Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Memasukkan Jari Ke Telinga Saat Adzan

Hadits Tirmidzi 181

Aku melihat Bilal mengumandangkan adzan seraya berputar mengikuti mulutnya ke sini & ke sini, sedang jari-jarinya ada di telinganya. Dan Rasulullah waktu itu berada di dalam kubah merahnya. Menurutku ia mengatakan, Dari kulit. Lalu Bilal keluar dari dalam kubah tersebut dgn membawa tombak kecil, ia menancapkan tombak itu di tanah yg lapang. Setelah itu Rasulullah shalat menghadap ke arah tombak tersebut, & lewatlah seekor anjing & keledai di hadapannya. Beliau waktu itu mengenakan pakaian merah & seolah-olah aku dapat melihat kilatan kedua betisnya. Sufyan berkata; Kami memperkirakan bahwa pakaian itu adl hibrah (pakaian yg terbuat dari sutra & wol. Abu Isa berkata; Hadits Abu Juhaifah ini derajatnya hasan shahih.
Hadits ini diamalkan oleh para ulama, mereka menyukai sekiranya seorang mu'adzin memasukkan jari-jarinya ke dalam telinga saat adzan. Sedangkan ulama lain mengatakan, Saat iqamah seseorang juga disunahkan untuk memasukkan jari-jarinya ke dalam telinganya. Ini adl pendapat yg diambil oleh Al Auza'i. Dan Abu Juhaifah namanya adl Wahb bin Abdullah As Suwa'i. [HR. Tirmidzi No.181].

Hadits Tirmidzi No.181 Secara Lengkap

[[[]]]