Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Shalat Maghrib Tetap Dilaksanakan Dengantiga Rakaat Ketika Bepergian

Hadits Bukhari 1029

jika perjalanan mendesak, Beliau menangguhkan shalat Maghrib & menggabungkannya bersama shalat 'Isya'. Berkata, Salim: Dan 'Abdullah bin 'Umar Radhiyallahu'anhu mengerjakannya juga bila terdesak (tergesa-gesa) dalam perjalanan. Al Laits menambahkan & berkata, telah menceritakan kapada saya Yunus dari Ibnu Syihab; Salim berkata:
Ibnu 'Umar Radhiyallahu'anhuma menggabungkan antara shalat Maghrib & 'Isya' saat berada di Muzdalifah. Salim berkata, lagi; Ibnu 'Umar Radhiyallahu'anhuma mengakhirkan shalat Maghrib karena hendak menolong isterinya Shafiyah binti Abu 'Ubaid (yang sedang sakit). Aku katakan kepadanya; Mari kita dirikan shalat?!. Dia menjawab: Terus saja berjalan. Aku katakan lagi; Mari kita dirikan shalat?!. Dia menjawab: Terus saja berjalan. Hingga ketika perjalanan sudah mencapai dua atau tiga mil, dia turun lalu mendirikan shalat. Setelah selesai dia berkata:
Beginilah, aku pernah melihat Nabi melaksanakan shalat bila dalam keadaan terdesak dalam perjalanannya. Dan berkata, 'Abdullah bin 'Umar Radhiyallahu'anhu: Aku melihat Nabi jika perjalanan mendesak, Beliau menangguhkan shalat Maghrib, kemudian Beliau mengerjakan tiga raka'at lalu salam. Kemudian diam sejenak lalu mengerjakan shalat 'Isya' dgn dua raka'at lalu salam. Beliau tak bertasbih (mengerjakan shalat sunnah) setelah shalat 'Isya' hingga Beliau bangun di penghujung malam. [HR. Bukhari No.1029].

Hadits Bukhari No.1029 Secara Lengkap

[[[]]]