka dalam keadaan hancur)." Ia (perawi) berkata, "Aku lantas menyebutkan hal itu kepada Al A'masy, ia lalu berkata, "Demi Allah, aku mendengar itu darinya."]]]

Hadits Abudaud 4026

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ سَمِعْتُ الْحَجَّاجَ يَقُولُ عَلَى الْمِنْبَرِ هَذِهِ الْحَمْرَاءُ هَبْرٌ هَبْرٌ أَمَا وَاللَّهِ لَوْ قَدْ قَرَعْتُ عَصًا بِعَصًا لَأَذَرَنَّهُمْ كَالْأَمْسِ الذَّاهِبِ يَعْنِي الْمَوَالِيَ

Demi Allah, sekiranya aku menginginkan kebinasaan mereka, maka aku akan biarkan mereka seperti hari-hari kemarin. Maksudnya adl orang-orang asing di luar Arab. [HR. Abudaud No.4026].

Hadits Abudaud No.4026 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Idris] dari [Al A'masy] ia berkata, "Aku mendengar [Al Hajjaj] berkata di atas mimbar, "Orang-orang Hamra (para badui) ini telah berhak untuk dipotong tangannya. Demi Allah, sekiranya aku menginginkan kebinasaan mereka, maka aku akan biarkan mereka seperti hari-hari kemarin." Maksudnya adalah orang-orang asing di luar Arab.]]]

Hadits Abudaud 4027

حَدَّثَنَا قَطَنُ بْنُ نُسَيْرٍ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ يَعْنِي ابْنَ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَعْمَشِ قَالَ جَمَّعْتُ مَعَ الْحَجَّاجِ فَخَطَبَ فَذَكَرَ حَدِيثَ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَيَّاشٍ قَالَ فِيهَا فَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا لِخَلِيفَةِ اللَّهِ وَصَفِيِّهِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَرْوَانَ وَسَاقَ الْحَدِيثَ قَالَ وَلَوْ أَخَذْتُ رَبِيعَةَ بِمُضَرَ وَلَمْ يَذْكُرْ قِصَّةَ الْحَمْرَاءِ

Dengarkan & patuhilah khalifah & kekasih Allah, Abdul Malik bin Marwan. Kemudian perawi menyebutkan hadits selanjutnya, Al Hajjaj berkata, Sekiranya aku hukum Rabi'ah di Mudhar…dan ia tak menyebutkan kisah Al Hamra. [HR. Abudaud No.4027].

Hadits Abudaud No.4027 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Qathan bin Nusair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ja'far] -maksudnya Ja'far bin Sulaiman- berkata, telah menceritakan kepada kami [Dawud bin Sulaiman] dari [Syarik] dari [Sulaiman Al A'masy] ia berkata, "Aku shalat jum'at bersama [Al Hajjaj], lalu ia berkhutbah…. kemudian ia menyebutkan hadits Abu Bakar bin Ayyasy. Al Hajjaj mengatakan dalam khutbahnya, "Dengarkan dan patuhilah khalifah dan kekasih Allah, Abdul Malik bin Marwan. Kemudian perawi menyebutkan hadits selanjutnya, "Al Hajjaj berkata, "Sekiranya aku hukum Rabi'ah di Mudhar…dan ia tidak menyebutkan kisah Al Hamra."]]]

Hadits Abudaud 4028

حَدَّثَنَا سَوَّارُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُمْهَانَ عَنْ سَفِينَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خِلَافَةُ النُّبُوَّةِ ثَلَاثُونَ سَنَةً ثُمَّ يُؤْتِي اللَّهُ الْمُلْكَ أَوْ مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ قَالَ سَعِيدٌ قَالَ لِي سَفِينَةُ أَمْسِكْ عَلَيْكَ أَبَا بَكْرٍ سَنَتَيْنِ وَعُمَرُ عَشْرًا وَعُثْمَانُ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ وَعَلِيٌّ كَذَا قَالَ سَعِيدٌ قُلْتُ لِسَفِينَةَ إِنَّ هَؤُلَاءِ يَزْعُمُونَ أَنَّ عَلِيًّا عَلَيْهِ السَّلَام لَمْ يَكُنْ بِخَلِيفَةٍ قَالَ كَذَبَتْ أَسْتَاهُ بَنِي الزَّرْقَاءِ يَعْنِي بَنِي مَرْوَانَ

Khilafah kenabian itu selama tiga puluh tahun, kemudian Allah memberikan kekuasaan-Nya kepada siapa yg ia kehendaki. Sa'id berkata, Safinah berkata kepadaku, Hendaklah engkau tetap bersama Abu Bakar selama selama dua tahun, bersama Umar selama sepuluh tahun, bersama Utsman selama dua belas tahun, demikian juga dgn Ali. Sa'id berkata, Aku bertanya kepada Safinah, Mereka menganggap bahwa Ali bukan seorang khalifah?
Ia menjawab, Keturunan Bani Az Zarqa, yaitu bani Marwan telah berdusta. [HR. Abudaud No.4028].

Hadits Abudaud No.4028 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sawwar bin Abdullah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits bin Sa'id] dari [Sa'id bin Jumhan] dari [Safinah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Khilafah kenabian itu selama tiga puluh tahun, kemudian Allah memberikan kekuasaan-Nya kepada siapa yang ia kehendaki." Sa'id berkata, "Safinah berkata kepadaku, "Hendaklah engkau tetap bersama Abu Bakar selama selama dua tahun, bersama Umar selama sepuluh tahun, bersama Utsman selama dua belas tahun, demikian juga dengan Ali." Sa'id berkata, "Aku bertanya kepada Safinah, "Mereka menganggap bahwa Ali bukan seorang khalifah?" Ia menjawab, "Keturunan Bani Az Zarqa, yaitu bani Marwan telah berdusta."]]]

Hadits Abudaud 4029

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ الْعَوَّامِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُمْهَانَ عَنْ سَفِينَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خِلَافَةُ النُّبُوَّةِ ثَلَاثُونَ سَنَةً ثُمَّ يُؤْتِي اللَّهُ الْمُلْكَ مَنْ يَشَاءُ أَوْ مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ

Khilafah kenabian itu selama tiga puluh tahun, kemudian Allah memberikan kekuasaan-Nya kepada siapa yg dikehendaki-Nya. [HR. Abudaud No.4029].

Hadits Abudaud No.4029 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Aun] berkata, telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Al 'Awwam bin Hausyab] dari [Sa'id bin Jumhan] dari [Safinah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Khilafah kenabian itu selama tiga puluh tahun, kemudian Allah memberikan kekuasaan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya."]]]

Hadits Abudaud 4030

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ عَنْ ابْنِ إِدْرِيسَ أَخْبَرَنَا حُصَيْنٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ظَالِمٍ وَسُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ظَالِمٍ الْمَازِنِيِّ ذَكَرَ سُفْيَانُ رَجُلًا فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ظَالِمٍ الْمَازِنِيِّ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ زَيْدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ نُفَيْلٍ قَالَ لَمَّا قَدِمَ فُلَانٌ إِلَى الْكُوفَةِ أَقَامَ فُلَانٌ خَطِيبًا فَأَخَذَ بِيَدِي سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ فَقَالَ أَلَا تَرَى إِلَى هَذَا الظَّالِمِ فَأَشْهَدُ عَلَى التِّسْعَةِ إِنَّهُمْ فِي الْجَنَّةِ وَلَوْ شَهِدْتُ عَلَى الْعَاشِرِ لَمْ إِيثَمْ قَالَ ابْنُ إِدْرِيسَ وَالْعَرَبُ تَقُولُ آثَمُ قُلْتُ وَمَنْ التِّسْعَةُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى حِرَاءٍ اثْبُتْ حِرَاءُ إِنَّهُ لَيْسَ عَلَيْكَ إِلَّا نَبِيٌّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ قُلْتُ وَمَنْ التِّسْعَةُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ وَطَلْحَةُ وَالزُّبَيْرُ وَسَعْدُ بْنُ أَبِي وَقَّاصٍ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ قُلْتُ وَمَنْ الْعَاشِرُ فَتَلَكَّأَ هُنَيَّةً ثُمَّ قَالَ أَنَا قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ الْأَشْجَعِيُّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ ابْنِ حَيَّانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ظَالِمٍ بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ

Diamlah wahai Hira! Sesungguhnya yg berada di dekatmu adl seorang Nabi, shiddiq, & syahid. Aku lalu bertanya lagi, Siapa kesembilan orang itu?
ia menjawab, Rasulullah , Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Thalhah, Az Zubair, Sa'd bin Abu Waqash, & 'Abdurrahman bin Auf. Aku bertanya lagi, Siapa yg kesepuluh?
lalu ia merasa ragu-ragu, namun akhirnya ia berkata, Itu adl aku., Abu Daud berkata; Al Asyja'ie juga meriwayatkannya dari Sufyan dari Mashur dari Hilal bin Yasaf dari Ibnu Hayyan dari Abdullah bin Zhalim dgn sanadnya seperti Hadits tersebut. [HR. Abudaud No.4030].

Hadits Abudaud No.4030 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul 'Ala] dari [Ibnu Idris] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Hushain] dari [Hilal bin Yasaf] dari [Abdullah bin Zhalim] dan [Sufyan] dari [Manshur] dari [Hilal bin Yasaf] dari [Abdullah bin Zhalim Al Mazini] - [sufyan] menyebutkan [seorang laki-laki] yang berada antara dirinya dengan [Abdullah bin Zhalim Al Mazini] - ia berkata, "Aku mendengar [Sa'id bin Zaid bin Amru bin Nufail] ia berkata, "Ketika si fulan tiba di kota Kuffah, ia lalu berkhutbah. Maka Sa'id bin Zaid maraih tanganku dan berkata, "Tidakkah kamu lihat orang zhalim ini? Aku bersaksi bahwa kesembilan orang itu adalah ahli surga, dan jika aku bersaksi untuk orang yang kesepuluh, maka aku tidak akan berdosa." -Ibnu Idris (perawi) berkata, "Orang-orang Arab mengatakan, "aatsam (aku berdosa, dan ada juga yang membacanya dengan iitsam; aku berdosa). - Aku lalu bertanya, "Lantas siapa kesembilan orang itu?" Ia menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda saat berada di Qua Hira: "Diamlah wahai Hira! Sesungguhnya yang berada di dekatmu adalah seorang Nabi, shiddiq, dan syahid." Aku lalu bertanya lagi, "Siapa kesembilan orang itu?" ia menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Thalhah, Az Zubair, Sa'd bin Abu Waqash, dan 'Abdurrahman bin Auf." Aku bertanya lagi, "Siapa yang kesepuluh?" lalu ia merasa ragu-ragu, namun akhirnya ia berkata, "Itu adalah aku.", Abu Daud berkata; " [Al Asyja'ie] juga meriwayatkannya dari [Sufyan] dari [Mashur] dari [Hilal bin Yasaf] dari [Ibnu Hayyan] dari [Abdullah bin Zhalim] dengan sanadnya seperti Hadits tersebut."]]]

Hadits Abudaud 4031

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ النَّمَرِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحُرِّ بْنِ الصَّيَّاحِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَخْنَسِ أَنَّهُ كَانَ فِي الْمَسْجِدِ فَذَكَرَ رَجُلٌ عَلِيًّا عَلَيْهِ السَّلَام فَقَامَ سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ فَقَالَ أَشْهَدُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنِّي سَمِعْتُهُ وَهُوَ يَقُولُ عَشْرَةٌ فِي الْجَنَّةِ النَّبِيُّ فِي الْجَنَّةِ وَأَبُو بَكْرٍ فِي الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِي الْجَنَّةِ وَعُثْمَانُ فِي الْجَنَّةِ وَعَلِيٌّ فِي الْجَنَّةِ وَطَلْحَةُ فِي الْجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ بْنُ الْعَوَّامِ فِي الْجَنَّةِ وَسَعْدُ بْنُ مَالِكٍ فِي الْجَنَّةِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِي الْجَنَّةِ وَلَوْ شِئْتُ لَسَمَّيْتُ الْعَاشِرَ قَالَ فَقَالُوا مَنْ هُوَ فَسَكَتَ قَالَ فَقَالُوا مَنْ هُوَ فَقَالَ هُوَ سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ الْمُثَنَّى النَّخَعِيُّ حَدَّثَنِي جَدِّي رِيَاحُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ كُنْتُ قَاعِدًا عِنْدَ فُلَانٍ فِي مَسْجِدِ الْكُوفَةِ وَعِنْدَهُ أَهْلُ الْكُوفَةِ فَجَاءَ سَعِيدُ بْنُ زَيْدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ نُفَيْلٍ فَرَحَّبَ بِهِ وَحَيَّاهُ وَأَقْعَدَهُ عِنْدَ رِجْلِهِ عَلَى السَّرِيرِ فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْكُوفَةِ يُقَالُ لَهُ قَيْسُ بْنُ عَلْقَمَةَ فَاسْتَقْبَلَهُ فَسَبَّ وَسَبَّ فَقَالَ سَعِيدٌ مَنْ يَسُبُّ هَذَا الرَّجُلُ قَالَ يَسُبُّ عَلِيًّا قَالَ أَلَا أَرَى أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَبُّونَ عِنْدَكَ ثُمَّ لَا تُنْكِرُ وَلَا تُغَيِّرُ أَنَا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَإِنِّي لَغَنِيٌّ أَنْ أَقُولَ عَلَيْهِ مَا لَمْ يَقُلْ فَيَسْأَلَنِي عَنْهُ غَدًا إِذَا لَقِيتُهُ أَبُو بَكْرٍ فِي الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِي الْجَنَّةِ وَسَاقَ مَعْنَاهُ ثُمَّ قَالَ لَمَشْهَدُ رَجُلٍ مِنْهُمْ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْبَرُّ فِيهِ وَجْهُهُ خَيْرٌ مِنْ عَمَلِ أَحَدِكُمْ عُمُرَهُ وَلَوْ عُمِّرَ عُمُرَ نُوحٍ

sepuluh orang (akan) masuk surga (tanpa hisab) ' Nabi berada di surga, Abu Bakar berada di surga, Umar berada di surga, Utsman berada di surga, Ali berada di surga, Thalhah berada di surga, Az Zubair Ibnul Awwam berada di surga, Sa'd bin Malik berada di surga, 'Abdurrahman bin Auf berada di surga. (Said bin Zaid berkata;) & jika aku mau maka akan aku sebutkan yg kesepuluh. 'Abdurrahman berkata, Orang-orang lalu bertanya, Siapa orangnya?
Sa'id diam. 'Abdurrahman berkata, Orang-orang bertanya lagi, Siapa orangnya?
Sa'id menjawab, Dia adl Sa'id bin Zaid. Telah menceritakan kepada kami Abu Kamil berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Ziyad berkata, telah menceritakan kepada kami Shadaqah Ibnul Mutsanna An Nakha'i berkata, telah menceritakan kepadaku kakekku Riyah Ibnul harits ia berkata, Aku pernah duduk di sisi fulan di masjid Kuffah, sementara di sisinya banyak orang-orang Kufah. Kemudian datanglah Sa'id bin Zaid bin Amru bin Nufail, orang itu lalu mengucapkan selamat datang & menyambutnya seraya mendudukkannya di atas permadani. Kemudian setelah itu datang pula seorang laki-laki dari penduduk Kufah yg bernama Qais bin Alqamah maka ia menyambutnya. Qais mencela hingga ia pun ikut mencela. Sa'id bertanya, Laki-laki ini mencela siapa?
Ia menjawab, Laki-laki itu mencela Ali. Sa'id berkata, Kenapa aku melihat sahabat Rasulullah dicela di sisi kalian namun tak ada yg mengingkarinya & mencegahnya! Sungguh, aku pernah mendengar Rasulullah bersabda -dan aku tak ingin mengatakan sesuatu yg tak pernah dikatakan oleh Rasulullah , sebab beliau akan menanyaiku besok jika aku berjumpa dengannya-: Abu Bakar di surga, Umar di surga…lalu ia menyebutkan sebagaimana makna hadits tersebut. Kemudian Sa'id melanjutkan, Sungguh, kebersamaan salah seorang dari mereka bersama Rasulullah , & meskipun dgn wajah yg berdebu, maka itu jauh lebih baik bila dibandingkan dgn seluruh amal shalih kalian selama sepanjang hidup, & meskipun ia diberi umur panjang seperti Nuh. [HR. Abudaud No.4031].

Hadits Abudaud No.4031 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Umar An Namari] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hurri bin Ash Shayyah] dari ['Abdurrahman Ibnul Akhnas] ketika itu ia sedang berada di masjid, lalu ada seorang laki-laki menyebutkan tentang Ali, maka [Sa'id bin Zaid] berdiri dan berkata, "Aku bersaksi atas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa aku mendengar beliau bersabda: "Ada sepuluh orang (akan) masuk surga (tanpa hisab) ' Nabi berada di surga, Abu Bakar berada di surga, Umar berada di surga, Utsman berada di surga, Ali berada di surga, Thalhah berada di surga, Az Zubair Ibnul Awwam berada di surga, Sa'd bin Malik berada di surga, 'Abdurrahman bin Auf berada di surga." (Said bin Zaid berkata;) dan jika aku mau maka akan aku sebutkan yang kesepuluh." 'Abdurrahman berkata, "Orang-orang lalu bertanya, "Siapa orangnya?" Sa'id diam. 'Abdurrahman berkata, "Orang-orang bertanya lagi, "Siapa orangnya?" Sa'id menjawab, "Dia adalah Sa'id bin Zaid." Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid bin Ziyad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Shadaqah Ibnul Mutsanna An Nakha'i] berkata, telah menceritakan kepadaku kakekku [Riyah Ibnul harits] ia berkata, "Aku pernah duduk di sisi fulan di masjid Kuffah, sementara di sisinya banyak orang-orang Kufah. Kemudian datanglah [Sa'id bin Zaid bin Amru bin Nufail], orang itu lalu mengucapkan selamat datang dan menyambutnya seraya mendudukkannya di atas permadani. Kemudian setelah itu datang pula seorang laki-laki dari penduduk Kufah yang bernama Qais bin Alqamah maka ia menyambutnya. Qais mencela hingga ia pun ikut mencela. Sa'id bertanya, "Laki-laki ini mencela siapa?" Ia menjawab, "Laki-laki itu mencela Ali." Sa'id berkata, "Kenapa aku melihat sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dicela di sisi kalian namun tidak ada yang mengingkarinya dan mencegahnya! Sungguh, aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda -dan aku tidak ingin mengatakan sesuatu yang tidak pernah dikatakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sebab beliau akan menanyaiku besok jika aku berjumpa dengannya-: "Abu Bakar di surga, Umar di surga…lalu ia menyebutkan sebagaimana makna hadits tersebut. Kemudian Sa'id melanjutkan, "Sungguh, kebersamaan salah seorang dari mereka bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan meskipun dengan wajah yang berdebu, maka itu jauh lebih baik bila dibandingkan dengan seluruh amal shalih kalian selama sepanjang hidup, dan meskipun ia diberi umur panjang seperti Nuh."]]]

Hadits Abudaud 4032

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ ح و حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ أَنَّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ حَدَّثَهُمْ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَعِدَ أُحُدًا فَتَبِعَهُ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ فَرَجَفَ بِهِمْ فَضَرَبَهُ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرِجْلِهِ وَقَالَ اثْبُتْ أُحُدُ نَبِيٌّ وَصِدِّيقٌ وَشَهِيدَانِ

Tenanglah wahai Uhud, sesungguhnya di sisimu ada seorang Nabi, seorang shiddiq & dua orang syahid. [HR. Abudaud No.4032].

Hadits Abudaud No.4032 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai']. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya] secara makna, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abu Arubah] dari [Qatadah] bahwa [Anas bin Malik] menceritakan kepada mereka, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendaki gunung uhud. Kemudian beliau diikuti oleh Abu Bakar, Umar dan Utsman hingga gunung itu bergetar. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian menghentakkan kakinya seraya mengatakan: "Tenanglah wahai Uhud, sesungguhnya di sisimu ada seorang Nabi, seorang shiddiq dan dua orang syahid."]]]

Hadits Abudaud 4033

حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْمُحَارِبِيِّ عَنْ عَبْدِ السَّلَامِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ أَبِي خَالِدٍ الدَّالَانِيِّ عَنْ أَبِي خَالِدٍ مَوْلَى آلِ جَعْدَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَانِي جِبْرِيلُ فَأَخَذَ بِيَدِي فَأَرَانِي بَابَ الْجَنَّةِ الَّذِي تَدْخُلُ مِنْهُ أُمَّتِي فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَدِدْتُ أَنِّي كُنْتُ مَعَكَ حَتَّى أَنْظُرَ إِلَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا إِنَّكَ يَا أَبَا بَكْرٍ أَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي

Wahai Abu Bakar, engkau adl orang yg pertama kali akan memasukinya dari semua umatku. [HR. Abudaud No.4033].

Hadits Abudaud No.4033 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hannad bin As Sari] dari ['Abdurrahman bin Muhammad bin Al Muharibi] dari [Abdussalam bin Harb] dari [Abu Khalid Ad Dalani] dari [Abu Khalid] -mantan budak (yang telah dimerdekakan oleh) keluarga Ja'dah- dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jibril mendatangiku seraya memegang tanganku, lalu ia memperlihatkan aku pada sebuah pintu surga yang akan dimasuki oleh umatku." Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah, aku sangat berharap selalu bersamamu hingga aku dapat melihat pintu itu." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Wahai Abu Bakar, engkau adalah orang yang pertama kali akan memasukinya dari semua umatku."]]]

Hadits Abudaud 4034

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَيَزِيدُ بْنُ خَالِدٍ الرَّمْلِيُّ أَنَّ اللَّيْثَ حَدَّثَهُمْ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَدْخُلُ النَّارَ أَحَدٌ مِمَّنْ بَايَعَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ

Tidak akan masuk neraka orang yg ikut berbaiat di bawah pohon. [HR. Abudaud No.4034].

Hadits Abudaud No.4034 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Yazid bin Khalid Ar Ramli] bahwa [Al Laits] menceritakan kepada mereka dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak akan masuk neraka orang yang ikut berbaiat di bawah pohon."]]]

Hadits Abudaud 4035

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مُوسَى فَلَعَلَّ اللَّهَ وَقَالَ ابْنُ سِنَانٍ اطَّلَعَ اللَّهُ عَلَى أَهْلِ بَدْرٍ فَقَالَ اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ فَقَدْ غَفَرْتُ لَكُمْ

Berbuatlah sesuka hatimu, sesungguhnya Aku telah mengampuni kalian. [HR. Abudaud No.4035].

Hadits Abudaud No.4035 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah]. (Dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Sinan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid Abu Isa Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ashim] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] ia berkata, 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda -Musa menyebutkan-: "Mungkin Allah", Ibnu Sinan menyebutkan-; "Allah menjumpai para pejuang perang badar dan berfirman: "Berbuatlah sesuka hatimu, sesungguhnya Aku telah mengampuni kalian."]]]

Hadits Abudaud 4036

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ ثَوْرٍ حَدَّثَهُمْ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ قَالَ خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ فَأَتَاهُ يَعْنِي عُرْوَةَ بْنَ مَسْعُودٍ فَجَعَلَ يُكَلِّمُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكُلَّمَا كَلَّمَهُ أَخَذَ بِلِحْيَتِهِ وَالْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ قَائِمٌ عَلَى رَأْسِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ السَّيْفُ وَعَلَيْهِ الْمِغْفَرُ فَضَرَبَ يَدَهُ بِنَعْلِ السَّيْفِ وَقَالَ أَخِّرْ يَدَكَ عَنْ لِحْيَتِهِ فَرَفَعَ عُرْوَةُ رَأْسَهُ فَقَالَ مَنْ هَذَا قَالُوا الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ

Jauhkan tanganmu dari janggut beliau! Urwah mengangkat kepalanya lalu berkata, Siapa orang ini! orang-orang menjawab, Al Mughirah bin Syu'bah. [HR. Abudaud No.4036].

Hadits Abudaud No.4036 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ubaid] bahwa [Muhammad bin Tsaur] menceritakan kepada mereka, dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Urwah bin Az Zubair] dari [Al Miswar bin Makhramah] ia berkata, "Pada masa perjanjian Hudaibiyah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar -lalu ia menyebutkan hadits di atas-. Al Miswar berkata; lalu Urwah bin Syu'bah mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berbicara dengannya, setiap kali berbicara dengan Nabi, ia selalu memegang janggut beliau. Maka Al Mughirah bin Syu'bah berdiri di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa sebilah pedang dan tameng penutup muka. Al Mughirah lalu memukul tangan Urwah seranya mengatakan, "Jauhkan tanganmu dari janggut beliau!" Urwah mengangkat kepalanya lalu berkata, "Siapa orang ini!" orang-orang menjawab, "Al Mughirah bin Syu'bah."]]]

Hadits Abudaud 4037

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ أَبُو عُمَرَ الضَّرِيرُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَنَّ سَعِيدَ بْنَ إِيَاسٍ الْجُرَيْرِيَّ أَخْبَرَهُمْ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ الْعُقَيْلِيِّ عَنْ الْأَقْرَعِ مُؤَذِّنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ بَعَثَنِي عُمَرُ إِلَى الْأُسْقُفِّ فَدَعَوْتُهُ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ وَهَلْ تَجِدُنِي فِي الْكِتَابِ قَالَ نَعَمْ قَالَ كَيْفَ تَجِدُنِي قَالَ أَجِدُكَ قَرْنًا فَرَفَعَ عَلَيْهِ الدِّرَّةَ فَقَالَ قَرْنٌ مَهْ فَقَالَ قَرْنٌ حَدِيدٌ أَمِينٌ شَدِيدٌ قَالَ كَيْفَ تَجِدُ الَّذِي يَجِيءُ مِنْ بَعْدِي فَقَالَ أَجِدُهُ خَلِيفَةً صَالِحًا غَيْرَ أَنَّهُ يُؤْثِرُ قَرَابَتَهُ قَالَ عُمَرُ يَرْحَمُ اللَّهُ عُثْمَانَ ثَلَاثًا فَقَالَ كَيْفَ تَجِدُ الَّذِي بَعْدَهُ قَالَ أَجِدُهُ صَدَأَ حَدِيدٍ فَوَضَعَ عُمَرُ يَدَهُ عَلَى رَأْسِهِ فَقَالَ يَا دَفْرَاهُ يَا دَفْرَاهُ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِنَّهُ خَلِيفَةٌ صَالِحٌ وَلَكِنَّهُ يُسْتَخْلَفُ حِينَ يُسْتَخْلَفُ وَالسَّيْفُ مَسْلُولٌ وَالدَّمُ مُهْرَاقٌ قَالَ أَبُو دَاوُد الدَّفْرُ النَّتْنُ

sesungguhnya dia adl khalifah yg shalih hanya saja ketika ia diangkat sebagai seorang khalifah pedang telah terhunuskan & darah telah terkucurkan (fitnah telah berkobar di waktu ia diangkat jadi khalifah). Abu Daud berkata; Ad dafru artinya yg busuk. [HR. Abudaud No.4037].

Hadits Abudaud No.4037 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Umar Abu Umar yang buta] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] bahwa [Sa'id bin Iyas Al Ajurairi] mengabarkan kepada mereka dari [Abdullah bin Syaqiq Al Uqaili] dari [Al Aqra'] tukang adzan Umar Ibnul Khaththab, ia berkata, " [Umar] mengutusku untuk menemui Usquf (seorang pendeta dan pemuka Nashrani) maka aku memanggilnya, Umar berkata kepadanya; "Ipakah kamu mendapatkan aku di dalam Al Kitab (Injil)?", Usquf menjawab; "Iya", Umar berkata; "Bagaimana kamu mendapatkan aku?" Ia menjawab; aku mendapatkanmu seperti benteng, Umar mengangkat cemeti kepadanya, dan berkata; "Benteng apa? Ia menjawab; "Benteng besi yang sangat kuat (kuatnya kepemerintahan Umar, pent), Umar berkata kepadanya; "Bagaimana kamu mendapati orang sesudahku?"Ia menjawab; aku mendapatkannnya sebagai seorang Khalifah yang shalih hanya saja ia mementingkan kerabatnya, Umar berkata; "Semoga Allah merahmati Utsman"-tiga kali-, Umar lalu berkata; bagaimana kamu mendapati orang sesudahnya?" Ia berkata; "Aku mendapatinya besi yang berkarat (maksudnya banyak peperangan yang terjadi padanya hingga pedangnya berkarat), lalu Umar meletakkan tangannya di atas kepalanya dan berkata; "Alangkah busuknya alangkah busuknya", Usquf berkata; "Wahai Amirul mukminin, sesungguhnya dia adalah khalifah yang shalih hanya saja ketika ia diangkat sebagai seorang khalifah pedang telah terhunuskan dan darah telah terkucurkan (fitnah telah berkobar di waktu ia diangkat jadi khalifah)." Abu Daud berkata; "Ad dafru artinya yang busuk."]]]