Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Yala Bin Murrah Ats Tsaqafi Dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

Hadits Ahmad 16889

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ لَقَدْ رَأَيْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثًا مَا رَآهَا أَحَدٌ قَبْلِي وَلَا يَرَاهَا أَحَدٌ بَعْدِي لَقَدْ خَرَجْتُ مَعَهُ فِي سَفَرٍ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِبَعْضِ الطَّرِيقِ مَرَرْنَا بِامْرَأَةٍ جَالِسَةٍ مَعَهَا صَبِيٌّ لَهَا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا صَبِيٌّ أَصَابَهُ بَلَاءٌ وَأَصَابَنَا مِنْهُ بَلَاءٌ يُؤْخَذُ فِي الْيَوْمِ مَا أَدْرِي كَمْ مَرَّةً قَالَ نَاوِلِينِيهِ فَرَفَعَتْهُ إِلَيْهِ فَجَعَلتْهُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ وَاسِطَةِ الرَّحْلِ ثُمَّ فَغَرَ فَاهُ فَنَفَثَ فِيهِ ثَلَاثًا وَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ أَنَا عَبْدُ اللَّهِ اخْسَأْ عَدُوَّ اللَّهِ ثُمَّ نَاوَلَهَا إِيَّاهُ فَقَالَ الْقَيْنَا فِي الرَّجْعَةِ فِي هَذَا الْمَكَانِ فَأَخْبِرِينَا مَا فَعَلَ قَالَ فَذَهَبْنَا وَرَجَعْنَا فَوَجَدْنَاهَا فِي ذَلِكَ الْمَكَانِ مَعَهَا شِيَاهٌ ثَلَاثٌ فَقَالَ مَا فَعَلَ صَبِيُّكِ فَقَالَتْ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا حَسَسْنَا مِنْهُ شَيْئًا حَتَّى السَّاعَةِ فَاجْتَرِرْ هَذِهِ الْغَنَمَ قَالَ انْزِلْ فَخُذْ مِنْهَا وَاحِدَةً وَرُدَّ الْبَقِيَّةَ قَالَ وَخَرَجْتُ ذَاتَ يَوْمٍ إِلَى الْجَبَّانَةِ حَتَّى إِذَا بَرَزْنَا قَالَ انْظُرْ وَيْحَكَ هَلْ تَرَى مِنْ شَيْءٍ يُوَارِينِي قُلْتُ مَا أَرَى شَيْئًا يُوَارِيكَ إِلَّا شَجَرَةً مَا أُرَاهَا تُوَارِيكَ قَالَ فَمَا بِقُرْبِهَا قُلْتُ شَجَرَةٌ مِثْلُهَا أَوْ قَرِيبٌ مِنْهَا قَالَ فَاذْهَبْ إِلَيْهِمَا فَقُلْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكُمَا أَنْ تَجْتَمِعَا بِإِذْنِ اللَّهِ قَالَ فَاجْتَمَعَتَا فَبَرَزَ لِحَاجَتِهِ ثُمَّ رَجَعَ فَقَالَ اذْهَبْ إِلَيْهِمَا فَقُلْ لَهُمَا إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكُمَا أَنْ تَرْجِعَ كُلُّ وَاحِدَةٍ مِنْكُمَا إِلَى مَكَانِهَا فَرَجَعَتْ قَالَ وَكُنْتُ عِنْدَهُ جَالِسًا ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ جَاءَهُ جَمَلٌ يُخَبِّبُ حَتَّى صَوَّبَ بِجِرَانِهِ بَيْنَ يَدَيْهِ ثُمَّ ذَرَفَتْ عَيْنَاهُ فَقَالَ وَيْحَكَ انْظُرْ لِمَنْ هَذَا الْجَمَلُ إِنَّ لَهُ لَشَأْنًا قَالَ فَخَرَجْتُ أَلْتَمِسُ صَاحِبَهُ فَوَجَدْتُهُ لِرَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَدَعَوْتُهُ إِلَيْهِ فَقَالَ مَا شَأْنُ جَمَلِكَ هَذَا فَقَالَ وَمَا شَأْنُهُ قَالَ لَا أَدْرِي وَاللَّهِ مَا شَأْنُهُ عَمِلْنَا عَلَيْهِ وَنَضَحْنَا عَلَيْهِ حَتَّى عَجَزَ عَنْ السِّقَايَةِ فَأْتَمَرْنَا الْبَارِحَةَ أَنْ نَنْحَرَهُ وَنُقَسِّمَ لَحْمَهُ قَالَ فَلَا تَفْعَلْ هَبْهُ لِي أَوْ بِعْنِيهِ فَقَالَ بَلْ هُوَ لَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَوَسَمَهُ بِسِمَةِ الصَّدَقَةِ ثُمَّ بَعَثَ بِهِ

Bismillah, saya adl Abdullah, keluar & pergilah wahai musuh Allah. Setelah itu, beliau menyerahkan kembali anak itu sambil mengatakan: Temuilah kami saat kembali di tempat ini, & kabarkanlah kepada kami apa yg dilakukannya. Ya'la bin Murrah berkata; Kemudian kami bergegas pergi, & pada saat kembali kami mendapati wabita itu berada di tempat yg sama dgn membawa tiga ekor domba. Rasulullah lalu bertanya: Apa yg dilakukan oleh anakmu?
wanita itu menjawab, Demi Dzat Yang telah mengutusmu dgn kebenaran, hingga saat ini kami tak medapati suatu kelainan pun darinya. Karena itu ambil & bawalah domba-domba ini. Beliau berkata:
Turun (wahai Ya'la) Dan ambillah satu ekor darinya lalu kembalikanlah sisanya. Ya'la bin Murrah melanjutkan ceritanya, Pada suatu hari saya keluar menuju kuburan hingga kami keluar ke tanah lapang. Beliau berkata:
Celaka kamu, lihatlah! Apakah ada sesuatu yg dapat melindungiku?
Aku menjawab, Aku tak melihat sesuatu yg dapat menutupi tuan kecuali sebatang pohon yg saya kira tak dapat melindungi tuan. Beliau bertanya lagi: Lalu apa yg ada di dekatnya?
saya menjawab, Pohon yg sama, atau yg hampir sama. Beliau bersabda:
Pergilah kepada keduanya & katakan kepada mereka, 'Sesungguhnya Rasulullah memerintahkan kalian berdua untuk bersatu dgn izin Allah.' Ya'la bin Murrah berkata; Maka keduanya pun bersatu hingga beliau dapat buang hajat, kemudian beliau kembali seraya bersabda:
Katakanlah kepada keduanya 'Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan agar setiap kalian kembali ke tempatnya semula.' Maka pohon itu pun kembali ke tempatnya. Ya'la bin Murrah berkata; Pada suatu hari saya duduk di sisi beliau, tiba-tiba datanglah seekor unta yg mengamuk. Rasulullah kemudian segera menundukkan kepala unta itu di depannya, & serta merta unta itu meneteskan air mata. Beliau pun berkata:
Hai celaka kamu! Lihatlah milik siapa unta ini?
Sesungguhnya ia menginginkan sesuatu. Ya'la berkata; Lalu saya keluar mencari pemiliknya, hingga aku pun mendapatkan si pemilik. Ia adl seorang laki-laki dari Anshar. Kemudian aku membawanya menghadap Rasulullah . Kemudian beliau pun bertanya: Ada apa dgn unta milikmu ini?
laki-laki itu balik bertanya, Memang ada apa dengannya?' Laki-laki itu melanjutkan, Saya tak tahu, demi Allah ada apa dengannya. Kami telah mengurusi & meredakannya hingga ia tak mau minum. Sehingga kami berkumpul tadi malam untuk menyembelihnya & membagi-bagikan dagingnya. Beliau lantas bersabda:
Janganlah kamu melakukannya. Hibahkanlah padaku, atau juallah ia padaku. Maka laki-laki itu berkata; Bahkan, unta itu aku serahkan menjadi milikmu wahai Rasulullah. Ya'la bin Murrah berkata; Maka beliau pun menandainya dgn tanda shadaqah & beliau pun mengirimkannya (untuk disembelih). [HR. Ahmad No.16889].

Hadits Ahmad No.16889 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Numair] dari [Utsman bin Hakim] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku Abdurrahman bin Abdul Aziz dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Saya telah melihat dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tiga hal yang belum pernah dilihat oleh seorang pun, baik sebelum atau setelahku. Saya pernah keluar bersama beliau dalam suatu perjalanan, hingga ketika kami sampai pada suatu jalan, kami melewati seorang wanita yang sedang duduk membawa anaknya yang masih kecil. Wanita itu lalu berkata, "Wahai Rasulullah, anak ini telah ditimpa penyakit, kami juga terkena karenanya, saya tidak tahu pasti berapa kali ia kambuh dalam sehari." Berliau berkata: "Bawalah kemari anak itu." kemudian wanita itu pun mengangkat dan menyerahkan anaknya kepada beliau, ia letakkan anaknya antara beliau dengan kayu pelana kendaraan beliau. Beliau kemudian membukan mulut anak itu dan meninupnya tiga kali sambil membaca: "Bismillah, saya adalah Abdullah, keluar dan pergilah wahai musuh Allah." Setelah itu, beliau menyerahkan kembali anak itu sambil mengatakan: "Temuilah kami saat kembali di tempat ini, dan kabarkanlah kepada kami apa yang dilakukannya." Ya'la bin Murrah berkata, "Kemudian kami bergegas pergi, dan pada saat kembali kami mendapati wabita itu berada di tempat yang sama dengan membawa tiga ekor domba. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bertanya: "Apa yang dilakukan oleh anakmu?" wanita itu menjawab, "Demi Dzat Yang telah mengutusmu dengan kebenaran, hingga saat ini kami tidak medapati suatu kelainan pun darinya. Karena itu ambil dan bawalah domba-domba ini." Beliau berkata: "Turun (wahai Ya'la) dan ambillah satu ekor darinya lalu kembalikanlah sisanya." Ya'la bin Murrah melanjutkan ceritanya, "Pada suatu hari saya keluar menuju kuburan hingga kami keluar ke tanah lapang. Beliau berkata: "Celaka kamu, lihatlah! Apakah ada sesuatu yang dapat melindungiku?" Aku menjawab, "Aku tidak melihat sesuatu yang dapat menutupi tuan kecuali sebatang pohon yang saya kira tidak dapat melindungi tuan." Beliau bertanya lagi: "Lalu apa yang ada di dekatnya?" saya menjawab, "Pohon yang sama, atau yang hampir sama." Beliau bersabda: "Pergilah kepada keduanya dan katakan kepada mereka, 'Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kalian berdua untuk bersatu dengan izin Allah.'" Ya'la bin Murrah berkata, "Maka keduanya pun bersatu hingga beliau dapat buang hajat, kemudian beliau kembali seraya bersabda: "Katakanlah kepada keduanya 'Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan agar setiap kalian kembali ke tempatnya semula.' Maka pohon itu pun kembali ke tempatnya. Ya'la bin Murrah berkata, "Pada suatu hari saya duduk di sisi beliau, tiba-tiba datanglah seekor unta yang mengamuk. Rasulullah kemudian segera menundukkan kepala unta itu di depannya, dan serta merta unta itu meneteskan air mata. Beliau pun berkata: "Hai celaka kamu! Lihatlah milik siapa unta ini? Sesungguhnya ia menginginkan sesuatu." Ya'la berkata, "Lalu saya keluar mencari pemiliknya, hingga aku pun mendapatkan si pemilik. Ia adalah seorang laki-laki dari Anshar. Kemudian aku membawanya menghadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian beliau pun bertanya: "Ada apa dengan unta milikmu ini?" laki-laki itu balik bertanya, "Memang ada apa dengannya? ' Laki-laki itu melanjutkan, "Saya tidak tahu, demi Allah ada apa dengannya. Kami telah mengurusi dan meredakannya hingga ia tidak mau minum. Sehingga kami berkumpul tadi malam untuk menyembelihnya dan membagi-bagikan dagingnya." Beliau lantas bersabda: "Janganlah kamu melakukannya. Hibahkanlah padaku, atau juallah ia padaku." Maka laki-laki itu berkata, "Bahkan, unta itu aku serahkan menjadi milikmu wahai Rasulullah." Ya'la bin Murrah berkata, "Maka beliau pun menandainya dengan tanda shadaqah dan beliau pun mengirimkannya (untuk disembelih)."]]]

Hadits Ahmad 16890

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ وَكِيعٌ مُرَّةَ يَعْنِي الثَّقَفِيَّ وَلَمْ يَقُلْ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ امْرَأَةً جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَهَا صَبِيٌّ لَهَا بِهِ لَمَمٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اخْرُجْ عَدُوَّ اللَّهِ أَنَا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ فَبَرَأَ فَأَهْدَتْ إِلَيْهِ كَبْشَيْنِ وَشَيْئًا مِنْ أَقِطٍ وَشَيْئًا مِنْ سَمْنٍ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُذْ الْأَقِطَ وَالسَّمْنَ وَأَحَدَ الْكَبْشَيْنِ وَرُدَّ عَلَيْهَا الْآخَرَ

Ambillah susu kering, mentega, & seekor domba, kemudian kembalikanlah yg seekor. [HR. Ahmad No.16890].

Hadits Ahmad No.16890 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Al Minhal bin Amru] dari [Ya'la bin Murrah] dari [Bapaknya] -Waki' berkata; yang dimaksud dengan Murrah adalah Ats Tsaqafi, dan Ya'la tidak mengatakan periwayatan itu dari, Murrah dari bapaknya-, bahwa seorang wanita datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa anaknya yang jiwanya terkena gangguan. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Keluarlah engkau wahai musuh Allah, sesungguhnya aku adalah Rasulullah." Ya'la bin Murrah berkata, "Anak itu lalu siuman, sehingga wanita tersebut memberikan hadiah kepada beliau berupa dua ekor domba serta sesuatu dari susu kering dan mentega." Ya'la berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: "Ambillah susu kering, mentega, dan seekor domba, kemudian kembalikanlah yang seekor."]]]

Hadits Ahmad 16891

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ عُمَرَ بْنِ يَعْلَى الثَّقَفِيِّ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ مَسَحَ وُجُوهَ أَصْحَابِهِ قَبْلَ أَنْ يُكَبِّرَ فَأَصَبْتُ شَيْئًا مِنْ خَلُوقٍ فَمَسَحَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُجُوهَ أَصْحَابِهِ وَتَرَكَنِي قَالَ فَرَجَعْتُ وَغَسَلْتُهُ ثُمَّ جِئْتُ إِلَى الصَّلَاةِ الْأُخْرَى فَمَسَحَ وَجْهِي وَقَالَ عَادَ بِخَيْرِ دِينِهِ الْعُلَا تَابَ وَاسْتَهَلَّتْ السَّمَاءُ

Jika Nabi hendak melaksanakan shalat, beliau mengusap wajah para sahabatnya sebelum bertakbir. Saat itu wajahku masih ada sisa sedikit Khaluuq (sejenis minyak wangi berwarna kuning), maka ketika mengusap wajah para sahabat, beliau tak mengusap wajahku. Ya'la bin Murrah berkata; Maka aku kembali pulang & mencucinya, lalu pada lain kesempatan aku kembali menghadiri shalat, & setelah itu beliau pun mengusap wajahku seraya bersabda:
Ia telah kembali dgn kebaikan agamanya yg mulia. Ia telah bertaubat & langit pun kembali cerah. [HR. Ahmad No.16891].

Hadits Ahmad No.16891 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al Mas'udi] dari [Umar bin Ya'la Ats Tsaqafi] dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak melaksanakan shalat, beliau mengusap wajah para sahabatnya sebelum bertakbir. Saat itu wajahku masih ada sisa sedikit Khaluuq (sejenis minyak wangi berwarna kuning), maka ketika mengusap wajah para sahabat, beliau tidak mengusap wajahku." Ya'la bin Murrah berkata, "Maka aku kembali pulang dan mencucinya, lalu pada lain kesempatan aku kembali menghadiri shalat, dan setelah itu beliau pun mengusap wajahku seraya bersabda: "Ia telah kembali dengan kebaikan agamanya yang mulia. Ia telah bertaubat dan langit pun kembali cerah."]]]

Hadits Ahmad 16892

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ ابْنِ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ وُجُوهَنَا فِي الصَّلَاةِ وَيُبَارِكُ عَلَيْنَا قَالَ فَجَاءَ ذَاتَ يَوْمٍ فَمَسَحَ وُجُوهَ الَّذِينَ عَنْ يَمِينِي وَعَنْ يَسَارِي وَتَرَكَنِي وَذَلِكَ أَنِّي كُنْتُ دَخَلْتُ عَلَى أُخْتٍ لِي فَمَسَحْتُ وَجْهِي بِشَيْءٍ مِنْ صُفْرَةٍ فَقِيلَ لِي إِنَّمَا تَرَكَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمَا رَأَى بِوَجْهِكَ فَانْطَلَقْتُ إِلَى بِئْرٍ فَدَخَلْتُ فِيهَا فَاغْتَسَلْتُ ثُمَّ إِنِّي حَضَرْتُ صَلَاةً أُخْرَى فَمَرَّ بِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَسَحَ وَجْهِي وَبَرَّكَ عَلَيَّ وَقَالَ عَادَ بِخَيْرِ دِينِهِ الْعُلَا تَابَ وَاسْتَهَلَّتْ السَّمَاءُ

mengusap wajah kami & mendo'kan keberkahan atas kami. Ya'la bin Murrah berkata; Pada suatu hari beliau datang lalu mengusap wajah orang-orang yg berada di sebelah kanan & kiriku, namun beliau tak mengusap wajahku. Demikian itu karena sebelumnya aku telah menemui saudara perempuanku, & aku mengusapi wajahku dgn za'faran (warna kuning). Maka dikatakan kepadaku, Sesungguhnya yg menyebabkan Rasulullah tak mengusap wajahmu karena sesuatu yg beliau lihat pada wajahmu. Maka aku pun pergi ke sumur & mandi di dalamnya. Kemudian ketika saya menghadiri shalat pada lain kesempatan, Nabi melewatiku & akhirnya beliau pun mengusap wajahku, serta memohon keberkahan untukku. Beliau lalu bersabda:
Ia telah kembali dgn kebaikan agamanya yg mulia, ia bertaubat hingga langit pun tampak cerah. [HR. Ahmad No.16892].

Hadits Ahmad No.16892 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Al Mas'udi] dari [Ibnu Ya'la bin Murrah] dari [Bapaknya] ia berkata, "Pada waktu shalat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengusap wajah kami dan mendo'kan keberkahan atas kami." Ya'la bin Murrah berkata, "Pada suatu hari beliau datang lalu mengusap wajah orang-orang yang berada di sebelah kanan dan kiriku, namun beliau tidak mengusap wajahku. Demikian itu karena sebelumnya aku telah menemui saudara perempuanku, dan aku mengusapi wajahku dengan za'faran (warna kuning). Maka dikatakan kepadaku, "Sesungguhnya yang menyebabkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak mengusap wajahmu karena sesuatu yang beliau lihat pada wajahmu." Maka aku pun pergi ke sumur dan mandi di dalamnya. Kemudian ketika saya menghadiri shalat pada lain kesempatan, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewatiku dan akhirnya beliau pun mengusap wajahku, serta memohon keberkahan untukku. Beliau lalu bersabda: "Ia telah kembali dengan kebaikan agamanya yang mulia, ia bertaubat hingga langit pun tampak cerah."]]]

Hadits Ahmad 16893

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِي عَمْرِو بْنِ حَفْصٍ أَوْ أَبِي حَفْصِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيَّ خَلُوقًا فَقَالَ أَلَكَ امْرَأَةٌ قَالَ قُلْتُ لَا قَالَ فَاذْهَبْ فَاغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ

Rasulullah melihat Khaluuq (sejenis minyak wangi berwarna kuning) yg masih menempel pada tubuhku, beliau lalu bertanya: Apakah kamu memiliki seorang isteri?
Ya'la menjawab, Tidak. Beliau bersabda:
Pergi & cucilah, & jangan engkau ulangi kembali. [HR. Ahmad No.16893].

Hadits Ahmad No.16893 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Atha bin As Sa`ib] dari [Abu Amru bin Hafsh atau Abu Hafsh bin Amru] dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat Khaluuq (sejenis minyak wangi berwarna kuning) yang masih menempel pada tubuhku, beliau lalu bertanya: "Apakah kamu memiliki seorang isteri?" Ya'la menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Pergi dan cucilah, dan jangan engkau ulangi kembali."]]]

Hadits Ahmad 16894

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِي رَدْعٌ مِنْ زَعْفَرَانٍ قَالَ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ قَالَ فَغَسَلْتُهُ ثُمَّ لَمْ أَعُدْ

Saya mendatangi Nabi sedangkan pada tubuhku terdapat sisa Za'faran, maka beliau bersabda:
Cucilah ia, cucilah ia, cucilah ia & jangan engkau ulangi. Ya'la berkata; Maka saya mencucinya & tak memakainya lagi. [HR. Ahmad No.16894].

Hadits Ahmad No.16894 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Atha bin Sa`ib] dari [Hafsh bin Abdullah] dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedangkan pada tubuhku terdapat sisa Za'faran, maka beliau bersabda: "Cucilah ia, cucilah ia, cucilah ia dan jangan engkau ulangi." Ya'la berkata, "Maka saya mencucinya dan tidak memakainya lagi."]]]

Hadits Ahmad 16895

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيَّ صُفْرَةٌ مِنْ زَعْفَرَانٍ فَقَالَ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ قَالَ فَغَسَلْتُهُ ثُمَّ لَمْ أَعُدْ

Saya mendatangi Nabi sedangkan pada tubuhku terdapat sisa Za'faran, beliau pun bersabda:
Cucilah ia, cucilah ia & jangan engkau ulangi. Ya'la berkata; Maka saya mencucinya & tak memakainya lagi. [HR. Ahmad No.16895].

Hadits Ahmad No.16895 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Atha bin As Sa`ib] dari [Hafsh bin Abdullah] dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedangkan pada tubuhku terdapat sisa Za'faran, beliau pun bersabda: "Cucilah ia, cucilah ia dan jangan engkau ulangi." Ya'la berkata, "Maka saya mencucinya dan tidak memakainya lagi."]]]

Hadits Ahmad 16896

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيَّ صُفْرَةٌ مِنْ زَعْفَرَانٍ فَقَالَ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ قَالَ فَغَسَلْتُهُ ثُمَّ لَمْ أَعُدْ

Saya mendatangi Nabi sedangkan pada tubuhku masih ada sisa Za'faran, beliau pun bersabda:
Cucilah ia, cucilah ia & jangan engkau ulangi. Ya'la berkata; Maka saya mencucinya & tak memakainya lagi. [HR. Ahmad No.16896].

Hadits Ahmad No.16896 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Atha bin Sa'ib] dari [Hafsh bin Abdullah] dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedangkan pada tubuhku masih ada sisa Za'faran, beliau pun bersabda: "Cucilah ia, cucilah ia dan jangan engkau ulangi." Ya'la berkata, "Maka saya mencucinya dan tidak memakainya lagi."]]]

Hadits Ahmad 16897

حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ اغْتَسَلْتُ وَتَخَلَّقْتُ بِخَلُوقٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ وُجُوهَنَا فَلَمَّا دَنَا مِنِّي جَعَلَ يُجَافِي يَدَهُ عَنْ الْخَلُوقِ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ يَا يَعْلَى مَا حَمَلَكَ عَلَى الْخَلُوقِ أَتَزَوَّجْتَ قُلْتُ لَا قَالَ لِي اذْهَبْ فَاغْسِلْهُ قَالَ فَمَرَرْتُ عَلَى رَكِيَّةٍ فَجَعَلْتُ أَقَعُ فِيهَا ثُمَّ جَعَلْتُ أَتَدَلَّكُ بِالتُّرَابِ حَتَّى ذَهَبَ قَالَ ثُمَّ جِئْتُ إِلَيْهِ فَلَمَّا رَآنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَادَ بِخَيْرِ دِينِهِ الْعُلَا تَابَ وَاسْتَهَلَّتْ السَّمَاءُ

Saya mandi & memakai parfum dari Khaluuq (sejenis minyak wangi berwarna kuning). Rasulullah kemudian membasuh wajah-wajah kami, & saat beliau mendekat padaku, tiba-tiba beliau menarik & menjauhkan tangannya dari Khaluuq (yang aku gunakan). Setelah itu beliau berkata:
Wahai Ya'la, apa yg menyebabkanmu memakai Khaluuq?
Apakah kamu sudah menikah?
saya menjawab, Tidak. Beliau berkata kepadaku: Pergi & cucilah ia. Ya'la melanjutkan ceritanya, Lalu saya melewati sebuah sumur & menyeburkan diri ke dalamnya, aku lalu menggosok-gosok badanku dgn lumpur hingga Khaluuq itu hilang. Kemudian aku mendatangi beliau. Saat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam melihatku, beliau pun bersabda:
Ia telah kembali dgn kebaikan agamanya yg mulia, ia telah bertaubat & langit pun berseri-seri. [HR. Ahmad No.16897].

Hadits Ahmad No.16897 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ubaidah bin Humaid] telah menceritakan kepadaku [Umar bin Abdullah bin Ya'la bin Murrah] dari [Bapaknya] dari kakeknya [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Saya mandi dan memakai parfum dari Khaluuq (sejenis minyak wangi berwarna kuning). Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian membasuh wajah-wajah kami, dan saat beliau mendekat padaku, tiba-tiba beliau menarik dan menjauhkan tangannya dari Khaluuq (yang aku gunakan). Setelah itu beliau berkata: "Wahai Ya'la, apa yang menyebabkanmu memakai Khaluuq? Apakah kamu sudah menikah?" saya menjawab, "Tidak." Beliau berkata kepadaku: "Pergi dan cucilah ia." Ya'la melanjutkan ceritanya, "Lalu saya melewati sebuah sumur dan menyeburkan diri ke dalamnya, aku lalu menggosok-gosok badanku dengan lumpur hingga Khaluuq itu hilang. Kemudian aku mendatangi beliau. Saat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihatku, beliau pun bersabda: "Ia telah kembali dengan kebaikan agamanya yang mulia, ia telah bertaubat dan langit pun berseri-seri."]]]

Hadits Ahmad 16898

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي اللَّيْثِ حَدَّثَنَا الْأَشْجَعِيُّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ الثَّقَفِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ عَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ الذَّهَبِ عَظِيمٌ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتُزَكِّي هَذَا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَمَا زَكَاةُ هَذَا فَلَمَّا أَدْبَرَ الرَّجُلُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمْرَةٌ عَظِيمَةٌ عَلَيْهِ

Seorang laki-laki mendatangi Nabi sementara ia memakai cincin besar yg terbuat dari emas, Nabi lalu bertanya kepdanya: Apakah kamu telah menunaikan zakat cincin ini?
laki-laki itu menjawab: Wahai Rasulullah, lalu apa zakatnya cincin ini?
Ketika laki-laki itu berpaling, Rasulullah bersabda:
Bara api besar (yang akan dipikulkan) kepadanya. [HR. Ahmad No.16898].

Hadits Ahmad No.16898 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Laits] Telah menceritakan kepada kami [Al Asyja'i] dari [Sufyan] dari [Amru bin Utsman Ya'la bin Murrah Ats Tsaqafi] dari [Bapaknya] dari [kakeknya] ia berkata, "Seorang laki-laki mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sementara ia memakai cincin besar yang terbuat dari emas, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu bertanya kepdanya: "Apakah kamu telah menunaikan zakat cincin ini?" laki-laki itu menjawab: "Wahai Rasulullah, lalu apa zakatnya cincin ini?" Ketika laki-laki itu berpaling, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bara api besar (yang akan dipikulkan) kepadanya."]]]

Hadits Ahmad 16899

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَفْصٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ أَنَّهُ كَانَ عِنْدَ زِيَادٍ جَالِسَا فَأُتِيَ بِرَجُلٍ شَهِدَ فَغَيَّرَ شَهَادَتَهُ فَقَالَ لَأَقْطَعَنَّ لِسَانَكَ فَقَالَ لَهُ يَعْلَى أَلَا أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَا تُمَثِّلُوا بِعِبَادِي قَالَ فَتَرَكَهُ

Janganlah kalian menakut-nakuti hamba-Ku (dengan hukuman berat).' Maka Ziyad pun meninggalkannya. [HR. Ahmad No.16899].

Hadits Ahmad No.16899 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad], Abdullah berkata; aku mendengarnya dari [Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] dari ['Atha bin As Sa`ib] dari [Abdullah bin Hafsh] dari [Ya'la bin Murrah], bahwa ia pernah duduk di sisi Ziyad, lalu dihadapkanlah kepadanya seorang laki-laki yang bersaksi tetapi merubah kesaksiannya. Maka Ziyad pun berkata, "Saya benar-benar akan memotong lisanmu." Kemudian Ya'la berkata kepadanya, "Maukah kamu aku ceritakan hadits yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah 'azza wajalla berfirman: 'Janganlah kalian menakut-nakuti hamba-Ku (dengan hukuman berat).'" Maka Ziyad pun meninggalkannya.]]]

Hadits Ahmad 16900

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَهُوَ أَبُو إِبْرَاهِيمَ الْمُعَقِّبُ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ يَعْنِي الْفَزَارِيَّ حَدَّثَنَا أَبُو يَعْفُورٍ عَنْ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ يَعْلَى بْنَ مُرَّةَ الثَّقَفِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَخَذَ أَرْضًا بِغَيْرِ حَقِّهَا كُلِّفَ أَنْ يَحْمِلَ تُرَابَهَا إِلَى الْمَحْشَرِ

Barangsiapa mengambil tanah (milik orang lain) tanpak hak, maka akan dibebankan kepadanya untuk membawa tanah tersebut di padang Mahsyar. [HR. Ahmad No.16900].

Hadits Ahmad No.16900 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Muhammad] -ia adalah Abu Ibrahim Al Mu'aqqib- Telah menceritakan kepada kami [Marwan] -yakni Al Fazari- Telah menceritakan kepada kami [Abu Ya'fur] dari [Abu Tsabit] ia berkata; saya mendengar [Ya'la bin Murrah Ats Tsaqafi] berkata, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Baransiapa mengambil tanah (milik orang lain) tanpak hak, maka akan dibebankan kepadanya untuk membawa tanah tersebut di padang Mahsyar."]]]

Hadits Ahmad 16901

حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي جُبَيْرَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ سِيَابَةَ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسِيرٍ لَهُ فَأَرَادَ أَنْ يَقْضِيَ حَاجَةً فَأَمَرَ وَدْيَتَيْنِ فَانْضَمَّتْ إِحْدَاهُمَا إِلَى الْأُخْرَى ثُمَّ أَمَرَهُمَا فَرَجَعَتَا إِلَى مَنَابِتِهِمَا وَجَاءَ بَعِيرٌ فَضَرَبَ بِجِرَانِهِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ جَرْجَرَ حَتَّى ابْتَلَّ مَا حَوْلَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَدْرُونَ مَا يَقُولُ الْبَعِيرُ إِنَّهُ يَزْعُمُ أَنَّ صَاحِبَهُ يُرِيدُ نَحْرَهُ فَبَعَثَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَوَاهِبُهُ أَنْتَ لِي فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لِي مَالٌ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْهُ قَالَ اسْتَوْصِ بِهِ مَعْرُوفًا فَقَالَ لَا جَرَمَ لَا أُكْرِمُ مَالًا لِي كَرَامَتُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَتَى عَلَى قَبْرٍ يُعَذَّبُ صَاحِبُهُ فَقَالَ إِنَّهُ يُعَذَّبُ فِي غَيْرِ كَبِيرٍ فَأَمَرَ بِجَرِيدَةٍ فَوُضِعَتْ عَلَى قَبْرِهِ فَقَالَ عَسَى أَنْ يُخَفَّفَ عَنْهُ مَا دَامَتْ رَطْبَةً

beliau ingin buang hajat, maka beliau memerintahkan kepada dua batang pohon kurma yg masih kecil (untuk bergabung menjadi satu), sehingga salah satu dari kedua pohon itu pun merapat kepada pohon yg lainnya. (Selesai dari buang hajat) beliau memerintahkan kedua pohon tersebut untuk kembali ke tempatnya semula, maka pohon itu pun kembali ke tempat semula. Setelah itu datanglah seekor unta & beliau memukul batang leher unta itu hingga terjerembab ke tanah. Kemudian unta tersebut meraung-raung hingga tanah yg ada di sekitarnya menajdi basah (dengan air liurnya). Nabi kemudian bersabda:
Apakah kalian tahu apa yg dikatakan oleh unta itu?
sesungguhnya unta tersebut mengaku bahwa pemiliknya ingin menyembelihnya. Maka Nabi mengantarkan unta kepada pemiliknya & berkata:
Apakah kamu mau menghibahkannya untukku?
pemilik unta itu menjawab, Wahai Rasulullah, tak ada hartaku yg lebih aku sukai daripada unta itu! beliau bersabda:
Berwasiatlah dengannya dgn wasiat yg ma'ruf. Ia menjawab, Sudah pasti, aku tak pernah memperlakukan hartaku sebaik apa yg aku lakukn pada unta itu, wahai Rasulullah. Lalu beliau mendatangi sebuah kubur yg penghuninya sedang disiksa, maka beliau bersabda:
Sesungguhnya ia disiksa bukan karena dosa besar. Beliau lantas menyuruh agar diambilkan pelepah kurma, beliau kemudian meletakkan pelepah tersebut di atas kuburnya seraya bersabda:
Mudah-mudahan siksaannya diringankan selama pelepah kurma itu masih basah. [HR. Ahmad No.16901].

Hadits Ahmad No.16901 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah Al Khaza'i] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ashim bin Bahdalah] dari [Habib bin Abu Jubairah] dari [Ya'la bin Syaibah] ia berkata, "Aku bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah perjalanan yang dilakukannya. Kemudian beliau ingin buang hajat, maka beliau memerintahkan kepada dua batang pohon kurma yang masih kecil (untuk bergabung menjadi satu), sehingga salah satu dari kedua pohon itu pun merapat kepada pohon yang lainnya. (Selesai dari buang hajat) beliau memerintahkan kedua pohon tersebut untuk kembali ke tempatnya semula, maka pohon itu pun kembali ke tempat semula. Setelah itu datanglah seekor unta dan beliau memukul batang leher unta itu hingga terjerembab ke tanah. Kemudian unta tersebut meraung-raung hingga tanah yang ada di sekitarnya menajdi basah (dengan air liurnya). Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: "Apakah kalian tahu apa yang dikatakan oleh unta itu? sesungguhnya unta tersebut mengaku bahwa pemiliknya ingin menyembelihnya." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengantarkan unta kepada pemiliknya dan berkata: "Apakah kamu mau menghibahkannya untukku?" pemilik unta itu menjawab, "Wahai Rasulullah, tidak ada hartaku yang lebih aku sukai daripada unta itu!" beliau bersabda: "Berwasiatlah dengannya dengan wasiat yang ma'ruf." Ia menjawab, "Sudah pasti, aku tidak pernah memperlakukan hartaku sebaik apa yang aku lakukn pada unta itu, wahai Rasulullah." Lalu beliau mendatangi sebuah kubur yang penghuninya sedang disiksa, maka beliau bersabda: "Sesungguhnya ia disiksa bukan karena dosa besar." Beliau lantas menyuruh agar diambilkan pelepah kurma, beliau kemudian meletakkan pelepah tersebut di atas kuburnya seraya bersabda: "Mudah-mudahan siksaannya diringankan selama pelepah kurma itu masih basah."]]]

Hadits Ahmad 16902

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي جُبَيْرَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ سِيَابَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِقَبْرٍ فَقَالَ إِنَّ صَاحِبَ هَذَا الْقَبْرِ يُعَذَّبُ فِي غَيْرِ كَبِيرٍ ثُمَّ دَعَا بِجَرِيدَةٍ فَوَضَعَهَا عَلَى قَبْرِهِ فَقَالَ لَعَلَّهُ أَنْ يُخَفَّفَ عَنْهُ مَا دَامَتْ رَطْبَةً

Sesungguhnya penghuni kubur ini sedang disiksa bukan karena dosa besar. Beliau kemudian minta agar diambilkan pelepah kurma, setelah itu beliau pelepah itu beliau letakkan di atas kuburan tersebut. Beliau bersabda:
Mudah-mudahan siksaannya diringankan selama pelepah kurma itu masih basah. [HR. Ahmad No.16902].

Hadits Ahmad No.16902 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ashim bin Bahdalah] dari [Habib bin Abu Jubairah] dari [Ya'la bin Siyabah], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah melewati kuburan, lalu beliau bersabda: "Sesungguhnya penghuni kubur ini sedang disiksa bukan karena dosa besar." Beliau kemudian minta agar diambilkan pelepah kurma, setelah itu beliau pelepah itu beliau letakkan di atas kuburan tersebut. Beliau bersabda: "Mudah-mudahan siksaannya diringankan selama pelepah kurma itu masih basah."]]]

Hadits Ahmad 16903

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي رَاشِدٍ عَنْ يَعْلَى الْعَامِرِيِّ أَنَّهُ خَرَجَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى طَعَامٍ دُعُوا لَهُ قَالَ فَاسْتَمْثَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَفَّانُ قَالَ وُهَيْبٌ فَاسْتَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَامَ الْقَوْمِ وَحُسَيْنٌ مَعَ غِلْمَانٍ يَلْعَبُ فَأَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَأْخُذَهُ قَالَ فَطَفِقَ الصَّبِيُّ هَاهُنَا مَرَّةً وَهَاهُنَا مَرَّةً فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُضَاحِكُهُ حَتَّى أَخَذَهُ قَالَ فَوَضَعَ إِحْدَى يَدَيْهِ تَحْتَ قَفَاهُ وَالْأُخْرَى تَحْتَ ذَقْنِهِ فَوَضَعَ فَاهُ عَلَى فِيهِ فَقَبَّلَهُ وَقَالَ حُسَيْنٌ مِنِّي وَأَنَا مِنْ حُسَيْنٍ أَحَبَّ اللَّهُ مَنْ أَحَبَّ حُسَيْنًا حُسَيْنٌ سِبْطٌ مِنْ الْأَسْبَاطِ

Husain bagian dari diriku & aku bagian darinya, Allah akan mencintai siapa yg mencintai Husain. Dan Husain merupakan umat dari umat-umat yg baik. [HR. Ahmad No.16903].

Hadits Ahmad No.16903 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Utsman bin Khutsaim] dari [Sa'id bin Abu Rasyid] dari [Ya'la Al Amiri], bahwa ia pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk memenuhi undangan makan-makan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memenuhi undangan tersebut. Affan berkata, "Wuhaib berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi orang-orang sementara Husain sedang bermain bersama beberapa orang anak, saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ingin mengambilnya, anak itu pun lari kesana kemari hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mentertawakannya hingga akhirnya beliau ambil." Ya'la berkata, "Kemudian beliau meletakkan salah satu tangannya di bawah tengkuk anak itu dan tangan yang lain di bawah dagunya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meletakkan bibirnya pada bibir anak itu seraya menciumnya, kemudian beliau bersabda: "Husain bagian dari diriku dan aku bagian darinya, Allah akan mencintai siapa yang mencintai Husain. Dan Husain merupakan umat dari umat-umat yang baik."]]]

Hadits Ahmad 16904

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي رَاشِدٍ عَنْ يَعْلَى الْعَامِرِيِّ أَنَّهُ جَاءَ حَسَنٌ وَحُسَيْنٌ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمَا يَسْتَبِقَانِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَمَّهُمَا إِلَيْهِ وَقَالَ إِنَّ الْوَلَدَ مَبْخَلَةٌ مَجْبَنَةٌ وَإِنَّ آخِرَ وَطْأَةٍ وَطِئَهَا الرَّحْمَنُ عَزَّ وَجَلَّ بِوَجٍّ

Sesungguhnya anak itu adl Mabkhalah (yang dapat menyebabkan bapaknya menjadi seorang yg pelit Dan Majnabah (menjadikan bapaknya pengecut). Dan pijakan terakhir adl api yg menyala-nyala yg dipijakkan oleh Ar Rahman. [HR. Ahmad No.16904].

Hadits Ahmad No.16904 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Utsman bin Khutsaim] dari [Sa'id bin Abu Rasyid] dari [Ya'la Al Amiri], bahwa Hasan dan Husain Radi'allalhu 'Anhumaa saling lomba berlarian menuju Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun merangkul keduanya seraya bersabda: "Sesungguhnya anak itu adalah Mabkhalah (yang dapat menyebabkan bapaknya menjadi seorang yang pelit) dan Majnabah (menjadikan bapaknya pengecut). Dan pijakan terakhir adalah api yang menyala-nyala yang dipijakkan oleh Ar Rahman."]]]

Hadits Ahmad 16905

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَتَتْهُ امْرَأَةٌ بِابْنٍ لَهَا قَدْ أَصَابَهُ لَمَمٌ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اخْرُجْ عَدُوَّ اللَّهِ أَنَا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ فَبَرَأَ فَأَهْدَتْ لَهُ كَبْشَيْنِ وَشَيْئًا مِنْ أَقِطٍ وَسَمْنٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا يَعْلَى خُذْ الْأَقِطَ وَالسَّمْنَ وَخُذْ أَحَدَ الْكَبْشَيْنِ وَرُدَّ عَلَيْهَا الْآخَرَ و قَالَ وَكِيعٌ مَرَّةً عَنْ أَبِيهِ وَلَمْ يَقُلْ يَا يَعْلَى

Keluarlah kamu, wahai musuh Allah. Aku adl Rasulullah. Kemudian anak itu pun siuman. Maka wanita itu memberikan hadiah kepada beliau berupa dua ekor domba & sesuatu dari susu yg dikeringkan serta samin (mentega). Rasulullah lalu bersabda:
Wahai Ya'la, ambillah Al Aqith (sejenis susu yg dikeringkan> Dan samin (mentega) itu & seekor dari kedua domba itu. Dan kembalikanlah yg lain kepadanya . Dan sekali waktu Waki' berkata dari bapaknya, & beliau tak mengatakan, 'Wahai Ya'la.' [HR. Ahmad No.16905].

Hadits Ahmad No.16905 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Minhal bin Amru] dari [Ya'la bin Murrah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwasanya ada seorang wanita mendatangi beliau bersama seorang anaknya yang terkena gangguan jiwa. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda kepadanya: "Keluarlah kamu, wahai musuh Allah. Aku adalah Rasulullah." Kemudian anak itu pun siuman. Maka wanita itu memberikan hadiah kepada beliau berupa dua ekor domba dan sesuatu dari susu yang dikeringkan serta samin (mentega). Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Wahai Ya'la, ambillah Al Aqith (sejenis susu yang dikeringkan) dan samin (mentega) itu dan seekor dari kedua domba itu. Dan kembalikanlah yang lain kepadanya." Dan sekali waktu [Waki'] berkata dari [bapaknya], dan beliau tidak mengatakan, 'Wahai Ya'la.']]]

Hadits Ahmad 16906

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَنَزَلَ مَنْزِلًا فَقَالَ لِيَ ائْتِ تِلْكَ الْأَشَاءَتَيْنِ فَقُلْ لَهُمَا إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكُمَا أَنْ تَجْتَمِعَا فَأَتَيْتُهُمَا فَقُلْتُ لَهُمَا ذَلِكَ فَوَثَبَتْ إِحْدَاهُمَا إِلَى الْأُخْرَى فَاجْتَمَعَتَا فَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَتَرَ بِهِمَا فَقَضَى حَاجَتَهُ ثُمَّ وَثَبَتْ كُلُّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا إِلَى مَكَانِهَا

Datangilah dua batang pohon kurma yg masih kecil itu & katakan padanya, 'Sesungguhnya Rasulullah menyuruh kalian untuk bersatu (merapat).' Maka aku pun mendatangi kedua pohon itu & menyampaikan (pesan Nabi ) itu. maka salah dari kedua batang pohon itu mendekat hingga keduanya menempel. Setelah itu Nabi pun keluar & berlindung di balik kedua batang pohon itu untuk buang hajat. Selesai buang hajat, kedua batang pohon itu kembali ke tempatnya semula. [HR. Ahmad No.16906].

Hadits Ahmad No.16906 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Al Minhal bin Amru] dari [Ya'la bin Murrah] dari [Bapaknya] ia berkata, "Aku pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam perjalanan, lalu beliau singgah di suatu tempat. Beliau berkata kepadaku, "Datangilah dua batang pohon kurma yang masih kecil itu dan katakan padanya, 'Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh kalian untuk bersatu (merapat).'" Maka aku pun mendatangi kedua pohon itu dan menyampaikan (pesan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam) itu. maka salah dari kedua batang pohon itu mendekat hingga keduanya menempel. Setelah itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun keluar dan berlindung di balik kedua batang pohon itu untuk buang hajat. Selesai buang hajat, kedua batang pohon itu kembali ke tempatnya semula."]]]

Hadits Ahmad 16907

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَفْصٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ الثَّقَفِيِّ قَالَ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ رَأَيْتُهُنَّ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَا نَحْنُ نَسِيرُ مَعَهُ إِذْ مَرَرْنَا بِبَعِيرٍ يُسْنَى عَلَيْهِ فَلَمَّا رَآهُ الْبَعِيرُ جَرْجَرَ وَوَضَعَ جِرَانَهُ فَوَقَفَ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيْنَ صَاحِبُ هَذَا الْبَعِيرِ فَجَاءَ فَقَالَ بِعْنِيهِ فَقَالَ لَا بَلْ أَهَبُهُ لَكَ فَقَالَ لَا بِعْنِيهِ قَالَ لَا بَلْ أَهَبُهُ لَكَ وَإِنَّهُ لِأَهْلِ بَيْتٍ مَا لَهُمْ مَعِيشَةٌ غَيْرُهُ قَالَ أَمَا إِذْ ذَكَرْتَ هَذَا مِنْ أَمْرِهِ فَإِنَّهُ شَكَا كَثْرَةَ الْعَمَلِ وَقِلَّةَ الْعَلَفِ فَأَحْسِنُوا إِلَيْهِ قَالَ ثُمَّ سِرْنَا فَنَزَلْنَا مَنْزِلًا فَنَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَتْ شَجَرَةٌ تَشُقُّ الْأَرْضَ حَتَّى غَشِيَتْهُ ثُمَّ رَجَعَتْ إِلَى مَكَانِهَا فَلَمَّا اسْتَيْقَظَ ذَكَرْتُ لَهُ فَقَالَ هِيَ شَجَرَةٌ اسْتَأْذَنَتْ رَبَّهَا عَزَّ وَجَلَّ أَنْ تُسَلِّمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَذِنَ لَهَا قَالَ ثُمَّ سِرْنَا فَمَرَرْنَا بِمَاءٍ فَأَتَتْهُ امْرَأَةٌ بِابْنٍ لَهَا بِهِ جِنَّةٌ فَأَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْخَرِهِ فَقَالَ اخْرُجْ إِنِّي مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ سِرْنَا فَلَمَّا رَجَعْنَا مِنْ سَفَرِنَا مَرَرْنَا بِذَلِكَ الْمَاءِ فَأَتَتْهُ الْمَرْأَةُ بِجَزُورٍ وَلَبَنٍ فَأَمَرَهَا أَنْ تَرُدَّ الْجَزُورَ وَأَمَرَ أَصْحَابَهُ فَشَرِبَ مِنْ اللَّبَنِ فَسَأَلَهَا عَنْ الصَّبِيِّ فَقَالَتْ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا رَأَيْنَا مِنْهُ رَيْبًا بَعْدَكَ

Kenapa kamu tak menyebutkan tentang perkara unta ini?
sungguh, ia mengadukan tentang banyaknya pekerjaan (yang dibebankan kepadanya> Dan sedikitnya makanan yg ia terima. Maka berbuat baiklah kalian kepadanya. Ya'la berkata; Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami, lalu kami singgah di suatu tempat & Nabi tidur, tiba-tiba sebatang pohon menunduk ke tanah hingga menaungi beliau, lalu pohon itu kembali lagi ke tempatnya semula. Ketika beliau terbangun, maka aku menuturkan hal itu pada beliau, & beliau bersabda:
Sesungguhnya, pohon itu meminta izin kepada Rabb-nya untuk mengucapkan salam atas Rasulullah , lalu Dia pun mengizinkannya. Kemudian kami melanjutkan perjalanan lagi, lalu kami melewati Maa` (air) Dan tiba-tiba datanglah seorang wanita bersama anaknya yg terkena penyakit gangguan jiwa. Nabi lalu memegang hidung anak itu seraya bersabda:
Keluarlah, sesungguhnya aku adl Muhammad Rasulullah. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan lagi. Saat perjalanan pulang kami pun melewati air itu, lalu datanglah seorang wanita dgn membawa unta & susu. Beliau kemudian menyuruh agar mengembalikan unta tersebut, lalu menyuruh para sahabatnya untuk meminum susunya. Kemudian beliau bertanya pada wanita itu mengenai perkembangan anaknya & wanita itu pun menjawab, Demi Dzat yg telah mengutusmu dgn membawa Al Hak, kami tak lagi melihat hal yg mencurigakan padanya setelah terapi anda. [HR. Ahmad No.16907].

Hadits Ahmad No.16907 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Atha bin Sa`ib] dari [Abdullah bin Hafsh] dari [Ya'la bin Murrah Ats Tsaqafi] ia berkata, "Tiga perkara yang telah aku saksikan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat kami bepergian bersama beliau. Saat itu, kami melewati seekor unta yang diberi minum. Ketika unta itu melihat beliau, unta itu pun meraung-raung seakan gelisah. Ketika unta itu melihat Nabi, unta itu pun menundukkan lehernay ke hadapan beliau. Maka beliau pun berdiri di hadapannya seraya bertanya: "Di manakah pemilik unta ini?" Kemudian pemilik unta itu datang hingga beliau pun bersabda: "Juallah padaku!" pemilik unta itu berkata, "Tidak, bahkan aku akan menghibahkannya kepada tuan." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Juallah (unta itu) padaku!" pemilik unta berkata, "Tidak, bahkan aku menghibahkannya kepada tuan. Unta itu adalah milik ahli bait, mereka yang tidak memiliki ma'isyah selainnya." Beliau berkata: "Kenapa kamu tidak menyebutkan tentang perkara unta ini? sungguh, ia mengadukan tentang banyaknya pekerjaan (yang dibebankan kepadanya) dan sedikitnya makanan yang ia terima. Maka berbuat baiklah kalian kepadanya." Ya'la berkata, "Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami, lalu kami singgah di suatu tempat dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidur, tiba-tiba sebatang pohon menunduk ke tanah hingga menaungi beliau, lalu pohon itu kembali lagi ke tempatnya semula. Ketika beliau terbangun, maka aku menuturkan hal itu pada beliau, dan beliau bersabda: "Sesungguhnya, pohon itu meminta izin kepada Rabb-nya untuk mengucapkan salam atas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu Dia pun mengizinkannya." Kemudian kami melanjutkan perjalanan lagi, lalu kami melewati Maa` (air) dan tiba-tiba datanglah seorang wanita bersama anaknya yang terkena penyakit gangguan jiwa. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu memegang hidung anak itu seraya bersabda: "Keluarlah, sesungguhnya aku adalah Muhammad Rasulullah." Setelah itu kami melanjutkan perjalanan lagi. Saat perjalanan pulang kami pun melewati air itu, lalu datanglah seorang wanita dengan membawa unta dan susu. Beliau kemudian menyuruh agar mengembalikan unta tersebut, lalu menyuruh para sahabatnya untuk meminum susunya. Kemudian beliau bertanya pada wanita itu mengenai perkembangan anaknya dan wanita itu pun menjawab, "Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan membawa Al Hak, kami tidak lagi melihat hal yang mencurigakan padanya setelah terapi anda."]]]

Hadits Ahmad 16908

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَعْلَى عَنْ جَدَّتِهِ حُكَيْمَةَ عَنْ أَبِيهَا يَعْلَى قَالَ يَزِيدُ فِيمَا يَرْوِي يَعْلَى بْنُ مُرَّةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ الْتَقَطَ لُقَطَةً يَسِيرَةً دِرْهَمًا أَوْ حَبْلًا أَوْ شِبْهَ ذَلِكَ فَلْيُعَرِّفْهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَإِنْ كَانَ فَوْقَ ذَلِكَ فَلْيُعَرِّفْهُ سِتَّةَ أَيَّامٍ

Barangsiapa menemukan barang temuan yg sepele, baik itu satu dirham, atau seutas tali atau yg semisalnya, hendaklah ia umumkan selama tiga hari. Dan jika barang temuan itu lebih besar dari itu, maka hendaklah ia mengumumkannya selama enam hari. [HR. Ahmad No.16908].

Hadits Ahmad No.16908 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il bin Yunus] telah menceritakan kepadaku [Umar bin Abdullah bin Ya'la] dari kakeknya [Hukaimah] dari bapaknya [Ya'la], Yazid berkata dalam hadits yang diriwayatkan Ya'la bin Murrah, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menemukan barang temuan yang sepele, baik itu satu dirham, atau seutas tali atau yang semisalnya, hendaklah ia umumkan selama tiga hari. Dan jika barang temuan itu lebih besar dari itu, maka hendaklah ia mengumumkannya selama enam hari."]]]

Hadits Ahmad 16909

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ يَعْلَى قَالَ مَا أَظُنُّ أَنَّ أَحَدًا مِنْ النَّاسِ رَأَى مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا دُونَ مَا رَأَيْتُ فَذَكَرَ أَمْرَ الصَّبِيِّ وَالنَّخْلَتَيْنِ وَأَمْرَ الْبَعِيرِ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ مَا لِبَعِيرِكَ يَشْكُوكَ زَعَمَ أَنَّكَ سَانِيهِ حَتَّى إِذَا كَبُرَ تُرِيدُ أَنْ تَنْحَرَهُ قَالَ صَدَقْتَ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ نَبِيًّا قَدْ أَرَدْتُ ذَلِكَ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ لَا أَفْعَلُ

mengapa untamu mengeluhkan niyat burukmu ?
Untamu melaporkan bahwa engkau menjadikannya sebagai kendaraan untuk mengambil air, namun ketika ia dewasa engkau berniyat menyembelihnya. [HR. Ahmad No.16909].

Hadits Ahmad No.16909 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Ayyasy] dari [Habib bin Abi Amrah] dari [Minhal bin Amr] dari [Ya'la] ia berkata, Saya tak menyangka ada orang melihat hadis Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam seperti yang kulihat, Kemudian Ya’la sebutkan sebuah hadis yang mengisahkan anak kecil, dua pohon kurma, dan kisah unta. Dalam hadis itu, Rasulullah sampaikan “ mengapa untamu mengeluhkan niyat burukmu ? Untamu melaporkan bahwa engkau menjadikannya sebagai kendaraan untuk mengambil air, namun ketika ia dewasa engkau berniyat menyembelihnya. Kata Ya’la “Engkau benar, demi Dzat yang mengutusmu sebagai nabi dengan membawa kebenaran, aku memang berniat seperti itu, demi Dzat yang mengutusmu membawa kebenaran, saya tidak jadi melakukan niyatku.”]]]

Hadits Ahmad 16910

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ الثَّقَفِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَا تُمَثِّلُوا بِعِبَادِي

Janganlkalah kalian mencincang jasad para hamba-Ku. [HR. Ahmad No.16910].

Hadits Ahmad No.16910 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] Telah menceritakan kepada kami [Atha bin Sa`ib] dari [Ya'la bin Murrah Ats Tsaqafi] ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah 'azza wajalla berfiman: 'Janganlkalah kalian mencincang jasad para hamba-Ku."]]]

Hadits Ahmad 16911

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا أَبُو يَعْفُورٍ عَبْدُ الَّرحْمَنِ جَدِّي حَدَّثَنَا أَبُو ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ يَعْلَى بْنَ مُرَّةَ الثَّقَفِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَخَذَ أَرْضًا بِغَيْرِ حَقِّهَا كُلِّفَ أَنْ يَحْمِلَ تُرَابَهَا إِلَى الْمَحْشَرِ

Barangsiapa mengambil tanah orang lain dgn tak benar, maka di padang mahsyar akan dibebankan pada untuk memikul tanahnya tersebut. [HR. Ahmad No.16911].

Hadits Ahmad No.16911 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Affan] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid bin Ziyad] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ya'fur Abdurrahman] kakekku, Telah menceritakan kepada kami [Abu Tsabit] ia berkata, aku mendengar [Ya'la bin Murrah Ats Tsaqafi] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengambil tanah orang lain dengan tidak benar, maka di padang mahsyar akan dibebankan pada untuk memikul tanahnya tersebut."]]]

Hadits Ahmad 16912

حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنِي عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ رَجُلٍ يُقَالُ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ حَفْصٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مُتَخَلِّقٌ بِخَلُوقٍ فَقَالَ لِي يَا يَعْلَى مَا هَذَا الْخَلُوقُ أَلَكَ امْرَأَةٌ قَالَ قُلْتُ لَا قَالَ فَاذْهَبْ فَاغْسِلْهُ عَنْكَ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ وَلَا تَعُدْ

untuk apakah Khaluuq ini?
Apakah kamu mempunyai seorang isteri?
Aku menjawab, Tidak. Beliau bersabda:
Pergi & cucilah ia darimu. Kemudian cucilah ia, kemudian cucilah ia & jangan kamu ulangi. [HR. Ahmad No.16912].

Hadits Ahmad No.16912 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ubaidah bin Humaid] telah menceritakan kepadaku [Atha bin Sa`ib] dari seorang laki-laki yang biasa dipanggil [Abdullah bin Hafsh] dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihatku sementara aku sedang berlumuran dengan Khaluuq (sejenis pohon pacar), maka beliau bertanya kepadaku: "Wahai Ya'la, untuk apakah Khaluuq ini? Apakah kamu mempunyai seorang isteri?" Aku menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Pergi dan cucilah ia darimu. Kemudian cucilah ia, kemudian cucilah ia dan jangan kamu ulangi."]]]

Hadits Ahmad 16913

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَيْمَنَ بْنِ نَابِلٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَيُّمَا رَجُلٍ ظَلَمَ شِبْرًا مِنْ الْأَرْضِ كَلَّفَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَحْفِرَهُ حَتَّى يَبْلُغَ آخِرَ سَبْعِ أَرَضِينَ ثُمَّ يُطَوَّقَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ

Tidaklah seorang laki-laki berbuat zhalim dgn (mengambil) sejengkal tanah, kecuali Allah 'Azza wa Jalla akan membebankan pada untuk menggali tanah itu hingga menembut batas akhir dari tujuh bumi. Dan Allah akan membebankannya sampai hari kiamat, sehingga perkara di antara manusia diputuskan. [HR. Ahmad No.16913].

Hadits Ahmad No.16913 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] dan aku mendengarnya dari [Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah] Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali] dari [Za`idah] dari [Ar Rabi' bin Abdullah] dari [Aiman bin Nabil] dari [Ya'la bin Murrah] ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang laki-laki berbuat zhalim dengan (mengambil) sejengkal tanah, kecuali Allah 'azza wajalla akan membebankan pada untuk menggali tanah itu hingga menembut batas akhir dari tujuh bumi. Dan Allah akan membebankannya sampai hari kiamat, sehingga perkara di antara manusia diputuskan."]]]

Hadits Ahmad 16914

حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَفْصِ بْنَ عَمْرٍو أَوْ أَبَا عَمْرِو بْنَ حَفْصٍ الثَّقَفِيَّ قَالَ سَمِعْتُ يَعْلَى بْنَ مُرَّةَ الثَّقَفِيَّ قَالَ رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُخَلَّقًا فَقَالَ أَلَكَ امْرَأَةٌ قُلْتُ لَا قَالَ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ وَلَا تَعُدْ

Apakah kamu mempunyai seorang isteri?
aku menjawab, Tidak. Beliau bersabda:
Cucilah ia, kemudian cucilah ia, kemudian cucuilah ia & jangan kamu ulangi lagi. [HR. Ahmad No.16914].

Hadits Ahmad No.16914 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Rauh bin Ubadah] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Atha bin Sa`ib] ia berkata, aku mendengar [Abu Hafsh bin Amru atau Abu Amru bin Hafsh Ats Tsaqafi] ia berkata, aku mendengar [Ya'la bin Murrah Ats Tsaqafi] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihatku menggunakan Khaluuq (sejenis wewangian dari pohon pacar), maka beliau pun bertanya: "Apakah kamu mempunyai seorang isteri?" aku menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Cucilah ia, kemudian cucilah ia, kemudian cucilah ia dan jangan kamu ulangi lagi."]]]

Hadits Ahmad 16915

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ مَيْمُونِ بْنِ الرَّمَّاحِ عَنْ أَبِي سَهْلٍ كَثِيرِ بْنِ زِيَادٍ الْبَصْرِيِّ عَنْ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ بْنِ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْتَهَى إِلَى مَضِيقٍ هُوَ وَأَصْحَابُهُ وَهُوَ عَلَى رَاحِلَتِهِ وَالسَّمَاءُ مِنْ فَوْقِهِمْ وَالْبَلَّةُ مِنْ أَسْفَلَ مِنْهُمْ فَحَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَأَمَرَ الْمُؤَذِّنَ فَأَذَّنَ وَأَقَامَ ثُمَّ تَقَدَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رَاحِلَتِهِ فَصَلَّى بِهِمْ يُومِئُ إِيمَاءً يَجْعَلُ السُّجُودَ أَخْفَضَ مِنْ الرُّكُوعِ أَوْ يَجْعَلُ سُجُودَهُ أَخْفَضَ مِنْ رُكُوعِهِ

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam & para sahabatnya sampai pada daerah yg agak sempit sedangkan beliau masih berada di atas kendaraannya, sementar langit menurunkan hujan & tanah yg ada di bawah mereka basah. Lalu datanglah waktu shalat, beliau kemudian memerintahkan seorang muadzdzin untuk mengumandang adzan, lalu muadzdzin tersebut adzan & iqamah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam kemudian maju ke depan dgn tetap berada di atas kendaraannya, lalu beliau shalat bersama mereka. Beliau shalat dgn berisyarat, menjadikan sujud lebih rendah daripada rukuk. Atau beliau menjadikan sujudnya lebih rendah daripada ruku'nya. [HR. Ahmad No.16915].

Hadits Ahmad No.16915 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin Nu'man] Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Maimun bin Rammah] dari [Abu Sahl Katsir bin Ziyad Al Bashri] dari [Amru bin Utsman bin Ya'la bin Murrah] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya sampai pada daerah yang agak sempit sedangkan beliau masih berada di atas kendaraannya, sementar langit menurunkan hujan dan tanah yang ada di bawah mereka basah. Lalu datanglah waktu shalat, beliau kemudian memerintahkan seorang muadzdzin untuk mengumandang adzan, lalu muadzdzin tersebut adzan dan iqamah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian maju ke depan dengan tetap berada di atas kendaraannya, lalu beliau shalat bersama mereka. Beliau shalat dengan berisyarat, menjadikan sujud lebih rendah daripada rukuk. Atau beliau menjadikan sujudnya lebih rendah daripada ruku'nya."]]]

Musnad Penduduk Syam