Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Pendapat yang Mengingkari itu Terjadi Pada Fatimah Binti Qais

Hadits Abudaud 1948

kami tak akan meninggalkan Kitab Tuhan kami & Sunnah Nabi kami hanya karena perkataan seorang wanita yg tak kami ketahui apakah ia menghafalnya atau tidak. [HR. Abudaud No.1948].

Hadits Abudaud No.1948 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Abudaud 1949

sesungguhnya Fathimah dahulu berada di tempat yg asing sehingga dikhawatirkan atas dirinya. Oleh karena itu Rasulullah memberikan keringanan kepadanya. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir, telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Abdurrahman bin Al Qasim dari ayahnya dari 'Urwah bin Az Zubair bahwa Aisyah ditanya; bagaimana pendapatmu mengenai perkataan Fathimah?
Ia berkata; ketahuilah bahwa tak ada kebaikan baginya dalam hal tersebut. Telah menceritakan kepada kami Harun bin Zaid, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Sufyan, dari Yahya bin Sa'id dari Sulaiman bin Yasar mengenai keluarnya Fathimah, ia berkata; sesungguhnya hal tersebut termasuk diantara keburukan akhlaq. [HR. Abudaud No.1949].

Hadits Abudaud No.1949 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Abudaud 1950

bertakwalah kepada Allah, & kembalikan wanita tersebut kerumahnya! Kemudian Marwan berkata dalam hadits Sulaiman; sesungguhnya aku tak mampu mencegah Abdurrahman. Dan Marwan di dalam hadits Al Qasim berkata; tidakkah telah sampai kepadamu permasalahan mengenai Fathimah binti Qais?
Aisyah berkata; tak mengapa engkau tak mengingat hadits Fathimah. Marwan berkata; apabila menurutmu hal tersebut adl buruk maka cukuplah bagimu, keburukan yg akan terjadi pada mereka berdua (apabila anak Abdurrahman tinggal di rumah Yahya bin Al 'Ash). [HR. Abudaud No.1950].

Hadits Abudaud No.1950 Secara Lengkap

[[[]]]

Hadits Abudaud 1951

ia adl seorang wanita yg mengfitnah manusia, dahulu ia adl orang yg melukai manusia dgn lisannya, kemudian ia ditempatkan di rumah Ibnu Ummi Maktum orang yg buta. [HR. Abudaud No.1951].

Hadits Abudaud No.1951 Secara Lengkap

[[[]]]