Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Pemilik Hewan Tunggangan Paling Berhak Terhadap Punggungnya

Hadits Darimi 2551

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ الْمُسَيَّبِ بْنِ رَافِعٍ وَمَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْخَطْمِيِّ وَكَانَ أَمِيرًا عَلَى الْكُوفَةِ قَالَ أَتَيْنَا قَيْسَ بْنَ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ فِي بَيْتِهِ فَأَذَّنَ الْمُؤَذِّنِ لِلصَّلَاةِ وَقُلْنَا لِقَيْسٍ قُمْ فَصَلِّ لَنَا فَقَالَ لَمْ أَكُنْ لِأُصَلِّيَ بِقَوْمٍ لَسْتُ عَلَيْهِمْ بِأَمِيرٍ فَقَالَ رَجُلٌ لَيْسَ بِدُونِهِ يُقَالُ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ حَنْظَلَةَ بْنِ الْغَسِيلِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلُ أَحَقُّ بِصَدْرِ دَابَّتِهِ وَصَدْرِ فِرَاشِهِ وَأَنْ يَؤُمَّ فِي رَحْلِهِ قَالَ قَيْسُ بْنُ سَعْدٍ عِنْدَ ذَاكَ يَا فُلَانُ لِمَوْلًى لَهُ قُمْ فَصَلِّ لَهُمْ

Seseorang itu lebih berhak berada di bagian depan hewannya, di bagian depan ranjangnya & lebih berhak untuk mengimami di rumahnya. Ketika itu Qais bin Sa'd mengatakan kepada mantan budaknya; Wahai fulan, shalatlah bersama mereka. [HR. Darimi No.2551].

Hadits Darimi No.2551 Secara Lengkap

[[[Telah mengabarkan kepada kami [Sa'id bin Sulaiman] dari [Ishaq bin Yahya bin Thalhah] dari [Al Musayyab bin Rafi'] dan [Ma'bad bin Khalid] dari [Abdullah bin Yazid Al Khathmi], saat itu ia adalah gubernur Kufah, ia mengatakan; Kami pergi menemui Qais bin Sa'd bin Ubadah di rumahnya, lalu seorang muadzin mengumandangkan adzan untuk shalat. Kami katakan kepada Qais; Berdirilah dan lakukan shalat bersama kami. Ia pun berkata; Aku tidak pernah mengimami shalat suatu kaum yang tidak aku pimpin. Maka ada seseorang bukan bawahan Qais yang bernama [Abdullah bin Hanzhalah bin Al Ghasil], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Seseorang itu lebih berhak berada di bagian depan hewannya, di bagian depan ranjangnya dan lebih berhak untuk mengimami di rumahnya." Ketika itu Qais bin Sa'd mengatakan kepada mantan budaknya; Wahai fulan, shalatlah bersama mereka.]]]