Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Ummu Athiyah Al Anshariyah Namanya adalah Nusaibah Radliyallahu Anha

Hadits Ahmad 26034

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ نُغَسِّلُ ابْنَتَهُ فَقَالَ اغْسِلْنَهَا ثَلَاثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ وَاجْعَلْنَ فِي الْآخِرَةِ كَافُورًا أَوْ شَيْئًا مِنْ كَافُورٍ فَإِذَا فَرَغْتُنَّ فَآذِنَّنِي فَآذَنَّاهُ فَأَلْقَى إِلَيْنَا حَقْوَهُ فَقَالَ أَشْعِرْنَهَا إِيَّاهُ قَالَ مُحَمَّدٌ وَحَدَّثَتْنَاهُ حَفْصَةُ قَالَتْ فَجَعَلْنَا رَأْسَهَا ثَلَاثَةَ قُرُونٍ

Mandikanlah sebanyak tiga kali, atau lima kali, atau lebih dari itu, jika kalian berkehendak maka jadikanlah yg terakhir kalinya dgn menggunkan kapur barus, atau sesuatu yg menyerupai kapur barus. Jika kalian telah selesai, maka beritahukanlah aku. Kami pun memberitahukan kepada beliau (masuk), beliau lalu memberikan kain penutupnya kepada kami seraya bersabda:
Sisirlah rambutnya. Muhammad berkata, Hafshah telah menceritakannya kepada kami, ia katakan, Lalu kami membuat tiga ikatan pada rambutnya. [HR. Ahmad No.26034].

Hadits Ahmad No.26034 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Ummu 'Athiyah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar menemui kami saat kami sedang memandikan puterinya. Beliau bersabda: "Mandikanlah sebanyak tiga kali, atau lima kali, atau lebih dari itu, jika kalian berkehendak maka jadikanlah yang terakhir kalinya dengan menggunkan kapur barus, atau sesuatu yang menyerupai kapur barus. Jika kalian telah selesai, maka beritahukanlah aku." Kami pun memberitahukan kepada beliau (masuk), beliau lalu memberikan kain penutupnya kepada kami seraya bersabda: "Sisirlah rambutnya." [Muhammad] berkata, " [Hafshah] telah menceritakannya kepada kami, ia katakan, "Lalu kami membuat tiga ikatan pada rambutnya."]]]

Hadits Ahmad 26035

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { عَلَى أَنْ لَا يُشْرِكْنَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَى قَوْلِهِ وَلَا يَعْصِينَكَ فِي مَعْرُوفٍ } قَالَتْ كَانَ فِيهِ النِّيَاحَةُ قَالَتْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِلَّا آلَ فُلَانٍ فَإِنَّهُمْ قَدْ كَانُوا أَسْعَدُونِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَلَا بُدَّ لِي مِنْ أَنْ أُسْعِدَهُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا آلَ فُلَانٍ

kalian tak menyekutukan Allah dgn sesuatu apapun) ', sampai firman-Nya: '(dan tak mendurhakaimu dalam kebaikan) ', Ummu Athiyah berkata, Termasuk di dalamnya adl meratapi mayat, Ia lalu berkata, Wahai Rasulullah, kecuali keluarga fulan, sesungguhnya mereka adl orang yg membahagiakan aku di masa jahiliyah, oleh karenanya aku harus membahagiakan mereka?
Rasulullah bersabda:
Kecuali keluarga fulan. [HR. Ahmad No.26035].

Hadits Ahmad No.26035 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Ashim Al Ahwal] dari [Hafshah] dari [Ummu 'Athiyah] dia berkata, "Tatkala ayat ini turun: '(hendaknya kalian tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun) ', sampai firman-Nya: '(dan tidak mendurhakaimu dalam kebaikan) ', Ummu Athiyah berkata, "Termasuk di dalamnya adalah meratapi mayat, " Ia lalu berkata, "Wahai Rasulullah, kecuali keluarga fulan, sesungguhnya mereka adalah orang yang membahagiakan aku di masa jahiliyah, oleh karenanya aku harus membahagiakan mereka?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kecuali keluarga fulan."]]]

Hadits Ahmad 26036

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْرَقُ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ تُوُفِّيَتْ إِحْدَى بَنَاتِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اغْسِلْنَهَا بِسِدْرٍ وَاغْسِلْنَهَا وِتْرًا ثَلَاثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ وَاجْعَلْنَ فِي الْآخِرَةِ كَافُورًا أَوْ شَيْئًا مِنْ كَافُورٍ فَإِذَا فَرَغْتُنَّ فَآذِنَّنِي قَالَتْ فَلَمَّا فَرَغْنَا آذَنَّاهُ عَلَيْهِ الصَّلَاة وَالسَّلَامُ فَأَلْقَى إِلَيْنَا حَقْوَهُ فَقَالَ أَشْعِرْنَهَا إِيَّاهُ

Mandikanlah dia dgn daun bidara, & mandikanlah ia dgn bilangan ganjil, tiga kali, atau lima kali, atau lebih dari itu. Jika kalian menghendaki maka jadikanlah bilasan yg terakhir dgn kapur barus, atau sesuatu yg menyerupainya, jika kalian telah selesai maka beritahukanlah aku. Ummu Athiyah berkata, Setelah selesai, kami lalu memberitahukannya kepada beliau, sehingga beliau pun masuk & memberikan pakaian penutupnya kepada kami, beliau bersabda:
Sisirlah rambutnya. [HR. Ahmad No.26036].

Hadits Ahmad No.26036 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yusuf Al Azraq] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [Hafshah] dari [Ummu Athiyah] dia berkata, "Salah seorang puteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian mendatangi kami, beliau bersabda: "Mandikanlah dia dengan daun bidara, dan mandikanlah ia dengan bilangan ganjil, tiga kali, atau lima kali, atau lebih dari itu. Jika kalian menghendaki maka jadikanlah bilasan yang terakhir dengan kapur barus, atau sesuatu yang menyerupainya, jika kalian telah selesai maka beritahukanlah aku." Ummu Athiyah berkata, "Setelah selesai, kami lalu memberitahukannya kepada beliau, sehingga beliau pun masuk dan memberikan pakaian penutupnya kepada kami, beliau bersabda: "Sisirlah rambutnya."]]]

Hadits Ahmad 26037

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْعَ غَزَوَاتٍ أُدَاوِي الْمَرْضَى وَأَقُومُ عَلَى جِرَاحَاتِهِمْ فَأَخْلُفُهُمْ فِي رِحَالِهِمْ أَصْنَعُ لَهُمْ الطَّعَامَ

Aku ikut berperang bersama Rasulullah sebanyak tujuh kali peperangan, aku mengobati orang-orang yg sakit & yg terluka, & aku pula yg membuatkan untuk mereka makanan sewaktu dalam perjalanan. [HR. Ahmad No.26037].

Hadits Ahmad No.26037 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Hafshah] dari [Ummu 'Athiyah] dia berkata, "Aku ikut berperang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebanyak tujuh kali peperangan, aku mengobati orang-orang yang sakit dan yang terluka, dan aku pula yang membuatkan untuk mereka makanan sewaktu dalam perjalanan."]]]

Hadits Ahmad 26038

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ خَالِدٍ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ بَعَثَ إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشَاةٍ مِنْ الصَّدَقَةِ فَبَعَثْتُ إِلَى عَائِشَةَ بِشَيْءٍ مِنْهَا فَلَمَّا جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَائِشَةَ قَالَ هَلْ عِنْدَكُمْ مِنْ شَيْءٍ قَالَتْ لَا إِلَّا أَنَّ نُسَيْبَةَ بَعَثَتْ إِلَيْنَا مِنْ الشَّاةِ الَّتِي بَعَثْتُمْ بِهَا إِلَيْهَا فَقَالَ إِنَّهَا قَدْ بَلَغَتْ مَحِلَّهَا

Apakah kamu mempunyai sesuatu?
'Aisyah menjawab, Tidak, kecuali kiriman daging kambing dari Nusaibah kepada kita yg pernah tuan berikan kepadanya, maka beliau bersabda:
Sesungguhnya dia telah sampai ke tempatnya. [HR. Ahmad No.26038].

Hadits Ahmad No.26038 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Khalid] dari [Hafshah] dari [Ummu 'Atiyah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus seseorang kepadaku dengan membawa daging kambing sedekah, kemudian aku berikan kepada 'Aisyah sebagian darinya, namun ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang kepada 'Aisyah, beliau pun bertanya: "Apakah kamu mempunyai sesuatu?" 'Aisyah menjawab, "Tidak, kecuali kiriman daging kambing dari Nusaibah kepada kita yang pernah tuan berikan kepadanya, " maka beliau bersabda: "Sesungguhnya dia telah sampai ke tempatnya."]]]

Hadits Ahmad 26039

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ خَالِدٍ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُمْ فِي غُسْلِ ابْنَتِهِ ابْدَأْنَ بِمَيَامِنِهَا وَمَوَاضِعِ الْوُضُوءِ مِنْهَا

Mulailah dari yg sebelah kanan & pada bagian wudlunya. [HR. Ahmad No.26039].

Hadits Ahmad No.26039 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Khalid] dari [Hafshah] dari [Ummu Athiyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada mereka sewaktu mereka memandikan puterinya: "Mulailah dari yang sebelah kanan dan pada bagian wudlunya."]]]

Hadits Ahmad 26040

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ نُهِيَ عَنْ اتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَلَمْ يُعْزَمْ عَلَيْنَا

Mengiringi jenazah telah dilarang, namun tak dipaksakan kepada kami. [HR. Ahmad No.26040].

Hadits Ahmad No.26040 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adi] dari [Ibnu 'Aun] dari [Muhammad] dari [Ummu 'Athiyah] dia berkata, "Mengiringi jenazah telah dilarang, namun tidak dipaksakan kepada kami."]]]

Hadits Ahmad 26041

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُحِدُّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثٍ إِلَّا الْمَرْأَةُ فَإِنَّهَا تُحِدُّ عَلَى زَوْجِهَا أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا لَا تَلْبَسُ ثَوْبًا مَصْبُوغًا إِلَّا ثَوْبَ عَصْبٍ وَلَا تَكْتَحِلُ وَلَا تَطَّيَّبُ إِلَّا عِنْدَ أَدْنَى طُهْرَتِهَا نُبْذَةً مِنْ قُسْطٍ وَأَظْفَارٍ

Janganlah kalian berkabung atas mayit melebihi tiga hari, kecuali seorang wanita terhadap suaminya, ia boleh berkabung selama empat bulan sepuluh hari; tak memakai pakaian yg berwarna warni melainkan dgn pakaian burdah, tak bercelak & wangi-wangian kecuali dgn kadar yg sedikit, baik dari kust (dahan yg berbau wangi) ataupun athfar (sejenis wewangian). [HR. Ahmad No.26041].

Hadits Ahmad No.26041 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Hafshah binti Sirin] dari [Ummu Athiyah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian berkabung atas mayit melebihi tiga hari, kecuali seorang wanita terhadap suaminya, ia boleh berkabung selama empat bulan sepuluh hari; tidak memakai pakaian yang berwarna warni melainkan dengan pakaian burdah, tidak bercelak dan wangi-wangian kecuali dengan kadar yang sedikit, baik dari kust (dahan yang berbau wangi) ataupun athfar (sejenis wewangian)."]]]

Hadits Ahmad 26042

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ كَانَ تَعْنِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ عَلَيْنَا فِي الْبَيْعَةِ أَنْ لَا نَنُوحَ فَمَا وَفَتْ امْرَأَةٌ مِنَّا غَيْرَ خَمْسٍ أُمُّ سُلَيْمٍ وَامْرَأَةُ مُعَاذٍ وَابْنَةُ أَبِي سَبْرَةَ وَامْرَأَةٌ أُخْرَى

membaiat kami untuk tak melakukan niyahah, & tak ada yg bisa memenuhi itu selian lima orang wanita; Ummu Sulaim, isterinya Mu'adz, puteri Abu Sabrah & seorang wanita lain. [HR. Ahmad No.26042].

Hadits Ahmad No.26042 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [Hafshah] dari [Ummu Athiyah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaiat kami untuk tidak melakukan niyahah, dan tidak ada yang bisa memenuhi itu selian lima orang wanita; Ummu Sulaim, isterinya Mu'adz, puteri Abu Sabrah dan seorang wanita lain."]]]

Hadits Ahmad 26043

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَا أَنَا هِشَامٌ عَنْ حَفْصَةَ قَالَتْ حَدَّثَتْنِي أُمُّ عَطِيَّةَ قَالَتْ تُوُفِّيَتْ إِحْدَى بَنَاتِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اغْسِلْنَهَا بِسِدْرٍ وَاغْسِلْنَهَا وِتْرًا ثَلَاثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ وَاجْعَلْنَ فِي الْآخِرَةِ كَافُورًا أَوْ شَيْئًا مِنْ كَافُورٍ فَإِذَا فَرَغْتُنَّ فَآذِنَنَّنِي قَالَتْ فَلَمَّا فَرَغْنَا آذَنَّاهُ فَأَلْقَى إِلَيْنَا حَقْوَهُ فَقَالَ أَشْعِرْنَهَا إِيَّاهُ قَالَتْ أُمُّ عَطِيَّةَ وَضَفَرْنَا رَأْسَ ابْنَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةَ قُرُونٍ وَأَلْقَيْنَا خَلْفَهَا قَرْنَيْهَا وَنَاصِيَتَهَا

Mandikanlah dia dgn air daun bidara & mandikanlah dia dgn bilangan ganji, tiga kali, atau lima kali, atau lebih dari itu. Jika kalian berkehendak maka jadikanlah pada bilasan yg terakhir dgn campuran kampur barus atau sesuatu yg menyerupai kapur barus, & jika telah selesai maka beritahukanlah aku. Maka kami pun memberitahukan kepada beliau, beliau kemudian memberikan pakaian penutupnya kepada kami seraya bersabda:
Sisirlah rambutnya. Ummu Athiyah berkata:
Kami lalu mengepang rambut puteri Nabi menjadi tiga kepang, & kami menaruh jambul (kepang tengah) & kedua kepangnya (kanan & kiri) kebelakang. [HR. Ahmad No.26043].

Hadits Ahmad No.26043 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dan [Yazid bin Harun] keduanya berkata, aku [Hisyam] dari [Hafshah] dia berkata, telah menceritakan kepadaku [Ummu 'Athiyah] dia berkata, "Salah seorang puteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemui kami dan bersabda: "Mandikanlah dia dengan air daun bidara dan mandikanlah dia dengan bilangan ganji, tiga kali, atau lima kali, atau lebih dari itu. Jika kalian berkehendak maka jadikanlah pada bilasan yang terakhir dengan campuran kampur barus atau sesuatu yang menyerupai kapur barus, dan jika telah selesai maka beritahukanlah aku." Maka kami pun memberitahukan kepada beliau, beliau kemudian memberikan pakaian penutupnya kepada kami seraya bersabda: "Sisirlah rambutnya." Ummu Athiyah berkata: "Kami lalu mengepang rambut puteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadi tiga kepang, dan kami menaruh jambul (kepang tengah) dan kedua kepangnya (kanan dan kiri) kebelakang."]]]

Hadits Ahmad 26044

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ بَايَعْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَخَذَ عَلَيْنَا فِيمَا أَخَذَ أَنْ لَا نَنُوحَ فَقَالَتْ امْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ إِنَّ آلَ فُلَانٍ أَسْعَدُونِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَفِيهِمْ مَأْتَمٌ فَلَا أُبَايِعُكَ حَتَّى أُسْعِدَهُمْ كَمَا أَسْعَدُونِي فَقَالَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَافَقَهَا عَلَى ذَلِكَ فَذَهَبَتْ فَأَسْعَدَتْهُمْ ثُمَّ رَجَعَتْ فَبَايَعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَالَتْ أُمُّ عَطِيَّةَ فَمَا وَفَتْ امْرَأَةٌ مِنَّا غَيْرُ تِلْكَ وَغَيْرُ أُمِّ سُلَيْمٍ بِنْتِ مِلْحَانَ

mengambil (sumpah) atas kami untuk tak meratapi mayit, lalu salah seorang wanita Anshar berkata, Sesungguhnya keluarga fulan adl yg membahagiakan aku sewaktu masih jahiliyah, sedangkan mereka dalam kondisi susah, aku tak akan membaiat tuan sehingga aku bisa membahagiakan mereka sebagaimana mereka pernah membahagiakanku. Ashim berkata, Rasulullah kemudian menyetujuinya, maka ia pun pergi untuk membahagiakan mereka. setelah itu dia kembali & berbaiat kepada Nabi . Ummu 'Athiyah berkata, Dan tak ada seorang wanita dari kami pun yg bisa memenuhi janji itu kecuali wanita tersebut & Ummu Sulaim binti Milhan. [HR. Ahmad No.26044].

Hadits Ahmad No.26044 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abdul Wahid bin Ziyad] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Ashim Al Ahwal] dari [Hafshah binti Sirin] dari [Ummu 'Athiyah] dia berkata, "Kami membaiat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian beliau mengambil (sumpah) atas kami untuk tidak meratapi mayit, lalu salah seorang wanita Anshar berkata, "Sesungguhnya keluarga fulan adalah yang membahagiakan aku sewaktu masih jahiliyah, sedangkan mereka dalam kondisi susah, aku tidak akan membaiat tuan sehingga aku bisa membahagiakan mereka sebagaimana mereka pernah membahagiakanku." Ashim berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian menyetujuinya, maka ia pun pergi untuk membahagiakan mereka. setelah itu dia kembali dan berbaiat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Ummu 'Athiyah berkata, "Dan tidak ada seorang wanita dari kami pun yang bisa memenuhi janji itu kecuali wanita tersebut dan Ummu Sulaim binti Milhan."]]]

Hadits Ahmad 26045

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ وحَبِيبٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ عَلَى النِّسَاءِ فِيمَا أَخَذَ أَنْ لَا يَنُحْنَ فَقَالَتْ امْرَأَةٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ امْرَأَةً أَسْعَدَتْنِي أَفَلَا أُسْعِدُهَا فَقَبَضَتْ يَدَهَا وَقَبَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ فَلَمْ يُبَايِعْهَا

mengambil janji pada kaum wanita, & di antara isinya itu adl tak meratapi mayait, maka salah seorang wanita berkata, Wahai Rasulullah, sesungguhnya ada seorang wanita yg membahagiakan aku, apakah aku harus membahagiakannya?
Wanita itu kemudian menggenggam tangannya sendiri, demikian juga dgn Rasulullah ; beliau tak bersedia untuk membaiatnya. [HR. Ahmad No.26045].

Hadits Ahmad No.26045 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dan [Habib] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Ummu Athiyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengambil janji pada kaum wanita, dan di antara isinya itu adalah tidak meratapi mayait, maka salah seorang wanita berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya ada seorang wanita yang membahagiakan aku, apakah aku harus membahagiakannya?" Wanita itu kemudian menggenggam tangannya sendiri, demikian juga dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; beliau tidak bersedia untuk membaiatnya."]]]

Hadits Ahmad 26046

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ أَبُو يَعْقُوبَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ جَدَّتِهِ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ لَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ جَمَعَ نِسَاءَ الْأَنْصَارِ فِي بَيْتٍ ثُمَّ أَرْسَلَ إِلَيْهِنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَقَامَ عَلَى الْبَابِ فَسَلَّمَ عَلَيْهِنَّ فَرَدَدْنَ السَّلَامَ فَقَالَ أَنَا رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْكُنَّ فَقُلْنَ مَرْحَبًا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَسُولِهِ فَقَالَ تُبَايِعْنَ عَلَى أَنْ لَا تُشْرِكْنَ بِاللَّهِ شَيْئًا وَلَا تَسْرِقْنَ وَلَا تَزْنِينَ وَلَا تَقْتُلْنَ أَوْلَادَكُنَّ وَلَا تَأْتِينَ بِبُهْتَانٍ تَفْتَرِينَهُ بَيْنَ أَيْدِيكُنَّ وَأَرْجُلِكُنَّ وَلَا تَعْصِينَ فِي مَعْرُوفٍ فَقُلْنَ نَعَمْ فَمَدَّ عُمَرُ يَدَهُ مِنْ خَارِجِ الْبَابِ وَمَدَدْنَ أَيْدِيَهُنَّ مِنْ دَاخِلٍ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ اشْهَدْ وَأَمَرَنَا أَنْ نُخْرِجَ فِي الْعِيدَيْنِ الْعُتَّقَ وَالْحُيَّضَ وَنُهِينَا عَنْ اتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَلَا جُمُعَةَ عَلَيْنَا فَسَأَلْتُهُ عَنْ الْبُهْتَانِ وَعَنْ قَوْلِهِ { وَلَا يَعْصِينَكَ فِي مَعْرُوفٍ } قَالَ هِيَ النِّيَاحَةُ

baiat untuk tak menyekutukan Allah dgn sesuatu pun, tak mencuri, tak berzina, tak membunuh anak-anak, tak mengada-ngada dgn kedustaan yg diperbuat oleh tangan-tangan & kaki-kaki kalian, serta tak durhaka di dalam hal yg ma'ruf?
Mereka menjawab, Ya. Kemudian Umar mengulurkan tangannya dari luar pintu, & mereka pun mengulurkan tangan mereka dari dalam pintu, kemudian Umar berkata, Ya Allah, saksikanlah. Umar kemudian menyuruh kami untuk keluar pada dua hari raya (idul fitri & idul adha), baik seorang budak atau yg sedang haid, & kami dilarang untuk ikut mengiringi jenazah & tak ada kewajiban shalat jumat. Kemudian aku bertanya kepadanya mengenai kedustaan & tentang firman Allah: '(dan tak akan mendurhakaimu dalam urusan yg baik) ' (Qs. Al Mumtahanah: 12), Umar menjawab, Maksudnya adl meratapi mayat. [HR. Ahmad No.26046].

Hadits Ahmad No.26046 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abdus Shamad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ishaq Abu Ya'qub] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma'il Abu Abdurrahman bin 'Athiyah] dari neneknya [Ummu Athiyah] dia berkata, "Tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sampai di Madinah, maka para wanita Anshar berkumpul di sebuah rumah. Umar bin Khatthab lalu diutus untuk menemui mereka, Umar kemudian berdiri di depan pintu dan memberi salam kepada mereka, mereka pun menjawab salamnya. Umar lalu berkata, "Aku adalah utusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada kalian, " mereka menjawab, "Selamat datang wahai Rasulullah dan utusannya." Umar berkata, "Apakah kalian bersedia baiat untuk tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anak-anak, tidak mengada-ngada dengan kedustaan yang diperbuat oleh tangan-tangan dan kaki-kaki kalian, serta tidak durhaka di dalam hal yang ma'ruf?" Mereka menjawab, "Ya." Kemudian Umar mengulurkan tangannya dari luar pintu, dan mereka pun mengulurkan tangan mereka dari dalam pintu, kemudian Umar berkata, "Ya Allah, saksikanlah." Umar kemudian menyuruh kami untuk keluar pada dua hari raya (idul fitri dan idul adha), baik seorang budak atau yang sedang haid, dan kami dilarang untuk ikut mengiringi jenazah dan tidak ada kewajiban shalat jumat. Kemudian aku bertanya kepadanya mengenai kedustaan dan tentang firman Allah: '(dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik) ' (Qs. Al Mumtahanah: 12), Umar menjawab, "Maksudnya adalah meratapi mayat."]]]

Musnad Dari Beberapa Kabilah