Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Bagaimana Adzan?

Hadits Nasai 627

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ عَامِرٍ الْأَحْوَلِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَيْرِيزٍ عَنْ أَبِي مَحْذُورَةَ قَالَ عَلَّمَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَذَانَ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ثُمَّ يَعُودُ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

Allahu Akbar Allaahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). Asyhadu An Laa llaaha llallah, Asyhadu An Laa llaaha llallah, (Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembahj kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembah kecuali Allah). Asyhadu Anna Muhammadar-Rasuulullah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah). Kemudian beliau mengulangi & berkata, 'Asyhadu An Laa Ilaaha Illallaah, Asyhadu An Laa llaaha Illallaah, (Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembahj kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembahj kecuali Allah). Asyhadu An-Na Muhammadar-Rasuulullah, Asyhadu Anna Muhammadar-Rasuulullah (Akujuga bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah, & aku juga bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah.) Hayya 'Alash-Shalaah, Hayya 'Alash-Shalaah (Mari mengerjakan shalat, mari mengerjakan shalat), Hayya 'Alal Falaah, Hayya 'Alal Falaah, (Mari mencapai kebahagiaan, mari mencapai kebahagiaan). Allaahu Akbar Allaahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). Laa llaaha Illallaah (Tidak ada tuhan yg berhak disembahj kecuali Allah'.) [HR. Nasai No.627].

Hadits Nasai No.627 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] dia berkata, telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari ['Amir 'Al Ahwal] dari [Makhul] dari ['Abdullah bin Muhairiz] dari [Abu Mahdzurah] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengajarkan adzan kepadaku, beliau bersabda, "ALLAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH, (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah). ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah). Kemudian beliau mengulangi dan berkata, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH, (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembahj kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembahj kecuali Allah). ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH (Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.) HAYYA 'ALASH SHALAAH, HAYYA 'ALASH SHALAAH (Mari mengerjakan shalat, mari mengerjakan shalat), HAYYA 'ALAL FALAAH, HAYYA 'ALAL FALAAH, (Mari mencapai kebahagiaan, mari mencapai kebahagiaan). ALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). LAA ILAAHA ILLALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah) ".]]]

Hadits Nasai 628

أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ وَيُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَا حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي مَحْذُورَةَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مُحَيْرِيزٍ أَخْبَرَهُ وَكَانَ يَتِيمًا فِي حِجْرِ أَبِي مَحْذُورَةَ حَتَّى جَهَّزَهُ إِلَى الشَّامِ قَالَ يَالَ لِأَبِي مَحْذُورَةَ إِنِّي خَارِجٌ إِلَى الشَّامِ وَأَخْشَى أَنْ أُسْأَلَ عَنْ تَأْذِينِكَ فَأَخْبَرَنِي أَنَّ أَبَا مَحْذُورَةَ قَالَ لَهُ خَرَجْتُ فِي نَفَرٍ فَكُنَّا بِبَعْضِ طَرِيقِ حُنَيْنٍ مَقْفَلَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ حُنَيْنٍ فَلَقِيَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ الطَّرِيقِ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالصَّلَاةِ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعْنَا صَوْتَ الْمُؤَذِّنِ وَنَحْنُ عَنْهُ مُتَنَكِّبُونَ فَظَلِلْنَا نَحْكِيهِ وَنَهْزَأُ بِهِ فَسَمِعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّوْتَ فَأَرْسَلَ إِلَيْنَا حَتَّى وَقَفْنَا بَيْنَ يَدَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّكُمْ الَّذِي سَمِعْتُ صَوْتَهُ قَدْ ارْتَفَعَ فَأَشَارَ الْقَوْمُ إِلَيَّ وَصَدَقُوا فَأَرْسَلَهُمْ كُلَّهُمْ وَحَبَسَنِي فَقَالَ قُمْ فَأَذِّنْ بِالصَّلَاةِ فَقُمْتُ فَأَلْقَى عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ التَّأْذِينَ هُوَ بِنَفْسِهِ قَالَ قُلْ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ثُمَّ قَالَ ارْجِعْ فَامْدُدْ صَوْتَكَ ثُمَّ قَالَ قُلْ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ثُمَّ دَعَانِي حِينَ قَضَيْتُ التَّأْذِينَ فَأَعْطَانِي صُرَّةً فِيهَا شَيْءٌ مِنْ فِضَّةٍ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِالتَّأْذِينِ بِمَكَّةَ فَقَالَ أَمَرْتُكَ بِهِ فَقَدِمْتُ عَلَى عَتَّابِ بْنِ أَسِيدٍ عَامِلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَكَّةَ فَأَذَّنْتُ مَعَهُ بِالصَّلَاةِ عَنْ أَمْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Siapakah yg suaranya kudengar sangat keras?' Orang-orang menunjuk kepadaku, & mereka memang benar. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menyuruh semua orang pergi sedangkan beliau menahanku, kemudian beliau Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, 'Bangkit & adzanlah untuk shalat'. Akupun bangun & Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam sendiri yg menuntunku untuk adzan. Beliau Shallallahu'alaihi wasallam berkata, 'Katakanlah, Allaahu Akbar Allaahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). Asyhadu An Laa Ilaaha lllallaah, Asyhadu An Laa Ilaaha Illallaah, (Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembah kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembah kecuali Allah) Asyhadu Anna Muhammadar-Rasuulullah, Asyhadu Anna Muhammadar-Rasuulullaah (Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah, aku juga bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah.') Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, Ulangi & panjangkan suaramu'. Kemudian beliau Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, 'Katakanlah, Asyhadu An Laa Ilaaha Ilallah, Asyhadu An Laa Ilaaha Illallaah, (Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembah kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tak ada tuhan yg berhak disembah kecuali Allah). Asyhadu Anna Muhammadar-Rasuulullah, Asyhadu Anna Muhammadur-Rasuulullaah (Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah, aku juga bersaksi bahwa Muhammad adl utusan Allah). Hayya 'Alash-Shalaah, Hayya 'Alash-Shalaah (Mari mengerjakan shalat, mart mengerjakan shalat), Hayya (Alal Falaah, Hayya (Alal Falaah, (Mari mencapai kebahagiaan, mari mencapai kebahagiaan). Allahu Akbar Allaahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). Laa Ilaaha lllallaah (Tidak ada tuhan yg berhak disembah kecuali Allah'.) Setelah adzan beliau Shallallahu'alaihi wasallam memanggilku & memberikan sebuah kantong berisi perak, maka aku berkata, 'Wahai Rasulullah, suruh aku untuk adzan di Makkah. Beliau menjawab, 'Aku perintahkan kamu untuk itu'. Kemudian aku datang ke Attab bin Usaid -pegawai Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam di Makkah- lalu aku mengumandangkan adzan untuk shalat berjama'ah sesuai perintah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. [HR. Nasai No.628].

Hadits Nasai No.628 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Ibrahim bin Al-Hasan] dan [Yusuf bin Sa'id] -dan lafazh ini baginya- mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz bin 'Abdul Malik bin Abu Mahdzurah] bahwasanya ['Abdullah bin Muhairiz] mengabarkan kepadanya -dia dulu anak yatim yang diasuh oleh Abu Mahdzurah hingga dia menyiapkannya pergi ke Syam- dia berkata, 'Aku pernah berkata kepada Abu Mahdzurah, 'Aku akan pergi ke Syam dan aku khawatir akan ditanya tentang permintaan izin kepadamu'." Lalu dia mengabarkan bahwa [Abu Mahdzurah] pernah berkata, 'Aku keluar bersama sebagian orang dan saat itu kami berada di jalan Hunain -jalan pulangnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dari Hunain- kami berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pada sebagian jalan. Lalu muadzin Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengumandangkan adzan untuk shalat di sisi beliau Shallallahu'alaihi wasalam. Kami mendengar suara muadzin dan kami berpaling darinya. Kami masih terus bercerita dan mengejeknya. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mendengar suara lalu mengirim seseorang kepada kami hingga kami berdiri di hadapan beliau Shallallahu'alaihi wasallam, lalu beliau Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: 'Siapakah yang suaranya kudengar sangat keras? ' Orang-orang menunjuk kepadaku, dan mereka memang benar. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menyuruh semua orang pergi sedangkan beliau menahanku, kemudian beliau Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, 'Bangkit dan adzanlah untuk shalat'. Akupun bangun dan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam sendiri yang menuntunku untuk adzan. Beliau Shallallahu'alaihi wasallam berkata, 'Katakanlah, "ALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH, (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah) ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH (Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah). Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Ulangi dan panjangkan suaramu". Kemudian beliau Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, 'Katakanlah, "ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH, (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah). ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH, ASYHADU ANNA MUHAMMADUR RASUULULLAAH (Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah). HAYYA 'ALASH SHALAAH, HAYYA 'ALASH SHALAAH (Mari mengerjakan shalat, mari mengerjakan shalat), HAYYA 'ALAL FALAAH, HAYYA 'ALAL FALAAH, (Mari mencapai kebahagiaan, mari mencapai kebahagiaan). ALLAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar). LAA ILAAHA ILLALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah). Setelah adzan beliau Shallallahu'alaihi wasallam memanggilku dan memberikan sebuah kantong berisi perak, maka aku berkata, 'Wahai Rasulullah, perintahkan aku untuk adzan di Makkah. Beliau menjawab, 'Aku perintahkan kamu untuk itu'. Kemudian aku datang ke Attab bin Usaid -pegawai Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam di Makkah- lalu aku mengumandangkan adzan untuk shalat berjama'ah sesuai perintah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam."]]]

Adzan