Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Keutamaan Fathimah Binti Muhammad Shallallahualaihiwasallam

Hadits Tirmidzi 3802

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ إِنَّ بَنِي هِشَامِ بْنِ الْمُغِيرَةِ اسْتَأْذَنُونِي فِي أَنْ يُنْكِحُوا ابْنَتَهُمْ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ فَلَا آذَنُ ثُمَّ لَا آذَنُ ثُمَّ لَا آذَنُ إِلَّا أَنْ يُرِيدَ ابْنُ أَبِي طَالِبٍ أَنْ يُطَلِّقَ ابْنَتِي وَيَنْكِحَ ابْنَتَهُمْ فَإِنَّهَا بَضْعَةٌ مِنِّي يَرِيبُنِي مَا رَابَهَا وَيُؤْذِينِي مَا آذَاهَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رَوَاهُ عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ نَحْوَ هَذَا

Bani Hisyam bin Al Mughirah meminta izin kepadaku supaya menikahkan puteri-puteri mereka untuk Ali bin Abu Thalib, namun aku tak memberinya izin, kemudian aku tak akan memberinya izin & aku tak akan memberinya izin, kecuali jika Ibnu Abu Thalib (Ali) mau menceraikan puteriku, & menikahi puteri-puteri mereka, karena puteriku adl bagian dariku, aku akan senang dgn sesuatu yg ia senangi & aku akan merasakan sakit dgn derita yg ia rasakan. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan shahih, & telah di riwayatkan pula oleh 'Amru bin Dinar dari Ibnu Abu Mulaikah dari Al Miswar bin Makhramah seperti ini. [HR. Tirmidzi No.3802].

Hadits Tirmidzi No.3802 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Al Miswar bin Makhramah] dia berkata; saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ketika berada di atas mimbar: "Sesungguhnya Bani Hisyam bin Al Mughirah meminta izin kepadaku supaya menikahkan puteri-puteri mereka untuk Ali bin Abu Thalib, namun aku tidak mengizinkan, kemudian aku tidak mengizinkan kemudian aku tidak mengizinkan, kecuali jika Ibnu Abu Thalib (Ali) mau menceraikan puteriku, dan menikahi puteri-puteri mereka, karena sesungguhnya puteriku adalah bagian dariku, aku akan senang dengan sesuatu yang ia senangi dan aku akan merasakan sakit dengan derita yang ia rasakan." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan pula oleh ['Amru bin Dinar] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Al Miswar bin Makhramah] seperti ini."]]]

Hadits Tirmidzi 3803

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ الْجَوْهَرِيُّ حَدَّثَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ جَعْفَرٍ الْأَحْمَرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ أَحَبَّ النِّسَاءِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاطِمَةُ وَمِنْ الرِّجَالِ عَلِيٌّ قَالَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ يَعْنِي مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

Di antara para wanita yg paling di cintai oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adl Fathimah, sedangkan dari kalangan laki-laki adl Ali. Ibrahim bin Sa'id berkata; Maksudnya dari kalangan ahli baitnya. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan gharib, kami tak mengetahuinya melainkan dari jalur ini. [HR. Tirmidzi No.3803].

Hadits Tirmidzi No.3803 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'id Al Jauhari] telah menceritakan kepada kami [Al Aswad bin 'Amir] dari [Ja'far Al Ahmar] dari [Abdullah bin 'Atha`] dari [Ibnu Buraidah] dari [ayahnya] dia berkata; "Di antara para wanita yang paling di cintai oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Fathimah, sedangkan dari kalangan laki-laki adalah Ali." Ibrahim bin Sa'id berkata; "Maksudnya dari kalangan ahli baitnya." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya melainkan dari jalur ini."]]]

Hadits Tirmidzi 3804

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَلِيًّا ذَكَرَ بِنْتَ أَبِي جَهْلٍ فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّمَا فَاطِمَةُ بَضْعَةٌ مِنِّي يُؤْذِينِي مَا آذَاهَا وَيُنْصِبُنِي مَا أَنْصَبَهَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ هَكَذَا قَالَ أَيُّوبُ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ ابْنِ الزُّبَيْرِ وَقَالَ غَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ وَيُحْتَمَلُ أَنْ يَكُونَ ابْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ رَوَى عَنْهُمَا جَمِيعًا

Bahwasannya Fathimah adl bagian dari diriku, aku akan merasa menderita dgn derita yg ia rasakan & aku merasa sakit dgn sakit yg ia rasakan. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan shahih, seperti inilah Abu Ayyub mengatakan dari Ibnu Abu Mulaikah dari Ibnu Az Zubair. Dan tak hanya satu orang yg mengatakan seperti ini, dari Ibnu Abu Mulaikah dari Al Miswar bin Makhramah & sepertinya Ibnu Abu Mulaikah meriwayatkan dari keduanya. [HR. Tirmidzi No.3804].

Hadits Tirmidzi No.3804 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Ulayyah] dari [Ayyub] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari [Abdullah bin Az Zubair] bahwa Ali menyebut-nyebut putri Abu Jahal, lantas hal itu sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau bersabda: "Bahwasanya Fathimah adalah bagian dari diriku, aku akan merasa menderita dengan derita yang ia rasakan dan aku merasa sakit dengan sakit yang ia rasakan." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih, seperti inilah Abu Ayyub mengatakan dari Ibnu Abu Mulaikah dari Ibnu Az Zubair. Dan tidak hanya satu orang yang mengatakan seperti ini, dari Ibnu Abu Mulaikah dari Al Miswar bin Makhramah dan kemungkinan Ibnu Abu Mulaikah meriwayatkan dari keduanya."]]]

Hadits Tirmidzi 3805

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الْجَبَّارِ الْبَغْدَادِيُّ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ قَادِمٍ حَدَّثَنَا أَسْبَاطُ بْنُ نَصْرٍ الْهَمْدَانِيُّ عَنْ السُّدِّيِّ عَنْ صُبَيْحٍ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَليٍّ وَفَاطِمَةَ وَالْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ أَنَا حَرْبٌ لِمَنْ حَارَبْتُمْ وَسِلْمٌ لِمَنْ سَالَمْتُمْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ إِنَّمَا نَعْرِفُهُ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَصُبَيْحٌ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ لَيْسَ بِمَعْرُوفٍ

Saya akan memerangi siapa saja yg memerangi kalian, & akan berdamai bagi siapa saja yg berbuat baik terhadap kalian. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan gharib, kami hanya mengetahui dari jalur ini, & Shubaih bekas budak Ummu Salamah tidaklah terkenal. [HR. Tirmidzi No.3805].

Hadits Tirmidzi No.3805 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Abdul Jabbar Al Baghdadi] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Qadim] telah menceritakan kepada kami [Asbath bin Nashr Al Hamdani] dari [As Suddi] dari [Shubaih bekas budak (yang telah dimerdekakan oleh) Ummu Salamah] dari [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Ali, Fathimah, Hasan dan Husain: "Saya akan memerangi siapa saja yang memerangi kalian, dan akan berdamai bagi siapa saja yang berbuat baik terhadap kalian." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami hanya mengetahuinya dari jalur ini, dan Shubaih bekas budak (yang dimerdekakan oleh) Ummu Salamah tidaklah terkenal."]]]

Hadits Tirmidzi 3806

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زُبَيْدٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَلَّلَ عَلَى الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ وَعَلِيٍّ وَفَاطِمَةَ كِسَاءً ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ هَؤُلَاءِ أَهْلُ بَيْتِي وَخَاصَّتِي أَذْهِبْ عَنْهُمْ الرِّجْسَ وَطَهِّرْهُمْ تَطْهِيرًا فَقَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ وَأَنَا مَعَهُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّكِ إِلَى خَيْرٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَهُوَ أَحْسَنُ شَيْءٍ رُوِيَ فِي هَذَا الْبَابِ وَفِي الْبَاب عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ وَأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ وَأَبِي الْحَمْرَاءِ وَمَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ وَعَائِشَةَ

Ya Allah, mereka semua adl ahli baitku, & orang-orang keistimewaanku, oleh karena itu, bersihkanlah diri mereka dari kotoran (dosa) & sucikanlah mereka dgn sesuci-sucinya. Maka Ummu Salamah mengatakan; (Bolehkah) saya bersama dgn mereka wahai Rasulullah?. Beliau bersabda:
Sesungguhnya dirimu berada dalam kebaikan. Abu Isa berkata; Dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abu Salamah, Anas bin Malik, Abu Hamra` & Ma'qil bin Yasar serta Aisyah. [HR. Tirmidzi No.3806].

Hadits Tirmidzi No.3806 Secara Lengkap

[[[telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad Az Zubairi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Zubaid] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Ummu Salamah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyelimuti Hasan, Husain, Fathimah dan Ali dengan kain, kemudian beliau mengucapkan: "Ya Allah, mereka semua adalah ahli baitku, dan orang-orang terdekatku, oleh karena itu, bersihkanlah diri mereka dari kotoran (dosa) dan sucikanlah mereka dengan sesuci-sucinya." Maka Ummu Salamah mengatakan; "(Bolehkah) saya bersama dengan mereka wahai Rasulullah?." Beliau bersabda: "Sesungguhnya dirimu berada dalam kebaikan." Abu Isa berkata; " Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan ini adalah riwayat terbaik dalam bab ini, dan Dalam bab ini juga, ada riwayat dari Umar bin Abu Salamah, Anas bin Malik, Abu Al Hamra` dan Ma'qil bin Yasar serta Aisyah."]]]

Hadits Tirmidzi 3807

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ مَيْسَرَةَ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَائِشَةَ بِنْتِ طَلْحَةَ عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ مَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَشْبَهَ سَمْتًا وَدَلًّا وَهَدْيًا بِرَسُولِ اللَّهِ فِي قِيَامِهَا وَقُعُودِهَا مِنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ وَكَانَتْ إِذَا دَخَلَتْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ إِلَيْهَا فَقَبَّلَهَا وَأَجْلَسَهَا فِي مَجْلِسِهِ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ عَلَيْهَا قَامَتْ مِنْ مَجْلِسِهَا فَقَبَّلَتْهُ وَأَجْلَسَتْهُ فِي مَجْلِسِهَا فَلَمَّا مَرِضَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَتْ فَاطِمَةُ فَأَكَبَّتْ عَلَيْهِ فَقَبَّلَتْهُ ثُمَّ رَفَعَتْ رَأْسَهَا فَبَكَتْ ثُمَّ أَكَبَّتْ عَلَيْهِ ثُمَّ رَفَعَتْ رَأْسَهَا فَضَحِكَتْ فَقُلْتُ إِنْ كُنْتُ لَأَظُنُّ أَنَّ هَذِهِ مِنْ أَعْقَلِ نِسَائِنَا فَإِذَا هِيَ مِنْ النِّسَاءِ فَلَمَّا تُوُفِّيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ لَهَا أَرَأَيْتِ حِينَ أَكْبَبْتِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَفَعْتِ رَأْسَكِ فَبَكَيْتِ ثُمَّ أَكْبَبْتِ عَلَيْهِ فَرَفَعْتِ رَأْسَكِ فَضَحِكْتِ مَا حَمَلَكِ عَلَى ذَلِكَ قَالَتْ إِنِّي إِذًا لَبَذِرَةٌ أَخْبَرَنِي أَنَّهُ مَيِّتٌ مِنْ وَجَعِهِ هَذَا فَبَكَيْتُ ثُمَّ أَخْبَرَنِي أَنِّي أَسْرَعُ أَهْلِهِ لُحُوقًا بِهِ فَذَاكَ حِينَ ضَحِكْتُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ عَائِشَةَ

Saya tak pernah melihat seorang pun yg menyerupai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam baik pada kekhusyu'annya, perilakunya & pendiriannya ketika berdiri maupun duduknya kecuali Fathimah binti Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, Aisyah berkata; (yaitu) apabila ia menemui Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau akan menyambutnya, menciumnya & memberinya tempat duduk di tempat duduk yg beliau tempati, begitu juga dgn Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, apabila beliau menemuinya, maka ia akan berdiri dari tempat duduknya (untuk menyambut), lalu dia akan mencium beliau & memberinya tempat duduk di tempat duduk yg dia tempati. Pada saat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sakit, maka Fathimah datang menjenguknya, dia menemui beliau & menciumnya, kemudian Fathimah mengangkat kepalanya sambil menangis, lalu ia merebahkan kepalanya di dada beliau (yang kedua kali), & mengangkatnya kembali sambil tertawa, maka kataku (dalam hati); Sungguh saya telah menyangka bahwa perilaku ini adl perilaku yg tak masuk akal di antara kami, & dia termasuk dari salah seorang wanita tersebut. Ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah meninggal dunia, maka saya berkata kepadanya; Tidakkah kamu tahu ketika kamu menyandarkan kepalamu kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam lalu kamu mengangkatnya sambil menangis, setelah itu kamu menyandarkan kepalamu (yang kedua kalinya) lalu mengangkatnya sambil tertawa, apa yg membuatmu seperti itu?
Fathimah menjawab; Sesungguhnya (waktu itu) saya mendapatkan kabar rahasia, beliau memberitahukan kepadaku, bahwa beliau akan segera meninggal dunia karena sakit yg di deritanya, maka saya menangis, kemudian beliau juga memberitahukan kepadaku bahwa aku adl salah seorang dari anggota keluarganya yg pertama kali menyusul beliau, karena itulah saya tersenyum. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan gharib, & hadits ini juga di riwayatkan tak hanya satu jalur dari Aisyah. [HR. Tirmidzi No.3807].

Hadits Tirmidzi No.3807 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] dari [Maisarah bin Habib] dari [Al Minhal bin 'Amru] dari [Aisyah binti Thalhah] dari [Ummul Mukminin Aisyah] dia berkata; "Saya tidak pernah melihat seorang pun yang menyerupai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam baik pada kekhusyu'annya, perilakunya dan pendiriannya ketika berdiri maupun duduknya kecuali Fathimah binti Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Aisyah berkata; "(yaitu) apabila ia menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau akan menyambutnya, menciumnya dan memberinya tempat duduk di tempat duduk yang beliau tempati, begitu juga dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, apabila beliau menemuinya, maka ia akan berdiri dari tempat duduknya (untuk menyambut), lalu dia akan mencium beliau dan memberinya tempat duduk di tempat duduk yang dia tempati. Pada saat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sakit, maka Fathimah datang menjenguk dan menemui beliau lalu ia merebahkan kepalanya (di dada beliau) dan menciumnya, kemudian Fathimah mengangkat kepalanya sambil menangis, lalu ia merebahkan kepalanya di dada beliau (yang kedua kali), dan mengangkatnya kembali sambil tertawa, maka kataku (dalam hati); "Sungguh saya telah mengira bahwa Fathimah adalah orang yang paling kuat (teguh ketabahannya) di antara wanita-wanita kami namun ternyata dia juga bisa seperti wanita-wanita lainnya (yakni bisa sedih dan menangis)." Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah meninggal dunia, maka saya berkata kepadanya; "tahukan kamu ketika kamu menyandarkan kepalamu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu kamu mengangkatnya sambil menangis, setelah itu kamu menyandarkan kepalamu (yang kedua kalinya) lalu mengangkatnya sambil tertawa, apa yang membuatmu seperti itu?" Fathimah menjawab; "Sesungguhnya (waktu itu) saya mendapatkan kabar rahasia, beliau memberitahukan kepadaku, bahwa beliau akan segera meninggal dunia karena sakit yang di deritanya, maka saya menangis, kemudian beliau juga memberitahukan kepadaku bahwa aku adalah salah seorang dari anggota keluarganya yang pertama kali menyusul beliau, karena itulah saya tersenyum." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini, dan hadits ini juga diriwayatkan oleh beberapa jalur dari Aisyah."]]]

Hadits Tirmidzi 3808

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ ابْنُ عَثْمَةَ قَالَ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ يَعْقُوبَ الزَّمْعِيُّ عَنْ هَاشِمِ بْنِ هَاشِمٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ وَهْبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَا فَاطِمَةَ يَوْمَ الْفَتْحِ فَنَاجَاهَا فَبَكَتْ ثُمَّ حَدَّثَهَا فَضَحِكَتْ قَالَتْ فَلَمَّا تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلْتُهَا عَنْ بُكَائِهَا وَضَحِكِهَا قَالَتْ أَخْبَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ يَمُوتُ فَبَكَيْتُ ثُمَّ أَخْبَرَنِي أَنِّي سَيِّدَةُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ إِلَّا مَرْيَمَ ابْنَةَ عِمْرَانَ فَضَحِكْتُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan kepadaku bahwa beliau akan meninggal dunia, maka saya menangis, kemudian beliau memberitahukanku bahwa di samping Maryam binti Imran, aku juga termasuk dari wanita penghulu surga, maka saya pun tersenyum kerenanya. Abu Isa berkata; Dari jalur ini, hadits ini adl hadits hasan gharib. [HR. Tirmidzi No.3808].

Hadits Tirmidzi No.3808 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Khalid bin 'Atsmah] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Musa bin Ya'qub Az Zam'i] dari [Hasyim bin Hasyim] bahwa [Abdullah bin Wahb] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Ummu Salamah] telah mengabarkan kepadanya bahwa ketika hari penaklukan kota Makkah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggil [Fathimah] lalu berbisik kepadanya, tiba-tiba Fathimah menangis, kemudian beliau bebicara kepadanya (yang kedua kali), maka Fathimah tersenyum." Ummu Salamah berkata; "Setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia, maka aku bertanya kepadanya tentang sesuatu yang membuatnya menangis dan tersenyum." Fathimah berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengabarkan kepadaku bahwa beliau akan meninggal dunia, maka aku menangis, kemudian beliau memberitahuku bahwa aku adalah penghulu wanita ahli syurga kecuali kepada Maryam binti Imran maka aku pun tersenyum." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini."]]]

Hadits Tirmidzi 3809

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ يَزِيدَ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ عَنْ أَبِي الْجَحَّافِ عَنْ جُمَيْعِ بْنِ عُمَيْرٍ التَّيْمِيِّ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ عَمَّتِي عَلَى عَائِشَةَ فَسُئِلَتْ أَيُّ النَّاسِ كَانَ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فَاطِمَةُ فَقِيلَ مِنْ الرِّجَالِ قَالَتْ زَوْجُهَا إِنْ كَانَ مَا عَلِمْتُ صَوَّامًا قَوَّامًا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ قَالَ وَأَبُو الْجَحَّافِ اسْمُهُ دَاوُدُ بْنُ أَبِي عَوْفٍ وَيُرْوَى عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ حَدَّثَنَا أَبُو الْجَحَّافِ وَكَانَ مَرْضِيًّا

siapakah wanita (dari ahli baitnya) yg paling di cintai oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam?
Aisyah menjawab; Fathimah. Dia di tanya lagi; Kalau dari kaum laki-laki?
Aisyah menjawab; Suaminya (yaitu Ali), & sepengetahuanku dia adl orang yg banyak melakukan puasa & shalat malam. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan gharib. Abu Al Jahhaf namanya adl Daud bin abu 'Auf, & (hadits ini) di riwayatkan pula dari Sufyan Ats Tsauri telah menceritakan kepada kami Abu Al Jahhaf sedangkan ia adl seorang yg tsiqah. [HR. Tirmidzi No.3809].

Hadits Tirmidzi No.3809 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Yazid Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Abdussalam bin Harb] dari [Abu Al Jahhaf] dari [Jumai' bin 'Umair At Taimi] dia berkata; saya bersama bibiku menemui [Aisyah], lalu saya bertanya mengenai siapakah wanita (dari ahli baitnya) yang paling di cintai oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Aisyah menjawab; "Fathimah." Dia di tanya lagi; "Kalau dari kaum laki-laki?" Aisyah menjawab; "Suaminya, karena menurut sepengetahuanku dia adalah orang yang banyak melakukan puasa dan shalat malam." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib." Abu Al Jahhaf nama aslinya adalah Daud bin abu 'Auf, dan (hadits ini) diriwayatkan pula dari Sufyan Ats Tsauri telah menceritakan kepada kami Abu Al Jahhaf sedangkan ia adalah seorang yang tsiqah."]]]