Thaharah, Shalat, Zakat, Barang Temuan, Manasik, Nikah, Talak, Puasa, Jihad, Sembelihan, Buruan, Wasiat, Waris, Pajak, Kepemimpinan, Peradilan, Pengobatan, Huruf dan Bacaan, Pemandian Umum, Pakaian, Merapikan rambut, Cincin

Hadits Zir Bin Hubaisy Dari Ubay Bin Kab Radliyallahu Taala Anhu

Hadits Ahmad 20244

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيٍّ إِنَّ عَبْدَ اللَّهِ يَقُولُ فِي الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ سَأَلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُمَا فَقَالَ قِيلَ لِي فَقُلْتُ فَأَنَا أَقُولُ كَمَا قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ سَأَلْتُ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ عَنْ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُمَا فَقَالَ قِيلَ لِي فَقُلْتُ لَكُمْ فَقُولُوا قَالَ أُبَيٌّ فَقَالَ لَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ نَقُولُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ حَدَّثَنِي أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ قِيلَ لِي فَقُلْتُ قَالَ أُبَيٌّ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ نَقُولُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيٍّ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ بِمِثْلِهِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرٍّ قَالَ سَأَلْتُ أُبَيًّا عَنْ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فَقَالَ إِنِّي سَأَلْتُ عَنْهُمَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقِيلَ لِي فَقُلْتُ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ نَقُولُ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ إِنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ كَانَ لَا يَكْتُبُ الْمُعَوِّذَتَيْنِ فِي مُصْحَفِهِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَنِي أَنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ لَهُ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ فَقُلْتُهَا فَقَالَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ فَقُلْتُهَا فَنَحْنُ نَقُولُ مَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ

bahwa Malaikat Jibril telah membacakan kepada beliau: 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yg menguasai subuh) ' (Qs. Al Falaq: 1). Maka aku pun membacanya, kemudian Jibril membaca: 'QUL A'UUDZU BIRABBIN NAAS (Katakanlah: Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara & menguasai) manusia) ' (Qs. An Naas: 1), maka aku pun membacanya. Dan kami membaca apa yg telah dibaca oleh Nabi . Telah menceritakan kepada kami Affan dia berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Awanah dari Ashim dari Zir dari Ubay dari Nabi dgn hadits yg semakna. [HR. Ahmad No.20244].

Hadits Ahmad No.20244 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Ayyasy] dari [Ashim] dari [Zir] dia berkata, Aku berkata kepada [Ubay], bahwa Abdullah berkomentar tentang surat Al Mu'awwidzatain, maka dia menjawab, "Kami telah menanyakannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang keduanya, kemudian beliau membacakannya kepadaku dan aku membacanya, saya mengucapkan sebagaimana yang diucapkan oleh beliau." Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim] dari [Zir] dia berkata, "Aku bertanya kepada [Ubay bin Ka'ab] tentang surat Al Mu'awwidzatain, kemudian dia berkata, 'Aku telah menanyakannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang keduanya, maka beliau mengucapkannya kepadaku dan aku mengucapkannya kepada kalian, maka ucapkanlah sebagaimana yang aku ucapkan." Ubay berkata, "kemudian Nabi mengucapkannya kepada kami dan kami mengucapkannya juga." Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim] dari [Zir] dia berkata, telah bercerita kepadaku [Ubay bin Ka'b] dia berkata, "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang surat Al Mu'awwidzatain, kemudian beliau mengucapkannya kepadaku dan akupun mengucapkannya." Ubay berkata, "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan kepada kami dan kamipun mengikutinya." Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dari [Sufyan] dari [Zubair bin 'Adi] dari [Abu Razin] dari [Zir bin Hubaisy] dari [Ubay bin Ka'b] dengan hadits yang sama. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Ashim bin Bahdalah] dari [Zir] dia berkata, "Aku bertanya kepada [Ubay] tentang surat Al Mu'awwidzatain kemudian dia berkata, "Sesungguhnya aku telah menanyakan tentang keduanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Ubay berkata, "Maka dibacakanlah kepadaku dan akupun membacanya kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami membacanya dan kamipun membacanya." Telah menceritakan kepada kami [Affan] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dia berkata, telah mengabarkan kepada kami ['Ashim bin Bahdalah] dari [Zir bin Hubaisy] dia berkata, "Aku berkata kepada [Ubay bin Ka'b], "Ibnu Mas'ud tidak menulis surat Al Mu'awwidzatain dalam Mushafnya?" Kemudian dia menjawab, "Aku bersaksi bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menceritakan kepadaku, bahwa Malaikat Jibril telah membacakan kepada beliau: 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh) ' (Qs. Al Falaq: 1). Maka aku pun membacanya, kemudian Jibril membaca: 'QUL A'UUDZU BIRABBIN NAAS (Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) ' (Qs. An Naas: 1), maka aku pun membacanya." Dan kami membaca apa yang telah dibaca oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Telah menceritakan kepada kami [Affan] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Ashim] dari [Zir] dari [Ubay] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan hadits yang semakna."]]]

Hadits Ahmad 20245

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ أَشْكَابٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عُبَيْدَةَ بْنِ مَعْنٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ كَانَ عَبْدُ اللَّهِ يَحُكُّ الْمُعَوِّذَتَيْنِ مِنْ مَصَاحِفِهِ وَيَقُولُ إِنَّهُمَا لَيْسَتَا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَالَ الْأَعْمَشُ وَحَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ سَأَلْنَا عَنْهُمَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقِيلَ لِي فَقُلْتُ

Kami telah menanyakannya pada Rasulullah , beliau lalu membacakannya, maka aku pun mengikutinya. [HR. Ahmad No.20245].

Hadits Ahmad No.20245 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Husain bin Asykab] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Ubaidah bin Ma'n] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Al A'masy] dari [Abu Ishaq] dari [Abdurrahman bin Yazid] berkata, " [Abdullah] (Ibnu Mas'ud) menghapus Mu'awidzatain dari dalam mushafnya, ia mengatakan baha keduanya bukan dari kitabullah Tabaaraka Wa Ta'ala." [Al A'masy] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ashim] dari [Zir] dari [Ubay bin Ka'b] berkata, "Kami telah menanyakannya pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu membacakannya, maka aku pun mengikutinya."]]]

Hadits Ahmad 20246

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَبْدةَ وَعَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيٍّ إِنَّ أَخَاكَ يَحُكُّهُمَا مِنْ الْمُصْحَفِ فَلَمْ يُنْكِرْ قِيلَ لِسُفْيَانَ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ نَعَمْ وَلَيْسَا فِي مُصْحَفِ ابْنِ مَسْعُودٍ كَانَ يَرَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ بِهِمَا الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ وَلَمْ يَسْمَعْهُ يَقْرَؤُهُمَا فِي شَيْءٍ مِنْ صَلَاتِهِ فَظَنَّ أَنَّهُمَا عُوذَتَانِ وَأَصَرَّ عَلَى ظَنِّهِ وَتَحَقَّقَ الْبَاقُونَ كَوْنَهُمَا مِنْ الْقُرْآنِ فَأَوْدَعُوهُمَا إِيَّاهُ

melihat Rasulullah memohon perlindungan untuk Hasan & Husian dgn surat tersebut, & tak pernah mendengar Rasulullah membacanya saat shalat. Sehingga ia beranggapan bahwa itu hanya untuk perlindungan, & keyakinan itu tetap ia pegang, sementara yg lain menetapkan bahwa keduanya adl bagian dari Al-Qur'an. [HR. Ahmad No.20246].

Hadits Ahmad No.20246 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Abdah] dan [Ashim] dari [Zir] berkata, Aku berkata kepada Ubay, 'Sungguh saudaramu menghapus keduanya (mu'awidzatain) dari dalam mushafnya, ' namun ia tidak mengingkarinya." -Disebutkan kepada Sufyan; apakah ia Ibnu Mas'ud- ia menjawab, "Ya. Itu tidak ada dalam mushaf Ibnu Mas'ud. Ia melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memohon perlindungan untuk Hasan dan Husian dengan surat tersebut, dan tidak pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membacanya saat shalat. Sehingga ia beranggapan bahwa itu hanya untuk perlindungan, dan keyakinan itu tetap ia pegang, sementara yang lain menetapkan bahwa keduanya adalah bagian dari Al-Qur'an."]]]

Hadits Ahmad 20247

حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ سَلَّامٍ حَدَّثَنَا الْأَجْلَحُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ تَذَاكَرَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَقَالَ أُبَيٌّ أَنَا وَالَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ أَعْلَمُ أَيُّ لَيْلَةٍ هِيَ هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَخْبَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ تَمْضِي مِنْ رَمَضَانَ وَآيَةُ ذَلِكَ أَنَّ الشَّمْسَ تُصْبِحُ الْغَدَ مِنْ تِلْكَ اللَّيْلَةِ تَرَقْرَقُ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ فَزَعَمَ سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ أَنَّ زِرًّا أَخْبَرَهُ أَنَّهُ رَصَدَهَا ثَلَاثَ سِنِينَ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ يَدْخُلُ رَمَضَانُ إِلَى آخِرِهِ فَرَآهَا تَطْلُعُ صَبِيحَةَ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ تَرَقْرَقُ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ

yaitu malam yg Rasulullah telah ceritakan kepada kami, malam ke dua puluh tujuh dalam bulan Ramadan. Dan tanda-tandanya adl bahwa pada pagi hari dari malam tersebut matahari akan bersinar tanpa ada panas teriknya. Maka Salamah bin Kuhail menyangka bahwa Zir telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia selalu mengamati selama tiga tahun dari awal Ramadan hingga akhir ramadan, bahwa pada pagi hari di hari yg kedua puluh tujuh, matahari bersinar terang tanpa terik panas. [HR. Ahmad No.20247].

Hadits Ahmad No.20247 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Mus'ab bin Salam] telah menceritakan kepada kami [Ajlah] dari [Asy Sya'bi] adri [Zir bin Hubaisy] dari [Ubay bin Ka'b] dia berkata, "Para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang menyebut-nyebut tentang malam Lailatul Qadar, maka berkatalah Ubay; "Saya, demi Dzat yang tidak ada IIlah kecuali Dia, aku tahu malam apa dia terjadi, yaitu malam yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah ceritakan kepada kami, malam ke dua puluh tujuh dalam bulan Ramadan. Dan tanda-tandanya adalah bahwa pada pagi hari dari malam tersebut matahari akan bersinar tanpa ada panas teriknya." Maka Salamah bin Kuhail menyangka bahwa Zir telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia selalu mengamati selama tiga tahun dari awal Ramadan hingga akhir ramadan, bahwa pada pagi hari di hari yang kedua puluh tujuh, matahari bersinar terang tanpa terik panas."]]]

Hadits Ahmad 20248

حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ الْأَجْلَحِ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ قَالَ سَمِعْتُ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ يَقُولُ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ هِيَ الَّتِي أَخْبَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ بَيْضَاءَ تَرَقْرَقُ و حَدَّثَنَاه عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ بِإِسْنَادِهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ وَزَادَ فِيهِ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ

Malam lailatul qadar adl malam ke dua puluh tujuh dalam bulan Ramadan, Rasulullah telah mengabarkan kepada kami bahwa di antara tanda-tandanya adl terbitnya matahari dgn sinar berwarna putih bersih. Telah menceritakannya kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Ibnu Idris dgn sanadnya dari Nabi , seperti hadits tersebut. Namun ia menambahkan, Matahari terbit tanpa terik panas. [HR. Ahmad No.20248].

Hadits Ahmad No.20248 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Idris] dari [Ajlah] dari [Asy Sya'bi] dari [Zir bin Hubaisy] dari [Ubay bin Ka'b] dia berkata, "Malam lailatul qadar adalah malam ke dua puluh tujuh dalam bulan Ramadan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kami bahwa di antara tanda-tandanya adalah terbitnya matahari dengan sinar berwarna putih bersih." Telah menceritakannya kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Idris] dengan sanadnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, seperti hadits tersebut. Namun ia menambahkan, "Matahari terbit tanpa terik panas."]]]

Hadits Ahmad 20249

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُهُ مِنْ عَبْدَةَ وَعَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ سَأَلْتُ أُبَيًّا قُلْتُ أَبَا الْمُنْذِرِ إِنَّ أَخَاكَ ابْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَقَالَ يَرْحَمُهُ اللَّهُ لَقَدْ عَلِمَ أَنَّهَا فِي شَهْرِ رَمَضَانَ وَأَنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ قَالَ وَحَلَفَ قُلْتُ وَكَيْفَ تَعْلَمُونَ ذَلِكَ قَالَ بِالْعَلَامَةِ أَوْ بِالْآيَةِ الَّتِي أُخْبِرْنَا بِهَا أَنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ ذَلِكَ الْيَوْمَ لَا شُعَاعَ لَهَا

padahal ia tahu bahwa itu terjadi di bulan Ramadan, pada malam kedua puluh tujuh. Ubay lalu bersumpah, maka akupun bertanya, Bagaimana kalian bisa mengetahuinya?
Ia menjawab, Dengan tanda-tanda yg telag dikabarkan kepada kami, bahwa di antara tandanya adalah, bahwa pada hari itu matahari akan terbit tanpa terik panas. [HR. Ahmad No.20249].

Hadits Ahmad No.20249 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] ia berkata, Aku mendengarnya dari [Abdah] dan [Ashim] dari [Zir] ia berkata, Aku berkata kepada [Ubay], "Wahai Abu Mundzir, sungguhnya Ibnu Mas'ud, saudaramu, mengatakan, 'Barangsiapa melaksanakan shalat malam setahun, maka ia akan mendapatkan lailatul qadar.' Ubay lalu menjawab, "Semoga Allah merahmatinya, padahal ia tahu bahwa itu terjadi di bulan Ramadan, pada malam kedua puluh tujuh." Ubay lalu bersumpah, maka akupun bertanya, "Bagaimana kalian bisa mengetahuinya?" Ia menjawab, "Dengan tanda-tanda yang telag dikabarkan kepada kami, bahwa di antara tandanya adalah, bahwa pada hari itu matahari akan terbit tanpa terik panas."]]]

Hadits Ahmad 20250

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيٍّ أَخْبِرْنِي عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَإِنَّ ابْنَ أُمِّ عَبْدٍ كَانَ يَقُولُ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْهَا قَالَ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَدْ عَلِمَ أَنَّهَا فِي رَمَضَانَ فَإِنَّهَا لِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَلَكِنَّهُ عَمَّى عَلَى النَّاسِ لِكَيْلَا يَتَّكِلُوا فَوَاللَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ الْكِتَابَ عَلَى مُحَمَّدٍ إِنَّهَا فِي رَمَضَانَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ قَالَ قُلْتُ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ وَأَنَّى عَلِمْتَهَا قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي أَنْبَأَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَدَدْنَا وَحَفِظْنَا فَوَاللَّهِ إِنَّهَا لَهِيَ مَا يُسْتَثْنَى قُلْتُ لِزِرٍّ مَا الْآيَةُ قَالَ إِنَّ الشَّمْسَ تَطْلُعُ غَدَاةَ إِذٍ كَأَنَّهَا طَسْتٌ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ

Sesungguhnya matahari akan terbit di pagi itu seakan ia baskom, ia bersinat tanpa cahaya & terik panas. [HR. Ahmad No.20250].

Hadits Ahmad No.20250 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [Ashim] dari [Zir] berkata, Aku berkata kepada [Ubay], "Kabarkan kepadaku tentang lailatul qadar, karena Ibnu Ummu 'Abd mengatakan bahwa barangsiapa melakukan shalat malam setahun penuh, maka ia akan mendapatkan malam itu." Ubay lalu menjawab, "Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, padahal ia tahu bahwa malam itu terjadi di bulan Ramadan, yaitu di malam kedua puluh tujuh. Akan tetapi ia terhalang untuk dilihat manusia agar mereka tidak berserah diri (beribadah hanya pada malam dua puluh tujuh). Demi Allah yang telah menurunkan Al-Qur'an kepada Muhammad, itu terjadi di bulan Ramadan malam kedua puluh tujuh." Aku bertanya kembali, "Wahai Abu Mundzir, bagaimana anda bisa mengetahuinya?" Ia menjawab, "Dengan tanda-tanda yang telah diceritakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada kami, maka kami menghitung dan menghafalnya. Demi Allah, itu alkan terjadi pada malam itu, tidak ada pengecualian." Aku bertanya kepada Zir, "Apa tandanya?" Ia menjawab, "Sesungguhnya matahari akan terbit di pagi itu seakan ia baskom, ia bersinat tanpa cahaya dan terik panas."]]]

Hadits Ahmad 20251

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَةَ بْنَ أَبِي لُبَابَةَ يُحَدِّثُ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ قَالَ قَالَ أُبَيٌّ لَيْلَةُ الْقَدْرِ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُهَا قَالَ شُعْبَةُ وَأَكْثَرُ عِلْمِي هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَإِنَّمَا شَكَّ شُعْبَةُ فِي هَذَا الْحَرْفِ هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَحَدَّثَنِي صَاحِبٌ لِي بِهَا عَنْهُ

malam itu adl malam kedua puluh tujuh. Hanya saja Syu'bah merasa pada kalimat 'yaitu malam yg Rasulullah menyuruh kami'. Ia (syu'bah) Berkata; temanku menceritakan hadits tersebut kepadaku darinya (Ubay). [HR. Ahmad No.20251].

Hadits Ahmad No.20251 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, Aku mendengar [Abdah bin Abu Lubabah] menceritakan dari [Zir bin Hubaisy] ia mengatakan, [Ubay] berkata, "Demi Allah, sungguh aku mengetahui perihal lailatul qadar -Syu'bah menyebutkan-, sedalam pengetahuanku bahwa malam itu akan terjadi pada malam yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh kami memperbanyak shalat, malam itu adalah malam kedua puluh tujuh." Hanya saja Syu'bah merasa pada kalimat 'yaitu malam yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh kami'. Ia (syu'bah) Berkata; temanku menceritakan hadits tersebut kepadaku darinya (Ubay)."]]]

Hadits Ahmad 20252

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ قَالَ لِي أُبَيٌّ إِنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَإِنَّهَا لَهِيَ هِيَ مَا يُسْتَثْنَى بِالْآيَةِ الَّتِي حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَسَبْنَا وَعَدَدْنَا فَإِنَّهَا لَهِيَ هِيَ مَا يُسْتَثْنَى

malam ke dua puluh tujuh, yaitu malam yg dikecualikan dgn tanda-tanda sebagaimana Rasulullah telah menceritakan kepada kami. Maka kami menghitung bahwa malam itu adl apa yg telah dikecualikan. [HR. Ahmad No.20252].

Hadits Ahmad No.20252 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan bin Sa'id] dari [Ashim] dari [Zir] berkata, [Ubay] berkata kepadaku bahwa malam lailatul qadar itu ada di malam ke dua puluh tujuh, yaitu malam yang dikecualikan dengan tanda-tanda sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menceritakan kepada kami. Maka kami menghitung bahwa malam itu adalah apa yang telah dikecualikan."]]]

Hadits Ahmad 20253

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الْمُقَدَّمِيُّ وَخَلَفُ بْنُ هِشَامٍ الْبَزَّارُ وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ قَالُوا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ أَبَا الْمُنْذِرِ أَخْبِرْنِي عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَإِنَّ صَاحِبَنَا يَعْنِي ابْنَ مَسْعُودٍ كَانَ إِذَا سُئِلَ عَنْهَا قَالَ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْهَا فَقَالَ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَمَا وَاللَّهِ لَقَدْ عَلِمَ أَنَّهَا فِي رَمَضَانَ وَلَكِنْ أَحَبَّ أَنْ لَا يَتَّكِلُوا وَإِنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ لَمْ يَسْتَثْنِ قُلْتُ أَبَا الْمُنْذِرِ أَنَّى عَلِمْتَ ذَلِكَ قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُبْحَةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ تَطْلُعُ الشَّمْسُ لَا شُعَاعَ لَهَا كَأَنَّهَا طَسْتٌ حَتَّى تَرْتَفِعَ وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ الْمُقَدَّمِيِّ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ أَبَا الْمُنْذِرِ أَخْبِرْنِي عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ فَقُلْتُ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَنَّى عَلِمْتَ ذَلِكَ قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي أَخْبَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

pada pagi dari malam lailatul qadar matahari akan terbit tanpa cahaya yg terik hingga ia meninggi. Dan ini adl lafadz hadits dari Al Muqaddami. Telah menceritakan kepada kami Affan telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid telah menceritakan kepada kami Ashim dari Zir ia berkata, Aku bertanya pada Ubay bin Ka'b, Wahai Abu Mundzir, kabarkan kepadaku tentang lailatul qadar…lalu ia sebutkan hadits tersebut. Zir berkata, Aku lalu bertanya, Wahai Abu Mundzir, dari mana engkau tahu?
Ubay menjawab, Dengan tanda-tanda yg telah Rasulullah kabarkan kepada kami. [HR. Ahmad No.20253].

Hadits Ahmad No.20253 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Bakar Al Muqaddami] [Khalaf bin Hisyam Al Bazzar] dan [Ubaidullah bin Umar Al Qawariri] semuanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [Ashim] dari [Zir] berkata, Aku bertanya kepada [Ubay bin Ka'b], "Wahai Abu Mundzir, kabarkan kepadaku tentang lailatul qadar, karena sahabatmu -yaitu Ibnu Mas'ud- apabila ditanya tentang malam lailatul qadar ia menjawab, "Barangsiapa melakukan shalat malam setahun niscaya ia baru akan mendapatkannya'." Ubay menjawab, "Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, sebenarnya ia tahu bahwa malam itu terjadi di bulan Ramadan, tetapi ia suka jika jika manusia tidak membatasi diri (beramal pada malam itu). Sungguh, ia ada pada malam kedua puluh tujuh tanpa ada pengecualian." Aku bertanya lagi, "Wahai Abu Mundzir, darimana engkau mengetahuinya?" Ubay menjawab, "Dengan tanda-tandanya yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menceritakan kepada kami, bahwa pada pagi dari malam lailatul qadar matahari akan terbit tanpa cahaya yang terik hingga ia meninggi." Dan ini adalah lafadz hadits dari Al Muqaddami. Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [Ashim] dari [Zir] ia berkata, Aku bertanya pada [Ubay bin Ka'b], "Wahai Abu Mundzir, kabarkan kepadaku tentang lailatul qadar…lalu ia sebutkan hadits tersebut." Zir berkata, "Aku lalu bertanya, "Wahai Abu Mundzir, dari mana engkau tahu?" Ubay menjawab, "Dengan tanda-tanda yang telah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kabarkan kepada kami."]]]

Hadits Ahmad 20254

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبُو يُوسُفَ يَعْقُوبُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ يَزِيدَ بْنِ رِفَاعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ زِرَّ بْنَ حُبَيْشٍ يَقُولُ لَوْلَا سُفَهَاؤُكُمْ لَوَضَعْتُ يَدَيَّ فِي أُذُنَيَّ ثُمَّ نَادَيْتُ أَلَا إِنَّ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي رَمَضَانَ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ فِي السَّبْعِ الْأَوَاخِرِ قَبْلَهَا ثَلَاثٌ وَبَعْدَهَا ثَلَاثٌ نَبَأُ مَنْ لَمْ يَكْذِبْنِي عَنْ نَبَإِ مَنْ لَمْ يَكْذِبْهُ قُلْتُ لِأَبِي يُوسُفَ يَعْنِي أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَذَا هُوَ عِنْدِي

lailatul qadar terjadi pada bulan Ramadan di sepuluh hari terakhir, di tujuh hari terakhir; didahului tiga malam & diakhiri tiga malam, berita dari orang yg tak mendustaiku (Ubay), berita dari orang yg tak mendustainya (Rasulullah). Zir melanjutkan, Aku bertanya kepada Abu Yusuf -yaitu Ubay bin Ka'b- dari Nabi , ia menjawab; Demikian yg ada padaku. [HR. Ahmad No.20254].

Hadits Ahmad No.20254 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku [Abu Yusuf Ya'qub bin Isma'il bin Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Jabir bin Yazid bin Rifa'ah] dari [Yazid bin Abu Sulaiman] ia berkata, Aku mendengar [Zir bin Hubaisy] berkata, "Kalaulah bukan karena kebodohan kalian tentu aku akan meletakkan dua tanganku pada telingaku, lantas akan aku katakan, 'Ketahuilah bahwa lailatul qadar terjadi pada bulan Ramadan di sepuluh hari terakhir, di tujuh hari terakhir; didahului tiga malam dan diakhiri tiga malam, berita dari orang yang tidak mendustaiku (Ubay), berita dari orang yang tidak mendustainya (Rasulullah)." Zir melanjutkan, "Aku bertanya kepada [Abu Yusuf] -yaitu Ubay bin Ka'b- dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia menjawab; "Demikian yang ada padaku."]]]

Hadits Ahmad 20255

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي الْعَبَّاسُ بْنُ الْوَلِيدِ النَّرْسِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ شُعَيْبٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْهَا فَانْطَلَقْتُ حَتَّى قَدِمْتُ عَلَى عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ وَأَرَدْتُ لُقِيَّ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ قَالَ عَاصِمٌ فَحَدَّثَنِي أَنَّهُ لَزِمَ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ وَعَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ فَزَعَمَ أَنَّهُمَا كَانَا يَقُومَانِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ فَيَرْكَعَانِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْمَغْرِبِ قَالَ فَقُلْتُ لِأُبَيٍّ وَكَانَتْ فِيهِ شَرَاسَةٌ اخْفِضْ لَنَا جَنَاحَكَ رَحِمَكَ اللَّهُ فَإِنِّي إِنَّمَا أَتَمَتَّعُ مِنْكَ تَمَتُّعًا فَقَالَ تُرِيدُ أَنْ لَا تَدَعَ آيَةً فِي الْقُرْآنِ إِلَّا سَأَلْتَنِي عَنْهَا قَالَ وَكَانَ لِي صَاحِبَ صِدْقٍ فَقُلْتُ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَخْبِرْنِي عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَإِنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ مَنْ يَقُمْ الْحَوْلَ يُصِبْهَا فَقَالَ وَاللَّهِ لَقَدْ عَلِمَ عَبْدُ اللَّهِ أَنَّهَا فِي رَمَضَانَ وَلَكِنَّهُ عَمَّى عَلَى النَّاسِ لِكَيْلَا يَتَّكِلُوا وَاللَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ الْكِتَابَ عَلَى مُحَمَّدٍ إِنَّهَا لَفِي رَمَضَانَ وَإِنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ فَقُلْتُ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَنَّى عَلِمْتَ ذَلِكَ قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي أَنْبَأَنَا بِهَا مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَدَدْنَا وَحَفِظْنَا فَوَاللَّهِ إِنَّهَا لَهِيَ مَا يُسْتَثْنَى قَالَ فَقُلْتُ وَمَا الْآيَةُ فَقَالَ إِنَّهَا تَطْلُعُ حِينَ تَطْلُعُ لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ حَتَّى تَرْتَفِعَ وَكَانَ عَاصِمٌ لَيْلَتَئِذٍ مِنْ السَّحَرِ لَا يَطْعَمُ طَعَامًا حَتَّى إِذَا صَلَّى الْفَجْرَ صَعِدَ عَلَى الصَّوْمَعَةِ فَنَظَرَ إِلَى الشَّمْسِ حِينَ تَطْلُعُ لَا شُعَاعَ لَهَا حَتَّى تَبْيَضَّ وَتَرْتَفِعَ

Demi Allah yg telah menurunkan Al Qur`an pada Muhammad, Lailatul qadar itu terjadi di bulan Ramadan, yaitu di malam ke dua puluh tujuh. Aku (Ashim) bertanya, 'Wahai Abu mundzir, dari mana kamu tahu itu?
Ia menjawab, Rasulullah Muhammad telah memberitakannya pada kami, kami hitung & kami hafal itu. Demi Allah, sungguh ia ada di malam-malam ganjil. Aku bertanya, Apa tanda-tandanya?
Dia menjawab, Ia terjadi ketika matahari terbit tanpa ada benang sinarnya. Maka di malam sahurnya itu Ashim tak makan, hingga ia selesai shalat subuh, ia naik di tempat yg tinggi & memperhatikan matahari di kala terbitnya tanpa menyisakan benang sinarnya hingga memutih & merangkak menaiki langit (siang). [HR. Ahmad No.20255].

Hadits Ahmad No.20255 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku [Abbas bin Walid An Narsi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Syu'aib] dari [Ashim] dari [Zir bin Hubaisy] dari Abdullah bahwa ia mengatakan tentang lailataul qadar, "Barangsiapa melaksanakan shalat malam setahun maka ia akan mendapatkannya." Maka aku bergegas pergi ke tempat Utsman bin Affan, aku berharap bertemu beberapa sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam baik dari kalangan Muhajirin maupun Anshar." Ashim berkata, " [Ubay bin Ka'b] dan Abdurrahman bin Auf melazimkannya untuk melaksanakan shalat hingga terbenam matahari, lalu shalat dua kali sebelum Maghrib." Ashim berkata, "Aku bertanya pada Ubai -Dia adalah seorang yang berperangai kasar-, "Berlaku sopanlah semoga Allah merahmatimu, aku hanya mengharapkan satu harapan padamu." Lantas Ubai berkata, "Agar kamu tidak melewatkankan satupun ayat dalam Al Qur`an kecuali engkau menanyakannya kepadaku?" Ashim berkata, "Dan aku memiliki teman yang jujur, aku lalu berkata, 'Wahai Abu Mundzir, jelaskan lailatul qadar kepadaku! karena Ibnu Mas'ud pernah menyatakan siapa saja yang mendirikan shalat setahun niscaya ia mendapatkannya'." Ubai pun menjawab, 'Demi Allah, sungguh Abdullah (Ibnu Mas'ud) Telah mengetahui bila lailatul qadar terjadi di bulan Ramadan, mungkin ia sembunyikan itu agar manusia tidak terlalu menggantungkan pada hal itu. Demi Allah yang telah menurunkan Al Qur`an pada Muhammad, Lailatul qadar itu terjadi di bulan Ramadan, yaitu di malam ke dua puluh tujuh." Aku (Ashim) bertanya, 'Wahai Abu mundzir, dari mana kamu tahu itu?" Ia menjawab, "Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam telah memberitakannya pada kami, kami hitung dan kami hafal itu. Demi Allah, sungguh ia ada di malam-malam ganjil." Aku bertanya, "Apa tanda-tandanya?" Dia menjawab, "Ia terjadi ketika matahari terbit tanpa ada benang sinarnya." Maka di malam sahurnya itu Ashim tidak makan, hingga ia selesai shalat subuh, ia naik di tempat yang tinggi dan memperhatikan matahari di kala terbitnya tanpa menyisakan benang sinarnya hingga memutih dan merangkak menaiki langit (siang)."]]]

Hadits Ahmad 20256

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا حَجَّاجُ بْنُ أَرْطَاةَ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَبِعَ جَنَازَةً حَتَّى يُصَلَّى عَلَيْهَا وَيُفْرَغَ مِنْهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ وَمَنْ تَبِعَهَا حَتَّى يُصَلَّى عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَهُوَ أَثْقَلُ فِي مِيزَانِهِ مِنْ أُحُدٍ

Barangsiapa mengiringi Jenazah hingga di shalatkan & selesai dari pemakamannya, maka ia akan mendapatkan pahala dua Qirath. Dan barangsiapa mengiringi Jenazah hingga dishalatkan maka baginya pahala satu Qirath, demi Dzat yg jiwa Muhammad berada di tangannya (satu qirath) itu adl lebih berat timbangannya ketimbang gunung uhud. [HR. Ahmad No.20256].

Hadits Ahmad No.20256 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengkabarkan kepada kami [Hajjaj bin Arthah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Zir bin Hubaisy] dari [Ubay] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa mengiringi Jenazah hingga di shalatkan dan selesai dari pemakamannya, maka ia akan mendapatkan pahala dua Qirath. Dan barangsiapa mengiringi Jenazah hingga dishalatkan maka baginya pahala satu Qirath, demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangannya (satu qirath) itu adalah lebih berat timbangannya ketimbang gunung uhud."]]]

Hadits Ahmad 20257

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَحَجَّاجٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَمَرَنِي أَنْ أَقْرَأَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ قَالَ فَقَرَأَ لَمْ يَكُنْ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ قَالَ فَقَرَأَ فِيهَا وَلَوْ أَنَّ ابْنَ آدَمَ سَأَلَ وَادِيًا مِنْ مَالٍ فَأُعْطِيَهُ لَسَأَلَ ثَانِيًا فَأُعْطِيَهُ لَسَأَلَ ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ وَإِنَّ ذَلِكَ الدِّينَ الْقَيِّمَ عِنْدَ اللَّهِ الْحَنِيفِيَّةُ غَيْرُ الْمُشْرِكَةِ وَلَا الْيَهُودِيَّةِ وَلَا النَّصْرَانِيَّةِ وَمَنْ يَفْعَلْ خَيْرًا فَلَنْ يُكْفَرَهُ

Sesungguhnya Allah Tabaaraka Wa Ta'ala menyuruhku untuk membacakan Al-Qur'an kepadamu. Ubay berkata, Lalu Rasulullah membaca: 'LAM YAKUNILLADZIINA KAFARUU MIN AHLIL KITAB (Orang-orang kafir yakni ahli kitab..) ' (Qs. Al Bayyinah: 1). Lalu beliau membacakannya di dalamnya: Sekiranya anak Adam meminta harta sebanyak satu lembah kemudian ia diberi niscaya ia akan meminta lembah yg kedua, jika ia diberi (yang kedua) niscaya ia akan meminta lembah yg ketiga. Dan tak ada yg bisa memenuhi perut anak Adam kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat bagi orang yg bertaubat. Dan itulah agama yg lurus di sisi Allah, bukan kemusyrikan, Yahudi atau Kristen, barangsiapa berbuat kebaikan maka sekali-kali tiada akan dipungkiri. [HR. Ahmad No.20257].

Hadits Ahmad No.20257 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Hajjaj] keduanjya berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ashim bin Bahdalah] dari [Zir bin Hubaisy] dari [Ubay bin Ka'b] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Tabaaraka Wa Ta'ala menyuruhku untuk membacakan Al-Qur'an kepadamu." Ubay berkata, "Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca: 'LAM YAKUNILLADZIINA KAFARUU MIN AHLIL KITAB (Orang-orang kafir yakni ahli kitab..) ' (Qs. Al Bayyinah: 1). Lalu beliau membacakannya di dalamnya: "Sekiranya anak Adam meminta harta sebanyak satu lembah kemudian ia diberi niscaya ia akan meminta lembah yang kedua, jika ia diberi (yang kedua) niscaya ia akan meminta lembah yang ketiga. Dan tidak ada yang bisa memenuhi perut anak Adam kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat bagi orang yang bertaubat. Dan itulah agama yang lurus di sisi Allah, bukan kemusyrikan, Yahudi atau Kristen, barangsiapa berbuat kebaikan maka sekali-kali tiada akan dipungkiri."]]]

Hadits Ahmad 20258

حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنَا سَلَمُ بْنُ قُتَيْبَةَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَمَرَنِي أَنْ أَقْرَأَ عَلَيْكَ قَالَ فَقَرَأَ عَلَيَّ { لَمْ يَكُنْ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنْفَكِّينَ حَتَّى تَأْتِيَهُمْ الْبَيِّنَةُ رَسُولٌ مِنْ اللَّهِ يَتْلُو صُحُفًا مُطَهَّرَةً فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمْ الْبَيِّنَةُ } إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْحَنِيفِيَّةُ غَيْرُ الْمُشْرِكَةِ وَلَا الْيَهُودِيَّةِ وَلَا النَّصْرَانِيَّةِ وَمَنْ يَفْعَلْ خَيْرًا فَلَنْ يُكْفَرَهُ قَالَ شُعْبَةُ ثُمَّ قَرَأَ آيَاتٍ بَعْدَهَا ثُمَّ قَرَأَ لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَيْنِ مِنْ مَالٍ لَسَأَلَ وَادِيًا ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ قَالَ ثُمَّ خَتَمَهَا بِمَا بَقِيَ مِنْهَا

Sesungguhnya Allah Tabaaraka Wa Ta'ala menyuruhku untuk membacakan Al-Qur'an kepadamu. Ubay berkata, Beliau lalu membacakan kepadaku: 'LAM YAKUNILLADZINA KAFARUU MIN AHLIL KITAB WAL MUSYRIKIINA MUNFAKKIINA HATTAA TA`TIYAHUMUL BAYYINAH RASUULUM MINAALLAHI YATLUU SHUHUFAN MUTHAHHARAH FIIHAA KUTUBUN QAYYIMAH WAMAA TAFARRAQALLADZIINA `UUTUL KITAABA ILLA MIN BA'DI MAA JAA`AHUMUL BAYYINAH (Orang-orang kafir yakni ahli kitab & orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yg nyata), (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yg membacakan lembaran-lembaran yg disucikan (Al Qur'an), di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yg lurus. Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yg didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yg nyata) ' (Qs. Al Bayyinah: 1-4). Beliau bersabda:
Sungguh agama yg ada di sisi Allah adl (agama yang) lurus, bukan kemusyrikan, Yahudi maupun Nashrani. Barangsiapa berbuat kebaikan maka sekali-kali tiada akan dipungkiri. Syu'bah berkata, Lalu beliau membacakan ayat-ayat setelahnya, kemudian mengucapkan: Sekiranya anak Adam memiliki harta sebanyak dua lembah, niscaya ia akan meminta lembah yg ketiga. Dan tak ada yg bisa memenuhi perut anak Adam kecuali tanah. Ubay berkata, Kemudian beliau menutupnya dgn mambaca sisa ayat. [HR. Ahmad No.20258].

Hadits Ahmad No.20258 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepadaku [Ubaidullah bin Umar Al Qawariri] telah menceritakan kepada kami [Salam bin Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ashim bin Bahdalah] dari [Zir] dari [Ubay bin Ka'b] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Sesungguhnya Allah Tabaaraka Wa Ta'ala menyuruhku untuk membacakan Al-Qur'an kepadamu." Ubay berkata, "Beliau lalu membacakan kepadaku: 'LAM YAKUNILLADZINA KAFARUU MIN AHLIL KITAB WAL MUSYRIKIINA MUNFAKKIINA HATTAA TA`TIYAHUMUL BAYYINAH RASUULUM MINAALLAHI YATLUU SHUHUFAN MUTHAHHARAH FIIHAA KUTUBUN QAYYIMAH WAMAA TAFARRAQALLADZIINA `UUTUL KITAABA ILLA MIN BA'DI MAA JAA`AHUMUL BAYYINAH (Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata), (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Qur'an), di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus. Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata) ' (Qs. Al Bayyinah: 1-4). Beliau bersabda: "Sungguh agama yang ada di sisi Allah adalah (agama yang) lurus, bukan kemusyrikan, Yahudi maupun Nashrani. Barangsiapa berbuat kebaikan maka sekali-kali tiada akan dipungkiri." Syu'bah berkata, "Lalu beliau membacakan ayat-ayat setelahnya, kemudian mengucapkan: "Sekiranya anak Adam memiliki harta sebanyak dua lembah, niscaya ia akan meminta lembah yang ketiga. Dan tidak ada yang bisa memenuhi perut anak Adam kecuali tanah." Ubay berkata, "Kemudian beliau menutupnya dengan mambaca sisa ayat."]]]

Hadits Ahmad 20259

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيٍّ قَالَ لَقِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام عِنْدَ أَحْجَارِ الْمِرَاءِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِجِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام إِنِّي بُعِثْتُ إِلَى أُمَّةٍ أُمِّيِّينَ فِيهِمْ الشَّيْخُ الْعَاصِي وَالْعَجُوزَةُ الْكَبِيرَةُ وَالْغُلَامُ قَالَ فَمُرْهُمْ فَلْيَقْرَءُوا الْقُرْآنَ عَلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيٍّ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ وَقَالَ حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ لَقِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام عِنْدَ أَحْجَارِ الْمِرَاءِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Sungguh aku diutus pada umat yg buta aksara, di antara mereka ada orang tua yg suka bermaksiat, ada orang jompo yg manula & ada juga anak-anak. Jibril berkata, Suruhlah mereka membaca Al-Qur'an dgn tujuh dialek. Telah menceritakan kepada kami Abu Sa'id maula bani Hasyim telah menceritakan kepada kami Za`idah telah menceritakan kepada kami Ashim dari Zir dari Ubay. (dalam jalur lain disebutkan) Abu Sa'id berkata; Hammad bin Salamah berkata dari Hudzaifah ia berkata, Jibril menemui Rasulullah di Ahjar Al Mira` (nama tempat) …lalu ia sebutkan hadits tersebut. [HR. Ahmad No.20259].

Hadits Ahmad No.20259 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali Al Ju'fi] dari [Za`idah] dari [Ashim] dari [Zir] dari [Ubay] ia berkata, "Jibril menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di Ahjaril Mira` (nama tempat), lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh aku diutus pada umat yang buta aksara, di antara mereka ada orang tua yang suka bermaksiat, ada orang jompo yang manula dan ada juga anak-anak." Jibril berkata, "Suruhlah mereka membaca Al-Qur'an dengan tujuh dialek." Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id maula bani Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Za`idah] telah menceritakan kepada kami [Ashim] dari [Zir] dari [Ubay]. (dalam jalur lain disebutkan) [Abu Sa'id] berkata; [Hammad bin Salamah] berkata dari [Hudzaifah] ia berkata, "Jibril menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di Ahjar Al Mira` (nama tempat) …lalu ia sebutkan hadits tersebut."]]]

Hadits Ahmad 20260

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الطَّحَّانُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ كَمْ تَقْرَءُونَ سُورَةَ الْأَحْزَابِ قَالَ بِضْعًا وَسَبْعِينَ آيَةً قَالَ لَقَدْ قَرَأْتُهَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ الْبَقَرَةِ أَوْ أَكْثَرَ مِنْهَا وَإِنَّ فِيهَا آيَةَ الرَّجْمِ

Sungguh aku telah membacanya bersama Rasulullah seperti surat Al Baqarah atau lebih banyak darinya, & di dalamnya terdapat surat tentang hukum rajam. [HR. Ahmad No.20260].

Hadits Ahmad No.20260 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku [Wahab bin Baqiyah] telah mengkabarkan kepada kami [Khalid bin Abdullah Ath Thahan] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Zir bin Hubaisy] dari [Ubay bin Ka'b] ia bertanya, "Berapa ayat kalian membaca surat Al Ahzab?" Zir bin Hubaisy menjawab, "Tujuh puluh ayat lebih." Ubay berkata, "Sungguh aku telah membacanya bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti surat Al Baqarah atau lebih banyak darinya, dan di dalamnya terdapat surat tentang hukum rajam."]]]

Hadits Ahmad 20261

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرٍّ قَالَ قَالَ لِي أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ كَأَيِّنْ تَقْرَأُ سُورَةَ الْأَحْزَابِ أَوْ كَأَيِّنْ تَعُدُّهَا قَالَ قُلْتُ لَهُ ثَلَاثًا وَسَبْعِينَ آيَةً فَقَالَ قَطُّ لَقَدْ رَأَيْتُهَا وَإِنَّهَا لَتُعَادِلُ سُورَةَ الْبَقَرَةِ وَلَقَدْ قَرَأْنَا فِيهَا الشَّيْخُ وَالشَّيْخَةُ إِذَا زَنَيَا فَارْجُمُوهُمَا الْبَتَّةَ نَكَالًا مِنْ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Sungguh aku melihat bahwa ia sebanding dgn surat Al Baqarah, & di dalamnya kami membaca (ayat): 'Orang yg sudah tua baik laki-laki atau pun perempuan jika berzina maka rajamlah keduanya sebagai pelajaran dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Bijaksana'. [HR. Ahmad No.20261].

Hadits Ahmad No.20261 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Hisyam] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ashim bin Bahdalah] dari [Zir] berkata, " [Ubay bin Ka'ab] berkata kepadaku, "Berapa ayat kalian membaca surat Al Ahzab?" Zir bin Hubaisy menjawab, "Tujuh puluh tiga ayat." Dia (Ubay) Berkata, "Sungguh aku melihat bahwa ia sebanding dengan surat Al Baqarah, dan di dalamnya kami membaca (ayat): 'Orang yang sudah tua baik laki-laki atau pun perempuan jika berzina maka rajamlah keduanya sebagai pelajaran dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Bijaksana'."]]]

Hadits Ahmad 20262

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ وَعَبْدُ الْأَعْلَى قَالَا حَدَّثَنَا دَاوُدُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي مُوسَى عَنْ زِيَادٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ قُلْتُ لِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ لَوْ مِتْنَ نِسَاءُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّهُنَّ كَانَ يَحِلُّ لَهُ أَنْ يَتَزَوَّجَ قَالَ وَمَا يُحَرِّمُ ذَاكَ عَلَيْهِ قَالَ قُلْتُ لِقَوْلِهِ { لَا يَحِلُّ لَكَ النِّسَاءُ مِنْ بَعْدُ } قَالَ إِنَّمَا أُحِلَّ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَرْبٌ مِنْ النِّسَاءِ

Hanyasannya dihalalkan bagi Rasulullah beberapa orang wanita. [HR. Ahmad No.20262].

Hadits Ahmad No.20262 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku [Ubaidullah bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zura'i] dan [Abdul A'la] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Dawud] dari [Muhammad bin Abu Musa] dari [Ziyad Al Anshari] dia berkata, "Aku bertanya kepada [Ubay bin Ka'b], "Seandainya para isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam wafat semuanya, apakah halal bagi beliau untuk menikah lagi?" Ubay menjawab, "Apa yang mengharamkannya untuk menikah?" Ziyad berkata, "Aku lalu berkata dengan membacakan ayat Allah: '(Tidak halal bagimu mengawini perempuan perempuan setelah itu) ' (Qs. Al Ahzab: 52)." Ubay pun berkata, "Hanyasannya dihalalkan bagi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beberapa orang wanita."]]]

Hadits Ahmad 20263

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ قَالَ أَتَيْتُ الْمَدِينَةَ فَدَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَإِذَا أَنَا بِأُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ فَأَتَيْتُهُ فَقُلْتُ يَرْحَمُكَ اللَّهُ أَبَا الْمُنْذِرِ اخْفِضْ لِي جَنَاحَكَ وَكَانَ امْرَأً فِيهِ شَرَاسَةٌ فَسَأَلْتُهُ عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فَقَالَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ قُلْتُ أَبَا الْمُنْذِرِ أَنَّى عَلِمْتَ ذَلِكَ قَالَ بِالْآيَةِ الَّتِي أَخْبَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَدَدْنَا وَحَفِظْنَا وَآيَةُ ذَلِكَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَتِهَا مِثْلَ الطَّسْتِ لَا شُعَاعَ لَهَا حَتَّى تَرْتَفِعَ

Dengan tanda-tanda yg dikabarkan oleh Rasulullah , hal itu lalu kami hitung & kami hafalkan. Di antara tandanya adl terbitnya matahari pada pagi harinya seperti baskom, tak bersinar panas hingga ia naik sepenggalan. [HR. Ahmad No.20263].

Hadits Ahmad No.20263 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad bin Ayyub] telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Ayyasy] dari [Ashim] dari [Zir] berkata, "Aku datang ke Madinah dan masuk ke dalam masjid, ternyata di dalamnya ada [Ubay bin Ka'b], maka aku pun mendekatinya dan berkata, 'Wahai Abu Mundzir, tahanlah amarahmu kepadaku -Ubay adalah seorang yang temperamen dan mudah marah-, kabarkanlah kepadaku tentang lailatul qadar?" Ubay menjawab, "Ia adalah pada malam kedua puluh tujuh." Aku lalu bertanya, "Wahai Abu Mundlir, dari mana engkau tahu?" Ia menjawab, "Dengan tanda-tanda yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, hal itu lalu kami hitung dan kami hafalkan. Di antara tandanya adalah terbitnya matahari pada pagi harinya seperti baskom, tidak bersinar panas hingga ia naik sepenggalan."]]]

Hadits Ahmad 20264

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ بُنْدَارٌ حَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ قُتَيْبَةَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ أُبَيٍّ قَالَ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ

Lailatul Qadar terjadi pada tanggal dua puluh tujuh. [HR. Ahmad No.20264].

Hadits Ahmad No.20264 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Basyar Bundar] telah menceritakan kepada kami [Salam bin Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Abu Ishaq] dari [Abu Burdah] dari [Zir bin Hubaisy] dari [Ubay] ia berkata, "Lailatul Qadar terjadi pada tanggal dua puluh tujuh."]]]

Hadits Ahmad 20265

حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عَبْدِ الْمُؤْمِنِ الْمُقْرِئُ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي الْفُرَاتِ أَخُو الْفُرَاتِ بْنِ أَبِي الْفُرَاتِ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ زِرٍّ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ لِثَلَاثٍ يَبْقَيْنَ وَلَمْ يَرْفَعْهُ

Lailatul qadar terjadi pada tanggal dua puluh tujuh di tiga hari yg tersisa. Dan dia tak memarfu'kannya. [HR. Ahmad No.20265].

Hadits Ahmad No.20265 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Rauh bin Abdul Mu`min Al Muqri`] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Abul Furat Akhul Furat] telah menceritakan kepada kami [Ashim] dari [Zir] dari [Ubay bin Ka'b] ia berkata, "Lailatul qadar terjadi pada tanggal dua puluh tujuh di tiga hari yang tersisa." Dan dia tidak memarfu'kannya.]]]

Musnad Sahabat Anshar