Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Tidak Boleh Menepati Nadzar untuk Bermaksiat Kepada Allah

Hadits Muslim 3099

Ada apa denganmu?
laki-laki itu berkata, Apa alasanmu menawanku, & apa alasanmu menawan unta pacuanku yg larinya cepat?
beliau menjawab: Itu aku lakukan sebagai pembalasan karena dosa sekutumu, Tsaqif! Kemudian beliau beranjak pergi. Laki-laki itu kembali menyeru beliau seraya mengatakan, Wahai Muhammad, wahai Muhammad! -Rasulullah adl sosok yg pengasih lagi santun- lalu beliau kembali menemuinya & bersabda:
Apa keperluanmu?
laki-laki itu menjawab, Sekarang saya muslim. Beliau bersabda:
Sekiranya yg kamu katakan benar, sedangkan kamu dapat mengendalikan urusanmu, sungguh kamu akan mendapatkan segala keberuntungan. Kemudian beliau beranjak pergi, namun laki-laki itu menyerunya sambil berkata, Wahai Muhammad, wahai Muhammad. Beliau lalu menemuinya sambil bersabda:
Apa keperluanmu?
laki-laki itu berkata, Aku lapar maka berilah makan kepadaku, & aku juga haus maka berilah aku minum! Beliau bersabda:
Ini kebutuhanmu. Dikemudian hari, laki-laki itu ditebus dgn dua orang (sahabat Nabi). Imran berkata, Lalu seorang wanita Anshar tertawan (musuh) bersama dgn unta beliau yg biasa disebut dgn Adlba`, wanita Anshar tersebut dalam keadaan terikat, sedangkan waktu itu orang-orang (para perampok) tengah beristirahat, sementara unta-unta (hasil curian) mereka kandangkan di depan persinggahan-persinggahan mereka. Kemudian wanita Anshar tersebut dapat melepaskan dari ikatannya, & segera mendatangi kandang unta, namun setiap kali ia datangi unta untuk dikendarai, unta itu mendengus-dengus, ia pun meninggalkannya hingga ia temui 'adlba'. Jadilah ia mengendarai unta penurut yg sudah terlatih itu di bagian belakangnya. Lalu ia menghardiknya hingga berlari kencang. Orang-orang yg ketiduran pun kaget dgn kaburnya wanita Anshar tersebut, lalu mereka mengejarnya, namun mereka tak dapat menagkapnya. Wanita itu sempat bernadzar, bahwa jika Allah menyelamatkannya, maka ia akan sembelih unta 'adlba' itu. Sesampainya di Madinah, orang-orang melihat unta tersebut, lalu mereka berkata, Ini adl Al Adlba', unta Rasulullah !. Wanita itu berkata (dengan redaksi), Apabila Allah menyelamatkannya, sungguh unta tersebut akan disembelihnya. Lalu orang-orang menemui Rasulullah & memberitahukan kepada beliau tentang nadzarnya. Maka Rasulullah berkomentar: Subhanallah, alangkah jahatnya pembalasan ia kepadanya, ia bernadzar kepada Allah apabila Allah menyelamatkannya, maka ia akan menyembelihnya, tak ada kewajiban melaksanakan nadzar dalam kemaksiatan kepada Allah & tak pula terhadap sesuatu yg tak dimiliki oleh seorang hamba. Dalam riwayat Ibnu Hujr, di sebutkan; Tidak ada nadzar dalam bermaksiat kepada Allah. Telah menceritakan kepada kami Abu Ar Rabi' Al 'Ataki telah menceritakan kepada kami Hammad -yaitu Ibnu Zaid-. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim & Ibnu Abu Umar dari Abdul Wahhab Ats Tsaqafi keduanya dari Ayyub dgn sanad seperti ini. Dan dalam hadits Hammad, dia menyebutkan, Adlba' adl unta milik seorang dari Bani 'Uqail, & ia termasuk dari unta yg sangat cepat larinya. Dan dalam haditsnya juga disebutkan, Lalu wanita (Anshar) itu mendatangi seekor unta yg sangat terlatih. Dan dalam hadits At Tsaqafi disebutkan dgn redaksi, Naqatun Mudarrabatun (Unta yg terlatih). [HR. Muslim No.3099].

Hadits Muslim No.3099 Secara Lengkap

[[[]]]