Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Keutamaan Isteri Nabi Shollallahu Alaihi Wa Salam Shallallahualaihiwasallam

Hadits Tirmidzi 3826

حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ كَثِيرٍ الْعَنْبَرِيُّ أَبُو غَسَّانَ حَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جَعْفَرٍ وَكَانَ ثِقَةً عَنْ الْحَكَمِ بْنِ أَبَانَ عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَ قِيلَ لِابْنِ عَبَّاسٍ بَعْدَ صَلَاةِ الصُّبْحِ مَاتَتْ فُلَانَةُ لِبَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَجَدَ فَقِيلَ لَهُ أَتَسْجُدُ هَذِهِ السَّاعَةَ فَقَالَ أَلَيْسَ قَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَيْتُمْ آيَةً فَاسْجُدُوا فَأَيُّ آيَةٍ أَعْظَمُ مِنْ ذَهَابِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

Apabila kalian melihat tanda-tanda kebesaran Allah, maka sujudlah! Dan tanda kebesaran Allah yg mana yg lebih besar dari pada wafatnya salah seorang dari istri Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan gharib, kami tak mengetahuinya kecuali dari jalur ini. [HR. Tirmidzi No.3826].

Hadits Tirmidzi No.3826 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abbas Al 'Anbari] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Katsir Al 'Anbari Abu Ghassan] telah menceritakan kepada kami [Sulm bin Ja'far] -dia adalah seorang yang tsiqah- dari [Al Hakam bin Aban] dari [Ikrimah] dia berkata; Setelah menunaikan shalat shubuh, di katakan kepada [Ibnu Abbas]; "Fulanah yaitu salah seorang dari isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah meninggal dunia, maka dia bersujud, lalu dikatakan kepadanya; "Apakah kamu bersujud pada saat ini (setelah shalat subuh)?" Ibnu Abbas menjawab; "Bukankah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam telah bersabda: "Apabila kalian melihat tanda-tanda kebesaran Allah, maka sujudlah! Dan tanda kebesaran Allah mana yang lebih besar dari pada wafatnya salah seorang dari istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini."]]]

Hadits Tirmidzi 3827

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا هَاشِمٌ هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا كِنَانَةُ قَالَ حَدَّثَتْنَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَيٍّ قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ بَلَغَنِي عَنْ حَفْصَةَ وَعَائِشَةَ كَلَامٌ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ أَلَا قُلْتِ فَكَيْفَ تَكُونَانِ خَيْرًا مِنِّي وَزَوْجِي مُحَمَّدٌ وَأَبِي هَارُونُ وَعَمِّي مُوسَى وَكَانَ الَّذِي بَلَغَهَا أَنَّهُمْ قَالُوا نَحْنُ أَكْرَمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا وَقَالُوا نَحْنُ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَنَاتُ عَمِّهِ وَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ صَفِيَّةَ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ هَاشِمٍ الْكُوفِيِّ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِذَلِكَ الْقَوِيِّ

Tidakkah kamu mengatakan; Bagaimana kamu berdua bisa lebih baik dariku, padahal suamiku adl Muhammad, ayahku (dari keturunan) Harun sedangkan pamanku (dari keturunan) Musa. Sedangkan berita yg sampai kepadanya adl mereka mengatakan; Kami lebih mulia di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam daripada dia (Shafiyah binti Huyay). mereka juga mengatakan; Kami adl para isteri Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam & anak paman beliau. & dalam bab ini, ada juga riwayat dari Anas. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits gharib, kami tak mengetahuinya dari hadits Shafiyah kecuali dari haditsnya Hasyim Al Kufi, & isnadnya pun lemah. [HR. Tirmidzi No.3827].

Hadits Tirmidzi No.3827 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdusshamad bin Abdul Warits] telah menceritakan kepada kami [Hasyim dia adalah Ibnu Sa'id Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Kinanah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Shafiyyah binti Huyay] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemuiku, setelah sampai kepadaku perkataan Hafshah dan Aisyah (yang membuatku sakit hati), maka aku mengadukan hal itu kepada beliau, lantas beliau bersabda: "Tidakkah kamu mengatakan; "Bagaimana kamu berdua bisa lebih baik dariku, padahal suamiku adalah Muhammad, ayahku (dari keturunan) Harun sedangkan pamanku (dari keturunan) Musa." Sedangkan berita yang sampai kepadanya adalah mereka mengatakan; "Kami lebih mulia di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam daripada dia (Shafiyah binti Huyay)." mereka juga mengatakan; "Kami adalah para isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan anak paman beliau." dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Anas. Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya dari hadits Shafiyah kecuali dari haditsnya Hasyim Al Kufi, dan isnadnya pun lemah."]]]

Hadits Tirmidzi 3828

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ ابْنُ عَثْمَةَ قَالَ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ يَعْقُوبَ الزَّمْعِيُّ عَنْ هَاشِمِ بْنِ هَاشِمٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ وَهْبِ بْنِ زَمْعَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَا فَاطِمَةَ عَامَ الْفَتْحِ فَنَاجَاهَا فَبَكَتْ ثُمَّ حَدَّثَهَا فَضَحِكَتْ قَالَتْ فَلَمَّا تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلْتُهَا عَنْ بُكَائِهَا وَضَحِكِهَا قَالَتْ أَخْبَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ يَمُوتُ فَبَكَيْتُ ثُمَّ أَخْبَرَنِي أَنِّي سَيِّدَةُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ إِلَّا مَرْيَمَ بِنْتَ عِمْرَانَ فَضَحِكْتُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengabariku bahwa beliau akan meninggal dunia, maka saya menangis, kemudian beliau memberitahukanku bahwa di samping Maryam binti Imran, aku juga termasuk dari wanita penghulu surga, maka saya pun tersenyum kerenanya. Abu Isa berkata; Dari jalur ini, hadits ini adl hadits hasan gharib. [HR. Tirmidzi No.3828].

Hadits Tirmidzi No.3828 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Khalid bin 'Atsmah] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Musa bin Ya'qub Az Zam'i] dari [Hasyim bin Hasyim] bahwa [Abdullah bin Wahb bin Zam'ah] telah mengabarkan kepadanya, bahwa [Ummu Salamah] telah mengabarkan kepadanya, bahwa ketika hari penaklukan kota Makkah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggil Fathimah, kemudian beliau berbisik kepadanya, tiba-tiba Fathimah menangis, kemudian beliau berbicara kepadanya (yang kedua kali), dan dia tersenyum." Ummu Salamah melanjutkan; "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia, maka aku bertanya kepadanya perihal sesuatu yang membuatnya menangis dan tersenyum." Fathimah berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengabariku bahwa beliau akan meninggal dunia, maka aku menangis, kemudian beliau memberitahukanku bahwa aku adalah wanita penghulu syurga selain kepada Maryam binti Imran, maka aku pun tersenyum." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini."]]]

Hadits Tirmidzi 3829

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ بَلَغَ صَفِيَّةَ أَنَّ حَفْصَةَ قَالَتْ بِنْتُ يَهُودِيٍّ فَبَكَتْ فَدَخَلَ عَلَيْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ تَبْكِي فَقَالَ مَا يُبْكِيكِ فَقَالَتْ قَالَتْ لِي حَفْصَةُ إِنِّي بِنْتُ يَهُودِيٍّ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكِ لَابْنَةُ نَبِيٍّ وَإِنَّ عَمَّكِ لَنَبِيٌّ وَإِنَّكِ لَتَحْتَ نَبِيٍّ فَفِيمَ تَفْخَرُ عَلَيْكِ ثُمَّ قَالَ اتَّقِي اللَّهَ يَا حَفْصَةُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

Sesungguhnya kamu adl puteri seorang Nabi, & sesungguhnya pamanku juga seorang Nabi, & sesungguhnya kamu juga di bawah asuhan seorang Nabi, maka kenapa kamu tak bangga dgn hal itu!. Kemudian beliau bersabda:
Bertakwalah kamu wahai Hafshah. Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan shahih gharib dari jalur ini. [HR. Tirmidzi No.3829].

Hadits Tirmidzi No.3829 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dan ['Abd bin Humaid] keduanya berkata; telah mengabarkan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Tsabit] dari [Anas] dia berkata; Telah sampai kabar ke (telinga) Shafiyah bahwa Hafshah berkata; "Puteri seorang Yahudi." maka dia menangis, hingga ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masuk menemuinya dan ia masih dalam keadaan menangis. Beliau bertanya; "Apa yang membuatmu menangis?" Shafiyah menjawab; "Hafshah telah berkata kepadaku bahwa aku adalah puteri seorang Yahudi." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kamu adalah puteri seorang Nabi, dan sesungguhnya pamanmu juga seorang Nabi, dan sesungguhnya kamu juga di bawah perlindungan seorang Nabi (Muhammad), lalu apa yang bisa ia (Hafshah) banggakan atas dirimu!." Kemudian beliau bersabda: "Bertakwalah kamu wahai Hafshah." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan shahih gharib melalui jalur ini."]]]

Hadits Tirmidzi 3830

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي وَإِذَا مَاتَ صَاحِبُكُمْ فَدَعُوهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ صَحِيحٌ مِنْ حَدِيثِ الثَّوْرِيِّ مَا أَقَلَّ مَنْ رَوَاهُ عَنْ الثَّوْرِيِّ وَرُوِيَ هَذَا عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْسَلًا

Sebaik-baik kalian adl yg paling baik terhadap isterinya, & saya adl orang yg paling baik terhadap isteriku, apabila salah seorang dari sahabatku meninggal, maka biarkanlah (jangan mengungkit-untkit kejelekannya). Abu Isa berkata; Hadits ini adl hadits hasan gharib shahih dari hadits Ats Tsauri, & sangat sedikit perawi yg meriwayatkan dari Ats Tsauri, & di diriwayatkan pula dari Hisyam bin 'Urwah dari ayahnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam secara mursal. [HR. Tirmidzi No.3830].

Hadits Tirmidzi No.3830 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap isterinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap isteriku, apabila sahabat kalian meninggal dunia maka biarkanlah dia (tinggalkanlah dia jangan membicarakan keburukan- keburukannya)." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib shahih dari hadits Ats Tsauri, dan sangat sedikit perawi yang meriwayatkannya dari Ats Tsauri, dan hadits ini diriwayatkan pula dari Hisyam bin 'Urwah dari ayahnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam secara mursal."]]]

Hadits Tirmidzi 3831

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ الْوَلِيدِ عَنْ زَيْدِ بْنِ زَائِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُبَلِّغُنِي أَحَدٌ عَنْ أَحَدٍ مِنْ أَصْحَابِي شَيْئًا فَإِنِّي أُحِبُّ أَنْ أَخْرُجَ إِلَيْهِمْ وَأَنَا سَلِيمُ الصَّدْرِ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَالٍ فَقَسَّمَهُ فَانْتَهَيْتُ إِلَى رَجُلَيْنِ جَالِسَيْنِ وَهُمَا يَقُولَانِ وَاللَّهِ مَا أَرَادَ مُحَمَّدٌ بِقِسْمَتِهِ الَّتِي قَسَمَهَا وَجْهَ اللَّهِ وَلَا الدَّارَ الْآخِرَةَ فَتَثَبَّتُّ حِينَ سَمِعْتُهُمَا فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَخْبَرْتُهُ فَاحْمَرَّ وَجْهُهُ وَقَالَ دَعْنِي عَنْكَ فَقَدْ أُوذِيَ مُوسَى بِأَكْثَرَ مِنْ هَذَا فَصَبَرَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَقَدْ زِيدَ فِي هَذَا الْإِسْنَادِ رَجُلٌ

Janganlah seseorang melaporkan kepadaku sesuatu yg tidak-tidak tentang salah seorang sahabatku, karena aku ingin menjumpai mereka dgn hati yg lapang. Abdullah berkata; (suatu ketika) Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam di beri harta, lalu beliau membagi-bagikannya (kepada orang-orang), hingga sampailah aku kepada dua orang yg sedang duduk-duduk, kekduanya berkata; Demi Allah, dalam pembagiannya Muhammad tak mengharapkan wajah Allah & tak pula mengharap (pahala) negeri Akhirat, setelah mendengar penuturan dari keduanya, lalu aku bersegra menemui Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam & memberitahukan kepada beliau. maka wajah beliau berubah memerah sambil bersabda:
Birkanlah, sungguh Musa pernah di sakiti lebih dari ini, namun dia tetap bersabar. Abu Isa berkata; Dari jalur ini, hadits ini adl hadits gharib, karena dalam isnadnya ada tambahan seorang laki-laki. [HR. Tirmidzi No.3831].

Hadits Tirmidzi No.3831 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] dari [Isra`il] dari [Al Walid] dari [Zaid bin Za`id] dari [Abdullah bin Mas'ud] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan sampai ada seseorang yang menyampaikan kepadaku tentang keburukan salah seorang dari sahabatku, karena aku ingin keluar kepada (menemui) mereka dalam keadaan lapang dada dari penyakit hati." Abdullah berkata; "(suatu ketika) Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di beri harta, lalu beliau membagi-bagikannya (kepada orang-orang), hingga sampailah aku kepada dua orang yang sedang duduk-duduk, keduanya berkata; "Demi Allah, dalam pembagiannya Muhammad tidak mengharapkan wajah Allah dan tidak pula mengharap (pahala) negeri Akhirat, hingga aku merasa sakit ketika mendengarnya, lalu aku bersegera menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan memberitahukan hal itu kepada beliau. maka wajah beliau memerah seraya bersabda: "Biarkanlah, sungguh Musa pernah di sakiti lebih dari ini, namun dia tetap bersabar." Abu Isa berkata; "hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini, karena dalam isnadnya ada tambahan seorang laki-laki."]]]

Hadits Tirmidzi 3832

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى وَالْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ السُّدِّيِّ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ أَبِي هِشَامٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ زَائِدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُبَلِّغُنِي أَحَدٌ عَنْ أَحَدٍ شَيْئًا وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا مِنْ هَذَا مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ

Janganlah sampai kepadaku salah seorang dari sahabatku mendengar sesuatu (yang tak baik) dari sebagian yg lain. Dan Hadits ini juga di riwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sesuatu dari hal ini dari beberapa jalur. [HR. Tirmidzi No.3832].

Hadits Tirmidzi No.3832 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Musa] dan [Al Husain bin Muhammad] dari [Isra`il] dari [As Suddi] dari [Al Walid bin Abu Hisyam] dari [Zaid bin Za`idah] dari [Abdullah bin Mas'ud radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Jangan sampai ada seseorang yang menyampaikan kepadaku tentang keburukan orang lain." Hadits ini sebagian darinya telah diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud melalui jalur selain ini.]]]