Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Auf Bin Malik Al Asyjai Al Anshari Radliyallahu Anhu

Hadits Ahmad 22845

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا النَّهَّاسُ بْنُ قَهْمٍ أَبُو الْخَطَّابِ عَنْ شَدَّادٍ أَبِي عَمَّارٍ الشَّامِيِّ قَالَ قَالَ عَوْفُ بْنُ مَالِكٍ يَا طَاعُونُ خُذْنِي إِلَيْكَ قَالَ فَقَالُوا أَلَيْسَ قَدْ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا عَمَّرَ الْمُسْلِمُ كَانَ خَيْرًا لَهُ قَالَ بَلَى وَلَكِنِّي أَخَافُ سِتًّا إِمَارَةَ السُّفَهَاءِ وَبَيْعَ الْحُكْمِ وَكَثْرَةَ الشَّرْطِ وَقَطِيعَةَ الرَّحِمِ وَنَشْئًا يَنْشَئُونَ يَتَّخِذُونَ الْقُرْآنَ مَزَامِيرَ وَسَفْكَ الدَّمِ

Sesuatu yg dimakmurkan oleh orang muslim itu lebih baik baginya. Berkata 'Auf : Benar, tapi aku takut akan enam hal; kepemimpinan orang-orang bodoh, menjual hukum, banyaknya penjagaan, memutus tali silaturrahim, generasi yg tumbuh dgn menjadikan Al Qur`an sebagai seruling & penumpahan darah. [HR. Ahmad No.22845].

Hadits Ahmad No.22845 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata: Telah menceritakan kepada kami [An Nahhas bin Qahm Abu Al Khaththab] dari [Syaddad Abu 'Ammar Asy Syami] berkata: Berkata ['Auf bin Malik]: Hai tha'un, seranglah aku. Berkata Syaddad: Mereka berkata: Bukankah kau pernah mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesuatu yang dimakmurkan oleh orang muslim itu lebih baik baginya." Berkata 'Auf: Benar, tapi aku takut akan enam hal; kepemimpinan orang-orang bodoh, menjual hukum, banyaknya penjagaan, memutus tali silaturrahim, generasi yang tumbuh dengan menjadikan Al Qur`an sebagai seruling dan penumpahan darah.]]]

Hadits Ahmad 22846

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ بْنُ حُسَيْنٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ يُوسُفَ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ اسْتَأْذَنْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ أَدْخُلُ كُلِّي أَوْ بَعْضِي قَالَ ادْخُلْ كُلُّكَ فَدَخَلْتُ عَلَيْهِ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ وُضُوءًا مَكِيثًا فَقَالَ لِي يَا عَوْفُ بْنَ مَالِكٍ أَعْدِدْ سِتًّا قَبْلَ السَّاعَةِ مَوْتُ نَبِيِّكُمْ خُذْ إِحْدَى ثُمَّ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ ثُمَّ مَوْتٌ يَأْخُذُكُمْ تُقْعَصُونَ فِيهِ كَمَا تُقْعَصُ الْغَنَمُ ثُمَّ تَظْهَرُ الْفِتَنُ وَيَكْثُرُ الْمَالُ حَتَّى يُعْطَى الرَّجُلُ الْوَاحِدُ مِائَةَ دِينَارٍ فَيَسْخَطَهَا ثُمَّ يَأْتِيكُمْ بَنُو الْأَصْفَرِ تَحْتَ ثَمَانِينَ غَايَةً تَحْتَ كُلِّ غَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

hitunglah enam hal sebelum (terjadinya) kiamat; wafatnya nabi kalian, ambillah salah satunya, penaklukkan Baitul Maqdis, kematian yg menggeleparkan kalian layaknya kambing tergelepar, munculnya fitnah, banyaknya harta hingga seseorang memberi seratus dinar lalu dimarahi kemudian Bani Ashfar mendatangi kalian dibawah delapan puluh bendera, setiap benderanya ada duabelas ribu bendera. [HR. Ahmad No.22846].

Hadits Ahmad No.22846 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata: Telah memberitakan kepada kami [Sufyan bin Husain] dari [Hisyam bin Yusuf] dari ['Auf bin Malik] berkata: Aku meminta izin kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam, aku berkata: Aku masuk sebagaian saja atau seluruhnya. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Masuklah secara keseluruhan." Aku masuk saat beliau tengah berwudlu pelan-pelan lalu bersabda kepadaku: "Hai 'Auf bin Malik, hitunglah enam hal sebelum (terjadinya) kiamat; wafatnya nabi kalian, ambillah salah satunya, penaklukkan Baitul Maqdis, kematian yang menggeleparkan kalian layaknya kambing tergelepar, munculnya fitnah, banyaknya harta hingga seseorang memberi seratus dinar lalu dimarahi kemudian Bani Ashfar mendatangi kalian dibawah delapan puluh bendera, setiap benderanya ada duabelas ribu bendera."]]]

Hadits Ahmad 22847

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَشَجِّ قَالَ دَخَلَ عَوْفُ بْنُ مَالِكٍ هُوَ وَذُو الْكَلَاعِ مَسْجِدَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ فَقَالَ لَهُ عَوْفٌ عِنْدَكَ ابْنُ عَمِّكَ فَقَالَ ذُو الْكَلَاعِ أَمَا إِنَّهُ مِنْ خَيْرِ أَوْ مِنْ أَصْلَحِ النَّاسِ فَقَالَ عَوْفٌ أَشْهَدُ لَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَقُصُّ إِلَّا أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُتَكَلِّفٌ

Tidak ada yg membalas kecuali pemimpin, orang yg ditunjuk pemimpin atau orang yg memaksa-maksakan diri. [HR. Ahmad No.22847].

Hadits Ahmad No.22847 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar Al Hanafi] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Adl Dlahhak bin 'Utsman] dari [Bukair bin 'Abdullah bin Al Asyujj] berkata: Auf bin Malik dan Dzu Al Kala' memasuki Baitul Maqdis, 'Auf berkata padanya: Kau punya saudara sepupu. Berkata Dzul Kala': Ia adalah orang paling shalih. Berkata ['Auf]: Aku bersaksi, aku pernah mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada yang membalas kecuali pemimpin, orang yang ditunjuk pemimpin atau orang yang memaksa-maksakan diri."]]]

Hadits Ahmad 22848

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا النَّهَّاسُ عَنْ شَدَّادٍ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ يَا طَاعُونُ خُذْنِي إِلَيْكَ قَالُوا لِمَ تَقُولُ هَذَا أَلَيْسَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَا يَزِيدُهُ طُولُ الْعُمُرِ إِلَّا خَيْرًا قَالَ بَلَى فَذَكَرَ مِثْلَ حَدِيثِ وَكِيعٍ

Sesungguhnya panjangnya usia orang mu`min itu tidaklah menambah selain kebaikan. Ia 'Auf berkata; Benar, lalu ia menyebutkan seperti hadits Waki'. [HR. Ahmad No.22848].

Hadits Ahmad No.22848 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bakar] berkata; Telah memberitakan kepada kami [An Nahhas] dari [Syaddad Abu 'Ammar] dari ['Auf bin Malik Al Asyaja'i] berkata: Wahai tha'un, seranglah aku. Mereka berkata: Kenapa kau berkata seperti itu, bukankah kau mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya panjangnya usia orang mu`min itu tidaklah menambah selain kebaikan." Ia berkata: Benar, lalu ia menyebutkan seperti hadits Waki'.]]]

Hadits Ahmad 22849

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ أَزْهَرَ يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ ذِي الْكَلَاعِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ الْقُصَّاصُ ثَلَاثَةٌ أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُخْتَالٌ

Pencerita itu ada tiga; pemimpin, yg ditunjuk oleh pemimpin atau orang sombong. [HR. Ahmad No.22849].

Hadits Ahmad No.22849 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Khalid] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Azhar yaitu Ibnu Sa'id] dari [Dzul Kala'] dari ['Auf bin Malik] Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Pencerita itu ada tiga; pemimpin, yang ditunjuk oleh pemimpin atau orang sombong."]]]

Hadits Ahmad 22850

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي جُبَيْرُ بْنُ نُفَيْرٍ عَنْ عَوْفٍ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَى مَيِّتٍ فَفَهِمْتُ مِنْ صَلَاتِهِ عَلَيْهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجَةً خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَنَجِّهِ مِنْ النَّارِ وَقِهِ عَذَابَ الْقَبْرِ

menshalati jenazah, aku tahu doa beliau : ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA'FU 'ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI' MADKHALAHU WAGHSILHU BIL MAA`I WATSTSALJI WAL BARDI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAWZATAN KHAIRAN MIN ZAWZATHIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA NAJJIHI MINAN NAAR WA QIHI 'ADZAABAL QABRI (Ya Allah, ampunilah dia, rahamatilah dia, ampuni & maafkanlah dia, muliakan tempatnya, luaskan tempat masuknya, mandikanlah dia dgn air, salju & es, bersihkanlah ia dari kesalahan-kesalahan seperti Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, gantilah rumahnya dgn rumah yg lebih baik dari rumahnya, keluarga yg lebih baik dari keluarganya, istri yg lebih baik dari istrinya, masukkan ia ke surga, selamatkan ia dari neraka & jagalah ia dari adzab kubur). [HR. Ahmad No.22850].

Hadits Ahmad No.22850 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] dari [Mu'awiyah] dari [Habib bin 'Ubaid] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Jubair bin Nufair] dari ['Auf] berkata: Aku melihat Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menshalati jenazah, aku tahu doa beliau: ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA'FU 'ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI' MADKHALAHU WAGHSILHU BIL MAA`I WATSTSALJI WAL BARDI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAWZATAN KHAIRAN MIN ZAWZATHIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA NAJJIHI MINAN NAAR WA QIHI 'ADZAABAL QABRI (Ya Allah, ampunilah dia, rahamatilah dia, ampuni dan maafkanlah dia, muliakan tempatnya, luaskan tempat masuknya, mandikanlah dia dengan air, salju dan es, bersihkanlah ia dari kesalahan-kesalahan seperti Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, istri yang lebih baik dari istrinya, masukkan ia ke surga, selamatkan ia dari neraka dan jagalah ia dari adzab kubur)."]]]

Hadits Ahmad 22851

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ أَبِي عَرِيبٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ الْعَصَا وَفِي الْمَسْجِدِ أَقْنَاءٌ مُعَلَّقَةٌ فِيهَا قِنْوٌ فِيهِ حَشَفٌ فَغَمَزَ الْقِنْوَ بِالْعَصَا الَّتِي فِي يَدِهِ قَالَ لَوْ شَاءَ رَبُّ هَذِهِ الصَّدَقَةِ تَصَدَّقَ بِأَطْيَبَ مِنْهَا إِنَّ رَبَّ هَذِهِ الصَّدَقَةِ لَيَأْكُلُ الْحَشَفَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْنَا فَقَالَ أَمَا وَاللَّهِ يَا أَهْلَ الْمَدِينَةِ لَتَدَعُنَّهَا أَرْبَعِينَ عَامًا لِلْعَوَافِي قَالَ فَقُلْتُ اللَّهُ أَعْلَمُ قَالَ يَعْنِي الطَّيْرَ وَالسِّبَاعَ قَالَ وَكُنَّا نَقُولُ إِنَّ هَذَا لَلَّذِي تُسَمِّيهِ الْعَجَمُ هِيَ الْكَرَاكِيُّ

Andai pemilik sedekah ini berkehendak pastilah ia bersedekah dgn yg lebih baik darinya, sesungguhnya pemilik sedekah ini sungguh akan makan kurma rusak pada hari kiamat. Berkata 'Auf : Kemudian Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menghadap ke kami lalu bersabda:
Ingatlah, demi Allah wahai penduduk Madinah, kalian akan meninggalkannya selama empatpuluh tahun untuk 'awafi. Aku berkata; Allahu a'lam, maksud beliau burung & binatang buas. Berkata 'Auf : Kami dulu berkata; Inilah yg disebut orang ajam sebagai karari. [HR. Ahmad No.22851].

Hadits Ahmad No.22851 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Bakar Al Hanafi] telah bercerita kepada kami [Abdul Hamid bin Ja'far] dari [Shalih bin Abu 'Arib] dari [Katsir bin Murrah Al Hadlrami] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam keluar menghampiri kami, beliau membawa tongkat dan di masjid ada tandan kurma digantung yang ada pelepahnya yang ada kurmanya yang sudah rusak, beliau menunjuk tandan kurma dengan tongat yang ada ditangan beliau, beliau bersabda: "Andai pemilik sedekah ini berkehendak pastilah ia bersedekah dengan yang lebih baik darinya, sesungguhnya pemilik sedekah ini sungguh akan makan kurma rusak pada hari kiamat." Berkata 'Auf: Kemudian Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menghadap ke kami lalu bersabda: "Ingatlah, demi Allah wahai penduduk Madinah, kalian akan meninggalkannya selama empatpuluh tahun untuk 'awafi." Aku berkata: Allahu a'lam, maksud beliau burung dan binatang buas. Berkata 'Auf: Kami dulu berkata: Inilah yang disebut orang ajam sebagai karari.]]]

Hadits Ahmad 22852

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي الْمَلِيحِ الْهُذَلِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي زِيَادُ بْنُ أَبِي الْمَلِيحِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ أَنَّهُ كَانَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَسَارَ بِهِمْ يَوْمَهُمْ أَجْمَعَ لَا يَحُلُّ لَهُمْ عُقْدَةً وَلَيْلَتَهُ جَمْعَاءَ لَا يَحُلُّ عُقْدَةً إِلَّا لِصَلَاةٍ حَتَّى نَزَلُوا أَوْسَطَ اللَّيْلِ قَالَ فَرَقَبَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ وَضَعَ رَحْلَهُ قَالَ فَانْتَهَيْتُ إِلَيْهِ فَنَظَرْتُ فَلَمْ أَرَ أَحَدًا إِلَّا نَائِمًا وَلَا بَعِيرًا إِلَّا وَاضِعًا جِرَانَهُ نَائِمًا قَالَ فَتَطَاوَلْتُ فَنَظَرْتُ حَيْثُ وَضَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَحْلَهُ فَلَمْ أَرَهُ فِي مَكَانِهِ فَخَرَجْتُ أَتَخَطَّى الرِّحَالَ حَتَّى خَرَجْتُ إِلَى النَّاسِ ثُمَّ مَضَيْتُ عَلَى وَجْهِي فِي سَوَادِ اللَّيْلِ فَسَمِعْتُ جَرَسًا فَانْتَهَيْتُ إِلَيْهِ فَإِذَا أَنَا بِمُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ وَالْأَشْعَرِيِّ فَانْتَهَيْتُ إِلَيْهِمَا فَقُلْتُ أَيْنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا هَزِيزٌ كَهَزِيزِ الرَّحَا فَقُلْتُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ هَذَا الصَّوْتِ قَالَا اقْعُدْ اسْكُتْ فَمَضَى قَلِيلًا فَأَقْبَلَ حَتَّى انْتَهَى إِلَيْنَا فَقُمْنَا إِلَيْهِ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَزِعْنَا إِذْ لَمْ نَرَكَ وَاتَّبَعْنَا أَثَرَكَ فَقَالَ إِنَّهُ أَتَانِي آتٍ مِنْ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فَخَيَّرَنِي بَيْنَ أَنْ يَدْخُلَ نِصْفُ أُمَّتِي الْجَنَّةَ وَبَيْنَ الشَّفَاعَةِ فَاخْتَرْتُ الشَّفَاعَةَ فَقُلْنَا نُذَكِّرُكَ اللَّهَ وَالصُّحْبَةَ إِلَّا جَعَلْتَنَا مِنْ أَهْلِ شَفَاعَتِكَ قَالَ أَنْتُمْ مِنْهُمْ ثُمَّ مَضَيْنَا فَيَجِيءُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلَانِ فَيُخْبِرُهُمْ بِالَّذِي أَخْبَرَنَا بِهِ فَيُذَكِّرُونَهُ اللَّهَ وَالصُّحْبَةَ إِلَّا جَعَلَهُمْ مِنْ أَهْلِ شَفَاعَتِهِ فَيَقُولُ فَإِنَّكُمْ مِنْهُمْ حَتَّى انْتَهَى النَّاسُ فَأَضَبُّوا عَلَيْهِ وَقَالُوا اجْعَلْنَا مِنْهُمْ قَالَ فَإِنِّي أُشْهِدُكُمْ أَنَّهَا لِمَنْ مَاتَ مِنْ أُمَّتِي لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا

Sesungguhnya ada yg mendatangiku dari Rabbku 'Azza wa Jalla lalu memberiku pilihan antara separuh ummatku masuk surga atau syafaat lalu aku memilih syafaat. Kami berkata; Kami mengingatkan Tuan pada Allah & persahabatan kecuali Tuan menjadikan kami termasuk yg mendapatkan syafaat Tuan. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Kalian termasuk bagian dari mereka. Kami pergi lalu seseorang, dua orang tiba, beliau memberitahu kepada mereka khabar yg beliau sampaikan pada kami, mereka mengingatkan beliau pada Allah & persahabatan kecuali beliau menjadikan mereka termasuk yg mendapatkan syafaat beliau, beliau bersabda:
Kalian termasuk bagian dari mereka. Orang-orang pun mendengar hal itu, mereka mendatangi beliau, mereka berkata; Jadikanlah kami termasuk bagian dari mereka. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Aku bersaksi pada kalian, sesungguhnya syafaat itu untuk orang yg meninggal dunia dari ummatku yg tak menyekutukan Allah dgn apa pun. [HR. Ahmad No.22852].

Hadits Ahmad No.22852 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdush Shamad] berkata: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Abu Al Malih Al Hudzali] berkata: Telah bercerita kepadaku [Ziyad bin Abu Al Malih] dari [ayahnya] dari [Abu Burdah] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'] ia bersama nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan, beliau bepergian besama mereka sehari penuh, beliau tidak istirahat sehari semalam penuh kecuali untuk shalat hingga mereka singgah dipertengahan malam. Ada seseorang mengintai Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam saat beliau meletakkan kendaraan, aku menghampirinya, aku melihat tapi aku tidak melihat seorang pun kecuali tertidur dan tidak seekor unta pun kecuali meletakkan barang bawaannya dengan tertidur. Aku lalu bertindak kemudian melihat tempat dimana Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam meletakkan kendaraan tapi aku tidak melihat beliau di tempat beliau, aku pergi meniti jejak kendaraan hingga aku menemui orang-orang, aku pergi di kegelapan alam lalu aku mendengar suara lonceng, aku menghampirinya ternyata disana ada Mu'adz bin Jabal dan Al Asy'ari, aku menghampiri keduanya, aku bertanya: Dimana Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam? Tiba-tiba ada getaran seperti getaran alat penumbuk, aku berkata: Tadi Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam berada di dekat suara ini. Keduanya berkata: Duduk, diam. Beliau berjalan sedikit lalu kembali hingga sampai ke kami, kami menghampiri beliau: Wahai Rasulullah, kami khawatir bila kami tidak melihat Tuan, kami mencari-cari jejak Tuan. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya ada yang mendatangiku dari Rabbku 'azza wajalla lalu memberiku pilihan antara separuh ummatku masuk surga atau syafaat lalu aku memilih syafaat." Kami berkata: Kami mengingatkan Tuan pada Allah dan persahabatan kecuali Tuan menjadikan kami termasuk yang mendapatkan syafaat Tuan. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalian termasuk bagian dari mereka." Kami pergi lalu seseorang, dua orang tiba, beliau memberitahu kepada mereka khabar yang beliau sampaikan pada kami, mereka mengingatkan beliau pada Allah dan persahabatan kecuali beliau menjadikan mereka termasuk yang mendapatkan syafaat beliau, beliau bersabda: "Kalian termasuk bagian dari mereka." Orang-orang pun mendengar hal itu, mereka mendatangi beliau, mereka berkata: Jadikanlah kami termasuk bagian dari mereka. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku bersaksi pada kalian, sesungguhnya syafaat itu untuk orang yang meninggal dunia dari ummatku yang tidak menyekutukan Allah dengan apa pun."]]]

Hadits Ahmad 22853

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ وَعَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ قَالَ أَنْبَأَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ لَقِيطٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ هِدْمٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ غَزَوْنَا وَعَلَيْنَا عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ فَأَصَابَتْنَا مَخْمَصَةٌ فَمَرُّوا عَلَى قَوْمٍ قَدْ نَحَرُوا جَزُورًا فَقُلْتُ أُعَالِجُهَا لَكُمْ عَلَى أَنْ تُطْعِمُونِي مِنْهَا شَيْئًا وَقَالَ إِبْرَاهِيمُ فَتُطْعِمُونِي مِنْهَا فَعَالَجْتُهَا ثُمَّ أَخَذْتُ الَّذِي أَعْطَوْنِي فَأَتَيْتُ بِهِ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَأَبَى أَنْ يَأْكُلَهُ ثُمَّ أَتَيْتُ بِهِ أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ الْجَرَّاحِ فَقَالَ مِثْلَ مَا قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَأَبَى أَنْ يَأْكُلَ ثُمَّ إِنِّي بُعِثْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ ذَاكَ فِي فَتْحِ مَكَّةَ فَقَالَ أَنْتَ صَاحِبُ الْجَزُورِ فَقُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ يَزِدْنِي عَلَى ذَلِكَ

Kau pemilik unta itu?
aku menjawab : Ya, wahai Rasulullah. beliau tak menambahi lebih dari itu. [HR. Ahmad No.22853].

Hadits Ahmad No.22853 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Ishaq] dan ['Ali bin Ishaq] berkata: telah bercerita kepada kami [Ibnu Mubarak] berkata: Telah memberitakan kepada kami [Sa'id bin Abu Ayyub] berkata: telah bercerita kepada kami [Yazid bin Abu Habib] dari [Rabi'ah bin Laqith] dari [Malik bin Hidm] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Kami berperang dan kami dipimpin oleh 'Amru bin Al Ash, kami terserang kelaparan, lalu mereka melintasi suatu kaum yang telah menyembelih unta, aku berkata: Aku akan mengurusnya untuk kalian dan kalian memberiku sedikit bagian darinya -Ibrahim berkata dalam riwayatnya: Berilah aku sebagaiannya dan aku akan mengurusnya. Lalu aku mengambil bagian yang mereka berikan untukku lalu aku membawanya ke hadapan Umar bin Al Khaththab tapi ia enggan memakannya, lalu aku membawanya ke hadapan Abu Ubaidah bin Al Jarrah, ia mengucapkan seperti yang dikatakan Umar bin Al Khaththab dan enggan memakannya lalu aku diutus untuk menemui Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam setelah itu saat penaklukkan Makkah, beliau bertanya: "Kau pemilik unta itu?" aku menjawab: Ya, wahai Rasulullah." beliau tidak menambahi lebih dari itu.]]]

Hadits Ahmad 22854

حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ قَالَ أَنْبَأَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو الرُّقِّيُّ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَيْدِ بْنِ الْخَطَّابِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَبُوكَ مِنْ آخِرِ السَّحَرِ وَهُوَ فِي فُسْطَاطٍ أَوْ قَالَ قُبَّةٍ مِنْ أَدَمٍ قَالَ فَسَأَلْتُ ثُمَّ اسْتَأْذَنْتُ فَقُلْتُ أَدْخُلُ فَقَالَ ادْخُلْ قُلْتُ كُلِّي قَالَ كُلُّكَ قَالَ فَدَخَلْتُ وَإِذَا هُوَ يَتَوَضَّأُ وُضُوءًا مَكِيثًا

Masuklah. Aku bertanya : Saya secara keseluruhan?
Beliau bersabda:
Kamu secara keseluruhan. Aku masuk & beliau tengah berwudlu dgn tenang. [HR. Ahmad No.22854].

Hadits Ahmad No.22854 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Zakariya bin 'Adi] berkata: Telah memberitakan kepada kami ['Ubaidullah bin 'Amru Ar Ruqqqi] dari [Ishaq bin Rasyid] dari ['Abdul Hamid bin 'Abdur Rahman bin Zaid bin Al Khaththab] dari ['Auf bin Malik] berkata: Aku mendatangi Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam di Tabuk di akhir waktu sahur, beliau berada di tenda -atau ia berkata: di kubah dari kulit. Aku bertanya lalu meminta izin, aku berkata: Bolehkah saya masuk. Beliau bersabda: Masuklah. Aku bertanya: Saya secara keseluruhan? Beliau bersabda: Kamu secara keseluruhan. Aku masuk dan beliau tengah berwudlu dengan tenang.]]]

Hadits Ahmad 22855

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ سَوَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ قَيْسٍ الْكِنْدِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ عَاصِمَ بْنَ حُمَيْدٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَوْفَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ قُمْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَدَأَ فَاسْتَاكَ ثُمَّ تَوَضَّأَ ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي وَقُمْتُ مَعَهُ فَبَدَأَ فَاسْتَفْتَحَ الْبَقَرَةَ لَا يَمُرُّ بِآيَةِ رَحْمَةٍ إِلَّا وَقَفَ فَسَأَلَ وَلَا يَمُرُّ بِآيَةِ عَذَابٍ إِلَّا وَقَفَ يَتَعَوَّذُ ثُمَّ رَكَعَ فَمَكَثَ رَاكِعًا بِقَدْرِ قِيَامِهِ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ ذِي الْجَبَرُوتِ وَالْمَلَكُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ ثُمَّ قَرَأَ آلَ عِمْرَانَ ثُمَّ سُورَةً فَفَعَلَ مِثْلَ ذَلِكَ

beliau bersiwak kemudian wudlu, setelah itu beliau shalat, aku berdiri bersama beliau, beliau memulai lalu membuka surat Al Baqarah, tidaklah beliau melintasi ayat rahmat melainkan beliau berhenti lalu meminta & tidaklah melintasi ayat adzab melainkan beliau berhenti lalu meminta perlindungan diri, setelah itu beliau ruku' lalu diam dalam keadaan ruku' seukuran lamanya saat berdiri, saat ruku' beliau membaca : SUBHAANA DZIL JABARUUT WAL MALAKUUT WAL KIBRIYAA` WAL 'ADLAMAH. Setelah itu beliau membaca Aali 'Imraan kemudian satu surat lain, lalu beliau melakukan seperti itu. [HR. Ahmad No.22855].

Hadits Ahmad No.22855 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Al Hasan bin Sawwar] berkata: Telah bercerita kepada kami [Laits] dari [Mu'awiyah] dari ['Amru bin Qais Al Kindi] ia mendengar ['Ashim bin Humaid] berkata: Aku mendengar ['Auf bin Malik] berkata; Aku berdiri bersama Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam, beliau memulai lalu beliau bersiwak kemudian wudlu, setelah itu beliau shalat, aku berdiri bersama beliau, beliau memulai lalu membuka surat Al Baqarah, tidaklah beliau melintasi ayat rahmat melainkan beliau berhenti lalu meminta dan tidaklah melintasi ayat adzab melainkan beliau berhenti lalu meminta perlindungan diri, setelah itu beliau ruku' lalu diam dalam keadaan ruku' seukuran lamanya saat berdiri, saat ruku' beliau membaca: SUBHAANA DZIL JABARUUT WAL MALAKUUT WAL KIBRIYAA` WAL 'ADLAMAH. Setelah itu beliau membaca Aali 'Imraan kemudian satu surat lain, lalu beliau melakukan seperti itu.]]]

Hadits Ahmad 22856

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ قَالَ حَدَّثَنِي زُرَيْقٌ مَوْلَى بَنِي فَزَارَةَ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ قَرَظَةَ وَكَانَ ابْنَ عَمِّ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ عَوْفَ بْنَ مَالِكٍ يَقولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خِيَارُ أَئِمَّتِكُمْ مَنْ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا نُنَابِذُهُمْ عِنْدَ ذَلِكَ قَالَ لَا مَا أَقَامُوا لَكُمْ الصَّلَاةَ أَلَا وَمَنْ وُلِّيَ عَلَيْهِ أَمِيرٌ وَالٍ فَرَآهُ يَأْتِي شَيْئًا مِنْ مَعْصِيَةِ اللَّهِ فَلْيُنْكِرْ مَا يَأْتِي مِنْ مَعْصِيَةِ اللَّهِ وَلَا يَنْزِعَنَّ يَدًا مِنْ طَاعَةٍ

Pemimpin-pemimpin kalian yg terbaik adl pemimpin yg kalian sukai & mereka menyukai kalian, kalian mendoakan mereka & mereka mendoakan kalian & pemimpin-pemimpin kalian yg terburuk adl mereka yg kau benci & mereka membenci kalian, kalian melaknat mereka & mereka melaknat kalian. Kami bertanya : Bolehkan kami menentang mereka saat itu?
Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab : Tidak, selama mereka menegakkan shalat. Ingatlah, siapa pun yg dipimpin oleh seorang pemimpin lalu ia melihatnya melakukan suatu kemaksiatan terhadap Allah, hendaklah ia memungkiri kemaksiatan yg dilakukannya & jangan sekali-kali menarik tangan untuk tak taat. (Jangan membelot, pent.) [HR. Ahmad No.22856].

Hadits Ahmad No.22856 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Ali bin Ishaq] berkata: Telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] berkata: Telah mengkhabarkan kepadaku ['Abdur Rahman bin Yazid bin Jabir] berkata: Telah bercerita kepadaku [Zuraiq, budak Bani Fazarah] dari [Muslim bin Qarazhah, keponakan 'Auf bin Malik] berkata: Aku mendengar ['Auf bin Malik] berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Pemimpin-pemimpin kalian yang terbaik adalah pemimpin yang kalian sukai dan mereka menyukai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian dan pemimpin-pemimpin kalian yang terburuk adalah mereka yang kau benci dan mereka membenci kalian, kalian melaknat mereka dan mereka melaknat kalian." Kami bertanya: Bolehkan kami menentang mereka saat itu? Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Tidak, selama mereka menegakkan shalat. Ingatlah, siapa pun yang dipimpin oleh seorang pemimpin lalu ia melihatnya melakukan suatu kemaksiatan terhadap Allah, hendaklah ia memungkiri kemaksiatan yang dilakukannya dan jangan sekali-kali menarik tangan untuk tidak taat." (Jangan membelot, pent.)]]]

Hadits Ahmad 22857

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ قَالَ أَنْبَأَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فِي أَصْحَابِهِ فَقَالَ الْفَقْرَ تَخَافُونَ أَوْ الْعَوَزَ أَوَتُهِمُّكُمْ الدُّنْيَا فَإِنَّ اللَّهَ فَاتِحٌ لَكُمْ أَرْضَ فَارِسَ وَالرُّومِ وَتُصَبُّ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا صَبًّا حَتَّى لَا يُزِيغُكُمْ بَعْدِي إِنْ أَزَاغَكُمْ إِلَّا هِيَ

Kemiskinan kalian takuti atau kefakiran atau dunia mencemaskan kalian, sesungguhnya Allah akan menaklukkan kawasan Persia & Romawi untuk kalian & dunia akan dituangkan pada kalian dgn derasnya hingga tak ada yg menyesatkan kalian sepeninggalku nanti bila menyesatkan kalian kecuali dia (dunia). [HR. Ahmad No.22857].

Hadits Ahmad No.22857 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Haiwah] berkata: telah memberitakan kepada kami [Baqiyah bin Al Walid] berkata: Telah bercerita kepadaku [Bahir bin Sa'ad] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Jubair bin Nufair] dari ['Auf bin Malik] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam berdiri di tengan-tengah para sahabat lalu bersabda: "Kemiskinan kalian takuti atau kefakiran atau dunia mencemaskan kalian, sesungguhnya Allah akan menaklukkan kawasan Persia dan Romawi untuk kalian dan dunia akan dituangkan pada kalian dengan derasnya hingga tidak ada yang menyesatkan kalian sepeninggalku nanti bila menyesatkan kalian kecuali dia (dunia)."]]]

Hadits Ahmad 22858

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ قَالَا حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ قَالَ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ سَيْفٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُمْ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بَيْنَ رَجُلَيْنِ فَقَالَ الْمَقْضِيُّ عَلَيْهِ لَمَّا أَدْبَرَ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُدُّوا عَلَيَّ الرَّجُلَ فَقَالَ مَا قُلْتَ قَالَ قُلْتُ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَلُومُ عَلَى الْعَجْزِ وَلَكِنْ عَلَيْكَ بِالْكَيْسِ فَإِذَا غَلَبَكَ أَمْرٌ فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Sesungguhnya Allah mencela kelamahan tapi hendaklah kamu bersikap cerdas, bila sesuatu mengalahkanku, ucapkanlah : HASBIYALLAAHH WA NI'MAL WAKIIL. [HR. Ahmad No.22858].

Hadits Ahmad No.22858 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Haiwah bin Syuraih] dan [Ibrahim bin Abu Al 'Abbas] berkata: Telah bercerita kepada kami [Baqiyyah] berkata: telah bercerita kepadaku [Bahir bin Sa'ad] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Saif] dari ['Auf bin Malik] ia bercerita kepada mereka bahwa nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam memutuskan perkara antara dua orang, orang yang diputuskan kalah berkata saat beranjak: HASBIYALLAAHH WA NI'MAL WAKIIL. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bawa kemari orang itu." Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Apa yang kau ucapkan?" orang itu menjawab: HASBIYALLAAHH WA NI'MAL WAKIIL. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah mencela kelamahan tapi hendaklah kamu bersikap cerdas, bila sesuatu mengalahkanku, ucapkanlah: HASBIYALLAAHH WA NI'MAL WAKIIL."]]]

Hadits Ahmad 22859

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ انْطَلَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا وَأَنَا مَعَهُ حَتَّى دَخَلْنَا كَنِيسَةَ الْيَهُودِ بِالْمَدِينَةِ يَوْمَ عِيدٍ لَهُمْ فَكَرِهُوا دُخُولَنَا عَلَيْهِمْ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مَعْشَرَ الْيَهُودِ أَرُونِي اثْنَيْ عَشَرَ رَجُلًا يَشْهَدُونَ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ يُحْبِطْ اللَّهُ عَنْ كُلِّ يَهُودِيٍّ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ الْغَضَبَ الَّذِي غَضِبَ عَلَيْهِ قَالَ فَأَسْكَتُوا مَا أَجَابَهُ مِنْهُمْ أَحَدٌ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِمْ فَلَمْ يُجِبْهُ أَحَدٌ ثُمَّ ثَلَّثَ فَلَمْ يُجِبْهُ أَحَدٌ فَقَالَ أَبَيْتُمْ فَوَاللَّهِ إِنِّي لَأَنَا الْحَاشِرُ وَأَنَا الْعَاقِبُ وَأَنَا النَّبِيُّ الْمُصْطَفَى آمَنْتُمْ أَوْ كَذَّبْتُمْ ثُمَّ انْصَرَفَ وَأَنَا مَعَهُ حَتَّى إِذَا كِدْنَا أَنْ نَخْرُجَ نَادَى رَجُلٌ مِنْ خَلْفِنَا كَمَا أَنْتَ يَا مُحَمَّدُ قَالَ فَأَقْبَلَ فَقَالَ ذَلِكَ الرَّجُلُ أَيَّ رَجُلٍ تَعْلَمُونَ فِيكُمْ يَا مَعْشَرَ الْيَهُودِ قَالُوا وَاللَّهِ مَا نَعْلَمُ أَنَّهُ كَانَ فِينَا رَجُلٌ أَعْلَمُ بِكِتَابِ اللَّهِ مِنْكَ وَلَا أَفْقَهُ مِنْكَ وَلَا مِنْ أَبِيكَ قَبْلَكَ وَلَا مِنْ جَدِّكَ قَبْلَ أَبِيكَ قَالَ فَإِنِّي أَشْهَدُ لَهُ بِاللَّهِ أَنَّهُ نَبِيُّ اللَّهِ الَّذِي تَجِدُونَهُ فِي التَّوْرَاةِ قَالُوا كَذَبْتَ ثُمَّ رَدُّوا عَلَيْهِ قَوْلَهُ وَقَالُوا فِيهِ شَرًّا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَذَبْتُمْ لَنْ يُقْبَلَ قَوْلُكُمْ أَمَّا آنِفًا فَتُثْنُونَ عَلَيْهِ مِنْ الْخَيْرِ مَا أَثْنَيْتُمْ وَلَمَّا آمَنَ كَذَّبْتُمُوهُ وَقُلْتُمْ فِيهِ مَا قُلْتُمْ فَلَنْ يُقْبَلَ قَوْلُكُمْ قَالَ فَخَرَجْنَا وَنَحْنُ ثَلَاثَةٌ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيهِ { قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ كَانَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَكَفَرْتُمْ بِهِ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى مِثْلِهِ فَآمَنَ وَاسْتَكْبَرْتُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ }

beritahukanlah padaku dua belas orang yahudi yg bersaksi bahwa tak ada ilah (yang haq) kecuali Allah & bahwa Muhammad adl utusan Allah niscaya Allah akan menggugurkan kemurkaan yg ditimpakan dari setiap yahudi yg ada di bawah kolong langit! mereka diam & tak ada seorang pun yg menjawab. Beliau mengulangi lagi tapi tak ada yg menjawab, beliau mengulangi ke tiga kalinya tapi tak ada juga yg menjawab, beliau bersabda:
Kalian enggan, demi Allah sesungguhnya aku adl pengumpul, aku yg terakhir, aku nabi pilihan, kalian beriman atau pun mendustakan. Setelah itu beliau pergi & aku bersama beliau hingga hampir saja kami keluar lalu ada seseorang di belakang kami memanggil seraya berkata; Engkau benar wahai Muhammad. Lalu beliau menoleh & bersabda:
Siapa pun orang itu kalian mengenalnya wahai sekalian orang-orang Yahudi. Mereka berkata; Demi Allah, kami tak mengetahui seorang pun diantara kami yg lebih mengetahui kitab Allah melebihimu, tak ada yg lebih faham darimu, yg melebihi ayahmu & juga kakekmu sebelum ayahmu. Orang itu berkata; Aku bersaksi untuknya atas nama Allah bahwa ia adl anbi yg diutus Allah yg kalian temukan dalam Taurat. Mereka berkata; Kau berdusta. Mereka membantah pernyataan orag itu & mereka mengatakan keburukan tentangnya. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Kalian berdusta & perkataan kalian tak akan diterima, baru saja kalian memujinya dgn baik, saat ia beriman kalian mendustakannya & kalian mengatakan seperti itu padanya, perkataan kalian tak akan diterima. Kami keluar & kami berjumlah tiga orang; Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam, aku & Abdullah bin Salam. Allah 'Azza Wa Jalla menurunkan ayat berkenaan dengannya : Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al Qur`an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya & seorang saksi dari Bani Israil mengakui (kebenaran) yg serupa dgn (yang tersebut dalam) Al Qur`an lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yg zalim. (Al-Ahqaaf: 10) [HR. Ahmad No.22859].

Hadits Ahmad No.22859 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughirah] berkata: telah bercerita kepada kami [Shafwan] berkata: Telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair] dari [ayahnya] dari ['Auf bin Malik] berkata: Pada suatu hari nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam pergi dan aku bersama beliau hingga kami memasuki gereja Yahudi di Madinah di hari raya mereka, mereka tidak menyukai kami memasuki mereka lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada mereka: "Wahai sekalian orang-orang yahudi, beritahukanlah padaku dua belas orang yahudi yang bersaksi bahwa tidak ada ilah (yang haq) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah niscaya Allah akan menggugurkan kemurkaan yang ditimpakan dari setiap yahudi yang ada di bawah kolong langit!" mereka diam dan tidak ada seorang pun yang menjawab. Beliau mengulangi lagi tapi tidak ada yang menjawab, beliau mengulangi ke tiga kalinya tapi tidak ada juga yang menjawab, beliau bersabda: "Kalian enggan, demi Allah sesungguhnya aku adalah pengumpul, aku yang terakhir, aku nabi pilihan, kalian beriman atau pun mendustakan." Setelah itu beliau pergi dan aku bersama beliau hingga hampir saja kami keluar lalu ada seseorang di belakang kami memanggil seraya berkata: Engkau benar wahai Muhammad. Lalu beliau menoleh dan bersabda: "Siapa pun orang itu kalian mengenalnya wahai sekalian orang-orang Yahudi." Mereka berkata: Demi Allah, kami tidak mengetahui seorang pun diantara kami yang lebih mengetahui kitab Allah melebihimu, tidak ada yang lebih faham darimu, yang melebihi ayahmu dan juga kakekmu sebelum ayahmu. Orang itu berkata: Aku bersaksi untuknya atas nama Allah bahwa ia adalah anbi yang diutus Allah yang kalian temukan dalam Taurat. Mereka berkata: Kau berdusta. Mereka membantah pernyataan orag itu dan mereka mengatakan keburukan tentangnya. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalian berdusta dan perkataan kalian tidak akan diterima, baru saja kalian memujinya dengan baik, saat ia beriman kalian mendustakannya dan kalian mengatakan seperti itu padanya, perkataan kalian tidak akan diterima." Kami keluar dan kami berjumlah tiga orang; Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam, aku dan Abdullah bin Salam. Allah 'azza wajalla menurunkan ayat berkenaan dengannya: ""Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al Qur`an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani Israil mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang tersebut dalam) Al Qur`an lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." (Al-Ahqaaf: 10)]]]

Hadits Ahmad 22860

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَقَالَ عَوْفٌ فَقُلْتُ نَعَمْ فَقَالَ ادْخُلْ قَالَ قُلْتُ كُلِّي أَوْ بَعْضِي قَالَ بَلْ كُلُّكَ قَالَ يَا عَوْفُ اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ أَوَّلُهُنَّ مَوْتِي قَالَ فَاسْتَبْكَيْتُ حَتَّى جَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسْكِتُنِي قَالَ قُلْتُ إِحْدَى وَالثَّانِيَةُ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ قُلْتُ اثْنَيْنِ وَالثَّالِثَةُ مُوتَانٌ يَكُونُ فِي أُمَّتِي يَأْخُذُهُمْ مِثْلَ قُعَاصِ الْغَنَمِ قَالَ ثَلَاثًا وَالرَّابِعَةُ فِتْنَةٌ تَكُونُ فِي أُمَّتِي وَعَظَّمَهَا قُلْ أَرْبَعًا وَالْخَامِسَةُ يَفِيضُ الْمَالُ فِيكُمْ حَتَّى إِنَّ الرَّجُلَ لَيُعْطَى الْمِائَةَ دِينَارٍ فَيَتَسَخَّطُهَا قُلْ خَمْسًا وَالسَّادِسَةُ هُدْنَةٌ تَكُونُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي الْأَصْفَرِ فَيَسِيرُونَ إِلَيْكُمْ عَلَى ثَمَانِينَ غَايَةً قُلْتُ وَمَا الْغَايَةُ قَالَ الرَّايَةُ تَحْتَ كُلِّ رَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا فُسْطَاطُ الْمُسْلِمِينَ يَوْمَئِذٍ فِي أَرْضٍ يُقَالُ لَهَا الْغُوطَةُ فِي مَدِينَةٍ يُقَالُ لَهَا دِمَشْقُ

hitunglah enam hal yg ada di hadapan kiamat, yg pertama darinya adl kematianku. Aku menangis hingga Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam mendiamkanku. Aku berkata; Itu yg pertama. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Yang kedua; ditaklukkannya Baitul Maqdis. Aku berkata; Itu yg kedua. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Yang ketiga; dua kematian yg ada di tengah-tengah ummatku yg menyerang mereka seperti kambing yg mati dgn cepat. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Itu yg ketiga & yg keempat; fitnah yg ada di tengah-tengah ummaku -beliau membesarkannya, katakan : Itu yg keempat. Yang kelima; harta melimpah ruah di tengah-tengah kalian hingga seseorang diberi seratus dinar lalu ia memurkainya, katakan : Itu yg kelima, & yg keenam; perjanjian yg ada diantara kalian & Bani Ashfar, mereka berjalan mendatangi kalian dalam delapan puluh ghayah. AKu bertanya : Apa itu Ghayah?
Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab : Bendera, dibawah setiap bendera ada duabelas ribu bendera, tenda-tenda kaum muslimin saat itu berada di kawasan yg disebut Ghauthah di kota yg bernama Damaskus. [HR. Ahmad No.22860].

Hadits Ahmad No.22860 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughirah] berkata: telah bercerita kepada kami [Shafwan] berkata: telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair] dari [ayahnya] dari ['Auf bin Malik] berkata: Aku mendatangi nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam, aku mengucapkan salam lalu 'Auf berkata: Ya. Beliau bersabda: "Masuklah." 'Auf bertanya: Saya secera keseluruhan atau sebagaian?" Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Secara keseluruhan." Beliau bersabda: "Hai 'Auf, hitunglah enam hal yang ada di hadapan kiamat, yang pertama darinya adalah kematianku." Aku menangis hingga Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam mendiamkanku. Aku berkata: Itu yang pertama. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Yang kedua; ditaklukkannya Baitul Maqdis." Aku berkata: Itu yang kedua. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Yang ketiga; dua kematian yang ada di tengah-tengah ummatku yang menyerang mereka seperti kambing yang mati dengan cepat." Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Itu yang ketiga dan yang keempat; fitnah yang ada di tengah-tengah ummaku -beliau membesarkannya, katakan: Itu yang keempat. Yang kelima; harta melimpah ruah di tengah-tengah kalian hingga seseorang diberi seratus dinar lalu ia memurkainya, katakan: Itu yang kelima, dan yang keenam; perjanjian yang ada diantara kalian dan Bani Ashfar, mereka berjalan mendatangi kalian dalam delapan puluh ghayah." AKu bertanya: Apa itu Ghayah? Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Bendera, dibawah setiap bendera ada duabelas ribu bendera, tenda-tenda kaum muslimin saat itu berada di kawasan yang disebut Ghauthah di kota yang bernama Damaskus."]]]

Hadits Ahmad 22861

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ فَيْءٌ قَسَمَهُ مِنْ يَوْمِهِ فَأَعْطَى الْآهِلَ حَظَّيْنِ وَأَعْطَى الْعَزَبَ حَظًّا وَاحِدًا فَدُعِينَا وَكُنْتُ أُدْعَى قَبْلَ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ فَدُعِيتُ فَأَعْطَانِي حَظَّيْنِ وَكَانَ لِي أَهْلٌ ثُمَّ دَعَا بِعَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ فَأُعْطِيَ حَظًّا وَاحِدًا فَبَقِيَتْ قِطْعَةُ سِلْسِلَةٍ مِنْ ذَهَبٍ فَجَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُهَا بِطَرَفِ عَصَاهُ ثُمَّ رَفَعَهَا وَهُوَ يَقُولُ كَيْفَ أَنْتُمْ يَوْمَ يَكْثُرُ لَكُمْ مِنْ هَذَا

Bila harta rampasan tiba, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam langsung membaginya pada hari itu juga, beliau memberi dua bagian untuk yg berkeluarga & yg masih bujang diberi satu bagian. Kami dipanggil & aku dipanggil sebelum 'Ammar bin Yasir, aku dipanggil lalu diberi dua bagian, aku memiliki keluarga, kemudian 'Ammar bin Yasir dipanggil & diberi satu bagian, kemudian masih tersisa sepotong rangkaian emas lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam mengangkatnya di ujung tongkat beliau, beliau bersabda:
Bagaimana kondisi kalian saat barang ini banyak bagi kalian. [HR. Ahmad No.22861].

Hadits Ahmad No.22861 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughirah] berkata: telah bercerita kepada kami [Shafwan] berkata: telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair] dari [ayahnya] dari ['Auf bin Malik] berkata: Bila harta rampasan tiba, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam langsung membaginya pada hari itu juga, beliau memberi dua bagian untuk yang berkeluarga dan yang masih bujang diberi satu bagian. Kami dipanggil dan aku dipanggil sebelum 'Ammar bin Yasir, aku dipanggil lalu diberi dua bagian, aku memiliki keluarga, kemudian 'Ammar bin Yasir dipanggil dan diberi satu bagian, kemudian masih tersisa sepotong rangkaian emas lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam mengangkatnya di ujung tongkat beliau, beliau bersabda: "Bagaimana kondisi kalian saat barang ini banyak bagi kalian."]]]

Hadits Ahmad 22862

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ جُبَيْرٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ غَزَوْنَا غَزْوَةً إِلَى طَرَفِ الشَّامِ فَأُمِّرَ عَلَيْنَا خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ فَانْضَمَّ إِلَيْنَا رَجُلٌ مِنْ أَمْدَادِ حِمْيَرَ فَأَوَى إِلَى رَحْلِنَا لَيْسَ مَعَهُ شَيْءٌ إِلَّا سَيْفٌ لَيْسَ مَعَهُ سِلَاحٌ غَيْرَهُ فَنَحَرَ رَجُلٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ جَزُورًا فَلَمْ يَزَلْ يَحْتَلْ حَتَّى أَخَذَ مِنْ جِلْدِهِ كَهَيْئَةِ الْمِجَنِّ حَتَّى بَسَطَهُ عَلَى الْأَرْضِ ثُمَّ وَقَدَ عَلَيْهِ حَتَّى جَفَّ فَجَعَلَ لَهُ مُمْسِكًا كَهَيْئَةِ التُّرْسِ فَقُضِيَ أَنْ لَقِينَا عَدُوَّنَا فِيهِمْ أَخْلَاطٌ مِنْ الرُّومِ وَالْعَرَبِ مِنْ قُضَاعَةَ فَقَاتَلُونَا قِتَالًا شَدِيدًا وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ مِنْ الرُّومِ عَلَى فَرَسٍ لَهُ أَشْقَرَ وَسَرْجٍ مُذَهَّبٍ وَمِنْطَقَةٍ مُلَطَّخَةٍ ذَهَبًا وَسَيْفٌ مِثْلُ ذَلِكَ فَجَعَلَ يَحْمِلُ عَلَى الْقَوْمِ وَيُغْرِي بِهِمْ فَلَمْ يَزَلْ ذَلِكَ الْمَدَدِيُّ يَحْتَالُ لِذَلِكَ الرُّومِيِّ حَتَّى مَرَّ بِهِ فَاسْتَقْفَاهُ فَضَرَبَ عُرْقُوبَ فَرَسِهِ بِالسَّيْفِ فَوَقَعَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ ضَرْبًا بِالسَّيْفِ حَتَّى قَتَلَهُ فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ الْفَتْحَ أَقْبَلَ يَسْأَلُ لِلسَّلَبِ وَقَدْ شَهِدَ لَهُ النَّاسُ بِأَنَّهُ قَاتِلُهُ فَأَعْطَاهُ خَالِدٌ بَعْضَ سَلَبِهِ وَأَمْسَكَ سَائِرَهُ فَلَمَّا رَجَعَ إِلَى رَحْلِ عَوْفٍ ذَكَرَهُ فَقَالَ لَهُ عَوْفٌ ارْجِعْ إِلَيْهِ فَلْيُعْطِكَ مَا بَقِيَ فَرَجَعَ إِلَيْهِ فَأَبَى عَلَيْهِ فَمَشَى عَوْفٌ حَتَّى أَتَى خَالِدًا فَقَالَ أَمَا تَعْلَمُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بِالسَّلَبِ لِلْقَاتِلِ قَالَ بَلَى قَالَ فَمَا يَمْنَعُكَ أَنْ تَدْفَعَ إِلَيْهِ سَلَبَ قَتِيلِهِ قَالَ خَالِدٌ اسْتَكْثَرْتُهُ لَهُ قَالَ عَوْفٌ لَئِنْ رَأَيْتُ وَجْهَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَأَذْكُرَنَّ ذَلِكَ لَهُ فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ بَعَثَهُ عَوْفٌ فَاسْتَعْدَى إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا خَالِدًا وَعَوْفٌ قَاعِدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَمْنَعُكَ يَا خَالِدُ أَنْ تَدْفَعَ إِلَى هَذَا سَلَبَ قَتِيلِهِ قَالَ اسْتَكْثَرْتُهُ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ ادْفَعْهُ إِلَيْهِ قَالَ فَمَرَّ بِعَوْفٍ فَجَرَّ عَوْفٌ بِرِدَائِهِ فَقَالَ لِيَجْزِي لَكَ مَا ذَكَرْتُ لَكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتُغْضِبَ فَقَالَ لَا تُعْطِهِ يَا خَالِدُ هَلْ أَنْتُمْ تَارِكِي أُمَرَائِي إِنَّمَا مَثَلُكُمْ وَمَثَلُهُمْ كَمَثَلِ رَجُلٍ اسْتُرْعِيَ إِبِلًا أَوْ غَنَمًا فَرَعَاهَا ثُمَّ تَخَيَّرَ سَقْيَهَا فَأَوْرَدَهَا حَوْضًا فَشَرَعَتْ فِيهِ فَشَرِبَتْ صَفْوَةَ الْمَاءِ وَتَرَكَتْ كَدَرَهُ فَصَفْوُهُ لَكُمْ وَكَدَرُهُ عَلَيْهِمْ

Lalu apa yg menghalangimu untuk menyerahkan barang rampasan korbannya itu padanya. Khalid menjawab : Aku menilainya terlalu banyak untuk oran gitu. Berkata 'Auf : Bila aku melihat wajah Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam aku akan melaporkan hal itu pada beliau. Saat tiba di Madinah, 'Auf mengutus orang itu lalu ia mendatangi nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam, lalu beliau memanggil Khialid sementara 'Auf tengah duduk, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bertanya : Apa yg menghalangimu wahai Khalid untuk menyerahkan barang rampasan korban orang itu padanya?
Khalid menjawab : Menurutku itu terlalu banyak baginya wahai Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Serahkan padanya. Khalid melintasi 'Auf lalu 'Auf menarik selendangnya kemudian berkata; Rasakan apa yg telah aku sebutkan dari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam mendengarnya lalu beliau marah, beliau bersabda:
Jangan kau berikan padanya hai Khalid, apakah kalian meninggalkan para pemimpinku, sesungguhnya perumpamaan kalian & mereka itu seperti seseorang yg mengembala onta atau kambing, ia mengambalanya lalu ia mengutamakan air minumnya, ia membawanya mendatangi telaga lalu gembalanya masuk lalu minum air yg bersih & meninggalkan air yg keruh, yg bersih untuk kalian sementara yg keruh untuk mereka. [HR. Ahmad No.22862].

Hadits Ahmad No.22862 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughirah] berkata: telah bercerita kepada kami [Shafwan] berkata: telah bercerita kepadaku ['Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair] dari [ayahnya, Jubair] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Kami berperang hingga ujung Syam, Khalid bin Al Walid diangkat sebagai pemimpin kami, seseorang bala bantuan Himyar bergabung dengan kami lalu ia berlindung ke kendaraan kami, ia tidak membawa apa pun selain pedang, ia tidak memiliki senjata lain selain pedang itu lalu seseorang diantara kaum muslimin menyembelih unta, orang itu tetap diam saja hingga ia mengambil kulitnya seperti bentuk perisai, ia membentangkannya di atas tanah lalu di dibakar hingga mengering, ia menjadikannya sebagai pegangan seperti bentuk perisai. Kami ditakdirkan bertemu musuh kami, di antara mereka ada bercampur antara Romawi dan Arab dari kalangan Qudla'ah, mereka menyerang kami dengan hebat, di tengah-tengah kaum ada seseorang dari Romawi mengendarai kuda blonde miliknya dan berpelana emas, sabuk pelana berbalut emas dan pedangnya juga seperti itu, orang itu menyerang kaum, seorang bala bantuan itu terus mengincar orang Romawi itu hingga melintasinya, ia menghadang dari bekalang lalu menebas tumit kudanya dengan pedang hingga jatuh selanjutnya si Romawi itu ditebas dengan pedang hingga mati. Saat Allah memberi kemenangan, orang itu datang seraya meminta barang rampasan, orang-orang bersaksi untuknya bahwa dialah yang membunuh orang Romawi itu kemudian Khalid memberinya sebagaian barang rampasannya sementara yang lain dia pegang. Saat ia kembali ke pasukan 'Auf, orang itu melaporkan hal itu lalu 'Auf berkata padanya: Kembalilah kepadanya dan hendaklah ia memberikan yang tersisa untukmu. Orang itu kembali menemui Khalid tapi Khalid enggan memberikan sisa rampasannya, 'Auf pun pergi berjalan kaki mendatangi Khalid lalu berkata: Apa kau tidak tahu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam memberikan barang rampasan untuk orang yang membunuh. Khalid menjawab: Ya. 'Auf bertanya: Lalu apa yang menghalangimu untuk menyerahkan barang rampasan korbannya itu padanya. Khalid menjawab: Aku menilainya terlalu banyak untuk oran gitu. Berkata 'Auf: Bila aku melihat wajah Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam aku akan melaporkan hal itu pada beliau. Saat tiba di Madinah, 'Auf mengutus orang itu lalu ia mendatangi nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam, lalu beliau memanggil Khialid sementara 'Auf tengah duduk, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Apa yang menghalangimu wahai Khalid untuk menyerahkan barang rampasan korban orang itu padanya?" Khalid menjawab: Menurutku itu terlalu banyak baginya wahai Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Serahkan padanya." Khalid melintasi 'Auf lalu 'Auf menarik selendangnya kemudian berkata: Rasakan apa yang telah aku sebutkan dari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam mendengarnya lalu beliau marah, beliau bersabda: "Jangan kau berikan padanya hai Khalid, apakah kalian meninggalkan para pemimpinku, sesungguhnya perumpamaan kalian dan mereka itu seperti seseorang yang mengembala onta atau kambing, ia mengambalanya lalu ia mengutamakan air minumnya, ia membawanya mendatangi telaga lalu gembalanya masuk lalu minum air yang bersih dan meninggalkan air yang keruh, yang bersih untuk kalian sementara yang keruh untuk mereka."]]]

Hadits Ahmad 22863

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ وَخَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يُخَمِّسْ السَّلَبَ

tidak membagikan barang rampasan. [HR. Ahmad No.22863].

Hadits Ahmad No.22863 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu Al Mughirah] berkata: telah bercerita kepada kami [Shafwan bin 'Amru] berkata: telah bercerita kepadaku ['Abdur Raman bin Jubair bin Nufair] dari [ayahnya] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] dan [Khalid bin Al Walid], Nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam tidak membagikan barang rampasan.]]]

Hadits Ahmad 22864

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ سَوَّارٍ أَبُو الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ جَابِرٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَنْ يَجْمَعَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى هَذِهِ الْأُمَّةِ سَيْفَيْنِ سَيْفًا مِنْهَا وَسَيْفًا مِنْ عَدُوِّهَا

Allah 'Azza Wa Jalla tak akan menyatukan dua pedang atas ummat ini dua, satu pedang darinya & pedang lain dari musuhnya. [HR. Ahmad No.22864].

Hadits Ahmad No.22864 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Al Hasan bian Sawwar Abu Al 'Ala`] berkata: telah bercerita kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Sulaiman bin Sulaim] dari [Yahya bin Jabir] dari ['Auf bin Malik] berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah 'azza wajalla tidak akan menyatukan dua pedang atas ummat ini dua, satu pedang darinya dan pedang lain dari musuhnya."]]]

Hadits Ahmad 22865

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ بَحْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حِمْيَرٍ الْحِمْصِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي عَبْلَةَ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُرَشِيِّ قَالَ حَدَّثَنَا جُبَيْرُ بْنُ نُفَيْرٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَنَظَرَ فِي السَّمَاءِ ثُمَّ قَالَ هَذَا أَوَانُ الْعِلْمِ أَنْ يُرْفَعَ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُ زِيَادُ بْنُ لَبِيدٍ أَيُرْفَعُ الْعِلْمُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَفِينَا كِتَابُ اللَّهِ وَقَدْ عَلَّمْنَاهُ أَبْنَاءَنَا وَنِسَاءَنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كُنْتُ لَأَظُنُّكَ مِنْ أَفْقَهِ أَهْلِ الْمَدِينَةِ ثُمَّ ذَكَرَ ضَلَالَةَ أَهْلِ الْكِتَابَيْنِ وَعِنْدَهُمَا مَا عِنْدَهُمَا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَلَقِيَ جُبَيْرُ بْنُ نُفَيْرٍ شَدَّادَ بْنَ أَوْسٍ بِالْمُصَلَّى فَحَدَّثَهُ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ فَقَالَ صَدَقَ عَوْفٌ ثُمَّ قَالَ وَهَلْ تَدْرِي مَا رَفْعُ الْعِلْمِ قَالَ قُلْتُ لَا أَدْرِي قَالَ ذَهَابُ أَوْعِيَتِهِ قَالَ وَهَلْ تَدْرِي أَيُّ الْعِلْمِ أَوَّلُ أَنْ يُرْفَعَ قَالَ قُلْتُ لَا أَدْرِي قَالَ الْخُشُوعُ حَتَّى لَا تَكَادُ تَرَى خَاشِعًا

beliau memandang langit lalu beresabda : Inilah saatnya ilmu diangkat. Lalu seseorang dari Anshar bernama Ziyad bin Labid bertanya : Apakah ilmu bisa terangkat padahal ditengah-tengah kami ada kitab Allah, kami mengajarkannya kepada anak-anak kami & istri-istri kami?
Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab : Dulu aku mengiramu penduduk Madinah yg paling mengerti. Setelah itu beliau menyebutkan kesesatan ahli dua kitab padahal keduanya memiliki kitab Allah 'Azza Wa Jalla yg mereka miliki. Setelah itu Jubair bin Nufair menemui Syaddad bin Aus di tempat shalat lalu menceritakan hadits dari 'Auf bin Malik ini padanya, ia berkata; 'Auf benar. Setelah itu ia bertanya : Tahukah kamu apakah diangkatnya ilmu itu?
Syaddad menjawab : Aku tak tahu. Jubair berkata; Hilangnya wadah-wadahnya. Jubair bertanya : Tahukah kamu ilmu apa yg pertama kali terangkat?
Syaddad menjawab : Aku menjawab : Aku tak tahu. Jubair menjawab : Kekhusyu'an hingga hampir saja kau tak melihat orang yg khusyu'. [HR. Ahmad No.22865].

Hadits Ahmad No.22865 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Ali bin Bahr] berkata: telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Himyar Al Himshi] berkata: telah bercerita kepadaku [Ibrahim bin Abu 'Ablah] dari [Al Walid bin 'Abdur Rahman Al Jurasy] berkata: telah bercerita kepada kami [Jubair bin Nufair] dari ['Auf bin Malik] berkata: Saat kami duduk-duduk di samping Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam pada suatu hari, beliau memandang lkangit lalu beresabda: "Inilah saatnya ilmu diangkat." Lalu seseorang dari Anshar bernama Ziyad bin Labid bertanya: Apakah ilmu bisa terangkat padahal ditengah-tengah kami ada kitab Allah, kami mengajarkannya kepada anak-anak kami dan istri-istri kami?" Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Dulu aku mengiramu penduduk Madinah yang paling mengerti." Setelah itu beliau menyebutkan kesesatan ahli dua kitab padahal keduanya memiliki kitab Allah 'azza wajalla yang mereka miliki. Setelah itu Jubair bin Nufair menemui [Syaddad bin Aus] di tempat shalat lalu menceritakan hadits dari 'Auf bin Malik ini padanya, ia berkata: 'Auf benar. Setelah itu ia bertanya: Tahukah kamu apakah diangkatnya ilmu itu? Syaddad menjawab: Aku tidak tahu. Jubair berkata: Hilangnya wadah-wadahnya. Jubair bertanya: Tahukah kamu ilmu apa yang pertama kali terangkat? Syaddad menjawab: Aku menjawab: Aku tidak tahu. Jubair menjawab: Kekhusyu'an hingga hampir saja kau tidak melihat orang yang khusyu'.]]]

Hadits Ahmad 22866

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ أَبِي عَاصِمٍ قَالَ أَخْبَرَنِي النَّهَّاسُ بْنُ قَهْمٍ عَنْ أَبِي عَمَّارٍ شَدَّادٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كُنَّ لَهُ ثَلَاثُ بَنَاتٍ أَوْ ثَلَاثُ أَخَوَاتٍ أَوْ بِنْتَانِ أَوْ أُخْتَانِ اتَّقَى اللَّهَ فِيهِنَّ وَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ حَتَّى يَبِنَّ أَوْ يَمُتْنَ كُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنْ النَّارِ

Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, ia bertakwa kepada Allah terhadap mereka & berbuat baik kepada mereka hingga mereka menikah atau meninggal dunia, mereka menjadi penghalangnya dari neraka. [HR. Ahmad No.22866].

Hadits Ahmad No.22866 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Ali bin Abu 'Ashim] berkata: telah mengkhabarkan kepadaku [An Nahhas bin Qahm] dari [Abu 'Ammar Syaddad] dari ['Auf bin Malik] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, ia bertakwa kepada Allah terhadap mereka dan berbuat baik kepada mereka hingga mereka menikah atau meninggal dunia, mereka menjadi penghalangnya dari neraka."]]]

Hadits Ahmad 22867

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا بُكَيْرُ بْنُ الْأَشَجِّ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ قَاصَّ مَسْلَمَةَ حَدَّثَهُ أَنَّ عَوْفَ بْنَ مَالِكٍ حَدَّثَهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَقُصُّ إِلَّا أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُخْتَالٌ

Tidak ada yg berhak bercerita kecuali pemimpin, yg ditunjuk oleh pemimpin atau orang yg sombong. [HR. Ahmad No.22867].

Hadits Ahmad No.22867 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Hasan bin Musa] berkata: telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] berkata: telah bercerita kepada kami [Bukair bin Al Asyuj] dari [Ya'qub bin 'Abdullah] bahwa ['Abdullah bin Yazid] bercerita kepada Maslamah, ia bercerita padanya bahwa ['Auf bin Malik] bercerita padanya, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada yang berhak bercerita kecuali pemimpin, yang ditunjuk oleh pemimpin atau orang yang sombong."]]]

Hadits Ahmad 22868

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ لَقِيطٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سِتَّةِ نَفَرٍ أَوْ سَبْعَةٍ أَوْ ثَمَانِيَةٍ فَقَالَ لَنَا بَايِعُونِي فَقُلْنَا يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَدْ بَايَعْنَاكَ قَالَ بَايِعُونِي فَبَايَعْنَاهُ فَأَخَذَ عَلَيْنَا بِمَا أَخَذَ عَلَى النَّاسِ ثُمَّ أَتْبَعَ ذَلِكَ كَلِمَةً خَفِيَّةً فَقَالَ لَا تَسْأَلُوا النَّاسَ شَيْئًا

Berbaiatlah kepadaku. Kami lalu berbaiat kepada beliau, beliau mewajibkan kepada kami seperti yg diwajibkan kepada orang-orang, setelah itu beliau mengutarakan kata-kata lirih, beliau bersabda:
Janganlah kalian meminta-minta apa pun kepada siapapun. [HR. Ahmad No.22868].

Hadits Ahmad No.22868 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] berkata: telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Yazid bin Habib] dari [Rabi'ah bin Laqith] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Aku memasuki kediaman nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam bersama enam, tujuh atau delapan orang lalu beliau bersabda: "Berbaiatlah kepadaku." Kami berkata: Wahai nabi Allah, kami telah berbaiat kepada Tuan." Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Berbaiatlah kepadaku." Kami lalu berbaiat kepada beliau, beliau mewajibkan kepada kami seperti yang diwajibkan kepada orang-orang, setelah itu beliau mengutarakan kata-kata lirih, beliau bersabda: "Janganlah kalian meminta-minta apa pun kepada siapapun."]]]

Hadits Ahmad 22869

حَدَّثَنَا هَارُونُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ يَعْقُوبَ أَخَاهُ وَابْنَ أَبِي حَفْصَةَ حَدَّثَاهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ قَاصَّ مَسْلَمَةَ بِالْقُسْطَنْطِينِيَّةِ حَدَّثَهُمَا عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَقُصُّ عَلَى النَّاسِ إِلَّا أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُخْتَالٌ

Tidak ada yg bercerita kepada orang-orang kecuali pemimpin, orang yg ditunjuk pemimpin atau orang sombong. [HR. Ahmad No.22869].

Hadits Ahmad No.22869 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Harun] berkata: telah bercerita kepada kami [Ibnu Wahab] berkata: telah bercerita kepada kami ['Amru bin Al Harits] dari [Bukair bin 'Abdullah] bahwasanya [Ya'qub, saudaranya] dan [Ibnu Abu Hafshah], keduanya bercerita padanya bahwa ['Abdullah bin Yazid] bercerita kepada Maslamah di Kostantinopel, ia bercerita kepada keduanya dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada yang bercerita kepada orang-orang kecuali pemimpin, orang yang ditunjuk pemimpin atau orang sombong."]]]

Hadits Ahmad 22870

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا دَاوُدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ بُسْرِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِالْمَسْحِ عَلَى الْخُفَّيْنِ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ لِلْمُسَافِرِ وَلَيَالِيهِنَّ وَلِلْمُقِيمِ يَوْمٌ وَلَيْلَةٌ

memerintahkan mengusap sepatu saat perang Tabuk selama tiga hari tiga malam bagi yg bepergian & sehari semalam bagi yg bermukim. [HR. Ahmad No.22870].

Hadits Ahmad No.22870 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Husyaim] berkata: telah memberitakan kepada kami [Dawud bin 'Amru] dari [Busr bin 'Ubaidullah Al Hadlrami] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i], Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mengusap sepatu saat perang Tabuk selama tiga hari tiga malam bagi yang bepergian dan sehari semalam bagi yang bermukim.]]]

Hadits Ahmad 22871

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا يَعْلَى بْنُ عَطَاءٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي مُحَمَّدٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي خِدْرٍ لَهُ فَقُلْتُ أَدْخُلُ فَقَالَ ادْخُلْ قُلْتُ أَكُلِّي قَالَ كُلُّكَ فَلَمَّا جَلَسْتُ قَالَ امْسِكْ سِتًّا تَكُونُ قَبْلَ السَّاعَةِ أَوَّلُهُنَّ وَفَاةُ نَبِيِّكُمْ قَالَ فَبَكَيْتُ قَالَ هُشَيْمٌ وَلَا أَدْرِي بِأَيِّهَا بَدَأَ ثُمَّ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ وَفِتْنَةٌ تَدْخُلُ بَيْتَ كُلِّ شَعَرٍ وَمَدَرٍ وَأَنْ يَفِيضَ الْمَالُ فِيكُمْ حَتَّى يُعْطَى الرَّجُلُ مِائَةَ دِينَارٍ فَيَتَسَخَّطَهَا وَمُوتَانٌ يَكُونُ فِي النَّاسِ كَقُعَاصِ الْغَنَمِ قَالَ وَهُدْنَةٌ تَكُونُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي الْأَصْفَرِ فَيَغْدِرُونَ بِكُمْ فَيَسِيرُونَ إِلَيْكُمْ فِي ثَمَانِينَ غَايَةً وَقَالَ يَعْلَى فِي سِتِّينَ غَايَةً تَحْتَ كُلِّ غَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

Peganglah enam hal sebelum kiamat, yg pertama darinya adl kematian nabi kalian -berkata Husyaim dalam riwayatnya : Aku tak tahu mana yg terlebih dahulu disebut- setelah itu penaklukkan Baitul Maqdis, fitnah yg amsuk ke setiap rumah bulu & tanah, melimpah ruahnya harta di tengah-tengah kalian hingga seseorang diberi seratus dinar lalu ia memurkainya, dua kematian yg ada ditengah-tengah manusia laksana matinya kambing dgn cepat & perjanjian diantara kalian & Bani Ashfar lalu mereka mengkhianati kalian, mereka mendatangi kalian dalam delapan puluh bendera, -berkata Ya'la dalam riwayatnya : Dalam enam puluh bendera, di bawah setiap bendera ada duabelas ribu bendera. [HR. Ahmad No.22871].

Hadits Ahmad No.22871 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Husyaim] berkata: telah memberitakan kepada kami [Ya'la bin 'Atho`] dari [Muhammad bin Abu Muhammad] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Aku mendatangi nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam dan beliau berada di bilik milik beliau, aku berkata: Bolehkah saya masuk? Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Masuklah." Aku bertanya: Saya secara keseluruhan? Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Secara keseluruhan." Saat aku duduk, beliau bersabda: "Peganglah enam hal sebelum kiamat, yang pertama darinya adalah kematian nabi kalian" -berkata Husyaim dalam riwayatnya: Aku tidak tahu mana yang terlebih dahulu disebut- setelah itu penaklukkan Baitul Maqdis, fitnah yang amsuk ke setiap rumah bulu dan tanah, melimpah ruahnya harta di tengah-tengah kalian hingga seseorang diberi seratus dinar lalu ia memurkainya, dua kematian yang ada ditengah-tengah manusia laksana matinya kambing dengan cepat dan perjanjian diantara kalian dan Bani Ashfar lalu mereka mengkhianati kalian, mereka mendatangi kalian dalam delapan puluh bendera, -berkata Ya'la dalam riwayatnya: Dalam enam puluh bendera, di bawah setiap bendera ada duabelas ribu bendera."]]]

Hadits Ahmad 22872

حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنِي صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ خَرَجْتُ مَعَ مَنْ خَرَجَ مَعَ زَيْدِ بْنِ حَارِثَةَ مِنْ الْمُسْلِمِينَ فِي غَزْوَةِ مُؤْتَةَ وَرَافَقَنِي مَدَدِيٌّ مِنْ الْيَمَنِ لَيْسَ مَعَهُ غَيْرُ سَيْفِهِ فَنَحَرَ رَجُلٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ جَزُورًا فَسَأَلَهُ الْمَدَدِيُّ طَائِفَةً مِنْ جِلْدِهِ فَأَعْطَاهُ إِيَّاهُ فَاتَّخَذَهُ كَهَيْئَةِ الدَّرَقِ وَمَضَيْنَا فَلَقِينَا جُمُوعَ الرُّومِ وَفِيهِمْ رَجُلٌ عَلَى فَرَسٍ لَهُ أَشْقَرَ عَلَيْهِ سَرْجٌ مُذَهَّبٌ وَسِلَاحٌ مُذَهَّبٌ فَجَعَلَ الرُّومِيُّ يُغْرِي بِالْمُسْلِمِينَ وَقَعَدَ لَهُ الْمَدَدِيُّ خَلْفَ صَخْرَةٍ فَمَرَّ بِهِ الرُّومِيُّ فَعَرْقَبَ فَرَسَهُ فَخَرَّ وَعَلَاهُ فَقَتَلَهُ وَحَازَ فَرَسَهُ وَسِلَاحَهُ فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ لِلْمُسْلِمِينَ بَعَثَ إِلَيْهِ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ فَأَخَذَ مِنْهُ السَّلَبَ قَالَ عَوْفٌ فَأَتَيْتُهُ فَقُلْتُ يَا خَالِدُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بِالسَّلَبِ لِلْقَاتِلِ قَالَ بَلَى وَلَكِنِّي اسْتَكْثَرْتُهُ قُلْتُ لَتَرُدَّنَّهُ إِلَيْهِ أَوْ لَأُعَرِّفَنَّكَهَا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَى أَنْ يَرُدَّ عَلَيْهِ قَالَ عَوْفٌ فَاجْتَمَعَا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَصَصْتُ عَلَيْهِ قِصَّةَ الْمَدَدِيِّ وَمَا فَعَلَهُ خَالِدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا خَالِدُ مَا حَمَلَكَ عَلَى مَا صَنَعْتَ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْثَرْتُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا خَالِدُ رُدَّ عَلَيْهِ مَا أَخَذْتَ مِنْهُ قَالَ عَوْفٌ فَقَالَ دُونَكَ يَا خَالِدُ أَلَمْ أَفِ لَكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا ذَاكَ فَأَخْبَرْتُهُ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ وَقَالَ يَا خَالِدُ لَا تَرُدَّهُ عَلَيْهِ هَلْ أَنْتُمْ تَارِكُو إِلَيَّ أُمَرَائِي لَكُمْ صَفْوَةُ أَمْرِهِمْ وَعَلَيْهِمْ كَدَرُهُ قَالَ الْوَلِيدُ سَأَلْتُ ثَوْرًا عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ فَحَدَّثَنِي عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ نَحْوَهُ

apa yg menyebabkanmu melakukan hal itu?
Khalid menjawab : Aku menilainya terlalu banyak untuk orang itu. Berkata 'Auf : Mundurlah Khalid, bukankah aku telah mencelamu. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bertanya : Apa itu?
aku memberitahukan hal itu lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Hai Khalid, jangan kau kembalikan padanya, apakah kalian meninggalkan kejerniah urusan para pemimpinku untuk kalian, sementara mereka mendapatkan kekeruahannya?
berkata Al Walid : Aku menanyakan hadits ini kepada Tsaur lalu ia bercerita kepadaku dari Khalid ibn Ma'dan dari Jubair bin Nufair dari 'Auf bin Malik Al Asyja'i sepertinya. [HR. Ahmad No.22872].

Hadits Ahmad No.22872 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Al Walid bin Muslim] berkata: telah bercerita kepadaku [Shafwan bin 'Amru] dari ['Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair] dari [ayahnya] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Aku pergi bersama orang yang pergi bersama Zaid bin Haritsah dari kalangan kaum muslimin saat perang Mu`tah, aku ditemani oleh bala bantuanku dari Yaman, ia hanya membawa pedangnya lalu seseorang dari kalangan kaum muslimin menyembelih unta, bala bantuan itu meminta kulitnya lalu ia diberi, ia menjadikannya seperti bentuk perisai, kami pun bergegas lalu kami bertemu dengan kelompok-kelompok Romawi, di antara mereka ada seseorang mengendarai kuda blonde miliknya miliknya, berpelana emas, pedangnya dibalut emas, orang itu menyerang kaum muslimin, seorang bala bantuan itu berdiri mengintainya dibalik batu besar, lalu orang Romawi itu melintasinya, ia menebas tumit kudanya dengan pedang hingga jatuh selanjutnya si Romawi itu ditebas hingga mati, orang itu mendapatkan kuda dan pedangnya. Saat Allah memberi kemenangan, Khalid bin Al Walid mendatanginya lalu mengambil barang rampasannya. Berkata 'Auf: Aku kemudian mendatanginya dan berkata: Hai Khalid, apa kau tidak tahu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam memberikan barang rampasan untuk orang yang membunuh. Khalid menjawab; Ya, tapi menurutku itu terlalu banyak. 'Auf berkata: Kembalikan padanya atau aku akan melaporkannya kepada Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam. Khalid enggan mengembalikannya. 'Auf berkata: Lalu keduanya bertemu didekat Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam kemudian aku menceritakan kisah orang Madadi itu serta apa yang dilakukan Khalid, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Hai Khalid, apa yang menyebabkanmu melakukan hal itu?" Khalid menjawab: Aku menilainya terlalu banyak untuk orang itu. Berkata 'Auf: Mundurlah Khalid, bukankah aku telah mencelamu. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Apa itu?" aku memberitahukan hal itu lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hai Khalid, jangan kau kembalikan padanya, apakah kalian meninggalkan kejerniah urusan para pemimpinku untuk kalian, sementara mereka mendapatkan kekeruahannya?" berkata Al Walid: Aku menanyakan hadits ini kepada [Tsaur] lalu ia bercerita kepadaku dari [Khalid ibn Ma'dan] dari [Jubair bin Nufair] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] sepertinya.]]]

Hadits Ahmad 22873

حَدَّثَنَا يَحْيَي بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ يَعْنِي أَبَا جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي صَالِحُ بْنُ أَبِي عَرِيبٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ دَخَلَ وَنَحْنُ فِي الْمَسْجِدِ وَبِيَدِهِ عَصًا وَقَدْ عَلَّقَ رَجُلٌ أَقْنَاءَ حَشَفٍ فَطَسَّ بِالْعَصَا فِي ذَلِكَ الْقِنْوِ ثُمَّ قَالَ لَوْ شَاءَ رَبُّ هَذِهِ الصَّدَقَةِ تَصَدَّقَ بِأَطْيَبَ مِنْ هَذَا إِنَّ رَبَّ هَذِهِ الصَّدَقَةِ يَأْكُلُ الْحَشَفَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Andai pemilik sedekah ini berkehendak pastilah ia bersedekah dgn yg lebih baik darinya, sesungguhnya pemilik sedekah ini sungguh akan makan kurma rusak pada hari kiamat. [HR. Ahmad No.22873].

Hadits Ahmad No.22873 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari ['Abdul Hamid Abu Ja'far] berkata: telah bercerita kepadaku [Shalih bin Abu 'Arib] dari [Katsir bin Murrah Al Hadlrami] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam keluar menghampiri kami atau masuk (menghampiri kami) dan kami tengah berada di masjid, di tangan beliau ada tongkat, seseorang menggantungkan tandan kurma yang sudah rusak, beliau menusukkan tongat beliau pada tandan kuram itu lalu bersabda: "Andai pemilik sedekah ini berkehendak pastilah ia bersedekah dengan yang lebih baik darinya, sesungguhnya pemilik sedekah ini sungguh akan makan kurma rusak pada hari kiamat."]]]

Hadits Ahmad 22874

حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَنْبَأَنَا فَرَجُ بْنُ فَضَالَةَ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ قَرَظَةَ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خِيَارُكُمْ وَخِيَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَشِرَارُكُمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا نُقَاتِلُهُمْ قَالَ لَا مَا صَلَّوْا لَكُمْ الْخَمْسَ أَلَا وَمَنْ عَلَيْهِ وَالٍ فَرَآهُ يَأْتِي شَيْئًا مِنْ مَعَاصِي اللَّهِ فَلْيَكْرَهْ مَا أَتَى وَلَا تَنْزِعُوا يَدًا مِنْ طَاعَتِهِ

Yang terbaik dari kalian & pemimpin-pemimpin kalian yg terbaik adl yg kalian sukai & mereka menyukai kalian, kalian mendoakan mereka & mereka mendoakan kalian & pemimpin-pemimpin kalian yg terburuk adl mereka yg kau benci & mereka membenci kalian, kalian melaknat mereka & mereka melaknat kalian. Kami bertanya : Bolehkan kami menentang mereka saat itu?
Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab : Tidak, selama mereka menegakkan shalat. Ingatlah, siapa pun yg dipimpin oleh seorang pemimpin lalu ia melihatnya melakukan suatu kemaksiatan terhadap Allah, hendaklah ia membenci kemaksiatan yg dilakukannya & jangan sekali-kali menarik tangan untuk tak menaatinya. (Jangan membelot, pent.) [HR. Ahmad No.22874].

Hadits Ahmad No.22874 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Yazid] berkata: telah memberitakan kepada kami [Faraj bin Fudlalah] dari [Rabi'ah bin Yazid] dari [Muslim bin Qarazhah] dari ['Auf bin Malik] dari nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Yang terbaik dari kalian dan pemimpin-pemimpin kalian yang terbaik adalah yang kalian sukai dan mereka menyukai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian dan pemimpin-pemimpin kalian yang terburuk adalah mereka yang kau benci dan mereka membenci kalian, kalian melaknat mereka dan mereka melaknat kalian." Kami bertanya: Bolehkan kami menentang mereka saat itu? Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Tidak, selama mereka menegakkan shalat. Ingatlah, siapa pun yang dipimpin oleh seorang pemimpin lalu ia melihatnya melakukan suatu kemaksiatan terhadap Allah, hendaklah ia membenci kemaksiatan yang dilakukannya dan jangan sekali-kali menarik tangan untuk tidak menaatinya." (Jangan membelot, pent.)]]]

Hadits Ahmad 22875

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مَيِّتٍ قَالَ فَفَهِمْتُ مِنْ صَلَاتِهِ عَلَيْهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ

Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menshalati mayit. Berkata 'Auf : Aku tahu doa beliau untuk mayit itu : ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WAGHSILHU BIL MAA`I WATSTSALJI MINAL KHATHAAYAA KAMA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI (Ya Allah, ampunilah dia, rahamatilah dia, mandikanlah dia dgn air, salju & es, bersihkanlah ia dari kesalahan-kesalahan seperti Engkau membersihkan baju putih dari kotoran). [HR. Ahmad No.22875].

Hadits Ahmad No.22875 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] dari [Mu'awiyah] dari ['Abdur Rahman bin Jubair] dari [ayahnya] dari ['Auf bin Malik] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam menshalati mayit. Berkata 'Auf: Aku tahu doa beliau untuk mayit itu: ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WAGHSILHU BIL MAA`I WATSTSALJI MINAL KHATHAAYAA KAMA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI (Ya Allah, ampunilah dia, rahamatilah dia, mandikanlah dia dengan air, salju dan es, bersihkanlah ia dari kesalahan-kesalahan seperti Engkau membersihkan baju putih dari kotoran).]]]

Hadits Ahmad 22876

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ أَزْهَرَ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ ذِي كَلَاعٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُصَّاصُ ثَلَاثَةٌ أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُخْتَالٌ

Pencerita itu ada tiga; pemimpin, yg ditunjuk oleh pemimpin atau orang sombong. [HR. Ahmad No.22876].

Hadits Ahmad No.22876 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami ['Abdur Rahman] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Azhar bin Sa'id] dari [Dzi Kala'] dari ['Auf bin Malik] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Pencerita itu ada tiga; pemimpin, yang ditunjuk oleh pemimpin atau orang sombong."]]]

Hadits Ahmad 22877

حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي مَلِيحٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ عَرَّسَ بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَافْتَرَشَ كُلُّ رَجُلٍ مِنَّا ذِرَاعَ رَاحِلَتِهِ قَالَ فَانْتَهَيْتُ إِلَى بَعْضِ الْإِبِلِ فَإِذَا نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ قُدَّامَهَا أَحَدٌ قَالَ فَانْطَلَقْتُ أَطْلُبُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ قَيْسٍ قَائِمَانِ قُلْتُ أَيْنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَا مَا نَدْرِي غَيْرَ أَنَّا سَمِعْنَا صَوْتًا بِأَعْلَى الْوَادِي فَإِذَا مِثْلُ هَزِيزِ الرَّحْلِ قَالَ امْكُثُوا يَسِيرًا ثُمَّ جَاءَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّهُ أَتَانِي اللَّيْلَةَ آتٍ مِنْ رَبِّي فَخَيَّرَنِي بَيْنَ أَنْ يَدْخُلَ نِصْفُ أُمَّتِي الْجَنَّةَ وَبَيْنَ الشَّفَاعَةِ فَاخْتَرْتُ الشَّفَاعَةَ فَقُلْنَا نَنْشُدُكَ اللَّهَ وَالصُّحْبَةَ لَمَا جَعَلْتَنَا مِنْ أَهْلِ شَفَاعَتِكَ قَالَ فَإِنَّكُمْ مِنْ أَهْلِ شَفَاعَتِي قَالَ فَأَقْبَلْنَا مَعَانِيقَ إِلَى النَّاسِ فَإِذَا هُمْ قَدْ فَزِعُوا وَفَقَدُوا نَبِيَّهُمْ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ أَتَانِي اللَّيْلَةَ مِنْ رَبِّي آتٍ فَخَيَّرَنِي بَيْنَ أَنْ يَدْخُلَ نِصْفُ أُمَّتِي الْجَنَّةَ وَبَيْنَ الشَّفَاعَةِ وَإِنِّي اخْتَرْتُ الشَّفَاعَةَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ نَنْشُدُكَ اللَّهَ وَالصُّحْبَةَ لَمَا جَعَلْتَنَا مِنْ أَهْلِ شَفَاعَتِكَ قَالَ فَلَمَّا أَضَبُّوا عَلَيْهِ قَالَ فَأَنَا أُشْهِدُكُمْ أَنَّ شَفَاعَتِي لِمَنْ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا مِنْ أُمَّتِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ الْهُذَلِيِّ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَأَنَاخَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَخْنَا مَعَهُ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ وَبَيْنَ أَنْ يَدْخُلَ نِصْفُ أُمَّتِي الْجَنَّةَ

Sesungguhnya ada yg mendatangiku dari Rabbku 'Azza wa Jalla lalu memberiku pilihan antara separuh ummatku masuk surga atau syafaat lalu aku memilih syafaat. Kami berkata; Kami mengingatkan Tuan pada Allah & persahabatan kecuali Tuan menjadikan kami termasuk yg mendapatkan syafaat Tuan. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Kalian termasuk bagian dari mereka. Kami pergi lalu seseorang, dua orang tiba, beliau memberitahu kepada mereka khabar yg beliau sampaikan pada kami, mereka mengingatkan beliau pada Allah & persahabatan kecuali beliau menjadikan mereka termasuk yg mendapatkan syafaat beliau, beliau bersabda:
Kalian termasuk bagian dari mereka. Orang-orang pun mendengar hal itu, mereka mendatangi beliau, mereka berkata; Jadikanlah kami termasuk bagian dari mereka. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Aku bersaksi pada kalian, sesungguhnya syafaat itu untuk orang yg meninggal dunia dari ummatku yg tak menyekutukan Allah dgn apa pun. Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Bakar berkata; telah bercerita kepada kami Sa'id dari Qadatah dari Abu Al Malih Al Hudzali dari 'Auf bin Malik Al Asyja'i berkata; Kami bersama Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu perjalanan beliau lalu nabi Allah menderumkan unta, kami turut menderumkan unta bersama beiau. 'Auf menyebutkan makna hadits, hanya saja ia berkata dalam riwayatnya : Dan antara separuh ummatku masuk surga. [HR. Ahmad No.22877].

Hadits Ahmad No.22877 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Bahz] berkata: telah bercerita kepada kami [Abu 'Awanah] berkata: telah bercerita kepada kami [Qatadah] dari [Abu Malih] dari ['Auf bin Malik Al Asyja'i] berkata: Pada suatu malam Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersama kami lalu setiap orang diantara kami berbantalkan lengan kendaraan tunggangannya. Berkata 'Auf: Aku mendatangi sebagaian unta dan ternyata unta Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam tidak dijaga oleh seorang pun. Aku pergi mencari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam, ternyata disana ada Mu'adz bin Jabal dan 'Abdullah bin Qais tengah berdiri, aku bertanya: Di mana Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam? Keduanya menjawab: Kami tidak tahu, tapi kami mendengar suara di puncak bukit seperti getaran alat penumbuk, aku berkata: TInggallah sebentar. Kemudian Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam mendatangi kami, beliau bersabda: "Sesungguhnya ada yang mendatangiku dari Rabbku 'azza wajalla lalu memberiku pilihan antara separuh ummatku masuk surga atau syafaat lalu aku memilih syafaat." Kami berkata: Kami mengingatkan Tuan pada Allah dan persahabatan kecuali Tuan menjadikan kami termasuk yang mendapatkan syafaat Tuan. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalian termasuk bagian dari mereka." Kami pergi lalu seseorang, dua orang tiba, beliau memberitahu kepada mereka khabar yang beliau sampaikan pada kami, mereka mengingatkan beliau pada Allah dan persahabatan kecuali beliau menjadikan mereka termasuk yang mendapatkan syafaat beliau, beliau bersabda: "Kalian termasuk bagian dari mereka." Orang-orang pun mendengar hal itu, mereka mendatangi beliau, mereka berkata: Jadikanlah kami termasuk bagian dari mereka. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku bersaksi pada kalian, sesungguhnya syafaat itu untuk orang yang meninggal dunia dari ummatku yang tidak menyekutukan Allah dengan apa pun." Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Bakar berkata telah bercerita kepada kami Sa'id dari Qadatah dari Abu Al Malih Al Hudzali dari 'Auf bin Malik Al Asyja'i berkata: Kami bersama Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu perjalanan beliau lalu nabi Allah menderumkan unta, kami turut menderumkan unta bersama beiau. 'Auf menyebutkan makna hadits, hanya saja ia berkata dalam riwayatnya: "Dan antara separuh ummatku masuk surga."]]]

Hadits Ahmad 22878

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَاهُ الْفَيْءُ قَسَمَهُ مِنْ يَوْمِهِ فَأَعْطَى الْآهِلَ حَظَّيْنِ وَأَعْطَى الْعَزَبَ حَظًّا

Bila harta rampasan tiba, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam langsung membaginya pada hari itu juga, beliau memberi dua bagian untuk yg berkeluarga & yg masih bujang diberi satu bagian. [HR. Ahmad No.22878].

Hadits Ahmad No.22878 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Adam] berkata: telah bercerita kepada kami [Ibnu Al Mubarak] dari [Shafwan bin 'Umar] dari ['Abdur Rahman bin Jubair] dari [ayahnya] dari ['Auf bin Malik] berkata: Bila harta rampasan tiba, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam langsung membaginya pada hari itu juga, beliau memberi dua bagian untuk yang berkeluarga dan yang masih bujang diberi satu bagian.]]]

Hadits Ahmad 22879

حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ أَبِي عَرِيبٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ دَخَلَ عَوْفُ بْنُ مَالِكٍ مَسْجِدَ حِمْصَ قَالَ وَإِذَا النَّاسُ عَلَى رَجُلٍ فَقَالَ مَا هَذِهِ الْجَمَاعَةُ قَالُوا كَعْبٌ يَقُصُّ قَالَ يَا وَيْحَهُ أَلَا سَمِعَ قَوْلَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقُصُّ إِلَّا أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُخْتَالٌ

Tidak ada yg berhak bercerita kecuali pemimpin, yg ditunjuk oleh pemimpin atau orang yg sombong. [HR. Ahmad No.22879].

Hadits Ahmad No.22879 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Abu 'Ashim] berkata: telah memberitakan kepada kami ['Abdul Hamid] berkata: telah bercerita kepada kami [Shalih bin Abu 'Arib] dari [Katsir bin Murrah] dari ['Auf bin Malik] berkata: 'Auf bin Malik masuk masjid Himash, ternyata orang-orang tengah berkumpul dihadapan seseorang, 'Auf bertanya: Perkumpulan apa ini? mereka menajwab: Ka'ab sedang bercerita. Berkata 'Auf: Alangkah celakanya ia, apa ia tidak mendengar sabda Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam: "Tidak ada yang berhak bercerita kecuali pemimpin, yang ditunjuk oleh pemimpin atau orang yang sombong."]]]

Hadits Ahmad 22880

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا النَّهَّاسُ عَنْ شَدَّادٍ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَامْرَأَةٌ سَفْعَاءُ الْخَدَّيْنِ كَهَاتَيْنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَجَمَعَ بَيْنَ أُصْبُعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ آمَتْ مِنْ زَوْجِهَا حَبَسَتْ نَفْسَهَا عَلَى أَيْتَامِهَا حَتَّى بَانُوا أَوْ مَاتُوا

Aku & wanita dgn pipi berwarna soga seperti dua ini pada hari kiamat -beliau menyatukan diantara dua jari; jari telunjuk & jari tengah- wanita yg memiliki kedudukan & kecantikan yg ditinggal mati suaminya, ia menahan dirinya demi anak-anak yatimnya hingga mereka menikah atau meninggal dunia. [HR. Ahmad No.22880].

Hadits Ahmad No.22880 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bakar] berkata: Telah memberitakan kepada kami [An Nahhas] dari [Syaddad Abu 'Ammar] dari ['Auf bin Malik] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku dan wanita dengan pipi berwarna soga seperti dua ini pada hari kiamat -beliau menyatukan diantara dua jari; jari telunjuk dan jari tengah- wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan yang ditinggal mati suaminya, ia menahan dirinya demi anak-anak yatimnya hingga mereka menikah atau meninggal dunia."]]]

Hadits Ahmad 22881

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا النَّهَّاسُ عَنْ شَدَّادٍ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَكُونُ لَهُ ثَلَاثُ بَنَاتٍ فَأَنْفَقَ عَلَيْهِنَّ حَتَّى يَبِنَّ أَوْ يَمُتْنَ إِلَّا كُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنْ النَّارِ فَقَالَتْ امْرَأَةٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوْ اثْنَتَانِ قَالَ أَوْ اثْنَتَانِ

Tidaklah seorang hamba muslim memiliki tiga anak perempuan lalu menafkahi mereka hingga mereka menikah atau meninggal dunia melainkan mereka akan menjadi penghalangnya dari neraka. Seorang wanita bertanya : Wahai Rasulullah, atau dua anak perempuan?
Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Atau dua anak perempuan. [HR. Ahmad No.22881].

Hadits Ahmad No.22881 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bakar] berkata: telah memberitakan kepada kami [An Nahhas] dari [Syaddad Abu 'Ammar] dari ['Auf bin Malik] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba muslim memiliki tiga anak perempuan lalu menafkahi mereka hingga mereka menikah atau meninggal dunia melainkan mereka akan menjadi penghalangnya dari neraka." Seorang wanita bertanya: Wahai Rasulullah, atau dua anak perempuan?" Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Atau dua anak perempuan."]]]

Hadits Ahmad 22882

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ النَّهَّاسِ عَنْ شَدَّادٍ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَامْرَأَةٌ سَفْعَاءُ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ امْرَأَةٌ آمَتْ مِنْ زَوْجِهَا فَحَبَسَتْ نَفْسَهَا عَلَى يَتَامَاهَا حَتَّى بَانُوا أَوْ مَاتُوا حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ فِي تَفْسِيرِ شَيْبَانَ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ حَدَّثَنَا صَاحِبٌ لَنَا أَظُنُّهُ أَبَا الْمَلِيحِ الْهُذَلِيَّ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ فَذَكَرَهُ وَقَالَ بَيْنَ أَنْ يَدْخُلَ نِصْفُ أُمَّتِي الْجَنَّةَ آخِرُ مُسْنَدِ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَنْصَارِيِّ وَهُوَ تَمَامُ مُسْنَدِ الْأَنْصَارِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ

Aku & wanita dgn pipi berwarna soga seperti dua ini pada hari kiamat -eliau menyatukan diantara dua jari; jari telunjuk & jari tengah- wanita yg memiliki kedudukan & kecantikan yg ditinggal mati suaminya, ia menahan dirinya demi anak-anak yatimnya hingga mereka menikah atau meninggal dunia. Telah bercerita kepada kami Husain tentang penafsiran Syaiban dari Qatadah berkata; telah bercerita kepada kami seorang sahabat kami, menurutku Abu Al Malih Al Hudzali dari 'Auf bin Malik lalu ia menyebutnya & ia berkata dalam riwayatnya : Antara separuh ummatku masuk surga. Akhir musnad 'Auf bin Malik Al Anshari & inilah musnad terakhir kaum Anshar. [HR. Ahmad No.22882].

Hadits Ahmad No.22882 Secara Lengkap

[[[Telah bercerita kepada kami [Waki'] dari [An Nahhas] dari [Syaddad Abu 'Ammar] dari ['Auf bin Malik] berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku dan wanita dengan pipi berwarna soga seperti dua ini pada hari kiamat -eliau menyatukan diantara dua jari; jari telunjuk dan jari tengah- wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan yang ditinggal mati suaminya, ia menahan dirinya demi anak-anak yatimnya hingga mereka menikah atau meninggal dunia." Telah bercerita kepada kami Husain tentang penafsiran Syaiban dari Qatadah berkata: telah bercerita kepada kami seorang sahabat kami, menurutku Abu Al Malih Al Hudzali dari 'Auf bin Malik lalu ia menyebutnya dan ia berkata dalam riwayatnya: "Antara separuh ummatku masuk surga." Akhir musnad 'Auf bin Malik Al Anshari dan inilah musnad terakhir kaum Anshar.]]]

Sisa Musnad Sahabat Anshar