Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Shalat Setelah Ashar

Hadits Tirmidzi 169

Nabi mengerjakan shalat dua rakaat setelah asar karena beliau mengurusi masalah harta kaum muslimin, sehingga beliau sibuk & tak dapat melaksanakan shalat dua rakaat setelah zhuhur. Maka beliau pun melaksanakan dua rakaat itu setelah asar, & beliau tak lagi melakukannya. Dalam bab ini ada juga hadits dari 'Aisyah, Ummu Salamah, Maimunah, & Abu Musa. Abu Isa berkata; Hadits Ibnu Abbas adl hadits hasan, & banyak perawi telah meriwayatkan dari Nabi bahwa beliau shalat dua rakaat setelah asar. Dan ini menyelisihi apa yg diriwayatkan darinya (Nabi) bahwa beliau melarang shalat setelah asar sampai matahari tenggelam. Haditsnya Ibnu Abbas adl lebih shahih karena disebutkan di dalamnya, bahwa beliau tak mengulangi melakukan shalat dua rakaat tersebut. Dan telah diriwayatkan pula sebuah hadits dari Zaid bin Tsabit yg semakna dgn hadits Ibnu Abbas. Dan telah diriwayatkan pula dari 'Aisyah beberapa hadits yg mengatakan bahwa Nabi tak pernah masuk menemuinya ('Aisyah) setelah waktu asar kecuali beliau shalat dua rakaat. Dan riwayat lain dari 'Aisyah, dari Ummu Salamah, dari Nabi bahwa beliau melarang shalat setelah asar hingga matahari tenggelam, & melarang shalat setelah subuh hingga matahari terbit. Dan yg menjadi kesepakatan para ahli ilmu adl dimakruhkannya shalat setelah asar hingga matahari tenggelam, & shalat setelah subuh hingga matahari terbit. Kecuali yg sudah dikecualikan seperti shalat di Makkah setelah asar hingga matahari tenggelam & setelah subuh hingga matahari terbit setelah melaksanakan tawaf. Telah diriwayatkan dari Nabi bahwa beliau memberikan keringanan dalam hal ini. Ini telah menjadi pendapat sekelompok ahli ilmu dari para sahabat Nabi & orang-orang setelah mereka. Pendapat ini juga diambil oleh Imam Syafi'i, Ahmad & Ishaq. Sedangkan sekelompok ahli ilmu yg lainnya, dari kalangan sahabat Nabi & orang-orang setelahnya, mereka juga memakruhkan shalat setelah asar & subuh di Makkah. Pendapat ini diambil oleh Sufyan Ats Tsauri, Malik bin Anas & sebagian penduduk Kufah. [HR. Tirmidzi No.169].

Hadits Tirmidzi No.169 Secara Lengkap

[[[]]]